Tag: Uni Eropa

  • Uni Eropa Sahkan UU Melacak Transaksi Aset Kripto

    Uni Eropa (UE) akhirnya merampungkan Undang-undang Anti Pencuian Uang pada aset kripto. Regulasi ini telah diumukan ke publik pada Rabu (29/6).

    Dengan aturan baru itu maka penyedia layanan, seperti exchange kripto wajib menyimpan informasi identitas pemilik wallet yang melakukan transaksi terlepas dari berapa pun jumlahnya.

    Aturan baru ini bertujuan untuk mencegah pencucian uang dan pendanaan teroris atau kejahatan lainnya, dengan mewajibkan penyedia layanan aset kripto untuk mengumpulkan dan menyimpan informasi yang mengidentifikasi orang-orang yang terlibat dalam transaksi mata uang kripto.

    Penyedia layanan wajib menyerahkan informasi tersebut kepada pihak berwenang yang sedang melakukan penyelidikan.

    Baca juga: Bitcoin Kembali Turun ke Harga di Bawah $ 20 Ribu, Apakah Investor Mulai Menyerah?

    Peraturan tersebut tidak mematok ambang batas minimum atau pengecualian untuk jumlah transfer bernilai rendah dan berlaku untuk semua transaksi yang melibatkan penyedia layanan, seperti pertukaran mata uang kripto.

    “Kami mengakhiri dunia kripto yang tidak diatur, menutup celah besar dalam aturan anti pencucian uang Eropa,” jelas anggota Parlemen Eropa, Ernest Urtasun.

    Dengan aturan baru ini, memungkinkan pihak berwenang mengatahui identitas seseorang dalam aliran transaksi kripto, persis seperti lalu lintas transfer uang.

    Namun, pertauran tersebut tidak berlaku untuk transfer antar individu yang menggunakan wallet yang tidak menggunakan penyedia layanan. Misalnya transaksi Ethereum antara dua dompet seperti MetaMask tidak akan dikenakan pemeriksaan anti pencucian uang.

    Baca juga: MicroStrategy Serok Lagi 480 BTC Senilai Rp 148 Miliar

    Tetapi jika seseorang berinteraksi dengan wallet yang di-hosting oleh penyedia layanan seperti Coinbase, FTX, atau bursa lainnya, aturan baru akan berlaku, terlepas dari berapapun jumlah transaksinya. Jika transaksi lebih dari 1.000 euro, penyedia layanan harus memverifikasi identitas pemilik dompet pribadi yang digunakan dalam transaksi.

    Langkah baru ini untuk memastikan bahwa penyedia layanan tidak memfasilitasi transaksi yang melibatkan organisasi yang berada di bawah sanksi ekonomi UE atau berpotensi mengarah pada pendanaan teroris.

    “Sudah terlalu lama, aset kripto berada di bawah radar otoritas penegak hukum kami,” kata Assita Kanko, anggota Parlemen Eropa.

    Artikel ini telah tayang di Portalkripto.com dengan judul “Uni Eropa Sahkan UU untuk Melacak Transaksi Aset Kripto



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Usai Rapat FOMC, Harga Bitcoin di Level US$ 80.000


    Jakarta

    Setelah Federal Open Market Committee (FOMC) Amerika Serikat mempertahankan suku bunga acuan 4,50% harga Bitcoin (BTC) berhasil bertahan di atas level $80.000. Keputusan ini memberikan kelegaan bagi investor setelah periode ketidakpastian yang cukup panjang.

    Sebelum pengumuman FOMC pada 19 Maret 2025, harga Bitcoin berada di level $82.719, turun 1,61% dibanding hari sebelumnya. Namun, setelah keputusan diumumkan, harga Bitcoin melonjak 5,00% menjadi $86.854.

    Ethereum juga mengalami kenaikan signifikan, dari $1.932,54 pada 18 Maret 2025 menjadi $2.057,75 pada 19 Maret 2025, mencatatkan kenaikan sebesar 6,48% setelah sebelumnya hanya menguat tipis 0,29%.

    Optimisme investor semakin menguat karena The Fed berencana melakukan dua kali pemangkasan suku bunga pada tahun 2025. Sebelum pengumuman ini, ekspektasi investor terhadap kemungkinan pemangkasan suku bunga relatif rendah, sekitar 1% berdasarkan alat FedWatch dari CME.


