Tag: wanita

  • Gaya Hijab Syahnaz Sadiqah di HUT RI ke-80, Elegan Saat Jadi Ibu Bupati

    HUT RI KE-80

    Gresnia Arela Febriani – wolipop

    Senin, 18 Agu 2025 09:00 WIB





    Anda menyukai artikel ini

    Gaya hijab Syahnaz Sadiqah.
    Foto: Dok. Instagram @syahnazs.

    Bandung Barat
    Syahnaz Sadiqah tampil memesona saat mendampingi sang suami, Ritchie Ismail, yang menjabat sebagai Bupati Bandung Barat periode 2025-2030, dalam upacara bendera memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Barat pada Sabtu, 17 Agustus 2025.

    Dalam momen istimewa tersebut, Syahnaz yang juga menjabat sebagai penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Bandung Barat tampil anggun dengan balutan busana bernuansa merah marun. Ia memadukan kebaya velvet bordir floral dengan kain batik bermotif khas nusantara serta hijab senada, menciptakan penampilan yang elegan namun tetap sopan.

    Pesona adik Raffi Ahmad ini langsung mencuri atensi warganet. Seperti apa penampilannya?

    Padu padan hijab dan kebaya ala Syahnaz Sadiqah

    Halaman 2 dari 8

    ” dtr-evt=”detail multiple page” dtr-sec=”button selanjutnya” dtr-act=”button selanjutnya” dtr-idx=”2″ dtr-id=”8066257″ dtr-ttl=”Gaya Hijab Syahnaz Sadiqah di HUT RI ke-80, Elegan Saat Jadi Ibu Bupati”>

    Padu padan hijab dan kebaya ala Syahnaz Sadiqah

    Gaya hijab Syahnaz Sadiqah.

    Foto: Dok. Instagram @syahnazs.

    Syahnaz memilih hijab bergaya minimalis yang menyatu dengan busana kebaya modernnya. Penataan yang tidak terlalu ketat memberi kesan lembut namun tetap rapi, menunjang tampilan sebagai istri kepala daerah dengan sentuhan budaya lokal.

    Gaya hijab sederhana ala Syahnaz

    Halaman 3 dari 8

    ” dtr-evt=”detail multiple page” dtr-sec=”button selanjutnya” dtr-act=”button selanjutnya” dtr-idx=”3″ dtr-id=”8066257″ dtr-ttl=”Gaya Hijab Syahnaz Sadiqah di HUT RI ke-80, Elegan Saat Jadi Ibu Bupati”>

    Gaya hijab sederhana ala Syahnaz

    Gaya hijab Syahnaz Sadiqah.

    Foto: Dok. Instagram @syahnazs.

    Wanita kelahiran 30 Oktober 1993 ini tetap mempertahankan gaya hijab sederhana berbahan satin yang halus dan jatuh. Padupadan warna antara hijab, kebaya velvet dengan detail kancing memanjang, serta bawahan batik membuat penampilan Syahnaz tampak anggun namun tetap membumi dalam acara seremonial. Syahnaz terlihat sedang memberikan penghargaan.

    Kebaya klasik dan kain nuansa etnik

    Halaman 4 dari 8

    ” dtr-evt=”detail multiple page” dtr-sec=”button selanjutnya” dtr-act=”button selanjutnya” dtr-idx=”4″ dtr-id=”8066257″ dtr-ttl=”Gaya Hijab Syahnaz Sadiqah di HUT RI ke-80, Elegan Saat Jadi Ibu Bupati”>

    Kebaya klasik dan kain nuansa etnik

    Gaya hijab Syahnaz Sadiqah.

    Foto: Dok. Instagram @syahnazs.

    Gaya hijab clean look Syahnaz ditata oleh hijab stylist @noviiiylnt, dengan kebaya klasik berbahan velvet berwarna marun dengan bordiran bunga warna putih, merah, dan biru. Syal berwarna ungu gelap disampirkan di salah satu bahu, mempertegas aksen formal sekaligus feminin. Bawahan kain batik putih bermotif burung dan bunga memberi nuansa etnik yang kuat namun tetap modern.

    Penampilan Syahnaz yang elegan

    ” dtr-evt=”detail multiple page” dtr-sec=”button selanjutnya” dtr-act=”button selanjutnya” dtr-idx=”5″ dtr-id=”8066257″ dtr-ttl=”Gaya Hijab Syahnaz Sadiqah di HUT RI ke-80, Elegan Saat Jadi Ibu Bupati”>

    Syahnaz Sadiqah memberi hormat saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan. Ia berdiri di barisan utama tribun kehormatan, menunjukkan wibawa sebagai penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Bandung Barat.



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Profil Mahasiswi Kedokteran UI, Finalis Berhijab di Miss Universe Indonesia

    Jakarta

    Di tengah panggung perkenalan finalis Miss Universe Indonesia 2025, satu sosok berhijab tampil mencuri perhatian. Dia adalah Baraba, 23 tahun, mahasiswi kedokteran Universitas Indonesia yang membawa pesan kuat dari pendidikan hingga lingkungan.

    Setelah melalui proses audisi yang digelar secara offline pada 1 dan 2 Agustus 2025, Zetrix selaku pemegang lisensi resmi Miss Universe Indonesia mengumumkan Top 16 Finalis Miss Universe 2025 yang akan melaju ke babak berikutnya.

    Proses seleksi Miss Universe 2025 dilakukan dengan ketat oleh lima sosok profesional di bidangnya. Kelly Tandiono, selaku National Director sekaligus model dan aktris, turut menjadi juri dalam audisi. Ia didampingi oleh Andandika Surasetja (Creative Director & Fashion Designer), Bimo Permadi (Fashion Stylist & Creative Director), Ari Tulang (Choreographer & Performing Arts Director), serta Dini Widiastuti, aktivis kesetaraan gender dan pemimpin Plan International Indonesia.


    Baraba, Miss Universe BerhijabBaraba, Miss Universe Indonesia 2025 Berhijab. Foto: Pradita Utama.

    Dari 16 finalis Miss Universe Indonesia 2025, Baraba tampil berbeda dan memukau dengan hijab. Wolipop berbincang dengan Baraba yang mengungkapkan awal mula dirinya mendaftar ke ajang Miss Universe Indonesia 2025.

    “Aku join Miss Universe Indonesia 2025, karena aku ingin menginspirasi wanita berhijab di seluruh Indonesia, bahkan seluruh dunia. Aku ingin mereka harus tahu bahwa hijab tidak menjadi batasan kita sebagai wanita untuk terus berkembang,” ungkap Baraba usai konferensi pers Top 16 Miss Universe Indonesia 2025 di La Moda Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, baru-baru ini.

    Baraba saat ini telah menuntaskan masa koas. Memanfaatkan waktu libur dia mengeksplorasi hal-hal baru, salah satunya dengan mendaftarkan diri untuk menjadi finalis Miss Universe Indonesia 2025.

