Tag: Youtube

  • Kenapa Tagihan Pinjol Terus Bertambah? Ini Penyebabnya

    Jakarta

    Pinjaman online (pinjol) kerap dianggap ‘penyelamat’ saat membutuhkan dana darurat berkat kemudahannya dalam proses pengajuan utang. Akses terjangkau tanpa jaminan dan hanya bermodalkan internet serta e-KTP, pinjaman dana dapat dicairkan dalam hitungan menit saja.

    Tentunya ada harga yang harus dibayar dari kemudahan tersebut, yakni kewajiban untuk melunasi utang tersebut beserta bunganya. Bunga pinjaman inilah yang kemudian membuat debitur merasa tagihan pinjol terus bertambah.

    Meskipun dalam pinjol legal dilarang untuk mengenakan predatory lending atau praktik pemberian pinjaman dengan syarat, ketentuan, bunga, atau biaya-biaya yang tidak wajar bagi penerima pinjaman; namun pinjol legal tetap bisa memberikan bunga dihitung per hari.


    Belum lagi jika debitur terlambat membayar cicilan atau tagihan tepat waktu, terdapat denda keterlambatan yang dapat membuat besaran utang kian meningkat.

    Besaran Bunga Pinjol dan Denda Terlambat Bayar

    Berdasarkan Surat Edaran (SE) OJK Nomor 19/SEOJK.06/2023, besaran maksimal manfaat ekonomi yang dikenakan terhadap pinjaman produktif sebesar 0,1% per hari. Aturan ini berlaku sejak 1 Januari 2024, dan besaran manfaat ekonomi harian maksimal dapat naik menjadi 0,2% per hari untuk pinjaman konsumtif sejak 1 Januari 2025.

    “(manfaat keuangan) sebesar 0,067% per hari kalender dari nilai Pendanaan yang tercantum dalam perjanjian Pendanaan, yang berlaku sejak 1 Januari 2026;” tulis aturan itu.

    Sementara manfaat ekonomi yang dikenakan terhadap pinjaman konsumtif sebesar 0,3% per hari, berlaku sejak 1 Januari 2024. Besaran manfaat ekonomi dari pinjaman harian maksimal dapat turun menjadi 0,2% sejak 1 Januari 2025.

    “Sebesar 0,1% per hari kalender dari nilai Pendanaan yang tercantum dalam perjanjian Pendanaan, yang berlaku sejak 1 Januari 2026,” tulis Bagian VI Poin 3 Huruf (b) SE OJK Nomor 19/SEOJK.06/2023.

    Adapun manfaat ekonomi yang dimaksud merupakan tingkat imbal hasil termasuk bunga/margin/bagi hasil; biaya administrasi/biaya komisi/fee platform/ujrah yang setara dengan biaya dimaksud; serta biaya lainnya selain denda keterlambatan, bea meterai, dan pajak.

    Sementara untuk besaran denda keterlambatan yang dapat dikenakan kepada mereka yang galbay juga diatur dalam SE OJK tersebut, tepatnya pada bagian VI Poin 4.

    “Untuk Pendanaan produktif (denda keterlambatan), yaitu sebesar 0,1% per hari kalender dari nilai baki debet pendanaan, yang berlaku selama 2 tahun sejak 1 Januari 2024; dan sebesar 0,067% per hari kalender dari nilai baki debet pendanaan, yang berlaku sejak 1 Januari 2026” tulis bagian VI Poin 4 huruf (a).

    Sementara besaran denda yang dikenakan terhadap pinjaman konsumtif sebesar 0,3% per hari dari nilai baki debet pendanaan yang berlaku sejak 1 Januari 2024. Besaran denda keterlambatan harian maksimal dapat turun menjadi 0,2% dari nilai baki debet pendanaan sejak 1 Januari 2025.

    “(Denda keterlambatan) sebesar 0,1% per hari kalender dari nilai baki debet pendanaan, yang berlaku sejak 1 Januari 2026,” jelas aturan itu lagi.

    Seluruh manfaat ekonomi dan denda keterlambatan yang dapat dikenakan kepada Pengguna tidak melebihi 100% dari nilai pendanaan yang tercantum dalam perjanjian Pendanaan. Artinya besaran bunga dan denda yang harus dibayar saat galbay utang pinjol tidak boleh lebih besar dari total dana pinjaman yang diberikan.

    Ribuan Orang Diduga Sengaja Tak Bayar Pinjol

    Di tengah tagihan pinjol yang terus bertambah karena bunga dan denda keterlambatan, belakangan muncul tren masyarakat yang sengaja untuk gagal bayar (galbay) utang pinjol. Ribuan orang diduga sengaja mengikuti tren ini dan menghindari kewajiban pembayaran utang.

    Ketua Asosiasi Fintech Pendanaan (AFPI) Entjik S Djafar mengatakan fenomena ini muncul karena ada kelompok-kelompok tertentu yang secara sengaja mendorong masyarakat untuk tidak membayar utang pinjol di media sosial, termasuk bagaimana cara menghindari pembayaran pinjaman tersebut.

    “Jadi ada kelompok gagal bayar itu ada di Youtube, Instagram, Facebook, dan lain-lain di sosial media. Bahkan di TikTok juga ada. Nah, ini sangat mengganggu kita dan sangat merugikan tentunya, merugikan industri kami,” kata Entjik kepada detikcom.

    Masalahnya dorongan untuk tidak membayar utang pinjol dari kelompok-kelompok ini ternyata cukup banyak diikuti masyarakat. Membuat ribuan orang diduga sengaja untuk tidak membayangkan utang mereka ke perusahaan pemberi pinjaman.

    “Ada, akhirnya banyak. Bukan ada lagi, banyak. Karena kalau kita lihat di Facebook, member mereka itu ribuan, bahkan ratusan ribuan yang menjadi member di sosial media itu, baik Instagram maupun Facebook dan beberapa sosial media yang lain. Jadi ada beberapa,” ucapnya.

    Padahal menurut Entjik sengaja melakukan galbay utang pinjol bukanlah solusi menyelesaikan pinjaman yang diterima debitur. Terlebih jika utang itu berasal dari pinjol legal yang sudah berizin OJK, karena pada akhirnya pinjaman itu masih harus untuk dibayarkan kembali.

    “Kami tetap melakukan penagihan. Karena apapun ceritanya, yang namanya kredit atau pinjaman itu wajib dibayar. Nggak bisa gratis kayak gitu. Ini kan bukan yayasan sosial, tetapi harus dibayar. OJK juga sudah melakukan edukasi dan literasi kepada masyarakat bahwa pinjaman itu wajib dibayar kembali,” katanya.

