Tag: x

  • Twitter (X) Peroleh Lisensi untuk Pembayaran Kripto

    Twitter atau kini dikenal X dilaporkan telah menerima lisensi yang dapat digunakan untuk melakukan pembayaran dengan aset kripto. Rhode Island telah secara resmi menyetujui lisensi yang diminta oleh Twitter Payments LLC, cabang pembayaran X, untuk dapat menyimpan, mentransfer, dan menukar Bitcoin dan aset digital lainnya atas nama penggunanya.

    Dilaporkan Cointelegraph, Lisensi Currency Transmitter diperlukan bagi perusahaan yang ingin melakukan aktivitas terkait Bitcoin dan kripto atas nama penggunanya. Lisensi ini juga mencakup penyedia layanan terkait, seperti dompet, pemroses pembayaran, dan bursa.

    Elon Musk sebelumnya menyatakan bahwa dia ingin mengubah X menjadi “aplikasi segalanya,” dan menyatakan bahwa platform tersebut “akan menambah komunikasi komprehensif dan kemampuan untuk menjalankan seluruh dunia keuangan Anda.”

    Perubahan Twitter (X)

    Ilustrasi Elon Musk beli Twiiter. Foto: Jakub Porzycki/NurPhoto via Getty Image.
    Ilustrasi Elon Musk beli Twiiter. Foto: Jakub Porzycki/NurPhoto via Getty Image.

    Baca juga: Bitcoin Naik ke US$ 27K Usai Grayscale Menangkan Gugatan Hukum

    Meskipun sumber menyatakan bahwa fitur pembayaran X yang akan datang pada awalnya hanya akan menawarkan dukungan untuk mata uang fiat, Musk dilaporkan telah menginstruksikan pengembang di X untuk membangun sistem pembayaran platform sedemikian rupa sehingga fungsionalitas kripto dapat ditambahkan di masa depan.

    Persetujuan tersebut diberikan hampir dua bulan setelah X mendapatkan izin pengiriman uang di Michigan, Missouri dan New Hampshire yang semuanya disetujui pada tanggal 5 Juli. Lisensi terbaru X menandai total tujuh negara bagian Amerika Serikat yang mendapatkan izin pengirimannya.

    Masih belum jelas penawaran keuangan apa yang akan tersedia jika dan kapan X meluncurkan fitur pembayaran.

    Orang-orang yang mengetahui rencana perusahaan telah mengindikasikan bahwa X pada awalnya akan menawarkan layanan transaksi mata uang fiat yang mirip dengan PayPal – yang didirikan bersama Musk – dengan ruang untuk integrasi kripto di masa depan.

    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. 



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • X Money Muncul ke Publik, Platform Elon Musk Segera Integrasi Kripto?

    Platform media sosial X (sebelumnya Twitter) mulai memperlihatkan tampilan pertama layanan finansial barunya, X Money. Peluncuran gambar antarmuka awal ini langsung memicu spekulasi luas mengenai kemungkinan integrasi aset kripto dalam layanan tersebut.

    Dilaporkan BeInCrypto, X Money merupakan bagian dari ambisi Elon Musk untuk mengubah X menjadi super-app keuangan yang mampu menangani berbagai transaksi finansial dalam satu platform.

    Menurut Tim Research Tokocrypto, ambisi Musk untuk mengubah X menjadi “Everything App” memerlukan infrastruktur pembayaran yang skalabel dan efisien.

    “Jika integrasi kripto beneran terwujud, X bakal jadi katalis adopsi massal terbesar dalam sejarah pembayaran digital global,” ucapnya.

    Tampilan Pertama X Money Terungkap

    Informasi mengenai X Money pertama kali dibagikan oleh aktor William Shatner, yang dikenal melalui perannya sebagai Captain Kirk dalam serial Star Trek. Ia juga mengajak pengguna untuk mencoba program beta layanan tersebut.

    Dari tangkapan layar yang beredar, antarmuka X Money terlihat sederhana dan berfokus pada tiga menu utama, yakni Account, Rewards, dan Activity.

    Melalui aplikasi ini, pengguna dapat mengirim dan menerima uang, meminta pembayaran, serta melakukan deposit dana. Salah satu fitur yang menarik perhatian adalah kemampuan menerima direct deposit dan memperoleh imbal hasil hingga sekitar 6% APY.

    Baca juga: Dogecoin Tembus US$0,12, Melejit Usai Elon Musk Puji CEO Nvidia

    Spekulasi Integrasi Kripto Muncul

    Kemunculan X Money memicu diskusi mengenai kemungkinan integrasi kripto di dalam platform tersebut. Akun analisis Teslaconomics memperkirakan bahwa layanan ini pada akhirnya akan mendukung berbagai aktivitas finansial, termasuk investasi saham, pinjaman, rekening pasar uang, hingga pengelolaan aset digital.

    Prediksi tersebut juga menyebut kemungkinan integrasi kripto langsung di dalam timeline X, memungkinkan pengguna melihat harga aset dan melakukan transaksi secara langsung dari platform.

    Elon Musk sendiri me-repost unggahan tersebut, yang dianggap sebagai sinyal tidak langsung bahwa fitur-fitur tersebut bisa menjadi bagian dari rencana pengembangan X Money.

    Stablecoin Diprediksi Jadi Fokus

    Sebelumnya muncul spekulasi bahwa X Money akan menerima pembayaran menggunakan Dogecoin atau XRP. Namun analis pasar Chamath Palihapitiya menilai kemungkinan terbesar adalah penggunaan stablecoin sebagai fondasi sistem pembayaran di platform tersebut.

    Menurutnya, model tersebut berpotensi menciptakan sistem finansial yang memungkinkan keuntungan lebih besar bagi pengguna dibandingkan platform.

    Meski Elon Musk belum secara langsung mengonfirmasi integrasi kripto, komentarnya menunjukkan dukungan terhadap arah pengembangan tersebut.

    Menuju Super-App Keuangan

    Dengan lebih dari 600 juta pengguna aktif bulanan, integrasi layanan finansial di X berpotensi memberikan dampak besar terhadap industri pembayaran digital.

    Proyek X Money sendiri telah memperoleh lisensi pengiriman uang di lebih dari 40 negara bagian di Amerika Serikat, yang menjadi langkah penting menuju peluncuran layanan secara nasional.

    Seiring meningkatnya persaingan di sektor pembayaran berbasis stablecoin yang juga melibatkan perusahaan besar seperti Visa, Stripe, dan Meta, X Money diperkirakan akan menjadi salah satu pemain utama dalam ekosistem keuangan digital yang sedang berkembang.

    Baca juga: Dogecoin Tertekan Jelang Akhir Tahun, Harga Terjebak di $0,12


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • X Buka Kembali Iklan Kripto, Influencer Wajib Pasang Label Khusus

    Platform media sosial X (sebelumnya Twitter) resmi mencabut larangan iklan kripto dan perjudian untuk promosi berbayar. Kebijakan baru ini membuka kembali peluang bagi influencer dan key opinion leader (KOL) untuk memonetisasi konten kripto, namun dengan syarat transparansi yang lebih ketat.

    Dilaporkan BeInCrypto, perubahan tersebut menandai pembalikan kebijakan yang telah berlaku setidaknya sejak Juni 2024. Dalam pembaruan terbaru, kategori produk keuangan, termasuk pinjaman, layanan investasi, dan kripto, tidak lagi tercantum dalam daftar industri terlarang untuk promosi berbayar.

    Wajib Gunakan Label “Paid Partnership”

    Di bawah kerangka Paid Partnership yang baru, setiap konten promosi berbayar wajib mencantumkan label “Paid Partnership”. Influencer juga diwajibkan mengungkapkan hubungan kompensasi mereka dan memastikan konten mematuhi regulasi yang berlaku, termasuk aturan Federal Trade Commission (FTC) terkait endorsement dan testimoni.

    Head of Product X, Nikita Bier, menyatakan bahwa promosi tanpa pengungkapan dapat merusak integritas platform dan menurunkan kepercayaan pengguna. Dengan fitur baru ini, kreator diharapkan lebih transparan terhadap audiensnya.

    Kebijakan terbaru juga membedakan antara Paid Partnership dan iklan standar melalui X Ads. Artinya, konten yang dilarang dalam skema Paid Partnership belum tentu otomatis dilarang dalam format iklan resmi platform.

    Komunitas Kripto Terbelah

    Langkah ini memicu beragam respons dari komunitas kripto. Sebagian menyambut positif karena membuka kembali jalur legal promosi proyek kripto di platform tersebut.

