Tag: university

  • Beasiswa untuk Anak Dosen & Tendik IPB, Syarat IPK Minimal 2,75



    Jakarta

    IPB University menawarkan Beasiswa Talenta IPB (BTI). Beasiswa ini ditujukan bagi mahasiswa yang merupakan putra-putri dosen dan tenaga kependidikan (tendik) di lingkungan IPB.

    “IPB University terus berupaya memberikan manfaat sebesar-besarnya untuk mencerdaskan bangsa. Kini kami mulai memberikan bantuan biaya pendidikan untuk anak pegawai yang kuliah di IPB University,” ujar Rektor IPB University, Prof Arif Satria dikutip dari laman kampus, Minggu (6/7/2025).

    Ia mengatakan beasiswa ini adalah bentuk pengembangan dari program Bantuan Biaya Pendidikan (BBP). Program tersebut merupakan bantuan bagi anak dosen dan tendik yang masih bersekolah SD, SMP dan SMA.


    Syarat Penerima Beasiswa Anak Dosen & Tendik IPB

    Wakil Rektor IPB University bidang Resiliensi Sumberdaya dan Infrastruktur, Dr Alim Setiawan Slamet mengatakan syarat utama penerima beasiswa ini adalah anak dari dosen dan tendik yang sudah berstatus aparatur sipil negara (ASN), pegawai tetap IPB serta pegawai IPB berstatus pegawai kontrak.

    Selain itu, syarat lainnya mahasiswa harus mempunyai indeks prestasi kumulatif (IPK) minimal 2,75 dan tidak sedang menerima beasiswa dari sumber lain. Beasiswa akan mulai disalurkan pada semester ganjil tahun akademik 2025/2026.

    Besaran Dana Beasiswa Anak Dosen & Tendik IPB

    Beasiswa BTI akan menanggung uang kuliah tunggal (UKT) mahasiswa semester 1 hingga 8. Berikut besaran dan jenis beasiswanya:

    • Nilai UKT maksimum Rp 1.000.000 diberikan beasiswa 100% dari UKT
    • Nilai UKT di atas Rp 1.000.000 – Rp 2.500.000 diberikan beasiswa 75% dari UKT
    • Nilai UKT di atas Rp 2.500.000 – Rp 5.000.000 diberikan beasiswa 60% dari UKT
    • Nilai UKT di atas Rp 5.000.000 – Rp 8.000.000 diberikan beasiswa 40% dari UKT
    • Nilai UKT di atas Rp 8.000.000 diberikan beasiswa 25% dari UKT.

    Pencairan dana beasiswa tidak dilakukan di awal melainkan lewat sistem reimbursement. Pegawai tetap membayar beasiswa anaknya sesuai jadwal kemudian nanti akan diganti sebesar nominal beasiswa yang diterima.

    Pendaftaran beasiswa sudah dibuka saat ini hingga 1 Agustus 2025. Untuk informasi selengkapnya bisa disimak di https://studentportal.ipb.ac.id/. Selamat mencoba.

    (cyu/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • 2 Tips Lolos Seleksi Administrasi LPDP dari Alumnus Kampus Inggris, Catat!



    Jakarta

    Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan merupakan salah satu bantuan pendidikan dari pemerintah yang sangat diminati. Persaingan yang ketat tentu saja harus dihadapi para pelamar.

    Gilang Rizky Pratama penerima beasiswa LPDP tahun 2023 mengungkapkan salah satu syarat lolos persaingan tersebut yakni memperhatikan persyaratan yang diberikan oleh penyelenggara.

    Menurutnya, untuk mendapatkan beasiswa, calon awardee perlu mematuhi segala aturan yang diberikan oleh LPDP.


    “Jadi, selama kita mematuhi segala aturan yang diberikan oleh LPDP dan memang kita cocok dianggap sebagai orang yang eligible, insyallah akan berjalan dengan mulus,” ujarnya kepada wartawan di sela-sela acara Study UK: Pre-departure Briefing (PDB) 2025 di Ganara Art Space, Plaza Indonesia, Jakarta, Sabtu (5/7/2025).

    Gilang sendiri telah menyelesaikan pendidikan gelar magister bidang Operations, Project, and Supply Chain Management di The University of Manchester, United Kingdom (UK), Inggris.

    2 Tips Lolos Seleksi Administrasi LPDP

    Ada tiga tahapan yang harus dilalui peserta sebelum jadi penerima beasiswa LPDP. Ketiga tahapan tersebut adalah seleksi administrasi, tes bakat skolastik, dan substansi.

    Seleksi administrasi menjadi gerbang awal yang bisa dikatakan mudah tapi sulit untuk dilalui. Gilang memberikan 2 tips agar pendaftar LPDP Tahap 2 Tahun 2025 bisa lolos seleksi administrasi, yakni:

    1. Buku Panduan LPDP Penting!

    Tips pertama dari Gilang adalah pendaftar harus memahami aturan yang sifatnya spesifik, seperti surat rekomendasi. Sehingga buku panduan adalah hal penting yang harus diperhatikan pendaftar.

    “Kaya surat rekomendasi gitu kan LPDP surat rekomendasinya harus di tahun yang sama. Saat kita diberikan (rekomendasi) oleh orang di tahun atau tanggal yang sama gitu. Menurut saya perlu diperhatikan buku panduannya, supaya bisa lebih at least eligible untuk LPDP,” urai Gilang.

    2. Pahami Tujuan Sebelum dan Setelah Studi

    Gilang menuturkan pendaftar perlu memahami apa tujuan yang ingin dicapai ketika kuliah di luar negeri. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah melihat kesinambungan antara apa yang tengah dilakukan saat ini dengan kontribusi sebelumnya.

    “Mungkin bisa ditarik dari selama kita S1, kegiatan kita apa saja, pekerjaan kita,” katanya.

    Dari pengalaman dan kontribusi sebelumnya, knowledge gap atau pengetahuan yang belum diketahui akan calon awardee temukan. Knowledge gap inilah yang akan jadi alasan mengapa studi tersebut perlu dilakukan.

    “Jadi pahami kesinambungan antara past, present, sama future kita, di masa depan ingin jadi apa,” tandasnya.

    Menjadi beasiswa incaran pelajar Indonesia, persiapan dalam mendaftar LPDP bukan suatu hal yang bisa dianggap enteng. Selama persiapan Gilang juga merasa khawatir tidak lolos.

    “Selama proses (pendaftaran) sebenarnya worry aja. Tapi alhamdulillah lolos. Hambatan nggak berarti selama persiapan sudah matang,” tandasnya.

    Sebagai informasi, beasiswa LPDP tahap 2 tahun 2025 dibuka hingga 31 Juli 2025. Informasi pendaftaran bisa dilihat melalui laman resmi LPDP pada tautan https://lpdp.kemenkeu.go.id/.

    (det/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Zakat Indonesia 2025 Diperpanjang sampai 15 Juli, Begini Cara Daftarnya


    Jakarta

    Pendaftaran Beasiswa Zakat Indonesia 2025 masih dibuka hingga 15 Juli mendatang. Sebelumnya, pendaftaran beasiswa ini hanya dibuka sampai 11 Juli 2025.

    Pengumuman tersebut disampaikan oleh Beasiswa Baznas dalam Instagram resminya. Hal ini membuka kesempatan lebih luas bagi mahasiswa yang ingin mendaftar.

    Dilansir dari laman resmi Ditmawa UGM, Beasiswa Zakat Indonesia adalah beasiswa yang bertujuan untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu dan mengoptimalkan pemanfaatan dana zakat. Beasiswa ini merupakan kerja sama Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam melalui Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf bekerja sama dengan BAZNAS dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) tingkat nasional.


    Beasiswa Zakat Indonesia 2025 membuka pendaftaran untuk lulusan SMA/sederajat yang sudah diterima di perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi keagamaan Islam negeri (PTKIN). Pendaftaran dibuka melalui laman https://beasiswa.kemenag.go.id/.

    Manfaat Beasiswa Zakat Indonesia 2025

    Komponen beasiswa yang akan diberikan termasuk:

    1. Bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) selama 8 semester

    2. Biaya hidup sebesar Rp1.500.000,00 per bulan per mahasiswa diberikan selama 8 semester

    3. Laptop

    4. Tiket keberangkatan dan kepulangan dari daerah asal ke kampus (awal dan akhir studi)

    5. Pembinaan karakter, penanaman nilai, dan kontribusi pasca studi.

    Syarat Pendaftar Beasiswa Zakat Indonesia 2025

    1. Lulusan SMA/SMK sederajat (termasuk pesantren, muadalah, PDF Ulya) di bawah Kemenag dan Kemendikbud/Kemendikdasmen

    2. Diterima di PTN/PTKIN mitra ‘BeZakat’ pada rumpun studi: Saintek, Kesehatan, Ekonomi, Hukum dan Sosial, Pendidikan, Manajemen Zakat & Wakaf

    3. Muslim/Muslimah

    4. Berasal dari keluarga fakir/miskin dan/atau memiliki prestasi akademik/non akademik khususnya dakwah keagamaan bagi asnaf fisabilillah: hafiz 30 juz/pembina dakwah/aktivis keagamaan

    5. Tidak sedang menerima beasiswa lain

    6. Bersedia menunda menikah selama masa studi

    Program ini juga terbuka untuk mahasiswa yang berasal dari Daerah 3T, anak asli Papua dan penyandang disabilitas

    Dokumen Pendaftaran Beasiswa Zakat Indonesia 2025

    • Kartu Tanda Penduduk
    • Kartu Keluarga
    • Ijazah
    • Rapor 3 semester terakhir
    • Letter of Acceptance (LoA)
    • Formulir Pendaftaran Beasiswa
    • Surat Pernyataan komitmen dan Integritas
    • Surat rekomendasi format khusus
    • Esai Proyek Perubahan (1.000 – 1.500 kata) dengan tema Inovasi Berdampak/ Kolaborasi Berdampak / Pemberdayaan Berdampak / Kontribusi Berdampak
    • Surat penghasilan orang tua
    • Surat Keterangan Tidak Mampu
    • Surat keterangan bagi pendaftar khusus
    • Surat keterangan berprestasi kebutuhan asnaf fisabilillah seperti Penghafal Quran 30 Juz à Surat Keterangan yang dikeluarkan oleh Pondok Pesantren Tahfidz/Lembaga Tahfidz yang diakui oleh Kementerian Agama jika ada
    • Pembina kelompok binaan dakwah/guru mengaji atau aktivitas keagamaan lainnya

    Jadwal Seleksi Beasiswa Zakat Indonesia 2025

    Pendaftaran tanggal: 27 Juni-11 Juli 2025

    Seleksi administrasi: 16-22 Juli 2025

    Pengumuman administrasi: 24 Juli 2025

    Seleksi wawancara: 28-31 Juli 2025

    Pengumuman final:6 Agustus 2025

    Daftar PTN dan PTKIN Mitra Beasiswa Zakat Indonesia

    PTN

    Universitas Indonesia
    IPB University
    Institut Teknologi Bandung (ITB)
    Universitas Airlangga
    Universitas Brawijaya
    Universitas Hasanuddin
    Universitas Pendidikan Indonesia
    Universitas Padjadjaran
    Universitas Gadjah Mada
    Institut Teknologi Sepuluh Nopember
    Universitas Diponegoro

    PTKIN

    UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
    UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
    UIN Walisongo Semarang
    UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
    UIN Sunan Ampel Surabaya
    UIN Sunan Gunung Djati Bandung
    UIN Imam Bonjol Padang
    UIN Alauddin Makassar
    UIN Prof KH Saifuddin Zuhri Purwokerto
    UIN Raden Fatah Palembang

    Itulah informasi mengenai Beasiswa Zakat Indonesia 2025. Jangan sampai terlewat!

    (nir/faz)



    Sumber : www.detik.com

  • Bright Scholarship 2025 Dibuka, Bantuan Full UKT-Asrama untuk D4-S1



    Jakarta

    Bright Scholarship tahun ini telah dibuka untuk mahasiswa D4 dan S1. Pendaftaran masih dibuka hingga 10 Agustus 2025.

    Beasiswa ini disediakan oleh Lembaga Filantropi Islam YGM BriLian. Sasaran penerima beasiswa adalah mahasiswa yang mempunyai kesulitan finansial untuk membayar uang kuliah tunggal (UKT) atau membiayai kebutuhan hidup sehari-hari.

    Bright Scholarship bersifat fully funded. Hingga saat ini sudah ada lebih dari 25 perguruan tinggi negeri (PTN) yang menjadi mitra penerima beasiswa.


    Mengutip unggahan akun Instagram @ybmbrilian pada Rabu (23/7/2025), berikut syarat dan ketentuan daftar Bright Scholarship 2025:

    Komponen Pembiayaan Bright Scholarship 2025

    1. Pelunasan uang kuliah tunggal (UKT)
    2. Biaya hidup
    3. Fasilitas asrama
    4. Mendapatkan jejaring nasional dan internasional
    5. Program peningkatan kapasitas diri
    6. Pengalaman pemberdayaan masyarakat
    7. Dukungan student exchange dan kompetisi internasional.

    Syarat Penerima Bright Scholarship 2025

    • Warga negara Indonesia
    • Mahasiswa yang menempuh semester 1 jenjang D4/S1 di kampus mitra Bright Scholarship
    • Bertekad untuk berprestasi
    • Mempunyai pengalaman berorganisasi
    • Mempunyai keterbatasan ekonomi
    • Bisa membaca Al-Qur’an
    • Siap menjalani pembinaan selama di asrama.

    Dokumen Syarat Daftar Bright Scholarship 2025

    • Curriculum vitae (CV)
    • Personal statement
    • Scan/foto kartu tanda mahasiswa (KTM)
    • Scan/foto slip pembayaran kuliah
    • Scan/foto bukti diterima di PTN
    • Scan/foto kartu keluarga (KK) atau surat susunan keluarga
    • Foto rumah tampak depan dan ruangan keluarga
    • Scan/foto sertifikat penghargaan (jika punya)
    • Scan/foto salah satu dari dokumen ini: surat penghasilan orang tua/wali, kartu keluarga sejahtera (KKS), kartu peserta program keluarga harapan (PKH), kartu peserta program bantuan kepemerintahan, surat keterangan tidak mampu (SKTM) yang ditandatangani kepala desa/lurah.

    Cara Daftar Bright Scholarship 2025

    1. Penuhi syarat-syarat terlebih dahulu
    2. Isi formulir pendaftaran di laman https://brilianscholarship.id/bright/pendaftaran
    3. Masukkan email aktif, nama lengkap, NIK, informasi alamat, nomor handphone, akun Instagram, akun Linkedin dan lainnya
    4. Unggah scan/foto berkas
    5. Submit berkas
    6. Pendaftaran selesai
    7. Pelamar beasiswa dapat menunggu pengumuman lewat akun atau website resmi Bright Scholarship.

    PTN Mitra Bright Scholarship 2025

    Bagi putra, beasiswa hanya berlaku bagi mahasiswa yang berasal dari kampus berikut:

    1. Universitas Jambi
    2. Universitas Lampung
    3. Universitas Indonesia
    4. Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
    5. Institut Teknologi Bandung
    6. Universitas Gadjah Mada
    7. Universitas Soedirman
    8. Institut Teknologi Sepuluh Nopember
    9. Universitas Negeri Malang
    10. Universitas Mataram
    11. Universitas Tanjungpura

    Bagi putri, beasiswa hanya berlaku bagi mahasiswa yang berasal dari kampus berikut:

    1. Universitas Syiah Kuala
    2. Universitas Negeri Medan
    3. Universitas Riau
    4. Universitas Andalas
    5. Universitas Sriwijaya
    6. UIN Raden Intan Lampung
    7. IPB University
    8. Universitas Padjadjaran
    9. Universitas Diponegoro
    10. Universitas Negeri Semarang
    11. UIN Maulana Malik Ibrahim
    12. Universitas Lambung Mangkurat
    13. Universitas Hasanuddin
    14. Universitas Tadulako

    Tertarik menerima beasiswa Bright Scholarship 2025 ini? Daftar dan unggah dokumen-dokumennya sekarang yuk!

    (cyu/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Bright Scholarship 2025 Dibuka, Bantuan Full UKT-Asrama untuk D4-S1



    Jakarta

    Bright Scholarship tahun ini telah dibuka untuk mahasiswa D4 dan S1. Pendaftaran masih dibuka hingga 10 Agustus 2025.

    Beasiswa ini disediakan oleh Lembaga Filantropi Islam YGM BriLian. Sasaran penerima beasiswa adalah mahasiswa yang mempunyai kesulitan finansial untuk membayar uang kuliah tunggal (UKT) atau membiayai kebutuhan hidup sehari-hari.

    Bright Scholarship bersifat fully funded. Hingga saat ini sudah ada lebih dari 25 perguruan tinggi negeri (PTN) yang menjadi mitra penerima beasiswa.


    Mengutip unggahan akun Instagram @ybmbrilian pada Rabu (23/7/2025), berikut syarat dan ketentuan daftar Bright Scholarship 2025:

    Komponen Pembiayaan Bright Scholarship 2025

    1. Pelunasan uang kuliah tunggal (UKT)
    2. Biaya hidup
    3. Fasilitas asrama
    4. Mendapatkan jejaring nasional dan internasional
    5. Program peningkatan kapasitas diri
    6. Pengalaman pemberdayaan masyarakat
    7. Dukungan student exchange dan kompetisi internasional.

    Syarat Penerima Bright Scholarship 2025

    • Warga negara Indonesia
    • Mahasiswa yang menempuh semester 1 jenjang D4/S1 di kampus mitra Bright Scholarship
    • Bertekad untuk berprestasi
    • Mempunyai pengalaman berorganisasi
    • Mempunyai keterbatasan ekonomi
    • Bisa membaca Al-Qur’an
    • Siap menjalani pembinaan selama di asrama.

    Dokumen Syarat Daftar Bright Scholarship 2025

    • Curriculum vitae (CV)
    • Personal statement
    • Scan/foto kartu tanda mahasiswa (KTM)
    • Scan/foto slip pembayaran kuliah
    • Scan/foto bukti diterima di PTN
    • Scan/foto kartu keluarga (KK) atau surat susunan keluarga
    • Foto rumah tampak depan dan ruangan keluarga
    • Scan/foto sertifikat penghargaan (jika punya)
    • Scan/foto salah satu dari dokumen ini: surat penghasilan orang tua/wali, kartu keluarga sejahtera (KKS), kartu peserta program keluarga harapan (PKH), kartu peserta program bantuan kepemerintahan, surat keterangan tidak mampu (SKTM) yang ditandatangani kepala desa/lurah.

    Cara Daftar Bright Scholarship 2025

    1. Penuhi syarat-syarat terlebih dahulu
    2. Isi formulir pendaftaran di laman https://brilianscholarship.id/bright/pendaftaran
    3. Masukkan email aktif, nama lengkap, NIK, informasi alamat, nomor handphone, akun Instagram, akun Linkedin dan lainnya
    4. Unggah scan/foto berkas
    5. Submit berkas
    6. Pendaftaran selesai
    7. Pelamar beasiswa dapat menunggu pengumuman lewat akun atau website resmi Bright Scholarship.

    PTN Mitra Bright Scholarship 2025

    Bagi putra, beasiswa hanya berlaku bagi mahasiswa yang berasal dari kampus berikut:

    1. Universitas Jambi
    2. Universitas Lampung
    3. Universitas Indonesia
    4. Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
    5. Institut Teknologi Bandung
    6. Universitas Gadjah Mada
    7. Universitas Soedirman
    8. Institut Teknologi Sepuluh Nopember
    9. Universitas Negeri Malang
    10. Universitas Mataram
    11. Universitas Tanjungpura

    Bagi putri, beasiswa hanya berlaku bagi mahasiswa yang berasal dari kampus berikut:

    1. Universitas Syiah Kuala
    2. Universitas Negeri Medan
    3. Universitas Riau
    4. Universitas Andalas
    5. Universitas Sriwijaya
    6. UIN Raden Intan Lampung
    7. IPB University
    8. Universitas Padjadjaran
    9. Universitas Diponegoro
    10. Universitas Negeri Semarang
    11. UIN Maulana Malik Ibrahim
    12. Universitas Lambung Mangkurat
    13. Universitas Hasanuddin
    14. Universitas Tadulako

    Tertarik menerima beasiswa Bright Scholarship 2025 ini? Daftar dan unggah dokumen-dokumennya sekarang yuk!

    (cyu/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Grab 2025 Diperpanjang sampai 8 Agustus, Daftar di Link Ini



    Jakarta

    Pendaftaran Beasiswa Grab 2025 diperpanjang sampai 8 Agustus 2025. Sebelumnya, pendaftaran hanya dibuka hingga 31 Juli.

    Beasiswa Grab 2025 merupakan beasiswa yang dibuka untuk siswa SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA dan mahasiswa S1 yang sudah terdaftar di sekolah atau perguruan tinggi di Indonesia. Warga umum maupun anggota keluarga mitra Grab bisa mendaftar.

    Beasiswa ini akan mencangkup biaya hidup serta biaya pendidikan. Seperti apa rincian Beasiswa Grab 2025? Cek ketentuannya.

    Komponen Beasiswa Grab 2025

    Dikutip dari laman Benih Baik, berikut komponen beasiswa Grab 2025 GrabScholar:

    Bagi siswa: Bantuan biaya pendidikan berupa uang tunai, diberikan 1 kali, dengan pencairan bertahap.

    Bagi mahasiswa: Uang kuliah tunggal (UKT) selama maksimal 8 semester dan biaya hidup bulanan selama 4 tahun, jumlah ditentukan pihak penyelenggara beasiswa.

    Syarat Beasiswa Grab 2025 Siswa SD, SMP, SMA, dan SMK

    Siswa merupakan anggota keluarga para mitra Grab atau masyarakat umum.

    Siswa sudah terdaftar di SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/SMK/MA di Indonesia per Juli 2025.

    Rata-rata nilai rapor minimal 80

    Dokumen Pendaftaran Beasiswa Jenjang SD-SMA

    KTP calon penerima beasiswa, jika sudah punya KTP

    Kartu keluarga

    Surat keterangan sedang tidak menerima beasiswa lain, dapat diminta ke bagian administrasi sekolah

    Rapor siswa selama 2 semester terakhir

    Surat keterangan tidak mampu dari kantor kelurahan/desa setempat atau bukti tagihan listrik, tidak wajib (opsional).

    Syarat Beasiswa Grab 2025 Kuliah S1

    Pendaftar merupakan anggota keluarga para mitra Grab atau masyarakat umum

    Sudah terdaftar sebagai mahasiswa S1 semester 1 (bukan D3 dan bukan semester 2 ke atas) di universitas negeri maupun swasta di Indonesia untuk tahun ajaran 2025/2026 pada jurusan sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM), bisnis, dan keberlanjutan (sustainability).

    Rata-rata nilai rapor minimal 90 semasa SMA/SMK.

    Dokumen Pendaftaran Beasiswa Jenjang S1

    KTP calon penerima beasiswa

    Kartu keluarga

    Surat keterangan sedang tidak menerima beasiswa lain, dapat diminta ke bagian kemahasiswaan kampus

    Surat keterangan penerimaan mahasiswa atau letter of acceptance (LoA)

    Rapor SMA/SMK yang sudah dilegalisasi

    Ijazah SMA/SMK

    Surat keterangan lulus bagi lulusan Paket C atau homeschooling

    Motivation letter

    Surat keterangan tidak mampu dari kantor kelurahan/desa setempat atau bukti tagihan listrik, tidak wajib (opsional).

    Daftar Kampus Mitra Beasiswa Grab 2025

    IPB University

    Universitas Indonesia

    Institut Teknologi Bandung

    Universitas Diponegoro

    Universitas Brawijaya

    Universitas Padjadjaran

    Universitas Sriwijaya

    Jadwal Beasiswa Grab 2025 Jenjang SD-SMA

    Pendaftaran: 1-31 Juli 2025

    Seleksi administrasi: 1 Agustus-13 November 2025

    Pengumuman penerima beasiswa: 17 November 2025

    Jadwal Beasiswa Grab 2025 Jenjang Kuliah S1

    Pendaftaran: 1 Juli-8 Agustus 2025

    Seleksi administrasi: 9 Agustus-3 September 2025

    Pengumuman hasil seleksi administrasi: 4 September 2025

    Tes online: 8-26 September 2025

    Pengumuman hasil tes online: 10 Oktober 2025

    Wawancara: 13- 31 Oktober 2025

    Pengumuman penerima beasiswa: 17 November 2025

    Informasi lebih lanjut mengenai Beasiswa Grab 2025 dapat dicek melalui https://www.benihbaik.com/beasiswa-grab/. Tertarik mendaftar?

    (nir/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Grab 2025 Diperpanjang sampai 8 Agustus, Daftar di Link Ini



    Jakarta

    Pendaftaran Beasiswa Grab 2025 diperpanjang sampai 8 Agustus 2025. Sebelumnya, pendaftaran hanya dibuka hingga 31 Juli.

    Beasiswa Grab 2025 merupakan beasiswa yang dibuka untuk siswa SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA dan mahasiswa S1 yang sudah terdaftar di sekolah atau perguruan tinggi di Indonesia. Warga umum maupun anggota keluarga mitra Grab bisa mendaftar.

    Beasiswa ini akan mencangkup biaya hidup serta biaya pendidikan. Seperti apa rincian Beasiswa Grab 2025? Cek ketentuannya.

    Komponen Beasiswa Grab 2025

    Dikutip dari laman Benih Baik, berikut komponen beasiswa Grab 2025 GrabScholar:

    Bagi siswa: Bantuan biaya pendidikan berupa uang tunai, diberikan 1 kali, dengan pencairan bertahap.

    Bagi mahasiswa: Uang kuliah tunggal (UKT) selama maksimal 8 semester dan biaya hidup bulanan selama 4 tahun, jumlah ditentukan pihak penyelenggara beasiswa.

    Syarat Beasiswa Grab 2025 Siswa SD, SMP, SMA, dan SMK

    Siswa merupakan anggota keluarga para mitra Grab atau masyarakat umum.

    Siswa sudah terdaftar di SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/SMK/MA di Indonesia per Juli 2025.

    Rata-rata nilai rapor minimal 80

    Dokumen Pendaftaran Beasiswa Jenjang SD-SMA

    KTP calon penerima beasiswa, jika sudah punya KTP

    Kartu keluarga

    Surat keterangan sedang tidak menerima beasiswa lain, dapat diminta ke bagian administrasi sekolah

    Rapor siswa selama 2 semester terakhir

    Surat keterangan tidak mampu dari kantor kelurahan/desa setempat atau bukti tagihan listrik, tidak wajib (opsional).

    Syarat Beasiswa Grab 2025 Kuliah S1

    Pendaftar merupakan anggota keluarga para mitra Grab atau masyarakat umum

    Sudah terdaftar sebagai mahasiswa S1 semester 1 (bukan D3 dan bukan semester 2 ke atas) di universitas negeri maupun swasta di Indonesia untuk tahun ajaran 2025/2026 pada jurusan sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM), bisnis, dan keberlanjutan (sustainability).

    Rata-rata nilai rapor minimal 90 semasa SMA/SMK.

    Dokumen Pendaftaran Beasiswa Jenjang S1

    KTP calon penerima beasiswa

    Kartu keluarga

    Surat keterangan sedang tidak menerima beasiswa lain, dapat diminta ke bagian kemahasiswaan kampus

    Surat keterangan penerimaan mahasiswa atau letter of acceptance (LoA)

    Rapor SMA/SMK yang sudah dilegalisasi

    Ijazah SMA/SMK

    Surat keterangan lulus bagi lulusan Paket C atau homeschooling

    Motivation letter

    Surat keterangan tidak mampu dari kantor kelurahan/desa setempat atau bukti tagihan listrik, tidak wajib (opsional).

    Daftar Kampus Mitra Beasiswa Grab 2025

    IPB University

    Universitas Indonesia

    Institut Teknologi Bandung

    Universitas Diponegoro

    Universitas Brawijaya

    Universitas Padjadjaran

    Universitas Sriwijaya

    Jadwal Beasiswa Grab 2025 Jenjang SD-SMA

    Pendaftaran: 1-31 Juli 2025

    Seleksi administrasi: 1 Agustus-13 November 2025

    Pengumuman penerima beasiswa: 17 November 2025

    Jadwal Beasiswa Grab 2025 Jenjang Kuliah S1

    Pendaftaran: 1 Juli-8 Agustus 2025

    Seleksi administrasi: 9 Agustus-3 September 2025

    Pengumuman hasil seleksi administrasi: 4 September 2025

    Tes online: 8-26 September 2025

    Pengumuman hasil tes online: 10 Oktober 2025

    Wawancara: 13- 31 Oktober 2025

    Pengumuman penerima beasiswa: 17 November 2025

    Informasi lebih lanjut mengenai Beasiswa Grab 2025 dapat dicek melalui https://www.benihbaik.com/beasiswa-grab/. Tertarik mendaftar?

    (nir/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • 15 Provinsi Terbanyak Penerima Beasiswa LPDP, Mayoritas dari Pulau Jawa



    Jakarta

    Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) telah mengeluarkan daftar provinsi terbanyak penerima beasiswa LPDP 2024. Apa provinsi terbanyak?

    Menurut laporan tersebut, per 31 Desember 2024 ada 54.149 orang. penerima beasiswaLPDP yang telah memiliki kontrak dengan universitas di 45 negara di seluruh dunia. Negara dengan tujuan terbanyak penerimaLPDP 2024 adalah Indonesia yaitu 25.473 orang.


    Putra-putri terbaik bangsa itu tersebar dari seluruh provinsi di Indonesia. Namun, ada 15 provinsi terbanyak penyumbang penerima beasiswa LPDP 2024.

    15 Provinsi Terbanyak Penerima Beasiswa LPDP

    Menurut unggahan Instagram @lpdp_ri, berikut 15 provinsi terbanyak penerima beasiswa LPDP 2024:

    1. Jawa Barat (17,3%)
    Sebanyak 9.317 orang

    2. Jawa Timur (12,7%)
    Sebanyak 6.902 orang

    3. DKI Jakarta (11,8%)
    Sebanyak 6.412 orang

    4. Jawa Tengah (10,3%)
    Sebanyak 5.570 orang

    5. Daerah Istimewa Yogyakarta (5,3%)
    Sebanyak 2.852 orang

    6. Banten (4,7%)
    Sebanyak 2.564 orang

    7. Nusa Tenggara Timur (4,3%)
    Sebanyak 2.335 orang

    8. Sulawesi Selatan (4,3%)
    Sebanyak 2.337 orang

    9. Sumatera Utara (2,7%)
    Sebanyak 1.489 orang

    10. Sumatera Barat (2,5%)
    Sebanyak 1.358 orang

    11. Aceh (2,1%)
    Sebanyak 1.126 orang

    12. Maluku (1,9%)
    Sebanyak 1.010 orang

    13. Nusa Tenggara Barat (1,9%)
    Sebanyak 1.103 orang

    14. Lampung (1,6%)
    Sebanyak 886 orang

    15. Papua (1,6%)
    Sebanyak 865 orang

    10 Negara Favorit untuk Studi LPDP 2024

    Negara tujuan terbanyak penerima LPDP 2024 adalah Indonesia dengan total 25.473 orang. Jika melihat ke luar negeri, ada 10 negara lainnya yang menjadi negara favorit untuk studi LPDP, berikut daftarnya:

    1. Inggris Raya (United Kingdom/UK): 6.966 orang

    2. Australia: 4.373 orang

    3. Amerika Serikat: 2.624 orang

    4. Belanda: 2.479 orang

    5. Jepang: 714 orang

    6. Swedia: 373 orang

    7. Selandia Baru: 351 orang

    8. Jerman: 308 orang

    9. Singapura: 290 orang

    10. China: 248 orang

    10 Kampus Tujuan Studi LPDP Dalam Negeri Tahun 2024

    Jika di dalam negeri, penerima LPDP paling banyak memilih UGM sebagai kampus untuk melanjutkan studi pasca sarjana mereka. Diikuti dengan UI, ITB, dan IPB University. Berikut daftarnya:

    1. Universitas Gadjah Mada (UGM)

    Jumlah mahasiswa penerima LPDP: 6.187 orang

    2. Universitas Indonesia (UI)

    Jumlah mahasiswa penerima LPDP: 4.055 orang

    3. Institut Teknologi Bandung (ITB)

    Jumlah mahasiswa penerima LPDP: 2.433 orang

    4. IPB University

    Jumlah mahasiswa penerima LPDP: 1.636 orang

    5. Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

    Jumlah mahasiswa penerima LPDP: 1.227 orang

    6. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)

    Jumlah mahasiswa penerima LPDP: 1.151 orang

    7. Universitas Airlangga (Unair)

    Jumlah mahasiswa penerima LPDP: 1.001 orang

    8. Universitas Padjadjaran (Unpad)

    Jumlah mahasiswa penerima LPDP: 957 orang

    9. Universitas Brawijaya (UB)

    Jumlah mahasiswa penerima LPDP: 785 orang

    10. Universitas Hasanuddin (Unhas)

    Jumlah mahasiswa penerima LPDP: 671 orang

    Itulah 15 provinsi terbanyak penerima beasiswa LPDP 2024. Ada wilayahmu?

    (nir/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • 20 Kampus Tujuan Awardee LPDP Terbanyak di Dalam Negeri Tahun 2024, Cek!


    Jakarta

    Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) mengeluarkan laporan tahunan atau annual report LPDP 2024, Kamis (21/8/2025). Laporan ini memuat seluruh rangkaian perjalanan dan pencapaian LPDP selama 2024, termasuk tentang kampus tujuan yang menerima peserta terbanyak.

    Secara garis besar ada tujuh pekerjaan yang telah dikerjakan LPDP selama 2024. Seperti, mengelola Rp 154,11 triliun dana abadi di bidang pendidikan, merekrut 8.952 orang calon penerima beasiswa LPDP dalam 2 gelombang seleksi, mendukung keberlanjutan riset dengan dana Rp 443,831 miliar, hingga menyalurkan manfaat LPDP kepada 348 orang seniman dan budayawan.

    Selain itu, laporan ini juga memuat daftar 20 kampus tujuan dalam dan luar negeri yang menerima peserta LPDP terbanyak di 2024. Dikutip dari dokumen terkait, Kamis (21/8/2025) berikut ini daftar kampus tersebut khusus tujuan dalam negeri selengkapnya.


    20 Kampus Tujuan Studi Awardee LPDP Dalam Negeri Tahun 2024

    1. Universitas Gadjah Mada (UGM)

    • Jumlah awardee LPDP: 6.187 orang

    2. Universitas Indonesia (UI)

    • Jumlah awardee LPDP: 4.055 orang

    3. Institut Teknologi Bandung (ITB)

    • Jumlah awardee LPDP: 2.433 orang

    4. IPB University

    • Jumlah awardee LPDP: 1.636 orang

    5. Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

    • Jumlah awardee LPDP: 1.227 orang

    6. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)

    • Jumlah awardee LPDP: 1.151 orang

    7. Universitas Airlangga (Unair)

    • Jumlah awardee LPDP: 1.001 orang

    8. Universitas Padjadjaran (Unpad)

    • Jumlah awardee LPDP: 957 orang

    9. Universitas Brawijaya (UB)

    • Jumlah awardee LPDP: 785 orang

    10. Universitas Hasanuddin (Unhas)

    • Jumlah awardee LPDP: 671 orang

    11. Universitas Negeri Malang (UM)

    • Jumlah awardee LPDP: 637 orang

    12. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)

    • Jumlah awardee LPDP: 596 orang

    13. Universitas Diponegoro (Undip)

    • Jumlah awardee LPDP: 521 orang

    14. Institut PTIQ Jakarta

    • Jumlah awardee LPDP: 460 orang

    15. Universitas Sebelas Maret (UNS)

    • Jumlah awardee LPDP: 440 orang

    16. Universitas Negeri Jakarta (UNJ)

    • Jumlah awardee LPDP: 319 orang

    17. Universitas Udayana

    • Jumlah awardee LPDP: 228 orang

    18. UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

    • Jumlah awardee LPDP: 206 orang

    19. Universitas Negeri Makassar (UNM)

    • Jumlah awardee LPDP: 191 orang

    20. Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

    • Jumlah awardee LPDP: 139 orang

    Bila ingin melihat laporan tahunan LPDP 2024 secara lebih lengkap, detikers bisa mengujungi tautan http://s.kemenkeu.go.id/ARLPDP.

    Demikianlah daftar 20 kampus penerima peserta LPDP terbanyak di dalam negeri tahun 2024. Apakah salah satunya ada kampus impianmu detikers?

    (det/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Pelatihan Guru SMA-SLB Segera Dibuka! Dilatih Kampus Aussie-Jepang-China



    Jakarta

    Beasiswa pelatihan teknis bagi guru pendidikan menengah dan pendidikan khusus segera dibuka! Bidang apa dan apa saja syaratnya?

    Dari laman akun Instagram @gtkdikmendiksus, Direktorat Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus (Dit Guru PMPK) segera membuka kesempatan untuk belajar bersama Universitas Luar Negeri Terbaik dari Australia, Jepang dan China.

    Sasarannya adalah guru Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Sekolah Luar Biasa (SLB).


    5 Bidang Pelatihan Teknis

    Ada 5 bidang pelatihan teknis yang akan dibuka, demikian dilansir dari laman GTK Dikdasmen, Rabu (20/8/2025).

    1. Program Beasiswa Pelatihan Teknis Bidang STEM

    Bertujuan untuk membantu guru dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilannya sehingga dapat melaksanakan pembelajaran berbasis STEM melalui penerapan PBL (Project Based Learning) bekerja sama dengan Monash University, Australia.

    2. Program Beasiswa Pelatihan Teknis Bidang Bimbingan dan Konseling

    Topik Program Pembelajaran Profesional pada Layanan Bimbingan Konseling Sekolah untuk Mendukung Pengembangan murid Abad 21 bertujuan memberdayakan guru untuk secara efektif membimbing murid melalui kompleksitas kehidupan modern, memastikan murid tidak hanya cakap secara akademis tetapi juga tangguh secara sosial, emosional, dan psikologis melalui beasiswa Pelatihan Teknis bekerja sama dengan Monash University, Australia.

    3. Program Beasiswa Pelatihan Teknis Bidang Literasi dan Numerasi

    Bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi melalui penerapan strategi pengajaran yang inovatif dan kreatif. Program ini dirancang untuk memberikan keterampilan dan pengetahuan praktis kepada guru, khususnya yang mengajar di SMA, SMK dan SLB, dalam mengembangkan metode pengajaran yang mampu meningkatkan keterampilan membaca, menulis, dan berhitung murid dengan pendekatan yang menyenangkan dan interaktif yang bekerja sama dengan Flinders University, Australia.

    4. Program Beasiswa Pelatihan Teknis Bidang Kecerdasan Artifisial

    Pelatihan ini untuk guru pendidikan menengah bertujuan memberikan pemahaman mengenai konsep dasar dari kecerdasan artifisial, pemanfaatannya dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas, serta aspek etika serta implikasi sosialnya bekerjasama dengan Tianjin University China.

    5. Program Beasiswa Pelatihan Teknis Bidang Pendidikan Inklusif

    Dengan topik Pendekatan Inklusif dalam Mendukung Keberagaman Murid di Kelas dirancang untuk mengintegrasikan teori dan praktik pendekatan inklusif dalam konteks pembelajaran nyata di kelas, mencakup pemahaman mengenai konsep dasar pendidikan inklusif, keberagaman murid di kelas, pendekatan inklusif melalui pembelajaran yang akomodatif, dan kolaborasi dalam pendidikan inklusif bekerja sama dengan Hiroshima University, Jepang.

    Persyaratan Melamar Beasiswa

    Berikut persyaratan buat para guru SMA-SMK dan SLB yang hendak melamar beasiswa pelatihan teknis:

    1. Warga Negara Indonesia
    2. Berusia maksimal 50 tahun pada 31 Desember 2025
    3. Memiliki kemampuan penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)
    4. Sudah mengajar/membimbing/bertugas paling sedikit 2 (dua) tahun terakhir di satuan pendidikan SMA, SMK, dan/atau SLB di Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia;
    5. Sekurang-kurangnya memiliki kualifikasi akademik studi program strata satu (S1/DIV) jurusan matematika, fisika , kimia, biologi, teknik dan ilmu komputer;
    6. Mengisi formulir pendaftaran pada laman https://gtk.kemendikdasmen.go.id/pelatihanteknis;
    7. Mengunggah hasil pindai (scan) Kartu Tanda Penduduk (KTP);
    8. Mengunggah hasil pindai (scan) Surat Keputusan Pengangkatan Guru ASN, atau Surat Keputusan Pengangkatan Guru tetap Yayasan;
    9. Mengunggah hasil pindai (scan) Ijazah dan transkrip nilai S-1/DI-V (IPK minimal 3,00 skala 4,00) yang telah dilegalisir;
    10.Mengunggah hasil pindai (scan) sertifikat kemampuan Bahasa Inggris yang masih berlaku dengan skor minimal TOEFL ITP 450/TOEFL iBT 45/IELTS 5.0/Duolingo English Test 75/English Score 290 (Dikecualikan bagi peserta yang pendidikan sebelumnya menggunakan Bahasa Inggris sebagai Bahasa Pengantar Utama dibuktikan dengan pindai (scan) ijazah yang dikeluarkan oleh perguruan tinggi luar negeri dengan masa lulus tidak lebih dari 2 tahun terhitung dari tanggal pendaftaran);
    11. Mengunggah hasil pindai (scan) surat pernyataan calon Peserta penerima Program Pelatihan Teknis (format lampiran 1).
    12. Mengunggah hasil pindai (scan) surat rekomendasi dari atasan (format lampiran 2);
    13. Mengunggah hasil pindai (scan) esai/personal statement (format lampiran 3); dan
    14. Sehat jasmani dan rohani dibuktikan dengan Surat Keterangan dari rumah sakit/puskesmas dan/atau surat keterangan berkebutuhan khusus bagi yang memiliki kebutuhan khusus.

    Alur Pendaftaran Beasiswa Pelatihan Teknis

    Berikut alur pendaftaran Pelatihan Teknis GTKPG Kemendikdasmen:

    1. Pahami Syarat dan Siapkan Berkas Persyaratan Pelatihan Teknis

    Pastikan anda telah membaca dan memahami syarat, ketentuan serta menyiapkan berkas yang akan diunggah untuk mendaftar pelatihan teknis yang dituju.

    2. Daftar Pelatihan Teknis dan Lengkapi Profil

    Daftar pelatihan teknis melalui link yang tersedia dalam Portal Pelatihan Teknis GTKPG dan Lengkapi Profil Anda.

    3. Unggah Dokumen sesuai syarat Pelatihan Teknis yang dituju

    Unggah Semua Dokumen sesuai dengan informasi syarat pelatihan teknis yang dituju melalui Portal Pelatihan Teknis GTKPG.

    4. Tunggu Verifikasi dan Pengumuman Penerima Pelatihan Teknis

    Tunggu proses verifikasi dan pengumuman penerima pelatihan teknis yang akan dilakukan Kemendikdasmen

    Keterangan lengkap bisa dibaca di sini.

    (nwk/pal)



    Sumber : www.detik.com