Tag: zona

  • Ingin 5K di Bawah 30 Menit? Coba 7 Tips Lari Cepat Ini!

    Jakarta

    Lari 5K atau lari dengan jarak 5 kilometer merupakan salah satu kategori kompetisi lari yang cukup digemari pelari di seluruh dunia.

    Kategori ini dinilai menantang, khususnya bagi pelari profesional yang sudah berpengalaman. Namun tidak menutup kemungkinan dapat dicapai oleh pelari pemula dengan latihan rutin.

    Lari 5k pada umumnya memiliki rata-rata waktu tempuh 20-30 menit. Untuk mencapai waktu tempuh di bawah 30 menit, diperlukan latihan bertahap dan konsisten.


    Nah, pada artikel kali ini, detikSport telah merangkum beberapa tips bagi detikers yang ingin mencapai lari 5k di bawah 30 menit. Yuk, disimak sampai selesai!

    7 Tips Lari Cepat agar Mencapai Waktu di Bawah 30 Menit

    Jika detikers ingin memperbaiki catatan waktu 5k, dapat menyimak beberapa tips berikut ini.

    1. Latihan lari dengan intensitas tinggi

    Salah satu cara yang dapat dilakukan agar 5k mencapai waktu di bawah 30 menit yaitu dengan latihan interval. Detikers dapat berlatih dalam waktu singkat, contohnya lari cepat selama 1 menit lalu dilanjutkan dengan lari ringan selama 2 menit.

    Latihan ini mampu meningkatkan daya tahan tubuh sebelum memulai lari dengan jarak yang lebih jauh.

    2. Latihan angkat beban

    Selain latihan lari, detikers juga dapat melakukan angkat beban untuk memperkuat otot kaki agar tetap stabil saat berlari.

    Kegiatan berlariKegiatan berlari. Foto: Thinkstock

    3. Memenuhi kebutuhan nutrisi dengan tepat

    Selain latihan rutin, pemenuhan nutrisi yang tepat juga menjadi aspek penting sebelum mulai mengejar target lari 5k di bawah 30 menit.

    detikers perlu mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang, terutama yang mengandung banyak karbohidrat dan protein sebagai sumber energi utama dalam berolahraga.

    4. Memahami teknik lari yang benar

    Selain meningkatkan kecepatan, teknik lari yang benar juga dibutuhkan saat lari 5k. detikers perlu memperhatikan postur tubuh ketika berlari. Selain itu, pernapasan yang teratur juga diperlukan agar daya tahan tubuh tetap stabil.

    5. Menentukan waktu istirahat yang tepat

    Istirahat yang cukup dibutuhkan selama sesi latihan. Hal ini bertujuan untuk menghindari masalah saat berlari, seperti cedera dan cepat lelah.

    Dengan memperhatikan waktu istirahat, detikers dapat meningkatkan kecepatan dan performa lari.

    6. Mengatur kecepatan lari dengan teknik pacing

    Teknik pacing mengacu pada metode yang digunakan untuk mempertahankan kecepatan yang konsisten selama berlari.

    Teknik ini dapat dilakukan dengan berbagai cara, yaitu:

    • Pace per kilometer, teknik dimana pelari membagi jarak dengan waktu target dan berlari pada kecepatan yang sama setiap kilometer.
    • Pace per zona detak jantung, pada teknik ini, pelari memantau detak jantung agar tetap sesuai dengan target kecepatan.
    • Pace intuitif, yaitu teknik dimana pelari dapat berlari pada kecepatan yang terasa nyaman, namun tetap berkelanjutan.
      Saat latihan, kecepatan lari menjadi salah satu aspek yang penting. Sebaiknya, detikers jangan terlalu sering berlari dengan kecepatan tinggi agar daya tahan tetap stabil sehingga dapat menambah waktu latihan.

    7. Memperhatikan Rasa Lelah dan Cedera

    Selama latihan, detikers dapat meningkatkan jarak latihan. Namun, peningkatan ini juga dapat membuat tubuh merasa tidak nyaman. Jika sudah mulai merasa lelah atau sakit, detikers perlu beristirahat untuk mencegah cedera.

    Demikian beberapa tips yang bisa detikers terapkan selama latihan untuk memperbaiki catatan waktu lari 5k. Semoga membantu ya, detikers!

    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Event Lari 5K Tangerang Color Run LightFest 2025 Akan Digelar Penuh Warna!


    Jakarta

    Tangerang akan disulap menjadi lautan warna dan cahaya yang spektakuler! Kota ini akan menjadi tuan rumah bagi event lari Tangerang Color Run LightFest 2025.

    Tangerang Color Run LightFest 2025 mengusung konsep ‘Run, Glow, and Celebrate’. Event lari dengan rute sepanjang 5K akan dihiasi zona warna-warni dengan ledakan bubuk Holi, serta zona cahaya LED yang memukau. Sehingga setiap kilometer memberikan pengalaman visual yang berbeda, seolah berlari di tengah pesta warna dan cahaya di pagi hari.

    Tak hanya lari, event ini juga menghadirkan olahraga zumba serta panggung hiburan yang sayang untuk dilewatkan.


    Acara ini menawarkan perpaduan seru antara lari santai 5K, pesta zumba yang energik, dan panggung hiburan dengan live music-semua dikemas dalam satu pengalaman penuh warna, cahaya, dan keceriaan.

    Usai mencapai garis finis, semangat tetap menyala! Semua diajak bergoyang dalam Zumba Party yang dipandu instruktur profesional, mengombinasikan gerakan kebugaran dan musik energik untuk melepas penat.

    Sebagai puncak acara, akan ada penampilan spesial dari Koploholic, grup musik koplo modern yang sedang naik daun, siap menghangatkan suasana dengan irama yang menghentak.

    Tak ketinggalan, DJ Agung turut meramaikan panggung dengan setlist EDM dan remix hits terpilih, memadukan beat elektrik dengan semangat komunitas.

    Tangerang Color Run LightFest 2025 lebih dari sekadar ajang lari, ini adalah perayaan gaya hidup positif yang memadukan kebersamaan, kesehatan, dan hiburan kreatif. Acara ini terbuka untuk semua kalangan, mulai pelari pemula, keluarga muda, komunitas olahraga, hingga para pencinta lifestyle.

    Setiap peserta yang mendaftar berhak mendapatkan Race Kit eksklusif berisi kaos event, kacamata warna, tas kecil, dan bubuk warna untuk meramaikan pesta akhir di area finis.

    Jangan sampai ketinggalan! Jadilah bagian dari gelaran paling berwarna dan berenergi tahun ini. Di sini, setiap langkah adalah pesta, dan setiap warna jadi kenangan indah.

    Tangerang Color Run LightFest 2025 siap digelar pada Minggu, 26 Oktober 2025, di Pacific Garden Alam Sutera, mulai pukul 06.00 WIB.

    Info selengkapnya dapat diakses di https://colorrunfestival.id.

    Event ini didukung oleh Yamaha Gear Ultima, motor irit yang cocok untuk keluarga. Gear ultima, Hebat, Kuat no Debat!

    (akd/ega)



    Sumber : sport.detik.com

  • Tinggi, Ukuran, dan Zona Permainan

    Jakarta

    Belakangan ini, padel merupakan salah satu olahraga yang cukup diminati di seluruh dunia, khususnya Indonesia. Sebagai salah satu cabang olahraga, padel memiliki aturan tersendiri, termasuk mengenai ukuran net.

    Peraturan net padel ditentukan secara resmi oleh Federasi Pedel Internasional (FIP). Selain itu, FIP juga mengatur terkait ukuran dan area permainan padel.

    Berikut detikSport telah merangkum peraturan net padel, mulai dari ukuran hingga zona permainan.


    Ukuran Net Padel

    Berdasarkan aturan resmi Federasi Padel Internasional (FIP), net padel memiliki panjang 10 meter dan tinggi 0,88 di tengah, dan naik ke 0,92 meter di ujung, dengan toleransi maksimal 0,0005 meter.

    Tinggi Resmi Net Padel

    Net dikaitkan dengan kabel logam dengan diameter maksimal 0,01 meter, ujungnya melekat pada dua tiang lateral dengan ketinggian 1,05 meter.

    Pengukuran Resmi Net Padel

    Sisi luar tiang net padel harus sejajar dengan batas lateral lapangan (bukaan, pintu masuk, atau pagar logam). Tiang net dapat berbentuk lingkaran atau persegi, tetapi harus memiliki tepi net yang membulat.

    Net harus ditutupi dengan strip putih berukuran antara 5,0 cm x 6,3 cm setelah terpasang, dengan kabel tegangan di bawahnya. Jaring net harus direntangkan sepenuhnya sehingga memenuhi ruang antara dua tiang jaring dan permukaan lapangan. Tidak boleh ada ruang antara ujung jaring dan tiang. Namun, jaring net juga tidak boleh terlalu tegang.

    Zona Permainan Padel

    Zona atau area permainan padel mencakup lapangan padel yang memiliki aturan tertentu terkait ukurannya. Menurut Federasi Padel Internasional (FIP), lapangan padel berukuran standar dengan panjang 20 meter dan lebar 10 meter. Luas totalnya mencapai 200 meter persegi.

    Lapangan padel juga dikelilingi oleh dinding dimana dinding belakang berukuran 4 meter atau sekitar 13 kaki. Dinding samping terdiri dari dua panel, panel pertama terhubung dengan dinding belakang dan tingginya 4 meter, sementara panel kedua memiliki tinggi 3 meter.

    Tanda Garis

    Lapangan padel memiliki garis yang menandai zona permainan dengan rincian sebagai berikut:

    • Semua garis lebarnya 5 cm.
    • Garis servis berjarak 6,95 meter.
    • Area antara net dan garis servis dibagi menjadi dua bagian yang sama dan dibagi oleh garis tegak lurus.
    • Area antara saluran servis dan dinding belakang sekitar 3 meter atau 10 kaki.


    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)



    Sumber : sport.detik.com

  • Tutup Akhir Tahun dengan Lari Sambil Seru-Seruan di Sundaland Run 2025!


    Jakarta

    Akhir tahun nanti, Kota Bogor akan dipenuhi semangat dan energi ribuan pelari yang siap bergerak bersama di Sundaland Run 2025. Lebih dari sekadar lomba lari, event ini jadi perayaan gaya hidup aktif yang memadukan olahraga, hiburan, dan aksi sosial dalam satu festival besar penuh warna.

    Nggak cuma berlari menembus lintasan, tapi juga bisa menikmati zona hiburan, kuliner lokal, area art & lifestyle, music stage, hingga charity moment yang bikin suasana makin hidup dan bermakna.

    Sundaland 2025 akan dilaksanakan pada:


    • Tanggal: 21 Desember 2025
    • Waktu: 04.30 – 14.00 WIB
    • Lokasi: Lapangan Zeni, Bogor

    Kamu bisa pilih kategori sesuai kemampuan dan semangatmu, mulai dari 5K Fun Run untuk yang ingin berlari santai, hingga 10K Challenge Run bagi pelari yang ingin menantang batas diri.

    Selain itu, ada juga kategori Master 40+ dan Couple Run yang cocok untuk kamu yang ingin berbagi momen seru bareng pasangan, sahabat, atau komunitas. Setiap kategori punya sensasi dan pengalaman unik dengan nuansa festival yang hangat khas Kota Hujan.

    Setiap peserta akan mendapatkan race package eksklusif berisi Jersey resmi Sundaland Run 2025, Finisher Medal, Nomor peserta (e-BIB), Goodie Bag eksklusif, dan produk sponsor menarik.

    Khusus peserta 10K, ada bonus tambahan berupa Jersey Eksklusif Innovia Edition, Membership Innovia Superapp hingga 3 bulan, serta keping emas edisi spesial Sundaland Run 2025 dari Galeri24!

    Setiap tiket juga sudah termasuk asuransi One Day Coverage, jadi kamu bisa berlari dengan aman dan menikmati seluruh rangkaian acara tanpa khawatir.

    Habiskan waktu akhir tahun dengan pengalaman seru dan penuh semangat bersama ribuan pelari di Sundaland Run 2025.

    Amankan tiketmu sekarang, eksklusif hanya di detikevent!

    (krs/krs)



    Sumber : sport.detik.com

  • Apa Itu Pickleball? Olahraga Raket yang Sedang Viral di Indonesia

    Jakarta

    Pickleball menjadi salah satu olahraga yang cukup berkembang pesat di dunia, termasuk di Indonesia. Olahraga ini mirip seperti tenis namun lebih mudah dimainkan, sehingga sangat cocok dimainkan oleh segala usia.

    Uniknya, pickleball merupakan perpaduan dari olahraga populer seperti tenis, badminton, dan pingpong. Hal ini membuat teknik bermain pickleball terasa mudah dan seru untuk dimainkan. Permainan ini dapat dilakukan secara tunggal atau ganda.

    Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai olahraga pickleball, detikers dapat menyimak panduan lengkapnya berikut ini.


    Apa Itu Pickleball?

    Mengutip dari Jurnal Aksara Raga, pickleball merupakan salah satu jenis olahraga yang menggabungkan permainan tenis, badminton, dan tenis meja. Olahraga ini dimainkan dengan pemukul dan bola plastik yang berlubang dengan ukuran lapangan kira-kira sepertiga lapangan badminton dan dipisahkan oleh net.

    Salah satu perlengkapan dalam pickleball adalah bola yang terbuat dari plastik/karet yang berlubang. Desain ini berfungsi untuk mengurangi kecepatan bola saat dipukul, sehingga laju bola dapat melambat dan pemain dapat melakukannya tanpa harus merasa kesulitan.

    Menariknya, pemain dalam permainan pickleball menggunakan permainan campuran “mixer”. Jenis pengaturan ini memastikan bahwa pemain yang menang dan kalah terus-menerus dapat berbaur dengan pemain yang berbeda sambil memberikan lebih banyak kesempatan kepada peserta lainnya untuk bermain.

    Pickleball termasuk ke dalam olahraga yang simple dan menyenangkan, sehingga cocok dimainkan oleh berbagai kalangan. Olahraga ini tidak hanya memiliki manfaat secara fisik namun juga secara psikologis. Permainan pickleball dapat menumbuhkan rasa senang dan gembira bagi para pemainnya saat bersosialisasi dan menjalin komunikasi dengan pemain lain.

    Aturan dan Cara Bermain Pickleball

    Sebelum memahami aturan dan cara bermain pickleball, detikers perlu mengetahui beberapa aturan dalam permainan pickleball, yaitu:

    • Servis: Bola pertama yang dipukul memantul ke area permainan lawan.
    • Dink: Bola yang dimainkan pendek memantul ke area ‘kitchen’.
    • Long Dink: Bola di area baseline dikirim ke area ‘kitchen’.
    • Earne: Bola yang dipukul dengan cara “volley” dengan kaki tanpa menyentuh area ‘kitchen’.
    • ATP: Bola dikirim ke area permainan lawan melalui pinggir net.

    Adapun aturan dasar dan cara bermain yang harus diikuti setiap pemain pickleball sebagai berikut:

    1. Servis pada pickleball dilakukan secara underhand (dari bawah) dan dari sisi kanan lapangan, diarahkan secara diagonal ke area servis lawan.
    2. Tim lawan harus menerima servis dengan membiarkan bola memantul terlebih dahulu sebelum mengembalikannya.
    3. Poin didapatkan oleh pihak yang melakukan servis. Satu poin diperoleh jika lawan gagal mengembalikan bola, bola yang dipukul keluar lapangan, tidak membiarkan bola servis memantul, memukul bola di zona yang dilarang, atau bola terkena lawan.
    4. Jika servis berhasil, maka pemain yang sama dapat melanjutkan servis dari sisi lapangan yang berlawanan. Jika gagal, maka servis berpindah ke pasangannya.
    5. Pada pertandingan tunggal, posisi servis ditentukan oleh jumlah poin yang dimiliki. Pemain melakukan servis dari sisi kiri jika poin ganjil, dan dari sisi kanan jika poin genap.
    6. Skor dituliskan mengikuti format tiga angka, misalnya 1-0-1 yang berarti memiliki 1 poin, lawan 0 poin, dan 1 merupakan giliran server pertama.
    7. Permainan berakhir jika salah satu tim mencapai 11 poin dan selisih minimal dua poin. Dalam sekali pertandingan, skor permainan pickleball bisa mencapai 15 atau 21 poin.

    Demikianlah penjelasan terkait pengertian olahraga pickleball dan cara memainkannya. Selamat mencoba ya, detikers!

    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)



    Sumber : sport.detik.com

  • Ini Perbedaan Aturan, Raket, dan Lapangannya

    Jakarta

    Olahraga raket menjadi olahraga yang paling diminati berbagai kalangan di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Beberapa jenis olahraga raket yang banyak digandrungi mulai dari pickleball, padel, hingga tenis.

    Meskipun sekilas terlihat mirip, ketiga olahraga ini memiliki perbedaan yang signifikan, baik dari segi perlengkapan, ukuran lapangan, hingga aturan dasar.

    detikers perlu memahami perbedaan ketiganya agar bisa menentukan minat dan preferensi masing-masing. Berikut detikSport telah merangkum perbedaan olahraga pickleball, padel, dan tenis.


    Apa itu Pickleball, Padel, dan Tenis?

    Pickleball, padel, dan tenis memiliki sejarah dan pengertian yang berbeda-beda. Pickleball merupakan olahraga yang berasal dari Amerika Serikat pada abad pertengahan 1960-an. Olahraga ini dimainkan dengan lapangan seukuran bulu tangkis dengan jaring tenis yang dimodifikasi. Permainan ini dapat dimainkan secara ganda dan tunggal.

    Sementara itu, padel ditemukan pada tahun 1969 oleh Enrique Corcuera sebagai perpaduan antara tenis dan squash. Permainan ini dimainkan di ruangan tertutup dengan dinding kaca dan raket yang memiliki lubang kecil pada permukaannya.

    Tenis sendiri mulai populer pada abad ke-12 sebagai permainan bola tangan yang disebut dengan “jeu de paume” di Prancis dan biasa dimainkan oleh kaum bangsawan sebelum akhirnya menarik perhatian berbagai kalangan hingga sekarang. Permainan ini dimainkan di atas permukaan tanah berumput, tanah liat, atau lapangan keras.

