Tag: upz

  • Beasiswa Baznas Rusia 2025 Dibuka Lagi, Begini Syaratnya



    Jakarta

    Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) membuka Beasiswa Cendekia Baznas Rusia Batch 2 2025. Masa pendaftaran sampai 7 Oktober 2025.

    Beasiswa Cendekia Baznas Rusia adalah beasiswa kuliah sarjana dan pascasarjana. Beasiswa ini menyasar mahasiswa ongoing (tengah berjalan), terutama alumni pesantren yang sedang studi di Rusia.

    Penerima beasiswa akan mendapat dana tunjangan hidup Rp 1 juta per bulan selama maksimal 2 tahun. Beasiswa ini juga meliputi dukungan untuk ikut konferensi atau kompetisi sesuai ketentuan.


    Ketua Baznas RI Prof Dr KH Noor Achmad, MA mengatakan beasiswa ini bertujuan untuk peningkatan kualitas umat. Mahasiswa dan alumni penerima beasiswa diharapkan dapat membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di Rusia agar secara berkelanjutan mendukung generasi penerima beasiswa berikutnya.

    “Di samping kami juga akan terus memberikan beasiswa ini, tetapi juga lulusan-lulusan yang sudah bekerja dan sudah bisa memberikan zakat, infak, dan sedekah, bisa dimanfaatkan untuk mahasiswa di Rusia,” ucapnya pada peluncuran beasiswa secara daring, Senin (22/9/2025), dikutip dari laman Baznas.

    Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Moskow Prof Dr Khoirul Rosyadi mengatakan beasiswa ini menjadi dukungan tambahan bagi mahasiswa asal RI. Mereka mayoritas mendapat beasiswa dari Pusat Kebudayaan Rusia (PKR), yang antara lain mencakup biaya kuliah dan tunjangan bulanan.

    “Memberikan optimisme bagi mahasiswa kita di Rusia untuk lebih fokus meningkatkan studinya,” ucapnya.

    Syarat Beasiswa Baznas Rusia 2025 Batch 2

    Warga Negara Indonesia, dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga
    Muslim
    Laki-laki atau perempuan
    Diutamakan alumni pesantren
    Diutamakan dari jurusan science, technology, engineering, and mathematics (STEM)
    Berprestasi secara akademik maupun nonakademik
    Melampirkan ijazah dan transkrip nilai
    Melampirkan ijazah pesantren jika merupakan alumni pesantren
    Surat rekomendasi dari tokoh masyarakat sesuai format
    Esai “Kuliah di Rusia dan Kontribusi Pasca Lulus” 1-3 halaman, font Arial 12 spasi 1,5, ukuran halaman A4, dalam bahasa Indonesia/Inggris sesuai kaidah
    Mengikuti rangkaian proses seleksi beasiswa
    Melengkapi semua dokumen persyaratan

    Syarat Dokumen Beasiswa

    Siapkan satu dokumen PDF dengan judul nama pendaftar_Pendaftaran BCB RUSIA 2025 berisi hasil scan dokumen berikut secara berurutan:

    Formulir pendaftaran
    KTP
    KK
    Surat keterangan aktif atau kartu tanda mahasiswa yang masih berlaku
    Transkrip nilai terakhir
    Ijazah pendidikan terakhir
    Ijazah pesantren jika ada
    Surat rekomendasi
    Surat pernyataan
    Esai
    Bukti prestasi berupa piala atau sertifikat jika ada

    Jadwal Beasiswa Baznas Rusia 2025 Batch 2

    Pendaftaran: 23 September-7 Oktober 20253
    Seleksi administrasi 7-15 Oktober 2025
    Pengumuman hasil seleksi administrasi: 24 Oktober 20255 Seleksi wawancara: 25-26 Oktober 2025
    Pengumuman kelulusan: 3 November 2025

    Petunjuk teknis pendaftaran dan template dokumen persyaratan Beasiswa Baznas Rusia Batch 2 2025 bisa diakses melalui https://bazn.as/JuknisBCBRusia2025. Pendaftaran dibuka di https://bazn.as/DaftarBCBRUSIA2025. Semoga bermanfaat, detikers.

    (twu/nwk)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)



    Sumber : www.detik.com

  • Kemenag dan Kemendes Dorong Kampung Zakat 2025, Ini Tujuannya



    Jakarta

    Kementerian Agama (Kemenag) bersama Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) menjalin kerja sama dalam program Kampung Zakat 2025. Tujuannya adalah untuk memaksimalkan peran zakat sebagai penggerak ekonomi desa dan mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.

    Melansir dari laman resmi Kementerian Agama program ini menargetkan 35 desa yang tersebar di berbagai daerah. Desa-desa tersebut dipilih karena memiliki potensi zakat yang besar, baik dari sisi sumber daya manusia maupun ekonomi lokalnya. Kemenag mencatat bahwa potensi zakat dari wilayah desa secara nasional bisa mencapai Rp 51 triliun. Angka ini menunjukkan besarnya peluang yang bisa digarap jika pengelolaan zakat dilakukan secara terstruktur dan tepat sasaran.

    Dana zakat yang dihimpun akan diarahkan untuk mendukung kegiatan ekonomi produktif di desa, seperti pertanian, perkebunan, perikanan, serta pengembangan usaha kecil.


    Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag, Waryono Abdul Ghafur, menjelaskan bahwa kerja sama ini lahir dari pemahaman bahwa desa memiliki potensi besar yang belum dimanfaatkan secara optimal. Menurutnya, kolaborasi dengan Kemendes PDTT sangat relevan karena kementerian tersebut memiliki akses langsung ke struktur pemerintahan desa dan lembaga ekonomi lokal yang sudah ada.

    “Desa secara struktur lebih dekat dengan Kemendes. Di sana ada Koperasi Merah Putih, ada BUMDes, dan ini yang kami kerjasamakan. Potensi desa juga macam-macam, mulai dari perkebunan, pertanian, hingga kelautan,” ujar Waryono dalam Press Conference Blissful Maulid di Jakarta, Jumat (22/8/2025), dikutip dari laman resmi Kementerian Agama.

    Dalam pelaksanaannya, Kemenag akan berperan sebagai koordinator dalam penguatan ekosistem zakat. Di sisi lain, Kemendes akan memperkuat lembaga ekonomi desa seperti Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

    Salah satu strategi yang disiapkan adalah menjalin kerja sama antara BUMDes dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) tingkat desa, agar pengumpulan dan penyaluran zakat bisa dilakukan secara langsung dan efisien di lingkungan masyarakat sendiri.

    Masyarakat desa akan difasilitasi untuk menunaikan zakat penghasilan melalui mekanisme yang lebih dekat dan mudah dijangkau. Selain mempermudah distribusi zakat, pendekatan ini juga mendorong transparansi serta pengelolaan dana yang lebih produktif.

    Melalui program Kampung Zakat ini, pemerintah berharap desa tidak hanya menjadi penerima bantuan, melainkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang mampu mengelola zakat secara mandiri dan berkelanjutan. Kolaborasi lintas kementerian ini juga diharapkan mampu memperkuat sistem zakat nasional yang inklusif dan berdampak luas bagi masyarakat.

    (inf/erd)



    Sumber : www.detik.com