Tag: unnes

  • 5 Tips Lolos Beasiswa Tanpa Nilai Rapor Tinggi


    Jakarta

    Nilai rapor bukan satu-satunya penentu kesuksesan beasiswa! Kalau nilai rapormu tak tinggi-tinggi sekali, maka tonjolkan sisi-sisi nonakademik. Simak 5 tips ini.

    1. Jangan Malas Riset

    Nilai rapormu boleh tak tinggi-tinggi sekali asal jangan malas. Jangan malas riset, mencari tahu, memelototi dan mempelajari syarat-syarat administrasi beasiswa, terutama beasiswa yang menonjolkan prestasi nonakademik.

    Dini Agustina, SIkom, M IKom, sebagai penerima Beasiswa Unggulan pada tahun 2018 jenjang magister, memberikan tips pertama. Agar lolos seleksi berkas awal, kita harus mempersiapkan administrasi secara lengkap sesuai aturan yang tertulis dalam buku panduan beasiswa, demikian seperti dilansir dari laman Kemdikbud.


    2. Sorot Pengalaman Kepemimpinan

    Beberapa kampus di Indonesia membuka jalur penerimaan dan beasiswa berdasarkan riwayat kepemimpinan selama di sekolah seperti OSIS. Umumnya, jalur OSIS ini masuk dalam kategori jalur prestasi. Oleh karena itu, pelamar wajib melampirkan bukti dokumen prestasi sebagai pengurus OSIS.

    Di tahun 2025 ini, dari arsip detikEdu, kampus yang memiliki jalur Ketua OSIS adalah IPB University, Universitas Negeri Semarang (Unnes) dan Universitas Diponegoro (Undip).

    Jalur OSIS Undip 2025 mensyaratkan nilai rata-rata rapor per semester 70 (skala 100). Jalur OSIS IPB University tak mensyaratkan nilai rapor sama sekali, tetapi mesti ada:
    – Surat kepala sekolah yang menyatakan siswa benar bersekolah di sana dan pernah menjadi ketua OSIS selama minimal satu periode.
    – Surat keputusan kepala sekolah tentang pengangkatan pelamar sebagai ketua OSIS.

    3. Tonjolkan Prestasi Nonakademik

    Bila nilai akademikmu pas-pasan, kamu bisa menonjolkan prestasi nonakademikmu. Contohnya, IPB University menerima mahasiswa dari jalur Prestasi Internasional dan Nasional (PIN) seperti:

    • Olahraga
    • Hafiz Al-Quran
    • Pramuka
    • Seni
    • Debat bahasa Inggris, Arab, Mandarin, Rusia, Prancis, Spanyol.

    Beberapa kampus hingga pemerintah bahkan menyediakan beasiswa atlet. Pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) bekerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) resmi meluncurkan Program Beasiswa Keolahragaan.

    Program ini memberikan kesempatan kepada atlet aktif, mantan atlet, serta tenaga profesional di bidang olahraga untuk menempuh pendidikan pada jenjang magister dan doktor, baik di dalam maupun luar negeri. Langkah ini menandai komitmen nyata pemerintah dalam menjadikan olahraga bukan hanya sebagai prestasi sesaat, tetapi sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia unggul berkelanjutan, demikian dilansir dari laman Kemenpora, Rabu (9/7/2025).

    4. Buat Esai Personal yang Menggugah

    Ada beberapa beasiswa yang mensyaratkan untuk menulis esai. Dilansir dari laman Universitas Multimedia Nusantara (UMN), menulis esai yang baik, menggugah, realistis, rendah hati, dan jujur bisa membantumu untuk mendapatkan beasiswa.

    Usahakan kepribadianmu bisa terlihat dari esai itu. Kamu bisa menceritakan masalah terberat dalam hidup kamu, dan bagaimana kamu menghadapinya. Beasiswa cenderung memiliki tema. Jika bisa, sesuaikan esaimu dengan tema beasiswanya. Kamu harus bisa meyakinkan penyedia beasiswa bahwa kamu pantas untuk mendapatkan beasiswa tersebut!

    Dini Agustina menyarankan esai dapat menceritakan tujuan kita ke depan setelah meraih beasiswa ini. Tips lainnya yaitu isi esai sebaiknya dikaitkan dengan jurusan kuliah yang akan kita ambil dalam beasiswa ini.

    Misalnya, jika berniat meraih Beasiswa Unggulan untuk jurusan hukum, maka ceritakan target, tujuan, dan harapan yang ingin kita capai seandainya dapat berkuliah dengan beasiswa di sana.

    5. Dapatkan Rekomendasi yang Personal

    Surat rekomendasi beasiswa adalah dokumen resmi yang ditulis oleh seseorang yang memiliki hubungan profesional atau akademik dengan pelamar. Surat rekomendasi dari guru atau dosen yang mendeskripsikan etika kerja, ketekunan, dan potensi bisa lebih dipercaya daripada nilai rapor.

    Surat ini penting karena bertujuan untuk memberikan penilaian objektif mengenai kelayakan pelamar dalam menerima beasiswa, berdasarkan pengamatan langsung terhadap kemampuan, etika kerja, dan potensi yang dimiliki oleh pelamar.

    (nwk/twu)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / jess bailey
  • Reminder Beasiswa Kuliah Van Deventer-Maas Indonesia Ditutup 10 Maret, Buruan Daftar!



    Jakarta

    Beasiswa Van Deventer-Maas Indonesia akan segera menutup pendaftaran pada 10 Maret 2025. Adapun beasiswa ini dibuka untuk mahasiswa jenjang D3, D4, dan S1.

    Melansir dari laman resminya, Beasiswa VanDeventer-Maas Indonesia merupakan beasiswa pendidikan tinggi untuk meneruskan studi hingga lulus bagi mahasiswa dari kalangan ekonomi kurang. Selain itu, beasiswa ini juga hanya dibuka bagi mahasiswa dari 33 kampus mitra.

    Daftar Kampus Mitra Beasiswa Beasiswa Van Deventer-Maas Indonesia 2025

    Berikut kampus mitra Beasiswa Van Deventer-Maas Indonesia 2025:


    Universitas Gadjah Mada (UGM)

    Universitas Negeri Medan (Unimed)

    IPB University

    Universitas Sumatera Utara (USU)

    Universitas Padjadjaran (Unpad)

    Universitas Negeri Padang (UNP)

    Universitas Negeri Semarang (Unnes)

    Universitas Andalas (Unand)

    Universitas Airlangga (Unair)

    Universitas Nusa Cendana (Undana)

    Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW)

    Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW)

    Universitas Hasanuddin (Unhas)

    Universitas Pattimura (Unpatti)

    Universitas Lambung Mangkurat (Unlam)

    Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS)

    Universitas Atma Jaya Makassar (UAJM)

    Universitas Tanjungpura (Untan)

    Universitas Sam Ratulangi (Unsrat)

    Institut Teknologi Bandung (ITB)

    Institut Teknologi Sepuluh November (ITS)

    Universitas Katolik De La Salle (Usalle)

    Universitas Katolik Soegijapranata (Usoegi)

    Universitas Flores (Unflor)

    Universitas Bung Hatta(UBH)

    Universitas Hang Tuah (UHT)

    Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira)

    STIKOM Uyelindo, Kupang

    Universitas Sanatha Dharma (USD)

    Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM)

    Universitas Negeri Gorontalo (UNG)

    Universitas Kristen Wira Wacana (Unwina)

    Universitas Islam Indonesia Yogyakarta (UII)

    Universitas Palangka Raya (UPR)

    Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP)

    Komponen Beasiswa Van Deventer-Maas Indonesia 2025

    Beasiswa Van Deventer-Maas Indonesia meliputi:

    Uang saku Rp 800 ribu per bulan, dikirimkan ke rekening mahasiswa masing-masing

    Bonus TOEFL (jika melaksanakan, satu kali)