    CEO INDODAX, Oscar Darmawan, menyatakan bahwa keputusan The Fed ini mencerminkan stabilitas kebijakan moneter yang berdampak positif pada pasar aset kripto. “Stabilitas suku bunga cenderung mendorong investor mencari alternatif investasi dengan potensi pertumbuhan tinggi seperti Bitcoin,” ujar Oscar dalam siaran pers, Minggu (23/3/2025).

    Dia menyoroti bahwa proyeksi dua kali pemangkasan suku bunga di tahun 2025 menjadi pendorong utama optimisme pasar. “Dengan ekspektasi suku bunga yang lebih rendah, likuiditas di pasar keuangan cenderung meningkat, yang sering kali berujung pada apresiasi harga aset kripto,” tambahnya.

    Lebih lanjut, Oscar menjelaskan bahwa volatilitas harga Bitcoin pasca keputusan FOMC menunjukkan bahwa aset kripto sensitif terhadap kebijakan ekonomi makro. “Investor global kini semakin memandang Bitcoin sebagai alat diversifikasi portofolio yang mampu memberikan perlindungan terhadap inflasi dan ketidakpastian geopolitik,” jelasnya.

    Di sisi lain, Oscar menilai kebijakan perdagangan Presiden Donald Trump yang menetapkan tarif 25% terhadap Kanada, Meksiko, China, dan kemungkinan Uni Eropa turut berpotensi memicu inflasi.

    “Kenaikan harga barang akibat tarif ini dapat mendorong masyarakat untuk mencari alternatif aset yang dapat mempertahankan daya beli mereka. Bitcoin, sebagai aset terdesentralisasi, bisa menjadi pilihan yang relevan dalam kondisi ekonomi yang penuh tekanan,” jelas Oscar.

    Oscar juga mengingatkan bahwa meskipun Bitcoin menunjukkan ketahanan yang baik, investor tetap perlu memperhatikan dinamika ekonomi global. “Dalam kondisi seperti ini, strategi Dollar-Cost Averaging (DCA) dapat menjadi pendekatan bijak bagi investor ritel untuk menghadapi volatilitas pasar dan memperkuat portofolio investasi mereka,” ujar dia.

    Dengan kebijakan moneter yang stabil serta meningkatnya minat terhadap Bitcoin sebagai aset lindung nilai, Oscar Darmawan optimistis bahwa pasar kripto akan terus menunjukkan ketahanan dan potensi pertumbuhan di tahun mendatang.

    (kil/kil)



    Sumber : finance.detik.com

  • Uni Eropa Siapkan Green Engineering Hub, Ada 194 Beasiswa Khusus buat Pelajar RI


    Jakarta

    Uni Eropa akan merilis website EU Green Engineering Hub. Sebanyak 194 beasiswa dapat diakses khusus untuk pelajar asal Indonesia.

    Website EU Green Engineering Hub bertujuan untuk mempermudah pelajar internasional, termasuk asal RI, untuk terhubung dengan prodi, beasiswa, dan peluang pekerjaan di sektor berkelanjutan (green jobs) di negara-negara kawasan Uni Eropa. Sebanyak 190 institusi dan 1380 program studi green engineering di 27 negara anggota Uni Eropa bergabung pada portal ini.

    Dijelaskan Uni Eropa, portal ini dibuka untuk merespons kebutuhan terhadap talenta global di sektor berkelanjutan. Para tenaga ahli di bidang green engineering diharapkan dapat mengatasi perubahan iklim dan bertransisi menuju ekonomi rendah karbon.


    Tips Mendaftar Beasiswa Uni Eropa

    Pakar arsitektur berkelanjutan Dr Ing Ir Ova Candra Dewi ST MSc GP IPU mengatakan, ada sejumlah hal perlu diperhatikan untuk mendaftar beasiswa yang disediakan di EU Green Engineering Hub.

