Tag: withdraw

  • Withdraw Artinya dan Cara Melakukan Withdraw Aset Digital

    Tujuan trading aset digital, seperti aset kripto, saham, atau reksa dana pastinya untuk mendapatkan keuntungan. Ketika sudah mencapai jumlah keuntungan yang diinginkan, Anda akan mencairkan hasil trading Anda dengan melakukan withdraw. Withdraw artinya sangat umum bagi trader aset digital, khususnya dalam transaksi aset kripto. Namun, bagi Anda yang masih awam, simak penjelasan lengkapnya berikut!  

    Withdraw Artinya? 

    Secara sederhana, withdraw artinya penarikan atau pencairan aset Anda untuk dikirim ke wallet address tujuan. Aset yang dicairkan pun bentuknya bisa dalam bentuk fiat maupun aset digital.

    Terdapat dua jenis withdraw, yaitu withdrawal modal dan withdrawal profit. Withdrawal modal merupakan pengambilan dana atau modal yang sudah didepositkan. Ini juga bisa disebut sebagai aktivitas untuk membatalkan pembelian aset karena dana yang ditarik merupakan dana modal. Sedangkan, withdrawal profit adalah penarikan profit dari transaksi yang sudah Anda lakukan, yang mana jenis withdrawal satu ini adalah yang paling umum dilakukan.

    Withdraw bukan hanya bertujuan untuk menikmati hasil trading saja, tapi juga bisa menjadi penyelamat Anda untuk menghindar dari kerugian. Hal ini tentunya memerlukan strategi yang baik untuk menentukan waktu withdraw yang tepat agar bisa memberikan keuntungan bagi Anda.

    Hal Yang Harus Diperhatikan Saat Withdraw

    Dikarenakan withdraw artinya menarik aset digital Anda, sehingga ada hal terpenting yang harus Anda perhatikan. Berikut dua hal yang harus Anda ketahui. 

    1. Tentukan nominal withdraw

    Pertama, Anda harus memperhatikan nominal withdraw. Nominal yang akan Anda withdraw harus berdasarkan analisis pasar dan perhitungan Anda yang tepat. Hal ini dimaksudkan agar bisa mengoptimalkan keuntungan Anda.

    2. Pastikan wallet address  sudah benar

    Address wallet atau alamat dompet ini merupakan hal yang sederhana tapi krusial. Strategi withdraw yang hebat tidak akan berarti kalau Anda salah memasukkan alamat dompet Anda. Alamat dompet ini bisa berupa rekening bank juga wallet digital yang Anda miliki.

    Cara withdraw uang fiat di Tokocrypto

    Biasanya, investor aset kripto pun melakukan withdraw setelah beberapa waktu menunggu keuntungan. Nah, tata cara withdraw berbeda tiap exchange, tetapi lewat Tokocrypto, kegiatan withdraw tentunya sangatlah mudah. Berikut adalah cara-cara yang bisa Anda lakukan:

    1. Pastikan Anda sudah KYC (Know Your Customer) level 1, artinya Anda sudah melakukan verifikasi informasi identitas Anda untuk keamanan transaksi;
    2. Pilih dompet atau wallet dan pilih withdraw;
    3. Pilih IDR dan klik BIDR;
    4. Pilih bank tujuan pencairan aset;
    5. Masukkan nominal yang ingin Anda tarik dengan minimal dana sebesar Rp100.000,00; 
    6. Klik lanjutkan;
    7. Cek ulang bank tujuan, nomor rekening, dan nominal dana yang akan Anda cairkan;
    8. Kirim kode yang dikirim ke email dan SMS Anda;
    9. Masuk ke Google Authenticator dan ketik kode autentikasi Tokocrypto Anda;
    10. Dana masuk maksimal 30 menit atau tergantung kliring (metode transfer uang dari rekening yang satu ke rekening lainnya) dari bank.

    Kalau Anda menemukan kendala, Anda bisa hubungi customer support di email, live chat di website Tokocrypto, dan Twitter Tokocrypto.

    Baca juga: 4 Hal yang Harus Diperhatikan Pemula saat Belajar Trading

    Cara Withdraw Forex

    Selain itu, ada cara lain untuk melakukan withdraw, tidak hanya pada aset kripto saja tetapi juga Forex. Sebenarnya, langkahnya bisa jadi berbeda-beda tergantung jasa broker yang digunakan. Namun, secara umum Anda bisa melakukannya di Forex dengan cara-cara berikut.

    1. Pastikan Anda sudah melakukan verifikasi identitas Anda untuk keamanan transaksi;
    2. Login memakai personal area;
    3. Klik menu penarikan dana;
    4. Pilih dompet atau wallet dan pilih withdraw;
    5. Pilih bank tujuan pencairan aset;
    6. Masukkan nominal yang ingin Anda tarik;
    7. Isi kode PIN;
    8. Klik konfirmasi penarikan dana;
    9. Kirim kode yang dikirim ke email atau SMS;
    10. Klik setuju.

    Sebelum melakukan withdraw, pastikan posisi akun Anda tidak berada di posisi trading atau floating. Selain itu, biasanya rekening untuk withdraw dan deposit dilakukan di rekening yang sama. Melansir MoneyDuck, terdapat minimal nominal yang harus withdraw dan setiap platform Forex memiliki aturannya masing-masing. Umumnya, proses withdraw memakan waktu selama 3-6 jam dan hanya bisa dilakukan pada jam dan hari kerja saja.

    Cara Withdraw Deposito

    Kemudian, ada pula withdraw deposito, di mana berarti proses pencairan dana dari deposito yang dimiliki. Berikut merupakan cara withdraw dana deposito yang bisa Anda lakukan.

    1. Pastikan deposito Anda sudah jatuh tempo agar Anda tidak mendapatkan penalti atau denda;
    2. Menyerahkan bilyet atau sertifikat deposito ke bank;
    3. Menandatangani slip pencairan dana deposito dan slip pencairan bunga deposito;
    4. Bank akan mentransferkan dana pencairan deposito dan bunga deposito ke rekening Anda.

    Cara Withdraw Saham

    Cara withdraw saham hampir sama dengan withdraw Forex. Jika Anda ingin cepat mendapatkan dana keuntungan hasil pencairan saham, sebaiknya Anda mengajukan permohonan pencairan dana di pagi hari sebelum pukul 12.00 WIB. Selain itu, alangkah lebih baik untuk melakukan withdraw di hari dan jam kerja, ya.

    Berapa Lama Withdraw Untuk Setiap Aset?

    ilustrasi wallet untuk withdraw

    Withdraw artinya mencairkan aset, sehingga membutuhkan waktu karena harus memindahkan dana Anda. Withdraw aset kripto membutuhkan waktu sekitar 10-15 menit. Kalau untuk semua aset digital, rata-rata membutuhkan waktu maksimal 1×24 jam bergantung dari waktu Anda melakukan withdraw, platform dan jaringan yang digunakan, nominal aset, serta proses kliring dari bank. 

    Namun, apabila Anda tertarik untuk investasi aset kripto, pastikan Anda melakukan trading aset digital di platform yang tepat seperti Tokocrypto, ya. Tokocrypto menyediakan semua fitur yang Anda butuhkan termasuk withdraw secara online, cepat, dan mudah. Untuk mulai berinvestasi aset kripto di Tokocyrpto, kunjungi https://www.tokocrypto.com/ dan dapatkan informasi lengkap terkait kripto di  Tokonews dan gabung komunitas resmi Tokocrypto di Discord dan Telegram!





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bos Indodax Ungkap Fakta di Balik Peretasan, Kerugian Rp 300 M


    Jakarta

    Platform perdagangan kripto, PT Indodax Nasional Indonesia (Indodax), sempat diretas pada 11 September 2024. Akibatnya Indodax harus mengalami kerugian hingga ratusan miliar rupiah.

    CEO Indodax, Oscar Darmawan, menerangkan kasus peretasan ini bermula saat salah satu karyawan perusahaan yang tidak disebut namanya mendapat tawaran pekerjaan sampingan dengan gaji yang sangat besar dari pihak luar.

    “Jadi salah satu dari karyawan kita, salah satu dari engineering kita itu ditawari kerjaan itu. Ditawari pekerjaan untuk men-setting satu server,” kata Oscar dalam acara talk show Indodax di Jakarta, Senin (23/9/2024).


    “Sekarang zaman di mana kalau orang kerja di mana mereka akan menulis di LinkInd-nya. Dia sebagai apa di mana selalu semua orang menuliskan. Nah orang yang kerja di kita ini dia ditawari pekerjaan dalam satu jam berapa ribu dolar,” jelasnya lagi.

    Ia mengatakan yang bersangkutan ditawari gaji hingga US$ 2.000-3.000 atau setara dengan Rp 30,41-45,61 juta (kurs dolar Rp 15.205/dolar AS) per jam. Menurutnya yang bersangkutan sempat beberapa kali menerima pembayaran dari peretasan.

    Atas tawaran ‘pekerjaan impian’ itu, Oscar menyebut karyawan yang bersangkutan itu diminta untuk mengunduh aplikasi tertentu yang ternyata membawa malware

    Sayang, karyawan yang bersangkutan men-download aplikasi tersebut di laptop milik perusahaan. Padahal laptop ini merupakan salah satu perangkat yang terhubung dengan server perusahaan.

    “Jadi orang ini kerja pakai laptop kantor. Jadi ini menyalahi SOP-nya kantor. Dia bekerja freelance itu kemudian ternyata ini cuma kedok. Pekerjaan freelance ini cuma kedok karena ini dipakai untuk menyusupin laptop dia,”

    “Jadi orang yang nawari dia kerja itu menyuruh dia untuk meng-instal sebuah software. Bahkan bukan suruh instal ya, men-download sebuah file yang berkaitan dengan pekerjaan dia. Nah di salah satu file itu ada malware, malware yang dirancang khusus untuk punya line dan kemudian malware inilah yang digunakan untuk menyerang,” terangnya lagi.

    Beruntung, karyawan yang ditipu kelompok peretas ini tidak memiliki akses terhadap server utama perusahaan. Sehingga saat serangan peretasan pertama terjadi sekitar pukul 4 pagi, server utama perusahaan tetap aman.

    Setelah sistem keamanan perusahaan menemukan adanya serangan, Indodax kemudian memutuskan untuk segera menutup seluruh server perusahaan agar tidak ada kebocoran data lebih jauh.

    “Nah waktu terjadi jam 4 pagi itu, tim IT security kita merasa ada anomali. Jadi yang dilakukan Indodax pertama kali adalah menutup withdraw. Makanya kalau teman-teman sadar dari jam 4 sampai jam 7 itu tidak bisa withdraw, kita maintenance,” ucap Oscar.

    “Kita cek, kita pastikan server ini aksesnya bukan dari sistem trading kita. Makanya kemudian jam setengah 8, setelah kita lakukan penyelidikan internal, jam 4 sampai jam 7 kita putuskan sepertinya ini harus dilakukan penutupan seluruh sistem sehingga bisa dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh. Kemudian kita lakukan PR sekitar jam 10 untuk mengatasi permasalahan ini,” jelasnya lagi.

    Atas permasalahan ini, Oscar menyebut pihaknya langsung mengamankan seluruh aset nasabah dan melakukan analisis atau pemetaan serangan untuk memecahkan permasalahan itu. Menurutnya proses pemetaan serangan inilah yang menjadi kunci untuk menutup akses serangan dan memperbaiki kekurangan yang ada.

    Di saat yang bersamaan, Oscar menyebut pihaknya melakukan kerja sama dengan enam perusahaan cyber security ternama dunia, dan Mabes Polri. Kemudian pihaknya juga sudah melakukan perbaikan dan memperketat keamanan perusahaan agar permasalahan ini tidak terulang lagi.

    Atas kejadian peretasan ini, Oscar menyebut perusahaan mengalami kerugian hingga US$ 20 juta atau kurang lebih setara dengan Rp 300 miliar jika dihitung dengan kurs yang berlaku.

    “Jadi kalau kita bicara mengenai soal total reserve (kepemilikan aset kripto milik perusahaan) kita itu kan ada Rp 11,5 triliun. Demaged itu angkanya naik turun dia (karena dalam bentuk dolar), tapi kurang lebih sekitar Rp 300 miliar,” ucapnya.

    “Mungkin kalau user melihat Rp 300 miliar itu besar banget, tapi kalau kita lihat dari reserve kita itu tidak lebih dari 3%. Untungnya kalau kita lihat dari kripto yang kena (berhasil dicuri) itu bukan kripto mayor, jadi banyak kripto-kripto yang nggak jelas juga,” terang Oscar lagi.

    Kerugian ini berasal dari hilangnya sebagian kripto milik perusahaan dalam bentuk aset reserve saat peretasan terjadi. Namun ia memastikan tidak ada kripto milik nasabah yang ikut hilang dalam proses tersebut.

    “Kerugian itu terjadi karena ada wallet yang unauthorized itu ke-transfer ke luar. Jadi memang salah satu aset kripto ini ada yang hilang. Tapi Indodax saat ini aset member semuanya aman karena Indodax sudah melakukan penggantian dari reserve-nya 100%, jadi tidak ada member yang dirugikan. Pada saat ini berarti yang hilang adalah reserve perusahaan, (kripto nasabah) 100% nggak ada yang keambil,” tegasnya.

    Sebagai informasi, sebelumnya Indodax sempat menduga serangan peretasan itu dilakukan oleh kelompok hacker dari Korea Utara. Dugaan ini berdasarkan hasil analisis dari salah satu crypto security agency yang bekerja sama dengan Indodax.

    “Berdasarkan analisis dari salah satu crypto security agency terkemuka dunia yang membantu kami saat ini terindikasi bahwa serangan ini terafiliasi dengan DPRK (Korea Utara),” jelas Oscar dalam keterangan resminya, Kamis (19/9).

    “Kami menyadari bahwa ini adalah ancaman global yang serius, oleh karena itu kami telah berkoordinasi dengan Cyber Mabes Bareskrim POLRI untuk menangani insiden ini dengan cepat dan efektif,” tambahnya.

    Selain Indodax, Oscar menyebut kelompok hacker yang terafiliasi dari DPRK cukup banyak menyerang crypto exchange global lainnya. Disebutkan penyerangan ini memang menargetkan banyak crypto exchange dengan likuiditas besar dan bertaraf global.

    (hns/hns)



    Sumber : finance.detik.com