    Ukuran Lapangan

    Perbedaan yang signifikan dapat dilihat dari ukuran lapangan. Pada pickleball, ukuran lapangan identik dengan lapangan bulu tangkis ganda yaitu 13,4 x 6,1 meter dengan area yang terbuka dan tanpa dinding.

    Sementara itu, tenis memiliki lapangannya yang lebih besar, yaitu sekitar 23,77 x 8,23 meter untuk tunggal dengan area yang terbuka. Untuk padel, ukuran lapangan dikelilingi oleh dinding kaca dengan ukuran sekitar 20 x 10 meter.

    Perlengkapan yang Digunakan

    Perlengkapan pada permainan pickleball, padel, dan tenis pada umumnya terdiri dari raket, bola, dan lapangan yang dibatasi oleh net. Namun perbedaan perlengkapan dapat dilihat dari jenis raket dan bola yang digunakan.

    Pada pickleball, raket didesain lebih padat dan tanpa senar, bolanya terbuat dari plastik berongga dan berlobang-lobang, berfungsi untuk menghasilkan pantulan yang lebih lambat, sesuai dengan aturan permainan dimana servis pada pickleball harus memantul sekali sebelum sampai ke area lawan.

    Sementara pada tenis, raket yang digunakan memiliki senar yang kencang dan besar, bolanya terbuat dari karet yang memungkinkan pantulan lebih tinggi dan cepat.

    Pada padel, raket yang digunakan lebih tebal dibandingkan pickleball, tanpa senar, dan memiliki lubang kecil. Bola pada padel hampir mirip dengan tenis, namun memiliki tekanan udara yang rendah, sehingga menghasilkan pantulan yang lebih lambat dan pelan.

    Aturan Dasar Permainan

    Perbedaan yang signifikan juga terlihat dari aturan dasar masing-masing olahraga, terutama pada teknik servis yang digunakan. Pada pickleball, servis dilakukan harus secara underhand, tidak memantul, dan memiliki aturan khusus seperti The Kitchen, yaitu zona tujuh kaki yang dekat dengan net. Zona ini melarang pemain untuk memukul bola di zona tersebut dan bola harus memantul dua kali saat memulai servis.

    Sedangkan pada padel, servis juga dilakukan secara underhand dengan memantulkannya sekali ke lantai atau ke dinding untuk dikembalikan. Sementara pada tenis, servis dilakukan dari atas kepala (overhead) dengan kekuatan yang tinggi, tidak ada pantulan, dan hanya fokus pada kekuatan dan jangkauan ke area lawan.

    Itulah beberapa perbedaan signifikan dari ketiga olahraga raket, pickleball, padel, dan tenis. Bagaimana detikers, sudah bisa membedakannya dengan benar?

    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)



    Sumber : sport.detik.com

  • Thai Lion Air Terbang Langsung Surabaya-Bangkok, Liburan Makin Mudah!



    Jakarta

    Kabar bagus buat traveler di Surabaya dan sekitarnya, Thai Lion Air resmi membuka layanan penerbangan langsung dari Bandar Udara Internasional Juanda, Surabaya (SUB) ke Bandar Udara Internasional Don Mueang, Bangkok (DMK).

    “Penerbangan dimulai 30 Mei 2025, memberikan akses cepat dan nyaman menuju salah satu destinasi favorit di Asia Tenggara. Rute ini menawarkan pengalaman perjalanan yang praktis dan efisien. Pelanggan akan terbang menggunakan pesawat generasi modern Boeing 737-800NG atau Boeing 737-900ER yang nyaman dan andal,” ujar Corporate Communications Strategic of Lion Group, Danang Mandala Prihantoro.

    Jadwal Terbang
    Mulai 30 Mei 2025


    Rute No Terbang Jadwal Berangkat Jadwal Tiba Frekuensi
    Bangkok Don Mueang (DMK) –
    Surabaya (SUB)
    SL-268 11.20 ICT 15.20 WIB Senin, Rabu, Jumat
    Surabaya (SUB) – Bangkok Don
    Mueang (DMK)
    SL-269 16.20 WIB 20.35 ICT Senin, Rabu, Jumat

    Note: Waktu di Surabaya (WIB) dan Bangkok (Indochina Time) berada pada zona waktu yang sama, yaitu UTC+7, sehingga tidak ada perbedaan
    waktu antara Indonesia bagian barat dan Thailand. Hal ini membuat perjalanan semakin praktis tanpa perlu menyesuaikan jam.

    Rute langsung ini memberikan kemudahan luar biasa bagi para pelaku bisnis, khususnya dalam menjalin kemitraan, ekspansi usaha, serta penguatan jaringan perdagangan antara Indonesia dan Thailand. “Mobilitas jadi lebih cepat dan efisien, mempersingkat waktu perjalanan dan meningkatkan produktivitas,” ujarnya.

    Bagi wisatawan, rute ini membuka peluang eksplorasi ke berbagai destinasi unggulan Thailand seperti Bangkok, Chiang Mai, Phuket, Krabi dan masih banyak lagi – tanpa perlu transit. Sebaliknya, rute ini juga menjadi pintu masuk wisatawan Thailand dan mancanegara untuk menjelajahi Surabaya serta destinasi wisata di Jawa Timur dan Indonesia bagian timur.

    Perkuat Hubungan Bilateral Indonesia – Thailand

    Pembukaan rute ini turut berkontribusi pada penguatan hubungan bilateral Indonesia dan Thailand, tidak hanya dalam sektor pariwisata dan perdagangan, tetapi juga dalam kerja sama ekonomi kreatif, pendidikan, serta pertukaran budaya antarbangsa. Koneksi udara yang lancar adalah fondasi penting dalam menjembatani komunikasi dan kolaborasi antarnegara.

    “Pelanggan kini bisa menikmati kemudahan pemesanan tiket dan check-in online melalui aplikasi BookCabin. Nilai lebih dengan menjadi anggota CabinClub, traveler bisa mendapatkan berbagai penawaran menarik dan eksklusif seperti promo khusus, prioritas layanan dan benefit tambahan lainnya,” ujarnya.

    (ddn/ddn)

    Sumber : travel.detik.com

    Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker
  • Sehari Penuh Bertualang Menjelajahi Kota Tua Jakarta, Bisa Naik Transum Lho!



    Jakarta

    Akhir tahun adalah momen tepat untuk mengisi waktu dengan kegiatan seru bersama keluarga atau teman. Kota Tua Jakarta bisa jadi pilihan, bisa naik transum lho!

    Kota Tua Jakarta, yang sarat dengan sejarah, seni, dan hiburan, menawarkan perjalanan sehari yang tak hanya mengasyikkan, tetapi juga penuh dengan pengalaman unik yang bisa menjadi kenangan tak terlupakan di setiap tahunnya.

    One day trip ini bisa dengan menggunakan transum (transportasi umum). Perjalanan dimulai dari Stasiun KRL Jakarta Kota, menjadi pintu gerbang menuju kawasan bersejarah dengan arsitektur kolonial ikonik.


    Bagi traveler yang memilih transportasi umum lain, perjalanan dapat dimulai dengan turun di Halte Transjakarta Kali Besar yang strategis depan restaurant rumah merah dan dekat dengan berbagai destinasi menarik.

    Dari titik ini, traveler akan langsung disambut oleh suasana klasik khas Kota Tua, di mana jejak masa lalu yang bersejarah berpadu harmonis dengan hiruk-pikuk kehidupan modern Jakarta, menciptakan pengalaman unik yang memikat setiap pengunjung sejak langkah pertama.

    1. Horor dan Adrenalin di Horror House Kota Tua

    Wisata Kota Tua JakartaWisata Kota Tua Jakarta Foto: Amalia Novia Putri/detikTravel

    Destinasi pertama dalam perjalanan ini adalah Horror House Kota Tua, atau yang dikenal dengan Rumah Hantu Kota Tua. Tempat ini menjadi pilihan sempurna bagi traveler yang ingin memacu adrenalin dan menguji keberanian.

    Sesampainya di lokasi, traveler akan langsung melihat bangunan megah berwarna putih dengan papan besar bertuliskan “Horror House Kota Tua.”

    Nuansa seram langsung terasa karena tepat di depan pintu sudah ada “hantu” yang siap menyambut dan mengawali pengalaman horor traveler.

    Setelah membeli tiket, traveler akan diarahkan untuk menaiki tangga dan mengikuti instruksi untuk menjelajahi wahana.

    Di dalam rumah hantu ini, traveler akan memasuki lorong-lorong gelap dengan atmosfer menyeramkan yang diperkuat oleh tata ruangan horror menyaramkan.

    Suara-suara menyeramkan yang menggema di setiap sudut menambah kesan mencekam. Selama kurang lebih 10 menit, traveler akan menyusuri bangunan ini dan menghadapi berbagai kejutan dijamin membuat bulu kuduk berdiri.

    Untuk menyambut libur Natal dan Tahun Baru, Horror House Kota Tua memberikan harga spesial tiket masuk sebesar Rp 40.000. Promo ini berlaku selama high season, yaitu dari tanggal 19 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025.

    Jadi, jika traveler merasa cukup berani untuk menguji nyali, Horror House Kota Tua adalah destinasi yang wajib traveler coba. Siapkan mental traveler dan rasakan pengalaman horor yang tak terlupakan!

    2. Berswafoto di Magic Art 3D Kota Tua

    Setelah menantang nyali di Horror House Kota Tua, saatnya traveler mengalihkan suasana dengan pengalaman yang lebih santai namun tetap seru, yaitu berswafoto di magic art 3D Kota Tua Jakarta.

    Persiapkan gaya terbaik traveler, karena di sini traveler akan menemukan lebih dari 100 lukisan keren di 14 ruangan dengan konsep 3D yang memukau.

    Magic art 3D Kota Tua ini menghadirkan berbagai zona menarik, seperti Zona Lukisan yang penuh seni visual, Zona Satwa dengan gambar hewan realistis, Zona Laut yang menghadirkan sensasi berada di bawah air, hingga Zona Dinosaurus yang membawa traveler ke masa prasejarah.

    Tak hanya itu, ada juga Zona Petualangan yang cocok untuk pecinta tantangan, Zona Horror yang tetap menghadirkan nuansa seram, serta ruangan-ruangan unik seperti Labirin Kaca, Ruang Laser, Ruang Ilusi, Ruang Kaca, Ruang Penjara, Kursi Ilusi, dan Ruang Sulap, yang semuanya dirancang untuk menciptakan pengalaman foto yang unik dan kreatif.

    Selama periode Natal dan Tahun Baru, museum ini menawarkan harga promo tiket masuk sebesar Rp 45.000 mulai 1 Desember 2024. Untuk traveler yang ingin menikmati dua pengalaman sekaligus, tersedia paket bundling dengan Horror House Kota Tua, di mana harga tiket bundling hanya Rp 60.000 untuk Senin-Jumat dan Rp 65.000 untuk Sabtu-Minggu.

    Dengan begitu, traveler dapat menikmati dua aktivitas seru sekaligus dengan harga yang terjangkau. Jadi, jangan lupa siapkan kamera traveler dan abadikan momen tak terlupakan di magic art 3D Kota Tua ini.

    3. Belajar Seni di Museum Seni Rupa dan Keramik

    Wisata Kota Tua JakartaWisata Kota Tua Jakarta Foto: Amalia Novia Putri/detikTravel

    Setelah merasakan ketegangan di Horror House dan berswafoto di magic art 3D, saatnya menenangkan diri di Museum Seni Rupa dan Keramik. Museum ini menampilkan berbagai koleksi karya seni mulai dari lukisan hingga keramik bersejarah yang indah.

    Ruangan-ruangan di museum ini dirancang dengan pencahayaan yang apik, membuat setiap karya seni terlihat semakin memukau. Selain itu, traveler juga bisa belajar tentang berbagai teknik seni yang digunakan para seniman pada masa lampau seperti lukisan karya Raden Saleh Sjarif Bustman, karya Hendra Gunawan yaitu Pejuang-pejuang III, karya lukisan S Sudjojono dan masih banyak lagi.

    Untuk menikmati berbagai koleksi seni yang ada di Museum Seni Rupa dan Keramik, harga tiket masuknya bervariasi tergantung hari dan kategori pengunjung. Pada hari Selasa hingga Jumat, tiket masuk untuk dewasa atau umum hanya Rp 10.000.

    Sedangkan untuk anak-anak, pelajar, atau mahasiswa Rp 5.000, dan wisatawan mancanegara dikenakan biaya Rp 50.000. Pada akhir pekan, yaitu Sabtu dan Minggu, harga tiket untuk dewasa menjadi Rp 15.000, sementara untuk anak-anak, pelajar, atau mahasiswa tetap Rp 5.000, dan wisatawan mancanegara tetap Rp 50.000.

    Bagi rombongan grup minimal 30 orang, terdapat tarif khusus. Untuk dewasa pada hari Selasa hingga Jumat, harga tiket per orang adalah Rp 7.500, sedangkan pada Sabtu dan Minggu sebesar Rp 11.250. Untuk anak-anak, pelajar, dan mahasiswa dalam rombongan grup, tiket masuk hanya Rp 3.750.

    Museum Seni Rupa dan Keramik ini beroperasi di hari Selasa hingga Minggu, mulai pukul 09.00 hingga 15.00 WIB, sehingga memberikan cukup waktu bagi pengunjung untuk mengeksplorasi koleksi seni dan keramik yang ada.

    4. Menelusuri Sejarah di Museum Fatahillah

    Wisata Kota Tua JakartaWisata Kota Tua Jakarta Foto: Amalia Novia Putri/detikTravel

    Tak jauh dari Museum Seni Rupa dan Keramik, perjalanan berlanjut ke Museum Fatahillah, ikon utama Kota Tua. Museum ini berada di gedung bersejarah yang dulunya merupakan Balai Kota Batavia.

    Di sini, traveler bisa menyusuri berbagai ruang pameran yang memuat artefak, alat alat bersejarah, dan diorama tentang sejarah Jakarta sejak zaman kolonial dan masih banyak lagi. Dengan arsitektur bangunan bergaya Belanda, Museum Fatahillah menghadirkan pengalaman belajar sejarah yang menyenangkan.

    Untuk tiket masuk sangat ramah dikantong Dewasa Rp 10.000 dan untuk mahasiswa pelajar atau anak-anak Rp 5.000 untuk wisatawan asing dikenakan biaya Rp 50.000. Jam operasional museum Sejarah Jakarta (Museum Fatahilla) buka pada hari Selasa hingga Minggu pada pukul 09.00 sampai 15.00 WIB.

    5. Keliling Naik Sepeda Ontel

    Wisata Kota Tua JakartaWisata Kota Tua Jakarta Foto: Amalia Novia Putri/detikTravel

    Setelah mempelajari sejarah di museum Seni Rupa dan Keramik dan museum Sejarah Jakarta (Museum Fatahillah), traveler dapat melanjutkan petualangan dengan cara yang unik dan menyenangkan, yaitu berkeliling kawasan Kota Tua menggunakan sepeda ontel.

    Sepeda klasik ini tidak hanya menambah kesan vintage, tetapi juga menjadi cara santai untuk menjelajahi keindahan area sekitarnya.

    Traveler dapat menyewa sepeda ontel dengan tarif Rp 25.000 untuk durasi 30 menit, sambil menikmati suasana Kota Tua yang penuh cerita dengan latar gedung-gedung bersejarah yang megah.

    6. Santapan Klasik di New Batavia Café

    Wisata Kota Tua JakartaWisata Kota Tua Jakarta Foto: Amalia Novia Putri/detikTravel

    Setelah berjalan-jalan, saatnya mengisi energi di New Batavia Café. Berlokasi di Gedung Pos bersejarah depan Museum Sejarah Indonesia (Museum Fatahilla), kafe ini menawarkan suasana kolonial yang kental dengan sentuhan modern.

    Traveler bisa menikmati beragam hidangan lezat, mulai dari makanan tradisional hingga menu internasional. Jangan lupa mencicipi nasi goreng new batavia dengan campuran sate ayam dengan ice lemon tea spesial yang cocok untuk menemani waktu bersantai dengan pemandangan kawasan kota tua dan gedung museum Sejarah Jakarta (Museum Fatahilla).

    7. Bersantai di Kali Besar Kota Tua

    Wisata Kota Tua JakartaWisata Kota Tua Jakarta Foto: Amalia Novia Putri/detikTravel

    Setelah kenyang menikmati hidangan, traveler dapat kembali berjalan kaki menuju Kali Besar, tempat menawarkan suasana malam Kota Tua yang memukau dengan gemerlap lampu-lampu cantik yang menghiasi sepanjang jalan dan jembatan, pemandangan lalu lalang bus transJakarta, suasana syahdu kawasan kota tua, melihat gedung-gedung tua, serta keramaian pengunjung yang menambah semarak kawasan ini.

    Dengan rute yang mudah dijangkau dan pengalaman yang beragam, one day trip di Kota Tua Jakarta adalah pilihan sempurna untuk mengisi libur natal dan akhir tahun traveler.

    Dari suasana menyeramkan di Horror House Kota Tua, berswafoto di magic art 3D kota tua, keindahan seni di Museum Seni Rupa dan Keramik, belajar sejarah di museum Sejarah Jakarta (Museum Fatahilla) hingga santapan lezat di New Batavia Café, semuanya berpadu menciptakan perjalanan yang tak terlupakan.

    Jadi, siapkan sepatu nyaman traveler, ajak orang tersayang, dan nikmati keajaiban Kota Tua dalam sehari!

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Penampakan Gua Terawang di Blora yang Punya Wajah Baru



    Blora

    Blora di Jawa Tengah punya destinasi wisata alam gua Terawang yang kini tampil dengan wajah baru. Pastinya wisatawan akan dibuat betah.

    Gua Terawang merupakan salah satu ikon wisata yang berada di wilayah Kabupaten Blora. Gua ini enawarkan keindahan pemandangan alam yang patut diperhitungkan sebagai opsi untuk berakhir pekan bareng keluarga, pacar, atau teman.

    Gua Terawang berada di Desa Kedungwungu, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora. Baru-baru ini, gua itu menarik perhatian wisatawan karena memiliki wajah baru.


    Tak hanya punya bebatuan yang berlumuran air serapan, gua itu kini disulap menjadi eco park yang sangat memanjakan mata.

    Gua Terawang sekarang sudah dihiasi dengan lampu-lampu yang mempercantik suasana, tempat duduk dan kafe yang menyediakan kopi lokal blora, sehingga diharapkan membuat pengunjung menjadi nyaman dan betah di sini.

    Gua ini berada dalam kawasan Perum Perhutani Kesatuan Pengelola Hutan (KPH) Blora. Disebut sebagai gua Terawang karena di dalam gua kita bisa melihat cahaya matahari yang tembus dari luar.

    Cahaya matahari yang menembus gua ini menambah keindahan dan cocok untuk berswafoto. Salah satu pengunjung dari Kabupaten Grobogan, Nikmatul Khoiriyah, sengaja menyempatkan diri berkunjung ke gua ini.

    Dia mengaku baru pertama kali mengunjungi gua Terawang yang dia tahu dari sosial media. Menurut dia, gua Terawang mempertahankan keaslian dari goa. Sehingga tampak asri.

    “Di sini jalan-jalan aja sih, mas mumpung lagi liburan. Emm, tempatnya bagus, tahu informasi di sini dari FYP TikTok,” ucapnya di sela menikmati keindahan dari dalam gua pada Minggu (19/1/2025).

    Pengunjung menikmati suasana di dalam Goa Terawang, Blora, Minggu (19/1/2025).Pengunjung menikmati suasana di dalam Goa Terawang, Blora Foto: Achmad Niam Jamil/detikJateng

    “Gua Terawang bagus sih. Dari Purwodadi (Grobogan, red) ke sini kan lumayan dekat, worth it kalau mau jalan-jalan biasa,” ungkap wanita yang kerap disapa Nikmah.

    Oh iya, pengunjung mesti hati-hati ya, karena di sekitar gua banyak monyet-monyet liar yang terkadang meminta makan pengunjung. Namun, satwa monyet akan ramah ketika tidak diganggu.

    Keberadaan monyet-monyet itu juga dinilai menjadi salah satu daya tarik objek wisata tersebut. Kebanyakan monyet itu memang hanya berada di area pohon-pohon jati, kadang juga turun ke bawah.

    Nikmah mengaku sempat kaget dengan keberadaan monyet yang berkeliaran di sekitar goa. Menurutnya banyak tempat bagus yang cocok digunakan untuk berfoto.

    “Dapat foto-foto, ada kafenya juga. Nyaman sih. Ada lumayan banyak monyet, tapi monyetnya baik-baik,” terangnya.

    Sementara itu, Administratur Perhutani KPH Blora Yeni Ernaningsih menjelaskan gua Terawang telah dikembangkan menjadi Gua Terawang Eco Park yang dikerjasamakan dengan mitra.

    “Ini adalah wana wisata yang dimiliki oleh Perum Perhutani KPH Blora berupa gua dengan buffer zone (zona penyangga) yang ada di sekelilingnya berupa tegakan tanamam jati. Saat ini kita lakukan pengembangan baru menjadi Gua Terawang Eco Park namanya. Untuk di dalam goa sendiri insyaallah masih asri,” jelasnya.

    Keseruan di dalam Goa Terawang Eco Park yang telah disulap menjadi ramah bagi pengunjung, Minggu (19/1/2025).Goa Terawang Foto: Achmad Niam Jamil/detikJateng

    Pihaknya akan terus mengembangkan destinasi wisata ini. Nantinya pihaknya akan menggaet pelaku UMKM untuk mendisplay produk UMKM di sekitar area.

    “Memang di bawah (dalam gua) kita perkeras, tapi itu hanya untuk jalan, untuk pengunjung sehingga lebih aman dan tidak licin. Sedangkan untuk yang di sekitarnya kita nanti ada playground, kemudian resto, dan nanti ada lapak lapak yang dipakai untuk UMKM,” jelasnya.

    Yeni menjelaskan kondisi gua yang sebelumnya belum ada pengembangan. Hanya mengelola dan memanfaatkan kondisi yang ada. Sebelumnya juga terkendala masalah anggaran. Dia berharap Goa Terawang tetap menjadi icon destinasi wisata alam Blora.

    “Jadi dengan nama eco park ini adalah kayak wajah baru dari Goa Terawang yang menjadi icon wisata di Kabupaten Blora ini,” jelasnya.

    Cara Menuju ke Gua Terawang

    Lokasi Gua Terawang berada di tepi jalan. Jaraknya sekitar 33 kilometer dari jantung kota Blora atau sekitar 107 dari Kota Semarang. Menuju lokasi jalannya cukup mulus, dalam perjalanan menuju goa ini mata kita diperlihatkan pemandangan hamparan hutan jati.

    Jika dari arah Semarang, pengunjung di pertigaan Gagakan depan Puskesmas Kunduran ambil arah kanan, terus sejauh 12 kilometer.

    Ketika dari arah Blora, bisa juga melewati jalan Ngawen-Japah-Todanan sejauh kurang lebih 25 kilometer. Pengunjung kalau dari Kudus dan sekitarnya bisa melewati Jalan Pucakwangi, Kabupaten Pati.

    Tiket Masuk dan Jam Buka

    Pengunjung bisa menikmati pemandangan di dalam gua Terawang dengan membeli harga tiket Rp 10 ribu per orang. Wisata alam tersebut buka setiap hari pukul 08.00 sampai 17.00 WIB.

    Gua Terawang belum dibuka untuk kunjungan di malam hari. Meski demikian, pihaknya telah merencanakan untuk buka di malam hari.

    “Untuk jam buka pengunjung mulai jam 8 pagi sampai jam 5 sore. Untuk malam hari tidak kami perkenankan untuk di dalam gua. Tetapi nanti apabila pengembangan sudah jadi, kemungkinan yang di luar akan kami buka, terutama untuk restonya sehingga bisa menikmati makan malam di dalam gua di malam hari,” imbuh dia.

    Besar harapannya gua Terawang yang berada di Blora bagian barat ini dapat berkontribusi positif bagi sektor pariwisata Blora.

    “Di mana menjadikan Blora barat sekarang menjadi ramai dengan adanya kunjungan wisata di Gua Terawang. Dan berharap Gua Terawang masih tetap menjadi ikon Kabupaten Blora dengan suasana eksotik dalam gua yang masih terjaga kondisinya,” pungkas Yeni.

    ——-

    Artikel ini telah naik di detikJateng.

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Cagar Budaya di Bantul Kondisinya Memprihatinkan, Terancam Proyek Jalan Tol



    Bantul

    Kondisi bangunan Rumah Dinas Stasiun Sedayu yang berstatus cagar budaya sangat memprihatinkan. Bangunan itu tampak tak terurus dan terkesan angker.

    Dari pantauan di lokasi, nampak bangunan dengan atap limasan di pinggir jalur kereta api, Gubug, Argosari, Sedayu, Bantul itu dindingnya penuh dengan coretan dan tampak sangat tidak terurus.

    Bahkan, bangunan tersebut tertutup tingginya tumbuhan dan semak belukar. Oleh sebab itu, bangunan dengan arsitektur Eropa ini malah terkesan angker dan sangat sepi.


    Pecinta Cagar Budaya Jogja, Hanif Kurniawan, mengatakan bahwa kondisi bangunan yang dulunya Rumah Dinas Stasiun Sedayu sudah ditetapkan sebagai cagar budaya sejak tahun 2018. Namun, saat ini kondisinya memang memprihatinkan dan terkesan tidak terawat.

    “Dan anehnya lagi di sekitar situ sudah ada patok-patok tol. Nah, itu mau dikemanakan, apakah kemudian perhatian dari pemerintah setempat hanya menetapkan tanpa ada tindak lanjut apa mau dirawat,” katanya di Bantul, Senin (12/5).

    Pecinta Cagar Budaya Jogja pun khawatir bangunan itu akan terdampak proyek jalan tol Jogja-Solo.

    ‘Nah, khawatirnya kita lagi, ketika terjadi pematokan tol, ini besok jadi tumbal. Karena secara riil cagar budaya juga bisa jadi tumbal, nah kalau semuanya diam terus gimana, apakah kita akan kehilangan sejarah kita yang dihilangkan menjadi sejarah tol,” lanjut Hanif.

    Selain itu, Hanif menyebut jika tidak ada pelang penanda bahwa bangunan tersebut merupakan cagar budaya. Padahal, seharusnya setelah penetapan harus ada plang di bangunan cagar budaya.

    “Jadi plang di bangunan cagar budaya itu seharusnya setelah ditetapkan ada. Minimal, selemah-lemahnya iman ada plang cagar budaya dan tulisan tidak boleh dilakukan perusakan dan sebagainya,” ujarnya.

    Dinas Kebudayaan Bantul Buka Suara

    Sementara itu, Kepala Seksi Warisan Budaya Benda Dinas Kebudayaan Bantul, Elfi Wachid Nur Rachman menjelaskan, bahwa bangunan Rumah Dinas Stasiun Sedayu memang berstatus cagar budaya. Semua itu mengacu keputusan Bupati Bantul nomor 601 tahun 2018 tentang rumah dinas stasiun Sedayu sebagai bangunan cagar budaya.

    “Jadi Rumah Dinas Stasiun Sedayu ditetapkan sebagai bangunan cagar budaya oleh Bupati Bantul sejak tanggal 31 Desember 2018,” ucapnya.

    Bangunan Rumah Dinas Stasiun Sedayu menghadap ke arah barat dan atap menggunakan model limasan. Rumah dinas memiliki dua bangunan yang terpisah dan dihubungkan dengan doorloop di sisi timur.

    Suasana bangunan rumah dinas stasiun Sedayu yang merupakan cagar budaya di Gubug, Argosari, Sedayu, Bantul, Senin (12/5/2025).Suasana bangunan rumah dinas stasiun Sedayu yang memprihatinkan Foto: Pradito Rida Pertana/detikJogja

    Bangunan bagian utara menghadap ke arah barat, arsitektur bergaya Indis. Ciri khas dapat dilihat pada atap bangunan, dinding bangunan dilapisi batu kerikil tempel dan doorloop.

    Denah berbentuk empat persegi panjang dengan ukuran 10,1 m x 13,8 m. Denah bangunan doorloop berbentuk persegi panjang dengan ukuran 13,1 m x 2,3 m dan atap bangunan doorloop model kampung.

    Sedangkan terkait bangunan tersebut apakah terdampak pembangunan tol Solo-Jogja, Elfi menyatakan tidak. Pasalnya, bangunan tersebut berada di daerah penyangga.

    “Posisi aman tidak kena tol karena berada di zona penyangga,” katanya.

    Semak belukar dan rumput yang tinggi menutupi bangunan rumah dinas stasiun Sedayu.Semak belukar dan rumput yang tinggi menutupi bangunan rumah dinas stasiun Sedayu. Foto: Pradito Rida Pertana/detikJogja

    Menyoal belum ada pelang penanda bangunan tersebut merupakan cagar budaya, Elfi mengaku karena pihaknya memprioritaskan pemasangan plang di bangunan cagar budaya yang rentan untuk diubah.

    “Belum semuanya kami kasih plang, karena pengajuan anggaran untuk papanisasi disetujuinya juga terbatas. Sementara kami prioritaskan papanisasi di cagar budaya milik pribadi yang sangat rentan untuk dirubah,” ujarnya.

    “Dari 213 cagar budaya yang telah ditetapkan, baru sekitar 40 objek yang telah dipasang papanisasi,” lanjut Elfi.

    Sedangkan Panewu (Camat) Sedayu, Anton Yulianto, menjelaskan bahwa ada dua Kalurahan yang terdampak pembangunan tol Solo-Jogja. Adapun kedua Kalurahan itu adalah Argomulyo dan Argosari.

    “Di Argomulyo itu yang terkena pembangunan tol Pedukuhan Samben, Srontakan dan Panggang. Kalau di Argosari di Pedukuhan Gubug dan Jurug, tapi dari semua itu tidak ada bangunan cagar budaya yang terkena pembangunan tol,” ucapnya.

    ——-

    Artikel ini telah naik di detikJogja.

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com