Author: 02

  • Serba-serbi Beasiswa Unggulan, Begini Manfaat dan Syaratnya



    Jakarta

    Beasiswa Unggulan adalah beasiswa di bawah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Risetk, dan Teknologi (Kemendikbudristek), yang kini menjadi Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Kerap menjadi incaran pemburu beasiswa, apa saja manfaat hingga syarat Beasiswa Unggulan?

    Beasiswa Unggulan adalah bantuan biaya pendidikan yang dibuka untuk putra-putri terbaik bangsa. Beasiswa ini dibuka untuk jenjang pendidikan S1, S2, dan S3.

    Setiap tahunnya, beasiswa ini dibuka pada Juni atau Juli di tahun berjalan. Beasiswa Unggulan lazimnya dibuka dalam dua jalur, yakni Beasiswa Masyarakat Berprestasi dan Beasiswa Pegawai.


    Manfaat Beasiswa Unggulan

    Dikutip dari Pedoman Pendaftaran Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi Tahun 2024, manfaat Beasiswa Unggulan termasuk:

    1. Biaya Pendidikan
    2. Biaya hidup
    3. Biaya buku

    Syarat Beasiswa Unggulan

    Persyaratan Beasiswa Unggulan dapat berbeda untuk tiap jenjang pendidikan. Syarat-syarat yang perlu dipenuhi pelamar adalah sebagai berikut:

    1. Persyaratan Umum

    – Diutamakan memiliki sertifikat yang membuktikan prestasi akademik/nonakademik tingkat internasional dan/atau nasional.

    – Mendapatkan rekomendasi minimal dari guru bimbingan konseling di sekolah asal bagi pendaftar jenjang S1, dan dari pimpinan perguruan tinggi asal atau pembimbing akademik/skripsi/tesis untuk pendaftar jenjang S2 dan S3.

    – Tidak sedang mendaftar dan/atau menerima beasiswa dari pihak manapun termasuk APBN/APBD dengan komponen pembiayaan yang sama.

    – Belum pernah menempuh pendidikan pada jenjang yang sama.

    – Diterima di perguruan tinggi dalam negeri yang telah terakreditasi paling rendah B/Baik Sekali dan pada program studi terakreditasi paling rendah B/Baik Sekali, serta masuk dalam daftar Perguruan Tinggi tujuan Beasiswa Unggulan (sebagaimana daftar terlampir) atau di perguruan tinggi di luar negeri yang diakui oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi.

    – Tidak berstatus sebagai dosen, guru, tenaga kependidikan, dan pelaku budaya.

    – Beasiswa hanya diperuntukkan untuk kelas reguler dan tidak untuk kelas sebagai berikut:

    a. Kelas Eksekutif
    b. Kelas Khusus
    c. Kelas Karyawan
    d. Kelas Jarak Jauh
    e. Kelas Internasional (bagi pendaftar tujuan studi dalam negeri)
    f. Kelas yang diselenggarakan di lebih dari satu negara perguruan tinggi.
    – Berkomitmen untuk mempertahankan indeks prestasi semester (IPS) minimal 3,00 pada program sarjana (S-1), atau IPS minimal 3,25 pada program magister (S2) dan doktor (S-3) selama menjadi penerima Beasiswa Unggulan.

    2. Persyaratan Khusus Program Sarjana (S1)

    a. Lulusan pendidikan menengah yang lulus pada tahun berjalan atau maksimal lulus 2 (dua) tahun sebelumnya.

    b. Memiliki surat penerimaan/keterangan lulus/letter of acceptance (LoA) unconditional dari perguruan tinggi bagi mahasiswa baru.

    c. Memiliki surat keterangan aktif kuliah minimal dari dekan fakultas perguruan tinggi untuk mahasiswa on-going.

    d. Bagi mahasiswa on-going program sarjana (S1), yang sudah memulai perkuliahan maksimal sedang berada di semester 3 atau memiliki bukti KHS maksimal semester 2 dan memiliki nilai indeks prestasi kumulatif (IPK) paling rendah 3,25 pada skala 4.

    e. memiliki kemampuan bahasa Indonesia, dibuktikan dengan sertifikat Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) yang diterbitkan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa), untuk tujuan perguruan tinggi dalam negeri dan luar negeri dengan ketentuan sebagai berikut:

    – Paket UKBI yang diambil adalah Paket 1
    – Predikat sekurang-kurangnya Madya (skor 482-577)

    f. Memiliki kemampuan bahasa Inggris dari lembaga resmi yang dibuktikan dengan sertifikat untuk tujuan perguruan tinggi luar negeri dengan skor minimal; ITP/PBT: 500, PTE Academic: 34, IBT: 52, IELTS: 5.0.

    g. Membuat esai dalam bahasa Indonesia dengan ketentuan sebagai berikut:

    – judul/tema esai adalah “Karya Hebatku untuk Kemajuan Indonesia”

    – Esai ditulis pada kolom esai paling sedikit 1.000 kata dan paling banyak 1.500 kata.

    – Esai berisi deskripsi diri, deskripsi tentang karya yang pernah dihasilkan, karya hebat yang akan dihasilkan setelah menyelesaikan studi, dan bagaimana karya hebat yang akan dihasilkan tersebut dapat berguna bagi kemajuan Indonesia.

    3. Persyaratan Khusus Program S2

    a. Belum memasuki usia 32 tahun pada tanggal 31 Desember tahun pendaftaran bagi mahasiswa baru atau belum memasuki usia 33 tahun untuk yang sedang menempuh perkuliahan.

    b. Memiliki surat penerimaan/keterangan lulus/letter of acceptance (LoA unconditional dari perguruan tinggi bagi mahasiswa baru dan sudah harus memulai perkuliahan pada semester ganjil tahun akademik 2024/2025 (tidak diperkenankan untuk menunda perkuliahan atau tidak diperkenankan untuk mengikuti matrikulasi).

    c. Memiliki surat keterangan aktif kuliah minimal dari dekan fakultas/direktur pascasarjana perguruan tinggi bagi mahasiswa on going.

    d. Bagi mahasiswa on-going program magister (S2), yang sudah memulai perkuliahan maksimal sedang berada di semester 3 atau memiliki bukti KHS maksimal semester 2 dan memiliki nilai indeks prestasi kumulatif (IPK) paling rendah 3,25 pada skala 4.

    e. Memiliki nilai IPK S1 paling rendah 3,25 pada skala 4.

    f. Memiliki kemampuan bahasa Indonesia, dibuktikan dengan sertifikat UKBI yang diterbitkan oleh Badan Bahasa, Kemendikbudristek, untuk tujuan perguruan tinggi dalam negeri dan luar negeri dengan ketentuan sebagai berikut:

    – Paket UKBI yang diambil adalah Paket 1.
    – Predikat sekurang-kurangnya Unggul (skor 578-640).

    g. Memiliki kemampuan bahasa Inggris dari lembaga resmi yang dibuktikan dengan sertifikat untuk tujuan perguruan tinggi luar negeri dengan skor minimal; ITP/PBT: 550, PTE Academic: 58, IBT: 80, IELTS: 6.5.

    h. Memiliki rencana studi dengan ketentuan berikut:

    – Memuat gambaran tentang alasan memilih bidang/prodi

    – Topik yang akan ditulis dalam tesis

    – Rencana studi dari awal semester hingga selesai

    – Dokumen rencana studi diunggah pada kolom yang tersedia di sistem.

    i. Membuat esai dalam bahasa Indonesia dengan ketentuan sebagai berikut:

    – Judul/tema esai adalah “Karya Hebatku untuk Kemajuan Indonesia”.