    Namun, sejumlah analis mengingatkan dampaknya terhadap model bisnis influencer kripto. Analis Benjamin Cowen menilai banyak influencer harus menyesuaikan strategi mereka, terutama yang selama ini mengandalkan promosi proyek tanpa transparansi penuh.

    Kekhawatiran juga muncul terkait penerapan aturan di lapangan. Beberapa pihak mempertanyakan bagaimana platform akan membedakan promosi berbayar dan opini pribadi, serta potensi risiko gelombang pembatasan akun jika terjadi pelanggaran.

    Arah Baru Pemasaran Kripto di X

    Secara umum, kebijakan ini dipandang sebagai upaya X menyeimbangkan kepatuhan regulasi dengan monetisasi kreator. Dengan aturan yang berlaku efektif segera, transparansi dan pelabelan yang jelas diperkirakan menjadi pilar utama strategi pemasaran kripto di platform tersebut ke depan.

    Bagi brand kripto, kebijakan ini memberikan jalur promosi yang lebih jelas secara hukum, selama memenuhi ketentuan pengungkapan. Sementara bagi influencer, era promosi informal tanpa label tampaknya akan semakin dibatasi.

    Menurut Tim Research Tokocrypto, ini pedang bermata dua. Di satu sisi bursa dapet jalur legal buat kampanye, di sisi lain ini bakal jadi ladang ranjau ban buat influencer yang nggak transparan soal promosi koin sampah.

    Baca Juga: Pasokan Ethereum di Binance Langka, Sinyal Harga Bakal Meroket?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Melania Ikut Rilis Meme Koin, Harga Kripto Trump Langsung Anjlok


    Jakarta

    Donald Trump telah meluncurkan koin meme atau kripto jelang pelantikannya menjadi Presiden Amerika Serikat (AS). Namun, harga meme koin Trump langsung anjlok pasca istrinya, Melania ikut meluncurkan kripto.

    Saat peluncuran, koin meme Trump telah menembus 20 teratas kripto berdasarkan kapitalisasi pasar mencapai US$ 14 miliar. Kini perhatian pasar tengah bergeser ke kripto milik Ibu Negara AS. Pengumuman juga disampaikan Melania melalui akun resmi X.

    “Meme resmi Melania sudah tayang. Anda dapat membeli $melania sekarang,” kata Melania di media sosial X, dikutip dari Forbes, Senin (20/1/2025).


    Harga koin Melania melonjak hingga lebih dari US$ 5 dan memberinya kapitalisasi pasar lebih dari US$ 5 miliar. Sementara koin Trump disebut telah merosot tajam.

    Menurut data on-chain, meme koin Trump anjlok sekitar 40%, anjlok karena para pedagang berebut untuk membeli koin baru,

    “Ini sungguh gila. Kurang dari 48 jam yang lalu, Donald Trump meluncurkan $trump yang baru saja menghapus kapitalisasi pasar sebesar $7,5 miliar dalam 10 menit. Dalam beberapa menit menjelang peluncuran token Melania Trump, kami melihat pesanan jual besar-besaran dalam $trump,” kata analis di The Kobeissi Letter memposting ke X.

    Simak juga Video: Trump Tunjuk Eks Kepala Paypal Jadi Pimpinan AI-Kripto Gedung Putih

    [Gambas:Video 20detik]

    (ada/rrd)

    Sumber : finance.detik.com

    Alhamdulillah Haji Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad Ekonomi Bisnis baca koran
    ilustrasi sumber : unsplash.com / adeolu eletu
  • Elon Musk Lolos dari Gugatan Manipulasi Dogecoin!


    Jakarta

    Elon Musk dan perusahaannya Tesla lolos dari gugatan yang menuding mereka melakukan manipulasi harga kripto dogecoin, yang menyebabkan kerugian miliaran dolar AS. Keputusan tersebut dikeluarkan pada Kamis malam oleh Hakim Distrik AS Alvin Hellerstein di Manhattan.

    Sejumlah investor menuduh orang terkaya di dunia itu menggunakan unggahan Twitter (sekarang X) dan membayar influencer untuk bertransaksi menggunakan dogecoin yang dikendalikannya. Ia juga dituding sengaja menaikkan harga dogecoin lebih dari 36.000% selama dua tahun dan kemudian membiarkannya jatuh.

