Tag: uny

  • Negara Harus Memfasilitasi Alumni Beasiswa LPDP Agar Tak Rugi


    Jakarta

    Pakar kebijakan pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Dr Arif Rohman MSi mengatakan wacana penerima beasiswa LPDP tidak wajib pulang ke Tanah Air harus diperjelas. Khususnya bagi awardee dengan bidang studi yang dibutuhkan di Indonesia.

    “Kalau keilmuannya sangat dibutuhkan untuk pembangunan Indonesia, harus difasilitasi. Jangan disuruh di luar negeri dulu, tapi di Indonesia tidak disiapkan. Ini saya kira kurang bertanggung jawab,” kata Arif dalam detikSore: Saat Negara Menuntut Return dari Alumni LPDP di kanal Youtube detikcom, Kamis (7/11/2024).

    “Harus disiapkan juga untuk pascakelulusan. Jadi taruhlah ilmu-ilmu yang spesifik, unik, di Indonesia tidak ada, saya kira perlu disiapkan (lahan kerjanya). Karena itu memang bagian dari perencanaannya,” sambungnya.


    Arif menggarisbawahi, membuka kesempatan bagi alumni beasiswa LPDP untuk dapat magang dan memperoleh pengalaman kerja di luar negeri di sisi lain juga positif. Namun, ia menekankan tetap perlu ada rancangan beasiswa oleh negara bagi penerima beasiswa LPDP baik sebelum, saat, maupun setelah studi.

    “Tapi kalau itu (magang) kan tidak direncanakan sejak awal ya. Jadi harus dirancang sejak awal sebagai sebuah kebijakan. Kalau mau disebut good content policy, harus dirancang sejak awal baik sebelum beasiswa, sedang beasiswa, setelah beasiswa seperti apa,,” ucapnya.

    Pertanggungjawaban atas Beasiswa

    Perencanaan beasiswa yang matang oleh negara menurut Arif memungkinkan alumni beasiswa LPDP bisa mempertanggungjawabkan pendanaan pendidikan yang mereka terima. Ia mengingatkan formulasi dan pelaksanaan kebijakan beasiswa harus cocok (match), serta implementasinya harus efektif.

    “Itu menjadi tugas negara untuk mengembangkan sumber daya yang dibutuhkan. Kalau tidak ada, kan jadi lucu. Dan kalau dimanfaatkan oleh orang (negara) lain kan kita yang rugi. Berapa investasi yang kita keluarkan, yang menikmati malah orang (negara) lain, oleh karena itu harus sejak awal dipertimbangkan,” ucapnya.

    Sebelumnya, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro mengatakan pemberian izin bagi penerima beasiswa LPDP untuk tidak pulang ke Tanah Air juga akibat kurangnya lahan pekerjaan yang sesuai bagi mereka di Indonesia dan kekurangan dana pemerintah untuk mengatasi masalah tersebut saat ini.

    “Kalau yang orang bebas (tanpa ikatan dinas), dia belajar, kemudian kalau pulang, dia mungkin belum ada pekerjaan di sini. Pemerintah nggak mungkin juga mendanai mereka kan. Ya, hanya bisa kasih beasiswa,” ucapnya.

    Apa pendapatmu soal wacana penerima beasiswa LPDP tidak wajib pulang ke Tanah Air? Bagikan pandangan kamu di Point of View (PoV) detikEdu di sini!

    (twu/nwk)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Soal Lahan Kerja Alumni Beasiswa LPDP Kurang, Begini Saran Pakar UNY



    Jakarta

    Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro mengatakan alasan penerima beasiswa LPDP tidak wajib pulang ke Tanah Air juga karena kurangnya lahan kerja yang cocok di Indonesia. Ia mengakui saat ini pemerintah juga masih kekurangan dana untuk mengatasi masalah ini.

    “Kalau yang orang bebas (tanpa ikatan dinas), dia belajar, kemudian kalau pulang, dia mungkin belum ada pekerjaan di sini. Pemerintah nggak mungkin juga mendanai mereka kan. Ya, hanya bisa kasih beasiswa,” ucapnya usai rapat kerja dengan Komisi X DPR di Kompleks DPR, Jakarta, Rabu (6/11/2024).

    Evaluasi Bidang Ilmu di Beasiswa LPDP

    Soal pengkajian ulang tersebut, pakar kebijakan pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Dr Arif Rohman MSi menilai beasiswa LPDP pada dasarnya positif untuk mendorong penciptaan sumber daya manusia yang memang bermanfaat untuk Indonesia.


    Namun, merespons kondisi kurangnya lahan pekerjaan yang cocok untuk lulusan LPDP, ia menyarankan agar bidang ilmu yang dapat dilamar pada beasiswa LPDP dievaluasi kembali agar sesuai dengan kebutuhan di Indonesia.

    “Perlu ada semacam evaluasi, selama ini keilmuan mana yang dibutuhkan, apakah selama ini sudah match atau mismatch. Kan tidak semua ilmu yang dibutuhkan, ada kajian atau keilmuan yang oversupply lulusannya, ada yang undersupply,” kata Arif dalam detikSore: Saat Negara Menuntut Return dari Alumni LPDP, Kamis (7/11/2024).

    Arif mengatakan kuota beasiswa LPDP pada cabang keilmuan yang sangat membutuhkan talenta baru bisa ditambahkan. Sedangkan kuota pada cabang keilmuan yang sudah jenuh atau oversupply tidak perlu diberi terlalu banyak.

    Adapun pada bidang ilmu yang tidak dibutuhkan dan tidak relevan menurutnya tidak perlu dibuka dengan kuota tinggi.

    “Disesuaikan dengan kebutuhan agar tingkat relevansinya pas dengan kebutuhan. Ini perlu dilakukan, mumpung ada pemerintahan baru, pejabat kementerian baru, saya kira tepat untuk melakukan reevaluasi untuk kebijakan LPDP,” ucapnya.

    Ia menggarisbawahi, peninjauan ulang bidang keilmuan yang dibuka untuk pelamar beasiswa LPDP ke depannya diharapkan tidak mengurangi kuota penerimaan, tetapi justru meningkatkan dan mengembangkannya.

    Memilah Jurusan yang Dibuka di Beasiswa LPDP

    Arif menilai pengelola beasiswa LPDP ke depannya juga perlu mempertimbangkan orientasi beasiswa LPDP. Ia menyarankan perlu ada jalan tengah antara pilihan elitis dan populis.

    Ia menjelaskan, pada orientasi elitis, cabang keilmuan yang dapat diambil pelamar beasiswa LPDP akan harus benar-benar dibutuhkan. Pelamarnya juga hanya yang benar-benar berkompetensi. Mereka didorong dan difasilitasi untuk dapat mengakses pendidikan tinggi berkualitas kendati berbiaya tinggi.

    “Jadi terseleksi dari segi keilmuan dan pendaftar yang akan mengambil. Pada akhirnya, pemanfaatan alumninya sekaligus disusun, dirancang untuk pengembangan pembangunan ke depan,” jelas Arif.

    Sedangkan jika beasiswa LPDP akan diorientasikan populis, maka tujuannya untuk mencetak sebanyak mungkin ilmuwan, termasuk pada ilmu yang sudah oversupply. Pada orientasi populis, kuota yang diterima pada cabang ilmu yang sudah oversupply tetap dibuka dengan jumlah besar.

    “Atau tengah-tengah, tidak terlalu populis dan tidak terlalu populis. Ini menjadi kuasi. Sebab kalau elitis, banyak pihak kecewa. Jadi peminat yang melimpah ruah (tapi tidak lolos beasiswa),” ucapnya.

    Prioritas Beasiswa LPDP

    Sementara itu, Mendiktisaintek Satryo mengatakan penerimaan beasiswa LPDP ke depan akan fokus mendukung program Presiden Prabowo Subianto, yaitu dalam swasembada pangan, swasembada energi, persediaan air, dan hilirisasi.

    Ia mengatakan prioritas di atas tidak menutup kemungkinan bagi peminat beasiswa LPDP di bidang ilmu lain. Penerima beasiswa LPDP ke depan menurutnya juga diharapkan juga akan terus naik.

    “Yang bidang lain, kalau memang ada yang menonjol dan patut didanai, kita danai,” ucapnya.

    “Kalau jumlah penerimanya kita inginkan tiap tahun naik terus, berarti hanya fokusnya saja (yang ke program pemerintah),” sambung Satryo.

    Apa pendapatmu soal wacana penerima beasiswa LPDP tidak wajib pulang ke Tanah Air? Bagikan pandangan kamu di Point of View (PoV) detikEdu, klik di sini!

    (twu/pal)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • 20 Kampus Tujuan Awardee LPDP Terbanyak di Dalam Negeri Tahun 2024, Cek!


    Jakarta

    Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) mengeluarkan laporan tahunan atau annual report LPDP 2024, Kamis (21/8/2025). Laporan ini memuat seluruh rangkaian perjalanan dan pencapaian LPDP selama 2024, termasuk tentang kampus tujuan yang menerima peserta terbanyak.

    Secara garis besar ada tujuh pekerjaan yang telah dikerjakan LPDP selama 2024. Seperti, mengelola Rp 154,11 triliun dana abadi di bidang pendidikan, merekrut 8.952 orang calon penerima beasiswa LPDP dalam 2 gelombang seleksi, mendukung keberlanjutan riset dengan dana Rp 443,831 miliar, hingga menyalurkan manfaat LPDP kepada 348 orang seniman dan budayawan.

    Selain itu, laporan ini juga memuat daftar 20 kampus tujuan dalam dan luar negeri yang menerima peserta LPDP terbanyak di 2024. Dikutip dari dokumen terkait, Kamis (21/8/2025) berikut ini daftar kampus tersebut khusus tujuan dalam negeri selengkapnya.


    20 Kampus Tujuan Studi Awardee LPDP Dalam Negeri Tahun 2024

    1. Universitas Gadjah Mada (UGM)

    • Jumlah awardee LPDP: 6.187 orang

    2. Universitas Indonesia (UI)

    • Jumlah awardee LPDP: 4.055 orang

    3. Institut Teknologi Bandung (ITB)

    • Jumlah awardee LPDP: 2.433 orang

    4. IPB University

    • Jumlah awardee LPDP: 1.636 orang

    5. Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

    • Jumlah awardee LPDP: 1.227 orang

    6. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)

    • Jumlah awardee LPDP: 1.151 orang

    7. Universitas Airlangga (Unair)

    • Jumlah awardee LPDP: 1.001 orang

    8. Universitas Padjadjaran (Unpad)

    • Jumlah awardee LPDP: 957 orang

    9. Universitas Brawijaya (UB)

    • Jumlah awardee LPDP: 785 orang

    10. Universitas Hasanuddin (Unhas)

    • Jumlah awardee LPDP: 671 orang

    11. Universitas Negeri Malang (UM)

    • Jumlah awardee LPDP: 637 orang

    12. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)

    • Jumlah awardee LPDP: 596 orang

    13. Universitas Diponegoro (Undip)

    • Jumlah awardee LPDP: 521 orang

    14. Institut PTIQ Jakarta

    • Jumlah awardee LPDP: 460 orang

    15. Universitas Sebelas Maret (UNS)

    • Jumlah awardee LPDP: 440 orang

    16. Universitas Negeri Jakarta (UNJ)

    • Jumlah awardee LPDP: 319 orang

    17. Universitas Udayana

    • Jumlah awardee LPDP: 228 orang

    18. UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

    • Jumlah awardee LPDP: 206 orang

    19. Universitas Negeri Makassar (UNM)

    • Jumlah awardee LPDP: 191 orang

    20. Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

    • Jumlah awardee LPDP: 139 orang

    Bila ingin melihat laporan tahunan LPDP 2024 secara lebih lengkap, detikers bisa mengujungi tautan http://s.kemenkeu.go.id/ARLPDP.

    Demikianlah daftar 20 kampus penerima peserta LPDP terbanyak di dalam negeri tahun 2024. Apakah salah satunya ada kampus impianmu detikers?

    (det/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Pentingnya Cairan Rem, Jangan Diabaikan Bisa Bikin Rem Blong!



    Jakarta

    Banyak yang tidak menyadari akan pentingnya cairan rem pada kendaraan. Padahal selain pelumas, sistem kelistrikan, hal dasar yang harus diperhatikan adalah sistem rem. Tidak merawat rem dengan baik, bisa-bisa berpotensi rem blon.

    Sistem rem merupakan salah satu komponen kendaraan yang masih sering diabaikan, khususnya terkait cairan rem atau brake fluid. Salah satu potensi masalah jika cairan rem tidak diperhatikan adalah rem blong. Ini juga sering jadi penyebab utama kecelakaan di jalan. Begitu rem blong, mobil atau sepeda motor akan sulit dikendalikan karena kecepatannya tidak dapat dikurangi.

    Sebut saja seperti gejala Vapor lock, merupakan kondisi saat suhu rem menjadi terlalu panas karena diinjak terlalu lama, sehingga menyebabkan cairan rem mendidih. Ketika cairan rem mendidih, akan menghasilkan uap air atau vapor lock yang bisa menyebabkan rem blong karena tidak bisa bekerja menekan kampas rem.


    Nah untuk itu cairan rem menjadi penting, karena memiliki sifat higroskopis akibat mudah menyerap air dari udara. Air yang masuk ke dalam sistem pengereman dapat menurunkan titik didih cairan rem dan menyebabkan pembentukan uap sehingga mengurangi efektivitas pengereman.

    Kedua kondisi ini membuat rem kendaraan malfungsi atau blong sehingga laju mobil atau sepeda motor tidak terkendali. Lalu langkah apa untuk mengantisipasi-nya? Sebenarnya cukup mudah agar hal tersebut tidak terjadi.

    Cara sederhananya ialah Periksa takaran cairan rem di tabung penyimpanan agar tidak berkurang. Selain itu, pastikan tidak ada kotoran di dalam tabung yang dapat menyumbat saluran brake fluid, dan juga tidak ada lumut yang dapat merusak cairan rem. Cek saluran dan sambungan dari potensi bocor, pastikan pula kampas rem masih tebal supaya mampu mengurangi laju kendaraan dengan baik.

    Autochem menggelar program 'Autochem Mengajar'.Autochem menggelar program ‘Autochem Mengajar’. Foto: dok. Autochem

    Program “Autochem Mengajar”

    Dalam kesempatan yang sama, PT Autochem Industry (AI) yang telah berdiri sejak 13 November 1984 yang juga distributor resmi produk Prestone di Indonesia berbagi pengetahuan akan pentingnya sistem pengereman pada kendaraan.

    Dalam kesempatan ini Autochem menggelar program Autochem Mengajar, dengan memberikan ilmu pengetahuan akan sistem pengereman pada siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Mahasiswa.

    “Autochem Mengajar merupakan salah satu program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Autochem Industry (AI) terhadap dunia pendidikan di Indonesia. Sistem pengereman menjadi materi penting edukasi lantaran masih banyak anak muda yang belum sepenuhnya paham mengenai teknologi rem padahal sangat penting dalam menunjang keamanan berkendara di jalan. Sebagai distributor resmi cairan rem Prestone selama 40 tahun terakhir, kami ingin anak muda dapat paham pengetahuan dasar seputar rem dan komponen penting kendaraan lainnya,” jelas Marketing Director PT Autochem Industry (AI), Chris Sada.

    Lokasi pertama kegiatan Autochem Mengajar adalah di SMK Telekomunikasi Tunas Harapan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah pada akhir bulan April 2025 lalu. Jumlah peserta sekitar 90 siswa-siswi kelas X dan XI jurusan Teknik Kendaraan Ringan. Materi yang diajarkan adalah mengenai brake system, mencakup pengenalan sistem rem dan teknologi rem yang disampaikan oleh Dhany Ekasaputra selaku Promotion & Technical Support Manager PT AI.

    Selain sistem dan teknologi rem, para pelajar juga diajarkan mengenai fungsi cairan rem. Seperti diketahui, cairan rem (brake fluid) seperti Prestone Brake Fluid memiliki tugas utama sebagai media transmisi tenaga hidraulis dari tuas rem sepeda motor ke piston kaliper, yang kemudian mendorong kampas rem yang bertugas mengurangi kecepatan kendaraan dengan cara menekan cakram rem.

    Selain itu dijelaskan cairan rem harus tahan dalam berbagai kondisi terutama suhu tinggi atau panas saat bekerja. Brake fluid juga memiliki sifat higroskopis akibat mudah menyerap air dari udara. Dengan pemahaman yang jelas mengenai sistem rem, diharapkan para pelajar dapat merawat sistem rem sepeda motor dengan baik dan mengaplikasikan rem secara optimal di jalan.

    Autochem menggelar program 'Autochem Mengajar'.Autochem menggelar program ‘Autochem Mengajar’. Foto: dok. Autochem

    Selanjutnya roadshow Autochem Mengajar pindah ke Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Peserta kegiatan di hari pertama adalah mahasiswa Fakultas Teknik yang mengambil mata kuliah Teknologi Motor Diesel.

    Materi yang disajikan mengenai electronic control unit (ECU), emisi gas buang, dan perkembangan teknologi elektrikal (kelistrikan). Awalnya, ECU diposisikan sebagai pengatur kerja sistem injeksi BBM yang menggantikan karburator. Seiring berkembangnya teknologi otomotif, sistem kontrol terintegrasi ini mengalami peningkatan yang pesat, dimana sekarang mengendalikan hampir seluruh sistem kendaraan.

    Sistem kontrol dan kelistrikan kendaraan yang mumpuni, dimanfaatkan pula dalam menekan emisi gas buang agar sesuai regulasi yang ditetapkan oleh Pemerintah Indonesia. ECU mengatur teknologi mesin terkini seperti katup variabel, direct injection, turbo variabel, hingga teknologi elektrifikasi supaya mesin mempunyai performa berkendara terbaik namun ramah lingkungan. Seiring perkembangan teknologi artificial intelligent, ECU memegang peran penting dalam mengoptimalkan sistem berbasis algoritma ini.

    “Generasi muda yang diwakili oleh Gen-Z, merupakan pihak yang paling berkepentingan atas pengembangan teknologi otomotif Tanah Air supaya dapat memenuhi kebutuhan masyarakat di masa depan. Kami juga melihat, Gen-Z membutuhkan basis ilmu yang kuat terkait teknologi otomotif khususnya hal yang mendasar seperti sistem pengereman, pelumas, dan ECU. Dengan rekam jejak Prestone yang panjang, kami berharap ilmu pengetahuan dan pengalaman yang kami tularkan lewat program Autochem Mengajar, dapat bermanfaat bagi mereka yang menerapkannya langsung dalam proses belajar serta mobilitas setiap hari,” tutup Chris Sada.

    (lth/dry)



    Sumber : oto.detik.com

  • Penerimaan Mahasiswa Baru S2-S3 Sekolah Pascasarjana UNY, Ada Jalur Reguler dan PJJ


    Jakarta

    Sekolah Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) tahun akademik 2025/2026, buka pendaftaran mahasiswa baru. Pendaftaran dibuka hingga 21 Oktober 2025 melalui tautan https://daftarpmb.uny.ac.id/.

    Sebagai informasi Sekolah Pascasarjana UNY membuka dua program yakni reguler dan juga pendidikan jarak jauh (PJJ). Program PJJ memungkinkan mahasiswa bekerja sambil kuliah dengan 16 minggu masa pembelajaran.

    Dikutip dari postingan Instagram Sekolah Pascasarjana dan laman resmi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UNY, Rabu (15/10/2025) berikut informasinya.


    Syarat PMB S1-S2 Sekolah Pascasarjana UNY

    Syarat Umum

    1. Pendaftar program magister (S2) berkualifikasi sarjana (S1) dengan IPK minimal 3,00.
    2. Pendaftar program doktor (S3) berkualifikasi magister (S2) dengan IPK minimal 3,00.
    3. Peserta adalah lulusan program studi yang terakreditasi.
    4. Peserta mendapat izin dari atasan (bagi yang sudah bekerja).
    5. Calon mahasiswa program doktor dapat memilih metode kuliah by course, by research, atau mixed. Peserta jalur mixed diwajibkan mengambil mata kuliah sebanyak 12-15 SKS untuk mendukung disertasi yang ditulisnya.
    6. Calon mahasiswa program Magister dan Doktor by Course mendapat rekomendasi dari 2 (dua) dosen pembimbing studi jenjang sebelumnya.
    7. Peserta program doktor telah memiliki rancangan/proposal disertasi, khusus yang memilih by research atau mixed mendapat rekomendasi dari 2 (dua) dosen calon pembimbing disertasi.
    8. Biaya pendaftaran program magister sebesar Rp450.000,00 dan program doktor sebesar Rp700.000,00 dibayar melalui bank penyalur.
    9. Prosedur pendaftaran dan pembayaran dapat dilihat di http://pmb.uny.ac.id.
    10. Peserta wajib mengisi formulir pendaftaran secara lengkap melalui laman http://pmb.uny.ac.id.Peserta Program Doktor by Research atau Mixed wajib memiliki skor
    11. TOEFL minimal 500, publikasi internasional bereputasi, dan rekam jejak penelitian sesuai dengan topik penelitian yang akan dijadikan topik disertasi.

    Ketentuan PMB Metode CBT di Domisili

    1. Peserta mengikuti computer based test (CBT) secara daring dengan materi tes potensi akademik dan kemampuan bahasa Inggris.
    2. Peserta program doktor menyiapkan rancangan disertasi dengan template diunduh di http://pmb.uny.ac.id dan diunggah di dalam sistem pendaftaran.
    3. Peserta program doktor setelah CBT wajib mengikuti ujian wawancara secara daring.
    4. Peserta harus memiliki dan memenuhi persyaratan teknis CBT di domisili yang dapat diunduh di laman http://pmb.uny.ac.id.

    Ketentuan PMB Metode Portofolio

    1. Seleksi calon mahasiswa program magister dan doktor dari dalam maupun luar negeri.
    2. Peserta melengkapi dan mengunggah dokumen portofolio yang berisi skor TOEFL/ITP, skor tes potensi akademik, karya akademik, piagam prestasi atau piagam lain yang relevan,
    3. Peserta program doktor menyiapkan rancangan disertasi dengan template yang dapat diunduh di template proposal disertasi dan diunggah di dalam sistem pendaftaran.
    4. Peserta program doktor wajib mengikuti ujian wawancara secara daring.

    Ketentuan PJJ Sekolah Pascasarjana UNY

    1. Kuliah umum dilakukan secara online.

    2. Minggu ke 1, 5, dan 15: Perkuliahan dengan interaksi langsung atau pembelajaran dengan dosen secara daring

    3. Minggu 2-4, 6-9, 11-14: Perkuliahan dengan LMS BeSmart tanpa interaksi langsung atau pembelajaran secara online tanpa bersama dosen.

    4. Minggu ke-8: Ujian tengah semester (UTS) daring.

    5. Minggu ke-10: Perkuliahan luring ke kampus induk.

    6. Minggu ke-16: Ujian akhir semester (UAS) daring.

    Pascasarjana UNY menyediakan fasilitas menginap gratis selama 3 hari 2 malam di Hotel UNY untuk kegiatan luring pada minggu ke-10.

    Daftar Prodi PMB S1-S2 Sekolah Pascasarjana UNY

    Prodi Reguler S3

    • Penelitian dan Evaluasi Pendidikan (PEP)
    • Pendidikan Teknologi dan Kejuruan (PTK)
    • Ilmu Pendidikan (IP)

    Prodi Reguler S2

    • Penelitian dan Evaluasi Pendidikan (PEP)
    • Pendidikan Teknologi dan Kejuruan (PTK)
    • Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM)
    • Ilmu Lingkungan (IL)

    Prodi PJJ S3

    • Penelitian dan Evaluasi Pendidikan (PEP PJJ)
    • Pendidikan Teknologi dan Kejuruan (PTK PJJ)
    • Ilmu Pendidikan (IP PJJ)

    Prodi PJJ S2

    • Penelitian dan Evaluasi Pendidikan (PEP PJJ)
    • Pendidikan Teknologi dan Kejuruan (PTK PJJ)

    Biaya Kuliah Pascasarjana UNY

    S2

    • Reguler: Rp 8,5 juta/semester dan IPI sebesar Rp 2,5 juta dibayar hanya semester 1
    • Beasiswa: Rp 9,5 juta/semester dan IPI sebesar Rp 2,5 juta dibayar hanya semester 1
    • Kerjasama/luar negeri: Rp 11 juta/semester dan IPI sebesar Rp 2,5 juta dibayar hanya semester 1
    • PJJ: Rp 12,5 juta/semester dan IPI sebesar Rp 2,5 juta dibayar hanya semester 1
    • Kerjasama dalam/luar negeri (PJJ): Rp 13,5 juta/semester dan IPI sebesar Rp 2,5 juta dibayar hanya semester 1

    S3

    • Reguler: Rp 10,5 juta/semester dan IPI sebesar Rp 3,5 juta dibayar hanya semester 1
    • Beasiswa: Rp 12 juta/semester dan IPI sebesar Rp 3,5 juta dibayar hanya semester 1
    • Kerjasama/luar negeri: Rp 13 juta/semester dan IPI sebesar Rp 3,5 juta dibayar hanya semester 1
    • By Research: Rp 15 juta/semester dan IPI sebesar Rp 3,5 juta dibayar hanya semester 1
    • PJJ: Rp 15 juta/semester dan IPI sebesar Rp 3,5 juta dibayar hanya semester 1
    • Kerjasama dalam/luar negeri (PJJ): Rp 16,5 juta/semester dan IPI sebesar Rp 3,5 juta dibayar hanya semester 1

    Alur Pendaftaran PMB Sekolah Pascasarjana UNY

    1. Mengambil kode pendaftaran: Kode pendaftaran dan Virtual Account diambil di laman https://pmb.uny.ac.id/ dengan mengisi nama, alamat, email, dan nomer telepon.

    2. Melakukan pembayaran: Pembayaran melalui Virtual Account bank penyalur.

    3. Melengkapi pendaftaran: Login di https://daftarpmb.uny.ac.id/ menggunakan kode pendaftaran dan tanggal lahir. Isi seluruh form sesuai panduan.

    4. Finalisasi data: Setelah semua data pendaftaran diisi lengkap, lakukan finalisasi. Data yang sudah difinalisasi tidak dapat diubah.

    5. Cetak kartu peserta: Peserta wajib mencetak kartu peserta sebagai bukti keikutsertaan Seleksi Mandiri UNY.

    6. Mengikuti tes: Peserta mengikuti tes CBT atau penilaian Portofolio.

    7. Pengumuman hasil seleksi: Pengumuman dilakukan melalui laman https://pmb.uny.ac.id/.

    8. Registrasi ulang jika peserta dinyatakan lolos melalui laman http://registrasi.uny.ac.id/.

    Jadwal Seleksi PMB Pascasarjana UNY 2025

    Gelombang 1

    • Pendaftaran: hingga 21 Oktober 2025
    • Waktu ujian: 25 Oktober 2025
    • Pengumuman: 31 Oktober 2025

    Gelombang 2

    • Pendaftaran: 21 Oktober-2 Desember 2025
    • Waktu ujian: 6 Desember 2025
    • Pengumuman: 12 Desember 2025

    Informasi PMB S2 dan S3 UNY lainnya bisa dilihat melalui laman https://pmb.uny.ac.id/ . Selamat mendaftar!

    (det/nah)



    Sumber : www.detik.com