    • Target: Tentukan tujuan studi, eksplorasi program, peluang penelitian, dan budaya kampus yang sesuai dengan tujuan.
    • Siapkan dokumen: Cek dan pastikan semua kriteria dan dokumen lengkap, termasuk personal statement yang kuat.
    • Persiapan bahasa: Persiapkan diri untuk mengikuti sertifikasi kemahiran berbahasa sesuai persyaratan kampus, kemudian pertimbangkan untuk mempelajari bahasa lokal untuk memastikan diri bisa masuk jaringan kerja dan percakapan sehari-hari.
    • Daftar ke lebih dari satu universitas: Perbesar peluang dengan mendaftar ke beberapa perguruan tinggi, pastikan dapat mendaftar sesuai panduan, batas waktu dan dokumen yang disyaratan.
    • Cek beasiswa dan program: Pastikan kepemimpinan, keterlibatan komunitas, dan pengalaman unik diri sendiri cocok dengan kriteria yang dicari prodi dan beasiswa.

    Ketua Departemen Arsitektur Universitas Indonesia ini mengingatkan, ajukan beasiswa lebih dini, lengkap dengan rekomendasi yang kuat. Semoga bermanfaat, detikers!

    (twu/pal)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kimberly farmer
  • Beasiswa Erasmus+ EMJM Buka Pendaftaran Mulai September, Tanpa Batas Usia!


    Jakarta

    Sebanyak 73 pelajar RI diterima kuliah di Eropa dengan beasiswa Erasmus Mundus Joint Master (EMJM) tahun akademik 2025. Sementara untuk studi tahun depan, pendaftaran beasiswa EMJM akan dibuka mulai September 2025.

    Beasiswa Erasmus Mundus Joint Master adalah program magister (S2) terintegrasi yang digelar konsorsium institusi pendidikan tinggi dari berbagai negara di Eropa dan luar Eropa.

    Konsorsium adalah kelompok yang terdiri dari setidaknya 3 institusi pendidikan di 3 negara Eropa yang diseleksi oleh Komisi Eropa (European Communion), badan eksekutif Uni Eropa. Konsorsium inilah yang menawarkan program S2 EMJM.


    Karena itu, penerima beasiswa penuh (fully funded) EMJM dapat belajar minimal di 2 universitas di 2 negara selama studinya. Masa studi EMJM berlangsung 1-2 tahun, sesuai dengan kredit perkuliahan yang ditempuh.

    Program S2 EMJM sendiri terdiri dari berbagai disiplin akademis, mulai dari ilmu pertanian dan kehutanan, studi bisnis dan manajemen, komunikasi dan informasi, pendidikan dan pelatihan guru, teknik dan teknologi, budaya, hukum, dan lainnya.

    Program-program EMJM menawarkan joint, double, atau multiple degree. Lulusannya berkesempatan lanjut berkarier di luar negeri, khususnya di Uni Eropa.

    Beasiswa Tanpa Batas Usia, Bisa Nonlinier

    Project Officer Delegasi Uni Eropa Destriani Nugroho mengatakan, para profesor calon mahasiswa bersangkutan juga terlibat langsung dalam seleksi pendaftar. Mekanisme ini memastikan peserta cocok dengan studi yang akan ditempuh.

    Ia menambahkan, seleksi beasiswa ini juga memperhatikan keseimbangan gender pada penerima sehingga memberikan peluang bagi perempuan untuk menempuh pendidikan tinggi lebih lanjut. Di samping itu, tak ada batas usia bagi pelamar.

    Bagi yang ingin menempuh program S2 nonlinier dari jenjang Sarjana, Destriani menjelaskan beasiswa juga dapat dilamar.

    “Linierkan dengan pengalaman kerja, bidang kerja apa yang terus ditekuni, lamar program S2 yang sesuai, terangnya di sela kegiatan pra-keberangkatan Erasmus+ Awardee 2025 di Catur Dharma Hall, Menara Astra, Tanah Abang, Jakarta, Sabtu (26/7/2025).

    Lebih dari 200 program S2 EMJM dapat dilamar dengan beasiswa pada September mendatang. Peminat beasiswa dapat mendaftar hingga 3 program yang dibuka.

    Berminat? Simak syarat umumnya di bawah ini.

    Syarat Beasiswa Erasmus EMJM

    • Warga negara ketiga, termasuk Indonesia
    • Bukan penduduk dari negara anggota Uni Eropa
    • Tidak melakukan aktivitas utama (studi/kerja/lainnya) selama lebih dari total 12 bulan dalam 5 tahun terakhir di negara anggota Uni Eropa manapun
    • Sudah memperoleh gelar sarjana (gelar pertama) atau sedang menempuh tahun terakhir studi sarjana sebelum batas waktu pendaftaran untuk program S2 EMJM
    • Lulus program sarjana sebelum EMJM dimulai.

    Komponen Beasiswa Erasmus EMJM

    • Biaya kuliah dan asuransi EUR 9.000 (Rp 172,4 juta) per tahun
    • Tunjangan biaya hidup dan transportasi EUR 1.400 (RP 26,8 juta) per tahun

    Sementara sejumlah program EMJM dibuka September, sebagian lainnya mulai Oktober 2025. Pendaftaran ditutup pada Desember-Januari 2025 sesuai ketentuan tiap program. Cek program yang akan dibuka selengkapnya di https://bit.ly/ErasmusCatalogue.Semoga berhasil!

    (twu/nwk)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / jess bailey
  • Beasiswa Inpex 2026, Kuliah di Jepang Plus Tunjangan


    Jakarta

    Inpex Scholarship Foundation membuka pendaftaran Beasiswa Inpex 2026 bagi Warga Negara Indonesia yang lulus dari kampus dalam negeri. Periode pendaftaran beasiswa kuliah di Jepang ini berlangsung hingga 31 Oktober 2025

    Inpex Corporation adalah perusahaan minyak Jepang yang beroperasi di negaranya sendiri, Australia, Uni Eropa, Uni Emirat Arab, dan Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Yayasan beasiswanya didirikan pada Maret 1981 untuk merayakan hari jadi ke-15 Indonesia Petroleum Ltd, pendahulu Inpex Corporation.

    Pendaftar beasiswa Inpex 2026 dibebaskan untuk memilih perguruan tinggi tujuan atau laboratorium penelitian di Jepang. Pendaftar juga diminta untuk menghubungi langsung calon pembimbingnya untuk memperoleh Letter of Acceptance pembimbing, salah satu dokumen pendaftaran beasiswa.


    Beasiswa Inpex 2026

    Beasiswa pascasarjana berdurasi 2 tahun 8 bulan ini meliputi komponen pembiayaan berikut:

    • Tiket pesawat kelas ekonomi pulang pergi Indonesia-Tokyo
    • Biaya kuliah penuh, termasuk biaya ujian, biaya pendaftaran, kuliah, dan lain-lain
    • Tunjangan bulanan sebesar 160.000 yen atau sekitar Rp 17,6 juta untuk tempat tinggal, biaya pengobatan, transportasi, internet, dan lain-lain
    • Biaya commuter pass
    • Tunjangan kedatangan 60.000 yen atau Rp 660 ribu saat tiba di Jepang
    • Bantuan dana untuk mengikuti kelas bahasa Jepang sebelum keberangkatan dari Indonesia.

    Syarat Beasiswa Inpex 2026

    • Warga Negara Indonesia
    • Usia di bawah 30 tahun pada saat mendaftar
    • Lulusan S1 ilmu alam dari kampus bereputasi
    • Bersedia studi pascasarjana di kampus atau laboratorium Jepang seperti pada bidang pertanian, ilmu fisika, teknik, matematika, biologi, kimia, farmasi, kedokteran, dan ilmu komputer
    • IPK minimal 3,00
    • Memperoleh izin dari institusi, kampus, atau perusahaan asal untuk menerima beasiswa Inpex 2026
    • Menunjukkan komitmen untuk membangun hubungan Indonesia dan Jepang, termasuk usai studi
    • Belum menerima beasiswa sejenis untuk studi di Jepang pada siklus penerimaan saat ini.

    Dokumen Pendaftaran

    • Formulir pendaftaran
    • Transkrip akademik
    • Surat rekomendasi dari kampus asal
    • Ijazah, atau surat keterangan lulus jika belum memiliki ijazah
    • Letter of Acceptance dari pembimbing di kampus Jepang tujuan
    • CV
    • Sertifikat kemampuan bahasa Inggris TOEFL iBT/ITP, TOEIC< atau IELTS yang diperoleh setelah Oktober 2023
    • Sertifikat kemampuan bahasa Jepang JLPT jika ada.

    Jadwal Beasiswa Inpex 2026

    • Batas waktu pendaftaran: 31 Oktober 2025
    • Wawancara dengan peserta tersaring: Awal Januari 2026
    • Pengumuman hasil seleksi awal: Februari 2026
    • Seleksi final calon penerima beasiswa: Maret 2026
    • Oktober 2026: Awal studi bagi mahasiswa S2 atau mahasiswa riset
    • April 2027: Awal program S2 bagi mahasiswa riset.

    Informasi pendaftaran Beasiswa Inpex 2026 lebih lanjut dapat diakses di https://www.inpex-s.com/en/. Semoga bermanfaat, detikers!

    (twu/nwk)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / jess bailey
  • 5 Beasiswa Luar Negeri S1 yang Tak Wajib Pulang, Pendaftarannya Masih Dibuka!


    Jakarta

    Kuliah ke luar negeri adalah impian sebagian orang. Keterbatasan biaya janganlah dijadikan alasan karena ada sejumlah beasiswa yang menawarkan pendidikan S1 di luar negeri secara gratis.

    Dalam persyaratannya, beberapa beasiswa terkadang mengharuskan alumni kembali ke negara asal untuk berkontribusi atau mengabdi. Namun, ada kok beasiswa S1 luar negeri yang tidak mewajibkan lulusannya untuk pulang setelah selesai studi. Apa saja?

    Daftar Beasiswa Luar Negeri S1

    Sejumlah beasiswa S1 luar negeri tidak mengharuskan alumninya pulang ke negara asal usai studi berakhir. Beberapa program beasiswa bahkan masih dibuka pendaftarannya.


    1. Romanian Government Scholarship

    Pemerintah Rumania melalui Kementerian Luar Negeri (MFA)-nya menawarkan program S1 Romanian Government Scholarship kepada lulusan SMA sederajat dari negara-negara non-Uni Eropa yang memiliki prestasi akademik.

    Beasiswa terbuka untuk semua program studi di perguruan tinggi terbaik Rumania, kecuali Kedokteran, Kedokteran Gigi, dan Farmasi. Akan diberikan program persiapan belajar bahasa Rumania selama 1 tahun bagi penerima beasiswa yang belum mahir.

    Mengutip laman resmi MFA Rumania, pendaftaran Romanian Government Scholarship 2025 masih sampai 12 Maret 2025. Hasil seleksi akan diumumkan sekitar 30 Juni 2025. Pendaftaran hanya dapat diajukan melalui situs Study in Romania.

    2. MoE Taiwan Scholarship

    Kementerian Pendidikan Republik China (ROC) Taiwan memberikan program beasiswa kepada warga negara internasional yang lulusan SMA sederajat dan memiliki prestasi akademik.

    Beasiswa S1 hanya diberikan selama 4 tahun. Penerima beasiswa akan mendapatkan biaya kuliah sebesar TWD 40.000 per semesternya dengan tunjangan bulanan sebesar TWD 15.000. Kelebihan biaya ditanggung sendiri oleh penerima beasiswa.

    Dilansir situs Kemdikbud RI, pendaftaran MoE Taiwan Scholarship masih dibuka hingga 31 Maret 2025. Pendaftar beasiswa harus melakukan pendaftaran mandiri terlebih dahulu ke perguruan tinggi di Taiwan untuk penerimaan. Informasi lebih lanjut dapat dicek melalui situs resmi Divisi Pendidikan TETO Indonesia dan media sosial TETO & TEC Indonesia.

    3. MEXT Scholarship (Program Gakubu/Undergraduate)

    MEXT Scholarship Program Gakubu/Undergraduate merupakan beasiswa yang diberikan pemerintah Jepang kepada lulusan sekolah formal SMA/SMK sederajat untuk melanjutkan studi S1 di universitas-universitas Jepang.

    Pendaftaran MEXT Scholarship Program Gakubu/Undergraduate dilakukan melalui Kedutaan Besar Jepang di Tanah Air dan tanpa dipungut biaya. Penerima beasiswa akan mengikuti persiapan selama 1 tahun untuk belajar bahasa Jepang dan pengetahuan umum lainnya.

    Hingga kini belum ada informasi kapan pendaftaran beasiswa MEXT 2025 dibuka. Melihat tahun sebelumnya, MEXT Scholarship Program Gakubu/Undergraduate dibuka pendaftarannya pada awal Mei.

    4. Global Korean Scholarship (GKS)

    Global Korean Scholarship (GKS) dikenal sebagai beasiswa fully funded untuk program S1 dari NIIED (National Institute for International Education) dan pemerintah Korea. Pelamar hanya dapat melanjutkan pendidikan di universitas dan program studi yang bekerja sama dengan GKS.

    Penerima beasiswa akan menerima biaya kuliah, biaya tiket pesawat, tunjangan bulanan senilai KRW 1.000.000, serta insentif lain seperti asuransi kesehatan dan tunjangan penelitian.

    Mengutip laman resminya, Global Korean Scholarship (GKS) 2025 sudah ditutup pada September 2024 silam. Beasiswa GKS periode 2026 diperkirakan dibuka kembali pada September 2025.

    5. Stipendium Hungariucum Scholarship

    Pemerintah Hungaria menyediakan Stipendium Hungaricum Scholarship untuk mahasiswa internasional berprestasi yang ingin melanjutkan pendidikan S1 di Hungaria. Pelamar dapat memilih sejumlah program studi yang ditawarkan perguruan tinggi paling terkenal di negara tersebut.

    Penerima beasiswa dibebaskan dari biaya kuliah dan akan menerima fasilitas asrama atau akomodasi sebesar HUF 40.000 per bulan untuk biaya sewa tempat tinggal hingga asuransi kesehatan.

    Mengutip situs resminya, pendaftaran Stipendium Hungariucum Scholarship untuk tahun akademik 2025/2026 sudah ditutup pada 15 Januari 2025 lalu. Belum diketahui pasti kapan pendaftaran beasiswa untuk periode berikutnya dibuka.

    (azn/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Australia Siap Larang Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun Per 10 Desember 2025



    Jakarta

    Australia telah meluncurkan kampanye edukasi tentang panduan membantu anak-anak melepaskan diri dari media sosial. Kampanye ini dilakukan jelang penerapan batas usia 16 tahun nasional pertama di dunia.

    Pelarangan medsos ini akan berlaku efektif pada 10 Desember 2025. Platform seperti Facebook, Instagram, TikTok, X, dan YouTube dapat dikenakan denda hingga 50 juta dolar Australia atau sekitar Rp 538 miliar jika mereka gagal mencegah anak di bawah 16 tahun memiliki akun.


    Komisioner eSafety Australia, Julie Inman Grant, menyatakan pada Jumat lalu (17/10/2025) bahwa situs web lembaganya, esafety.gov.au, merinci undang-undang tersebut. Pesan-pesan kesadaran juga akan disiarkan mulai Minggu (19/10/2025) melalui saluran digital, televisi, radio, dan papan reklame.

    “Kami ingin anak-anak memiliki masa kanak-kanak. Kami ingin orang tua merasa tenang, dan kami ingin kaum muda – pemuda Australia – memiliki tiga tahun lagi untuk mempelajari siapa diri mereka sebelum platform mengambil alih siapa diri mereka,” ujar Menteri Komunikasi Anika Wells kepada wartawan, merujuk pada batas usia de facto 13 tahun untuk akun media sosial berdasarkan undang-undang privasi AS.

    Pembatasan usia di Australia telah menimbulkan polarisasi, dengan beberapa pakar memperingatkan perubahan tersebut akan merugikan sekaligus melindungi anak-anak. Dikutip dari Independent, lebih dari 140 akademisi Australia dan internasional menandatangani surat terbuka kepada pemerintah tahun lalu yang menentang pembatasan usia media sosial karena dianggap terlalu tumpul untuk mengatasi risiko secara efektif.

    Meskipun ada peringatan tersebut, undang-undang tersebut disahkan dengan dukungan yang sangat besar tahun lalu. Platform-platform media sosial memiliki waktu satu tahun untuk mencari tahu cara mematuhinya tanpa teknologi yang sangat akurat untuk memverifikasi usia.

    Inman Grant mengatakan pembatasan usia media sosial akan menjadi peristiwa yang sangat monumental bagi banyak anak muda.

