Tag: vitamin d

  • Mana yang Lebih Bakar Kalori dan Efektif?


    Jakarta

    Lari merupakan salah satu olahraga yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh, terutama dalam membakar kalori. Namun lari di luar atau treadmill, manakah yang lebih efektif?

    Baik lari di luar ruangan atau treadmill, keduanya tetap memiliki manfaat lari yang bisa dirasakan langsung oleh tubuh. Namun, masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan yang bisa dilihat dari hasil olahraga detikers. Berikut beberapa perbedaan lari di treadmill dan luar ruangan.

    1. Kalori yang Dibakar Saat Berlari

    Mengutip dari Harvard Health Publishing, perbedaan pembakaran kalori dapat dilihat dari kondisi medan dan cuaca yang dilalui pelari. Saat berlari di luar ruangan, tubuh cenderung membakar lebih banyak kalori dibandingkan treadmill.


    Hal ini dikarenakan medan yang dilalui saat berlari di luar lebih menantang dan bervariasi, seperti aspal, tanah, hingga area bebatuan. Medan ini mendorong tubuh untuk menjaga keseimbangan selama berlari.

    2. Efektivitas Lari

    Berdasarkan penelitian Journal of Sport Sciences, menyesuaikan kemiringan treadmill sebesar 1% dapat menyamai level kesulitan saat berlari di luar. Saat berlari di treadmill, detikers dapat dengan mudah mengatur kecepatan, kemiringan, dan durasi berlari. Dengan begitu, latihan yang dijalani lebih terkontrol dan efektif.

    Latihan lari di treadmill juga membantu detikers untuk menghindari gangguan atau faktor lingkungan yang tak terduga.

    3. Sisi Psikologis dan Kesehatan Mental

    Kondisi di luar ruangan memungkinkan kita untuk menghirup udara secara alami dan terhubung langsung dengan lingkungan. Hal ini menunjukkan bahwa lari di luar ruangan lebih efektif untuk mengurangi stres, kecemasan, dan memperbaiki suasana hati, sebab pemandangan alam yang serba hijau akan membuat pikiran lebih relaks.

    4. Risiko Kelelahan dan Cedera

    Mengutip dari Healthline, lari di luar ruangan memungkinkan dehidrasi terjadi lebih cepat jika tidak memperhatikan pakaian yang digunakan. Selain itu, faktor lingkungan seperti cuaca dan suhu juga dapat mempengaruhi risiko dehidrasi menjadi lebih tinggi.

    Sementara itu, lari di treadmill dapat dilakukan dengan waktu yang fleksibel tanpa memikirkan cuaca dan suhu yang tidak menentu.

    Risiko cedera juga kemungkinan besar terjadi di luar ruangan sebab medan yang dilalui berbeda dengan di dalam ruangan. Contohnya, saat berlari di daerah bebatuan atau jalan beraspal, akan berakibat buruk pada kesehatan tulang dan sendi.

    Woman running. Female runner jogging, training for marathon. Fit girl fitness athlete model exercising outdoor.Lari di luar ruangan. Foto: Thinkstock

    5. Kenyamanan saat Berlari

    Kelebihan lainnya saat berlari di treadmill yaitu kenyamanannya. detikers dapat berlari di dalam ruangan tanpa perlu khawatir gangguan dari luar, seperti terik matahari, hujan, atau polusi udara. Bahkan saat menggunakan treadmill, detikers dapat melakukan aktivitas lain seperti mendengarkan musik dan menonton tv.

    Sementara itu, lari di luar ruangan juga memberikan pengalaman yang lebih menyehatkan dan membuat pikiran segar. Saat berlari di luar ruangan, detikers mendapatkan manfaat langsung berupa Vitamin D dari paparan cahaya matahari. Selain itu, lari di luar memberikan tantangan sendiri terkait kondisi alam, mulai dari cuaca dan kelembaban udara.

    Itulah beberapa kekurangan dan kelebihan terkait lari di treadmill dan luar ruangan. Keduanya tetap bermanfaat meskipun memiliki perbedaan. Semoga dapat menjawab pertanyaan ya, detikers!

    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Viral Vitamin D3 Disebut Bisa Bantu Turunkan BB, Dokter Gizi Bilang Gini


    Jakarta

    Baru-baru ini viral video di media sosial TikTok yang menyebut konsumsi vitamin D3 dapat membantu menurunkan berat badan.

    Video tersebut menuai beragam komentar dari warganet. Beberapa di antaranya mengamini klaim itu, tetapi tak sedikit juga warganet yang mempertanyakannya.

    “Di umur berapa kalian tahu kalau konsumsi vitamin D3 itu sangat membantu penurunan berat badan? Ini testimoni jujur ya selama gua program penurunan berat badan, selain intermittent fasting, jalan 10 ribu langkah sehari, kalori defisit,” ujar sang pengunggah dalam akun TikToknya @shexxxxxx, dilihat detikcom Senin (3/2/2025).


    Meski begitu, pengunggah akun video tersebut mengklaim vitamin D3 yang dikonsumsi bukan sebagai obat penurunan berat badan, melainkan vitamin dan suplemen yang berfungsi untuk membantu menurunkan berat badan.

