Tag: wanita

  • 7 Posisi Bercinta Paling Nikmat untuk Wanita, Rangsangannya Capai Klimaks

    Jakarta

    Soal seks, wanita memang cenderung punya lebih banyak tuntutan. Selain membangun hubungan secara emosional, memilih posisi bercinta yang tepat juga perlu dilakukan agar wanita bisa meraih kenikmatan maksimal saat berhubungan intim.

    Faktanya, ada sejumlah gaya bercinta yang bisa memberikan kenikmatan lebih bagi wanita. Hal ini disampaikan oleh pakar terapi seks bersertifikat, Aliyah Moore, PhD.

    “Posisi tertentu lebih cocok untuk kenikmatan wanita karena posisi tersebut memungkinkan stimulasi baik secara langsung maupun tidak langsung pada zona-zona sensitif seksual utama, seperti klitoris atau G-spot,” ujarnya dikutip dari Prevention, Kamis (25/7/2024).


    “Wanita sering kali lebih menyukai posisi yang memberikan stimulasi tersebut untuk meningkatkan kenikmatan mereka,” sambungnya.

    Lantas, apa saja posisi bercinta terbaik yang bisa memberikan kenikmatan lebih besar bagi wanita? Dikutip dari Prevention, berikut pembahasannya.

    1. Missionary dengan Bantal

    Bosan dengan missionary biasa? Cobalah variasi yang satu ini.

    Moore mengungkapkan meletakkan bantal di bawah pinggul wanita saat melakukan missionary dapat memungkinkan penetrasi yang lebih dalam dan peningkatan rangsangan klitoris.

    “Dukungan dan elevasi tambahan dapat mengintesifikasikan sensasi dan meningkatkan kenikmatan,” ujarnya.

    2. Cowgirl

    Berbicara tentang gaya bercinta terbaik untuk wanita, cowgirl pasti jadi salah satu yang paling sering disebut. Bagaimana tidak, posisi ini benar-benar memberikan kebebasan bagi wanita saat berhubungan seks, mulai dari mengatur ritme, gerakan, hingga kedalaman penetrasi.

    Tak hanya itu, posisi ini juga menyebabkan gesekan pada klitoris, yang kerap menjadi kunci wanita mengalami orgasme.

    3. Reverse Cowgirl

    Posisi ini memberikan keuntungan yang sama dengan cowgirl. Namun alih-alih berhadapan, wanita duduk sambil membelakangi pria saat melakukan penetrasi.

    Keunggulan reverse cowgirl adalah posisi ini memungkinkan wanita menstimulasi payudara dan klitoris sambil melakukan penetrasi.

    4. Lotus

    Posisi ini sangat cocok bagi pasangan yang ingin merasakan keintiman saat bercinta. Pada posisi ini, pasangan duduk berhadapan. Pria akan melakukan penetrasi sambil duduk bersila, sementara wanita duduk di pangkuan sambil melingkarkan kakinya ke pinggang pasangannya.

    Pada posisi ini, pria dan wanita bisa saling memberikan stimulasi dengan menyentuh titik sensitif di dada atau payudara, mencium bibir pasangan, dan lain sebagainya.

    5. Doggy Style

    Doggy style adalah salah satu gaya bercinta yang paling digemari banyak pasangan. Pasalnya, posisi ini dapat memberikan penetrasi yang lebih dalam dibanding posisi seks lain.

    “Posisi ini memungkinkan penetrasi yang lebih dalam dan memberikan kesempatan untuk merangsang G-spot,” ucap Moore.

    Posisi ini juga memiliki banyak variasi yang membuatnya semakin panas, seperti standing doggy, flatiron, dan masih banyak lagi.

    6. Spooning

    Sedang bergairah tapi terlalu mager? Spooning mungkin bisa jadi pilihan untuk melampiaskan hasrat.

    Dalam posisi ini, wanita berbaring miring sambil pria melakukan penetrasi dari belakang. Selain memungkinkan penetrasi yang lebih dalam, posisi ini juga menawarkan keintiman dan rasa nyaman.

    “Wanita dapat mengendalikan tekanan dan sudut penetrasi dengan menyesuaikan posisi kakinya,” tutur Moore.

    7. Butterfly

    Posisi butterfly tidak jauh berbeda dengan missionary biasa. Dalam posisi ini, wanita akan berbaring di pinggir tempat tidur, meja, atau perabot lainnya, sementara pria melakukan penetrasi sambil berdiri.

    Posisi ini memungkinkan penetrasi yang lebih dalam, serta akses untuk menstimulasi klitoris.