    Untuk itu, Entjik menyarankan kepada para peminjam yang kesulitan untuk membayar utang pinjolnya untuk menghubungi pihak perusahaan fintech bersangkutan. Bukan dengan galbay apalagi menghubungi pihak ketiga yang mengaku dapat membantu menghapus utang pinjol nasabah.

    “Jangan menghubungi pihak-pihak atau oknum yang nggak jelas yang menawarkan jasa galbay, jasa menghapus data, hapus SLIK, dan lain-lain. Itu pasti bohong,” tegas Entjik.

    “Kami selalu menyarankan apabila kesulitan membayar dapat berkomunikasi langsung dengan perusahaan fintech dengan mengontak Customer Service-nya atau mendatangi kantornya karena anggota kami itu berizin dari OJK, nomor contact dan alamat kantornya pasti jelas ada. Atau juga bisa menghubungi ‘Jendela AFPI’ di 150505 atau melalui email pengaduan@afpi.or.id,” terangnya lagi.

    (igo/fdl)



    Sumber : finance.detik.com

  • Ajakan Tak Bayar Pinjol Makin Marak, Pemerintah Diminta Turun Tangan


    Jakarta

    Center of Economic and Law Studies (CELIOS) meminta agar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Kementerian Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) turun tangan menindak konten-konten berisi ajakan gagal bayar utang fintech peer-to-peer lending (P2P) atau pinjaman daring (pindar).

    Direktur Ekonomi Digital Celios Nailul Huda menyoroti tentang maraknya ajakan di media sosial untuk tidak membayar utang pindar atau yang dulu lebih dikenal dengan pinjol. Hal ini mengganggu keseimbangan dalam industri pembiayaan P2P lending sendiri.

    Oleh karena itu, Nailul merekomendasikan agar OJK beserta Komdigi melakukan pelacakan terhadap konten-konten yang mengajak orang lain melakukan aksi tersebut. Harapannya, praktik fraud atau penipuan terkait gagal bayar ini bisa diantisipasi.


    “Jadi banyak sekali gagal-gagal bayar ini yang mengajak orang lain untuk gagal bayar juga. Jadi kita harap dari Komdigi maupun dari OJK juga menyisir konten, memberantas joki ilegal, campaign dan sebagainya, dan itu bisa mengatai mengenai praktik gagal bayar,” kata Nailul, dalam Diskusi Publik di Kantor Celios, Jakarta, Senin (11/8/2025).

    Selain itu, pihaknya juga merekomendasikan agar fokus kepada kelompok kerja (pokja) pindar untuk pemberantasan pinjol ilegal. Hal ini selaras dengan putusan Mahkamah Agung (MA) terkait pengelolaan pinjaman online.

    Celios juga merekomendasikan agar implementasi credit scoring secara prudent dengan kualitas data yang bagus sehingga bisa menandakan validasi kredit seseorang dengan lebih baik. Pihaknya juga mendorong peningkatan literasi keuangan melalui kolaborasi dengan berbagai stakeholder.

    “Meningkatkan literasi keuangan dengan cara kolaborasi kampanye, memasukkan itu di kurikulum dan sebagainya. Pada saat ini memang masih sulit untuk dilakukan, tapi kita selalu dorong bahwa literasi keuangan itu bukan hanya masalah di OJK, Komdigi, tapi juga di setiap sektor, termasuk juga sektor di pendidikan,” kata dia.

    Sebagai informasi, Ketua Asosiasi Fintech Pendanaan (AFPI) Entjik S Djafar sempat menyoroti heboh di media sosial ajakan gagal bayar pinjol. Fenomena ini muncul akibat kelompok-kelompok tertentu yang secara sengaja mendorong masyarakat agar tidak membayar utang pinjol lewat media sosial.

    “Jadi ada kelompok gagal bayar itu ada di Youtube, Instagram, Facebook, dan lain-lain di sosial media. Bahkan di TikTok juga ada. Nah, ini sangat mengganggu kita dan sangat merugikan tentunya, merugikan industri kami,” kata Entjik kepada detikcom, Senin (16/6/2025).

    Dorongan yang masif membuat banyak orang menjadi ikut-ikutan. Entjik memperkirakan sudah ada ribuan orang yang ikut tren gagal bayar utang pinjol ini.

    “Ada, akhirnya banyak. Bukan ada lagi, banyak. Karena kalau kita lihat di Facebook, member mereka itu ribuan, bahkan ratusan ribuan yang menjadi member di sosial media itu, baik Instagram maupun Facebook dan beberapa sosial media yang lain. Jadi ada beberapa,” ucapnya.

    Tren ini dimanfaatkan orang yang sebenarnya tidak punya utang. Mereka mencoba mengajukan pinjaman dengan niat tidak akan membayar utang tersebut. Orang yang sudah punya utang pun tidak lagi mau mencicil angsuran.

    Menurutnya, kreditur kesulitan saat melakukan penagihan utang. Para peminjam dana online ini yang mengikuti cara-cara menghindari pembayaran sesuai ajakan kelompok-kelompok tersebut dari media sosial.

    Tonton juga video “Utang Warga +62 Naik! Pinjol Rp 83,52 T dan Paylater Rp 31,5 T” di sini:

    (acd/acd)



    Sumber : finance.detik.com

  • Peran dan Capaian Industri Pindar dalam Tingkatkan Inklusi Keuangan


    Jakarta

    Setiap bulan Oktober, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama bank, lembaga keuangan lainnya seperti Manajer Investasi (MI), dan organisasi masyarakat menggelar Bulan Inklusi Keuangan (BIK). Sejak tahun 2016, BIK digelar dalam rangka mendorong peningkatan literasi masyarakat Indonesia terhadap penggunaan produk dan layanan jasa keuangan.

    Sebelumnya, OJK menargetkan indeks inklusi keuangan Indonesia mencapai 91% pada tahun 2025 dan 98% pada tahun 2045. Meski demikian, Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) OJK 2025 mencatat tingkat inklusi keuangan Indonesia baru mencapai 80,51%. Artinya, masih ada puluhan juta masyarakat yang belum terakses layanan keuangan formal.

    Peran Pindar Genjot Inklusi Keuangan RI


    Dalam mewujudkan indeks inklusi keuangan 91%, OJK turut menggandeng berbagai pihak, termasuk industri pinjaman daring (pindar). Industri ini hadir sebagai jembatan bagi kelompok masyarakat yang sebelumnya tidak terlayani (unbanked) atau kurang terlayani (underbanked) oleh lembaga keuangan konvensional.

