Tag: wisata kuliner

  • Mencicipi Bakso Viral di Bandung yang Ada Sejak 1996


    Bandung

    Kota Bandung juga punya banyak tempat makan bakso populer. Salah satunya ada kedai bakso viral yang jadi langganan artis hingga food vlogger.

    Mencari tempat makan bakso yang enak di kota Bandung, tidak sulit. Beragam kuliner bakso dari harga kaki lima sampai bintang lima bisa ditemukan di kota ini.

    Salah satu tempat makan bakso yang sering dijadikan destinasi wisata kuliner di Bandung ada kedai Bakso Tjap Haji. Kedai bakso ini berlokasi di Jalan Burangrang dan baksonya sendiri sudah diproduksi sejak tahun 1996.


    Bakso Tjap Haji turut dikenal dengan variasi bakso, mie ayam sampai tetelan dan koyor yang jadi topping favorit di sini. Menjadi viral setelah dikunjungi mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dan sejumlah selebriti.

    Berikut beberapa menu yang menarik dicoba di Bakso Tjap Haji.

    Detail Informasi Bakso Tjap Haji
    Nama Tempat Makan Bakso Tjap Haji
    Alamat Jl. Burangrang No.21, Malabar, Bandung.
    No Telp (022) 87329000
    Jam Operasional 10.00 – 21.00
    Estimasi Harga Rp 30.000 – Rp 100.000
    Tipe Kuliner Bakso
    Fasilitas

    1. Bakso Legendaris dari 1996

    Bakso Tjap Haji : Mencicipi Bakso Viral di Bandung yang Ada Sejak 1966Bakso Tjap Haji : Mencicipi Bakso Viral di Bandung yang Ada Sejak 1996 Foto: detikFood

    Kedai bakso ini pertama kali dibuka pada pertengahan tahun 2022 lalu. Sang pemilik, Pak Haji Dede dulunya hanya memproduksi bakso saja untuk dipasok di sekitar Jawa Barat sampai Jawa Tengah.

    Usaha bakso ini sudah ada sejak tahun 1996 dengan nama Bakso Tjap Haji. Pada tahun 2022 akhirnya mereka memutuskan untuk membuka kedai bakso dengan konsep yang berbeda.

    Bakso Tjap Haji : Mencicipi Bakso Viral di Bandung yang Ada Sejak 1966Bakso Tjap Haji : Mencicipi Bakso Viral di Bandung yang Ada Sejak 1996 Foto: detikFood

    Di sini pegunjung akan melihat langsung proses pembuatan bakso, dengan variasi topping, isian sampai jenis bakso yang dipajang di lemari kaca. Lengkap dengan pilihan kuah kaldunya.

    2. Bakso Spesial Tjap Haji

    Bakso Tjap Haji : Mencicipi Bakso Viral di Bandung yang Ada Sejak 1966Bakso Tjap Haji : Mencicipi Bakso Viral di Bandung yang Ada Sejak 1996 Foto: detikFood

    Kedai bakso yang sudah bersertifikasi halal ini memajang banyak foto selebriti hingga food vlogger yang pernah makan di kedainya. Mulai dari Yuki Kato, Rachel Vennya, Siti Badriah sampai Cakra Khan.

    Untuk menu andalannya ada Paket Bakso Spesial 1 (Rp 50.000). Isinya lengkap ada bakso telur, bakso urat, bakso cincang, bakso halus kecil, pangsit goreng dan pilihan mie atau bihun. Tipe kuahnya bening dengan aroma kaldu sapi yang cukup kuat.

    Menu ini bisa menjadi jawaban bagi yang penasaran ingin mencicipi aneka jenis bakso di Bakso Tjap Haji. Ukuran baksonya lumayan besar dan mengenyangkan, seperti bakso telur yang menggunakan telur ayam utuh.

    Bakso Tjap Haji : Mencicipi Bakso Viral di Bandung yang Ada Sejak 1966Bakso Tjap Haji : Mencicipi Bakso Viral di Bandung yang Ada Sejak 1996 Foto: detikFood

    Kemudian ada bakso uratnya yang memiliki tekstur kasar dan rasa dagingnya lebih gurih, kemudian bakso cincang yang dominan manis gurih. Dipadukan dengan kuah kaldunya yang bening ringan rasanya semakin mantap.

    Oh ya, di setiap meja tersedia minyak bawang putih, cuka, sambal rawit merah, jeruk limau dan tak ketinggalan kecap hingga saus produksi Tjap Haji. Pengunjung bisa meracik bakso mereka sesuai selera.

    Menu lainnya di Bakso Tjap Haji ada di Halaman Berikutnya!

    3. Mie Ayam Spesial

    Bakso Tjap Haji : Mencicipi Bakso Viral di Bandung yang Ada Sejak 1966Bakso Tjap Haji : Mencicipi Bakso Viral di Bandung yang Ada Sejak 1996 Foto: detikFood

    Selain menu baksonya yang jadi juara di sini, menu Mie Ayam Spesial (Rp 40.000) tak kalah favorit. Seporsi mie ayamdisajikan dengan suwiran daging ayam bumbu kecap, bakso halus tiga butir, kulit ayam dan pangsit goreng sebagai pelengkapnya.

    Tipe mie yang digunakan mirip seperti mie karet, hanya saja lebih pipih dan tidak sebesar mie karet. Mie diracik dengan kecap asin dan kecap manis serta kuah terpisah, gagrak mie yang satu ini mengikuti mie yamin ala Bandung yang manis gurih.

    Namun, rasa manis gurih dari racikan mie bisa diseimbangkan dengan tambahan sambals hingga kriuk renyah dari kulit ayam goreng yang asin.

    4. Topping Tetelan dan Koyor

    Bakso Tjap Haji : Mencicipi Bakso Viral di Bandung yang Ada Sejak 1966Bakso Tjap Haji : Mencicipi Bakso Viral di Bandung yang Ada Sejak 1996 Foto: detikFood

    Tak lengkap rasanya makan di Bakso Tjap Haji tapi tidak memesan menu pendampingnya. Oseng tetelan (Rp 12.000) dan oseng koyor (Rp 10.000), jadi topping favorit di sini. Oseng dan tetelan bisa dioseng dengan rasa manis, pedas, gurih sesuai selera.

    Disajikan di piring terpisah, tetelan dan koyor yang dioseng berhasil memberikan rasa baru saat disantap dengan bakso dan mie ayam. Oh ya, menu oseng tetelan dan koyor ini juga bisa disantap dengan nasi putih.

    Bakso Tjap Haji : Mencicipi Bakso Viral di Bandung yang Ada Sejak 1966Bakso Tjap Haji : Mencicipi Bakso Viral di Bandung yang Ada Sejak 1996 Foto: detikFood

    Jangan lupa pesan Bakso Goreng (Rp 15.000), seporsi dapat tiga biji bakso sedang yang digoreng dadakan. Lengkap dengan saus pedas manis yang jadi cocolannya.

    Selain menu-menu di atas ada banyak menu lainnya di Bakso Tjap Haji, misalnya topping lidah sapi, daging iris, tulang sumsum, buntut kulit sampai ceker dengan harga terjangkau dari Rp 10.000 saja.

    (sob/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Adu Rasa 3 Batagor Legendaris di Bandung, Mana yang Jadi Juara?


    Bandung

    Berasal dari Bandung, batagor jadi jajanan populer tak lekang oleh waktu. Ada tiga batagor yang paling terkenal di Bandung, kira-kira siapa juaranya?

    Batagor atau singkatan dari Bakso Tahu Goreng merupakan jajanan khas Bandung, Jawa Barat. Sesuai namanya, bakso tahu goreng tersebut disantap dengan bumbu kacang yang pedas manis. Mudah tentunya untuk menemukan batagor di Bandung.

    Mulai dari batagor kaki lima yang dijual di gerobak, sampai batagor legendaris yang jadi destinasi wisata kuliner jika sedang berada di Bandung.


    Dari sekian banyak batagor di Bandung, ada tiga batagor yang legendaris dan populer sejak puluhan tahun lalu. Yaitu Batagor Kingsley, Batagor Riri dan terakhir Batagor Burangrang.

    Ketiganya meski menjual menu batagor tapi memiliki cita rasa dan racikan bumbu kacang yang berbeda. Kira-kira dari ketiga batagor populer ini mana yang paling enak ya?

    Berikut adu rasa tiga batagor paling terkenal di Bandung versi detikFood (22/11).

    1. Batagor Kingsley

    Adu Rasa 3 Batagor Legendaris di Bandung, Mana yang Jadi Juara?Batagor Kingsley Foto: detikFood

    Batagor Kingsley sudah ada sejak tahun 1982. Berlokasi di Jalan Veteran no. 25, Bandung, batagor yang satu ini terkenal sebagai batagor premium yang diburu banyak orang ketika ke Bandung. Kalau mau makan di tempat, terutama di akhir pekan, pengunjung harus mengantre sekitar 15-30 menit untuk mendapatkan kursi.

    Menu utamanya ada Batagor Goreng (Rp 38.000/ 2 biji) dan Siomay Goreng (Rp 38.000/ 2 pcs). Kedua menu ini disajikan dengan bumbu kacang yang sudah dituang langsung ke makanan, lengkap dengan tambahan kecap manis.

    Adu Rasa 3 Batagor Legendaris di Bandung, Mana yang Jadi Juara?Siomay Goreng Kingsley Foto: detikFood

    Ukuran batagor dan siomay gorengnya cukup besar. Aroma gorengan batagornya tercium harum karena digoreng dadakan ketika ada yang memesan. Tekstur batagornya kenyal, dengan rasa ikan tenggiri yang mendominasi batagor.

    Adu Rasa 3 Batagor Legendaris di Bandung, Mana yang Jadi Juara?Adu Rasa 3 Batagor Legendaris di Bandung, Mana yang Jadi Juara? Foto: detikFood

    Begitu juga dengan siomay gorengnya yang ikan tenggirinya terasa di setiap suapan. Di sini tipe bumbu kacangnya tidak terlalu kental, tapi rasanya manis gurih dengan sedikit pedas dari campuran cabe merah yang dihaluskan ke bumbu kacang. Komposisi bumbu kacangnya ini menyempurnakan rasa batagor yang gurih sedap.

    2. Batagor Riri

    Adu Rasa 3 Batagor Legendaris di Bandung, Mana yang Jadi Juara?Adu Rasa 3 Batagor Legendaris di Bandung, Mana yang Jadi Juara? Foto: detikFood

    Beralih ke Jalan Burangrang, di sini ada kedai Batagor Riri yang sudah eksis sejak tahun 1985 silam. Dulunya batagor ini dibuat sang pemilik untuk konsumsi keluarga sendiri, puluhan tahun berselang kini Batagor Riri termasuk ke dalam batagor legendaris di Bandung.

    Menu paling populer ada Batagor Campur (Rp 60.000), isinya lengkap ada batagor dua biji batagor dan satu siomay goreng bentuk bulat. Menu ini disajikan dengan bumbu kacang yang terpisah. Bumbu kacangnya berwarna cokelat kekuningan tanpa campuran kecap.

    Adu Rasa 3 Batagor Legendaris di Bandung, Mana yang Jadi Juara?Adu Rasa 3 Batagor Legendaris di Bandung, Mana yang Jadi Juara? Foto: detikFood

    Sama seperti Batagor Kingsley, ukuran siomay dan batagor di Riri juga cukup besar. Ketika dicicip rasa ikan tenggirinya memang tidak terlalu dominan, akan tetapi cukup terobati dengan bumbu kacangnya yang lebih ke rasa gurih asin.

    Batagor Enak Lainnya Ada di Halaman Selanjutnya!

    3. Batagor Burangrang

    Batagor BurangrangBatagor Burangrang Foto: detikFood

    Terakhir ada Batagor Burangrang, lokasinya masih berada di jalan yang sama dengan Batagor Riri. Kedai batagor satu ini sudah ada sejak tahun 1970-an dan masih bertahan sampai sekarang. Kedainya cukup sederhana tapi kebanyakan yang datang beli batagor untuk dibawa pulang.

    Menu yang paling banyak dipesan ada Batagor Campur (Rp 49.500), terdiri dari dua batagor dan satu siomay goreng. Bumbu kacang disajikan di mangkuk terpisah, tekstur bumbu kacangnya paling kental dan berwarna cokelat pekat.

    Adu Rasa 3 Batagor Legendaris di Bandung, Mana yang Jadi Juara?Adu Rasa 3 Batagor Legendaris di Bandung, Mana yang Jadi Juara? Foto: detikFood

    Sementara rasa dari batagor Burangrang sangat gurih, dengan perpaduan ikan tenggiri dan tahu yang lembut. Begitu juga dengan siomay gorengnya yang mirip rasa dengan pempek jenis adaan. Ketika dicocol dengan bumbu kacang, rasanya semakin enak karena sentuhan manis gurih dari bumbu kacang yang ‘medok’.

    4. Juara Batagor Terenak di Bandung

    Adu Rasa 3 Batagor Legendaris di Bandung, Mana yang Jadi Juara?Adu Rasa 3 Batagor Legendaris di Bandung, Mana yang Jadi Juara? Foto: detikFood

    Setelah dicicip ketiga batagor paling populer di Bandung ini, semuanya memiliki ciri khas serta keunggulan masing-masing. Begitu juga dengan racikan bumbu kacang yang berbeda di setiap tempat.

    Untuk rasa sebenarnya variatif dan kembali ke selera masing-masing, namun detikFood memilih menu batagor dan siomay goreng dari Batagor Kingsley sebagai juara. Karena dari segi rasa, batagor Kingsley sangat dominan dengan rasa ikan tenggiri yang gurih. Ditambah dengan bumbu kacangnya yang tak terlalu kental tapi punya rasa pedas, manis dan gurih.

    Bagi yag penasaran ingin mencicipi langsung menu batagor ini, bisa langsung mampir ke tiga kedai batagor paling populer di Bandung ini.

    (sob/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Pedas Manis Ayam Bakar Artomoro yang Paling Viral di Jogja


    Jogja

    Viral di media sosial, tempat makan ayam bakar pedas yang satu ini tak pernah sepi dari pengunjung. Padahal menunya hanya ayam bakar saja.

    Liburan ke Jogja, tak lengkap rasanya jika tidak kulineran dan mampir ke tempat makan viral yang jadi incaran para wisatawan. Salah atunya ada Ayam Bakar Artomoro yang antreannya mengular di jam makan siang dan jam makan malam.

    Lokasinya tepat di JL. Pelagan Tentara Pelajar KM 7,8, Yogyakarta. Banyak food vlogger seperti Dyodoran dan Mgdalenaf hingga artis seperti Raisa, Melki Bajaj hingga Imam Darto yang sudah makan di sini.


    Pedas Manis Ayam Bakar Artomoro yang Paling Viral di JogjaPedas Manis Ayam Bakar Artomoro yang Paling Viral di Jogja Foto: detikFood

    Tempat makan ayam bakar yang berdiri sejak tahun 2006 ini sekilas tampak biasa seperti rumah makan lainnya, menunya pun terbilang sederhana yaitu hanya Ayam Bakar Manis (Rp 24.000) dan Ayam Bakar Pedas (Rp 24.000) per potong.

    Namun yang membuatnya istimewa jelas cita rasa ayam bakar pedas manis yang tak bisa ditemukan di tempat lain. Menurut salah satu pegawai di Ayam Bakar Artomoro, semua ayam bakar di sini menggunakan ayam kampung.

    Selain itu sebelumnya ayam diungkep dengan berbagai rempah seperti bawang merah, cabe sampai serai selama lima jam menggunakan api kecil. Agar rasa ayam lebih gurih dan meresap, ditambahkan santan untuk ungkepannya jadi rasanya semakin gurih.

    Pedas Manis Ayam Bakar Artomoro yang Paling Viral di JogjaPedas Manis Ayam Bakar Artomoro yang Paling Viral di Jogja Foto: detikFood

    Ayam yang sudah diungkep dengan berbagai bumbu itu kemudian ditaruh di atas meja panjang, pengunjung bisa memilih potongan paha atau dada untuk ayam bakarnya. Ayam kemudian dibakar dengan olesan bumbu pedas khas Artomoro. Ayam bakar yang sudah matang dilumuri lagi sambal merah hingga sambal kecap yang melimpah.

    Tekstur daging ayamnya sangat empuk dan rasanya gurih berempah. Racikan sambal pedas yang sedikit berminyak justru menambah rasa lezat dari ayam bakar ini. Di sini pengunjung bebas ambil nasi sepuasnya dengan harga Rp 6.000 per orang.

    Pedas Manis Ayam Bakar Artomoro yang Paling Viral di JogjaAyam Pedas. Foto: detikFood

    Bagi yang tak suka pedas, bisa pesan Ayam Bakar Manisnya. Dominan rasa bumbu kecap tapi dengan tambahan rempah yang rasanya mirip seperti areh di gudeg. Rasanya tetap enak dan manis dari kecapnya diseimbangan dengan bumbu rempahnya yang pekat.

    Bagi yang ingin makan di sini, perlu strategi khusus agar tidak perlu mengantre atau rebutan tempat duduk. Salah satunya dengan menghindari jam makan siang dan jam makan malam.

    Pedas Manis Ayam Bakar Artomoro yang Paling Viral di JogjaAyam Bakar Manis. Foto: detikFood

    Bisa datang ketika tempat makan ini baru buka atau setelah jam makan siang. Oh ya, tempat makan ini buka dari jam 07.00 – 21.30.

    Selain menu ayam bakarnya yang juara, ada beberapa menu pelengkap lainnya seperti Pete Bakar, Tahu Goreng Bandoeng hingga Sayur Asem dengan harga Rp 15.000 saja.

    Ayam Bakar Artomoro Yogyakarta
    Jl.Palagan Tentara Pelajar Km.7,8 Yogyakarta.
    Telp: 082130309192
    Jam Buka: 07.00 – 21.30

    (sob/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Ngiler! Ini 7 Iga Bakar Paling Juicy dan Hits di Jakarta


    Jakarta

    Akhir pekan jadi waktu tepat untuk berburu kuliner istimewa di Jakarta. Salah satu menu yang tak pernah gagal menggugah selera adalah iga bakar.

    Dari restoran ternama hingga warung sederhana, ada banyak pilihan tempat makan yang menawarkan olahan iga dengan cita rasa khas. Potongan daging yang empuk, bumbu gurih manis yang meresap, hingga paduan nasi hangat atau sop segar menjadikan iga bakar menu yang cocok dinikmati bersama keluarga maupun kerabat.

    Mulai dari Tebet, Rawamangun, hingga Ciledug, setiap kawasan punya tempat makan iga bakar andalan tersendiri. Dengan harga yang bervariasi, kamu bisa menemukan iga bakar smoky, berempah, hingga yang berpadu sambal pedas.


    Berikut 7 rekomendasi tempat makan iga bakar paling maknyus di Jakarta versi detikFood:

    1. Iga Bakar Andalan

    Baru Buka! Ada Ayam Goreng dan Iga Bakar Viral yang Laris 30 Kg per HariBaru Buka! Ada Ayam Goreng dan Iga Bakar Viral yang Laris 30 Kg per Hari Foto: Tim detikfood

    Rekomendasi kuliner iga bakar enak di Tebet bisa ditemukan di Ayam Goreng dan Iga Bakar Andalan, Jalan Tebet Raya No. 76, Jakarta Selatan. Restoran 24 jam ini menawarkan menu komplet dengan harga ramah kantong, mulai Rp 13.000 – Rp 78.000. Menu andalannya iga bakar smoky yang laris hingga 30 kg per hari.

    Seporsi iga bakar sedang dengan nasi putih Rp 47.000, sementara porsi jumbo lebih mengenyangkan dengan daging tebal dan juicy. Selain itu, ada ayam goreng empuk Rp 27.000 per porsi lengkap dengan sambal merah dan hijau, serta bebek penyet gurih Rp 37.000.

    Jangan lewatkan sate kulit Rp 6.000 per tusuk dan kangkung goreng khasnya. Kombinasi rasa pedas, gurih, dan smoky bikin kuliner ini wajib dicoba.

    2. Iga Bakar Rawamangun

    Iga Bakar Terenak di Rawamangun, Harus Rela Antre Berjam-jam!Iga Bakar Terenak di Rawamangun, Harus Rela Antre Berjam-jam! Foto: detikFood

    Di kawasan Jalan Tawes, Pulo Gadung, Jakarta Timur, ada Iga Bakar Rawamangun yang populer dengan menu iga ukuran jumbo super empuk. Daging iga bakarnya mudah lepas dari tulang. Hal ini menjadi ciri khas dan keunggulan dari iga bakar di kedai yang tak pernah sepi pengunjung ini.

    Sajian ini semakin istimewa karena dipadukan dengan nasi uduk kebuli yang gurih berempah. Perpaduan nasi beraroma rempah dengan iga bakar juicy menciptakan harmoni rasa yang unik.

    Seporsinya dibanderol sekitar Rp 40.000, sudah termasuk sambal kecap dan sambal merah pedas segar. Bagi yang ingin variasi lain, tersedia juga iga bakar dengan kuah sop hangat.

    3. Kedai Lilie Singkawang

    Kedai Lilie Singkawang: Viral Iga Bakar Empuk Juicy yang Sehari Laku 100 KgKedai Lilie Singkawang: Viral Iga Bakar Empuk Juicy yang Sehari Laku 100 Kg Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    Berlokasi di belakang Mal Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Kedai Lilie Singkawang sudah lama dikenal sebagai tempat berburu iga bakar lezat. Menu andalannya adalah iga bakar premium dengan harga sekitar Rp 58.000 per porsi. Dalam satu sajian, pengunjung akan mendapatkan 3 potong iga empuk yang juicy.

    Menariknya, jika ada bagian iga terlalu banyak tulang, pihak restoran akan menggantinya dengan tambahan daging. Cita rasa bumbunya begitu kental, meresap hingga ke dalam serat daging.

    Saat dipotong, dagingnya terlihat lembut dengan warna merah muda yang menggoda. Sop iga juga tersedia di sini, menambah pilihan hidangan untuk pengunjung yang ingin variasi rasa lebih segar.

    4. Iga Bakar Gayatri

    Bergeser ke Cipete Utara, Jakarta Selatan, ada Iga Bakar Gayatri yang menawarkan sensasi berbeda. Iga bakar di sini dimasak menggunakan tembikar sesaat sebelum disajikan, menghasilkan aroma khas yang unik.

    Tekstur dagingnya lembut, bisa dipadukan dengan sambal sesuai tingkat kepedasan yang diinginkan. Tambahan bawang goreng melimpah menjadi penyempurna rasa. Harga seporsi iga bakar reguler dibanderol Rp 39.000, sementara ukuran jumbo dihargai Rp 75.000.

    Selain itu, tersedia menu lain seperti soto kuah susu yang cukup populer di kalangan pengunjung. Restoran ini juga memiliki cabang di Bintaro dan Bogor.


    5. Iga Bakar Panglima

    Jualan Sejak 20 Tahun Lalu, Iga Bakar Viral Ini Punya Belasan CabangJualan Sejak 20 Tahun Lalu, Iga Bakar Viral Ini Punya Belasan Cabang Foto: detikFood

    Nama Iga Bakar Panglima belakangan semakin populer karena menyajikan iga bakar dengan porsi melimpah. Berlokasi di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, tempat ini selalu ramai oleh pelanggan yang tergoda aroma daging dibakar langsung di depan restoran.

    Potongan iga yang disajikan berukuran besar dengan tekstur daging yang empuk. Setelah dibakar, iga disiram saus BBQ yang gurih dan sedikit manis, menambah kaya cita rasa. Seporsi iga bakar di sini dihargai sekitar Rp 100.000 berisi tiga potong.

    Meski harganya cukup mahal, kualitas rasa dan besarnya porsi membuat banyak orang rela datang kembali untuk menikmati sajian istimewa ini terutama di tanggal muda setelah gajian.

    6. Iga Bakar IBB

    Meski hanya bermodalkan waurng tenda sederhana, tapi Iga Bakar IBB di kawasan Pulo Gadung, Jakarta Timur ini punya rating yang tinggi di Google Review, dan menu makannannya semua enak. Meski tempatnya sederhana, pilihan bumbunya cukup beragam dan menarik.

    Pengunjung bisa mencicipi iga bakar klasik atau mencoba varian lain seperti iga madu pedas, iga teriyaki, iga lada hitam, hingga iga bumbu desa. Potongan dagingnya memang tidak terlalu besar, tetapi tebal dan tetap juicy saat disantap.

    Harga seporsi iga bakar mulai Rp 30.000. Tempat ini menjadi salah satu alternatif favorit bagi mereka yang mencari kuliner kaki lima dengan rasa memuaskan.

    7. Iga Bakar Caplin

    Iga bakar madu di LumajangIga bakar. Foto: Nurhadi Wicaksono/detikJatim

    Untuk yang berada di kawasan Ciledug, Iga Bakar Caplin bisa menjadi destinasi kuliner favorit. Warung sederhana ini selalu dipadati pengunjung karena menyajikan iga yang tebal, empuk, serta kaya rasa.

    Sebelum dibakar, iga direbus terlebih dahulu dengan berbagai bumbu sehingga menghasilkan rasa gurih yang meresap sempurna.

    Harganya juga sangat ramah di kantong. Seporsi iga bakar lengkap dengan nasi putih hanya dibanderol Rp 30.000-an. Meski murah, cita rasa iga bakarnya tidak kalah dengan restoran besar. Tekstur dagingnya lembut dan pas dipadukan dengan sambal pedas khas warung ini.

    (sob/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Weekend di Kelapa Gading? Wajib Coba 7 Tempat Makan Populer Ini!


    Jakarta

    Kelapa Gading juga layak disebut sebagai surga kuliner Jakarta. Dari iga bakar, bubur legendaris, hingga burger kekinian, ini tujuh tempat makan paling populer di sana!

    Kelapa Gading sudah lama dikenal sebagai salah satu kawasan kuliner paling ramai di Jakarta. Setiap sudutnya dipenuhi deretan tempat makan menggoda, mulai dari jajanan kaki lima legendaris hingga restoran modern dengan konsep kekinian.

    Tak heran, kawasan ini selalu jadi destinasi favorit bagi pecinta kuliner dari berbagai penjuru ibu kota. Di sini, pilihan kuliner tak ada habisnya.


    Kamu bisa menemukan menu khas Nusantara seperti sop konro dan iga bakar yang gurih, hingga cita rasa oriental seperti bubur ayam Mayong yang legendaris di pagi hari. Tak ketinggalan, deretan resto modern seperti Kibo Smash Burger juga menambah variasi rasa untuk generasi muda pencinta burger yang juicy.

    Baca juga: Penjual Bubur Aduk Makanan pakai Bor, Netizen Puji sekaligus Heran

    Berikut ini 7 tempat makan populer di Kelapa Gading yang layak dicoba:

    Kuliner Kelapa GadingAda iga bakar enak di Kelaoa Gading dari Atu Dua Iga. Foto: Google Review

    1. Satu Dua Iga (Atu Dua Iga)

    Tempat ini dikenal sebagai rumah makan spesialis iga sapi. Menu andalan mereka adalah iga kuah Thai berupa iga disiram kuah asam-pedas dengan basil dan iga bakar lengkap dengan kentang goreng ditambah corn ribs sebagai pelengkap.

    Untuk kisaran harga, satu porsi iga bisa mencapai sekitar Rp 100.000an di salah satu varian menu steak/iga yang komplet. Lokasinya berada di Jl. Raya Kelapa Hybrida No. 17 Blok RB-1, Kelapa Gading, Jakarta Utara, tepatnya setelah PHD Kelapa Gading.

    2. Bubur Khas Manyong (Bubur Ayam Khas Mayong)

    Bubur Khas Manyong atau Bubur Ayam Khas Mayong menjadi salah satu bubur ayam legendaris di wilayah Kelapa Gading. Menu khasnya adalah bubur ayam lengkap dengan topping seperti sate kulit, usus, ati, telur puyuh, dan sambal pedas menyengat.

    Kisaran harga seporsi buburnya mulai dari Rp 23.000an. Lokasi Bubur Mayong di Kelapa Gading ada di Jl. Boulevard Timur No. 54-55, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

    3. Marannu

    Rumah Makan Marannu adalah restoran khas Makassar yang cukup dikenal di Kelapa Gading, terutama bagi penggemar masakan Sulawesi. Menu spesial yang ditawarkan antara lain konro bakar, sop konro, coto Makassar, serta ikan bakar khas Makassar.

    Harga menu yang ditawarkan mulai dari Rp 40.000an per porsi. Lokasinya berada di Jalan Boulevard Raya Blok TA2, No.27, Kelapa Gading Timur, Jakarta Utara.

    4. Warung SCI

    Warung SCI (Prikphun Manow) adalah restoran kecil dengan konsep fusion antara masakan Thai dan Peranakan. Menu unggulan mereka adalah Tom Yum utara dan berbagai olahan laut dengan citarasa Thai atau peranakan.

    Harganya dipatok mulai dari Rp 50.000an tergantung jenis menu yang ingin dipesan pelanggan. Lokasi terletak di Jl. Raya Kelapa Hybrida Blok QJ9 No. 25, Kelapa Gading, Jakarta Utara (seberang Sekolah Penabur)

    5. Kibo Smash Burger

    Kibo Smash Burger adalah restoran burger gaya smash burger. Ciri khasnya terdapat pada patty ditekan tipis dan dimasak hingga renyah di luar namun juicy di dalam. Menu unggulan mereka adalah burger dengan patty aneka saus.

    Harga burger di Kibo relatif terjangkau, dari sekitar Rp 30 ribuan untuk burger standar. Lokasi tempat makan ini berada di lantai kedua Inori Ice atau Jl. Raya Kelapa Gading Hybrida No.31, Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara.

    Kuliner Kelapa GadingJika ingin kuliner berkuah hangat bisa datang ke Misoa Wang. Foto: Google Review

    6. Misoa Wang

    Penikmat makanan khas Chinese dengan kuah kaldu gurih cocok datang ke sini. Racikan misoa yang lembut bisa menjadi pilihan untuk asupan makanan yang gurihnya menghangatkan tubuh.

    Lokasi Misoa Wang berada di Jalan Boulevard Raya No.16A, Kelapa Gading Timur, Jakarta Utara. Harga per porsi misoa di sini dipatok Rp 40.000an per porsi.

    7. Kinkindon

    Gyudon yang gurih juicy dengan porsi menggunung bisa dinikmati di Kinkindon. Menu bernama Volcano Don menjadi yang diandalkan dan paling banyak dipesan pelanggannya di sini.

    Harga seporsi gyudon di Kinkindon dibanderol mulai dari Rp 60.000an tergantung menu yang dipesan. Untuk menyambanginya bisa langsung datang ke Jl. Boulevard Raya No.21-22, Kelapa Gading Timur, Jakarta Utara.

    (dfl/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Kuliner Legendaris di Dekat Tugu Pahlawan, Surabaya yang Wajib Dicoba


    Jakarta

    Tak hanya penuh sejarah, Tugu Pahlawan Surabaya juga jadi destinasi kulineran legendaris. Mulai dari lontong balap hingga nasi bebek, bisa kamu cicip di sini.

    Setiap tanggal 10 November, masyarakat Indonesia memperingati Hari Pahlawan untuk mengenang perjuangan para pejuang kemerdekaan. Salah satu kota yang lekat dengan sejarah ini tentu saja Surabaya.

    Kota Pahlawan memiliki banyak destinasi bersejarah, termasuk Monumen Tugu Pahlawan yang menjadi simbol keberanian arek-arek Suroboyo. Setiap tahun, kawasan ini selalu ramai dikunjungi warga.


    Tak hanya wisata sejarah, kawasan sekitar Tugu Pahlawan juga menyimpan deretan kuliner legendaris. Banyak warung dan depot tua yang sudah puluhan tahun berdiri di sekitarnya.

    Sebagai cara unik memperingati Hari Pahlawan, kamu bisa mencicipi kuliner khas Surabaya di sekitar Tugu Pahlawan.

    Berikut 5 rekomendasi tempat kuliner di dekat Tugu Pahlawan Surabaya:

    1. Nasi Bebek Tugu Pahlawan

    Nasi Bebek Tugu Pahlawan jadi salah satu kuliner malam favorit di Surabaya. Tempat makan ini legendaris karena sudah berdiri sejak 1980-an.

    Seporsi nasi bebek disajikan dengan nasi putih hangat dan bebek goreng empuk yang kulitnya mudah terkelupas. Aroma gurihnya langsung menggoda begitu dihidangkan.

    Menu ini dilengkapi serundeng, sambal, dan lalapan segar. Satu porsi nasi bebek plus es jeruk segar dibanderol sekitar Rp 30.000-an.

    2. Warung Nasi Cumi‑Cumi (Ibu Atun)

    5 Kuliner Legendaris di Dekat Tugu Pahlawan.Warung Nasi Cumi‑Cumi (Ibu Atun) Foto: Google Review/Anggara Sidjabet

    Tak kalah legendaris, Warung Nasi Cumi-cumi berdiri sejak 1995 dan jadi destinasi kuliner malam populer di Surabaya.

    Di sini, kamu bisa memilih aneka menu nasi cumi dengan cita rasa khas tinta cumi yang pekat dan menggugah selera. Seporsinya dibanderol Rp 22.000-Rp 33.000, tergantung lauk pelengkap.

    Jika ingin yang spesial, tersedia menu nasi cumi komplet yang berisi nasi putih hangat, cumi, empal, telur, paru, babat, usus, dan peyek udang.

    3. Soto Sulung Cak Suit

    5 Kuliner Legendaris di Dekat Tugu Pahlawan.Soto Sulung Cak Suit Foto: Google Review/Fikri Martin

    Soto Sulung Cak Suit yang sudah berdiri sejak 1964 menjadi salah satu destinasi kuliner legendaris di Surabaya. Seporsi soto di warung ini dibanderol sekitar Rp 28.000.

    Kamu bisa pilih antara varian soto buntut dan soto ayam. Kuahnya bening dan gurih, dengan aroma kaldu ayam yang khas. Isian kondimennya juga komplet.

    Warung ini populer jadi tempat sarapan, karena warungnya buka sejak mulai pukul 07.00 hingga 15.00 WIB. Disarankan datang lebih awal agar tidak kehabisan.

    4. Depot Nasi Campur Pojok Tambak Bayan

    Depot Nasi Campur Pojok Tambak Bayan berdiri sejak 1967 sebagai warung kaki lima di sudut kawasan Tambak Bayan, Surabaya.

    Di sini, kamu bisa memilih aneka menu nasi sederhana yang menggugah selera. Mulai dari nasi campur hingga nasi kuning, nasi pecel, nasi rawon, dan nasi sop buntut.

    Salah satu yang jadi andalan adalah nasi pecelnya. Bumbu pecelnya gurih, agak encer, ada sensasi pedasnya. Harga per menu ditawarkan mulai dari sekitar Rp 25.000-Rp 50.000

    5. Lontong Balap Garuda ‘Pak Gendut’

    5 Kuliner Legendaris di Dekat Tugu Pahlawan.Lontong Balap Garuda ‘Pak Gendut’ Foto: Google Review/Budal Corporate

    Lontong Balap Garuda ‘Pak Gendut’ berdiri sejak 1958 dan menjadi ikon kuliner legendaris di Surabaya. Lokasinya tidak jauh dari Tugu Pahlawan Surabaya yang ikonik.

    Seperti namanya, warung ini menyajikan menu khas lontong balap dengan porsi melimpah yang menggugah selera.

    Satu porsi lontong balap beserta es teh dibanderol sekitar Rp 22.000. Lontongnya lembut, dengan paduan bumbu petis yang gurih dan aromatik. Selain itu, tersedia sate kerang sebagai pelengkap.

    (raf/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Wisata Kuliner Seafood yang Wajib Dicoba di Pulau Tidung



    Jakarta

    Saat pariwisata pulau berkembang, ada satu aspek yang juga ikut populer yaitu wisata kuliner. Sudah pasti tahu, andalannya pulau pasti seafood.

    Jembatan Cinta, ikon dari Pulau Tidung, tenar di tahun 2009. Semenjak itu, banyak turis dan wisatawan yang datang ke sana untuk liburan.

    Masripah (48) adalah pemilik kedai Warung Makan Weni. Mulai-mula ia berjualan di dekat Jembatan Cinta, bersamaan dengan pembukaan tempat ikonik itu, dan mendapat banyak pelanggan, hampir seluruhnya adalah wisatawan.


    Namun persaingan membuatnya harus pindah ke area pemukiman. Mengalah bukan berarti kalah, kedai barunya tetap dicari oleh pelanggan lama.

    “Ada yang datang ke sini sama operator travel, tapi kebanyakan mandiri, mereka mau makan ikan yang bisa pilih sendiri,” ucapnya.

    Wisata kuliner seafood di Pulau TidungWisata kuliner seafood di Pulau Tidung Foto: (bonauli/detikcom)

    Tak cuma dari domestik, bule-bule pun lalu lalang masuk ke kedainya. Hal ini terbukti di Lebaran kemarin.

    “Lebaran hari pertama dan kedua buka, rame banget. Tapi Lebaran ketiga tutup, saya ngawinin anak bungsu saya,” ungkapnya.

    Awalnya Ibu Masripah tidak sadar dengan banyaknya pengunjung di luar kedainya. Ia sedang sibuk mempersiapkan pernikahan sang putri. Cucunya datang, memberi tahu bahwa ada belasan orang yang antre untuk pesan ikan bakar.

    “Cucu saya bilang kalau ini nggak buka, tapi mereka nggak percaya,” katanya.

    Ibu Masripah pemilik warung seafood di Pulau TidungIbu Masripah pemilik warung seafood di Pulau Tidung Foto: (bonauli/detikcom)

    Sang cucu akhirnya menghampiri neneknya, ia kemudian keluar dan memberi tahu bahwa kedai mereka akan tutup selama tiga hari. Wajah kecewa terpasang di wajah wisatawan.

    Ibu Masripah berkata bahwa Sabtu-Minggu adalah hari yang ramai oleh wisatawan. Biasanya ia menyiapkan 20 kg ikan untuk dibakar. Kalau libur panjang, tiga kulkas berkapasitas 50 kg pun penuh sesak dengan berbagai jenis ikan, udang sampai cumi-cumi.

    “Sekali datang rombongan bisa 50an duduk di sini. Kalau mau diantar ke homestay juga bisa,” katanya.

    Langganan biasanya sudah tahu dengan fasilitas ini. Mereka tak segan untuk memesan ikan sampai 5kg untuk diantar ke penginapan. Malam terasa panjang, seringkali pesanan menumpuk sampai pukul 2 pagi.

    Wisata kuliner seafood di Pulau TidungWisata kuliner seafood di Pulau Tidung Foto: (bonauli/detikcom)

    “Langganan pasti ke sini, banyak ikan bakar lain tapi di sini bumbunya beda,” ungkap wanita berambut panjang itu.

    Pendukung besar dari usahanya BRI. Sudah 6 tahun ini, Ibu Masripah menerima pinjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari BRI. Ini sudah kali ketiganya.

    “Pinjaman pertama Rp 50 juta, kemudian pinjaman kedua juga sama, pinjaman ketiga Rp 40 juta,” katanya.

    Warung seafood ini menjadi tanda bahwa BRI setulus hati mengembangkan UMKM warga setempat. Meski laris manis, harga ikan bakar di sini masih standar sekitar Rp 120 ribuan per kilo. Ikannya segar dan bumbunya medok tiada dua.

    Wisata kuliner seafood di Pulau TidungWisata kuliner seafood di Pulau Tidung Foto: (bonauli/detikcom)

    Dibantu oleh 3 karyawan dan keluarga, Ibu Masripah terus berupaya untuk memajukan usahanya. Apalagi di tengah gempuran mahalnya sewa tanah usaha, sekitar Rp 12 juta per tahun. Modal usaha yang ia dapat dari BRI benar-benar mempermudah jalannya.

    “Berterima kasih sama BRI, karena bisa dapat suntikan dana buat modal usaha,” pungkasnya.

    Panca Haryono(39) SPV Unit Kencana Pluit yang membawahi nasabah di Kepulauan Seribu sadar betul bahwa Pulau Tidung hidup dari pariwisata. Tak perlu jauh-jauh ke daratan, kini mantri BRI bisa datang langsung ke pulau-pulau untuk memberikan modal usaha pada UMKM yang membutuhkan lewat Teras BRI Kapal.

    “Orang-orang pulau sangat terbantu dengan ini. BRI lebih mengembangkan nasabah yang memiliki warung dan potensi wisata,” tutupnya.

    Wisata kuliner seafood di Pulau TidungWisata kuliner seafood di Pulau Tidung Foto: (bonauli/detikcom)

    (bnl/wsw)

    Sumber : travel.detik.com

    Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker
  • Dari Jauh Seperti Vihara, tapi Ternyata Kuliner Legendaris Rumah Merah



    Jakarta

    Sebuah bangunan di Tanah Abang menyita perhatian. Dari jauh sekilas seperti vihara, tapi ternyata itu adalah wisata kuliner legendaris si Rumah Merah.

    Terletak tepat di samping kompleks Pasar Tanah Abang Blok A, traveler akan menemukan sebuah bangunan bergaya Tionghoa yang menyerupai vihara, padahal bukan.

    Dikenal dengan sebutan Rumah Merah, bangunan ini ternyata adalah sebuah kafe dan restoran bernama Kapitan Lim. Bangunan kafe itu memang terlihat dari luar memiliki kombinasi warna merah dan putih yang mencolok.


    Dengan pagar pintu berwarna merah yang menyerupai ciri khas vihara, kafe ini lengkap dengan hiasan lampion-lampion yang menggantung di sekelilingnya, menciptakan suasana yang memikat dan kental dengan nuansa Tionghoa.

    Penamaan kafe ‘Kapitan Lim’ diambil dari nama Kapitan Tionghoa di Batavia, seorang tokoh berpengaruh dalam sejarah Batavia yang tidak hanya dikenal sebagai pemimpin, tetapi juga sebagai seorang pengusaha gula sukses di wilayah Batavia pada masanya. Berdasarkan arsip sejarah ada dua kapitan bermarga Lim, yaitu Lim Lak Tjo dan Lim Kin Kwa.

    “Kalau yang saya tahu, dari kapitan Lim, Kapitan Lim ini bukan owner, tapi nama sejarah orang Tionghoa,” kata Ria penanggung jawab resto tersebut kepada detikTravel.

    Kafe Kapitan Lim di Tanah AbangKafe Kapitan Lim di Tanah Abang Foto: Amalia Novia Putri/detikTravel

    Kapitan Lim kafe dan resto menawarkan pengalaman yang berbeda dengan interior dan bangunan yang unik. Suasananya membawa pengunjung seakan tertransportasi ke zaman dahulu.

    Saat berada di dalam kafe, traveler akan merasakan suasana yang dihadirkan selaras dengan ciri khas Tionghoa, dari bangunan maupun ornamen penghiasnya.

    Tidak seperti kafe-kafe di Jakarta yang mengusung konsep gaya minimalis, di Kapitan Lim tetap dijaga tradisi dan keaslian konsep arsitektur Tionghoa yang kental, sehingga menciptakan kombinasi yang harmonis antara modernitas dan warisan budaya yang kaya.

    “Karena keunikannya terus konsepnya lebih mengarah ke zaman dahulu jadi membuat orang tuh berada di tahun sekarang” ujar Ria.

    Rata-rata pengunjung kafe dan resto Kapitan Lim ini terdiri dari berbagai kalangan. Banyak dari mereka adalah orang-orang yang datang setelah berbelanja di Tanah Abang, serta pengunjung yang mengadakan meeting atau event-event keluarga.

    “Kebanyakan sih kita event-event keluarga, meeting, dan orang-orang setelah habis berbelanja,” Ria menjelaskan.

    Kafe Kapitan Lim di Tanah AbangKafe Kapitan Lim di Tanah Abang Foto: Amalia Novia Putri/detikTravel

    Bangunan Kapitan Lim terbilang sangat luas dan terdiri dari dua lantai. Lantai pertama dapat menampung hingga 70 pengunjung dengan suasana yang hangat dan nyaman, dihiasi oleh lampu-lampu dari rotan memberikan pencahayaan lembut. Sementara bangku-bangku kayu menambahkan kesan vintage yang menawan, diimbangi dengan piring dan guci keramik yang dipajang indah dan poster pop art yang menghiasi dinding.

    Sedangkan lantai kedua tidak kalah memanjakan mata pengunjung dengan kapasitas yang mampu menampung lebih dari seratus orang, terdapat smoking area, memberikan pengalaman yang lebih luas dan menyenangkan bagi siapa saja yang ingin bersantai dan menikmati hidangan di kafe ini.

    Menu yang ditawarkan di Kapitan Lim cukup beragam, mencakup berbagi hidangan Chinese food hingga masakan peranakan. Salah satunya Lontong Tjap Gomeh hingga Kapitan Chicken Rice.

    Kapitan Chicken Rice disajikan dengan kuah kaldu gurih dalam wadah yang terpisah. Isianya terdiri dari nasi hainan yang kaya rempah, dipadukan dengan ayam yang empuk dan gurih, serta disertai dengan pakcoy rebus dan selada, menciptakan perpaduan rasa yang sempurna dan memanjakan lidah setiap pengunjung yang mencobanya.

    Salah satu menu lain yang jadi favorit di Kapitan Lim adalah racikan kopi Kapitan seharga Rp 22.000. Traveler dapat memesan varian kopi itu dalam bentuk dingin atau hangat. Uniknya, kopi Kapitan disajikan dalam cangkir berwarna putih yang bergambar ayam jago, memberikan sentuhan estetika yang menarik.

    Sementara aroma kopinya yang sangat harum dan rasanya yang seimbang menciptakan perpaduan yang pas, menjadikan pengalaman ngopi Anda di sini tak terlupakan.

    Soal kehalalan jangan khawatir, di sini traveler dapat menikmati berbagai hidangan yang dijamin halal, sehingga kalian bisa makan dengan tenang dan aman tanpa perlu meragukan kehalalan makanan yang disajikan.

    Kafe dan Resto Kapitan Lim beralamat di Jl H. Fachrudin No 82A, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Kapitan Lim buka setiap hari mulai jam 09.00 hingga jam 16.00 WIB.

    (wsw/wsw)

    Sumber : travel.detik.com

    Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker
  • 6 Tempat Kuliner yang Ramah Keluarga di Tangsel


    Jakarta

    Tangerang Selatan, atau Tangsel menggabungkan nuansa kehidupan urban modern dan keasrian alam, menawarkan beragam tempat wisata populer yang ramah kantong. Bagi mereka yang berlibur, terdapat banyak opsi tempat wisata dengan fasilitas menarik.

    Tangsel menyuguhkan restoran-restoran bertema kekinian yang ideal untuk pertemuan dan bersantap bersama keluarga. Tempat-tempat kuliner yang ramah keluarga di Tangsel bisa menjadi pilihan menarik untuk momen berharga bersama keluarga.

    Daftar Tempat Kuliner Ramah Keluarga di Tangerang Selatan

    Berikut ini beberapa pilihan tempat kuliner ramah keluarga yang berada di Tangerang Selatan, Banten.


    1. Lubana Sengkol

    Lubana Sengkol, yang pertama kali beroperasi sebagai lokasi pemancingan, kini telah mengalami perkembangan menjadi sebuah restoran yang menyediakan fasilitas outbond dan beragam wahana untuk keluarga.

    Dengan menawarkan berbagai hidangan olahan ikan air tawar, seafood, pecak, dan minuman, Lubana Sengkol memberikan pengalaman bersantap yang menarik dengan suasana outdoor.

    Lubana Sengkol berlokasi di Jalan Lingkar Selatan No.Km 1, RW.5, Muncul, Kec. Setu, Kota Tangerang Selatan, Banten

    2. Gubug Berkah Resto

    Gubug Berkah Resto memiliki fasilitas bermain yang luas, termasuk ayunan dan becak yang bisa digunakan. Dengan tema saung dan hidangan khas Sunda, daya tarik utama tempat ini adalah replika Tugu mini yang memberikan nuansa nostalgis Yogyakarta.

    Gubug Berkah Resto, berlokasi di Jalan Ciater Barat No.54, di depan Taman Kota 2 (Jaletreng River Park) Tangerang Selatan, Banten, dan beroperasi dari pukul 10.00 hingga 23.00.

    3. Gubug Makan Mang Engking

    Gubug Makan Mang Engking menawarkan pengalaman istimewa dengan kesempatan berinteraksi dengan ikan kolam sambil menikmati hidangan khas Sunda, terutama udang bakar madu yang menjadi menu favorit.

    Gubug Makan Mang Engking memberikan pengalaman kuliner dengan suasana pedesaan yang menciptakan daya tarik tersendiri untuk dinikmati bersama keluarga.

    Lokasinya terletak di The Breeze Unit L No. 67A, Jl. BSD Grand Boulevard No.67C, Sampora, Kecamatan Cisauk, Tangerang, Banten 15345.

    4. Warung Tuman

    Warung Tuman memberikan pengalaman makan di luar ruangan yang terhubung dengan alam, disajikan dalam suasana yang rindang dengan rumpun bambu.

    Pengunjung dapat memilih tempat duduk, baik di meja terbuka maupun di saung-saung, sambil menikmati menu-menu favorit yang mencakup hidangan tradisional khas Minang dan Jawa.

    Warung Tuman berlokasi di Jalan Ciater Tengah, RT.4/RW.07, Ciater, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan, Banten.

    5. Soto Bu Tjondro

    Soto Bu Tjondro menyajikan pengalaman makan soto dengan harga yang terjangkau. Harga soto yang terjangkau, dimulai dari Rp 7.000 per porsi, menjadikannya pilihan ekonomis untuk menikmati hidangan soto bersama keluarga.

    Suasana tempat ini mengingatkan pada atmosfer kantin sekolah, di mana terdapat meja panjang yang disusun rapi. Lokasi Soto Bu Tjondro berada di Ruko Alam Sutera, Jalan Jalur Sutera Kav. 29D No.20, Pakualam, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan.

    6. Kayu-Kayu Restaurant

    Kayu-Kayu Restaurant di Tangerang adalah sebuah rumah makan dengan konsep dan desain interior yang penuh dengan unsur kayu sehingga menciptakan suasana estetik tetapi cocok untuk dikunjungi bersama keluarga.

    Pengunjung dapat menikmati beragam hidangan Indonesia, termasuk nasi goreng, mie goreng, dan iga bakar di tempat ini.

    Kayu-Kayu Restaurant terletak di Jalan Jalur Sutera No.28A, Pakualam, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, Banten.

    Itulah tadi beberapa pilihan tempat kuliner yang ramah keluarga di Tangerang Selatan. Selamat berlibur!

    (inf/fem)

    Sumber : travel.detik.com

    Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker
  • Margot Riverside, Restoran Instagramable di Tepi Sungai Ayung


    Jakarta

    Restoran ini tidak hanya menyuguhkan makanan enak, tetapi paket komplet nuansa masa lalu, pemandangan indah Sungai Ayung, dan pepohonan yang rindang. Margot Riverside namanya.

    Sesuai dengan namanya, Margot Riverside adalah sebuah restoran dengan bangunan berkonsep tempo dulu dan terletak di tepi Sungai Ayung, lengkap dengan pemandangan yang indah dan asri.

    Yanto Soedjianto, pemilik Margot Riverside, menjelaskan restoran itu dibangun sekitar tahun 2017. Peresmian Margot Riverside dilakukan lima tahun kemudian, pada akhir tahun 2022.

    Karena berlokasi di alam, Margot Riverside berkonsep semi outdoor agar pengunjung tetap bisa menikmati keasrian Sungai Ayung.

    “Di sini konsep yang mau diangkat adalah suasana yang alami dan pemandangan yang indah, terlebih kita ada di pusat kota. Jadi sensasi alam seperti ini sulit didapatkan,” kata Yanto.

    Restoran di Denpasar, Margot Riverside, dengan view Sungai AyungRestoran di Denpasar, Margot Riverside, dengan view Sungai Ayung (Ni Made Nami Krisnayanti)

    Margot Riverside memiliki kapasitas 60 pax dan pet friendly, jadi cocok untuk traveler yang ingin membawa hewan peliharan. Tak hanya bersantap, traveler bisa mencoba menjelajah pinggiran Sungai Ayung.

    Yanto mengatakan banyak pengunjung yang membawa makanan yang dipesan ke area bawah dan seolah berpiknik di tepi Sungai Ayung.


    “Banyak tamu yang turun ke bawah untuk selfie dan berfoto. Bahkan ada yang pesan makanan dan dibawa ke bawah, ala-ala piknik di pinggir sungai” ujarnya.

    Spot favorit pengunjung untuk berfoto adalah di deck. Dari spot ini traveler bisa bersantap sambil menyaksikan keindahan Sungai Ayung dan berfoto dengan latar belakang yang indah. Sayangnya, spot deck ini hanya memiliki empat meja dengan kapasitas sekitar 10 orang.

    “Spot favorit pastinya di deck, karena dekat dengan sungai. Kadang pengunjung sampai rebutan di deck. Suasananya bagus terutama di sore hari,” katanya.

    Aktivitas Menarik di Margot Riverside

    Kurang afdol rasanya jika traveler berkunjung ke Margot Riverside namun tak menjelajahi setiap sudut estetik di sini. Yanto menyebut terdapat beberapa aktivitas menarik yang sering dilakukan oleh pengunjung di Margot Riverside.

    Aktivitas yang utama dan favorit pengunjung adalah berfoto dengan latar belakang sungai dan pepohonan yang asri.

    Restoran di Denpasar, Margot Riverside, dengan view Sungai AyungRestoran di Denpasar, Margot Riverside, dengan view Sungai Ayung (Ni Made Nami Krisnayanti)

    “Banyak pengunjung yang selfie di sana sini. Terutama di bawah karena pemandangannya bagus, ada rumput hijau juga. Apalagi dapat spot di deck, itu favorit untuk foto,” ujarnya.

    Tak jarang ada pengunjung yang menghabiskan waktu berjam-jam untuk bekerja sambil bersantap dan menikmati pemandangan sungai di Margot Riverside. Anak muda juga sering menghabiskan waktu untuk nongkrong di sini.

    Bagi traveler yang tinggal atau sedang berlibur di Denpasar, tapi ingin bersantap dengan konsep alam, Margot Riverside adalah pilihan yang sip. Di sini traveler bisa menemukan berbagai pilihan menu khas nusantara.

    “Kita di sini ada menu Indonesia, yang rasanya autentik khas Indonesia. Kita bisa buat menu apa saja kalau ada yang request,” jelasnya.

    Restoran di Denpasar, Margot Riverside, dengan view Sungai AyungRestoran di Denpasar, Margot Riverside, dengan view Sungai Ayung (Ni Made Nami Krisnayanti)

    Menu makanan di Margot Riverside terdiri dari banyak pilihan, mulai dari Starters, Indonesian Authentic Heritage, Pasta, Western Cuisine, dan Dessert. Yanto menyebut menu Ikan Bakar Jantung Pisang dan Pindang Serani menjadi menu andalan dari Margot Riverside yang wajib traveler cicipi.

    Dari menu minuman, Margot Riverside menawarkan berbagai jenis menu, seperti juice, coffee, latte, frappe, mocktail, tea, dan lain-lain.

    Untuk mencicipi menu dari Margot Riverside tak akan membuat kantong traveler bolong. Mulai dari Rp 10 ribu, traveler sudah bisa mendapatkan minuman. Sementara untuk harga makanan dibanderol mulai dari Rp 30 ribu.

    Lokasi dan Jam Operasional Margot Riverside

    Margot Riverside memiliki lokasi yang strategis, dengan dengan pusat Kota Denpasar dan Sanur. Tepatnya beralamat di Jalan Padang Galak No.3, Kesiman, Kecamatan Denpasar Timur, Kota Denpasar, Bali

    Akses menuju ke kafe sangat mudah dijangkau dengan kendaraan roda dua maupun roda empat. Jika traveler berangkat dari Denpasar, jarak tempuhnya sekitar 9 kilometer dengan waktu perjalanan sekitar 20 menit.

    Margot Riverside buka setiap hari mulai pukul 11.00 – 22.00 WITA. Setiap harinya Margot Riverside bisa kedatangan sekitar 100 pengunjung. Bahkan restoran ini sering digunakan untuk foto yearbook dengan minimum spend Rp 75 ribu. Waktu favorit pengunjung adalah weekend mulai pukul 16.00 WITA.

    Bagi traveler yang ingin berkunjung ke Margot Riverside dan takut kehabisan spot di deck, traveler bisa melakukan reservasi melalui akun Instagram @margot_riverside_restaurant. Karena menjadi spot favorit, Margot Riverside sedang melakukan pengembangan deck, dan direncanakan rampung dalam sebulan ke depan.

    Mau bersantap santai dengan pemandangan sungai yang asri? Traveler tak perlu jauh-jauh, karena Margot Riverside sudah hadir di tengah Kota Denpasar. Sip banget untuk nongkrong atau work form restaurant.

    (fem/fem)



    Sumber : travel.detik.com