Tag: VELO

  • AMA Tokocrypto x VELO: Mengungkap Potensi VeloOrbit

    Tokocrypto mengadakan sesi Ask Me Anything (AMA) di akun Telegram resminya bersama Pat Arunanondchai, Chief Operating Officer VELO pada Kamis, 14 Maret 2024. AMA ini berfokus pada peluncuran VeloOrbit, sebuah produk yang disebut sebagai “Visa kripto” berikutnya, menandai langkah signifikan dalam misi Velo Protocol untuk meredefinisi aksesibilitas dan inklusi keuangan melalui teknologi blockchain.

    Pat Arunanondchai memperkenalkan VeloOrbit sebagai aplikasi seluler yang mudah digunakan, menawarkan fungsi “Scan-and-Go” untuk pembayaran. Aplikasi ini menggunakan sistem kode QR umum, memungkinkan pedagang untuk menerima pembayaran aset kripto melalui kode QR yang sama dengan yang digunakan untuk mata uang fiat. Dengan mengaitkan kode QR ke dompet web3 terlebih dahulu, VELO bertujuan untuk meminimalisir perubahan perilaku pembayaran pengguna dan memudahkan pedagang menambahkan saluran pembayaran baru.

    Selama sesi AMA, dijawab pertanyaan dari komunitas mengenai kemajuan signifikan yang diwakili oleh VeloOrbit dalam misi VELO, ketersediaannya untuk pengguna di Indonesia, fitur tambahan selain pemrosesan pembayaran, potensi dan peluang Velo Protocol di pasar Asia Tenggara, khususnya Indonesia, dan fokus pada proyek Mata Uang Digital Bank Sentral (CBDC).

    Kenal VeloOrbit

    Ilustrasi VeloOrbit Sumber: Velo Protocol
    Ilustrasi VeloOrbit Sumber: Velo Protocol

    Baca juga: AMA Creo Engine Ungkap Inovasi Game Blockchain yang Revolusioner

    Pat Arunanondchai menekankan bahwa VeloOrbit dirancang untuk menjadikan web3 lebih mudah diakses oleh masyarakat luas, bertujuan menjadi gerbang bagi pengguna non-kripto untuk masuk ke dalam dunia web3. Dengan integrasi VeloOrbit ke dalam lanskap pembayaran saat ini, pemegang kripto dan pendatang baru dapat menggunakan aset web3 mereka untuk pembayaran kepada pedagang. Ini menandai sebuah terobosan dalam mewujudkan inklusi keuangan digital.

    Di sisi regulasi, VeloOrbit akan tersedia sebagai aplikasi seluler di berbagai negara tanpa batasan spesifik negara, termasuk Indonesia. VELO bekerja sama dengan mitra lokal untuk berintegrasi dengan regulasi lokal dan jaringan pedagang, dengan fokus awal pada pasar SE Asia seperti Thailand dan Laos, sebelum ekspansi lebih lanjut ke Indonesia.

    Selain pemrosesan pembayaran, VeloOrbit menawarkan fitur yang memudahkan pengguna, bertindak sebagai dompet web3 universal yang memungkinkan pengguna untuk melakukan pembayaran, berdagang di Universe, dan berinvestasi dalam komoditas tokenisasi, seperti emas.

    Melihat ke depan, Tokocrypto mengantisipasi kolaborasi dan pengembangan masa depan yang akan memperkaya pengalaman pengguna dengan VeloOrbit, termasuk kemitraan dengan pemroses pembayaran yang akan membuat Orbit kompatibel dengan lebih dari 100.000 pedagang dalam jaringan.

    Sesi AMA ini menandai titik penting dalam upaya bersama Tokocrypto dan VELO untuk memperluas akses dan penggunaan teknologi blockchain di Asia Tenggara, menawarkan wawasan berharga kepada komunitas tentang potensi besar VeloOrbit dalam meredefinisi lanskap keuangan digital.

    Silakan ikuti Tokocrypto di Telegram untuk info tentang jadwal AMA selanjutnya.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Velo Protocol AMA di Tokocrypto: Peluang Keuangan Web3+ di Indonesia

    Pat Arunanondchai, Chief Operating Officer Velo Protocol, mengadakan sesi Ask Me Anything (AMA) di kanal Telegram Tokocrypto pada hari Kamis, 15 Februari 2024. Artikel ini merangkum sesi AMA tersebut, khususnya segment 2 dan 3 yang membahas proyek Velo Protocol, web3+, dan rencana mereka di Indonesia.

    Web3+ untuk Inklusi Keuangan

    Velo Protocol bertujuan membangun layanan keuangan baru di dunia web3 yang juga kompatibel dengan web2. Layanan ini meliputi platform trading, kliring digital, pembayaran universal, dan jembatan antara web2 dan web3. Pendekatan mereka berfokus pada kepatuhan regulasi dan integrasi dengan sistem keuangan tradisional untuk mendorong adopsi massal.

    Kolaborasi dengan Tokocrypto

    Pat melihat kolaborasi ini sebagai langkah awal ekspansi Velo di Indonesia. Mereka berharap dapat memperluas aksesibilitas token mereka dan memanfaatkan keahlian Tokocrypto untuk menavigasi regulasi lokal.

    Ilustrasi Velo Labs. Sumber: Velo Labs.
    Ilustrasi Velo Labs. Sumber: Velo Labs.

    Baca juga: Mengenal Lebih Dekat Aset Kripto Velo (VELO)

    Peluang di Indonesia

    Pat menyebutkan beberapa fokus Velo di Indonesia, termasuk:

    • Menyediakan solusi pembayaran lintas batas yang terintegrasi: Mirip dengan kemitraan mereka di Laos, Velo ingin menawarkan alternatif bagi pekerja migran yang saat ini dikenakan biaya transfer tinggi oleh agen informal.
    • Menjangkau bisnis dan individu Indonesia: Produk web3 mereka sudah dapat diakses siapa saja, namun untuk solusi lintas batas yang terintegrasi, mereka membutuhkan mitra lokal yang kuat.
    • Meningkatkan kesadaran tentang web3+: Velo berencana menggelar berbagai inisiatif untuk mengedukasi masyarakat Indonesia tentang manfaat web3+.

    Produk dan Fitur Terbaru

    Pat juga membahas beberapa produk dan fitur terbaru dari Velo:

    • Grid Trading Bot: Sebuah bot copy trading yang akan memudahkan pengguna bertransaksi di platform Universe.
    • Orbit: Aplikasi pembayaran berbasis QR code yang baru saja mendapatkan mitra baru untuk memperluas jangkauannya.
    • Fitur tambahan Orbit: Orbit menawarkan kemudahan dan aksesibilitas bagi merchant dengan memanfaatkan QR code yang sudah populer di Asia.

    Kemitraan dan Regulasi

    Pat menegaskan bahwa Velo tidak memiliki lisensi sendiri, namun mereka memanfaatkan jaringan mitra yang memiliki lisensi untuk menyediakan layanan sesuai regulasi. Misalnya, untuk layanan on/off ramp, Velo bekerja sama dengan mitra berlisensi agar pengguna dapat melakukan konversi kripto ke fiat secara legal.

    AMA ini memberikan gambaran tentang rencana Velo Protocol untuk membawa inovasi keuangan web3+ ke Indonesia. Kolaborasi dengan Tokocrypto dan keahlian mereka dalam navigasi regulasi lokal diharapkan dapat mempercepat adopsi solusi Velo di Indonesia.

    Silakan ikuti Tokocrypto di Telegram untuk berita tentang jadwal AMA selanjutnya.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tokocrypto dan Velo Menggebrak Dunia Kripto Kasih Hadiah Rp 150 Juta!

    Tokocrypto, platform perdagangan aset kripto nomor 1 di Indonesia, mengumumkan kemitraan strategis dengan Velo Labs, salah satu pemain utama di dunia kripto dan web3 asal Thailand. Kolaborasi ini menandakan babak baru bagi ekosistem kripto di Asia Tenggara, dengan memperkenalkan proyek revolusioner Velo Labs kepada basis pengguna Tokocrypto yang masif di Indonesia.

    Velo Labs, platform keuangan terdesentralisasi (DeFi) terdepan, menghadirkan transfer aset tanpa batas dan penerbitan kredit digital melalui token utilitas VELO. Berbasis pada blockchain Stellar yang terkenal dengan kecepatan dan skalabilitasnya, VELO siap menggebrak industri kripto.

    Integrasi VELO di platform Tokocrypto akan mempermudah akses dan mendorong adopsi kripto yang lebih luas di Indonesia dan Asia Tenggara. Token VELO telah resmi terdaftar (listing) di platform Tokocrypto dengan pasangan perdagangan USDT dan IDR (VELO/USDT & VELO/IDR). Perdagangan atau trading VELO sudah dapat dilakukan sejak 18 Januari 2024.

    Lebih dari Sekadar Listing

    CMO Tokocrypto, Wan Iqbal, menyatakan, “Kemitraan dengan Velo bukan sekadar langkah maju bagi Tokocrypto, tetapi lompatan besar bagi ekosistem kripto di Indonesia. Kami berkomitmen untuk menghadirkan inovasi kripto yang revolusioner dan mendorong pertumbuhan ekosistem ini. Ke depannya, kami akan terus memperkenalkan proyek-proyek kripto lokal dan global inovatif lainnya untuk mendukung perkembangan blockchain dan kripto.

    Pasar kripto saat ini menunjukkan dinamika yang sangat positif, ditandai dengan sentimen optimisme yang meluas di kalangan investor. Kondisi pasar yang bullish mendorong investor untuk terus mencari peluang-peluang baru yang menjanjikan. 

    Ilustrasi Velo Labs. Sumber: Velo Labs.
    Ilustrasi Velo Labs. Sumber: Velo Labs.

    Baca juga: Harga Token ENS Naik 13%, Pasca Kolaborasi dengan GoDaddy

    Di tengah tren positif ini, muncul kesempatan emas untuk memperkenalkan solusi inovatif seperti VELO, yang diharapkan dapat memanfaatkan momentum yang sedang berlangsung untuk memberikan nilai tambah yang signifikan bagi ekosistem kripto secara keseluruhan.”

    Menangkan Hadiah Rp 150 Juta di Kompetisi Trading VELO!

    Dalam rangka peluncuran VELO, Tokocrypto mengadakan kompetisi trading “Tanding Trading” dengan total hadiah fantastis senilai Rp 150 juta! Syaratnya mudah, cukup menjadi pengguna Tokocrypto yang telah lolos verifikasi KYC (Know Your Customer) level 1 dan melakukan trading untuk pasangan IDR, TKO dan VELO. Extra reward untuk 100 user yang berhasil mendapatkan volume trading dan transaksi tertinggi pada pasangan VELO token. Untuk lebih lengkapnya bisa baca ketentuan dan syaratnya di sini.

    VELO, token yang diterbitkan di Stellar Network, menawarkan transaksi cepat dan murah. VELO bertindak sebagai aset jembatan yang menghubungkan nilai aset tradisional dengan kredit digital 1:1 dengan mata uang fiat melalui Protokol Velo.

    VELO juga berperan sebagai jaminan untuk kredit digital dan aplikasi DeFi lainnya dalam ekosistem Velo Labs. VELO menghadirkan berbagai layanan seperti pengiriman uang lintas batas, pinjaman, pembayaran, dan poin loyalitas. Didirikan oleh Velo Labs, sebuah perusahaan milik konglomerat Asia Velo Holdings Group, VELO saat ini menempati posisi #607 di CoinMarketCap dengan kapitalisasi pasar sekitar Rp 529 miliar.


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Mengenal Lebih Dekat Aset Kripto Velo (VELO)

    Velo adalah aset kripto yang diterbitkan di Stellar Network. Sebagai aset jembatan, token VELO menghubungkan nilai aset tradisional ke kredit digital yang dipegang 1:1 dengan mata uang fiat apa pun melalui Velo Protocol. Token VELO mendukung setiap transaksi yang dilakukan di FCX Velo Labs, berfungsi sebagai jaminan universal jaringan.

    Velo menawarkan layanan seperti pengiriman uang lintas batas, pinjaman, pembayaran, dan poin loyalitas. Protokol ini dibangun di atas platform blockchain Stellar, yang dikenal karena skalabilitas dan kecepatan transaksi yang tinggi, dan menggunakan protokol Warp sebagai gateway lintas rantai. Velo didirikan oleh Velo Labs Technology Ltd pada tahun 2020 dan dipimpin oleh Chatchaval Jiaravanon​​.

    Velo Labs adalah perusahaan yang mengembangkan Protokol Velo. Perusahaan ini didirikan oleh grup konglomerat Asia, Velo Holdings Group. Velo Labs memiliki kantor di Singapura, Hong Kong, dan Indonesia.

    Keunggulan Velo (VELO)

    Keunggulan Velo terletak pada kemampuannya untuk melakukan transaksi kredit digital yang cepat dan aman tanpa otorisasi pihak ketiga, mengurangi biaya transfer lintas negara. Selain itu, menggunakan Stellar blockchain memungkinkan transaksi yang hampir instan dan murah. Protokol Velo juga memungkinkan lintas rantai, meningkatkan keterhubungan dan fleksibilitas dalam ekosistem kripto​​​​.

    Velo memiliki beberapa fitur utama, antara lain:

    • Stablecoin yang dipatok 1:1 dengan mata uang fiat: Kredit digital Velo dipatok 1:1 dengan mata uang fiat, sehingga menawarkan stabilitas nilai yang tinggi.
    • Keamanan dan efisiensi: Velo menggunakan teknologi blockchain untuk memastikan keamanan dan efisiensi transaksi.
    • Fleksibilitas: Velo dapat digunakan untuk berbagai aplikasi, termasuk pembayaran, remitansi, dan pembiayaan.
    • Velo bertujuan untuk menjadi jaringan pembayaran global yang efisien dan terjangkau untuk bisnis. Perusahaan ini telah bekerja sama dengan sejumlah mitra, termasuk bank, perusahaan keuangan, dan perusahaan teknologi.

    Velo masih dalam tahap pengembangan, tetapi telah menunjukkan potensi untuk menjadi aset kripto yang sukses. Perusahaan ini telah mengumpulkan lebih dari $50 juta dalam pendanaan dan memiliki tim yang berpengalaman.

    Keunggulan Fungsional:

    • Fleksibel untuk berbagai aplikasi: VELO tidak hanya berfungsi sebagai alat tukar, tetapi juga sebagai jaminan untuk kredit digital dan aplikasi DeFi lainnya dalam ekosistem Velo.
    • Jembatan antara keuangan tradisional dan DeFi: Velo menghubungkan aset tradisional dengan dunia DeFi, membuka peluang baru bagi institusi keuangan dan bisnis.
    • Kemitraan strategis: Velo bermitra dengan berbagai institusi keuangan besar seperti CP Group, memberikan peluang adopsi yang lebih luas dan peningkatan kepercayaan.

    Keunggulan Kompetitif:

    • Biaya transaksi rendah: Dibandingkan dengan layanan pengiriman uang tradisional, Velo menawarkan biaya transaksi yang jauh lebih rendah, terutama untuk transaksi lintas batas.
    • Transparansi dan kepercayaan: Keterbukaan dan auditabilitas transaksi yang disediakan oleh blockchain meningkatkan kepercayaan dan daya tarik Velo bagi pengguna.
    • Potensi pertumbuhan: Ekosistem Velo masih dalam tahap awal pengembangan, namun memiliki potensi pertumbuhan yang signifikan seiring dengan meningkatnya adopsi DeFi dan aset kripto secara umum.

    Tokenomic Velo (VELO)

    Ilustrasi founder Velo. Sumber: Velo.a
    Ilustrasi founder Velo. Sumber: Velo.a

    Baca juga: Mengapa Harga BTC Tidak Naik Meskipun Ada ETF Bitcoin Spot?

    Tokenomic Velo (VELO) telah mengalami revisi pada pertengahan 2023 untuk lebih mendukung pertumbuhan jangka panjang dan ekosistem “Web3+” yang mereka bangun. Berikut poin-poin penting mengenai tokenomic VELO saat ini:

    Total Supply: 7,4 miliar VELO, dengan sebagian didistribusikan dan sisanya dialokasikan untuk berbagai keperluan seperti pengembangan, treasury, dan insentif.

    Distribusi VELO:

    • Tim & Penasihat (10%): Dipegang selama 2 tahun dengan vesting progresif, digunakan untuk mendukung pengembangan dan pertumbuhan ekosistem.
    • Penjualan Strategis (10%): Dialokasikan untuk menarik investor institusional dan mitra, membangun kemitraan strategis.
    • Treasury dan Cadangan (20%): Digunakan untuk mempertahankan stabilitas ekosistem, mendukung pengembangan proyek, dan insentif pengguna.
    • FCX Treasury Reserve (15%): Menyediakan jaminan tambahan untuk kredit digital yang diterbitkan melalui protokol FCX.
    • Komunitas (10%): Dialokasikan untuk reward program, airdrop, dan inisiatif komunitas.
    • Penambangan Likuiditas (35%): Dialokasikan untuk program penambangan likuiditas, incentivize pengguna untuk menyediakan likuiditas ke pool-pool di platform Velo.

    Utilitas VELO:

    • Jaminan untuk kredit digital: Digunakan sebagai jaminan 1:1 untuk kredit digital yang diterbitkan melalui protokol FCX.
    • Governance: Pemegang VELO dapat berpartisipasi dalam voting proposal terkait pengembangan protokol dan ekosistem.
    • Biaya transaksi dan fee: Digunakan untuk membayar fee transaksi pada platform Velo dan protokol FCX.
    • Reward dan insentif: Diberikan kepada pengguna yang berpartisipasi dalam program penambangan likuiditas dan aktivitas lainnya.

    Revisi Tokenomic 2023:

    • Penurunan emisi: Jumlah VELO yang didistribusikan melalui penambangan likuiditas telah dikurangi untuk mengontrol inflasi dan meningkatkan nilai token.
    • Pengenalan $USDV: Stablecoin baru yang dipatok 1:1 dengan USD dan menggunakan VELO sebagai jaminan parsial, meningkatkan permintaan dan utilitas VELO.
    • Fokus pada pertumbuhan jangka panjang: Tokenomic baru dirancang untuk lebih mendukung pengembangan proyek, menarik mitra, dan membangun ekosistem yang berkelanjutan.
    • Secara keseluruhan, tokenomic VELO dirancang untuk mendorong pertumbuhan ekosistem dan memberikan utilitas kepada token. Namun, seperti halnya aset kripto lainnya, terdapat risiko volatilitas harga dan ketidakpastian regulasi.

    Proyeksi Harga Velo (VELO)

    Koin VELO adalah token utilitas dalam ekosistem Velo. Fungsi utamanya adalah sebagai jaminan untuk transaksi nilai dan sebagai persyaratan masuk ke ekosistem Velo. Harga tertinggi VELO pernah mencapai $2.07 USD pada Maret 2021, sedangkan harga terendahnya adalah $0.03657 USD pada Maret 2022. Berdasarkan prediksi dari Digital Coin Price, harga VELO bisa mencapai sekitar $1,31 USD dalam satu tahun dan mungkin naik hingga $3,26 USD dalam lima tahun​​.

    Proyeksi harga Velo di masa depan bergantung pada banyak faktor, termasuk adopsi dan pengembangan ekosistem Velo, serta kondisi pasar kripto secara keseluruhan. Harap diingat bahwa investasi kripto selalu melibatkan risiko dan penting untuk melakukan riset sendiri (DYOR) sebelum melakukan investasi.

    Analisis Teknikal

    • Rebound dari support: VELO telah menunjukkan rebound yang kuat dari support level $0,0023 pada awal tahun 2024. Hal ini menunjukkan bahwa pasar masih memiliki kepercayaan terhadap VELO.
    • Trend bullish jangka panjang: VELO telah berada dalam trend bullish jangka panjang sejak November 2020. Trend ini masih berlanjut, dengan target jangka panjang di kisaran $0,01-0,02.
    • Berdasarkan rebound dari support dan trend bullish jangka panjang, analisis teknikal menunjukkan bahwa VELO memiliki potensi untuk melanjutkan kenaikannya pada tahun 2024.

    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



    Sumber : news.tokocrypto.com