Tag: vitamin

  • 6 Pilihan Ikan yang Mengandung Protein Tinggi, Cocok untuk Diet

    Jakarta

    Protein merupakan salah satu nutrisi yang berperan penting dalam penurunan berat badan. Zat ini memiliki sejumlah fungsi yang bisa mendukung penurunan berat badan, mulai dari memberi energi saat sedang diet, meningkatkan rasa kenyang, menekan nafsu makan, serta membantu mempertahankan massa otot.

    Nutrisi makro ini bisa didapat dari berbagai macam makanan, salah satunya ikan. Selain punya kandungan protein tinggi, daging ikan umumnya mengandung lemak yang lebih sedikit dibandingkan daging merah.

    Meski kebanyakan ikan mengandung protein, ada beberapa jenis ikan yang kandungan proteinnya lebih tinggi dari yang lain. Apa saja jenis ikan yang mengandung protein tinggi itu? Berikut daftarnya.


    1. Ikan Teri

    Siapa sangka, ikan berukuran cilik ini ternyata termasuk jenis ikan yang mengandung protein tinggi. Dikutip dari laman Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), 100 gram ikan teri mentah mengandung sekitar 20 gram protein.

    Selain itu, ikan teri juga kaya akan zat besi, kalsium, kalium, zinc, selenium, dan vitamin D.

    2. Ikan Tuna

    Tuna adalah salah satu jenis ikan yang dikenal kaya akan protein. Dalam 100 gram ikan tuna (skipjack), terdapat sekitar 28 gram protein.

    Tuna juga mengandung sejumlah kalium, zat besi, kalsium, magnesium, vitamin C, B6, dan B12.

    3. Ikan Sarden

    Ikan yang banyak tersedia dalam bentuk kalengan ini juga termasuk jenis ikan yang mengandung protein tinggi. Menurut Data Komposisi Pangan Indonesia, 100 gram ikan sarden segar mengandung sekitar 19,9 gram protein.

    Sarden juga kaya akan vitamin A, mineral, dan asam lemak omega-3 yang baik untuk kesehatan.

    4. Ikan Kakap

    Ikan kakap juga menjadi pilihan yang ideal untuk orang yang ingin menurunkan berat badan. Pasalnya, 100 gram ikan kakap mengandung sekitar 20 gram protein.

    Ikan kakap juga mengandung kalsium, fosfor, zat besi, vitamin A, B1, dan C.

    5. Ikan Patin

    Ikan asli perairan Indonesia ini juga merupakan salah satu jenis ikan yang mengandung protein tinggi. Dalam 100 gram ikan patin, terdapat sekitar 17 gram protein.

    Ikan ini juga tinggi akan kalsium, zat besi, beta karoten, dan vitamin B3.

    6. Ikan Lele

    Kabar baik untuk pencinta ikan lele. Pasalnya, ikan ini termasuk ikan yang tinggi akan protein. Dikutip dari Healthline, 100 gram ikan lele segar mengandung sekitar 18 gram protein. Hal ini menjadikan ikan lele sebagai salah satu sumber protein yang ideal untuk menurunkan berat badan.

    Tak hanya itu, ikan lele juga kaya akan vitamin B12, asam lemak omega-3, asam lemak omega-6, fosfor, kalium, dan selenium.

    (ath/kna)



    Sumber : health.detik.com

  • 6 Jenis Ikan yang Cocok untuk Diet, Kaya Protein dan Rendah Lemak

    Jakarta

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang menjadi ‘sahabat’ para pejuang diet. Pasalnya, mengonsumsi daging ikan dapat mendukung program diet dan mempercepat penurunan berat badan.

    Saat diet, seseorang tetap membutuhkan asupan protein hewani. Namun, makanan berprotein seperti daging ayam atau sapi cenderung mengandung lemak tinggi, sehingga berpotensi merusak keseimbangan asupan nutrisi.

    Di sisi lain, ikan menawarkan kandungan protein hewani yang serupa, tapi dengan lemak yang lebih rendah. Kombinasi inilah yang membuat daging ikan menjadi pilihan favorit untuk menurunkan berat badan.


    Ikan juga mengandung sejumlah vitamin dan mineral, khususnya asam lemak omega-3, yang sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.

    Lantas, apa saja jenis ikan yang paling cocok dikonsumsi saat sedang diet? Dikutip dari Eat This dan Eating Well, berikut daftarnya.

    1. Salmon

    Salmon adalah salah satu jenis ikan yang tinggi protein dan rendah lemak. Sekitar 100 gram daging ikan salmon mengandung 23 gram protein dan 6 gram lemak.

    Pakar nutrisi dari New York University, Lisa R Young PhD, RDN mengatakan kandungan asam lemak omega-3 pada ikan salmon dapat memberikan energi sehingga jantung, paru-paru, otak, dan sistem imun tubuh bekerja dengan efisien.

    “Ini penting bagi seseorang yang ingin menurunkan berat badan, khususnya karena asam lemak (omega-3) tersebut dapat meningkatkan metabolisme,” ujarnya dikutip dari Eat This, Selasa (23/7/2024).

    2. Tuna

    Tuna memiliki daging yang cukup tebal, sehingga menjadikannya alternatif yang cukup mengenyangkan saat sedang diet. Seperti halnya salmon, tuna juga rendah lemak, tinggi protein, dan kaya akan asam lemak omega-3.

    Ahli nutrisi sekaligus pendiri dari Savvy Stummy, Paulina Lee, MSHS, RD, LD mengungkapkan tuna juga mengandung selenium yang bermanfaat untuk kelenjar tiroid.

    “Karena kelenjar tiroid bertanggung jawab atas metabolisme, mengonsumsi makanan yang kaya akan selenium dapat membantu (menurunkan berat badan),” tuturnya.

    3. Sarden

    Sarden adalah makanan yang cukup praktis karena tersedia dalam bentuk kalengan. Young mengatakan sarden mengandung zat besi, vitamin D, dan asam lemak omega-3 yang tinggi. Ketiga nutrisi tersebut sangat dibutuhkan dalam proses menurunkan berat badan.

    Tak hanya itu, sarden juga bermanfaat untuk kesehatan tulang dan jantung.

    “Ikan ini akan membuat Anda merasa puas dan kenyang, sehingga Anda akan makan lebih sedikit,” kata Young.

    4. Kod

    Kod atau bakalau juga termasuk jenis ikan yang cocok dikonsumsi saat diet. Pasalnya, ikan kod mengandung beragam vitamin dan mineral yang dapat menunjang penurunan berat badan.

    Lee juga mengatakan ikan kod memiliki kandungan protein tinggi, serta rendah lemak dan kalori.

    “Kod juga kaya akan vitamin B yang dibutuhkan tubuh untuk mengelola stres, membangun neurotransmiter, memetabolisme nutrisi, melepaskan energi dari makan, dan masih banyak lagi,” imbuhnya.

    5. Makarel

    Ikan makarel memiliki hampir semua nutrisi yang dibutuhkan untuk menunjang penurunan berat badan. Dalam 100 gram makarel dapat mengandung 16 gram protein dan 2.000 mg asam lemak omega-3.

    Namun, berhati-hati saat memilih makarel untuk dikonsumsi. Sebab, beberapa jenis ikan makarel mengandung merkuri yang bisa menyebabkan kerusakan otak dan paru-paru.

    6. Flounder

    Flounder atau ikan gepeng juga menjadi salah satu jenis ikan yang direkomendasikan untuk diet. Young mengatakan flounder cocok diolah dengan cara dikukus, ditumis, atau dibakar.

    Selain punya rasa yang lezat, ikan flounder rendah akan lemak dan kalori.

    “Pola makan yang fokus pada konsumsi makan rendah lemak jenuh dan tinggi lemak tidak jenuh terbukti dapat membantu obesitas di area perut. Ini membuat flounder menjadi pilihan yang baik untuk menurunkan berat badan,” pungkas Young.

    (ath/kna)



    Sumber : health.detik.com

  • 6 Makanan Tinggi Protein untuk Pangkas Perut Buncit, Sehat dan Mudah Didapat

    Jakarta

    Seseorang yang sedang diet kerap dianjurkan untuk mengonsumsi makanan tinggi protein. Pasalnya, selain menunjang kesehatan secara keseluruhan, protein juga berperan penting dalam proses penurunan berat badan.

    Protein adalah salah satu dari tiga nutrisi makro yang dibutuhkan oleh tubuh. Protein berfungsi untuk membangun dan memperbaiki jaringan tubuh, membentuk antibodi, memicu reaksi biokimia, serta sebagai sumber energi bagi tubuh.

    Tak hanya itu, protein juga dapat meningkatkan metabolisme dan mengurangi asupan kalori. Hal inilah yang membuat nutrisi satu ini sangat dibutuhkan oleh pejuang diet yang tengah menurunkan berat badan.


    Protein dapat diperoleh dengan mudah dari berbagai jenis makanan. Lantas, apa saja makanan tinggi protein yang paling cocok dikonsumsi saat diet?

    Dikutip dari berbagai sumber, berikut daftar makanan tinggi protein untuk diet yang bisa didapat dengan mudah.

    1. Telur

    Telur mungkin menjadi yang pertama terlintas saat berbicara tentang makanan tinggi protein yang murah. Telur dikenal sebagai salah satu makanan yang tinggi akan protein hewani.

    Kandungan protein pada telur terletak pada bagian putihnya. Sementara, bagian kuning telur lebih banyak mengandung lemak sehat, vitamin, mineral, dan antioksidan.

    Selain kaya akan protein, telur juga memiliki kalori yang rendah. Satu butir telur berukuran besar bahkan hanya memiliki 74 kalori.

    2. Dada ayam

    Selain tinggi protein, dada ayam merupakan bagian daging yang paling rendah lemak dan kalori. Inilah yang membuat dada ayam menjadi menu diet yang sering dikonsumsi.

    Dikutip dari Nutritionix, 100 gram dada ayam mengandung sekitar 31 gram protein. Tak hanya itu, dada ayam juga mengandung vitamin B6 dan berbagai jenis mineral.

    3. Daging ikan

    Sudah bukan rahasia lagi kalau ikan termasuk makanan tinggi protein. Bahkan, hampir semua jenis ikan mengandung protein yang cukup tinggi.

    Adapun jenis ikan yang paling kaya akan protein adalah salmon (20 gram), kod (20 gram), dan tuna (28 gram).

    4. Kacang kedelai

    Kacang kedelai adalah salah satu makanan nabati yang memiliki kandungan protein paling tinggi. Dikutip dari laman resmi Kementerian Pertanian Amerika Serikat, 100 gram kacang kedelai mentah mengandung hingga 36 gram protein.

    Makanan olahan kacang kedelai, seperti tempe dan tofu, juga mengandung protein yang cukup tinggi, sehingga bisa berkontribusi terhadap proses penurunan berat badan.