    “Kalau kamu harap konsumsi vitamin D3, kamu langsung kurus, nggak kayak gitu. Kamu harus tetap olahraga, kamu harus tetap intermittent fasting, kamu harus tetap defisit kalori,” kata pengunggah tersebut.

    Lantas, benarkah bisa membantu proses penurunan berat badan?

    Dokter spesialis gizi Johanes C Chandrawinata, SpGK, mengatakan banyak penelitian yang menunjukkan bahwa IMT(indeks massa tubuh) dan kadar lemak tubuh yang tinggi dihubungkan dengan kadar vitamin D darah yang lebih rendah. Mengapa demikian?

    “Ada pendapat yang mengatakan mungkin pengidap obesitas cenderung kurang asupan makanan kaya vitamin D. Ada pula yang menunjukkan perbedaan perilaku pengidap obesitas jarang terpapar matahari dan kemampuan konversi vitamin D oleh sinar matahari di kulit kurang,” katanya saat dihubungi detikcom, Senin (3/2).

    “Lagi pula ada beberapa enzim yang diperlukan untuk mengubah vitamin D menjadi bentuk aktifnya mungkin lebih rendah pada pengidap obesitas,” katanya lagi.

    Meski begitu, lanjut dr Johanes, penelitian tahun 2012 mengemukakan bahwa bila kadar vitamin D pengidap obesitas disesuaikan dengan ukuran tubuh, maka tidak terdapat perbedaan kadar vitamin D antara pengidap obesitas dan mereka yang memiliki berat badan normal.

    Pengidap obesitas yang turun berat badannya, kata dr Johanes, kemungkinan akan mengalami kenaikan kadar vitamin D di dalam darah, sesuai dengan besarnya penurunan berat badan.

    “Kadar vitamin D darah sedikitnya 20 ng/ml (50nmol/L) dianggap cukup untuk menjaga kekuatan tulang dan kesehatan secara keseluruhan,” imbuhnya.

    Tak hanya itu, dr Johanes juga mengemukakan ada penelitian pada 218 pengidap obesitas dan overweight selama 1 tahun dan semuanya menjalani diet defisit kalori dan olahraga. Setengah peserta diberikan suplemen vitamin D, dan yang lainnya diberikan plasebo.

    Pada akhir penelitian ternyata mereka yang diberikan suplemen vitamin D turun berat badan lebih banyak rata-rata 3,2 kg lebih daripada yang diberikan plasebo.

    “Ada beberapa teori yg mencoba menjelaskan efek vitamin D terhadap penurunan berat badan. Beberapa penelitian menunjukkan vitamin D mungkin berpotensi mengurangi pembentukan sel lemak baru di dalam tubuh. Vitamin D juga dapat menekan penyimpanan sel lemak sehingga mengurangi akumulasi lemak,” katanya.

    “Selain itu, vitamin D dapat meningkatkan kadar serotonin yang berperan menurunkan nafsu makan dan meningkatkan rasa kenyang, menurunkan berat badan dan menurunkan asupan kalori. Juga, kadar vitamin D darah yang lebih tinggi dihubungkan dengan meningkatnya kadar testosteron, hal mana memacu penurunan berat badan

    Di sisi lain, dr Johanes mengatakan hanya dengan diet defisit kalori yang disertai jalan 10 ribu langkah per hari sudah pasti bisa membantu menurunkan berat badan.

    (suc/kna)



    Sumber : health.detik.com

  • Seberapa Efektif Diet dengan Telur Rebus? Begini Kata Pakar


    Jakarta

    Telur rebus merupakan salah satu menu yang kerap dikonsumsi saat diet, yang sering disebut diet telur rebus. Selama diet, makanan utama yang dikonsumsi adalah telur rebus.

    Biasanya, dalam sehari seseorang bisa makan 2-3 butir telur. Lantas, bagaimana cara kerjanya?

    Dikutip dari Everyday Health, ada beberapa versi diet telur rebus. Diet yang paling umum yakni:


    • Sarapan dengan dua butir telur dan satu potong buah.
    • Selain itu mengkonsumsi sayuran yang rendah karbohidrat atau protein opsional.
    • Makan siang dengan telur atau protein rendah lemak, serta sayuran rendah karbohidrat.
    • Makan malam telur atau protein rendah lemak, dan sayuran rendah karbohidrat.

    Lantas, apakah diet telur rebus efektif?

    Secara keseluruhan, diet ini mengandung makanan sehat, tetapi bukan diet yang seimbang dan sehat. Diet telur rebus sangat ketat, sangat rendah kalori, dan hanya tren sesaat.

    “Saya rasa Anda tidak boleh menjalani diet yang mengharuskan Anda terobsesi dengan satu makanan,” kata Lisa Young, PhD, RDN, penulis Finally Full, Finally Slim yang berbasis di New York City.

    Telur menjadi makanan pokok dalam diet ini. Menurut Dr Young, telur rebus memang sehat, tetapi tidak bisa menjadi satu-satunya makanan utama.

