Author: 07

  • Digest Saham: Harga Komoditas Emas dan Gas di Tahun 2025 Diproyeksikan Naik

    Harga komoditas secara umum diperkirakan turun pada 2025 karena prospek ekonomi global yang lemah dan penguatan dolar AS. Namun, harga emas dan gas diproyeksikan akan naik. Simak berita berikut!

    From Equity Research Desk

    MAKRO

    • Harga komoditas secara umum diperkirakan turun pada 2025 karena prospek ekonomi global yang lemah dan penguatan dolar AS. Namun, harga emas dan gas diproyeksikan akan naik. Tahun 2024 memberikan hasil yang beragam: investor beralih ke emas untuk melindungi diri dari inflasi, sementara komoditas seperti bijih besi melemah akibat pertumbuhan ekonomi China yang lamban. Menurut Sabrin Chowdhury dari BMI, kekuatan dolar AS akan membatasi permintaan untuk komoditas yang dihargai dalam mata uang tersebut. Pelaku pasar akan mengawasi potensi stimulus tambahan dari China yang diharapkan dapat mendorong pemulihan permintaan komoditas di negara tersebut.
    • Donald Trump dikabarkan sedang mempertimbangkan rencana tarif baru yang fokus pada barang dan jasa tertentu, seperti logam industri, pasokan medis, dan energi. Trump membantah laporan tersebut dan menyatakan kebijakan tarifnya tidak akan dikurangi. Rencana tarif universal Trump, yang menargetkan China dan Meksiko, memicu kekhawatiran akan lonjakan inflasi. Selama masa jabatan pertama Trump, tarif tidak secara signifikan meningkatkan harga, tetapi para ekonom memperkirakan dampaknya lebih besar dalam kondisi ekonomi saat ini. AS saat ini menghadapi defisit perdagangan bulanan sebesar US$74 miliar yang meningkat selama pandemi Covid.

    GSS

    • $TSLA : Penjualan Tesla di China mencapai rekor tertinggi dengan peningkatan 8,8% menjadi lebih dari 657.000 mobil pada 2024. Pada Desember 2024, penjualan Tesla meningkat 12,8% dibandingkan bulan sebelumnya dengan total 83.000 unit. Tesla kehilangan pangsa pasar, turun dari 7,8% pada 2023 menjadi 6% pada periode Januari-November 2024. Persaingan dengan pembuat kendaraan listrik asal China semakin ketat, terutama karena produk domestik yang lebih murah dan beragam fitur canggih. Tesla melakukan pemotongan harga, termasuk untuk Model Y yang turun 10.000 yuan, serta memperpanjang program pinjaman tanpa bunga.
    • $MSTR : MicroStrategy (MSTR) membeli 1.070 BTC seharga US$101 juta dengan harga rata-rata US$94.004 per Bitcoin. Total kepemilikan MicroStrategy kini mencapai 447.470 BTC senilai US$27,97 miliar, menjadikannya perusahaan publik dengan kepemilikan Bitcoin terbesar. Perusahaan melaporkan hasil BTC sebesar 48% untuk kuartal IV 2024 dan 74,3% untuk tahun keuangan 2024. MicroStrategy berencana mengumpulkan tambahan US$2 miliar melalui penawaran umum untuk membeli lebih banyak Bitcoin. Saham MicroStrategy naik lebih dari 3% setelah pembelian Bitcoin terbaru. Investor besar Bitcoin lainnya juga menambah kepemilikan, menunjukkan tren akumulasi dan prospek optimis terhadap harga Bitcoin. Harga Bitcoin baru-baru ini mencapai US$100.000, menandakan potensi pembalikan tren ke arah kenaikan.
    • $DIS : Fubo dan Hulu + Live TV milik Disney (DIS) bergabung menjadi satu perusahaan. Disney memiliki 70% saham di perusahaan gabungan ini, yang akan tetap menggunakan nama Fubo dan dipimpin oleh manajemen Fubo. Total pelanggan gabungan Fubo dan Hulu + Live TV mencapai 6,2 juta di Amerika Utara. Layanan Fubo dan Hulu + Live TV akan tetap tersedia secara terpisah setelah transaksi selesai. Disney memberikan pinjaman US$145 juta kepada Fubo pada 2026 dan akan membayar biaya pembatalan US$130 juta dalam kondisi tertentu. Disney dan Fubo akan meluncurkan layanan baru yang mencakup jaringan olahraga dan siaran Disney.
    Selengkapnya

     

    Gauge Image

     

    Fear 37

    Jan 6 2025 at 6:59:52 PM ET

     

    S&P 500 5,975.38 0.55%
    NASDAQ 19,864.98 1.24%
    DJIA 42,706.56 -0.06%

     

    Disclaimer: Berinvestasi dalam cryptocurrency dan saham AS memiliki risiko yang melekat, dan Anda bertanggung jawab penuh atas keputusan investasi Anda. Informasi yang diberikan oleh Pluang berasal dari riset internal dan tidak dipengaruhi oleh pihak ketiga. Informasi ini tidak boleh dianggap sebagai saran atau nasihat keuangan, dukungan, rekomendasi, tawaran atau ajakan untuk melakukan aktivitas investasi apapun. Harga cryptocurrency dan saham AS sangat fluktuatif dan dapat berubah dengan cepat. Selalu lakukan riset Anda sendiri dan pertimbangkan toleransi risiko Anda sebelum membuat keputusan investasi. Pluang tidak bertanggung jawab atas kerugian atau kerusakan yang diakibatkan oleh penggunaan informasi ini. Jika Anda ragu, kami menyarankan untuk berkonsultasi dengan penasihat keuangan independen.
    Pluang berlisensi resmi dan diawasi oleh Bappebti. Semua transaksi saham as tercatat di Bursa Berjangka jakarta (BBJ) dan Kliring Berjangka Indonesia (KBI) Semua transaksi aset kripto tercatat di Bursa Komoditi Nusantara (CFX) dan Kliring Komoditi Indonesia (KKI)



    Sumber : pluang.com

  • Digest Crypto: Bull Market Akan Segera Usai!

    Crypto Dan mengungkap bahwa banyaknya investasi baru berikut dengan investor lama yang terus memborong aset di pasar kripto, kemungkinan besar pasar akan menghadapi titik jenuh. Titik jenuh tersebut dapat memicu siklus ‘bearish market’. Simak berita berikut!

    From Crypto Research Desk

    MAKRO

    • Michael Barr, yang dikenal sebagai penentang kripto, mengundurkan diri dari posisinya sebagai Wakil Ketua Pengawasan di Federal Reserve. Dampak pada Regulasi Kripto: Kepergian Barr dapat membuka peluang bagi pendekatan yang lebih ramah terhadap industri kripto di masa depan. Pengunduran diri ini terjadi menjelang pergantian pemerintahan, yang mungkin membawa perubahan dalam kebijakan terkait aset digital. Pelaku industri kripto berharap bahwa perubahan ini akan menghasilkan regulasi yang lebih mendukung inovasi dan adopsi teknologi blockchain.
    • Sentimen bullish di pasar kripto diperkirakan telah memasuki tahap akhir. Kontributor CryptoQuant, Crypto Dan mengungkap bahwa banyaknya investasi baru berikut dengan investor lama yang terus memborong aset di pasar kripto, kemungkinan besar pasar akan menghadapi titik jenuh. Titik jenuh tersebut dapat memicu siklus ‘bearish market’. Karenanya, para investor diharapkan mewaspadai kemungkinan tersebut.