    5. Selai kacang

    Selai kacang tak hanya kaya akan protein, tapi juga mengandung lemak sehat, serat, serta berbagai jenis vitamin dan mineral. Kombinasi nutrisi ini tak hanya menjadikan selai kacang ideal untuk diet, tapi juga membantu menjaga massa otot dan memelihara kesehatan secara keseluruhan.

    Beberapa studi juga mengungkapkan menambahkan selai kacang ke makanan dapat meningkatkan rasa kenyang dan membantu menekan nafsu makan.

    6. Kacang almond

    Kacang almond adalah salah satu makanan tinggi protein yang cocok dijadikan camilan saat diet. Sekitar 100 gram kacang almond dapat mengandung hingga 21 gram protein. Selain itu, kacang almond juga mengandung serat yang dapat membantu melancarkan pencernaan.

    Namun, jangan mengonsumsi kacang almond secara berlebihan. Kacang almond mengandung asam oksalat, yang jika dikonsumsi secara berlebihan dapat meningkatkan risiko batu ginjal.

    (ath/suc)



    Sumber : health.detik.com

  • 10 Camilan Rendah Kalori yang Lezat untuk Diet, Nggak Perlu Takut Gemuk

    Jakarta

    Menjaga pola makan saat seringnya menantang, apalagi saat keinginan untuk ngemil itu muncul. Siapa bilang camilan tidak bisa sehat dan tetap nikmat?

    Ternyata ada lho, beberapa cemilan yang rendah kalori sehingga cocok dimakan saat diet. Simak berbagai pilihan snack rendah kalori berikut ini.

    Camilan Rendah Kalori untuk Diet

    Beberapa camilan-camilan di bawah ini, bisa detikers nikmati untuk mendukung mendukung tujuan diet kalian. Berikut daftarnya:


    1. Apel dan Selai Kacang

    Apel termasuk buah yang masih jadi camilan paling sehat. Kamu bisa menikmati camilan rendah kalori ini dengan selai kacang alami.

    Selai kacang memiliki kandungan protein yang tinggi, dan termasuk salah satu dari tiga makronutrien (protein, karbohidrat, dan lemak) yang paling bisa mengenyangkan.

    Faktanya, dalam riset tahun 2016 oleh Alicia L Carreiro, dkk, dari Purdue University yang dimuat National Library of Medicine, menunjukan bahwa menambahkan protein ke dalam makanan bisa membantu mengurangi rasa lapar serta mempertahankan berat badan yang moderat.

    Jangan lupa, pilih selai kacang alami yang hanya mengandung kacang tanah dan garam pada daftar bahannya ya. Gunakan takaran porsi yang disarankan yakni sekitar 2 sendok makan (32 gram) untuk menghindari konsumsi kalori tinggi.

    Apel kecil yang disajikan dengan 32 gram selai kacang , hanya memiliki sekitar 267 kalori.

    2. Apel Panggang

    Selain bisa dikonsumsi langsung, ada banyak cara untuk menikmatinya. Camilan ini juga mengandung serat yang tinggi.

    Juru bicara Academy of Nutrition and Dietetics, Joan Salge Blake, RD, merekomendasikan untuk menikmati apel dengan dipanggang (apple baked).

    “Rasanya (apel panggang) seperti makanan penutup, namun memberikan vitamin dan serat yang sama dengan apel segar. Kamu bahkan bisa menaburkan kayu manis di atasnya tanpa menambah kalori,” kata Blake seperti dikutip detikHealth dari laman WebMD.

    3. Telur Rebus

    Telur rebus sering disebut juga multivitamin alami. Alasannya, karena dalam satu telur rebus ukuran besar mengandung 78 kalori dan kaya akan vitamin A, vitamin B12, fosfor, lemak sehat, selenium, dan lebih dari 6 g protein.

    Selain itu, telur rebus bisa jadi pilihan camilan rendah kalori yang praktis dan mudah untuk dipadukan dengan makanan bergizi lainnya. Mulai dari sayur-sayuran, kacang-kacangan, hingga keju.

    4. Pistachios

    Meskipun punya kandungan lemak yang tinggi, kamu nggak perlu terlalu takut buat makan pistachio. Pasalnya, sebagian besar lemaknya adalah lemak baik atau lemak jenuh.

    Kamu bisa makan 20 pistachio yang sama dengan mengkonsumsi 80 kalori dan kurang dari satu gram lemak jenuh. Ditambah lagi, camilan satu ini juga kaya akan protein, serat, dan beberapa vitamin serta mineral penting.

    Guna menghindari dosis natrium yang tidak sehat, pilihlah yang mentah atau dipanggang kering tanpa garam.

    5. Popcorn

    Popcorn adalah pilihan camilan yang mungkin bisa kamu malam jumlah cukup banyak, karena jumlah kalorinya sedikit. Camilan satu ini Ini juga tinggi serat, yang bisa membantu kenyang lebih lama.

    6. Blueberry Smoothie

    Smoothie adalah cara lain untuk menikmati buah. Smoothie blueberry jadi pilihan camilan rendah kalori yang cocok saat diet.

    Kamu bisa mencampurkan 1/3 cangkir yogurt tanpa lemak dengan 2/3 cangkir blueberry beku dan es. Rasanya sangat menyegarkan dan dingin nikmat.

    7. Edamame

    Kedelai muda atau disebut juga edamame adalah salah satu camilan sehat rendah kalori. Setengah cangkirnya bisa mengandung lebih dari 8 g protein dan 4 g serat, yang membantu detikers tetap kenyang.

    8. Sereal Oat Kering

    Kalau kamu suka sereal, kamu bisa memakan sereal saat diet tapi dengan catatan jangan menggunakan susu. Hal ini guna menjadikannya camilan yang nyaman dan rendah kalori.

    Kamu bisa makan 1/3 cangkir sereal oat kering ke dalam kantong atau wadah, untuk dibawa ke mana-mana. Setiap porsi memiliki kisaran 70 kalori dan hampir tidak ada lemak jenuhnya. Tapi ingat, jauhi varietas yang terlalu manis ya.

    9. Almond

    Orang yang sedang diet bisa makan 14 buah kacang almond tanpa mencapai angka 100 kalori lho. Hebatnya, almond juga kaya akan serat dan protein. Hal ini akan membantu kamu dalam mencegah rasa lapar.

    10. Buah Tin dan Keju Kambing

    Buah ara atau buah tin yang diisi dengan goat cheese bisa menjadi camilan diet yang pas. Rasa asin dan creamy dari keju kambing berpadu sempurna dengan rasa manis dan kenyal dari buah tin.

    Keju dari susu kambing adalah sumber protein yang sangat baik, sedangkan buah ara kaya akan serat sehingga menjadikannya kombinasi yang kuat.

    Dalam menyiapkan camilan ini, kamu bisa pasangkan buah tin segar yang sudah dibelah dua dengan sesendok keju kambing. Bisa juga ditambahkan taburan cuka balsamic. Satu buah tin besar yang diisi dengan 1 ons (28 gram) keju kambing mengandung 150 kalori.

    Itu tadi beberapa rekomendasi camilan yang rendah kalori untuk diet yang bisa kamu pilih. Dengan memilih camilan rendah kalori yang nikmat, kamu tetap bisa menjaga pola makan sehat.

    Detikers bisa menikmati makanan ringan tersebut tanpa rasa bersalah dan rasa takut bisa bikin badan melar. Selamat mencoba dan tetap sehat!

    (khq/fds)



    Sumber : health.detik.com

  • Pejuang Diet Merapat! Ini 8 Buah yang Bisa Cepat Turunkan BB


    Jakarta

    Buah-buahan adalah salah satu jenis makanan yang kerap direkomendasikan untuk diet. Tentunya bukan tanpa alasan, sebab buah-buahan mengandung berbagai macam nutrisi yang bisa menunjang penurunan berat badan.

    Salah satu nutrisi utama pada buah-buahan adalah serat. Serat dapat membantu melancarkan fungsi pencernaan, meningkatkan rasa kenyang, serta mengendalikan nafsu makan.

    Beberapa jenis buah-buahan juga mengandung sejumlah nutrisi yang turut mendukung pengelolaan berat badan, seperti vitamin dan antioksidan.


    Pertanyaannya, buah apa saja yang paling baik dikonsumsi saat diet untuk menurunkan berat badan? Dikutip dari berbagai sumber, berikut daftarnya.

    1. Apel

    Apel kaya akan polifenol, yakni zat antioksidan yang mampu melawan peradangan. Buah ini juga kaya akan serat yang mengenyangkan. Satu buah apel berukuran sedang beserta kulitnya dapat mengandung lebih dari 4 gram serat, atau 14 persen dari rekomendasi asupan serat harian.

    Sebuah studi juga menemukan mengonsumsi apel sebelum makan dapat mengurangi asupan kalori.

    2. Alpukat

    Meskipun alpukat memiliki kadar lemak dan kalori yang tinggi, buah ini merupakan salah satu pilihan tepat untuk menurunkan berat badan.

    Sebuah studi pada 2021 mengungkapkan konsumsi alpukat dikaitkan dengan penurunan lemak visceral, yakni lemak yang menumpuk di area rongga perut. Penelitian serupa juga menemukan alpukat dapat meningkatkan rasa kenyang dan menekan keinginan untuk makan sebesar 28-40 persen selama lima jam berikutnya.

    3. Blueberry

    Blueberry termasuk buah rendah kalori dengan sekitar 85 kalori per cangkir. Buah ini juga memiliki kandungan antioksidan yang tinggi.

    Penelitian menunjukkan mengonsumsi 150 gram (sekitar satu cangkir) blueberry setiap hari dapat mengurangi risiko penyakit jantung hingga 15 persen.

    Anthocyanin, sejenis antioksidan yang ada pada blueberry, juga dapat membantu menurunkan berat badan. Studi menunjukkan asupan antosianin yang tinggi dikaitkan dengan massa lemak yang lebih rendah, yaitu sekitar 3-9 persen.

    4. Kiwi

    Satu buah kiwi mengandung sekitar 50 kalori dan kurang dari 7 gram gula. Perpaduan ini membuat kiwi cocok dikonsumsi oleh orang yang sedang diet untuk menurunkan berat badan.

    Buah kiwi juga dapat membantu pengelolaan berat badan. Sebuah studi pada 2020 menemukan konsumsi kiwi secara rutin pada orang dengan kelebihan berat badan atau obesitas dapat menyebabkan penurunan lemak tubuh, tekanan darah, dan penanda inflamasi secara signifikan.

    5. Jeruk

    Jeruk identik dengan vitamin C. Selain bermanfaat untuk sistem kekebalan tubuh, vitamin ini juga dapat menunjang proses penurunan berat badan.

    Sebuah studi yang dilakukan pada 2005 menemukan vitamin C dapat meningkatkan pembakaran lemak 30 persen lebih banyak saat berolahraga. Kandungan serat dan air pada jeruk juga dapat meningkatkan rasa kenyang dan menekan nafsu makan.

    6. Pir

    Pir memiliki kandungan senyawa alami yang terbukti dapat menurunkan kadar gula darah, meredakan peradangan, serta menjaga kesehatan paru-paru dan jantung. Buah ini juga merupakan pilihan yang baik untuk menurunkan berat badan.

    Sebuah studi yang dilakukan pada 2019 menemukan orang dewasa yang mengonsumsi dua buah pir setiap hari dapat mengalami penurunan ukuran lingkar pinggang hingga 0,7 cm.

    Pir juga kaya akan serat, air, serta rendah kalori. Kombinasi ini menjadikannya buah yang ideal dikonsumsi saat diet.

    7. Stroberi

    Seperti buah beri lainnya, stroberi termasuk buah yang rendah kalori dan gula. Di sisi lain, stroberi juga mengandung serat dan antioksidan tinggi, membuatnya sangat berkhasiat bagi orang-orang yang ingin menurunkan berat badan.

    Stroberi juga sudah diteliti potensinya untuk melawan berbagai macam penyakit, seperti sindrom metabolik, diabetes, obesitas, penyakit jantung, hingga kanker. Jadi selain membantu menurunkan badan, mengonsumsi stroberi secara rutin juga dapat melindungi dari risiko penyakit yang membahayakan nyawa.

    8. Semangka

    Kandungan air, serat, antioksidan, dan nutrisi lainnya membuat semangka menjadi salah satu buah yang tepat untuk mendukung penurunan berat badan.

    Dalam sebuah penelitian, orang dengan obesitas yang mengonsumsi 2 cangkir semangka potong mengalami penurunan indeks massa tubuh (body mass index/BMI), rasio pinggang-pinggul, tekanan darah sistolik, dan stres oksidatif yang signifikan. Selain itu, mereka juga mengaku merasa kenyang lebih lama, dan keinginan untuk makan lebih banyak berkurang.

    Semangka juga termasuk buah yang rendah kalori, sehingga cocok dikonsumsi oleh pejuang diet yang berusaha mencapai defisit kalori.

    (ath/naf)



    Sumber : health.detik.com

  • 6 Makanan Rendah Kalori untuk Diet, Mudah Didapatkan dan Bikin Kenyang

    Jakarta

    Ketika seseorang sedang menjalani diet, penting untuk memilih makanan yang tidak hanya rendah kalori namun juga bisa membuat kenyang lebih lama.

    Kalori adalah salah satu nutrisi yang sangat dibutuhkan oleh tubuh, bahkan ketika sedang menjalani diet. Kalori berperan sebagai sumber energi untuk menjalankan berbagai aktivitas, mulai dari bergerak, berpikir, bernapas, hingga menjaga suhu tubuh. Tanpa kalori yang cukup, tubuh tidak akan bisa bekerja secara optimal.

    Namun saat sedang diet, seseorang perlu mengurangi asupan kalori yang dikonsumsi. Hal ini bertujuan agar jumlah kalori yang masuk ke dalam tubuh sesuai dengan kebutuhan, sehingga tidak menyebabkan penumpukan yang berujung pada kenaikan berat badan.


    Salah satu caranya adalah dengan mengonsumsi makanan rendah kalori. Makanan-makanan ini sebenarnya tidak sulit untuk didapat. Bahkan, ada beberapa makanan rendah kalori yang tetap bisa memberikan rasa kenyang hingga waktu makan selanjutnya.

    Dikutip dari berbagai sumber, berikut daftar makanan rendah kalori yang murah dan mengenyangkan.

    1. Telur

    Selain tergolong makanan rendah kalori, telur juga padat akan nutrisi. Satu butir telur dapat mengandung sekitar 72 kalori, 6 gram protein, dan berbagai vitamin dan mineral yang baik untuk kesehatan.

    Studi menunjukkan mengonsumsi telur saat sarapan dapat meningkatkan rasa kenyang dan mengurangi jumlah kalori yang dikonsumsi sepanjang hari.

    Penelitian lain juga mengungkapkan mengonsumsi makanan tinggi protein saat sarapan, seperti telur, dapat mengurangi kecenderungan ngemil, memperlambat pengosongan perut, dan menurunkan tingkat hormon penyebab lapar.

    2. Kentang

    Kentang adalah salah satu makanan yang kerap dikonsumsi sebagai pengganti nasi saat sedang diet. Selain rendah kalori, kentang juga kaya akan protein dan serat yang tak kalah penting untuk menurunkan berat badan.

    Protein dapat membantu meningkatkan rasa kenyang dan menekan nafsu makan. Di sisi lain, serat dapat memperlambat penyerapan makanan di saluran pencernaan, meningkatkan rasa kenyang, dan melancarkan buang air besar (BAB).

    Sebuah penelitian juga menyebutkan kentang memiliki komponen inhibitor protease yang dapat menekan nafsu makan dan mengurangi jumlah asupan makanan untuk meningkatkan rasa kenyang.

    3. Dada ayam

    Dada ayam merupakan menu yang sudah tidak asing lagi buat para pejuang diet. Sebab, potongan dada merupakan bagian daging ayam yang paling rendah lemak dan kalori.

    Misalnya, 100 gram daging dada ayam yang dimasak dapat mengandung hingga 160 kalori dan 32 gram protein. Kombinasi ini tidak hanya membantu mencukupi kebutuhan kalori harian tubuh, tapi juga menekan nafsu makan dan rasa lapar.

    4. Ikan

    Selain dada ayam, daging ikan juga menjadi salah satu sumber protein hewani yang baik dikonsumsi saat diet. Sebuah studi juga mengungkapkan protein dari daging ikan dapat memberikan efek kenyang yang lebih besar dibanding daging ayam atau sapi.

