Tag: Will Smith

  • Muncul Aset Kripto Will Smith Inu, Berkat Aksi Tamparan di Oscar 2022

    Will Smith Inu (WSI) adalah aset kripto baru yang dibuat terinspirasi oleh aksi aktor Will Smith yang menampar Chris Rock di Academy Awards Oscar ke-94 pada Senin (28/3). Menariknya, setelah kejadian itu nilai token WSI melonjak hingga 469% dalam 24 jam terakhir.

    Token bernama Will Smith Inu mulai berdagang di bursa terdesentralisasi (DEX), Uniswap tak lama setelah acara di Oscar ditutup. Menurut data CoinMarketCap, WSI kini menempati peringkat #3181 pada Rabu (30/3) jam 06.00 WIB.

    Tidak banyak informasi mengenai token Will Smith Inu ini. Mulai dari kapitalisasi pasar langsung tidak tersedia. Pasokan token yang beredar dan maksimalnya tidak tersedia. Namun, CMC mencatat Fully Diluted Market Cap sudah mencapai $ 1.074.

    Dalam keterangannya, Token Will Smith Inu hanya terinspirasi oleh saat Will menampar Chris Rock di Oscar dan sama sekali tidak terkait dengan Will Smith. Informasi yang diberikan di situs web ini bukan merupakan saran investasi, saran keuangan, saran perdagangan, atau saran lainnya dan Anda tidak boleh memperlakukan konten situs web seperti itu.

    Aktor Will Smith yang menampar Chris Rock di Academy Awards Oscar ke-94 pada Senin (28/3). Foto: Chris Pizzello/AP.
    Aktor Will Smith yang menampar Chris Rock di Academy Awards Oscar ke-94 pada Senin (28/3). Foto: Chris Pizzello/AP.

    Baca juga: Kelas Kripto: Memahami Perbedaan Koin dan Token

    Muncul NFT Will Smith

    Ketertarikan kripto pada tamparan Will Smith juga tidak berakhir dengan token. Will Smith menampar Chris Rock di Oscar telah dibuat menjadi koleksi NFT.

    Pengguna NFT marketplace, Opensea bisa mendapatkan koleksi NFT “Will Smith Slap DAO” sejauh ini telah menjual 730 item seharga di antara $ 7–$ 300. Seniman NFT menyebut dirinya sebagai DAO (organisasi otonom terdesentralisasi), mencetak 2000 NFT tamparan Will Smith.

    Terpantau koleksi Will Smith Slap NFT khusus ini hanya tersisa 1270 untuk dijual. Harga dasar saat ini adalah 0,002 ETH (Ethereum), yaitu sekitar $ 7. Volume total NFT tamparan Will Smith yang diperdagangkan mencapai 13,5 ETH pada saat penulisan lebih dari $ 45.000.

    Berarti yang termurah yang dapat Anda pilih saat ini adalah sekitar $ 7. Sementara, nilai NFT untuk kategori kelas menengah yang lebih diinginkan dijual seharga $ 15 – $ 30 di pasar NFT yang populer.

    Koleksi koleksi NFT Will Smith Slap DAO.
    Koleksi koleksi NFT Will Smith Slap DAO.

    Hati-hati dengan Memecoin

    Karena kemudahan membuat aset kripto berbasis blockchain, produsen memecoin sering kali mendapat untung dengan cepat dari tren saat ini. Mereka biasanya membuat token kripto dengan menggunakan standar token ERC-20 atau BEP-20.

    Tren ini bukan yang pertama kali terjadi, Tahun lalu, token yang terinspirasi oleh serial TV Netflix, Squid Game mengalami kenaikan dan penurunan nilai yang serupa. Meskipun, diberi label penipuan yang jelas, token tersebut mengalami lonjakan harga 83.000% sebelum jatuh ke nol.

    Jadi sebelum berinvestasi harus melakukan riset terlebih dahulu dan jangan FOMO ikut tren, sehingga terbawa euforia untuk membeli aset kripto yang tidak jelas visi dan misinya.

    Baca juga: Begini Tips Menghindari Investasi Berkedok Skema Ponzi



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Review Jujur Keranjang Sultan yang Bikin Will Smith Penasaran



    Sukabumi

    Will Smith membuat warga +62 gempar dengan mengunggah video Suspension Bridge Situ Gunung. Buat traveler yang penasaran, ini review jujurnya!

    Suspension Bridge berada di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP). Wisata tersebut viral usai aktor asal Amerika, Will Smith memposting ulang video saat wisatawan menaiki keranjang sultan di Situ Gunung.

    “Where is this??,” tulis Will Smith melalui akun media sosial Instagram pribadinya.


    detikJabar mencoba menjajal langsung Keranjang Sultan pada hari ini, Sabtu (6/4/2024). Perjalanan dimulai dari pusat Kota Sukabumi menuju arah utara ke Kecamatan Cisaat dan Kadudampit. Wisatawan bisa menggunakan kendaraan umum atau pribadi baik itu kendaraan roda empat atau roda dua.

    Di Situ Gunung terdapat beberapa paket wisata yang disebut jalur merah dan jalur hijau. Sementara itu, Keranjang Sultan dapat dinikmati bagi wisatawan yang mengambil jalur hijau.

    Iyan warga Tangerang saat menjajal Keranjang Sultan di Situ Gunung SukabumiIyan warga Tangerang saat menjajal Keranjang Sultan di Situ Gunung Sukabumi Foto: Siti Fatimah

    Sebelum bisa menaiki Keranjang Sultan, pengunjung melewati jembatan Lembah Purba. Jembatan itu memiliki panjang 414 meter dan diklaim sebagai yang terpanjang se-Asia lho!

    Wisatawan dimanjakan dengan pemandangan alam khas pegunungan, pepohonan yang rimbun, udara yang segar dan sahutan suara burung. Selain memacu adrenalin, jika beruntung, pengunjung bisa melihat satwa liar yang dilindungi, salah satunya lutung Jawa.

    Perjalanan kemudian dilanjut dengan menuruni tangga bebatuan mengarah ke Curug Sawer. Di tengah perjalanan, pengunjung akan disuguhi dengan pertunjukkan kesenian khas Sunda yaitu permainan musik suling dan karinding.

    Sebelum tiba di Curug Sawer, pengunjung akan melewati beberapa fasilitas lain seperti Glamping Situ Gunung, area oleh-oleh dan food court. Setelah itu, perjalanan diakhiri dengan menaiki Keranjang Sultan.

    Keranjang Sultan menjadi salah satu fasilitas untuk memotong jalan mengarah keluar area wisata. Pengelola menyiapkan kursi berbahan rotan untuk melintasi sungai sepanjang 153 meter.

    Di sana sudah ada dua petugas yang membantu wisatawan untuk duduk dan memakaikan sabuk pengaman. Setidaknya ada delapan kursi Keranjang Sultan yang disiapkan pengelola.

    Iyan Nur Yahya (52) pengunjung asal Tangerang mengaku sangat antusias untuk menaiki Keranjang Sultan. Ini kali pertama Iyan bersama keluarganya menaiki Keranjang Sultan.

    “Jadi saya lagi liburan dari Tangerang ke Sukabumi. Kemungkinan ini naik Keranjang Sultan baru pertama kali tapi kalau sekitaran Ciwidey, Rengganis pernah cuma ini yang paling pertama ke sukabumi sekalian saya ajak keluarga, suami-istri sama ponakan sekitar 18 orang, semoga senang semua,” kata Iyan.

    Sejak muda, Iyan memang menyukai wisata alam. Dia mengaku ingin menguji adrenalin dengan melewati jembatan dan naik Keranjang Sultan.

    “Nggak ada (takut atau gugup) makanya pengen coba uji adrenalin. Seru, kebetulan saya suka di alam ke daerah-daerah pegunungan. Harga tiketnya memadai, terjangkau. Semoga di hari lebaran tidak ada kenaikan, semua keluarga bisa main lagi semua, kebetulan saya ambil yang hijau,” tutupnya.

    ***

    Baca artikel selanjutnya di sini.

    (bnl/bnl)

    Sumber : travel.detik.com

    Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker