Author: 02

  • Informasi Implementasi Desimal Token Btrips (BTR) dan NanoByte Token (NBT)

    Halo Member INDODAX,

    Sebagai langkah komitmen memberikan pelayanan serta pilihan aset kripto terbaik oleh karena itu INDODAX akan mendukung implementasi desimal pada token Btrips (BTR) dan NanoByte Token (NBT) pada Jumat, 14 Februari 2025.

    Berikut adalah beberapa hal yang perlu Member INDODAX ketahui terkait implementasi desimal pada token Btrips (BTR) dan NanoByte Token (NBT): 

    1. Btrips (BTR) dan NanoByte Token (NBT) akan memiliki implementasi desimal, seperti:

    2. Aktivitas trading maupun Deposit dan Withdrawal token Btrips (BTR) dan NanoByte Token (NBT) akan ditangguhkan sementara pada Jumat, 14 Februari 2025, pukul 14:00 WIB dan akan dibuka kembali pada Sabtu, 15 Februari 2025, pukul 09:00 WIB
    3. Pending order jual maupun beli token Btrips (BTR) dan NanoByte Token (NBT) akan ter-cancel pada Jumat, 14 Februari 2025, pukul 14:00 WIB
    4. History chart, history transaksi jual beli, maupun history transaksi deposit & withdrawal Btrips (BTR) dan NanoByte Token (NBT) akan hilang setelah pembukaan kembali Btrips (BTR) dan NanoByte Token (NBT) pada Sabtu, 15 Februari 2025, pukul 09:00 WIB


    Untuk pertanyaan dan informasi lebih lanjut, hubungi
    Customer Support INDODAX melalui email di [email protected] atau melalui nomor telepon di (021) 50658888.

    Salam,
    INDODAX – Indonesia Bitcoin & Crypto Exchange





    Sumber : blog.indodax.com

  • Transaksi Kripto Indonesia Tembus Rp650 Triliun pada 2024, Naik 4 Kali Lipat

    Jakarta, 2 Februari 2025 – Industri aset kripto Indonesia mencatatkan pertumbuhan luar biasa sepanjang tahun 2024, dengan total transaksi mencapai Rp650,61 triliun, meningkat hampir empat kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp149,25 triliun. Pencapaian ini juga mencerminkan berkembangnya ekosistem kripto di Indonesia, didorong oleh semakin terbukanya akses dan kemajuan teknologi.

    Salah satu platform perdagangan aset kripto terbesar di Indonesia, INDODAX, mencatatkan volume transaksi tertinggi, dengan total mencapai sekitar Rp133 triliun selama 2024, yang menyumbang sekitar 20,5% dari total transaksi nasional. Keberhasilan ini menjadi indikator kuat bahwa sektor kripto di Indonesia telah mendapatkan kepercayaan luas dari para investor, baik individu maupun institusi. Meningkatnya jumlah pengguna dan transaksi yang tercatat sepanjang tahun 2024 juga mencerminkan kemajuan signifikan dalam hal adopsi kripto oleh masyarakat.

    CEO INDODAX, Oscar Darmawan, menilai pertumbuhan ini menunjukkan bahwa aset kripto telah berkembang menjadi pilihan investasi yang semakin dipercaya. “Kami melihat pertumbuhan ini sebagai sinyal positif bahwa masyarakat semakin memahami potensi aset kripto sebagai alternatif investasi yang menarik,” ujar Oscar.

    Di sisi lain, Oscar juga menekankan pentingnya kebijakan yang lebih mendukung industri kripto, termasuk penghapusan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas transaksi aset kripto. Menurutnya, kebijakan ini akan mendorong volume transaksi yang lebih besar dan berpotensi meningkatkan penerimaan pajak negara dua hingga tiga kali lipat dari angka saat ini. “Dengan menghapus PPN pada kripto, transaksi di Indonesia akan berkembang pesat, memungkinkan masyarakat berinvestasi dan bertransaksi dengan lebih leluasa, yang pada akhirnya akan mempercepat pertumbuhan ekonomi digital berbasis aset kripto,” ujar Oscar. 

    Lebih lanjut, Oscar membandingkan aset kripto dengan instrumen keuangan lain yang berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan umumnya tidak dikenakan PPN. “Kami berharap kripto mendapatkan perlakuan serupa agar industri ini bisa berkembang lebih pesat dan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi Indonesia,” tegasnya.

    Selain itu, faktor-faktor eksternal, seperti lonjakan harga Bitcoin dan aset digital lainnya, turut memperkuat daya tarik sektor kripto. Fluktuasi harga yang dinamis selama tahun 2024 menarik lebih banyak investor yang ingin memanfaatkan volatilitas pasar untuk mendapatkan keuntungan. Adopsi aset digital oleh perusahaan besar dan institusi keuangan global juga memainkan peran penting dalam mendorong kepercayaan masyarakat terhadap kripto sebagai aset yang sah dan menguntungkan.

    Oscar Darmawan menambahkan bahwa penguatan regulasi menjadi elemen kunci dalam mempercepat perkembangan kripto di Indonesia. “Regulasi yang jelas dan terstruktur memberikan rasa aman bagi para investor dan membangun fondasi yang lebih kuat untuk pertumbuhan industri ini. Kami selalu berkomitmen untuk mematuhi peraturan yang ada dan terus mendukung pengembangan regulasi yang mendukung ekosistem kripto,” tambah Oscar.

    Keamanan transaksi menjadi prioritas utama dalam industri ini. Sebagai platform utama di pasar kripto Indonesia, INDODAX terus berinovasi untuk menyediakan sistem keamanan terpercaya. “Keamanan adalah kunci dalam perdagangan aset digital. Kami percaya dengan memberikan pengalaman yang aman dan transparan, kami dapat memperkuat kepercayaan pengguna,” ujar Oscar Darmawan.

    Selain pertumbuhan signifikan dalam volume transaksi, semakin banyaknya perusahaan dan institusi yang bergabung dalam pasar kripto turut mendorong peningkatan adopsi. Ini menunjukkan bahwa sektor ini semakin diterima sebagai bagian dari ekosistem ekonomi digital yang lebih luas. Pemerintah Indonesia juga terus berupaya memberikan kepastian hukum bagi pelaku industri, yang pada akhirnya memberikan dampak positif terhadap pasar.

    Dengan tren pertumbuhan yang berkelanjutan, Oscar Darmawan optimistis bahwa kripto akan terus berkembang di Indonesia. “Kami percaya bahwa kripto tidak hanya sebagai instrumen investasi jangka pendek, tetapi juga sebagai bagian dari masa depan aset digital Indonesia. Dengan meningkatnya adopsi dan pemahaman masyarakat, industri ini akan terus berkontribusi pada transformasi digital yang lebih besar,” tutup Oscar.

    Dengan perkembangan ini, Indonesia semakin menunjukkan potensi besar sebagai salah satu pasar kripto terbesar di kawasan Asia. Dengan regulasi yang semakin matang, teknologi yang terus berkembang, dan dukungan dari berbagai pihak, sektor kripto di Indonesia diprediksi akan terus tumbuh dan memberikan dampak positif terhadap perekonomian digital negara.

    ***

    Tentang INDODAX

    INDODAX merupakan perusahaan crypto exchange yang didirikan oleh dua pegiat kripto dan blockchain Tanah Air yakni, Oscar Darmawan dan William Sutanto. Berdiri resmi sejak 15 Februari 2014 dan sudah melayani lebih dari 7,3 juta member, INDODAX memperdagangkan aset kripto seperti Bitcoin, Ethereum, dan memiliki lebih dari 420 aset kripto dari seluruh dunia yang bisa diperjualbelikan dengan pergerakan harga selama 24 jam.

    Sebagai crypto exchange pertama di Indonesia, INDODAX juga telah mendapatkan perizinan dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI). INDODAX menjadi perusahaan crypto exchange pertama di Indonesia yang mendapatkan dua sertifikasi internasional sekaligus pada 2019, yaitu 9001: 2015, 27001:2013 dan pada Juli 2021 kembali mendapatkan satu sertifikat ISO yaitu ISO 27017:2015.

     

    Sejak berdiri sepuluh tahun lalu, INDODAX selalu berfokus kepada pelayanan dan terus aktif memberikan edukasi. Lewat kanal edukasi gratisnya, INDODAX Academy, investor kripto bisa mempelajari seluk beluk kripto dan blockchain.

    Temukan Kami di Media Sosial

     

    Telegram: https://t.me/INDODAXroom 

    Instagram: https://www.instagram.com/INDODAX

    Tiktok: https://www.tiktok.com/@INDODAX

    Twitter: https://twitter.com/INDODAX

    Youtube: https://www.youtube.com/c/INDODAX

    Facebook: https://www.facebook.com/INDODAX

    INDODAX Academy: https://INDODAX.com/academy

    INDODAX Press Release: https://blog.INDODAX.com/newsroom-press-release





    Sumber : blog.indodax.com

  • Link dan Cara Daftar KIP Kuliah 2025 Online, Daftar Dulu-Ikut Seleksi Kampus Kemudian


    Jakarta

    Saat ini, detikers sudah bisa mendaftar KIP Kuliah. Bagi kalian yang akan mendaftarkan diri, perlu diketahui bahwa ada dua cara untuk daftar KIP Kuliah, yakni secara mandiri atau didaftarkan oleh perguruan tinggi penerima mahasiswa yang bersangkutan.

    Beasiswa ini diperuntukkan bagi lulusan SMA/SMK/sederajat yang lulus pada 2025, 2024, dan 2023. Sehingga siswa gap year juga bisa ikut mendaftar.

    Berdasarkan informasi yang dibagikan dalam acara Pembukaan Pendaftaran KIP Kuliah Tahun 2025 melalui YouTube Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), pendaftaran KIP Kuliah dimulai pada 3 Februari 2025. Nah, lantas bagaimana cara mendaftar KIP Kuliah secara mandiri?


    Pendaftaran KIP Kuliah untuk semua jalur masuk, baik itu SNBP; SNBT; atau Mandiri dilakukan secara online. Link pendaftarannya adalah https://kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id.

    Penerima KIP Kuliah akan ditetapkan oleh Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi (PPAPT) Kemendiktisaintek berdasarkan usulan perguruan tinggi setelah mahasiswa registrasi dan resmi diterima sebagai mahasiswa aktif.

    Cara Daftar KIP Kuliah 2025 Online

    Pendaftaran KIP Kuliah secara online mandiri terdiri dari 6 tahapan. Berikut ini penjelasan setiap tahapannya:

    1. Mendaftar

    Siswa melakukan pendaftaran di kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id dengan memasukkan:

    2. Validasi

    Sistem KIP Kuliah melakukan validasi NIK, NISN, dan NPSN ke Dapodik.

    3. Menerima Nomor Pendaftaran

    Apabila proses validasi berhasil, calon penerima KIP Kuliah akan mendapatkan nomor pendaftaran dan kode akses melalui alamat email yang didaftarkan.

    4. Finalisasi

    Siswa melengkapi berkas pendaftaran dan memilih jenis seleksi perguruan tinggi yang akan diikuti (SNBP/SNBT/Mandiri).

    5. Seleksi Masuk Perguruan Tinggi

    Siswa mengikuti proses seleksi masuk perguruan tinggi (SNBP/SNBT/Mandiri).

    6. Verifikasi Perguruan Tinggi

    Calon penerima KIP Kuliah yang sudah lulus masuk perguruan tinggi akan diverifikasi lebih lanjut oleh kampus bersangkutan sebelum diusulkan sebagai calon penerima.

    Jadwal KIP Kuliah 2025

    • Pendaftaran: 3 Februari-31 Oktober 2025
    • Seleksi KIP Kuliah di perguruan tinggi: 1 Juli-31 Oktober 2025
    • Penetapan penerima KIP Kuliah baru: 1 Juli-31 Oktober 2025

    Itulah link dan cara daftar KIP Kuliah 2025 online. Semoga beruntung!

    (nah/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Menag Mau Kirim Ulama ke Maroko Pakai Beasiswa, Belajar Ini



    Jakarta

    Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan RI akan mengirim ulama untuk belajar di Maroko. Mereka akan dibekali dengan dukungan beasiswa.

    “Insya Allah, bidang pengadilan ulama, kita akan mengirimnya ke Maroko,” kata Nasaruddin Umar, dikutip dari laman resmi Kemenag.

    Pada Kamis (6/2/2025), Menag bertemu dengan Duta Besar Maroko untuk Indonesia, Ouadia Benabdellah, di kantor pusat Kemenag, Jakarta. Salah satu pembahasannya yakni kerja sama RI-Maroko terkait pertukaran ulama dan santri untuk untuk memperkuat pemahaman Islam moderat.


    Nasaruddin Umar mengatakan para ulama Indonesia bisa belajar banyak sistem pendidikan Islam di Maroko. Menurut Imam Besar Masjid Istiqlal tersebut, negara tersebut memiliki sejarah panjang terkait kajian Islam berbasis tasawuf.

    Pembahasan Beasiswa Kuliah ke Maroko

    Pada pertemuan tersebut, Nasaruddin Umar dan Ouadia Benabdellah juga menegaskan komitmen untuk menaikkan jumlah mahasiswa Indonesia yang belajar di Maroko, di samping Amerika Serikat dan Mesir.

    “Pihak LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) bertanya pada saya, ‘kenapa Maroko?’ Maroko adalah negara yang sangat istimewa,” kata Menag.

    Nasaruddin Umar menilai sistem pendidikan pada bidang studi keislaman di Maroko lebih efisien dibandingkan dengan beberapa negara lain.

    Program magister di Maroko juga dapat diselesaikan dalam waktu dua tahun, sedangkan program doktoral maksimal empat tahun. Durasi studi ini menurut Menag lebih cepat dibandingkan di negara lain.

    “Jika kita bandingkan dengan Maroko, master program membutuhkan 2 tahun. Dan PhD program, maksimum empat tahun. Saya rasa itu sangat intensif,” ucapnya.

    Sementara itu, Ouadia Benabdellah menyatakan Pemerintah Maroko siap meningkatkan beasiswa bagi mahasiswa Indonesia untuk mendukung penguatan kerja sama bidang pendidikan.

    “Ketika saya tiba di sini (Indonesia), ada 15 beasiswa yang diberikan oleh Maroko ke Indonesia. Setelah 4 tahun, sekarang ada 50 beasiswa. Kita bisa lakukan lebih dari itu. Karena kita percaya dalam memperkuat hubungan ini,” ucap Ouadia Benabdellah.

    (twu/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Fakta di Balik Menara Pencakar Langit di Mars dan Bulannya


    Jakarta

    Pekan lalu, episode podcast Joe Rogan dan Elon Musk membahas objek di Mars yang mereka sebut “struktur persegi”. Objek ini tertangkap oleh kamera Mars Global Surveyor (MGS) Mars Orbiter Camera (MOC)

    Pembahasan ini memicu obrolan warganet soal batu “tunggal” atau “monolit” di Mars dan Phobos, bulan yang mengitari Mars. Katanya, objek diduga monolit ini ditemukan oleh Reconnaissance Orbiter.

    Dari pembahasan tersebut, muncul pula istilah menara pencakar langit setinggi 90 meter yang berdiri di Phobos. Benarkah ada bangunan seperti itu di planet dan bulan lain?


