Tag: virtual

  • Harga Virtuals Protocol (VIRTUAL) Naik 19%, Sentimen Bullish Menguat

    Harga Virtuals Protocol (VIRTUAL) hari ini mencuri perhatian pasar kripto setelah mencatatkan lonjakan signifikan.

    Dalam 24 jam terakhir, harga VIRTUAL naik hingga +19,50% dan diperdagangkan di level $1,044 per token.

    Lonjakan ini didukung oleh peningkatan volume perdagangan yang sangat tinggi, mengindikasikan masuknya minat spekulatif dan akumulasi jangka pendek.

    Berdasarkan data terbaru, kapitalisasi pasar VIRTUAL mencapai sekitar $685 juta, menempatkannya di peringkat 78 aset kripto terpopuler.

    Volume perdagangan 24 jam tercatat mencapai $222,57 juta, angka yang relatif besar dibandingkan kapitalisasi pasarnya dan mencerminkan volatilitas yang tinggi.

    Baca Juga: Token AIXBT By Virtuals Naik 36%, Didukung Lonjakan Volume Trade

    Lonjakan Harga VIRTUAL Didukung Volume Besar

    Secara harian, VIRTUAL mencatat kenaikan sekitar $0,1586 atau +18,11%, memperpanjang tren bullish jangka pendek.

    Bahkan dalam sepekan terakhir, harga VIRTUAL telah melonjak +43,45%, menjadikannya salah satu altcoin dengan performa terbaik dalam periode tersebut.

    Kenaikan tajam ini menunjukkan adanya rotasi modal ke aset berisiko tinggi, terutama dari trader yang mencari momentum cepat.

    Rasio volume terhadap kapitalisasi pasar yang besar juga mengindikasikan bahwa pergerakan harga saat ini lebih didorong oleh aktivitas trading aktif dibandingkan investasi jangka panjang.

    Performa Historis: Jangka Pendek Kuat, Menengah Masih Tertekan

    Pergerakan harga Virtual Protocol (VIRTUAL/USDT) pada Senin, 5 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Virtual Protocol (VIRTUAL/USDT) pada Senin, 5 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

    Jika ditinjau dari perspektif waktu yang lebih panjang, performa VIRTUAL menunjukkan dinamika yang menarik:

    • 30 hari: +22,69%
    • 60 hari: -23,38%
    • 90 hari: -10,21%

    Data ini menegaskan bahwa meskipun VIRTUAL sedang mengalami reli kuat dalam jangka pendek, tekanan koreksi dalam dua hingga tiga bulan terakhir masih terasa.

    Dengan kata lain, kenaikan saat ini dapat dikategorikan sebagai rebound agresif dari fase penurunan sebelumnya.

    Kondisi ini lazim terjadi pada altcoin berkapitalisasi menengah, di mana volatilitas tinggi membuka peluang keuntungan besar, namun juga disertai risiko koreksi tajam.

    Analisa Teknis: Momentum Bullish Dominan

    Dari sudut pandang teknikal, lonjakan +0,89% dalam satu jam terakhir menandakan momentum beli masih aktif.

    Kenaikan bertahap tanpa koreksi besar menunjukkan buyer masih mendominasi pasar.

    Namun, perlu dicermati bahwa data terendah dan tertinggi 24 jam belum terdefinisi dengan jelas, sehingga pelaku pasar disarankan mengandalkan manajemen risiko ketat.

    Dalam kondisi euforia seperti ini, koreksi teknikal dapat terjadi secara tiba-tiba, terutama jika volume mulai menurun.

    Secara psikologis, area $1,00 kini beralih fungsi menjadi support utama, sementara potensi resistance jangka pendek dapat muncul di area $1,10–$1,20 jika tekanan beli berlanjut.

    Struktur Pasokan dan Valuasi

    Virtuals Protocol memiliki pasokan beredar sebesar 656,10 juta VIRTUAL, atau sekitar 65,61% dari total pasokan maksimum 1 miliar token.

    Dengan struktur ini, kapitalisasi pasar terdilusi penuh (FDV) berada di kisaran $1,03 miliar.

    Perbedaan antara market cap dan FDV menunjukkan masih adanya potensi tekanan suplai di masa depan, khususnya jika token yang belum beredar dilepas ke pasar.

    Faktor ini menjadi perhatian utama bagi investor jangka menengah hingga panjang.

    Sentimen Pasar dan Risiko yang Perlu Diwaspadai

    Sentimen pasar terhadap VIRTUAL saat ini cenderung bullish spekulatif, ditopang oleh reli harga dan volume besar.

    Namun, reli tajam dalam waktu singkat juga meningkatkan risiko profit taking, terutama dari trader jangka pendek.

    Tanpa katalis fundamental yang kuat, pergerakan harga VIRTUAL berpotensi sangat bergantung pada sentimen pasar dan kondisi makro kripto secara umum, termasuk pergerakan Bitcoin dan altcoin utama lainnya.

    Baca Juga: Harga Virtuals Protocol Naik 35%, Metaverse Kembali Jadi Sorotan

    Analisa harga VIRTUAL hari ini menunjukkan Virtuals Protocol sedang berada dalam fase reli agresif dengan dukungan volume besar dan sentimen positif jangka pendek.

    Kenaikan lebih dari 19% dalam 24 jam mempertegas dominasi buyer di pasar.

    Meski demikian, investor dan trader perlu tetap waspada terhadap volatilitas tinggi dan potensi koreksi teknikal.

    Strategi ambil untung bertahap dan disiplin manajemen risiko menjadi kunci dalam menghadapi pergerakan ekstrem seperti ini.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 3 Altcoin Virtual Protocol Lagi Panas, No. 1 Kapitalisasi Tembus $538 Juta

    Ekosistem Virtuals Protocol kembali mencuri perhatian pasar kripto dengan performa sejumlah altcoin yang menunjukkan pergerakan signifikan.

    Berdasarkan data kapitalisasi pasar terbaru CoinMarketCap, terdapat 3 token teratas dalam kategori Virtuals Protocol Ecosystem yang saat ini mendominasi baik dari sisi valuasi maupun aktivitas perdagangan.

    Virtuals Protocol (VIRTUAL)

    Posisi pertama ditempati oleh Virtuals Protocol (VIRTUAL) dengan harga $0.8203. Token ini mencatatkan kenaikan 15.60% dalam 24 jam dan 17.58% dalam 7 hari terakhir.

    Kapitalisasi pasar VIRTUAL mencapai $538,223,446 dengan volume transaksi 24 jam sebesar $218,740,812. Jumlah suplai yang beredar berada di angka 656.1 juta VIRTUAL, menjadikannya token terbesar dalam ekosistem Virtuals Protocol saat ini.

    Ribbita by Virtuals (TIBBIR)

    Di posisi kedua, Ribbita by Virtuals (TIBBIR) diperdagangkan pada harga $0.1661. Secara harian, TIBBIR mengalami kenaikan 5.35% meski pergerakan 7 harinya relatif stagnan di 0.02%.

    Kapitalisasi pasar token ini berada di level $166,173,818 dengan volume perdagangan 24 jam sebesar $8,195,380. TIBBIR memiliki suplai beredar 1 miliar token, dengan sekitar 49.36 juta telah beredar di pasar.

    aixbt (AIXBT)

    Sementara itu, posisi ketiga diisi oleh aixbt (AIXBT) yang mencatat performa paling agresif secara mingguan. Harga AIXBT berada di $0.04139 dengan kenaikan 10.45% dalam 24 jam dan melonjak 27.75% dalam 7 hari.

    Kapitalisasi pasarnya tercatat sebesar $41,351,419, dengan volume transaksi harian mencapai $52,778,730. Total suplai beredar AIXBT saat ini berada di angka 998.91 juta token, menunjukkan tingginya minat pasar terhadap aset ini dalam jangka pendek.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pakai Paylater Wajib Minimal Usia 18 Tahun & Gaji Rp 3 Juta, Ini Alasannya


    Jakarta

    Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah mempersiapkan aturan untuk membatasi usia dan gaji bagi pengguna Buy Now Pay Later (BNPL) atau Paylater. Rencananya, usia minimal menggunakan layanan tersebut 18 tahun dan gaji sebesar Rp 3 juta per bulan.

    Kepala Departemen Pengawas Lembaga Pembiayaan dan Lembaga Keuangan Khusus OJK Ahmad Nasrullah mengatakan batasan usia itu dinilai merupakan umur seseorang dinyatakan dewasa. Kemudian, batasan itu juga diperlukan untuk meminimalisir kredit macet atau anak mudah terjerat utang.

    “Ini kita juga nggak mau nanti generasi-generasi muda itu terjerat di utang, sementara dia nggak ada kemampuan untuk membayar sebenarnya. Itulah filosofinya kenapa kita membatasi 18 tahun, itulah ukuran orang dewasa lah kira-kira seperti itu,” kata dia dalam media briefing secada virtual, Selasa (21/1/2025).


    Ahmad menyebut kebijakan ini juga bertujuan bukan hanya untuk melindungi masyarakat, tapi juga melindungi industrinya. Apalagi menurut catatannya usia muda memang banyak menggunakan layanan Paylater.

    “Kalau berdasarkan kita memang sebagian besar, ya lebih dari 50%, kelompok usia justru berasal dari usia 19 sampai 34 tahun. Namun, tetap kita masuk dan kita batasi juga selain dari sisi usia 18 tahun, tapi ada sisi penghasilannya juga. Jadi itu ya latar belakang kenapa kita membatasi 18 tahun,” terangnya.

    Selain itu, juga diatur penghasilan gaji sebesar Rp 3 juta/bulan. Ahmad mengatakan ketentuan gaji itu didasarkan dengan perhitungan rata-rata upah minimum provinsi (UMP).

    “Kita ambil dari rata-rata UMP aja lah kira-kira seperti itu angkanya. Tetap ini akan kita evaluasi, cuma yang sampai saat ini kami anggap cukup pas kalau lihat rata-rata UMP di Indonesia itu kira-kira Rp 3 juta. Ini juga untuk memastikan kemampuan bayar dari si peninjam ya terutama yang BNPL, kita anggap 3 juta ini rasanya minimal perlu kita wajibkan bagi si pengguna BNPL ini,” jelasnya.

    Untuk diketahui, dalam keterangan resmi OJK, 31 Desember 2024, OJK sedang mempersiapkan pengaturan terkait dengan skema BNPL bagi Perusahaan Pembiayaan (PP BNPL). Pokok pengaturan ini mencakup, antara lain pembiayaan PP BNPL hanya diberikan kepada nasabah/debitur dengan usia minimal 18 tahun atau telah menikah dan memiliki pendapatan minimal sebesar Rp 3.000.000,00 per bulan.

    Kewajiban pemenuhan atas persyaratan/kriteria nasabah/debitur dimaksud efektif berlaku terhadap akuisisi nasabah/debitur baru, dan/atau perpanjangan pembiayaan PP BNPL, paling lambat tanggal 1 Januari 2027.

    Selanjutnya, Perusahaan Pembiayaan yang menyelenggarakan kegiatan BNPL harus menyampaikan notifikasi kepada nasabah/debitur mengenai perlunya kehati-hatian dalam penggunaan BNPL, termasuk pencatatan transaksi debitur di dalam Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK).

    “OJK dapat melakukan peninjauan kembali terhadap pengaturan tersebut di atas dengan mempertimbangkan antara lain kondisi perekonomian, stabilitas sistem keuangan, dan perkembangan industri PP BNPL,” tulis keterangan resmi itu.

    Lihat juga Video ‘Pemerintah Bakal Perketat Penggunaan NIK dalam Pinjol’:

    [Gambas:Video 20detik]

    (aid/rrd)



    Sumber : finance.detik.com

  • Ini Cara Menggunakan VPN di Android, iOS, dan PC-Laptop

    Jakarta

    Seiring majunya teknologi, berselancar di internet semakin mudah dan cepat. Namun, ada sejumlah hal yang harus diwaspadai terkait data pribadi. Untuk mencegah hal tersebut, akhirnya banyak orang yang menggunakan VPN.

    Dahulu, VPN berfungsi untuk menyambungkan jaringan antar gedung perkantoran secara aman. Tapi sekarang, VPN semakin populer karena bisa terhubung antara satu jaringan dengan jaringan lainnya dengan sistem pribadi (private).

    Selain di PC atau laptop, kini VPN bisa digunakan di smartphone Android dan iOS. Lalu, bagaimana cara menggunakan VPN? Simak penjelasannya dalam artikel ini.


    Apa Itu VPN?

    VPN merupakan singkatan dari Virtual Private Network. Dilansir situs NordVPN, VPN adalah sebuah jaringan virtual yang membantu dalam melindungi privasi atau data diri seseorang ketika beraktifitas secara online di internet.

    VPN berfungsi untuk membuat koneksi jaringan yang aman dan terlindungi saat menggunakan jaringan publik. Selain itu, VPN membantu untuk mengenkripsi traffic internet dan menyamarkan identitas pribadi seseorang.

    Penggunaan VPN membuat pihak ketiga jadi lebih sulit dalam melacak aktivitas online serta mencuri data atau informasi pribadi. Sebab, enkripsi berlangsung secara real time.

    Cara Menggunakan VPN

    VPN kini bisa digunakan di smartphone Android, iOS, serta PC atau laptop. Cara pakainya juga gampang, namuan detikers harus mengunduh aplikasi VPN terlebih dahulu.

    Ada banyak aplikasi VPN yang tersedia saat ini, mulai dari Turbo VPN, NordVPN, hingga Thunder VPN. Tinggal pilih mana di antara aplikasi VPN tersebut yang punya fitur mumpuni.

    Beberapa VPN juga bisa digunakan secara gratis, akan tetapi punya fitur yang terbatas. Kalau ingin mendapatkan fitur melimpah, detikers perlu berlangganan.

    Kalau sudah unduh aplikasi VPN, kini detikers tinggal menggunakannya. Berikut cara menggunakan VPN yang dilansir situs CNET.

    1. Cara Menggunakan VPN di Android

    • Download aplikasi VPN terlebih dahulu di Play Store
    • Jika sudah, buka aplikasi VPN
    • Setelah itu, ikuti arahan sampai berada di halaman utama VPN
    • Di layar akan muncul tombol ‘Connect’ atau ‘Tap To Connect’, lalu ketuk tombol tersebut
    • Tunggu beberapa saat sampai kamu terhubung ke VPN.

    Sebagai catatan, kalau menggunakan VPN secara gratis maka tidak bisa memilih server, sehingga servernya dipilih secara otomatis. Jika kamu berlangganan maka dapat dengan bebas memilih server dari berbagai negara.

    2. Cara Menggunakan VPN di iOS

    • Download aplikasi VPN terlebih dahulu di App Store
    • Jika sudah, buka aplikasi VPN
    • Setelah itu, ikuti arahan sampai berada di halaman utama VPN
    • Di layar akan muncul tombol ‘Connect’ atau ‘Tap To Connect’, lalu ketuk tombol tersebut
    • Tunggu beberapa saat sampai kamu terhubung ke VPN.

    3. Cara Menggunakan VPN di PC atau Laptop

    • Install VPN terlebih dahulu di PC atau laptop.
    • Kemudian klik ikon ‘Network; di bagian kanan bawah taskbar
    • Lalu pilih menu ‘Network Settings’
    • Kemudian pilih opsi ‘Add a VPN Connection’
    • Di bagian VPN provider, pilih ‘Windows (built-in)’
    • Pada VPN type, pilih ‘Automatic’
    • Di bagian ‘Type of sign-in info’ pilih ‘Username and password’
    • Selanjutnya, isi ‘Connection Name’ dan ‘Server Name or Address’. Opsi ini dapat berbeda-beda tergantung penyedia VPN yang dipakai
    • Scroll ke bawah, lalu akan menemukan opsi pengisian nama pengguna dan kata sandi untuk VPN. Lalu, masukkan informasi yang disediakan oleh VPN
    • Setelah itu, klik ‘Save’ dan tutup jendela Settings
    • Klik ikon Wi-Fi di bagian kanan bawah taskbar, kemudian pilih koneksi VPN yang baru dibuat
    • Terakhir, klik ‘Connect’ untuk memulainya
    • Tunggu beberapa saat sampai VPN telah terhubung.

    Manfaat Menggunakan VPN

    Ada sejumlah manfaat dari menggunakan VPN ketika berselancar di internet, yaitu:

    1. Lebih menjaga privasi karena alamat IP yang menunjukkan lokasi kamu tidak terlihat
    2. Dapat membantu menghindari CAPTCHA ketika sedang bepergian ke luar negeri
    3. Bisa dipakai untuk menonton film streaming dari berbagai negara
    4. Dapat menurunkan ping atau mencegah serangan DDoS (Distributed Denial of Service) saat bermain game online.

    Itu dia cara menggunakan VPN di Android, iOS, dan PC atau Laptop. Semoga artikel ini dapat membantu detikers.

    (ilf/inf)



    Sumber : inet.detik.com