    Dilansir dari Reuters, Jumat (30/8/2024), Elon Musk kerap mengeluarkan pernyataan ke publik soal dogecoin yang mempengaruhi perdagangannya. Hal itu termasuk saat dia menjual dogecoinnya setelah mengganti logo Twitter dengan logo dogecoin Shiba Inu yang mendongkrak harga hingga 30%.


    Hellerstein menilai cuitan Elon Musk yang menyebut dogecoin adalah mata uang masa depan dan bisa digunakan membeli Tesla adalah aspirasional dan berlebihan, tidak faktual dan rentan untuk dipalsukan. Artinya, kata dia, tidak ada investor yang dapat mengandalkan tweet tersebut untuk mengajukan klaim penipuan sekuritas.

    Hellerstein menolak gugatan tersebut dengan prasangka, yang berarti tidak dapat diajukan lagi. Investor awalnya meminta US$ 258 miliar dan telah mengubah keluhan mereka sebanyak empat kali dalam dua tahun. Pengacara penggugat belum menanggapi permintaan komentar.

    Sementara itu, pengacara Elon Musk mengatakan tidak ada yang salah dengan tweet kliennya yang tidak berbahaya dan sering kali konyol. Mereka juga mengatakan tidak ada bukti Musk memiliki dua rekening karena melakukan perdagangan mencurigakan, atau bahwa dia atau Tesla pernah menjual dogecoin.

    Sejumlah investor diketahui melayangkan gugatan class action terhadap Elon Musk. Bos Tesla ini dituduh melakukan insider trading dan memanipulasi mata uang kripto Dogecoin hingga menimbulkan kerugian mencapai miliaran dolar Amerika Serikat (AS).

    Para investor ini menuduh Musk melakukan manipulasi dengan memanfaatkan unggahan di Twitter, membayar influencer online, kemudian lewat penampilannya pada 2021.

    (ily/das)



    Sumber : finance.detik.com

  • Indodax Diduga Diretas, Perusahaan Buka-bukaan Nasib Dana Nasabah


    Jakarta

    Platform pertukaran mata uang kripto Indodax diduga mengalami peretasan. Akun X (dulu Twitter) Indodax menyampaikan pihaknya menemukan potensi gangguan keamanan pada platformnya.

    “Kami ingin menginformasikan bahwa team security kami menemukan potensi indikasi keamanan pada platform kami,” tulis Indodax, Rabu (11/9/2024).

    Saat ini perusahaan sedang melakukan pemeliharaan menyeluruh untuk memastikan seluruh sistem beroperasi dengan normal. Selama proses tersebut, website dan aplikasi Indodax tidak dapat diakses.


    “Saat ini, kami sedang melakukan pemeliharaan menyeluruh untuk memastikan seluruh sistem beroperasi dengan baik. Selama proses pemeliharaan ini, platform web dan aplikasi INDODAX sementara tidak dapat diakses,” terang perusahaan.

    Meski begitu perusahaan memastikan saldo pengguna tetap aman 100%, baik yang berbentuk kripto maupun rupiah.” Namun jangan khawatir, dapat kami pastikan bahwa saldo Anda tetap 100% aman baik secara kripto maupun rupiah,” ujar Indodax.

    Perusahaan menyampaikan terima kasih atas kesabaran dan kepercayaan yang telah nasabah berikan. Indodax menyebut proses pemeliharaan dilakukan kami demi menjaga keamanan dan kenyamanan transaksi pengguna.

    “Kami akan segera memberikan pembaruan informasi lanjutan setelah investigasi selesai dilakukan,” tutupnya.

    (ily/das)



    Sumber : finance.detik.com

  • Cara Mengatasi DANA Tidak Bisa Transaksi dan Penyebab di Baliknya

    Jakarta

    Aplikasi DANA eror atau tidak bisa melakukan transaksi? Masalah ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari koneksi internet hingga gangguan dalam aplikasi itu sendiri.

    DANA sendiri adalah salah satu aplikasi dompet digital yang digunakan untuk berbagai transaksi, seperti transfer, pembayaran tagihan, hingga membeli produk secara online. Simak penyebab dan hal-hal yang harus dilakukan ketika DANA eror.