    “Sudut masuk dan tekanan terhadap tulang kemaluan dapat menghasilkan kenikmatan yang inten,” tandas Moore.

    (ath/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Sederet Posisi Bercinta Ini Cocok untuk Wanita Menopause


    Jakarta

    Setelah menopause, beberapa wanita merasa seks atau bercinta tak lagi sama seperti sebelumnya. Bahkan bagi sebagian wanita, seks setelah menopause justru bisa menyakitkan.

    Hal ini diakibatkan karena kadar estrogen yang mulai menurun setelah menopause, sehingga vagina menjadi kurang elastis bahkan bisa saja robek ketika bercinta.

    Di sisi lain, penelitian menunjukkan bahwa orang yang aktif secara seksual, baik sendiri maupun dengan pasangan akan memiliki gejala menopause yang lebih ringan dari mereka yang tidak.


    Menurut WebMD, berikut adalah beberapa posisi bercinta yang bisa menimbulkan rasa nikmat dan tidak menimbulkan sakit untuk wanita yang telah menopause.

    1. You sit on top

    Beberapa wanita setelah menopause biasanya mengeluhkan sakit di bagian dalam vagina dekat serviks ketika berhubungan seks. Ketika mengubah posisi bercinta ‘sit on top’ maka akan menimbulkan rasa nyaman karena mampu mempertahankan penetrasi pada titik ‘nyaman’.

    Lebih lanjut, menggesekkan panggul ke pasangan pada posisi ini juga akan menambah rasa nikmat ketika bercinta.

    2. Doggy style

    Pada posisi ini memungkinkan wanita untuk mendapatkan rangsangan klitoris selama berhubungan seksual, sehingga bercinta akan terasa lebih nyaman. Meskipun posisi ini memerlukan bantuan lengan untuk menyangga badan, seseorang bisa menggunakan bantal di bawah perut atau di siku jika perlu.

    3. Missionary

    Posisi misionaris atau berbaring telentang dengan satu atau dua bantal di bawah punggung bawah akan mengangkat panggul sedikit lebih terangkat. Sehingga ini akan memudahkan pasangan untuk melakukan penetrasi.

    4. Oral seks

    Jika penetrasi menjadi masalah ketika bercinta karena takut akan memberikan rasa sakit, maka oral seks bisa menjadi solusi. Oral seks bisa juga bisa dilakukan secara bersamaan atau bergiliran memberi dan menerima.

    5. Lie on your side

    Berbaring miring saat bercinta dapat mengontrol seberapa dalam pasangan untuk ‘masuk’ ketika penetrasi. Hal ini juga dapat membantu seseorang yang merasakan nyeri vagina dalam.

    Posisi bercinta ini dapat berhasil baik ketika pasangan berhadapan langsung atau saling membelakangi (tekuk sedikit kaki jika masuk dari belakang).

    6. Standing from behind

    Berdiri dan mencondongkan tubuh ke depan bisa menjadi salah satu posisi bercinta untuk mengurangi rasa sakit. Hal ini bisa dilakukan di kursi yang empuk, meja dapur, atau dengan tangan menempel di dinding.

    Lalu, pasangan berdiri di belakang untuk melakukan penetrasi (mirip seperti doggy style). Kedalaman penetrasi juga bisa dikendalikan untuk menghindari rasa sakit akibat seks yang dalam.

    (suc/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 4 Bahan Alami untuk Atasi Bau Tak Sedap pada Miss V

    Jakarta

    Vagina adalah salah satu organ yang penting pada tubuh wanita. Vagina merupakan bagian dari sistem reproduksi, bersama dengan rahim, ovarium, dan serviks.

    Vagina memiliki kemampuan untuk membersihkan diri dan mempertahankan bau khasnya. Hal ini dipengaruhi oleh kadar pH dan bakteri baik yang ada di vagina. Aroma vagina pada setiap wanita berbeda-beda lantaran dipengaruhi oleh sejumlah faktor, seperti pola makan, hormon, dan lain sebagainya.

    Terkadang, aroma vagina bisa berubah menjadi amis. Hal ini biasanya mengindikasikan adanya potensi masalah kesehatan seperti infeksi atau perubahan hormon. Beberapa kondisi yang dapat menyebabkan bau amis pada vagina di antaranya vaginosis bakterialis, infeksi jamur, infeksi menular seksual, infeksi saluran kemih, dan menopause.


    Ada beberapa bahan alami yang bisa digunakan untuk menghilangkan bau tidak sedap pada miss v, seperti dikutip HealthShot:

    1. Jus Cranberry

    Infeksi saluran kemih (ISK) dapat menyebabkan perubahan bau pada vagina. Namun, studi yang dilakukan pada 2017 menunjukkan konsumsi jus yang terbuat dari cranberry dapat membantu mengatasi perubahan bau vagina akibat kondisi tersebut.

    Studi yang dipublikasikan di Journal of Nutrition itu juga menemukan cranberry dapat menurunkan risiko ISK berulang sebesar 26 persen.

    “Konsumsi jus cranberry tanpa pemanis untuk mencegah dan meringankan gejala infeksi,” ujar konsultan obstetri dan ginekologi dr Rekha Sukala.

    2. Biji Fenugreek

    Biji fenugreek dikenal sebagai bahan yang bersifat antimikroba. Beberapa penelitian menunjukkan mengonsumsi air fenugreek dapat membantu membersihkan sistem imun tubuh dan berpotensi mengurangi bau amis pada vagina.

    Selain itu, fenugreek juga dapat membantu mengatur hormon, sehingga berkontribusi pada kesehatan vagian yang lebih baik.

    3. Bawang Putih

    Menambahkan bawang putih mentah ke dalam masakan dapat membantu melawan bakteri yang menyebabkan bau tidak sedap pada vagina. Manfaat yang sama juga bisa diperoleh dengan mengonsumsi kapsul bawang putih.

    “Bawang putih memiliki sifat antibakteri dan antijamur yang kuat, yang dapat membantu melawan infeksi dan mengurangi risiko bau vagina,” ucap Sukala.

    4. Makanan yang Mengandung Probiotik

    Probiotik adalah zat yang dapat membantu menjaga kesehatan dan keseimbangan flora vagina. Mengonsumsi makanan yang kaya probiotik dapat menunjang bakteri baik di vagina dalam menjaga kebersihan Miss V, serta mencegah pertumbuhan organisme berlebih yang memicu bau.

    Adapun makanan yang mengandung probiotik seperti yogurt, tempe, miso, acar, dan keju.

    (ath/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 6 Tips Merangsang Miss V agar Cepat Basah, Istri Auto ‘Klepek-klepek’

    Jakarta

    Merangsang pasangan merupakan salah satu langkah penting yang harus dilakukan sebelum memulai hubungan intim. Pada wanita, tanda terangsang salah satunya dapat diketahui dari kondisi vagina yang basah.

    Ketika terangsang, vagina akan mengeluarkan cairan yang bertindak sebagai pelumas alami dan melancarkan penetrasi. Selain mencegah risiko nyeri dan luka akibat penetrasi, vagina yang basah juga dapat meningkatkan kenikmatan yang dirasakan saat berhubungan seks. Dengan kata lain, semakin basah vagina maka semakin tinggi pula kemungkinan untuk bisa mencapai orgasme.

    Pertanyaannya, apa yang bisa dilakukan pria untuk merangsang vagina agar cepat basah? Dikutip dari berbagai sumber, berikut beberapa tips yang bisa dijajal.


    1. Memberikan Stimulasi

    Salah satu cara paling umum untuk merangsang vagina agar cepat basah adalah ‘memainkannya’ dengan jari. Tak hanya itu, cara ini juga bisa dilakukan untuk menemukan G-Spot di dalam vagina sebelum memulai penetrasi.

    2. Berikan ‘Ciuman’

    Selain dengan jari, pria juga bisa memberikan rangsangan dengan melakukan seks oral pada vagina. Pria bisa memulai dengan memberikan ciuman di sekitar area vagina, atau menggunakan lidah untuk merangsang klitoris dan bagian dalam vagina.

    3. Temukan G-Spotnya

    G-Spot adalah istilah yang digunakan untuk mendeskripsikan area di dalam vagina yang bisa memberikan rangsangan luar biasa. Meski begitu, menemukan titik spesial ini tidaklah semudah yang dibayangkan.

    Seringkali, pria harus mengulang beberapa kali sampai benar-benar menemukan G-Spot tersebut. Jika sudah berhasil menemukan titik ini, maka pria bisa merangsangnya dengan menggunakan jari atau lidah agar vagina pasangan cepat basah.

    4. Belai Area di Sekitar Vagina

    Membuat vagina basah tidak harus dilakukan dengan merangsang vagina itu sendiri. Memberikan belaian pada area di sekitar vagina juga dapat merangsang wanita dan membuat organ kewanitaan menjadi basah.

    Area di sekitar vagina, seperti di atas tulang kemaluan, paha bagian dalam, dan bibir vagina dipenuhi dengan ujung-ujung saraf yang sensitif terhadap sentuhan. Bagi sebagian wanita, sentuhan pada area tersebut dapat memberikan gairah yang tak kalah dahsyat dibanding rangsangan vagina itu sendiri.

    5. Memainkan Zona Erotis

    Salah satu cara merangsang vagina yang efektif untuk sebagian besar wanita adalah dengan memberi ‘perhatian; pada klitorisnya. Klitoris wanita memiliki jutaan ujung saraf yang sangat sensitif terhadap sentuhan. Karenanya, sedikit sentuhan saja biasanya sudah cukup untuk membuat wanita ‘klepek-klepek’ dan mood untuk bercinta.

    (ath/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Ssstt… Ini 5 Rahasia Agar Wanita Lebih Cepat Mengalami Orgasme

    Jakarta

    Membuat wanita orgasme saat bercinta bisa dibilang gampang-gampang susah. Wanita membutuhkan waktu yang sedikit lama untuk mencapai orgasme apabila dibandingkan pria.

    Dikutip dari Men’s Health, sebuah penelitian yang dilakukan pada 2020 dan diterbitkan di Journal of Sexual Medicine menyebutkan, butuh waktu sekitar antara 12,76 dan 14,06 menit untuk mencapai klimaks selama hubungan seks penetrasi, dibandingkan pria yang hanya membutuhkan waktu 5 hingga 7 menit.

    Selain itu, wanita juga tidak bisa orgasme hanya dari rangsangan penetrasi saja. Perlu rangsangan lain agar mereka bisa orgasme lebih mudah. Apa saja? Berikut penjelasannya.


    1. Perbanyak Foreplay

    Foreplay merupakan salah satu elemen yang kerap diabaikan oleh banyak pasangan. Padahal, foreplay dapat membantu lebih cepat orgasme saat bercinta loh.

    Beberapa penelitian menyebutkan seseorang lebih mungkin mengalami orgasme saat berhubungan seks jika terlebih dahulu terangsang melalui foreplay.

    Misalnya, sebuah studi yang dilakukan terhadap pasangan heteroseksual menemukan bahwa mereka yang melakukan foreplay hingga 10 menit, 40 persen wanitanya mengalami orgasme. Sedangkan, pasangan yang melakukan foreplay 20 menit, 60 persen wanitanya mengalami orgasme.

    2. Fokus pada Klitoris

    Klitoris adalah salah satu bagian yang paling sensitif pada tubuh wanita. Karenanya, memberikan rangsangan pada area tersebut dapat mempercepat orgasme pada wanita.

    Sebuah studi menemukan bahwa 80 persen wanita membutuhkan rangsangan klitoris untuk bisa orgasme. Jadi jika ingin cepat orgasme, jangan sampai mengabaikan penting ini ya.

    3. Lakukan Seks Oral

    Percaya atau tidak, melakukan seks oral dapat membuat wanita orgasme lebih cepat loh. Sebuah studi pada 2016 menemukan semakin sering wanita menerima seks oral dari pasangannya, maka semakin sering pula mereka mengalami orgasme saat berhubungan intim.

    4. Gunakan Pelumas

    Menggunakan pelumas atau lube dapat membuat seks menjadi lebih nikmat dan menyenangkan. Menurut studi yang dilakukan pada 2009, 70 persen wanita mengaku pelumas seks membuat sesi bercinta menjadi lebih nyaman dan menyenangkan, sehingga memudahkan mereka mencapai orgasme lebih cepat.

    5. Jajal Posisi Baru

    Selalu bercinta di posisi yang sama dapat menimbulkan rasa bosan dan mengurangi kenikmatan. Hal ini tentu dapat membuat wanita semakin sulit orgasme saat berhubungan intim dengan pasangan.

    Sebuah studi yang dilakukan pada 2006 menemukan wanita bisa lebih mudah orgasme saat saat bercinta dengan beberapa posisi dalam satu sesi. Tak hanya itu, wanita juga lebih mudah mencapai orgasme saat bercinta dengan posisi yang lebih aktif, seperti cowgirl. Jadi jika gaya bercinta yang sekarang dirasa kurang memuaskan, jangan takut untuk kreatif dan menjajal posisi yang baru.

    BACA JUGA

    (ath/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 4 Kesalahan Wanita saat di Ranjang, Bisa Bikin Suami ‘Turn Off’

    Jakarta

    Seks adalah aktivitas yang dapat memberikan kenikmatan tiada tara, baik bagi pria maupun wanita. Tapi terkadang, kualitas aktivitas seksual dapat terganggu oleh sejumlah faktor, termasuk kesalahan yang secara sengaja maupun tidak sengaja dilakukan wanita di ranjang.

    Memang, tidak ada aturan yang mendikte cara melakukan aktivitas seksual. Namun, beberapa kesalahan yang terkesan sepele dapat membuat aktivitas bercinta menjadi hambar dan tak lagi memuaskan. Dampaknya bukan hanya ke pasangan pria saja, tapi wanita juga bisa merasakan hal yang serupa.

    Dikutip dari berbagai sumber, berikut kesalahan fatal yang harus dihindari wanita di ranjang.


    1. Terlalu malu-malu

    Malu-malu saat berhubungan intim adalah hal yang lumrah dirasakan wanita. Tapi jika hal ini terjadi berlarut-larut, justru dapat memengaruhi kualitas seks bersama pasangan loh.

    Sebab, wanita yang terlalu malu-malu soal urusan ranjang akan kesulitan menyampaikan apa yang dia inginkan kepada pasangan. Misalnya, foreplay yang diinginkan, atau posisi bercinta yang membuatnya lebih bergairah. Kebanyakan pria tidak peka terhadap hal-hal seperti itu kecuali mereka diberitahu secara langsung.

    Wanita yang terlalu malu-malu juga cenderung menahan ekspresi atau desahan saat bercinta. Akibatnya, si pria bisa berpikir kalau dia tidak mampu memuaskan pasangannya sehingga memengaruhi kepercayaan diri di ranjang.

    2. Overthinking

    Tak hanya dalam hubungan percintaan, overthinking juga menjadi salah satu kesalahan yang kerap dilakukan wanita saat berhubungan intim. Misalnya, terlalu memikirkan soal teknik dan gaya bercinta yang disukai pasangan, atau khawatir bentuk anggota tubuh tertentu membuat pasangan kurang bergairah untuk bercinta.

    Pikiran-pikiran tersebut justru dapat menghilangkan kenikmatan dari aktivitas seksual itu sendiri. Overthinking juga dapat membuat wanita menjadi tidak fokus di ranjang, sehingga menimbulkan kesan seolah tidak menikmati hubungan intim dengan pasangan.

    Memang, tidak ada salahnya menuruti keinginan pasangan di ranjang untuk membuatnya bahagia. Namun, seks adalah aktivitas yang seharusnya menyenangkan baik bagi pria maupun wanita. Karena itu, wanita juga harus mengutarakan apa yang dia mau dan harapkan dari aktivitas seksual bersama pasangannya.

    Akibatnya, wanita bisa saja terpaksa melakukan hal yang tidak disukai. Lama kelamaan, hal ini dapat membuat bercinta menjadi tak lagi menyenangkan dan bahkan menimbulkan keretakan dalam hubungan.

    4. Pura-pura orgasme

    Salah satu kesalahan paling fatal yang tidak boleh dilakukan wanita saat bercinta adalah pura-pura orgasme. Ada bermacam-macam alasan mengapa wanita pura-pura orgasme, misalnya karena ingin menyenangkan atau mendongkrak kepercayaan diri pasangan, ingin cepat selesai bercinta, dan masih banyak lagi.

    Tak hanya berisiko merusak hubungan dengan pasangan, hal ini juga dapat membuat wanita tak lagi merasakan kenikmatan seksual saat bercinta.

    (ath/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 6 Makanan untuk Menghilangkan Bau Miss V, Biar Makin Mesra Sama Suami

    Jakarta

    Masalah pada vagina dapat memengaruhi kualitas hubungan percintaan dengan pasangan. Bahkan, beberapa gangguan pada vagina bisa ‘membunuh’ hasrat untuk melakukan aktivitas seksual.

    Salah satunya adalah vagina yang berbau. Vagina yang tidak sehat bisa mengeluarkan bau yang tidak sedap, sehingga menghilangkan keinginan untuk bercinta. Umumnya, kondisi ini disebabkan oleh infeksi bakteri atau perubahan pH vagina.

    Ada banyak faktor yang bisa memicu hal tersebut, salah satunya adalah makanan. Faktanya, apa yang kita konsumsi sehari-hari dapat berdampak pada setiap organ tubuh, termasuk vagina. Bahkan, sebuah studi menyebutkan kesehatan perut sangat memengaruhi kondisi vagina.


    Makanan untuk Menghilangkan Bau Miss V

    Lalu, apa saja makanan yang harus dikonsumsi untuk menghilangkan bau tidak sedap pada vagina? Dikutip dari Healthshots, berikut pembahasannya.

    1. Jahe

    Jahe adalah salah satu tanaman yang sejak lama dimanfaatkan sebagai obat alami. Khasiat jahe untuk kesehatan tidak lepas dari zat antioksidan dan antimikroba yang terkandung di dalamnya.

    Senyawa antioksidan dan antimikroba itu juga dapat membantu mendukung kesehatan vagina, dan mencegah infeksi. Dengan demikian, vagina terhindar dari risiko bau yang tidak sedap.

    2. Yogurt

    Yogurt mengandung lactobacillus, sejenis bakteri baik yang juga terdapat di perut, saluran kencing, dan vagina. Menurut sebuah studi yang dipublikasikan di Journal of Antimicrobial Chemotherapy, lactobacillus dapat membantu mengembalikan keseimbangan jamur di vagina, dan mencegah infeksi akibat jamur yang dapat menyebabkan vagina berbau tidak sedap.

    3. Cranberry

    Sama seperti jahe, khasiat buah cranberry untuk kesehatan Miss V berasal dari kandungan antioksidannya. Sebagaimana yang dijelaskan sebelumnya, kandungan antioksidan dapat membantu mencegah terjadinya infeksi yang bisa memicu bau tidak sedap pada vagina.

    Tak hanya itu, cranberry juga bersifat asam dan dapat membantu menjaga keseimbangan pH vagina.

    4. Nanas

    Nanas mengandung sejumlah nutrisi yang dapat menunjang kesehatan organ kewanitaan, seperti vitamin C, B, dan serat. Tak hanya itu, mikronutrien tersebut juga dapat membantu mempertahankan aroma alami vagina, serta mencegah terjadinya infeksi.

    5. Apel

    Lagi-lagi, kandungan antioksidan yang ada dalam apel menjadi alasan mengapa buah berwarna merah ini baik untuk kesehatan Miss V. Selain itu, apel dapat merangsang aliran darah pada vagina, sehingga membantunya tetap sehat dan ‘segar’.

    Sebuah studi yang dipublikasikan di F&S Science juga menyebut kandungan zat pada apel dapat mencegah pembentukan fibroid rahim, serta meningkatkan gairah seksual.

    6. Lemon

    Lemon merupakan salah satu buah asam yang kaya akan vitamin C. Dua hal tersebut membuat buah sitrus ini dapat membantu menjaga pH vagina dan mencegah munculnya bau yang tidak sedap.

    Bahkan, studi yang dipublikasikan pada African Journal of Primary Healthcare and Family Medicine menunjukkan mengonsumsi jus lemon dapat mencegah penyakit menular seksual dan mengencangkan vagina pasca melahirkan.

    (ath/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 6 Makanan yang Bermanfaat untuk Jaga Kesehatan Miss V, Wajib Rutin Dikonsumsi

    Jakarta

    Kesehatan organ kewanitaan sangat berpengaruh terhadap aktivitas seksual. Pasalnya, vagina yang tidak sehat dapat memicu sejumlah masalah yang dapat mengurangi kenikmatan bercinta, atau bahkan menghilangkan hasrat untuk melakukan aktivitas seksual.

    Misalnya, vagina kering. Seiring dengan pertambahan usia, jumlah hormon estrogen pada tubuh wanita akan menurun. Akibatnya, lubrikasi pada vagina juga ikut berkurang sehingga membuat penetrasi menjadi menyakitkan.

    Selain itu, vagina yang tidak sehat juga rentan terinfeksi bakteri. Infeksi tersebut dapat membuat vagina mengeluarkan bau yang tidak sedap, sehingga menghilangkan gairah untuk bercinta.


    Karena itu, penting untuk selalu menjaga kesehatan Miss V. Salah satu cara yang paling simpel adalah dengan mengonsumsi makanan-makanan yang dapat secara alami membantu menunjang dan menjaga kesehatan vagina.

    Apa saja makanan tersebut? Dikutip dari berbagai sumber, berikut pembahasannya.

    1. Telur

    Makanan untuk menjaga kesehatan vagina tidaklah sulit untuk didapatkan. Salah satu yang cukup sering ditemui sehari-hari adalah telur.

    Kuning telur mengandung vitamin D yang dapat mengurangi risiko infeksi pada vagina. Berdasarkan penelitian, wanita yang mengalami masalah kesehatan pada vaginanya kebanyakan kekurangan vitamin D. Untuk mencegah hal tersebut, sebuah studi yang dipublikasikan di Indian Journal of Medical Research menyarankan wanita untuk mengonsumsi telur setiap hari.

    2. Buah sitrus

    Buah sitrus, seperti jeruk dan lemon, termasuk salah satu jenis makanan yang dapat membantu menjaga vagina tetap sehat. Terutama, dari risiko infeksi dan keputihan.

    Ini karena kandungan vitamin C yang ada pada buah sitrus. Studi yang dipublikasikan di Journal of Clinical Medicine Research mengungkapkan mengonsumsi vitamin C setiap hari dapat menurunkan risiko infeksi vagina hingga bahkan setengahnya.

    3. Daging ikan

    Daging ikan kaya akan asam lemak omega-3 yang dapat membantu menunjang kesehatan vagina. Sejumlah studi menyebutkan, asam lemak omega-3 dapat meningkatkan hormon estrogen dan lubrikasi pada vagina, khususnya saat menopause.

    Tak hanya itu, asam lemak omega-3 disebut juga dapat mencegah risiko endometriosis.

    4. Nanas

    Jika vagina berbau menjadi salah satu masalah yang kerap dialami, maka mengonsumsi nanas bisa menjadi salah satu solusinya. Pasalnya, buah ini kaya akan vitamin C, vitamin B, dan serat yang dapat melindungi dari infeksi yang bisa membuat vagina mengeluarkan bau tidak sedap.

    5. Yogurt

    Kandungan bakteri baik yang ada pada yogurt dapat membantu menyeimbangkan kesehatan jamur dan mencegah infeksi pada vagina.

    Tak hanya itu, mengonsumsi yogurt juga dapat menyeimbangkan pH vagina, sehingga tetap terlubrikasi dengan baik dan terhindar dari bau yang tidak sedap.

    6. Jahe

    Jahe mengandung antimikroba yang tak hanya bermanfaat untuk usus, tapi juga vagina. Selain menjaga vagina tetap sehat, kandungan antimikroba pada jahe juga melindungi dari risiko infeksi dan bau tidak sedap.

    Mengolah jahe menjadi ramuan untuk menyehatkan vagina pun tidak sulit. Cukup tambahkan potongan jahe yang sudah dibersihkan ke dalam segelas air hangat atau minuman teh.

    (ath/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 5 Tanda Wanita Beneran Klimaks, Nggak Pura-pura Orgasme

    Jakarta

    Rasa percaya diri merupakan salah satu faktor yang amat memengaruhi performa seorang suami saat berhubungan intim. Umumnya, kepercayaan diri seksual yang tinggi dikaitkan dengan ‘penampilan’ di atas ranjang yang lebih baik.

    Ada banyak hal yang bisa memengaruhi tingkat kepercayaan diri seksual seorang suami. Salah satunya ketika mengetahui dirinya berhasil memberikan kenikmatan yang luar biasa bagi istrinya.

    Namun, tak sedikit istri yang yang malu mengaku atau mengekspresikan kenikmatan yang dirasakan saat berhubungan intim. Beberapa di antaranya juga kerap pura-pura orgasme demi menyenangkan pasangan.


    Karenanya, suami harus lebih jeli dan mengenali tanda wanita benar-benar menikmati sesi bercinta, bisa dilihat dari gestur atau gerak-geriknya.

    Tanda Wanita Menikmati Sesi Bercinta dengan Pasangan

    Lantas, seperti apa saja tanda wanita menikmati sesi bercinta? Dikutip dari berbagai sumber, berikut gerak-gerik yang perlu diperhatikan.

    1. Perhatikan matanya

    Salah satu tanda paling simpel tapi kerap terlewat oleh kaum pria adalah kontak mata. Dikutip dari Lovepranky, mata bisa menunjukkan apakah pasangan wanita menikmati aktivitas seksual yang dilakukan.

    Misalnya, ketika matanya berputar ke atas. Ini artinya pasangan istri benar-benar menikmati sensasi bercinta. Gestur ini juga bisa menandakan istri akan mencapai orgasme.

    2. Mendesah

    Desahan merupakan salah satu bentuk ‘pujian’ saat sedang berhubungan seks. Ketika istri secara tidak sengaja mengeluarkan suara mendesah, itu artinya suami melakukan hal yang tepat dan benar-benar bisa membuat istri merasa nikmat.

    3. Menggeliat

    Tubuh yang menggeliat tidak karuan juga bisa menjadi isyarat istri menikmati aktivitas seksual yang dilakukan. Terlebih ketika istri memeluk dengan erat dan mencoba menyamakan ritme gerakan dengan suami.

    4. Napas semakin cepat

    Sama halnya seperti gerakan mata, napas juga menjadi isyarat yang kerap terabaikan oleh para suami. Seiring meningkatnya rangsangan seksual, napas istri cenderung akan semakin bertambah cepat. Tak hanya itu, napas istri juga akan semakin pendek dan cepat, sehingga mengeluarkan suara mirip desahan.

    5. Miss V mengencang dan basah

    Salah satu tanda yang paling mudah dikenali adalah dari kondisi vagina istri. Saat terangsang, vagina akan menjadi lebih basah dan sensitif. Ketika melakukan penetrasi vaginal, suami juga bisa merasakan sensasi yang lebih ‘menggigit’ dari dinding vagina. Hal ini merupakan tanda istri benar-benar terangsang dan menikmati aktivitas seksual.

    (ath/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Ladies! 4 Hal Ini Tidak Boleh Dilakukan Setelah Bercinta, Kenapa Tuh?

    Jakarta

    Beberapa wanita terbiasa langsung tidur setelah bercinta. Misalnya karena kelelahan, atau terlalu lemas sehabis ‘on fire’ pasca sesi berhubungan intim. Padahal sebenarnya, langsung tidur setelah bercinta adalah salah satu hal yang tak boleh menjadi kebiasaan lho.

    Alih-alih langsung tidur, wanita sebaiknya langsung menyempatkan buang air kecil sehabis bercinta. Pasalnya, keluarnya urine bisa menjadi cara paling alami untuk membuang kotoran dan menekan risiko masalah kesehatan seperti infeksi saluran kemih (ISK) dan penyakit menular seksual.

    Selain langsung tidur tanpa membersihkan diri lebih dulu, ada sejumlah hal lain yang juga tidak boleh dilakukan setelah berhubungan intim karena bisa menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan.


    Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Setelah Bercinta

    Lalu, apa saja hal yang tidak boleh dilakukan setelah berhubungan intim tersebut? Dikutip dari Healthshots, berikut pembahasannya.

    1. Mengenakan pakaian ketat saat tidur

    Setelah berhubungan intim, tubuh akan mengalami peningkatan suhu dan mengeluarkan keringat. Jika mengenakan pakaian ketat, apalagi yang berbahan nilon atau kain sintetis, bakteri dari keringat akan tertimbun dan menyebar ke seluruh tubuh.

    Tak hanya itu, gesekan antara kulit dan pakaian yang ketat juga bisa menimbulkan luka lecet di kulit. Jika luka tersebut terpapar bakteri dan kuman yang ada di keringat, maka bisa terjadi infeksi.

    2. Mencuci bagian dalam vagina

    Meski dianjurkan untuk membersihkan diri setelah bercinta, ada satu bagian pada tubuh wanita yang tidak boleh dibasuh menggunakan air atau sabun. Area tersebut adalah vagina bagian dalam.

    Tidak sedikit wanita yang menggunakan shower untuk membersihkan bagian dalam vagina. Nuyatanya, penggunaan sabun ini sangat tidak dianjurkan karena dapat mengganggu pH di dalam vagina.

    Bagian dalam vagina memproduksi semacam bakteri baik yang bertugas untuk membersihkan dan menjaga kesehatan saluran vagina. Membersihkan vagina dengan air atau sabun dapat mengganggu aktivitas bakteri tersebut dan memengaruhi pH dalam vagina. Hal ini dapat meningkatkan risiko seperti infeksi bakteri dan membuat vagina mengeluarkan aroma tidak sedap.

    3. Menggunakan tisu basah

    Menggunakan tisu basah untuk membersihkan miss V juga harus dihindari. Beberapa merek tisu basah mengandung alkohol yang dapat menyebabkan iritasi jika bersentuhan dengan kulit sekitar vagina.

    Selain itu, banyak ginekolog yang sepakat bahwa menggunakan tisu basah untuk membersihkan area kewanitaan dapat mengganggu aktivitas bakteri dalam vagina dan meningkatkan risiko infeksi.

    4. Berendam air hangat

    Berendam air hangat bersama pasangan setelah berhubungan intim mungkin terdengar sebagai sebuah ide yang menyenangkan. Tapi, hal ini ternyata tidak dianjurkan loh.

    Pasalnya, hot tub atau bak air hangat bisa menjadi inkubator bagi bakteri untuk berkembang biak. Berendam terlalu lama memungkinkan bakteri mengakses berbagai bagian tubuh sehingga meningkatkan risiko gangguan kesehatan.

    (ath/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy