Tag: universitas cambridge

  • Begini Penampakan Lalat Buah dan Cara Usirnya


    Jakarta

    Lalat buah (Drosophila melanogaster) merupakan serangga kecil berwarna cokelat dengan mata merah. Hewan kecil ini biasanya terbang di sekitar dapur, mengincar sampah, sayur, dan buah. Sama seperti jenis lalat lainnya, lalat buah juga membawa banyak kuman dan bakteri.

    Larva yang sudah menempel pada buah, bahaya jika dikonsumsi. Sebab, larva tersebut membuat terowongan di dalam daging buah. Apabila dikonsumsi, bisa mengakibatkan muntah-muntah, diare, dan gangguan pencernaan lainnya menurut Britannica.

    Menurut penelitian dari Universitas Cambridge, lalat buah merupakan salah satu hewan yang bisa beranak tanpa perlu kawin. Namun, dengan diinduksi di lalat perawan juga bisa membuat mereka bereproduksi.


    Dilansir Good House, seperti namanya lalat buah bisa datang karena mencium bau buah atau hasil bumi yang sudah matang. Oleh karena itu, kemunculan lalat buah kerap disebut sebagai hama untuk hasil panen petani buah atau sayur.

    Namun, tak perlu panik berlebihan, serangga ini bisa diusir dengan bahan yang mudah didapat dan tidak akan membahayakan buah-buah, berikut di antaranya.

    1. Pisahkan Buah yang Sudah Matang

    Untuk menghindari gagal panen, pastikan ketika terlihat buah akan matang, tutup atau langsung pisahkan buah tersebut agar tidak menjadi sasaran lalat buah.

    Kemudian, simpan buah atau sayuran di tempat yang rapat dengan suhu yang rendah seperti di dalam kulkas. Apabila sayuran tersebut aman untuk dicuci sebelum disimpan, coba cuci dahulu untuk menghilangkan larva yang mungkin menempel.

    2. Buang Sampah

    Buah dan sayuran yang basi atau membusuk juga bisa mengundang lalat buah berdatangan. Sebaiknya, buang sampah secara teratur atau pastikan tempat tersebut dalam keadaan tertutup.

    3. Letakkan Cuka Sari Apel

    Apabila dua cara tersebut tidak berhasil, coba pasang perangkap dari cuka sari apel. Aroma cuka yang kuat dapat mengganggu lalat buah dan bikin mereka enggan mendekat.

    Cara membuat perangkap ini adalah dengan menuangkan cuka sari apel ke dalam gelas, ukurannya yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing. Kemudian pasang plastik di atas gelas tersebut. Beri lubang pada plastik tersebut agar aromanya tetap menguar.

    Apabila tidak memiliki plastik, bisa juga memakai kertas yang dibuat kerucut seperti corong. Masukkan kertas ke dalam gelas. Ujung kerucut tersebut harus berada di dalam gelas, sementara yang lubangnya besar di luar.

    4. Cuka dan Sabun Cuci Piring

    Kemudian, cuka dan sabun cuci piring juga ampuh untuk mengusir lalat buah. Komposisinya adalah 3 tetes sabun cuci piring dimasukkan ke mangkuk berisi cuka. Kali ini, biarkan mangkuk terbuka. Sabun cuci piring mengurangi tegangan permukaan cuka sehingga lalat yang mendekat akan tenggelam.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Jardine 2025 Dibuka, Kuliah S1 Gratis di Universitas Oxford-Cambridge



    Jakarta

    Jardine Foundation asal Inggris membuka kembali kuota beasiswa sarjana (S1) bagi warga Indonesia. Pendaftaran sudah dibuka sejak pertengahan Agustus 2024 hingga 20 Oktober 2024.

    Beasiswa ini direkomendasikan bagi mahasiswa baru yang diterima di Universitas Oxford atau Universitas Cambridge. Pembiayaan beasiswa ini juga mencakup banyak hal.

    Mulai dari biaya perkuliahan, biaya sehari-hari hingga biaya kesehatan. Durasi pemberian beasiswa pun berlaku selama 3-4 tahun.


    Melansir laman resminya, berikut informasi selengkapnya mengenai Beasiswa Jardine 2025:

    Pilihan Universitas di Beasiswa Jardine 2025

    1. University of Oxford

    • Exeter College
    • Oriel College
    • The Queen’s College
    • Trinity College

    2. University of Cambridge

    • Downing College
    • Magdalene College
    • Peterhouse
    • Trinity College

    Komponen Pendanaan Beasiswa Jardine 2025

    • Biaya kuliah yang dibayarkan langsung ke universitas.
    • Tunjangan tahunan yang mencakup biaya makan dan tempat tinggal serta seluruh biaya insidental lainnya (tunjangan akan dibayarkan dalam tiga angsuran setiap tahun, dengan angsuran pertama dalam jumlah yang lebih besar untuk menutupi biaya awal)
    • Biaya kesehatan.
    • Tiket pesawat kelas ekonomi standar.

    Syarat Daftar Beasiswa Jardine 2025

    • Diterima di salah satu perguruan tinggi yang disebutkan di atas.
    • Melakukan pengajuan beasiswa di perguruan tinggi tersebut.
    • Warga negara atau penduduk Kamboja, Tiongkok, Hong Kong, Indonesia, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Taiwan, Thailand, atau Vietnam (status kewarganegaraan minimal 7 tahun).
    • Sedang dalam tahap awal mengembangkan karier saat melamar.
    • Dalam kondisi kesehatan yang baik.

    Dokumen Syarat Daftar Beasiswa Jardine 2025

    • Pernyataan pribadi yang menjelaskan tujuan, aspirasi, rencana pelamar setelah lulus dan keterangan mengenai kegiatan ekstrakurikuler, termasuk olahraga, dan keterlibatan dalam komunitas.
    • Foto terbaru ukuran paspor.
    • Salinan formulir aplikasi UCAS yang sudah diisi.
    • Salinan transkrip GCSE, A/AS Level, dan IB, atau kualifikasi setara di bawah sistem ujian negara atau wilayah terkait, jika tersedia. Ini termasuk, tetapi tidak terbatas pada, sertifikat HKDSE, sertifikat SPM atau STPM, dan sertifikat SKHU.
    • Surat keterangan yang ditandatangani oleh kepala sekolah atau konselor universitas yang menyatakan.
    • Jejak prestasi akademis yang dicapai oleh pelamar.

    Kriteria Pemilihan Awardee Beasiswa Jardine 2025

    • Karakter pribadi, termasuk kualitas kepemimpinan dan networking.
    • Prestasi dalam kegiatan non-kurikuler, termasuk olahraga, keterlibatan dan kegiatan di masyarakat.
    • Hal lain yang menurut pendapat Komite, menunjukkan pelamar akan menjadi warga negara yang luar biasa dengan komitmen tinggi terhadap pelaksanaan tugas publik atau keterlibatan masyarakat.

    Jadwal Seleksi Beasiswa Jardine 2025

    • Pendaftaran online: pertengahan Agustus – 20 Oktober 2024
    • Pemilihan kandidat: November 2024
    • Wawancara tahap pertama: Desember 2024
    • Wawancara tahap akhir: Januari 2025
    • Pengumuman kandidat terpilih: Februari 2025
    • Mulai studi: Oktober 2025

    Itulah informasi seputar Beasiswa Jardine 2025. Bagi detikers yang tertarik mendaftar bisa segera melakukannya pada laman https://www.jardines.com/ ya.

    (cyu/pal)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Beasiswa Guru 2025 ke Jepang, Cek MEXT Teacher Training Program di Sini!


    Jakarta

    Kementerian Pendidikan, Budaya, Olahraga, Ilmu Pengetahuan, dan Teknologi Jepang (Monbukagakusho/MEXT) membuka pendaftaran beasiswa guru non gelar. Guru aktif bisa mendaftar paling lambat 22 Januari 2025.

    Dikutip dari laman Kedutaan Besar Jepang di Indonesia, beasiswa ini diperuntukkan bagi guru untuk meningkatkan kualitas pengajaran sesuai dengan bidangnya. Program beasiswa ini berlangsung 1 tahun 6 bulan pada September/Oktober 2025-Maret 2027. Adapun 6 bulan pertama termasuk belajar bahasa Jepang.

    Selama periode beasiswa, guru akan belajar di universitas di Jepang; mendapatkan pelatihan dalam cara mengajar, membuat rencana pembelajaran yang efektif, dan hal lainnya yang dapat meningkatkan kualitas dan kemampuan sebagai guru.


    Beasiswa Guru 2025 ke Jepang MEXT Teacher Training Program

    Beasiswa guru ini meliputi:

    • Biaya kuliah hingga program selesai.
    • Tunjangan hidup sekitar 143 ribu yen (Rp 14,6 juta) per bulan.
    • Tiket pesawat pergi pulang Indonesia-Jepang.
    • Bebas biaya pembuatan visa pelajar.
    • Tanpa ikatan dinas.