    “Informasi saya tahunya dari Instagram, saya mahasiswi kedokteran Universitas Indonesia yang baru saja menyelesaikan masa koas atau stase pre klinik di Universitas Indonesia,” jelasnya.

    Baraba, Miss Universe BerhijabBaraba, Miss Universe Indonesia 2025 Berhijab. Foto: Pradita Utama.

    Dorongan untuk mengikuti Miss Universe Indonesia 2025, ia menuturkan karena ingin menginspirasi banyak wanita dan membawa hijab ke panggung internasional.

    “Di antara finalis lainnya, saya justru percaya diri, saya menjadi lebih ikonik dan autentik dengan hijab. Saya lebih stand out dengan hijab,” sautnya.

    Berhijab, Baraba mengucapkan tak ada merasakan kesulitan dan halangan baginya untuk mengikuti beragam rangakaian kegiatan Miss Universe 2025. Ia juga merasakan dampak positif saat mengikuti ajang Miss Universe Indonesia 2025.

    “Selama audisi, saya mengikuti banyak pelatihan. Mulai dari latihan catwalk, public speaking dan upgrade diri dengan mengikuti kelas dari pageant,” jelasnya.

    Advokasi Baraba di Miss Universe Indonesia 2025

    Baraba yang pernah mengikuti Federal Open Market Committee (FOMC) 2025 dan mempunyai organisasi Indonesia Youth Volunteer Association (IYVA), ini menjelaskan advokasi yang ia bawa di Miss Universe Indonesia 2025.

    “Aku punya organisasi bernama IYVA, aku memiliki empat bidang antara lain, kesehatan, pendidikan, ekonomi dan pariwisata. Dimana kami itu, bergerak di desa terpencil di seluruh Indonesia,” tuturnya.

    Baraba melalui organisasinya tersebut sudah merambah daerah mulai dari Lombok, Jakarta dan Banda Neira untuk membantu warga setempat. Ia juga membantu pemerintahan untuk memperbaiki di empat bidang tersebut.

    “Alhamdulillah, di Lombok kami sudah memperbaiki dari segi stunting. Karena ternyata di balim kota Lombok yang indah. Ada salah satu pulau dengan angka stunting tertinggi. Alhamdulillah, kami sudah membantu untuk menekan angka stunting di Lombok,” tegasnya.

    Baraba, Miss Universe BerhijabBaraba, Miss Universe Indonesia 2025 Berhijab. Foto: Pradita Utama.

    Lalu di bagian pariwisata, Baraba antusias menjabarkan telah menggali potensi di desa yang bisa ditonjolkan untuk menarik minat wisatawan.

    “Dari ekonomi kreatif, kita mengajak para pengrajin yang nantinya bisa meningkatkan ekonomi di desa tersebut,” lanjut Baraba.

    Dari sektor pendidikan, Baraba menuturkan sudah membangun Pojok Baca dan merenovasi kelas. Di Sumba, dia sudah berhasil memberikan satu SD tas baru dan bantuan dari donasi.

    Membawa misi yang kuat ke ajang Miss Universe Indonesia 2025, Baraba juga mengatakan strateginya. “Pastinya sebagai wanita berhijb satu-satunya di sini. Aku merasa sudah satu langkah mencuri perhatian karena berhijab. Itu yang harus aku pertahankan dengan mengikuti kelas public speaking dan catwalk, terus berlatih,” terangnya.

    Baraba, Miss Universe BerhijabBaraba, Miss Universe Indonesia 2025 Berhijab. Foto: Pradita Utama.

    Langkah Baraba di Miss Universe Indonesia 2025, mendapatkan dukungan penuh dari kedua orang tuanya. Ia menjelaskan kedua orang tuanya terus menemani saat proses audisi dan menyebarkan informasi agar membantu vote.

    “Terpilih sebagai 16 besar, aku happy banget akhirnya bisa lolos. Menurut aku semua peserta sangat bagus, advokasi yang bagus,” terangnya.

    “Saya ingin menunjukkan bahwa masyarakat bahwa hijab bukan penghalang dan tetap bisa berkarya di dunia fashion. Targetnya saya bisa berkembang dan bisa terjun langsung ke dunia modest fashion di Indonesia selain membawa pulang gelar Miss Universe Indonesia 2025,” jelas Baraba.

    Di akhir wawancara, Baraba mengajak untuk seluruh muslimah Indonesia agar menggali potensi diri dan percaya dengan diri sendiri.

    “Untuk seluruh muslimah Indonesia bahkan seluruh dunia, menurut saya jangan pernah takut untuk mencoba hal baru, terutama masuk ke dunia beauty pageant karena itu menunjukkan identitas kita bahwa seorang muslimah bisa lho melakukan apa saja,” pungkasnya.

    (gaf/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Brand Kami Rilis Koleksi Terbaru dengan Pesan Kekuatan Wanita & Inovasi Kain

    Jakarta

    Kami. merillis koleksi terbarunya bertajuk Katla di gelaran Senayan City Fashion Nation pada 27 September 2025. Fashion show yang juga menghadirkan penampilan dari grup band Ten2fiveband dan Dea Rizkita ini mengusung pesan yang kuat, menemukan cahaya saat hidup terasa paling gelap. Koleksi ini diharapkan dapat menjadi penggerak perspektif baru bagi para pelanggan setia Kami. yang dikenal sebagai Kami. People.

    Didirikan oleh Nadya Karina, Istafiana Candarini, dan Afina Candarini, brand Kami. dikenal dengan ciri khas busana modest yang nyaman untuk dipakai sehari-hari. Istafiana Candarini, atau akrab disapa Irin, mengungkapkan bahwa koleksi Katla mengangkat penggunaan bahan dasar yang nyaman seperti katun, sesuai dengan signature Kami.

    Brand hijab dan modest fashion, Kami. mempersembahkan koleksi terbaru bertajuk Katla di Senayan Fashion Nation.Brand hijab dan modest fashion, Kami. mempersembahkan koleksi terbaru bertajuk Katla di Senayan Fashion Nation. Foto: Gresnia/Wolipop.

    “Makna filosofis di balik nama Katla yang secara harfiah terinspirasi dari gunung berapi dan ungkapan perasaan. Katla menyimbolkan bahwa setiap kehidupan manusia memiliki sisi kerapuhan, dan apa yang ditampilkan oleh manusia hanyalah sebatas permukaannya,” kata Irin.


    Irin menjelaskan koleksi Katla dibagi menjadi tiga fragmen yang akan diluncurkan secara bertahap, yaitu Katla Linear, Katla Mahika, dan Katla Dara. Filosofi ini menarik benang merah dari pesan kampanye Katla, kehidupan berat akan jadi lebih baik.

    Ia menuturkan koleksi ini mengajak untuk menerima dan merayakan kerapuhan tersebut, membentuk perspektif yang baru tentang kehidupan. Momen kebangkitan dan sisi gelap-terang yang diangkat adalah cerminan dari kisah bangkitnya seseorang setelah berulang kali menghadapi titik terendah.

    Peluncuran koleksi Katla ini direncanakan berlangsung secara bertahap pada September, Oktober, dan November 2025. Fragmen pertama, Katla Linear, yang ditampilkan di Fashion Nation Senayan City merupakan awal dari perjalanan Katla, menampilkan gaya yang lebih silent and expression dalam menyikapi kehidupan dengan harapan.

    Brand hijab dan modest fashion, Kami. mempersembahkan koleksi terbaru bertajuk Katla di Senayan Fashion Nation.Brand hijab dan modest fashion, Kami. mempersembahkan koleksi terbaru bertajuk Katla di Senayan Fashion Nation. Foto: Dok. Kami.

    Sementara itu, Katla Mahika dijadwalkan rilis pada Oktober 2025. Puncak koleksi, Katla Dara, akan hadir pada November 2025 bertepatan dengan Hari Pahlawan. Harapannya, koleksi ini akan memproyeksikan wanita sebagai pahlawan yang tetap kuat dan sesuai dengan brand value Kami.

    Koleksi terbaru Kami. ini mencakup berbagai jenis pakaian mulai dari kerudung, tunik, kemeja, hingga dress, dengan rentang harga yang terjangkau, dimulai dari Rp 379.000 untuk kerudung hingga Rp 949.000 untuk dress termahal. Untuk koleksi Katla Linear, terdiri dari dua dress, satu tunik, sembilan top, dan dua celana. Kami. juga memperkenalkan pembaruan material seperti bahan menyerupai polo dengan pattern linear yang akan dirilis sekitar minggu kedua Oktober 2025.

    (gaf/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Kisah Wanita Dulu Kelaparan, Kini Pemilik 36 Agensi Model di Indonesia

    Jakarta

    Kilauan lampu panggung Senayan City, menyambut langkah percaya diri para model dalam ajang tahunan Fashion Nation. Namun, sorotan utama saat itu tak hanya jatuh pada koleksi busana ternama, melainkan juga pada sosok di balik barisan model berbakat: Aulia Zizi, yang dikenal dengan akun @zizisujarwanto.

    Siapa sangka, di balik kesuksesan pementasan perdana agensi modelnya, Kelas Modeling.id, tersimpan sebuah kisah perjuangan seorang mahasiswi yang pernah hidup pas-pasan. Aulia yang mengawali karier dari model hijab kini menjadi mentor bagi ratusan talenta muda di Tanah Air.

    Perjalanan Aulia bukanlah karpet merah. Jauh sebelum namanya dikenal sebagai pemilik agensi dengan 36 cabang, ia adalah seorang mahasiswi perantauan dengan mimpi besar dan anggaran hidup yang minim. Aulia mengawali kariernya dengan menjajal dunia modeling, fokus pada busana muslim dan hijab, demi menyambung hidup di perantauan.


    Kelas Modeling.id tampil perdana di Senayan City Fashion Nation dengan membawa tema Runaway Celebration.Kelas Modeling.id tampil perdana di Senayan City Fashion Nation dengan membawa tema Runaway Celebration. Foto: Dok. Kelas Modeling.id.

    Ia tak malu mengakui masa-masa ngekos dengan biaya seadanya, sebuah periode yang justru menempanya menjadi pribadi yang ulet. Pengalaman pahit manis sebagai model inilah yang memberinya pemahaman mendalam tentang kebutuhan dan tantangan para model modest fashion, sekaligus memicu ide untuk menciptakan platform yang lebih baik. Seperti apa perjalanannya?

    Kehidupan Awal Rintis Karier

    Kelas Modeling.id tampil perdana di Senayan City Fashion Nation dengan membawa tema Runaway Celebration.Foto Aulia Zizi sebagai pemilik Kelas Modeling.id yang tampil perdana di Senayan City Fashion Nation dengan membawa tema Runaway Celebration. Foto: Gresnia/Wolipop.

    Aulia Zizi mengaku pernah kuliah di Universitas Negeri di Jakarta, jurusan kimia murni. Dia tidak ada latar belakang model sama sekali.

    “Kalau memang menekuni dunia model itu saya pernah mengikuti kelas, ikut lomba, pernah ikut fashion show dan menang lomba. Sampai sekarang pun saya masih menjadi model,” kata wanita yang akrab disapa Zizi itu kepada Wolipop baru-baru ini.

    Ia mengaku kini sudah mulai mengurangi jadwalnya bekerja sebagai model karena ingin meregenerasi. Pada saat masih kuliah, ia mulai berpikir sampai kapan akan menjadi model.

    “Saya mikir regenerasi adalah hal yang paling penting. Semua brand juga ceritanya sama kepengen wajah baru, talenta baru yang segar. Jadi, dari situ lah saya terinspirasi untuk regenerasi,” ungkapnya.

    Kelas Modeling.id tampil perdana di Senayan City Fashion Nation dengan membawa tema Runaway Celebration.Kelas Modeling.id tampil perdana di Senayan City Fashion Nation dengan membawa tema Runaway Celebration. Foto: Dok. Kelas Modeling.id.

    Kelas Modeling.id ia bangun pada Maret 2019. Saat itu Zizi tidak mempunyai bekal untuk bertahan hidup. Sebagai anak kos, dia bahkan pernah kelaparan karena belum ada uang untuk membeli makan.

    “Cerita membentuknya karena saya tidak makan di kosan. Saya perantauan dan tinggal sendiri. Biasanya kalau modeling itu lama cair uangnya. Saya tidak bisa makan,” kenang Zizi.

    “Saya ingat betul kalau kita ngekos, itu kan ada kulkas untuk bareng-bareng. Dan itu ada satu telur, saya lupa itu punya saya atau orang lain? Ya sudah deh, saya makan dulu karena saya tidak punya uang sama sekali,” lanjut Zizi seraya mengingat masa lalunya.

    Saat uang menjadi model sudah cair, ia langsung mengganti telur yang sudah dimakannya. Dia membeli satu kilogram telur untuk dikonsumsi oleh penghuni kos lainnya.

    “Jadi, dari situ saya tidak bisa mengandalkan bakat saya saja. Karena memang namanya model tentunya bersaing secara sehat dan banyak sekali talenta baru dan regenerasi. Kenapa kita mau jadi pesaing kalau kita bisa menjadi yang memproduksinya,” terang Zizi.

    Ia berpikir untuk mengubah hidupnya dengan memulai menjadi mentor untuk yang mau belajar seputar dunia model. Saat itu pemilik kelas model yang menggandengnya sebagai mentro membuka satu batch kelas saja.

    “Saya bilang kenapa tidak dilanjutkan padahal peminatnya ramai dan ownernya pekerja kantoran dan sampai saat ini masih keep in touch sama dia,” ujar Zizi.

    Wanita berhijab ini mengaku pemilik kelas sebelumnya sedang sibuk dengan pekerjaan di kantor dan tak mau melanjutkan bisnis tersebut. Zizi pun meminta izin untuk membuka kelas modelling sendiri.

    Ia masih ingat persis awal membuka Kelas Modeling.id merekrut 10 orang wanita. Mendapatkan antusias dari pelanggan dan peminatnya semakin banyak, Zizi pun memutuskan untuk membuka kemitraan.

    “Saya membuka kemitraan di tahun 2023. Kita membuat sistem kemitraan dan Alhamdulillah ternyata banyak sekali yang mau bermitra dengan kita hingga kita bisa mempunyai cabang 36 di seluruh Indonesia,” ucapnya haru.

    Mulai dari Surabaya, Malang, Bandung, Jakarta, hingga Balikpapan kelas Modeling. id juga mempunyai model yang biasa tampil di runaway dengan tinggi badan 170 cm ke atas.

    “Saya pernah mengirim ke Tokyo Fashion Festival. Itu mereka bisa dipakai untuk internasional, tapi tidak menutup kemungkinan juga jika ada brand luar yang mencari model yang beragam. Terutama brand negara tetangga,” jelasnya.

    Menurut pandangan Zizi, brand terkemuka yang ada di luar negeri mulai melirik potensi model yang ada di Indonesia, karena mempunyai kulit yang eksotis.

    “Karena kita itu punya ciri khas kalau mau dibawa ke kancah internasional. Hanya kurang digenjot dan butuh lebih banyak platform yang mendukung talenta muda untuk berkembang,” terang Zizi.

    Kelas Modeling.id tampil perdana di Senayan City Fashion Nation dengan membawa tema Runaway Celebration.Kelas Modeling.id tampil perdana di Senayan City Fashion Nation dengan membawa tema Runaway Celebration. Foto: Dok. Kelas Modeling.id.

    Bertaburan agensi model di Tanah Air, Zizi menuturkan perbedaan dengan agensi model lainnya. Agensinya tidak menetapkan syarat tinggi badan dan usia. Mulai dari usia lima tahun hingga pensiunan PNS pernah menjadi model di agensinya.

    “Yang kita tahu, model itu kan dilihatnya harus tinggi dan kurus. Sedangkan skintone kita itu beraneka ragam yang cantik. Bentuk badan juga berbeda-beda. Dan selama ada jiwa bakat dan jiwanya di model kenapa tidak?” jawab Zizi.

    Kelas Modeling Perdana Ikut Fashion Nation

    Kelas Modeling.id tampil perdana di Senayan City Fashion Nation dengan membawa tema Runaway Celebration.Kelas Modeling.id tampil perdana di Senayan City Fashion Nation dengan membawa tema Runaway Celebration. Foto: Dok. Kelas Modeling.id.

    Aulia Zizi merasa terharu dan tak henti bersyukur bisa menjadi bagian dari acara tahunan fashion show Senayan City. Ia mengajak 52 model, mulai usia lima tahun hingga 30 tahun.

    “Jadi yang mau dihightlight di acara ini kalau tagline kita itu Everyone Can Be a Model. Makanya hari ini acaranya itu namanya adalah Kelas Modeling Runaway Celebration,” ucap Zizi.

    Zizi menuturkan arti dari tema tersebut merupakan semua orang bisa menjadi model. Ada yang badannya kecil, ada yang sudah mature, tidak tinggi, petite, ada yang tinggi dan curvy.

    “Mereka adalah peserta dari setiap batch atau angkatan setiap cabang dan itu dikurasi berdasarkan absensi, progres setiap hari di kelas, dan terpilih lah best student. Ada proses interviewnya juga,” tutur Zizi panjang lebar.

    Zizi berharap agensi modelnya bisa menjadi batu loncatan bagi anak-anak yang benar-benar punya potensi di dunia modeling dan hiburan. “Kita berkomitmen ingin terus ikut fashion show setiap tahun, atau bahkan satu tahun bisa dua-tiga kali, karena kami punya banyak sekali talenta berbakat,” pungkasnya.

    (gaf/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Bantu Muslimah Indonesia Lebih Pede, Wardah Luncurkan Hijab Studio AI

    Bandung

    ParagonCorp melalui brand Wardah meluncurkan inovasi yang ditenagai oleh kecerdasan buatan (AI) Hijab Studio AI dan Hijab Color Sync. Inovasi ini memperluas pengalaman kecantikan personal berbasis AI untuk membantu perempuan dalam menemukan paduan sempurna antara warna makeup, hijab, serta outfit.

    Digital Strategist Wardah Maria Mona Hollaw mengatakan inovasi ini didasari oleh keresahan perempuan muslim (atau) muslimah dalam memilih model dan warna hijab. Dengan teknologi yang dipersonalisasi, muslimah Indonesia diharapkan semakin percaya diri dalam menunjukkan identitasnya sebagai seorang individu.

    “Kami ingin setiap perempuan Indonesia tampil autentik dan percaya diri dengan warna serta gaya yang paling merepresentasikan dirinya,” ujar Mona, dalam acara Wardah Launch of Beauty AI, Jumat (31/10/2025).


    Lebih dari sekadar inovasi digital, inovasi ini merupakan salah satu kontribusi nyata Wardah dalam mendukung pertumbuhan industri modest fashion lokal. Ke depannya, Hijab Studio AI akan menjadi salah satu ‘vehicle’ Wardah untuk berkolaborasi dengan brand modest lokal.

    “Melalui Hijab Studio AI, Hijab Color Sync, dan Hair Color Match, Wardah menghadirkan solusi berbasis sains dan teknologi untuk membantu perempuan berhijab tampil serasi, segar, dan berkarakter, tanpa kehilangan nilai modest dan kebaikan yang kami (Wardah) pegang teguh,” kata Mona.

    Hijab Studio AI merupakan fitur canggih yang memberi rekomendasi gaya hijab yang dipersonalisasi sesuai dengan bentuk wajah pengguna secara real time.

    “Sebenernya dia pakai teknologi namanya face recognition. Jadi dia (Hijab Studio AI) coba me-mapping skin tone (warna kulit) dan face feature (fitur wajah) teman-teman untuk nanti ditransformasi menjadi gambaran secara real-nya,” kata Mona.

    Fitur kedua yang mempermudah para wanita berhijab yaitu Hijab Color Sync. Fitur ini memanfaatkan AI untuk menyelaraskan warna hijab sesuai personal colour dan tone kulit pengguna agar tampilan lebih harmonis.

    Personal colour sendiri dibagi menjadi empat tipe, yaitu Winter Cool, Summer Cool, Spring Warm dan Autumn Warm. Tiap tipe mempunyai palet warna yang cocok dengan tone kulit, rambut, dan mata masing-masing orang.

    Paragon Foto: Hana Nushratu Uzma/detikcom

    Di samping itu, Wardah juga meluncurkan fitur bagi wanita non hijab yaitu Hair Color Match. Cara kerja Hair Color Match mirip dengan Hijab Color Sync, bedanya fitur ini memberikan rekomendasi warna rambut.

    Ketiga fitur ini saling terintegrasi dalam ekosistem Wardah Hijab AI Studio, yang dapat diakses secara eksklusif di area Wardah Booth, Hijab Fest Indonesia 2025, di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Bandung, pada 30 Oktober-2 November 2025. Inovasi tersebut akan segera tersedia untuk publik melalui website resmi Wardah di www.wardahbeauty.com serta platform Wardah Colour Intelligence™.

    “Harapannya sih (fitur ini) bisa lebih dipakai lebih banyak orang kalau sudah launching di website,” kata Mona.

    Ini bukan kali pertama Wardah merilis fitur AI untuk meningkatkan kepercayaan diri penggunanya. Sebelumnya, Wardah sukses memperkenalkan Wardah Colour Intelligence™, yaitu teknologi AI yang telah membantu lebih dari satu juta perempuan Indonesia menemukan personal colour mereka.

    Apa Kata Pengguna?

    Inovasi Hijab Studio AI dari Wardah meraih antusiasme dari pengunjung, salah satunya Windi Dharmadi Putri. Menurut Windi, fitur ini sangat memudahkan wanita, baik yang berhijab maupun non hijab.

    “Jadi mempermudah kita kira-kira kita itu cocoknya pakai hijab model apa, rambut seperti apa,” kata Windi.

    Windi sendiri mendapatkan hasil personal color analysis ‘Warm Autumn’. Di samping itu, ia berharap agar fitur ini bisa lebih membuat bermanfaat bagi wanita Indonesia, khususnya para pengguna hijab.

    Sementara, pengunjung asal Bandung Ulya Fasya Nurkamilah juga cukup senang dengan fitur Hijab Studio AI. Ulya pun menyoroti fitur yang merekomendasikan gaya hijab atau Hijab Studio AI.

    “Bagus sih, jadi kita tau gitu ya skin tone kita apa, dan aku itu sukanya Hijab Studio AI. Karena kan kalau (pakai) hijab itu suka ada yang pusing gening ya, mau model gimana,” kata Ulya.

    “AI ini lebih memudahkan perempuan, khususnya untuk para hijabers,” sambungnya.

    Inovasi ini menegaskan upaya Wardah untuk terus bertransformasi menjadi brand kecantikan halal modern yang memadukan sains, teknologi, dan nilai kebaikan untuk memberdayakan perempuan Indonesia.

    Sebagai informasi, dalam acara Wardah Launch of Beauty AI, Wardah juga menghadirkan para pembicara inspiratif lainnya yaitu Founder Arktiv Sportswear Anggina dan Ketua Hijabers Community Fina Yasifa.

    (akn/ega)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Tahukah Kamu, Ternyata Ada 2 Museum Kartini di Indonesia



    Jepara

    Tahukah kamu, ternyata ada dua Museum R.A. Kartini di Indonesia. Keduanya ada di Jawa Tengah. Satu museum di Jepara. Sedangkan museum lainnya ada di Rembang.

    Tak hanya perbedaan lokasi saja, kedua Museum R.A. Kartini tersebut merupakan dua jenis museum yang berbeda. Museum R.A. Kartini di Jepara merupakan jenis museum umum.

    Sementara Museum R.A. Kartini di Rembang merupakan museum khusus. Berikut perbedaan antara kedua museum tersebut:


    1. Museum R.A. Kartini di Jepara

    Dikutip dari situs resmi Kemdikbudristek, Museum R.A. Kartini di Jepara merupakan di bawah kepemilikan Pemerintah Kabupaten Jepara yang dikelola oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jepara. Museum yang satu ini merupakan jenis museum umum dengan Tipe C.

    Museum R.A. Kartini di Jepara didirikan untuk mengenang jasa-jasa R.A. Kartini sebagai perintis emansipasi wanita Indonesia. Museum ini terletak di Jalan Kartini, Panggang I, Panggang, Kecamatan Jepara, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.

    Museum KartiniMuseum Kartini Foto: Dok. Museum Kartini

    Museum R.A. Kartini di Jepara dibangun pada 30 Maret 1975, di masa pemerintahan Bupati Soewarno Djojomardowo, dan diresmikan pada 21 April 1977 oleh Bupati Soedikto.

    Museum ini memamerkan benda-benda peninggalan R.A. Kartini semasa hidupnya, benda peninggalan kakaknya yaitu RMP Sosrokartono serta benda-benda kuno hasil temuan di wilayah Kabupaten Jepara.

    2. Museum R.A. Kartini di Rembang

    Sedangkan museum R.A. Kartini di Rembang merupakan museum khusus dengan Tipe B. Museum ini berada di bawah kepemilikan Pemerintah Kabupaten Rembang yang dikelola oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Rembang.

    Museum R.A. Kartini di Rembang didirikan pada 21 April 1967. Museum R.A. Kartini Rembang terletak di Jl. Gatot Subroto No 8, Rembang.

    museum kartini rembangMuseum Kartini di R embang Foto: Arif Syaefudin/detikcom

    Museum ini menyimpan koleksi barang pribadi milik R.A. Kartini, seperti tempat tidur, bathtub pribadi, tempat jamu, meja makan, mesin jahit, lesung, cermin rias dan juga meja untuk merawat bayi.

    Di dalam Museum R.A. Kartini Rembang juga terdapat ruang yang berisi berbagai karya dari pahlawan nasional itu, di antaranya adalah buku “Habis Gelap Terbitlah Terang”, tulisan tangan surat-surat R.A. Kartini yang dikirimkan ke teman-temannya di luar negeri.

    Ada juga lukisan karyanya serta foto-foto dirinya beserta keluarga semasa ia hidup. Koleksi unggulan museum ini adalah tulisan Kartini “Kongso Adu Jago”.

    ———

    Artikel ini telah naik di detikNews.

    (wsw/wsw)

    Sumber : travel.detik.com

    Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker
  • Ini 6 Kebiasaan Buruk Pemotor Wanita saat di Jalan Raya, Bahaya!


    Jakarta

    Saat ini, sudah banyak kaum hawa yang mengendarai sepeda motor di jalan raya, mulai dari anak muda, orang dewasa, hingga orang tua. Sayangnya, beberapa dari mereka ada yang kurang waspada saat berkendara motor, sehingga dapat memicu kecelakaan.

    Perlu diingat, berkendara sepeda motor di jalan raya harus hati-hati dan membutuhkan konsentrasi tinggi. Selain itu, kamu juga harus paham bagaimana cara mengendarai sepeda motor dengan benar serta mematuhi aturan rambu lalu-lintas.

    Namun ada sejumlah kebiasaan, umumnya dilakukan oleh pemotor wanita, yang membahayakan dirinya maupun pengendara lain. Tentu, kamu tidak mau terjadi hal-hal buruk ketika berkendara di jalan raya, kan?


    So, untuk para ladies maupun pengendara lainnya di luar sana, berikut kebiasaan buruk yang sering dilakukan pemotor namun ternyata berbahaya.

    Kebiasaan Buruk saat Naik Motor yang Berbahaya

    Mengendarai motor tak hanya sekadar menarik tuas gas dan rem saja. Sebab, ada beberapa hal yang harus dihindari agar tidak menyebabkan kecelakaan di jalan raya.

    Dilansir situs Maxxim Indonesia, berikut kebiasaan buruk sejumlah wanita dan pengendara lainnya saat naik motor:

    1. Salah Menyalakan Lampu Sein

    Kebiasaan berbahaya yang pertama adalah salah menyalakan lampu sein saat berbelok. Hal ini menimbulkan istilah ‘sein belok kanan tapi belok ke kiri’ bagi sejumlah pemotor, khususnya untuk pemotor wanita.

    Kejadian seperti ini tentu sangat berbahaya bagi pengendara yang ada di belakang. Bayangkan jika ladies ingin belok ke kiri namun lampu sein ke kanan? Pengendara yang ada di belakang mengetahuinya jika kamu ingin belok kanan, padahal kenyataannya tidak.

    Alhasil, cukup banyak insiden kecelakaan yang terjadi karena salah menyalakan lampu sein. Jadi, mulai sekarang cobalah untuk menyalakan lampu sein sesuai dengan arahnya, ya.

    2. Lampu Sein Tidak Dimatikan

    Kebiasaan buruk ini juga masih sering ditemui oleh banyak pengendara motor. Mungkin, kamu sudah benar menyalakan lampu sein sesuai arahnya ketika berbelok, tapi tidak langsung dimatikan lampu seinnya.

    Jika lampu sein terus menyala, hal ini dapat membingungkan pengendara lain yang ada di belakang. Sebab, mereka mengira jika kamu akan berbelok, padahal sebenarnya jalan lurus ke depan.

    3. Bermain Ponsel

    Masih banyak ditemui pengendara sepeda motor yang kerap bermain ponsel saat berkendara, baik pemotor wanita maupun pria. Ingat, bermain ponsel saat berkendara sangat berisiko menyebabkan kecelakaan.

    Larangan bermain ponsel saat berkendara telah tertuang dalam Pasal 106 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009, tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

    Pasal tersebut menegaskan bahwa pengemudi dilarang menggunakan telepon genggam atau alat komunikasi lain yang dapat mengganggu konsentrasi saat mengemudi. Hal ini bertujuan untuk menjaga keselamatan dan keamanan seluruh pengguna jalan.

    Jika melanggar aturan tersebut, maka siap-siap dikenakan sanksi cukup berat. Dalam Pasal 287 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009, pengemudi yang terbukti menggunakan ponsel saat berkendara dapat dikenakan denda sebesar Rp 750.000 atau kurungan selama 3 bulan.

    4. Menggunakan Rok Ketat dan Busana Terlalu Panjang

    Kebiasaan buruk yang satu ini masih kerap dilakukan oleh sejumlah pemotor wanita. Perlu diingat, menggunakan rok ketat dan busana terlalu panjang dapat mengganggu kenyamanan saat berkendara.

    Ketika menggunakan rok ketat, hal ini dapat mengganggu gerak-gerik kaki sehingga kurang fleksibel. Bahkan, dapat mengganggu keseimbangan saat mengendarai motor.

    Bagi ladies yang masih menggunakan busana terlalu panjang saat mengendarai motor, perlu berhati-hati. Soalnya, busana yang panjang dikhawatirkan akan menyangkut atau terkilir di bagian motor, seperti roda, jari-jari, ataupun pedal. Risikonya sangat besar, yakni memicu kecelakaan hingga meninggal dunia.

    5. Menggunakan Earphone saat Berkendara

    Kebiasaan buruk ini juga masih banyak dilakukan oleh pengendara motor wanita maupun pria. Alasan utama menggunakan earphone saat berkendara adalah agar bisa mendengarkan musik, sehingga tidak merasa bosan atau kantuk di jalan.

    Padahal, cara ini sangat berbahaya dan berisiko menyebabkan kecelakaan. Penggunaan headset, earphone, ataupun true wireless stereo (TWS) dapat mengganggu konsentrasi pengendara, sulit mendengar suara dari luar, dan mengalihkan perhatian ke jalan raya.

    6. Spion Menghadap ke Wajah

    Kebiasaan berbahaya yang terakhir adalah menghadapkan spion ke wajah pengendara. Hal ini cukup banyak dilakukan oleh sejumlah pemotor wanita saat berkendara di jalan raya.

    Tak diketahui secara pasti apa maksud dari menghadapkan spion ke wajah. Mungkin salah satu alasannya adalah agar bisa berkaca sambil mengendarai motor.

    Padahal, fungsi utama spion adalah untuk melihat keadaan di belakang dan di sampingmu, apakah sudah aman untuk berbelok, berpindah jalur, atau memutar balik. Tanpa ada spion, hal ini bisa menyebabkan kecelakaan antara kamu dengan pengendara di belakang.

    Itu dia kebiasaan buruk yang sering dilakukan oleh pemotor wanita. Sebagai catatan, artikel ini tak hanya ditujukkan untuk wanita saja, tapi juga bagi pria yang masih suka sembrono saat mengendarai motor.

    (ilf/fds)



    Sumber : oto.detik.com

  • Kenapa Pengendara Motor Wanita Kerap Kesulitan saat Putar Balik?


    Jakarta

    Berkendara di jalan raya tak hanya sekadar lurus dan belok saja, tapi ada kalanya harus putar balik. Meski terlihat mudah, akan tetapi banyak pengendara yang kesulitan saat putar balik, khususnya bagi sejumlah wanita.

    Beberapa waktu lalu, sebuah video viral di media sosial yang menampilkan mobil ambulans terhalang oleh seorang pengendara motor wanita yang tengah melakukan putar balik. Video tersebut diunggah oleh akun @memomedos di Instagram.

    Pengendara motor wanita putar balik di jalan raya, tapi malah menghambat laju ambulans yang sedang terburu-buru.Foto: Tangkapan layar/Instagram @memomedos

    Dalam video tersebut, terlihat pengendara motor ingin putar balik di salah satu ruas jalan. Namun, ketika putar balik ia justru menghalangi laju mobil ambulans yang tengah terburu-buru. Selain itu, tas milik pemotor wanita sempat terjatuh ketika putar balik, sehingga makin menghambat laju ambulans.


    Hal ini tentu menjadi pelajaran bagi pengendara, baik pria maupun wanita, untuk tetap waspada dan memperhatikan kondisi di sekitar. Jika tidak memungkinkan untuk putar balik, maka sebaiknya tidak memaksakan diri dan beri ruang bagi pengendara lain untuk melintas terlebih dahulu.

    Berbicara soal banyak pengendara motor wanita yang sulit putar balik di jalan raya, hal itu juga dibenarkan oleh Pendiri dan Instruktur Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Jusri Pulubuhu.

    “Banyak ditemui pengendara wanita, tapi tidak semua ya, mereka agak kesusahan ketika melakukan manuver di jalan raya, seperti saat putar balik contohnya,” kata Jusri saat dihubungi, Senin (9/9/2024).

    Perihal mengapa wanita sulit melakukan manuver putar balik di jalan raya, Jusri mengatakan perlu dilakukan riset dan penelitian lebih lanjut mengenai hal itu. Sebab, ada sejumlah faktor yang diyakini menjadi pemicu sejumlah pemotor wanita sering kikuk saat manuver putar balik.

    “Bisa jadi karena faktor psikologi atau fisik tubuh pengendara, karena kan wanita memiliki perbedaan fisik dengan pria. Makanya perlu diteliti lebih lanjut kenapa banyak pengendara motor wanita sulit melakukan putar balik,” paparnya.

    Tingkat Kewaspadaan Wanita di Jalan Raya Harus Ditingkatkan

    Tak hanya sekedar menguasai teknik putar balik di jalan raya, Jusri mengatakan bahwa masih banyak pemotor wanita yang kurang waspada saat di jalan raya. Berkaca dari kasus yang viral, seharusnya pemotor tersebut paham jika ada ambulans yang sedang melintas.

    “Wanita harus merubah mindset-nya ketika berkendara di jalan raya. Mereka harus mengantisipasi hal-hal terburuk yang bisa terjadi ketika berkendara. Mereka tidak menyadari jika kurangnya kewaspadaan saat berkendara justru bisa memicu kecelakaan,” ujar Jusri.

    Lebih lanjut, Jusri menambahkan jika masih ada sejumlah pengendara motor wanita yang kurang tepat dalam mengambil keputusan. Hal ini tentu berisiko karena keputusan yang tidak tepat bisa memicu kecelakaan, baik untuk dirinya maupun orang lain.

    “Banyak pengendara wanita yang kemampuan evaluasi terhadap bahaya di sekitar menurun, sehingga kurang waspada. Selain berbahaya untuk dirinya, dia juga bisa membahayakan orang lain,” jelasnya.

    Kebiasaan seperti sein belok kiri tapi ternyata belok kanan, berhenti secara mendadak, hingga berkendara tanpa memperhatikan pengendara lain merupakan beberapa contoh kebiasaan buruk yang masih sering dilakukan pemotor wanita.

    Jusri menghimbau kepada pengendara motor, baik pria maupun wanita, untuk tetap waspada dan selalu hati-hati saat berkendara di jalan raya. Tingkat kewaspadaan yang kurang disertai gaya berkendara yang berbahaya sangat berisiko menyebabkan kecelakaan.

    “Pengendara harus merubah mindset-nya ketika melakukan perjalanan. Sebelum jalan sudah siap baik secara fisik dan mental, kalau di jalan harus tenang dan sabar. Intinya harus tetap waspada dan jangan sampai lengah,” pungkas Jusri.

    (ilf/fds)



    Sumber : oto.detik.com

  • 7 Salon Khusus Wanita di Jakarta, Tempatnya Eksklusif Bikin Nyaman


    Jakarta

    Berangkat dari para perempuan yang ingin melakukan perawatan tubuh dengan aman dan nyaman tanpa terlihat pria, salon khusus wanita muncul dan sudah bertebaran, terutama di Jakarta.

    Banyak salon ini menawarkan treatment lengkap seluruh tubuh dari rambut hingga kaki. Tempatnya yang eksklusif dan privat membuat para wanita tenang selama perawatan berlangsung. Temukan salon khusus wanita di area Jakarta di bawah ini.

    Salon Khusus Wanita di Jakarta

    Salon privat untuk wanita banyak bermunculan di Jakarta. Sebagian menawarkan perawatan lengkap dengan biaya terjangkau. Berikut rekomendasi salonnya, dirangkum dari Google Review:


    1. Moz5 Salon Muslimah

    Moz5 Salon MuslimahMoz5 Salon Muslimah (dok. Instagram @moz5salon)

    Moz5 Salon diklaim sebagai salon khusus muslimah pertama di Tanah Air. Tersedia perawatan komplet, mulai penataan dan treatment rambut, wajah, mata telinga, tubuh, sampai kaki.

    Di sini juga terdapat paket Me Day bagi traveler yang ingin merasakan perawatan seluruh tubuh. Treatmentnya termasuk hair therapy, masker tubuh, mandi rempah atau susu, facial, totok aura, spa, lulur, hingga manicure dan pedicure.

    Cabang Moz5 Salon Muslimah di Jakarta sudah tersebar di sejumlah tempat, antara lain Tebet, Cempaka Putih Sabang, Pejaten, Palmerah, hingga Rawamangun.

    • Lokasi: Jl. Tebet Timur Dalam, Tebet, Jakarta Selatan
    • Jam Buka: Setiap hari, 09.00-20.00 WIB
    • Harga: Mulai Rp 30.000.

    2. Moir Salon (Moir For Ladies)

    Moir Salon For LadiesMoir Salon For Ladies (dok. Moir Salon)

    Moir Salon menawarkan salon khusus wanita di Tebet. Terdapat perawatan kuku, alis, bulu mata, waxing, serta spa.

    Traveler bisa mempercantik kuku dengan nail gel art, melentikkan bulu mata dengan lash filler atau eyelash extension, menghilangkan bulu pada bagian tubuh dengan sugar wax, merapikan alis dengan brow bomber, hingga merawat kaki dengan pedicure.

    • Lokasi: Jl. Tebet Utara Dalam, Tebet, Jakarta Selatan
    • Jam Buka: Setiap hari, 10.00-20.00 WIB
    • Harga: Mulai Rp 65.000.

    3. Haura Salon & Spa Muslimah

    Haura Salon & Spa MuslimahHaura Salon & Spa Muslimah (dok. Instagram @haura_muslimah)

    Di Haura Salon, privasi customer terjaga dari non muhrim. Sehingga traveler aman memanjakan tubuh dengan full body massage dan refleksi. Perawatan wajah agar tampak awet muda juga tersedia galvanic lumic spa serta totok wajah.

    Lainnya bisa coba perawatan rambut seperti hair mask with keratin hingga scalp treatment. Ada juga treatment untuk kuku seperti manicure pedicure serta halal nail polish. Tersedia paket pranikah dan makeup.

    • Lokasi: Jl. Utan Kayu Raya, Matraman, Jakarta Timur
    • Jam Buka: Setiap hari, 09.00-19.00 WIB
    • Harga: Mulai Rp 65.000.

    4. Queen Care Salon Spa

    Traveler yang mau hair coloring, bisa banget ke sini. Salon ini terkenal banget dengan coloring peek a boo dan ombrenya. Agar rambut lebih rapi, lembut, dan lurus, tersedia treatment smoothing matrix dan Brazilian keratin.

    Selain itu, ada perawatan IPL hair removal untuk ketiak, miss V, dan kaki. Di Jakarta, cabang Queen Care Salon Spa terdapat di sejumlah titik meliputi Tanjung Duren, Kelapa Gading, Tebet, dan Kemang.

    • Lokasi: Jl. Raya Kelapa Nias, Kelapa Gading, Jakarta
    • Jam Buka: Setiap hari, 10.00-19.00 WIB
    • Harga: Mulai Rp 90.000.

    5. Zayana Salon Muslimah

    Zayana Salon punya perawatan lengkap untuk wanita, mulai treatment rambut dan kulit kepala, wajah, tubuh, tangan dan kaki, hingga miss V. Bisa waxing kalau ingin menghilangkan bulu di tubuh. Ada pula perawatan spesial untuk pranikah serta makeup dan hijab styling.

    Paket pranikahnya akan mendapatkan hair mask, totok wajah, body steam, mandi susu, hingga treatment mata dan telinga.

    • Lokasi: Jl. Tebet Raya, Jakarta Selatan
    • Jam Buka: Setiap hari, 09.00-19.00 WIB
    • Harga: Mulai Rp 60.000.

    6. House of Beauty by Nisa

    House of Beauty by NisaHouse of Beauty by Nisa (dok. Instagram @housebeautybynisa)

    Traveler bisa melakukan perawatan di House of Beauty by Nisa dengan biaya terjangkau. Tersedia treatment satuan dan paket. Perawatannya ditawarkan untuk seluruh tubuh, mulai rambut, wajah, tangan kaki, hingga ketiak serta payudara dan miss V.

    Ada treatment untuk permasalahan rambut rontok dan ketombe, facial acne, refleksi dan pijat punggung, lulur tubuh, serta waxing.

    • Lokasi: Jl. Tebet Barat IX, Jakarta Selatan
    • Jam Buka: Setiap hari, 10.00-20.00 WIB
    • Harga: Mulai Rp 20.000.

    7. Tsabitah Salon Muslimah

    Tsabitah Salon MuslimahTsabitah Salon Muslimah (dok. Instagram @tsabitahsalonmuslimah)

    Kalau ingin melakukan full body spa, traveler dapat coba di Tsabitah Salon Muslimah. Treatment yang ditawarkan mulai full body massage, hot stone, scrub, body steam, masker tubuh, dan bisa pilih berendam dengan bath bomb atau susu.

    Sebelum memilih perawatan rambut yang tepat, treatment detox vegan bisa dijajal untuk menganalisa kulit kepala dan rambut. Paket perawatan ini juga sudah termasuk keramas, masker rambut, massage kepala hingga punggung, dan pemberian serum rambut.

    • Lokasi: Jl. Radio Dalam Raya, Jakarta Selatan
    • Jam Buka: Selasa-Minggu, 09.00-17.00 WIB
    • Harga: Mulai Rp 70.000.

    (azn/row)



    Sumber : travel.detik.com

  • Padat, tapi Masih Bisa ‘Bernapas’



    Yogyakarta

    Saat liburan di Yogyakarta, kurang lengkap rasanya jika tidak mencoba Kereta Rel Listrik atau KRL Jogja-Solo yang menghubungkan Jogja, Klaten, dan Solo. Saat jam pulang kantor, KRL padat tetapi tidak berdesak-desakan laiknya Commuter Line Jabodetabek.

    Yogyakarta dan Solo sudah terhubung dengan kereta commuter line sejak lama, dengan kereta Prameks nan legendaris. Dulu, Prameks bertenaga diesel namun kemudian KA Prameks ‘pensiun’ pada 10 Februari.

    detiktravel mencoba melakukan perjalanan dengan KRL Jogja-Solo pada Jumat (22/8/2025), KRL itu beroperasi antara Stasiun Tugu di jantung Yogyakarta hingga Palur, yang jadi perbatasan antara Solo dan Karanganyar. Perjalanan dari Yogyakarta hingga Solo memakan waktu sekitar 1,5 jam.


    Hanya punya satu jalur, KRL Jogja-Solo itu berhenti di 13 stasiun, mulai dari stasiun Tugu Yogyakarta, Lempuyangan, Maguwo, Brambanan, Srowot, Klaten, Ceper, Delanggu, Gawok, Purwosari, Solo Balapan, Solo Jebres, hingga Palur.

    KRL Prameks Jogja-SoloKRL Jogja-Solo (bonauli/detikcom)

    KRL Jpgja-Solo itu mengangkut sekitar 16 gerbong. Pada pagi hari, KRL Jogja-Solo beroperasi dua kali dalam satu jam, namun saat sore hari hanya satu jam sekali.

    Mirip dengan KRL Jabodetabek, KRL Jogja-Solo dipadati oleh warga yang ngalaju (pulang-pergi) antara Yogyakarta dan Solo. Beruntung, detiktravel mendapatkan KRL Jogja-Solo saat tidak terlalu padat penumpang meskipun saat itu pukul 16.10 WIB, tepat saat orang pulang kerja.

    Naik dari Stasiun Stasiun Tugu bisa menguntungkan, karena peluang mendapatkan tempat duduk lebih besar. Kalau tempat duduk sudah penuh, penumpang hanya bisa berdiri dari stasiun awal hingga tujuan.

    Di KRL Jabodetabek biasanya penumpang berdiri ke segala arah yang penting bisa terangkut. Para penumpang berdesak-desakan, sampai-sampai tak berpegangan pada strap hanger pun tidak masalah karena nggak akan terjatuh akibat tertahan penumpang lain.

    Nah, di KRL Jogja-Solo lain cerita. Penumpang memang ada yang berdiri, namun lebih leluasa.

    Ini tentu pemandangan yang tak biasa bagi warga Jabodetabek. Penumpang masih memungkinkan untuk berbaris dengan rapi. Bisa dibilang semua terasa begitu berbeda, meski sama-sama KRL. Yang sehari-hari menggunakan moda KRL dari Bogor atau Depok atau Cisauk dan Bintaro ke Jakarta tak bisa tidak untuk bikin perbandingan. Sudah bisa terangkut saja syukur di jam-jam berangkat dan pulang kerja.

    Apalagi, pemandangan sepanjang perjalanan masih sangat hijau dan jauh dari hutan beton. Paling ramai, hanya permukiman.

    Dari sejumlah cerita penumpang lain, kepadatan dalam KRL Jogja-Solo bisa menyerupai KRL Jabodetabek saat libur sekolah atau akhir pekan. Saat jam-jam pulang atau berangkat kerja keramaian tergolong wajar.

    KRL Prameks Jogja-SoloKRL Jogja-Solo (bonauli/detikcom)

    Satu pembeda terakhir adalah tidak adanya gerbong khusus wanita di kedua ujung kereta. Semua gerbong dibuka untuk umum. Jadi tidak ada gerbong khusus perempuan.

    Tarif KRL Jogja-Solo flat sebesar Rp 8.000 sekali jalan, tidak seperti KRL yang memiliki tarif progresif atau bertambah sesuai jarak tempuh.

    Berikut jadwal KRL Yogyakarta-Palur:

    Jadwal keberangkatan Jogja-Solo dari Stasiun Tugu Yogyakarta yaitu pukul 05.05 WIB, 06.00 WIB, 07.05 WIB, 07.54 WIB, 08.49 WIB, 10.56 WIB, 12.07 WIB, 13.57 WIB, 15.01 WIB, 16.10 WIB, 17.35 WIB, 18.08 WIB, 20.15 WIB, 21.20 WIB dan 22.35 WIB.

    (bnl/fem)



    Sumber : travel.detik.com