    – Esai ditulis pada kolom esai paling sedikit 1.500 kata dan paling banyak 2.000 kata.

    – Esai berisi deskripsi diri, deskripsi tentang karya yang pernah dihasilkan, karya hebat yang akan dihasilkan setelah menyelesaikan studi, dan bagaimana karya hebat yang akan dihasilkan tersebut dapat berguna bagi kemajuan Indonesia.

    4. Persyaratan Khusus Program S3

    a. Belum memasuki usia 46 tahun pada tanggal 31 Desember tahun pendaftaran bagi mahasiswa baru atau belum memasuki usia 47 tahun untuk yang sedang menempuh perkuliahan.

    b. Memiliki surat penerimaan/keterangan lulus/letter of acceptance (LoA) unconditional dari perguruan tinggi bagi mahasiswa baru dan sudah harus memulai perkuliahan pada semester ganjil tahun akademik 2024/2025 (tidak diperkenankan untuk menunda perkuliahan atau tidak diperkenankan untuk mengikuti matrikulasi).

    c. Memiliki surat keterangan aktif kuliah minimal dari dekan fakultas/direktur pascasarjana perguruan tinggi bagi mahasiswa on going bagi mahasiswa on-going program doktor (S3) yang sudah memulai perkuliahan maksimal sedang berada di semester 3 atau memiliki bukti KHS maksimal semester 2 dan memiliki nilai indeks prestasi kumulatif (IPK) paling rendah 3,40 pada skala 4; memiliki nilai IPK S2 paling rendah 3,40 pada skala 4.

    d. Memiliki kemampuan bahasa Indonesia yang dibuktikan dengan sertifikat UKBI yang diterbitkan oleh Badan Bahasa, Kemendikbudristek, untuk tujuan perguruan tinggi dalam negeri dan luar negeri dengan ketentuan sebagai berikut:

    – Paket UKBI yang diambil adalah Paket 1
    – Predikat sekurang-kurangnya Unggul (skor 578-640)

    e. Memiliki kemampuan bahasa Inggris dari lembaga resmi yang dibuktikan dengan sertifikat untuk tujuan perguruan tinggi luar negeri dengan skor minimal; ITP/PBT: 550, PTE Academic: 58, IBT: 80, IELTS: 6.5.

    f. Memiliki proposal penelitian disertasi dengan ketentuan sebagai berikut:

    – Proposal sekurang-kurangnya memuat judul, latar belakang, rumusan masalah, pertanyaan penelitian, metode, manfaat, simpulan dan saran, dan daftar pustaka.

    – Dokumen proposal penelitian disertasi diunggah pada kolom yang tersedia di sistem.

    g. Membuat esai dalam bahasa Indonesia dengan ketentuan sebagai berikut:

    – Judul/tema esai adalah “Karya Hebatku untuk Kemajuan Indonesia”.

    – Esai ditulis pada kolom esai paling sedikit 1.500 kata dan paling banyak 2.000 kata.

    – Esai berisi deskripsi diri, deskripsi tentang karya yang pernah dihasilkan, karya hebat yang akan dihasilkan setelah menyelesaikan studi, dan bagaimana karya hebat yang akan dihasilkan tersebut dapat berguna bagi kemajuan Indonesia.

    5. Kelengkapan Berkas
    – Kartu Tanda Penduduk (KTP).

    – Kartu Tanda Mahasiswa (khusus mahasiswa on-going).

    – Surat Penerimaan/Keterangan lulus/LoA unconditional dari perguruan tinggi (khusus mahasiswa baru).

    – Surat keterangan aktif kuliah yang diterbitkan oleh perguruan tinggi (khusus mahasiswa on-going).

    – Kartu hasil studi (KHS) semester 1 dan 2 (khusus mahasiswa on-going).

    – Ijazah dan transkrip nilai terakhir.

    – Sertifikat UKBI untuk tujuan perguruan tinggi dalam negeri dan luar negeri yang diterbitkan oleh Badan Bahasa, Kemendikbudristek.

    – Sertifikat bahasa Inggris untuk tujuan perguruan tinggi luar negeri.

    – Rencana studi bagi program magister.

    – Proposal penelitian disertasi bagi program doktor.

    – Surat rekomendasi dari akademisi atau institusi terkait.

    – Surat pernyataan pendaftar Beasiswa Unggulan.

    – Sertifikat prestasi dan kompetensi.

    Informasi lebih lanjut mengenai Beasiswa Unggulan dapat diakses melalui https://beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id/.

    (nir/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Sabrina Chairunnisa Buka Pendaftaran untuk Peserta yang Lulus SNBT 2025, Cek Syaratnya!



    Jakarta

    Beasiswa Sabrina Chairunnisa 2025 buka pendaftaran di akhir Mei 2025 mendatang. Seleksi kali ini terbuka untuk seluruh siswa Indonesia yang lulus UTBK SNBT 2025 tetapi terhalang biaya pendidikan.

    Sebagai informasi, Sabrina yang juga istri podcaster Deddy Corbuzier membuka pendaftaran beasiswa pendidikan tinggi untuk anak-anak Indonesia sejak 2024 lalu. Syarat utamanya adalah mereka harus berasal dari keluarga yang kurang mampu secara ekonomi.

    Awardee beasiswa ini akan mendapat bantuan uang pendidikan hingga lulus kuliah S1. Berminat mendaftar? Berikut informasinya dikutip dari postingan Instagram resmi Scholarship Sabrina Chairunnisa, Selasa (13/5/2025).


    Syarat Beasiswa Sabrina Chairunnisa

    1. Lulusan SMA/SMK/sederajat tahun 2025
    2. Lulus UTBK SNBT 2025 di universitas negeri seluruh Indonesia
    3. Kampus wajib sesuai domisili atau memiliki saudara/keluarga yang bisa jadi tujuan tempat tinggal
    4. Lulus pada perguruan tinggi negeri (PTN) di fakultas yang ditentukan, yaitu:
      • Fakultas Kedokteran
      • Fakultas Kedokteran Hewan
      • Fakultas Keperawatan
      • Fakultas Kebidanan
      • Fakultas Pertanian
      • Fakultas Hukum
      • Fakultas Pendidikan
    5. Melampirkan bukti kelulusan UTBK SNBT 2025
    6. Memiliki Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) atau bukti terdata dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS)
    7. Penerima program Kartu Indonesia Pintar (KIP) tidak diperbolehkan mendaftar
    8. Berasal dari keluarga yang memiliki masalah ekonomi
    9. Jika diterima, wajib mempertahankan IPK minimal 3,3 skala 4,00 yang dibuktikan dengan melampirkan transkrip nilai setiap semester
    10. Biaya perkuliahan akan langsung ditransfer ke rekening kampus.

    Cara Daftar Beasiswa Sabrina Chairunnisa

    1. Pendaftaran dibuka pada hari pengumuman kelulusan UTBK SNBT sampai dengan 3 hari pengumuman, yakni 28-31 Mei 2025
    2. Kirim email dan seluruh berkas syarat pendaftaran melalui alamat programs1yeongja@icloud.com dengan subject “Nama – Lulus SNBT – UTBK 2025”

    Bila melihat seleksi sebelumnya, ada dua proses seleksi yang akan dilakukan. Pertama seleksi berdasarkan berkas, dan kedua wawancara secara daring dengan peserta yang terpilih.

    Sabrina berharap program ini benar-benar diikuti oleh siswa yang ingin berkuliah namun terkendala biaya. Meskipun nanti tidak terpilih, ia berpesan agar siswa tidak sedih lantaran tidak menutup kemudian program yang sama akan terus berjalan.

    “Aku berharap adik-adik yang dapat beasiswa gratis ini adalah kalian yang memang membutuhkan dan punya prestasi yang baik juga. So please be honest,” kata Sabrina dikutip dari arsip detikEdu.

    Informasi lain tentang beasiswa ini bisa dilihat melalui laman Instagram Scholarship Sabrina Chairunnisa. Semoga beruntung detikers!

    (det/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa LPDP di Universitas Islam Internasional Indonesia, Ini Prodinya


    Jakarta

    Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) membuka pendaftaran beasiswa LPDP-Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) sampai 16 Mei 2025. Warga Negara Indonesia (WNI) maupun Warga Negara Asing (WNA) boleh mendaftar.

    Dikutip dari laman LPDP Kemenkeu, beasiswa kerja sama LPDP dan UIII ini bertujuan untuk mendukung peran Indonesia sebagai pusat keilmuan pendidikan dan riset di dunia muslim. Penerima beasiswa akan studi jenjang pendidikan doktor maksimal 48 bulan (4 tahun) di UIII.

    Prodi Beasiswa LPDP UIII Program Doktor 2025

    Pendaftar beasiswa hanya dapat memilih 1 prodi doktor UIII pada pendaftaran, dengan perkuliahan tercepat pada September 2025. Berikut pilihan prodinya:


    • Program Doktor Studi Islam pada Fakultas Studi Islam
    • Program Doktor Ilmu Ekonomi pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis
    • Program Doktor Ilmu Politik pada Fakultas Ilmu Sosial
    • Program Doktor Ilmu Pendidikan pada Fakultas Ilmu Pendidikan

    Komponen Beasiswa

    Beasiswa LPDP dalam negeri ini meliputi:

    • Dana pendaftaran
    • Dana SPP
    • Dana tunjangan buku
    • Dana bantuan penelitian disertasi
    • Dana bantuan publikasi jurnal internasional
    • Dana bantuan seminar internasional
    • Dana transportasi: khusus untuk WNA dari negara asal ke Indonesia (pergi-pulang); untuk WNA sesuai ketentuan yang berlaku di LPDP
    • Dana aplikasi visa dan/atau kartu izin tinggal terbatas (kitas) khusus untuk WNA
    • Dana asuransi kesehatan
    • Dana hidup bulanan
    • Dana kedatangan
    • Dana tunjangan keluarga
    • Dana keadaaan darurat (jika diperlukan)

    Syarat Beasiswa

    • Sudah menyelesaikan studi program magister (S2)
    • Belum pernah menyelesaikan studi program doktor (S3)
    • Letter of Acceptance (LoA) Unconditional dari UIII
    • Usia maksimal 40 tahun per 31 Desember 2025
    • IPK minimal 3,25 dari 4,00 pada jenjang magister
    • Pendaftar dengan jenjang magister tanpa IPK wajib melampirkan surat keterangan dari kampus asal
    • WNI lulusan luar negeri menyertakan hasil penyetaraan ijazah dan konversi IPK, atau tangkapan layar pengajuannya
    • Skor bahasa Inggris yang masih berlaku sampai 3 Juni 2025 minimal TOEFL ITP 530, IBT 79, IELTS 6.5, atau PTE Academic 58

    Cara Daftar Beasiswa LPDP UIII

    • Mendaftar di https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/
    • Prodi pilihan sesuai dengan prodi yang dibolehkan program beasiswa
    • Submit aplikasi untuk mendapatkan kode registrasi atau kode pendaftaran

    Jadwal Beasiswa LPDP UIII 2025

    • Pendaftaran: 6-16 Mei 2025
    • Seleksi administrasi: 19-21 Mei 2025
    • Pengumuman hasil seleksi administrasi: 23 Mei 2025
    • Pengajuan sanggah: 24-26 Mei 2025
    • Pengumuman hasil sanggah: 3 Juni 2025
    • Seleksi substansi: 4-10 Juni 2025
    • Pengumuman hasil seleksi substansi: 19 Juni 2025
    • Mulai kuliah: (paling cepat) September 2025

    Cek panduan pendaftaran beasiswa LPDP UIII 2025 dengan klik DI SINI. Informasi lebih lanjut tentang beasiswa LPDP targeted bisa diakses di https://lpdp.kemenkeu.go.id/.

    (twu/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa LPDP di Kampus Irlandia Dibuka, Kuliah Magister 1 Tahun


    Jakarta

    Beasiswa LPDP-University College Dublin (UCD) 2025 dibuka Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bersama UCD. Penerima beasiswa dapat kuliah di jenjang magister (S2) selama maksimal 12 bulan atau 1 tahun di kampus Irlandia ini.

    Beasiswa kemitraan ini dibuka pada program magister bidang-bidang strategis sesuai prioritas pembangunan Indonesia. Beberapa di antaranya yakni teknik dan arsitektur, ilmu kesehatan dan pertanian, dan sains.

    Seleksi beasiswa targeted ini terdiri dari seleksi administrasi dan seleksi substansi. Berminat mendaftar? Simak infonya di bawah ini.


    Beasiswa LPDP University College Dublin 2025

    Dikutip dari laman LPDP Kemenkeu, komponen beasiswa LPDP ini meliputi:

    • Biaya kuliah (tuition fee)
    • Dana pendaftaran
    • Dana tunjangan buku
    • Dana penelitian tesis
    • Dana seminar internasional
    • Dana publikasi jurnal internasional
    • Dana transportasi
    • Dana aplikasi visa
    • Dana asuransi kesehatan
    • Dana kedatangan
    • Dana hidup bulanan
    • Dana keadaaan darurat (jika diperlukan)

    Daftar Prodi Beasiswa LPDP di UCD

    Berikut daftar program studi yang dapat dipilih pada Beasiswa LPDP-University College Dublin Program Master 2025 seperti dikutip dari panduan pendaftarannya:

    • MSc Architecture Urbanism and Climate Action
    • MSc Environmental Policy
    • MSc Smart and Carbon Neutral Cities
    • MEngSc Robotics & Intelligent Manufacturing
    • MEngSc Electronic and Computer Engineering
    • MEngSc Electrical Power Networks
    • MEngSc in Water, Waste & Environmental Engineering
    • MSc in Wildlife Conservation & Management
    • MSc (Agr) in Environmental Resource Management
    • MSc (Agr) in Sustainable Agriculture and Rural Development
    • MAgrSc in Agricultural Extension and Innovation
    • MSc in Humanitarian Action
    • MSc in Horticulture
    • MSc in Food Business Strategy
    • MSc Food Science with Nutrition
    • MSc Precision Medicine
    • MSc in Clinical and Translational Research
    • MSc Healthcare Informatics
    • MSc in Experimental Physiology
    • MSc in Artificial Intelligence for Medicine and Medical Research
    • MSc in Clinical and Diagnostic Biochemistry
    • MSc Sports Management
    • MSc Applied Environmental Science
    • MSc Plant Biology & Biotechnology
    • MSc Subsurface Characterisation & Geomodelling
    • MSc Advanced Synthetic Chemistry
    • MSc Biological & Biomolecular Science (Negotiated Learning)
    • MSc Nanotechnology
    • MSc NanoBioScience

    Syarat Beasiswa LPDP-UCD 2025

    • WNI, baik umum maupun CPNS/PNS, TNI, dan Polri
    • Sudah selesai studi D4 atau S1
    • Tidak pernah menyelesaikan studi magister (S2) sebelumnya
    • Khusus pendaftar lulusan kampus luar negeri wajib menyertakan hasil penyetaraan ijazah dan hasil konversi IPK dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) atau Kementerian Agama (Kemenag), bisa digantikan tangkapan layar ajuan penyetaraan dan konversi jika hasilnya belum terbit
    • Jika sedang menempuh studi magister (S2), maka tetap bisa mendaftar dengan syarat memilih prodi dan kampus yang berbeda dengan tempat studi saat ini, lalu mengundurkan diri dari kampus sebelumnya jika lulus seleksi substansi maksimal 14 hari setelah pengumuman kelulusan
    • Jika pernah menempuh studi magister (S2) tapi tidak dirampungkan, maka bisa melampirkan surat pemberhentian/sejenis dari kampus asal
    • Usia maksimal:
      • – 35 tahun bagi warga umum
      • – 37 tahun bagi PNS dan CPNS
      • – 42 tahun bagi PNS jabatan fungsional (JF) peneliti, perekayasa, medis, paramedis, dan pendidik
      • – 42 tahun bagi dosen tetap yang memiliki Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN)
      • – 40 tahun bagi anggota Polri/prajurit TNI
    • IPK D4/S1 minimal 3,00 dari 4,00
    • Skor bahasa Inggris yang masih berlaku sampai 25 Juni 2025, minimal TOEFL IBT 80 atau IELTS 6.5

    Cara Daftar

    Jadwal Beasiswa LPDP-University College Dublin 2025

    • Pendaftaran: 7 Mei-2 Juni 2025
    • Seleksi administrasi: 3-12 Juni 2025
    • Pengumuman hasil seleksi administrasi: 13 Juni 2025
    • Pengajuan sanggah: 14-16 Juni 2025
    • Pengumuman hasil sanggah: 25 Juni 2025
    • Seleksi substansi: 30 Juni-4 Juli 2025
    • UCD menyampaikan LoA ke LPDP: 7 Juli 2025
    • Pengumuman hasil seleksi substansi: 14 Juli 2025
    • Mulai kuliah: 8 September 2025

    Pastikan submit beasiswa LPDP tepat waktu agar mendapat kode registrasi. Simak info selengkapnya dengan buka https://lpdp.kemenkeu.go.id/ atau klik .

    (twu/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Cek Pencairan Dana PIP Kelas Akhir SD, SMP, dan SMA


    Jakarta

    Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Puslapdik Kemendikdasmen) berikan kabar gembira untuk penerima Program Indonesia Pintar (PIP). Apa itu?

    Melalui media sosial Instagram resminya, Puslapdik menyebut bila Surat Keputusan (SK) Nominasi Program Indonesia Pintar (PIP) Tahun 2025 telah terbit. SK ini memuat nama-nama calon penerima PIP khusus siswa kelas akhir, yakni siswa kelas 6 SD, 9 SMP, dan kelas 12 SMA/SMK.

    SK Nominasi menunjukkan siswa dinilai layak menerima bantuan PIP dan akan menerima bantuan setelah melakukan aktivasi rekening. Daftar nama ini bisa dicek melalui situs resmi PIP yakni laman Sipintar pada tautan https://pip.kemendikdasmen.go.id/home_v1.


    Bagaimana caranya? Dikutip dari arsip detikEdu dan postingan Instagram Puslapdik Kemendikdasmen, Kamis (8/5/2025) berikut informasinya.

    Cara Cek Status Penerima Dana PIP

    Diketahui ada lebih dari 60 ribu siswa kelas akhir yang masuk dalam SK Nominasi PIP Tahun 2025. Jika dibagi per jenjang pendidikan, jumlahnya yakni:

    • SD/SDLB/Paket A: 12.902 siswa
    • SMP/SMPLB/Paket B: 21.385 siswa
    • SMA/SMALB/Paket C: 17.310 siswa
    • SMK: 11.822 siswa

    Untuk mengetahui apakah detikers menjadi salah satu penerima yang masuk SK Nominasi PIP bisa dicek dengan tahapan berikut:

    1. Buka laman SIPINTAR Enterprise atau laman PIP pada tautan https://pip.kemendikdasmen.go.id/home_v1
    2. Gulir ke bawah sampai bertemu fitur “Cari Penerima PIP”
    3. Masukkan nomor induk siswa nasional (NISN) dan NIK siswa
    4. Jumlahkan hasil perhitungan sebagai kode keamanan
    5. Klik tombol Cek Penerima PIP
    6. Laman akan memunculkan nama siswa yang terdata sebagai penerima PIP beserta status dana bantuan.

    Cara Aktivasi Rekening PIP

    Jika kamu masuk dalam daftar SK Nominasi, berarti detikers harus melakukan aktivasi rekening PIP. Aktivasi rekening harus dilakukan sebelum 31 Mei 2025.

    Bila detikers tidak melakukan aktivasi hingga 31 Mei 2025, maka rekening tidak bisa diaktifkan untuk menerima dana bantuan. Hal ini bisa berakibat fatal karena siswa bisa dibatalkan sebagai calon penerima PIP.

    Adapun cara untuk aktivasi rekening PIP adalah:

    1. Siapkan kartu identitas diri seperti kartu keluarga (KK) dan KTP
    2. Kunjungi bank penyalur dana PIP yakni BRI dan BSI
    3. Sebut keperluan ingin mengaktivasi rekening PIP kepada pihak bank
    4. Ikuti proses aktivasi rekening sesuai tata cara yang ditunjukkan petugas bank
    5. Cek saldo rekening untuk memastikan apakah dana PIP sudah masuk setelah rekening diaktifkan.

    Cara Cek Status Pencairan dan Besaran Dana PIP

    Setelah aktivasi rekening, langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah rutin cek akun SIPINTAR. Sama seperti sebelumnya, detikers cukup login ke akun SPINTAR untuk tahu progres status pencairan dana PIP.

    Sebelum dana dicairkan, peserta harus menunggu terbitnya SK Pemberian. Jika SK tersebut telah terbit, dana akan langsung disalurkan ke rekening masing-masing.

    Terkait besaran dana PIP yang diterima siswa kelas akhir adalah:

    Jenjang SD, SDLB, dan Paket A

    • Kelas 6 pada semester genap: Rp 225 ribu

    Jenjang SMP, SMPLB, dan Paket B

    • Kelas 9 pada semester genap: Rp 375 ribu

    Jenjang SMA, SMK, SMALB, dan Paket C

    • Kelas 12 pada semester genap: Rp 900 ribu

    Dana ini bisa digunakan untuk:

    • Membeli seragam sekolah.
    • Membeli buku dan alat tulis.
    • Membeli sepatu sekolah, tas sekolah, dan perlengkapan sekolah lainnya.
    • Uang ongkos ke sekolah.
    • Uang saku siswa.
    • Kursus atau les siswa.
    • Biaya praktik dan keperluan magang/penempatan kerja.

    Itulah kabar terbaru untuk pencairan dana PIP bagi siswa kelas akhir tahun 2025. Yuk segera lakukan aktivasi rekening PIP detikers!

    (det/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Dana KJP Plus Tahap I 2025 Bulan Maret Cair, Cek Rekeningmu!


    Jakarta

    Bantuan dana pendidikan Kartu Jakarta Pintar Plus (KJP Plus) Tahap I 2025 untuk Maret sudah cair secara bertahap sejak Senin, 5 Mei 2025 lalu. Sudah cek rekeningmu?

    Seperti yang diketahui KJP Plus adalah bantuan dana pendidikan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk pelajar usia 6-21 tahun. Sasaran utama bantuan ini adalah pelajar yang memiliki latar belakang keluarga dengan ekonomi kurang mampu.

    Jumlah penerima KJP Plus Tahap I 2025 diketahui sebanyak 707.622 peserta didik. Jumlah ini tersebar di jenjang SD/SDLB/MI, SMP/SMPLB/MTs, SMA/SMALB/MA, SMK, dan PKBM (pusat kegiatan belajar mandiri).


    Dikutip dari postingan Instagram Pusat Pelayanan Pendanaan Personal dan Operasional Pendidikan (P4OP) Dinas Pendidikan Provinsi Jakarta, Kamis (8/5/2025) berikut informasi pencairannya.

    Besaran Dana KJP Plus Tahap I 2025 Bulan Maret

    Besaran dana KJP Plus Tahap I 2025 bulan Maret untuk setiap jenjang pendidikannya adalah:

    1. SD/SDLB/MI

    • Jumlah penerima: 341.879 siswa
    • Dana personal per bulan: Rp 250 ribu
    • Tambahan SPP untuk sekolah swasta per bulan: Rp 130 ribu

    2. SMP/SMPLB/MTs

    • Jumlah penerima: 189.437 siswa
    • Dana personal per bulan: Rp 300 ribu
    • Tambahan SPP untuk sekolah swasta per bulan: Rp 170 ribu

    3. SMA/SMALB/MA

    • Jumlah penerima: 62.295 siswa
    • Dana personal per bulan: Rp 420 ribu
    • Tambahan SPP untuk sekolah swasta per bulan: Rp 290 ribu

    4. SMK

    • Jumlah penerima: 111.315 siswa
    • Dana personal per bulan: Rp 450 ribu
    • Tambahan SPP untuk sekolah swasta per bulan: Rp 240 ribu

    5. PKBM

    • Jumlah penerima: 2.696 siswa
    • Dana personal per bulan: Rp 300 ribu

    Aturan Penggunaan Dana KJP Plus

    Sebagai informasi, distribusi dana KJP Plus 2025 memang sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya. Dana ditetapkan dalam satu pos, bukan terbagi menjadi biaya rutin serta berkala.

    Namun, perbedaan hanya ada di pos distribusi yang berubah nama menjadi “Dana Personal per Bulan”. Selebihnya, aturan penggunaan dana KJP Plus masih sama.

    Siswa tetap hanya diperbolehkan menggunakan dana personal secara tunai sebesar Rp 100 ribu setiap bulan. Sisa dana personal dapat digunakan secara nontunai untuk pemenuhan kebutuhan peserta didik.

    Untuk dicatat, penggunaan dana KJP Plus hanya bisa ditujukan untuk memenuhi kebutuhan siswa, yaitu:

    • Buku tulis
    • Buku gambar
    • Buku pelajaran
    • Alat tulis seperti pensil, pulpen, penghapus dan rautan
    • Alat gambar seperti macam-macam penggaris, pensil warna, spidol, cat/kertas warna, buku dan atau kertas gambar dan jangka
    • Alat dan atau bahan praktik
    • Seragam sekolah dan kelengkapannya
    • Sepatu dan kaos kaki sekolah
    • Tas sekolah
    • Pakaian olahraga sekolah
    • Buku pelajaran penunjang
    • Kudapan bergizi
    • Kacamata sebagai alat bantu penglihatan
    • Alat bantu pendengaran
    • Kalkulator sains
    • USB flashdisk sebagai alat simpan data
    • Seragam pramuka dan kelengkapannya
    • Pembayaran kegiatan ekstrakurikuler yang tidak dibiayai oleh Biaya Operasional Pendidikan dan Bantuan Operasional Sekolah
    • Komputer/laptop.

    Salah satu manfaat baru penerima KJP Plus adalah siswa dapat masuk ke berbagai tempat wisata. Hal ini merupakan bentuk kerjasama antara Pemprov Jakarta dan pengelola tempat wisata.

    Cara Ambil Dana KJP Plus Tahap I Tahun 2025 Bulan Maret

    Pencairan dana bisa dilakukan peserta didik dengan/atau orang tua/wali melalui Bank DKI. Ada dua cara yang bisa dilakukan yakni:

    1. Lewat teller

    • Datang ke Bank DKI lalu menuju teller bank
    • Sebut keperluan ingin mencairkan dana KJP Plus
    • Jika dana sudah masuk, siswa bisa mengambil tunai maksimal Rp 100 ribu dan sisa uang digunakan secara nontunai.

    2. Lewat Anjungan Tunai Mandiri (ATM)

    • Datang ke ATM Bank DKI terdekat
    • Masukkan kartu ATM ke mesin dan ikuti tahapan untuk cek saldo rekening
    • Jika sudah cair, siswa bisa mengambil uang tunai maksimal Rp 100 ribu dan sisa bantuan digunakan secara no.tunai.

    Dana KJP Plus baru bisa diterima jika penerima sudah menyelesaikan pembukaan rekening dan cetak buku tabungan beserta ATM untuk bisa menerima bantuan.

    Adapun tahapannya yakni:

    1. Datang ke Bank DKI terdekat
    2. Bank DKI akan membuka rekening, cetak buku tabungan, dan ATM
    3. Bank DKI akan mengundang penerima baru untuk mengambil buku tabungan dan ATM jika prosesnya telah selesai.
    4. Setelah buku tabungan dan ATM diterima, akan dilakukan upload dana KJP Plus ke rekening penerima baru.

    Demikianlah informasi tentang pencairan dana KJP Plus Tahap I 2025 bulan Maret. Jangan lupa cek rekeningmu ya detikers!

    (det/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Pendaftaran Beasiswa ADik 2025 Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftarnya



    Jakarta

    Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) membuka pendaftaran Beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi atau ADik tahun 2025. Periode pendaftaran telah dibuka mulai 2 Mei hingga 31 Mei 2025.

    Beasiswa ADik ditujukan bagi calon mahasiswa yang berasal dari wilayah Papua, daerah khusus yang tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta bagi anak Pekerja Migran Indonesia di luar negeri. Beasiswa ini menanggung penuh pembiayaan kuliah D3 hingga S1.

    Melansir Pedoman Pendaftaran Beasiswa ADik 2025, berikut ketentuan, syarat hingga cara mendapatkan beasiswa ini:


    Sasaran Penerima Beasiswa ADik 2025

    1. Mahasiswa yang berasal dari orang asli Papua atau penerima Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) wilayah Papua
    2. Mahasiswa dari daerah khusus atau penerima Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) wilayah daerah khusus
    3. Anak pekerja migran Indonesia
    4. Penyandang disabilitas.

    Komponen Pembiayaan Beasiswa ADik 2025

    1. Pembebasan biaya kuliah/pendidikan
    2. Bantuan biaya hidup
    3. Bantuan biaya transportasi keberangkatan
    4. Bantuan biaya kedatangan.

    Durasi Pembiayaan Beasiswa ADik 2025

    Program Reguler

    – Sarjana: Maksimal 8 semester
    – Diploma empat (D4): Maksimal 8 semester
    – Diploma tiga (D3): Maksimal 6 semester.

    Program Profesi

    – Dokter: Maksimal 4 semester
    – Dokter gigi: Maksimal 4 semester
    – Dokter hewan: Maksimal 4 semester
    – Psikolog: Maksimal 2 semester
    – Kebidanan: Maksimal 2 semester
    – Apoteker: Maksimal 2 semester
    – Guru: Maksimal 2 semester.

    Syarat Penerima Beasiswa ADik 2025

    Syarat Umum

    • Terdaftar pada sistem beasiswa ADik di https://adik.kemdiktisaintek.go.id
    • Melengkapi data nomor induk kependudukan (NIK), nomor induk siswa nasional (NISN) dan nomor pokok sekolah nasional (NPSN)
    • Lulus seleksi penerimaan mahasiswa bagi pada perguruan tinggi yang ditetapkan Kemendiktisaintek lewat jalur SNBP, SNBT atau Seleksi Mandiri
    • Menyertakan deskripsi diri yang ditulis tangan sendiri oleh siswa pendaftar dan diupload di sistem beasiswa ADik
    • Menyertakan surat persetujuan orang tua/wali dan bersedia melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi
    • Bukan penerima beasiswa yang didanai juga oleh APBN
    • Bersedia menandatangani surat perjanjian kinerja penerima bantuan beasiswa
    • Nilai rata-rata rapor setiap semester untuk seluruh mata pelajaran minimal 75
    • Nilai rata-rata rapor 6 pelajaran yang sesuai dengan jurusan minimal 75
    • Mata pelajaran pendaftar jurusan IPA yang akan dipertimbangkan untuk seleksi KIP Kuliah didasarkan atas nilai matematika, bahasa Indonesia, bahasa Inggris, kimia, fisika, dan biologi
    • Mata pelajaran pendaftar jurusan IPS yang akan dipertimbangkan untuk seleksi KIP Kuliah didasarkan atas nilai matematika, bahasa Indonesia, bahasa Inggris, sosiologi, ekonomi, dan geografi
    • Mata pelajaran pendaftar jurusan Bahasa yang akan dipertimbangkan untuk seleksi KIP Kuliah didasarkan atas nilai matematika, bahasa Indonesia, bahasa Inggris, sastra Indonesia, antropologi, dan salah satu bahasa asing
    • Mata pelajaran pendaftar jurusan SMK yang akan dipertimbangkan untuk seleksi KIP Kuliah didasarkan atas nilai matematika, bahasa Indonesia, bahasa Inggris, dan kompetensi keahlian
    • Siswa dapat memilih maksimal dua perguruan tinggi dan dua prodi.
    • Pilihan perguruan tinggi dan prodi menyatakan prioritas pilihan.

    Syarat Khusus Skema Siswa dari Wilayah Papua

    • Warga negara Indonesia
    • Siswa SMA, SMK atau sederajat yang akan lulus pada tahun 2025 atau lulusan tahun sebelumnya
    • Berasal dari orang asli Papua atau penerima Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) wilayah Papua dan menempuh sekolah menengah di Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah
    • Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, atau Bali.

    Syarat Khusus Skema Siswa dari Wilayah Khusus 3T

    • Warga negara Indonesia
    • Siswa SMA, SMK atau sederajat yang akan lulus pada tahun 2025 atau lulusan tahun sebelumnya.
    • Berasal dari daerah khusus atau penerima Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) dan menempuh sekolah menengah di Aceh, Sumatera Barat, Riau, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, dan Nusa Tenggara Timur.

    Syarat Khusus Skema Siswa dari Anak Pekerja Migran (Repatriasi)

    • Warga negara Indonesia
    • Siswa SMA, SMK atau sederajat yang akan lulus pada tahun 2025 atau lulusan tahun sebelumnya.
    • Anak pekerja migran Indonesia yang lulus dari sekolah Indonesia atau lembaga pendidikan nonformal di luar negeri.
    • Penerima Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) dan menempuh sekolah menengah di Bali, Banten, DI Yogyakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Lampung, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi Selatan.

    Jalur Seleksi Pendaftaran Beasiswa ADik 2025

    • Jalur seleksi afirmasi pendidikan tinggi yang dilaksanakan PPAPT bersama PT penyelenggara beasiswa ADik
    • Jalur Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB)
    • Bagi peserta lulus SNBP atau UTBK-SNBT
    • Jalur Seleksi Mandiri PT Penyelenggara Beasiswa ADik.

    Cara Daftar Beasiswa ADik 2025

    1. Melakukan pendaftaran di https://adik.kemdiktisaintek.go.id/
    2. Pengajuan sebagai calon pelamar beasiswa dapat dilakukan ke dinas pendidikan daerah setempat (berlaku juga bagi yang lulus SNPMB 2025).
    3. Bagi peserta beasiswa ADEM dapat mendaftarkan diri ke koordinator ADEM setempat.
    4. Siswa mengisi berkas pendaftaran dengan dibantu sekolah atau pihak yang mendaftarkan.
    5. Pihak pemerintah atau yang mendaftarkan siswa melakukan pendaftaran calon penerima juga.
    6. Tim pengelola beasiswa pusat akan melakukan verifikasi dan validasi.
    7. Penentuan penetapan penerima beasiswa dilakukan oleh pemimpin perguruan tinggi.

    Jadwal Seleksi Beasiswa ADik 2025

    • Sosialisasi: 24 April-7 Mei 2025
    • Pendaftaran 2-31 Mei 2025
    • Verifikasi: 1-10 Juni 2025
    • Seleksi: 11-15 Juni 2025
    • Penetapan: 25 Juni 2025
    • Registrasi perguruan tinggi: Juli-Agustus 2025.

    Demikian informasi pendaftaran Beasiswa ADik 2025. Selamat mencoba detikers!

    (cyu/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Berapa Gaji Orang Tua untuk KIP Kuliah 2025? Simak Kriteria Ekonominya!


    Jakarta

    Pada pendaftaran KIP Kuliah, terdapat ketentuan pendapatan kotor orang tua agar bisa mendaftar. Berapa gaji orang tua untuk bisa mendaftar KIP Kuliah?

    Pendaftaran akun KIP Kuliah sendiri ditutup hingga 31 Oktober 2025. Untuk peserta yang mendaftar KIP Kuliah dengan jalur UTBK SNBT, pendaftarannya sudah ditutup pada 27 Maret 2025.

    Namun, pendaftaran KIP Kuliah jalur mandiri belum dibuka. Maka dari itu, detikers dapat menyimak terlebih dulu ketentuan gaji orang tua sebelum mendaftarkan diri.


    Nominal Gaji Orang Tua untuk KIP Kuliah

    Calon mahasiswa baru dapat mendaftar KIP Kuliah apabila memenuhi kriteria tidak mampu secara ekonomi. Kriterianya adalah:

    • Pendapatan kotor gabungan orang tua/wali maksimal Rp 4 juta setiap bulan.
    • Jika pendapatan kotor gabungan orang tua/wali dibagi dengan jumlah anggota keluarga, maksimal Rp 750 ribu.
    • Calon penerima dengan kriteria ini wajib mengunggah surat keterangan tidak mampu (SKTM).

    Persyaratan di atas wajib dipenuhi apabila calon mahasiswa tidak dapat memenuhi syarat-syarat yaitu:

    • Kepemilikan program bantuan pendidikan nasional atau Program Indonesia Pintar (PIP) Dikdasmen.
    • Masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau menerima bantuan sosial dari Kementerian Sosial (Kemensos), seperti:

    – Program Keluarga Harapan (PKH)

    – Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK)

    – Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT)

    • Tergolong dalam kelompok masyarakat miskin/rentan miskin maksimal desil 3 di Data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE).
    • Berasal dari panti sosial atau panti asuhan.

    Syarat KIP Kuliah 2025

    • Lulusan SMA/SMK/sederajat yang lulus pada 2025, 2024, dan 2023.
    • Lulus seleksi penerimaan mahasiswa baru melalui jalur mana pun, baik di perguruan tinggi negeri maupun swasta pada program studi (prodi) yang sudah diakreditasi secara resmi dan tercatat pada sistem akreditasi perguruan tinggi.
    • Mempunyai potensi akademik baik, tetapi memiliki keterbatasan ekonomi atau berasal dari keluarga miskin/rentan miskin dan/atau dengan pertimbangan khusus yang didukung bukti dokumen sah.

    Itulah besaran gaji orang tua untuk bisa ikut KIP Kuliah dan informasi persyaratan ekonomi lainnya.

    (nah/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa LPDP ke Prancis Tahun 2025 Dibuka, Cek Syarat & Cara Daftarnya!



    Jakarta

    Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) membuka beasiswa doktor atau S3 ke Prancis. Pendaftaran beasiswa sudah dimulai sejak 2 Mei hingga 2 Juni 2025.

    Beasiswa ini ditujukan bagi calon mahasiswa umum, CPNS, PNS, TNI maupun Polri. Bidang-bidang keilmuan yang tersedia selaras dengan prioritas pembangunan Indonesia.

    Durasi maksimal pembiayaan beasiswa selama 48 bulan. Pelamar nantinya akan diseleksi secara administrasi maupun substansi.


    Apa saja syarat yang diperlukan agar bisa daftar beasiswa ini? Mengutip laman resmi LPDP, berikut informasi lengkapnya.

    Komponen Beasiswa LPDP S3 ke Prancis 2025

    Dana Pendidikan

    • Biaya kuliah (tuition fee)
    • Dana pendaftaran
    • Dana tunjangan buku
    • Dana penelitian tesis
    • Dana seminar internasional
    • Dana publikasi jurnal internasional.

    Dana Pendukung

    • Dana transportasi
    • Dana aplikasi visa
    • Dana asuransi kesehatan
    • Dana kedatangan
    • Dana hidup bulanan
    • Dana keadaaan darurat (jika diperlukan)
    • Dana tunjangan keluarga.

    Syarat Daftar Beasiswa LPDP S3 ke Prancis 2025

    • Warga Negara Indonesia
    • Warga umum, CPNS, PNS, TNI atau Polri
    • Berusia maksimal 47 tahun
    • Mempunyai IPK S2 minimal 3,00 pada skala 4,00
    • Mempunyai skor kemahiran bahasa minimal 27 untuk TOEFL iBT, 6.0 untuk IELTS, dan B2 untuk DELF
    • Melampirkan surat kesediaan promotor/co-promotor
    • Bagi lulusan perguruan tinggi luar negeri harus membuat ijazah penyetaraan.
    • Bagi mahasiswa yang sedang on going dapat mendaftar dengan prodi dan pilihan kampus berbeda.
    • Pendaftar yang pernah mengikuti S3 tetapi tidak selesai juga boleh mencoba beasiswa ini tetapi dengan membuktikan surat pemberhentian/sejenisnya.
    • Melampirkan surat rekomendasi online dan offline
    • Menulis profil diri termasuk riwayat pendidikan
    • Menulis komitmen kembali ke Indonesia pasca studi
    • Menulis proposal penelitian.

    Cara Daftar Beasiswa LPDP S3 ke Prancis 2025

    1. Melakukan pendaftaran pada laman IFI/kampus di Prancis lewat laman https://www.ifi-id.com/pre-registration-lpdp-france-doctoral-scholarship-2025/
    2. Melakukan pendaftaran juga di https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/
    3. Isi formulir yang ada dan submit formulir sebelum waktu yang ditentukan.

    Jadwal Seleksi Beasiswa LPDP S3 ke Prancis 2025

    • Pendaftaran: 2 Mei-2 Juni 2025
    • Seleksi administrasi: 3-12 Juni 2025
    • Pengumuman hasil seleksi administrasi: 13 Juni 2025
    • Pengajuan sanggah: 14-16 Juni 2025
    • Pengumuman hasil sanggah: 25 Juni 2025
    • Pemrosesan LoA oleh kampus: 13 Juni-14 Juli 2025
    • Seleksi substansi: 14 Juli-15 Agustus 2025
    • Penerbitan LoA oleh mitra: 25 Agustus-1 September 2025
    • Pengumuman hasil seleksi substansi: 8 September 2025
    • Periode perkuliahan paling cepat: Oktober 2025.

    Bagaimana detikers, tertarik kuliah S3 lewat beasiswa ini? Ayo segera daftarkan diri kalian!

    (cyu/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • ITS Buka Beasiswa Fast Track untuk Fresh Graduate, Kuliah S2-S3 Hanya 4 Tahun



    Jakarta

    Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) membuka berbagai skema beasiswa fast track. Beasiswa-beasiswa ini memungkinkan mahasiswa lulus S2 hingga S3 dalam waktu singkat.

    “ITS membuka peluang emas lewat program beasiswa S2 dan S3 bagi kamu yang siap menjawab tantangan masa depan melalui penelitian dan kolaborasi internasional! Beasiswa tersebut adalah Beasiswa Fast-D, Beasiswa Unggulan ITS, dan Global Excellence Scholarship,” tulis unggahan Instagram @its_campus dilansir Selasa (6/5/2025).

    Apa saja keunggulan tiga beasiswa tersebut dan bagaimana cara daftarnya? Simak di sini lebih lanjut.


    Jenis-jenis Beasiswa Fast Track di ITS

    1. Beasiswa FAST-D

    Beasiswa FAST-D bisa dicoba oleh detikers yang ingin mengenyam pendidikan hingga S3 setelah lulus S1. Lewat beasiswa ini, mahasiswa hanya akan menempuh S2 dan S3 selama kurang lebih empat tahun.

    Syarat utama daftar beasiswa ini adalah alumnus ITS yang wisuda angkatan 130-132. Tak hanya bagi alumni, beasiswa juga bisa dicoba oleh lulusan kampus lain maksimal pada September 2024.

    Keuntungan memperoleh beasiswa ini antara lain:

    – Bebas uang kuliah
    – Tunjangan senilai Rp 5 juta/bulan
    – Dana penelitian Rp 50 juta/tahun (mulai tahun kedua)
    – Dibimbing dosen pembimbing H-index tinggi.

    2. Beasiswa Unggulan ITS

    Beasiswa ini diperuntukkan bagi lulusan S2 yang sudah memiliki gelar master dan publikasi ilmiah. Penerima Beasiswa Unggulan ITS hanya menempuh S3 dalam tiga tahun.

    Beasiswa ini cocok bagi mahasiswa yang punya semangat penelitian tinggi. Untuk daftar beasiswa, syarat khusus yang harus dimiliki pelamar adalah lulusan S2 dengan satu publikasi ilmiah yang minimal terbit di SINTA 4 atau Scopus/WoS.

    Berbeda dengan Beasiswa Fast-D, manfaat memperoleh beasiswa ini antara lain:

    – Bebas uang kuliah
    – Tunjangan Rp 5 juta/bulan
    – Dana penelitian Rp 50 juta/tahun
    – Dosen pembimbing H-index minimal skor 8.

    3. Beasiswa Keunggulan Global

    ITS menyediakan beasiswa lain untuk mahasiswa asing atau internasional. Melalui beasiswa ini, mahasiswa dibebaskan biaya kuliah S3 atau doktor selama tiga tahun.

    Syarat daftar beasiswa ini harus merupakan pelajar internasional, mempunyai paspor, membuat surat motivasi, dan membuat rencana akademik.

    Adapun keuntungan penerima Global Excellence Scholarship yakni:

    – Bebas uang kuliah
    – Tunjangan Rp 5 juta/bulan
    – Dana riset Rp 50 juta/bulan
    – Promotor H-index minimal 6 dengan pengalaman riset global.

    Jadwal Pendaftaran Beasiswa Pascasarjana ITS

    • Sosialisasi beasiswa: 24 April-9 Mei 2025
    • Promotor Seleksi: 24 April-9 Mei 2025
    • Pendaftaran FAST-D & Beasiswa Unggulan: 1-29 Juli 2025
    • Pendaftaran Beasiswa Global Excellence: 9-31 Mei 2025

    Demikian informasi beasiswa yang ditawarkan ITS bagi calon mahasiswa baru. Untuk informasi lebih lengkap dapat dilihat di laman https://www.its.ac.id/pascasarjana/beasiswa/informasi-beasiswa/

    (cyu/nah)



    Sumber : www.detik.com