Tag: work from cafe

  • Spot Baru! Kafe Pemandangan LRT di Jaksel yang Cocok untuk WFC


    Jakarta

    Ada spot baru di Setiabudi, Jakarta Selatan. Sebuah kafe minimalis dengan pemandangan LRT. Cocok untuk ngopi cantik sambil Work From Cafe (WFC).

    Telah menjadi gaya hidup, nongkrong di kafe tak sekadar menikmati kopi, tetapi juga pengalaman suasananya. Tak heran jika kini banyak kafe buka di spot-spot menarik.

    Salah satu yang terbaru ada kafe Sudo Brew. Ini bukanlah kafe baru, sebelumnya Sudo Brew sudah memiliki cabang di Jabodetabek. Namun di cabang terbarunya ini punya suasana berbeda.


    Kafe tersebut berlokasi gadung Plaza BP Jamsostek di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan. Kafe ini bertempat di halaman gedungnya dan terbuka untuk umum.

    1. Kafe unik dengan pemandangan LRT

    Sudo Brew, spot baru di Jaksel dengan pemandangan LRT.Sudo Brew, spot baru di Jaksel dengan pemandangan LRT. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Kafe dengan 2 lantai ini mengarah langsung ke Jalan Raya Rasuna Said, bertepatan dengan gedung tinggi dan jalur LRT. Jadi, pengunjung dapat menyaksikan ketika LRT lalu lalang.

    Untuk menikmati pengalaman tersebut bisa memilih tempat duduk di balkon lantai 2 area outdoor. Meskipun di luar, tetapi tidak terlalu panas karena banyak pepohonan.

    2. Cocok buat WFC

    Sudo Brew, spot baru di Jaksel dengan pemandangan LRT.Sudo Brew cocok buat WFC. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Kafe Sudi Brew di Setiabudi terbilang minimalis. Namun hal tersebut yang memberikan suasana santai, tenang, sehingga cocok untuk WFC.

    Jika ingin WFC bisa pilih tempat di indoor baik di lantai 1 atau 2. Kursinya nyaman dan masing-masing spot meja juga dilengkapi dengan stop kontak.

    Menu yang ditawarkan di Sudi Brew ada di halaman berikutnya.

    3. Aneka es kopi dan es cokelat menyegarkan

    Sudo Brew, spot baru di Jaksel dengan pemandangan LRT.Sudo Brew menawarkan menu baru varian Caramel Salt. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Sudo Brew menawarkan banyak pilihan seduhan kopi. Kini, kafe tersebut memiliki menu baru Caramel Salt series dengan tiga varian berbeda. Harganya Rp 55.000.

    Pertama ada Carasalt Creme Brulee yang rasa karamel yang lembut berpadu dengan salted foam yang ringan dan creamy. Rasa kopinya cukup terasa bold.

    Ada juga menu Carasalt Mint Latte yang unik. Rasa kopi yang cukup tebal berpadu dengan sensasi menyegarkan dari mint. Rasanya seperti menambahkan ‘Tolak Angin’ ke dalamnya.

    Untuk menu non kopinya ada varian Carasalt Cream Cocoa. Menu ini memiliki rasa cokelat yang kaya dan ‘comforting’ dan dipadukan dengan salted foam yang lembut menambah rasa gurih dan buttery.

    4. Chicken Wings hingga New York Cheese Cake buat ngemil

    Sudo Brew, spot baru di Jaksel dengan pemandangan LRT.Menu chicken wings di Sudo Brew. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Sudo Brew menawarkan makanan berat dan ringan. Jika ingin bersantai bisa pesan Chicken Wings seharga Rp 47.000 dengan pendamping kentang goreng.

    Ukurannya terbilang mungil, teksturnya cukup empuk dengan cita rasa perpaduan gurih dan manis. Pas dimakan dengan kentang goreng yang tebal dan gurih asin rasanya.

    Untuk yang manis ada pilihan New York Cheese Cake seharga Rp 41.000. Cheese cake-nya lembut, rasa gurih dan manisnya seimbang, dan ada lapisan pie di bawahnya yang menambah tekstur.

    Sudo Brew, spot baru di Jaksel dengan pemandangan LRT.Menu New York Cheese Cake di Sudo Brew. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Ada juga Almond Croissant seharga Rp 41.000. Croissant ini teksturnya tidak terlalu flaky karena di dalamnya diisi dengan frangipane atau cream almond yang lembut dan manis.

    Di bagian toppingnya disajikan kacang almond utuh yang renyah. Aroma dan rasa butter juga cukup terasa.

    Kafe ini lokasinya strategis, dekat dari halte Transjakarta Setiabudi dan stasiun LRT Dukuh Atas.

    (raf/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Rekomendasi Tempat Nongkrong & Aktivitas Seru di Bali



    Jakarta

    Tak akan pernah habis kegiatan seru saat berlibur ke Bali. Banyak sekali kegiatan menarik dan kafe yang bisa kamu datangi di Bali, terutama di kawasan Ubud.

    detikcom telah merangkum nih, Rabu (23/7/2025) ragam kegiatan menarik hingga tempat nongkrong seru yang bisa kamu kunjungi saat bertandang ke Ubud, Bali.

    Rekomendasi tempat nongkrong

    1. Huma Cafe


    Huma Cafe merupakan sebuah kafe yang berkonsep menyatu dengan alam yang berada di Jalan Cinta, Tegallalang, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar. Dengan konsep earthy living experience, traveler akan merasakan bagaimana rasa menikmati makanan dan minuman dengan view sawah.

    Tak hanya cocok untuk ngopi santai, di sini traveler dapat melakukan berbagai aktivitas. Contohnya work from cafe. Di setiap meja traveler akan menemukan stop kontak yang mendukung bagi traveler yang ingin work from cafe ditemani dengan pemandangan sawah.

    kafe ini juga instagramable lho, jadi cocok nih buat kamu yang suka hunting foto untuk konten sosial media. Menu andalan sekaligus menu terlaris dari Huma Cafe diantaranya Chicken Teriyaki, Tempura Fried rice, dan grilled chicken mushroom. Untuk minuman, di sini andalannya adalah mango frozen, strawberry frozen, dan mint frozen.

    2. Jinny’s Garden

    Sesuai namanya, kafe yang berada di Jalan Goutama ini menawarkan suasana taman yang dipenuhi pepohonan yang membuat nyaman untuk berlama-lama. Ragam menu menarik yang bisa kamu icip di sini, termasuk hidangan Italia dan Mediterania seperti panini segar, pizza panggang kayu, dan pasta. Nikmati juga kopi dan aneka minuman lainnya yang tak kalah menyegarkan.

    3. Lazy Cats Cafe

    Khas dengan dekorasi vintagenya, kamu yang ke Ubud harus coba datang ke Lazy Cats Cafe. Di sini terkenal dengan hidangan vegetariannya seperti burger yang dibuat dari bahan-bahan segar lokal. Juga tak lengkap rasanya bila tak mencicipi smoothie yang menyegarkan atau secangkir kopi sembari mengobrol bersama teman.

    4. WYAH Art & Creative Space

    Kafe unik ini berada di Jl RSI Markandya II, Keliki, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar. Bila dilihat dari luar, kafe ini seperti sarang lebah yang menggantung di antara pepohonan. Bangunannya berwarna coklat kayu cocok dan menyatu dengan hijaunya perpohonan.

    Menu makanan dan minuman yang ditawarkan juga beragam dengan tampilan yang menggiurkan lho. Kami bisa menikmati beragam smoothie, salad, kopi, teh, olahan ayam, nasi, cake dan lainnya.

    Mengenai harga makanan dan minuman di banderol mulai dari Rp 25 ribu.

    5. Pukako Bisma

    Pukako Panini & Coffee memiliki empat cabang, salah satunya di Jalan Bisma. Nama Pukako merupakan singkatan dari tiga nama orang yaitu Putu, Kadek, dan Komang.

    Pukako di Jalan Bisma ini akan memanjakan traveler dengan desain interior yang estetik. Konsep bangunan yang mengusung industrial modern, dilengkapi dengan dekorasi yang tak jauh dari unsur seni.

    Bangunan Pukako di Jalan Bisma ini terbilang mungil, jadi traveler harus jeli untuk melihatnya. Masuk ke dalam bangunan, traveler akan disambut dengan beberapa ornamen dan dekorasi yang terlihat estetik. Lukisan yang tergantung indah di tembok serta rak buku yang ditata rapi.

    Sesuai dengan taglinenya, menu andalan di sini adalah panini & coffee. Menu panini terfavorit di Pukako Bisma adalah ubud panini. Dari segi kopi, Pukako memiliki beberapa menu andalan yaitu Aceh Gayo, Kintamani, dan Bajawa.

    Kegiatan seru di Ubud

    1. Campuhan Ridge Walk

    Campuhan Ridge Walk berlokasi di Desa Kelusa, Payangan, Jalan Raya Campuhan, Sayan, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali. Anda akan menempuh perjalanan sejauh 21,6 kilometer atau sekitar 56 menit jika ditempuh dari Jalan Prof Ida Bagus Mantra.

    Para wisatawan bisa menikmati keindahan alam di sana dengan cara yang berbeda. Antara lain, jogging sembari menikmati suasana sejuk dan panorama perbukitan hijau di sepanjang trek. Selain jogging, Anda juga dapat bersepeda di Campuhan Ridge Walk. Biasanya, para pengunjung bersepeda di sore hari sambil menunggu matahari terbenam.

    2. Ubud Monkey Forest

    pasti traveler sering melihat bule-bule membagikan selfie dengan monyet saat di Bali, bukan? Nah salah satu lokasinya berada di Ubud Monkey Forest.

    Di sini kamu tak hanya bertemu monyet saja, namun juga bisa menjelajahi iga pura kuno yang penting secara spiritual dan bersejarah di dalam Monkey Forest, yaitu Pura Dalem Agung, Pura Beji, dan Pura Prajapati.

    Nikmati juga ketenangan di sana untuk kamu yang ingin menikmati segarnya suasana hutan.

    3. Belanja di Pasar Seni Ubud

    Pasar Seni Ubud berada di Jalan Raya Ubud, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar. Di pagi hari, pasar ini digunakan sebagai pasar sembako, sedangkan sore hari digunakan untuk menjual suvenir.

    Di sini traveler bisa melihat banyak pilihan cendera mata khas Bali lho. Serta saat menjelajahi pasar, kamu bisa menemukan banyak kafe, toko-toko perhiasan, toko baju hingga toko oleh-oleh khas Bali.

    4. Yoga di The Yoga Barn atau Radiantly Alive

    Kamu yang suka olahraga yoga, bisa nih datang ke dua studio yoga populer di Ubud, Bali, yang sering direkomendasikan oleh para wisatawan dan penggemar yoga. Keduanya menawarkan berbagai kelas yoga dengan berbagai gaya dan tingkatan, serta fasilitas yang nyaman untuk pengalaman yoga yang menyenangkan

    5. Desa Nyuh Kuning Ubud

    Ubud memiliki desa tradisional bernama Desa Nyuh Kuning. Desa Nyuh Kuning masih memegang konsep Tri Hita Karana, yakni menjaga keselarasan dan keharmonisan hubungan manusia dengan alam, manusia dengan manusia dan manusia dengan Tuhan.

    Di sini traveler bisa bersepeda sambil menikmati suasana desa yang masih alami, dengan kondisi jalanan bersih, hingga terlihat seperti lukisan. Tak ada biaya masuk ke desa, namun kamu dikenai parkir.

    Di beberapa sudut desa telah disiapkan pertunjukan tradisional yang berbayar hanya Rp 10 ribu. Nikmati juga kuliner lokalnya ya.

    (sym/sym)



    Sumber : travel.detik.com