    CRYPTO

    • $DOGE : Sejumlah investor kakap mengakumulasi pembelian Dogecoin ($DOGE) sebanyak 140 juta unit dalam 24 jam, kemarin (6/1). Pembelian dalam jumlah besar ini sering kali menjadi indikator potensial kenaikan harga. Analis memprediksi kemungkinan kenaikan hingga 30% dalam waktu dekat. DOGE tengah naik daun lantaran proyek Elon Musk, yakni X Money disinyalir akan memberikan dampak positif pada volume trading sejumlah aset kripto, terutama DOGE.
    • $ADA : Analisis teknikal menunjukkan bahwa harga Cardano (ADA) mendekati breakout bullish, yang dapat mendorongnya mencapai harga tertinggi sepanjang masa (ATH) baru. Saat ini, ADA dibanderol dengan harga berkisar US$1,084 hingga US$1,1 per unit, naik 25%c dalam seminggu terakhir. Bullish pennant yang muncul pada chart harga pasar ADA mengindikasikan potensi reli hingga level US%1,4 per unit dalam waktu dekat. Jika reli berlanjut, harganya bisa terdorong naik melampaui level tertinggi sepanjang masa di US$3,1 per unit. Pengembangan berkelanjutan dalam ekosistem Cardano, termasuk peluncuran proyek dan kemitraan baru, memperkuat prospek positif ini.
    • $XRP : Ripple ($XRP) membukukan arus modal masuk sebesar US$5,7 juta saat Bitcoin justru kehilangan dana sebanyak US$25 juta, minggu lalu. Selain Bitcoin, Solana juga mencatat outflow sebesar US$400.000. Sementara Ethereum masih menerima arus modal masuk sebanyak US$ 2 juta. Saat ini, XRP diperdagangkan di kisaran US$2,4 per unit, naik 2% dalam 24 jam terakhir. Kendati demikian, momentum bully mungkin tidak akan bertahan lama lantaran volume trading XRP turun signifikan sebesar 12% menjadi US$3,71 miliar.
    Selengkapnya

     

    Gauge Image

     

    Neutral 66

    7 Januari 2025 – 00:00 WIB

     

    Crypto Total Market Cap $3.51T -0.11%
    BTC Dominance 57.6% -0.12%
    Total 3 (All Crypto exclude BTC & ETH) $1.04T 0.03%

     

    Disclaimer: Berinvestasi dalam cryptocurrency dan saham AS memiliki risiko yang melekat, dan Anda bertanggung jawab penuh atas keputusan investasi Anda. Informasi yang diberikan oleh Pluang berasal dari riset internal dan tidak dipengaruhi oleh pihak ketiga. Informasi ini tidak boleh dianggap sebagai saran atau nasihat keuangan, dukungan, rekomendasi, tawaran atau ajakan untuk melakukan aktivitas investasi apapun. Harga cryptocurrency dan saham AS sangat fluktuatif dan dapat berubah dengan cepat. Selalu lakukan riset Anda sendiri dan pertimbangkan toleransi risiko Anda sebelum membuat keputusan investasi. Pluang tidak bertanggung jawab atas kerugian atau kerusakan yang diakibatkan oleh penggunaan informasi ini. Jika Anda ragu, kami menyarankan untuk berkonsultasi dengan penasihat keuangan independen.
    Pluang berlisensi resmi dan diawasi oleh Bappebti. Semua transaksi saham as tercatat di Bursa Berjangka jakarta (BBJ) dan Kliring Berjangka Indonesia (KBI) Semua transaksi aset kripto tercatat di Bursa Komoditi Nusantara (CFX) dan Kliring Komoditi Indonesia (KKI)



    Sumber : pluang.com

  • Prediksi Bitcoin Paska Pelantikan Donald Trump (Akan Hancur?)

    Seperti yang kita ketahui, Bitcoin dan pasar kripto secara keseluruhan telah mengalami apresiasi yang cukup tinggi paska terpilihnya presiden Donald Trump yang secara terang-terangan mendukung kemajuan dari industri ini. Harga dari Bitcoin sendiri telah meningkat sekitar 43% sejak kemenangan Donald Trump dalam kontestasi elektoral kepresidenan AS pada bulan November 2024 silam hingga saat ini. Hal ini selaras dengan ekspektasi pasar bahwa Donald Trump akan menerbitkan kebijakan-kebijakan yang mendukung industri kripto. Saat ini, Bitcoin sedang berkonsolidasi setelah berhasil menyentuh level all time high-nya di angka kisaran $108k.

    Terpilihnya Donald Trump menjadi titik pivotal bagi Bitcoin sebab itulah titik awal rally dari pasar kripto pada penghujung 2024 silam. Hal ini menunjukkan bahwa ada korelasi yang signifikan antara pergerakan pasar kripto dengan iklim politik AS. Satu lagi milestone penting dalam dinamika politik ini adalah pelantikan dari sang presiden terpilih yang akan dilaksanakan pada 20 Januari mendatang dan diisukan akan menghasilkan gejolak pada pasar.

    Berbagai spekulasi dan pandangan pun bermunculan terhadap peristiwa yang akan terjadi tersebut. Ada pihak yang mengatakan bahwa kripto akan kembali rally setelah peristiwa tersebut, namun pihak yang lain justru mengatakan hal sebaliknya.

    What might be causing a crash?

    Kita dapat menengok ke masa lalu pada 2021 saat Elon Musk men-tweet bahwa dia akan tampil diwawancara dalam acara Saturday Night Live. Di saat itu, beredar rumor yang mengatakan bahwa paska kehadiran Elon Musk di acara tersebut, koin DOGE dapat kembali terbang. Atas antisipasi tersebut, kabar dan antisipasi tersebut, koin DOGE melonjak >130% dari sejak tweet Elon hingga acara tersebut disiarkan. Namun naas, paska live Elon, harga DOGE justru jatuh dan mengawali segala kejatuhannya hingga bear market 2022 dan belum ter-recover 100% hingga saat ini.

    Dogecoin crash post Elon Musk Live. Sumber: TradingView

    Sedikit banyak mungkin ada kemiripan antara kasus DOGE tersebut dengan Bitcoin dan Trump saat ini. Kemenangan Trump menjadi animo luar biasa bagi jagat kripto dan pelantikan Trump bisa saja menjadi puncak dari animo tersebut karena seluruh ekspektasi pasar telah tercermin pada pergerakan harga saat ini atau istilahnya sudah priced in

    Hal ini didukung pula oleh pernyataan dari Head of Research K33, Vetle Lunde yang memberi pernyataan bahwa “Sangat mungkin bahwa pasar memiliki ekspektasi yang delusi terhadap laju perubahan kebijakan dan akan menilai secara berlebihan dampaknya menjelang inagurasi.” “Kami memperkirakan rally saat ini akan mencapai puncaknya pada pertengahan Januari sebelum inagurasi dan melihat area tersebut sebagai area yang wajar untuk mengurangi risiko dan merealisasikan keuntungan untuk jangka pendek,” lanjutnya.

    Pernyataan senada juga muncul dari mantan CEO BitMex, Arthur Hayes. “Saya yakin pasar kripto akan mengalami penurunan yang mengerikan di sekitar hari pelantikan Trump pada 20 Januari 2025,” terangnya.

    What potentially supports the bull?

    Meskipun kekhawatiran akan adanya selloff dalam jangka pendek paska pelantikan Trump, bukan berarti outlook Bitcoin dan pasar kripto secara umum menjadi buruk pada tahun 2025. Berbagai katalis yang berpotensi mendongkrak pergerakan harga Bitcoin. Adopsi institusi dan ritel yang semakin masif menjadi salah satu kunci pendorong untuk Bitcoin mengalami apresiasi.

    Bitwise Asset Management memprediksi Bitcoin dapat menyentuh $200k pada tahun 2025 atas dasar beberapa katalis seperti masuknya investor institusi, regulasi yang semakin bersahabat, serta kelangkaan supply berkat peristiwa halving yang baru saja terjadi. Meski begitu bukan berarti perusahaan ini tidak memberi peringatan bahwa potensi headwind juga dapat terjadi akibat aksi jual oleh pemerintah, kegagalan memecoin, serta pemotongan suku bunga yang mengecewakan.

    Bitwise Catalyst & Potential Headwinds for Bitcoin. Sumber: Bitwise

    Blockware Solutions juga mengisyaratkan opini serupa dimana mereka memprediksi bahwa dalam kondisi bull, Bitcoin dapat meningkat ke harga $400k pada 2025. Bahkan dalam kondisi bear sekalipun, 2025 akan membawa Bitcoin ke harga $150k. Optimisme ini didasari trayektori probabilitas adopsi Bitcoin yang semakin tinggi pada 2025 seperti dijadikannya Bitcoin sebagai Strategic Reserve oleh AS, adopsi Bitcoin oleh korporasi khususnya yang tergabung dalam M7 pada neraca keuangan mereka, serta pernyataan dovish oleh The Fed terhadap keputusan suku bunga.

    Blockware’s 2025 Bitcoin Prediction. Sumber: Blockware

    Proyeksi dari beberapa analis juga mengindikasikan optimisme serupa, seperti Head of Research VanEck yang optimis Bitcoin akan menyentuh $180k tahun ini. Alex Thorn dari Galaxy Digital memprediksi Bitcoin akan melampaui $150k di pertengahan tahun 2025, dan kemungkinan mencapai $185k pada akhir tahun.

    What we can do?

    Tentu, tidak ada yang tahu secara pasti bagaimana pergerakan harga Bitcoin paska dilantiknya Trump. Meskipun hasil analisa menunjukkan bahwa terdapat indikasi kejatuhan dalam jangka pendek namun kemudian tetap akan menorehkan hasil yang positif pada tahun ini, tidak ada yang namanya sebuah kepastian dalam dinamika investasi.

    Hal yang dapat dilakukan oleh kita sebagai investor adalah tetap melakukan manajemen keuangan serta memitigasi resikonya. Apabila kita percaya dengan performa Bitcoin maupun aset kripto lain dalam jangka panjang, berinvestasi secara rutin bisa menjadi solusi agar tidak terpengaruh dengan pergerakan pasar dalam jangka pendek. Memanfaatkan Recurring Buy di Pluang bisa menjadi pilihan untuk kita dapat tetap berinvestasi tanpa khawatir dengan dinamika pasar dalam jangka pendek.

    Transaksi BTC di Sini!



    Sumber : pluang.com

  • Crypto Alami Short-Term Down Trend, Coin AI Bisa Jadi Penyelamat!

    Market crypto mengalami crash pada tanggal 7-8 Januari 2025. Hal ini disebabkan karena market menilai bahwa imbal hasil dari bonds sudah cukup menarik yang ditandakan dengan kenaikan yield US Treasury Bond. 30-Y US Treasury yield naik mencapai 4.61%, 10-Y US Treasury yield naik mencapai 4.7%, 5-Y US Treasury yield naik mencapai 4.5%. 

    Selain itu, terdapat juga sentimen dari The Fed yang mulai slowdown untuk menurunkan suku bunga di tahun 2025, dengan proyeksi cut rate hanya 2x. Pendapat ini juga di support oleh job report yang cooling down atau dianggap sebagai sinyal “aman”, tidak menuju ke resesi. 

    Dengan dorongan tersebut, hasilnya adalah BTC turun 5%, ETH turun 9%, dan meme coin DOGE turun 10%. Sebenernya tidak hanya dari crypto market, tapi dari sisi US Stock Market juga mengalami penurunan. Seperti S&P500 yang turun -1.11%, Nasdaq turun -1.89%, dan Dow Jones turun -0.42%. 

    Beli Coin BTC di Sini!

    Beli Coin ETH di Sini!

    Beli Coin DOGE di Sini!

    Namun, dibalik semua hal tersebut, sobat cuan juga harus ingat bahwa di tanggal 20 Januari 2025, Donald Trump akan dilantik dan diprediksikan akan menciptakan gebrakan-gebrakan baru yang akan membuat crypto market mengalami pump dan strong dollar policy juga berpotensi membuat US Stock Market menciptakan ATH baru. 

    Salah satu gebrakan yang dinilai dapat meningkatkan market cap crypto adalah memilih SEC yang pro crypto yang membuat banyak ETF Altcoin disetujui dan bisa diperdagangkan di tahun 2025. Misalnya seperti Solana yang dirumorkan akan disetujui ETF nya di Juli 2025. 

    Beli Coin SOL di Sini!

    Selain dari faktor makroekonomi, sobat cuan mungkin bisa memainkan naratif play di tahun 2025. Misalnya seperti naratif AI. Dimana, secara historical coin-coin AI selalu menunjukan performa yang baru di Bulan Januari-Febuari di setiap tahunnya. Dengan trading ataupun investing short term di coin AI mungkin sobat cuan bisa mendapatkan keuntungan yang lebih besar. Lalu ada apa aja sih saham yang berbasis AI? 

    Apabila dilihat dari marketcap AI yang paling besar dan banyak diadopsi adalah TAO, Near Protocol dan RENDER. Secara historical TOA sudah berhasil mencapai kenaikan harga 9.8%, Render naik 17.2% dan NEAR naik 7.2% selama 7 hari kebelakang. Apabila sobat cuan ingin melakukan trading meme coin yang berbasis AI, mungkin coin Turbo, AI16Z, GOAT, ataupun Zerebro bisa menjadi alternatif yang bisa dijadikan konsiderasi. 