    American Heart Association (AHA) mengatakan bahwa orang yang sehat dapat mengkonsumsi hingga satu butir telur per hari, dan orang yang lebih tua dengan kadar kolesterol yang sehat dapat mengonsumsi dua butir telur.

    “Telur merupakan sarapan yang lezat. Telur rebus adalah camilan yang bergizi, tetapi menurut saya mengonsumsi berbagai jenis makanan merupakan cara makan yang lebih sehat,” sambungnya.

    Menurut Dr Young, hal yang baik tentang telur adalah kandungan proteinnya yang tinggi. Satu butir telur rebus berukuran besar mengandung 78 kalori, 6,3 gram (g) protein, 5,3 g lemak, 0,6 g karbohidrat, dan 0 g serat.

    “Telur merupakan protein lengkap dan mengandung nutrisi seperti vitamin D dan kolin,” terang Amy Shapiro, RD, pendiri dan direktur Real Nutrition di New York City.

    Protein lengkap adalah protein yang mengandung semua asam amino esensial dalam jumlah yang cukup. Kolin merupakan nutrisi yang membantu menghasilkan neurotransmitter yang mengatur memori dan suasana hati, serta berbagai fungsi lainnya.

    “Meskipun satu studi kecil telah mengaitkan sarapan berprotein tinggi yang mengandung telur dengan membantu pelaku diet menurunkan berat badan. Tidak ada yang ajaib tentang telur untuk menurunkan berat badan,” beber Shapiro.

    NEXT: Apakah aman menjalani diet telur rebus?

    Jika memiliki riwayat gangguan makan, diet ketat apapun (termasuk diet telur rebus) tidak cocok. Mereka yang hidup dengan kondisi kesehatan kronis, terutama yang memerlukan pengobatan, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum membuat perubahan drastis pada pola makan mereka.

    Di sisi lain, orang yang tidak memiliki riwayat gangguan makan atau kondisi kesehatan saat ini cenderung tidak menghadapi masalah kesehatan, jika mereka melakukan diet telur rebus dalam jangka pendek.

    “Saya menganggap ini sebagai diet karpet merah. Ini hanya sesuatu yang bisa dicoba ketika Anda ingin melihat hasilnya dengan cepat dan Anda tidak keberatan merasa dibatasi untuk waktu yang singkat,” tutur Shapiro.

    Ditambah lagi, masih ada kebingungan tentang apakah telur baik, karena mengandung kolesterol makanan. Setiap telur rebus mengandung 186 mg kolesterol.

    Satu studi menyimpulkan bahwa setiap tambahan 300 mg kolesterol makanan yang dikonsumsi per hari dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit kardiovaskular dan kematian akibat penyebab apapun masing-masing sebesar 17 dan 18 persen.

    (sao/kna)



    Sumber : health.detik.com

  • Hati-hati! Sering Minum Soda Bisa Memicu Kerontokan Rambut


    Jakarta

    Populer digemari berbagai kalangan, minuman bersoda rupanya memiliki efek samping untuk kesehatan. Terutama bagi kesehatan rambut.

    Minuman bersoda yang sehari-hari dinikmati jutaan orang kembali menjadi sorotan. Sebuah penelitian terbaru mengungkapkan bahwa konsumsi soda dan minuman berkarbonasi secara rutin dapat meningkatkan risiko kerontokan rambut. Temuan ini dipublikasikan dalam Journal of Nutrition and Health oleh tim peneliti asal Portugal.

    Dilansir dari Irish Star (27/08/2025), para peneliti menekankan bahwa pola makan dan asupan gizi memiliki peran penting terhadap kesehatan rambut. Vitamin D dan zat besi, misalnya, diketahui bermanfaat dalam menjaga kekuatan folikel rambut. Sementara alkohol dan minuman ringan justru tak disarankan.


    Walau belum terbukti bahwa minuman soda secara langsung dapat menyebabkan rambut rontok, penelitian ini menemukan adanya keterkaitan antara konsumsi soda dengan kekurangan vitamin D.

    Ice coffee in a tall glass over and coffee beans on a old rustic wooden table. Cold summer drink on a dark background with copy space. The process of pouring drink from a coffee pot into a glass.Minuman bersoda. Foto: Istimewa

    Soda, khususnya jenis kola seperti Coke atau Pepsi, mengandung asam fosfat yang dapat mengganggu metabolisme kalsium dan menurunkan kadar vitamin D. Selain itu kadar kafein yang tinggi dalam minuman ini berpotensi meningkatkan hormon kortisol, yang memicu stres.

    Ditambah lagi kandungan gula berlebih pada soda dikaitkan dengan risiko gangguan peredaran darah dan peradangan, dua faktor yang dapat melemahkan folikel rambut dan memperparah kerontokan.

    Penelitian sebelumnya juga pernah menyinggung hal serupa. Pada 2023, tim ilmuwan di China menemukan bahwa pria muda yang mengonsumsi minuman manis setiap hari memiliki risiko tiga kali lebih besar mengalami kebotakan dibandingkan mereka yang tidak mengonsumsinya.

    Rambut rontok ibu menyusuiRambut rontok. Foto: Getty Images/Totojang

    Riset lain bahkan menunjukkan bahwa mereka yang mengonsumsi lebih dari 3.500 mililiter soda per minggu atau setara dengan sekitar 11 kaleng lebih rentan mengalami kerontokan, terutama pada pria. Selain meningkatkan risiko kebotakan, minuman bersoda juga disebut berdampak buruk terhadap kepadatan, pertumbuhan, ketebalan dan kilau rambut.

    Meski begitu, para ahli mengingatkan bahwa kerontokan rambut tidak bisa disebabkan oleh satu faktor saja. Kebotakan berpola pada pria misalnya, bisa dipengaruhi oleh faktor genetik, perubahan hormon, kondisi medis tertentu atau proses penuaan alami.

    Namun mengurangi konsumsi minuman bersoda dinilai bisa menjadi langkah sederhana untuk menjaga kesehatan rambut, sekaligus mencegah berbagai masalah kesehatan lain.

    (sob/dfl)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد Source : unsplash.com / Rachel Park

  • Tak Hanya Gurih Enak, Kulit Salmon Juga Kaya Akan Nutrisi


    Jakarta

    Kulit ikan salmon populer diolah menjadi keripik hingga camilan. Selain rasanya yang enak, makanan ini juga bermanfaat untuk kesehatan.

    Meski tidak sepopuler seperti kulit ayam, konsumsi kulit ikan salmon memang bukan hal yang baru lagi. Bahkan di Asia, kulit ikan salmon sering dibuat keripik dan populer di berbagai restoran hingga produk camilan karena rasanya yang enak.

    Menu kulit ikan salmon di restoran sushi, sampai produk keripik kulit salmon juga sangat populer di Singapura hngga Malaysia.


    Dilansir dari Fox News (03/04), menurut banyak ahli gizi, konsumsi kulit ikan salmon bisa menambah nutrisi yang tak kalah sehat dari daging ikan salmon.

    “Kulit salmon kaya akan asam lemak omega-3, yang berperan penting dalam melawan peradangan serta menjaga kesehatan otak dan jantung,” ujar Laura Feldman, ahli gizi terdaftar di, New York, Amerika.

    Tak Hanya Gurih Enak, Kulit Salmon Juga Kaya Akan NutrisiTak Hanya Gurih Enak, Kulit Salmon Juga Kaya Akan Nutrisi Foto: Ilustrasi iStock

    Di beberapa negara, konsumsi ikan salmon memang belum populer seperti di Asia. Banyak orang mengira bahwa kulit salmon tidak layak dikonsumsi, padahal sebenarnya bisa dimakan dan justru bermanfaat untuk kesehata.

    “Kulit salmon mengandung omega-3 yang lebih tinggi dibandingkan dagingnya, sementara asupan omega-3 dalam pola makan kita sering kali masih kurang,” jelas ahli gizi Deborah Salvatore.

    Meskipun mengonsumsi kulit salmon berarti menambah asupan lemak, tapi manfaatnya jauh lebih besar, mengingat omega-3 dapat meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL), menurunkan tekanan darah, dan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.

    Tak Hanya Gurih Enak, Kulit Salmon Juga Kaya Akan NutrisiTak Hanya Gurih Enak, Kulit Salmon Juga Kaya Akan Nutrisi Foto: Ilustrasi iStock

    Kandungan omega-3 dikenal dapat membantu kesehatan mata dan fungsi penglihatan serta memiliki sifat antiinflamasi yang baik bagi tubuh.

    Kulit salmon juga mengandung protein dan kolagen yang bermanfaat untuk kesehatan sendi serta menjaga elastisitas kulit.

    “Selain itu, kulit salmon menyediakan vitamin D yang penting untuk kekuatan tulang, vitamin B untuk metabolisme energi, serta selenium, antioksidan kuat yang melindungi sel dari kerusakan,” ungkap Jamie Mok, selaku ahli gizi terdaftar yang berbasis di Los Angeles, sekaligus juru bicara Academy of Nutrition and Dietetics.

    Meski umumnya aman untuk dikonsumsi, kulit salmon tetap memiliki beberapa potensi risiko, menurut Mok. Karena kulit ikan dapat mengandung mikroplastik hingga merkuri.

    Karena itu untuk meminimalisir risiko paparan zat yang berbahaya, Mok menyarankan untuk mengonsumsi berbagai jenis ikan, terutama yang rendah merkuri seperti ikan salmon, makarel sampai sarden.

    Tak Hanya Gurih Enak, Kulit Salmon Juga Kaya Akan NutrisiTak Hanya Gurih Enak, Kulit Salmon Juga Kaya Akan Nutrisi Foto: Ilustrasi iStock

    Hal ini selaras dengan penjelasan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan di Amerika (FDA), bahwa salmon masuk ke dalam kategori ikan dengan kadar merkuri rendah.

    Orang dewasa dianjurkan mengonsumsi setidaknya 240 gram ikan per minggu. Terutama ikan berlemak seperti salmon untuk menjaga kesehatan jantung.

    Anak-anak serta ibu hamil atau menyusui disarankan memilih ikan dengan kadar merkuri rendah. Kulit salmon bisa dinikmati bersama dengan daging ikannya. Bisa juga digoreng hingga renyah sebagai tambahan yang gurih dan bernutrisi dalam salad.

    (sob/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Makanan Tinggi Vitamin D, Bagus untuk Imunitas dan Kesehatan Tulang


    Jakarta

    Vitamin D dapat menunjang kesehatan tubuh secara umum. Selain dari sinar matahari pagi, vitamin ini juga bisa didapat dari asupan sejumlah makanan.

    Vitamin D menjadi salah satu vitamin yang diperlukan tubuh. Cara termudah untuk mendapatkan asupannya, yaitu dengan berjemur di bawah sinar matahari pagi. Namun, tidak itu saja karena jenis vitamin ini juga bisa didapat dari sejumlah makanan dengan kandungan vitamin D tinggi.

    Mengonsumsi vitamin D sangat penting untuk memelihara kesehatan, mulai dari baik untuk tulang dan gigi, memperkuat sistem imun, hingga kesehatan jantung.


    Lantas, makanan apa saja yang kaya akan vitamin D? Merangkum womesnhealthag.com (18/11/2024), berikut daftarnya:

    1. Ikan salmon

    15 Jenis Ikan yang Bagus untuk MPASI Bayi dan ManfaatnyaTidak hanya omega-3, ikan salmon juga kaya akan vitamin D. Foto: Getty Images/Siraphol

    Ikan salmon terkenal dengan kandungan asam lemak omega-3 nya, tetapi ikan ini juga menjadi sumber vitamin D yang bagus.

    Dalam 100 gram ikan salmon, mengandung B26 IU vitamin D. Karena ikan ini baik untuk dikonsumsi setiap minggunya.

    Bahkan, ahli gizi Lisa Moskovitz juga menyebut bahwa ikan salmon yang ditangkap secara liar mengandung hampir 4 kali lipat jumlah vitamin D daripada ikan salmon yang diternak.

    2. Jamur

    bunch of  fresh oyster mushrooms ready for cookingJamur tiram menjadi salah satu yang direkomendasikan karena kandungan vitamin D tinggi. Foto: Getty Images/iStockphoto/Creative-Family

    Sumber vitamin D nabati bisa ditemui di jamur. Dalam 80 gram jamur mengandung vitamin D sebanyak 3,2 mikrogram.

    Jenis jamur yang direkomendasikan oleh Moskovitz yakni chanterelles (jamur jengger ayam emas) dan morels (jamur spons) karena jamur yang terkena sinar matahari lebih banyak mengandung vitamin D. Jamur tiram juga bisa menjadi pilihan jamur lainnya yang kaya akan vitamin D.

    3. Telur

    kebiasaan orang Jepang konsumsi telur mentahTelur, teurtama bagian kuningnya kaya akan vitamin d. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Selain protein, telur juga mengandung vitamin D tinggi, terutama pada bagian kuning telurnya.

    Dalam satu buah kuning telur terkandung sekitar 40 IU vitamin D.

    Moskovitz juga menyarankan konsumsi telur ayam kampung yang mengandung vitamin D tiga kali lipat lebih banyak. Namun, konsumsinya tetap perlu dibatasi karena terlalu banyak bisa meningkatkan kadar kolesterol jahat.

    Daftar makanan lain yang mengandung vitamin D bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    4. Susu kedelai

    Susu kedelai atau soya juga menyehatkan dan kaya akan vitamin D.

    Kandungan vitamin D berperan untuk menjaga kesehatan tulang, memperkuat tulang, hingga mengurangi risiko osteoporosis.

    Pasalnya, seiring dengan pertambahan usia, tingkat kepadatan tulang juga mulai berkurang. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kesehatan tulang dan kepadatannya.

    5. Jus jeruk

    Jus jerukBisa juga minum jus jeruk murni yang kaya vitamin D. Foto: Getty Images/DianaHirsch

    Selain makanan, minuman segar seperti jus jeruk juga mengandung vitamin D tinggi. Dalam satu cangkirnya terkandung sampai 100 IU yang memenuhi 16 persen dari kebutuhan harian vitamin D pada wanita.

    Vitamin D di dalam jus ini dapat menjaga persendian tetap sehat, sehingga mengurangi berbagai risiko masalah kesehatan. Namun, pilihlah jus jeruk murni. Jangan membeli jus jeruk kemasan karena mungkin mengandung gula tinggi.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 7 Makanan Tinggi Vitamin D, Ternyata Bisa Diperoleh Selain dari Sinar Matahari

    Jakarta

    Vitamin D adalah salah satu nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh. Vitamin ini dikenal mudah didapat dari paparan sinar matahari ke tubuh. Vitamin D memengaruhi banyak fungsi tubuh, termasuk kesehatan tulang.

    Namun, banyak orang tidak mendapatkan cukup vitamin D. Asupan vitamin D sebetulnya juga bisa didapat dari makanan, terutama bagi mereka yang jarang terpapar sinar matahari atau tinggal di daerah dengan intensitas cahaya matahari yang rendah.

    Vitamin D memiliki banyak manfaat, mulai dari menjaga kesehatan tulang hingga mendukung sistem kekebalan tubuh. Kekurangan vitamin D dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan dan penurunan daya tahan tubuh.


