Tag: universitas indonesia

  • Beasiswa UI 2025 Jalur PMDSU, S2-S3 4 Tahun


    Jakarta

    Universitas Indonesia membuka penerimaan mahasiswa baru dengan beasiswa Pendidikan Magister Menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU). Lulusan S1 unggulan yang memenuhi syarat dapat mendaftar paling lambat 26 Juni 2025.

    Beasiswa PMDSU adalah beasiswa pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) berupa pendidikan magister plus doktor dalam 4 tahun. Alumni PMDSU diharapkan untuk berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, baik dengan berkarier sebagai dosen, peneliti, perekayasa, maupun praktisi industri.

    Beasiswa PMDSU Batch IX 2025 terdiri dari skema reguler dan skema joint degree. Dikutip dari pengumuman Direktorat Kemahasiswaan dan Beasiswa UI, PMDSU yang ditawarkan di UI adalah beasiswa PMDSU reguler. Simak daftar prodi, bidang, promotor, komponen beasiswa, syarat, dan jadwalnya di bawah ini.


    Beasiswa S2-S3 UI 2025 PMDSU

    Beasiswa ini meliputi:

    • Biaya pendidikan
    • Biaya hidup
    • Biaya buku
    • Biaya penelitian
    • Fasilitas riset luar negeri
    • Jejaring internasional

    Syarat Beasiswa UI 2025 PMDSU

    Secara umum, berikut syarat bagi calon pendaftar PMDSU di UI:

    • Warga negara Indonesia
    • Sarjana unggul lulusan 2024 dan 2025
    • Usia maksimal 24 tahun bagi lulusan program nonprofesi dan 27 tahun bagi lulusan program profesi
    • IPK minimal 3,25
    • Memperoleh rekomendasi dari dosen pembimbing S1
    • Tidak sedang menerima beasiswa lainnya
    • Bersedia mengikuti semua program yang dilaksanakan pada PMDSU

    Bidang, Prodi, dan Kopromotor PMDSU UI 2025

    Farmakologi

    • Kopromotor: Prof Dr Melva Louisa SSi MBiomed
    • Prodi S2 dan S3: Ilmu Biomedik

    Konversi Energi

    • Kopromotor: Prof Dr Nasruddin ST
    • Prodi S2 dan S3: Teknik Mesin

    Natural Product

    • Kopromotor: Prof Dr Apt Dra Berna Elya MSi
    • Prodi S2: Ilmu Kefarmasian
    • Prodi S3: Ilmu Farmasi

    Robotic and Intelligent System (Artificial Intelligence)

    • Kopromotor: Prof Dr Eng Wisnu Jatmiko ST MKom
    • Prodi S2 dan S3: Ilmu Komputer

    Computer Network, Internet of Things (IoT), Blockchain, Machine Learning, Natural Language Processing (NLP)

    • Kopromotor: Prof Dr Ir Riri Fitri Sari MM MSc
    • Prodi S2 dan S3: Teknik elektro

    Elektrokimia

    • Kopromotor: Prof Dr Ivandini Tribnidasari Anggraningrum SSi MSi
    • Prodi S2 dan S3: Ilmu Kimia

    Fisika Partikel dan Fisika Hadron

    • Kopromotor: Prof Dr rer nat Terry Mart
    • Prodi S2: Ilmu Fisika
    • Prodi S3: Fisika

    Automation, Robotics, Intelligent Manufacturing Processes, Virtual Manufacturing, Advanced Machining, Micro Machining, Additive Manufacturing

    • Kopromotor: Prof Gandjar Kiswanto PhD
    • Prodi S2 dan S3: Teknik Mesin

    Teknik Manufaktur, Metal Additive Manufacturing, Metal Forming

    • Kopromotor: Prof Sugeng Supriadi ST PhD
    • Prodi S2 dan S3: Teknik Mesin

    Nanomaterial untuk Aplikasi Konversi Energi dan Keberlanjutan Lingkungan

    • Kopromotor: Prof Vivi Fauzia SSi MSi PhD
    • Prodi S2: Ilmu Material
    • Prodi S3: Ilmu Bahan-bahan

    Jadwal Beasiswa PMDSU UI 2025

    • Pendaftaran: 26 Mei-26 Juni 2025
    • Seleksi, pleno, dan penetapan Beasiswa PMDSU: 31 Juli 2025
    • Pengumuman penerima beasiswa: Agustus-September 2025
    • Penyaluran dana beasiswa PMDSU: Oktober 2026

    Pendaftaran Beasiswa PMDSU 2025 dibuka secara daring di https://pmdsu.kemdiktisaintek.go.id/v2. Pantau informasi beasiswa ini di https://www.pmdsu.id/ dan http://beasiswa.ui.ac.id/, serta kanal-kanal media sosial Kemdiktisaintek dan UI.

    (twu/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Universitas dengan Penerima Beasiswa Unggulan Terbanyak 2025


    Jakarta

    Beasiswa Unggulan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) merupakan salah satu program bantuan pendidikan yang kerap menjadi incaran. Penerima beasiswa ini terdiri dari beberapa golongan, di antaranya masyarakat berprestasi dan penyandang disabilitas, serta pegawai Kemendikdasmen.

    Beasiswa Unggulan untuk masyarakat berprestasi khususnya, memiliki alokasi untuk peserta didik jenjang D4 hingga S3.

    Pada program Beasiswa Unggulan 2025 ini ada beberapa universitas dengan penerima beasiswa terbanyak. Apakah di antaranya ada kampusmu?


    Perguruan Tinggi dengan Penerima Beasiswa Unggulan Terbanyak

    Berdasarkan data Forum Awardee Beasiswa Unggulan (FABU) 2025, seperti dikutip melalui keterangan resmi Universitas Brawijaya (UB), ini kampus-kampus dengan penerima Beasiswa Unggulan terbanyak 2025:

    1. Universitas Gadjah Mada (UGM): 143 penerima
    2. Universitas Indonesia (UI): 133 penerima
    3. Universitas Brawijaya (UB): 116 penerima
    4. Institut Teknologi Bandung (ITB): 89 penerima
    5. Universitas Airlangga (Unair): 84 penerima.

    Program Beasiswa Unggulan tidak hanya diperuntukkan bagi mahasiswa yang kuliah di dalam maupun di luar negeri.

    Untuk program D4 atau S1 khususnya, pendaftar disyaratkan merupakan lulusan pendidikan menengah yang lulus pada tahun berjalan atau maksimal lulus dua tahun sebelumnya. Untuk yang baru diterima, wajib menyerahkan surat penerimaan /letter of acceptance (LoA) atau keterangan lulus.

    Bagi yang sedang berstatus kuliah (on going) pada program D4/S1, disyaratkan memiliki IPK minimal 2,75. Peserta juga disyaratkan menyerahkan surat keterangan aktif kuliah, minimal dari dekan fakultas.

    Kasubdit Kesejahteraan dan Kewirausahaan Mahasiswa UB, Ilhamuddin Nukman, SPsi, MA. mengatakan di kampusnya sendiri menargetkan peningkatan jumlah penerima pada tahun-tahun mendatang.

    “Kami menargetkan agar jumlah awardee dari UB terus meningkat setiap tahun. Semakin banyak mahasiswa yang bisa memperoleh fasilitas pendidikan ini, semakin besar pula kontribusi UB dalam mendukung pendidikan nasional,” ujar Ilhamuddin.

    Namun, pihaknya berencana tidak hanya mengandalkan kerja sama dengan kementerian Pendidikan, tetapi juga membuka peluang untuk perusahaan dan lembaga nonpemerintah. Sehingga, ada lebih banyak beasiswa yang bisa diakses mahasiswa berbagai jenjang.

    (nah/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Profil 3 Finalis Audisi Online Emeron Hijab Hunt, Punya Segudang Prestasi

    Jakarta

    Emeron Hijab Hunt 2024 telah sukses mengadakan audisi offline di tiga kota dan juga online. Selanjutnya akan ada dua finalis yang mendapatkan golden ticket bagi peserta yang mengunggah bakatnya melalui KipasKipas.

    Audisi online berlangsung pada (14/8/2024) berlangsung meriah dan peserta antusias untuk mengikuti rangkaian audisi. Ada yang menampilkan bakat bermain bass, ukulele, teater, hingga sinden.

    Dari audisi online Emeron Hijab Hunt 2024, telah terpilih Az Zahra Tania Arifani, Aulia Hanifah dan Nakeisha Syifa. Yuk kenal lebih dekat dengan ketiga finalis.


    Tiga Finalis Audisi Online Emeron Hijab Hunt 2024 :

    1. Az Zahra Tania Arifani (@zahrataniaa)

    Nama Lengkap : Az Zahra Tania Arifani.
    Bakat : Menyanyi, Sinden Jawa/Macapat.
    Tanggal Lahir : 2 Oktober 2000
    Pekerjaan : PNS Kementerian Keuangan.

    Prestasi :

    1. Medali Perak Kemenkeu Got Talent 2023 di Kantor Pusat DJBC

    2. Juara 1 Solo Vokal Dirjen Perbendaharaan Kemenkeu 2023

    3. Juara I Singing Competition IAIN

    4. Juara 1 Solo Vokal Diversity Festival

    5. Juara 1 Solo Vokal Politeknik Kemenkes Bandung

    6. Juara 2 Lomba Solo Vokal Universitas Indonesia Tahun 2021.

    Az Zahra Tania Arifani sehari-hari bekerja di Kementerian Keuangan. Zahra membawakan lagu milik Celine Dion berjudul The Prayer saat audisi online Emeron Hijab Hunt 2024. Kemudian ia juga unjuk kemampuannya dalam sinden yang membuat juri kagum. Ia juga aktif di TikTok @zahrataniaaa dan Youtube @PinkBee.

    2. Aulia Hanifah (@auliahani_fah)

    Nama Lengkap : Aulia Hanifah.
    Bakat : Physical Theatre, Acting, Modelling.
    Tanggal Lahir : 1995-03-22.
    Kegiatan : Kreator Konten.

    Pada saat audisi online, Aulia Hanifah menampilkan physical theatre atau teater fisik dengan memakai busana yang terbuat dari limbah plastik. Aulia sudah mempersiapkan secara matang untuk mengikuti audisi Emeron Hijab Hunt 2024. Ketika nama Aulia terpilih, ia terlihat haru dan bersyukur.

    3. Nakeisha Syifa (@nakeishasyifa)

    Nama Lengkap : Nakeisha Syifa
    Bakat : Menyanyi
    Tanggal Lahir : 7 Mei 2008
    Kegiatan : Pelajar.

    Prestasi :

    1. Brand Ambassador Rabbani Profesor kerudung (Duta Pelajar Rabbani 2023).
    2. 3 Medals at World Championship of Performing Arts, Los Angeles, California, USA.
    3. Gold Medal at The Song Festival, Fiestalonia, Spain.
    4. Gold Medal at World Art Games, Spain.
    5. The Winner of Pop Royalty 2023.
    6. 3rd Winner of Citymall Rising Star 2023.
    7. Runner up Voice of Indonesia 2023.
    8. Top 10 CIMB Niaga Kejar Mimpi Rising Start ASEAN 2024.