    Cara Mengatasi DANA Tidak Bisa Transaksi

    Penyebab transaksi gagal di DANA bisa disebabkan karena saldo yang tidak mencukupi atau kesalahan teknis.

    Dilansir laman resmi DANA, cara mengatasi DANA yang tidak bisa transaksi yaitu dengan cek saldo. Pastikan saldo DANA mencukupi untuk melakukan transaksi.


    Jika saldo cukup, namun transaksi tetap tidak bisa. coba lakukan transaksi beberapa saat kemudian. Bisanya, kendala ini disebabkan karena masalah teknis yang bersifat sementara. Hal ini bisa teratasi dengan sendirinya.

    Cara Mengatasi DANA Tidak Bisa Dibuka

    Penyebabnya bisa karena ada gangguan di aplikasi itu sendiri. Berikut adalah langkah yang perlu dilakukan jika aplikasi DANA eror:

    1. Restart HP

    Coba restart perangkat kamu. Lalu, coba buka kembali DANA.

    2. Update Aplikasi

    Biasanya, DANA yang tidak bisa dibuka karena belum update dalam versi terbaru. Caranya bisa buka DANA di App Store atau Google Play Store, klik tombol pembaruan.

    3. Instal Ulang Aplikasi DANA

    Jika masih gagal, cobalah untuk menghapus aplikasi DANA. Kemudian, download atau instal kembali DANA.

    4. Hapus Data dan Cache HP

    Aplikasi tidak bisa dibuka di beberapa kasus, karena cache HP yang penuh. Oleh sebab itu, cobalah untuk menghapus cache dan data aplikasi.

    • Buka pengaturan perangkat
    • Cari aplikasi DANA
    • Pilih “Hapus Cache”
    • Klik “Hapus Data”.

    Cara Mengatasi Top Up di DANA Gagal

    Penyebab top up di DANA gagal bisa jadi karena salah memakai metode pembayaran yang digunakan atau masalah input angka. Berikut cara untuk mengatasi gagal top up di DANA:

    1. Periksa Metode Pembayaran

    Pilih dan pastikan metode pembayaran sesuai, seperti menggunakan kartu kredit atau transfer bank.
    Periksa juga batasan waktunya.
    Periksa adakah masalah dari bank penyedia pembayaran yang kamu digunakan.

    2. Input Ulang Nomor

    Pastikan nomor virtual account atau nomor rekening sesuai saat melakukan top up.

    3. Coba Metode Pembayaran yang Lain

    Jika metode sebelumnya tatap gagal, cobalah metode pembayaran yang tersedia di DANA yang lain.

    Ciri-ciri Akun DANA Dibekukan

    Bagi pengguna yang tidak bisa melakukan transaksi DANA, selain eror bisa jadi akun DANAnya dibekukan.

    Berdasarkan informasi dari akun X resmi @danawallet (07/11/2024), ciri-ciri akun DANA yang dibekukan adalah akun tidak bisa login dan tidak bisa melakukan transaksi.

    Sementara, penyebab akun DANA yang dibekukan dapat terjadi karena Kakak salah PIN akun DANA dan adanya pelaporan terkait indikasi penipuan.

    Cara mengatasi masalah pada aplikasi DANA, bisa disesuaikan dengan jenis masalah dan penyebabnya. Pastikan juga koneksi internet stabil, data yang dimasukkan sesuai, dan mengikuti arahan sesuai dengan ketentuan yang ada di DANA. Semoga berhasil.

    Simak juga video: Cerita Dharma Pongrekun Dibuat Pusing Cari Dana Bayar Saksi

    [Gambas:Video 20detik]

    (khq/fds)



    Sumber : finance.detik.com

  • Bos Blockchain Investasi Rp 475 M di Perusahaan Kripto Trump


    Jakarta

    Pendiri blockchain Tron, Justin Sun, telah menginvestasikan US$ 30 juta atau setara Rp 475 miliar (kurs Rp 15.843) di perusahaan kripto Donald Trump, World Liberty Financial. Hal ini disampaikan langsung oleh Justin di media sosial resmi miliknya.

    “Kami sangat gembira menginvestasikan $30 juta di World Liberty Financial @worldlibertyfi sebagai investor terbesarnya,” tulis Sun dalam sebuah posting di X, dikutip dari CNBC, Selasa (26/11/2024).

    World Liberty Financial, platform kripto yang disponsori Trump ini memang punya misi menjadi semacam bank aset digital. Jadi bank itu melayani para nasabah yang ingin meminjam, meminjamkan, dan berinvestasi dalam koin digital.


    Trump telah melisensikan namanya dan promosi untuk perusahaan kripto tersebut melalui LLC milik Trump. Sebagai gantinya, LLC Trump menerima miliaran token dan hak atas 75% dari pendapatan di atas ambang batas US$ 30 juta.

    World Liberty Financial baru meluncurkan token WLFI bulan lalu. Dalam peta jalan mereka, perusahaan membidik dana US$ 300 juta dengan valuasi US$ 1,5 miliar dalam penjualan awalnya.

    Hingga Senin sore, token senilai US$ 51,2 juta telah terjual, menurut situs webnya. Penjualan sekarang tampaknya telah melampaui ambang batas US$ 30 juta.

    Salah satu pendiri WLFI, Zachary Folkman mengatakan lebih dari 100.000 orang masuk dalam daftar putih untuk berinvestasi dalam token tersebut.

    Namun, hingga Senin sore, menurut data blockchain hanya sekitar 20.400 alamat dompet unik yang menyimpan token tersebut, yang dilacak oleh Etherscan, yang mewakili sekitar 20% dari total jumlah orang yang mendaftar.

    (ada/fdl)



    Sumber : finance.detik.com

  • Presiden El Salvador Pamer Cuan Rp 5,2 T dari Bitcoin, Begini Respons Elon Musk


    Jakarta

    Presiden El Salvador Nayib Bukele memamerkan pencapaiannya usai Bitcoin (BTC) kembali mencatatkan all time high (ATH) dan menembus level psikologis US$ 100.000.Hal tersebut itu pun direspons salah satu orang terkaya dunia, Elon Musk.

    Melalui unggahan di akun X (dulunya Twitter) pribadinya, Bukele membagikan tangkapan layar atas kepemilikan BTC senilai US$ 603,34 juta atau setara Rp 9,53 triliun (kurs Rp 15.800). Terlihat nilainya kini meroket 117,74% secara year to date (ytd).

    Bukele sendiri terkenal sebagai investor besar Bitcoin. Dari unggahan tersebut, juga terlihat bahwa total keuntungan yang diperolehnya selama berinvestasi sebesar US$ 333,59 juta atau setara Rp 5,27 triliun.


    Unggahan tersebut ternyata mendapat respons dari CEO Tesla, Elon Musk. Dikenal sebagai sosok yang pro kripto, ia turut berkomentar terhadap pencapaian dari investasi Bukele.

    “Impressive (menakjubkan),” ujar Musk melalui akun X pribadinya, dikutip Kamis (5/12/2024).

    Harga bitcoin sendiri telah mengalami kenaikan sejak kemenangan Donald Trump di Pemilihan Presiden (Pilpres) Amerika Serikat (AS). Sejak pengumuman kemenangan, harganya telah melonjak lebih dari 40%. Janji Trump untuk mendorong regulasi yang ramah kripto dan menjadikan Bitcoin sebagai cadangan aset nasional memicu optimisme di pasar.

    Sementara itu, dikutip dari Coinmarketcap, harga Bitcoin hari ini mencapai US$ 103.587 atau setara Rp 1,64 miliar pada pukul 11.05. Kondisi ini pun menyebabkan para investor kini tengah berpesta menikmati hasilnya.

    Kondisi ini juga didorong oleh optimisme pasat usai Trump memilih Paul Atkins untuk mengepalai Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC), menggantikan Gary Gensler. Adapun Atkins sendiri dipandang sebagai pilihan yang ramah terhadap kripto untuk posisi tersebut.

    Kenaikan ini telah mendorong kapitalisasi pasar Bitcoin di atas US$ 2 triliun untuk pertama kalinya, mengukuhkan statusnya sebagai salah satu aset paling berharga di dunia. Meskipun pertumbuhannya pada 2024 cukup signifikan, namun bukan yang paling dramatis dalam sejarah Bitcoin. Bitcoin pernah mengalami lonjakan 1.900% pada tahun 2017 dan lonjakan 1.250% selama pandemi COVID-19.

    (acd/acd)



    Sumber : finance.detik.com