Author: 02

  • Ada Beasiswa Kuliah S2-S3 di China Tahun 2025, Cek Syarat & Tunjangannya!



    Jakarta

    Pemerintah China bersama Asean University Network (AUN) membuka beasiswa untuk warga yang tinggal di wilayah ASEAN. Beasiswa ini berlaku untuk program S2 dan S3.

    Indonesia menjadi salah satu sasaran penerima bantuan pendidikan ini bersama negara lainnya yakni Brunei, Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam.

    Beasiswa ini memberi bantuan kuliah bagi mahasiswa magister selama maksimal 3 tahun. Sedangkan bagi mahasiswa doktoral masa pendidikan tidak lebih dari 4 tahun akademik.


    Beasiswa China-AUN 2025 mencakup biaya studi utama dan studi bahasa Mandarin. Apa saja keuntungan yang didapat sebagai awardee beasiswa China-AUN 2025? Melansir laman AUN, berikut informasi selengkapnya:

    Keuntungan Penerima Beasiswa China-AUN 2025

    1. Pembebasan biaya kuliah
    2. Asrama universitas gratis
    3. Subsidi akomodasi
    4. Uang saku bulanan CNY 3.000 (Rp 6,7 juta) per bulan untuk mahasiswa magister
    5. Uang saku bulanan CNY 3.500 (Rp 7,8 juta) per bulan untuk mahasiswa doktoral
    6. Asuransi kesehatan CNY 800 (Rp 1,7 juta) per orang tiap tahunnya
    7. Asuransi kesehatan CNY 400 (Rp 800 ribu) per orang untuk program yang berlangsung kurang dari enam bulan.

    Syarat Daftar Beasiswa China-AUN 2025

    • Warga dari negara ASEAN yakni Brunei, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, atau Vietnam
    • Sehat jasmani dan rohani
    • Mempunyai prestasi akademis yang sangat baik dengan gelar sarjana atau sederajat bagi pendaftar magister
    • Berusia di bawah 35 tahun ketika mendaftar program magister
    • Mempunyai prestasi akademis yang sangat baik dengan gelar magister atau sederajat bagi pendaftar doktoral
    • Berusia di bawah 40 tahun ketika mendaftar untuk program doktoral
    • Telah lulus HSK (level 4) saat mendaftar program pascasarjana yang diajarkan dalam bahasa Mandarin
    • Telah memperoleh IELTS atau TOEFL saat mendaftar untuk program pascasarjana yang diajarkan dalam bahasa Inggris
    • Memenuhi persyaratan penerimaan universitas pilihan dalam hal kemahiran bahasa dan kemampuan akademis.

    Dokumen Pendaftaran Beasiswa China-AUN 2025

    Untuk diajukan secara online:

    • Formulir aplikasi Beasiswa Pemerintah China
    • Salinan pindahan halaman informasi paspor
    • Ijazah dan sertifikat pendidikan tinggi (fotokopi yang diaktakan)
    • Transkrip akademik dalam bahasa Inggris (jika bukan dalam bahasa Inggris maka wajib melampirkan terjemahan)
    • Sertifikat kemahiran bahasa Mandarin dan laporan tes IELTS atau TOEFL
    • Surat LoA
    • Rencana studi atau penelitian yang ditulis dalam bahasa Inggris (tidak kurang dari 1000 kata/karakter untuk pascasarjana)
    • Surat rekomendasi dalam bahasa Inggris dari profesor atau profesor asosiasi
    • Pelamar untuk program seni atau desain harus menyertakan karya sendiri (seperti video dan lukisan)
    • Pemohon yang berusia di bawah 18 tahun harus menyerahkan dokumen resmi wali sahnya di China
    • Pemohon yang akan belajar di China selama lebih dari enam bulan harus menyerahkan fotokopi Formulir Pemeriksaan Fisik Orang Asing.

    Untuk diajukan secara ke Sekretariat AUN:

    • Formulir aplikasi untuk Beasiswa Pemerintah China
    • Salinan paspor halaman depan
    • Ijazah tertinggi yang telah dilegalisir
    • Transkrip akademik
    • Rencana studi atau proposal penelitian
    • Surat rekomendasi
    • Formulir pemeriksaan fisik
    • Laporan catatan non-kriminal
    • Surat penerimaan (LoA)
    • IELTS atau TOEFL yang masih berlaku (untuk program magister atau doktoral yang diajarkan dalam bahasa Inggris)
    • Sertifikat HSK yang masih berlaku (untuk program magister atau doktoral yang diajarkan dalam bahasa China).

    Cara Daftar Beasiswa China-AUN 2025

    • Ajukan permohonan ke universitas tujuan untuk mendapatkan surat prapenerimaan (Letter of Acceptance)
    • Setelah mendapatkan LoA serahkan bersama dokumen lainnya ke Sekretariat AUN di negara setempat
    • Lakukan juga pendaftaran secara daring pada laman http://www.campuschina.org
    • Isi rincian data pribadi secara lengkap dengan mengisi semua informasi, memverifikasi, dan menyimpan informasinya
    • Pilih Kategori Program “Tipe A” kemudian masukkan Nomor Agensi yang benar “00005”
    • Setelah memasukkan nomor agensi, nama agensi yang cocok akan otomatis muncul di halaman
    • Unggah dokumen pendukung termasuk sertifikat kemahiran bahasa
    • Setelah submit pendaftaran pelamar tidak bisa mengubahnya sehingga data dan dokumen yang dipastikan benar

    Jadwal Seleksi Beasiswa China-AUN 2025

    • Deadline pendaftaran: 16 Februari 2025
    • Pengumuman kelulusan: Agustus 2025
    • Awal perkuliahan: September 2025

    Demikian informasi pendaftaran beasiswa China-AUN 2025. Detikers tertarik daftar?

    (cyu/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mengisi Detail Ayah di Pendaftaran KIP Kuliah dan Contohnya



    Jakarta

    Detail ayah merupakan salah satu komponen dalam pengisian data KIP Kuliah. Lantas, bagaimana cara mengisi detail ayah KIP Kuliah?

    Seperti diketahui, KIP Kuliah merupakan bantuan pendidikan yang diberikan kepada siswa dari latar belakang ekonomi kurang mampu untuk melanjutkan pendidikan tinggi. Pendaftaran KIP Kuliah tahun ini telah dibuka pada 4 Februari lalu.

    Saat mengisi formulir pendaftaran, siswa akan diminta mengisi data keluarga, termasuk ayah. Lantas, bagaimana cara mengisi detail ayah KIP Kuliah?


    Cara Mengisi Detail Ayah di KIP Kuliah

    Berdasarkan panduan KIP Kuliah, detail ayah dalam pendaftaran KIP Kuliah berisikan riwayat pendidikan hingga pekerjaan ayah.

    Berikut cara mengisi detail ayah KIP Kuliah 2025:

    1. Masukkan nama lengkap ayah sesuai yang tertera di KTP
    2. Isikan status hidup ayah, masih hidup atau meninggal
    3. Isikan status hubungan ayah dengan pendaftar, baik ayah kandung, ayah tiri, atau wali
    4. Isikan status riwayat pendidikan ayah, baik lulusan SD, SMP, SMA, atau tidak sekolah sama sekali
    5. Masukkan deskripsi kondisi kesehatan ayah, seperti punya riwayat penyakit atau sehat
    6. Masukkan deskripsi pekerjaan ayah sehari-hari, misalnya petani, pekerja serabutan, pedagang, buruh pabrik, atau lainnya
    7. Isikan jumlah dan detail tanggungan ayah di rumah

    Contoh Detail Ayah di KIP Kuliah

    Agar lebih, jelas simak contoh detail ayah di KIP Kuliah sebagaimana memuat syarat-syarat data yang diminta di formulir:

    Ayah saya bernama Winarto, usianya 56 tahun. Beliau adalah ayah kandung saya. Ia sekolah hingga lulus SMP. Ayah saya sehat, tetapi pekerjaan mengharuskannya kerja berkeliling dari pagi hingga malam. Ia bekerja sebagai pedagang mainan keliling dari SD ke SD, kadang juga ke perumahan sekitar. Penghasilan ayah saya sekitar Rp 30 ribu hingga Rp 100 ribu per hari, tidak tetap. Hasil dagang ayah dipakai untuk menghidupi ibu saya dan 3 anaknya, yaitu saya dan dua adik yang masih SD. Karena penghasilan ayah tidak cukup untuk membiayai saya lanjut menempuh pendidikan tinggi, saya mohon pertimbangan Bapak atau Ibu atas permohonan bantuan KIP Kuliah saya ini. Terima kasih.

    Syarat KIP Kuliah 2025

    Selain mengisi detail ayah, siswa juga perlu memenuhi persyaratan KIP Kuliah lainnya. Berdasarkan siaran Pembukaan Pendaftaran KIP Kuliah 2025 di kanal YouTube Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, berikut syarat KIP Kuliah 2025:

    • Lulusan SMA, SMK, atau sederajat tahun pada 2025, 2024, atau 2023.
    • Sudah lulus seleksi penerimaan mahasiswa baru lewat jalur masuk apapun di perguruan tinggi negeri (PTN) atau perguruan tinggi swasta (PTS) pada prodi yang terakreditasi secara resmi dan tercatat di sistem akreditasi nasional perguruan tinggi.
    • Berpotensi akademik baik, tetapi terbatas ekonomi atau berasal dari keluarga miskin/rentan miskin, dan/atau dengan pertimbangan khusus yang didukung bukti dokumen yang sah.

    Syarat Ekonomi KIP Kuliah 2025

    Pendaftar KIP Kuliah wajib memenuhi salah satu kondisi di bawah ini:

    • Pemegang KIP Pendidikan Menengah
    • Mahasiwa dari keluarga yang termasuk Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS)
    • Mahasiswa dari keluarga yang termasuk dalam data Penyasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) maksimal pada desil 3
    • Mahasiswa dari panti sosial atau panti asuhan
    • Mahasiswa yang memenuhi persyaratan miskin/rentan miskin sesuai ketentuan, dibuktikan dengan Surat Keterangan Tidak Mampu.

    Demikian cara mengisi detail ayah KIP Kuliah serta contohnya. Semoga membantu, ya!

    (nir/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Bantu Pelajar Kurang Mampu, Apakah KIP Kuliah dan PIP Bakal Kena Efisiensi Anggaran?



    Jakarta

    Beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah) dan Program Indonesia Pintar (PIP) disebut berpotensi terkena efisiensi anggaran. Seperti apa peran beasiswa ini sebelumnya?

    Beasiswa KIP Kuliah dan PIP disebut menjadi salah satu bagian yang berpotensi terdampak efisiensi anggaran berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN danAPBD TA 2025. Bantuan KIP Kuliah disebut akan mengalami efisiensi dari awalnya Rp14,69 triliun menjadi Rp1,31 triliun. Pada bantuan PIP, dana yang semula adalah Rp9,67 triliun menjadi Rp9,61 triliun.

    Efisiensi anggaran pada kedua beasiswa ini kemudian menjadi sorotan. Tagar #savekipkuliah, bahkan menjadi trending topic di media sosial X dengan jumlah cuitan mencapai 26,8 ribu, demikian pantauan detikEdu pada Kamis (13/2/2025) pukul 13.00 WIB.


    KIP dan PIP Membantu Pelajar Kurang Mampu

    Seperti diketahui, KIP Kuliah dan PIP Kemendikbud merupakan beasiswa yang ditujukan bagi pelajar dari latar belakang ekonomi kurang mampu. Bantuan KIP Kuliah ditujukan bagi mahasiswa, sementara PIP Kemendikbud untuk siswa aktif.

    Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek) dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menargetkan jumlah penerima KIP Kuliah 2025 sebesar 1,04 juta penerima dan PIP sebesar 17,9 juta penerima.

    Sayangnya, kedua beasiswa ini berpotensi terkena efisiensi anggaran. Berikut rinciannya.

    2 Beasiswa yang Berpotensi Kena Efisiensi Anggaran

    1. KIP Kuliah

    KIP Kuliah adalah beasiswa yang ditujukan bagi mahasiswa dari latar belakang ekonomi kurang mampu untuk melanjutkan pendidikan tinggi. Dengan beasiswa ini, penerima akan dibebaskan dari biaya kuliah hingga tunjangan hidup.

    Namun, para penerima KIP Kuliah harus bisa mempertahankan prestasi selama masa studi. Berdasarkan Pedoman Pendaftaran KIP Kuliah Merdeka oleh Kemdikbudristek, berikut manfaat KIP Kuliah:

    – Jaminan biaya pendidikan dibayarkan langsung ke Perguruan tinggi berdasarkan Akreditasi Program Studi (Prodi)
    – Menerima bantuan biaya hidup per bulan berdasarkan klaster wilayah
    – Menerima bantuan pendidikan per semester

    2. PIP

    PIP adalah bantuan berupa uang tunai, perluasan akses, dan kesempatan belajar dari pemerintah yang siswa yang berasal dari keluarga miskin atau rentan miskin untuk membiayai pendidikan.

    Untuk mendapat PIP, siswa harus terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial Kementerian Sosial (DTKS Kemensos). Adapun besaran dana bantuan PIP adalah:

    – Rp450.000 untuk jenjang SD
    – Rp750.000 untuk jenjang SMP
    – Rp1 juta untuk jenjang SMA

    Kemendiktisaintek dan Kemendikdasmen Ingin Pertahankan KIP Kuliah dan PIP

    Kendati berpotensi terkena efisiensi, Kemendiktisaintek dan Kemendikdasmen masih mempertahankan KIP Kuliah dan PIP. Hal ini lantaran kedua beasiswa tergolong dalam Inpres No 1 Tahun 2025 yang menyatakan anggaran-anggaran yang bersifat bantuan sosial seharusnya tidak dipotong.

    Mendiktisaintek Satryo Soemantri Brodjonegoro menyatakan semua bagian bantuan sosial dan beasiswa di Kemendiktisaintek ini diusulkan agar kembali ke pagu awal masing-masing. Hal ini ia ungkapkan dalam rapat kerja dengan Komisi X DPR, Rabu (12/2/2025).

    “Karena ini termasuk kategori yang tidak kena efisiensi,” terangnya.

    Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti juga memastikan bantuan PIP tak terkena efisiensi anggaran.

    “Program Indonesia Pintar dengan anggaran Rp9,6 triliun dan untuk (dana) tanggap darurat mencapai Rp22,5 miliar tetap diamankan,” tutur Mu’ti dalam Rapat Kerja bersama Komisi X, seperti dikutip dari tayangan YouTube TVR Parlemen, Kamis (13/2/2025).

    Kemendikdasmen tetap menuliskan anggaran yang diberikan untuk PIP adalah Rp9,6 triliun untuk 17,9 juta penerima.

    (nir/faz)



    Sumber : www.detik.com

  • Cetak Talenta Digital RI, Beasiswa Laskar AI Siap Latih Mahasiswa-Dosen



    Jakarta

    Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia (RI) menargetkan bisa mencetak 9 juta talenta digital pada tahun 2030. Selaras dengan target pemerintah tersebut, beasiswa Laskar AI dibuka oleh Lintasarta pada tahun ini.

    Beasiswa ini menyasar mahasiswa, dosen dan profesional yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia untuk memperdalam skill dalam artificial intelligence (AI). Program ini juga turut didukung oleh Dicoding Indonesia.

    “Laskar AI menjadi bagian dari komitmen bersama untuk membangun masa depan bangsa dengan melahirkan talenta digital terbaik siap AI dalam rangka meningkatkan potensi digital serta mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar President Director & CEO Lintasarta, Bayu Hanantasena di Menara Thamrin, Jakarta Pusat pada Kamis (13/2/2025).


    Laskar AI merupakan bagian dari AI Merdeka. Program tersebut adalah kolaborasi dari Indosat, Lintasarta, dan ecosystem partners yang bertujuan memberikan dampak berkelanjutan terhadap pengembangan ekosistem digital Indonesia.

    Latih Mahasiswa & Dosen Machine Learning-Data Science

    Tahun ini, ada 547 peserta dari kalangan mahasiswa yang menerima beasiswa ini. Mereka berasal dari berbagai perguruan tinggi seperti Universitas Padjadjaran (Unpad), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Airlangga (Unair) dan lainnya.

    Selain mahasiswa, dosen juga turut menjadi awardee beasiswa AI Merdeka. Sebanyak 110 dosen dari Telkom University hingga Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menerimanya.

    Dalam beasiswa Merdeka AI ini, mahasiswa dan dosen akan diberi pelatihan intensif dalam machine learning dan data science. Dua komponen tersebut merupakan dasar dari pengembangan AI.

    “Program ini diinisiasi oleh Lintasarta sebagai penyedia layanan digital dan teknologi terdepan di Indonesia, dengan infrastruktur termutakhir, khususnya GPU Merdeka. Lebih lanjut, kolaborasi bersama partner terbaik dalam teknologi AI memastikan kurikulum program ini relevan dan selaras dengan perkembangan industri,” kata Founder & CEO Dicoding Indonesia, Narendra Wicaksono.

    Mahasiswa Dapat Konversi Pelatihan Jadi 20 SKS

    Laskar AI memberikan pelatihan dalam bentuk hard skill dan soft skill. Khusus bagi peserta yang merupakan mahasiswa, kelas atau pelatihan Laskar AI dapat dikonversi menjadi 20 SKS sesuai dengan kebijakan kampus.

    Beberapa materi yang dapat diakses mahasiswa dan dosen lewat beasiswa Laskar AI ini antara lain belajar dasar AI, dasar visualisasi data, program dengan python, analisis data dengan python, machine learning untuk pemula hingga penerapan data science.

    Program beasiswa Laskar AI ini tak berbayar alias gratis. Mahasiswa dan dosen cukup bermodalkan koneksi internet 4G dan perangkat komputer atau laptop pribadi dengan spesifikasi memadai.

    Pendaftaran untuk beasiswa Laskar AI tahun ini telah ditutup pada 15 Januari 2025 lalu. Namun tak usah khawatir, beasiswa ini akan kembali dibuka tahun depan.

    Jadi, tunggu terus informasi pembukaan beasiswa lewat laman https://laskarai.id/ ya, detikers.

    (cyu/faz)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa LPDP, BPI, dan BIB Kemenag Tak Kena Efisiensi Anggaran!



    Jakarta

    Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menegaskan sejumlah beasiswa atau bantuan pendidikan untuk mahasiswa di perguruan tinggi tidak kena imbas efisiensi anggaran.

    Seperti beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dan Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) Kemendiktisaintek serta Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kementerian Agama.

    Keputusan ini perlu diperhatikan masyarakat, terutama bagi penerima beasiswa yang tengah berjalan. Para penerima beasiswa diharapkan tidak perlu khawatir karena mereka akan tetap menerima haknya sesuai kontrak yang telah disepakati.


    “Sementara itu beasiswa yang sedang berjalan yaitu 40.030 siswa penerima LPDP Kemendiktisaintek,” tutur Sri Mulyani dikutip dari detikNews, Jumat (14/2/2025).

    “Beasiswa pendidikan Indonesia dan beasiswa Indonesia bangkit di Kementerian Agama juga tetap berjalan sesuai dengan kontak beasiswa yang sudah dilakukan,” imbuhnya.

    Kekhawatiran Kemendikti dan Komisi X DPR RI

    Sebelumnya, Mendiktisaintek Satryo Soemantri Brodjonegoro menjelaskan banyak anggarannya terkena efisiensi anggaran hingga Rp 14,3 triliun. Hal tersebut disampaikan Satryo kala rapat kerja bersama Komisi X DPR RI, Rabu (12/2/2025) lalu.

    Salah satu pagu anggaran yang terpotong adalah bantuan sosial atau beasiswa. Pagu ini terdiri dari beasiswa KIP-K, BPI, Beasiswa ADIK, KNB (Kemitraan Negara Berkembang), dan beasiswa dosen dan tenaga pendidik.

    Dari jumlah Rp 15,428 triliun, pagu beasiswa terpotong 9% atau sekitar Rp 1,432 triliun. Sehingga jumlah yang tersisa adalah sekitar Rp 14 triliun.

    Satryo meminta agar seluruh pagu beasiswa dikembalikan kepada total anggaran awal dan tidak dilakukan efisiensi.

    “Bantuan sosial beasiswa kami usulkan kembali supaya tetap pada pagu semula. Karena ini termasuk kategori yang tidak kena efisiensi,” tutur Satryo dikutip dari tayangan YouTube TVR Parlemen, Jumat (14/2/2025).

    Menanggapi pemaparan Mendiktisaintek, Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian mempertanyakan mengapa Kemenkeu memotong anggaran beasiswa.

    Karena berdasarkan peraturan lanjutan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Anggaran yang disampaikan usai pertemuan dengan Sekretariat negara menjelaskan belanja pegawai dan belanja bantuan sosial tidak boleh di efisiensi.

    “Beasiswa yang tadi sudah jelas itu bantuan sosial juga kenapa kok dipotong gitu. Mungkin teman-teman komisi 10 perlu memberikan perhatian khusus,” ujarnya.

    Hal serupa juga disampaikan Anggota Komisi X DPR RI Fraksi PKB Muhammad Khadafi. Pemotongan anggaran beasiswa pada mahasiswa ongoing bisa berdampak buruk.

    “Ada pengurangan (anggaran) bukan hanya 200 ribu calon mahasiswa baru tetapi juga berdampak ternyata kepada mahasiswa ongoing,” tuturnya.

    “Adik-adik mahasiswa yang mendapatkan beasiswa jadi deg-degan ini saya kena giliran pemangkasan anggaran atau tidak. Mahasiswa penerimaan manfaat di luar negeri gimana nasibnya mereka ini,” ungkap Khadafi.

    Meski sempat dikhawatirkan, pada akhirnya Kemenkeu mewakili pemerintah memastikan bila beasiswa baik LPDP, BPI, dan BIB Kemenag tidak terkena efisiensi anggaran.

    (det/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Belum Resmi, Pembatalan Efisiensi Beasiswa KIP Kuliah-BPI Masih Tunggu Ketetapan



    Jakarta

    Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek) mengalami efisiensi anggaran pada komponen beasiswa. Meski sudah mengajukan pagu, pembatalan efisiensi beasiswa ini masih menunggu ketetapan.

    Berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025,Kemendiktisaintek mengalami efisiensi anggaran Rp 14,3 triliun dari pagu anggaran 2025 senilai Rp 56,6 triliun. Salah satu komponen yangterdampak efisiensi adalah bantuan sosial beasiswa.

    Walaupun sudah diajukan pembatalan efisiensi, ketetapan pagu anggaran baru akan diproses setelah melaporkan hasil raker kepada DPR. Setelah memenuhi tenggat waktu pada 14 Februari 2025, hasil raker dari DPR kemudian diajukan ke Kementerian Keuangan.


    “Prosesnya melaporkan hasil raker dengan DPR ke Kemenkeu yang dengan waktu tengat 14 Februari 2024. Setelah itu baru ada ketetapan anggaran,” ujar Sekretaris Jenderal Kemendiktisaintek, Togar Simatupang, kepada detikEdu Jumat (14/2/2025).

    Adapun saat ditanya bagaimana langkah Kemendiktisaintek apabila beasiswa tetap terkena efisiensi, Togas menegaskan jika pemerintah akan mengambil jalan yang terbaik.

    “Jangan berandai dululah, pimpinan akan ambil jalan yang terbaik,” tegasnya.

    Menkeu: KIP Kuliah Tak Alami Efisiensi

    Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani dalam jumpa pers di Gedung MPR/DPR hari Jumat (14/2/2025) ini menegaskan bahwa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah sebesar Rp14,6 triliun tidak mengalami efisiensi.

    Menkeu menjelaskan untuk tahun anggaran 2025 ada 1.040.192 mahasiswa yang akan menerima beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah). Jumlah anggaran beasiswa tersebut mencapai Rp 14.698.000.000.000, sesuai dengan pagu anggaran sebelumnya.

    “Anggaran tersebut tidak terkena pemotongan dan tidak dikurangi,” tegas Menkeu Sri Mulyani dilansir dari detikNews.

    Menkeu pun meminta mahasiswa yang mendapatkan KIP Kuliah tidak khawatir dan bisa berkuliah dengan tenang. “Dengan demikian, seluruh mahasiswa yang telah dan sedang menerima beasiswa KIP dapat meneruskan program belajar seperti biasanya,” ujar dia.

    Sebelumnya, rencana efisiensi beasiswa itu dipaparkan Mendiktisaintek Satryo Soemantri Brodjonegoro pada rapat kerja dengan Komisi X DPR, Rabu (12/2/2025) lalu. Dalam pemaparan, program beasiswa yang rencananya mengalami efisiensi itu:

    1. Program KIP Kuliah mengalami rencana efisiensi sebesar Rp 1,319 triliun dari pagu awal Rp14,698 triliun.
    2. Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) pagu awalnya Rp164,7 miliar juga rencana terkena efisiensi sebesar Rp19,47 miliar.
    3. Beasiswa ADiK yang pagu awalnya Rp213,73 miliar, rencana mengalami efisiensi sebesar 10 persen.
    4. Kemudian Beasiswa KNB (kerja sama negara berkembang) yang pagu awalnya Rp85,348 miliar, rencananya dipotong sekitar 25 persen atau Rp21 miliar.
    5. Beasiswa dosen dan tenaga pendidikan dalam dan luar negeri, pagu awalnya Rp236,8 miliar, rencana efisiensinya sebesar 25 persen atau Rp59 miliar.

    DPR Dorong Efisiensi 0% untuk Beasiswa

    Namun DPR berencana mengajukan efisiensi 0 persen ini karena beasiswa ini termasuk bantuan sosial. Bantuan sosial termasuk dalam komponen yang tidak terdampak efisiensi anggaran. Serupa dengan belanja pegawai.

    Hal tersebut kemudian termasuk dalam keputusan Rapat Kerja Komisi X DPR dengan Kemendiktisaintek, Kemendikdasmen, dan Kemenbud pada Rabu (12/2/2025).

    “Memahami usulan efisiensi versi Kemendiktisaintek RI sebagaimana paparan salindia 11. Oleh karena itu, alokasi anggaran untuk beasiswa seperti KIP K, ADiK, BPI, KNB, dan Beasiswa untuk Dosen dan Tendik Dalam dan Luar Negeri harus disesuaikan dengan Inpres Nomor 1 Tahun 2025 di mana belanja pegawai dan belanja sosial tidak dilakukan efisiensi,” tegas Ketua Komisi X DPR, Hetifah Sjaifudian.

    Lebih lanjut, program dan kegiatan yang dinilai berdampak langsung ke masyarakat agar tidak terdampak efisiensi untuk memajukan pendidikan dan kebudayaan.

    “Program dan kegiatan yang memiliki dampak langsung kepada masyarakat agar tidak dilakukan efisiensi agar program dan kegiatan tersebut tetap dalam kerangka memajukan dan mengembangkan kependidikan dan kebudayaan,” jelas Hetifah.

    (nir/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa-beasiswa yang Tak Kena Efisiensi, Catat!


    Jakarta

    Efisiensi anggaran juga tak luput menjamah kementerian yang mengurusi bidang pendidikan. Terlebih bila efisiensi anggaran tersebut menyasar berbagai beasiswa yang menopang hidup banyak siswa dan mahasiswa Indonesia.

    Kendati demikian di hadapan Komisi XI DPR RI, Kamis (13/2/2025) Menteri Keuangan Sri Mulyani berjanji agar tetap berpegang pada amanat UUD 1945. Di mana pemerintah harus mengalokasikan 20 persen belanja APBN untuk anggaran pendidikan.

    “Tadi juga diingatkan untuk 20 persen (anggaran pendidikan), sesuai konstitusi pasti kita juga akan jaga,” ujar Menkeu dikutip dari arsip detikEdu.


    Selain itu, para menteri juga telah bertemu Kementerian Sekretariat Negara untuk membahas penyesuaian Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD Tahun Anggaran 2025. Disebutkan pagu belanja pegawai dan belanja bantuan sosial tidak boleh terkena efisiensi anggaran.

    Beasiswa-beasiswa yang dikeluarkan kementerian pada dasarnya masuk dalam daftar belanja bantuan sosial. Dengan demikian sifatnya tetap dan tak boleh dikurangi.

    Adapun daftar beasiswa-beasiswa yang tak kena efisiensi di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), Kementerian Keuangan (Kemenkeu), dan Kementerian Agama (Kemenag) yakni sebagai berikut.

    Beasiswa-beasiswa yang Tak Kena Efisiensi

    1. Kemendikdasmen

    Program Indonesia Pintar

    Sebagai informasi, Kemendikdasmen terkena efisiensi anggaran hingga Rp 7,3 triliun. Sehingga terjadi penyesuaian anggaran dari Rp 33,5 triliun menjadi Rp 26,27 triliun.

    Pos beasiswa yang tak terkena efisiensi di Kemendikdasmen adalan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP). Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti menjelaskan anggaran yang ditetapkan untuk PIP adalah Rp 9,67 triliun bagi 17,9 juta penerima.

    Selain itu, Kemenkeu juga dinilai tengah membahas penambahan anggaran sebesar Rp 3,8-3,9 triliun untuk penerima PIP jenjang SMA/SMK yang masih menerima dana PIP sebesar Rp 1 juta padahal seharusnya Rp 1,8 juta. Jumlah penerima yang belum mendapatkan haknya adalah 666 ribu siswa.

    “Masih kami cantumkan Rp 9,6 (triliun) untuk 17,9 juta anak dari SD sampai SMA/SMK. Namun, (akan ada) tambahan sekitar 3,8 sampai 3,9 triliun rupiah, sudah mulai dibahas di Kementerian Keuangan,” ujar Suharti pada rapat kerja bersama Komisi X DPR RI, Rabu (12/2/2025) lalu.

    “Untuk SMA/SMK dengan pagu yang ada sekarang masih kurang sekitar 666 ribu siswa dengan satuan biaya yang masih sebesar Rp 1 juta, harusnya Rp 1,8 juta,” tambahnya.

    Kesimpulannya, untuk PIP 2025 Kemendikdasmen menyamakan target sama seperti tahun-tahun sebelumnya yakni 17,9 juta penerima dengan anggaran Rp 9,672 triliun.

    Sebagai informasi PIP adalah dana bantuan pendidikan yang diberikan pemerintah kepada siswa dari keluarga miskin atau rentan miskin. Untuk bisa mendapat PIP, siswa harus terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial Kementerian Sosial (DTKS Kemensos). Adapun besaran dana bantuan PIP adalah:

    • Rp 450.000 untuk jenjang SD
    • Rp 750.000 untuk jenjang SMP
    • Rp 1,8 juta untuk jenjang SMA/SMK

    2. Kemendiktisaintek

    Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah)

    KIP Kuliah adalah beasiswa bagi mahasiswa yang memiliki latar belakang ekonomi kurang mampu untuk menempuh pendidikan tinggi. Beasiswa ini memungkinkan siswa mendapat tunjangan hidup selama masa kuliahnya dan dibebaskan dari biaya uang kuliah tunggal (UKT).

    Sebelumnya, Mendiktisaintek Satryo Soemantri Brodjonegoro menjelaskan KIP Kuliah terkena efisiensi anggaran sebesar Rp 1,319 triliun. Padahal pagu awal program ini Rp 13,698 triliun.

    Satryo meminta agar seluruh pagu beasiswa dikembalikan kepada total anggaran awal dan tidak dilakukan efisiensi.

    “Bantuan sosial beasiswa kami usulkan kembali supaya tetap pada pagu semula. Karena ini termasuk kategori yang tidak kena efisiensi,” tutur Satryo dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR RI, Rabu (12/2/2025).

    Di akhir rapat kerja, Ketua Komisi X DPR, Hetifah Sjaifudian juga mempertanyakan mengapa anggaran beasiswa Kemendiktisaintek terkena pemotongan anggaran. Ia juga menyatakan akan mengajukan alokasi KIP Kuliah tidak dilakukan efisiensi.

    Kendati demikian, Menkeu Sri Mulyani menyatakan KIP tidak akan mengalami pemotongan atau pengurangan. KIP tetap mendapat anggaran sebesar Rp 14,79 triliun untuk 1.040.192 penerima.

    KIP Kuliah saat ini tengah melakukan pendaftaran untuk Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2025. Pendaftaran untuk jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) ditutup 18 Februari 2025 mendatang.

    Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI)

    Beasiswa kedua yang dibebaskan dari efisiensi anggaran adalah Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI). BPI adalah program beasiswa untuk melanjutkan pendidikan tinggi baik program bergelar (degree) S1, S2, hingga S3 dan tidak bergelar (non-degree) untuk kampus dalam dan luar negeri.

    BPI merupakan program kerjasama antara Kemendikbudristek dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan. Berbagai manfaat yang diterima awardee BPI adalah:

    • Dana Pendidikan
      • Biaya kuliah
      • Biaya pendaftaran
      • Tunjangan buku
      • Bantuan penelitian tesis/disertasi
      • Bantuan seminar internasional
      • Bantuan publikasi jurnal internasional
    • Biaya pendukung
      • Transportasi
      • Aplikasi visa
      • Asuransi kesehatan
      • Kedatangan
      • Biaya hidup bulanan
      • Dana keadaan darurat
      • Dana tunjangan keluarga

    Sebelumnya, BPI masuk dalam daftar efisiensi anggaran sebesar 10% dari pagu awal Rp 194 miliar. Namun seusai rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI, Menkeu Sri Mulyani tegaskan BPI akan berjalan seperti semula dengan anggaran awal.

    3. Kemenkeu

    Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP)

    Beasiswa LPDP menjadi bantuan pemerintah untuk melanjutkan pendidikan tinggi yang selalu ditunggu masyarakat setiap tahunnya. Menkeu Sri Mulyani memastikan bila LPDP tak terkena efisiensi anggaran.

    Saat ini LPDP tengah membuka pendaftaran hingga 17 Februari 2025 mendatang. Beasiswa yang dibuka adalah Beasiswa Umum, Afirmasi, dan Targeted.

    Untuk melihat daftar beasiswa lebih lengkap detiekrs bisa cek pada artikel berikut:

    4. Kemenag

    Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB)

    Terakhir, beasiswa besar yang tidak terkena efisiensi anggaran adalah Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kemenag. Mirip dengan BPI, BIB adalah program kolaborasi Kemenag dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan.

    Hadir sejak 2022, BIB memberikan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan tinggi dalam dan luar negeri pada program S1/D4, magister, doktoral, dan nongelar bagi guru dan dosen, pegawai Kemenag, serta calon dosen termasuk mahasiswa berprestasi.

    Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma), Sekretariat Jenderal (Setjen) Kemenag Ruchman Basori menyatakan BIB segera membuka pendaftaran dalam dua bulan ke depan.

    Berbagai komponen biaya yang didapatkan penerima BIB Kemenag bisa dilihat pada artikel berikut:

    (det/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Lakukan Hal Ini Jika Ingin Lolos Seleksi Administrasi LPDP, Tutup 2 Hari Lagi!


    Jakarta

    Pendaftaran beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) 2025 Tahap 1 akan ditutup 17 Februari mendatang. Seleksi dilakukan secara daring melalui laman resmi LPDP pada tautan https://lpdp.kemenkeu.go.id/.

    Setidaknya ada tiga tahapan yang akan dilalui pendaftar sebelum akhirnya resmi jadi awardee LPDP. Yaitu seleksi administrasi, seleksi bakat skolastik, dan seleksi substansi.

    Dari ketiganya, seleksi administrasi adalah pintu masuk dalam rekrutmen beasiswa LPDP. Diketahui puluhan ribu orang melakukan pendaftaran LPDP setiap pendaftaran dibuka.


    Tetapi, ada ribuan orang juga yang gagal pada tahapan awal ini. Endowmin atau tim LPDP menjelaskan gagal seleksi administrasi LPDP ibarat kalah sebelum berperang.

    Untuk itu, tim LPDP memberikan daftar berbagai hal yang kerap membuat pendaftar LPDP gagal pada tahap seleksi administrasi. Dikutip dari postingan Instagram resminya, Sabtu (15/2/2025) cek daftarnya!

    Alasan Kenapa Pendaftar Bisa Gagal Seleksi Administrasi LPDP

    Satu-satunya kunci keberhasilan untuk lulus tahap ini adalah kelengkapan dan kesesuaian berkas yang diminta dalam syarat seleksi, seperti:

    1. Surat rekomendasi offline form

    • Tidak sesuai dengan format yang disediakan LPDP.
    • Dibuat lebih dari satu tahun. Untuk pendaftaran LPDP Tahap 1 2025, surat rekomendasi paling lama diterbitkan Januari 2024.
    • Surat rekomendasi dengan offline form tidak ditandatangani oleh pemberi rekomendasi.
    • Surat rekomendasi bukan ditujukan untuk beasiswa LPDP.

    2. Surat usulan bagi pendaftar PNS/TNI/Polri

    • Pejabat yang mengesahkan surat usulan bukan Pejabat Eselon II yang membidangi SDM sesuai ketentuan LPDP.
    • Surat usulan tidak mencantumkan informasi nama dan NIP/NRP pendaftar.
    • Surat usulan bukan ditujukan untuk beasiswa LPDP.
    • Usulan bidang yang direkomendasikan berbeda dengan pilihan pendaftar pada saat mengisi aplikasi pendaftaran.

    3. Sertifikat Bahasa Inggris

    • Skor kurang dari yang dipersyaratkan.
    • Sertifikat bahasa berupa prediction test.
    • Tidak terverifikasi keasliannya pada portal resmi lembaga penerbit sertifikat bahasa.
    • Telah kedaluwarsa atau melebihi waktu 2 tahun. Pada pendaftaran tahap 1 kali ini, pastikan sertifikat bahasa Inggris aktif setidaknya sampai 25 Maret 2025.

    4. Letter of Acceptance (LoA)

    • Tidak mencantumkan tanggal intake atau mulai studi
    • Pilihan program studi dan/atau perguruan tinggi di luar daftar LPDP, namun tidak melampirkan dokumen bukti pendukung.
    • LoA masih bersifat conditional atau masih mempunya syarat tambahan yang dapat membatalkan penerimaan pendaftar di kampus tujuan.
    • Tidak melampirkan surat keterangan defer (tunda studi) bagi LoA yang tanggal intake lebih cepat dari ketentuan LPDP
    • LoA yang dilampirkan berbeda dengan tujuan studi yang diisi dalam aplikasi pendaftaran.

    Cara Daftar LPDP 2025

    Bila sudah memenuhi seluruh syarat pendaftaran LPDP 2025, cara untuk mendaftar bantuan pendidikan tinggi dari Kemenkeu ini adalah:

    1. Masuk ke laman pendaftaran https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/
    2. Jika belum punya akun, klik ‘daftar di sini’
    3. Isi formulir daftar akun yang mencakup informasi akun dan informasi pribadi
    4. Masukkan kode verifikasi, kemudian klik ‘buat akun’
    5. Setelahnya, masuk lagi ke laman pendaftaran
    6. Masuk dengan email atau WhatsApp yang sudah didaftarkan
    7. Begitu masuk, laman akan meminta sejumlah informasi, dokumen, dan berkas
    8. Lengkapi dokumen yang diminta kemudian unggah ke laman LPDP
    9. Klik ‘beasiswa’ lalu klik ‘status’ di bagian atas laman
    10. Pilih ‘daftar beasiswa’, kemudian pilih jenis beasiswa lalu klik ‘daftar’
    11. Selanjutnya, validasi foto dengan cara klik centang di bagian bawah laman, kemudian pilih ‘daftar beasiswa’
    12. Setelahnya, lengkapi seluruh informasi dan kelengkapan administrasi yang diminta laman
    13. Pastikan setelahnya klik ‘submit’ pada pendaftaran untuk mendapatkan kode registrasi
    14. Pastikan dokumen-dokumen pendukung seperti Surat Rekomendasi, Surat Keterangan atau yang sejenis masih dalam masa berlaku dan diterbitkan sesuai ketentuan LPDP.

    Jadwal Pendaftaran LPDP Tahap 1 2025

    • Pendaftaran: ditutup 17 Februari 2025
    • Seleksi administrasi: 18 Februari 2025
    • Pengumuman hasil seleksi administrasi: 7 Maret 2025
    • Pengajuan sanggah: 8 Maret 2025
    • Pengumuman hasil sanggah: 24 Maret 2025
    • Seleksi bakat skolastik: 14 April 2025
    • Pengumuman hasil seleksi bakat skolastik: 2 Mei 2025
    • Seleksi substansi: 6 Mei 2025
    • Pengumuman hasil seleksi substansi: 19 Juni 2025

    (det/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Karya Salemba Empat 2025 Akan Dibuka, Segini Uang yang Didapat


    Jakarta

    Yayasan Karya Salemba Empat (KSE) membuka rangkaian pendaftaran beasiswa KSE mulai 24 Februari 2025. Mahasiswa dari berbagai kampus di bawah ini bisa mendaftar.

    Beasiswa Reguler Karya Salemba Empat merupakan beasiswa kuliah untuk membantu kebutuhan finansial mahasiswa yang membutuhkan. Para penerima beasiswa diharapkan menjadi lulusan yang berintegritas, berwawasan kebangsaan, cinta pada Tanah Air, nusa, dan bangsa.

    Penerima Beasiswa Reguler KSE yang telah menerima minimal 1 tahun berkesempatan mendapat Beasiswa Unggul KSE. Beasiswa lanjutan ini diperuntukkan bagi penerima beasiswa dengan perkembangan prestasi yang sangat baik dan aktif pada berbagai kegiatan sosial.


    Penerima Beasiswa Unggul KSE diharapkan terbantu untuk mengembangkan kompetensi profesional dan interpersonal.

    Beasiswa Karya Salemba Empat 2025

    Berikut komponen beasiswa KSE per jenis beasiswa seperti dikutip dari laman resminya:

    Beasiswa Reguler

    – Tunjangan beasiswa Rp750 ribu per bulan selama 1 tahun dan dapat diperpanjang

    – Program pembinaan tatap muka, kepemimpinan, seminar, workshop, coaching, dan lain-lain.

    Beasiswa Unggul

    – Tunjangan beasiswa Rp750 ribu per bulan selama 1 tahun dan dapat diperpanjang

    – Tunjangan SPP/BOP Rp1,5 juta per semester selama 1 tahun akademik

    – Bantuan biaya skripsi atau tugas akhir, besar sesuai kebutuhan

    – Prioritas dalam mengikuti program pembinaan.

    Tahap Seleksi

    Berikut tahap seleksi beasiswa Karya Salemba Empat:

    1. Pemeriksaan kelengkapan dokumen
    2. Pemberian rekomendasi oleh Pengurus Paguyuban
    3. Pengurus Paguyuban memintakan rekomendasi lebih lanjut pada tingkat rektorat dan/atau dekanat kampus asal
    4. Wawancara bersama alumni penerima beasiswa, donatur, maupun pengurus KSE
    5. Pengumuman peserta lolos seleksi
    6. Registrasi ulang dan pencantuman rekening penerima tunjangan.

    Jadwal Pendaftaran Beasiswa KSE

    Berikut jadwal pendaftaran beasiswa Karya Salemba Empat berdasarkan kampus asal mahasiswa pelamar:

    24 Februari-5 Maret 2025

    Registrasi Online Tahap 1 dibuka untuk sembilan kampus mitra berikut:

    1. Universitas Negeri Jakarta (UNJ)
    2. Universitas Pattimura (Unpatti)
    3. Universitas Tadulako (Untad)
    4. Universitas Mulawarman (Unmul)
    5. Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU)
    6. Universitas Sam Ratulangi (Unstrat)
    7. Universitas Padjadjaran (Unpad)
    8. Universitas Lampung (Unila)
    9. Politeknik Negeri Lampung (Polinela)

    6-15 Maret 2025

    Registrasi Online Tahap 2 dibuka untuk mahasiswa dari kampus:
    1. Universitas Indonesia (UI)
    2. Universitas Airlangga (Unair)
    3. Universitas Lambung Mangkurat (ULM)
    4. IPB University
    5. Universitas Nusa Cendana (Undana)
    6. Institut Teknologi Bandung (ITB)
    7. Universitas Hasanuddin (Unhas)
    8. Universitas Jambi (Unja)

    16-25 Maret 2025

    Registrasi Online Tahap 3 dibuka untuk mahasiswa dari perguruan tinggi:

    1. Universitas Sumatera Utara (USU)
    2. Universitas Palangka Raya (UPR)
    3. Universitas Udayana (Unud)
    4. Universitas Brawijaya (UB)
    5. Universitas Riau (UR)
    6. Universitas Cendrawasih (Uncen)
    7. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
    8. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
    9. Universitas Negeri Medan (Unimed)

    26 Maret-4 April 2025

    Registrasi Online Tahap 4 dibuka untuk mahasiswa dari kampus:

    1. Universitas Andalas (Unand)
    2. Universitas Sriwijaya (Unsri)
    3. Universitas Syiah Kuala (USK)
    4. Universitas Gadjah Mada (UGM)
    5. Universitas Tirtayasa (Untirta)
    6. Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
    7. Universitas Diponegoro (Undip)
    8. Universitas Sebelas Maret (UNS)
    9. Politeknik Sriwijaya

    Informasi pendaftaran beasiswa KSE lebih lanjut bisa diakses di beasiswa.or.id, kse.or.id, dan akun Instagram @beasiswa_KSE. Semoga bermanfaat, detikers!

    (twu/faz)



    Sumber : www.detik.com

  • H-1 Tutup Pendaftaran KIP Kuliah untuk Peserta SNBP 2025, Cek Lagi Syaratnya!


    Jakarta

    Pendaftaran program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah 2025 untuk pendaftar Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) segera ditutup. Tepatnya pada Selasa, 18 Februari 2025.

    Pada dasarnya ada dua cara mendaftar KIP Kuliah, yakni pendaftaran secara mandiri oleh siswa yang bersangkutan dan dilakukan melalui perguruan tinggi.

    Bedanya, pendaftaran secara mandiri oleh siswa dilakukan pada waktu seleksi yang ditetapkan tim KIP Kuliah. Untuk peserta pendaftar SNBP 2025, akan ditutup esok hari.


    Sedangkan bila siswa memilih mendaftar melalui perguruan tinggi, pendaftaran akan diusulkan ketika siswa sudah diterima dan melakukan registrasi di kampus tujuan. Kendati demikian, dua jalur seleksi KIP Kuliah itu sama-sama mengharuskan siswa memenuhi persyaratan pendaftaran.

    Sebagai pengingat, berikut informasi lengkap tentang syarat, cara daftar mandiri, dan besaran bantuan sosial untuk menempuh pendidikan tinggi dari pemerintah ini dikutip melalui Pedoman Pendaftaran KIP Kuliah 2024, Senin (17/2/2025).

    Syarat Daftar KIP Kuliah 2025

    • Lulusan SMA, SMK, atau sederajat yang lulus tahun 2025, 2024, dan 2023.
    • Telah lulus seleksi penerimaan mahasiswa baru melalui semua jalur masuk baik PTN atau PTS pada program studi yang telah terakreditasi secara resmi dan tercatat pada sistem akreditasi nasional perguruan tinggi.
    • Memiliki potensi akademik baik tetapi memiliki keterbatasan ekonomi atau berasal dari keluarga miskin/rentan miskin dan/atau dengan pertimbangan khusus yang didukung bukti dokumen yang sah.

    Dokumen keterbatasan ekonomi calon penerima KIP Kuliah bisa dibuktikan dengan:

    • Kepemilikan program bantuan pendidikan nasional atau Program Indonesia Pintar (PIP) Dikdasmen.
    • Masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau menerima bantuan sosial dari Kementerian Sosial, contohnya:
    • Program Keluarga Harapan (PKH)
    • Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK)
    • Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT)
    • Masuk dalam kelompok masyarakat miskin/rentan miskin maksimal pada desil 3 di Data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE).
    • Berasal dari panti sosial/panti asuhan.

    Jika tidak masuk dalam seluruh kriteria di atas, calon mahasiswa tetap bisa mendaftar KIP Kuliah asalkan memenuhi persyaratan tidak mampu secara ekonomi. Syaratnya adalah:

    • Jumlah pendapatan kotor gabungan orang tua/wali paling banyak sebesar Rp 4 juta setiap bulan.
    • Pendapatan kotor gabungan orang tua/wali dibagi jumlah anggota keluarga paling banyak Rp 750 ribu.
    • Calon penerima yang menggunakan kriteria ini wajib mengunggah surat keterangan tidak mampu (SKTM).

    Cara Daftar KIP Kuliah 2025 Mandiri

    Adapun tahapan pendaftaran KIP Kuliah 2025 secara mandiri yakni:

    1. Buka laman KIP Kuliah pada tautan https://kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id/

    2. Jika sudah memiliki akun KIP Kuliah klik “Login Siswa”. Apabila belum klik “Daftar Sekarang” dan masukkan berbagai data yang dibutuhkan, seperti nomor induk kependudukan (NIK), nomor induk siswa nasional (NISN), nomor pokok sekolah nasional (NPSN), dan email yang akan digunakan.

    3. Apabila pendaftaran akun selesai dilakukan, kembali login siswa dengan nomor pendaftaran dan kode akses pendaftaran lalu klik “Masuk”.

    4. Setelah masuk, siswa akan diarahkan ke dashboard peserta di SIM KIP Kuliah dan melanjutkan pembaruan data peserta KIP Kuliah.

    5. Isi seluruh data yang dibutuhkan dari biodata, keluarga, ekonomi, rumah, aset, prestasi, rencana (ketika diterima kuliah).

    6. Pilih jenis seleksi masuk perguruan tinggi yang akan diikuti (SNBP, SNBT, atau jalur mandiri).

    7. Siswa mendaftar dan mengikuti rangkaian seleksi perguruan tinggi (SNBP, SNBT, atau jalur mandiri).

    8. Jika lolos seleksi perguruan tinggi tujuan, maka pihak kampus akan melakukan verifikasi lebih lanjut dan mengusulkan pelamar KIP Kuliah bersangkutan sebagai calon penerima KIP Kuliah.

    9. Penerima KIP Kuliah ditetapkan Kemendiktisaintek atas usulan perguruan tinggi setelah mahasiswa melakukan registrasi dan diterima secara resmi sebagai mahasiswa aktif di perguruan tinggi.

    Besaran Bantuan KIP Kuliah 2025

    1. Biaya Pendidikan

    Biaya pendidikan akan ditransfer langsung ke perguruan tinggi tempat mahasiswa kuliah. Besaran dananya berdasarkan rataan biaya pendidikan mahasiswa nonKIP Kuliah di masing-masing program studi (prodi) pada tahun akademik berjalan. Adapun perkiraannya yakni:

    • Prodi akreditas Unggul/A dan prodi internasional maksimal Rp 8 juta
    • Prodi kedokteran maksimal Rp 12 juta
    • Prodi dengan akreditasi Baik Sekali atau B maksimal Rp 4 juta
    • Prodi dengan akreditasi Baik atau C maksimal Rp 2,4 juta.

    2. Bantuan Biaya Hidup (BBH)

    BBH dihitung berdasarkan besaran indeks harga lokal masing-masing wilayah perguruan tinggi dan diberikan dalam 5 klaster. Jumlahnya adalah:

    • Klaster 1: Rp 800 ribu per bulan
    • Klaster 2: Rp 950 ribu per bulan
    • Klaster 3: Rp 1,1 juta per bulan
    • Klaster 4: Rp 1,250 juta per bulan
    • Klaster 5: Rp 1,4 juta per bulan

    BBH akan diberikan satu kali setiap semester atau per enam bulan.

    Jadwal KIP Kuliah 2025

    • Registrasi/pendaftaran akun KIP Kuliah: 3 Februari-31 Oktober 2025
    • Seleksi KIP Kuliah di perguruan tinggi: 1 Juli-31 Oktober 2025
    • Penetapan penerima KIP Kuliah baru: 1 Juli-31 Oktober 2025

    Demikianlah informasi tentang KIP Kuliah 2025. Jangan lupa untuk menyelesaikan pendaftaran KIP Kuliah ya detikers!

    (det/nah)



    Sumber : www.detik.com