    Saat audisi online Emeron Hijab Hunt 2024, remaja yang berusia 16 tahun ini mengeluarkan suaranya yang menggelegar lewat lagu Whitney Houston berjudul Greatest Love of All. Aksi Nakeisha yang bikin merinding langsung mendapatkan standing applause dari para juri Emeron Hijab Hunt 2024.

    Ketiga finalis terpilih selanjutnya akan menjalani masa karantina sebelum melaju ke grand final. Mereka akan bersaing dengan 11 finalis lainnya memperebutkan gelar juara Emeron Hijab Hunt 2024.

    Acara ini didukung oleh Emeron Hijab Shampoo, Shopee Indonesia, Bank Syariah Indonesia, Social Media KipasKipas, EZnet by Telkomsel Internet Mudah Murah Untuk Seisi Rumah dan GIS Travel Sahabat Umroh dan Haji Anda.

    (gaf/gaf)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • 9 Aktivitas Seru di Setu Babakan, Kampung Budaya Betawi di Jaksel


    Jakarta

    Ingin berwisata edukasi di area Jakarta? Bagaimana kalau menilik sejarah dan budaya tradisional suku Betawi?

    Di Jakarta Selatan (Jaksel) terdapat sebuah kawasan yang disebut Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan. Singkatnya dikenal Setu Babakan. Di sini traveler dapat berwisata edukasi dengan mengenal lebih lanjut budaya suku Betawi.

    Kamu akan menemukan Museum Betawi, menyaksikan pergelaran seni tradisional, hingga berwisata kuliner di sana. Penasaran dengan perkampungan budaya Betawi ini? Simak informasi lebih lengkapnya di bawah ini.


    Ada Apa Saja di Setu Babakan?

    Mengutip website resmi dan pemberitaan detikcom, berikut sejumlah spot dan aktivitas seru yang bisa dilakukan di Setu Babakan:

    1. Belajar Budaya di Museum Betawi

    Museum Betawi di Setu Babakan.Museum Betawi di Setu Babakan. (Kirana Ratu Sekar Kedaton dan Fathia Ariana Salima/detik.com)

    Terdapat sebuah museum di perkampungan budaya Betawi satu ini. Di sana traveler dapat mengetahui kebudayaan Betawi secara lengkap dari berbagai koleksi yang diperkenalkan. Akan ditemukan informasi sejarah, kuliner khas, senjata tradisional, alat musik, tradisi budaya, hingga pakaian, dekorasi, dan rumah adat.

    Untuk tujuan edukasi, beberapa tokoh legendaris Betawi juga menghibahkan memorabilia. Seperti topeng Bapak Jantuk yang kerap digunakan oleh seniman Haji Bokir.

    2. Menonton Penampilan Kesenian Tradisional

    Pergelaran kesenian tradisional rutin diadakan setiap pekannya di Setu Babakan. Kesenian yang ditampilkan meliputi tarian, teater, pertunjukan ondel-ondel, hingga rebana, gambus, dan musik gambang kromong.

    Acara budaya lainnya juga biasa digelar pada momentum tertentu seperti hari ulang tahun Kota Jakarta. Penampilan dan acara-acara tersebut diselenggarakan dengan melibatkan pegiat seni dan warga setempat.

    3. Workshop Pengenalan Budaya

    Sejumlah pengrajin menyelesaikan pembuatan ondel-ondel di Setu Babakan, Jakarta Selatan, Rabu (19/6/2024).Pembuatan ondel-ondel di Setu Babakan. (Rifkianto Nugroho)

    Setu Babakan juga kerap menggelar workshop pengenalan budaya Betawi. Kegiatan yang diadakan mencakup produksi kuliner khas seperti bir pletok, belajar alat musik tradisional, hingga pembuatan ondel-ondel yang merupakan ikon Betawi. Dengan workshop ini diharapkan adat dan budaya tradisional Betawi kian dikenal.

    4. Berwisata Agro

    Traveler yang berkunjung ke sini dapat mencoba wisata agro di Setu Babakan. Kamu akan diajak mengeksplor pohon dan buah-buah khas Betawi yang ditanam di pelataran dan halaman rumah-rumah penduduk.

    Jenis tanaman yang bisa ditemukan contohnya kecapi, jamblang, buni, cempedak, nangka, dan lainnya. Pepohonan buah yang di sini umumnya sudah jarang ditemui di pasar. Terkadang pengunjung juga berkesempatan mencicipi buah-buah tersebut.

    5. Mengelilingi Danau

    Sepeda air di Setu Babakan.Sepeda air di Setu Babakan. (Kirana Ratu Sekar Kedaton dan Fathia Ariana Salima/detik.com)

    Di kawasan Setu Babakan terdapat dua setu atau danau yang dijadikan tempat wisata air. Di sana kamu dapat menjajal wahana sepeda air dan perahu naga untuk berkeliling danaunya. Untuk menaiki wahana air ini, traveler perlu mengeluarkan biaya ya.

    6. Wisata Kuliner

    Betawi memiliki sejumlah kuliner khas yang memanjakan lidah, antara lain kerak telor, dodol, kembang goyang, pucung gabus, soto, es selendang mayang, dan bir pletok. Di Setu Babakan, pengunjung bisa mencicipi makanan dan minuman tradisional yang dijajakan. Kamu dapat menyantapnya sembari duduk bersantai di pinggir danau.

    7. Berfoto

    Kawasan Setu Babakan dikelilingi oleh bangunan dan dekorasi ala Betawi, seperti rumah-rumah adat. Traveler dapat berfoto atau berpose dengan latar aesthetic yang menonjolkan khas kebudayaan Betawi tersebut. Terdapat pula jembatan kayu dan amfiteater yang jadi spot foto favorit.

    8. Belanja Oleh-oleh Khas Betawi

    Berburu Pusat Oleh-oleh Jakarta Terlengkap di Setu BabakanOleh-oleh khas Betawi di Setu Babakan. (Rifkianto Nugroho)

    Usai berkeliling dan sebelum pulang, traveler boleh membeli buah tangan khas budaya Betawi yang dijajakan di sekitar kawasan Setu Babakan. Kamu bisa membeli miniatur ondel-ondel untuk hiasan atau membawa pulang kulinernya seperti bir pletok atau dodol.

    9. Berolahraga

    Setu Babakan memiliki area yang cukup luas. Karena itu, kawasan ini kerap dipilih sebagai tempat berolahraga oleh penduduk setempat. Biasanya orang-orang melakukan jogging, jalan santai, berlari, maupun bersepeda mengitari danau.

    Tak jarang juga yang datang ke Setu Babakan untuk nongkrong atau sekadar bersantai menikmati suasana danau.

    Setu Babakan terletak di Jl. Moch Kahfi II RT 13/RW 8, Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Lokasinya tidak begitu jauh dari pusat kota Jakarta dan bisa ditempuh dalam waktu 1 jam perjalanan.

    Perkampungan budaya Betawi satu ini dapat dijangkau dengan kendaraan pribadi maupun umum seperti KRL, Transjakarta, atau transportasi online. Untuk menuju ke sana dengan motor dan mobil, kamu dapat mengandalkan online maps agar tidak salah jalan.

    Kalau menggunakan KRL, traveler bisa turun di Stasiun Pancasila dan lanjut memesan moda transportasi online. Jika dengan Transjakarta dapat menaiki koridor D21 (Universitas Indonesia-Lebak Bulus) atau 9H (Universitas Indonesia-Blok M) dan bisa turun di pemberhentian halte Universitas Pancasila. Setelahnya dapat lanjut memesan kendaraan online.

    Jam Buka dan Tiket Masuk Setu Babakan

    Belasan destinasi wisata di Ibu Kota terpaksa ditutup sementara imbas virus corona yang merebak. Perkampungan budaya Betawi Setu Babakan juga ditutup.Setu Babakan (Muhammad Ridho)

    Setu Babakan dapat dikunjungi tanpa memerlukan tiket masuk alias gratis. Kamu bisa mendatangi kawasan ini pada hari Selasa-Minggu mulai jam 09.00-15.00 WIB. Begitu juga jika tertarik mengunjungi Museum Betawi. Sementara area danau di sini dibuka sampai pukul 18.00.

    Nah, itu dia informasi aktivitas serta jam buka Setu Babakan sebagai dapurnya budaya Betawi. So, kamu tertarik mengunjungi perkampungan budaya Betawi ini nggak?

    (azn/row)



    Sumber : travel.detik.com

  • Menyelami Dunia Kopi di Pasar Santa



    Jakarta

    Pecinta kopi pasti sudah tidak asing dengan Kedai Dunia Kopi di Pasar Santa. Kedai kopi ini sederhana tapi istimewa.

    Wangi kopi menyeruak dari lantai basement Pasar Santa, Jakarta Selatan. Plang kedai ‘Dunia Kopi’ tampak di tengah bangunan. Jajaran toples kopi dengan kapasitas 5 kg tertata rapi di etalase.

    Pak Suradi (53), pemilik Dunia Kopi tampak sibuk menghitung pesanan. Ia pindah dari satu gerai ke gerai lain. Mungkin bagi yang tidak biasa akan bingung, karena ternyata Pak Suradi memiliki banyak gerai dalam satu lantai.


    “Sekitar 40an gerai, termasuk untuk gudang,” ucap pria asal Purwodadi itu.

    Dunia Kopi ada sejak tahun 2000, saat itu baru satu kios yang ia miliki. Lambat laun, usahanya menapaki tangga kepopuleran, terlihat dari banyaknya wisatawan internasional yang datang ke sana.

    Dunia Kopi Pasar SantaDunia Kopi Pasar Santa Foto: (bonauli/detikcom)

    “Malahan awal-awal itu yang datang bule-bule,” katanya.

    Usahanya ini memang sudah lama ia cita-citakan dengan tujuan mengenalkan nama Indonesia lewat kopi.

    “Di sini (Indonesia) banyak kopi, masa nggak bisa aku kelola dengan baik,” katanya pada detikTravel, Rabu (30/4).

    Saat pertama kali berjualan, hanya dua jenis kopi yang dijual yaitu Arabika dan Robusta. Kopi arabika cenderung dengan citarasa yang kompleks, sementara robusta lebih ke rasa pahit. Kalau pohon arabika tumbuh di ketinggian 1.000-2.000 mdpl, pohon kopi robusta tumbuh di ketinggian lebih rendah, di bawah 700 mdpl.

    “Dulu hanya 6 toples saja, sekarang kita buat ekosistemnya, langsung dari petani dari seluruh Indonesia. Jenisnya kita tambah jenisnya, ada robusta, arabika, liberika dan escelsa,” jawabnya.

    Dunia Kopi Pasar SantaPak Suradi pemilik Dunia Kopi Pasar Santa Foto: (bonauli/detikcom)

    Varietas kopi yang ditawarkan juga beragam, mulai dari yellow honey, black honey, sigararutang, sampai yellow bourbon. Bisa dibilang hampir lengkap, tak ayal banyak pelanggan yang hilir mudik di sana.

    Di tiap kios, pegawai Dunia Kopi sibuk menimbang kopi. Pelanggan mencatat pesanan mereka dan memilih jenis kopi. Kalau ragu, mereka bisa langsung mencicip kopi di sudut basement, Pak Suradi menyiapkan kios khusus untuk mencicipi kopi. Maklum, kebanyakan pembeli adalah reseller kelas kakap.

    “Semua boleh minum kopi, gratis. Ajang promosi lah begitu, bagi-bagi gratis, tidak dibatasi,” ungkap pria kelahiran Blora itu.

    Untuk kopi gratis ini saja, ia bisa habis 5-10 kg per hari. Kedai kopi itu beroperasi dari pukul 06.00 WIB sampai 18.00 WIB dengan total karyawan 25 orang, penjualan sehari tak kurang dari satu ton.

    Modal yang kuat sudah harus disiapkan. Selidik punya selidik, ternyata Pak Suradi menyuntik usahanya dengan dana pinjaman dari Kredit Usaha Rakyat (KUR) sampai 4 kali.

    Dunia Kopi Pasar SantaDunia Kopi Pasar Santa Foto: (bonauli/detikcom)

    “Pinjaman pertama itu Rp 100 juta, pinjaman kedua Rp 200 juta, pinjaman ketiga Rp 300 juta dan terakhir lunas tahun ini Rp 500 juta,” ucapnya.

    Selain dukungan modal, Pak Suradi juga merasa sangat terbantu dengan syarat-syarat KUR. Saking sibuknya, berkas-berkas it ditandatangani di kedainya, suatu kemudahan bagi UMKM.

    Pak Suradi berkata bahwa turis yang paling banyak datang belakangan ini adalah orang Korea dan Jepang. Mereka sengaja memilih kopi sebagai oleh-oleh. Turis China, Malaysia dan Singapura juga masih daftar 5 turis yang paling banyak singgah.

    “Kemarin dari Jepang beli sampai dua koper penuh. Mereka suka kopi Toraja, luwak dan gayo. Tapi paling favorit luwak,” ungkapnya.

    Sepanjang usahanya, ia ingat akan satu turis asal Rusia. Turis ini beli kopi sampai dua karung, jenis kopi Bali. Satu hari beli satu karung, semua untuk oleh-oleh. Mereka datang saat weekday.

    Beda lagi dengan wisatawan domestik, sukanya kopi robusta dan arabika, datangnya saat weekend. Dunia kopi terasa seperti tempat wisata di Sabtu pagi.

    Dunia Kopi Pasar SantaDunia Kopi Pasar Santa Foto: (bonauli/detikcom)

    “Mereka datang naik sepeda, ke sini ngopi gratis. Di sini tempatnya nyaman untuk ngumpul dan nggak dibatasi,” jawabnya.

    Per 100 gram, kopi ini dijual dengan harga paling murah Rp 13 ribu dan yang paling mahal Rp 20 ribu yaitu excelsa ijen dan liberika Jambi.

    Sukses dan tidak pelit ilmu, Pak Suradi membuka kelas barista untuk anak-anak yatim dan pesantren secara gratis. Ada pula kelas umum untuk mereka yang baru mau belajar, biayanya Rp 500 ribu sampai mahir.

    Jay (35) adalah trainer dan mekanik mesin kopi di Dunia Kopi. Sejak berkarir sebagai barista di sana pada tahun 2019, ia telah melatih sekitar 300 orang, termasuk peserta disabilitas netra dan rungu.

    “Bangga sih sebenarnya, apa yang selama ini diinginkan anak-anak barista tercapai, banyak bule uang suka kopi datang ke Indonesia,” jawabnya.

    Pak Suradi tak merasa rugi dengan itu semua. Ia malah senang bisa menjadi perpanjangan tangan dan bermanfaat bagi sekitar. Ia berterima kasih juga pada BRI yang telah mendukungnya selama ini.

    “Maju terus untuk pelayanannya, sukses untuk BRI,” katanya.

    Dunia Kopi Pasar SantaDunia Kopi Pasar Santa Foto: (bonauli/detikcom)

    Pariwisata Lewat Kopi

    Perkembangan pariwisata kopi tak lepas dari perhatian Pengamat Ahli Pariwisata Profesor Azril Azhari. Sebagai pecinta kopi, ia bangga nama kopi Indonesia mulai dilirik oleh dunia.

    “Ini sangat bagus, tapi sekali lagi sayang karena kita hanya fokus pada kopinya saja,” ungkap mantan dosen Universitas Indonesia itu.

    Sejatinya, proses alami yang terjadi pada kopilah yang membuat rasanya mewah. Sebut saja kopi luwak, proses fermentasi yang terjadi di lambung luwak lah yang membuat cita rasa kopi itu jadi berbeda.

    “Kopi yang bagus itu sudah difermentasi, kalau di luar negeri itu dibuat jadi tidak alami,” ungkapnya.

    Lebih lanjut, Prof Azril mengatakan bahwa sejak dipetik memang kopi Indonesia mengalami proses alami. Kopi dijemur di panas matahari sehingga kering dengan perlahan.

    “Di luar negeri itu keringnya dipaksa lewat oven, di sini dijemur di jalanan,” katanya sambil tertawa.

    Pada tahun 2018, Prof Azril mematenkan batik dari ampas kopi. Saat dipakai, batik akan mengeluarkan wangi semerbak layaknya kopi yang dihidangkan.

    Dunia Kopi Pasar SantaPak Suradi bersama reseller Dunia Kopi Pasar Santa Foto: (bonauli/detikcom)

    “Harusnya bukan cuma kopinya tapi semua aspek kopi, ampasnya dijadikan bahan untuk spa, sementara sejarah kopi di Maluku dan Sumatera dijadikan paket wisata ‘Spicy Road’, melihat kembali bagaimana VOC menguasai kita di zaman itu,” jawab Prof Azril.

    Wisata jalur rempah Indonesia, itulah yang menjadi impian dari Prof Azril. Pendiri ilmu pariwisata Indonesia itu ingin agar kopi Indonesia terus maju dan mengharumkan nama bangsa.

    “Indonesia itu sudah terkenal rempah-rempahnya dari dulu, ini tinggal pemerintah saja bagaimana mendukungnya,” tutupnya.

    (bnl/bnl)



    Sumber : travel.detik.com

  • Buat yang Berencana Diet saat Puasa, Ini Saran Dokter Gizi

    Jakarta

    Menjalani diet ketika puasa bagi beberapa orang dimanfaatkan untuk menurunkan berat badan, sekaligus menjaga kesehatan. Tapi, ada hal yang perlu diperhatikan dalam melakukannya.

    Mulai dari pemilihan makanan ketika sahur dan berbuka, porsi makan, hingga menjaga hidrasi. Pasalnya, tanpa pola makan yang benar kita mungkin tidak akan mendapatkan manfaat kesehatan secara optimal.

    Diet dengan Cara Puasa

    Diet saat puasa bisa saja dilakukan untuk menurunkan BB, namun hal ini harus dilakukan dengan cara yang tepat.


    Dalam catatan detikHealth, dr Nurul Ratna Mutu Manikam M.Gizi, SpGK (K), dokter spesialis gizi klinis dari Alia Hospital Jakarta Timur, memaparkan bahwa salah satu tantangan terbesarnya yaitu mengontrol pola makan saat berbuka.

    Menurutnya, banyaknya hidangan yang memanjakan lidah kerap membuat seseorang lapar mata. Di mana, hal tersebut justru membuat orang lebih kalap makan dibandingkan saat tidak puasa.

    “Kalau ingin menurunkan berat badan, jangan makan gorengan. Jadi supaya kita terisi, kita makan buah. Buah yang berair supaya nggak dehidrasi,” ungkap dr Nurul dalam kepada detikcom, dikutip dari artikel yang tayang pada Jumat (8/3/2024) lalu.

    Dokter Gizi lulusan Universitas Indonesia (UI) itu, menyebut bahwa saat berbuka puasa sebisa mungkin tidak terlalu banyak mengkonsumsi makanan dan minuman yang manis.

    Selain makan manis, batasi juga makanan dari olahan tepung yang sebaiknya diganti karbohidrat yang kompleks. Cara ini akan membantu membuat hasil diet lebih maksimal.

    “Bonusnya pas mau lebaran badannya lebih slim. Asalkan nanti bulan Syawal jangan kalap,” ungkapnya.

    Selain itu, kesalahan umum lainnya yaitu mengenai anggapan untuk mengurangi porsi makan saat sahur. Beberapa orang yang diet saat puasa, menganggap mereka arus mengurangi porsi sahur.

    Namun, dr Nurul menyebut kalau hal itu justru kontraproduktif. Hal tersebut malah dikhawatirkan berujung pada makan berlebihan saat berbuka.

    “Nggak. Kalau sahurnya kita kurangin, jadinya kita lebih laper. Nanti pas buka puasa, balas dendam, makin lapar mata,” paparnya.

    Bagi yang mau diet saat puasa, dr Nurul menyarankan sebaiknya puasa Ramadan tidak dipandang terlalu rumit. Sebaiknya, pola makan tetap terjaga seperti biasa alias sama saja seperti pola makan sehari-hari, hanya sedikit digeser waktunya.

    “Seperti makan pagi digabung ke sahur, makan siang diganti ke buka puasa,” ungkap dr Nurul.

    Dengan cara tersebut, tubuh kita tetap mendapatkan asupan nutrisi yang seimbang. Sehingga, rencana diet untuk menurunkan bb pun bisa berhasil.

    (khq/fds)



    Sumber : health.detik.com

  • Pakar Sorot Dominasi Buzzer di Medsos, Sedangkan Akademisi Absen


    Jakarta

    Media sosial menjadi medan tempur narasi yang didominasi buzzer dan bot. Hal ini disampaikan oleh pakar analisis media sosial pendiri Drone Emprit, Ismail Fahmi.

    Di sisi lain, ia juga menyorot absennya peran akademisi dalam membentuk narasi di ruang publik digital di negeri ini. Melalui penjelasannya yang bertajuk “Siapa Pemilik Narasi? Data, Disinformasi, dan Hilangnya Suara Akademisi” dalam “The 2025 International Conference on Computer, Control, Informatics, and Its Application (IC3INA) pada Rabu (15/10/2025), ia mengutarakan suara akademisi yang berbasis data dan kebenaran malah hilang dan tertinggal di belakang jurnal-jurnal ilmiah.

    Perbandingan Aktivitas Kampus Terkemuka di AS dan Indonesia

    Ismail Fahmi dalam acara ini memaparkan hasil analisis jaringan sosial (Social Network Analysis). Analisis ini membandingkan aktivitas digital universitas-universitas terkemuka di Amerika Serikat (AS) seperti Stanford University, Harvard University, dan Massachusetts Institute of Technology (MIT) dengan tiga universitas terkemuka di Indonesia seperti Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), dan Universitas Gadjah Mada (UGM).


    Ia menemukan ada perbedaan aktivitas digital universitas-universitas di kedua negara. Di universitas-universitas di AS, jejaring akun institusi dan akademisi sangat aktif. Pembahasan yang dibangun bersifat global dan mencakup isu-isu kritis seperti COVID-19, politik internasional, serta penemuan sains. Para akademisi AS, seperti tampak pada saat pandemi, menjadi influencer pengetahuan yang aktif berdebat dan mengedukasi publik di media sosial.

    Sementara, ia menemukan Universitas Indonesia memiliki keterlibatan di media sosial yang sangat minim dan cenderung bersifat institusional atau lokal. Berdasarkan analisis Drone Emprit, jejaring diskusi seputar UI justru sangat dekat dengan isu politik.

    “Universitas kita tidak memiliki naratifnya sendiri di media sosial. Kita hanya ditarik oleh buzzer dan isu politik ke dalam naratif mereka,” jelasnya, dikutip dari BRIN pada Senin (20/10/2025).

    Namun, Ismail Fahmi juga mengakui ada kendala yang membuat akademisi di Indonesia enggan bersuara, termasuk ketakutan akan kekerasan politik; tekanan institusional; sampai risiko hukum dan reputasi.

    Saran Strategi Komunikasi untuk Akademisi

    Maka dari itu, ia menawarkan strategi komunikasi yang aman serta konstruktif yang dapat dilakukan para akademisi. Ia menegaskan agar para akademisi Tanah Air fokus pada data, bukan politik; mengadopsi jurnalisme konstruktif; serta memanfaatkan kecerdasan buatan.

    “Jika kita akademisi dan peneliti tetap menjadi penonton, maka siapa yang akan menjadi pemandu intelektual publik berbasis data? Data harus berada di ruang publik, bukan hanya di jurnal dan kelas”, ucapnya.

    Ia berharap forum akademik dapat menjadi kekuatan intelektual publik dengan memastikan hasil penelitian mempunyai tujuan gand,a yakni literasi sains dan informasi real-time untuk masyarakat.

    (nah/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Prabowo Minta UI Bisa Masuk Top 100 Kampus Terbaik Dunia, ITB-UGM-ITS Menyusul


    Jakarta

    Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi capaian Universitas Indonesia (UI) masuk Top 200 QS World University Rankings 2026. Capaian ini menurutnya simbol kemajuan pendidikan tinggi nasional.

    Hal ini disampaikan Prabowo pada Sidang Kabinet Paripurna (SKP) di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/10/2025). Dalam kesempatan tersebut, ia meminta Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto beserta wakil menterinya (wamen) untuk memastikan UI selanjutnya dapat masuk peringkat 100 besar universitas terbaik dunia.


    Target ini, menurut Prabowo, dapat memacu perguruan tinggi lainnya seperti Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) turut melesat di pemeringkatan universitas global.

    “Tapi Menteri Dikti, Wamen, saya minta top 100. Bisa? Bisa? Pasti nanti akan disusul oleh ITB, UGM, ITS, dan sebagainya,” ucapnya optimistis, dikutip dari laman Sekretariat Kabinet.

    Capaian Top 200 QS WUR 2026 merupakan kali pertama bagi UI. Pada pemeringkatan universitas global tersebut, UI menduduki peringkat 189, naik dari peringkat 206 pada QS WUR 2025.

    Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2026

    Berikut peringkat universitas di Indonesia pada tingkat global versi QS WUR 2026:

    1. Universitas Indonesia (UI)

    Peringkat dunia: 189

    2. Universitas Gadjah Mada (UGM)

    Peringkat dunia: 224

    3. Institut Teknologi Bandung (ITB)

    Peringkat dunia: 255

    4. Universitas Airlangga (Unair)

    Peringkat dunia: 287

    5. IPB University

    Peringkat dunia: 399

    6. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)

    Peringkat dunia: 509

    7. Universitas Padjadjaran (Unpad)

    Peringkat dunia: 515

    8. Universitas Diponegoro (Undip)

    Peringkat dunia: 624

    9. Universitas Brawijaya (UB)

    Peringkat dunia: 680

    10. Binus University

    Peringkat dunia: 851-900

    11. Universitas Hasanuddin (Unhas)

    Peringkat dunia: 951-1.000

    12. Telkom University

    Peringkat dunia: 1.001-1.200

    13. Universitas Sebelas Maret (UNS)

    Peringkat dunia: 1.001-1.200

    14. Universitas Sumatera Utara (USU)

    Peringkat dunia: 1.001-1.200

    15. Institut Teknologi Nasional (Itenas) Bandung

    Peringkat dunia: 1.201-1.400

    16. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY)

    Peringkat dunia: 1.201-1.400

    17. Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

    Peringkat dunia: 1.201-1.400

    18. Universitas Trisakti (Usakti)

    Peringkat dunia: 1.201-1.400

    19. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)

    Peringkat dunia: 1.201-1.400

    20. Universitas Kristen Indonesia (Unika) Atma Jaya

    Peringkat dunia: 1.400+

    21. Universitas Negeri Padang (UNP)

    Peringkat dunia: 1.400+

    22. Universitas Negeri Malang (UM)

    Peringkat dunia: 1.400+

    23. Universitas Syiah Kuala (USK)

    Peringkat dunia: 1.400+

    24. Universitas Andalas (Unand)

    Peringkat dunia: 1.400+

    25. Universitas Islam Indonesia (UII)

    Peringkat dunia: 1.400+

    26. Universitas Kristen Petra

    Peringkat dunia: 1.400+

    (twu/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Prabowo Minta Perbanyak Prodi soal Air, Begini Respons Mendiktisaintek



    Jakarta

    Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto angkat bicara usai Presiden Prabowo Subianto meminta untuk memperbanyak program studi (prodi) soal air. Menanggapinya, Brian membenarkan permintaan tersebut.

    “Betul sekali, sebenarnya Bapak Presiden memang menitipkan beberapa program-program yang turunan dari Asta Cita,” tuturnya kepada wartawan usai acara Peluncuran Program Riset Prioritas Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Tahun Anggaran 2026, di Graha Diktisaintek Gedung D Lantai 2, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (21/10/2025).

    Brian mengaku sudah ada 18 program turunan Asta Cita yang dititipkan kepadanya. Terbaru, tentang penelitian atau kajian mengenai tata kelola air, terutama air bersih.


    “Kita sudah ada 18 (program turunan Asta Cita yang dititipkan), kemarin Bapak Presiden menitip lagi penelitian-penelitian dan kajian-kajian mengenai tata kelola air, terutama air bersih dan sebagainya,” sambungnya.

    Akan Jadi Topik Penelitian

    Brian tidak menyinggung secara langsung soal kehadiran timbulnya prodi-prodi baru tentang air di universitas. Ia menyebut permintaan Presiden Prabowo juga akan dijadikan sebagai topik penelitian di program riset prioritas.

    “Nah ini justru dengan permintaan Bapak Presiden tersebut, kita akan jadikan juga topik penelitian, jadi topik di program prioritas ini,” paparnya.

    Langkah ini diharapkan membuka ruang kajian yang lebih mendalam terhadap persoalan air di Indonesia. Penelitian tersebut nantinya akan melibatkan para dosen dari berbagai kampus di seluruh Tanah Air, guna menemukan solusi yang lebih komprehensif terhadap isu krisis air.

    “Sehingga nanti apa-apa yang perlu dikaji, bisa dilakukan penelitian lebih dalam dari dosen-dosen kita yang ada di kampus-kampus perguruan tinggi,” pungkasnya.

    Prabowo Ingin Air Bisa Bermanfaat

    Sebelumnya, permintaan Prabowo pada Brian berkaitan dengan pemanfaatan air. Ia ingin air bisa memberi manfaat, karena tidak mungkin bidang pangan Indonesia bisa aman kalau tidak ada air yang cukup.

    Pembelajaran tentang air menurut Prabowo akan mencakup tentang bagaimana cara mencari air, mengelola, distribusi, dan mencegah bencana. Sehingga, air di Indonesia bisa dimanfaatkan dengan baik.

    “Bagaimana mencari air, bagaimana mengelola distribusi air, bagaimana mencegah banjir, air harus jadi sumber produktivitas, jangan menjadi sumber bencana,” ujar Prabowo dikutip dari arsip detikEdu.

    Menurut Prabowo studi tentang air di Indonesia masih jarang diminati. Untuk itu, ia meminta agar Mendiktisaintek mempelajari apakah prodi-prodi universitas Indonesia sudah cukup mempelajari masalah air.

    “Kalau tidak salah bidang air ini masih sedikit yang dipelajari di fakultas-fakultas kita, ini tergolong mungkin hidrologi kalau tidak salah ya, hidrologi,” pungkas Prabowo.

    (det/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • UI Undang Akademisi Pro-Israel, Ketua MUI: Cederai Kemanusiaan



    Jakarta

    Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional Prof Sudarnoto Abdul Hakim menilai tindakan Universitas Indonesia (UI) mengundang akademisi pendukung zionis Israel Peter Berkowitz mencederai rasa kemanusiaan. Meski begitu, ia mengapresiasi permintaan maaf yang disampaikan oleh UI.

    “Bagus UI sudah menyampaikan permintaan maaf atas ketidaktelitian ini. Akan tetapi, apa yang terjadi di UI ini sudah sangat mencederai rasa kemanusiaan dan kontra produktif bagi upaya membela perjuangan kemerdekaan Palestina,” katanya seperti dikutip dari situs resmi MUI, Selasa (26/8/2025).


    Diketahui, Peter Berkowitz kerap kali memperlihatkan pandangan politik yang berpihak pada kebijakan militer Israel. Bahkan, tak jarang dirinya mengecam dukungan terhadap Palestina yang berkembang di lingkungan akademisi internasional.

    “Diundangnya pembicara pro-zionis ke kampus besar UI menunjukkan menipisnya sensitivitas dan kritisisme yang menjangkiti unsur pimpinan perguruan tinggi terkait dengan penjajahan besar Israel yang didukung Amerika, serta genosida yang paling mengerikan,” terang Sudarnoto.

    Sudarnoto menilai ada kecenderungan pertimbangan pragmatis dalam pengambilan keputusan penting di kampus. Menurutnya ini menjadi preseden buruk yang tak boleh terulang.

    “Ini fenomena yang berbahaya. Seharusnya kampus tidak sekadar tempat transfer of knowledge, tapi harus menjadi tempat pendidikan karakter, memperkuat sensitivitas dan peduli kemanusiaan,” tegasnya.

    “Ini preseden buruk yang tidak boleh diulangi oleh UI dan semua perguruan tinggi di mana pun, bahkan oleh lembaga apapun di Indonesia. Zionis Israel sudah lama menanti dan memanfaatkan peluang apapun untuk menyebarkan zionisme di Indonesia,” sambungnya.

    Sudarnoto minta kampus dan masyarakat RI tak mudah terkecoh dengan reputasi akademisi dunia yang ternyata merupakan pendukung zionis. MUI menekankan, kampus sebagai pusat ilmu pengetahuan seharusnya jadi garda terdepan dalam membela kemanusiaan dan tak memberi ruang bagi ideologi yang mendukung penjajahan.

    “Jangan silau dengan kehebatan dan reputasi intelektual seseorang yang ternyata pro zionis seperti yang diundang oleh UI, teguhkan Pancasila, bela Palestina, dan hapuskan penjajahan,” pungkasnya.

    Dilansir detikNews, UI membenarkan mengundang Peter Berkowitz untuk memberikan orasi ilmiah pada Sabtu (23/8/2025). Meski demikian, UI menegaskan memegang penuh konstitusi negara untuk mendukung kemerdekaan bangsa Palestina.

    “UI tetap konsisten pada sikap dan pendirian berdasarkan konstitusi Indonesia, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945, yang terus memperjuangkan agar penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, termasuk terdepan dalam mendukung perjuangan rakyat Palestina menghadapi penjajahan yang dilakukan Israel,” kata Direktur Humas, Media, Pemerintah, dan Internasional UI Arie Afriansyah dalam keterangannya, Minggu (24/8/2025).

    UI akhirnya mengaku khilaf dan minta maaf atas kehadiran Peter Berkowitz.

    (aeb/kri)



    Sumber : www.detik.com