    Ia menyampaikan, agensinya menawarkan daftar periksa dan topik pembuka percakapan tentang cara-cara untuk melakukan transisi, seperti mengikuti influencer online melalui situs web, alih-alih akun media sosial.

    “Bagaimana kita mulai menyapih mereka dari media sosial sekarang agar tidak mengejutkan pada 10 Desember? Bagaimana kita membantu mereka mengunduh arsip dan kenangan mereka, dan bagaimana kita memastikan mereka tetap terhubung dengan teman-teman dan mengetahui adanya dukungan kesehatan mental jika mereka merasa sedih ketika tidak terikat dengan ponsel mereka selama liburan?” tambahnya.

    Langkah Australia ini diawasi dengan ketat oleh negara-negara yang memiliki kekhawatiran yang sama tentang dampak media sosial pada anak-anak.

    Duta Besar Denmark untuk Australia, Ingrid Dahl-Madsen, mengatakan pemerintahnya akan memanfaatkan kepemimpinannya di Dewan Uni Eropa saat ini untuk mendorong agenda perlindungan anak-anak dari bahaya media sosial.

    “Ini merupakan tantangan global dan kami semua sedang mencari cara terbaik untuk mengelolanya, dan kami mencontoh Australia, dan kami akan melihat apa yang dilakukan Australia,” ujar Dahl-Madsen kepada Australian Broadcasting Corp di Melbourne, Senin lalu.

    “Sangat penting bagi Australia, Denmark, dan Uni Eropa untuk berbagi pelajaran, membandingkan pengalaman, dan semoga dapat mendorong kemajuan praktis dalam hal ini,” tambahnya.

    Pemerintah Denmark pekan lalu mengusulkan undang-undang batas usia 15 tahun. Namun, Dahl-Madsen mengatakan Denmark akan mempertimbangkan untuk mengizinkan orang tua mengecualikan anak-anak mereka yang berusia 13-14 tahun. Australia tidak memiliki pengecualian serupa.

    (nah/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Saudi, Qatar dan Mesir Serukan agar Hamas Melucuti Senjata untuk Akhiri Perang Gaza



    Jakarta

    Negara-negara Arab termasuk Qatar, Arab Saudi dan Mesir meminta Hamas untuk menyerahkan senjata dan mengakhiri kekuasaan di Gaza, Palestina. Seruan ini dilakukan untuk mengakhiri perang dengan cara menghidupkan solusi dua negara bagi Israel dan Palestina.

    Melansir dari Arab News pada Rabu (30/7/2025), 17 negara ditambah Uni Eropa dan Liga Arab menyepakati deklarasi yang menjadi bagian dari dokumen tujuh halaman dalam konferensi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York. Deklarasi berfokus pada penghidupan kembali solusi dua negara.


    “Dalam konteks mengakhiri perang di Gaza, Hamas harus mengakhiri kekuasaannya di Gaza dan menyerahkan persenjataannya kepada Otoritas Palestina, dengan keterlibatan dan dukungan internasional, sejalan dengan tujuan Negara Palestina yang berdaulat dan merdeka,” bunyi pernyataan dalam deklarasi tersebut.

    Deklarasi ini menyusul seruan delegasi Palestina di PBB agar Israel dan Hamas meninggalkan Gaza yang memungkinkan otoritas Palestina mengelola wilayah pesisir tersebut. Negara Prancis yang menjadi tuan rumah konferensi bersama Arab Saudi itu menyebut deklarasi tersebut bersejarah dan belum pernah terjadi sebelumnya.

    “Untuk pertama kalinya, negara-negara Arab dan Timur Tengah mengecam Hamas, mengecam serangan 7 Oktober, menyerukan pelucutan senjata Hamas, menolak keikutsertaannya dalam pemerintahan Palestina, serta menyatakan niat untuk menormalisasi hubungan dengan Israel di masa depan,” ungkap Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noel Barrot.

    Deklarasi diteken bersama oleh Prancis, Inggris, dan Kanada di antara negara-negara Barat lainnya. Mereka juga menyerukan kemungkinan pengerahan pasukan asing untuk menstabilkan Gaza setelah berakhirnya peperangan. Meski demikian, Israel dan sekutunya Amerika Serikat tidak hadir dalam pertemuan tersebut.

    (aeb/lus)



    Sumber : www.detik.com