Tag: usus

  • 9 Cara Diet Tanpa Olahraga, Tips Kurus untuk Kaum Mager

    Jakarta

    Menurunkan berat badan seringkali identik dengan olahraga rutin yang melelahkan. Tapi, ada cara diet selain olahraga yang bisa membantu menurunkan berat badan dengan efektif.

    Dengan sedikit perubahan pola makan dan kebiasaan sehari, hari, seseorang bisa berupaya untuk menurunkan berat badan. Bagaimana caranya?

    9 Cara Diet Tanpa Olahraga, Tips Kurus Buat Kaum Mager

    Beberapa cara diet tanpa olahraga yaitu mengurangi porsi makan, konsumsi lebih banyak serat, hingga mengonsumsi probiotik


    1. Kurangi Porsi Makan

    Tidak perlu sepenuhnya menghindari makanan yang disukai, baik itu karbohidrat atau lemak. Cukup kurangi porsi makan dan seimbangkan makanan tidak sehat dengan makanan sehat yang mengandung lebih sedikit kalori dan lebih banyak serat.

    2. Konsumsi Lebih Banyak Serat

    Serat bisa ditemukan dalam buah, sayur, kacang-kacangan, dan biji-bijian utuh. Mengonsumsi serat bisa membantu menurunkan berat badan dengan memperlambat pencernaan, meningkatkan rasa kenyang, dan meningkatkan kesehatan usus.

    Serat bisa didapat dengan mengonsumsi buah setiap hari, memasukan biji-bijian utuh ke dalam pola makan, seperti beras merah, sera mengonsumsi banyak sayuran. Sebuah studi menunjukkan, meningkatkan asupan serat bisa membantu orang mempertahankan diet.

    3. Kunyah Makanan dengan Perlahan

    Otak membutuhkan waktu untuk memproses bahwa tubuh sudah cukup makan. Penelitian menunjukkan mengunyah makanan dengan seksama dan lebih lambat berkaitan dengan faktor-faktor yang mungkin berkaitan dengan penurunan berat badan, seperti meningkatkan rasa kenyang dan penurunan asupan makanan.

    Seberapa cepat seseorang menghabiskan makanan juga bisa memengaruhi berat badan. Sebuah tinjauan di tahun 2021 menunjukkan, orang yang tidak makan dengan cepat memiliki indeks massa tubuh (IMT) yang jauh lebih rendah dibandingkan orang yang makan cepat.

    Untuk membiasakan diri untuk makan lebih lambat, menghitung berapa kali kunyahan setiap suapan bisa membantu.

    4. Konsumsi Banyak Protein

    Protein bisa berkontribusi pada penurunan berat badan dan manajemen kalori dalam beberapa cara, seperti, meningkatkan rasa kenyang dan mengurangi rasa lapar. Jadi, pertimbangkan untuk meningkatkan kandungan protein dalam makanan.

    5. Minum Air Putih secara Teratur

    Minum air putih bisa membantu menurunkan berat badan, terutama jika diminum sebelum makan. Sebuah studi di tahun 2018 menemukan, minum air putih sebelum makan mengurangi jumlah makanan yang dikonsumsi, tanpa memengaruhi rasa kenyang secara signifikan.

    6. Makan Tanpa Gangguan

    Fokus pada makanan yang dimakan bisa membantu mengurangi asupan kalori, sehingga mendukung penurunan berat badan. Sebuah tinjauan pada tahun 2022 menemukan, makan sambil menonton TV atau mengobrol bisa membuat seseorang cenderung makan lebih banyak. Hal ini karena perhatian yang teralihkan bisa memengaruhi sensasi saat makan.

    7. Hindari Konsumsi Minuman Manis

    Sering mengonsumsi minuman manis, seperti soda atau jus kemasan bisa meningkatkan risiko kenaikan berat badan, menaikkan indeks massa tubuh (BMI), dan memicu masalah kesehatan, seperti diabetes tipe 2 dan penyakit jantung.

    Kalori dari minuman manis sangat mudah menumpuk, sebab tidak memberikan rasa kenyang seperti makanan padat. Sebuah tinjauan pada tahun 2022 menunjukkan, mengganti minuman manis dengan minuman rendah kalori atau tanpa kalori bisa membantu menurunkan berat badan, BMI, dan persentase lemak tubuh.

    8. Seimbangkan Karbohidrat

    Dikutip dari laman Prevention, keseimbangan antara karbohidrat, protein, dan lemak merupakan kunci untuk membuat tubuh merasa kenyang. Sehingga, hal ini dapat mengurangi keinginan untuk ngemil dan makan berlebihan.

    Menurut The Dietary Guidelines for Americans, karbohidrat membentuk 45%-65% dari total kalori harian. Artinya jika seseorang mengonsumsi 2.000 kalori sehari, 900-1.300 kalorinya harus berasal dari karbohidrat.

    9. Konsumsi Probiotik

    Probiotik adalah bakteri baik yang berperan penting dalam pencernaan. Bakteri ini bermanfaat bagi usus dan kesehatan umum seseorang,

    Penelitian menunjukkan bahwa probiotik bisa membantu mencegah atau mengelola obesitas, sebagai bagian dari pola makan seimbang. Probiotik secara alami ada dalam berbagai makanan fermentasi, seperti:

    • Yoghurt
    • Kimchi
    • Kefir
    • Kombucha

    (elk/suc)



    Sumber : health.detik.com

  • 9 Cara Diet Tanpa Olahraga, Tips Kurus untuk Kaum Mager

    Jakarta

    Menurunkan berat badan seringkali identik dengan olahraga rutin yang melelahkan. Tapi, ada cara diet selain olahraga yang bisa membantu menurunkan berat badan dengan efektif.

    Dengan sedikit perubahan pola makan dan kebiasaan sehari, hari, seseorang bisa berupaya untuk menurunkan berat badan. Bagaimana caranya?

    9 Cara Diet Tanpa Olahraga, Tips Kurus Buat Kaum Mager

    Beberapa cara diet tanpa olahraga yaitu mengurangi porsi makan, konsumsi lebih banyak serat, hingga mengonsumsi probiotik


    1. Kurangi Porsi Makan

    Tidak perlu sepenuhnya menghindari makanan yang disukai, baik itu karbohidrat atau lemak. Cukup kurangi porsi makan dan seimbangkan makanan tidak sehat dengan makanan sehat yang mengandung lebih sedikit kalori dan lebih banyak serat.

    2. Konsumsi Lebih Banyak Serat

    Serat bisa ditemukan dalam buah, sayur, kacang-kacangan, dan biji-bijian utuh. Mengonsumsi serat bisa membantu menurunkan berat badan dengan memperlambat pencernaan, meningkatkan rasa kenyang, dan meningkatkan kesehatan usus.

    Serat bisa didapat dengan mengonsumsi buah setiap hari, memasukan biji-bijian utuh ke dalam pola makan, seperti beras merah, sera mengonsumsi banyak sayuran. Sebuah studi menunjukkan, meningkatkan asupan serat bisa membantu orang mempertahankan diet.

    3. Kunyah Makanan dengan Perlahan

    Otak membutuhkan waktu untuk memproses bahwa tubuh sudah cukup makan. Penelitian menunjukkan mengunyah makanan dengan seksama dan lebih lambat berkaitan dengan faktor-faktor yang mungkin berkaitan dengan penurunan berat badan, seperti meningkatkan rasa kenyang dan penurunan asupan makanan.

    Seberapa cepat seseorang menghabiskan makanan juga bisa memengaruhi berat badan. Sebuah tinjauan di tahun 2021 menunjukkan, orang yang tidak makan dengan cepat memiliki indeks massa tubuh (IMT) yang jauh lebih rendah dibandingkan orang yang makan cepat.

    Untuk membiasakan diri untuk makan lebih lambat, menghitung berapa kali kunyahan setiap suapan bisa membantu.

    4. Konsumsi Banyak Protein

    Protein bisa berkontribusi pada penurunan berat badan dan manajemen kalori dalam beberapa cara, seperti, meningkatkan rasa kenyang dan mengurangi rasa lapar. Jadi, pertimbangkan untuk meningkatkan kandungan protein dalam makanan.

    5. Minum Air Putih secara Teratur

    Minum air putih bisa membantu menurunkan berat badan, terutama jika diminum sebelum makan. Sebuah studi di tahun 2018 menemukan, minum air putih sebelum makan mengurangi jumlah makanan yang dikonsumsi, tanpa memengaruhi rasa kenyang secara signifikan.

    6. Makan Tanpa Gangguan

    Fokus pada makanan yang dimakan bisa membantu mengurangi asupan kalori, sehingga mendukung penurunan berat badan. Sebuah tinjauan pada tahun 2022 menemukan, makan sambil menonton TV atau mengobrol bisa membuat seseorang cenderung makan lebih banyak. Hal ini karena perhatian yang teralihkan bisa memengaruhi sensasi saat makan.

    7. Hindari Konsumsi Minuman Manis

    Sering mengonsumsi minuman manis, seperti soda atau jus kemasan bisa meningkatkan risiko kenaikan berat badan, menaikkan indeks massa tubuh (BMI), dan memicu masalah kesehatan, seperti diabetes tipe 2 dan penyakit jantung.

    Kalori dari minuman manis sangat mudah menumpuk, sebab tidak memberikan rasa kenyang seperti makanan padat. Sebuah tinjauan pada tahun 2022 menunjukkan, mengganti minuman manis dengan minuman rendah kalori atau tanpa kalori bisa membantu menurunkan berat badan, BMI, dan persentase lemak tubuh.

    8. Seimbangkan Karbohidrat

    Dikutip dari laman Prevention, keseimbangan antara karbohidrat, protein, dan lemak merupakan kunci untuk membuat tubuh merasa kenyang. Sehingga, hal ini dapat mengurangi keinginan untuk ngemil dan makan berlebihan.

    Menurut The Dietary Guidelines for Americans, karbohidrat membentuk 45%-65% dari total kalori harian. Artinya jika seseorang mengonsumsi 2.000 kalori sehari, 900-1.300 kalorinya harus berasal dari karbohidrat.

    9. Konsumsi Probiotik

    Probiotik adalah bakteri baik yang berperan penting dalam pencernaan. Bakteri ini bermanfaat bagi usus dan kesehatan umum seseorang,

    Penelitian menunjukkan bahwa probiotik bisa membantu mencegah atau mengelola obesitas, sebagai bagian dari pola makan seimbang. Probiotik secara alami ada dalam berbagai makanan fermentasi, seperti:

    • Yoghurt
    • Kimchi
    • Kefir
    • Kombucha

    (elk/suc)



    Sumber : health.detik.com

  • Diet Mediterania Kembali Dinobatkan Jadi Diet Terbaik di 2025, Ini Alasannya


    Jakarta

    Para panel ahli yang tergabung dalam US News & World Report menobatkan diet mediterania sebagai diet terbaik untuk dijalani di tahun 2025. Diet Mediterania telah berada di posisi puncak untuk rekomendasi diet terbaik sejak 2019.

    Diet Mediterania, yang lebih merupakan gaya hidup daripada diet, memenangkan penghargaan tertinggi karena fokusnya pada konsumsi buah-buahan, sayur-sayuran, biji-bijian, minyak zaitun, serta kacang-kacangan dan biji-bijian sambil menekankan pentingnya makan bersama keluarga dan teman-teman serta olahraga setiap hari. Diet ini juga memangkas konsumsi makanan manis dan merekomendasikan sedikit susu dan daging, terutama daging merah.

    “Sudah diketahui umum bahwa apa yang baik untuk jantung juga baik untuk otak dan tubuh dalam segala hal,” ucap Samantha Cassetty, MS, RD, ahli diet di New York City, menjelaskan mengapa diet Mediterania begitu populer dan mendapat peringkat tinggi.


    “Apa yang baik untuk jantung dan otak Anda ternyata juga baik untuk usus,” ujar dia seraya mengutip peringkat teratas diet Mediterania untuk kesehatan usus dan divertikulitis.

    Diet Mediterania mendapat skor 4,8 dari 5 berdasarkan evaluasi beberapa faktor, termasuk kelengkapan nutrisi, risiko dan manfaat kesehatan, keberlanjutan jangka panjang, dan efektivitas berbasis bukti.

    Diet ini juga mendapat skor teratas dalam 11 kategori tambahan dalam peringkat tahunan publikasi tersebut, termasuk yang paling mudah diikuti, kesehatan usus, penurunan berat badan, dan kesehatan mental.

    “Orang yang menjalani diet ala Mediterania memiliki harapan hidup lebih panjang, melaporkan kualitas hidup yang lebih tinggi, dan lebih kecil kemungkinannya menderita penyakit kronis seperti kanker dan penyakit jantung,” menurut US News and World Report.

    Dalam sebuah penelitian yang melibatkan lebih dari 60.000 orang, mereka yang mengikuti diet Mediterania lebih ketat memiliki risiko demensia yang lebih rendah, terlepas dari risiko genetik.

    American Heart Association mengatakan bahwa diet Mediterania dapat “berperan besar” dalam mencegah penyakit jantung dan stroke serta mengurangi faktor risiko seperti diabetes, kolesterol tinggi, dan tekanan darah tinggi.

    (kna/kna)



    Sumber : health.detik.com

  • Viral Diet 90-30-50, Ini Rekomendasi Menu Makanan dari Pakar


    Jakarta

    Media sosial belakangan tengah ramai dengan fenomena diet 90-30-50 yang diklaim efektif menurunkan berat badan hingga 8 kg dalam waktu dua bulan saja. Metode diet ini dilakukan dengan cara mengombinasi makanan-makanan seperti protein, serat, dan lemak sehat.

    Sebagai informasi, diet 90-30-50 diperkenalkan oleh seorang ahli diet di Amerika Serikat Courtney Kassis pada 2023. Dirinya menciptakan diet ini karena didiagnosis mengidap penyakit Hashimoto, yang menyebabkan ia kesulitan menurunkan berat badan.

    Menurut Courtney, metode diet ini mengharuskan seseorang mengatur pola makan dengan asupan 90 gram protein, 30 gram serat, dan 50 gram lemak. Sejak melakukan metode diet ini, Courtney mengaku sukses menurunkan berat badan dari 58 kg menjadi 50 kg dalam waktu kurang lebih dua bulan.


    Dikutip dari Times of India, ahli gizi Catherine Gervacio, RND mengatakan kandungan protein yang cukup pada metode ini memang efektif untuk mendukung pemeliharaan, perbaikan, dan rasa kenyang.

    “Rekomendasi umum adalah 0,8 hingga 1 gram per satu kg berat badan untuk orang dewasa,” kata Gervacio.

    “Mengenai serat, jumlahnya (pada metode diet ini) cukup untuk mengatur gula darah, meningkatkan kesehatan usus, dan meningkatkan rasa kenyang. Kebanyakan orang tidak memenuhi anjuran 25 gram (untuk wanita) dan 38 gram (untuk pria) setiap hari,” sambung dia.

    Mengenai lemak sehat, ahli diet Trista Best, MPH, RD, LD mengatakan seseorang harus memprioritaskan lemak sehat jika ingin mengikuti metode diet ini. Best juga merekomendasikan untuk membatasi lemak jenuh dan menghindari lemak trans.

    “Lemak sehat meliputi lemak tak jenuh ganda dan tak jenuh tunggal seperti yang bisa ditemukan di ikan salmon, biji chia, tahu, almond, dan alpukat,” kata Best.

    Berikut makanan-makanan yang dianjurkan untuk diet 90-30-50. Namun, perlu dicatat bahwa hasil dari metode diet ini mungkin akan berbeda pada masing-masing orang, tergantung dengan kondisi kesehatan dan sistem metabolisme masing-masing.

    • Protein: daging ayam, daging sapi, telur, kalkun, yogurt Yunani, dan keju cottage.
    • Serat: sayuran berdaun hijau, brokoli, kembang kol, biji chia, biji rami, kacang almond, dan buncis.
    • Lemak sehat: kacang-kacangan dan selai kacang, biji-bijian, alpukat, minyak zaitun.

    Ahli gizi diet Shelley Balls, MDA, RDN, LDN mengatakan metode ini diet terbilang “sangat efektif” untuk membantu menurunkan berat badan. Pasalnya, mengonsumsi protein yang cukup memang bisa membantu menjaga massa otot.

    Balls menambahkan konsumsi serat harian yang cukup dapat membantu seseorang untuk merasa kenyang lebih lama. Efek anti-inflamasi pada lemak sehat juga efektif dalam membantu menurunkan berat badan seseorang.

    (dpy/naf)



    Sumber : health.detik.com

  • Ini 5 Makanan Terburuk Untuk Kesehatan Usus, Batasi Konsumsinya!


    Jakarta

    Kesehatan usus perlu dijaga karena organ itu membantu menyerap nutrisi makanan. Oleh karena itu, jangan sampai merusaknya dengan sering konsumsi 5 makanan ini.

    Usus merupakan organ yang penting untuk dijaga karena jika tidak, dapat memengaruhi berbagai fungsi pencernaan, penyerapan nutrisi. dan dukungan terhadap sistem kekebalan tubuh.

    Di sisi lain, usus yang sehat juga dapat menjaga ekosistem bakteri baik di dalam saluran pencernaan yang dapat bermanfaat bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan.


    Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan usus, yaitu dengan memperhatikan makanan yang perlu dikonsumsi dan dihindari.

    Pasalnya, sejumlah makanan ada yang memengaruhi usus secara kurang baik. Akhirnya, bisa menyebabkan risiko penyakit serius.

    Oleh karena itu, selain mengonsumsi makanan yang baik untuk usus, kamu juga perlu menghindari makanan terburuk untuk usus.

    Melansir bbc.co.uk, berikut 5 makanan terburuk yang perlu dihindari.

    1. Makanan olahan

    Smoked beef untuk nasi goreng.Makanan olahan seperti smoked beef hingga bacon atau sosis buruk untuk kesehatan usus. Foto: iStockphoto

    Makanan olahan atau UPF (Ultra-Processed Food) adalah makanan yang diproduksi dengan bahan-bahan buatan, seperti ada tambahan pengemulsi dan zat aditif. Contoh makannya, seperti daging ham, smoked beef, sosis, hingga sejumlah camilan.

    Salah satu studi terkini yang disebut BBC UK menemukan, UPF berpotensi menyebabkan 32 masalah kesehatan. Makanan olahan ini dapat menciptakan perubahan pada mikrobioma usus dan meningkatkan peradangan. Pada gilirannya menyebabkan banyak masalah kesehatan.

    Penelitian tersebut juga menunjukkan beberapa zat aditif dan pengemulsi yang digunakan dalam makanan ini mampu menyebabkan peradangan, sembelit, hingga masalah kesehatan lain.

    Menghindari konsumsi makanan olahan sepenuhnya mungkin sangat sulit.

    Oleh karena itu, para ahli menyarankan untuk mengikuti aturan 80/20, dimana kamu bisa mengonsumsi makanan sehat 80% dan membiarkan tubuh mendapat asupan kudapan ringan 20% dari makanan ini.

    2. Gorengan

    ayam gorengMakan gorengan, termasuk ayam goreng juga dapat memengaruhi kesehatan usus. Foto: unsplash.com

    Gorengan juga tidak baik untuk menjaga kesehatan usus. Makanan yang digoreng mengandung lemak jenuh dan lemak trans yang sulit dicerna dan memengaruhi mikrobioma usus.

    Mengonsumsi makanan yang ditumis merupakan alternatif terbaik, karena akan mengurangi konsumsi lemak dan membuat usus lebih mudah mencerna makanan.

    Jika suka makanan yang digoreng, kamu tidak harus benar-benar menghindarinya. Para ahli sekali lagi menyarankan untuk mengikuti aturan 80/20.

    Makanan terburuk bagi usus lainnya bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Makanan tinggi gula

    tata cara makan es krimMakan es krim atau makanan tinggi gula juga bisa membahayakan usus. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Makanan manis, seperti sereal, es krim, dan kue umumnya mengandung gula rafinasi tinggi yang dapat membahayakan usus. Terutama ketika makanan-makanan ini terlalu sering dikonsumsi.

    Gula dapat menyebabkan peradangan di usus yang dapat merusak lapisan lendir pelindungnya. Akhirnya membahayakan bakteri baik yang sebenarnya dibutuhkan oleh tubuh.

    Makanan mengandung gula tinggi tidak hanya mencakup permen, kue, es krim, tetapi jus buah, yogurt, saus, dan sup, semuanya bisa mengandung gula dalam jumlah mengejutkan.

    Oleh karena itu, sebelum dikonsumsi sebaiknya selalu periksa label.

    NHS (National Health Service) dari Inggris merekomendasikan orang dewasa tidak mengonsumsi lebih dari 30 gram gula, yang didefinisikan sebagai gula tambahan.

    4. Pemanis buatan

    Pemanis buatan juga bukanlah pilihan yang tepat karena dampaknya cukup buruk terhadap kesehatan usus.

    Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Molecules, ditemukan enam pemanis buatan yang peredarannya disetujui oleh FDA (Food and Drug Administration), serta 10 suplemen olahraga berpemanis buatan, bisa meracuni mikroba usus pencernaan.

    Menurut penelitian, sistem mikroba usus memainkan peran dalam metabolisme manusia.

    Sistem mikroba usus berperan penting dalam metabolisme manusia, dan pemanis buatan ini dapat memengaruhi induk kesehatan, seperti menimbulkan intoleransi glukosa.

    5. Alkohol

    Minuman alkoholMinuman alkohol juga tidak baik bagi kesehatan usus. Foto: iStock

    Seorang ahli gizi, Rohini Bajekal menyebut alkohol dapat menjadi salah satu pilihan gaya hidup terburuk bagi kesehatan usus.

    Kandungan gula tinggi di dalamnya dapat mengganggu keseimbangan bakteri baik dan jahat dalam usus, dan meningkatkan permeabilitas usus.

    Salah satu studi tahun 2017 yang meneliti efek alkohol pada sistem pencernaan dan kekebalan tubuh juga menemukan, alkohol dapat memicu peradangan usus melalui serangkaian mekanisme. Kemudian alkohol menyebabkan peradangan dan disfungsi organ seluruh tubuh, khususnya di hati dan otak.

    Meskipun minum alkohol dalam jumlah sedang tidak akan menimbulkan kerusakan, tetapi lebih baik menghindarinya.

    (aqr/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Lily Banse

  • 4 Makanan untuk Menyehatkan Usus yang Perlu Dikonsumsi Rutin


    Jakarta

    Sama seperti organ lain, kesehatan usus juga perlu dijaga. Caranya dengan mengonsumsi makanan sehat yang dapat mendukung kesehatan usus. Seperti 5 makanan ini!

    Kesehatan usus perlu dijaga karena bermanfaat untuk menjaga keseimbangan mikrobioma yang dapat mendukung kesehatan tubuh optimal.

    Kesehatan usus yang buruk bisa menyebabkan penumpukan racun di tubuh. Akibatnya banyak gejala-gejala buruk, mulai dari membuat aroma keringat kurang enak, tidur tidak nyenyak, tidak fokus, dan gampang lelah.


    Oleh karena itu, kesehatannya sangat perlu dijaga. Salah satu cara paling ampuh tentu dengan mengonsumsi makanan-makanan yang dapat mendukung kesehatan usus.

    Dalam acara podcast The Diary of a CEO, ahli gastroenterologi, Will Bullsiewicz, MD membagikan wawasannya tentang buang air besar dan kesehatan pencernaan.

    Setelah podcast tersebut, ahli gastroenterologi itu membagikan sejumlah klipnya ke akun Instagram pribadi. Ia pun mencatat makanan yang baik untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan, mulai dari kesehatan jantung sampai usus.

    Menurut penjelasannya, berikut 5 makanan yang perlu lebih fokus dikonsumsi untuk menjaga kesehatan usus!

    1. Buah

    5 Buah Rendah Indeks Glikemik Untuk Penderita Diabetes Selama PuasaMakan buah baik untuk kesehatan usus. Foto: Getty Images/fcafotodigital

    Terdapat rumor aneh yang menyebut buah sebenarnya buruk bagi kesehatan. Namun, menurut Dr. Wll, buah-buahan justru sangat baik untuk kesehatan.

    Orang yang mengonsumsi lebih banyak buah-buahan kemungkinan lebih kecil terkena diabetes. Will juga mengungkap, buah-buahan mampu membantu menurunkan berat badan.

    Klaim terkait diabetes dari ahli gastroenterologi ini juga didukung oleh penelitian tahun 2022, yang diterbitkan dalam Journal Clinical Endocrinology & Metabolism.

    Jurnal tersebut menunjukkan, individu yang makan buah utuh secara teratur, memiliki risiko lebih rendah terkena diabetes tipe-2.

    2. Makanan fermentasi

    Ilustrasi KimchiMakanan fermentasi seperti kicmhi juga perlu dikonsumsi untuk meningkatkan kesehatan usus. Foto: iStockphoto/Getty Images/Zania Studio

    Makanan fermentasi juga direkomendasikan oleh ahli gastroenterologi ini. Menurut Will, perlu untuk memasukkan makanan fermentasi ke dalam pola makan sehari-hari.

    Sebab, makanan ini dapat membantu keanekaragaman mikroba usus. Makanan fermentasi juga dapat melancarkan pencernaan, serta mampu mengembalikan keseimbangan mikrba dalam usus.

    Contoh makanan fermentasi yang bisa dikonsumsi, seperti kimchi, sup miso, kefir, dan yogurt.

    Rekomendasi makanan lain yang sehat untuk usus bisa dilihat pada halaman selajutnya!

    3. Sayuran berdaun hijau

    Resep Sup Sawi HijauDisarankan juga untuk meningkatkan asupan makan sayur berdaun hijau. Foto: iStockphoto

    Sayuran berdaun hijau tidak hanya tinggi serat, tetapi juga mengandung vitamin dan antioksidan baik untuk kesehatan usus.

    Will mengungkap, sayuran hijau hampir tidak mengandung kalori, tetapi banyak nutrisi. Sayuran hijau adalah bahan dasar atau pendamping makanan yang bagus untuk dikonsumsi dengan makanan utama yang kaya protein.

    Kamu bisa menikmati sayuran berdaun hijau, seperti kangkung, selada, dan bayam. Bisa dikombinasikan, misalnya menikmati daging atau salmon dengan olahan bayam creamy.

    4. Makanan sumber omega-3

    Makanan dengan kandungan omega-3 juga disarankan oleh ahli gastroenterologi ini. Menurutnya, makanan seperti biji chia, bijji rami, kacang kenari, dan jenis kacang-kacangan lain mengandung lemak omega-3 yang sehat.

    Lemak tersebut yang dibutuhkan tubuh. Lemak sehat ini penting juga untuk menurunkan berat badan. Mereka juga mampu menurunkan kadar kolesterol LDL (jahat) dan menurunkan berbagai macam risiko penyakit, seperti jantung.

    Ditambah, asam lemak omega-3 dapat meningkatkan kesehatan jantung dan mengurangi peradangan pada tubuh.

    Selain makanan nabati, kamu juga bisa mengonsumsi makanan dengan omega-3 lain seperti ikan berlemak.

    (aqr/adr)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Anna Pelzer

  • 3 Minuman Pagi Rekomendasi Dokter untuk Sehatkan Usus


    Jakarta

    Asupan minuman pagi hari sebenarnya tidak boleh sembarangan. Sejumlah minuman lebih disarankan dokter karena mampu menyehatkan usus. Seperti 3 minuman ini.

    Pada pagi hari, dalam keadaan perut yang masih kosong, kamu tidak bisa mengonsumsi minuman sembarangan. Terutama jika ingin pencernaan dan kesehatan usus terjaga.

    Terdapat sejumlah minuman terbaik yang bisa mendorong kesehatan usus. Seorang dokter telah menguraikan tiga minuman ampuh yang dapat meningkatkan kesehatan usus dan hati.


    Dr. Joseph Saihab, ahli gastroenterologi dan spesialis hati bersertifikat menjelaskannya melalui unggahan di TikTok. Pakar medis ini merekomendasikan untuk mengonsumsi tiga minuman.

    Berikut penjelasannya seperti dirangkum dari express.co.uk (25/02):

    1. Kopi hitam

    Minum Kopi Hitam di Pagi Hari Bisa Bantu Turunkan Berat BadanMinum Kopi Hitam di Pagi Hari juga dikenal mampu memberikan manfaat sehat bagi usus. Foto: Ilustrasi iStock

    Dr Salhab menjelaskan, minuman populer ini telah terbukti baik untuk kesehatan hati. Ia menjelaskan, minuman ini dapat membantu mengendalikan penyakit hati berlemak dan telah terbukti menurunkan risiko kanker hati.

    Dr Saihab menambahkan jenis kopi hitam yang baik untuk kesehatan usus yaitu kopi dark roast (biji kopi dipanggang gelap). Sebab, kopi ini punya intensitas rasa kurang asam, menjadikannya pilihan baik untuk penderita refluks asam.

    “Jika kamu punya penyakit asam lambung, cobalah minum kopi yang menggunakan biji kopi dark roast,” jelasnya.

    Namun, perlu diingat manfaat kopi hitam ini akan efektif jika kamu meminumnya begitu saja. Tanpa tambahan gula, susu, atau pemanis lainnya.

    2. Teh hijau

    5 Cara Minum Teh Hijau yang Benar agar Manfaatnya MaksimalTeh hijau direkomendasikan karena mengandung katekin yang baik untuk usus dan hati. Foto: Getty Images

    Selain kopi, teh juga sering menjadi minuman pendamping sarapan. Pencinta teh mungkin menyukai sejumlah jenis teh. Namun, menurut Dr Saihab, pilihan terbaik jatuh kepada jenis teh hijau atau green tea.

    Teh hijau diketahui mengandung katekin yang merupakan oksidan kuat dan telah terbukti bermanfaat bagi usus dan hati. Teh hijau juga bisa menjadi alternatif bagi mereka yang tidak suka rasa kopi hitam atau ingin mengurangi konsumsi kafein berlebihan.

    “Sekarang, teh hijau mengandung sedikit kafein, dan lebih sedikit dibandingkan kopi hitam. Tetapi Anda juga bisa mendapatkan formulasi bebas kafein,” jelasnya.

    Minuman pagi lain rekomendasi dokter ini bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Smoothies

    Ilustrasi smoothiesSmoothies dari campuran buah dan sayuran kaya akan antioksidan juga baik untuk kesehatan. Foto: Getty Images/bhofack2

    Bagi mereka yang menghindari kafein sama sekali, ahli gastroenterologi ini merekomendasikan bikin smoothie yang mengandung antioksidan.

    Smoothies cup berbeda dari jus meskipun keduanya sama-sama terdiri dari buah dan sayuran yang dihancurkan. Melanisir Prochiz, jus merupakan sari buah atau sayur, cairan yang secara alami ada di dalam bahan-bahan itu.

    Sedangkan smoothies merupakan hasil blender dari semua bagian pada buah dan sayuran itu. Biasa dikonsumsi dengan ampasnya, sehingga punya tekstur lebih kental dan padat dibandingkan jus.

    Dr. Saihan menyarankan jika memang ingin bebas kafein, lebih baik membuat smoothies dengan memadukan buah-buahan dan sayuran tinggi kandungan antioksidannya.

    Misalnya, menggabungkan antara blueberry, blackberry, strawberry, delima, cherry, mangga, pepaya, sampai pisang. Buah-buahan ini juga bisa ditambah dengan bahan lain, seperti sayuran kangkung, bayam. sampai brokoli.

    “Pencampuran tidak akan memengaruhi kualitas nutrisi,” jelasnya.

    Ketiga minuman di atas memiliki kandungan antioksidan tinggi yang dapat meningkatkan kesehatan hati dan usus. Coba konsumsi rutin yuk!

    (aqr/adr)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Anna Pelzer

  • Alasan Sebaiknya Jangan Makan Sambil Berdiri, Bisa Begini Dampaknya ke Pencernaan


    Jakarta

    Di tengah rutinitas yang serba cepat, banyak orang kini terbiasa makan sambil berdiri atau berjalan. Misalnya, sarapan cepat sambil berangkat kerja, mengambil camilan di perjalanan menuju acara, atau berdiri sambil makan sudah menjadi kebiasaan umum.

    Sebagian orang memilih kebiasaan ini untuk menghemat waktu atau menyeimbangkan pekerjaan kantor yang banyak duduk. Sekilas, kebiasaan ini tampak ‘membantu’ pencernaan. Namun, makan sambil berdiri setiap hari dapat berdampak signifikan terhadap kesehatan dan sistem pencernaan.

    Penting untuk memahami bagaimana postur tubuh, kecepatan makan, dan proses pengolahan makanan saling berinteraksi dengan pencernaan agar usus tetap sehat dan terhindar dari ketidaknyamanan.


    Dampak Makan Sambil Berdiri pada Aliran Darah dan Pencernaan

    Dikutip dari Times of India, saat seseorang makan sambil berdiri, gravitasi menyebabkan darah mengalir lebih banyak ke kaki. Hal ini mengurangi jumlah darah yang menuju organ pencernaan yang berperan penting dalam memecah makanan secara efisien.

    Suplai darah yang tidak cukup dapat mengganggu proses pencernaan dan menimbulkan gas, kembung, atau gangguan pencernaan. Postur tubuh saat makan juga memengaruhi seberapa cepat lambung mengosongkan isinya.

    Penelitian yang diterbitkan dalam Canadian Science Publishing Journal menunjukkan makanan bergerak lebih lambat di lambung ketika seseorang duduk atau berbaring dibandingkan saat berdiri.

    Penelitian tersebut juga menemukan makan protein dalam posisi duduk tegak dapat memperbaiki pengosongan lambung, pencernaan protein, serta ketersediaan asam amino dalam darah dibandingkan dengan posisi berbaring.

    Sementara itu, makan sambil berdiri sering kali dikaitkan dengan cara makan yang lebih cepat. Kebiasaan makan terburu-buru dapat menyebabkan udara tertelan lebih banyak, meningkatkan rasa tidak nyaman akibat gas, dan mengurangi proses mengunyah yang memadai, sehingga lambung memerlukan waktu lebih lama untuk memecah makanan.

    Kecepatan makan yang terlalu cepat dapat berdampak buruk terhadap pencernaan dan menimbulkan perut kembung. Karena itu, penting untuk mempertahankan kebiasaan makan yang lebih lambat dan penuh kesadaran agar terhindar dari ketidaknyamanan dan meningkatkan penyerapan zat gizi.

    Di sisi lain, sebuah penelitian yang diterbitkan dalam European Journal of Preventive Cardiology menemukan berdiri dapat membantu membakar sedikit lebih banyak kalori.

    Studi ini menyebutkan berdiri selama enam jam dapat membakar sekitar 54 kalori lebih banyak dibandingkan duduk, yang secara teoritis dapat menyebabkan penurunan berat badan hingga 10 kilogram dalam empat tahun pada individu dengan berat 65 kilogram.

    Makan sambil berdiri memang bisa mempercepat proses pencernaan, tetapi kadang membuat seseorang merasa lebih cepat lapar. Lambung mengirimkan sinyal kenyang ke otak berdasarkan seberapa besar peregangan dan berapa lama tetap penuh.

    Makanan yang cepat dicerna, seperti karbohidrat olahan, bisa membuat seseorang cepat merasa lapar lagi, sedangkan makanan tinggi serat dan protein memberi rasa kenyang yang lebih lama.

    Dengan demikian, pencernaan yang terlalu cepat akibat makan sambil berdiri bisa tanpa disadari mendorong seseorang makan berlebihan.

    (suc/suc)



    Sumber : health.detik.com

  • Posisi Tidur Sesuai Sunnah dan Manfaatnya bagi Kesehatan


    Jakarta

    Tidur adalah kebutuhan dasar manusia. Dalam Islam, Rasulullah SAW memberikan teladan tentang bagaimana cara tidur yang baik, termasuk posisi tidur yang ternyata memberi manfaat kesehatan.

    Dalam hadits, Rasulullah SAW menganjurkan untuk tidur menghadap ke kanan. Posisi tidur yang diajarkan oleh Rasulullah SAW ini tidak hanya berpahala, tetapi juga memiliki manfaat kesehatan yang luar biasa.

    Rasulullah SAW bersabda, “Berbaringlah di atas rusuk kananmu.” (HR Bukhari dan Muslim)


    Kemudian dalam hadits lain yang diriwayatkan dari Abu Qatadah, “Sesungguhnya bila Nabi SAW istirahat dalam musafirnya di malam hari, beliau berbaring ke sebelah kanan. Dan bila beliau istirahat pada musafirnya menjelang Subuh, beliau tegakkan lengannya dan diletakkannya kepalanya di atas telapak tangannya.” (HR Muslim)

    Dikutip dari buku Al-Quran dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Perspektif Integratif karya Dr. Azhari Akmal Tarigan, M.Ag, Rasulullah SAW memilih tidur ke arah kanan tersebut bukan tanpa manfaat yang signifikan bagi tubuh manusia karena setelah diteliti lebih mendalam ditemukan kesimpulan bahwa posisi tidur tersebut memberikan pengaruh pada aliran darah agar tidak menjadi terhambat di dalam sirkulasi tubuh.

    Manfaat Kesehatan Sunnah Tidur Rasulullah SAW

    Dirangkum dari buku Sehari Bersama Nabi ; Sunnah Bangun Tidur Hingga Tidurnya Kembali Nabi Muhammad Shallaallahu Alaihi Wa Sallam dari Sudut Pandang Ilmu Kedokteran karya Dr. dr. Rachmat Faisal Syamsu, M.Kes., ada beberapa manfaat dari tidur menghadap ke kanan seperti yang dicontohkan Rasulullah SAW.

    1. Memperkuat Sistem Kekebalan Tubuh

    Nabi Muhammad SAW memulai tidur dan bangun lebih awal. Hal ini baik bagi kesehatan karena dapat membantu pertumbuhan dan perkembangan tubuh yang sehat dan memperkuat sistem kekebalan tubuh.

    2. Menjaga Kesehatan Jantung

    Letak jantung berada sedikit ke sisi kiri. Tidur miring ke kanan mencegah jantung tertekan oleh organ lain, sehingga aliran darah menjadi lebih stabil. Ini bisa mengurangi beban kerja jantung saat tidur. Nabi SAW juga memadamkan lampu yang terbukti menjadi pengatur ritme tidur sehingga meningkatkan kekebalan tubuh dan menjaga kesehatan jantung.

    3. Melancarkan Sistem Pencernaan

    Rasulullah SAW memiringkan tubuh ke kanan ketika tidur. Posisi ini dapat membuat proses pencernaan lebih cepat sehingga sistem pencernaan dapat bekerja secara optimal.

    Tidur ke kanan membantu pengosongan lambung secara alami ke arah usus kecil. Ini sangat membantu bagi yang mengalami gangguan pencernaan atau refluks asam lambung (GERD).

    4. Bagus untuk Struktur Tubuh

    Ketika tidur, Rasulullah SAW meletakkan tangan kanan pada bawah pipi, dengan posisi tidur yang seperti ini dapat membuat kepala dan punggung serta leher dapat tercipta garis lurus.

    5. Tidak Tidur dalam Posisi Tengkurap

    Rasulullah SAW tidak menganjurkan tidur dalam posisi tengkurap, bahkan posisi tidur ini dimurkai Allah SWT. Posisi tidur tengkurap berpotensi mengurangi asupan oksigen serta mempengaruhi kerja jantung sampai ke otak. Dalam hadits, Rasulullah SAW bersabda,

    “Sesungguhnya itu adalah cara tidurnya penghuni neraka.” (HR Ibnu Majah)

    Dalam riwayat lain, Rasulullah melihat seseorang tidur tengkurap, lalu membangunkannya dan melarang tidur dalam posisi itu.

    Sunnah Sebelum Tidur

    Ada beberapa sunnah sebelum tidur yang diajarkan oleh Rasulullah SAW, berikut di antaranya:

    1. Berwudhu Sebelum Tidur

    Salah satu sunnah yang paling utama adalah berwudhu sebelum tidur, sebagaimana wudhu yang dilakukan sebelum melaksanakan sholat. Wudhu menjadikan tubuh suci dan tidur pun lebih tenang, dalam keadaan bersih.

    Hadits Rasulullah SAW, “Jika engkau hendak mendatangi tempat tidurmu, maka berwudhulah sebagaimana wudhumu untuk salat, lalu berbaringlah di sisi kananmu.” (HR Bukhari dan Muslim)

    2. Mengibas Kasur Sebelum Berbaring

    Sunnah berikutnya adalah mengibas tempat tidur sebanyak tiga kali sebelum berbaring, menggunakan kain. Ini dilakukan untuk menghilangkan kotoran atau kemungkinan adanya binatang kecil yang tidak terlihat.

    Rasulullah SAW bersabda,

    “Jika salah seorang di antara kalian hendak mendatangi tempat tidurnya, hendaknya ia mengibas kasurnya dengan bagian dalam sarungnya, karena ia tidak tahu apa yang ada di atasnya…” (HR Bukhari dan Muslim)

    3. Membaca Doa Sebelum Tidur

    Salah satu rutinitas Rasulullah SAW sebelum tidur adalah membaca doa sebagai bentuk penyerahan diri sepenuhnya kepada Allah SWT. Doa ini menjadi penutup aktivitas harian seorang muslim, dan sekaligus pengingat bahwa tidur adalah bentuk “kematian kecil”.

    Sabda Nabi SAW, “Apabila kamu hendak tidur, maka berwudhulah sebagaimana wudhu untuk salat, kemudian berbaringlah ke sisi kananmu dan bacalah doa sebelum tidur. Jadikanlah doa itu sebagai akhir dari perkataanmu.” (HR Bukhari dan Muslim)

    4. Membaca Ayat Kursi Sebelum Tidur

    Rasulullah SAW sangat menekankan pentingnya membaca Ayat Kursi (QS. Al-Baqarah: 255) sebelum tidur. Amalan ini menjadi pelindung sepanjang malam dari gangguan makhluk halus dan setan.

    Hadits Rasulullah SAW, “Apabila kamu hendak tidur, bacalah Ayat Kursi karena Allah SWT akan selalu menjagamu dan setan tidak akan mendekatimu hingga pagi hari.” (HR Bukhari)

    5. Membaca Surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Naas

    Rasulullah SAW juga membiasakan membaca tiga surat pendek yaitu: Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Naas, kemudian meniupkan ke kedua telapak tangan dan mengusapkannya ke seluruh tubuh.

    Diriwayatkan dari Aisyah RA: “Setiap malam Rasulullah SAW ketika hendak tidur, beliau mengumpulkan kedua telapak tangannya, meniupkan padanya, lalu membaca: ‘Qul Huwallahu Ahad’, ‘Qul A’udzu bi Rabbil Falaq’, dan ‘Qul A’udzu bi Rabbin Nas’. Kemudian beliau mengusapkan ke seluruh tubuhnya, dimulai dari kepala, wajah, dan bagian depan tubuhnya. Itu dilakukan sebanyak tiga kali.” (HR Muslim)

    (dvs/kri)



    Sumber : www.detik.com