Tag: wellness

  • Bisa Ditiru! Kebiasaan Orang Jerman yang Bikin Hunian Jadi Lebih Sejuk


    Jakarta

    Memiliki hunian yang sejuk menjadi dambaan setiap orang. Namun dalam kondisi tertentu, rumah bisa saja terasa pengap dan membuat penghuninya jadi tidak nyaman.

    Jika sudah seperti ini, alhasil penghuni rumah perlu menyalakan Air Conditioner (AC) atau kipas angin sepanjang hari. Sayangnya, cara ini justru bikin tagihan listrik melonjak dan isi dompet terkuras.

    Agar rumah terasa sejuk tanpa perlu pendingin ruangan, kamu bisa mengikuti kebiasaan orang Jerman yang satu ini, yakni lüften. Apakah itu?


    Apa Itu Lüften?

    Dilansir dari situs The Spruce, Jumat (16/5/2025), lüften merupakan salah satu cara tradisional orang Jerman untuk menyejukkan rumah. Caranya cukup sederhana, yakni dengan membuka jendela agar udara bisa masuk ke dalam.

    “Lüften merupakan cara tradisional untuk membuka jendela rumah agar udara segar bisa masuk dan mengeluarkan udara pengap dari dalam rumah,” kata Lauren Riddei, seorang desainer interior Health Home Wellness dan CEO Haus Holistics.

    Riddei mengatakan, lüften dapat dilakukan dengan sejumlah cara, tergantung dari ukuran rumah hingga waktunya. Jika memiliki rumah yang kecil, membuka seluruh jendela selama beberapa menit sudah cukup untuk meningkatkan kualitas udara di dalam rumah.

    Apabila rumah kamu cukup besar, sebaiknya buka semua jendela saat pagi, sore, atau keduanya. Cara ini dianggap mampu mengeluarkan udara lembap dan hangat sekaligus memasukkan udara sejuk ke dalam rumah.

    Cara Kerja Lüften dalam Mengeluarkan Udara Pengap

    Lüften bertujuan untuk meningkatkan jumlah oksigen di dalam rumah sekaligus mengeluarkan kelebihan karbon dioksida dan kelembapan.

    “Lüften bekerja dengan cara membuka jendela secara manual, baik di pagi atau malam hari untuk melepaskan kelebihan karbon dioksida, jamur, bakteri, alergen, atau kondensi, sekaligus memungkinkan oksigen masuk ke dalam rumah,” ujar Riddei.

    Proses lüften dapat berbeda-beda tergantung dari musimnya. Saat musim panas, disarankan membuka jendela sebanyak dua kali sehari selama 30 menit untuk meningkatkan kualitas udara dalam ruangan. Ketika musim hujan, cukup membuka jendela dua kali sehari selama 5-10 menit.

    Apakah Lüften Efektif Bikin Rumah Lebih Sejuk?

    Riddei mengatakan, menerapkan praktik lüften dapat efektif meningkatkan kualitas udara di dalam ruangan, mengganti udara kotor dengan udara segar, hingga membantu meminimalisir risiko timbulnya jamur.

    Selain itu, udara sejuk yang kaya oksigen juga membantu penghuni rumah tidur lebih nyenyak di malam hari. Cara ini juga dapat menghemat tagihan listrik karena tak perlu menyalakan AC atau kipas angin sepanjang hari.

    “Lüften bukan hanya sekadar kebiasaan yang mudah dilakukan, tapi juga merupakan cara yang bagus untuk melepaskan senyawa organik yang mudah menguap, kondensasi, jamur, alergen, atau bakteri yang dapat menumpuk di dalam ruangan tertutup,” pungkasnya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Yoga in the City untuk Kampanye Hidup Sehat


    Jakarta

    Ada banyak cara untuk mengampanyekan hidup sehat di era modern saat ini. Salah satunya lewat Yoga in the City, apa itu?

    Yoga in the City adalah salah satu perayaan tahunan yang hadir sejak 2023, digagas oleh Evolution Wellness yang membawahi tiga brand pusat kebugaran ternama di Indonesia.

    Acara ini digelar untuk merayakan World Wellness Weekend, sebuah gerakan global yang dirayakan di lebih dari 150 negara. Di Indonesia sendiri, ada tiga acara.


    Selain Yoga in the City yang digelar di Jakarta, ada juga Yoga in the Park di Bandung dan Surabaya, serta festival kebugaran yakni Fitness for Fame di Yogyakarta, Semarang, dan Bali.

    Untuk tahun ini, Yoga in the City digelar di pinggir pantai Ancol, Minggu (21/9) dengan dihadiri lebih dari 250 peserta, menjadikannya salah satu event yoga terbesar di Jakarta.

    Tidak hanya rangkaian gerakan yoga, peserta juga merasakan pengalaman sound healing yang menghadirkan relaksasi tubuh dan pikiran. Sesi yoga di tepi pantai saat matahari terbenam semakin menambah ketenangan, menciptakan momen yoga yang lebih intim dan penuh makna.

    Di saat bersamaan, Yoga in the Park juga digelar di Bumi Surabaya City Resort Surabaya 20 September, yang diikuti lebih dari 100 peserta. Selanjutnya, Yoga in the Park hadir di InterContinental Bandung, juga dengan 100 peserta yang antusias mengikuti sesi yoga outdoor.

    Lalu, Fitness for Fame yang digelar di Yogyakarta, Semarang, dan Bali, menghadirkan beragam aktivitas kebugaran seperti BodyCombat, Core Motion (cardio dance), Saltar (trampoline), hingga Hyrox yang menggabungkan keseruan, energi, dan komunitas dalam satu perayaan kebugaran yang inklusif.

    “Melalui rangkaian acara ini, kami ingin meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus mengajak lebih banyak orang untuk memulai, menjaga konsistensi, dan menginspirasi lingkungan sekitarnya melalui aktivitas olahraga. Dengan begitu, setiap individu dapat merasakan peningkatan kualitas hidup, baik dari sisi kesehatan, kebugaran fisik, maupun kesejahteraan mental,” ujar Triesca Ariesandy selaku Head of Fitness Celebrity Fitness, Fitness First Indonesia dan GoFit Indonesia dalam rilis kepada detikSport.

    Untuk mengikuti perkembangan World Wellness Weekend, dapat mengunjungi akun instagram @celebrityfitnessindonesia dan @fitnessfirst_id.

    (mrp/pur)



    Sumber : sport.detik.com