    Beli Coin Turbo di Sini!

    Beli Coin TAO di Sini!

    Beli Coin RENDER di Sini!

    Investasimu dengan Aman di Pluang!

    Download aplikasi Pluang untuk investasi Saham AS, emas, ratusan aset kripto dan puluhan produk reksa dana mulai dari Rp10.000 dan hanya tiga kali klik saja! Dengan Pluang, kamu bisa melakukan diversifikasi aset dengan mudah dan aman karena seluruh aset di Pluang sudah terlisensi dan teregulasi. Ayo, download dan investasi di aplikasi Pluang sekarang!



    Sumber : pluang.com

  • Daily News Saham AS – 8 Januari 2025

    1. Nvidia Rilis Chip Gaming untuk PC, Memanfaatkan Fitur AI dari GPU Pusat Data

    • Nvidia (NVDA) meluncurkan chip GeForce RTX 50-series untuk PC desktop dan laptop berbasis arsitektur Blackwell.
    • Chip ini akan tersedia dengan harga mulai US$550 hingga US$2.000, dan laptop yang menggunakannya akan mulai dirilis pada bulan Maret.
    • Peluncuran dilakukan di CES di Las Vegas, di mana CEO Jensen Huang mengumumkan kemampuan chip untuk gaming.
    • Nvidia awalnya dikenal sebagai perusahaan gaming, tetapi kini pendapatan utama mereka berasal dari chip AI untuk pusat data.
    • Penjualan gaming Nvidia menyumbang kurang dari 10% dari total pendapatan pada kuartal terakhir, sementara chip pusat data menyumbang 88%.
    • CES kali ini tetap fokus pada produk konsumen, dengan chip GeForce RTX 50-series dirancang khusus untuk gaming.

    2. FedEx Umumkan Pertukaran Utang Seiring Spin-Off Divisi Freight

    • FedEx (FDX) mengumumkan penawaran tukar utang yang mencakup surat utang senior dengan jangka waktu jatuh tempo antara 2028 hingga 2065.
    • Penawaran ini memberikan kesempatan bagi pemegang surat utang yang memenuhi syarat untuk menukar surat utang yang ada dengan surat utang baru yang memiliki suku bunga dan tanggal jatuh tempo yang sama, serta pembayaran partisipasi awal bagi mereka yang mengajukan penukaran sebelum 22 Januari 2025.
    • Surat utang baru akan dijamin oleh anak perusahaan yang sama yang saat ini menjamin surat utang yang ada.
    • Penawaran ini terbuka hanya untuk pembeli institusional yang memenuhi syarat dan non-AS sesuai dengan hukum yang berlaku, serta tidak terdaftar di SEC.
    • Penawaran dan permohonan persetujuan ini akan berakhir pada 6 Februari 2025, kecuali diperpanjang atau dihentikan oleh FedEx.
    • Selain itu, FedEx melakukan pemisahan divisi Less-Than-Truckload (LTL), yang dipandang sebagai langkah strategis yang dapat membuka nilai signifikan.
    • Meskipun pendapatan FedEx tidak memenuhi ekspektasi, perusahaan mempertahankan fundamental yang kuat dengan rasio P/E 16,9x dan EBITDA sebesar US$10,9 miliar.
    • Beberapa perusahaan keuangan menyesuaikan target harga untuk saham FedEx, dengan Stifel menaikkan target harga menjadi US$368, sementara Stephens menurunkannya menjadi US$345.
    • Loop Capital menaikkan peringkat saham FedEx menjadi Buy dengan target harga yang lebih tinggi sebesar US$365, mengantisipasi manfaat dari efisiensi operasional dan pemisahan bisnis LTL Freight.

    Beli Saham FDX di Sini!

    3. Saham Tesla Merosot Imbas Kecelakaan, Bank of America Turunkan Peringkat

    • Saham Tesla (TSLA) turun 4,1% setelah regulator federal AS (NHTSA) menyelidiki kecelakaan terkait fitur Smart Summon dan Actually Smart Summon.
    • Fitur ini memungkinkan kendaraan Tesla bergerak secara otomatis melalui aplikasi, tetapi dilaporkan gagal mendeteksi rintangan dan kendaraan yang diparkir.
    • NHTSA menerima 12 keluhan terkait Smart Summon dan 1 keluhan untuk versi yang lebih canggih, Actually Smart Summon.
    • Bank of America menurunkan peringkat saham Tesla dari “beli” menjadi “netral” tetapi meningkatkan target harga menjadi US$490.
    • Potensi pendorong pertumbuhan Tesla tahun ini mencakup model berbiaya rendah, peluncuran robotaxi, dan peningkatan produksi baterai Megapack di Shanghai.

    Beli Saham TSLA di Sini!

    4. Uber Gandeng Nvidia Demi Tingkatkan Teknologi AI pada Kendaraan Otonom

    • Uber (UBER) menjalin kerja sama dengan Nvidia (NVDA) untuk mempercepat penggunaan AI dalam teknologi mobil otonom.
    • Uber akan memanfaatkan platform Cosmos dan DGX Cloud milik Nvidia untuk membantu mitra kendaraan otonomnya.
    • CEO Uber Dara Khosrowshahi menyebut AI generatif sebagai kunci masa depan mobilitas, dengan dukungan data dan daya komputasi tinggi.
    • Kolaborasi ini bertujuan mempercepat pengembangan solusi kendaraan otonom yang aman dan dapat diandalkan.
    • Saham Uber naik 15% dalam setahun terakhir, didukung oleh rencana pembelian kembali saham yang baru diumumkan.
    • Saham Nvidia mencapai level tertinggi sepanjang masa dan terus meningkat setelah pernyataan CEO-nya di CES.

    Beli Saham UBER di Sini!

    Transaksi Saham NVDA di Sini!

    5. Pasar Kerja AS Mulai Mendingin: Pengunduran Diri Turun, Lowongan Kerja Naik

    • Jumlah pekerja yang mengundurkan diri pada November turun ke angka terendah sejak pandemi, yaitu di bawah 3,1 juta.
    • Aktivitas perekrutan mencapai titik terendah dalam satu dekade, tetapi pasar tenaga kerja tetap kuat.
    • Pertumbuhan pekerjaan melambat karena normalisasi pasca-pandemi dan dampak suku bunga tinggi.
    • Hingga November, rata-rata tambahan pekerjaan bulanan mencapai 180.363, mirip dengan periode 2010–2019.
    • Laporan pekerjaan Desember diperkirakan menunjukkan tambahan 156.500 pekerjaan dengan tingkat pengangguran tetap di 4,2%.
    • Jumlah lowongan kerja naik menjadi 8,1 juta pada November, melampaui perkiraan sebelumnya.
    • Ekonom mencatat pasar tenaga kerja berada dalam fase “tunggu dan lihat” terkait kebijakan Presiden terpilih yang dapat memengaruhi dinamika ekonomi.

    6. Imbal Hasil Obligasi AS 10 Tahun Melonjak Usai Data Ekonomi Indikasikan Inflasi Sulit Dikendalikan

    • Imbal hasil obligasi 10 tahun AS naik ke 4,693%, level tertinggi sejak April, setelah data ekonomi menunjukkan inflasi di sektor jasa sulit dikendalikan.
    • Indeks harga jasa ISM untuk Desember meningkat ke 64,4 dari 58,2 di November, mengindikasikan kenaikan harga jasa.
    • Laporan JOLTS menunjukkan jumlah lowongan kerja yang lebih tinggi dari perkiraan, menambah tekanan inflasi.
    • Kombinasi kenaikan harga dan lowongan kerja tinggi dapat mengurangi ekspektasi pemotongan suku bunga oleh Federal Reserve pada 2025.
    • Investor menunggu data payroll ADP dan laporan nonfarm payroll dari BLS untuk Desember yang akan memberikan gambaran lebih jelas tentang pasar tenaga kerja AS.
    • The Fed diperkirakan mempertahankan suku bunga pada pertemuan 28-29 Januari, dengan peluang sekitar 93% menurut CME Group.
    • Risalah pertemuan Fed Desember akan dirilis, menjadi fokus investor untuk memahami pandangan pembuat kebijakan terkait prospek ekonomi dan kebijakan moneter.

    Investasimu dengan Aman di Pluang!

    Download aplikasi Pluang untuk investasi Saham AS, emas, ratusan aset kripto dan puluhan produk reksa dana mulai dari Rp10.000 dan hanya tiga kali klik saja! Dengan Pluang, kamu bisa melakukan diversifikasi aset dengan mudah dan aman karena seluruh aset di Pluang sudah terlisensi dan teregulasi. Ayo, download dan investasi di aplikasi Pluang sekarang!



    Sumber : pluang.com

  • Daily News – Crypto 8 Januari 2025

    Berikut ini rangkuman kabar dari jagat kripto, Rabu (8/1).

    1. Penyebab Anjloknya Pasar Kripto

    • Pasar kripto mengalami penurunan tajam akibat sejumlah faktor, diantaranya kenaikan imbal hasil surat utang Amerika Serikat dan sentimen hawkish dari Federal Reserve.
    • Kondisi tersebut diperparah dengan defisit fiskal yang besar dan pagu utang yang menjulang hingga investor kehabisan ruang untuk mendiversifikasi portofolionya pada kelas aset yang lebih berisiko seperti kripto.
    • Sejumlah aset yang terdampak diantaranya Bitcoin ($BTC), Ethereum ($ETH), Dogecoin ($DOGE), dan altcoin lainnya.

    2. Tahun 2025 Berpotensi Bullish

    • Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) menunjukkan potensi bullish untuk tahun 2025.
    • Solana (SOL) terlihat stagnan meski didukung beberapa inisiatif ekosistem.
    • Nexo mengamati tren positif pada BTC dan ETH berdasarkan peningkatan aktivitas jaringan.
    • Analisis on-chain mencatat peningkatan alamat aktif BTC sebesar 8% dalam tiga bulan terakhir.

    3. SOL Strategies Amankan Kredit $25 Juta untuk Solana

    • Perusahaan investasi asal Kanada, SOL Strategies mendapatkan fasilitas kredit senilai US$25 juta untuk membeli Solana ($SOL).
    • Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan likuiditas dalam ekosistem Solana.
    • Kredit berasal dari investor institusi terkemuka, meski nama pemberi pinjaman tidak diungkapkan.
    • Disisi lain, harga SOL saat ini berada di kisaran US$199,55 per unit, mencatat penurunan 8,06% dalam 24 jam terakhir dampak dari koreksi pasar kripto secara keseluruhan.

    4. Aave V3, pemberi pinjaman terbesar dalam keuangan terdesentralisasi, kini diluncurkan di testnet Aptos.

    • Tujuannya adalah menguji kompatibilitas sebelum peluncuran penuh di mainnet.
    • Aptos dikenal memiliki kecepatan tinggi dan biaya transaksi rendah, menarik perhatian pengembang DeFi.
    • Aave V3 menawarkan fitur unik seperti mode efisiensi dan kemampuan cross-chain.

    Beli Coin AAVE di Sini!

    5. Kapan Altcoin Akan Bullish di 2025?

    • Altcoin diproyeksikan mulai rally bullish pada pertengahan hingga akhir 2025.
    • Analisis on-chain menunjukkan peningkatan arus masuk ke stablecoin sebagai sinyal awal.
    • Kunci utama pemulihan altcoin adalah peningkatan adopsi di sektor DeFi dan NFT.
    • Sebagian besar altcoin saat ini masih berada di bawah level resistance kritis.

    6. Czech Republic Pertimbangkan Cadangan Bitcoin Strategis

    • Republik Ceko sedang mempertimbangkan penggunaan Bitcoin (BTC) sebagai cadangan strategis.
    • CIO Bitwise menyebut langkah ini dapat memperkuat posisi ekonomi negara di tingkat global.
    • Jika terealisasi, Ceko akan menjadi salah satu negara Eropa pertama yang menyimpan BTC sebagai aset cadangan.
    • Langkah ini muncul di tengah peningkatan ketegangan geopolitik dan volatilitas pasar mata uang fiat.

    Investasimu dengan Aman di Pluang!

    Download aplikasi Pluang untuk investasi Saham AS, emas, ratusan aset kripto dan puluhan produk reksa dana mulai dari Rp10.000 dan hanya tiga kali klik saja! Dengan Pluang, kamu bisa melakukan diversifikasi aset dengan mudah dan aman karena seluruh aset di Pluang sudah terlisensi dan teregulasi. Ayo, download dan investasi di aplikasi Pluang sekarang!



    Sumber : pluang.com

  • Digest Crypto: Altcoin Rally Diproyeksikan Mulai di Pertengahan 2025

    Altcoin diproyeksikan mulai rally bullish pada pertengahan hingga akhir 2025, walaupun saat ini sebagian besar altcoin saat ini masih berada di bawah level resistance kritis. Simak berita berikut!

    From Crypto Research Desk

    MAKRO

    • Republik Ceko sedang mempertimbangkan penggunaan Bitcoin (BTC) sebagai cadangan strategis. CIO Bitwise menyebut langkah ini dapat memperkuat posisi ekonomi negara di tingkat global. Jika terealisasi, Ceko akan menjadi salah satu negara Eropa pertama yang menyimpan BTC sebagai aset cadangan. Langkah ini muncul di tengah peningkatan ketegangan geopolitik dan volatilitas pasar mata uang fiat.
    • Altcoin diproyeksikan mulai rally bullish pada pertengahan hingga akhir 2025. Analisis on-chain menunjukkan peningkatan arus masuk ke stablecoin sebagai sinyal awal. Kunci utama pemulihan altcoin adalah peningkatan adopsi di sektor DeFi dan NFT. Sebagian besar altcoin saat ini masih berada di bawah level resistance kritis.

    CRYPTO

    • $SOL : Perusahaan investasi asal Kanada, SOL Strategies mendapatkan fasilitas kredit senilai US$25 juta untuk membeli Solana ($SOL). Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan likuiditas dalam ekosistem Solana. Kredit berasal dari investor institusi terkemuka, meski nama pemberi pinjaman tidak diungkapkan. Disisi lain, harga SOL saat ini berada di kisaran US$199,55 per unit, mencatat penurunan 8,06% dalam 24 jam terakhir dampak dari koreksi pasar kripto secara keseluruhan.
    • $BTC : Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) menunjukkan potensi bullish untuk tahun 2025. Solana (SOL) terlihat stagnan meski didukung beberapa inisiatif ekosistem. Nexo mengamati tren positif pada BTC dan ETH berdasarkan peningkatan aktivitas jaringan. Analisis on-chain mencatat peningkatan alamat aktif BTC sebesar 8% dalam tiga bulan terakhir.
    • $DOGE : Pasar kripto mengalami penurunan tajam akibat sejumlah faktor, diantaranya kenaikan imbal hasil surat utang Amerika Serikat dan sentimen hawkish dari Federal Reserve. Kondisi tersebut diperparah dengan defisit fiskal yang besar dan pagu utang yang menjulang hingga investor kehabisan ruang untuk mendiversifikasi portofolionya pada kelas aset yang lebih berisiko seperti kripto. Sejumlah aset yang terdampak diantaranya Bitcoin ($BTC), Ethereum ($ETH), Dogecoin ($DOGE), dan altcoin lainnya.
    Selengkapnya

     

    Gauge Image

     

    Neutral 54

    8 Januari 2025 – 00:00 WIB

     

    Crypto Total Market Cap $3.32T 0.29%
    BTC Dominance 57.97% -0.24%
    Total 3 (All Crypto exclude BTC & ETH) $984.46T 0.63%

     

    Disclaimer: Berinvestasi dalam cryptocurrency dan saham AS memiliki risiko yang melekat, dan Anda bertanggung jawab penuh atas keputusan investasi Anda. Informasi yang diberikan oleh Pluang berasal dari riset internal dan tidak dipengaruhi oleh pihak ketiga. Informasi ini tidak boleh dianggap sebagai saran atau nasihat keuangan, dukungan, rekomendasi, tawaran atau ajakan untuk melakukan aktivitas investasi apapun. Harga cryptocurrency dan saham AS sangat fluktuatif dan dapat berubah dengan cepat. Selalu lakukan riset Anda sendiri dan pertimbangkan toleransi risiko Anda sebelum membuat keputusan investasi. Pluang tidak bertanggung jawab atas kerugian atau kerusakan yang diakibatkan oleh penggunaan informasi ini. Jika Anda ragu, kami menyarankan untuk berkonsultasi dengan penasihat keuangan independen.
    Pluang berlisensi resmi dan diawasi oleh Bappebti. Semua transaksi saham as tercatat di Bursa Berjangka jakarta (BBJ) dan Kliring Berjangka Indonesia (KBI) Semua transaksi aset kripto tercatat di Bursa Komoditi Nusantara (CFX) dan Kliring Komoditi Indonesia (KKI)



    Sumber : pluang.com

  • Digest Saham: Yield Obligasi Naik, Saham AS Turun

    Imbal hasil obligasi 10 tahun AS naik ke 4.693%, level tertinggi sejak April ditambah dengan kombinasi kenaikan harga dan lowongan kerja tinggi menyebabkan ekspektasi pemotongan suku bunga oleh Federal Reserve pada 2025 menjadi lebih slowing down. Simak berita berikut!

    From Equity Research Desk

    MAKRO

    • Jumlah pekerja yang mengundurkan diri pada November turun ke angka terendah sejak pandemi, yaitu di bawah 3,1 juta. Aktivitas perekrutan mencapai titik terendah dalam satu dekade, tetapi pasar tenaga kerja tetap kuat. Pertumbuhan pekerjaan melambat karena normalisasi pasca-pandemi dan dampak suku bunga tinggi. Hingga November, rata-rata tambahan pekerjaan bulanan mencapai 180.363, mirip dengan periode 2010–2019. Laporan pekerjaan Desember diperkirakan menunjukkan tambahan 156.500 pekerjaan dengan tingkat pengangguran tetap di 4,2%. Jumlah lowongan kerja naik menjadi 8,1 juta pada November, melampaui perkiraan sebelumnya. Ekonom mencatat pasar tenaga kerja berada dalam fase “tunggu dan lihat” terkait kebijakan Presiden terpilih yang dapat memengaruhi dinamika ekonomi.
    • Imbal hasil obligasi 10 tahun AS naik ke 4,693%, level tertinggi sejak April, setelah data ekonomi menunjukkan inflasi di sektor jasa sulit dikendalikan. Indeks harga jasa ISM untuk Desember meningkat ke 64,4 dari 58,2 di November, mengindikasikan kenaikan harga jasa. Laporan JOLTS menunjukkan jumlah lowongan kerja yang lebih tinggi dari perkiraan, menambah tekanan inflasi. Kombinasi kenaikan harga dan lowongan kerja tinggi dapat mengurangi ekspektasi pemotongan suku bunga oleh Federal Reserve pada 2025. Investor menunggu data payroll ADP dan laporan nonfarm payroll dari BLS untuk Desember yang akan memberikan gambaran lebih jelas tentang pasar tenaga kerja AS. The Fed diperkirakan mempertahankan suku bunga pada pertemuan 28-29 Januari, dengan peluang sekitar 93% menurut CME Group. Risalah pertemuan Fed Desember akan dirilis, menjadi fokus investor untuk memahami pandangan pembuat kebijakan terkait prospek ekonomi dan kebijakan moneter.

    GSS

    • $NVDA : Nvidia (NVDA) meluncurkan chip GeForce RTX 50-series untuk PC desktop dan laptop berbasis arsitektur Blackwell. Chip ini akan tersedia dengan harga mulai US$550 hingga US$2.000, dan laptop yang menggunakannya akan mulai dirilis pada bulan Maret. Peluncuran dilakukan di CES di Las Vegas, di mana CEO Jensen Huang mengumumkan kemampuan chip untuk gaming.
    • $TSLA : Saham Tesla (TSLA) turun 4,1% setelah regulator federal AS (NHTSA) menyelidiki kecelakaan terkait fitur Smart Summon dan Actually Smart Summon. Fitur ini memungkinkan kendaraan Tesla bergerak secara otomatis melalui aplikasi, tetapi dilaporkan gagal mendeteksi rintangan dan kendaraan yang diparkir. NHTSA menerima 12 keluhan terkait Smart Summon dan 1 keluhan untuk versi yang lebih canggih, Actually Smart Summon.
    • $UBER : Uber (UBER) menjalin kerja sama dengan Nvidia (NVDA) untuk mempercepat penggunaan AI dalam teknologi mobil otonom. Uber akan memanfaatkan platform Cosmos dan DGX Cloud milik Nvidia untuk membantu mitra kendaraan otonomnya. CEO Uber Dara Khosrowshahi menyebut AI generatif sebagai kunci masa depan mobilitas, dengan dukungan data dan daya komputasi tinggi. Kolaborasi ini bertujuan mempercepat pengembangan solusi kendaraan otonom yang aman dan dapat diandalkan.
    Selengkapnya

     

    Gauge Image

     

    Fear 36

    Jan 7 2025 at 6:59:52 PM ET

     

    S&P 500 5,909.03 -1.11%
    NASDAQ 19,489.68 -1.89%
    DJIA 42,528.36 -0.42%

     

    Disclaimer: Berinvestasi dalam cryptocurrency dan saham AS memiliki risiko yang melekat, dan Anda bertanggung jawab penuh atas keputusan investasi Anda. Informasi yang diberikan oleh Pluang berasal dari riset internal dan tidak dipengaruhi oleh pihak ketiga. Informasi ini tidak boleh dianggap sebagai saran atau nasihat keuangan, dukungan, rekomendasi, tawaran atau ajakan untuk melakukan aktivitas investasi apapun. Harga cryptocurrency dan saham AS sangat fluktuatif dan dapat berubah dengan cepat. Selalu lakukan riset Anda sendiri dan pertimbangkan toleransi risiko Anda sebelum membuat keputusan investasi. Pluang tidak bertanggung jawab atas kerugian atau kerusakan yang diakibatkan oleh penggunaan informasi ini. Jika Anda ragu, kami menyarankan untuk berkonsultasi dengan penasihat keuangan independen.
    Pluang berlisensi resmi dan diawasi oleh Bappebti. Semua transaksi saham as tercatat di Bursa Berjangka jakarta (BBJ) dan Kliring Berjangka Indonesia (KBI) Semua transaksi aset kripto tercatat di Bursa Komoditi Nusantara (CFX) dan Kliring Komoditi Indonesia (KKI)



    Sumber : pluang.com

  • Pesan Tersembunyi di balik Yield Curve Obligasi

    Yield dalam obligasi malah menunjukkan imbal hasil yang ‘sebenarnya’ karena telah memperhitungkan angka discount/premium atas harga beli obligasi tersebut (khususnya untuk obligasi Pemerintah). Hal yang perlu diketahui investor adalah b tiap obligasi Pemerintah pasti memiliki tenor (jangka waktu) yang akan memengaruhi angka yield. 

    Konsep idealnya adalah makin panjang tenornya, maka angka yield akan relatif lebih besar dibandingkan obligasi dengan tenor lebih pendek. 

    Itulah kenapa kumpulan obligasi dengan berbagai tenor dan yield yang berbeda akan membentuk satu kurva yang disebut dengan yield curve. Pada kondisi normal, yield curve akan berbentuk upward sloping yang menunjukkan bahwa bond yield tenor panjang > bond yield tenor pendek. 


    Namun jika yang terjadi adalah sebaliknya (inverted yield curve), maka kondisi tersebut mengindikasikan bahwa ada sesuatu yang ‘berbeda’ dengan perekonomian negara tersebut. Salah satu risiko terbesar yang diantisipasi adalah resesi. 

    Berikut ini adalah 4 jenis yield curve yang dapat membantu investor untuk mengantisipasi kondisi ekonomi di masa mendatang : 

    1. Normal Yield Curve 

    Ini adalah kondisi paling normal dan ekonomi berjalan semestinya sehingga bond yield tenor panjang (10Y and above) lebih besar dibandingkan tenor pendek (1Y and below). Kurva akan berbentuk upward sloping

    2. Inverted Yield Curve (IYC)

    Kondisi ‘terbalik’ ini terjadi ketika bond yield tenor panjang < tenor pendek. Situasi yang tidak masuk akal ini mengindikasikan 2 hal:

    • Investor mengestimasikan suku bunga akan turun seiring dengan angka inflasi yang juga turun. 
    • Investor mengantisipasi terjadinya perlambatan ekonomi yang mendorong pemangkasan suku bunga. Makin panjang IYC terjadi, maka risiko perlambatan ekonomi makin besar pula. 

    3. Steep Yield Curve

    Kondisi ini terjadi ketika bond yield untuk tenor panjang naik lebih cepat dibandingkan tenor pendek. Hal ini mengindikasikan bahwa ekonomi sedang dalam masa ekspansi (tumbuh signifikan) sehingga inflasi berpotensi naik signifikan pula. 

    4. Flat YC 

    Kondisi ini terjadi ketika bond yield berbagai tenor relatif mirip (hanya berbeda tipis). Hal ini umumnya terjadi ketika ada transisi dari normal yield curve menuju inverted yield curve alias kondisi ketidakpastian.

    Terbentuknya berbagai yield curve tersebut tak lepas dari pengaruh berbagai faktor berikut :

    1. Inflasi

    Jika bank sentral menilai bahwa inflasi akan cenderung meningkat, maka kebijakan moneter yang diambil yakni pemangkasan suku bunga. Inflasi yang tak terkendali akan membuat daya beli melemah sehingga mendorong investor untuk ‘menuntut’ imbal hasil yang relatif lebih tinggi dalam jangka pendek. 

    2. Pertumbuhan Ekonomi

    Pertumbuhan ekonomi yang kuat akan mendorong kenaikan inflasi seiring dengan bertambahnya permintaan. Di sisi lain, ketika banyak negara mampu mencatatkan pertumbuhan ekonomi yang baik, maka  akan ada banyak opsi investasi bagi investor sehingga mendorong kenaikan yield obligasi jangka panjang dengan lebih cepat. 

    3. Suku bunga

    Ketika bank sentral menaikkan suku bunga, hal ini mendorong investor untuk ‘menuntut’ pula kenaikan yield yang akhirnya membuat aset berisiko tampak kurang menarik. 

    Lantas, apa gunanya investor mengetahui tentang yield curve?

    Sebagai seorang investor yang memahami tentang konsep yield curve di berbagai kondisi ekonomi, hal ini akan sangat membantu untuk mengindetifikasi sekaligus mengantisipasi jika ada sesuatu yang janggal dari situasi ekonomi. 

    Jika memang yield obligasi terus naik dan mengindikasikan era suku bunga masih tinggi, maka porsi investasi ke aset berisiko akan cenderung kurang menguntungkan dan sebaliknya. Selain itu, pemilihan sektor juga relatif lebih jelas ketika investor paham arah suku bunga melalui identifikasi pergerakan yield. 

    Last but not least, antisipasi terhadap risiko resesi juga bisa dilakukan layaknya yang terjadi pada Oktober 2007 silam ketika yield curve mulai terjadi inverse dan berlanjut dengan resesi akibat Global Financial Crisis pada 2008.

    Investasi dengan Aman di Pluang!

    Download aplikasi Pluang untuk investasi Saham AS, emas, ratusan aset kripto dan puluhan produk reksa dana mulai dari Rp10.000 dan hanya tiga kali klik saja! Dengan Pluang, kamu bisa melakukan diversifikasi aset dengan mudah dan aman karena seluruh aset di Pluang sudah terlisensi dan teregulasi. Ayo, download dan investasi di aplikasi Pluang sekarang!



    Sumber : pluang.com

  • Daily News Saham AS – 9 Januari 2025

    1. Pejabat The Fed Was-was dengan Kebijakan Trump

    • Pejabat The Fed khawatir terhadap risiko kenaikan inflasi akibat kebijakan perdagangan dan imigrasi Donald Trump.
    • FOMC memutuskan menurunkan suku bunga acuan menjadi 4,25%-4,5%, tetapi memperlambat laju pemotongan suku bunga di masa depan.
    • Inflasi diperkirakan tetap di atas target 2% dalam waktu dekat dan baru turun ke 2% pada 2027.
    • Ketua The Fed, Jerome Powell menyerukan pendekatan hati-hati karena ketidakpastian kebijakan ekonomi di bawah pemerintahan Trump.
    • Pejabat The Fed sepakat untuk mengadopsi pendekatan bertahap dalam kebijakan moneter, dengan fokus pada data ekonomi yang berkembang.

    2. Fitur AI Apple Keliru Rangkai Notifikasi, Misinformasi Meningkat

    • Fitur AI pada iPhone (AAPL) menghasilkan notifikasi berita palsu, termasuk klaim kemenangan pemain dart Luke Littler sebelum waktunya dan pengakuan Rafael Nadal sebagai gay.
    • BBC telah meminta Apple memperbaiki masalah ini setelah beberapa insiden serupa, termasuk berita palsu tentang pembunuhan CEO di New York.
    • Apple sedang mengembangkan pembaruan untuk memberikan klarifikasi pada notifikasi yang dihasilkan oleh AI-nya, Apple Intelligence.
    • Masalah ini mencerminkan “halusinasi AI,” yaitu informasi salah yang dihasilkan AI saat mencoba merangkum berita dengan singkat.
    • Fitur ini juga salah mengklaim bahwa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah ditangkap pada November lalu.
    • Apple berencana memperbaiki masalah ini dalam beberapa minggu mendatang dan mendorong pengguna melaporkan notifikasi yang salah.

    Beli Saham AAPL di Sini!

    3. Saham eBay Melonjak Usai Meta Izinkan Daftar Produk di Facebook Marketplace di AS dan Eropa

    • Saham eBay (EBAY) naik 9% setelah Meta mengizinkan beberapa daftar produk eBay muncul di Facebook Marketplace.
    • Uji coba integrasi ini dimulai di Jerman, Prancis, dan Amerika Serikat.
    • Pembeli dapat melihat daftar di Facebook Marketplace tetapi menyelesaikan transaksi di eBay.
    • Kemitraan ini bertujuan meningkatkan bisnis marketplace eBay yang sedang bersaing dengan Amazon, Walmart, dan lainnya.
    • eBay mengandalkan kategori khusus seperti koleksi dan barang mewah untuk menarik pembeli di tengah tantangan ekonomi.
    • Langkah Meta ini juga merupakan upaya untuk mematuhi tuntutan Komisi Eropa setelah didenda 797 juta euro karena praktik monopoli.
    • Meta terus mengajukan banding atas keputusan Komisi Eropa namun berusaha memenuhi poin yang diajukan.
    • Integrasi ini diharapkan meningkatkan eksposur daftar produk penjual eBay di Facebook Marketplace.

    Transaksi EBAY di Sini!

    4. Hershey Minta Persetujuan CFTC untuk Beli Kakao ICE Lebih dari Batas yang Diizinkan

    • Hershey (HSY) meminta izin CFTC untuk membeli 90.000 ton kakao dari stok bersertifikat ICE, jauh di atas batas 4.900 kontrak.
    • Permintaan ini dapat menguras stok kakao bersertifikat ICE di New York dan London, yang masing-masing berjumlah 61.000 ton dan 21.000 ton.
    • CFTC dan pengacara yang mewakili Hershey tidak memberikan komentar terkait permintaan tersebut.
    • Broker pasar kakao memandang langkah ini akan berdampak negatif pada likuiditas pasar dan pelaku pasar lainnya.
    • Saham Hershey turun 2,6% setelah berita ini muncul, sementara kebutuhan kakao Hershey untuk 2025 diklaim sudah tercukupi.

    Beli Saham HSY di Sini!

    5. Permohonan Tunjangan Pengangguran di AS Turun ke 201.000, Level Terendah dalam Hampir Satu Tahun

    • Permohonan tunjangan pengangguran AS turun menjadi 201.000, level terendah sejak Februari tahun lalu, mencerminkan angka PHK yang rendah.
    • Rata-rata klaim empat minggu turun menjadi 213.000, namun total penerima tunjangan pengangguran naik menjadi 1,87 juta pada pekan yang berakhir 28 Desember.
    • Penambahan pekerjaan melambat pada 2024 menjadi rata-rata 180.000 per bulan, tetapi pasar tenaga kerja tetap kuat.
    • Lowongan kerja di AS naik menjadi 8,1 juta pada November, tertinggi sejak Februari, menunjukkan permintaan tenaga kerja yang masih tinggi.
    • Tingkat pengangguran AS naik menjadi 4,2%, lebih tinggi dari rekor rendah 3,4% pada 2023.
    • Inflasi turun dari 9,1% pada 2022 menjadi 2,7% pada November 2024, memungkinkan The Fed mulai menurunkan suku bunga, tetapi kemajuan inflasi terhenti dalam beberapa bulan terakhir.
    • Federal Reserve mengisyaratkan penurunan suku bunga yang lebih berhati-hati pada 2025, hanya memproyeksikan dua penurunan.

    6. Trump Pertimbangkan Darurat Ekonomi untuk Terapkan Tarif Universal

    • Donald Trump sedang mempertimbangkan untuk mengumumkan darurat ekonomi nasional untuk melaksanakan kebijakan tarif universal melalui IEEPA.
    • Deklarasi ini akan memberikan Trump wewenang untuk mengawasi impor selama masa krisis nasional.
    • Laporan CNN memicu pelemahan pasar saham berjangka dan penguatan dolar AS.
    • Keputusan akhir belum diambil, dan tim Trump juga mengevaluasi opsi hukum lainnya berdasarkan undang-undang perdagangan AS.
    • Trump telah berjanji untuk memberlakukan tarif hingga 60% pada produk China, serta 25% pada barang dari Kanada dan Meksiko.
    • Wall Street tampaknya mendukung pendekatan yang lebih fokus, tetapi Trump membantah laporan bahwa dia akan mempersempit fokus tarifnya.

    Investasimu dengan Aman di Pluang!

    Download aplikasi Pluang untuk investasi Saham AS, emas, ratusan aset kripto dan puluhan produk reksa dana mulai dari Rp10.000 dan hanya tiga kali klik saja! Dengan Pluang, kamu bisa melakukan diversifikasi aset dengan mudah dan aman karena seluruh aset di Pluang sudah terlisensi dan teregulasi. Ayo, download dan investasi di aplikasi Pluang sekarang!



    Sumber : pluang.com