Tag: vagina

  • Macam-macam Bentuk Miss V yang Perlu Diketahui, Tak Semuanya Sama


    Jakarta

    Bentuk miss v atau vagina setiap wanita bisa berbeda-beda, termasuk juga segi warna, ukuran, hingga aroma. Salah satu perbedaan mencolok dari vagina adalah bentuk labia atau “bibir vagina”.

    Labia memiliki dua bagian, yakni labia mayora dan minora. Labia mayora adalah bibir vagina bagian luar yang memiliki tekstur tebal dan berlemak.

    Sementara, bibir vagina bagian dalam atau disebut labia minora, memiliki tekstur yang tipis dan ukuranya lebih kecil.


    Dikutip dari Cosmopolitan, terdapat tujuh bentuk atau tipe vagina. Seperti apa?

    1. Labia Minora Asimetris

    Jika labia bagian dalam lebih panjang, lebih tebal, atau lebih besar, labia tersebut dianggap asimetris. Bentuk vagina dengan labia yang seperti ini sangat umum pada perempuan.

    2. Labia Minora Menonjol

    Labia minora yang menonjol biasanya berukuran lebih panjang dari dan menonjol keluar dari labia mayora. Jenis labia minora menonjol ini biasanya membuat bentuk miss vlebih jelas atau mengintip keluar.

    3. Labia Mayora Melengkung

    Bentuk selanjutnya mungkin saja akibat dari labia mayora yang melengkung. Umumnya digambarkan seperti tapal kuda terbalik, yakni kurva bundar yang bertemu secara merata di ujungnya.

    Pada bentuk ini, labia minora biasanya berbentuk terbuka dan menonjol di bawah labia mayora.

    4. Labia Kecil dan Tertutup

    Ini adalah jenis yang terbilang jarang dimiliki dan paling ‘diinginkan’ karena terbilang indah, seperti vagina ‘Barbie’. Vagina barbie adalah vagina yang tertutup rapat sempurna dengan labia tak terlihat dan labia mayora (vagina bagian luar) tidak terlalu ‘chubby’ dan tembem.

    pada bentuk vagina yang satu ini, labia minora sepenuhnya tertutup dan tersembunyi di dalam labia mayora. ‘Bibir’ vagina luar di sini cenderung kurang rata dan menempel pada tulang kemaluan.

    5. Labia Mayora Menonjol

    Labia mayora yang menonjol biasanya terlihat lebih menjulur ke bawah. Bentuk vagina ini kulit mungkin tebal dan bengkak atau tipis dan agak longgar.

    6. Labia Kecil dan Terbuka

    Bentuk ini ditandai dengan labia mayora yang rata dan bersandar pada tulang kemaluan. Pada bentuk ini, biasanya memperlihatkan sedikit labia minora.

    7. Labia Minora Lebih Terlihat

    Bentuk vagina yang satu ini ditandai dengan labia mayora dan labia minora yang berukuran sama. Labia minora tidak terlihat karena menggantung di luar lipatan luar.

    Namun, labia minora akan terlihat ketika seorang wanita duduk atau menarik kedua sisi labia mayora.

    (suc/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Miss V Terasa Kendur? Tenang, Ini 5 Cara Buat Bikin ‘Rapat’ Lagi


    Jakarta

    Beberapa wanita mengeluh area miss V-nya mengendur, misalnya setelah melahirkan normal atau seiring pertambahan usia. Beberapa dari mereka juga percaya, kepuasan seks bisa dipengaruhi oleh tingkat kerapatan vagina. Tak heran, banyak juga wanita yang kemudian mencari-cari cara untuk mengencangkan kembali area intimnya.

    Sebenarnya, ada beberapa kemungkinan penyebab vagina mengendur. Misalnya karena faktor usia, masalah hormon, obesitas, persalinan normal berulang kali, dan olahraga berat. Kondisi ini juga disebut dengan vaginal relaxation syndrome.

    Olahraga seperti bersepeda menjadi salah satu penyebab paling sering dari vagina yang mengendur. Tapi, ada olahraga lain yang juga bisa mengencangkan vagina. Dikutip dari Times of India, gerakan olahraga ini bagus untuk mengencangkan otot panggul dan vagina.


    1. Pelvic Tilts

    Melatih otot vagina dan perut dengan cukup berbaring dan tangan lurus di samping badan. Pada gerakan ini, angkat perut, saat menekan punggung bagian atas ke lantai, usahakan untuk mengencangkan otot perut bagian bawah. Tahan posisi ini selama 3-10 detik. Rilekskan otot dan ulangi beberapa kali.

    2. Latihan Kegel

    Rahim, kandung kemih, usus kecil, dan rektum semuanya ditopang oleh panggul. Latihan kegel bertujuan untuk memperkuat otot-otot ini. Kencangkan otot panggul seperti sedang menahan buang air kecil, lakukan selama 5 detik. Usahakan untuk tetap bernapas dan tidak mengencangkan otot perut, paha, serta bokong. Setelah itu, bisa tingkatkan durasi saat mengencangkan otot panggul selama 5-10 detik.

    3. Yoga

    Yoga Asana membantu kontraksi dan perluasan otot dasar panggul. Untuk menjaga kesehatan vagina, lakukan Titli Asana, Prasarita Padottanasana, Chakrasana, dan Supta Vajrasana. Posisi yoga yang melibatkan panggul juga bisa membantu mengencangkan vagina.

    4. Squats

    Squat menjadi teknik yang bagus untuk mengencangkan daerah panggul dan otot vagina, terutama bila dikombinasikan dengan senam kegel. Pertama, berdiri dengan kaki selebar bahu dan pinggul menghadap ke luar. Kemudian naik-turunkan posisi badan seperti sedang duduk di bangku. Cobalah lakukan cara ini berulang kali agar hasilnya maksimal.

    5. Gerakan Angkat Kaki

    Cara ini yang paling mudah dilakukan. Berbaringlah dengan posisi tangan di bawah bokong. Kemudian angkat perlahan kedua kaki lurus ke atas. Pastikan pinggul terangkat setinggi mungkin. Latihan ini bisa dilakukan setiap pagi sebelum beranjak bangun dari tempat tidur.

    (vyp/vyp)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Ciri-ciri Miss V Sehat, Salah Satunya Tidak Berbau


    Jakarta

    Vagina merupakan salah satu organ reproduksi yang dimiliki perempuan. Sering disebut organ intim, vagina berfungsi sebagai saluran yang menghubungkan serviks atau leher rahim dengan bagian vulva atau luar tubuh.

    Menjaga kesehatan vagina sangat penting dilakukan karena timbulnya masalah pada vagina dapat mempengaruhi kesuburan, kehidupan seksual, serta terganggunya proses reproduksi secara keseluruhan.

    Vagina yang sehat ternyata memiliki beberapa tanda lho. Dikutip dari Insider, berikut ciri-ciri vagina yang sehat.


    Bentuk Keputihan

    Keputihan adalah kondisi normal fisiologis yang dialami wanita. Biasanya keputihan terjadi menjelang menstruasi dan pasca menstruasi. Vagina yang sehat akan mengeluarkan keputihan berwarna cair bening atau cair lengket.

    Tidak Berbau

    Vagina memiliki aroma yang khas dan biasanya menjadi lebih tajam saat sudah aktif secara seksual atau mulai memasuki masa menstruasi.

    Ketika vagina mengeluarkan aroma yang tidak sedap atau amis, ini perlu diwaspadai dan segera berkonsultasi ke dokter.

    Vagina yang sehat juga tidak menunjukkan gejala lain yang mengganggu kenyamanan, seperti adanya luka, benjolan, bintil, bercak, rasa terbakar, kemerahan hingga nyeri.

    Tidak Gatal

    Mungkin sebagian besar wanita pernah mengalami gatal di area vagina. Gatal pada vagina bisa disebabkan oleh iritasi, infeksi jamur, dan beberapa gejala penyakit. Salah satu penyebabnya adalah tidak bersih saat membasuh kelamin setelah buang air besar atau kecil. Solusinya, basuh yang benar dengan perlahan dari area depan ke belakang dan ganti celana dalam yang terasa basah.

    (suc/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Ada Kecoa! 10 Benda Paling Aneh yang Ditemukan Dokter di Miss V


    Jakarta

    Benda asing yang masuk ke dalam vagina baik disengaja maupun tidak dapat menimbulkan gejala yang serius. Benda yang biasanya dimasukkan dengan sengaja yaitu alat kontrasepsi, tampon, dan obat yang harus dimasukkan dari vagina. Sedangkan, yang tidak disengaja biasanya kondom yang robek saat berhubungan seksual, serpihan pembalut yang tertinggal di vagina.

    Benda-benda tersebut umumnya tidak menimbulkan rasa sakit. Namun, benda yang memiliki diameter lebih besar dari vagina yang menimbulkan rasa nyeri hingga resiko infeksi (apabila benda tajam).

    Hal ini bisa dialami wanita dewasa maupun anak-anak. Biasanya anak-anak selalu memiliki rasa penasaran tinggi. Ada seorang anak yang mencoba memasukkan krayon ke dalam vaginanya. Kemudian benda seperti bahan pakaian dan benang karpet yang tidak sengaja masuk.


    Akhir-akhir ini, ada banyak benda ‘aneh’ yang ditemukan dokter ahli Obsetri dan Ginekologi pada beberapa pasiennya. Mulai dari benda yang sengaja maupun tidak disengaja. Dikutip dari Times of India, berikut sederet benda yang pernah ditemukan di vagina.

    Kecoa

    Wanita asal Honduras merasakan sesuatu yang tidak biasa di dalam vaginanya dan melakukan pemeriksaan ke dokter kandungan. Dokter terkejut karena menemukan kecoa di dalam vaginanya.

    Hal ini dapat terjadi karena kecoa cenderung menyukai tempat gelap dan lembab untuk bersembunyi dan berkembang biak. Kecoa bisa meratakan tubuhnya agar muat di area sempit.

    Kaleng Hairspray

    Seorang tenaga kesehatan mengatakan pernah didatangi pasien wanita dengan kaleng aerosol hairspray di vaginanya.

    Sabun Batang

    Demi mendapatkan tubuh harum semerbak, seorang wanita sengaja memasukkan sabun pengharum ke dalam vaginanya dan tidak bisa mengeluarkannya.

    Lolipop

    Seorang wanita mengalami kejadian memalukan setelah sebuah lolipop terjepit di vagina yang sengaja dimasukkan untuk memuaskan seksualnya.

    Tutup Deodoran

    Tak jarang ditemukan kasus benda ini yang dijadikan “mainan seksual” untuk memuaskan hawa nafsu. Seorang wanita sedang “bermain” dengan botol deodoran tetapi tutup botolnya terjebak di dalam vaginanya.

    Remot TV

    Serupa dengan sebelumnya, seorang wanita mendatangi rumah sakit karena remot TV yang tersangkut di vaginanya.

    Spons

    Seorang wanita terburu-buru ingin berenang tetapi kehabisan tampon. Dia menggunakan spons sebagai pengganti tampon. Nahasnya, dia tidak bisa mengeluarkan spons itu lagi.

    15 Batu

    Seorang wanita tengah menggunakan 15 stone balls alat pijat pengencang vagina. Namun, tali pengait batu putus dan membuat batu-batu tersebut terjebak dalam vaginanya.

    Lilin

    Banyak orang-orang yang membeli mainan seksual (sex toys) tetapi seorang wanita ini memilih benda alternatif yang lebih ‘murah’ seperti lilin batangan untuk memuaskan hasrat seksual. Pada akhirnya, lilin tersebut juga nyangkut di vaginanya.

    Ponsel Genggam

    Seorang wanita asal Serbia, memakai ponsel sebagai pengganti sex toys. Malangnya, ponsel tersebut tersangkut di vaginanya.

    Itulah beberapa benda aneh yang ditemukan para dokter pada vagina pasiennya. Hal-hal tersebut dapat dihindari, misalnya menjaga kebersihan rumah agar terhindar dari serangga yang masuk ke tubuh serta lebih berhati-hati. Jika mengalami gejala abnormal seperti keluarnya bau, pendarahan, pembengkakan, atau ruam pada alat vital, jangan ragu untuk konsultasikan ke dokter.

    (kna/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 4 Kiat Mengencangkan Miss V Tanpa Obat dan Operasi

    Jakarta

    Seiring berjalannya waktu, organ-organ tubuh akan mengalami penurunan fungsi. Begitu juga dengan organ kewanitaan yang perlahan kehilangan ‘cengkramannya’ dengan semakin bertambahnya usia.

    Hal ini menjadi masalah besar bagi sebagian wanita. Pasalnya, vagina kendor bisa membuat hubungan di ranjang dengan pasangan menjadi tidak harmonis.

    Untuk menjawab kegelisahan kaum hawa tersebut, pakar kesehatan wanita dr Teresa Irwin membagikan tips untuk mengencangkan organ kewanitaan. Salah satunya adalah dengan melakukan pose yoga.


    Berikut beberapa pose yoga ala dr Irwin yang bisa mengembalikan kekencangan Miss V.

    1. ‘Happy Baby’

    Seperti namanya, pose ini menirukan bayi yang sedang gembira. Pada pose ini, Anda berbaring telentang dan mengangkat kedua kaki.

    Kemudian, tekuk kedua lutut dan gunakan tangan Anda untuk membuka kaki sambil menahan posisi tersebut.

    2. Bridge

    Pose ini cukup simpel untuk dilakukan. Mulailah dengan berbaring telentang, angkat panggul Anda seolah sedang melakukan thrust, dan tahan posisi tersebut selama beberapa detik.

    3. ‘Goddess’

    Dari posisi berdiri, buka kedua kaki dan tekuk lutut Anda. Kemudian, rentangkan kedua tangan Anda untuk membantu menjaga keseimbangan.

    Selain mudah dilakukan, dr Irwin mengatakan pose ini sangat membantu untuk mengencangkan otot-otot vagina.

    4. One-leg ‘Pigeon’

    Mulai pose ini dengan duduk bersila. Lalu, ambil salah satu kaki, tarik ke atas ke arah yang berlawanan, dan tahan posisi tersebut selama beberapa detik.

    Untuk membantu menjaga keseimbangan, Anda juga bisa bertumpu pada lantai menggunakan tangan yang lain.

    (ath/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Miss V Sulit ‘Basah’? 5 Pelumas Alami Ini Boleh Dicoba

    Jakarta

    Demi mencapai kepuasan dalam berhubungan seksual, banyak pasangan suami istri melakukan beragam cara termasuk foreplay. Foreplay biasanya dilakukan untuk membuat wanita merasa lebih relaks dan dalam kondisi siap untuk tahap penetrasi.

    Hal ini juga demi menghindari rasa nyeri saat vagina dirasa terlalu kering saat penetrasi. Untuk mengatasinya, sebenarnya para pasutri juga bisa mencoba sederet pelumas alami ini.

    Dikutip dari Insider, berikut beberapa pelumas alami yang mudah ditemukan di rumah dan aman untuk digunakan:


    1. Minyak Zaitun

    Bahan alami yang pertama adalah minyak zaitun. Tidak hanya memberikan manfaat pada masakan, tetapi minyak zaitun juga dapat menjadi pilihan yang tepat untuk menjadi pelumas alami.

    Teksturnya mampu memberikan kelembapan selama berhubungan seksual. Namun sebaiknya, hindari penggunaan minyak zaitun bersamaan dengan kondom, karena dapat merusak lateks dan mengurangi efektivitasnya.

    2. Minyak Kelapa Alami

    Umumnya, minyak kelapa dikenal sebagai salah satu pelumas alami yang efektif. Namun, perlu diperhatikan seseorang harus menggunakan minyak kelapa yang murni atau tidak mengalami proses.

    Karena minyak yang sudah melewati proses, mungkin mengandung bahan tambahan yang dapat memicu iritasi pada kulit. Seperti halnya minyak zaitun, sangat disarankan untuk menghindari penggunaan minyak kelapa alami secara bersamaan dengan kondom.

    3. Minyak Alpukat

    Manfaat minyak alpukat serupa dengan minyak kelapa murni dan minyak zaitun. Selain melembapkan, minyak alpukat memiliki kelebihan daya tahan yang lebih lama dibandingkan pelumas berbasis air.

    Selain itu, minyak alpukat juga memiliki aroma dan rasa yang lebih netral jika dibandingkan dengan minyak kelapa dan zaitun. Namun, sebagaimana halnya dengan minyak alami lainnya, sangat disarankan untuk menghindari penggunaannya bersamaan dengan kondom.

    4. Minyak Vitamin E

    Seringkali, minyak vitamin E digunakan sebagai pelembap atau dicampur dengan minyak esensial. Minyak ini memiliki sifat yang lembut pada kulit, bahkan pada area yang sensitif.

    5. Gel Lidah Buaya Murni

    Gel lidah buaya seringkali digunakan sebagai perawatan untuk luka bakar karena kemampuannya memberikan efek menenangkan pada kulit. Tidak hanya itu, gel lidah buaya murni juga merupakan alternatif pelumas alami yang cocok bagi seseorang dengan kulit sensitif atau area genital yang rentan. Meskipun demikian, perlu berhati-hati dan amati komposisi bahan pada produk yang digunakan.

    Pastikan untuk menghindari produk yang mengandung alkohol, karena bisa menyebabkan iritasi dan kering pada kulit.

    (kna/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 7 Cara Menghilangkan Gatal di Area Miss V Secara Alami

    Jakarta

    Menjaga kesehatan pada area kewanitaan sangatlah penting. Cara ini dilakukan untuk mencegah munculnya sejumlah bakteri jahat yang dapat menimbulkan penyakit.

    Jika kamu jarang merawat dan membersihkannya, maka bisa saja muncul rasa gatal di area miss V. Hal ini tentu bikin tidak nyaman, apalagi jika detikers harus beraktivitas di luar rumah seharian.

    Tapi jangan khawatir, ada sejumlah cara untuk menghilangkan rasa gatal di miss V bagian dalam, lho. Penasaran seperti apa? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Penyebab Gatal di Area Miss V

    Sebelum mengetahui cara menghilangkan gatal, sebaiknya ketahui dulu sejumlah penyebab gatal di area miss V. Cara ini dilakukan agar kamu terhindar dari rasa gatal di area kewanitaan yang bikin tidak nyaman.

    Mengutip situs Web MD, berikut penyebab gatal di area miss V:

    • Infeksi jamur
    • Munculnya Vaginosis bakterial jahat yang dapat menyebabkan infeksi
    • Adanya penyakit menular seks, seperti herpes genital, kutil kelamin, HIV, sifilis, gonore, hingga trikomoniasis
    • Iritasi yang disebabkan oleh bahan-bahan kimia, seperti krim, douche, sabun, hingga kondom
    • Menopause
    • Stres
    • Kanker vulva.

    Cara Menghilangkan Gatal di Miss V Bagian Dalam

    Sebenarnya, ada sejumlah obat-obatan medis yang bisa digunakan untuk menghilangkan gatal pada area kewanitaan. Namun, detikers juga bisa meredakan gatal secara alami dengan bahan-bahan yang mudah didapat.

    Dilansir dari berbagai sumber, berikut cara menghilangkan gatal di miss V bagian dalam secara alami.

    1. Kompres Air Dingin

    Cara menghilangkan gatal di miss V yang pertama adalah dengan kompres air dingin. Sebab, sensasi air dingin dapat memberikan rasa sejuk di sekitar area kewanitaan.

    Cara pakainya juga mudah, cukup basahi kain dengan air dingin namun jangan langsung diletakkan di atas kulit, karena dikhawatirkan dapat menyebabkan iritasi. Jadi, sebaiknya tambahkan penghalang lagi seperti handuk atau kain kecil.

    2. Mandi dengan Soda Kue

    Dilansir Healthline, soda kue memiliki sifat antijamur. Oleh karena itu, baking soda bisa dimanfaatkan untuk meredakan rasa gatal di area kewanitaan.

    Menurut sebuah studi di 2014, soda kue diyakini dapat membunuh sel Candida, yaitu sel yang dapat menyebabkan infeksi jamur. So, tak ada salahnya mencoba mandi dengan campuran soda kue.

    Caranya mudah, tambahkan sekitar 1/4 hingga 2 cangkir soda kue ke dalam bak mandi, lalu tunggu beberapa saat sampai larut. Setelah itu, detikers berendam di dalam bak mandi selama 10-30 menit.

    3. Konsumsi Makanan Probiotik

    Cara lain untuk menghilangkan rasa gatal di area miss V bagian dalam adalah mengkonsumsi makanan yang mengandung probiotik. Sebab, probiotik dapat meningkatkan pertumbuhan bakteri sehat di usus dan area kewanitaan.

    Apa saja makanan yang mengandung probiotik? Berikut daftarnya:

    • Yoghurt
    • Kimchi
    • Acar mentimun
    • Kombucha (sejenis teh)
    • Sup miso.

    4. Lidah Buaya

    Mengutip Very Well Health, kamu juga bisa menggunakan lidah buaya untuk mengobati rasa gatal di miss V. Caranya mudah, cukup oleskan krim lidah buaya ke area kewanitaan yang gatal secara perlahan.

    Perlu diingat, meskipun lidah buaya dapat meredakan gejala gatal-gatal, namun tidak dapat membunuh bakteri-bakteri jahat secara langsung.

    5. Minyak Kelapa

    Minyak kelapa diyakini juga dapat menghilangkan rasa gatal di area kewanitaan. Sebuah studi menunjukkan bahwa minyak kelapa sama efektifnya seperti obat antijamur klotrimazol, yang mana dapat mengobat infeksi jamur di kulit.

    6. Madu

    Sudah sejak lama madu dipercaya sebagai obat alternatif untuk kesehatan. Salah satu manfaatnya adalah dapat meredakan gatal-gatal di area miss V, lho.

    Sifat anti-inflamasi dan antibakteri pada madu dipercaya dapat mengobati infeksi dan jamur. Sejumlah peneliti mengungkapkan bahwa mengoleskan madu ke area kewanitaan dapat menjadi cara alternatif dalam melawan bakteri jahat.

    7. Menggunakan Celana Dalam Katun

    Cara yang terakhir adalah dengan menggunakan celana dalam berbahan katun. Sebab, pakaian yang berbahan ketat seperti spandex atau nilon dapat menimbulkan rasa gatal serta meningkatkan risiko infeksi jamur.

    Penggunaan celana dalam katun membuat kulit bisa bernapas, sehingga membantu mengurangi kondisi kulit yang gatal di sekitar miss V. Disarankan juga untuk memakai pakaian yang longgar dan berbahan katun, sehingga memiliki sirkulasi udara yang baik untuk kulit.

    Nah, itu dia penjelasan mengenai tujuh cara menghilangkan gatal di miss V bagian dalam serta sejumlah penyebabnya. Semoga artikel ini dapat membantu para ladies!

    (ilf/fds)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Ibu-Ibu Simak! Begini Cara Merawat Miss V Biar Suami Betah di Rumah


    Jakarta

    Membersihkan area kewanitaan merupakan hal yang perlu dilakukan agar tetap bersih dan tidak mengeluarkan aroma yang tidak sedap. Namun apakah area kewanitaan perlu dibersihkan?

    Sebelum itu ketahui terlebih dulu terkait bagian area kewanitaan. Bagian luar area kewanitaan disebut vulva, area tersebut meliputi, labia majora, labia minora dan area pembukaan vagina. Sedangkan area kewanitaan bagian dalam itu disebut vagina.

    Pada bagian vulva dan vagina ini, tidak diperlukan pembersih, lantaran area tersebut dapat menghasilkan cairan sendiri yang berguna untuk menjaga kesehatan area kewanitaan.


    Mencuci area vulva dan vagina dengan menggunakan sabun atau wewangian dapat mengganggu keseimbangan pH vagina dan meningkatkan risiko infeksi serta aroma yang tidak sedap.

    Area kewanitaan yang sehat, memiliki aroma khas yang ringan. Maka dari itu, seseorang tidak perlu mencoba menghilangkan semua aroma tersebut dengan mencuci atau menggunakan wewangian.

    Menggunakan sabun atau wewangian di area kewanitaan dapat membuat vagina kering dan dapat menyebabkan luka kecil yang memudahkan bakteri berkembang biak serta dapat menginfeksi vagina.

    Dikutip dari She Knows, penelitian menemukan bahwa mencuci area vagina dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan. Wanita yang menggunakan wewangian untuk membersihkan area vagina dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker serviks, endometritis, infeksi jamur dan nyeri vagina.

    Cara menjaga area kewanitaan, yang paling pentung adalah dengan menjaga vagina agar tetap kering. Ganti celana dalam jika basah karena berkeringat, buang air kecil setelah berhubungan seksual.

    Setelah buang air kecil, bersihkan vagina dengan air bersih dengan mengusap dari arah depan ke belakang.

    Selain itu, cara untuk membersihkan area vulva atau bagian vagina luar yakni menggunakan air hangat dengan cara mengusap dari arah depan ke belakang. Lalu keringkan menggunakan tisu dan menepuknya secara pelan.

    (kna/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Bukan gegara Terlalu ‘Semangat’, Ini Sederet Penyebab Miss V Sakit Habis Bercinta


    Jakarta

    Beberapa wanita mengeluh sakit di area Miss V setelah berhubungan seksual. Sebenarnya, apa sih penyebabnya? Benarkah ada kaitannya dengan ukuran Mr P yang terbilang terlalu besar?

    Ada banyak alasan mengapa seseorang mengalami rasa sakit pada vagina atau vulva setelah berhubungan seks. Tentu saja, alasan yang snangat jelas adalah aktivitas seksual yang terlalu intens. Namun perlu diingat, rasa sakit pada vagina setelah melakukan hubungan seksual tak boleh diabaikan.

    Alasan yang paling umum terkait vagina sakit setelah berhubungan seksual adalah terjadinya gesekan. Hubungan seks yang menyakitkan dapat dikenal sebagai dipareunia. Penting untuk memahami kapan dan di posisi mana seseorang merasakan sakit, pada saat berhubungan seks atau setelah berhubungan seks.


    Selain itu penyebab lainnya adalah kurangnya pelumas hingga fluktasi hormon dan alergi lateks. Namun, ada faktor lain yang dapat menyebabkan vagina sakit setelah berhubungan seksual, meliputi:

    1. Mengalami infeksi

    Rasa sakit di sekitar vagina dapat disebabkan oleh infeksi, seperti infeksi menular seksual (IMS). Jika seseorang menglami rasa sakit setelah berhubungan seks, kunjungi dokter untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

    2. Hormon yang berubah

    Perubahan kadar hormon dapat disebabkan oleh kondisi menopause, perimenopause atau kehamilan. Karena pada kondisi tersebut biasanya vagina sedang dalam tahap kering, dalam artian tidak menghasilkan pelumas yang cukup pada saat berhubungan seksual.

    Untuk mengatasi hal ini, solusinya adalah gunakan pelumas. Jika seseorang membutuhkan bantuan untuk mengatasi gejala primenopause dapat mengunjungi dokter setempat.

    3. Tidak terangsang

    Jika seorang wanita tidak merasakan gairan seksual saat berhubungan, tidak akan menghasilkan pelumas yang cukup untuk menunjang aktivitasnya. Hal ini dapat membuat vagina seseorang kering dan menyebabkan rasa sakit ketika berhubungan seksual.

    Jangan memaksa berhubungan seksual, jika tidak merasakan adanya dorongan. Karena kondisi ini dapat menyebabkan rasa nyeri pada vagina setelah atau pada saat berhubungan.

    4. Infeksi saluran kemih

    Kondisi nyeri setelah seks, khususnya pada daerah punggung dapat disebabkan oleh penetrasi yang terlalu dalam atau infrksi saluran kemih. Hal ini dapat menimbulkan rasa nyeri dan tidak nyaman setelah berhubungan seksual.

    jika kondisi tersebut disertai dengan rasa tidak sehat, demam, nyeri saat buang air kecil, mengandung darah pada urine atau frekuensi buang air kecil meningkat, sebaiknya segera mendatangi dokter untuk diberikan penanganan segera.

    5. Alergi terhadap lateks

    Jika seseorang merasakan gatal setelah berhubungan seksual, itu dapat disebabkan oleh alergi lateks, seperti alat kontrasepsi atau pelumas yang digunakan. Untuk mengetahui lebih lanjut bahwa seseorang mengalami alergi lateks atau tidak, sebaiknya lakukan tes alergi dan berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

    6. Kondisi medis lainnya

    Nyeri yang dirasakan dalam panggul dapat disebabkan oelh berbagai kondisi medis, seperti penyakit radang panggul dan endometriosis atau miom. Jika seseorang merasakan nyeri setelah berhubungan seksual atau pendarahan setelah berhubungan seksual, segeralah melakukan pengobatan ke dokter, agar dapat ditangani.

    7.Berhubungan seksual secara berlebihan

    Ternyata berhubungan seksual secara berlebihan dapat memberikan efek rasa nyeri pada area miss V setelahnya. Hal tersebut merupakan kondisi yang tidak nyaman dirasakan oleh seorang wanita dan dapat berlangsung setelah melakukan hubungan seksual.

    Selain mengetahui penyebab rasa sakit yang timbul setelah berhubungan seksual, penting juga untuk memahami langkah-langkah mengatasi nyeri pada Miss V setelah bercinta. Apa saja?

    1. Berendam dalam garam epsom

    Garam epsom dapat membantu menyembuhkan tubuh, meredakan ketidaknyamanan dan mengurangi peradangan. Tuangkan garam epsom pada bak mandi dan berendamlah, gunakan garam epsom yang alami dan terbaik. Hindari penggunaan produk beraroma, lantaran ini dapat mengganggu pH pada vagina dan memicu iritasi di area tersebut.

    2. Mengompres pangkal pada dengan es

    Untuk meredakan nyeri, dapat dilakukan dengan kompres di area pangkal paha menggunakan air dingin untuk mengurangi peradangan atau pembengkakan. Namun, jangan mengompres es secara langsung pada vagina, karena hal ini dapat menyebabkan masalah lebih lanjut.

    3. Menggunakan pelumas

    Menggunakan gel pelumas selama berhubungan seks merupakan hal yang baik jika seseorang mengalami nyeri akibat gesekan, selain itu mengoleskannya pada vagina setelah berhubungan seks juga dapat membantu mengurangi ketidaknyamanan. Pilihlah pelumas berbasis air dengan efek mendinginkan dan meredakan.

    4. Gunakan pakaian dalam berbahan katun

    Katun lebih menyerap dan lebih dapat bernapas dibandingkan dengan kain sintetis lainnya, jadi jika ketidaknyamanan seseorang disebabkan oleh infeksi, menggunakan pakaian dalam berbahan katun dapat membantu proses penyembuhan.

    (vyp/vyp)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 8 Makanan yang Bikin Miss V Awet Muda dan Tetap ‘Menggigit’

    Jakarta

    Mengonsumsi makanan yang sehat tak hanya bermanfaat bagi kesehatan tubuh secara umum, tetapi juga bermanfaat bagi kesehatan organ intim. Apa yang kita konsumsi pasti akan berdampak pada seluruh organ tubuh, tak terkecuali organ intim.

    Berdasarkan jurnal Scientific Reports, kesehatan usus atau pencernaan memiliki kaitan erat dengan kesehatan vagina. Pada umumnya, bila kesehatan pencernaan terjaga, maka kesehatan vagina juga akan terjaga.

    Vagina yang sehat dengan kadar pH yang seimbang akan terhindar dari berbagai jenis infeksi, termasuk infeksi jamur yang berpotensi menimbulkan bau tak sedap. Berikut terdapat 8 jenis makanan yang dapat bantu bersihkan dan sehatkan vagina, dikutip dari Health Shots.


    1. Yogurt

    Yogurt memiliki kandungan bakteri laktobacilus. Berdasarkan sebuah penelitian pada 2006, yogurt terbukti dapat membantu menyeimbangkan kesehatan jamur di vagina dan mencegah infeksi jamur di vagina.

    2. Jus Kranberi

    Banyak ahli telah merekomendasikan jus kranberi atau buah kranberi bagi wanita yang memiliki permasalahan infeksi saluran kemih. Kranberi merupakan buah yang kaya akan antioksidan dan memiliki kemampuan melawan infeksi.

    Selain itu, kandungan asam dalam buah ini dapat membantu mempertahankan keseimbangan pH pada vagina, menjadikan vagina lebih sehat dan bebas infeksi yang dapat menimbulkan bau tak sedap.

    3. Nanas

    Buah ini mengandung segudang kandungan vitamin C, vitamin B, dan serat. Tak hanya bermanfaat bagi kesehatan usus, kandungan baik dalam nanas juga dapat membantu vagina terhindar dari infeksi yang berpotensi menimbulkan bau tak sedap.

    4. Apel

    Kandungan antioksidan dalam apel dapat membantu menstimulasi aliran darah pada vagina yang turut menjaga kesehatan vagina. Sebuah studi oleh PubMed Central pada 2014 menunjukkan bahwa komponen yang terdapat dalam buah ini dapat mencegah fibroid rahim dan membantu meningkatkan gairah seksual.

    5. Teh jahe

    Jahe kaya akan kandungan antimikroba yang bermanfaat bagi kesehatan usus dan vagina. Kandungan antimikroba ini dipercayai mampu menjaga vagina tetap sehat dan bebas dari infeksi.

    6. Lemon

    Lemon adalah buah dengan tingkat keasamaan dan kaya akan vitamin C. Inilah yang dibutuhkan vagina untuk dapat menjaga keseimbangan pHnya. Keseimbangan pH ini juga akan berdampak pada kesehatannya, menjauhkannya dari pertumbuhan jamur atau infeksi yang tidak diinginkan.

    7. Seledri

    Sama seperti lemon, seledri juga mengandung vitamin C yang dapat menjaga vagina dari pertumbuhan bakteri-bakteri buruk. Hal ini secara tidak langsung akan menjaga vagina dari bakteri yang dapat menimbulkan bau tak sedap.

    8. Kayu manis

    Kayu manis memiliki kandungan yang dapat membantu menetralisasi keasaman pada vagina dan menjaga keseimbangan pHnya. Vagina yang sehat dan seimbang pastinya akan terhindar dari bau tak sedap dan pertumbuhan jamur hingga infeksi.

    (kna/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy