5 Tips Atasi Ujung Karpet yang Melengkung Kembali Lurus


Jakarta

Salah satu persiapan di rumah ketika kedatangan tamu adalah menyediakan tempat mereka duduk. Selain di kursi, kamu juga bisa menggelar karpet agar tempatnya lebih luas.

Karpet yang jarang digunakan biasanya disimpan dengan cara dilipat atau digulung. Terlalu lama disimpan mengakibatkan permukaannya berubah, banyak lengkungan, tidak rata, dan terlihat seperti keriting. Saat digelar di lantai terlihat kurang rapih dan nyaman.

Penyimpanan yang salah dan bahan yang tidak terlalu bagus membuat permukaan karpet cepat rusak dengan lengkungan yang membekas.


Namun, tidak perlu khawatir, melansir dari rugs.com, berikut cara meluruskan karpet yang melengkung.

1. Gunakan Uap Panas

Jika karpet milikmu terbuat dari bahan kain dan berbulu, kamu bisa menggunakan setrika uap untuk merapikan permukaannya. Saat menggunakan setrika uap pastikan carpet sudah dilebarkan di lantai. Letakkan handuk di atas permukaan karpet yang akan dirapikan baru kamu beri uap di atasnya. Jangan lupa tekan permukaan handuk agar permukaan karpet terkena panasnya.

2. Gulung ke Arah Sebaliknya

Jika tidak punya setrika uap atau hair dryer, kamu bisa memakai cara sederhana yakni menggulung karpet ke arah sebaliknya. Cara ini memang tidak akan langsung membuat permukaan rapi apalagi untuk permukaan yang gelombangnya besar bukan hanya di ujung.

Saat menggulung ke arah berbeda, sesekali berikan tekanan di sepanjang gulungan. Biarkan digulung terbalik setidaknya selama 24 jam. Setelah dibuka, kamu perlu meletakkan benda berat lagi di atas permukaan yang masih melengkung.

3. Tahan dengan Benda Berat

Jika lengkungan tidak begitu jelas dan di sisi kecil karpet, kamu bisa menahan atas karpet dengan benda berat. Biarkan dua hingga empat hari sebelum mengangkat beban tersebut.

4. Tempelkan Karpet ke Lantai

Cara praktis untuk menghilangkan lengkungan pada karpet kamu bisa menempelkan selotip agar karpet menempel ke lantai. Namun cara ini bisa merusak permukaan bawah karpet dan menyisakan lengket di lantai.

Kamu bisa cari selotip yang aman dan khusus untuk kain agar mudah untuk dipasang dan dilepas. Jika karpet hanya digunakan sementara, cara ini masih aman. Namun, untuk jangka waktu lama ditakutkan susah untuk membuka perekatnya.

5. Jemur Karpet

Panas bisa membuat bulu-bulu dan rangka dari karpet memuai kembali seperti semula. Menjemur di bawah sinar matahari dapat membantu mengembalikan bentuk karpet dan membunuh mikroba yang menempel di atasnya.

Cari pagar atau tembok yang terkena sinar matahari lalu jemur karpet di atasnya. Tunggu sampai sore, tetapi jika permukaan karpet kembali dengan cepat, kamu bisa langsung angkat.

Itulah beberapa tips atasi ujung karpet yang melengkung kembali lurus. Semoga bermanfaat!

(aqi/abr)



Sumber : www.detik.com

Mau Pasang Kanopi Kaca di Rumah? Ini Kelebihan dan Kekurangannya


Jakarta

Kanopi adalah atap tambahan yang dipasang di banyak rumah di Indonesia. Kanopi memiliki banyak jenis, salah satunya terbuat dari kaca.

Selain dapat memberi perlindungan dari cuaca buruk, kanopi kaca juga dapat menambah nilai estetika sebuah bangunan. Maka dari itu, kanopi kaca menjadi salah satu elemen perlindungan yang kian populer.

Kamu harus tahu kelebihan dan kekurangan kanopi kaca untuk bahan pertimbangan, sebelum memasangnya di rumah.


Dilansir dari Awnings.com, berikut kelebihan dan kekurangan kanopi kaca.

Kelebihan

1. Perlindungan dari Cuaca Buruk

Kanopi yang kuat dapat melindungi hunian dari cuaca yang tak menentu, seperti hujan deras dan angin kencang. Selain itu, kanopi juga bisa melindungi bangunan agar tetap kuat dan kering.

2. Efisiensi Biaya dengan Umur Panjang

Tidak seperti bahan lain yang lebih terjangkau, seperti fiberglass atau plastik membutuhkan perawatan dan penggantian yang sering. Kanopi kaca memerlukan dana yang besar untuk pemasangan, tapi daya tahannya lama dapat bantu mengurangi biaya pemeliharaan jangka panjang.

3. Pencahayaan Maksimal dan Penghematan Energi

Kanopi kaca dapat memaksimalkan cahaya alami masuk sehingga dapat menampilkan keseluruhan bangunan. Tidak hanya menambah nilai desain, tapi juga bisa menghemat energi karena kebutuhan pencahayaan buatan di dalam ruangan otomatis berkurang.

4. Daya Tarik Visual Unik

Selain fungsional, kanopi kaca juga memperindah tampilan rumah. Tidak hanya rumah, contoh lainnya adalah kanopi kaca pada bangunan komersial dan pusat perbelanjaan membuat titik fokus yang dapat menarik pengunjung.

Kekurangan

1. Biaya Pembuatan dan Pemasangan Tinggi

Bahan bakunya mahal dan proses pembuatan kaca membutuhkan energi tinggi sehingga meningkatkan total biaya pembangunan.

2. Kerapuhan dan Kekerasan Kaca

Kaca gampang pecah dan pecahannya tajam dan berbahaya, sehingga hal ini menimbulkan potensi risiko cedera.

3. Biaya Keamanan Tinggi

Kanopi kaca harus dilindungi dari potensi kerusakan oleh benda-benda yang jatuh atau tidak sengaja dilempar. Inilah yang meningkatkan biaya keamanan.

Kamu harus cermat mempertimbangkan kelebihan dan kekurangan kanopi kaca sebelum memutuskan untuk memasangnya di rumah. Disarankan untuk berkonsultasi dengan profesional terlebih dahulu untuk memastikan pemasangan kanopi kaca di rumahmu efisien dan aman.

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Mau Dekorasi Ruang Tamu? Singkirkan Dulu 4 Barang Mengganggu Ini!


Jakarta

Ruang tamu adalah ruangan pertama yang akan dilihat oleh tamu. Seperti namanya, ruangan ini digunakan untuk menerima tamu, maka sebisa mungkin harus selalu rapih dan bersih.

Barang-barang yang biasanya diletakkan di ruang tamu adalah meja, kursi, dan mungkin ditambahkan karpet agar lebih hangat. Pencahayaan yang baik juga dibutuhkan agar saat mengobrol lebih nyaman.

Selain ketiga benda tadi, kamu bebas untuk menambahkan interior lain seperti jam, lukisan, foto keluarga, atau hiasan kecil di meja. Melansir dari Homes and Gardens, Sabtu (6/3/2024), ternyata ada beberapa benda yang tidak perlu diletakkan di ruang tamu karena mengganggu, diantaranya sebagai berikut.


1. Bantal

Bantal sebenarnya adalah bagian dari kursi di ruang tamu, tetapi jika terlalu banyak hingga menutupi tempat duduk justru akan mengganggu.

Terlalu banyak bantal di rumah juga menambah debu di ruang tamu. Apalagi bagi kamu yang jarang menjemur atau membersihkan debu di rumah. Debu yang terlalu lama didiamkan juga bisa menciptakan bau apek. Maka dari itu, di ruang tamu tidak perlu banyak bantal dan kamu perlu sering membersihkannya.

2. Alat Elektronik

Biasanya pemasangan alat elektronik seperti televisi, speaker, komputer, dan lainnya di ruang tamu dikarenakan rumah tidak terlalu luas. Alhasil ruang tamu juga berfungsi sebagai ruang keluarga.

Alasan televisi, komputer, speaker, dan lainnya sebaiknya tidak diletakkan di ruang tamu adalah mudah berdebu. Bahkan jika warna benda tersebut gelap, debu tetap akan terlihat. Selain itu, keberadaan alat elektronik di ruang tamu juga membuat fokus tamu terpecah, apalagi jika televisi sedang dihidupkan.

Memindahkan alat elektronik dari ruang tamu juga membuat ruangan jadi lebih luas dan tampilannya jadi lebih rapih dan nyaman.

3. Sepatu

Ada beberapa orang memiliki kebiasaan menyimpan sepatu di dalam rumah atau di dekat pintu karena takut dirusak tikus atau hilang. Daripada diletakkan di dekat pintu dan ruang tamu, kamu bisa membuat penyimpanan sepatu tertutup di dekat pintu masuk. Namun kamu perlu menggeser ruang tamu agar akses masuk tidak sempit. Adanya sepatu di dalam rumah akan menambah debu, mengganggu estetik, dan tidak rapih.

4. Barang Pribadi

Ruang tamu sebaiknya diisi dengan barang-barang yang berguna. Jika kamu senang bekerja, belajar, atau bermain di ruang tamu, langsung rapihkan barang ke tempatnya. Jangan tinggalkan barang pribadi di bawah meja atau di samping sofa ruang tamu. Barang seperti buku, majalah, koran juga sebaiknya tidak disimpan di ruang tamu.

Benda tersebut hanya menambah debu di ruang tamu dan bisa menarik perhatian tamu untuk memegang, mengambil atau melihat barang tersebut.

Ikuti berita-berita terkini arus mudik dan arus balik di BRI Teman Mudik temanmudik.detik.com

(aqi/dna)



Sumber : www.detik.com

3 Bahan Ini Ampuh Bersihkan Noda Warna Bekas Kopi dan Teh di Gelas


Jakarta

Pernahkah kamu melihat bagian dalam gelas ada noda warna yang tidak bisa dibersihkan meskipun sudah digosok dan direndam air panas? Biasanya noda warna tersebut membekas pada gelas putih yang digunakan untuk minum kopi, teh, atau jamu.

Melansir dari Express, kopi dan teh memiliki zat pewarna alami yang bisa melekat pada gelas bernama tannin atau asam tanat. Zat pewarna ini juga bisa membekas di gigi, maka dari itu mengonsumsi kopi terlalu sering dapat menyebabkan gigi jadi kekuningan.

Hampir semua jenis teh, baik teh hitam, teh hijau maupun teh herbal mengandung tanin yang bisa menyebabkan warna kecokelatan pada gelas dan kekuningan pada gigi. Namun, perlu diketahui zat pewarna ini tidak berbahaya bagi tubuh, tetapi noda warna tersebut memang mengganggu estetika dan terlihat tidak bersih.


Agar noda warna bekas kopi, teh, dan jamu tidak menempel di dalam gelas kamu harus mencucinya setelah digunakan. Endapan yang dibiarkan sampai kering atau bahkan berhari-hari membuat zat pewarna tannin semakin menempel.

Jika sudah menempel, kamu perlu menggunakan bahan tambahan saat membersihkannya. Mengutip dari The Spruce pada Sabtu (13/4/2024), berikut cara membersihkan noda warna dari kopi, teh, dan jamu di dalam gelas atau cangkir.

1. Taburkan Baking Soda

Bahan pertama yang bisa digunakan adalah baking soda. Caranya dengan menaburkan soda kue seperempat gelas lalu tambahkan seperempat sendok air panas. Aduk hingga teksturnya seperti bubur bayi, jangan terlalu encer.

Setelah itu ambil spons untuk menggosok permukaan dalam gelas yang terkena noda warna. Bilas gelas dengan air mengalir dan noda warna akan hilang.

2. Pakai Spons Melamin

Cara menghilangkan noda warna kopi, teh, dan jamu paling mudah adalah menggunakan spons melamin. Bentuknya sama seperti spons pada umumnya dan bisa menyerap air dengan baik, tetapi spons ini berwarna putih. Kamu cukup membasahi permukaannya lalu menggosok bagian dalam gelas dan bilas dengan air mengalir.

Basahi spons melamin (Mr. Clean Eraser) dengan air. Gosok bagian dalam cangkir atau mug dengan lembut. Anda akan melihat noda berpindah dari cangkir ke spons.

3. Tuang Cuka Putih

Cuka putih adalah bahan yang sering digunakan untuk membersihkan noda membandel. Untuk membersihkan noda warna bekas kopi, teh, dan jamu di dalam gelas kamu bisa tuang cuka sampai gelas penuh.

Tunggu hingga 30 menit lalu gosok pakai sikat yang kasar. Jangan lupa pakai sarung tangan agar tangan tidak terkena langsung dengan cairan cuka. Setelah itu bilas dengan air mengalir.

(aqi/dna)



Sumber : www.detik.com

6 Bahan Alami buat Usir Hama dan Serangga, Kamu Wajib Punya Salah Satunya


Jakarta

Mempunyai taman di rumah biasanya akan sering menarik perhatian hama berbentuk serangga dan hewan kecil. Hama ini tidak hanya merugikan tanaman saja, tetapi juga bisa berdampak pada kesehatan pemiliknya juga.

Oleh karena itu, perlu dilakukan perawatan secara rutin pada taman di rumahmu, salah satunya adalah dengan menyemprotkan pestisida.

Masalahnya, kebanyakan menyemprotkan pestisida dari bahan kimia juga akan merusak tanaman atau bahkan produk dari tanaman tersebut. Tidak hanya itu, harga pestisida juga tidak begitu murah.


Tapi kamu tidak perlu takut. Untuk mengatasi masalah ini, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan, salah satunya adalah dengan membuat pestisida alami sendiri.

Cara Membuat Pestisida Alami

Dikutip dari thespruce.com, ada beberapa produk pestisida alami yang bisa kamu buat sendiri di rumah, berikut contoh dan caranya.

1. Sabun Serangga

Sabun ini biasanya ditujukan untuk membunuh tungau dan ulat. Cara membuatnya adalah dengan mencampurkan sabun cuci piring dengan air dengan perbandingan 3:1, pastikan untuk tidak mencampurkan terlalu banyak air.

Selanjutnya setelah tercampur, masukkan satu sendok makan minyak goreng, gunanya agar cairan ini menempel pada tanaman Lalu aduk lagi dan sabun serangga siap dipakai.

2. Semprotan Bawang Putih

Bawang puting memiliki zat antibakteri, antivirus, dan antijamur. Cara membuatnya adalah dengan mencampurkan 5 kepala (±50 siung) bawang putih yang sudah digeprek kedalam 500 ml air. Lalu biarkan semalaman supaya tercampur.

Setelah semalaman, masukkan sedikit air sabun cuci, lalu aduk. Setelah tercampur, cairan bawang ini bisa kamu tambahkan air lagi maksimal 3,7 liter, dan pestisida bawang putih siap dipakai.

3. Semprotan Tembakau

Tembakau, tanaman yang biasa kamu jumpai pada produk rokok sebenarnya bisa digunakan sebagai bahan pestisida alami. Caranya cukup dengan menyiapkan 1 cup daun tembakau (biasanya yang sudah kering), lalu rendam pada air semalaman. Dan pestisida alami ini siap digunakan.

Pastikan kamu tidak menggunakan cairan tembakau ini pada bunga dari famili nightshade.

4. Garam Epsom

Garam epsom bisa digunakan secara langsung sebagai pestisida dengan cara menaburkannya pada tanaman. Tetapi jika kamu ingin membuatnya menjadi semprotan, kamu juga bisa mencampurkannya dengan air.

5 cup garam epsom bisa digunakan untuk 19 liter air.

5. Cabai

Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa hama tidak suka dengan cabai. Kamu bisa menaburkannya langsung atau bisa juga mencampurkannya dengan minyak. Perbandingan bubuk cabai dan minyak untuk campurannya adalah 2:1.

6. Citrus

Air lemon bisa digunakan untuk membunuh hama dengan tubuh yang lunak. Caranya cukup dengan memarut lemon lalu memasukkannya ke dalam air mendidih yang baru saja diangkat dari kompor, lalu biarkan semalaman. Besoknya cairan ini bisa langsung kamu pakai sebagai pestisida.

Itu dia beberapa contoh pestisida alami dan cara membuatnya bagi kamu yang mau hemat budget. Semoga taman di rumahmu bersih dari hama.

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com

Tanda Filter AC di Rumah Sudah Perlu Diganti


Jakarta

Membersihkan filter AC tidak hanya mengurangi jumlah debu di rumah tapi juga bisa meningkatkan kesegaran saat bernapas. Filter udara yang kotor tidak bisa melakukan tugasnya dengan baik, hal ini bisa menyebabkan debu, bulu hewan peliharaan, dan kotoran lainnya masuk ke rumah.

Dilansir dari HomeServe, sebelum mempelajari cara membersihkan filter AC, mari bahas beberapa tanda bahwa filter AC perlu diganti.

Tanda-tanda Perlu Ganti Filter AC

1. Suhu di Ruangan Tidak Dingin

Jika kamu sadar kalau unit AC-mu tidak dingin seperti biasanya, atau udara yang keluar terasa hangat, berarti kamu perlu mengganti filternya.


2. Unit HVAC Menjadi Panas

Jika unit HVAC (Heating, Ventilation, and Air Conditioning) terasa panas saat disentuh, atau kalau kamu bisa merasakan udara hangat keluar dari bagian belakang, maka bisa jadi filter udara tersumbat.

3. Tagihan Listrik Lebih Tinggi

Kalau tagihanmu jauh lebih tinggi daripada sebelumnya, itu berarti unit HVAC-mu bekerja lebih keras karena filter kotor dan tidak efisien.

4. Alergi Memburuk

Walaupun di rumah memiliki filter HEPA atau filter hipoalergenik, seiring waktu filter tersebut juga akan penuh. Kalau alergi semakin parah, sudah waktunya untuk mengganti atau membersihkan filter.

5. Debu di Sekitar Ventilasi Udara

Filter dibuat untuk menghilangkan debu di udara, kalau kamu melihat debu di sekitar ventilasi, itu berarti bukannya terperangkap dalam serat filter – debu tersebut menyebar melewati ventilasi.

Kalau kamu sudah ganti filter dan masih melihat satu atau beberapa, masalah ini terjadi di unit HVAC, kemungkinan ada sesuatu yang salah. Perawatan rutin bisa mengurangi kemungkinan kerusakan yang lebih besar, karena perawatan bisa mengatasi masalah sebelum kerusakan terjadi. Memanggil tukang servis saat kamu pertama kali lihat tanda awal masalah AC, bisa menghemat uang jangka panjang dan mengurangi kemungkinan adanya perbaikan darurat di masa mendatang.

Langkah-langkah Membersihkan Filter AC

Peralatan yang diperlukan:

1. Obeng untuk melepas penutup ventilasi
2. Penyedot debu genggam atau penyedot debu dengan sambungan selang
3. Pengering rambut dengan pengaturan dingin
4. Filter udara pengganti (jika kamu memakai filter sekali pakai)

Tahap Memberishkan

Diperkirakan seluruh proses memakan waktu kurang dari 2 jam. Berikut langkah-langkahnya:
1. Matikan Daya
Mulailah dengan mematikan AC

2. Lepaskan Penutup Ventilasi
Buka penutup ventilasi atau gunakan tuas pembuka tutup untuk melepas penutup

3. Bersihkan Penutup
Bersihkan bagian penutup dengan larutan air hangat dan sabun (kamu tidak perlu larutan pembersih khusus) untuk menghilangkan kotoran dan debu.

4. Sedot Debu di Filter
Dengan memakai penyedot debu, bersihkan kotoran dan debu dari filter dan pastikan untuk membersihkan kedua sisi filter.

5. Cuci Filter
Setelah kotoran yang besar dan kasar dibersihkan, cuci filter dengan air hangat di dalam bak mandi. Pastikan untuk tidak merendam filter, tapi gunakan air mengalir untuk membersihkan kotoran kecil atau kamu bisa membersihkan filter di luar ruangan dengan selang taman.

6. Keringkan Secara Menyeluruh
Keringkan filter dengan hati-hati dengan pengering rambut pada suhu dingin bukan hangat, hal ini untuk menghilangkan semua kelembapan sepenuhnya. Filter yang lembab bisa menjadi tempat tumbuhnya jamur.

7. Ganti Filter
Setelah filter benar-benar kering, gantilah. (Kalau kamu pakai filter sekali pakai, ganti filter dengan yang baru, kamu bisa lewati langkah 3-6)

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com

7 Furniture yang Wajib Ada di Apartemen Kecil dengan Satu Kamar Tidur


Jakarta

Salah satu bagian menyenangkan dari membeli atau menyewa apartemen adalah mengisinya dengan berbagai furnitur. Apalagi kalau apartemen didapatkan dalam keadaan belum furnished, sehingga kamu bisa memilih furnitur sesuai selera.

Nah, sekarang yang mungkin menjadi pertanyaan adalah perabotan apa saja yang kamu akan butuhkan dalam sebuah apartemen. Terlebih untuk apartemen berukuran kecil dengan satu kamar tidur.

Untuk mengisi apartemen kecil, sebaiknya memilih furnitur yang praktis dan multifungsi supaya bisa memadai kehidupan tanpa memakan banyak tempat. Berikut ini beberapa furnitur yang wajib ada di apartemen kecil dengan satu kamar tidur, dikutip dari laman Inhabitr pada Minggu (14/4/2024).


1. Sofa

Sofa yang muat untuk tiga orang sangat cocok untuk mengisi ruang tamu apartemen. Akan lebih baik lagi kalau sofa dapat diubah menjadi tempat tidur untuk tamu.

2. Meja Kopi

Meja kopi berukuran sedang cukup penting untuk dimiliki di ruang tamu apartemen. Kamu bisa menggunakan meja ini untuk berbagai hal, termasuk menjadi area ngobrol dengan keluarga atau tamu, tempat bermain game, bahkan tempat makan.

3. Lampu Berdiri

Apartemen kecil terkadang bisa terasa sumpek dan membosankan. Akan tetapi, kamu bisa menghias ruangan dengan pencahayaan dari lampu berdiri untuk menciptakan suasana yang lebih nyaman. Lampu berdiri bisa ditaruh di mana saja dan bisa menjadi hiasan yang melengkapi apartemen.

4. Tempat Tidur

Tentu saja furnitur yang tidak boleh ketinggalan adalah tempat tidur untuk mengisi satu kamar di dalam apartemen. Kamu bisa memilih tempat tidur berukuran twin atau queen untuk apartemen kecil.

5. Laci Pakaian

Tempat penyimpanan sangat penting untuk memaksimalkan ruang apartemen yang kecil. Jika ingin apartemen tidak terasa sesak dengan barang-barang, pastikan untuk menyimpan pakaian di laci dengan ruang yang luas.

6. Meja Makan dan Kursi

Memilih meja makan dan kursi untuk apartemen kecil memang sedikit menantang. Pastikan untuk membeli meja akan dan kursi yang memadai untuk tamu-tamu yang mungkin datang, namun tidak memakan terlalu banyak tempat ketika kamu sedang sendirian.

7. Meja Kecil

Meja kecil di samping sofa ataupun tempat tidur bisa sangat berguna di dalam apartemen kecil. Kamu dapat menaruh berbagai printilan barang seperti kunci, ponsel, ataupun tas supaya tidak tergeletak begitu saja di lantai.

Itulah beberapa furnitur yang wajib ada untuk mengisi apartemen kecil dengan satu kamar tidur. Semoga membantu!

(dhw/dna)



Sumber : www.detik.com

4 Letak Karpet yang Fungsional dan Bikin Rumah Tampak Stylish


Jakarta

Karpet maupun permadani menjadi item yang bisa melengkapi tampilan interior rumah. Selain menambah estetika, karpet juga menciptakan suasana yang hangat di dalam rumah.

Kamu bisa berjalan di sekitar rumah beralaskan karpet yang lembut, empuk, dan hangat. Item ini memang cocok sekali digunakan di dalam rumah karena menyimpan berbagai manfaat buat penghuni rumah.

Namun, peletakan karpet tidak boleh sembarangan. Berikut ini beberapa letak yang ideal untuk memaksimalkan fungsi karpet sekaligus menambah kesan stylish pada ruangan, dikutip dari laman Saraswati Global, Minggu (14/4/2024).


1. Ruang Tamu dan Keluarga

Ruang tamu ataupun ruang keluarga merupakan area yang paling tepat untuk bereksperimen dengan beragam karpet dan permadani. Kamu bisa memilih dari berbagai material dan corak sesuai selera dan interior ruangan.

Tergantung pada budget, kamu dapat memasang karpet yang besar menutupi seluruh sebagian besar lantai atau cukup di bawah meja kopi saja.

2. Kamar Tidur

Kamar tidur tentunya menjadi ruang untuk istirahat dan santai bagi penghuni rumah, maka akan semakin lengkap bila ditambahkan karpet. Item ini memberi kesan menenangkan pada ruangan dengan menaruhnya di sekitar depan maupun di sekitar tempat tidur.

Kaki akan terasa hangat ketika berjalan di dalam kamar tidur pada pagi hari yang dingin. Kamu bisa memilih karpet bermotif cerah sebagai titik fokus ruangan karena kontras dengan desain kamar tidur. Sementara, kalau kamu ingin suasana yang lebih menenangkan bisa memilih karpet berwarna pastel.

3. Ruang Makan

Kalau tidak ada anak-anak ataupun hewan peliharaan di rumah, menaruh karpet di ruang makan bisa menjadi ide yang bagus. Karpet dengan motif yang mencolok bisa mengisi ruang makanan yang lebih luas. Selain itu, karpet juga bisa menyerap dan meredam suara bising, misalkan dari gesekan kursi.

4. Bawah Tangga

Menebar karpet di sepanjang tangga mungkin bisa terkesan berlebihan, tapi cukup dengan menaruh karpet di lantai bawah tangga bisa menjadi sentuhan yang indah pada area tangga. Tak hanya itu, karpet ini juga berfungsi sebagai pengamanan untuk anak-anak, agar mereka memperlambat laju berjalan ataupun berlari menuju tangga.

Demikian letak-letak karpet di sekitar rumah yang bisa menambah estetika ruangan sekaligus menyimpan manfaat lebih buat penghuni rumah. Semoga bermanfaat!

(dhw/dna)



Sumber : www.detik.com

Baca Ini Sebelum Tinggalkan Rumah Biar Aman



Jakarta

Dalam ajaran Islam, Rasulullah SAW telah meganjurkan umatnya untuk senantiasa membaca “Bismillah” sebelum melakukan kegiatan, termasuk juga saat sebelum keluar atau meninggalkan rumah.

Selain sebagai pembuka segala aktivitas, ada banyak keutamaan yang bisa kita dapatkan dengan membiasakan membaca Bismillah sebelum melangkah keluar rumah.

Ustad Farid Nu’man menjelaskan tentang beberapa keutamaan membaca “Bismillah” sebelum keluar rumah, berikut adalah penjelasannya.


Keutamaan Membaca Bismillah Sebelum Keluar Rumah

Keutamaan membaca Bismillah sebelum keluar rumah didasarkan pada hadis riwayat Imam Bukhari dan Imam Muslim. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

“Jika seseorang keluar rumah, hendaklah membaca Bismillahirrahmanirrahim (Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang), maka setan akan menjauh darinya dan berkata: ‘Tidak ada tempat menginap untukmu pada malam ini dan tidak ada makanan untukmu pada hari ini’.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Hadis ini menjelaskan bahwa membaca Bismillah dapat menghalangi gangguan setan. Setan tidak akan bisa masuk dan mengganggu aktivitas kita di luar rumah.

Selain itu, Ustad Farid Nu’man juga mengatakan bahwa membaca bismillah disaat menutup rumah, dan jendela adalah salah satu cara perlindungan dari gangguan, baik dari bangsa jin dan manusia seperti maling.

Dari Jabir bin Abdillah radhiyallahu ‘anhu ketika beliau menyampaikan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

«إِذَا كَانَ جُنْحُ اللَّيْلِ -أَوْ أَمْسـيتُمْ- فَكُفُّوا صِبْيَانَكُمْ، فَإنَّ الشيطَانَ يَنْتَشـر حِينَئِذٍ، فَإِذَا ذَهَبَ سَاعَةٌ مِنَ اللَّيْلِ فَخَلُّوهُمْ، وَأَغْلِقُوا الأَبْوَابَ، وَاذْكُرُوا اسْمَ اللّهِ، فَإنَّ الشيطَانَ لاَ يَفْتَحُ بَاباً مُغْلَقاً»

“Jika masuk awal malam -atau beliau mengatakan: jika kalian memasuki waktu sore- maka tahanlah anak-anak kalian karena setan sedang berkeliaran pada saat itu. Jika sudah lewat sesaat dari awal malam, bolehlah kalian lepaskan anak-anak kalian. Tutuplah pintu-pintu dan sebutlah nama Allah karena setan tidak bisa membuka pintu yang tertutup.” (HR. Al-Bukhari no. 3304 dan Muslim no. 2012).

Oleh karena itu, penting bagi setiap muslim untuk membiasakan diri membaca “Bismillah” sebelum keluar rumah. Dengan demikian, kita dapat melindungi diri dan keluarga dari berbagai bahaya serta mendapatkan keberkahan dalam segala hal yang kita lakukan.

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com

Beli Rumah Sekarang atau Nanti? Ini Saran Crazy Rich Jusuf Hamka



Jakarta

Banyak orang bermimpi untuk mempunyai rumah sendiri. Selain menjadi pencapaian besar dalam hidup, tempat tinggal juga merupakan kebutuhan utama yang perlu dimiliki setiap orang.

Namun, memperoleh sebuah rumah tentunya tidak mudah karena memerlukan biaya yang tak sedikit. Apalagi dengan terus melambungnya harga-harga properti seiring berjalannya waktu.

Maka, tak jarang para pencari rumah pertama masih bingung bagaimana cara yang efektif untuk membeli rumah. Salah satu pertimbangan mereka antara membeli rumah sekarang atau mengontrak tempat tinggal sambil mengumpulkan uang untuk membeli rumah secara cash di masa mendatang.


Menurut pengusaha jalan tol sukses, Jusuf Hamka, lebih baik segera membeli rumah dengan cara mencicil dibandingkan menabung uang untuk membeli rumah nanti setelah dana terkumpul.

“Ya cicil rumah lah dari sekarang. Itu kan juga merupakan tabungan daripada nabung terus nanti duitnya kepakai. Bilang nabung dulu terus duitnya kumpulin buat beli rumah, kan mendingan cicilan. Cicilan kan juga sama nabung di sana,” ujar Jusuf dikutip dari video di akun Instagram @linktown.co.id, Minggu (14/4/2024).

Jusuf mencontohkan bila menunggu untuk membeli rumah di tahun depan, maka harga-harga sudah pasti akan naik karena inflasi. Berbagai komponen untuk membangun rumah akan meningkat, seperti semen, bata, hingga upah pekerja bangunan.

Oleh karena itu, ia menyarankan agar cepat-cepat membeli rumah sebelum rumah semakin mahal. Bagi yang sudah berpenghasilan, Jusuf menyebut cara yang efektif adalah mencicil rumah dengan mengalokasikan setengah dari gaji untuk biaya hidup dan separuh lagi untuk membayar cicilan rumah.

Selain itu, ia menilai mencicil rumah lebih aman dan terjamin karena dapat mencegah risiko kehilangan uang tabungan. Seperti halnya menabung di bank, ada kemungkinan bank mengalami masalah, sehingga berdampak pada tabungan.

“Pasti jauh lebih efektif karena kalau ditabungin, misalnya nabungnya aja banknya collapse, duitnya hilang dimakan setan. Tapi kalau dibeliin rumah, rumahnya udah pasti ada. Pelan-pelan rumah itu kita beli rumahnya dulu terus dandaninnya pelan-pelan,” katanya.

Selanjutnya, Jusuf menyebutkan agar membeli perabotan rumah sedikit demi sedikit sambil mencicil rumah. Ia bahkan membagikan pengalamannya ketika membeli rumah pertamanya.

“Saya dulu waktu beli rumah pertama kali tidurnya di kasur gulung saya, baru pelan-pelan beli ranjang. Gitu aja hidup mah simpel-simpel aja,” pungkasnya.

(dhw/dna)



Sumber : www.detik.com