Tag: vitamin c

  • Kaya Vitamin C, Ini 3 Manfaat Konsumsi Belimbing Buat Kesehatan


    Jakarta

    Belimbing mudah ditemui di Indonesia yang beriklim tropis. Buah ini bisa dijadikan rujak atau jus yang segar. Buah berbentuk bintang ini juga memiliki beragam manfaat sehat.

    Belimbing termasuk jenis buah tropis yang mengandung banyak air. Kandungan airnya bisa mencapai 91 persen per buah, tak heran kalau rasanya menyegarkan.

    Buah belimbing yang matang biasanya berwarna kuning cenderung oranye. Rasanya cukup manis dan enak jika dibuat menjadi jus dengan tambahan susu.


    Buah yang kerap disebut carambola ini juga bisa dijadikan asupan harian. Karena, belimbing mengandung sejumlah nutrisi penting dan 3 manfaat menyehatkan.

    Berikut nutrisi dan 3 manfaat belimbing menurut Health.com (24/11).

    Kandungan Nutrisi

    Buah BelimbingBuah Belimbing Foto: iStock

    Satu buah belimbing berukuran besar (124 gram) mengandung kalori yang rendah berjumlah 38,4 kcal. Kandungannya juga mencakup lemak 0,4 gram, sodium 2,48 mg, 8,3 gram karbohidrat, serat 3,5 gram, dan 1,3 gram protein.

    Selain itu, kandungan vitamin dan mineral juga terdapat dalam belimbing. Seperti vitamin C dan copper (tembaga) yang jadi unggulan.

    Dalam hal vitamin C, konsumsi belimbing berukuran besar mampu mencukupi 50% kebutuhan vitamin C harian. Vitamin C berfungsi sebagai antioksidan yang kuat. Vitamin ini mendukung fungsi kekebalan tubuh, produksi kolagen, dan banyak proses lainnya.

    Sementara tembaga merupakan mineral yang penting untuk energi dan produksi sel darah merah.

    3 Manfaat Konsumsi Belimbing untuk Kesehatan

    1. Tingkatkan Imunitas Tubuh

    Buah belimbing mengandung berbagai senyawa yang memiliki zat antioksidan dan anti-inflamasi kuat. Senyawa tersebut meliputi flavonoid, proantosianidin, beta-karoten, dan asam galat.

    Oleh karena itu, belimbing dapat dikonsumsi untuk meningkatkan imunitas. Jika tubuh terjaga imunitasnya, maka akan risiko penyakit kronis, seperti penyakit jantung dan neurodegeneratif, bakal berkurang.

    Manfaat ini diterangkan dalam sebuah penelitian pada 29 orang dewasa yang minum 100 gram jus belimbing segar 2 kali sehari setelah makan selama 4 minggu. Para peneliti melihat penurunan tanda-tanda inflamasi.

    Penelitian lain terhadap 27 orang dewasa menemukan bahwa mengonsumsi jus belimbing segar dalam jumlah yang sama juga meningkatkan antioksidan. Jus belimbing ini meningkatkan kadar vitamin A dan C yang berhubungan dengan manfaat antioksidan.

    Manfaat lain dari mengonsumsi belimbing bisa cek halaman selanjutnya…

    2. Menyehatkan Pencernaan

    Kandungan serat pada buah belimbing terbilang tinggi. Sekitar 3,5 gram dalam tiap belimbing ukuran besar. Serat diketahui sangat membantu memperlancar pencernaan.

    Asupan tiap 1 gram serat dapat menambah produksi tinja, sehingga buang air besar menjadi lancar. Serat juga berfungsi sebagai bahan bakar bagi bakteri baik yang berada di saluran usus yang selama ini menjaga kesehatan usus.

    Belimbing dapat dimasukkan dalam pola makan kaya serat. Selain melindungi dari gangguan pencernaan, makanan kaya serat juga dapat meningkatkan kesehatan jantung hingga menurunkan kadar glukosa darah.

    3. Berpotensi Mengurangi Risiko Kanker

    Buah belimbing seberat 124 gram mengandung 42,7 miligram vitamin C, yang memenuhi 50% kebutuhan harian. Vitamin C juga dikenal memiliki sifat antioksidan yang kuat untuk melindungi tubuh dari kerusakan sel.

    Dalam sebuah penelitian terungkap bahwa konsumsi vitamin C menurunkan risiko kanker payudara, esofagus, lambung, paru-paru, pankreas, dan prostat. Vitamin C yang ada pada belimbing ini juga dapat mengurangi kerusakan oksidatif pada sel dan melindungi jaringan dari karsinogen, zat yang meningkatkan risiko kanker.

    Untuk asupan vitamin C per hari, wanita dan pria dewasa masing-masing membutuhkan 75 dan 90 miligram vitamin C. Anjuran lain menunjukkan bahwa konsumsi setidaknya 200 miligram vitamin C per hari dapat meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.

    Namun, perlu diingat konsumsi belimbing berlebihan juga ada efek sampingnya. Belimbing mengandung oksalat, senyawa yang terdapat secara alami dalam banyak makanan nabati. Konsumsinya terlalu banyak dapat menghambat penyerapan nutrisi dan membahayakan ginjal.

    (yms/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • HMPV Masuk ke Indonesia, Perkuat Imunitas dengan 5 Makanan Kaya Antioksidan Ini


    Jakarta

    Virus Human Metapneumovirus (HMPV) mulai masuk ke Indonesia. Jaga sistem kekebalan tubuh dengan mengonsumsi makanan kaya antioksidan ini!

    HMPV merupakan virus yang sifatnya mirip dengan flu. Virus yang menyerang saluran pernapasan ini tengah merebak di China secara masif dan dilaporkan sudah mulai masuk ke Indonesia.

    Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengimbau masyarakat untuk tidak panik, karena ini bukanlah virus baru dan sudah dikenal dalam dunia media sejak lama.


    Meski begitu, tetap harus menjaga sistem kekebalan tubuh dengan mengonsumsi makanan yang punya sifat antioksidan. Selain dapat mencegah, makanan ini juga bagus untuk pemulihannya.

    Dikutip dari Times of India (07/01/25) berikut 5 makanan tinggi antioksidan.

    1. Beragam jenis jeruk

    Jus jerukBuah jeruk kaya akan vitamin C. Foto: Getty Images/DianaHirsch

    Buah-buahan citrus seperti jeruk, lemon, dan grapefruits merupakan sumber vitamin C yang baik. Dalam 100 gram jeruk mengandung 53 gram vitamin C.

    Vitamin C tersebut berperan sebagai antioksidan yang akan menghalau radikal bebas. Selain itu, vitamin C juga berfungsi untuk memproduksi sel darah putih.

    Itu merupakan komponen penting dalam sistem kekebalan tubuh, sehingga dapat melawan infeksi. Vitamin C dapat melindungi jaringan paru-paru dari stres oksidatif.

    2. Ikan Salmon

    Mengonsumsi ikan salmon dapat mencegah virus HMPV. Ikan salmon kaya akan asam lemak omega-3 dalam jumlah tinggi. Lemak sehat tersebut merupakan lemak esensial anti-inflamasi.

    Dalam 100 gram ikan salmon terkandung asam lemak omega-3 sebanyak 2.150 mg EPA dan DH. Lemak ini dapat meningkatkan kesehatan paru-paru untuk mengurangi efek peradangan.

    Selain itu, juga bermanfaat untuk melawan infeksi dan tahap pemulihannya. Tak hanya ikan salmon saja, asam lemak omega-3 tersebut dapat ditemukan di ikan mackerel dan sarden.

    Makanan untuk mencegah virus HMPV ada di halaman selanjutnya.

    3. Teh Hijau

    teh hijauteh hijau mengandung senyawa penting yang disebut katekin. Foto: Getty Images/kuppa_rock

    Teh hijau mengandung senyawa yang disebut katekin. Senyawa penting itu merupakan antioksidan kuat yang dapat melawan peradangan.

    Jika diminum rutin, minum teh hijau dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Dengan begitu, fungsi paru-paru menjadi maksimal dan infeksi saluran pernapasan dapat dicegah.

    Minum teh hijau juga efektif untuk mengurangi iritasi akibat infeksi paru-paru. Selain itu, sifat antioksidan dalam teh hijau bisa melindungi paru-paru dari radikal bebas dan dampak berbahaya lainnya.

    4. Bawang Putih

    Bawang putih tak hanya berfungsi sebagai penyedap makanan, tetapi juga sebagai obat. Bawang putih terkenal dengan efek antimikroba dan anti-inflamasinya.

    Bumbu dapur dari genus Allium ini mengandung allicin yang telah terbukti dapat menghambat infeksi dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

    Asupan bawang putih yang lebih teratur akan membantu membersihkan saluran udara dalam tubuh, mengurangi gejala penyakit pernapasan, dan mendukung kesehatan paru-paru.

    Bawang putih sangat efektif dalam melawan virus dan bakteri yang menyebabkan masalah seperti bronkitis atau pneumonia.

    5. Kunyit

    Bikin Sehat! Ini 7 Manfaat Konsumsi Kunyit Bersama dengan JaheKunyit mengandung kurkumin yan berperan sebagai antioksidan. Foto: Getty Images/Photopips

    Kunyit mengandung kurkumin, senyawa penting yang memiliki sifat anti-inflamasi dan antioksidan yang kuat. Kurkumin inilah yang membantu mengurangi peradangan saluran pernapasan.

    Kondisi tersebut merupakan gejala umum infeksi saluran pernapasan. Selain bisa mendukung kesehatan paru-paru, kunyit juga meningkatkan kekebalan tubuh secara keseluruhan.

    Manfaat tersebut menjadikan kunyit sebagai tambahan makanan yang ampuh untuk pencegahan dan pemulihan penyakit pernapasan.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Ini Efeknya Rutin Minum Air Lemon Setiap Hari bagi Kesehatan

    Jakarta

    Air lemon diklaim memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, apalagi jika dikonsumsi setiap hari. Minuman menyegarkan yang terbuat dari campuran perasan lemon dan air putih ini dikenal sebagai sumber vitamin C hingga bantu diet turunkan berat badan.

    Lantas, benarkah air lemon menawarkan sejumlah manfaat bagi kesehatan? Adakah efek sampingnya meminumnya? Seberapa banyak air lemon dapat dikonsumsi dan kapan waktu terbaik meminumnya agar mendapat seluruh khasiatnya?

    Manfaat Air Lemon

    Mengutip Good Food, berikut sederet efek yang akan dirasakan dari rutin minum air lemon:


    1. Meningkatkan Hidrasi Tubuh

    Minum air yang cukup penting untuk mencegah dehidrasi. Karena air lemon terdiri dari campuran air putih dan perasan lemon, konsumsi minuman ini menawarkan khasiat yang mirip dengan air biasa. Salah satunya meningkatkan hidrasi tubuh.

    Air lemon bisa dijadikan alternatif bagi orang yang tidak menyukai air putih agar tingkat hidrasinya tetap stabil. Namun, minuman ini tidak disarankan dikonsumsi terlalu banyak per harinya karena dapat mengikis email gigi.

    2. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

    Lemon mengandung vitamin C, yang merupakan antioksidan, yang bantu menaikkan sistem kekebalan tubuh. Berdasarkan data Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), satu buah lemon seberat 48 g menyimpan sekitar 21% dari nilai harian (DV) vitamin C yang dibutuhkan tubuh.

    Antioksidan diketahui bantu melindungi sel-sel tubuh dari radikal bebas penyebab peradangan dan sejumlah penyakit. Vitamin C juga berperan penting dalam proses tubuh, seperti penyerapan zat besi, memproduksi hormon, hingga metabolisme protein.

    3. Menjaga Kesehatan Kulit

    Vitamin C dapat membantu tubuh memproduksi kolagen yang berkontribusi terhadap kesehatan kulit, mulai mencegah penuaan dini, menjaga elastisitas dan kekencangan kulit, serta mempercepat penyembuhan luka.

    Sejumlah studi telah membuktikan adanya kaitan antara vitamin C atau asam askorbat dan flavonoid dengan perbaikan kondisi kulit.

    4. Memperlancar Pencernaan

    Minum air lemon sebelum makan diyakini memperlancar pencernaan. Menurut penelitian kecil pada 2022, peneliti menemukan kandungan asam sitrat dalam lemon bantu meningkatkan sekresi asam lambung. Asam lambung sendiri merupakan cairan yang diproduksi lambung untuk bantu memecah dan mencerna makanan.

    5. Mencegah Batu Ginjal

    Asam sitrat dalam lemon bisa bantu mencegah batu ginjal yang disebabkan oleh penumpukan kalsium oksalat. Sitrat, komponen asam sitrat, membuat urin kurang masam bahkan dapat memecah gumpalan batu kecil yang berpotensi menjadi batu ginjal.

    Mengutip Healthline, minum air lemon bantu meningkatkan asupan air harian. Air sendiri kerap direkomendasikan dalam strategi penurunan berat badan.

