Tag: vespa

  • Libur Akhir Tahun di Sumenep, Ini Acara yang Sayang buat Dilewatkan



    Jakarta

    Kabupaten Sumenep kembali menyuguhkan serangkaian acara menarik di penghujung tahun 2024. Pemerintah daerah mengundang wisatawan lokal maupun mancanegara untuk menikmati keindahan budaya dan pesona alam Sumenep melalui delapan event spektakuler sepanjang Desember 2024.

    Event tersebut mencakup berbagai jenis acara seperti olahraga, budaya, komunitas pencinta motor klasik dan masih banyak lainnya.

    Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menyaksikan event yang akan digelar pada bulan Desember ini.


    “Kami yakin, event ini akan membuat wisatawan terkesan karena beragam pagelaran yang kita siapkan khusus mengisi liburan akhir tahun,” tuturnya, dikutip dari siaran pers, Kamis (5/12/2024).

    Berikut adalah daftar acara yang patut Anda saksikan:

    1. Madura 10k (15 Desember 2024)

    Menikmati suasana keindahan serta udara segar di kota Sumenep melalui Madura 10k. Festival ini akan membawa Anda mengenal lebih dalam suasana kedamaian kabupaten di ujung timur pulau Madura ini dengan lari 5 kilometer dan 10 kilometer.

    2. Mercy Never Say Old

    Mercy Never Say Old adalah sebuah pertemuan para pecinta mobil tua dengan mengangkat semangat hidup dan kebahagiaan di usia lanjut. Acara ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa usia bukanlah halangan untuk terus aktif, sehat, dan penuh semangat.

    Mercy Never Say Old mengajak semua kalangan untuk merayakan kehidupan tanpa batasan usia, dengan tetap produktif dan positif. Kegiatan ini akan berlangsung di depan masjid jamik.

    3. Perbakin Shooting Exhibition

    Kegiatan ini merupakan kompetisi menembak menggunakan senjata api dengan melibatkan Forkopimda, Forpimcam dengan tujuan melatih emosional dalam menembus titik saran. Akan berlangsung di lapangan tembak Mapolres Sumenep.

    4. Turnamen Tennis

    Turnamen tenis di kota keros ini adalah kompetisi yang mempertemukan pemain untuk menguji keterampilan dan strategi mereka di lapangan. Tujuan utama dari turnamen ini adalah untuk meningkatkan kemampuan pemain, mempromosikan olahraga tenis, serta memberikan hiburan bagi para penonton.

    Selain itu, turnamen tenis juga menjadi ajang untuk mencari dan mengembangkan talenta-talenta baru di dunia olahraga, khususnya di Kabupaten Sumenep. Akan berlangsung di Lapangan Sumekar.

    5. JJS HKN

    JJS HKN 2024 adalah acara jalan-jalan sehat yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional 2024. Acara ini bertujuan untuk mengajak masyarakat berpartisipasi dalam kegiatan fisik yang menyenangkan, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya gaya hidup sehat.

    Melalui JJS HKN 2024, diharapkan peserta dapat lebih termotivasi untuk menjaga kesehatan tubuh dengan rutin berolahraga. Lokasi acara di Taman Adhipura.

    Masih ada event lainnya yang sayang untuk dilewatkan, seperti Alongpolong Vespa, Volly, dan Tongtong.

    “Dengan berbagai acara menarik, Sumenep siap memberikan pengalaman liburan akhir tahun yang tak terlupakan. Selain menikmati event, jangan lupa untuk menjelajahi destinasi wisata lainnya seperti Pantai Lombang, Gili Labak, dan Bukit Kapur Arosbaya,” pungkas Ahmad Fauzi.

    (prf/ega)

    Sumber : travel.detik.com

    Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker
  • Tips Motoran di Musim Hujan dari Anak-anak Vespa



    Bandung

    Di musim hujan ini, salah satu hal yang harus diwaspadai adalah titik-titik jalan rawan genangan. Jangan sampai motor kesayangan detikers jadi korban!

    Sudah jadi rahasia umum kalau motor jenis apa pun dilarang keras menerjang genangan apalagi terendam banjir. Tapi kalau sudah terjadi, apa boleh buat?

    Pengalaman apes seperti ini mungkin sudah kerap didengar para anak motor. Salah satunya Naufal Shidqi, anggota komunitas Modern Vespa Indonesia (MoVe) chapter Bandung.


    Punya rumah di daerah Margacinta, perbatasan antara Kota dan Kabupaten Bandung, ia kerap dihadang banjir di tengah jalan akibat hujan deras. Tapi beruntung, Naufal belum pernah mengalami mesin rusak. Cuma, ia dapat banyak cerita pengalaman rekan-rekannya yang motor bahkan mobil hasil modifikasi mahalnya terendam banjir.

    “Rumah saya itu kan di daerah banjir, Margacinta. Kalau nerobos banjir pernah, tapi kalau di situ masih aman, nggak sampai masuk ruang bakar. Tapi kan tetap ada bagian yang sensitif, ke oli juga,” ceritanya dalam acara d’Otoride ‘Sunmori Keliling Kota Bandung’, sebuah program kolaborasi antara detikOto, MoVe Bandung, dan iQOS.

    MoVe Bandung meriahkan d'Otoride 'Sunmori Keliling Kota Bandung'MoVe Bandung meriahkan d’Otoride ‘Sunmori Keliling Kota Bandung’ Foto: Anindyadevi Aurellia

    Pada sesi talkshow yang mereka namai ‘Gerebek Modifikasi’ atau ‘Germo’ pada Minggu (24/11/2024) itu, ia mengungkapkan belum ada problem serius selama beberapa tahun menggunakan Vespa.

    “Vespa itu aman, penanganan pertama kalau habis lewat genangan atau hujan ya semprot aja pakai air bersih. Terus motornya dicuci supaya yang sisa-sisa rendaman itu nggak mengendap. Jangan lupa langsung ganti oli gardan, karena rata-rata kalau habis kayak gitu pasti kotor,” lanjut Naufal.

    MoVe Bandung meriahkan d'Otoride 'Sunmori Keliling Kota Bandung'MoVe Bandung meriahkan d’Otoride ‘Sunmori Keliling Kota Bandung’ Foto: Anindyadevi Aurellia

    Selain itu, tips lain juga diberikan oleh Wakil Ketua MoVe Bandung, Rahadian Dendy Pratama. Khusus di musim hujan yang deras ini, ia menitipkan pesan buat para pencinta motor terutama Vespa supaya jangan malas nyuci motor! Biasanya, ‘penyakit’ gugur niat membersihkan motor jadi berdampak buruk buat kesehatan Vespa kesayangan.

    “Rajin cuci motor untuk menghindari karat, korosi karena air di musim hujan. Baiknya dicuci langsung atau minimal dibilas air bersih. Frekuensi cuci motornya memang akan jadi lebih sering, tapi ya semua tinggal niatnya. Kadang udah sampai rumah terus suka malas,” kata Dendy.

    MoVe Bandung meriahkan d'Otoride 'Sunmori Keliling Kota Bandung'MoVe Bandung meriahkan d’Otoride ‘Sunmori Keliling Kota Bandung’ Foto: Anindyadevi Aurellia

    Lalu, apa yang harus dilakukan saat melihat genangan di depan mata? Dendy mengatakan cara terbaik ya harus menghindari jalan tersebut. Kalaupun sudah terlanjur terendam, maka mesin tidak boleh dinyalakan.

    Peraturan ini cukup strict untuk diikuti, sebab Dendy menceritakan sekilas kisah rekannya yang pernah dilanda kesedihan karena motornya terendam banjir. Akibatnya, langsung menyebabkan motor turun mesin dan harus reparasi sampai jutaan rupiah.

    “Genangan harusnya dihindari. Kalaupun terlanjur ya jangan dinyalain mesinnya, karena takut airnya masuk. Karena kan CVT bisa kotor, banyak air, dalamnya berkarat itu mengurangi umur spare part. Terus ruang bakar bisa kemasukan air dari knalpot, jadi ke mana-mana (rusaknya),” tutur dia.

    Nah, buat detikers yang penasaran, kalau motor matic bergengsi sekelas Vespa itu perawatan sehari-hari serumit apa sih? Ia mengatakan sebetulnya perawatan Vespa tak beda jauh dengan motor pada umumnya. Kuncinya cuma rajin servis.

    “Paling cuma service rutin 2 bulan sekali ganti oli. Wajib ganti oli meski motor itu nggak dipakai agak lama, tetap harus. Sirkulasi oli harus tetep diganti biar fresh mesinnya. Oli bisa pakai apa aja, tapi kriterianya biasanya kalau untuk Vespa 10W-40 dan 5W-40,” ucap Dendy.

    (aau/rgr)



    Sumber : oto.detik.com

  • Tips Meninggalkan Motor Listrik di Rumah saat Liburan, Baterai Harus Dicas Penuh



    Jakarta

    Sebelum meninggalkan motor di rumah untuk berlibur, kamu wajib memperhatikan cara menyimpan motor yang benar. Selain harus mencuci motor sebelum ditinggalkan, pemilik motor juga perlu memperhatikan beberapa hal, seperti mengecek komponen kelistrikan, khususnya untuk motor-motor listrik.

    Seperti dijelaskan Piaggio Indonesia dalam keterangan resmi, jika pergi lebih dari sebulan lamanya, pemilik motor berbahan bakar bensin sebaiknya tak menguras tangki hingga kosong agar terhindar dari korosi.

    “Sementara buat kendaraan listrik seperti Vespa Elettrica, pengendara diimbau mengisi daya baterainya hingga penuh, lalu mencabut dan menyimpannya di tempat teduh, demi menghindari self-discharge yang tinggi. Namun, jika akan pergi kurang dari sebulan, maka pemilik Vespa cukup melepas kabel terminal negatif (-) dan menutup rapat tempat baterai setelahnya,” tulis Piaggio Indonesia.


    Selanjutnya pastikan untuk mencuci kendaraan terlebih dulu sebelum ditinggal pergi liburan atau bepergian jauh. Mencucinya harus dengan cara tepat, seperti memastikan suhu mesin tak panas saat dicuci, pakai air bertekanan rendah agar cat bodi tak terkelupas, dan air bertekanan tinggi untuk membersihkan CVT pada motor matic dan juga area roda. Untuk hasil optimal, gunakan kain atau spons berbeda saat mengelap bagian bodi dan bagian bawah motor demi menghindari risiko baret. Setelahnya, simpan motormu di tempat yang teduh dan aman serta alasi roda kendaraan dengan alas karet.

    Selain itu, pastikan Vespa berada di area yang aman dari paparan sinar matahari dan hujan untuk meminimalisir risiko karat pada lapisan chrome. Jangan lupa juga untuk menutup Vespa dengan cover yang pas, tidak ketat ataupun tidak terlalu longgar, agar terhindar dari debu dan kelembaban yang bisa merusak kualitas finishing kendaraan.

    Setelah meninggalkan Vespa atau kendaraan roda dua lainnya di rumah selama libur akhir tahun, pastikan kamu melakukan pengecekan komponen-komponen penting, mulai lampu penerangan dan lampu sein, klakson, hingga baterai untuk motor listrik sebelum beraktivitas kembali. Selain itu, jangan lupa mengganti oli mesin, oli gear transmisi, juga busi. Periksa juga kondisi air radiator, setang kemudi, kanvas dan minyak rem, serta kualitas ban dan tekanan angin di dalamnya.

    (lua/din)



    Sumber : oto.detik.com