Tag: Viral

  • Yamal Asyik Pacaran saat Pemulihan Cedera, Hansi Flick Merespons


    Barcelona

    Lamine Yamal menghabiskan waktu pacaran di saat pemulihan cedera. Pelatih Barcelona, Hansi Flick, angkat bicara soal itu.

    Yamal dibekap cedera pubis alias gangguan pada tulang kemaluannya pada akhir September 2025. Cedera tersebut membuat winger Barcelona ini menepi dari lapangan selama hampir sebulan.

    Alhasil, Yamal absen membela Timnas Spanyol saat jeda internasional bulan Oktober. Barcelona pun tak masalah pemain bintangnya beristirahat demi pemulihan yang lebih optimal.


    Lamine Yamal rupanya tak hanya beristirahat di rumah saja selama masa pemulihan. Dia diketahui menghabiskan waktu dengan liburan bareng sang kekasih, Nicki Nicole.

    Foto-foto Yamal dan Nicole berpacaran di berbagai tempat viral di media sosial. Keduanya pamer kemesraan mulai dari dalam helikopter di atas pantai Kroasia, hingga menikmati matahari tenggelam di kapal yacht.

    Tidak sedikit penggemar khawatir Yamal tak kunjung pulih karena sibuk pacaran di luar negeri. Pendapat berbeda disampaikan Hansi Flick terkait itu.

    Flick mengaku tak mempermasalahkan kehidupan pribadi Yamal. Baginya yang terpenting sang pemain komitmen bersama klub.

    “Bagi saya, yang penting dia berusaha dan punya sikap yang baik. Setelah cedera, dia banyak berlatih dan libur beberapa hari,” kata Flick, dikutip dari Mundo Deportivo.

    “Itu urusan pribadinya. Saya tidak akan ikut campur,” ujarnya soal Lamine Yamal.

    (bay/adp)



    Sumber : sport.detik.com

  • Viral Pria Sukses Pangkas BB 45 Kg Meski Masih Makan Nasi, Ini Resep Rahasianya


    Jakarta

    Seorang pria di Depok membagikan kisahnya yang berhasil memangkas berat badan sebanyak 45 kg dari total bobot tubuhnya 123 kg. Pria bernama M Azie Pangestu itu mengaku tetap mengonsumsi nasi meski tengah menjalani diet. Apa sih rahasianya?

    Azie bercerita awalnya mendapat motivasi untuk menjalani diet karena dirinya kerap kali bolak balik ke rumah sakit. Pada saat berat badan Azie mencapai lebih dari 100 kg, sejumlah penyakit pun datang menghampirinya.

    “Semenjak obesitas itu sudah mulai tanda-tanda kayak penyakit mulai datang, lutut sudah berasa nyeri, dada juga sesak kalo napas, tidur sering ngorok, terus aku sempat kena asam urat juga,” ucapnya saat dihubungi detikcom, Senin (29/1/2024).


    Dirinya juga kesulitan untuk mencari ukuran baju dan tak pede dengan penampilannya saat bertemu orang lain. Dari situlah, Azie memutuskan untuk serius menjalani diet dengan mengubah pola makan.

    Beberapa makanan yang dihindari Azie saat menjalani diet, yakni makanan manis, tepung, minyak, santan, hingga goreng-gorengan.

    “Makanan sehari-hari aku biasa aku sarapan telur rebus 3 butir jam 09.00 hanya putih nya aja, mulai makan jam 11.00 dada ayam, nasi merah, sayur. Jam 14.00 ngemil buah-buahan pepaya/pisang/semangka. Makan lagi jam 17.00 dada ayam, nasi merah sama sayur. Dalam sehari aku minum air putih minimal 3 liter,” imbuhnya.

    Selain mengubah pola makan, Azie juga rutin melakukan olahraga. Setiap habis pulang kerja, pria yang saat ini berusia 27 tahun sering menyempatkan diri untuk pergi ke gym. Dirinya melakukan olahraga angkat beban dan diakhiri olahraga kardio selama 45 menit.