    Berdasarkan riset EY MSME Market Study and Policy Advocacy, total kebutuhan pembiayaan UMKM pada 2026 diproyeksikan mencapai Rp4.300 triliun, sedangkan kemampuan supply kredit hanya Rp1.900 triliun. Dengan demikian, akan ada credit gap sebesar Rp2.400 triliun dari lembaga jasa keuangan konvensional.

    “Data menyebutkan bahwa masyarakat yang tidak bisa dilayani oleh fasilitas pembiayaan konvensional atau unbankable people ini masih sangat besar. Di sini ada prospek Pindar ke depan untuk memenuhi kebutuhan tersebut,” kata Ketua Umum Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) Entjik S. Djafar, dalam keterangannya, Sabtu (4/10/2025).

    Dari tahun ke tahun, Pindar terus berkontribusi dalam memastikan pertumbuhan inklusi keuangan di Indonesia. OJK mencatat pembiayaan pindar untuk sektor produktif dan UMKM pun tumbuh signifikan dan mencapai Rp28,83 triliun pada Mei 2025.

    Dikutip dari CNBC Indonesia, berdasarkan akumulasi jumlah rekening penerima pinjaman (satuan entitas) per Juni 2025 sebanyak 158,37 juta jumlah transaksi. Bila dibandingkan populasi Indonesia yang mencapai 284,48 juta, jumlah rekening penerima pinjaman pindar setara dengan 55,6% dari populasi.

    Dewan Komisioner OJK mengungkapkan masih terdapat ruang bagi industri pinjaman daring untuk tumbuh seiring dengan meningkatnya kebutuhan pendanaan usaha. Hal tersebut terlihat dari laba positif yang dicatatkan oleh industri pindar sebesar Rp 787,57 miliar per Mei 2025, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

    “Laba industri pindar diperkirakan masih akan terus tumbuh positif hingga akhir tahun 2025,” kata Agusman, dikutip dari Antara.

    Di sisi lain, Direktur Segara Research Institute Piter Abdullah menyampaikan industri pindar legal memiliki peluang ekonomi sejalan dengan pertumbuhan ekonomi digital. Kemudahan akses yang diberikan juga menjadi faktor banyaknya masyarakat mengakses layanan pindar.

    “Begitu ngomong pinjaman online, yang terbayang tidak ada positifnya. Padahal, banyak positifnya di sana, padahal peluang ekonominya besar sekali,” ungkap Piter

    “Dari data kita bisa melihat pertumbuhan dari lending pinjol, karena pinjol itu memang menjadi antitesisnya perbankan. Kalau perbankan itu super ketat, pinjol ini super mudah,” lanjutnya.

    Tingkatkan Inklusi Keuangan Lewat Literasi Digital

    Selain mempermudah akses pembiayaan, industri pindar turut mendorong inklusi keuangan melalui peningkatan literasi keuangan digital. Sebelumnya, AFPI menghadirkan podcast di YouTube selama 25 jam nonstop untuk membahas berbagai tema literasi keuangan digital, khususnya terkait pinjaman daring yang sehat, legal, dan bertanggung jawab.

    Podcast yang berlangsung pada 21-22 Agustus 2025 tersebut menghadirkan lebih dari 25 topik dalam 50+ sesi, mulai dari pemahaman dasar mengenai peer-to-peer (P2P) lending, literasi keuangan digital, bahaya pinjaman online ilegal, hingga peran industri pindar dalam sinergi membangun perekonomian nasional.

    “Dengan pengetahuan yang cukup, mereka bisa lebih berdaya, mengambil keputusan keuangan yang tepat, dan mengembangkan usahanya tanpa rasa takut atau ragu,” kata Entjik.

    OJK mengapresiasi upaya AFPI untuk meningkatkan literasi masyarakat mengenai pinjaman daring. Menurutnya, literasi keuangan terkait pindar juga dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan tersebut.

    “Literasi yang baik akan melindungi masyarakat dari potensi risiko sekaligus meningkatkan kepercayaan terhadap penyelenggara pindar,” papar Agusman.

    Selain itu, AFPI juga memiliki program tahunan untuk peningkatan edukasi dan literasi yakni Fintech Lending Days (FLD). Tahun ini, FLD diselenggarakan di Sorong, Papua Barat, untuk memperluas inklusi dan literasi tentang keuangan digital hingga wilayah timur Indonesia.

    Pindar Dorong Kesejahteraan UMKM

    Manfaat layanan pindar terbukti dirasakan oleh para pelaku UMKM. Yuari Trantono (Ari), Pemilik PT Pangan Nusantara menjadi salah satu yang merasakan dampak positif dari layanan pindar.

    Ari bercerita berkat pinjaman daring ALAMI Sharia, ia dapat mengembangkan usaha frozen food miliknya. Kini, omzetnya sudah mencapai 6 ton per hari dan didistribusikan ke pabrik-pabrik di Indonesia.

    “Kami bukan dari orang yang berada ya, kita di kampung juga kami merintis. Saat ini kami mampu mencatat peningkatan omset hingga dua kali lipat menjadi 6 ton kantong frozen food per hari dari yang sebelumnya hanya 3 ton,” kata Ari.

    Cerita lainnya datang dari Sumarni dan anaknya Suki Kunihati. Pedagang bakso ini menceritakan pengalamannya setelah memperoleh pinjaman dari Mekar melalui KSP Dwi Tunggal sebesar Rp 40 juta. Modal tersebut ia digunakan untuk membeli gerobak bakso.

    “Usaha suami saya itu pedagang bakso, Alhamdulillah berkat bantuan dari Dwi Tunggal usaha yang saya jalankan dapat terbantu. Kebetulan kemarin kita sempat terkena dampak COVID, menurun dagangnya,” kata Suki.

    “Alhamdulillah berkat dibantuin fintech kita tetap bisa berjalan. Proses pengajuan hanya butuh 1 hari, pagi pengajuan pinjaman online, sore dana sudah cair. Tenor pinjaman ibu Sumarni selama 3 tahun,” pungkasnya.

    (ega/ega)



    Sumber : finance.detik.com

  • Rekam Jejak Timothy Ronald, Influencer yang Terseret Kasus Kripto


    Jakarta

    Nama influencer Timothy Ronald muncul dalam laporan dugaan penipuan terkait aktivitas trading kripto. Pengaduan tersebut dilayangkan sehubungan dengan transaksi aset digital yang disebut telah menimbulkan kerugian bagi sejumlah pihak.

    Pelapor berinisial Y menyampaikan bahwa para korban sebagian besar berasal dari kelompok usia 18 hingga 27 tahun dengan total kerugian yang dilaporkan mencapai miliaran rupiah. Para korban mengaku sempat dijanjikan imbal hasil ratusan persen dari investasi kripto, namun justru berakhir dengan kerugian.

    Timothy bukanlah nama asing di jagat kripto Indonesia yang dikenal luas sebagai influencer dan pegiat trading aset digital. Lewat berbagai konten edukasi, kelas dan komunitas yang ia kelola, Timothy membangun citra sebagai sosok yang aktif mempopulerkan investasi kripto.


    Dalam catatan detikcom, Timothy Ronald mulai menyelami dunia investasi sejak usianya menginjak 15 tahun. Terinspirasi oleh legenda investasi seperti Warren Buffett dan buku-buku fundamental seperti ‘The Intelligent Investor’ karya Benjamin Graham serta ‘Security Analysis’, ia mempelajari setiap seluk-beluk pasar modal.

    “Investasi bukan sekadar tentang mencari keuntungan, tapi kita juga harus memahami bagaimana cara kerja bisnis yang sebenarnya,” ungkap Timothy dalam keterangan tertulis, dikutip Senin (12/1/2026).

    Berjualan pomade dan sedotan adalah caranya bisa memiliki modal awal berinvestasi di pasar modal. Di usia 19 tahun, pria kelahiran 22 September tahun 2000 itu mendirikan Ternak Uang, sebuah platform edukasi finansial dengan misi meningkatkan literasi finansial masyarakat Indonesia.

    Melihat perkembangan pesat teknologi blockchain dan aset kripto, Timothy juga mendirikan Akademi Crypto. Platform ini berfokus pada pengajaran teknologi blockchain dan investasi kripto kepada generasi muda.

    Dilansir dari laman Linkedin pribadinya, Timothy pernah menduduki posisi penting di sejumlah perusahaan antara lain owner di Ternak Uang, CEO di Akademi Crypto, Commissioner di Holywings Group dan Co-Owner di FLOQ.

    Saat ini, Timothy aktif membagikan konten seputar investasi di platform YouTube pribadinya @TimothyRonald. Ia berpartner dengan rekannya sesama trader, Kalimasada, yang juga terseret dalam laporan tersebut.

    Tonton juga video “Timothy Ronald Terseret Dugaan Penipuan Kripto, Kerugian Capai Rp 3 M”

    (ily/hns)



    Sumber : finance.detik.com

  • Belajar dari Kasus YouTuber Dipolisikan, Masuk Rumah Orang Tanpa Izin Bisa Dipidana



    Jakarta

    Belum lama ini sejumlah konten kreator dipolisikan karena sembarangan masuk rumah kosong dan membuat konten horor tanpa izin. Mereka dinilai menyebarkan informasi tidak benar terkait rumah dan merugikan pemilik.

    Anak dari pemilik rumah, yakni AH, mengungkapkan konten horor tersebut membuat rumahnya tidak laku-laku. Ia juga menemukan rumah dalam keadaan berantakan serta kehilangan sejumlah barang berharga.

    “Delapan calon pembeli mundur. Ya karena konten-konten horor di rumah saya itu. Saya tahunya (sudah dijadikan konten) itu bulan Mei kemarin,” kata AH kepada detikJateng, dikutip Jumat (26/7/2024).


    AH mengambil tindakan dengan melaporkan konten kreator tersebut ke polisi dengan Undang-undang ITE ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jateng yang baru-baru ini dilimpahkan ke Polrestabes Semarang lewat Surat Pelimpahan Pengaduan Masyarakat bernomor B/7629/VI/RES.7.4/2024/Ditrekrimsus.

    Dalam surat aduan ke polisi itu ada tiga kanal YouTube berinisial JK, JA, FC serta dua akun TikTok berinisial KM99 dan Tiktok live ZS.

    “Saya laporkan karena selain masuk tanpa izin pemilik rumah, mereka juga menyebarkan berita bohong dan mempublikasi data pribadi. Kejadian ini merugikan kami,” kata AH kepada detikJateng, dikutip Jumat (26/7/2024).

    Masuk Pekarangan Rumah Orang Tanpa Izin Bisa Dipidanakan

    Memasuki properti orang lain tanpa izin memang tindakan yang tidak dibenarkan. Bahkan, sembarangan masuk ke pekarangan rumah orang tanpa izin bisa dipidanakan, lho.

    Advokat Alumni Fakultas Hukum Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Zaid Shibghatallah mengatakan hal pertama yang harus dibuktikan adalah kepemilikan atas tanah. Tanah tersebut digunakan oleh pihak lain untuk kepentingan pribadinya.

    “Jika merasa hak hukum atas kepemilikan saudara dilanggar oleh pihak lain berupa pemanfaatan tanah tanpa izin pemiliknya, maka langkah hukum dapat ditempuh,” kata kepada detikNews beberapa waktu lalu.

    Zaid berharap penyelesaian permasalahan hukum dalam bentuk apapun dapat diselesaikan secara bijaksana. Misalkan melakukan mediasi terlebih dahulu dengan melibatkan tokoh masyarakat setempat seperti ketua RT/RW.

    Selain itu, pemilik rumah bisa menutup akses ke tanah milik kamu dengan menggunakan pintu atau gerbang. Jika dengan cara itu tidak ada perubahan, pemilik lahan memiliki hak hukum untuk melakukan upaya hukum.

    Langkah Hukum yang Dapat Ditempuh

    Bagi yang ingin mengambil langkah hukum bisa mengikuti cara berikut ini.

    1. Lapor Dugaan Tindak Pidana ke Polisi

    Pemilik rumah bisa melaporkan dugaan tindak pidana ke kantor kepolisian setempat. Pasal yang dapat digunakan adalah Pasal 167 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana yang berbunyi sebagai berikut.

    Barang siapa memaksa masuk ke dalam rumah, ruangan atau pekarangan tertutup yang dipakai orang lain dengan melawan hukum atau berada di situ dengan melawan hukum, dan atas permintaan yang berhak atau suruhannya tidak pergi dengan segera, diancam dengan pidana penjara paling lama 9 bulan atau pidana denda paling banyak Rp 4.500.

    2. Gugat Perbuatan Melawan Hukum ke Pengadilan Negeri

    Pemilik rumah juga bisa melakukan gugatan perbuatan melawan hukum ke pengadilan negeri setempat dengan mendasarkan Pasal 1365 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata sebagai berikut.

    Tiap perbuatan yang melanggar hukum dan membawa kerugian kepada orang lain, mewajibkan orang yang menimbulkan kerugian itu karena kesalahannya untuk menggantikan kerugian tersebut.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Belajar dari Cerita Aden ‘Bajaj’, Begini Tips Renovasi Rumah Hemat Biaya


    Jakarta

    Komedian Aden ‘Bajaj’ menceritakan kisahnya yang merenovasi rumah namun tak kunjung selesai. Renovasi rumah sempat terhenti karena terjadinya pandemi COVID-19.

    Tak hanya itu, uang yang digunakan untuk merenovasi rumah awalnya bertumpu pada hasil syuting, namun ketika uang tersebut digunakan justru syutingnya berhenti. Alhasil, renovasi rumah juga tidak bisa berjalan terus karena pemasukannya berhenti. Kini renovasi rumahnya sudah terus berjalan dengan menggunakan uang hasil usaha jualan kacamata.

    Nah, berkaca dari hal tersebut, perlu diketahui bahwa melakukan renovasi rumah perlu perencanaan yang matang. Tak hanya itu, budget yang cukup juga diperlukan agar bisa terlaksana dan tidak menguras kantong.


    Akan tetapi, ada saja hal-hal yang membuat biaya renovasi rumah jadi membengkak. Entah anggaran untuk bahan material yang kurang atau biaya tak terduga lainnya.

    Tapi tenang! Ada sejumlah cara yang dapat kamu ikuti supaya renovasi rumah bisa sesuai budget bahkan lebih hemat. Ini informasinya.

    Tips Renovasi Rumah Hemat Biaya

    Perihal renovasi rumah, Ruby Herman selaku Founder Muda Keren Punya Property membagikan tips agar bisa hemat budget saat merenovasi rumah impian.

    1. Ketahui Dulu Apa yang Ingin Direnovasi

    Saat berencana renovasi, Ruby menyebutkan kalau kamu perlu mengetahui bagian rumah mana yang ingin diperbaiki. Pahami terlebih dulu kerusakannya atau hal yang membuatmu tidak nyaman dengan itu.

    “Kita harus kuasai dulu, misalnya (renovasi rumah) karena bocor, kita cari tahu bocornya kenapa karena bocor itu banyak faktor ada yang rembes, genteng retak, jadi harus kita cari tahu,” ujarnya saat dihubungi detikcom beberapa waktu lalu.

    Dengan mengetahui apa yang ingin direnovasi serta penyebab kerusakan atau ketidaknyamanannya, kamu akan lebih mudah untuk membuat perencanaan desain dan jenis material yang digunakan serta perhitungan budgetnya.

    2. Hati-hati saat Membongkar Rumah

    Kalau ingin menggunakan kembali bahan dan material dari rumah, maka kamu mesti berhati-hati ketika membongkar rumahmu itu. Usahakan agar material yang hendak dipakai lagi dicopot dengan perlahan sehingga masih dalam kondisi baik.

    Tapi jika memerlukan material yang baru, kamu dapat mencari tahu bahan-bahan apa yang bisa digunakan dan seperti apa kualitasnya sehingga dapat disesuaikan dengan anggaran yang ada.

    Ruby mengatakan kalau bahan material cukup menyita porsi budget renovasi rumah. Karena itu, penting untuk mengetahui material yang hendak dipakai.

    “Pertama kita harus cari tahu dulu, lihat YouTube bahan-bahan apa yang berkualitas dan bagaimana cara kita untuk merenovasinya,” kata Ruby.

    3. Pilih Kontraktor atau Tukang yang Terpercaya

    Renovasi rumah biasanya akan memerlukan jasa tukang bangunan. Menurut Ruby, memilih tukang untuk memperbaiki rumah tidak boleh asal karena tak jarang penipuan terjadi.

    “Saran saya pilihlah kontraktor yang sudah direkomendasikan atau terpercaya sehingga nggak mudah dibohongi. Karena di situ banyak sekali yang nipu-nipu, udah terima uang tukangnya kabur. Jadi saran saya carilah tukang yang sudah dikenal, terpercaya atau rekomendasi sehingga lebih safety,” ungkapnya.

    4. Upah Jasa Tukang

    Kata Ruby, umumnya pembayaran jasa tukang terbagi dua metode yakni harian dan borongan.

    Untuk harian berarti kamu membayar jasa tukang per hari kerjanya sesuai biaya yang disepakati. Dengan cara ini, bahan material yang dibutuhkan menjadi tanggung jawabmu sehingga kamu mesti membeli dan mencarinya sendiri di toko bangunan atau tempat lain.

    Sementara borongan, upah jasa tukangnya mencakup biaya material dan peralatan bangunan yang digunakan. Sehingga budget yang dibayarkan untuk jasa borongan adalah anggaran total yang telah dihitung.

    “Kalau borongan biasanya untuk kebutuhan alat-alatnya, materialnya mereka sudah hitung semua. Mereka yang bayarin, kita tinggal bayar ke mereka (total biaya dari jasa dan material),” tutur Ruby.

    “Entah itu bayarannya borongan atau harian, teman-teman bisa hitung lagi karena ada pilihannya,” tambahnya.

    Tapi jika kamu memiliki pengetahuan tentang material rumah dan ingin menghemat pengeluaran maka bisa menggunakan metode pembayaran harian. Dengan begitu, kamu dapat memilih jenis bahan yang sesuai dengan kebutuhan renovasi rumahmu.

    5. Lakukan Renovasi Secara Bertahap

    Renovasi rumah yang bertahap disebutkan lebih hemat biaya. Ini karena renovasi secara menyeluruh bisa membuat kamu sekeluarga pergi mengungsi sementara ke tempat lain. Dengan kata lain, ada budget lain yang dikeluarkan untuk sewa tempat tinggal.

    Itulah sederet tips renovasi rumah agar hemat pengeluaran. So, diingat-ingat ya sejumlah tips di atas kalau kamu akan merenovasi rumah!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Cara Jual Rumah biar Cepat Laku



    Jakarta

    Menjual rumah memang susah-susah gampang dan harus penuh kesabaran. Ada yang harus menunggu hingga berbulan-bulan bahkan hingga tahunan sampai rumah laku.

    Meski begitu, bukan berarti tak ada usaha yang perlu dilakukan agar rumah benar-benar laku. Setidaknya, ada cara-cara yang bisa ditempuh agar rumah laku.

    Dikutip dari Lifepal, berikut tips jual rumah biar cepat laku:


    1. Renovasi dulu baru pasang iklan

    Beberapa kondisi rumah seperti tembok yang lumutan atau atap bocor bisa menurunkan nilai jual rumah tersebut. Ngnggak mau rumahmu dihargai dengan harga yang ngnggak wajar karena kan? Kalau kondisi sudah seperti ini, jangan lupa lakukan renovasi di beberapa bagian yang rusak.

    Siapa sih yang tergiur sama kondisi rumah yang baik dan bagus? Itulah pentingnya renovasi rumah sebelum dipasarkan. Jadi, setidaknya saat ditanya pembeli kamu bisa jawab kalau kondisi rumahnya baik-baik saja.

    2. Cek harga tanah di sekitar wilayah rumahmu

    Untuk menentukan harga rumah yang dijual, jangan lupa untuk mengecek harga tanah di sekitar rumah kamu. Sebab, dengan mengetahui harga tanah pasaran di sekitarmu, kamu bisa mematok harga yang wajar ketika menjualnya.

    Cara untuk mengetahui harga tanah di sekitar rumah kamu adalah dengan melakukan riset melalui situs-situs pencarian properti di Indonesia. Selanjutnya, hitunglah perkiraan harga luas bangunan di rumah yang dijual untuk menemukan berapa harga tanah dan bangunan tersebut. Hasil dari penjumlahan harga itu nantinya akan menjadi valuasi harga rumahmu saat ini.

    Selain itu, periksalah Nilai Jual Objek Pajak atau NJOP di kawasan sekitar rumahmu di dalam Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang setiap tahun diterima. Di sana tertera informasi mengenai NJOP, baik tanah maupun bangunan.

    Umumnya rumah dijual seharga dua atau tiga kali lipat di atas NJOP. Beda lagi kalau letak rumah yang dijual termasuk strategis, harganya bisa berkali kali lipat. Cara di atas bisa kamu lakukan untuk menghindari kerugian.

    3. Manfaatkan situs jual beli

    Nggak afdol kalau kamu nggak memanfaatkan internet untuk pasang iklan situs jual beli.

    Trik agar jualan kamu laku adalah dengan menampilkan foto yang representatif dan memanfaatkan fitur advertise agar iklan rumahmu muncul di halaman pertama. Kamu harus membayar kalau mau pakai fitur ini.

    Disarankan untuk tetap pasang iklan dan lihat bagaimana reaksi dan antusias calon pembeli. Sediakan waktu kalau ada calon pembeli yang bertanya dan mau melakukan cek fisik.

    4. Pasang iklan di media sosial

    Media sosial, khususnya Instagram, terbilang efektif untuk memasang iklan jual rumah. Unggahlah foto-foto rumah yang kamu jual beserta informasinya. Jangan lupa untuk di-boost dan targetkan siapa yang bakal melihat unggahan ini.

    Untuk bisa melakukan ini, profil akun kamu diubah terlebih dahulu ke profil bisnis. Dengan demikian, otomatis kamu nggak lagi bisa mennggaktifkan mode private di Instagram di mana semua bisa menstalking akun kamu tanpa harus melakukan request.

    Nggak usah takut kalau memang akun kamu bakal sering dikepoin. Siapa tahu malah mereka mau beli. Selain Instagram, ada juga YouTube. Caranya dengan membuat video slideshow rumah yang akan dijual.

    5. Ketahui waktu yang tepat ketika mennggaktifkan fitur advertise

    nggak ada salahnya kalau kamu sudah memasang iklan di situs jual beli dan media sosial, yang penting jangan terlalu cepat mennggaktifkan fitur advertise. Sebaiknya telusuri dulu apakah ini memang waktu yang tepat atau tidak, bagaimana caranya?

    Pahamilah kalau transaksi rumah itu padat. Kalau Suku Bunga BI naik, maka harga rumah pun ikut naik. Intinya ketika perekonomian bergairan, transaksi beli rumah pun bakal lumayan ramai.

    6. Manfaatkan agen properti untuk jual rumah

    Pakai jasa agen properti juga bisa dijadikan alternatif menjual rumah agar cepat laku. Cara ini biasanya dilakukan bagi mereka yang nggak sempat dan nggak punya waktu untuk jual rumahnya sendiri. Jangan sembarangan ya pilih agen properti. Pilihlah yang sudah punya riwayat bagus dan no tipu tipu. Kalau sudah terjual, berikan komisi untuk si agen tadi.

    Berapa komisi yang diberikan? Biasanya mereka mendapatkan 2,5 persen dari total harga jual rumah. Disarankan bernegosiasi dengan di broker untuk menentukan besaran komisinya. Komisi 2,5 sudah termasuk cukup dan adil. Jangan sampai kekecilan dan kegedean.

    Jual rumah memang bukan perkara mudah. Calon pembeli nggak bisa diprediksi kapan datangnya. Kamu harus sabar karena kadang calon pembeli baru muncul setelah sekian lama kamu jual rumah.

    Usut punya usut, menjual rumah juga harus dilihat kapan waktunya. Bukan tanpa alasan, ada waktu di mana minat pembeli sepi, jadi susah deh buat masarin rumah.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Perbedaan AC Dinding dan AC Portable, Pilih yang Mana?


    Jakarta

    Kalau cuaca sedang panas-panasnya, pasti kita ingin punya pendingin ruangan yang paling efektif. Mungkin masih ada yang bingung dalam menentukan jenis air conditioner (AC) yang paling baik.

    Ada dua opsi yang kerap jadi bandingan, adalah AC dinding dan AC portable. Keduanya memiliki fungsi mendinginkan ruangan, tetapi punya perbedaan signifikan dalam hal pemasangan, harga, efektivitas, hingga kenyamanan penggunaannya.

    AC dinding umumnya dipasang permanen di tembok dengan tambahan fan outdoor yang membantu proses pendinginan. Di sisi lain, AC portable lebih fleksibel karena bisa dipindahkan ke berbagai tempat tanpa perlu instalasi khusus.


    Masing-masing memiliki keunggulan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan sebelum membeli. Baiknya, bandingkan dulu plus minus keduanya untuk jadi pertimbangan.

    5 Perbedaan AC Dinding dan AC Portable

    Dari segi bentuk, AC portable berbeda dengan AC konvensional. Bentuk AC portable lebih menyerupai sebuah box yang beroda, dengan lubang ventilasi udara di bagian depan.

    Salah satu akun YouTube yang kerap membahas tentang barang elektronik, Seputar Teknik, mengunggah video penjelasan tentang perbedaan AC dinding dan AC portable. Bagas, sang pemilik akun, menjelaskan bahwa AC dinding atau biasa disebut AC split wall, memiliki perbedaan utama pada cara pemasangan dan mobilitasnya. Berikut selengkapnya:

    1. Cara Pemasangan

    Pemasangan AC dinding memerlukan modifikasi pada dinding, karena unit ini harus ditempel. Selain itu, kabel daya dan jalur selang pembuangan air serta koneksi ke fan outdoor juga perlu dipasang, yang biasanya memerlukan lubang tambahan di dinding.

    Sebaliknya, AC portable tidak memerlukan pemasangan permanen. Dengan selang kecilnya, alat ini bisa diletakkan di mana saja, asalkan selang pembuangan airnya memiliki jalur yang sesuai. Dari segi kemudahan pemasangan, AC portable bisa dibilang lebih unggul.

    “Pemasangan instalasinya cukup rumit dan memerlukan teknisi khusus untuk install. Sementara AC portable memiliki satu unit yang dapat dipindahkan dari satu ruangan ke ruangan lainnya, tidak perlu dipasang secara permanen cukup disambungkan saja ke listrik itu sudah dingin AC-nya,” ucap Bagas dalam video yang telah ditonton 35 ribu orang itu.

    2. Harga

    Harga AC dinding dan AC portable bervariasi tergantung merek, serta apakah unit tersebut baru atau bekas. Namun secara umum, AC portable lebih murah karena tidak memerlukan biaya pemasangan dan ukurannya lebih kecil.

    Harga AC portable mulai dari Rp 300 ribu, sedangkan AC dinding dibanderol mulai dari Rp 1.5 juta per unit, tergantung merek dan spesifikasinya.

    “AC Split wall lebih mahal daripada AC portable karena pemasangannya memerlukan instalasi yang lebih rumit. Kalau AC portable lebih murah dan tidak memerlukan biaya instalasi yang mahal,” tutur Bagas.

    3. Efektivitas Pendinginan

    AC dinding lebih cepat dalam mendinginkan ruangan karena dilengkapi dengan fan outdoor yang membantu mempercepat proses pendinginan. Sementara itu, AC portable membutuhkan waktu lebih lama untuk mencapai suhu yang diinginkan.

    Dikutip dari laman CNet, AC portable juga menghasilkan panas saat beroperasi. Sehingga selangnya harus diletakkan di tempat yang memungkinkan pembuangan udara panas dengan baik.

    4. Efisiensi dan Daya

    Dalam videonya, Bagas juga menjelaskan AC split wall lebih efisien dan memiliki daya pendinginan yang lebih baik. Sebab, dapat menjangkau area yang lebih besar dan memiliki kemampuan pendinginan yang lebih cepat.

    “Soal daya listrik, AC portable lebih hemat listrik jika hanya dinyalakan ketika diperlukan. AC portable juga tetap menghasilkan biaya listrik yang tinggi, jika digunakan secara Intens atau terus-menerus,” kata Bagas.

    “Jadi pemilihan AC portable dan split wall tergantung pada kebutuhan preferensi Anda. AC split wall cocok untuk ruangan yang memerlukan pendinginan yang lebih insentif dan digunakan secara kontinyu. Kalau AC portable cocok untuk ruangan yang memerlukan pendinginan sementara atau digunakan secara fleksibel,” sambungnya.

    5. Tingkat Kebisingan

    Tingkat kebisingan AC dinding tergantung pada lokasi pemasangan fan outdoor. Jika fan dipasang dekat dengan area berkumpul, suara yang dihasilkan akan lebih terdengar.

    Sementara itu, AC portable cenderung lebih berisik karena kompresor dan kipasnya berada dalam satu unit yang sama. Kompresor biasanya terletak di bagian bawah, sedangkan lubang udara berada di atasnya.

    Nah, itulah empat perbedaan utama antara AC dinding dan AC portable. Semoga informasi ini bisa membantumu memilih pendingin ruangan yang sesuai dengan kebutuhan, ya!

    (aau/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • 10 Tips Memilih AC yang Tepat, Awet, dan Canggih



    Jakarta

    Cuaca panas yang kerap melanda Indonesia membuat banyak orang memilih memasang AC (air conditioner) untuk kenyamanan di rumah atau kantor. Namun, agar tidak salah pilih, perlu diperhatikan beberapa hal sebelum membeli AC.

    Menurut pakar di bidang refrigerasi ramah lingkungan, Dr. Ardiyansyah, S.T., M.Eng., Ph.D., AC ideal sebaiknya menggunakan refrigeran ramah lingkungan seperti R32 yang lebih aman bagi bumi dibanding R22. Selain itu, pilih AC yang hemat energi dengan melihat label bintang efisiensi energi (1-5 bintang) dan nilai CSPF tinggi. Berikut tips penting saat memilih AC.

    1. Kapasitas Sesuai Ukuran Ruangan


    Pastikan kapasitas AC cocok dengan luas ruangan. Untuk ruangan sedang, gunakan AC berkapasitas ½ PK (minimal 5000 BTU/h).

    AC dengan kapasitas lebih tinggi akan lebih cepat mendinginkan ruangan dan bekerja lebih baik untuk ruangan besar atau yang terpapar sinar matahari langsung. Kebutuhan pendinginan juga dapat dihemat dengan mengurangi beban panas ruangan antara lain dengan menutup pintu dan menggunakan tirai pada jendela.

    2. Kualitas Material Tahan Lama

    Pilih AC dengan material anti karat dan korosi seperti blue fin atau gold fin di evaporator dan kondensor. Material berkualitas membuat AC lebih awet.

    Selain itu terdapat cover pelindung samping dan lapisan logam untuk menghindari kerusakan fisik unit outdoor akibat cuaca ekstrem.

    3. Fitur Keamanan

    Pilih AC bersertifikat SNI (Standar Nasional Indonesia), memiliki proteksi arus lebih, box listrik tahan api, dan sistem drainase terpisah dari kabel listrik untuk mencegah korsleting.

    FLifeFoto: dok. FLife

    4. Garansi Kompresor dan Servis

    Sebagai jantung dari AC, kompresor merupakan unit penting dalam proses pendinginan. Jika rusak, perbaikannya bisa menghabiskan hingga 60-70% dari harga unit baru.

    Untuk itu, pastikan kompresor bergaransi minimal 10 tahun. Lebih baik lagi jika disertai garansi sparepart dan servis indoor minimal 3 tahun.

    5. Fitur Modern

    Beberapa AC sudah dilengkapi dengan fitur modern. Beberapa fitur teknologi canggih tersebut seperti Self-Diagnosis yang sangat membantu memudahkan deteksi kerusakan dini, mempercepat perbaikan, dan mengurangi downtime.

    Selain itu ada juga fitur Self-Cleaning yang berfungsi untuk mengurangi frekuensi pencucian AC yang pada umumnya 2 bulan cuci sekali, menjadi 3-4 bulan sekali.

    6. Nyaman Digunakan

    Untuk faktor kenyamanan, pilih AC yang minim suara. Suara yang dikeluarkan AC maksimal berada di rentang 27 dBA.

    Desain ‘easy removal’ dan ‘user friendly’ juga membantu dalam perawatan AC karena desainnya memungkinkan pengguna atau teknisi untuk melepas dan membersihkan filter serta bagian lainnya dengan mudah saat servis.

    FLifeFoto: dok. FLife

    7. Tampilan LED Informasi

    Panel LED pada unit indoor berguna menampilkan suhu dan kode error yang mempermudah perbaikan.

    Ini akan membantu teknisi untuk melakukan perbaikan dengan tepat dan efektif dalam sekali kunjungan. Selain fungsi, desain LED panel yang modern dapat mempercantik tampilan interior ruangan.

    8. Diproduksi oleh Pabrik Terpercaya

    Pastikan AC berasal dari pabrik yang khusus memproduksi AC. Cek informasi pabrikan lewat website resmi.

    Hal ini untuk menjamin Quality Control (QC), pengujian performa produk dan sistem Commissioning (COMM). Cek informasi di box kemasan atau name tag produk, lalu telusuri informasi pabriknya melalui situs resmi merek tersebut. Pabrikan yang fokus pada produk AC biasanya memiliki riset dan pengembangan (R&D) yang lebih kuat.

    9. Utamakan Merek Terpercaya

    Merek ternama umumnya memiliki sistem distribusi, purna jual, dan kualitas produk yang lebih konsisten. Hindari merek yang tidak jelas asal-usulnya meski harganya menggiurkan.

    Lihat juga apakah merek tersebut bagian dari grup perusahaan yang telah terpercaya. Anda juga bisa membaca ulasan pengguna di forum atau e-commerce.

    10. Layanan After Sales Andal

    Pertimbangkan lamanya garansi, cakupan perbaikan, dan kemudahan akses layanan pelanggan, terutama di akhir pekan dan hari libur.

    Semakin lama garansi yang diberikan semakin membawa keuntungan bagi konsumen pastinya. Selain itu beberapa brand hanya menyediakan suku cadang dan menanggung biaya jasa perbaikan secara gratis di tahun pertama.

    Selanjutnya, pilihlah merek yang memberikan layanan komprehensif dan mudah diakses, agar Anda tidak kesulitan jika AC mengalami masalah di kemudian hari.

    Memilih AC bukan sekadar mencari harga termurah, tetapi juga memastikan kenyamanan jangka panjang, efisiensi energi, dan perawatan. Bandingkan spesifikasi dan fitur dari beberapa merek sebelum membeli. Pastikan Anda memilih AC yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan lingkungan penggunaan.

    Informasi selengkapnya silahkan cek di YouTube.

    (prf/ega)



    Sumber : www.detik.com

  • Pemerintah Godok Beasiswa Kursus buat Lulusan SMA/SMK yang Mau Kerja di Luar Negeri


    Jakarta

    Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) mengatakan, pemerintah akan memperbanyak beasiswa kursus untuk lulusan SMA dan SMK yang akan bekerja ke luar negeri.

    Beberapa keterampilan yang disiapkan di antaranya welder (juru las), caregiver (perawat), hospitality (jasa perhotelan), hingga kebahasaan. Pemerintah akan mempersiapkan Rp 12 triliun untuk agenda ini.

    Kapan Beasiswa Dimulai?

    Cak Imin mengatakan pasar luar negeri sangat besar jumlahnya.


    “Insya Allah akan disiapkan Rp 12 triliun untuk pelatihan dan peningkatan mutu bahasa para calon-calon tenaga kerja yang bekerja dengan pasar luar negeri,” ujarnya di kompleks Istana Merdeka, Jakarta, setelah rapat terbatas dengan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih pada Selasa (4/11/2025), dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden.

    Namun, Cak Imin belum merinci berapa kuota beasiswa tersebut. Ia menyampaikan jumlah penerima beasiswa akan dimaksimalkan. Beasiswa mulai berjalan pada akhir tahun ini.

    “Untuk beasiswa dimulai akhir tahun ini dengan jumlah tertentu semaksimal mungkin dan akan dimulai lebih besar lagi pada bulan Januari,” kata Cak Imin, dikutip dari detikFinance.

    Beda dengan Program Kementerian P2MI

    Ia turut menerangkan penyiapan anggaran Rp 12 triliun ini berbeda dengan program tenaga kerja yang disiapkan Kemenko Perekonomian dan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI).

    Program Kemenko Perekonomian tersebut disiapkan untuk 500 ribu orang dengan anggaran sebesar Rp 8 triliun. Programnya adalah untuk menghasilkan tenaga kerja di bidang welder dan hospitality ke luar negeri.

    “Beda (dengan program Kemenko Perekonomian),” kata Cak Imin.

    Program tenaga kerja baru 500 ribu orang itu sebelumnya disampaikan Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartanto.

    “Bapak Presiden di dalam sindang kabinet kemarin (memerintahkan) untuk mempersiapkan 500 ribu tenaga kerja kita yang di bidang welder dan hospitality,” jelas Airlangga melalui konferensi pers di Kementerian Koordinator Perekonomian di Jakarta pada Rabu (22/10/2025).

    “Ini tadi dalam pembahasan, Menteri P2MI diminta mengkoordinasikan dan anggaran yang disediakan sekitar Rp 8 triliun,” imbuhnya.

    Program itu juga akan melibatkan Kementerian Ketenagakerjaan. Airlangga menuturkan keterlibatan Kementerian P2MI dalam program ini bertujuan agar pekerja yang bersangkutan memiliki kesempatan bekerja di luar negeri.

    (nah/twu)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kimberly farmer