Tag: university of oxford

  • Program Diputus, Ortu Siswa BIM Persiapan S1 Luar Negeri Pertanyakan Nasib Anak


    Jakarta

    Sekitar 40 orang tua siswa penerima Beasiswa Indonesia Maju (BIM) Persiapan S1 Luar Negeri Angkatan 4 menyampaikan aspirasi dan petisi soal keberlanjutan rangkaian beasiswa di Kantor Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Jakarta Selatan, Rabu (20/11/2024).

    Ketua Forum Komunikasi Orang Tua Siswa Penerima BIM Persiapan S1 Luar Negeri Angkatan 4 H Ishandawi mengatakan aksi kunjungan orang tua siswa sehubungan dengan Surat Puspresnas Kemendikdbudristek No 1645/J3/PN.06/2024 tanggal 3 November 2024 tentang BIM Persiapan Sarjana Angkatan 4.

    Ishandawi menjelaskan, berdasarkan surat tersebut, komponen konseling perkuliahan dan penggantian biaya pendaftaran universitas luar negeri ditiadakan pada beasiswa BIM Persiapan S1 Luar Negeri Angkatan 4.


    Perubahan tersebut mengakibatkan siswa berprestasi tingkat nasional dan internasional yang tidak mampu membayar biaya pendaftaran perguruan tinggi mancanegara jadi mengurungkan harapan untuk menempuh pendidikan tinggi di luar negeri, sesuai peluang yang dijanjikan pada awal penyelenggaraan program beasiswa.

    Sejumlah siswa penerima BIM Persiapan S1 Luar Negeri Angkatan 4 tersebut juga terkendala dengan ketiadaan pembimbingan pendaftaran hingga penulisan esai.

    Sementara itu, sebelumnya, mereka telah dibekali kursus IELTS dan meraih skor di atas persyaratan. Tak sedikit pula yang telah memperoleh nilai sekitar 1.200-1.400, di atas persyaratan Puspresnas.

    “Jadi sayang, miris, Asta Cita ke-4 kan penguatan sumber daya manusia nanti menuju Indonesia Emas 2045, ini sudah ada (talentanya),” ucap Ishandawi pada detikEdu sebelum penyerahan petisi pada perwakilan Puspresnas.

    Perubahan Rangkaian BIM Persiapan S1 Luar Negeri Angkatan 4

    Berdasarkan Surat Puspresnas, nama BIM Persiapan S1 Luar Negeri Angkatan 4 telah diubah menjadi BIM Persiapan Program Sarjana 4. Program ini meliputi pengayaan akademik berupa kursus dan tes resmi IELTS dan SAT/ACT serta pengayaan nonakademik berupa webinar series, proyek sosial, dan summer program.

    Dalam surat itu, Sekretariat Jenderal (Setjen) Kemendikbudristek menyatakan bahwa program persiapan tersebut akan berakhir.

    Untuk itu, kepala sekolah diminta mengabari siswa BIM Persiapan S1 Angkatan 4 atas sejumlah perubahan berikut.

    Tidak Ada Konseling Kuliah

    Program pengayaan BIM Persiapan Sarjana Angkatan 4 tidak meliputi college counseling.

    Sedangkan berdasarkan booklet beasiswa Indonesia Maju Program Sarjana Luar Negeri Angkatan 4, biaya layanan college counseling 2024-2025 termasuk komponen beasiswa.

    Jika konseling diadakan, siswa sedianya akan dibimbing untuk memenuhi tiap kriteria dan persyaratan pendaftaran, termasuk esai, hingga mendapat LoA. Siswa juga dibimbing untuk menetapkan pilihan perguruan tingginya.

    Tidak Ada Penggantian Biaya Pendaftaran Universitas Luar Negeri

    Pemberian bantuan biaya pendaftaran universitas (reimbursement) juga ditiadakan pada program pengayaan BIM Persiapan Sarjana Angkatan 4 menurut surat Puspresnas Kemendikbudristek tanggal 3 November 2024 tersebut.

    Sedangkan biaya aplikasi atau pendaftaran ke perguruan tinggi luar negeri 2024-2025 dijanjikan sebagai komponen beasiswa BIM Persiapan S1 Luar Negeri Angkatan 4.

    “(Sebelumnya) Bisa sampai empat perguruan tinggi luar negeri,” kata Ishandawi.

    Adanya komponen ini seharusnya memungkinkan beban biaya pendaftaran pendidikan tinggi luar negeri ditanggung negara sehingga meringankan beban finansial orang tua dan siswa.

    Ishandawi mencontohkan, biaya pendaftaran ke University of British Columbia (UBC), Kanada sendiri mencapai CAD 160-an atau sekitar Rp 1,9 juta. Sedangkan biaya pendaftaran ke Massachusetts Institute of Technology (MIT) mencapai USD 75 atau sekitar Rp 1,2 juta.

    Biaya pendaftaran perguruan tinggi yang relatif tinggi dan kini tidak masuk komponen beasiswa BIM Persiapan S1 tersebut membuat sejumlah siswa dan orang tua mengurungkan niat mendaftar ke kampus luar negeri laiknya rencana awal mereka.

    BIM Persiapan Sarjana Kini Hanya Program Pengayaan

    BIM Persiapan Program Sarjana yang digelar Puspresnas kini hanya meliputi program pengayaan untuk mempersiapkan siswa bisa bersaing dalam pendaftaran ke universitas luar negeri dan dalam negeri.

    Sedangkan BIM Persiapan S1 Luar Negeri Angkatan 4 dijanjikan meliputi program berikut:

    • Pengayaan akademik:
      • Kursus persiapan tes TOEFL/IELTS/bahasa asing lainnya
      • Kursus persiapan tes SAT/ACT
    • Pengayaan talenta nonakademik
    • Program konseling pendidikan tinggi (college counseling)
    • Pembinaan penguatan karakter kebangsaan

    Diminta Mendaftar Sendiri ke Beasiswa S1

    Siswa BIM Persiapan Program Sarjana yang ingin mendaftar ke beasiswa program S1 kini dapat mendaftar ke Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) atau beasiswa lain yang dibiayai pemerintah/lembaga lain.

    Sedangkan pada BIM Persiapan S1 Luar Negeri Angkatan 4, diatur bahwa siswa yang sudah menerima Letter of Acceptance (LoA) dari perguruan tinggi luar negeri akan mengikuti Seleksi Lanjutan untuk ditetapkan sebagai calon penerima beasiswa.

    Siswa pemegang LoA calon penerima beasiswa sedianya direkomendasikan pada Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan) untuk ditetapkan sebagai Penerima Beasiswa Sarjana Luar Negeri.

    Opsi Mendaftar ke Kampus Dalam Negeri

    Siswa BIM Persiapan Program Sarjana kini disebut juga dapat didaftarkan ke universitas dalam negeri lewat Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) atau seleksi penerimaan perguruan tinggi dalam negeri lainnya.

    Lebih lanjut, hasil pengayaan siswa peserta disampaikan dalam Rapor Program Pembinaan BIM Persiapan Sarjana Angkatan 4 Tahun 2024 pada awal 2025.

    Sedangkan dalam BIM Persiapan S1 Luar Negeri Angkatan 4 diatur bahwa pada akhir tahapan persiapan, termasuk konseling pendidikan tinggi dan biaya pendaftaran ke universitas luar negeri, penerima beasiswa persiapan seharusnya mendaftarkan diri ke perguruan tinggi luar negeri (PTLN).

    Daftar perguruan tinggi yang bisa dilamar oleh siswa BIM Persiapan S1 Luar Negeri Angkatan 4 sendiri ditetapkan oleh panitia Beasiswa Indonesia Maju.

    Termasuk di antaranya yaitu tiga universitas terbaik di dunia versi QS World University (WUR) 2025 Massachusetts Institute of Technology (MIT), Amerika Serikat; Imperial College London, Inggris; dan University of Oxford, Inggris.

    Ishandawi berharap aksi orang tua siswa di kantor Puspresnas tidak dipandang negatif. Ia menyatakan pihaknya mendukung Puspresnas agar melanjutkan program ini sesuai kesepakatan awal siswa penerima beasiswa dan panitia BIM Persiapan S1 Luar Negeri Angkatan 4, yang diketahui dan diteken orang tua.

    “Kami mendukung Puspresnas, dan saya minta Pemerintah tidak membubarkan Puspresnas, karena ini adalah tempat anak muda yang punya prestasi secara nasional, yang akan menjadi calon generasi emas Indonesia di tahun 2045,” ucapnya pada penyampaian petisi di halaman Kantor Puspresnas.

    “Oleh karena itu, sama-sama kita para orang tua siswa penerima Beasiswa Indonesia Maju (Persiapan S1) Angkatan 4 ini dengan Puspresnas bergandengan, sama-sama agar programnya berjalan sesuai dengan harapan kita, bahwa anak-anak disiapkan secara mental, secara karakter, dan secara skill, bahasa Inggris maupun SAT-nya untuk bisa mendaftar ke perguruan tinggi di luar negeri.

    Sekretaris Puspresnas Nancy Rahmawati mewakili Kepala Puspresnas menerima petisi orang tua siswa. Ia mengatakan pihaknya mengagendakan pertemuan selanjutnya dengan orang tua siswa BIM Persiapan S1 Luar Negeri Angkatan 4 pada Jumat (22/11/2024).

    “Mereka menyampaikan petisi untuk melanjutkan BIM 4 yang saat ini masih tertunda,” ucapnya.

    “Kelanjutannya nanti ada pertemuan lagi selanjutnya, mudah-mudahan ada solusi terbaik untuk anak-anak semua. Pertemuannya hari Jumat besok. Ibu Kepala nanti menemui Bapak-Ibu Jumat nanti, sudah kita jadwalkan,” imbuhnya.

    (twu/pal)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Beasiswa Jardine 2025 Dibuka, Kuliah S1 Gratis di Universitas Oxford-Cambridge



    Jakarta

    Jardine Foundation asal Inggris membuka kembali kuota beasiswa sarjana (S1) bagi warga Indonesia. Pendaftaran sudah dibuka sejak pertengahan Agustus 2024 hingga 20 Oktober 2024.

    Beasiswa ini direkomendasikan bagi mahasiswa baru yang diterima di Universitas Oxford atau Universitas Cambridge. Pembiayaan beasiswa ini juga mencakup banyak hal.

    Mulai dari biaya perkuliahan, biaya sehari-hari hingga biaya kesehatan. Durasi pemberian beasiswa pun berlaku selama 3-4 tahun.


    Melansir laman resminya, berikut informasi selengkapnya mengenai Beasiswa Jardine 2025:

    Pilihan Universitas di Beasiswa Jardine 2025

    1. University of Oxford

    • Exeter College
    • Oriel College
    • The Queen’s College
    • Trinity College

    2. University of Cambridge

    • Downing College
    • Magdalene College
    • Peterhouse
    • Trinity College

    Komponen Pendanaan Beasiswa Jardine 2025

    • Biaya kuliah yang dibayarkan langsung ke universitas.
    • Tunjangan tahunan yang mencakup biaya makan dan tempat tinggal serta seluruh biaya insidental lainnya (tunjangan akan dibayarkan dalam tiga angsuran setiap tahun, dengan angsuran pertama dalam jumlah yang lebih besar untuk menutupi biaya awal)
    • Biaya kesehatan.
    • Tiket pesawat kelas ekonomi standar.

    Syarat Daftar Beasiswa Jardine 2025

    • Diterima di salah satu perguruan tinggi yang disebutkan di atas.
    • Melakukan pengajuan beasiswa di perguruan tinggi tersebut.
    • Warga negara atau penduduk Kamboja, Tiongkok, Hong Kong, Indonesia, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Taiwan, Thailand, atau Vietnam (status kewarganegaraan minimal 7 tahun).
    • Sedang dalam tahap awal mengembangkan karier saat melamar.
    • Dalam kondisi kesehatan yang baik.

    Dokumen Syarat Daftar Beasiswa Jardine 2025

    • Pernyataan pribadi yang menjelaskan tujuan, aspirasi, rencana pelamar setelah lulus dan keterangan mengenai kegiatan ekstrakurikuler, termasuk olahraga, dan keterlibatan dalam komunitas.
    • Foto terbaru ukuran paspor.
    • Salinan formulir aplikasi UCAS yang sudah diisi.
    • Salinan transkrip GCSE, A/AS Level, dan IB, atau kualifikasi setara di bawah sistem ujian negara atau wilayah terkait, jika tersedia. Ini termasuk, tetapi tidak terbatas pada, sertifikat HKDSE, sertifikat SPM atau STPM, dan sertifikat SKHU.
    • Surat keterangan yang ditandatangani oleh kepala sekolah atau konselor universitas yang menyatakan.
    • Jejak prestasi akademis yang dicapai oleh pelamar.

    Kriteria Pemilihan Awardee Beasiswa Jardine 2025

    • Karakter pribadi, termasuk kualitas kepemimpinan dan networking.
    • Prestasi dalam kegiatan non-kurikuler, termasuk olahraga, keterlibatan dan kegiatan di masyarakat.
    • Hal lain yang menurut pendapat Komite, menunjukkan pelamar akan menjadi warga negara yang luar biasa dengan komitmen tinggi terhadap pelaksanaan tugas publik atau keterlibatan masyarakat.

    Jadwal Seleksi Beasiswa Jardine 2025

    • Pendaftaran online: pertengahan Agustus – 20 Oktober 2024
    • Pemilihan kandidat: November 2024
    • Wawancara tahap pertama: Desember 2024
    • Wawancara tahap akhir: Januari 2025
    • Pengumuman kandidat terpilih: Februari 2025
    • Mulai studi: Oktober 2025

    Itulah informasi seputar Beasiswa Jardine 2025. Bagi detikers yang tertarik mendaftar bisa segera melakukannya pada laman https://www.jardines.com/ ya.

    (cyu/pal)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Siap-siap, Ada Beasiswa Clarendon University of Oxford


    Jakarta

    Sejak 2001, lebih dari 2.500 mahasiswa internasional telah mendapat beasiswa Clarendon di University of Oxford. Berminat menjadi salah satu penerima beasiswa ini, detikers?

    Melalui Clarendon Scholarships, mahasiswa berprestasi dari seluruh dunia bisa menempuh pendidikan tinggi di University of Oxford, salah satu universitas paling bergengsi di dunia. Tak hanya dukungan biaya penuh, penerima beasiswa juga mendapat kesempatan membangun jaringan global sejak dini.


    Melansir laman resminya, beasiswa Clarendon merupakan salah satu program beasiswa bergengsi di University of Oxford, Inggris berupa pendanaan penuh untuk mahasiswa pascasarjana, baik program gelar Master’s maupun DPhil.

    Beasiswa ini terbuka untuk semua pelamar internasional dan telah mendukung ribuan mahasiswa berprestasi dari berbagai negara.

    Syarat Clarendon Scholarship University of Oxford

    Tidak semua orang bisa mendapatkan beasiswa ini. Namun, tapi peluang terbuka lebar bagi mereka yang memenuhi kriteria berikut:

    • Pendaftar Program Studi Pascasarjana. Terbuka untuk semua pelamar Master’s atau DPhil, baik full-time maupun part-time.
    • Prestasi akademik unggul. Penerima beasiswa biasanya memiliki capaian akademik tinggi, setara first class honours degree atau IPK minimal 3,7 dengan skala 4,0.
    • Lamaran berkualitas. Proposal penelitian yang kuat, motivasi belajar jelas, dan referensi akademik solid menjadi nilai tambah besar.

    Jadwal Beasiswa Clarendon Oxford

    Batas waktu pendaftaran Clarendon Scholarship berbeda-beda pada setiap program, biasanya antara Desember-Januari untuk intake berikutnya.

    Pastikan untuk mengecek halaman resmi program studi di Oxford untuk mengetahui tanggal batas waktu pendaftaran program tujuan masing-masing.

    Di samping itu, pastikan semua dokumen lengkap sebelum batas waktu pendaftaran agar otomatis masuk pertimbangan.

    Cara Daftar Beasiswa Clarendon Oxford

    Tidak perlu formulir terpisah, cukup mendaftar program pascasarjana Oxford sebelum batas waktu melamar program tujuan. Berikut langkahnya.

    • Pilih program studi: Tentukan Master’s atau DPhil yang ingin diambil.
    • Lengkapi aplikasi: Unggah semua dokumen yang diminta seperti transkrip, CV, proposal penelitian, dan surat referensi.
    • Kirim tepat waktu: Pastikan aplikasi dikirim sebelum batas waktu pendaftaran.
    • Tunggu hasil seleksi: Pelamar dipilih berdasarkan prestasi akademik dan potensi penelitian.

    Informasi beasiswa Clarendon di University of Oxford lebih lanjut bisa diakses di https://www.ox.ac.uk/clarendon/. Nah, jangan tunggu lagi, persiapkan aplikasi terbaikmu sekarang juga! Semangat, detikers!

    *) Penulis adalah peserta Program PRIMA Magang PTKI Kementerian Agama di detikcom

    (twu/twu)



    Sumber : www.detik.com