    Jadwal Seleksi Beasiswa Guru 2025 ke Jepang MEXT

    • Pendaftaran: 24 Desember 2024-22 Januari 2025
    • Pengumuman hasil seleksi dokumen: 7 Februari 2025
    • Seleksi tulis: Pertengahan Februari 2025, dapat berubah sewaktu-waktu, pantau di situs resmi Kedubes Jepang di Indonesia
    • Pengumuman ujian tulis: Akhir Februari 2025
    • Seleksi wawancara: Awal Maret 2025
    • Pengumuman hasil seleksi wawancara: Awal Maret 2025
    • Secondary screening: Maret-Juli/pertengahan Agustus 2025*
    • Pengumuman hasil akhir dari MEXT: Juli-pertengahan Agustus 2025
    • Keberangkatan ke Jepang: September/ Oktober 2025

    Syarat Beasiswa

    • Usia maksimal 34 tahun pada tanggal 1 April 2025 atau lahir pada/ setelah 2 April 1990.
    • Lulusan minimal D4/S1.
    • Guru pegawai negeri, swasta, atau honorer yang sedang aktif mengajar di sekolah/lembaga pendidikan formal, seperti SD, SMP, SMA dan Sederajat (SMK, madrasah, dan lain-lain), serta SLB.
    • Memiliki pengalaman mengajar minimal 5 tahun 0 bulan pada 1 Oktober 2025 di lembaga pendidikan formal (akumulatif).
    • Sehat jasmani dan rohani, kondisi kesehatan fisik dan mental tidak akan mengganggu proses perkuliahan selama di Jepang.
    • Menguasai bahasa Inggris atau bahasa Jepang.
    • Bersedia belajar bahasa Jepang bagi yang belum bisa.
    • Ketentuan sertifikat kemahiran bahasa:
      • – Sertifikat IELTS terbitan Universitas Cambridge, British Council, IALF dan IDP Education.
      • – Sertifikat kemampuan bahasa inggris setara dengan TOEFL/TOEIC/IELT yang diterbitkan oleh universitas resmi dapat digunakan.
      • – Sertifikat JLPT terbitan dari Japan Foundation bisa disertakan
      • – Sertifikat NAT-TEST/J-TEST tidak dapat digunakan.
      • – Sertifikat TOEFL Like dan TOEFL Prediction tidak dapat digunakan.
    • Harus segera kembali ke Indonesia dan melanjutkan kariernya sebagai guru setelah program beasiswa berakhir, atau wajib mengembalikan semua tunjangan beasiswa yang telah diterima.
    • Bukan termasuk salah satu kondisi di bawah ini:
    • Guru TK/PAUD.
    • Guru yang tidak mengampu suatu mata pelajaran.
    • Personel militer atau warga sipil militer di masa kedatangan di Jepang atau masa penyaluran beasiswa.
    • Tidak dapat tiba di Jepang paling lambat hari terakhir dari periode yang ditentukan MEXT atau kampus penerima.
    • Pernah menjadi penerima beasiswa MEXT, termasuk yang mengundurkan diri dari beasiswa tersebut setelah tiba di Jepang, kecuali yang pernah menerima Monbukagakusho Honors Scholarship for Privately-Financed International Students.
    • Pelamar program lain yang penyaluran beasiswanya akan dimulai pada tahun fiskal 2025 lewat skema beasiswa Pemerintah Jepang (MEXT).
    • Sudah diterima di kampus Jepang atau institusi lain dengan status tinggal sebagai “Pelajar” maupun yang sedang mendaftar, atau berencana mendaftar, ke kampus Jepang atau institusi lainnya sebagai mahasiswa internasional dengan pendanaan swasta, pada masa pendaftaran beasiswa MEXT sampai masa penyaluran beasiswa; kecuali yang kembali ke Indonesia sebelum masa penyaluran beasiswa dan mendapat izin tinggal “Pelajar” ulang di Jepang.
    • Berencana menerima beasiswa atau fellowship lain dari Pemerintah Jepang, organisasi terkait Pemerintah Jepang, dan lainnya setelah masa penyaluran beasiswa MEXT.
    • Memiliki dua kewarganegaraan.
    • Diketahui melakukan kecurangan saat ujian tulis.
    • Mengubah status izin tinggal dari “Pelajar” ke status lainnya setelah tiba di Jepang.

    Informasi pendaftaran lebih lanjut mengenai beasiswa guru 2025 ke Jepang MEXT Teacher Training Program bisa dicek dengan klik DI SINI. Berminat mendaftar, detikers?

    (twu/nwk)



    Sumber : www.detik.com