    Usaha tak mengkhianati hasil, Azie berhasil menurunkan berat badan sebanyak 45 kg dari total bobot 123 kg dalam waktu sembilan bulan. Tak hanya itu, kondisi dirinya saat ini juga membaik setelah mengidap penyakit tertentu imbas berat badannya saat itu.

    “Lutut sudah nggak sakit, asam urat udah ga kambuh lagi, napas udah ga sesak dan kalo tidur juga udah ga ngorok lagi. Tapi karena perut masih bergelambir jadi aku tetep gym & fokus untuk menaikkan massa otot,” imbuhnya lagi.

    (suc/up)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera
  • Tren Belly Dance Viral di TikTok, Betulan Ampuh untuk Turunkan Berat Badan?

    Jakarta

    Tren menurunkan berat badan di media sosial tidak ada habisnya. Terbaru, di TikTok ramai diperbincangkan soal tari perut atau belly dance yang disebut bisa menurunkan berat badan.

    Jauh sebelum viral di TikTok, sebagian orang sudah meyakini kalau belly dance dapat meratakan dan membentuk otot perut. Sekilas dari gerakannya, belly dance memang terlihat cukup menjanjikan. Namun, apakah benar gerakan belly dance ampuh untuk menurunkan berat badan?

    Dikutip dari Better Me, ada beberapa mitos tentang belly dance yang perlu diluruskan. Pertama, gerakan tari perut tidak bisa membentuk otot sixpack yang diidamkan banyak orang.


    Meski belly dance menargetkan beberapa bagian otot perut, gerakan tarian ini tidak cukup intens untuk bisa membentuk perut sixpack.

    Kedua, belly dance tidak bisa meningkatkan metabolisme tubuh secara signifikan. Faktanya, belly dance bahkan tidak bisa membakar kalori dalam jumlah yang sebanding dengan olahraga biasa.

    Lantas, apakah belly dance bisa membantu menurunkan berat badan?

    Meski efeknya tidak sebagus olahraga biasa, belly dance dapat dianggap sebagai salah satu olahraga kardio yang bermanfaat untuk kesehatan.

    Olahraga kardio dapat meningkatkan kesehatan dan daya tahan sistem kardiovaskular, seperti pembuluh darah dan jantung.

    Selain itu, olahraga kardio juga dapat membakar kalori, sehingga membantu menurunkan berat badan. Dikutip dari Healthline, melakukan olahraga kardio selama 30 menit sehari dapat membantu membakar sekitar 140 hingga 295 kalori.

    Berdasarkan fakta tersebut, berlatih belly dancing selama 30 menit setiap hari dapat membantu menurunkan berat badan. Belly dance juga menyasar pada otot perut, area yang biasanya ingin diperkuat atau dikecilkan karena menjadi tempat penumpukan lemak.

    Gerakan belly dance juga dapat mengencangkan otot dan mempercantik penampilan di area pinggang.

    Belly dance juga melibatkan beberapa gerakan lengan, sehingga dapat melatih kekuatan pada lengan, bahu, serta otot-otot kecil yang ada di area tersebut.

    (ath/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Source : unsplash.com / Online Marketing
  • Fakta-fakta Pria Depok Berhasil Pangkas BB 45 Kg, Sukses Diet Tanpa Musuhi Nasi


    Jakarta

    Memiliki berat badan ideal adalah impian bagi semua orang. Demi mencapai hal tersebut, tentunya membutuhkan usaha dan konsisten untuk menerapkan hidup sehat. Prinsip ini juga diterapkan oleh pria di Depok yang viral setelah berhasil memangkas berat badan sebanyak 45 kg dari total bobot 123 kg.

    Hal itu didapatkan usai dirinya konsisten menjalankan diet sehat dan rutin berolahraga.

    Motivasi Jalani Diet

    Pria bernama M Azie Pangestu mengaku menjalani diet tidak menggunakan bantuan dokter gizi maupun obat-obatan tertentu. Ia justru mempelajari tips diet sehat melalui media sosial dan mendapat masukkan dari teman-temannya.


    Adapun motivasi Azie menjalani diet lantaran mengalami sejumlah kondisi tertentu, seperti asam urat imbas berat badannya yang berlebih. Kondisi tersebut membuat segala aktivitasnya menjadi terganggu. Selain itu, Azie juga kesulitan untuk mencari ukuran baju dan tak pede dengan penampilannya saat bertemu orang lain.

    “Awal masuk kuliah 2014 itu aku udah nggak olahraga sama sekali sampai kurang lebih selama 8 tahun. Yang namanya olahraga udah males banget. Pola makan nggak beraturan sering banget beli cemilan di minimarket, begadang, makan2an berminyak, gorengan. Minum manis sama bersoda. Suka banget ganyem (ngunyah) nggak pengen berenti rasanya,” curhatnya saat dihubungi detikcom, Senin (29/1/2024).

    “Semenjak obesitas itu sudah mulai tanda-tanda kayak penyakit mulai datang, lutut sudah berasa nyeri, dada juga sesak kalo napas, tidur sering ngorok, terus aku sempet kena asam urat juga. Jadi aku sering bgt bolak balik ke rumah sakit,” katanya.

    Tetap Konsumsi Nasi

    Uniknya, pria berusia 27 tahun itu tetap mengonsumsi nasi meski makanan tersebut kerap menjadi pantangan bagi yang sedang diet. Ia justru menghindari mengonsumsi makanan manis dengan gula tinggi, tepung, minyak, santan, hingga gorengan saat menjalani diet sehat.

    “Awal-awal agak lemas karena diet gula, tapi lama kelamaan jadi terbiasa jadi gula nya itu di ganti sama buah-buahan,” tutur Azie.

    “Makanan sehari-hari aku biasa aku sarapan telur rebus 3 butir jam 09.00 hanya putih nya aja, mulai makan jam 11.00 dada ayam, nasi merah, sayur. Jam 14.00 ngemil buah-buahan pepaya/pisang/semangka. Makan lagi jam 17.00 dada ayam, nasi merah sama sayur. Dalam sehari aku minum air putih minimal 3 liter,” imbuhnya.

    Rutin Olahraga

    Selain mengubah pola makan, Azie juga rutin melakukan olahraga. Setiap habis pulang kerja, pria yang saat ini berusia 27 tahun sering menyempatkan diri untuk pergi ke gym. Dirinya melakukan olahraga angkat beban dan diakhiri olahraga kardio selama 45 menit.

    “Sehabis olahraga aku makan buah-buahan aja sama telor rebus. Aku gym itu seminggu 5 kali,” imbuhnya.

    Kondisi Terkini

    Usaha tak mengkhianati hasil, Azie berhasil menurunkan berat badan sebanyak 45 kg dari total bobot 123 kg dalam waktu sembilan bulan. Tak hanya itu, kondisi dirinya saat ini juga membaik setelah mengidap penyakit tertentu imbas berat badannya yang berlebih saat itu.

    “Lutut sudah nggak sakit, asam urat udah ga kambuh lagi, napas udah ga sesak dan kalo tidur juga udah ga ngorok lagi. Tapi karena perut masih bergelambir jadi aku tetep gym & fokus untuk menaikkan massa otot,” imbuhnya lagi.

    Di sela-sela ceritanya, Azie juga memberikan saran bagi pejuang diet di luar sana untuk tetap semangat dan jangan terlalu terpaku dengan angka timbangan. Tetap konsisten jaga pola makan, olahraga, dan istirahat.

    (suc/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera
  • Viral Youtuber Mukbang Berhasil Pangkas 113 Kg, Transformasinya Bikin Syok


    Jakarta

    Nikocado Avocado yang dikenal sebagai bintang ‘mukbang’ di YouTube, mengungkapkan bahwa ia diam-diam menjalani program penurunan berat badan. Ia mengejutkan banyak orang setelah turun 113 kg yang dijalaninya selama beberapa bulan.

    Dalam video berjudul “Two Steps Ahead”, kreator konten bernama asli Nicholas Perry ini menyebut dia melakukan eksperimen sosial dengan diam-diam menurunkan berat badannya. Dalam banyak video yang diunggah sebelumnya, terlihat bahwa Perry memiliki masalah obesitas yang sempat membuat penggemarnya khawatir.

    Dalam video terakhirnya, pria kelahiran Ukraina Amerika ini mengklaim berat badannya berada di angka 162 kg. Sekarang, berat badannya turun 113 kg.


    “Saya selalu-dua langkah lebih maju. Ini adalah eksperimen sosial terhebat sepanjang hidup saya,” ujar Avocado sambil menyilangkan jari.

    Karena ia sengaja menambah berat badan, videonya akan menjadi campuran dari nilai kejutan, humor, dan perilaku merusak diri sendiri. Avocado kemudian melepas topengnya, memperlihatkan transformasi penurunan berat badannya secara menyeluruh, lalu menjelaskan rencana utamanya.

    “Hari ini, saya terbangun dari mimpi yang sangat panjang dan saya juga terbangun setelah kehilangan berat badan 250 pon,” kata Avocado.

    “Namun, baru kemarin, orang-orang menyebut saya gemuk dan sakit dan membosankan dan tidak relevan, orang-orang, orang-orang adalah makhluk paling kacau di seluruh planet ini,” ujar dia.

    Dalam video terpisah, yang diunggah ke saluran lain yang dikelola Avocado, ia menjelaskan demi eksperimen sosial ini, dia tidak membuat video mukbang selama dua tahun.

    Terakhir kali Avocado mengunggah salah satu mukbang khasnya adalah tiga bulan yang lalu, namun, semua videonya telah direkam sebelumnya bertahun-tahun sebelumnya.

    (kna/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Source : unsplash.com / Online Marketing
  • Cara Diet Viral 90-30-50 Turun 8 Kg dalam 2 Bulan, Body Goals Tak Wacana Lagi

    Jakarta

    Seorang ahli gizi di Philadelphia viral setelah menciptakan metode diet 90-30-50. Pola makan ini disebut-sebut bisa menurunkan 8 kg dalam 2 bulan tanpa menyiksa.

    “Saya mengembangkan metode diet 90-30-50 setelah mengalami sendiri perjuangan saya dengan penurunan berat badan selama dua tahun, meskipun menganut filosofi konvensional ‘makan lebih sedikit, lebih banyak bergerak’,” kata pencetus diet itu sekaligus ahli gizi Courtney Kassis kepada Womens Health.

    Kata Kassis, rencana makan 90-30-50 meningkatkan keseimbangan gula darah, pengaturan hormon, mengurangi peradangan, dan secara keseluruhan, meningkatkan kesehatan metabolisme.


    Cara Diet 90-30-50

    Kassis menjelaskan metode diet ini berfokus pada mengonsumsi setidaknya 90 gram protein, 30 gram serat dan 50 gram lemak tak jenuh selama dua bulan penuh. Menjalani pola makan ini membuat Kassis berhasil turun setidaknya 8 kg dalam dua bulan pertama.

    “Bersama-sama, nutrisi ini menjaga metabolisme tetap tinggi, mengurangi keinginan makan, dan mendukung kesehatan metabolisme secara keseluruhan,” katanya.

    Namun dia berpesan tidak semua orang akan mendapatkan hasil yang sama. Diet bisa cocok untuk satu orang namun efeknya berbeda pada individu yang lain.

    Metode ini dirancang untuk siapa saja yang ingin meningkatkan kesehatan dan merasa lebih baik, baik menghadapi tantangan dalam manajemen berat badan, kesehatan metabolisme, atau kondisi kronis.

    Contoh makanan yang sesuai dengan rencana tersebut meliputi:

    Protein: ayam, daging sapi, telur, yoghurt tanpa tambahan gula, keju

    Serat: sayuran berdaun hijau, brokoli, kembang kol, biji chia, kacang almond, buncis

    Lemak sehat: kacang-kacangan dan selai kacang, biji-bijian, alpukat, minyak zaitun

    (kna/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • Viral Transformasi Wanita Turun 50 Kg Meski Jarang Olahraga, Begini Dietnya


    Jakarta

    Transformasi luar biasa seorang wanita asal Malaysia berhasil menarik perhatian netizen. Berkat tekad dan usahanya, ia mampu menurunkan berat badan hingga 50 kilogram dalam waktu dua tahun, perubahan yang membuat banyak orang terinspirasi.

    Sebelumnya, Adila memiliki berat badan 95 kilogram. Meski prosesnya cukup lama karena ia jarang berolahraga, ia tetap konsisten menjaga pola hidup sehat.

    Dalam komentarnya kepada netizen, Adila mengungkapkan tips yang ia terapkan yaitu dengan menjaga pola hidup dan pola makan sehat.


    “Kurangkan makan berminyak, banyak makan rebus atau bakar, banyak juga makan buah dan sayur,” tulis Adila di akun TikTok pribadinya.

    Adila juga menambahkan rincian kebiasaan makannya yang membantunya mencapai hasil maksimal. Menurutnya, konsistensi dan disiplin adalah kunci utama.

    “Hal pertama, jangan menyerah. Harus kuat melawan nafsu makan. Kalau lapar, makan sayur, salad, atau buah yang banyak. Saat makan siang, boleh makan nasi tapi jangan terlalu banyak, cukup separuh saja. Makan hanya dua kali sehari,” tulis Adila.

    Ia juga menyarankan untuk menghindari makan di malam hari dan menggantinya dengan pilihan sehat.

    “Malam jangan makan. Kalau lapar, makan buah saja, jangan minum minuman manis atau makanan yang mengandung gula. Saat makan siang, nasi cukup seperempat porsi, dalam piring lebihkan sayur dan lauk. Malam hari minum air detox,” tambah Adila.

    Metode Adila berfokus pada pengurangan konsumsi gula dan porsi karbohidrat sambil meningkatkan asupan serat dari sayur dan buah.

    Perjuangannya tidaklah mudah, terutama dalam melawan keinginan makan berlebih. Namun, konsistensinya membuahkan hasil yang menginspirasi. Saat ini, Adila memiliki berat badan 48 kilogram dengan tinggi 138 cm.

    Wajahnya yang baby face membuat banyak orang mengagumi transformasinya, bahkan menyebutnya terlihat seperti anak kecil.

    “Tiba2 jd anak kecil😭 ko bsa,” tulis akun @Citradewi.

    “Heh jadi kek bocil,” tulis @heinze162.

    (kna/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • Wanti-wanti Dokter Gizi Buat yang Pingin Coba Diet Tiongkok di 2025


    Jakarta

    Diet ‘Tiongkok’ menjadi salah satu metode untuk menurunkan berat badan yang sempat viral di media sosial TikTok pada tahun 2024. Metode diet ini diklaim mampu membantu menurunkan berat badan hingga 10 kg hanya dalam waktu lima hari saja.

    Video diet itu awalnya viral di Xiao Hong Shu, platform media sosial mirip Instagram di China. Dalam unggahan video, seorang wanita mengaku berat badannya berkurang hingga 10 kg dalam waktu kurang dari seminggu.

    Seseorang yang melakukan diet ini hanya mengonsumsi satu jenis makanan dalam satu hari. Setiap harinya selama lima hari, pelaku diet menyantap satu jenis makanan yang berbeda-beda, baik itu protein, sayuran, buah, atau cairan.


    Meskipun menawarkan hasil yang terbilang menggiurkan, spesialis gizi klinis dari Mayapada Hospital Kuningan, Jakarta Selatan, dr Oki Yonatan Oentiono, SpGK, PNS (Physician Nutrition Specialist) mengatakan diet ini sebenarnya tidak direkomendasikan.

    “Sebenarnya berbahaya. Nanti ada hari yang kira-kira cukup (nutrisinya) dan ada hari-hari yang kurang. Kemudian badan kita itu didesain untuk menerima semua nutrisi itu setiap hari, jadi nggak dibagi-bagi kayak gitu,” kata dr Oki saat berbincang dengan detikcom, Jumat (13/12/2024).

    “Makanan yang masuk ke dalam mulut kita itu seharusnya selalu ada dagingnya, ada karbohidratnya, ada sayurnya, lengkap,” sambungnya.

    dr Oki menambahkan, memang diet ‘Tiongkok’ ini bisa menurunkan berat badan yang cepat. Namun, ketidakseimbangan nutrisi juga bisa berisiko mengganggu aktivitas harian.

    “Iya bisa dikatakan ekstrem. Nanti juga nggak memuaskan hasilnya. Misalnya ada hari yang makan kentang aja, nanti ada hari yang makan daging aja, mungkin senang ya kan. Tapi besoknya yang dimakan apa? Sayur seharian,” katanya.

    “Terus nggak masuk kerja dong, bisa lemas. Tenaganya dari mana?” sambungnya.

    Menurut dr Oki, kekurangan nutrisi ini dapat membuat seseorang terkena anemia atau kekurangan sel darah merah. Hal ini bisa berakibat pada tubuh yang menjadi pucat.

    “Bisa juga mudah sakit, gampang batuk pilek biasanya. Kalau ada luka sulit sembuh, kemudian kalau saya perhatikan itu rambut gampang rontok. Kalau pada perempuan, menstruasinya terganggu, bisa nggak menstruasi,” tutupnya.

    (dpy/up)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • Wanita di Belitung Pangkas BB 16 Kg dalam 3 Bulan, Begini Diet yang Dijalani


    Jakarta

    Melakukan diet yang benar dan konsisten, serta memilih program yang cocok untuk tubuh tentu akan sangat efektif dalam menurunkan berat badan. Bahkan, mungkin tanpa disadari, berat badan sudah turun cukup banyak dalam waktu yang terbilang singkat.

    Hal ini yang dirasakan oleh Putri Perona (22) perempuan dari Provinsi Bangka Belitung. Dirinya tidak menyangka bahwa baju-baju yang sebelumnya terlihat ‘jelek’ saat dia kenakan, hingga membuatnya badmood, kini terlihat pas dan memunculkan rasa percaya diri.

    Hanya dalam kurun waktu tiga bulan, tepatnya pada 8 Desember 2024 hingga 6 Maret 2025, Putri telah memangkas berat badan sebanyak 16 kg.


    “Sebenarnya niat diet itu udah dari lama banget ada, tapi selalu disangkal sama rasa pesimis, ngerasa kalau nggak bakalan pernah bisa konsisten, soalnya aku ngerasa belum ada alasan dan motivasi yang kuat,” kata Putri saat dihubungi detikcom, Jumat (7/3/2025).

    Sama seperti kebanyakan orang, Putri juga sempat gagal dalam proses awal-awal dirinya melakukan diet. Banyak faktor menurutnya, salah satunya adalah tidak tahan untuk makan di waktu-waktu yang seharusnya tidak diperbolehkan.

    Putri sadar bahwa kondisi obesitas tersebut berdampak buruk pada kesehatannya, terutama pada wajah yang mulai muncul jerawat dan bruntusan. Beruntung, saat dirinya bermain media sosial, dia menemukan program diet Intermittent Fasting (IF).

    “Di awal diet cobaannya tuh bukan soal nahan lapar, tapi tentang respons orang-orang pas aku bilang aku diet dan bilang kalau jam makan aku nggak kayak dulu,” katanya.

    “Ada juga yang ngasih komentar, ‘Alah dikira diet gampang apa, kamu dapatin badan kaya kita aja belum tentu bisa (posisinya dia juga gendut, tapi lebih gendut aku) apalagi jadi kurus kaya orang-orang,” sambungnya.

    Putri awalnya memilih diet IF dengan metode 16/8, atau membagi waktu menjadi 16 jam puasa dan 8 jam jendela makan. Namun, karena berat badannya dirasa tak turun dengan signifikan, dirinya mengubahnya menjadi 20/4 atau 20 jam puasa dan 4 jam jendela makan.

    “Diet IF sebenernya bisa makan apa aja, tapi aku menghindari makanan berminyak, contohnya aku masak tempe tapi dipanggang, telur direbus, kalaupun ada masakan yang harus pake minyak, minyaknya dikit banget,” kata Putri.

    “Sama aku ngurangin banget minum manis, dulu minum es teh itu tiap hari bisa bergelas-gelas, sekarang cukup air putih aja, kalau lagi kepengen minuman berasa ya aku minum minuman dalam kemasan,” lanjut dia.

    Tidak hanya menjaga pola makan, Putri juga aktif bergerak untuk membantu dirinya mengurangi lemak. Dirinya memilih olahraga kardio, angkat beban, dan rutin berjalan kaki. Pasalnya, olahraga ini menurutnya efektif dalam membantu menurunkan berat badan.

    Menurut Putri, program diet IF ini memang banyak digemari oleh mereka yang ingin menurunkan berat badan dalam waktu yang terbilang singkat. Namun, memang tidak sedikit para pejuang diet yang melakukan kesalahan, sehingga programnya tidak berjalan dengan maksimal.

    “Biasanya kegoda sama nafsu makan, terus susah menyesuaikan sama kegiatan lainnya. Kalian boleh makan apapun, tapi ingat porsinya dan jangan terlalu sering. Kalau sudah masuk jam puasa IF, jangan makan apapun bahkan satu biji kacang,” katanya.

    “Soalnya di jam puasa itulah lemak kita terbakar. Banyakin minum juga dan pandai-pandai memilih jam jendela makannya biar gak lemas,” tutupnya.

    (dpy/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    image : unsplash.com / Jonas Weckschmied
  • Selebgram Ayu Puspa Sukses Turunkan BB 15 Kg dalam 6 Bulan, Rahasianya Simpel


    Jakarta

    Ayu Puspa menceritakan perjalanan dietnya berhasil menurunkan berat badan dari sebelumnya 64 kg hingga menjadi 49 kg dalam waktu kurang lebih 6 bulan. Selebgram yang viral karena video Kim Seon Ho Smile Challenge itu menceritakan dirinya sempat mengalami kenaikan berat badan secara drastis.

    Berat badannya sempat melonjak dari 50 kg ke 64 kg hanya dalam waktu 2 bulan. Menurutnya, hal itu disebabkan oleh gaya hidup tidak sehat, salah satunya kebiasaan konsumsi minuman manis.

    “Puspa itu dari 64 itu ke 49 kg. Itu awalnya itu (naik) dari 50 ke 64 dalam 2 bulan, karena puspa kebanyakan minum teh manis gula, itu bikin naik sekitar 10 kg-an dalam waktu dua bulan. Gara-gara suka minuman manis, minuman yang instan-instan gitu,” kata perempuan berusia 30 tahun tersebut ketika ditemui detikcom di Studio Trans TV, Jakarta Selatan, Rabu (7/5/2025).


    Karena menyadari berat badannya naik drastis, Ayu Puspa memutuskan untuk menjalani diet sehat. Selama proses tersebut, ia fokus membatasi asupan gula, memperbanyak konsumsi air putih, serta menjaga kualitas tidur.

    Meski sedang diet, Ayu Puspa tetap mengonsumsi nasi putih, namun hanya sekali sehari. Ia mengaku belum bisa sepenuhnya lepas dari nasi putih.

    “Puspa tetap makan nasi tapi sehari paling sekali ya. Malamnya nggak makan. Kalau lapar, malam hari Puspa ganti pakai buah gitu ya, sama air putih, gimana caranya perut kenyang sama air,” ceritanya.

    “Akhirnya lama-lama terbiasa, terbiasa nggak makan. Jadi nggak kayak pengin makan terus,” tambah Ayu Puspa.

    Ia mengaku merasakan perubahan besar setelah berhasil menurunkan berat badan 15 kg. Ia merasa tubuhnya terasa lebih ringan dan tidak mudah capek.

    Hal ini membuatnya bisa lebih aktif untuk beraktivitas sehari-hari.

    “Badan yang jelas pasti ringan, kayak lebih fresh, nggak gampang capek. Terus jadi lebih fokus ya,” tandasnya.

    (avk/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    image : unsplash.com / Jonas Weckschmied