    Bonus ujian kelulusan

    Program peningkatan kapasitas diri Van Deventer-Maas Indonesia bagi mahasiswa terpilih

    Beasiswa diberikan pada semester 2-6 bagi mahasiswa S1/D4 dan semester 2-4 bagi mahasiswa D3. Beasiswa dapat tidak diberikan periode tersebut jika:

    IPK mahasiswa turun menjadi di bawah 3.00

    Cuti kuliah

    Tanpa konfirmasi penerima beasiswa atau tanpa kabar dalam periode tertentu

    Syarat Beasiswa Beasiswa Van Deventer-Maas Indonesia 2025

    Mahasiswa S1/D4 semester 2-6 atau mahasiswa D3 semester 2-4

    Usia tidak lebih dari 27 tahun

    Terbatas secara ekonomi, dibuktikan dengan surat keterangan tidak mampu dan/atau surat rekomendasi terkait kondisi keuangan yang diterbitkan oleh pihak perguruan tinggi

    IPK tidak kurang dari 3.00

    Aktif berorganisasi atau berkomunitas sosial

    Diutamakan mahir berbahasa Inggris

    Tidak menerima beasiswa lainnya.

    Syarat Bidang Studi Beasiswa Van Deventer-Maas Indonesia 2025

    Pelamar disyaratkan berasal dari bidang studi:

    Akuntansi

    Agrikultur

    Perikanan

    Peternakan

    Arsitektur

    Seni dan budaya

    Seni dan desain

    Biologi

    Kimia

    Komunikasi

    Ilmu ekonomi

    Pendidikan

    Teknik

    Bahasa Inggris

    Manajemen keuangan

    Kehutanan

    Geografi

    Sosiologi

    Antropologi

    Kesehatan/kedokteran

    Sejarah

    Teknologi/teknologi telekomunikasi

    Manajemen

    Matematika

    Fisika

    Statistik

    Hukum

    Ilmu Politik

    Syarat Dokumen Beasiswa Van Deventer-Maas Indonesia 2025

    Yayasan Van Deventer-Maas Indonesia 2025 tidak mensyaratkan dokumen di awal masa pendaftaran. Namun, mahasiswa bisa menyiapkannya dari sekarang. Berikut dokumen persyaratannya:

    Surat keterangan tidak mampu (SKTM) dari kelurahan atau surat rekomendasi perguruan tinggi dari rektor/dekan/kepala prodi yang menyatakan kondisi perekonomian keluarga asal mahasiswa bersangkutan

    Transkrip akademik terakhir dengan IPK minimal 3.00

    Dokumen pendapatan atau slip gaji orang tua minimal 2 bulan terakhir jika bekerja di institusi atau kantor swasta.

    Dokumen pernyataan pendapatan orang tua/wali jika berwirausaha, dibubuhi meterai Rp 10 ribu dan ditandatangani, serta dilegalisasi kelurahan.

    Salinan KTP dan KTM

    Salinan Kartu Keluarga (KK)

    Salinan halaman pertama buku tabungan yang memuat nomor rekening mahasiswa (hanya untuk mahasiswa yang terpilih)

    Bukti tagihan listrik minimal 2 bulan terakhir atau electricity. Jika tidak ada, sertakan surat pernyataan besar tagihan listrik/tidak memakai listrik yang ditandatangani dan dicap pihak kelurahan

    Esai sepanjang minimal 1,5 halaman A4 dengan font palatino linotype ukuran 11, spasi 1, yang menerangkan tentang:

    – Mahasiswa sendiri, termasuk keluarga, studi, kegiatan sosial

    – Pengetahuan tentang Van Deventer-Maas Indonesia

    – Alasan Van Deventer-Maas Indonesia harus memilih kamu sebagai penerima beasiswa

    – Manfaat beasiswa ini bagi kamu jika terpilih sebagai grantee

    – Hal yang akan dilakukan untuk sekitar setelah menerima beasiswa.

    Dokumen di atas akan dikirimkan oleh perguruan tinggi mahasiswa yang bersangkutan ke kantor Yayasan van Deventer-Maas Indonesia di Yogyakarta untuk diseleksi. Apabila terpilih, mahasiswa dan kampus (mewakili YVDMI) akan meneken kontrak beasiswa.

    Informasi lebih lanjut mengenai Beasiswa Van Deventer-Maas Indonesia 2025 dapat dicek melalui https://vandeventermaas.or.id dan akun Instagram @yvdmi. Jangan sampai terlewat, ya!

    (nir/nah)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / susan q yin
  • Beasiswa Indonesia Bangkit 2025 Akan Dibuka, Siapkan Syarat Ini dari Sekarang!


    Jakarta

    Kementerian Agama (Kemenag) akan membuka Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2025. Peminat beasiswa ini dapat menyiapkan syarat sertifikat bahasa Inggris TOEFL dari sekarang.

    Kabar tersebut disampaikan Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma), Sekretariat Jenderal (Setjen) Kemenag Ruchman Basori dalam sosialisasi beasiswa Kemenag pada dosen dan pejabat akademik Institut Bakti Negara (IBN) Tegal.

    “BIB Kemenag 2025, insya Allah akan ada rekrutmen baru, dalam dua bulan mendatang,” ucap Ruchman pada Jumat (31/1/2025), dikutip dari laman Kemenag, Senin (3/2/2025).


    “Persiapkan diri para dosen dan tenaga kependidikan, seperti TOEFL, daya juang, dan daya tahan. Dan tak kalah pentingnya adalah lulus tes seleksi, salah satunya wawancara,” imbuhnya.

    Beasiswa Indonesia Bangkit adalah program kolaborasi Kemenag dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan. Beasiswa BIB sejak 2022 antara lain dibuka untuk kuliah di dalam dan luar negeri pada program S1/D4, magister, doktoral, dan nongelar bagi guru dan dosen, pegawai Kemenag, serta calon dosen termasuk mahasiswa berprestasi.

    “Sampai 2025, kurang lebih 6.000 orang keluarga besar Kemenag telah ambil bagian mendapatkan beasiswa BIB dan Dana Abadi Pesantren Kemenag RI,” kata Doktor Manajemen Kependidikan Universitas Negeri Semarang (Unnes) tersebut.

    Beasiswa Indonesia Bangkit

    Berikut komponen Beasiswa Indonesia Bangkit program gelar berdasarkan rekrutmen beasiswa penuh program gelar sebelumnya:

    Biaya Pendidikan

    • Biaya pendaftaran
    • Biaya SPP (tuition fee)
    • Bantuan penelitian skripsi/tesis/disertasi
    • Bantuan seminar internasional (S2/S3)
    • Bantuan publikasi jurnal internasional (S2/S3)

    Biaya Pendukung

    • Transportasi
    • Asuransi kesehatan
    • Biaya hidup bulanan (living cost)
    • Settlement allowance
    • Family allowance (S3)
    • Biaya aplikasi visa/residence permit (luar negeri)
    • Dana darurat

    Biaya Tambahan Disabilitas

    • Biaya transportasi pendamping
    • Biaya asuransi kesehatan pendamping
    • Biaya pendukung lainnya yang disetujui

    Biaya Peningkatan Kemampuan Bahasa (Afirmasi)

    • Biaya program
    • Biaya hidup bulanan
    • Biaya transportasi
    • Biaya pendidikan

    Syarat Beasiswa Indonesia Bangkit

    Berdasarkan penerimaan BIB sebelumnya, berikut syarat umum beasiswa yang bisa dilengkapi dari sekarang:

    • KTP
    • Ijazah atau surat keterangan lulus
    • Transkrip nilai dari perguruan tinggi terakreditasi jika melamar S2/S3
    • Rapor bagi pelamar S1/D4
    • Bukti korespondensi dengan calon supervisor bagi pelamar S3
    • Sertifikat kompetensi bahasa Inggris seperti TOEFL ITP, TOEFL IBT, TOEFL CBT, TOEIC, IELTS, Duolingo English Test, atau sertifikat dari PTKIN/PTN bersangkutan (cek kembali syarat spesifik bahasa Inggris yang ditentukan kampus tujuan masing-masing)
    • Surat rekomendasi dari kepala satuan pendidikan atau tokoh masyarakat
    • Bagi pelamar S2, siapkan rencana studi 1.500-2.000 kata berisi:
      – Alasan pemilihan prodi
      – Topik yang akan ditulis pada tesis/bentuk lain
      – Rencana studi awal-akhir semster
      – Aktivitas nonakademik yang akan dilakukan
      – Tulisan dalam bahasa Indonesia bagi yang hendak melamar S2 dalam negeri
    • Personal statement/motivasi diri sesuai format
    • Jika sudah bekerja, sertakan surat izin pimpinan, surat keterangan masa kerja, dan surat pernyataan bebas tugas dari pimpinan yakni:
      – Pimpinan peguruan tinggi asal, dekan atau rektor bagi peserta dosen perguruan tinggi
      – Pimpinan bidang SDM di perguruan tinggi atau kepala biro SDM bagi peserta tenaga kependidikan perguruan tinggi
      – Pejabat eselon 1 atau 2 untuk tenaga kependidikan di Kemenag
      – Kepala Kanwil Kemenag setempat untuk ASN nonperguruan tinggi
      – Ketua instansi tempat bertugas
    • Pelamar S3 menyertakan rencana penelitian atau karya akademik lain sesuai format

    Informasi BIB 2025 bisa dipantau di https://beasiswa.kemenag.go.id. Selamat menyiapkan diri untuk mendaftar Beasiswa Indonesia Bangkit 2025, detikers!

    (twu/nah)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • 12 Beasiswa yang Disediakan Unnes bagi Mahasiswa Baru, Tertarik?



    Jakarta

    Mau masuk Universitas Negeri Semarang (Unnes) tapi masih bingung karena biaya? Tak perlu khawatir, kampus negeri satu ini telah menyediakan beragam beasiswa bagi mahasiswa.

    Sebelumnya, calon mahasiswa yang ingin masuk Unnes harus tahu dulu jalur masuk kampus ini. Ada tiga jalur masuk yang dibuka yakni Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT), dan Seleksi Mandiri.

    Untuk jalur SNBP dan SNBT pendaftarannya sudah ditutup. Bagi detikers yang belum sempat daftar atau gagal lewat jalur SNBP atau SNBT masih bisa mencoba Seleksi Mandiri.


    Khusus jalur Seleksi Mandiri, biasanya biaya pendidikan yang harus dibayar lebih mahal dibandingkan SNBP atau SNBT. Namun, detikers tak perlu khawatir karena Unnes telah menyediakan 12 beasiswa di tahun ini.

    Apa saja beasiswa tersebut? Melansir website resmi kampus, berikut di antaranya:

    Daftar Beasiswa Unnes 2024

    1. BBP-PPA

    Beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (PPA) dan Bantuan Biaya Pendidikan Peningkatan Prestasi Akademik (BBP PPA) adalah beasiswa yang diberikan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek).

    Beasiswa ini disalurkan kepada kampus negeri maupun swasta. Sasaran beasiswa BBP-PPa adalah mahasiswa aktif dan berprestasi.

    2. PPA

    Beasiswa PPA juga diberikan oleh Kemendikbudristek bagi mahasiswa yang aktif berprestasi. Untuk mendapat beasiswa ini mahasiswa harus aktif secara akademik maupun dalam kegiatan kemahasiswaan.

    Mahasiswa yang mendapat beasiswa PPA akan dijamin biaya pendidikannya dan uang saku bulanan untuk membantu mahasiswa memenuhi kebutuhan hidup.

    3. KIP Kuliah

    Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah adalah salah satu beasiswa yang populer di kalangan mahasiswa. Bagaimana tidak, beasiswa ini memang diperuntukkan bagi mahasiswa yang terbatas secara ekonomi tetapi punya potensi berprestasi.

    Cakupan pembiayaan KIP Kuliah antara lain biaya pendidikan selama 4 tahun dan biaya hidup per bulan yang besarannya disesuaikan dengan kategori wilayah kampus.

    4. ADik

    Beasiswa ADik juga salah satu program dari Kemendikbudristek, Beasiswa ini dikhususkan bagi mahasiswa yang mempunyai keterbatasan finansial dan berasal dari wilayah tertinggal, terluar, terdalam (3T).

    5. Yayasan Salim

    Yayasan Salim adalah mitra Unnes yang menggelontorkan beasiswa bagi mahasiswa. Bantuan dari Yayasan Salim akan disalurkan kepada mahasiswa S1 dalam bentuk bantuan uang saku Rp 500 ribu per bulan selama satu tahun.

    6. Bank Indonesia

    Bank Indonesia (BI) menyalurkan beasiswa kepada beberapa kampus salah satunya Unnes. Beasiswa BI memberikan bantuan untuk biaya pendidikan, tunjangan studi, dan biaya hidup.

    7. Bank BTN

    Beasiswa Bank BTN adalah jenis beasiswa ikatan dinas. Beasiswa ini diberikan kepada mahasiswa semester akhir dengan kuota cukup terbatas.

    8. VDMS

    Beasiswa Van Deventer Maas Indonesia memberikan bantuan biaya hidup sebesar Rp 750 ribu per bulan. Penerima akan mendapatkan bantuan hingga masa akhir studinya yakni empat tahun untuk S1/D4 atau tiga tahun untuk D3.

    9. Supersemar

    Beasiswa Supersemar adalah bantuan yang disediakan oleh Yayasan Supersemar bagi pelajar dan mahasiswa. Penerima beasiswa ini akan memperoleh dana biaya pendidikan.

    10. Djarum

    Beasiswa Djarum menyediakan dana pendidikan bagi banyak universitas di Indonesia. Bagi detikers yang masuk Unnes, maka bisa juga mencoba daftar beasiswa ini.

    Selain mendapat bantuan dana, keuntungan dari awardee beasiswa ini adalah mendapatkan pelatihan character building, leadership development, dan nation building.

    11. Atlet

    Seperti namanya, beasiswa Atlet diperuntukkan mahasiswa yang berprestasi di bidang olahraga. Mahasiswa yang meraih prestasi nasional dan internasional bisa dibebaskan uang kuliahnya.

    12. Lazis

    Mahasiswa Unnes juga bisa berkesempatan mendapat beasiswa Lazis. Beasiswa ini disediakan oleh Rumah Amal Lazis bagi mahasiswa yang mempunyai hafalan Al-Quran minimal 20 juz.

    Itulah beberapa beasiswa yang disediakan Unnes. Detikers ingin coba beasiswa mana?

    (cyu/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Kuliah Nyambi Jadi Buruh Mebel, Khoiri Jadi Wisudawan Berprestasi Undip



    Jakarta

    Menjadi wisudawan berprestasi adalah dambaan setiap mahasiswa. Begitu pula bagi Muhammad Khoiri, lulusan Ilmu Pemerintahan Universitas Diponegoro (Undip) yang baru saja menutup perjalanan studinya dengan catatan membanggakan.

    Namun, jalan yang ditempuh Khoiri tidak semulus kebanyakan mahasiswa lain. Di saat rekan-rekannya bisa fokus belajar, ia harus membagi waktu antara kuliah dan bekerja sebagai buruh mebel demi membiayai pendidikannya.

    Perjuangan itu berbuah manis. Dalam wisuda ke-179 Undip pada 12 Oktober lalu, Khoiri dinobatkan sebagai salah satu wisudawan berprestasi dengan predikat cumlaude dan IPK 3,94. Sebuah pencapaian yang menjadi bukti ketekunan dan daya juang luar biasa.


    Bekerja di Pabrik Selama Kuliah

    Perjalanan akademiknya pun bermula bukan dari ruang kuliah, melainkan dari lantai pabrik. Setelah gagal lolos seleksi perguruan tinggi pada 2019, Khoiri memilih bekerja sambil menabung, sembari terus belajar agar bisa mencoba lagi di tahun berikutnya.

    Kini, kerja keras itu terbayar lunas. Dari tangan yang dulu memahat kayu, kini ia menorehkan prestasi emas di dunia akademik.

    “Saya belajar sabar dan tekun. Tahun berikutnya, saya diterima di Undip lewat jalur UTBK, pilihan pertama saya,” kata Khoiri dalam laman Undip, dikutip pada Jumat (17/10/2025).

    Kuliah, Kerja, dan Organisasi Jalan Bersamaan
    Memasuki dunia perkuliahan bukan berarti perjuangan Muhammad Khoiri usai. Justru di kampus, tantangannya semakin berat. Ia harus tetap bekerja demi memenuhi kebutuhan hidup sekaligus membiayai kuliah.

    Selama empat tahun sembilan bulan, rutinitas padat menjadi bagian dari kesehariannya. Khoiri tidak hanya mengikuti perkuliahan, tetapi juga aktif di organisasi kampus serta kerap tampil dalam berbagai ajang kompetisi.

    Kesibukannya kian beragam. Di sela jadwal kuliah, ia sempat bekerja sebagai buruh mebel, pekerja di jasa rental acara, hingga asisten riset dosen. Semua ia jalani dengan tekun, tanpa meninggalkan tanggung jawab akademik.

    “Saya percaya kemenangan lahir dari persiapan. Setiap prestasi adalah tanggung jawab, bukan sekadar euforia,” ujarnya.

    Khoiri aktif memimpin lima organisasi lintas daerah dan kampus, termasuk di BEM Undip dan Himpunan Mahasiswa, serta konsisten menorehkan prestasi nasional.

    “Saya percaya kemenangan lahir dari persiapan. Setiap prestasi adalah tanggung jawab, bukan sekadar euforia,” tuturnya.

    Koleksi Prestasi: Duta Tenun hingga Juara Podcast

    Meski ia bekerja, tak membuat dirinya merasa berbeda dengan mahasiswa lain. Ia malah aktif dan berprestasi.

    Buktinya Khoiri pernah menyabet juara di berbagai penghargaan, seperti Juara 1 Lomba Podcast Ristek Unnes, Islamic Public Speaking Insani Undip, dan Duta Tenun Troso.

    Khoiri yakin, prestasi bisa diwujudkan meski tanpa modal finansial. Selain itu, ia ingin membuat masa kuliahnya berharga lewat prestasi tersebut.

    “Kalau hanya kuliah tanpa prestasi, apa yang bisa saya banggakan?” tuturnya.

    Dari Sarjana ke Wirausahawan Muda

    Setelah resmi menyandang gelar sarjana, Khoiri memilih jalur fleksibel sebagai freelancer data analis dan asisten riset. Tak berhenti di situ, ia juga merintis usaha makanan ringan dan bisnis fashion lokal di kampung halamannya bersama teman-teman.

    “Bagi saya, bekerja bukan hanya soal gaji, tapi ruang untuk tumbuh dan berkontribusi,” ucapnya.

    Khoiri berpesan kepada mahasiswa untuk aktif di tiga hal penting yakni publikasi ilmiah, kolaborasi internasional, dan inovasi nyata bagi masyarakat.

    “Kalau tiap mahasiswa berani berkarya dan menembus forum global, maka visi World Class University bukan sekadar jargon, melainkan kenyataan,” katanya.

    (cyu/pal)



    Sumber : www.detik.com