    Fakta Menara Pencakar Langit di Mars dan Phobos

    Menara di Bulan Mars

    Laboratorium Propulsi Jet (JPL) Badan Penerbangan dan Antariksa AS (NASA) dalam laman resminya menjelaskan, “menara pencakar langit” di Phobos adalah bongkahan batu besar yang kemungkinan terlontar dari kawah tumbukan Stickney. Salah satu batu bisa berdiameter sekitar 85 meter.

    Kawah Stickney sendiri sangat besar, dengan diameter sekitar 9 km. Kawah ini meliputi sekitar setengah permukaan Phobos. Di masa lalu, peristiwa tumbukan membentuk kawah ini, sehingga diperkirakan membuat batu amat besar terlontar dari perut bulan Mars ini.

    “Sebagian besar bongkahan batu tersebut mungkin telah terlontar dari kawah tumbukan terbesar di Phobos, Stickney,” tulis JPL NASA.

    Mengambil Foto Menara di Bulan Mars

    Foto “menara pencakar langit” di bulan Mars tersebut lalu diabadikan dalam foto hasil tangkapan wahana antariksa NASA pada 1998. Saat itu, wahana mars Global Surveyor (MGS) melakukan empat lintasan di dekat Phobos.

    Pada lintasan keempat, yang terjadi pada 12 September 1998, Mars Orbiter Camera (MOC) dapat menjepret citra bulan dengan resolusi tertinggi yang pernah ada saat itu. Dalam foto itu, ada beberapa bongkahan batu besar yang terlihat. Salah satunya adalah “menara pencakar langit” di bulan Mars tersebut.

    “Menara” di Phobos tersebut tampak memiliki bayangan di foto, mirip dengan menara di Bumi saat disinari Matahari saat menuju sore hari. Rupanya, bongkahan batu besar itu juga diterangi sinar Matahari dari sudut kiri atau kiri bawah.

    Menara di Mars

    Sementara itu, “menara pencakar langit” di Mars adalah batu besar yang berbentuk persegi panjang. Berdasarkan lokasinya di dasar tebing, batu besar tersebut diperkirakan pecah dari tebing dan jatuh ke tempatnya saat ini di masa lalu.

    Penjelasan tersebut disampaikan Jonathon Hill, teknisi penelitian dna perencana misi di Fasilitas Penerbangan Luar Angkasa Mars di Arizona State University. Hill kerap memproses gambar yang diambil selama misi Mars NASA.

    Hill menjelaskan, anggapan bahwa batu tersebut adalah menara atau mercusuar yang dibangun alien agak sulit diyakini. Sebab, posisinya di dasar tebing membuatnya rentan tertimbun relatif cepat.

    “Puing-puing yang jatuh dari tebing akan menutupinya cukup cepat dalam skala waktu geologis,” ucapnya pada Life’s Little Mysteries.

    Menara di Mars, Batu Berlengkung Jadi Persegi

    “Menara pencakar langit” di Mars dipotret dengan kamera HiRISE dengan resolusi sekitar 30 cm per piksel. Resolusi ini menurut Hill cukup detail jika memotret permukaan Mars, yang biasanya dari ketinggian 300 km.

    Namun, resolusi kamera ini menurutnya tidak menghasilkan foto yang cukup tajam untuk menangkap batu berukuran sedang. Alhasil, batu yang berlengkung bisa tampak persegi.

    “Jika resolusi kamera terlalu rendah untuk sepenuhnya mengungkap objek, objek tersebut cenderung terlihat persegi panjang karena piksel dalam gambar berbentuk persegi. Lengkungan apa pun akan terlihat seperti serangkaian garis lurus jika resolusi kamera dikurangi hingga tingkat tertentu,” terangnya.

    Menara Tinggi karena Efek Cahaya?

    Mirip dengan batu di Phobos, batu di Mars juga terkesan lebih tinggi dari aslinya karena angle atau sudut cahaya rendah pada saat pengambilan foto. Saat itu, Matahari dekat dengan horizon sehingga bayangan batu terlihat sangat panjang.

    Bayangan batu yang tampak sangat panjang dan batu yang tampak seperti persegi panjang membuat teori konspirasi menara pencakar langit di Mars jadi muncul.

    Soal Monolit Buatan?

    Di sisi lain, Hill juga tidak menilai sebutan “monolit” pada batu-batu tersebut sepenuhnya salah. Sebab dalam bahasa Latin, monolit berarti satu batu.

    Namun dalam istilah umum, monolit atau monolitikum lazimnya dipahami sebagai batuan yang dibuat pandai batu di suatu zaman. Nah, menurut Hill, “menara pencakar langit” di Mars ini tidak dibuat oleh tangan penduduk Mars.

    (twu/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Cek Data di DTKS untuk Daftar KIP Kuliah 2025, Keluargamu Tercatat Tidak?



    Jakarta

    Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dikelola oleh Kementerian Sosial (Kemensos) untuk mencatat masyarakat yang berhak mendapat bantuan sosial. Termasuk juga bantuan pendidikan seperti Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.

    KIP Kuliah tahun ini sudah dibuka sejak 3 Februari hingga 31 Oktober 2025. Bagi siswa kelas 12 yang akan masuk perguruan tinggi negeri (PTN) serta terdaftar dalam DTKS maka bisa mengajukan KIP Kuliah.

    DTKS sendiri memuat data perorangan, keluarga, kelompok, dan/atau masyarakat yang karena suatu hambatan, kesulitan, atau gangguan, tidak dapat melaksanakan fungsi sosialnya. Sehingga mereka berhak melanjutkan pendidikan lewat fasilitas KIP Kuliah.


    Lantas, bagaimana siswa atau calon mahasiswa bisa tahu bahwa data keluarganya tercatat dalam DTKS? Simak cara mencari tahunya!

    Cara Cek Data di DTKS untuk Daftar KIP Kuliah 2025

    Melansir laman Kemensos, ini langkah cek data DTKS:

    1. Buka website https://cekbansos.kemensos.go.id
    2. Pilih provinsi, kabupaten, kecamatan, dan desa/kelurahan tempat tinggal
    3. Input nama penerima manfaat sesuai KTP
    4. Ketik empat huruf kode dalam kotak kode
    5. Kemudian, klik tombol “Cari Data”
    6. Sistem akan mencari nama penerima manfaat sesuai wilayah yang diinput.

    Cara Ajukan Diri agar Tercatat dalam DTKS

    1. Jika calon mahasiswa belum terdaftar dalam DTKS, maka bisa mengajukan diri secara langsung ke pihak desa/kelurahan setempat. Berikut langkahnya:
    2. Siapkan dokumen penting seperti kartu tanda kependudukan (KTP) dan kartu keluarga (KK).
    3. Bawa dokumen ke kantor desa/kelurahan
    4. Temui pihak yang mengurusi bantuan sosial dan serahkan dokumen yang sudah dibawa
    5. Petugas akan melakukan musyawarah apakah pengaju berhak menerima bantuan sosial atau tidak
    6. Hasil musyawarah diserahkan kepada pihak dinas sosial setempat untuk dicek dan divalidasi datanya
    7. Data kemudian dimasukan ke dalam Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial (SIKS)
    8. Data akan divalidasi kembali oleh wali kota atau bupati
    9. Lalu data diteruskan ke gubernur dan selanjutnya menteri untuk disahkan.

    Kriteria Ekonomi Penerima KIP Kuliah 2025

    Sesuai dengan tujuannya, berikut ini beberapa kriteria mahasiswa yang bisa menerima KIP Kuliah:

    • Mempunyai Kartu Indonesia Pintar (KIP) saat masa SMA/SMK/MA
    • Berasal dari keluarga yang tercatat dalam DTKS atau penerima bantuan sosial dari Kementerian Sosial (Kemensos)
    • Termasuk ke dalam kelompok warga miskin/rentan maksimal desin tiga Penyasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE)
    • Berasal dari panti sosial atau panti asuhan
    • Apabila mahasiswa tidak termasuk ke dalam daftar kelompok di atas maka masih bisa mendaftar jika pendaftaran kotor gabungan orang tua atau wali maksimal Rp 4 juta per bulan atau
    • pendapatan gabungan kotor orang tua atau wali maksimal Rp 750 ribu. Selain itu kondisi ekonomi dapat dibuktikan dengan surat keterangan tidak mampu (SKTM) yang dikeluarkan oleh pemerintah minimal tingkat desa/kelurahan.

    Besar Bantuan KIP Kuliah Tahun 2025

    Mahasiswa penerima KIP Kuliah akan memperoleh bantuan biaya pendidikan dan biaya hidup bulanan. Besaran biaya pendidikan disesuaikan dengan kampus masing-masing.

    Sementara itu, besar biaya hidup dikelompokkan menjadi lima klaster yaitu:

    • Klaster 1: Rp 800.000
    • Klaster 2: Rp 950.000
    • Klaster 3: Rp 1.100.000
    • Klaster 4: Rp 1.250.000
    • Klaster 5: Rp 1.400.000

    Begitulah cara cek apakah data keluarga tercatat dalam DTKS atau tidak. Semoga bermanfaat ya.

    (cyu/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Besar Gaji Orang Tua agar Bisa Dapat KIP Kuliah 2025, Cek Ketentuannya!


    Jakarta

    Beasiswa KIP Kuliah dibuka untuk beberapa kriteria prioritas penerima. Salah satu kriterianya mensyaratkan gaji orang tua.

    Lantas, berapa besaran gaji orang tua supaya bisa dapat KIP Kuliah?

    Gaji Orang Tua agar Dapat KIP Kuliah

    Kriteria gaji orang tua untuk dapat menerima KIP Kuliah dijelaskan dalam acara Pembukaan Pendaftaran KIP Kuliah Tahun 2025 yang dilansir oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktidsaintek) beberapa waktu lalu dalam YouTube resmi.


    Siswa yang lulus seleksi masuk perguruan tinggi melalui jalur seleksi apa pun di perguruan tinggi negeri (PTN) atau perguruan tinggi swasta (PTS) dan memenuhi syarat miskin atau rentan miskin, dibuktikan dengan pendapatan kotor gabungan orang tua/wali maksimal Rp 4 juta setiap bulan atau pendapatan kotor gabungan orang tua/wali dibagi jumlah anggota keluarga maksimal Rp 750 ribu.

    Selain itu, calon penerima beasiswa tersebut wajib menyertakan surat keterangan tidak mampu (SKTM) yang dikeluarkan dan dilegalisasi Pemerintah, minimal tingkat desa/kelurahan yang disertai bukti dukung dan akan diverifikasi oleh perguruan tinggi.

    Prioritas Penerima KIP Kuliah 2025

    Ada delapan jenis prioritas penerima KIP Kuliah berdasarkan syarat ekonomi, yaitu:

    1. Pemegang atau pemilik KIP SMA yang lulus SNBP, SNBT, atau seleksi mandiri di PTN.
    2. Berasal dari keluarga yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau menerima program bansos Kementerian Sosial (Kemensos) yang lulus SNBP, SNBT, atau seleksi mandiri di PTN.
    3. Pemegang atau pemilik KIP SMA yang lulus SNBP, SNBT, atau seleksi mandiri PTS.
    4. Berasal dari keluarga yang masuk dalam DTKS atau mendapat bansos Kemensos yang lulus seleksi mandiri di PTS.
    5. Masuk dalam kelompok masyarakat miskin atau rentan miskin maksimal desil 3 P3KE yang lulus SNBP, SNBT, atau seleksi mandiri PTN.
    6. Masuk dalam kelompok masyarakat miskin atau rentan miskin maksimal desil 3 P3KE yang lulus seleksi mandiri di PTS.
    7. Berasal dari panti sosial atau panti asuhan yang lulus seleksi masuk perguruan tinggi melalui jalur seleksi apa pun di PTN dan PTS.
    8. Lulus seleksi melalui jalur seleksi apa pun di PTN dan PTS serta memenuhi syarat miskin atau rentan miskin, dengan:
    • Pendapatan kotor gabungan orang tua/wali maksimal Rp 4 juta per bulan dan pendapatan kotor gabungan orang tua/wali dibagi jumlah anggota keluarga maksimal Rp 750 ribu.
    • SKTM yang dikeluarkan dan dilegalisasi Pemerintah, minimal tingkat desa/kelurahan dengan disertai bukti dukung dan akan diverifikasi perguruan tinggi.

    Nah, itulah syarat gaji orang tua agar bisa mendapat KIP Kuliah serta penerima prioritas lainnya.

    (nah/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Syarat KIP Kuliah 2025, Jadwal, dan Prioritas Penerima, Cek di Sini


    Jakarta

    Pendaftaran akun Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah 2025 dibuka mulai 3 Februari 2025. Detikers bisa melengkapi persyaratannya sesuai kondisi perekonomian.

    KIP Kuliah adalah bantuan pendidikan bagi calon mahasiswa yang berpotensi akademik baik tetapi memiliki keterbatasan perekonomian. Lebih lanjut, simak syarat yang perlu dipenuhi calon pendaftar KIP Kuliah 2025 di bawah ini.

    Syarat KIP Kuliah 2025

    Berikut syarat KIP Kuliah berdasarkan siaran Pembukaan Pendaftaran KIP Kuliah 2025 di kanal YouTube Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, dikutip Selasa (11/2/2024).


    • Lulusan SMA, SMK, atau sederajat tahun pada 2025, 2024, atau 2023.
    • Sudah lulus seleksi penerimaan mahasiswa baru lewat jalur masuk apapun di perguruan tinggi negeri (PTN) atau perguruan tinggi swasta (PTS) pada prodi yang terakreditasi secara resmi dan tercatat di sistem akreditasi nasional perguruan tinggi.
    • Berpotensi akademik baik, tetapi terbatas ekonomi atau berasal dari keluarga miskin/rentan miskin, dan/atau dengan pertimbangan khusus yang didukung bukti dokumen yang sah.

    Syarat Ekonomi KIP Kuliah 2025

    Pendaftar KIP Kuliah wajib memenuhi salah satu kondisi di bawah ini:

    • Pemegang KIP Pendidikan Menengah
    • Mahasiwa dari keluarga yang termasuk Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS)
    • Mahasiswa dari keluarga yang termasuk dalam data Penyasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) maksimal pada desil 3
    • Mahasiswa dari panti sosial atau panti asuhan
    • Mahasiswa yang memenuhi persyaratan miskin/rentan miskin seusai ketentuan, dibuktikan dengan Surat Keterangan Tidak Mampu.

    Prioritas Penerima KIP Kuliah 2025

    Adapun kriteria mahasiswa prioritas untuk menerima KIP Kuliah 2025 berdasarkan persyaratan ekonomi yaitu:

    • Penerima KIP SMA yang lulus SNBP, SNBT, atau seleksi mandiri di PTN
    • Peserta yang berasal dari keluarga yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau menerima program bantuan sosial (bansos) Kementerian Sosial (Kemensos) dan lolos seleksi mandiri di PTN
    • Peserta KIP SMA yang lolos SNBP, SNBT, atau seleksi mandiri di PTS
    • Peserta asal keluarga yang terdata di DTKS atau menerima program bansos Kemensos dan lolos seleksi mandiri di PTS
    • Peserta dari masyarakat miskin atau rentan miskin, maksimal desil 3 P3KE yang lolos seleksi mandiri di PTS
    • Peserta dari panti sosial atau panti asuhan yang lolos seleksi masuk perguruan tinggi melalui semua jalur seleksi di PTN dan PTS
    • Pelamar yang lolos seleksi masuk perguruan tinggi melalui semua jalur seleksi diPTN dan PTS, dan memenuhi persyaratan miskin/rentan miskin, sesuai ketentuan, dibuktikan dengan:
      • – Bukti pendapatan kotor gabungan orang tua/wali adalah maksimal Rp 4 juta per bulan, atau pendapatan kotor gabungan orang tua/wali dibagi jumlah anggota keluarga maksimal Rp 750 ribu.
      • – Surat Keterangan Tidak Mampu yang dikeluarkan dan dilegalisasi oleh pemerintah, minimal tingkat desa atau kelurahan, yang disertai dengan bukti dukung, dan akan diverifikasi oleh perguruan tinggi.

    Jadwal KIP Kuliah 2025

    Secara umum, berikut jadwal KIP Kuliah tahun ini:

    • Registrasi/pembuatan akun KIP Kuliah: 4 Februari-31 Oktober 2025
    • Seleksi KIP Kuliah di perguruan tinggi: 1 Juli-31 Oktober 2025
    • Penetapan penerima KIP Kuliah baru: 1 Juli-31 Oktober 2025

    Jadwal KIP Kuliah untuk SNBP 2025

    Peserta SNBP wajib klik Daftar SNBP di portal KIP Kuliah agar terdaftar sebagai peserta SNBP dengan KIP Kuliah 2025. Bagi detikers yang hendak mendaftar SNBP 2025 dengan KIP Kuliah, berikut jadwalnya:

    • Pendaftaran SNBP di portal SNPMB: 4-18 Februari 2025
    • Pendaftaran KIP Kuliah untuk SNBP secara mandiri oleh siswa di portal KIP Kuliah: 4-18 Februari 2025
    • Seleksi KIP Kuliah di perguruan tinggi: 1 Juli-31 Oktober 2025
    • Penetapan penerima baru: 1 Juli-31 Oktober 2025

    Jadwal KIP Kuliah untuk SNBP 2025

    Peserta SNBT juga wajib klik Daftar SNBP di portal KIP Kuliah agar terdaftar sebagai peserta SNBT dengan KIP Kuliah 2025. Jika memilih prodi dan perguruan tinggi di bawah Kemendiktisaintek, peserta bisa dibebaskan dari biaya pendaftaran SNBT. Jika memilih perguruan tinggi di bawah Kementerian Agama seperti universitas Islam negeri (UIN), peserta dapat tetap dikenakan biaya SNBT 2025.

    “Jadi ini tidak berlaku untuk perguruan tinggi-perguruan tinggi di bawah Kemenag (Kementerian Agama), seperti UIN dan sebagainya,” Sony Hartono Wijaya dari Tim Teknis KIP Kuliah dalam siaran pembukaan KIP Kuliah 2025.

    Jadwal KIP Kuliah untuk SNBT 2025 yaitu:

    • Pendaftaran SNBT di portal SNPMB: 11-27 Maret 2025
    • Pendaftaran KIP Kuliah untuk SNBT secara mandiri oleh siswa di portal KIP Kuliah: 11-27 Maret 2025
    • Seleksi KIP Kuliah di perguruan tinggi: 1 Juli-31 Oktober 2025
    • Penetapan penerima baru: 1 Juli-31 Oktober 2025

    Semoga berhasil di seleksi KIP Kuliah 2025, detikers!

    (twu/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Telkom University 2025, Ada Gratis Kuliah 4 Tahun


    Jakarta

    Sejumlah beasiswa tengah dibuka di Telkom University bagi calon mahasiswa 2025. Di samping Telkom University Bandung, calon mahasiswa kampus Telkom University Purwokerto, Jakarta, dan Surabaya berkesempatan memperoleh beasiswa.

    Dirangkum dari laman resminya, simak daftar beasiswa Telkom University yang sedang dibuka di bawah ini.

    Beasiswa Telkom University IDCloudHost

    Beasiswa IDCloudHost meliputi biaya kuliah selama 4 tahun, kesempatan magang industri teknologi, dan berjejaring profesional lewat seminar, workshop, dan program komunitas.


    Calon peserta seleksi beasiswa IDCloudHost tidak dikenakan biaya pendaftaran. Peserta seleksi bebas memilih prodi yang dibuka di kampus Telkom University Bandung, Telkom University Jakarta, dan Telkom University Surabaya.

    Setelah lulus, tidak ada ikatan kerja dengan IDCloudHost. Namun, penerima beasiswa dilarang bekerja di perusahaan industri sejenis IDCloudHost dalam kurun 5 tahun setelah lulus.

    Alur Beasiswa

    • Mendaftar beasiswa di https://idcloudhost.com/beasiswa/
    • Menjalani seleksi awal berdasarkan nilai rapor sekolah yang diunggah
    • Menjalani tes online
    • Peserta yang lolos tes online akan menjalani tes wawancara

    Jadwal Beasiswa IDCloudHost

    • Pendaftaran: 3 Februari-4 Juni 2025
    • Test online 1: 5-13 Juni 2025
    • Test online 2: 18-20 Juni 2025
    • Test wawancara: 25-27 Juni 2025
    • Pengumuman hasil: 1 Juli 2025

    Jalur Beasiswa Telkom University

    Jalur beasiswa ini diperuntukkan bagi siswa SMA, SMK, dan MA se-Indonesia. Jalur ini juga menerapkan tes online bagi peserta seleksi.

    Sedangkan skema beasiswanya terbagi atas:

    • Beasiswa Unggulan: Bebas biaya pendidikan sampai lulus sesuai syarat dan ketentuan
    • Beasiswa Pintar: Potongan biaya pendidikan pada tahun pertama senilai Rp 8 juta-Rp 15 juta

    Syarat Beasiswa

    • Siswa SMA, SMK, atau MA semua jurusan
    • Usia paling tinggi 25 tahun
    • Mendaftar di https://smb.telkomuniversity.ac.id
    • Membeli PIN Pendaftaran dengan harga Rp 200 ribu untuk maksimal 5 prodi
    • Mengikuti tes online, akses tertera pada kartu peserta seleksi masing-masing

    Syarat Khusus Prodi

    Berikut daftar prodi yang memberlakukan syarat khusus tidak buta warna bagi pendaftarnya:

    • D3 Teknologi Telekomunikasi
    • S1 Teknik Elektro
    • S1 Teknik Telekomunikasi
    • S1 Desain Komunikasi Visual (DKV)
    • S1 Kriya (Fashion and Textile Design)
    • S1 Desain Interior
    • S1 Product Innovation and Management atau S1 Desain Produk
    • S1 Visual Art atau S1 Seni Rupa
    • S1 Film dan Animasi

    Syarat Khusus Portofolio

    Berikut prodi yang memberlakukan syarat khusus portofolio:

    • S1 Desain Komunikasi Visual (DKV)
    • S1 Kriya (Fashion and Textile Design)
    • S1 Desain Interior
    • S1 Product Innovation and Management atau S1 Desain Produk
    • S1 Visual Art atau S1 Seni Rupa
    • S1 Film dan Animasi

    Jadwal Beasiswa

    • Pendaftaran: 7 Februari-11 April 2025
    • Tes online: 13 April 2025
    • Pengumuman kelulusan: Diberitahukan kemudian, dapat diakses di aplikasi SITU Admission menu Laporan Kelulusan

    Materi Tes

    • Penalaran Umum
    • Pengetahuan Kuantitatif
    • Pengetahuan dan Pemahaman Umum
    • Memahami Bacaan dan Menulis
    • Literasi dalam Bahasa Indonesia
    • Literasi dalam Bahasa Inggris
    • Penalaran Matematika

    Berminat mendaftar, detikers? Informasi lebih lanjut dapat diakses di https://smb.telkomuniversity.ac.id/. Semoga bermanfaat!

    (twu/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Apakah Penerima KIP Kuliah Boleh Pindah Prodi? Cek Jawabannya!


    Jakarta

    Pendaftaran KIP Kuliah 2025 telah dimulai sejak 4 Februari lalu. Pendaftaran beasiswa ini dibuka bagi para lulusan dari tahun 2023, 2024, dan 2025.

    Jika sudah diterima KIP Kuliah dan ternyata tidak cocok dengan program studi (prodi) yang diambil, apakah penerima beasiswa boleh pindah prodi?

    Apakah Penerima KIP Kuliah Boleh Pindah Prodi?

    Dikutip dari Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Kemdikbud, penerima KIP Kuliah tidak diperbolehkan untuk pindah prodi. Penerima KIP Kuliah juga tidak diizinkan mendaftar KIP Kuliah kembali pada tahun berikutnya, baik di perguruan tinggi yang sama atau yang lainnya.


    Jangka Waktu Pemberian KIP Kuliah 2025

    1. Program Reguler

    • Sarjana: Maksimal 8 semester
    • Diploma 4: Maksimal 8 semester
    • Diploma 3: Maksimal 6 semester
    • Diploma 2: Maksimal 4 semester
    • Diploma 1: Maksimal 2 semester

    2. Program profesi

    • Dokter: Maksimal 4 semester
    • Dokter gigi: Maksimal 4 semester
    • Dokter hewan: Maksimal 4 semester
    • Ners: Maksimal 2 semester
    • Apoteker: Maksimal 2 semester
    • Bidan: Maksimal 2 semester
    • Guru: maksimal 2 semester.

    Sebagai tambahan informasi, mahasiswa penerima KIP Kuliah diperkenankan untuk cuti karena sakit atau alasan lainnya sesuai aturan perguruan tinggi. Namun, hal itu tidak menambah durasi maksimal pemberian bantuan.

    Penerima KIP Kuliah yang berstatus cuti bisa ditetapkan dengan ketentuan yakni biaya yang disalurkan hanya biaya penyelenggaraan pendidikan.

    Syarat Penerima KIP Kuliah

    • Lulusan SMA/SMK/sederajat yang lulus 2023, 2024, 2025.
    • Lulus seleksi penerimaan mahasiswa baru melalui jalur masuk apa pun baik di perguruan tinggi negeri (PTN) atau perguruan tinggi swasta (PTS) pada program studi yang sudah terakreditasi secara resmi dan tercatat di sistem akreditasi nasional perguruan tinggi.
    • Mempunyai potensi akademik baik, tetapi berasal dari keluarga miskin/rentan miskin dan/atau dengan pertimbangan khusus, dengan didukung bukti dokumen yang sah.

    Jadi perlu diingat ya detikers, prodi yang boleh dipilih untuk calon penerima KIP Kuliah adalah prodi yang sudah terakreditasi secara resmi dan kalian tidak boleh pindah prodi.

    (nah/twu)



    Sumber : www.detik.com