Tag: universitas

  • Beasiswa Chevening 2026 Dibuka, Kuliah S2 Gratis di Kampus Top Inggris



    Jakarta

    Pemerintah Inggris telah membuka pendaftaran Beasiswa Chevening untuk putra-putri Indonesia yang ingin kuliah di negaranya. Pendaftaran dibuka pada 5 Agustus hingga 7 Oktober 2025.

    Kali ini, beasiswa berlaku untuk tahun ajaran 2026/2027. Untuk jenjang yang didanai Beasiswa Chevening adalah master atau S2 secara fully funded.

    Beasiswa Chevening didanai oleh Kantor Luar Negeri Inggris, Persemakmuran, dan Pembangunan, dan organisasi mitra.


    Syarat Daftar Beasiswa Chevening 2026

    • Warga negara atau wilayah yang memenuhi syarat untuk mendapatkan beasiswa dalam hal ini Indonesia.
    • Memiliki potensi dalam kepemimpinan.
    • Unggul dalam intelektual, dan interpersonal.
    • Siap kembali ke negara kewarganegaraan.
    • Memiliki kualifikasi tingkat pascasarjana (atau pelatihan profesional atau pengalaman yang setara di bidang yang relevan) pada saat melamar.
    • Memenuhi semua persyaratan kelayakan beasiswa khusus program.
    • Tidak berkewarganegaraan Inggris atau kewarganegaraan ganda Inggris.
    • Belum menerima dana beasiswa Chevening dalam lima tahun terakhir.
    • Bukan merupakan karyawan, mantan karyawan, atau kerabat dari seorang karyawan Pemerintah Inggris atau Kantor Luar Negeri, Persemakmuran, dan Pembangunan, semua Kedutaan Besar/Komisi Tinggi Inggris, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pertahanan, Departemen Bisnis, Energi, dan Strategi Industri, Departemen Perdagangan Internasional, dan UKVI), British Council, atau universitas sponsor di Inggris.

    Syarat lengkap bisa dilihat pada laman https://www.chevening.org/faqs/?chevening_audience=applicants.

    Cara Mendaftar Beasiswa Chevening 2026

    1. Mengisi kelengkapan formulir online di https://www.chevening.org/
    2. Saat dinyatakan lulus seleksi kelayakan catat kode akses yang diberikan’
    3. Lengkapi kembali formulir aplikasi
    4. Kirim formulir lamaran
    5. Tunggu pihak penyeleksi mengumumkan kelolosan

    Jadwal Seleksi Beasiswa Chevening 2026

    • Pembukaan pendaftaran: 5 Agustus 2025
    • Penutupan pendaftaran: 7 Oktober 2025
    • Seleksi pelamar: Mulai Oktober 2025
    • Penilaian komite: Oktober 2025-Januari 2026
    • Pengumuman pelamar terpilih untuk diwawancara: Pertengahan Februari 2026
    • Wawancara: Maret-April 2026
    • Pengumuman hasil: Pertengahan Juni 2026
    • Mulai kuliah di Inggris: September/Oktober 2026

    Itulah informasi pendaftaran Beasiswa Chevening 2026. Sudah siap kuliah di Inggris?

    (cyu/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Chevening 2026 Dibuka, Kuliah S2 Gratis di Kampus Top Inggris



    Jakarta

    Pemerintah Inggris telah membuka pendaftaran Beasiswa Chevening untuk putra-putri Indonesia yang ingin kuliah di negaranya. Pendaftaran dibuka pada 5 Agustus hingga 7 Oktober 2025.

    Kali ini, beasiswa berlaku untuk tahun ajaran 2026/2027. Untuk jenjang yang didanai Beasiswa Chevening adalah master atau S2 secara fully funded.

    Beasiswa Chevening didanai oleh Kantor Luar Negeri Inggris, Persemakmuran, dan Pembangunan, dan organisasi mitra.


    Syarat Daftar Beasiswa Chevening 2026

    • Warga negara atau wilayah yang memenuhi syarat untuk mendapatkan beasiswa dalam hal ini Indonesia.
    • Memiliki potensi dalam kepemimpinan.
    • Unggul dalam intelektual, dan interpersonal.
    • Siap kembali ke negara kewarganegaraan.
    • Memiliki kualifikasi tingkat pascasarjana (atau pelatihan profesional atau pengalaman yang setara di bidang yang relevan) pada saat melamar.
    • Memenuhi semua persyaratan kelayakan beasiswa khusus program.
    • Tidak berkewarganegaraan Inggris atau kewarganegaraan ganda Inggris.
    • Belum menerima dana beasiswa Chevening dalam lima tahun terakhir.
    • Bukan merupakan karyawan, mantan karyawan, atau kerabat dari seorang karyawan Pemerintah Inggris atau Kantor Luar Negeri, Persemakmuran, dan Pembangunan, semua Kedutaan Besar/Komisi Tinggi Inggris, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pertahanan, Departemen Bisnis, Energi, dan Strategi Industri, Departemen Perdagangan Internasional, dan UKVI), British Council, atau universitas sponsor di Inggris.

    Syarat lengkap bisa dilihat pada laman https://www.chevening.org/faqs/?chevening_audience=applicants.

    Cara Mendaftar Beasiswa Chevening 2026

    1. Mengisi kelengkapan formulir online di https://www.chevening.org/
    2. Saat dinyatakan lulus seleksi kelayakan catat kode akses yang diberikan’
    3. Lengkapi kembali formulir aplikasi
    4. Kirim formulir lamaran
    5. Tunggu pihak penyeleksi mengumumkan kelolosan

    Jadwal Seleksi Beasiswa Chevening 2026

    • Pembukaan pendaftaran: 5 Agustus 2025
    • Penutupan pendaftaran: 7 Oktober 2025
    • Seleksi pelamar: Mulai Oktober 2025
    • Penilaian komite: Oktober 2025-Januari 2026
    • Pengumuman pelamar terpilih untuk diwawancara: Pertengahan Februari 2026
    • Wawancara: Maret-April 2026
    • Pengumuman hasil: Pertengahan Juni 2026
    • Mulai kuliah di Inggris: September/Oktober 2026

    Itulah informasi pendaftaran Beasiswa Chevening 2026. Sudah siap kuliah di Inggris?

    (cyu/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Beasiswa S1 Dalam Negeri 2025 Ini Masih Buka Pendaftaran, Cek!



    Jakarta

    Apakah detikers sedang mengincar beasiswa? Meskipun sudah mulai semester baru, ternyata beberapa beasiswa masih ada yang buka pendaftaran selama Agustus 2025 ini.

    Terutama untuk beasiswa S1 dengan sasaran kampus dalam negeri. Beberapa beasiswa ada yang berasal dari pemerintah maupun lembaga atau perusahaan swasta.

    Dengan beasiswa, detikers bisa berkuliah lebih santai tanpa harus memikirkan biaya. Saat ini juga sudah banyak penyedia beasiswa dengan bantuan fully funded. Ada beasiswa apa saja? Simak di sini!


    Daftar Beasiswa S1 Dalam Negeri 2025 yang Masih Buka

    1. Beasiswa Cendekia Baznas

    Pada 4 Agustus 2025 lalu, Beasiswa Cendekia Baznas (BCB) kategori dalam negeri sudah dibuka. Sasaran penerima BCB ini adalah mahasiswa S1 atau D4.

    Penerima beasiswa akan memperoleh pendanaan berupa uang kuliah tunggal (UKT) per semester, biaya riset hingga pembekalan mentoring dari orang-orang hebat. Pada kloter tahun 2025, ada sebanyak 133 kampus mitra BCB.

    Mulai dari Institut Pertanian Bogor. Institut Teknologi Bandung. Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Universitas Airlangga, Universitas Andalas, Universitas Gadjah Mada, dan masih banyak lagi. Apa saja syarat mendapat beasiswa?

    Syarat utama mendaftar BCB 2025, mahasiswa diutamakan dari jurusan science, technology, engineering and mathematic (STEM), punya IPK minimal 3.00, aktif dalam organisasi, dan memiliki prestasi.

    Pendaftaran BCB 2025 akan ditutup pada 17 Agustus 2025. Informasi selengkapnya bisa dilihat di laman ini ya https://bazn.as/panduanbcbd.

    2. Paragon Scholarship

    Tahun ini Paragon menyediakan beasiswa untuk mahasiswa D3/S1. Pendaftaran masih dibuka dan ditutup pada 31 Agustus 2025.

    Ada dua jenis beasiswa Paragon Scholarship yakni Beasiswa PSP Excellence dan Beasiswa PSP Ellevate. Manfaat beasiswa ini bisa membantu membiayai UKT hingga biaya hidup.

    Syarat utama mendaftar Paragon Scholarship adalah memiliki skor UTBK SNBT yang sesuai dengan batas kategori beasiswa. Jika masih penasaran dengan beasiswa ini, detikers bisa berkunjung ke http://bit.ly/GuidebookPSP2025.

    3. Beasiswa Pemprov Jambi

    Pemerintah Provinsi Jambi menyediakan beasiswa bagi mahasiswa S1 yang berasal dari keluarga kurang mampu. Kuota penerima beasiswa ini sebanyak 210 mahasiswa.

    Pendaftarannya telah dibuka sejak 6 Agustus hingga 20 Agustus 2025. Nantinya, penerima akan memperoleh dana Rp 12 juta per orang.

    Mahasiswa S1 yang bisa menerima manfaatnya minimal sedang duduk di semester 3. Selain itu, mahasiswa harus terbukti sebagai mahasiswa dengan kondisi ekonomi kurang mampu lewat beberapa dokumen seperti surat keterangan tidak mampu (SKTM) atau sejenisnya.

    Bagi detikers yang berminat mencoba beasiswa Pemprob Jambi bisa meninjau panduan lengkapnya di https://beasiswa.jambiprov.go.id/uploads/juknis_juklak_s1.pdf

    4. . Beasiswa CIMB Niaga

    Bank CIMB Niaga menggelontorkan dana untuk membantu mahasiswa S1 dalam membayar UKT hingga merampungkan skripsi. Penerima juga akan memperoleh fasilitas pendidikan lain selama empat semester.

    Syarat mengajukan Beasiswa CIMB Niaga 2025 adalah minimal semester 5, minimal IPK 3,25, aktif berorganisasi, mahir dalam bahasa Inggris, dan tidak sedang menerima beasiswa dari pihak lain.

    Batas pendaftaran Beasiswa CIMB Niaga 2025 adalah pada 20 Agustus 2025. Jika tertarik, detikers bisa mendaftar pada laman https://www.cimbniaga.co.id/id/kejar-mimpi/beasiswa-cimb-niaga.

    Semoga informasi beasiswa S1 dalam negeri di atas bermanfaat ya. Selamat mencoba.

    (cyu/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Beasiswa S1-S3 yang Masih Buka pada September 2025, Mahasiswa Cek!


    Jakarta

    Apakah detikers sedang cari beasiswa kuliah? Pada bulan Agustus ini, beberapa beasiswa memang sudah tutup. Namun, tak perlu khawatir karena pada September masih ada beasiswa yang bisa dicoba.

    Beasiswa-beasiswa ini berlaku untuk jenjang S1, S2, S3 hingga untuk riset. Ada beasiswa apa saja? Merangkum laman masing-masing website beasiswa, berikut daftarnya:


    Daftar Beasiswa yang Masih Buka pada September 2025

    1. Beasiswa Riset Baznas

    Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) membuka pendaftaran Beasiswa Riset Baznas Kategori Umum hingga 1 September 2025. Program ini ditujukan bagi mahasiswa S1, S2, S3 serta tim riset dari lembaga resmi yang terdaftar di Kemenkumham atau instansi terkait.

    Komponen pembiayaan beasiswa berupa dana riset:

    – S1/D4: Rp4.000.000
    – S2: Rp7.000.000
    – S3: Rp10.000.000
    – Tim/Lembaga: Rp30.000.000

    Selain dana, tersedia fasilitas pelatihan kepenulisan, publikasi riset, dan jejaring alumni. Kuota penerima beasiswa tahun ini sebanyak 204 mahasiswa (S1: 64, S2: 70, S3: 70) dan 15 kelompok riset.

    Adapun syarat bagi pelamar mahasiswa harus WNI, minimal semester akhir, IPK ≥ 3.35, kampus/jurusan terakreditasi A, serta mengunggah dokumen seperti proposal riset, surat rekomendasi, hasil tes plagiarisme, dan lainnya.

    Sementara untuk tim riset harus terdaftar di BRIN/Kemenkumham, maksimal 5 orang, menyertakan dokumen seperti proposal, RAB, dan surat pengesahan.

    2. Beasiswa Daesang

    Yayasan Daesang Peduli Indonesia membuka pendaftaran Daesang Scholarship Program 2025 sebagai bentuk tanggung jawab sosial dari PT Daesang Group Indonesia (dulunya PT Miwon dan anak perusahaannya). Beasiswa ini ditujukan untuk mahasiswa baru S1.

    Syarat melamar bisa ini meliputi WNI, nilai rapor kelas XII minimal 8,5 pada matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Kemudian, mahasiswa juga harus memiliki prestasi non-akademik.

    Pendaftar juga diminta tidak mengajukan atau sedang menerima beasiswa lain, aktif di kegiatan kampus, dan bersedia mengikuti program dari yayasan, termasuk kemungkinan ikatan dinas.

    Fasilitas beasiswa meliputi pembiayaan UKT at coast maksimal Rp 16,5 juta per semester, peluang karier di Daesang Group (Indonesia atau Korea Selatan), serta kesempatan membangun jejaring dengan ekosistem Daesang.

    Pendaftaran dilakukan melalui SIAM mahasiswa. Batas akhirnya adalah 4 September 2025. Jangan ketinggalan ya!

    3. Beasiswa Utama LPS-ITB

    Beasiswa Utama LPS (BULPS) kembali dibuka bagi mahasiswa S1 dari berbagai jurusan di ITB. Program ini memberikan dukungan finansial sebesar Rp 1.500.000 per bulan selama 12 bulan.

    Selain itu, penerima beasiswa bisa mendapatkan berbagai pelatihan pengembangan diri seperti soft skills training, capacity building, champion camp, hingga sesi berbagi pengalaman dan kegiatan sosial.

    Beasiswa terbagi menjadi dua kategori yakni Prestasi dan Tidak Mampu. Keduanya ditujukan untuk mahasiswa semester 3-5.

    Syarat mengajukan beasiswa antara lain telah menempuh minimal 40 SKS, usia maksimal 24 tahun, tidak sedang menerima beasiswa lain, IPK minimal untuk kategori prestasi adalah 3.50 dengan TOEFL minimal 500 sedangkan untuk kategori tidak mampu minimal 3.25 disertai SKTM dan slip gaji orang tua.

    Syarat tambahan termasuk formulir pendaftaran, surat rekomendasi, dan motivation letter. Pendaftaran dan unggah dokumen dilakukan secara online melalui https://finaid.itb.ac.id/ paling lambat 7 September 2025.

    4. Beasiswa Lanjutan Pemprov Riau

    Pemerintah Provinsi Riau kembali membuka Beasiswa Tahap Lanjutan bagi mahasiswa penerima Beasiswa Riau Prestasi dan Bidikmisi Bhakti Negeri (Riau Harapan) tahun 2024 di Universitas Gadjah Mada (UGM). Program ini berlaku bagi mahasiswa aktif S1, D4, Profesi/Spesialis, S2, dan S3.

    Syarat utama pelamar beasiswa antara lain WNI, penerima beasiswa tahun sebelumnya, memenuhi batas IPK sesuai program studi, dan tidak sedang menerima beasiswa lain.

    Berkas yang wajib diunggah antara lain formulir online, surat permohonan, surat pernyataan tidak menerima beasiswa lain, surat aktif kuliah, transkrip nilai terakhir, KTP, KK, dan surat rekomendasi fakultas.

    Seluruh berkas wajib dikumpulkan ke pihak kampus masing-masing paling lambat 22 September 2025. Pendaftaran dan pengunggahan dokumen dilakukan melalui link resmi kampus contohnya UGM di http://ugm.id/formulirbeasiswa.

    5. Tanoto Foundation

    Tanoto Foundation membuka Beasiswa Teladan Tanoto 2025 untuk mahasiswa baru semester pertama di 10 perguruan tinggi mitra. Pendaftaran dibuka 17 Agustus-1 Oktober 2024.

    Program berlangsung selama 3,5 tahun (semester 2-8). Beasiswa ini mencakup dukungan biaya kuliah, tunjangan hidup, serta berbagai program pengembangan kepemimpinan, magang, pelatihan riset (TSRAkegiatan sosial (Pay It Forward), exchange program, dan summer course.

    Apa saja syarat mendaftar beasiswa ini?

    • WNI
    • Mahasiswa S1 reguler semester 1 di kampus mitra
    • Rata-rata nilai rapor kelas XII ≥ 8 (skala 10)
    • Aktif berorganisasi, berjiwa kepemimpinan
    • Tidak sedang menerima beasiswa lain
    • Bersedia mengikuti seluruh rangkaian program kepemimpinan

    Pendaftaran dilakukan secara online melalui website resmi Tanoto Foundation ya.

    Itulah daftar beasiswa yang masih buka pada September mendatang. Ayo daftar dari sekarang, detikers!

    (cyu/faz)



    Sumber : www.detik.com

  • KIP Kuliah Belum Turun, Unpad Ambil Langkah Ini Agar Mahasiswa Tetap Kuliah



    Jakarta

    Universitas Padjadjaran (Unpad) mengatakan pihaknya belum menerima kepastian dana KIP Kuliah untuk Jalur Seleksi Mandiri angkatan 2025. Agar mahasiswa tetap bisa kuliah, Unpad mengirimkan pesan WhatsApp Blast kepada 309 calon mahasiswa tersisa untuk memastikan komitmen mereka melanjutkan studi di Unpad.

    “Mengapa? Karena kami harus mengundang Calon Pengganti Terdaftar (CPT) selanjutnya. Di zoom meeting itu kami menjelaskan, Unpad belum mengetahui kuota KIP Kuliahnya dapat berapa,” ujar Prof. Zahrotur Rusyda, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unpad dalam laman resmi Unpad, dikutip Selasa (26/8/2025).


    Zahrotir menyatakan, Unpad berkomitmen agar tidak ada mahasiswa yang tidak bisa melanjutkan kuliah karena keterbatasan ekonomi. Mahasiswa Unpad angkatan 2025 yang lulus melalui jalur seleksi mandiri dengan KIP Kuliah akan dibantu pembiayaan pendidikannya melalui sumber dana lain.

    “Untuk mahasiswa yang lulus melalui jalur mandiri dengan KIP Kuliah, jika memang eligible, maka tidak perlu khawatir.Unpad sedang mencarikan dana dari beberapa sumber, misalnya dari Dana AbadiUnpad, alumni, pemerintahan daerah, dan lainnya. Jadi silahkan fokus belajar saja, nanti akan kami panggil untuk pemberitahuan bantuan dana pendidikannya,” ujar Prof.Zahrotur.

    Hasil dari pertemuan daring tersebut, ada 211 calon mahasiswa yang mengisi Komitmen Bayar yang menyatakan siap melakukan pembayaran jika tidak memperoleh kuota KIP Kuliah. Mereka memperoleh fasilitas penangguhan pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) hingga 1 September 2025 dan cicilan pembayaran Iuran Pengembangan Institusi (IPI).

    Meski para mahasiswa telah menandatangani Komitmen Bayar,Zahrotur menyatakanUnpad akan berusaha mencarikan beasiswa agar biaya pendidikannya tidak memberatkan.

    Secara keseluruhan, ada 224 mahasiswa pendaftar KIP Kuliah dari jalur seleksi mandiri Unpad yang telah memiliki NPM. Sebanyak 22 di antaranya memperoleh KIP Kuliah Aspirasi yang disalurkan melalui jalur aspirasi anggota DPR RI sehingga ada 202 mahasiswa yang tidak memperoleh kuota KIP Kuliah.

    “Mereka ini kan sudah diterima di Unpad dan memiliki NPM, jadi kami akan carikan beasiswa. Tapi kami juga harus memastikan, secara administratif mereka benar berhak karena setelah ditelusuri, ternyata ada yang tidak eligible sebagai penerima KIP Kuliah. Ini masih kami periksa dan akan segera diumumkan,” ucapnya.

    (nir/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Uang Saku di Atas LPDP



    Jakarta

    Kementerian Transmigrasi akan meluncurkan Beasiswa Patriot mulai 2026. Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman mengatakan nilai uang saku akan melebihi program beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

    “Insya Allah tahun depan, kami dari Kementerian Transmigrasi bekerja sama dengan perguruan tinggi, kami akan membuka Beasiswa Patriot. Saya mintakan hitung uang sakunya di atasLPDP. Walaupun mungkin lebih Rp100 ribu, yang penting jangan sama denganLPDP,” kata Iftitah dalam Antara, dikutip Minggu (24/8/2025).


    Beasiswa Patriot l akan diberikan kepada mahasiswa terpilih untuk jenjang pendidikan sarjana, sarjana terapan, dan pascasarjana di perguruan tinggi terbaik dalam maupun luar negeri.

    “Untuk utamanya S2, tetapi nanti kami akan kembangkan juga untuk S3,” katanya.

    Para mahasiswa yang menerima Beasiswa Patriot akan kuliah di kawasan transmigrasi selama sekitar tiga semester.

    “Saya ingin para mahasiswa tidak hanya pintar secara teori, tetapi bisa mengaplikasikan ilmunya di lapangan. Saya ingin kawasan transmigrasi jadi laboratorium hidup,” tuturnya.

    Meski kuliah di kawasan transmigrasi, para mahasiswa tetap terdaftar di perguruan tinggi masing-masing.

    “Terdapat di kampus masing-masing. Kuliahnya di kawasan transmigrasi, tapi kita bikin semacam modular box di sana. Yang jelas nanti internet kita hadirkan yang terbaik,” ujar Iftitah.

    Beasiswa Patriot akan beriringan dengan program Transmigrasi Patriot yang saat ini dalam tahap awal dengan pengiriman Tim Ekspedisi Patriot (TEP). Tim ini berisikan para dosen, mahasiswa dan alumni perguruan tinggi. Tim pendahulu berawal dari tim Unpad guna menelusuri potensi di 154 kawasan transmigrasi seperti pertanian, kelautan, perikanan, pariwisata, atau lainnya.

    “Tim Ekspedisi Patriot ini adalah tim advance, tim pendahulu, untuk mendata dan memetakan di situ potensinya ada apa. Kalau sudah jelas potensinya, maka Kementerian Transmigrasi sebagai main group menindaklanjuti,” ujarnya.

    Tentang Beasiswa Patriot

    Beasiswa Patriot adalah beasiswa yang menawarkan pendidikan tinggi, pelatihan sebagai tentara cadangan dan penempatan di kawasan ekonomi transmigrasi terintegrasi. Berdasarkan laman resminya, beasiswa ini meliputi:

    Beasiswa Pendidikan
    Pendidikan di universitas terbaik dengan kurikulum khusus.

    Komponen Cadangan
    Pengembangan karakter dan ketahanan sebagai Tentara Komponen Cadangan.

    Penempatan Strategis
    Setelah lulus, penerima beasiswa akan ditempatkan di kawasan ekonomi transmigrasi terintegrasi dalam rangka pembangunan.

    Penerima Beasiswa Patriot akan terikat dalam ikatan dinas selama periode tertentu untuk mencapai misi swasembada nasional, mendorong pembangunan ekonomi, dan menjaga persatuan Indonesia.

    Adapun pendaftaran terbuka untuk pelajar terbaik dari berbagai disiplin ilmu. Beasiswa diprioritaskan untuk pelajar jurusan teknik, pertanian, dan kesehatan. Proses seleksi meliputi tes akademik, psikologi, kesehatan, dan wawancara untuk mendapatkan kandidat terbaik.

    Beasiswa Patriot akan didistribusikan mulai tahun 2026 mendatang dengan target 2.000 penerima. Bagaimana detikers, tertarik mendaftar?

    (nir/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • 15 Provinsi Terbanyak Penerima Beasiswa LPDP, Mayoritas dari Pulau Jawa



    Jakarta

    Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) telah mengeluarkan daftar provinsi terbanyak penerima beasiswa LPDP 2024. Apa provinsi terbanyak?

    Menurut laporan tersebut, per 31 Desember 2024 ada 54.149 orang. penerima beasiswaLPDP yang telah memiliki kontrak dengan universitas di 45 negara di seluruh dunia. Negara dengan tujuan terbanyak penerimaLPDP 2024 adalah Indonesia yaitu 25.473 orang.


    Putra-putri terbaik bangsa itu tersebar dari seluruh provinsi di Indonesia. Namun, ada 15 provinsi terbanyak penyumbang penerima beasiswa LPDP 2024.

    15 Provinsi Terbanyak Penerima Beasiswa LPDP

    Menurut unggahan Instagram @lpdp_ri, berikut 15 provinsi terbanyak penerima beasiswa LPDP 2024:

    1. Jawa Barat (17,3%)
    Sebanyak 9.317 orang

    2. Jawa Timur (12,7%)
    Sebanyak 6.902 orang

    3. DKI Jakarta (11,8%)
    Sebanyak 6.412 orang

    4. Jawa Tengah (10,3%)
    Sebanyak 5.570 orang

    5. Daerah Istimewa Yogyakarta (5,3%)
    Sebanyak 2.852 orang

    6. Banten (4,7%)
    Sebanyak 2.564 orang

    7. Nusa Tenggara Timur (4,3%)
    Sebanyak 2.335 orang

    8. Sulawesi Selatan (4,3%)
    Sebanyak 2.337 orang

    9. Sumatera Utara (2,7%)
    Sebanyak 1.489 orang

    10. Sumatera Barat (2,5%)
    Sebanyak 1.358 orang

    11. Aceh (2,1%)
    Sebanyak 1.126 orang

    12. Maluku (1,9%)
    Sebanyak 1.010 orang

    13. Nusa Tenggara Barat (1,9%)
    Sebanyak 1.103 orang

    14. Lampung (1,6%)
    Sebanyak 886 orang

    15. Papua (1,6%)
    Sebanyak 865 orang

    10 Negara Favorit untuk Studi LPDP 2024

    Negara tujuan terbanyak penerima LPDP 2024 adalah Indonesia dengan total 25.473 orang. Jika melihat ke luar negeri, ada 10 negara lainnya yang menjadi negara favorit untuk studi LPDP, berikut daftarnya:

    1. Inggris Raya (United Kingdom/UK): 6.966 orang

    2. Australia: 4.373 orang

    3. Amerika Serikat: 2.624 orang

    4. Belanda: 2.479 orang

    5. Jepang: 714 orang

    6. Swedia: 373 orang

    7. Selandia Baru: 351 orang

    8. Jerman: 308 orang

    9. Singapura: 290 orang

    10. China: 248 orang

    10 Kampus Tujuan Studi LPDP Dalam Negeri Tahun 2024

    Jika di dalam negeri, penerima LPDP paling banyak memilih UGM sebagai kampus untuk melanjutkan studi pasca sarjana mereka. Diikuti dengan UI, ITB, dan IPB University. Berikut daftarnya:

    1. Universitas Gadjah Mada (UGM)

    Jumlah mahasiswa penerima LPDP: 6.187 orang

    2. Universitas Indonesia (UI)

    Jumlah mahasiswa penerima LPDP: 4.055 orang

    3. Institut Teknologi Bandung (ITB)

    Jumlah mahasiswa penerima LPDP: 2.433 orang

    4. IPB University

    Jumlah mahasiswa penerima LPDP: 1.636 orang

    5. Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

    Jumlah mahasiswa penerima LPDP: 1.227 orang

    6. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)

    Jumlah mahasiswa penerima LPDP: 1.151 orang

    7. Universitas Airlangga (Unair)

    Jumlah mahasiswa penerima LPDP: 1.001 orang

    8. Universitas Padjadjaran (Unpad)

    Jumlah mahasiswa penerima LPDP: 957 orang

    9. Universitas Brawijaya (UB)

    Jumlah mahasiswa penerima LPDP: 785 orang

    10. Universitas Hasanuddin (Unhas)

    Jumlah mahasiswa penerima LPDP: 671 orang

    Itulah 15 provinsi terbanyak penerima beasiswa LPDP 2024. Ada wilayahmu?

    (nir/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • 20 Kampus Tujuan Awardee LPDP Terbanyak di Dalam Negeri Tahun 2024, Cek!


    Jakarta

    Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) mengeluarkan laporan tahunan atau annual report LPDP 2024, Kamis (21/8/2025). Laporan ini memuat seluruh rangkaian perjalanan dan pencapaian LPDP selama 2024, termasuk tentang kampus tujuan yang menerima peserta terbanyak.

    Secara garis besar ada tujuh pekerjaan yang telah dikerjakan LPDP selama 2024. Seperti, mengelola Rp 154,11 triliun dana abadi di bidang pendidikan, merekrut 8.952 orang calon penerima beasiswa LPDP dalam 2 gelombang seleksi, mendukung keberlanjutan riset dengan dana Rp 443,831 miliar, hingga menyalurkan manfaat LPDP kepada 348 orang seniman dan budayawan.

    Selain itu, laporan ini juga memuat daftar 20 kampus tujuan dalam dan luar negeri yang menerima peserta LPDP terbanyak di 2024. Dikutip dari dokumen terkait, Kamis (21/8/2025) berikut ini daftar kampus tersebut khusus tujuan dalam negeri selengkapnya.


    20 Kampus Tujuan Studi Awardee LPDP Dalam Negeri Tahun 2024

    1. Universitas Gadjah Mada (UGM)

    • Jumlah awardee LPDP: 6.187 orang

    2. Universitas Indonesia (UI)

    • Jumlah awardee LPDP: 4.055 orang

    3. Institut Teknologi Bandung (ITB)

    • Jumlah awardee LPDP: 2.433 orang

    4. IPB University

    • Jumlah awardee LPDP: 1.636 orang

    5. Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

    • Jumlah awardee LPDP: 1.227 orang

    6. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)

    • Jumlah awardee LPDP: 1.151 orang

    7. Universitas Airlangga (Unair)

    • Jumlah awardee LPDP: 1.001 orang

    8. Universitas Padjadjaran (Unpad)

    • Jumlah awardee LPDP: 957 orang

    9. Universitas Brawijaya (UB)

    • Jumlah awardee LPDP: 785 orang

    10. Universitas Hasanuddin (Unhas)

    • Jumlah awardee LPDP: 671 orang

    11. Universitas Negeri Malang (UM)

    • Jumlah awardee LPDP: 637 orang

    12. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)

    • Jumlah awardee LPDP: 596 orang

    13. Universitas Diponegoro (Undip)

    • Jumlah awardee LPDP: 521 orang

    14. Institut PTIQ Jakarta

    • Jumlah awardee LPDP: 460 orang

    15. Universitas Sebelas Maret (UNS)

    • Jumlah awardee LPDP: 440 orang

    16. Universitas Negeri Jakarta (UNJ)

    • Jumlah awardee LPDP: 319 orang

    17. Universitas Udayana

    • Jumlah awardee LPDP: 228 orang

    18. UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

    • Jumlah awardee LPDP: 206 orang

    19. Universitas Negeri Makassar (UNM)

    • Jumlah awardee LPDP: 191 orang

    20. Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

    • Jumlah awardee LPDP: 139 orang

    Bila ingin melihat laporan tahunan LPDP 2024 secara lebih lengkap, detikers bisa mengujungi tautan http://s.kemenkeu.go.id/ARLPDP.

    Demikianlah daftar 20 kampus penerima peserta LPDP terbanyak di dalam negeri tahun 2024. Apakah salah satunya ada kampus impianmu detikers?

    (det/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Pelatihan Guru SMA-SLB Segera Dibuka! Dilatih Kampus Aussie-Jepang-China



    Jakarta

    Beasiswa pelatihan teknis bagi guru pendidikan menengah dan pendidikan khusus segera dibuka! Bidang apa dan apa saja syaratnya?

    Dari laman akun Instagram @gtkdikmendiksus, Direktorat Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus (Dit Guru PMPK) segera membuka kesempatan untuk belajar bersama Universitas Luar Negeri Terbaik dari Australia, Jepang dan China.

    Sasarannya adalah guru Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Sekolah Luar Biasa (SLB).


    5 Bidang Pelatihan Teknis

    Ada 5 bidang pelatihan teknis yang akan dibuka, demikian dilansir dari laman GTK Dikdasmen, Rabu (20/8/2025).

    1. Program Beasiswa Pelatihan Teknis Bidang STEM

    Bertujuan untuk membantu guru dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilannya sehingga dapat melaksanakan pembelajaran berbasis STEM melalui penerapan PBL (Project Based Learning) bekerja sama dengan Monash University, Australia.

    2. Program Beasiswa Pelatihan Teknis Bidang Bimbingan dan Konseling

    Topik Program Pembelajaran Profesional pada Layanan Bimbingan Konseling Sekolah untuk Mendukung Pengembangan murid Abad 21 bertujuan memberdayakan guru untuk secara efektif membimbing murid melalui kompleksitas kehidupan modern, memastikan murid tidak hanya cakap secara akademis tetapi juga tangguh secara sosial, emosional, dan psikologis melalui beasiswa Pelatihan Teknis bekerja sama dengan Monash University, Australia.

    3. Program Beasiswa Pelatihan Teknis Bidang Literasi dan Numerasi

    Bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi melalui penerapan strategi pengajaran yang inovatif dan kreatif. Program ini dirancang untuk memberikan keterampilan dan pengetahuan praktis kepada guru, khususnya yang mengajar di SMA, SMK dan SLB, dalam mengembangkan metode pengajaran yang mampu meningkatkan keterampilan membaca, menulis, dan berhitung murid dengan pendekatan yang menyenangkan dan interaktif yang bekerja sama dengan Flinders University, Australia.

    4. Program Beasiswa Pelatihan Teknis Bidang Kecerdasan Artifisial

    Pelatihan ini untuk guru pendidikan menengah bertujuan memberikan pemahaman mengenai konsep dasar dari kecerdasan artifisial, pemanfaatannya dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas, serta aspek etika serta implikasi sosialnya bekerjasama dengan Tianjin University China.

    5. Program Beasiswa Pelatihan Teknis Bidang Pendidikan Inklusif

    Dengan topik Pendekatan Inklusif dalam Mendukung Keberagaman Murid di Kelas dirancang untuk mengintegrasikan teori dan praktik pendekatan inklusif dalam konteks pembelajaran nyata di kelas, mencakup pemahaman mengenai konsep dasar pendidikan inklusif, keberagaman murid di kelas, pendekatan inklusif melalui pembelajaran yang akomodatif, dan kolaborasi dalam pendidikan inklusif bekerja sama dengan Hiroshima University, Jepang.

    Persyaratan Melamar Beasiswa

    Berikut persyaratan buat para guru SMA-SMK dan SLB yang hendak melamar beasiswa pelatihan teknis:

    1. Warga Negara Indonesia
    2. Berusia maksimal 50 tahun pada 31 Desember 2025
    3. Memiliki kemampuan penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)
    4. Sudah mengajar/membimbing/bertugas paling sedikit 2 (dua) tahun terakhir di satuan pendidikan SMA, SMK, dan/atau SLB di Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia;
    5. Sekurang-kurangnya memiliki kualifikasi akademik studi program strata satu (S1/DIV) jurusan matematika, fisika , kimia, biologi, teknik dan ilmu komputer;
    6. Mengisi formulir pendaftaran pada laman https://gtk.kemendikdasmen.go.id/pelatihanteknis;
    7. Mengunggah hasil pindai (scan) Kartu Tanda Penduduk (KTP);
    8. Mengunggah hasil pindai (scan) Surat Keputusan Pengangkatan Guru ASN, atau Surat Keputusan Pengangkatan Guru tetap Yayasan;
    9. Mengunggah hasil pindai (scan) Ijazah dan transkrip nilai S-1/DI-V (IPK minimal 3,00 skala 4,00) yang telah dilegalisir;
    10.Mengunggah hasil pindai (scan) sertifikat kemampuan Bahasa Inggris yang masih berlaku dengan skor minimal TOEFL ITP 450/TOEFL iBT 45/IELTS 5.0/Duolingo English Test 75/English Score 290 (Dikecualikan bagi peserta yang pendidikan sebelumnya menggunakan Bahasa Inggris sebagai Bahasa Pengantar Utama dibuktikan dengan pindai (scan) ijazah yang dikeluarkan oleh perguruan tinggi luar negeri dengan masa lulus tidak lebih dari 2 tahun terhitung dari tanggal pendaftaran);
    11. Mengunggah hasil pindai (scan) surat pernyataan calon Peserta penerima Program Pelatihan Teknis (format lampiran 1).
    12. Mengunggah hasil pindai (scan) surat rekomendasi dari atasan (format lampiran 2);
    13. Mengunggah hasil pindai (scan) esai/personal statement (format lampiran 3); dan
    14. Sehat jasmani dan rohani dibuktikan dengan Surat Keterangan dari rumah sakit/puskesmas dan/atau surat keterangan berkebutuhan khusus bagi yang memiliki kebutuhan khusus.

    Alur Pendaftaran Beasiswa Pelatihan Teknis

    Berikut alur pendaftaran Pelatihan Teknis GTKPG Kemendikdasmen:

    1. Pahami Syarat dan Siapkan Berkas Persyaratan Pelatihan Teknis

    Pastikan anda telah membaca dan memahami syarat, ketentuan serta menyiapkan berkas yang akan diunggah untuk mendaftar pelatihan teknis yang dituju.

    2. Daftar Pelatihan Teknis dan Lengkapi Profil

    Daftar pelatihan teknis melalui link yang tersedia dalam Portal Pelatihan Teknis GTKPG dan Lengkapi Profil Anda.

    3. Unggah Dokumen sesuai syarat Pelatihan Teknis yang dituju

    Unggah Semua Dokumen sesuai dengan informasi syarat pelatihan teknis yang dituju melalui Portal Pelatihan Teknis GTKPG.

    4. Tunggu Verifikasi dan Pengumuman Penerima Pelatihan Teknis

    Tunggu proses verifikasi dan pengumuman penerima pelatihan teknis yang akan dilakukan Kemendikdasmen

    Keterangan lengkap bisa dibaca di sini.

    (nwk/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Beasiswa ke Australia, Siap-siap Kuota Mahasiswa Ditambah!


    Jakarta

    Detikers berminat kuliah dengan beasiswa ke Australia? Kabar baik, Pemerintah Australia akan menambah jumlah penerimaan mahasiswa internasional di Australia tahun depan.

    Kuota mahasiswa internasional akan naik 9 persen menjadi 295.000 orang pada 2026. Sekitar dua pertiga mahasiswa akan dialokasikan untuk perguruan tinggi, sedangkan sepertiga lainnya untuk pelatihan dan sektor vokasi.

    Lebih lanjut, universitas di Australia mulai tahun depan juga wajib menyediakan akomodasi mahasiswa tambahan. Kebijakan ini bertujuan agar mahasiswa Australia maupun internasional dapat menghuni tempat tinggal yang aman dan terjamin.


    Berdasarkan catatan Kedubes Australia, rekor sebanyak 24.000 mahasiswa asal Indonesia belajar di negara kanguru pada 2025.

    “Kami menantikan untuk menyambut lebih banyak warga Indonesia belajar di Australia. Mahasiswa Indonesia menambah nilai bagi kampus-kampus kami dan membantu memperkuat hubungan antara kedua negara kita,” kata Duta Besar Australia Rod Brazier dalam laman Kedutaan Besar Australia di Indonesia, Jumat (8/8/2025).

    Sebagai bagian dari kebijakan ini, universitas negeri di Australia akan dibolehkan mengajukan permohonan untuk menambah alokasi mahasiswa internasional masing-masing pada 2026, khususnya untuk meningkatkan hubungan dengan Indonesia dan negara-negara Asia Tenggara lain. Caranya baik melalui penawaran pendidikan, kemitraan, kampus cabang, keterlibatan alumni, dan pemberian beasiswa.

    Sementara itu berdasarkan laman resmi Study Australia, saat ini, beasiswa pendidikan tinggi, hibah, dan bantuan keuangan untuk studi dan riset di negara kanguru ini antara lain disediakan oleh Pemerintah Australia, penyedia layanan pendidikan, organisasi publik, maupun institusi swasta.

    Sejumlah program bahkan merupakan beasiswa penuh, yang meliputi tiket pesawat PP, uang kuliah, biaya hidup, dan lain sebagainya. Jelang peningkatan kuota mahasiswa asal Indonesia dan Asia Tenggara di Australia, yuk, cek beberapa program beasiswa yang bisa dilamar di bawah ini!

    Beasiswa ke Australia

    1. Australia Awards Scholarships – Beasiswa AAS

    Berdasarkan penerimaan 2025, berikut syarat dan jadwal beasiswa tanpa syarat usia jenjang S2 dan S3 dari Pemerintah Australia ini:

    Syarat Beasiswa AAS

    • IPK pelamar S2: 3,0 untuk pegawai Pemerintah Indonesia/umum, 2,75 untuk kelompok sasaran ekuitas; harus sesuai dengan program prioritas
    • IPK pelamar S3: 2,9 untuk pegawai Pemerintah Indonesia/umum, 2,75 untuk kelompok sasaran ekuitas; harus sesuai dengan program prioritas

    Dokumen Beasiswa AAS

    • Ijazah sekolah menengah atau perguruan tinggi
    • Transkrip nilai sekolah menengah atau perguruan tinggi
    • Akta kelahiran
    • KTP
    • Riwayat hidup
    • Tes bahasa Inggris
    • Academic referee
    • Deklarasi badan nominasi
    • Surat keputusan pengangkatan PNS
    • Hasil IELTS, TOEFL, atau PTE
    • Laporan peninjauan akademis

    Jadwal Beasiswa AAS

    • Pendaftaran: Februari-April
    • Pengumuman hasil seleksi dan kandidat wawancara: Juni
    • Wawancara & tes IELTS: Juli
    • Pengumuman hasil akhir: Agustus

    Komponen Beasiswa AAS

    • Biaya kuliah penuh
    • Tiket pesawat PP
    • Tunjangan kedatangan
    • Biaya hidup
    • Program akademik pengantar, meliputi info kehidupan dan studi di Australia
    • Asuransi kesehatan mahasiswa luar negeri
    • Biaya les bahasa Inggris
    • Dukungan akademis tambahan jika perlu
    • Tiket pesawat kerja lapangan untuk program riset atau program kuliah yang memiliki komponen penelitian

    2. Australia for ASEAN Scholarship – Beasiswa Aus4ASEAN

    Berdasarkan penerimaan 2025, bidang studi prioritas beasiswa ini meliputi maritim, konektivitas, ekonomi, kerja sama pembangunan berkelanjutan. Pendaftar beasiswa AAS juga akan dipertimbangkan untuk menerima beasiswa Aus4ASEAN.

    Beasiswa ini dibuka untuk jenjang S2, baik program Master by coursework maupun Master by research. Penerima beasiswa juga akan berpartisipasi pada program ASEAN Emerging Leaders Program yang meliputi kesempatan belajar, berjejaring, dan mengembangkan diri.

    Beasiswa ini diutamakan bagi calon mahasiswa yang sudah mendaftar ke kampus yang turut mendanai program ini bersama Pemerintah Australia. Berikut daftar kampusnya:

    • Australian National University
    • Bond University
    • Deakin University
    • Griffith University
    • Monash University
    • Queensland University of Technology
    • RMIT University
    • Swinburne University of Technology
    • University of Adelaide
    • University of Melbourne
    • University of New South Wales
    • University of Queensland
    • University of Southern Queensland
    • University of Sydney
    • University of Tasmania

    Berdasarkan informasi beasiswa dari University of Southern Queensland (UniSQ), periode pendaftaran beasiswa Aus4ASEAN pada 2024 lalu berlangsung pada 13 Maret-30 April. Komponen beasiswanya meliputi:

    • Tiket pesawat PP
    • Tunjangan kedatangan
    • Uang kuliah penuh
    • Bantuan biaya hidup
    • Program pengenalan akademis
    • Asuransi mahasiswa
    • Dukungan akademis tambahan
    • Tunjangan lapangan untuk mahasiswa riset dan mahasiswa program Master by research
    • Mengikuti the Indo-Pacific Emerging Leaders Program.

    Sementara itu, syarat mendaftar di UniSQ dengan beasiswa Aus4ASEAN yaitu:

    • Skor bahasa Inggris minimal IELTS 6.5
    • Merampungkan kuliah 3 tahun di kampus Australia atau yang setara, dengan opsi:
      – IPK 5 dari 7 atau yang setara, pada bidang yang relevan
      – Merampungkan kuliah jenjang Master program coursework dengan IPK 5 dari 7 atau yang setara, pada bidang yang relevan
    • Penerimaan bergantung pada ketersediaan dan rekomendasi dari supervisor UniSQ.

    3. Beasiswa Short Courses

    Beasiswa pelatihan ini disediakan sebagai bagian Australia Awards in Indonesia. Kursus 2 pekan ini digelar di Australia dan 1-2 lokakarya di Indonesia. Berikut sejumlah contoh kursus yang dibuka:

    • At The Forefront of Film: Screenwriting and Directing, Griffith University, 2024
    • Momen-led MSMEs – Ready to Export, RMIT, 2024
    • Sustainable Finance in Indonesia: Transforming Challenges into Opportunities, University of Technology Sydney, 2024
    • Strengthening the Higher Education Systems in Indonesia, Australian National University, 2025
    • Advancing Indonesia’s Sports Industry: Opportunities and Strategies for Growth, Melbourne Business School, 2025

    Penerima beasiswa Short Course AAI akan mendapat:

    • Lokakarya di Indonesia, sebelum dan sesudah kursus, beserta tiket PP ke lokasi lokakarya di Indonesia
    • Biaya akomodasi
    • Uang saku di Australia dan Indonesia
    • Biaya pendidikan
    • Tiket PP ke lokasi kursus di Australia
    • Visa dan asuransi kesehatan Australia selama durasi short course.

    Jadwal pendaftaran short course Australia Awards in Indonesia berbeda-beda. Pantau berkala infonya di https://www.australiaawardsindonesia.org/.

    4. Beasiswa Research Training Program (RTP)

    Pemerintah Australia juga mendanai beasiswa RTP, yang terdiri dari program gelar research doctorate dan research masters. Sedangkan pendaftarannya dibuka di universitas tujuan masing-masing.

    Pendanaan RTP bersifat fleksibel. Pelajar dapat ditawarkan beasiswa dengan salah satu atau beberapa dari komponen berikut:

    • Pengurangan biaya kuliah
    • Tunjangan hidup
    • Tunjangan terkait biaya tambahan studi

    Sebagai contoh, beasiswa RTP di The University of Sydney terdiri dari RTP Stipend Scholarship dan RTP Fee Offset. Jenis yang pertama dibuka untuk mahasiswa domestik dan internasional, meliputi biaya hidup AUD 41.735 per tahun atau Rp per tahun, tunjangan relokasi, dan tunjangan tesis.

    Sedangkan RTP Fee Offset dibuka untuk mahasiswa internasional. Penerima RTP jenis pertama otomatis juga mendapat beasiswa jenis kedua ini. Komponen beasiswanya meliputi uang kuliah 100 persen hingga 14 periode riset dan asuransi kesehatan mahasiswa luar negeri.

    Jadwal pendaftaran beasiswa RTP di kampus ini terdiri dari beberapa periode riset. Cek infonya dengan klik di SINI.

    5. Beasiswa Kampus Australia Lainnya

    Beasiswa yang disediakan kampus-kampus Australia dapat dicari tahu melalui laman https://search.studyaustralia.gov.au/. Cek jenjang studi, komponen beasiswa, jadwal, dan kriteria penerima beasiswa yang dicari kampus Australia tujuan melalui laman ini.

    Nah, itu dia beberapa jenis beasiswa ke Australia yang bisa dicoba. Yuk, persiapkan diri!

    (twu/nwk)



    Sumber : www.detik.com