Tag: vegan

  • 5 Selebriti Dunia Gagal Jalani Diet Plant-Based, Ini Alasannya


    Jakarta

    Diet nabati populer dan dipercaya sebagai diet yang menyehatkan. Ternyata ada beberapa selebriti dunia yang gagal jalani diet ini dengan alasan sebagai berikut.

    Plant-based diet atau diet yang hanya mengonsumsi makanan nabati sedang populer dan merebak pelakunya akhir-akhir ini. Diet ini banyak dipercaya jauh lebih sehat dari diet lain karena rendah kalori dan kadar lemaknya.

    Ternyata diet nabati tidak selamanya berdampak baik dan positif pada tubuh seluruh pelakunya. Beberapa orang justru mengalami kegagalan dan efek samping yang buruk setelah menjalani diet nabati dalam durasi waktu yang lama.


    Sekelas selebriti seperti penyanyi hingga aktor dunia menjadi korban ketidakcocokan diet nabati pada tubuhnya. Ada yang mengaku lemas bahkan hingga menderita penyakit berat dan harus berujung di meja operasi.

    Baca juga: Kocak! 5 Penjual Makanan Ini Dicurigai Sebagai Intel oleh Netizen

    Berikut ini 5 selebriti dunia yang berhenti jalani diet plant based:

    Gagal Jadi Vegan, Ini Diet yang Dijalani Robert Downey Jr.Gagal Jadi Vegan, Ini Diet yang Dijalani Robert Downey Jr. Foto: Instagram/robertdowneyjr

    1. Robert Downey Jr.

    Pemeran Iron Man ternyata pernah menjalani diet vegan beberapa waktu silam. Durasi penerapan diet vegan dalam pola makannya juga cukup berlangsung lama dalam hitungan bulan.

    Sayangnya setelah menjalani diet vegan, Robert Downey Jr justru tidak mendapatkan efek baik. Tubuhnya terasa lebih lemas daripada sebelum menjadi vegan.

    Setelah dikonsultasikan kepada tenaga kesehatan, ditemukan bahwa Robert mengalami kekurangan nutrisi. Vitamin B12, kalsium, yodium, hingga zat besi ditemukan dalam kadar yang minim sehingga mengganggu kesehatannya.

    2. Cillian Murphy

    Aktor utama dari film Oppenheimer ini mengaku awalnya menjalani diet vegetarian karena takut sapi yang dikonsumsi marah kepadanya. Murphy telah menjadi vegetarian selama 15 tahun terakhir di hidupnya.

    Ternyata rahasia diet vegetarian tersebut yang membuat tubuhnya selalu bugar dan ramping apapun peran yang dijalaninya. Sayangnya demi proyek film yang akan dilakoninya ia harus membentuk ototnya menjadi lebih besar.

    Tetap diet vegetarian tidak akan bisa membantu membangun ototnya secara maksimal dalam waktu singkat. Kini Cillian Murphy sedang menjalani pelatihan untuk mulai kembali makan daging seperti orang pada umumnya.

    Selebriti yang gagal jalan diet plant based lainnya ada di halaman berikutnya.

    3. Angelina Jolie

    Aktris legendaris Angelina Jolie selalu tampil bugar, berkharisma, dengan tubuh yang selalu ideal. Ternyata ada diet khusus uang dijalani oleh Angelina Jolie untuk mengendalikan bentuk tubuh dan kesehatannya.

    Secara khusus tidak ada satu pun menu hewani yang masuk dalam daftar diet Angelina Jolie. Aktris pemeran Maleficent ini juga mengakui dirinya seorang vegan yang sama sekali tidak mengonsumsi daging setelah merasa lebih tua.

    Tetapi beberapa waktu silam Angelina Jolie memutuskan untuk berhenti menjadi seorang vegan. Ia mengatakan hampir terbunuh secara perlahan karena kesehatan menurun akibat kekurangan nutrisi dari pola dietnya.

    4. Miley Cyrus

    5 Selebriti Dunia Gagal Jalani Diet Plant-Based, Ini AlasannyaMiley Cyrus jadi korban efek negatif dari diet vegan. Foto: Instagram

    Penyanyi dengan penampilan ekstrem yang dikenal bernama Miley Cyrus ternyata pernah menjadi pelaku vegan. Selama bertahun-tahun dirinya hanya mengonsumsi makanan nabati saja bahkan tidak termasuk ikan dan telur ayam.

    Tetapi Miley Cyrus kemudian mengaku bahwa sejak September 2020 silam ia berkomitmen untuk berhenti menjadi seorang vegan. Hal ini lantaran efek negatif mulai terasa pada dirinya berupa otaknya yang sulit fokus dan mudah kelelahan.

    Kini Miley Cyrus menambahkan ikan dan telur pada menu diet hariannya. Bisa disebut pola diet vegannya telah resmi berubah menjadi seorang pelaku pescatarian.

    5. Liam Hemsworth

    Liam Hemsworth namanya melejit setelah memerankan tokoh Thor dalam serial Avengers. Ternyata Hemsworth merupakan seorang vegan yang melakukan diet tersebut bersama kakaknya Chris Hemsworth.

    Tetapi pola diet vegan yang dijalaninya hanya bertahan selama 5 tahun saja. Pada 2019 Liam Hemsworth divonis mengalami batu ginjal dan harus menjalani operasi untuk membersihkan ginjalnya.

    Hasilnya sejak menjalani operasi tersebut Hemsworth resmi berhenti menjadi pelaku vegan sepenuhnya. Kini daging merah, daging ayam, dan berbagai asupan hewani sudah dikonsumsi Hemsworth secara normal.

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Gagal Jadi Vegan, Ini Diet yang Dijalani Robert Downey Jr.


    Jakarta

    Melejit setelah memerankan sosok Iron Man, Robert Downey Jr ungkap pola dietnya. Ia ternyata pernah gagal melakukan suatu diet hingga akhirnya memilih diet ini.

    Dibalik tubuh berenergi dan kharismatik pada aktor, ada pola diet dan olahraga tertentu yang mereka lakukan. Pengaturan pola makan dan aktivitas fisik yang terarah menjadi rahasia kebugaran tubuh para aktor.

    Terutama pemeran film aksi seperti Avengers yang harus memiliki penampilan tubuh prima. Aktor sekelas Robert Downey Junior saja mengaku menjalankan diet khusus untuk menjaga tubuhnya.


    Perjalanan panjang dilakukan pemeran Iron Man ini untuk menemukan pola diet yang cocok untuk tubuhnya. Ia mengungkapkan dirinya pernah mengalami kesalahan memilih diet hingga menimbulkan efek samping pada tubuhnya.

    Gagal Jadi Vegan, Ini Diet yang Dijalani Robert Downey Jr.Robert Downey Jr mengakui dirinya gagal menjadi vegan karena efek samping yang dialaminya. Foto: Instagram/robertdowneyjr

    Pola diet Robert Downey Junior diungkapkan oleh Eating Well (23/1). Beberapa waktu lalu Robert Downey pernah menerapkan diet vegan demi menjaga kesehatan tubuhnya.

    Sayangnya ia mengalami beberapa kondisi yang justru mengganggu kesehatannya. Robert Downey Junior dilaporkan mengalami kekurangan vitamin B12 yang merupakan efek dari minimnya asupan protein hewani.

    “Aku mencoba semua jenis diet vegetarian dan bahan vegan, tetapi semuanya tidak bisa berefek baik pada tubuhku. Tanpa protein hewani aku mengalami kekurangan vitamin B12, kalsium, yodium, dan zat besi,” papar Robert Downey Jr.

    Ia bahkan sempat mengandalkan suplemen agar tetap bisa menjalankan diet vegan. Mulai dari suplemen zat besi, kalsium, hingga berbagai suplemen nutrisi tambahan untuk tubuhnya.

    Gagal Jadi Vegan, Ini Diet yang Dijalani Robert Downey Jr.Kini dirinya menjalani diet pescatarian yang lebih cocok untuk tubuhnya. Foto: Instagram/robertdowneyjr

    Akhirnya ia dianjurkan untuk mengganti pola dietnya dan menyesuaikan dengan kebutuhan tubuhnya. Menyadari tubuhnya tak bisa tanpa protein hewani, akhirnya Robert Downey Junior memilih diet pescatarian untuk dijalani.

    Pada pola diet pescatarian Robert Downey Junior bisa menerapkan pola makan vegetarian untuk tubuhnya. Tetapi pada diet ini ada tambahan asupan berupa ikan dan makanan laut yang diperbolehkan untuk dikonsumsi.

    Sehingga tubuh Robert Downey Junior tetap menerima asupan protein hewani. Tetapi kalori yang masuk tidak sebesar seperti konsumsi daging unggas dan daging merah.

    “Rumor bahwa aku menjalankan diet pescatarian memang benar adanya. Artinya setiap hari aku akan makan ikan terus menerus. Hal ini lantaran tubuhnya ternyata tak bisa lepas dari protein hewani,” ungkap Robert Downey Junior.

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Gagal Jadi Vegan, Ini Diet yang Dijalani Robert Downey Jr.


    Jakarta

    Melejit setelah memerankan sosok Iron Man, Robert Downey Jr ungkap pola dietnya. Ia ternyata pernah gagal melakukan suatu diet hingga akhirnya memilih diet ini.

    Dibalik tubuh berenergi dan kharismatik pada aktor, ada pola diet dan olahraga tertentu yang mereka lakukan. Pengaturan pola makan dan aktivitas fisik yang terarah menjadi rahasia kebugaran tubuh para aktor.

    Terutama pemeran film aksi seperti Avengers yang harus memiliki penampilan tubuh prima. Aktor sekelas Robert Downey Junior saja mengaku menjalankan diet khusus untuk menjaga tubuhnya.


    Perjalanan panjang dilakukan pemeran Iron Man ini untuk menemukan pola diet yang cocok untuk tubuhnya. Ia mengungkapkan dirinya pernah mengalami kesalahan memilih diet hingga menimbulkan efek samping pada tubuhnya.

    Gagal Jadi Vegan, Ini Diet yang Dijalani Robert Downey Jr.Robert Downey Jr mengakui dirinya gagal menjadi vegan karena efek samping yang dialaminya. Foto: Instagram/robertdowneyjr

    Pola diet Robert Downey Junior diungkapkan oleh Eating Well (23/1). Beberapa waktu lalu Robert Downey pernah menerapkan diet vegan demi menjaga kesehatan tubuhnya.

    Sayangnya ia mengalami beberapa kondisi yang justru mengganggu kesehatannya. Robert Downey Junior dilaporkan mengalami kekurangan vitamin B12 yang merupakan efek dari minimnya asupan protein hewani.

    “Aku mencoba semua jenis diet vegetarian dan bahan vegan, tetapi semuanya tidak bisa berefek baik pada tubuhku. Tanpa protein hewani aku mengalami kekurangan vitamin B12, kalsium, yodium, dan zat besi,” papar Robert Downey Jr.

    Ia bahkan sempat mengandalkan suplemen agar tetap bisa menjalankan diet vegan. Mulai dari suplemen zat besi, kalsium, hingga berbagai suplemen nutrisi tambahan untuk tubuhnya.

    Gagal Jadi Vegan, Ini Diet yang Dijalani Robert Downey Jr.Kini dirinya menjalani diet pescatarian yang lebih cocok untuk tubuhnya. Foto: Instagram/robertdowneyjr

    Akhirnya ia dianjurkan untuk mengganti pola dietnya dan menyesuaikan dengan kebutuhan tubuhnya. Menyadari tubuhnya tak bisa tanpa protein hewani, akhirnya Robert Downey Junior memilih diet pescatarian untuk dijalani.

    Pada pola diet pescatarian Robert Downey Junior bisa menerapkan pola makan vegetarian untuk tubuhnya. Tetapi pada diet ini ada tambahan asupan berupa ikan dan makanan laut yang diperbolehkan untuk dikonsumsi.

    Sehingga tubuh Robert Downey Junior tetap menerima asupan protein hewani. Tetapi kalori yang masuk tidak sebesar seperti konsumsi daging unggas dan daging merah.

    “Rumor bahwa aku menjalankan diet pescatarian memang benar adanya. Artinya setiap hari aku akan makan ikan terus menerus. Hal ini lantaran tubuhnya ternyata tak bisa lepas dari protein hewani,” ungkap Robert Downey Junior.

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Kronologi Wanita Polandia Meninggal gegara Malnutrisi, Cuma Makan Buah-BB 22 Kg


    Jakarta

    Seorang wanita asal Polandia bernama Karolina Krzyzak meninggal dunia pada usia 27 tahun setelah menjalani diet buah ekstrem yang membuatnya mengalami kekurangan gizi. Saat meninggal, berat badannya dilaporkan hanya sekitar 22 kilogram.

    Sebelum meninggal, Karolina kerap mengeluh kepada teman-temannya soal tubuh yang terasa lemah dan kurang bertenaga. Kondisinya yang semakin kurus juga membuat orang terdekatnya berulang kali memintanya untuk mengubah pola hidup.

    Dikutip dari laman Mothership, Karolina sangat mempercayai filosofi clean eating, yakni keyakinan mengonsumsi makanan murni dapat menyucikan pikiran dan jiwa. Gagasan ini banyak tersebar di media sosial, terutama melalui influencer yang menganjurkan menjauhi makanan olahan serta minyak biji-bijian, lalu menggantinya dengan pola makan yang dianggap lebih alami.


    Karolina diketahui beralih menjadi vegan sejak berkuliah di Universitas Leeds, Inggris Raya, dan sempat aktif mengorganisir kegiatan untuk klub vegan di kampusnya.

    Sejak remaja, Karolina memang menghadapi anoreksia. Ia bahkan sempat menghubungi seorang influencer raw-vegan untuk meminta saran bagaimana pulih dari anoreksia sekaligus mengembalikan siklus menstruasi meski hanya mengonsumsi buah-buahan. Sang influencer menyarankan Karolina melakukan puasa, detoks, ‘membersihkan diri,’ dan menyelaraskan diri dengan alam serta keinginannya.

    Pada tahun kedua kuliahnya, Karolina mulai menerapkan pola makan raw vegan atau vegan mentah. Berat badannya semakin turun, membuat orang tuanya semakin khawatir. Dikutip dari Healthline, pola makan raw vegan sebagian besar terdiri dari makanan nabati yang tidak diproses, dikonsumsi mentah, atau dipanaskan pada suhu sangat rendah.

    Pada 2018, Karolina sempat kembali ke Warsawa, Polandia, untuk menjalani perawatan inap. Namun, setelah itu ia kembali lagi pada pola makan vegan.

    Pada 2024, ia terbang ke Bali dan bergabung dengan komunitas fruitarian atau pola makan berbasis buah di Ubud. Di sana, ia akhirnya bertemu langsung dengan para influencer yang selama ini ia kagumi di dunia maya, sekaligus menghadiri pertemuan tentang raw vegan dan diskusi kesehatan terkait diet buah.

    Sayangnya, kesehatannya menurun drastis pada November 2024. Banyak pihak menyarankan agar Karolina segera ke pusat perawatan gangguan makan atau menghubungi orang tuanya, namun ia menolak. Karolina meninggal dunia di Bali pada Desember 2024.

    Komunitas penganut diet buah kemudian membantah adanya kaitan langsung antara pola makan tersebut dengan gangguan makan. Menurut mereka, kematian Karolina bukan semata karena hanya mengonsumsi buah, melainkan akibat asupan yang terlalu sedikit.

    Sahabat Karolina, Emilia, yang juga mantan penganut raw vegan, mengingatkan bahwa kehidupan influencer sering kali tidak sesuai dengan apa yang ditampilkan di media sosial. Emilia menilai, banyak dari mereka sebenarnya juga berjuang dengan masalah kesehatan pribadi. Namun, kala itu Karolina sudah terlalu tenggelam dalam fantasi diet yang ia yakini.

    “Akhirnya kamu menyadari bahwa tubuh, pada hakikatnya, tidak murni, dan jiwa itu tak terbatas, dan kamu membutuhkan tubuh yang kuat jika kamu ingin hidup di dunia ini, berbelas kasih, dan menolong sesama. Kurasa Karolina tidak pernah menyadari hal itu,” ujarnya.

    (elk/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    image : unsplash.com / Jonas Weckschmied
  • Gaduh Klaim Gluten Free Palsu di Jakarta, Ini Tips Pilih-pilih Bakery


    Jakarta

    Pekan ini, jagat maya Indonesia kembali diramaikan oleh masalah keamanan pangan. Sebuah bakery online di Jakarta, Bake n Grind, yang selama ini mengusung label gluten-free,dairy free, vegan, egg free, dan stevia & plant-based, ketahuan menjual produk yang ternyata masih mengandung gluten.

    Ironisnya, korbannya bukan orang dewasa yang sedang diet, melainkan seorang balita yang punya alergi gluten. Terlihat reaksi alergi yang cukup parah pada balita tersebut setelah memakan produk yang diklaim oleh bakery online tersebut bebas gluten.

    Unggahan sang ibu viral di media sosial, dan hasil uji laboratorium kemudian membenarkan dugaan publik yaitu positif mengandung gluten pada produk tersebut. Sang pemilik akhirnya meminta maaf dan berjanji akan bertanggung jawab.


    Kasus Bake n Grind berawal dari unggahan seorang ibu yang membagikan pengalaman anaknya mengalami reaksi alergi di sekujur badan setelah makan roti gluten free. Setelah viral, sampel produk diujikan oleh salah seorang influencer di PT Saraswanti Indo Genetech, dan hasilnya menunjukkan positif mengandung gluten.

    Lebih mengejutkan lagi, dikatakan produk tersebut ternyata tidak diproduksi sendiri, melainkan hasil repackaging dari toko lain.

    Apa Itu Gluten?

    Banyak orang mengenal makanan yang mengandung gluten adalah “zat yang bikin gemuk” atau “yang harus dihindari kalau ingin diet”. Pemahaman ini kurang tepat, sebab sebenarnya gemuk ditentukan oleh seberapa banyak kalori yang masuk dan kalori yang digunakan oleh tubuh. Sedangkan gluten adalah campuran dua protein alami yaitu gliadin dan glutenin yang terkandung dalam biji-bijian seperti gandum, jelai (barley), dan gandum hitam.

    Saat tepung dicampur air dan diuleni, gluten membentuk jaringan elastis yang membuat adonan roti menjadi mengembang, kenyal, dan lembut. Tanpa gluten, tekstur roti akan padat dan mudah hancur. Sebab itu banyak produk bebas gluten terasa kurang empuk dibanding roti biasa.

    Di industri pangan, gluten punya fungsi penting: menjaga bentuk, tekstur, dan kekenyalan makanan. Tapi bagi sebagian orang, terutama yang punya kelainan sistem imun atau alergi, gluten justru bisa memicu reaksi berbahaya bagi tubuh.

    Produk gluten-free sendiri didefinisikan sebagai makanan yang mengandung kurang dari 20 ppm (part per million) gluten, sesuai regulasi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Ambang ini dianggap aman bagi pengidap alergi gluten, karena tubuhnya masih bisa mentoleransi jumlah yang sangat kecil.

    Siapa yang Benar-Benar Butuh Gluten Free?

    Tak semua orang perlu diet bebas gluten. Bagi kebanyakan orang sehat, gluten tidak menimbulkan bahaya apa pun. Namun bagi kelompok tertentu, gluten bisa menjadi pemicu penyakit serius. Berikut di antaranya.

    1. Pengidap Celiac Disease

    Celiac adalah penyakit autoimun kronis dimana sistem imun tubuh menyerang jaringan usus halus setiap kali gluten masuk ke saluran cerna. Dampak yang ditimbulkan berat seperti perut kembung, diare berkepanjangan, berat badan turun, hingga gangguan penyerapan nutrisi.

    2. Pengidap Non-Celiac Gluten Sensitivity (NCGS)

    Tidak menyebabkan kerusakan usus seperti pengidap celiac, tapi pengidap NCGS bisa mengalami gejala mirip seperti nyeri kepala, kembung, nyeri sendi, dan kelelahan setiap kali mengonsumsi gluten.

    3. Pengidap Alergi Gandum

    Kondisi ini berbeda dari dua di atas. Tubuh bereaksi terhadap protein gandum, termasuk gluten, sehingga bisa menimbulkan ruam, gatal, hingga anafilaksis yaitu reaksi alergi berat yang bisa mengancam nyawa.

    Bagi anak-anak, terutama balita, paparan gluten dapat memicu reaksi lebih cepat dan lebih berat. Inilah yang membuat kasus bakery online asal Jakarta begitu sensitif karena korbannya adalah anak kecil dengan sistem imun yang belum begitu matang.

    Tips Aman Pilih Produk Gluten Free

    Belajar dari kasus bakery yang viral, konsumen dapat mengecek dengan teliti hal berikut agar tidak tertipu dengan label palsu saat memilih produk gluten free:

    1. Cek sertifikat resmi

    Label “gluten-free” seharusnya didukung oleh sertifikasi resmi dari lembaga kredibel atau izin edar yang jelas. Produsen yang serius biasanya mencantumkan nomor uji laboratorium atau logo sertifikasi Certified Gluten-Free di kemasan.

    2. Cek komposisi produk

    Produk yang benar-benar bebas gluten tidak akan mencantumkan bahan seperti gandum, jelai (barley), gandum hitam, atau malt. Jika menemukan istilah samar seperti modified starch atau flour blend tanpa penjelasan, sebaiknya waspada karena bisa saja terdapat kandungan gluten yang tersembunyi.

    3. Waspadai klaim berlebihan

    Klaim yang berlebihan justru patut dicurigai ketika tidak disertai dokumen pendukung atau hasil uji laboratorium yang terbuka untuk publik. Label gluten-free, dairy free, vegan, egg free, dan stevia & plant-based memang terlihat menarik, tapi seringkali hanya sebatas penarik perhatian tanpa bukti yang valid.

    4. Pilih produsen yang transparan

    Produsen yang jujur biasanya menyertakan alamat pabrik, izin edar, kontak layanan konsumen, bahkan hasil uji lab di situs atau media sosial. Transparansi seperti ini menandakan komitmen dan kejujuran produsen.

    (mal/up)



    Sumber : health.detik.com

  • 7 Artis Hollywood Ini Pernah Jadi Vegan, Tapi Berhenti karena Hal Ini


    Jakarta

    Beberapa artis Hollywood menjalani pola makan vegan, tapi kemudian berhenti karena alasan kesehatan. Ada yang merasa tubuhnya lemas hingga mengalami efek samping dari pola makan nabati.

    Menjalani pola makan apapun sebenarnya kembali pada preferensi, kebutuhan nutrisi, hingga kecocokan setiap individu. Beberapa orang pun memutuskan jadi vegan karena merasa bisa lebih sehat atau lebih baik dengan hanya makan makanan nabati.

    Tak ada yang salah dari pola makan ini, tapi dalam perjalanannya, beberapa artis Hollywood yang tadinya vegan memutuskan berhenti. Mereka memiliki alasan yang utamanya terkait dengan kesehatan.


    Mengutip Just Jared (25/12/2024), inilah 7 artis yang sempat jadi vegan tapi kemudian berhenti:

    1. Lizzo

    Penyanyi dan rapper Lizzo pernah menganut pola makan vegan, tapi itu semua berubah ketika dirinya liburan ke Jepang tahun 2024. Saat itu ia mempelajari bagaimana sebuah hidangan berbahan hewani bisa disiapkan dengan fresh dan bersih.

    Lizzo mencoba sushi dan telur yang ternyata berefek positif untuk tubuhnya keesokan hari. “Saya merasa kagum dengan apa yang tubuh saya rasakan besok harinya. Hal ini membawa saya pada perjalanan untuk mencari tahu bagaimana protein hewani memengaruhi tubuh saya,” ungkap Lizzo.

    Ia merasa konsumsi protein hewani membuat dirinya memiliki lebih banyak energi, memudahkan penurunan berat badan, dan bahkan mengatasi masalah mental yang dialaminya.

    2. Jared Leto

    Jared Leto accepts the award for best actor in a supporting role for Dallas Buyers Club during the Oscars at the Dolby Theatre on Sunday, March 2, 2014, in Los Angeles.  (Photo by John Shearer/Invision/AP)Foto: John Shearer/Invision/AP

    Jared Leto mendeskripsikan pola makannya dengan sebutan unik yaitu cheating vegan. Di sebagian besar waktu makan, ia menjadi vegan, tapi kadang ia cheating dengan menikmati makanan nonvegan.

    “Saya sebenarnya cheagan, cheating vegan. Saya tidak makan daging sama sekali. Namun jika ibu seseorang membuatkan saya cookies dan memberikan pada saya, kemungkinan saya akan coba segigit. Atau ketika saya sedang di Alaska lalu ada salmon liar, saya mungkin akan memakannya,” kata aktor sekaligus musisi tersebut.

    3. Zooey Deschanel

    Aktris cantik Zooey Deschanel mengonfirmasi kalau dirinya menjadi vegan beberapa tahun lalu, tapi kini sudah menyerah. Ia melihat kakak perempuannya yang menjadi vegan patuh sejak SMA. “Saya berharap bisa seperti dia, tapi saya tidak bisa,” ujar Zooey.

    Ia mengaku sensitif dengan banyak makanan. “Saya tidak bisa makan sesuatu yang mengandung gandum atau kedelai, dan sulit bagi saya untuk mencukupi kebutuhan kalori. Hampir tidak mungkin untuk saya makan di restoran vegan,” tutur Zooey kepada Health tahun 2011.

    4. Channing Tatum

    WEST HOLLYWOOD, CALIFORNIA - MARCH 09: Channing Tatum attends the Versace FW23 Show at Pacific Design Center on March 09, 2023 in West Hollywood, California. (Photo by Emma McIntyre/Getty Images)Foto: Emma McIntyre/Getty Images

    Pemain film 21 Jump Street, Channing Tatum pernah mencoba jadi vegan pada tahun 2013. Selama 6 bulan ia menjalani pola makan nabati ini, tapi berujung berhenti.

    Mantan istrinya, Jenna Dewan mengatakan Channing Tatum tak suka sayur sehingga membuat pola makan vegannya amat sulit. “Sulit pada awalnya karena Anda ingin seseorang berada di jalan yang sama, tetapi Anda harus membiarkan orang menjadi diri mereka sendiri,” kata Dewan.

    Selengkapnya di halaman selanjutnya.

    5. Miley Cyrus

    Sebagai pencinta binatang, Miley Cyrus awalnya sangat berkomitmen menjadi seorang vegan. Namun ia berhenti menjalani pola makan ini tahun 2020.

    Miley Cyrus berujung makan ikan dan sumber omega lain dari bahan hewani karena otaknya tidak berfungsi maksimal. Pada suatu titik ia juga malnutrisi. Hingga akhirnya Miley mengonsumsi ikan meski terasa sulit baginya. “Saya menangisi ikan itu, sangat menyakitkan bagi saya untuk makan ikan,” kata pelantun lagu Flowers itu.

    6. Liam Hemsworth

    NEW YORK, NY - SEPTEMBER 16:  Actor Liam Hemsworth attends as London Fog presents a New York special screening of 'The Dressmaker' on September 16, 2016 in New York City.  (Photo by Cindy Ord/Getty Images for London Fog)Foto: Getty Images

    Liam Hemsworth menjadi vegan selama 2 tahun tetapi kemudian berhenti pada 2019. Ia menyadari ada perubahan pada tubuhnya. “Dua tahun awal saya merasa sehat. Saya merasa kuat, energinya tinggi, semuanya terasa sangat baik,” kata Liam.

    Namun setelahnya ia merasa sangat lemas dan tidak bersemangat. Secara umum ia tak enak badan dan diketahui mengidap batu ginjal. Penyakit ini tampaknya muncul akibat mengonsumsi oksalat tingkat tinggi, yang dapat ditemukan dalam makanan seperti bayam dan kacang-kacangan.

    7. Anne Hathaway

    Dalam wawancara tahun 2019, aktris Anne Hathaway mengaku berhenti menjadi vegan saat makan malam selama syuting Interstellar dengan Matt Damon.

    Saat itu ia juga ditemani suaminya yang menyelesaikan 1 tahun menjadi vegan. Anne Hathaway mulai tergoda mencicipi salmon yang disajikan chef di restoran berbintang Michelin kala itu. “Jadi saya makan sepotong salmon dan otak saya terasa seperti komputer yang sedang di-boot ulang,” kata pemain film The Devil Wears Prada itu.

    (adr/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Anna Pelzer

  • Wanita dengan Pola Makan Vegan Punya Gairah Seks Lebih Tinggi


    Jakarta

    Pola makan vegan yang mengasup banyak buah dan sayuran ternyata tak hanya bagus untuk kesehatan. Asupan ini juga meningkatkan gairah seks pada wanita.

    Beragam tren pola diet dan pola makan datang silih berganti namun ada pola makan yang tetap diminati orang sejak lama, salah satunya adalah pola makan vegan terkenal sejak dulu.

    Pola makan vegan sendiri maksudnya adalah mengonsumsi makanan berbahan nabati seperti buah, sayuran, biji-bijian dan kacang-kacangan atau diartikan juga tidak mengonsumsi produk hewani.


    Sebuah penelitian di Amerika Serikat menemukan bahwa pola makan vegan dapat membantu menurunkan berat badan. Itu karena asupan serat yang lebih banyak sehingga mengurangi keinginan ngemil.

    Wanita dengan Pola Makan Vegan Punya Gairah Seks Lebih TinggiWanita dengan Pola Makan Vegan Punya Gairah Seks Lebih Tinggi Foto: Ilustrasi iStock

    Studi lain juga menemukan bahwa secara umum, pelaku pola makan vegan memiliki tubuh yang lebih kurus dan memiliki indek massa tubuh yan lebih rendah.

    Dilansir dari dari DailyMailUK (08/01), pola makan vegan juga memiliki keunggulan lainnya yang baru saja ditemukan akhir-akhir ini. Menurut salah satu penelitian yang dijelaskan dalam film dokumenter terbaru dari Netflix, ‘You Are What You Eat’, ada hubungan antara gairah seks wanita dengan pola makan vegan.

    Dalam dokumenter ini dijelaskan beberapa peneliti dari California menemukan bahwa wanita yang tidak mengonsumsi produk hewani selama delapan minggu, lebih mudah terangsang secara seksual saat melihat hal sensual dibandingkan wanita yang non-vegan.

    Semua peserta penelitian yang berjumlah 22 orang wanita dibagi menjadi dua kelompok. Satu kelompok dengan menu vegan dan satu kelompok dengan menu makanan yang mengandung produk hewani.

    Wanita dengan Pola Makan Vegan Punya Gairah Seks Lebih TinggiWanita dengan Pola Makan Vegan Punya Gairah Seks Lebih Tinggi Foto: Ilustrasi iStock

    Selain menu makanan yang ditentukan, setiap peserta diwajibkan untuk olahraga lebih rutin dibandingkan biasanya. Kemudian pola makan mereka diteliti dengan kondisi kesehatan mereka.

    Sementara untuk bagian libido atau gairah seks, para peneliti dari Stanford University meminta empat peserta untuk menonton video sensual. Penelitian ini juga menggunakan peralatan lab untuk mengetahui suhu genital para peserta sebelum dan sesudah menonton video sensual tersebut.

    Di akhir eksperimen keempat peserta ini lebih mudah terangsang secara seksual, efek dari rajin berolahraga. Akan tetapi peserta dengan pola diet vegan memiliki hasil yang lebih bagus dengan tingkat rangsangan seksual mencapai 300%.

    Penelitian ini didukung oleh penelitian sebelumnya yang menemukan bahwa pria yang menjalani pola makan vegan, bisa menurunkan resiko disfungsi ereksi.

    Sayangnya penelitian ini belum bisa memberikan alasan pasti mengapa pola makan vegan bisa berpengaruh kepada libido wanita.

    Namun para peneliti percaya efek ini terjadi karena adanya efek positif dari nutrisi dan vitamin yang didapat dari sayuran. Asupan ini meningkatkan sirkulasi darah ke alat kelamin sehingga lebih sensitif pada rangsangan.

    (sob/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Ella Olsson