    Beberapa jenis ikan, seperti salmon dan makerel, juga mengandung asam lemak omega-3 yang penting untuk menjaga kesehatan secara keseluruhan.

    5. Legum

    Legum atau polong-polongan juga termasuk makanan rendah kalori yang mengenyangkan. Tak hanya itu, legum juga mengandung protein dan serat tinggi yang dapat membantu mengurangi nafsu makan dan rasa lapar.

    Adapun contoh legum antara lain kacang kedelai, buncis, lentil, kacang tanah, kacang arab, kacang hijau, dan lain sebagainya.

    6. Semangka

    Semangka adalah salah satu buah terbaik untuk dikonsumsi oleh orang yang sedang menurunkan berat badan. Satu cangkir semangka potong (sekitar 150 gram) hanya mengandung 46 kalori saja. Tak hanya itu, semangka juga kaya akan mikronutrien penting, seperti vitamin A dan C.

    Studi menunjukkan konsumsi makanan dengan kepadatan kalori rendah, seperti semangka, dapat memberikan efek kenyang yang serupa dengan makanan padat kalori. Selain itu, mengonsumsi makanan dengan kepadatan kalori yang lebih rendah dikaitkan dengan penurunan asupan kalori dan berat badan.

    (ath/suc)



    Sumber : health.detik.com

  • Ahli Diet Ini Beberkan Cara Aneh Makan Kiwi yang Menyehatkan


    Jakarta

    Berbagai buah memang memiliki banyak manfaat untuk tubuh. Tapi ahli diet yang satu ini bagikan cara aneh agar buah kiwi lebih banyak manfaatnya untuk tubuh.

    Ahli diet bernama Mickala Parsley baru-baru ini membagikan tips makan buah yang belum banyak orang tahu. Lewat akun TikTok @WebMD (13/09), ia menjelaskan tips makan buah kiwi.

    Buah dengan ciri khas cangkangnya yang berbulu ini sudah menjadi camilan sehat yang dikonsumsi orang-orang. Namun, biasanya orang-orang mengupas buah kiwi dan membuang bagian kulitnya.


    Di sini lah Parsley menjelaskan bahwa tips makan buah kiwi yang benar adalah dengan memakan kulitnya. Karena kulit atau cangkang kiwi bisa menambah serat serta vitamin tambahan untuk tubuh.

    “Tahukah Anda bahwa kulit kiwi bisa dikonsumsi? Anda harus mencobanya, karena buah kiwi sendiri merupakan sumber nutrisi yang sangat baik untuk tubuh. Ada kandungan vitamin K, vitamin C, vitamin E, folat, kalium dan kalsium,” jelas Parsley.

    Ahli Diet Ini Beberkan Cara Aneh Makan Kiwi yang MenyehatkanAhli Diet Ini Beberkan Cara Aneh Makan Kiwi yang Menyehatkan Foto: Site News

    “Sehingga ketika Anda mengonsumsi kulit kiwi, secara siginifikan itu akan meningkatkan asupan nutrisi untuk tubuh. Selain itu bisa menambah nutrisi seerat, folat, vitamin E dan meningkatkan kandungan serat sampai 50%,” lanjut Parsley.

    Parsley menyarankan buah ini bagus untuk orang-orang yang kekurangan serat.

    “Beberapa penelitian menunjukkan bahwa memakan dua kiwi sehari membantu melancarkan buang air besar, bahkan bagi mereka yang menderita IBS (iritasi usus besar), yang berarti ini juga bisa menjadi alternatif alami yang sangat baik untuk pencahar.”

    Ia menambahkan bahwa jika beberapa orang terganggu oleh “ekstur dan bulu dari kulit kiwi yang berwarna hijau standar, bisa ganti ke buah kiwi emas atau kuning.

    Ahli Diet Ini Beberkan Cara Aneh Makan Kiwi yang MenyehatkanAhli Diet Ini Beberkan Cara Aneh Makan Kiwi yang Menyehatkan Foto: Site News

    “Kulitnya jauh lebih halus, dan tetap akan memberi Anda manfaat tersebut,” pungkas Parsley.

    Disebutkan bahwa biji kiwi pertama kali berpindah dari China ke Selandia Baru sekitar awal abad ke-20. Buah ini awalnya dikenal sebagai ‘gooseberry’, sebelum diganti namanya sekitar setengah abad kemudian dan mulai meroket popularitasnya pada tahun 1970-an sampai sekarang.

    (sob/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Dan Gold

  • Makan Buah Ini Bisa Bantu Tidur Lebih Nyenyak di Malam Hari


    Jakarta

    Sulit tidur di malam hari bisa berdampak pada kesehatan seseorang. Ada buah yang disebut bisa membantu tidur menjadi lebih nyenyak.

    Insomnia atau kondisi sulit tidur nyenyak memang jadi permasalahan kesehatan yang cukup serius. Insomnia bisa dipicu karena jadwal tidur yang berantakan, terlalu banyak konsumsi kafein sampai kondisi kedehatan tertentu.

    Dilansir dari Mirror UK (23/03), baru-baru ini ahli kesehatan banyak menyarankan orang yang sulit tidur untuk mengonsumsi satu jenis buah ini. Buah ini dipercaya dapat membantu orang tidur lebih nyenyak, hingga bangun tidur dalam kondisi yang segar dan otak dapat berkonsentrasi.


    Ditambah kurangnya waktu tidur seseorang bisa menjadi salah satu pemicu tingginya tekenan darah, kesehatan mental dalam jangka panjang hingga resiko tinggi terkena diabetes tipe dua.

    Karenanya para ahli kesehatan dari situs BedKingdom, menyarankan buah kiwi untuk membantu permasalahan ini.

    InsomniaInsomnia Foto: Yanyong/Istock

    “Buah kiwi sering dimasukkan ke dalam rutinitas orang-orang sebelum mereka pergi tidur. Ada banyak penelitian ilmiah yang menunjukkan bahwa buah kiwi memang berguna untuk membantu orang yang sulit tidur,” jelas para ahli.

    Beberapa penelitian menunjukkan bahwa buah kiwi bisa meningkatkan kualitas tidur seseorang, waktu tidur sampai efisiensi jadwal tidur seseorang. Caranya hanya dengan rutin makan buah kiwi sebelum tidur.

    “Buah kiwi ini mengandung serotonin dan antioksidan yang cukup tinggi. Termasuk kandungan vitamin seperti folate dan Vitamin B, yang berguna membantu gangguan tidur. Termasuk membantu seseorang memperbaiki jadwal tidur mereka,” ungkap para ahli lebih lanjut.

    Tentunya kebiasaan makan buah kiwi ini memiliki beberapa aturan. Salah satunya adalah larangan meminum kopi atau kandungan kafein di malam hari, apalagi menjelang waktu tidur. Karena kafein ini butuh sekitar sepuluh jam untuk hilang di aliran darah pada tubuh.

    Ilustrasi buah kiwi hijauIlustrasi buah kiwi hijau Foto: Getty Images/iStockphoto/toncd32

    “Selain itu olahraga di malam hari sebelum tidur juga bisa menganggu kualitas tidur seseorang. Seperti penelitian di tahun 2015 oleh Yamanaka. Mereka menemukan bahwa olahraga sebelum tidur bisa mengganggu ritme tubuh seseorang dan membuat mereka sulit tidur,” lanjut para ahli.

    Buah kiwi tak hanya dinilai bagus untuk membantu orang tidur lebih nyenyak. Tapi beberapa waktu lalu, ahli diet bernama Mickala Parsley, menjelaskan tips makan buah kiwi.

    Salah satunya dengan memakan buah kiwi bersama kulitnya. Karena kulit atau cangkang kiwi bisa menambah serat serta vitamin tambahan untuk tubuh.

    Ahli Diet Ini Beberkan Cara Aneh Makan Kiwi yang MenyehatkanAhli Diet Ini Beberkan Cara Aneh Makan Kiwi yang Menyehatkan Foto: Site News

    “Tahukah Anda bahwa kulit kiwi bisa dikonsumsi? Anda harus mencobanya, karena buah kiwi sendiri merupakan sumber nutrisi yang sangat baik untuk tubuh. Ada kandungan vitamin K, vitamin C, vitamin E, folat, kalium dan kalsium,” jelas Parsley.

    “Sehingga ketika Anda mengonsumsi kulit kiwi, secara siginifikan itu akan meningkatkan asupan nutrisi untuk tubuh. Selain itu bisa menambah nutrisi seerat, folat, vitamin E dan meningkatkan kandungan serat sampai 50%,” lanjut Parsley.

    Parsley menyarankan buah ini bagus untuk orang-orang yang kekurangan serat.

    (sob/odi)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Anna Pelzer

  • Vitamin U Jarang Diketahui, Ini Sumber Makanan dan Manfaat Sehatnya


    Jakarta

    Banyak orang belum tahu ada vitamin U, selain vitamin A, B, C, D, E, hingga K yang populer. Vitamin U bersumber dari beberapa jenis makanan dan memiliki manfaat sehat.

    Vitamin U merupakan istilah untuk menyebut senyawa yang ditemukan dalam jus kubis. Meski disebut sebagai vitamin, vitamin U bukan benar-benar sebuah vitamin, melainkan turunan dari asam amino metionin.

    Contoh turunan metionin yang sering disebut sebagai vitamin U adalah S-methylmethionine (SMM), methylmethionine sulfonium (SMM), dan 3-amino-3-carboxypropyl dimethylsulfonium.


    Vitamin U memiliki beberapa manfaat kesehatan seperti berikut:

    1. Atasi sakit pencernaan
    Saat pertama kali diteliti pada tahun 1950-an, jus kubis yang mengandung vitamin U ditemukan membantu penyembuhan tukak usus 4-5 kali lebih cepat daripada terapi standar.

    Namun demikian, peneliti tak dapat memastikan apakah khasiat ini disebabkan oleh vitamin U atau berbagai nutrisi lainnya.

    2. Lindungi paru-paru hingga ginjal

    ilustrasi kubisilustrasi kubis mengandung vitamin UFoto: Getty Images/digihelion

    Vitamin U dapat melindungi paru-paru, hati, dan ginjal dari kerusakan.

    Sebuah penelitian pada hewan menemukan, vitamin U membantu membalikkan beberapa kerusakan hati.

    Dalam penelitian lain, tikus yang mendapatkan vitamin U juga ditemukan mengalami kerusakan ginjal yang lebih ringan.

    Penelitian pada hewan lain menunjukkan, vitamin U dapat membantu mengurangi kerusakan paru-paru akibat serangan epilepsi.

    3. Menurunkan kadar kolesterol
    Beberapa penelitian memang mendukung manfaat vitamin U untuk menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida. Namun, bukti ilmiahnya masih lemah.

    4. Bantu penyembuhan luka
    Vitamin U juga diduga dapat memberikan perlindungan kulit dari paparan sinar ultraviolet (UV) serta mempercepat penyembuhan luka.

    Penelitian pada tabung reaksi dan hewan menemukan, olesan vitamin U langsung ke luka dapat mempercepat penyembuhan.

    Makanan mengandung vitamin U

    Vitamin U dapat ditemukan dengan mudah pada sayuran seperti kubis dan brokoli. Beberapa perusahaan kosmetik juga menggunakan vitamin U dalam produknya.

    Berikut adalah makanan yang kaya akan vitamin U, dirangkum dari Times of India:

    – kubis,
    – bayam,
    – brokoli,
    – kubis Brussel,
    – kangkung.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul Ini Manfaat Vitamin U, Vitamin yang Jarang Diketahui

    (sob/adr)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Brooke Lark

  • 7 Buah untuk Meredakan Batuk Pilek, Ada Pisang Hingga Jeruk

    Jakarta

    Batuk dan pilek termasuk penyakit yang umum terjadi, baik pada anak kecil maupun orang dewasa. Tak jarang, orang-orang terserang penyakit ini secara bersamaan sehingga dikenal adanya musim batuk pilek.

    Batuk pilek terkadang dapat disertai demam. Jika sudah begitu, tubuh akan lemas, terasa tidak nyaman, dan selera makan bisa hilang.

    Tak sedikit orang yang batuk pilek memilih untuk minum obat yang dibeli di apotek sebagai cara penyembuhannya. Di sisi lain, penyakit tersebut juga bisa kok diatasi dengan pengobatan alami. Yaitu dengan mengkonsumsi buah-buahan tertentu.


    Buah menjadi alternatif pengobatan karena berbagai nutrisi yang dikandungnya bisa bantu melawan infeksi virus penyebab penyakit dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

    Lantas, apa saja buah untuk batuk pilek yang dapat dikonsumsi?

    Buah yang Bisa Meredakan Batuk Pilek

    Ada sejumlah buah yang berkhasiat untuk mengurangi batuk dan pilek. Buah-buahan ini bisa dikonsumsi dengan cara dimakan langsung maupun dijadikan jus. Berikut buah pereda batuk pilek, dikutip dari laman PharmEasy dan Health:

    1. Buah Citrus

    Buah citrus seperti jeruk, lemon, dan jeruk nipis mengandung vitamin C dan folat. Kedua nutrisi ini bisa bantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

    Akan tetapi, asam sitrat yang tinggi dalam buah citrus dapat memperparah sakit tenggorokan jika dikonsumsi berlebihan. Oleh karena itu, buah ini dapat dimakan dalam batas wajar.

    Seperti cukup memakan satu buah jeruk dalam sehari. Air perasan lemon atau jeruk nipis juga dapat diminum, tapi dengan menambahkannya ke dalam segelas air hangat dan diberi satu sendok makan madu.

    2. Nanas

    Nanas juga berkhasiat dalam meredakan batuk pilek. Di dalam buah ini terdapat enzim bromelain yang memiliki sifat antiinflamasi dan mukolitik (mengurai lendir).

    Dengan kandungan enzim tersebut, nanas jadi buah yang cocok dikonsumsi saat terserang batuk dan pilek.

    3. Pisang

    Pisang termasuk buah yang mudah dicerna, terutama ketika sedang sakit. Buah ini kaya nutrisi dan karbohidrat yang mengandung serat larut.

    Di samping itu, sejenis gula alami bernama fruktan yang bersifat antivirus dan mampu meningkatkan daya tahan tubuh juga terdapat di dalam pisang.

    Buah pisang dapat dimakan langsung, dijadikan jus, dibuat smoothie, atau dicampurkan dengan makanan lain.

    4. Kiwi

    Kiwi mungkin terdengar aneh untuk mengurangi batuk pilek, tapi buah ini bisa lho bantu meredakan penyakit tersebut. Mikronutrien dalam kiwi dapat meningkatkan kekebalan sel darah merah.

    Ini dibuktikan lewat sebuah penelitian pada orang dewasa yang terserang batuk dan pilek. Ditunjukkan bahwa gejala sakit tenggorokan mereka bisa teratasi dalam sehari setelah makan kiwi.

    Buah kiwi bisa dijadikan jus maupun dimakan secara langsung untuk mendapatkan khasiatnya.

    5. Delima

    Delima mengandung antioksidan yang dapat melawan virus dan meminimalisir gejala batuk pilek.

    Sebagai pengobatan batuk dan pilek, buah ini dapat dibuat jus. Segelas jus delima penuh dengan sifat antibakteri dan antiinflamasi.

    6. Buah Beri

    Buah-buahan jenis beri yakni stroberi, bluberi, maupun rasberi memiliki sifat antioksidan, antiinflamasi, dan antivirus.

    Beri dapat dikonsumsi dengan mengolahnya menjadi smoothie, salad, maupun jus. Perhatikan, gula tidak perlu ditambahkan. Lebih simpelnya, buah ini juga bisa dimakan secara langsung.

    7. Ceri

    Tingginya vitamin C dalam ceri membuat buah ini juga mengandung antioksidan yang tinggi. Dengan kandungan nutrisinya itu, buah ceri dapat bantu meringankan gejala batuk pilek jika dikonsumsi.

    Ceri juga bisa meningkatkan kualitas tidur yang baik dan nyenyak. Dengan tidur yang berkualitas, sistem kekebalan tubuh dapat meningkat.

    Buah ini dapat dikonsumsi dengan memakannya langsung atau dijadikan jus.

    Nah, itu dia sederet buah yang bagus dikonsumsi untuk meredakan batuk pilek.

    (azn/fds)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Anna Pelzer