    Cara termudah untuk mendapatkan asupannya, yaitu dengan berjemur di bawah sinar matahari pagi. Tapi, mengonsumsi vitamin D juga penting untuk memelihara kesehatan, mulai dari baik untuk tulang dan gigi, memperkuat sistem imun, hingga kesehatan jantung.

    7 Makanan Tinggi Vitamin D

    Dalam artikel WebMD yang telah diverifikasi oleh Dokter Penyakit Dalam, Nayana Ambardekar, MD menjelaskan bahwa vitamin D penting untuk tulang, sel darah, dan sistem kekebalan tubuh tepatnya untuk pertahanan tubuh terhadap kuman.

    Selain itu Katherine Marengo LDN, RD yang telah memverifikasi artikel Healthline menyebut cara terbaik untuk mendapatkan vitamin D adalah dari makanan atau suplemen. Berikut beberapa makanan yang kaya akan vitamin D:

    1. Yogurt

    Yogurt bisa jadi camilan sehat yang mengandung vitamin D. Meskipun kadarnya mungkin tak sekaya makanan lainnya atau bahkan paparan sinar matahari, tapi makanan yang satu ini bisa jadi pilihan.

    Yogurt bisa jadi teman makan buah-buahan segar. Pilih yogurt plain atau tawar, yang paling rendah lemak untuk mengurangi gula, lemak, dan kalori. Baca kembali komposisi untuk memastikan seberapa banyak kandungan vitamin D yang ter-ekstrak ke dalamnya. Yogurt termasuk dalam pilihan makanan yang ditambahkan ekstrak vitamin D.

    2. Jus Jeruk

    Selain makanan, minuman segar seperti jus jeruk juga mengandung vitamin D. Dalam satu cangkirnya terkandung sampai 100 IU yang memenuhi 16 persen dari kebutuhan harian vitamin D pada wanita. Jus jeruk termasuk dalam pilihan minuman yang ditambahkan (fortifikasi) ekstrak Vitamin D.

    Vitamin D di dalam jus ini dapat menjaga persendian tetap sehat, sehingga mengurangi berbagai risiko masalah kesehatan. Sekitar 65% orang di seluruh dunia tidak toleran terhadap laktosa, sehingga jus jeruk kerap ditambahkan ekstrak vitamin D dan nutrisi lain seperti kalsium.

    Namun, jus jeruk bukanlah pilihan yang baik untuk semua orang. Bagi orang yang rentan terhadap refluks asam, maag, jus jeruk dapat memperburuk gejalanya. Sementara untuk penderita diabetes, pilihlah jus jeruk murni dan jangan membeli jus jeruk kemasan karena mungkin mengandung gula tinggi.

    3. Susu

    Aneka susu baik susu murni, susu dairy ataupun non dairy, termasuk dalam pilihan minuman yang ditambahkan ekstrak vitamin D. Susu rendah lemak bisa jadi pilihan yang tepat. Susu bisa jadi teman minum jus buah, seperti jadi smoothies yang lezat.

    Baca kembali komposisi untuk memastikan seberapa banyak kandungan vitamin D yang ter-ekstrak di dalamnya. Susu juga kerap disarankan untuk mereka yang sudah lanjut usia sebab seiring dengan pertambahan umur, tingkat kepadatan tulang juga mulai berkurang. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kesehatan tulang dan kepadatannya.

    4. Ikan Salmon

    Salmon dikenal sebagai ikan berlemak yang populer menjadi sumber vitamin D tinggi. Menurut Database Komposisi Makanan Departemen Pertanian Amerika Serikat atau USDA, satu porsi salmon Atlantik seberat 100 gram mengandung 526 IU vitamin D, atau 66% dari DV atau nilai harian.

    Ikan salmon terkenal dengan kandungan asam lemak omega-3 nya, tetapi juga menjadi sumber vitamin D yang bagus untuk tubuh. Rata-rata, salmon yang ditangkap di alam liar memiliki lebih banyak vitamin D, dibandingkan salmon hasil budidaya. Jenis ikan berlemak lainnya juga merupakan sumber vitamin D yang baik, salah satunya ikan tenggiri dan makarel.

    5. Jamur

    Jamur menjadi satu-satunya sumber vitamin D non-hewan yang cukup tinggi. Seperti manusia, jamur dapat mensintesis vitamin D saat terkena sinar UV. Namun, jamur menghasilkan vitamin D2, sedangkan hewan menghasilkan vitamin D3.

    Meskipun vitamin D2 membantu meningkatkan kadar vitamin D dalam darah, namun mungkin tidak seefektif vitamin D3. Dalam 80 gram jamur mengandung vitamin D sebanyak 3,2 mikrogram.

    Jenis jamur yang direkomendasikan oleh Moskovitz yakni chanterelles (jamur jengger ayam emas) dan morels (jamur spons), karena jamur yang terkena sinar matahari lebih banyak mengandung vitamin D. Jamur tiram juga bisa menjadi pilihan jamur lainnya yang kaya akan vitamin D.

    6. Telur

    Selain protein, telur juga mengandung vitamin D tinggi, terutama pada bagian kuning telurnya. Sebagian besar protein dalam telur terdapat pada bagian putihnya, sedangkan lemak, vitamin, dan mineral sebagian besar terdapat pada bagian kuning telur.

    Kuning telur dari satu butir telur besar mengandung 37 IU vitamin D, atau 5% dari nilai harian. Beberapa faktor mempengaruhi kadar vitamin D kuning telur, seperti paparan sinar matahari pada ayam, kandungan vitamin D pada pakan ayam, dan paparan sinar UV pada kuning telur akan meningkatkan vitamin D pada telur.

    Selain itu, telur dari ayam yang diberi pakan yang diperkaya vitamin D mungkin mengandung hingga 34.815 IU vitamin D per 100 gram kuning telur. Jadi, jika satu kuning telur mengandung sekitar 17 gram, kamu akan mendapatkan sekitar 2,5 kali DV vitamin D dalam satu telur.

    Dalam satu buah kuning telur terkandung sekitar 40 IU vitamin D. Dalam laman womenhealthmag, juga pakar menyarankan konsumsi telur ayam kampung yang mengandung vitamin D tiga kali lipat lebih banyak. Namun, konsumsinya tetap perlu dibatasi karena terlalu banyak bisa meningkatkan kadar kolesterol.

    7. Minyak Hati Ikan Kod

    Minyak hati ikan kod atau cod liver oil merupakan real food yang sering dibuat menjadi suplemen populer. Kalau kamu bukan penyuka ikan, mengkonsumsi suplemen minyak hati ikan kod bisa jadi cara lain untuk mendapatkan nutrisinya.

    Dengan sekitar 450 IU per sendok teh (4,9 mL), ini setara dengan 56% dari nilai harian. Minyak hati ikan kod juga sangat tinggi kandungan vitamin A, yang dapat menjadi racun dalam jumlah tinggi. Selain itu, minyak hati ikan kod mengandung asam lemak omega-3 yang tinggi.

    Kebanyakan orang dewasa membutuhkan sekitar 15 mikrogram (mcg) per hari. Jumlah ini turun menjadi 10 mcg pada bayi dan hingga 20 mcg pada orang dewasa berusia 71 tahun atau lebih. Jadi, pastikan tubuhmu betul-betul sudah mendapat asupan Vitamin D yang tinggi, ya!

    (aau/fds)



    Sumber : food.detik.com

  • Gairah Pasutri Lagi Ngedrop? Coba 5 Makanan Ini demi Dongkrak Libido


    Jakarta

    Tingkat gairah seksual seseorang berkaitan erat dengan kesehatan fisik dan emosional. Hal ini membuat makanan yang dikonsumsi, juga dapat berperan penting dalam menjaga libido.

    Selain meningkatkan libido, diet yang tepat juga dapat membantu memperlancar aliran darah, meningkatkan kesehatan jantung, serta stamina yang berkaitan erat dengan hubungan intim. Dikutip dari Healthline, berikut sederet makanan yang dapat membantu mendongkrak libido:

    1. Daging

    Beberapa jenis daging yang mengandung asam amino tertentu dapat membantu meningkatkan libido dan kehidupan seks. Makanan berprotein tinggi seperti daging sapi dan ayam mengandung senyawa yang dapat membantu meningkatkan aliran darah.


    Senyawa yang dimaksud adalah karnitin, L-arginin, dan seng. Ketiga senyawa tersebut dapat meningkatkan kesehatan aliran darah yang berkaitan erat dengan respons seksual.

    Sebuah studi khusus menemukan, suplemen arginin dapat membantu mengobati disfungsi ereksi ringan hingga sedang. Konsumsi dalam jumlah moderat sangat disarankan untuk mendapatkan manfaatnya secara maksimal dan menghindarkan diri dari masalah jantung.

    Jika sedang menjalani diet vegetarian, nutrisi tersebut masih bisa didapatkan dari biji-bijian, susu, dan keju.

    2. Kacang-kacangan

    Daripada mengonsumsi camilan tidak sehat seperti permen atau keripik, coba alihkan pada makanan lebih sehat seperti biji-bijian dan kacang-kacangan. Kacang mete dan kacang almond mengandung banyak seng dan L-arginin yang baik untuk kesehatan seksual.

    Beberapa jenis kacang dan biji-bijian yang bisa dicoba meliputi kacang kenari, biji labu, biji bunga matahari, pecan, hazel, kacang tanah, serta kacang kenari yang memiliki omega-3.

    3. Apel

    Apel memiliki senyawa quercetin, sebuah antioksidan sejenis flavonoid yang menawarkan sederet manfaat untuk performa seksual. Manfaatnya meliputi meningkatkan sirkulasi, mengatasi disfungsi ereksi, hingga mengelola gejala prostatitis (peradangan atau infeksi kelenjar prostat).

    Sebuah studi pada tahun 2016 menunjukkan asupan quercetin setidaknya 500 mg sehari dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi. Tekanan darah tinggi berkaitan erat dengan masalah disfungsi ereksi pada pria dan minat seks yang lebih rendah pada wanita.

    Aliran darah yang lebih rendah ke vagina dapat memengaruhi cara tubuh memberikan respons aktivitas seksual. Selain apel, beberapa jenis makanan lain tinggi flavonoid lain yang bisa dikonsumsi adalah:

    • Stroberi
    • Bluberi
    • Anggur berwarna gelap
    • Ceri
    • Jeruk

    4. Salmon

    Salmon merupakan salah satu jenis ikan tinggi asam lemak omega-3 yang baik untuk kesehatan jantung. Ikan berdaging merah seperti salmon, sarden, dan tuna memberikan peran yang besar untuk menjaga kesehatan seksualitas seseorang.

    Sebuah studi dilakukan pada tahun 2017 mengungkapkan omega-3 dapat membantu mencegah penumpukan plak di arteri. Hal ini dapat meningkatkan aliran darah yang sehat ke seluruh tubuh.

    Menjaga sistem peredaran darah agar bekerja dengan lancar mengurangi risiko penyakit tertentu yang mengganggu fungsi seksual.

    Ikan juga memiliki kandungan protein, vitamin D, zat besi, serta seng yang baik. Oleh karena itu, Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) merekomendasikan orang-orang untuk setidaknya mengonsumsi dua porsi ikan setiap pekan.

    5. Oyster

    Oyster mengandung banyak seng yang baik untuk meningkatkan performa seksualitas. Senyawa tersebut dapat meningkatkan aliran darah, salah satunya ke organ seksualitas.

    Berdasarkan sebuah studi pada tahun 2018, kekurangan seng dapat berdampak negatif pada kadar testosteron. Testosteron merupakan hormon yang salah satu fungsinya adalah mendorong libido dan produksi sperma pada pria.

    Oyster bisa dikatakan salah satu sumber seng terbaik. Satu porsi oyster bahkan bisa memenuhi 673 persen kebutuhan harian. Jika tidak suka dengan oyster, jenis seafood lain seperti kepiting atau lobster juga bisa menjadi alternatif.

    (avk/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Paksu Wajib Paham, Ini 5 Cara Sederhana untuk Tingkatkan Kualitas Sperma

    Jakarta

    Kualitas sperma merupakan salah satu faktor penting dalam kesuburan pria. Ini dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti gaya hidup, pola makan, dan kesehatan secara keseluruhan.

    Meningkatkan kualitas sperma tidak hanya bermanfaat bagi peluang pembuahan, tetapi juga penting untuk kesehatan reproduksi jangka panjang. Dikutip dari Mayo Clinic, berikut ini adalah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kualitas sperma:

    1. Jaga Berat Badan Ideal

    Menjaga berat badan yang ideal merupakan faktor penting dalam menjaga kualitas sperma. Beberapa penelitian menunjukkan naiknya indeks massa tubuh dikaitkan dengan penurunan jumlah dan pergerakan dari sperma.


    Menjaga berat badan ideal dapat dilakukan melalui diet yang tepat dan berolahraga. Pilihlah makanan seperti sayur dan buah yang kaya antioksidan. Kandungan antioksidan dapat ikut membantu meningkatkan kualitas sperma.

    Sedangkan untuk olahraga sendiri dapat meningkatkan kadar enzim antioksidan kuat yang dapat membantu melindungi sperma.

    2. Menjaga Tingkat Stres

    Masalah stres rupanya dapat berpengaruh signifikan pada kualitas sperma seseorang. Stres dapat menurunkan fungsi seksual dan mengganggu hormon yang dibutuhkan untuk produksi sperma.

    Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menjaga tingkat stres meliputi olahraga teratur, mencari teknik relaksasi, menjaga kualitas tidur, makan makanan sehat, dan luangkan waktu untuk melakukan hobi atau hal apapun yang disukai.

    Infeksi menular seksual seperti klamidia dan gonore dapat menjadi masalah yang mengganggu kesuburan pria. Hindari perilaku seks berisiko dan bila memungkinkan gunakan kondom ketika berhubungan intim.

    Selain itu, pencegahan infeksi menular seksual bisa diminimalisir dengan pemeriksaan kesehatan rutin. Ini membantu mendeteksi dan mengobati infeksi menular seksual sejak dini dan lebih cepat.

    4. Kurangi Rokok dan Alkohol

    Seorang pria yang memiliki kebiasaan merokok cenderung memiliki jumlah sperma yang lebih rendah. Lakukan cara untuk berhenti merokok sama sekali atau dengan melakukan terapi tertentu.

    Konsumsi alkohol yang berlebihan juga dapat memengaruhi produksi testosteron dan penurunan produksi sperma. Sebaiknya perhatikan asupan alkohol jangan sampai dapat mengganggu kesuburan.

    5. Jaga Asupan Vitamin C dan D

    Dikutip dari Healthline, beberapa bukti menunjukkan bahwa mengonsumsi suplemen antioksidan dapat membantu meningkatkan kesuburan pria. Lebih khusus lagi, suplemen vitamin C dapat membantu meningkatkan kualitas pria dan tingkat kehamilan pasangan.

    Selain itu, penelitian lain juga menunjukkan adanya hubungan antara kadar vitamin D rendah dengan testosteron rendah yang bisa memengaruhi kesuburan pria.

    (avk/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy