Tag: universitas oxford

  • Beasiswa Jardine 2025 Dibuka, Kuliah S1 Gratis di Universitas Oxford-Cambridge



    Jakarta

    Jardine Foundation asal Inggris membuka kembali kuota beasiswa sarjana (S1) bagi warga Indonesia. Pendaftaran sudah dibuka sejak pertengahan Agustus 2024 hingga 20 Oktober 2024.

    Beasiswa ini direkomendasikan bagi mahasiswa baru yang diterima di Universitas Oxford atau Universitas Cambridge. Pembiayaan beasiswa ini juga mencakup banyak hal.

    Mulai dari biaya perkuliahan, biaya sehari-hari hingga biaya kesehatan. Durasi pemberian beasiswa pun berlaku selama 3-4 tahun.


    Melansir laman resminya, berikut informasi selengkapnya mengenai Beasiswa Jardine 2025:

    Pilihan Universitas di Beasiswa Jardine 2025

    1. University of Oxford

    • Exeter College
    • Oriel College
    • The Queen’s College
    • Trinity College

    2. University of Cambridge

    • Downing College
    • Magdalene College
    • Peterhouse
    • Trinity College

    Komponen Pendanaan Beasiswa Jardine 2025

    • Biaya kuliah yang dibayarkan langsung ke universitas.
    • Tunjangan tahunan yang mencakup biaya makan dan tempat tinggal serta seluruh biaya insidental lainnya (tunjangan akan dibayarkan dalam tiga angsuran setiap tahun, dengan angsuran pertama dalam jumlah yang lebih besar untuk menutupi biaya awal)
    • Biaya kesehatan.
    • Tiket pesawat kelas ekonomi standar.

    Syarat Daftar Beasiswa Jardine 2025

    • Diterima di salah satu perguruan tinggi yang disebutkan di atas.
    • Melakukan pengajuan beasiswa di perguruan tinggi tersebut.
    • Warga negara atau penduduk Kamboja, Tiongkok, Hong Kong, Indonesia, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Taiwan, Thailand, atau Vietnam (status kewarganegaraan minimal 7 tahun).
    • Sedang dalam tahap awal mengembangkan karier saat melamar.
    • Dalam kondisi kesehatan yang baik.

    Dokumen Syarat Daftar Beasiswa Jardine 2025

    • Pernyataan pribadi yang menjelaskan tujuan, aspirasi, rencana pelamar setelah lulus dan keterangan mengenai kegiatan ekstrakurikuler, termasuk olahraga, dan keterlibatan dalam komunitas.
    • Foto terbaru ukuran paspor.
    • Salinan formulir aplikasi UCAS yang sudah diisi.
    • Salinan transkrip GCSE, A/AS Level, dan IB, atau kualifikasi setara di bawah sistem ujian negara atau wilayah terkait, jika tersedia. Ini termasuk, tetapi tidak terbatas pada, sertifikat HKDSE, sertifikat SPM atau STPM, dan sertifikat SKHU.
    • Surat keterangan yang ditandatangani oleh kepala sekolah atau konselor universitas yang menyatakan.
    • Jejak prestasi akademis yang dicapai oleh pelamar.

    Kriteria Pemilihan Awardee Beasiswa Jardine 2025

    • Karakter pribadi, termasuk kualitas kepemimpinan dan networking.
    • Prestasi dalam kegiatan non-kurikuler, termasuk olahraga, keterlibatan dan kegiatan di masyarakat.
    • Hal lain yang menurut pendapat Komite, menunjukkan pelamar akan menjadi warga negara yang luar biasa dengan komitmen tinggi terhadap pelaksanaan tugas publik atau keterlibatan masyarakat.

    Jadwal Seleksi Beasiswa Jardine 2025

    • Pendaftaran online: pertengahan Agustus – 20 Oktober 2024
    • Pemilihan kandidat: November 2024
    • Wawancara tahap pertama: Desember 2024
    • Wawancara tahap akhir: Januari 2025
    • Pengumuman kandidat terpilih: Februari 2025
    • Mulai studi: Oktober 2025

    Itulah informasi seputar Beasiswa Jardine 2025. Bagi detikers yang tertarik mendaftar bisa segera melakukannya pada laman https://www.jardines.com/ ya.

    (cyu/pal)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Saya Cuma ke Toko Bukunya



    Jakarta

    Presiden Prabowo bercerita bahwa dirinya sempat berguyon pernah kuliah di Universitas Oxford dan Harvard dalam acara Forbes Global CEO Conference 2025 yang digelar di St. Regis Jakarta, pada Rabu (15/10/2025) lalu.

    Dalam kesempatan tersebut, Prabowo tengah mengisi sesi dialog bersama Chairman and Editor in Chief Forbes, Malcolm Stevenson Jr atau Steve Forbes. Mulanya, Steve yang menyinggung bahwa Prabowo sempat bercanda soal kuliah di Universitas Harvard.

    Prabowo pun meluruskan bahwa hal tersebut sebatas gurauan. Sama halnya, ia pernah berguyon soal kuliah di Oxford.


    Candaan Berhasil Alihkan Perhatian ke Prabowo

    Prabowo bercerita, kala itu ia menghadiri acara perayaan ulang tahun Ratu Inggris di Jakarta. Ia datang sebagai Ketua Umum Partai Gerindra.

    Menurutnya, sudah menjadi pengetahuan umum orang-orang persemakmuran Inggris begitu terkesan dengan kampus-kampus di Inggris seperti Universitas Oxford hingga Cambridge.

    Begitu juga orang-orang dari Amerika Serikat pun kagum dengan para alumni dari kampus terkemuka seperti Universitas Harvard, Massachusetts Institute of Technology (MIT), Cornell University, atau Princeton University

    “Jadi, suatu hari saya menghadiri sebuah acara. Itu adalah (perayaan) ulang tahun ratu (Inggris) di Jakarta, dan saya di sana bersama salah satu deputi saya. Saya ketua partai, dia wakil ketua. Tapi dia lulusan London School of Economics (LSE). Jadi, di acara itu, semua diplomat muda Inggris mengelilinginya dan tidak menyapa saya sama sekali,” kata Prabowo dikutip dari tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (17/10/2025).

    “Karena saya terus mendengar, ‘oh Anda Yang Mulia, Anda lulusan LSE, London’. Jadi, deputi saya seperti, ya…,” lanjut Prabowo.

    Mendengar hal itu, Prabowo pun menyela dan mengatakan dirinya berkuliah di Oxford. Tamu-tamu tersebut pun berhasil menyorot Prabowo.

    Setelah mereka tertuju padanya, Prabowo pun mengatakan ia hanya bercanda. Ia menjelaskan dirinya pernah ke Oxford, tetapi hanya untuk ke toko buku.

    “Lalu saya (karena saya) ingin diperhatikan, saya menyela, saya bilang, sebenarnya, saya kuliah di Oxford. Dan mereka semua mengalihkan perhatian mereka kepada saya. Mereka mengerumuni saya, ‘Kamu kuliah di mana?’ Tidak, tidak, tidak, sebenarnya, saya pergi ke toko buku di Oxford,” ujar Prabowo.

    Prabowo Juga Pernah Guyon Soal Kuliah di Harvard

    Selain itu, Prabowo juga menceritakan kejadian serupa saat bertemu dengan mantan Duta Besar AS yakn Ted Osius yang merupakan lulusan Harvard University. Prabowo mengatakan dirinya pernah ke Harvard juga, tapi hanya ke toko buku.

    “Jadi, mereka bilang, ya, kami lulusan Harvard, angkatan yang sama, 1984, kan? Jadi, Anda tahu, saya tidak ingin kalah, jadi saya bilang, tidak, saya juga kuliah di Harvard. ‘Jadi, kamu kuliah di mana?’” kata Prabowo.

    Menurut Prabowo, candaan tersebut selalu berhasil mencairkan suasana. Pada akhirnya, sang presiden pun menjelaskan bahwa itu hanya candaan.

    “Saya bilang, tidak, tidak, saya pergi ke toko buku di Harvard. Saya berhasil, selalu berhasil,” kata Prabowo.

    (cyu/pal)



    Sumber : www.detik.com