Tag: wanita

  • Kisah Perjalanan Hijrah Celine Evangelista, dari Mualaf Hingga Mantap Berhijab

    Jakarta

    Aktris Celine Evangelista membagikan kisah perjalanan spiritualnya yang penuh makna. Setelah menjadi mualaf, ia akhirnya mantap berhijab usai menunaikan ibadah umrah pada Maret 2025 lalu. Sejak memeluk Islam, Celine mengaku memiliki keinginan kuat untuk terus memperdalam ajaran agama barunya.

    Kabar dirinya menjadi mualaf pertama kali diumumkan melalui akun Instagramnya, @celine_evangelista. Dalam unggahan tersebut, wanita 33 tahun itu tampil mengenakan cadar putih saat berada di sekitar Masjidil Haram. Momen tersebut menjadi sangat berkesan baginya, dan membuatnya semakin yakin untuk mempelajari Islam lebih dalam.

    “Allah memberi ujian pada hamba yang Dia sayangi, Tapi Allah memberi Agama nya hanya kepada hamba yg Dia Cintai. Mempelajari dan memperdalam Agama yg diberikan Allah yang sangat luar biasa bagi hidup saya,setelah sekian lama saya simpan menjadi privasi. Insyaallah merubah saya menjadi pribadi lebih baik.. Hidayah ini sungguh datang tanpa ada alasan dan tulus dari hati terdalam saya.. Saya memeluk islam bukan karena keluarga, saya memeluk islam bukan krn mau menikah dgn muslim, atau bukan karena siapa pun,” tulis Celine.


    Celine Evangelista mengungkapkan  perjalanan hijrahnya.Celine Evangelista mengungkapkan perjalanan hijrahnya. Foto: Dok. Youtube Trans Tv.

    Pemain film Hantu Bangku Kosong ini menegaskan bahwa keputusannya menjadi mualaf adalah murni keinginan pribadi, tanpa paksaan.

    “Saya memilih sendiri karena tergeraknya hati saya untuk mengenali dan mempelajari dan menjadi salah satu umat Nabi Muhammad SAW. Bukan karena alasan pekerjaan atau duniawi apapun. Justru baru saya syiarkan saat ini karena saya memilih memperdalam dan mempelajari terlebih dahulu tanpa banyak yg mempengaruhi. Saya ingin semua benar2 iman saya tulus dari hati,” ujarnya.

    Celine juga mengaku tengah membatasi aktivitasnya di dunia hiburan demi fokus pada proses hijrahnya. Celine meminta dukungan dari penggemar atas keputusannya tersebut.

    “Dan mohon maaf sementara waktu ini mengurangi pekerjaan dan interaksi di media..
    izinkan saya fokus pada memperdalam iman agama saya dahulu baru mungkin insyaallah akan muncul lg dalam keadaan lebih baik setelah perjalanan panjang hijrah saya
    jika Allah berkehendak 🤲🏼😇 Terima kasih untuk support & Doa nya.. Hanya Allah sebaik2nya pemberi balasan 😇,” ucap Celine.

    Celine Evangelista Mantap Pakai Hijab

    Celine Evangelista mengungkapkan  perjalanan hijrahnya.Celine Evangelista mengungkapkan perjalanan hijrahnya. Foto: Dok. Youtube Trans Tv.

    Saat menjadi bintang tamu di program Rumpi Trans TV, mantan istri Steven William ini mengungkapkan alasan akhirnya mempublikasikan perjalanannya di media sosial.

    “Karena jika mensyiarkan sesuatu, yang harus aku syiarkan, takutnya menimbulkan fitnah. Namanya manusia saat berbuat baik ada saja pikiran negatif,” ucap Celine.

    “Sebenarnya ini dalam proses belajar dan masih belum sempurna. Masih membiasakan diri kebetulan hal-hal yang aku suka ternyata ada sunahnya dan berikhtiar untuk menjadi lebih baik,” jelasnya lagi.

    Celine juga aktif mengikuti kajian privat sejak tahun 2017. Ia mengaku, dari proses itulah rasa cinta pada Islam tumbuh pelan-pelan.

    “Timbul rasa malu atas dosa dan menjadi pembelajaran dari pengalaman dari aku yang sudah aku lewati. Aku rasakan dan apa yang mau dicari, kedamaian, ketenganan dan aku lalui saat ini. Masya Allah, aku malu di hadapan Allah, padahal yang aku lakukan sebelumnya banyak dosa. Mungkin apa yang bisa kita lakukan selain memperbaiki diri di hadapan Allah,” lanjutnya lagi.

    Dalam salah satu pernyataannya, ia tak kuasa menahan air mata. Celine membahas soal hidayah yang membuatnya menangis terharu.

    “Haru karena masih diberi waktu untuk menjadi orang yang lebih baik lagi. Setiap orang ada rasa hidayahnya, karena aku mengejar hidayah mau atau tidak mengejar dan berusaha mendapatkan hidayah ternyata aku salah, tapi insya allah itu bisa menjadi pembelajaran,” kata Celine.

    Saat datang ke acara bincang-bincang tersebut, Celine tampil manglingi dengan mengenakan hijab syari. Celine mengaku gaya busananya itu yang paling memudahkannya.

    “Karena aku belum bisa pakai hijab dengan model yang lain, kalau hijab syari lebih simpel. Aku suka baju hitam ternyata ada sunahnya juga dan pakai baju longgar,” tuturnya.

    Tolak Tawaran Film Buka Hijab

    Bintang Catatan Hati Seorang Istri ini juga bercerita soal ketakutan masa lalu sebagai orang tua tunggal yang khawatir akan keuangan.

    “Ternyata setelah aku meninggalkan dunia sebelumnya, ikhlas itu susah dan kita tidak tahu apa yang Allah persiapkan untuk kita. Insya Allah kalau kita punya iman dan yakin kepada Allah akan memberikan petunjuk,” jelasnya.

    Ia juga membagikan momen luar biasa saat umrah. Menurut Celine banyak doa yang langsung terkabul di Tanah Suci.

    “Banyak hal yang aku doakan langsung diijabah dan jawaban yang aku pertanyakan langsung Allah jawab. Ada beberapa doa yang tak bisa aku ceritain,” sambungnya.

    Semenjak pertama kali umrah, Celine merasakan hatinya yang bergetar karena menyesali perbuatannya yang kerap mengejar duniawi. Ia merasa lebih ikhlas menyerahkan urusan dunia kepada Allah SWT.

    Ketika memutuskan untuk berhijab, Celine yang besar di dunia hiburan menuturkan keluarga dan sekitarnya khawatir dengan keputusannya. Dalam usahanya untuk istiqomah berhijab, Celine pun sudah menolak tawaran pekerjaan yang meminta untuk tidak menggunakan hijab.

    “Saat aku pelan-pelan mencoba istiqomah dan ikuti. Sebenarnya belajarnya sudah lama dan prosesnya Allah beri kenyamanan. Sudah ada beberapa tawaran film yang aku tolak untuk tidak menggunakan hijab, jadi tidak aku ambil. Doain saja diberi kemudahan dan kenyamanan hingga aku seperti ini terus,” tegasnya.

    Celine yang mengawali karier dalam pemilihan model yang diadakan oleh majalah Kawanku pada 2006 itu menjelaskan menghindari keramaian dan lebih suka menghabiskan waktu bersama anak-anak di rumah.

    “Aku tidak tahu mengapa timbul rasa itu, kita tak tahu suka salah ucap, makanya aku menghindari padahal niat kita tidak seperti itu. Makanya aku lebih sering menyendiri saat ini,” lanjut Celine.

    “Mungkin ada pro dan kontra apa pun yang kita lakukan. Setiap orang berhak menilai, tapi kan Allah yang berhak dan Maha Melihat apa yang ada di dalam hati. Kalau baik akan wangi kalau buruk akan kelihatan juga,” terangnya.

    Menutup kisahnya, Celine menyampaikan harapan dan doanya kepada Allah.

    “Saya hanya ingin selalu diingatkan akan dosa. Kita tak pernah tahu kapan ajal datang. Insya Allah, jika kita tulus memohon ampun, Allah akan memaafkan. Karena manusia pasti pernah berbuat salah dan menyakiti. Saya hanya ingin selalu dilindungi dan istiqomah di jalan-Nya,” tuturnya.

    (gaf/kik)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Paula Verhoeven Bisnis Fashion, Perkenalkan Brand Hijab dan Modest Minimalis

    Jakarta

    Model dan selebriti Paula Verhoeven merambah bisnis di industri fashion dengan membuat clothing line yang diberi nama Amapola. Brand milik Paula menyuguhkan koleksi busana ready-to-wear dengan desain yang timeless dan elegan.

    Koleksi Amapola disebut Paula memiliki ciri khas detail versatile, chic dengan twist yang memberikan sentuhan unik pada setiap desain. Amapola menggunakan warna earth tone dengan gaya kasual yang melekat pada diri wanita yang tengah proses cerai dengan Baim Wong itu.


    Ibu dari Kiano Tiger Wong dan Kenzo Eldrago Wong ini mulai menggunakan hijab sesudah menunaikan umrah saat Ramadan Maret 2024. Sejak saat itu, penampilannya semakin mencuri atensi. Tak sedikit hijabers yang meniru gaya hijab Paula yang simpel.

    Menanggapi respon positif dari masyarakat tentang gayanya, Paula menciptakan Amapola. Dia ingin memenuhi beragam kebutuhan wanita, agar tampil stylish untuk dipakai sehari-hari.

    Paula Verhoeven memperkenalkan brand hijab dan modest fashion, Amapola di D'Gallerie (6/2/2025).Paula Verhoeven memperkenalkan brand hijab dan modest fashion, Amapola di D’Gallerie. Foto: Dok. Gresnia/Wolipop.

    “Aku bikin brand modest fashion karena sekarng aku berhijab dan kenapa modest? Karena orang yang tidak berhijab juga bisa pakai,” Ungkap Paula Verhoeven ketika ditemui Wolipop di D’Gallerie, Barito, Jakarta Selatan.

    Berdasarkan pengalamannya yang sulit menemukan ukuran baju yang sesuai, Paula Verhoeven juga menyediakan koleksi modest khusus wanita yang mempunyai tinggi badan sekitar 170 cm.

    “Slogan Amapola itu Simplicity with a Twist. Jadi aku setiap koleksi mempunyai twistnya masing-masing. Ada juga Pola Size karena pengalaman aku sudah mencari badan se-aku, aku membuat khusus untuk yang tinggi badan sekitar 170 cm,” jelasnya.

    Paula Verhoeven memperkenalkan brand hijab dan modest fashion, Amapola di D'Gallerie (6/2/2025).Paula Verhoeven memperkenalkan brand hijab dan modest fashion, Amapola di D’Gallerie (6/2/2025). Foto: Dok. Gresnia/Wolipop.

    Amapola mengeluarkan koleksi pertama bertajuk Earth Series. Dalam acara private viewing ini, Paula menyajikan beragam koleksi yang cocok dipakai untuk sehari-hari, mulai dari blouse dan kemeja. Ada juga koleksi Hari Raya yang menggunakan perpaduan bahan lace, organza dengan detail bordir bunga.

    Paula juga menyediakan koleksi hijab bahan paris dengan beragam pilihan warna. Mulai dari warna monokrom, pastel hingga earth tone, hijab dilengkapi dengan detail logo Amapola pada ujungnya.

    Ia juga mengungkapkan pemilihan nama lini brand busananya Amapola tersebut sudah ia persiapan sejak tiga tahun terakhir belakangan.

    “Pemilihan nama sebenarnya sudah aku temukan jauh hari bahkan sebelum menikah. Persiapannya sekitar tiga tahun yang lalu seperti mengurus PT dan HAKI-nya dan baru terealisasi tahun ini,” kata Paula.

    Paula Verhoeven memperkenalkan brand hijab dan modest fashion, Amapola di D'Gallerie (6/2/2025).Paula Verhoeven memperkenalkan brand hijab dan modest fashion, Amapola di D’Gallerie (6/2/2025). Foto: Dok. Gresnia/Wolipop.

    Paula juga menjelaskan arti nama Amapola sendiri merupakan bunga dan berasal dari bahasa Spanyol yang artinya red poppy.

    “Amapola itu melambangkan bunga yang salah satu elemen penting yang menambah keindahan di bumi, yang menggambarkan bahwa harapan baru untuk tetap hidup akan selalu ada, bahkan lebih baik dari yang sebelumnya, jika dirawat dengan baik. Dan artinya bisa artinya ‘Sama Paula’,” tuturnya.

    Paula yang pernah meraih juara pertama dalam ajang Elite Model Look pada 2003 itu menuturkan menyukai warna earth tone dan mengaplikasikan pada koleksinya.

    “Pemilihan materialnya aku kenyamanan adalah tujuan utama. Pemilihan hijabnya lembut dan mggak bikin budeg. Bajunya bahan linen, katun dan silk. Hijabnya juga ada dua series, Pola Series yang instan karena aku pemula dan nyaman dengan instan. Ada hijab dari bahan paris yang diberi nama Ama Series. Aku sudah tahu pemilihan bahannya untuk bebas bergerak dan tidak terlalu sulit. Aku juga sering custom,” jelasnya.

    Paula Verhoeven memperkenalkan brand hijab dan modest fashion, Amapola di D'Gallerie (6/2/2025).Paula Verhoeven memperkenalkan brand hijab dan modest fashion, Amapola di D’Gallerie. Foto: Dok. Gresnia/Wolipop.

    Berkembangnya dunia bisnis fashion dan hijab di Tanah Air, Paula mengaku akan terus konsisten menghasilkan karya yang unik dan berbeda. “Alhamdulillah aku mendapatkan banyak dukungan dan akan positif saja karena Indonesia pasarnya luas. Yang membedakan Amapola ini kan simpel dan twist,” terangnya.

    Sederet selebriti hadir memberikan dukungan acara peluncuran brand terbaru Paula, seperti Ashanty, Aurelie Hermansyah, Tya Ariestya, Diera Bachir, Inara Rusli, hingga Tities Sapoetra.

    “Alhamdulillah bersyukur dan sudah sejauh ini proses yang aku lewati dan bisa mempunyai brand yang cita-cita aku dulu. Semoga bisa diterima masyarakat luas dan juga brand hijab. Kepengennya mimpinya yang besar dan harapannya kepengen go internasional,” pungkas Paula.

    (gaf/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Viral Momen Wanita Bingung Pakai Hijab Pashmina Instan, Ditonton 18 Juta Kali

    Malang

    Hijab pashmina instan menjadi andalan hijabers karena gampang dibentuk dan tak usah menggunakan jarum pentul. Namun ada saja hijabers yang masih bingung saat menggunakan hijab pashmina instan.

    Seperti wanita ini yang viral usai memperlihatkan momen dirinya bingung saat menggunakan hijab pashmina instan. Berkali-kali mencoba, namun dia tidak terasa cocok karena bagian di telinga malah terlihat.

    Gimana si cara pakenya😫,” tulis akun TikTok @shlrns.


    Dalam video terlihat dia merekam dirinya sendiri yang bingung saat menggunakan hijab pashmina instan. Ia mencoba hijab pashmina instan yang terdapat lubang pada telinga, untuk mempermudah hijabers memakai kacamata.

    Akun TikTok @shlrns terlihat masih bingung saat membentuk hijab pashmina instan tersebut. Ia mencoba sambil tertawa ngakak karena melihat hijabnya.

    Viral Video Wanita Bingung Pakai Hijab Pashmina Instan Bikin NgakakViral Video Wanita Bingung Pakai Hijab Pashmina Instan Bikin Ngakak Foto: Dok. TikTok @shlrns.

    Postingan itu sudah ditonton lebih dari 18,7 juta kali dan mendapatkan banjir komentar dari warganet. Rata-rata warganet ikut ikut tertawa.

    Itu pashmina gibah ka, kalo lagi nge gibah dibuka bagian kupingnya biar makin jelas denger infonya,” ucap pengguna TikTok @🧀🧚🏻♀️.

    Ini sampe lebaran juga kayaknya masi sibuk benerin pashmina😭,” ujar akun @naa.

    Kkak😭 ngakak bgt. tapi maap aku ga bisa bantu, karna ga tau juga gimana cara pakenya 🤣🤣,” saut akun @kya.a.

    Aku juga punya jilbab kaya gitu kak aku juga bingung guna ny si bolongan nya apa😭😭 aku kira buat lobang telinga kan😭😭😭😭😭 terus sampe sekarang aku masih bingung 🗿🗿😭😭,” timpal akun @Korizen_Lyn🤍😻😋.

    Konfirmasi Wolipop

    Wolipop sudah mewawancarai Sharlen Sascarisa Islamey yang mengunggah video tersebut. Wanita yang akrab disapa Alin itu mengatakan mendapatkan hijab tersebut dari orang lain.

    “Di video itu, aku sedang mencoba kerudung pemberian dari orang, yang mana aku belum tahu cara pakainya. Padahal sudah cari tutorialnya dulu, tapi yang muncul, kerudung model yang lain. Aku kira juga kerudung itu sama dengan kerudung yang aku lihat di video TikTok, kalau bagian telinganya di keluarkan,” ungkap Alin kepada Wolipop.

    Wanita yang berusia 23 tahun itu menuturkan merasa aneh saat mencoba hijab pashmina instan tersebut. Ia kemudian iseng mengunggah video di TikTok.

    “Tapi waktu aku lakukan terasa aneh. Akhirnya aku post di video TikTok aku buat mencari tahu cara pakai yang benar. Ternyata respon dari warga TikTok sungguh luar biasa. Banyak komen yang membantu, menghibur, ada yang yang menganggap aku “membodohi diri sendiri, sengaja bikin video TikTok itu,” tuturnya ngakak.

    Ia menyebutkan ingin mencari tahu cara menggunakan hijab pashmina instan yang benar. “Padahal niat aslinya, ingin tahu cara pakai kerudung yang benar. Alhasil, dari komen yang membantu, aku juga terbantu dan bisa pakai kerudung pashmina instan pemberian dari orang baik di sekitarku,” pungkasnya.

    (gaf/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • 7 Baju Sarimbit Keluarga untuk Lebaran 2025, Harga Mulai dari Rp 200 Ribu

    Jakarta

    Baju sarimbit alias seragam menjadi pilihan untuk busana Lebaran. Busana sarimbit membuat penampilan lebih estetis saat difoto dan bisa menunjukkan kekompakan keluarga. Ingin memakai baju sarimbit keluarga untuk Lebaran 2025? Berikut rekomendasinya.

    Mendekati Lebaran, brand busana muslim lokal sudah mengeluarkan koleksi khusus Lebaran dengan beragam pilihan model dan motifnya. Wolipop telah merangkum brand yang sudah merilis koleksi khusus Lebaran.

    Ini tujuh brand lokal yang merilis baju sarimbit keluarga untuk Lebaran 2025:


    1. Heylocal (@heylocal.id)

    Koleksi sarimbit keluarga untuk Lebaran 2025Koleksi sarimbit keluarga untuk Lebaran 2025 Foto: Dok. brand heylocal.

    Heylocal meluncurkan baju sarimbit keluarga untuk Lebaran 2025. Baju sarimbit untuk wanita dewasa berupa tunik menggunakan bahan polyester printed silk dijual dengan harga Rp 379 Ribu. Tunik hadir dengan detail potongan asimetris, print geometri bunga yang cantik dan statement lipit di bagian depan sehingga memberi kesan mewah dan elegan.

    Sedangkan koleksi baju koko pria dewasa lengan pendek dibanderol dengan harga Rp 279 Ribu dan untuk lengan panjang Rp 299 Ribu. Dan baju koko untuk anak laki-laki harganya Rp 189 Ribu serta dress anak perempuan Rp 279 Ribu.

    2. Gamaleea (@gamaleea.id)

    Koleksi sarimbit keluarga untuk Lebaran 2025Koleksi sarimbit keluarga untuk Lebaran 2025 Foto: Dok. brand Gamaleea.

    Brand Gamaleea memproduksi kembali koleksi Lebaran 2024 yang laris manis diburu pelanggan. Kamu bisa memesan melalui situs resmi Gamaleea di www.gamaleea.com dan WhatsApp. Tersedia ukuran mulai usia 0 tahun – 12 tahun untuk anak-anak dengan harga Rp 199 Ribu dan untuk dewasa dari XS hingga 5XL dijual mulai dari 399 Ribu.

    Dress ibu dan anak, one set menggunakan material bahan silk printing mix dengan lace brukat. Sedangkan untuk baju koko laki-laki dan anak menggunakan material premium yaitu silk printing yang adem, ringan, dan tidak menerawang.

    3. Abinaya Butik (@abinaya.butik)

    Koleksi sarimbit keluarga untuk Lebaran 2025Koleksi sarimbit keluarga untuk Lebaran 2025 Foto: Dok. brand Abinaya Butik.

    Selanjutnya brand Abinaya Butik membuka pemesanan baju sarimbit Lebaran 2025 melalui sistem pre order melalui situs resmi Abinaya. Harga koleksi dress dewasa Rp 315 Ribu, dress anak perempuan Rp 225 Ribu, baju koko anak Rp 175 Ribu dan baju koko dewasa Rp 235 Ribu.

    4. Greisy Official (@greisyofficial)

    Koleksi sarimbit keluarga untuk Lebaran 2025Koleksi sarimbit keluarga untuk Lebaran 2025 Foto: Dok. brand Greisy Official.

    Sumba Series dari Greisy Official bisa menjadi pilihan baju sarimbit Lebaran 2025. Koleksi Lebaran dari Greisy Official bisa dipesan sejak 10 Maret 2025. Koleksi untuk wanita dewasa Rp 395 Ribu, dres anak perempuan Rp 305 Ribu dan pria dewasa Rp 335 Ribu.

    5. Ellaya Indonesia (@ellayaindonesia)

    Koleksi sarimbit keluarga untuk Lebaran 2025 dari Ellaya Indonesia.Koleksi sarimbit keluarga untuk Lebaran 2025 dari Ellaya Indonesia. Foto: Dok. Instagram @ellayaindonesia.

    Ada pilihan dress sarimbit cantik untuk Lebaran dari Ellaya Indonesia. Dress yang dibuat dengan detail renda yang rumit ini menawarkan siluet yang cocok untuk semua tipe tubuh. Dress warna hitam yang klasik ini dijual dengan harga Rp 1,3 Juta dan tersedia dalam ukuran S-M dan L-XL.

    6. Kienka (@kienka.official)

    Koleksi sarimbit keluarga untuk Lebaran 2025Koleksi sarimbit keluarga untuk Lebaran 2025 Foto: Dok. brand Kienka.

    Baju sarimbit bernuansa pastel pink dari Kienka ini juga bisa menjadi pilihan untuk Lebaran 2025. Koleksi Sanaraya sarimbit ini hadir dengan material yang nyaman buat silaturahmi keluarga seharian. Ada enam warna pilihan tunik cantik.

    Harga family set, dress wanita dewasa Rp 545 Ribu, baju koko pria dewasa Rp 325 Ribu, tunik dijual Rp 345 Ribu, baju koko anak Rp 245 Ribu, dan dress anak Rp 265 Ribu.

    7. Squada (@squada.daily)

    Koleksi sarimbit keluarga untuk Lebaran 2025Koleksi sarimbit keluarga untuk Lebaran 2025 Foto: Dok. brand Squada Daily.

    Squada menghadirkan sarimbit keluarga untuk Lebaran 2025. Dress untuk ibu menggunakan bahan silco silk premium HQ mix brukat print dengan details reseleting di bagian depan (busui friendly), ujung lengan manset dengan bukaan kancing (wudhu friendly) dan ada saku di bagian kanan dress. Harga dress untuk ibu Rp 719 Ribu, dress anak perempuan Rp 549 Ribu, kurta untuk pria dewasa Rp 399 Ribu, dan kurta anak laki-laki Rp 339 Ribu.

    Itulah baju sarimbit keluarga untuk Lebaran 2025 dari tujuh brand lokal. Selamat berbelanja.

    (gaf/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Umi Pipik Ungkap Amalan Wanita Haid Saat Ramadan, Tak Puasa Tetap Berpahala

    Jakarta

    Umi Pipik mengungkapkan wanita haid tetap mendapatkan pahala dari Allah SWT meski tak puasa saat Ramadan. Umi Pipik menjelaskan amalan Ramadan yang bisa yang bisa dilakukan bagi wanita yang sedang haid.

    Umi Pipik menuturkan wanita yang sedang haid di bulan Ramadan, bisa membaca Al-Qur’an melalui ponsel genggam. Niatkan dalam hati untuk membaca tulisan latin dan terjemahannya bukan tulisan Arab yang tertera di Al Quran.

    “Jangan salah wanita haid itu malah mendapatkan pahala dari Allah. Karena kamu kan merasa sakit di badan kamu, pusing dan masalah lainnya. Kamu yang lagi haid bisa membuka Al-Qur’an melalui HP. Kamu jangan baca tulisan Arabnya ya, kamu bisa baca yang terjemahannya saja. Hitungannya bukan mengaji ya tapi membaca Al-Qur’an,” kata Umi Pipik saat mengisi di acara Indonesia Hijabfest 2025, di Sabuga, Bandung.


    Selain itu, ibu dari Adiba dan Abizar ini mengucapkan wanita yang sedang haid bisa terus berdzikir selama bulan puasa. “Ketika lagi haid tidak menjadi halangan untuk berdzikir. Terus berdzikir memohon ampun kepada Allah,” jelasnya.

    Ia mengungkapkan wanita yang sedang haid juga bisa bersedekah selama bulan Ramadan. Kamu bisa memberikan makanan untuk orang yang sedang berpuasa.

    “Ada banyak amalan yang bisa kamu lakukan saat berpuasa. Jadi jangan berhenti bersedekah,” tambahnya.

    Wanita yang bernama lengkap Pipik Dian Irawati itu menegaskan ada banyak amalan yang bisa dilakukan wanita haid saat Ramadan. Sehingga wanita jangan memaksakan minum obat demi tidak haid karena ingin berpuasa penuh selama Ramadan.

    “Ingat ya, jangan sengaja minum obat agar haid kamu segera berhenti. Itu tidak boleh! Kamu ingin puasanya full dengan minum obat? Jangan ya! Kecuali sedang umrah itu baru boleh karena jaraknya jauh dan beribadah. Kalau sengaja untuk berpuasa itu tidak boleh,” tegasnya.

    (gaf/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Jenahara, Desainer Putri Keenan Nasution yang Buka Suara Dukung Sang Ayah

    Jakarta

    Jenahara Nasution, anak Keenan Nasution, ikut menanggapi kisruh yang terjadi seputar lagu ‘Nuansa Bening’ yang melibatkan ayahnya dengan penyanyi Vidi Aldiano. Desainer hijab ternama ini menyatakan dukungan terhadap sang ayah untuk memperjuangkan hak cipta atas lagu karangannya.

    “Jadi Nuansa Bening itu adalah karya besar, mahakarya,” kata Jenahara di kawasan Cilandark, Jakarta Selatan, Selasa (3/6/2025).

    Dia menegaskan bahwa Gugatan yang dilayangkan sang ayah dan rekannya, Rudi Pekerti kepada pihak Vidi punya tujuan untuk menyadarkan penyanyi agar menghormati karya cipta orang lain.


    Mudah-mudahan dari klarifikasi hari ini jadi pencerahan juga buat orang di luar sana bisa membedakan,” tegasnya.

    Di luar kasus tersebut, Jenahara dikenal sebagai desainer dan pelaku kreatif yang tak asing di dunia fashion muslim Indonesia. Lahir pada 27 Agustus 1985 dari pasangan musisi Keenan Nasution dan artis-desainer muslimah legendaris Ida Royani, ia tumbuh di lingkungan yang sarat akan seni.

    Jenahara Menyukai Dunia Fashion Sejak Kecil

    Jenahara dan Keenan NasutionJenahara dan Keenan Nasution. Foto: dok. Instagram Story Jenahara

    Ketertarikannya pada dunia fashion tumbuh sejak kecil, yang membawanya menempuh pendidikan di Susan Budihardjo Fashion Design School pada 2013. Sebelum ke pendidikan formal, wanita 40 tahun ini telah memulai karier sebagai desainer dengan mendirikan brand JENAHARA pada 2011.

    Jenahara bisa dibilang merupakan salah satu pionir modest fashion dengan garis rancang khas: simple, edgy, dan monokromatik. Karya-karyanya menampilkan gaya minimalis yang lugas, bersih, dan berkarakter dengan siluet tegas.

    Tak lama setelah rilis, label JENAHARA langsung mendapat tempat di hati para hijabers urban. Gaya rancangannya tidak hanya memadukan nilai modesty dan trendi, tetapi juga memberi ruang untuk ekspresi diri. Ia merancang busana bagi wanita berhijab yang aktif, percaya diri, dan ingin tampil beda.

    Salah Satu Pendiri Hijabers Community

    JENAHARA NASUTIONJENAHARA NASUTION. Foto: instagram @jenaharanasution

    Tahun 2011 juga menandai lahirnya gerakan Hijabers Community, yang menjadi titik balik besar dalam sejarah gaya berhijab di Indonesia. Dalam komunitas inilah Jenahara aktif sebagai salah satu pendiri sekaligus Presiden pertamanya, bersama sejumlah influencer dan desainer hijab lainnya.

    Dari sekadar komunitas sosial, Hijabers Community menjelma menjadi kekuatan budaya yang menginspirasi ribuan wanita muda untuk tampil dengan gaya berhijab yang kreatif dan ekspresif.

    Proyek Kolaborasi dan Kiprah Internasional

    gaya hijab ke kantor jenaharaJenahara Nasution. Foto: Instagram/JenaharaNasution

    Anak kelima dari tujuh bersaudara ini kerap berkolaborasi dengan berbagai brand untuk menghadirkan koleksi yang segar dan relevan. Salah satunya adalah koleksi ‘Velvet Flora’ bersama Ensemble The Label, yang menampilkan permainan tekstur dan siluet yang dreamy namun tetap tegas.

    Jenahara juga pernah menggandeng brand Suqma, dalam koleksi bertema Djellaba yang terinspirasi dari busana tradisional Maroko. Rancangannya yang longgar dan fungsional dibuat tetap ringan dan tropis, mencerminkan fleksibilitas serta inklusivitas busana modest.

    Koleksi JENAHARA rutin tampil di panggung Jakarta Fashion Week, di samping show tahunannya. Dia bahkan sempat ikut serta di beberapa showcase internasional. Karya-karyanya pernah ditampilkan di Seoul Fashion KODE F/W 2019, juga tembus ke Hongkong Fashion Week.

    (hst/hst)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Mengenal Hijabers 16 Tahun Asal Yogyakarta yang Tembus Piala Dunia Catur 2025

    Jakarta

    Sosok hijabers muda asal Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ini sukses mencuri perhatian publik berkat prestasi luar biasa di dunia catur. Dialah Shafira Devi Herfesa, pecatur berbakat yang berhasil menembus ajang bergengsi Piala Dunia Catur 2025 yang akan digelar di Batumi, Georgia, pada Juli mendatang.

    Shafira akan tampil di panggung dunia pada 5-29 Juli 2025, mewakili Indonesia dan DIY dalam kompetisi penuh gengsi itu. Ia menjadi pecatur pertama dari DIY yang berhasil melaju ke ajang Piala Dunia dan kini menargetkan pencapaian berikutnya yakni gelar Women Grandmaster (WGM).

    Menjelang keberangkatannya, Shafira sempat berkunjung ke Kantor Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X. Didampingi pengurus Percasi DIY dan perwakilan KONI, Shafira menerima pesan khusus dari Wakil Gubernur agar menjaga kesehatan dan tetap tampil lepas saat bertanding.


    Shafira Devi Herfesa asal Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berhasil menembus ajang bergengsi Piala Dunia Catur 2025 yang akan digelar di Batumi, Georgia, pada Juli mendatang.Shafira Devi Herfesa asal Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berhasil menembus ajang bergengsi Piala Dunia Catur 2025 yang akan digelar di Batumi, Georgia, pada Juli mendatang. Foto: Dok. Instagram @shafiradeviherfesa.

    “Pesan Pak Wagub jaga kesehatan,” ujar pecatur 16 tahun itu saat ditemui di Kantor Gubernur Kepatihan, Kota Jogja, Selasa (10/6/2025) dikutip dari detikJogja.

    Meski usianya masih belia, Shafira menunjukkan kedewasaan dalam persiapan. Ia menjalani latihan intensif selama sebulan terakhir di Pelatnas Jakarta sebagai bagian dari upayanya tampil maksimal di Piala Dunia.

    “Saya berlatih keras dan mohon doa serta dukungan dari semua pihak agar bisa tampil maksimal,” ujarnya dengan penuh semangat.

    Pintu menuju Piala Dunia terbuka lebar setelah Shafira menorehkan kejutan besar di Asian Zone 3.3 Chess Championship 2025 di Ulaanbaatar, Mongolia. Meski hanya berstatus unggulan ke-20 dari puluhan peserta, ia tampil luar biasa, bahkan berhasil mengalahkan pecatur-pecatur unggulan, termasuk Grand Master asal Filipina yang menempati peringkat tiga besar.

    Pecatur DIY Shafira Devi Herfesa di kantor Gubernur Kepatihan, Kota Jogja, Selasa (10/6/2025).Pecatur DIY Shafira Devi Herfesa di kantor Gubernur Kepatihan, Kota Jogja, Selasa (10/6/2025). Foto: Serly Putri Jumbadi/detikJogja.

    Tak ada yang menyangka pecatur asal Kabupaten Sleman ini bakal keluar sebagai juara. Namun, dengan strategi yang matang dan ketenangan luar biasa, Shafira justru membalikkan prediksi banyak pihak. Kemenangan ini tak hanya mengantar dirinya ke Piala Dunia, tapi juga memberinya gelar Master Internasional, sebuah pencapaian bersejarah untuk pecatur asal DIY itu.

    “Belum ada pecatur DIY yang pernah lolos Piala Dunia sebelumnya. Shafira ini yang pertama. Gelar Master Internasional yang disandang Shafira juga yang pertama untuk DIY,” ungkap Jumariyanto, Sekretaris Umum Pengda Percasi DIY.

    “Nah pada kejuaraan catur ini Shafira itu cuma unggulan ke-20, tapi dalam perjalanannya dia berhasil mengalahkan lawan-lawannya termasuk Grand Master asal Filipina yang unggulan ketiga,” jelas Jumariyanto.

    Tiket ke Piala Dunia benar-benar diraih melalui perjuangan dramatis. Di babak terakhir, Shafira menghadapi lawan tangguh, yakni pemuncak klasemen asal Mongolia, Women Grand Master Turmunkh Munkhzul (rating 2301). Dalam pertandingan penuh tekanan, ia berhasil menang dan mengunci tiket ke Batumi.

    Pecatur asal Sleman, Shafira Herfesa Devi.Pecatur asal Sleman, Shafira Herfesa Devi. Foto: Dok Pribadi Shafira.

    Lebih dari sekadar torehan prestasi, Shafira menjadi inspirasi nyata bagi hijabers muda dan generasi muda Indonesia. Ia membuktikan bahwa hijab bukanlah batasan untuk berkarya dan berprestasi, bahkan di dunia catur yang dikenal penuh tekanan dan persaingan ketat.

    Kini, Shafira bersiap mengejar target berikutnya untuk mendapatkan gelar Women Grandmaster, pencapaian bergengsi di dunia catur wanita.
    Dengan segudang prestasi dan sikap rendah hati yang ditunjukkannya, Shafira Devi Herfesa telah membuktikan bahwa hijabers muda pun bisa mencetak sejarah dan menjadi inspirasi, tak hanya lewat penampilan, tapi juga melalui dedikasi, kerja keras, dan karakter kuat.

    (gaf/kik)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Ivan Gunawan Rilis Hijab untuk Dukung Palestina, Keuntungan Didonasikan

    Depok

    Desainer Ivan Gunawan meluncurkan koleksi hijab bertajuk Love, Hope, For Humanity melalui lini brand hijabnya, Mandjha Hijab. Koleksi ini ia buat untuk menunjukkan solidaritas dan dukungan untuk kemanusiaan di Palestina.

    Melihat besarnya minat publik dan panggilan moral yang makin kuat, Ivan menampilkan koleksi busana dipadukan dengan visual art dan instalasi untuk memperdalam pesan dan memperluas jangkauan. Ivan Gunawan berharap koleksi hijab terbarunya dapat menjadi simbol harapan dan dukungan bagi masyarakat Palestina yang sedang menghadapi berbagai tantangan.

    “Saya membuat kurang lebih 18 motif kerudung yang mana hasil dari penjualan kerudung tersebut keuntungannya akan disumbangkan untuk sahabat-sahabat muslim di Palestina,” kata Ivan Gunawan di Margo City, Depok, Jawa Barat, Sabtu (21/6/2035).


    Ivan Gunawan mengerluarkan seri hijab dengan tema Palestina dan keuntungan hasil penjualan akan disumbangkan untuk Palestina.Ivan Gunawan mengerluarkan seri hijab dengan tema Palestina dan keuntungan hasil penjualan akan disumbangkan untuk Palestina. Foto: Dok.Gresnia/Wolipop.

    Pada 2024, Ivan sudah membuat hijab seri Palestina dan dijual secara online. Dari penjualan hijab tersebut, keuntungan yang didonasikan untuk Palestina mencapai Rp 2 miliar.

    Pada 2025 ini, tak hanya koleksi hijab, Ivan mengeluarkan koleksi busana tema Palestina yang terdiri dari tunik, kemeja dan dress. Ada juga aksesori berupa tote bag dengan logo buah semangka yang merupakan simbol perlawanan dan solidaritas untuk Palestina.

    “Di awal tahun saya tergerak membuat hijab Palestina. Gerakan saya kalau hanya online pasti akan mendapatkan seperti tahun kemarin, saya ingin lebih dan ingin membuat acara untuk menggalang dukungan. Gerakan ini tidak saya ambil dari satu gerakan agama tertentu tapi ini gerakan kemanusiaan, ini bukan urusan agama dimana solidaritas sebagai manusia tergugah,” ungkap Ivan.

    Ivan Gunawan mengerluarkan seri hijab dengan tema Palestina dan keuntungan hasil penjualan akan disumbangkan untuk Palestina.Ivan Gunawan mengerluarkan seri hijab dengan tema Palestina dan keuntungan hasil penjualan akan disumbangkan untuk Palestina. Foto: Gresnia/Wolipop.

    Dalam rangka perilisan koleksi busana terbarunya, Ivan Gunawan membuat instalasi bernuansa Palestina untuk menggambarkan kondisi yang ada di Gaza. Kehancuran bangunan dan replika puing bangunan yang bertaburan. Instalasi tersebut dibuka untuk umum mulai 21 hingga 29 Juni 2025 di Ground Floor, Margocity Depok, Jawa Barat, pukul 10.00 hingga 22.00 WIB.

    “Alhamdulillah kita sudah laku hampir 5.000 hijab dalam satu minggu. Pelanggan aku Wanita Mandjha (sebutan pelanggan setia) itu punya jiwa sosial yang tinggi. Karena saya ingin pemerintah melihat apa yang saya lakukan,” ucap Ivan.

    Harga hijab koleksi Palestina karya Ivan dijual Rp 279 ribu. Pria yang akrab disapa Igun ini juga menjelaskan inspirasi desain hijab bertajuk Love, Hope, For Humanity.

    “Desainnya cukup luas dari peta Palestina, bangunan Palestina dan motif pohon olive yang hanya tumbuh di Middle East termasuk Palestina. Saya hadirkan tiga pohon olive yang umurnya sudah lama di pameran ini. Pohon itu merupakan simbol harapan, mengusir kejahatan dan tidak suka air. Tumbuh dari batu dan matahari,” kata Ivan.

    Ivan Gunawan mengerluarkan seri hijab dengan tema Palestina dan keuntungan hasil penjualan akan disumbangkan untuk Palestina.Ivan Gunawan menghadirkan instalasi tema Palestina dan merilis koleksi busana dan hijab yang keuntungan hasil penjualan akan disumbangkan untuk Palestina. Foto: Gresnia/Wolipop.

    “Saya berharap apa yang sudah saya rencanakan ini bisa memberikan dampak positif. Saya ingin pengunjung membayangkan kehancuran yang ada di Gaza. Sehingga kita ada di sini hati kita ada di sana,” sambung Igun.

    Perayaan peluncuran koleksi hijab ini dihadiri oleh berbagai tokoh dan penggemar setia Ivan Gunawan. Antara lain Raffi Ahmad, Zuhair SM Alshun dari Kedutaan Besar Palestina, Kementrian Ekraf, Hamzah Tamimy dari Hands Foundation dan Achmad Sudrajat dari Pimpinan Baznas. Turut hadir juga Ruben Onsu, Eko Patrio hingga Ustaz Dery.

    Ivan Gunawan mengerluarkan seri hijab dengan tema Palestina dan keuntungan hasil penjualan akan disumbangkan untuk Palestina.Ivan Gunawan mengerluarkan seri hijab dengan tema Palestina dan keuntungan hasil penjualan akan disumbangkan untuk Palestina. Foto: Gresnia/Wolipop.

    Dessy Ruhati sebagai Sekretaris Kemenparekraf/Sekretaris Utama Baparekraf mengatakan pemerintah ikut mendukung aksi yang dilakukan oleh Ivan Gunawan.

    “Apa yang dilakukan oleh Ivan akan meluncurkan karya produk terbarunya dari Mandjha. Kami melihat fashion tak hanya bicara soal estetika tapi media perjuangan. Kita bisa mendorong dan dukung cinta kemanusiaan melalui fashion. Kami mengapresiasi Ivan yang bermanfaat donasi kepada saudara di Palestina. Kita mau membeli harus diniatkan untuk donasi juga,” jelas Dessy.

    Hamzah Tamimy menyampaikan tahun lalu melalui donasi Mandjha Hijab, sudah membeli 14 kontainer yang berisi makanan, sembako, tenda, dan tepung untuk warga Palestina. Ada juga ambulance yang sudah ada di Mesir.

    “Di perbatasan belum bisa masuk, ada 1 mobile clinic dan 2 ambulance yang saat ini masih ada di Mesir. Ketika perbatasan sudah dibuka bisa masuk seluruh bantuan,” ucapnya.

    Ivan Gunawan mengerluarkan seri hijab dengan tema Palestina dan keuntungan hasil penjualan akan disumbangkan untuk Palestina.Ivan Gunawan mengerluarkan seri hijab dengan tema Palestina dan keuntungan hasil penjualan akan disumbangkan untuk Palestina. Foto: Gresnia/Wolipop.

    Raffi Ahmad yang kini menjabat sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, juga menyerukan dukungan terhadap aksi kemanusiaan tersebut.

    “Instalasi ini dikerjakan dengan hati. Bicara Palestina, ini soal kemanusiaan. Mudah-mudahan doa untuk masyarakat Palestina dilindungi. Saya mengucapkan selamat kepada Mandjha hijab yang sudah mendonasikan koleksi ini untuk warga Gaza,” jelasnya.

    Ivan Gunawan mengerluarkan seri hijab dengan tema Palestina dan keuntungan hasil penjualan akan disumbangkan untuk Palestina.Ivan Gunawan mengerluarkan seri hijab dengan tema Palestina dan keuntungan hasil penjualan akan disumbangkan untuk Palestina. Foto: Gresnia/Wolipop.

    Ivan juga menggelar trunk show koleksi Love, Hope, For Humanity. Ivan Gunawan menegaskan bahwa fashion dapat menjadi sarana untuk menyampaikan pesan positif dan mendukung gerakan kemanusiaan.

    (gaf/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Klamby Gandeng Putri Ariani untuk Menginspirasi Wanita di Ruang Berdaya

    Jakarta

    Brand hijab lokal Klamby menggelar kampanye bertajuk ‘Berdaya Diri.’ Klamby menyediakan sebuah ruang untuk bisa menginspirasi, berkarya, dan berbagi cerita melalui Ruang Berdaya di Atrium Bintaro Jaya Xchange 2 pada 16-20 juli 2025.

    Tempat ini menjadi wadah inspirasi dan kreativitas, di mana pengunjung dapat merasakan pengalaman berbeda melalui berbagai kegiatan menarik yang disiapkan Klamby. Lebih dari sekadar pameran, Ruang Berdaya mengajak semua orang untuk berkarya dan berbagi cerita dalam suasana yang penuh kehangatan.

    Klamby menghadirkan rangkaian acara seru seperti fashion show terbaru, talkshow bersama psikolog, instalasi interaktif Ruang Langkah, live showcase, serta Klamby Warehouse Sale dengan berbagai produk pilihan. Semua ini dirancang untuk menginspirasi dan mempererat hubungan antara brand dengan komunitas hijabers yang terus berkembang.


    Klamby mendukung pemberdayaan wanita Indonesia melalui kampanye bertajuk Klamby mendukung pemberdayaan wanita Indonesia melalui kampanye bertajuk “Berdaya Diri”. Foto: Dok. Gresnia/Wolipop.

    Pada saat talkshow, Klamby menghadirkan sosok-sosok wanita berhijab yang menginspirasi dengan berbagau latar belakang dan mempunyai prestasi yang membanggakan. Antara lain, Alexandra Asmasoebrata sebagai pembalap wanita, Putri Ariani sebagai musisi muda berbakat, dan Lindswell Kwok sebagai mantan atlet Wushu Nasional.

    Selain itu, ada Jeane Phialsa, drummer profesional berhijab, Angkie Yudistira sebagai aktivis disabilitas dan mantan staf khusus Presiden RI, Tiara Alincia dikenal sebagai masinis MRT Jakarta, dan juga Ira Mirawati sebagai tenaga pengajar profesional.

    “Pertama kali ada kesempatan bersama Klamby, di benak aku ini lah kesempatan. Bagi aku, ini adalah kesempatan untuk aku mulai kembali. Aku sudah pensiun dan tidak balik lagi dan fokus mengurus tiga anak. Otomatis sinar aku sudah meredup, aku merasa tidak percaya diri. Aku sudah sibuk dengan anak-anak aku. Aku flash back dan aku harus bangkit kembali,” ungkap Lindwell dalam acara Ruang Berdaya (18/7/2025).

    Klamby mendukung pemberdayaan wanita Indonesia melalui kampanye bertajuk Klamby mendukung pemberdayaan wanita Indonesia melalui kampanye bertajuk “Berdaya Diri”. Foto: Dok. Gresnia/Wolipop.

    Brand yang didirikan oleh Ridho Jufri dan Nadine Gaus ini ingin menunjukkan bahwa wanita bisa berdaya dalam berbagai profesi dan peran. Kegiatan Ruang Berdaya ini juga menyajikan sharing session bersama para ahli (psikolog dan dokter anak), serta workshop menarik yang dirancang khusus untuk Klamby Family, komunitas pelanggan setia Klamby.

    Dalam rangkaian acara ini, Klamby sekaligus meluncurkan koleksi monogram logo Klamby yang terdiri dari dress, kemeja dan hijab. Klamby juga meluncurkan sebuah karya musik berjudul “Berdaya Diri”, hasil kolaborasi bersama Putri Ariani.

    “Putri yang membuat lirik dari Berdaya Diri. Putri itu suka merenungi apa makna itu hidup. Hasilnya refleksi hal-hal yang Putri lalui aku wujudkan dalam sebuah lagu dalam memaknai kehidupan. Kadang-kadang kita terlalu jauh berpikirnya sebenarnya makna hidup itu diri kita sendiri. Kuncinya kita harus percaya diri sendiri jika kita bisa berdaya,” kata Putri.

    Putri Ariani ingin memberikan pesan apa pun peran yang kamu jalani, mulai dari bekerja, membangun bisnis, merawat keluarga dan lainnya setiap wanita kuat dan berdaya.

    “Rayakan dirimu. Hargai setiap proses yang kamu jalani karena sekecil apa pun langkahmu, itu berarti dan berdampak. Untuk kita percaya, karena kita bermakna,” ujar Putri.

    (gaf/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Hijabers Ini Raup Omzet Ratusan Juta dari Bisnis Daster, Awalnya Jual Pulsa

    Jakarta

    Devi Septrianingsih, seorang hijabers inspiratif, membuktikan bahwa ketekunan dan keberanian untuk mencoba bisa membawa kesuksesan. Berawal dari berbagai usaha kecil-kecilan seperti menjual cupcake dan pulsa, kini ia berhasil membangun bisnis busana rumahan-daster dan piyama print-yang laris manis di pasaran.

    Wanita kelahiran 28 september 1991 ini mengaku memulai semuanya dari nol, tanpa gengsi mencoba berbagai jenis usaha. Latar belakang keluarga yang sederhana membuatnya terbiasa berjuang sendiri sejak muda. Ia percaya bahwa asal dijalani dengan niat dan usaha sungguh-sungguh, setiap peluang bisa mendatangkan hasil. Kini, produk-produknya tidak hanya dikenal karena motif yang menarik, tapi juga karena kualitas yang terus ia jaga.

    “Pertama banget jualan itu cupcake, pulsa, jualan apa saja yang bisa dijual. Karena aku berasal dari orang yang berada, jadi kita lakukan sebisa mungkin jualan yang bisa menghasilkan uang,” ungkap Devi Septrianingsih saat ditemui Wolipop di acara Srawungayu Koncoturu di Rise n Roll Cake, Jakarta Timur, Minggu (10/8/2025).


    .

    Foto Devi Septrianingsih pemilik brand Deav Hijab dan Koncoturu.Foto Devi Septrianingsih pemilik brand Deav Hijab dan Koncoturu. Foto: Dok. pribadi Devi Septrianingsih.

    Kemudian, Devi beralih menjual tanktop dan baju lengan pendek. Saat mulai hijrah dan berhijab, Devi Septrianingsih menjual hijab.

    “Awalnya dari pre order (produk) dari Tanah Abang. Jualan hijab itu oke ya sudah punya market. Jualan awal aku di Twitter, pertama di Blackberry dan langsung ke Instagram. Aku terus bangun Deav Hijab, awalnya juga bukan Deav namanya lalu re-branding,” tuturnya.

    Setelah Deav Hijab mulai berjalan, ia berpikir untuk membuat koleksi baju tidur dengan target market yang berbeda dengan Deav Hijab. Ia lalu membuat brand baru dengan nama Koncoturu.

    Foto koleksi Koncoturu saat acara Srawungayu Koncoturu berlangsung di Rise & Roll Cake, Jakarta Timur (10/8/2025).Foto Devi Septrianingsih. Foto: Dok. pribadi Devi Septrianingsih.

    “Masya Allah ternyata banyak banget yang butuh piyama dan daster sekitar tahun 2021 pas pandemi. Dulu sistemnya pre order, kalau sekarang sudah ready stock terus. Alhamdulillah malah semakin meningkat,” jelasnya haru.

    Modal awal, Devi mengaku mendapatkan subsidi dari brand sebelumnya Deav Hijab. Pada awal merintis brand Koncoturu, Devi membuka pemesanan setiap awal bulan.

    “Biasanya stok 100 piece untuk awal dan habis semua dalam waktu beberapa menit. Range harga bukan yang murah-murah gitu Rp 75 Ribu awalnya piyama Rp 150 Ribu dan busui friendly. Ada bukaan di samping dada kanan dan kiri. Kita marketnya itu untuk wanita yang sudah menikah dan ibu menyusui,” kisah Devi.

    Devi Septrianingsih yang membangun brand daster wanira yang berkualitas. Suasana produksi brand Koncoturu.Devi Septrianingsih yang membangun brand daster wanira yang berkualitas. Suasana produksi brand Koncoturu. Foto: Dok. pribadi Devi Septrianingsih.

    “Pertama banget aku mencoba dua size, sampai akhirnya sudah roll-rollan. Daster aja dulu awal tiga pieces per motif. Aku beli meteran yang penting motifnya aku suka dan tambahin lace. Kita jual dengan model yang ada dan tidak pakai model, flatlay biasa aja, tanpa perlu dipakai model,” lanjutnya lagi.

    Menciptakan baju daster, Devi tidak mengeluarkan koleksi setiap saat. Ia hanya membuat produk yang seriesnya laris manis di pasaran.

    “Kita hanya punya 6-7 produk sampai saat ini. Dari awal terbentuk. Alhamdulillah best seller banget, karena kita fokus untuk busui,” saut Devi.

    Bahan yang ia gunakan dari berbagai pusat kain lokal yang berada di Pasar Cipadu, Tanah Abang dan Bandung. “Aku tidak mencari motif dan pilih-pilih motif juga. Di Koncoturu motifnya tidak ada yang norak. Sudah terfilter motifnya,” jelasnya.

    Foto Devi Septrianingsih pemilik brand Deav Hijab dan Koncoturu.Foto Devi Septrianingsih pemilik brand Deav Hijab dan Koncoturu. Foto: Dok. pribadi Devi Septrianingsih.

    Berawal dari dua orang saat membentuk Koncoturu, kini Devi memiliki enam orang karyawan yang bekerja di kantor dan sembilan penjahit. Ada juga freelance lainnya. Koleksi daster Koncoturu dijual dengan harga mulai dari Rp 95 Ribu dan piyama Rp 195 Ribu.

    “Terakhir omzetnya Rp 250 Juta per bulan. Kalau Deav beda seasonnya, dia naik di Ramadan dan Lebaran. Alhamdulillah ada Koncoturu jadi bisa subsidi,” ucap Devi.

    Di pasaran beredar koleksi daster wanita dengan harga yang murah meria, Devi mengaku tak takut dengan persaingan harga. Dia meyakini memiliki produk daster yang berkualitas.

    “Kalau kita selalu selipin lace, ada piyama baru juga lacenya. Kita itu identik dengan baju busui, ada resleting yang berkualitas,” tutur Devi.

    Intimate Event untuk Pelanggan Setia

    Foto Devi Septrianingsih pemilik brand Deav Hijab dan Koncoturu.Foto suasana acara intimate event bertajuk Srawungayu Koncoturu. Foto: Dok. pribadi Devi Septrianingsih.

    Alumnus Universitas Gunadarma, Fakultas Teknik Industri, Jurusan Teknik Informatika ini mengucapkan rasa terima kasih dengan cara membuat intimate event Koncoturu yang bertajuk Srawungayu Koncoturu pada Minggu (10/8/2025). Ia mengundang pelanggan setia Koncoturu, Influencer, sesama pemilik usaha hijab dan modest.

    “Acara perdana Koncoturu bahkan Deav Hijab belum pernah bikin acara. Aku mau bikin daster dan bisa keren juga lho. Aku ingin membuktikan itu dan memperkenalkan brand Koncoturu,” jelas Devi.

    Acara tersebut memperkenalkan beragam koleksi Koncoturu yang laris manis di pasaran. Seluruh tamu undangan yang hadir menggunakan koleksi Koncoturu.

    Foto koleksi Koncoturu saat acara Srawungayu Koncoturu berlangsung di Rise & Roll Cake, Jakarta Timur (10/8/2025).Foto koleksi Koncoturu saat acara Srawungayu Koncoturu berlangsung di Rise & Roll Cake, Jakarta Timur (10/8/2025). Foto: Dok. pribadi Devi Septrianingsih.

    Ada juga kegiatan pottery clas bersama Titik Semesta yang membuat suasana semakin hangat. Devi menuturkan acara seperti ini akan ia adakan kembali secara berkala tiga bulan hingga enam bulan ke depan.

    “Harapannya yang datang bisa lebih kenal dengan Koncoturu. Aku ingin brand ini tidak dipandang daster kok mahal banget? Semua tidak hanya harga, daster ini kan kualitasnya bagus dan ingin mendongkrak stigma jika daster itu murah lewat kualitas,” pungkasnya.

    Foto koleksi Koncoturu saat acara Srawungayu Koncoturu berlangsung di Rise & Roll Cake, Jakarta Timur (10/8/2025).Foto koleksi Koncoturu saat acara Srawungayu Koncoturu berlangsung di Rise & Roll Cake, Jakarta Timur (10/8/2025). Foto: Dok. pribadi Devi Septrianingsih.

    (gaf/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com