Tag: wni

  • Apakah KTP-mu Sudah Pernah Dipakai Daftar Pinjol? Cek di Sini

    Jakarta

    Ngerinya pinjaman online (pinjol) sudah merambah ke pencurian dan penyalahgunaan data pribadi. KTP yang tersebar, dengan mudahnya bisa didaftarkan ke pinjol. Apakah kamu pernah mengalaminya?

    Penggunaan KTP tanpa izin untuk mendaftar pinjaman online kerap ditemukan. Banyak orang tidak menyadari bahwa data KTP mereka telah digunakan untuk pinjol. Sampai akhirnya muncul masalah, seperti tagihan pinjaman yang tidak pernah mereka ajukan.

    Lalu, bagaimana cara mengetahui apakah KTP milikmu sudah pernah digunakan untuk mendaftar pinjaman online? Mengecek riwayat pinjaman atau aktivitas mencurigakan dengan KTP, bisa dilakukan dengan cara berikut.


    Cara Cek KTP Pernah Dipakai Daftar Pinjol atau Tidak

    Salah satu syarat untuk mengajukan pinjaman online (pinjol) adalah dengan menyertakan KTP sebagai identitas diri sekaligus jaminan. KTP pun rawan disalahgunakan, terlebih ada juga orang yang memanfaatkan fenomena untuk mencari penghasilan dengan meminjamkan kartu identitas diri orang lain, lalu mendaftarkan pinjol tanpa izin.

    Masyarakat bisa melakukan pengecekan apakah KTP-nya pernah didaftarkan pinjol atau belum, melalui Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) oleh OJK. Sistem ini merupakan layanan yang akan memperlihatkan informasi terkait pinjaman atau kredit apa saja yang dimiliki seseorang.

    Berikut panduan lengkap untuk mengecek apakah KTP milikmu telah digunakan untuk pengajuan pinjol, baik secara online maupun offline. Informasi ini dirangkum dari Portal Informasi Indonesia dan OJK:

    Cek KTP Disalahgunakan Pinjol Secara Online

    1. Siapkan dokumen pendukung seperti KTP, foto diri, dan foto diri sambil memegang KTP.
    2. Akses laman resmi SLIK OJK di https://idebku.ojk.go.id.
    3. Pilih menu ‘Pendaftaran’.
    4. Isi data yang diminta, seperti jenis debitur, jenis identitas, kewarganegaraan, nomor identitas, dan kode captcha.
    5. Pastikan semua data diisi dengan benar dan sesuai.
    6. Klik ‘Selanjutnya’ untuk mengisi formulir SLIK OJK.
    7. Unggah dokumen pendukung (KTP dan foto diri).
    8. Klik ‘Ajukan Permohonan’.
    9. Setelah pendaftaran berhasil, kamu akan mendapatkan nomor pendaftaran.
    10. Gunakan nomor ini untuk mengecek status permohonan melalui menu ‘Status Layanan’.

    Hasil pengecekan akan dikirimkan oleh OJK ke emailmu dalam waktu maksimal satu hari kerja setelah pendaftaran selesai.

    Cek KTP Disalahgunakan Pinjol Secara Offline

    1. Datang langsung ke kantor OJK terdekat.
    2. Bawa dokumen persyaratan, seperti fotokopi KTP (untuk WNI) atau Paspor (untuk WNA), serta dokumen asli untuk verifikasi. Jika diwakilkan, sertakan surat kuasa.
    3. Serahkan dokumen kepada petugas, yang akan melakukan pengecekan berdasarkan formulir permohonan dan dokumen pendukung Anda.
    4. Hasil pengecekan akan dikirimkan melalui email yang terdaftar.

    Jika KTP Terbukti Disalahgunakan

    Kejadian seperti ini biasanya terjadi akibat kebocoran data pribadi. Data tersebut kemudian dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk mengajukan pinjaman online atas nama orang lain.

    Jika kamu menemukan pinjaman yang tidak pernah diajukan, segera laporkan ke OJK melalui layanan kontak berikut:

    • Telepon: 157
    • Email: konsumen@ojk.go.id
    • WhatsApp: 081-157-157-157.

    Nah itulah tadi cara mengecek KTP dari pinjol. Dengan langkah ini, kamu bisa melindungi diri dari dampak penyalahgunaan data pribadi. Selalu berhati-hati dalam menjaga keamanan identitas, terutama di era digital yang semakin rawan kebocoran data.

    (aau/fds)

    Sumber : finance.detik.com

    Alhamdulillah Haji Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad Ekonomi Bisnis baca koran
    ilustrasi sumber : unsplash.com / adeolu eletu
  • Cara Cek KTP Dipakai untuk Utang Pinjol Atau Tidak

    Jakarta

    Salah satu syarat untuk mengajukan pinjaman online (pinjol) adalah dengan menyertakan KTP sebagai identitas diri sekaligus jaminan. Tak jarang, peminjam uang mengeluhkan data pribadi mereka seperti KTP disalahgunakan oleh oknum dari pihak penyedia pinjol.

    Belum lagi, saat ini ada sebagian orang yang memanfaatkan fenomena ini untuk mencari penghasilan dengan meminjamkan kartu identitas diri orang lain untuk pinjol tanpa izin dari pemilik identitas.

    Untuk mengetahui apakah kartu identitas atau KTP disalahgunakan untuk pinjol atau tidak, masyarakat bisa melakukan pengecekan melalui Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) oleh OJK. SLIK OJK merupakan layanan yang akan memperlihatkan informasi terkait pinjaman atau kredit apa saja yang dimiliki seseorang.


    Bagaimana cara cek KTP disalahgunakan pinjol atau tidak? Berikut merupakan langkah-langkahnya.

    Cara Cek KTP Disalahgunakan Pinjol Secara Online

    Dilansir dari Portal Informasi Indonesia, sebelum melakukan pengecekan, pemohon perlu menyiapkan dokumen pendukungnya terlebih dahulu yakni KTP, foto diri, dan foto diri dengan KTP. Setelah menyiapkan dokumen pendukung, pemohon bisa mengikuti langkah-langkah cek SLIK OJK berikut.

    1. Buka laman https://idebku.ojk.go.id.

    2. Pilih “Pendaftaran”.

    3. Isi data yang diminta, mulai dari jenis debitur, jenis identitas, kewarganegaraan, nomor identitas, hingga kode captcha yang tersedia.

    4. Pastikan informasi benar dan sesuai.

    5. Jika sudah sesuai, klik “Selanjutnya” untuk melanjutkan mengisi formulir SLIK OJK.

    6. Unggah beberapa dokumen pendukung (KTP dan foto diri).

    7. Klik tombol “Ajukan Permohonan”.

    8. Setelah pendaftaran berhasil, pemohon akan mendapatkan nomor pendaftaran.

    9. Pemohon bisa melakukan pengecekan status permohonan di menu “Status Layanan” dengan isi nomor pendaftaran yang telah didapatkan.

    10. Nantinya, OJK akan memproses permohonan iDeb melalui email pemohon paling lambat satu hari kerja setelah pendaftaran dilakukan.

    Cara Cek KTP Disalahgunakan Pinjol Secara Offline

    Dilansir dari OJK, berikut merupakan cara cek KTP disalahgunakan pinjol atau tidak secara offline.

    1. Pemohon hadir secara langsung ke kantor OJK.

    2. Membawa dokumen persyaratan permohonan, meliputi fotokopi identitas diri dengan menunjukkan identitas diri asli berupa KTP untuk WNI atau Paspor untuk WNA, dan dalam hal dikuasakan dapat membawa surat kuasa.

    3. OJK melakukan pengecekan sesuai formulir dan dokumen pendukung.

    4. Hasil akan dikirimkan melalui email pemohon yang telah didaftarkan.

    Apabila terdapat pinjaman yang sekiranya tidak diketahui atau tidak pernah diajukan oleh pemohon, segera lakukan pengaduan dan pertanyaan cek BI checking atau SLIK OJK lewat kontak OJK 157 melalui telepon 157,emailkonsumen@ojk.go.idatau WA ke 081-157-157-157.

    Demikian merupakan informasi cara cek KTP disalahgunakan pinjol atau tidak.

    (fdl/fdl)



    Sumber : finance.detik.com

  • Beasiswa Inpex 2026, Kuliah di Jepang Plus Tunjangan


    Jakarta

    Inpex Scholarship Foundation membuka pendaftaran Beasiswa Inpex 2026 bagi Warga Negara Indonesia yang lulus dari kampus dalam negeri. Periode pendaftaran beasiswa kuliah di Jepang ini berlangsung hingga 31 Oktober 2025

    Inpex Corporation adalah perusahaan minyak Jepang yang beroperasi di negaranya sendiri, Australia, Uni Eropa, Uni Emirat Arab, dan Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Yayasan beasiswanya didirikan pada Maret 1981 untuk merayakan hari jadi ke-15 Indonesia Petroleum Ltd, pendahulu Inpex Corporation.

    Pendaftar beasiswa Inpex 2026 dibebaskan untuk memilih perguruan tinggi tujuan atau laboratorium penelitian di Jepang. Pendaftar juga diminta untuk menghubungi langsung calon pembimbingnya untuk memperoleh Letter of Acceptance pembimbing, salah satu dokumen pendaftaran beasiswa.


    Beasiswa Inpex 2026

    Beasiswa pascasarjana berdurasi 2 tahun 8 bulan ini meliputi komponen pembiayaan berikut:

    • Tiket pesawat kelas ekonomi pulang pergi Indonesia-Tokyo
    • Biaya kuliah penuh, termasuk biaya ujian, biaya pendaftaran, kuliah, dan lain-lain
    • Tunjangan bulanan sebesar 160.000 yen atau sekitar Rp 17,6 juta untuk tempat tinggal, biaya pengobatan, transportasi, internet, dan lain-lain
    • Biaya commuter pass
    • Tunjangan kedatangan 60.000 yen atau Rp 660 ribu saat tiba di Jepang
    • Bantuan dana untuk mengikuti kelas bahasa Jepang sebelum keberangkatan dari Indonesia.

    Syarat Beasiswa Inpex 2026

    • Warga Negara Indonesia
    • Usia di bawah 30 tahun pada saat mendaftar
    • Lulusan S1 ilmu alam dari kampus bereputasi
    • Bersedia studi pascasarjana di kampus atau laboratorium Jepang seperti pada bidang pertanian, ilmu fisika, teknik, matematika, biologi, kimia, farmasi, kedokteran, dan ilmu komputer
    • IPK minimal 3,00
    • Memperoleh izin dari institusi, kampus, atau perusahaan asal untuk menerima beasiswa Inpex 2026
    • Menunjukkan komitmen untuk membangun hubungan Indonesia dan Jepang, termasuk usai studi
    • Belum menerima beasiswa sejenis untuk studi di Jepang pada siklus penerimaan saat ini.

    Dokumen Pendaftaran

    • Formulir pendaftaran
    • Transkrip akademik
    • Surat rekomendasi dari kampus asal
    • Ijazah, atau surat keterangan lulus jika belum memiliki ijazah
    • Letter of Acceptance dari pembimbing di kampus Jepang tujuan
    • CV
    • Sertifikat kemampuan bahasa Inggris TOEFL iBT/ITP, TOEIC< atau IELTS yang diperoleh setelah Oktober 2023
    • Sertifikat kemampuan bahasa Jepang JLPT jika ada.

    Jadwal Beasiswa Inpex 2026

    • Batas waktu pendaftaran: 31 Oktober 2025
    • Wawancara dengan peserta tersaring: Awal Januari 2026
    • Pengumuman hasil seleksi awal: Februari 2026
    • Seleksi final calon penerima beasiswa: Maret 2026
    • Oktober 2026: Awal studi bagi mahasiswa S2 atau mahasiswa riset
    • April 2027: Awal program S2 bagi mahasiswa riset.

    Informasi pendaftaran Beasiswa Inpex 2026 lebih lanjut dapat diakses di https://www.inpex-s.com/en/. Semoga bermanfaat, detikers!

    (twu/nwk)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / jess bailey
  • Kapan Pendaftaran Beasiswa Indonesia Bangkit Kemenag 2024 Dibuka? Ini Infonya



    Jakarta

    Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kementerian Agama (Kemenag) 2024 menjadi salah satu beasiswa incaran mahasiswa Indonesia. Namun, kapan pendaftarannya akan dibuka?

    BIB Kemenag 2024 adalah bantuan dana pendidikan melalui program gelar ataupun non-gelar hasil kerjasama antara Kemenag dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Program gelar yang tersedia terbuka untuk pendaftaran jenjang S1, S2, dan S3 di perguruan tinggi dalam maupun luar negeri.

    Bila melihat seleksi tahun sebelumnya, pendaftaran BIB 2024 seharusnya sudah dibuka sejak bulan Juni-Juli. Namun melalui media sosial Instagram resminya, Tim BIB menjelaskan di tahun 2024 seleksi belum digelar hingga saat ini.


    “Saat ini Beasiswa Indonesia Bangkit belum membuka pendaftaran untuk tahun 2024. Informasi terkait pendaftaran akan disampaikan melalui website dan Instagram official,” kata tim BIB dalam keterangan tertulis.

    Meskipun belum membuka pendaftaran, calon awardee tetap bisa mempersiapkan diri lo. Berikut ini informasi yang bisa kamu ketahui tentang BIB Kemenag RI dikutip dari Pedoman Pendaftaran BIB Program Beasiswa Gelar Tahun 2023, Senin (8/7/2024).

    Jenis Beasiswa Gelar BIB Kemenag RI

    BIB terbagi dalam tiga jenis beasiswa gelar, yakni:

    1. Beasiswa Umum

    • S1: Beasiswa Umum S1 dalam negeri
    • S2: Beasiswa Umum S2 dalam negeri dan luar negeri
    • S3: Beasiswa umum S3 dalam negeri dan luar negeri

    2. Beasiswa Prestasi

    • S1: Beasiswa Prestasi S1 dalam negeri dan luar negeri
    • S2: Beasiswa double degree S2 luar negeri

    3. Beasiswa Target

    • S1: Beasiswa tahfidz S1 dalam negeri dan Beasiswa S1 PJJ-PAI

    Syarat Pendaftaran BIB Kemenag RI

    1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang memenuhi ketentuan persyaratan pada masing-masing program terutama:

    • Alumni pesantren
    • Lulusan perguruan tinggi keagamaan Islam (PTKI)/Ma’had Aly/program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB)
    • Alumni perguruan tinggi umum (PTU)
    • Guru dan tenaga kependidikan pada pendidikan agama Islam
    • Pendidik dan tenaga kependidikan madrasah
    • Dosen pada perguruan tinggi keagamaan dan ma’had aly
    • Dosen pendidikan agama Islam
    • Pegawai kementerian agama

    2. Kriteria pendaftar beasiswa degree untuk jenjang S1 antara lain:

    • Siswa madrasah aliyah (MA)
    • Siswa madrasah aliyah kejuruan (MAK)
    • Siswa pendidikan diniyah formal/pendidikan mu’adalah/pendidikan kesetaraan pada pesantren salafiyah/SMA/SMK pada pondok pesantren dan sederajat.
    • Jenjang S1 bisa mengikuti program: Beasiswa Umum S1 dalam negeri, Beasiswa Prestasi S1 dalam dan luar negeri, Beasiswa Target Tahfidz S1 dalam negeri dan Beasiswa Target S1 PJJ-PAI.

    3. Kriteria pendaftar beasiswa degree untuk jenjang S2 antara lain:

    • Lulusan PTKI
    • Lulusan Ma’had Aly
    • Lulusan PBSB
    • Lulusan PTU
    • Pendidik dan Tenaga Kependidikan Madrasah/Pendidikan Pesantren
    • Guru PAI dan Pengawas PAI pada sekolah
    • Pegawai di Kementerian Agama
    • Jenjang S2 bisa mengikuti program: Beasiswa Umum S2 dalam dan luar negeri dan Beasiswa Prestasi Double Degree S2 dalam dan luar negeri.

    4. Kriteria pendaftar beasiswa degree untuk jenjang S3 antara lain:

    • Dosen perguruan tinggi keagamaan
    • Dosen PAI pada perguruan tinggi umum
    • Lulusan PTKI
    • Lulusan PTU
    • Jenjang S3 bisa mengikuti program: Beasiswa Umum S3 dalam dan luar negeri.

    Jalur Pendaftaran BIB Kemenag RI

    Seleksi Beasiswa Gelar BIB terdiri dari tiga jalur yakni:

    1. Jalur LoA (Letter of Acceptance/Admission unconditional)

    Ditujukan bagi pendaftar yang telah memiliki LoA unconditional atau surat penerimaan tanpa syarat dari perguruan tinggi tujuan.

    2. Jalur Kemitraan (Partnership/Collaborative Program)

    Pendaftar dapat memiliki program studi pada perguruan tinggi kemitraan yang ditetapkan oleh Kemenag. Jika dinyatakan lulus seleksi sebagai calon penerima beasiswa, peserta akan mendapatkan LoA/diterima di perguruan tinggi yang sudah ditetapkan.

    3. Jalur Reguler

    Ditujukan bagi pendaftar yang belum memiliki LoA. Pendaftar bisa memiliki maksimal 3 program studi pada perguruan tinggi tujuan. Ketika lolos seleksi beasiswa, pendaftar diberikan batas waktu untuk mendapatkan LoA.

    Komponen BIB Kemenag RI

    1. Biaya Pendidikan

    • Biaya pendaftaran
    • Biaya SPP (Tuition Fee)
    • Bantuan penelitian skripsi/tesis/disertasi
    • Bantuan seminar internasional (S2/S3)
    • Bantuan publikasi jurnal internasional (S2/S3)

    2. Biaya Pendukung

    • Transportasi
    • Asuransi kesehatan
    • Biaya hidup bulanan (Living Cost)
    • Settlement allowance
    • Family allowance (S3)
    • Biaya aplikasi visa/residence permit (LN)
    • Dana darurat

    3. Biaya Tambahan (Disabilitas)

    • Biaya transportasi pendamping
    • Biaya asuransi kesehatan pendamping
    • Biaya pendukung lainnya yang disetujui

    4. Biaya Peningkatan Kemampuan Bahasa (Afirmasi)

    • Biaya program
    • Biaya hidup bulanan
    • Biaya transportasi

    Itulah informasi tentang BIB Kemenag RI 2024. Semoga pendaftarannya segera dibuka ya detikers!

    (det/nah)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / alexander grey
  • Beasiswa Riset Khusus Mahasiswa Tingkat Akhir Baznas Dibuka, Bisa untuk S1-S3


    Jakarta

    Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) membuka beasiswa riset untuk pembiayaan tugas akhir tahun 2024 untuk mahasiswa jenjang S1, S2, dan S3. Pendaftaran dibuka hingga 13 September 2024 melalui tautan bazn.as/risetumumbaznas24.

    Dikutip dari Panduan Beasiswa Riset Baznas Kategori Umum, Jumat (30/8/2024) bantuan ini diberikan kepada mahasiswa yang memiliki riset dengan tema prioritas. Seperti tema yang berkaitan dengan aktivitas Baznas, kesehatan, teknologi, disabilitas, dan pengembangan masyarakat 3T dan Komunitas Adat.

    Ingin mendaftar? Berikut informasi syarat hingga jadwal pendaftaran dirangkum detikEdu.


    Syarat Pendaftaran Beasiswa Riset Baznas

    1. Warga Negara Indonesia (WNI)

    2. Mahasiswa on going S1/S2/S3 yang akan mengerjakan tugas akhir untuk persyaratan lulus dan memperoleh gelar studi

    3. IPK minimal 3.35

    4. Melampirkan dokumen berikut:

    • Formulir pendaftaran
    • KTP dan kartu keluarga
    • KTM (kartu tanda mahasiswa)
    • Transkrip nilai IPK terakhir
    • Surat keterangan aktif kuliah/rencana studi semester (KRS)
    • Akreditasi kampus dan jurusan
    • Surat rekomendasi tokoh
    • Surat pernyataan
    • Proposal riset (tugas akhir)
    • Hasil tes plagiarisme
    • PPT riset (tugas akhir)
    • CV atau riwayat hidup dan portofolio untuk ajuan riset mengenai desain, ilustrasi digital dan perfilman.

    Kuota Beasiswa Riset Baznas

    Beasiswa ini terbuka bagi 160 mahasiswa/i yang terpilih dari jenjang S1, S2, dan S3 dengan alokasi:

    – S1: 50 mahasiswa

    – S2: 55 mahasiswa

    – S3: 55 mahasiswa

    Jenis Bantuan Beasiswa Riset Baznas

    Beasiswa yang akan diberikan berdasarkan jenjang pendidikan yang sedang dijalankan, yaitu:

    – S1: Rp 4 juta

    – S2: Rp 7 juta

    – S3: Rp 10 juta

    Jadwal Pendaftaran Beasiswa Riset Baznas

    • Pendaftaran: hingga 13 September 2024
    • Seleksi berkas: 17-22 September 2024
    • Pengumuman tahap 1: 23 September 2024
    • Seleksi substansi: hingga 4 Oktober 2024
    • Pengumuman final: 7 Oktober 2024

    Informasi lebih lanjut bisa dilihat melalui media sosial Instagram Beasiswa Baznas @beasiswabaznasri. Selamat mendaftar!

    (det/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa S2 LPDP ke Australia Masih Dibuka hingga 5 Mei 2025, Cek Syaratnya


    Jakarta

    Beasiswa LPDP ke kampus-kampus Australia masih dibuka pendaftarannya hingga 5 Mei 2025 mendatang. Bagi kamu yang ingin kuliah di Australia bisa cek syaratnya di bawah ini.

    Beasiswa yang dimaksud yakni program pendanaan bersama antara LPDP dan Australia Awards Scholarships (AAS). Beasiswa LPDP-AAS 2025 ini memberi kesempatan studi program master (S2) pada 22 perguruan tinggi di Australia.

    Program ini terbuka bagi Warga Negara Indonesia (WNI), termasuk CPNS/PNS. Namun, tidak dibuka untuk TNI/POLRI.


    Skema Beasiswa LPDP-AAS 2025

    1. Ditujukan untuk studi jenjang master satu gelar (single degree) dengan masa studi selama 24 (dua puluh empat) bulan.

    2. Program studi mencakup bidang blue economy, green/renewable economy, dan digital/information technology sesuai daftar perguruan tinggi dan bidang.

    3. Pendaftar beasiswa mengikuti proses pendaftaran dan seleksi beasiswa pada aplikasi pendaftaran LPDP. Selanjutnya, pendaftar Beasiswa LPDP-AAS akan didaftarkan oleh Tim AAI pada perguruan Tinggi tujuan studi pada saat telah dinyatakan lulus seleksi.

    4. Pendaftar tidak disyaratkan mengunggah dokumen LoA unconditional dari perguruan tinggi tujuan, dan dapat memilih 3 (tiga) universitas/prodi tujuan studi.

    Cakupan Bantuan Dana

    1. Dana pendidikan: Tuition fee, dana pendaftaran, dana tunjangan buku, dana penelitian tesis, dana seminar internasional (di supplementary academic support), dan dana publikasi jurnal internasional.

    2. Dana pendukung: Dana transportasi, dana aplikasi visa, dana asuransi, kesehatan, dana kedatangan, dana hidup bulanan, dana lomba internasional, dan dana keadaaan darurat (jika diperlukan.

    3. Dana tambahan (sepanjang memenuhi kriteria): Pre-course departure training, dana dukung disabilitas, introductory academic program, medical check-up saat pembuatan visa, dan supplementary academic support, dan reunion airfare.

    Persyaratan Beasiswa LPDP-AAS 2025

    1. Warga Negara Indonesia.

    2. Telah menyelesaikan studi program diploma empat (D4) atau sarjana (S1).

    3. Pendaftar yang telah menyelesaikan studi magister (S2) tidak diizinkan mendaftar pada program beasiswa magister.

    4. Memilih perguruan tinggi tujuan dan program studi sesuai dengan ketentuan LPDP.

    5. Beasiswa hanya untuk program master pada program studi bidang blue economy, green/renewable energy, dan digital/ information technology sesuai daftar perguruan tinggi dan bidang studi yang ditentukan LPDP.

    6. Memenuhi ketentuan batas usia pendaftar yaitu paling tinggi berusia 42 tahun pada 31 Desember di tahun pendaftaran.

    7. Menulis profil diri termasuk riwayat pendidikan yang tidak diselesaikan (tidak lulus) pada aplikasi pendaftaran. Profil diri ditulis dalam bahasa Inggris.

    8. Menulis komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, dan rencana kontribusi di Indonesia. Essay ditulis dalam bahasa Inggris.

    9. Mengunggah dokumen indeks prestasi kumulatif (IPK) dengan ketentuan indeks prestasi kumulatif (IPK) pada jenjang studi sebelumnya (diploma empat/D4 atau sarjana/S1) sekurang-kurangnya 3,00 pada skala 4,00 atau yang setara yang dibuktikan dengan transkrip nilai asli atau telah dilegalisir.

    10. Mengunggah dokumen sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang berlaku paling lambat pada 2 (dua) tahun terakhir, terhitung sampai dengan tanggal pengumuman hasil sanggah pada periode pendaftaran berjalan (3 Juni 2025). Sertifikat diterbitkan oleh ETS (www.ets.org), atau IELTS (www.ielts.org) dengan ketentuan memiliki skor minimal kemampuan bahasa Inggris:

    – PTE Academic 58 (tanpa skor keterampilan komunikasi kurang dari 50),

    – TOEFL iBT® 84 (dengan minimal 21 di semua sub-tes), atau

    – IELTS™ 6,5 (tanpa band kurang dari 6,0).

    Untuk syaratnya selengkapnya bisa cek DI SINI.

    Cara Mendaftar Beasiswa LPDP-AAS 2025

    – Mendaftar secara online pada situs Pendaftaran Beasiswa LPDP: https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/.

    – Melengkapi dan mengunggah semua dokumen yang dipersyaratkan pada aplikasi pendaftaran.

    – Pastikan melakukan submit tepat waktu pada aplikasi pendaftaran untuk mendapatkan kode registrasi/pendaftaran.

    – Pengisian profil diri, sssay, dan surat rekomendasi pada aplikasi ditulis dalam bahasa Inggris.

    Proses seleksi beasiswa LPDP-AAS 2025, sebagai berikut:

    – Pendaftaran seleksi: 18 Februari-5 Mei 2025

    – Seleksi administrasi: 6-22 Mei 2025

    – Pengumuman hasil seleksi administrasi: 23 Mei 2025

    – Seleksi substansi I (proses shortlisted peserta wawancara): 4-16 Juni 2025

    – Pengumuman shortlisted peserta seleksi substansi I: 17 Juni 2025

    – Seleksi substansi II (pelaksanaan wawancara): 1- 4 Juli 2025

    – Pengumuman hasil seleksi substansi II: 18 Juli 2025

    – Periode perkuliahan: Januari 2026

    Itulah informasi mengenai beasiswa LPDP-AAS 2025. Bagi detikers yang ingin mendaftar, semoga beruntung, ya!

    (faz/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • ITS Buka Pendaftaran Periset, Dana Rp 190 Juta per Orang


    Jakarta

    Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) membuka pendaftaran periset pascadoktoral melalui program Post Doctoral Researcher 2025. Proposal dapat dikirim paling lambat 31 Oktober 2025.

    Kuota periset yang dibuka yakni sebanyak 30 periset Warga Negara Indonesia dan 10 periset Warga Negara Asing. Periset WNI akan mendapatkan dana Rp 190 juta, termasuk tunjangan Rp 10 juta per bulan selama 10 bulan.


    Peserta post-doctoral fellow diharapkan menghasilkan publikasi top tier under review. Dikutip dari panduan resminya, simak syarat dan jadwal seleksi periset post-doctoral ITS di bawah ini.

    Syarat Periset Post Doctoral ITS 2025

    • Bukan dosen ITS
    • Bergelar doktoral (S3) dalam negeri atau luar negeri, paling lama 5 tahun sejak kelulusan
    • Bersedia menjalankan program post-doctoral
    • Memiliki minimal 1 publikasi ilmiah dalam kuartil 1 (Q1) jurnal internasional
      bereputasi yang terindeks Scopus ataupun Web of Science sebagai penulis pertama dan/atau corresponding author dalam 2 tahun terakhir
    • Host researcher (pengusul) disyaratkan:
      • Merupakan dosen tetap ITS, minimal S3 atau Lektor Kepala
      • Memiliki publikasi ilmiah dalam kuartal 1 jurnal internasional bereputasi yang terindeks Scopus ataupun Web of Science, minimal sebanyak 2 paper dalam 2 tahun terakhir.

    Jadwal Seleksi Periset Post Doctoral ITS 2015

    • Call for paper: 1-31 Oktober 2025
    • Seleksi: 1-7 November 2025
    • Pengumuman penerima dana: 10 November 2025
    • Laporan progres, pengawasan, dan evaluasi: 31 Maret 2025
    • Laporan akhir, pengawasan, dan evaluasi: 1 Juli 2025

    Pendaftaran periset ITS dibuka melalui https://its.id/PDPCandidate-2025. Simak info lebih lanjut di http://its.id/PDPGuidelines-2025.

    (twu/nah)



    Sumber : www.detik.com