    Dalam studi 2018, mereka yang minum air sebelum makan mengkonsumsi lebih sedikit makanan daripada mereka yang tidak meminumnya terlebih dulu. Meski makan lebih sedikit, mereka tidak merasa kelaparan.

    Dengan begitu, konsumsi air putih atau air lemon sebelum makan bisa menjadi cara menurunkan berat badan yang cukup efektif.

    Apakah Air Lemon Aman Dikonsumsi Setiap Hari?

    Dilansir The Healthy, air lemon aman diminum setiap hari asalkan konsumsinya tidak berlebihan. Sebab asam sitrat dalam lemon bisa merusak email gigi.

    Air lemon juga aman diminum oleh semua orang selama tidak menimbulkan efek samping apa pun. Namun mereka yang mengalami nyeri ulu hati tidak disarankan mengkonsumsi minuman ini sebab dapat memperparah rasa nyeri setelah meminumnya.

    Dosis dan Waktu Terbaik Minum Air Lemon

    Sebaiknya hanya konsumsi air lemon yang terbuat dari campuran perasan setengah buah lemon dan 240 ml air putih per harinya, tidak lebih. Jika asamnya terlalu tajam, tambahkan sedikit air, daun mint, atau irisan jahe.

    Disarankan menggunakan air putih agak hangat atau bersuhu ruang untuk bantu mengekstrak kandungan vitamin C-nya. Hindari menambahkan gula, sesekali tidak masalah jika menambahkan sedikit madu murni.

    Tidak ada waktu terbaik untuk meminum air lemon sehingga dapat dikonsumsi kapan saja. Menjadikan air lemon sebagai minuman pertama di pagi hari merupakan cara bagus untuk menghidrasi tubuh setelah tidur malam yang panjang. Ditambah lagi, vitamin C-nya tidak hanya meningkatkan energi tetapi juga mempercepat metabolisme.

    (azn/row)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Makanan Ini Sebaiknya Tak Dipanaskan dengan Microwave


    Jakarta

    Tidak semua makanan bisa dipanaskan kembali. Selain membuat rasa dan teksturnya jadi tak enak, juga bisa membahayakan kesehatan dan keselamatan.

    Sisa makanan biasanya disimpan di kulkas untuk dimakan lagi keesokan harinya. Biasanya makanan tersebut dipanaskan kembali menggunakan microwave sebelum dimakan.

    Namun, dari pandangan ahli gizi dan chef, cara tersebut sama sekali tidak disarankan. Khususnya pada beberapa jenis makanan tertentu, karena membuat kualitasnya menurun.


    Menurut Michigan State University, rasanya jadi tak enak, teksturnya jadi lembek, dan bisa membahayakan kesehatan juga keselamatan dari efek panas terhadap makanan.

    Dikutip dari Fox News (17/01/25) berikut 5 makanan yang tidak boleh dipanaskan di microwave.

    1. Telur rebus

    Pria di Thailand Viral Bawa Sesajen 99 Kepala Babi dan 100 Telur RebusTelur rebus bisa meledak jika dipanaskan di microwave. Foto: Site News

    Telur rebus merupakan makanan tinggi protein. Biasanya disimpan di kulkas untuk jadi stok makanan. Kemudian, dipanaskan menggunakan microwave sebelum dimakan agar hangat.

    Ternyata memanaskan telur rebus di microwave sangat membahayakan. Menurut ahli diet Amanda Holtzer asal Nutley, New Jersey, cara ini bisa menyebabkan letusan.

    “Ini dapat menimbulkan uap dan tekanan menumpuk di dalam putih telur, sehingga dapat memicu letusan ketika telur dipotong,” tutur Amanda.

    Amanda mengatakan bahwa letusan tersebut juga bisa terjadi di dalam microwave, di piring, dan yang lebih mengerikan lagi ketika berada di mulut saat menggigit telur.

    2. Makanan tinggi vitamin C

    Makanan yang mengandung vitamin C dalam jumlah tinggi sebaiknya tidak dipanaskan menggunakan microwave. Contohnya seperti brokoli, paprika, buah beri, dan sayuran hijau.

    Hal ini karena vitamin C adalah vitamin larut dalam air dan sangat sensitif terhadap panas. “Saat terkena panas, vitamin C terdegradasi dan hancur,” tutur Amanda.

    Amanda menyarankan untuk menjaga keutuhan vitamin C dalam makanan, sebaiknya buah dan sayuran dimakan dalam keadaan mentah.

    Makanan yang tidak boleh dipanaskan di microwave ada di halaman selanjutnya.

    3. Ayam

    Ilustrasi ayam panggangIlustrasi ayam panggang Foto: Getty Images/iStockphoto/ALLEKO

    Jika dilihat dari sisi keamanan pangan, memanaskan kembali ayam masih aman dikonsumsi. Namun, jika dilihat dari kualitasnya pasti terjadi penurunan.

    Amanda menjelaskan jika ayam disimpan di kulkas setelah dimasak, lemak dalam daging dapat teroksidasi yang dapat mengubah struktur kimia ayam dan juga rasanya.

    “Saat dipanaskan kembali, kelembaban yang ada di dalam ayam akan menguap, sehingga menghasilkan ayam yang rasanya tidak enak dan teksturnya jadi lembek,” ujar Amanda.

    4. Seafood

    Amanda menegaskan bahwa memanaskan seafood bukanlah pilihan yang baik. Panas yang tinggi dari microwave dapat menyebabkan kelembapan terutama pada ikan, sehingga cepat menguap.

    Kondisi tersebut dapat menyebabkan tekstur menjadi kering dan menjadi kenyal. Dari pandangan kuliner, chef Jim Nuetzi juga mengatakan demikian.

    “Sulit untuk memanaskan seafood jenis apapun tanpa menimbulkan efek buruk. Bagi saya memanaskan seafood pakai microwave adalah hal yang mengerikan,” ujar chef Jim Nuetzi.

    5. Steak

    marbling steakSteak tidak boleh dipanaskan kembali di microwave. Foto: Getty Images

    Jika kamu memiliki sisa beefsteak dari restoran dan ingin memanaskan kembali di microwave, rasanya tidak akan sama ketika lezatnya seperti saat makan langsung di restoran.

    Memanaskan kembali steak dapat menyebabkan tekstur empuknya menjadi hilang. Selain itu, akan terjadi penurunan rasa karena efek panas membuat daging menjadi kering dan keras.

    “Pemanasan berulang sering kali menghasilkan suhu yang tidak merata. Beberapa bagian steak mungkin terlalu matang, sementara bagian yang lain tetap dingin,” ujar chef Jim Nuetzi.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Begini Cara Aman Konsumsi Air Lemon Setiap Hari


    Jakarta

    Air lemon telah lama dikenal sebagai minuman yang kaya manfaat bagi kesehatan. Bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh hingga melancarkan pencernaan.

    Umumnya air lemon ini berupa racikan air jeurk lemon segar yang dicampur dengan air putih matang. Baik air hangat maupun air dingin tanpa tambahan bahan apapun

    Namun, konsumsi air lemon setiap hari juga perlu dilakukan dengan cara yang tepat agar tidak menimbulkan efek samping yang merugikan.


    Dilansir dari CNN Indonesia (18/3) berikut beberapa cara aman mengonsumsi air lemon setiap hari:

    1. Gunakan air hangat atau suhu ruang

    manfaat konsumsi air lemon hangatmanfaat konsumsi air lemon hangat Foto: Getty Images/iStockphoto

    Mengonsumsi air lemon dengan air hangat atau suhu ruang lebih disarankan daripada air dingin. Ini membantu sistem pencernaan bekerja lebih optimal dan memberikan efek menenangkan pada tubuh.

    2. Jangan gunakan terlalu banyak lemon

    Meski kaya vitamin C, penggunaan terlalu banyak lemon dapat meningkatkan keasaman dalam tubuh dan menyebabkan iritasi lambung. Disarankan untuk menggunakan setengah hingga satu buah lemon tiap gelas air.

    3. Minum dengan sedotan

    Ilustrasi air lemonIlustrasi air lemon Foto: Getty Images/iStockphoto/AlexPro9500

    Kandungan asam dalam lemon dapat merusak enamel gigi jika dikonsumsi langsung. Menggunakan sedotan dapat membantu mengurangi kontak langsung asam dengan gigi dan mencegah risiko kerusakan gigi.

    4. Bilas mulut setelah minum

    Setelah mengonsumsi air lemon, berkumurlah dengan air putih untuk menetralkan asam yang tersisa di mulut. Jangan langsung menyikat gigi karena bisa memperparah erosi enamel.

    5. Konsumsi di waktu yang tepat

    Minum air lemon di pagi hari saat perut kosong dapat membantu metabolisme, tetapi bagi yang memiliki masalah lambung seperti maag, lebih baik mengonsumsinya setelah makan.

    6. Kombinasikan dengan bahan sehat lain

    Untuk manfaat lebih maksimal, air lemon dapat dikombinasikan dengan madu, jahe, atau mint yang dapat membantu meningkatkan efek detoksifikasi dan menambah rasa.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Selain Jeruk, 5 Makanan Tinggi Vitamin C Ini Ampuh Cegah Penyakit


    Jakarta

    Jeruk bukan satu-satunya sumber vitamin C. Makanan lain juga punya kandungan vitamin C tinggi yang bisa meningkatkan imunitas tubuh dan cegah penyakit.

    Vitamin C menjadi salah satu nutrisi penting karena kemampuannya dalam melawan berbagai masalah kesehatan.

    Vitamin C bisa melawan kerusakan akibat radikal bebas, membuang racun, hingga meningkatkan fungsi tubuh.


    Asupan vitamin C bisa dari sumber alami, seperti makanan. Selain jeruk, banyak juga makanan lain dengan kandungan vitamin C tinggi yang bisa dikonsumsi.

    Namun, konsumsinya juga tidak boleh berlebihan. Berdasarkan pedoman gizi yang diungkap situs telemed.ihc.id, setiap orang dewasa direkomendasikan mendapatkan 65-90 miligram vitamin C setiap hari dari berbagai sumber.

    Sedangkan untuk wanita hamil atau ibu menyusui, kebutuhan akan vitamin C lebih besar, sekitar 120 miligram setiap hari.

    Lantas, makanan apa saja yang kaya akan vitamin C? Melansir verywellhealth.com (20/04/2025) berikut daftarnya.

    1. Strawberry

    Penistaan! Nasi Biryani Ini Diberi Topping Buah StrawberryStrawberry kaya akan vitamin C yang baik untuk menjaga daya tahan tubuh supaya optimal. Foto: Twitter @SaadGH/iStock

    Strawberry merupakan salah satu jenis buah beri yang kaya vitamin C.

    Di dalam satu cup strawberry (sekitar 144 sampai 166 gram) terkandung 119 mg vitamin C. Jumlah ini bahkan hampir memenuhi kebutuhan harian yang direkomendasikan.

    Dengan terpenuhinya kebutuhan vitamin C, maka seseorang juga akan memiliki daya tahan tubuh optimal.

    Strawberry juga tinggi antioksidan, termasuk antosianin. Antosianin dikenal bersifat antiinflamasi dan antikanker.

    Selain itu, kandungan vitamin C dan antioksidan di dalam strawberry juga mampu meningkatkan produksi kolagen dan mengoptimalkan proses penyembuhan luka pada kulit.

    2. Pepaya

    Ripe papaya fruit in a basket holding by woman hand, Tropical fruitPepaya juga kaya akan vitamin C yang bisa melindungi diri dari kerusakan sel. Foto: Getty Images/Nungning20

    Konsumsi pepaya juga direkomendasikan karena dalam satu cup (145 gram) terkandung vitamin C sejumlah 88 mg.

    Kandungan vitamin C dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, melindungi diri dari kerusakan sel akibat radikal bebas, serta menjaga kesehatan kulit.

    Buah ini juga dikenal memiliki sifat anti inflamasi, antioksidan, serta anti aging.

    Pepaya merupakan sumber serat dan nutrisi lainnya, termasuk kalsium, kalium, magnesium, dan tembaga.

    Rekomendasi makanan tinggi vitamin C lainnya bisa dibaca pada halaman selanjutnya!

    3. Brokoli

    cara masak brokoli bagian batangnyaAsupan vitamin C juga bisa didapat dari brokoli. Foto: tiktok/istock

    Sayuran hijau seperti brokoli juga kaya akan vitamin C. Dalam satu cup brokoli atau 91 gram mengandung vitamin C sebanyak 81.2 mg. Jumlah ini bantu memenuhi 90% kebutuhan vitamin C yang disarankan.

    Kandungan vitamin C di dalamnya berperan dalam menjaga kesehatan kulit, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan berperan sebagai antioksidan yang melindungi tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

    Vitamin C tersebut juga bermanfaat untuk penyakit radang sendi.

    Brokoli juga telah dikaitkan dengan banyak manfaat kesehatan karena memiliki sifat antimikroba dan anti inflamasi.

    4. Nanas

    Nanas turunkan kolesterolTidak hanya manis segar, nanas juga mengandung vitamin C tinggi. Foto: Getty Images/pada smith

    Buah yang manis segar ini juga menjadi pilihan terbaik untuk mendapat asupan vitamin C.

    Di dalam satu cupnya sekitar 300 sampai 350 gram terdapat kandungan vitamin C sebesar 78,9 mg yang mana mencakup 87% dari rekomendasi kebutuhan harian.

    Nanas mengandung antioksidan, seperti flavonoid dan asam fenolik yang dapat menghasilkan manfaat jangka panjang bagi tubuh.

    Kandungan vitamin C bisa memproduksi kolagen untuk menjaga kekenyalan kulit dan membuat kulit lebih kencang.

    Kolagen juga diperlukan dalam pembentukan jaringan kulit rusak.

    Selain itu, nanas juga mengandung enzim bromelain yang dapat membantu meningkatkan pencernaan.

    5. Mangga

    Buah mangga mengandung vitamin C. dikhy sasra/ilustrasi/detikfotoMangga juga mengandung vitamin C yang baik untuk melawan penyakit. Foto: dikhy sasra

    Tidak hanya manis, lezat, dan menyegarkan, mangga juga menawarkan banyak manfaat untuk tubuh.

    Salah satu manfaatnya didapat dari kandungan vitamin C yang mencapai 122 mg dalam satu buah.

    Kandungan vitamin C tersebut dapat membantu tubuh menghasilkan lebih banyak sel darah putih untuk melawan penyakit, membantu sel-sel tubuh bekerja lebih efektif, dan meningkatkan pertahanan kulit.

    Kandungan karotenoid di dalamnya juga menawarkan lebih banyak sifat antioksidan dan anti-inflamasi,

    Mengonsumsi makanan tinggi vitamin C dan karotenoid seperti mangga juga dikaitkan dapat mencegah timbulnya penyakit gula.

    Mangga juga mengandung vitamin A, vitamin B6, folat, dan kalium dalam jumlah tinggi. Buah ini juga merupakan sumber beta karoten yang penting untuk kesehatan mata.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 12 Manfaat Alpukat Untuk Kesehatan Tubuh

    Jakarta

    Siapa yang tidak mengenal buah alpukat? Buah berkulit hijau ini merupakan buah favorit kebanyakan orang Indonesia dan sering diolah menjadi minuman jus yang menyegarkan.

    Di balik rasanya yang nikmat, alpukat mengandung segudang manfaat yang baik bagi kesehatan tubuh, lho. Kira-kira apa saja manfaat yang terdapat pada buah alpukat? Yuk, simak uraiannya dalam artikel ini.

    Manfaat Alpukat untuk Kesehatan

    Dikutip dari laman Medicalnewstoday dan buku Ragam Olahan Buah Alpukat yang Sehat dan Kaya Manfaat oleh Irma Herzegovina dan Triyanto (2020), berikut sederet manfaat dari buah alpukat:

    1. Mencerahkan Kulit

    Memiliki kulit yang sehat dan cerah merupakan impian banyak kaum hawa. Rupanya, konsumsi alpukat secara rutin dapat menjadi alternatif cara untuk mencerahkan kulit, lho.

    Hal ini dikarenakan buah alpukat mengandung vitamin D, vitamin E, dan lemak omega-3 yang dapat menunjang kesehatan kulit dengan meregenerasi sel kulit mati secara cepat.


    2. Mencegah Bau Mulut

    Kondisi bau mulut biasanya disebabkan karena adanya masalah pada bagian usus, seperti penumpukan bakteri. Masalah ini seringkali membuat kita tidak pede saat berbicara dengan orang lain.

    Nah, buah alpukat ternyata bisa menghempaskan bau mulut. Pasalnya, buah ini akan membersihkan saluran pencernaan sehingga dapat mencegah timbulnya bau mulut yang mengganggu.

    3. Mencegah Radang Sendi

    Padatnya aktivitas sehari-hari dapat memicu peradangan pada beberapa titik sendi di tubuh. Kondisi ini biasanya ditandai oleh rasa panas, nyeri, kemerahan dan bengkak.

    Untuk mencegah peradangan sendi, kamu bisa mengonsumsi buah alpukat yang kaya akan kandungan pitosterol yang mampu melawan inflamasi.

    4. Mengurangi Risiko Penyakit Stroke

    Stroke merupakan penyakit serius yang bisa menyerang siapa saja tanpa mengenal usia. Pola makan sehat, seperti mengonsumsi alpukat secara rutin dapat menjadi kunci untuk mencegah serangan stroke. Pasalnya, dalam alpukat terdapat asam folat yang bermanfaat untuk meminimalisir risiko penyakit stroke.

    5. Mengontrol Berat Badan

    Alpukat memang tergolong sebagai buah yang mengandung lemak dan kalori tinggi. Meski begitu, buah satu ini memiliki kandungan lemak baik sehingga tidak akan membuat tubuh menjadi gemuk. Sebaliknya, alpukat justru mampu mengendalikan berat badan.

    6. Mencegah Kanker

    Selain stroke, kanker juga termasuk penyakit yang dipengaruhi oleh faktor pola makan dan gaya hidup. Konsumsi alpukat bisa jadi cara untuk menghindari penyakit mengerikan ini.

    Hal ini karena alpukat merupakan buah yang kaya akan serat, sehingga dapat melawan sel kanker payudara dan mencegah kanker usus besar.

    7. Menjaga Kesehatan Jantung

    Faktanya, dalam alpukat ditemukan kandungan lemak tak jenuh yang mampu menunjang kesehatan jantung. Maka dari itu, rutin mengonsumsi alpukat bisa menjadi solusi untuk menjaga jantung agar tetap sehat.

    8. Menjaga Kesehatan Mata

    Selama ini, kita mungkin mengenal wortel sebagai makanan yang berguna untuk menjaga kesehatan mata. Namun, ternyata alpukat juga mempunyai manfaat yang sama.

    Dengan kandungan karotenoid luteinnya, alpukat mampu menjaga mata dari proses katarak dan potensi gangguan mata lainnya.

    Siapa sangka buah enak ini tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan fisik, tetapi juga untuk kesehatan mental. Beberapa studi terbukti telah menemukan keterkaitan antara kadar asam folat yang rendah dalam alpukat dengan masalah depresi.

    Adanya asam folat rupanya membantu mencegah penumpukan homosistein, sebuah zat yang dapat mengganggu sirkulasi dan suplai nutrisi ke otak. Penumpukan homosistein dipercaya merupakan pemicu depresi, disfungsi kognitif, dan produksi serotonin, dopamin, serta norepinefrin.

    10. Memelihara Kesehatan Janin

    Asam folat termasuk asupan nutrisi yang harus dicukupi selama kehamilan untuk menunjang perkembangan janin. Alpukat bisa menjadi pilihan buah yang tepat untuk memenuhi kebutuhan asam folat bagi ibu hamil. Pasalnya, satu buah alpukat mengandung sebanyak 160 mikrogram asam folat.

    11. Membantu Mencegah Osteoporosis

    Vitamin K merupakan nutrisi esensial untuk menjaga kesehatan tulang. Jenis vitamin ini dapat ditemukan dalam buah alpukat. Diketahui, setengah buah alpukat memberikan sekitar 18% dari total kebutuhan vitamin K harian.

    Dengan asupan vitamin K yang tercukupi, penyerapan kalsium akan lebih optimal sehingga tubuh terhindar dari masalah keroposnya tulang alias osteoporosis.

    12. Mengendalikan Kadar Kolesterol

    Manfaat terakhir dari alpukat adalah buah ini dapat mengendalikan kadar kolesterol dalam tubuh. Dalam 100 gram buah alpukat, ditemukan 76 miligram sterol tumbuhan alami yang disebut beta-sitosterol.

    Kandungan beta-sitosterol inilah yang berperan penting untuk menjaga kadar kolesterol tubuh tetap dalam batas yang sehat.

    Itu dia sejumlah manfaat yang diberikan oleh buah alpukat. Semoga artikel ini bermanfaat.

    (khq/khq)



    Sumber : food.detik.com

  • 12 Makanan yang Tidak Boleh Dikonsumsi dengan Pepaya, Apa Saja?

    Jakarta

    Pepaya (Carica papaya) banyak dikonsumsi di Indonesia. Selain karena enak, buah ini mudah didapat dan murah harganya. Meski banyak dikonsumsi, mungkin banyak yang belum tahu bahwa ada makanan yang tidak boleh dikonsumsi dengan pepaya.

    Dikutip dari WebMD, pepaya sebetulnya mengandung banyak nutrisi, seperti vitamin C, folat, vitamin A, serat, tembaga, magnesium, kalium, dan asam pantotenat.

    Manfaatnya pun banyak, antara lain mencegah sakit jantung, baik untuk pencernaan, meningkatkan imunitas, dan berpotensi melindungi dari kanker prostat.


    Tapi jika pepaya dikonsumsi dengan makanan tertentu bisa menyebabkan masalah pencernaan. Untuk itu, simak dulu artikel ini untuk mengetahui 12 makanan yang tidak boleh dikonsumsi dengan pepaya.

    Makanan yang Tidak Boleh Dikonsumsi dengan Pepaya

    Berikut ini 12 makanan yang tidak boleh dikonsumsi dengan pepaya, seperti dirangkum dari laman NDTV dan Times of India.

    1. Pepaya Mentah dan Pepaya Matang

    Jika ada bagian pepaya yang belum matang, makanlah hanya pada bagian pepaya yang sudah matang. Pepaya mentah mengandung konsentrasi lateks yang lebih tinggi. Lateks bisa menyebabkan iritasi pada tenggorokan dan mulut, terutama pada orang yang sensitif pada alergi lateks.

    2. Produk Susu

    Pepaya juga bisa menyebabkan masalah pencernaan dan kram perut jika dicampur dengan produk susu seperti susu, mentega, keju, atau yoghurt. Pepaya mengandung enzim yang dapat menyebabkan susu sulit dicerna.

    3. Mentimun

    Mentimun ketika dikonsumsi bersama pepaya akan menyebabkan perut kembung, kram perut, bahkan diare. Hal ini karena mentimun memiliki kandungan air yang tinggi, demikian juga pepaya, maka bisa menyebabkan kandungan air berlebihan di dalam tubuh.

    4. Buah Anggur

    Makan buah anggur bersama pepaya dapat menyebabkan keasaman dan gas karena anggur bersifat sangat asam. Ketika dikombinasikan dengan pepaya, asam dari anggur bisa menyebabkan iritasi.

    5. Makanan yang Digoreng

    Makan pepaya bersama makanan yang digoreng seperti ayam goreng atau kentang goreng dapat menyebabkan iritasi lambung. Makanan yang digoreng mengandung tinggi lemak, sehingga akan menyebabkan gangguan pencernaan dan ketidaknyamanan pada perut ketika dicampur pepaya.

    6. Produk Kedelai

    Produk kedelai mengandung senyawa yang dapat menghambat penyerapan nutrisi dalam pepaya. Akhirnya ini dapat mempengaruhi pencernaan secara keseluruhan. Produk kedelai mencakup susu kedelai, tempe atau tahu.

    7. Teh

    Pepaya juga tidak baik dikonsumsi bersama teh, terutama teh hitam atau hijau. Pepaya mengandung enzim papain yang baik untuk pencernaan. Namun kandungan tanin dan kafein dalam teh dapat menghambat aktivitas enzim pencernaan seperti papain, sehingga bisa mengurangi efektivitasnya.

    8. Buah-buahan Sitrus

    Buah-buahan sitrus, seperti jeruk dan lemon bersama pepaya dapat meningkatkan keasaman dan menyebabkan masalah pencernaan, karena keduanya mengandung vitamin C yang tinggi. Akibatnya bisa terjadi refluks asam, mulas, dan iritasi lambung.

    9. Tomat

    Tomat juga sama. Kandungan vitamin C yang tinggi bisa menyebabkan masalah pencernaan ketika dikonsumsi bersama pepaya. Akibatnya dapat menyebabkan refluks asam dan mulas.

    10. Makanan Pedas

    Kombinasi makanan pedas dan pepaya dapat menyebabkan masalah pencernaan seperti kram perut, hingga diare. Makanan pedas dapat mengakibatkan iritasi pada lapisan perut, sementara pepaya dikenal melancarkan pencernaan, sehingga ini bisa mengganggu pencernaan.

    11. Makanan Fermentasi

    Makanan fermentasi seperti asinan kubis, kimchi, atau acar mengandung probiotik dan enzim yang dapat berinteraksi dengan enzim pepaya. Kombinasi pepaya dan makanan fermentasi bisa mengganggu pencernaan.

    12. Makanan Berprotein Tinggi

    Pepaya mengandung enzim yang bisa memecah protein. Jika detikers makan makanan berprotein tinggi tertentu, seperti daging, ikan, atau tahu dalam jumlah besar, maka akan bisa menimbulkan masalah pencernaan.

    Nah, itulah 12 makanan yang tidak boleh dikonsumsi dengan pepaya karena bisa menyebabkan masalah pencernaan.

    (bai/row)



    Sumber : food.detik.com

  • 12 Manfaat Buah Lontar bagi Kesehatan, Salah Satunya Bisa Atasi Stres

    Jakarta

    Buah lontar adalah buah yang berasal dari pohon palem, yang banyak ditemukan di negara-negara Asia Selatan dan Tenggara.

    Buah lontar rasanya manis mirip dengan leci, dengan konsistensi seperti jeli. Buahnya berwarna putih pucat yang berdiameter sekitar 4-7 inci dan kulit berwarna hitam keunguan.

    Meski sering dipandang sebelah mata, buah yang dikenal palmyra palma atau palm sugar ini menawarkan manfaat kesehatan lho.


    Manfaat Buah Lontar untuk Kesehatan

    Buah lontar (Borassus flabellifer) kaya akan kalsium dan fosfor, yang merupakan sumber vitamin C. Bahkan, buah ini hampir tidak mengandung lemak.

    Berikut merupakan penjelasan dari beberapa manfaat buah lontar:

    1. Antioksidan

    Dikutip dari buku Manfaat Buah: Manfaat Buah-buahan yang disusun oleh Dayat Suryana, salah satu manfaat buah lontar untuk kesehatan yaitu sebagai antioksidan.

    Antioksidan merupakan senyawa yang bisa mencegah/memperlambat oksidasi dalam tubuh untuk melawan radikal bebas.

    Kandungan vitamin C dan vitamin B1 dari buah lontar juga berperan dalam menjaga sel tubuh dari kerusakan atau penuaan.

    2. Sebagai Isotonik

    Isotonik adalah larutan dengan konsentrasi zat terlarut yang sama dengan cairan tubuh.

    Dalam beraktivitas setiap hari, manusia setidaknya membutuhkan 2 liter atau sekitar 8 gelas cairan.

    Supaya tidak dehidrasi, tentunya kita harus mencukupi kebutuhan cairan tubuh. Dalam hal ini, nira lontar bisa dikonsumsi untuk mengganti cairan tubuh yang hilang.

    Pasalnya, nira lontar kaya akan kandungan mineral tubuh yang mampu menggantikan cairan tubuh lebih cepat jika dibandingkan air putih biasa.

    3. Membantu Melancarkan Pencernaan

    Salah satu masalah pencernaan yang sering dialami adalah sulit buah air besar (sembelit). Buah lontar kaya akan kandungan serat, sehingga dapat membantu melancarkan pencernaan.

    4. Baik untuk Kesehatan Ginjal

    Kandungan fosfor dalam buah lontar bermanfaat dalam membantu kesehatan ginjal. Ginjal sendiri menjadi organ yang berperan dalam proses ekskresi tubuh.

    Dalam hal ini, fosfor berperan dalam membantu proses urinasi (buang air kecil).

    5. Membantu Mengatasi Stres

    Kesegaran dari buah lontar mungkin membantu membuat kita lebih tenang. Kandungan vitamin C dalam buah lontar juga berfungsi dalam mengatasi stres.

    Sebuah penelitian yang dilakukan di Montreal mengungkapkan bahwa, suplementasi vitamin C dapat menaikkan mood pasien rawat inap di rumah sakit.

    6. Membantu Mengobati Radang Sendi

    Dilansir Daily Sun, buah lontar bermanfaat untuk mengobati penyakit radang sendi. Buah bisa dijadikan menjadi obat alami dalam meringankan rasa tidak nyaman akibat radang sendi.

    Untuk itu, cobalah untuk konsumsi 100 gram buah lontar per hari. Namun, dikonsumsi harus tanpa air, gula, atau pewarna ya.

    7. Menjaga Pola Makan

    Selama diet, kita tentu harus menjaga pola makan. Kandungan air sebesar 93% dan gelatin yang dimiliki buah lontar, akan membantu memberikan rasa kenyang lebih lama.

    Hal ini akan membuat nafsu makan kita terkendali. Artinya, buah lontar cocok dikonsumsi saat diet.

    8. Membantu Mengobati Masalah Kulit

    Buah lontar berkhasiat membantu mengatasi masalah peradangan kulit, seperti biang keringat, ruam, dan bisul. Buah lontar mungkin memiliki sifat yang mendinginkan.

    Dalam Journal of Academia and Industrial Research (JAIR) tahun 2018 oleh A. Jerry, mengungkapkan bahwa menggunakan buah dalam masker wajah, dengan mengoleskan pada area yang terkena mungkin bermanfaat untuk menenangkan kulit yang sensitif. Hal ini membantu dalam meredakan gatal yang terkait dengan biang keringat.

    Namun, penelitian terkait manfaat ini belum memadai. Oleh karena itu, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mendukung potensi penggunaannya untuk mengatasi masalah kulit pada manusia.

    Buah lontar baik untuk pengidap diabetes, karena merupakan sumber vitamin dan mineral.

    Sebuah studi hewan yang dilakukan oleh Uluwaduge dkk, tahun 2006 menunjukkan bahwa komponen mirip steroid dari buah lontar, mungkin memiliki efek menguntungkan dalam menurunkan kadar glukosa darah.

    Dalam buku bertajuk Edible Med and Non-Med Plants oleh T. K. Lim, menuliskan uji klinis sebelumnya yang dilakukan pada pasien diabetes ringan juga menunjukkan bahwa memakan buah lontar kering mungkin membantu menurunkan kadar glukosa serum.

    10. Mengurangi Risiko Penyakit Kronis

    Buah lontar diketahui memiliki sifat antioksidan dan anti inflamasi. Kandungan itu bermanfaat dalam mengurangi risiko sejumlah masalah penyakit kronis, seperti penyakit jantung dan kanker.

    Namun, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk membuktikan khasiat tersebut.

    11. Membantu Mencukupi Asupan Gizi

    Jerry A. dalam Tinjauan Komprehensif tentang Khasiat Obat Borassus flabellifer tahun 2018 menyebut buah lontar juga bisa bermanfaat untuk mengatasi kekurangan gizi. Baik itu pada anak-anak maupun orang dewasa.

    12. Sebagai Sumber Energi

    Khasiat buah lontar lainnya yaitu sumber energi untuk tubuh. Buah lontar mengandung gula yang tak hanya memberikan rasa manis pada lidah, Karena gula adalah salah satu komponen penting untuk tubuh sebagai sumber energi.

    Apakah Buah Lontar Bisa Langsung Dimakan?

    Buah lontar bisa dimakan langsung atau dimakan mentah (saat lapisan luarnya masih mentah). Jika dibiarkan matang, lapisan luar buah ini juga bisa dimakan mentah,dipanggang, atau direbus.

    Selain itu karena memiliki rasa yang manis, buah lontar juga sering dimanfaatkan menjadi aneka olahan makanan. Misalnya, kue, selai, dawet, atau isi dari es buah.

    Pedagang mengupas buah lontar di Kawasan TB Simatupang, Jakarta, Jumat (22/3/2024). Buah lontar jadi salah satu buah yang banyak dicari saat Ramadan. Buah ini memberikan efek menyegarkan dahaga sehingga cocok untuk sajian berbuka puasa.Bentuk daging buah lontar. Foto: Chelsea Olivia Daffa

    Efek Samping Buah Lontar

    Sejauh ini, tidak ada laporan signifikan yang menunjukkan efek samping dari buah lontar. Jai, masih diperlukan lebih banyak penelitian tentang efek samping buah lontar terhadap kesehatan manusia.

    Namun, jika ada efek samping yang terlihat setelah mengkonsumsi buah ini. segera hubungi dokter untuk memberi saran yang tepat dalam mengatasinya.

    (khq/fds)



    Sumber : food.detik.com

  • Ini 5 Hal yang Terjadi pada Tubuh jika Makan Tomat Setiap Hari


    Jakarta

    Tomat mengandung nutrisi penting, karenanya makan tomat setiap hari dapat memberikan manfaat. Namun, pada kondisi tubuh tertentu bisa menyebabkan efek samping.

    Tomat merupakan tumbuhan dari keluarga terong-terongan. Di Indonesia, tomat digunakan sebagai bahan baku saus, campuran sambal, dan lalapan yang menyegarkan.

    Tomat identik dengan kandungan vitamin A yang tinggi, sehingga bagus untuk kesehatan mata. Jauh dari itu, tomat juga kaya akan senyawa penting yang berperan sebagai antioksidan.


    Makan tomat setiap hari pun dapat memberikan manfaat kesehatan. Namun, pada sebagian orang dengan kondisi tubuh tertentu justru bisa menyebabkan beberapa efek samping.

    Dikutip dari Parade.com (15/08/24) berikut hal yang terjadi pada tubuh jika makan tomat setiap hari.

    1. Kulit lebih glowing

    Ilustrasi cara simpan tomatMakan tomat dapat mencerahkan kulit. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Tomat mengandung vitamin C yang berperan sebagai antioksidan. Dalam 100 gram tomat terdapat 20-39 miligram, jumlah yang baik untuk meningkatkan kesehatan kulit.

    Vitamin C tersebut akan menghambat produksi melanin, zat yang memicu kulit terlihat gelap. Selain itu, terdapat kandungan enzim yang berfungsi sebagai eksfoliator alami.

    Enzim itu bekerja mengangkat sel kulit mati dan membuat kulit lebih cerah serta glowing. Vitamin C-nya juga dapat memproduksi kolagen protein yang menjaga elastisitas dan kekencangan kulit.

    2. Risiko penyakit jantung menurun

    Sebuah penelitian dari jurnal Annals of Nutrition and Metabolism yang berjudul Effect of Lycopene and Tomato Products on Cholesterol Metabolism menemukan bahwa rutin makan tomat dapat menurunkan risiko penyakit jantung.

    Manfaat tersebut terjadi karena tomat dikemas dengan likopen. Likopen merupakan senyawa pigmen alami (karotenoid) yang memberikan warna merah pada tomat.

    Dalam 100 gram tomat rata-rata mengandung 3-5 mg. Likopen juga berperan sebagai antioksidan yang membantu melindungi jantung dari kerusakan radikal bebas.

    Efek makan tomat setiap hari ada di halaman selanjutnya.

    3. Mengontrol kadar gula darah

    Racikan jus tomat campur air kelapa dan madu favorit Jin Seo YeonMakan tomat dapat mengontrol kadar gula darah. Foto: site news/istock

    Kandungan likopen pada tomat dapat mengontrol kadar gula darah. Hal ini juga didukung karena tomat memiliki Indeks Glikemik (GI) rendah, yakni sekitar 15.

    Jumlah tersebut membuktikan bahwa tomat tidak akan menyebabkan lonjakan gula darah yang tajam, seperti yang terjadi pada makanan dengan GI tinggi.

    Selain itu, tomat juga mengandung serat yang dapat memperlambat penyerapan gula dalam darah. Dalam 100 gram tomat terdapat 1,20 gram serat yang cukup dibutuhkan tubuh.

    4. Reaksi alergi

    Pada beberapa orang, makan tomat setiap hari bisa menyebabkan beberapa efek samping. Salah satunya adalah terjadinya reaksi alergi. Hal ini disebabkan karena kandungan histamin.

    Senyawa tersebut dapat memicu sistem kekebalan tubuh untuk menyerang tomat sebagai zat asing. Dalam 100 gram tomat mengandung 0,8-10,6 mg histamin.

    Gejala alerginya sangat bervariasi. Mulai dari kulit gatal, ruam, atau iritasi, hingga terjadinya pembengkakan pada wajah, mulut, tenggorokan hingga sulit bernapas.

    5. Memicu batu ginjal

    Pedagang sayur menyortir tomat di Pasar Induk Rau Kota Serang, Banten, Jumat (23/6/2023). Menurut pedagang sejak dua hari terakhir harga sejumlah komoditas sayur mayur naik seperti harga cabai keriting dari Rp28 ribu menjadi Rp35 ribu perkilogram, harga bawang merah dari Rp40 ribu menjadi Rp45 ribu perkilogram, dan harga tomat dari Rp12 ribu menjadi Rp18 ribu perkilogram akibat meningkatnya permintaan sementara pasokan dari petani berkurang. ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman/foc.Makan tomat juga dapat memicu batu ginjal pada individu dengan kondisi tubuh tertentu. Foto: ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman

    Tomat secara tidak langsung dapat menyebabkan batu ginjal. Hal ini disebabkan karena kandungan oksalat dan kalium di dalamnya yang berkontribusi pada pembentukan batu ginjal.

    Hal tersebut dapat terjadi khususnya pada individu dengan kondisi tubuh yang rentan. Dalam 100 gram tomat terdapat 237 miligram kalsium, tergantung jenis tomatnya.

    Sementara itu, kandungan oksalatnya juga tidak terlalu tinggi. Namun, kalium yang terlalu tinggi dapat menyebabkan penumpukan kalium di dalam tubuh dan gangguan jantung.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com