Author: 07

  • Daily News – Crypto 9 Januari 2025

    Berikut ini rangkuman kabar dari jagat kripto, Kamis (9/1).

    1. Investor Kakap Kembali Borong Bitcoin, Mau Rebound?

    • Investor kakap di pasar Bitcoin ($BTC) telah mengakumulasi 30.000 unit Bitcoin ($BTC) selama sebulan terakhir.
    • Data dari Glassnode menunjukkan penambahan signifikan terjadi pada dompet digital milik investor kakap institusional seeprti MicroStrategy dan Riot Platforms.
    • Kendati demikian, saat ini harga BTC masih tertekan di level US$94.000 hingga US$95.331 per unit.
    • Analis memperingatkan bahwa volume perdagangan harian yang rendah masih menjadi penghambat utama reli Bitcoin.

    2. Bank of America Gunakan XRP untuk 100% Transaksi Internal

    • CEO Sound Planning Group, David Stryzewski mengungkapkan bahwa Bank of America telah mengintegrasikan XRP untuk semua transaksi internal dan mengajukan 83 paten terkait Ripple.
    • Kabar ini membuat Ripple Labs ($XRP) menjadi salah satu komponen penting dalam industri finansial yang futuristik.
    • Meski fantastis, klaim Stryzewski belum memiliki bukti otentik. Namun, sejumlah dokumen menyebutkan adanya kolaborasi antara Bank of America dengan sejumlah jaringan aset digital.

    3. Investor Kakap Berpotensi Cuci Gudang Jika Harga SUI Rontok

    • Jika harga SUI melewati support-nya di level US$4,56 per unit, maka potensi likuidasi senilai US$20 juta terbuka lebar.
    • Seorang investor kakap yang telah mengakumulasi 4,1 juta unit SUI senilai US$19,2 juta dan 100.000 sSUI senilai US$470.000 bakal melikuidasi asetnya.
    • Berdasarkan data dari Lookonchain, investor tersebut telah menempatkan aset-aset SUI yang dimilikinya pada protokol lending terdesentralisasi, Suilend untuk meminjam stablecoin senilai US$14,4 juta.
    • Turunnya harga SUI sebesar 10% dapat memprovokasi investor tersebut untuk melepaskan asetnya. ‘

    4. Revolut Bergabung dengan Jaringan Pyth

    • Revolut, bank digital besar, mengintegrasikan jaringan oracle Pyth untuk meningkatkan layanan data keuangannya.
    • Jaringan Pyth menyediakan data harga real-time yang dapat digunakan untuk trading dan analisis risiko.
    • Langkah ini memperluas kehadiran Revolut dalam ekosistem blockchain global.
    • Keputusan ini juga dipandang sebagai strategi untuk menarik lebih banyak pengguna kripto.

    5. Movement Labs Cari Pendanaan US$100 Juta dengan Valuasi US$3 Miliar

    • Pengembang blockchain yang berbasis di San Francisco, Movement Labs, menutup putaran pendanaan Seri B senilai US$100 juta, yang menaksir perusahaan tersebut senilai US$3 miliar.
    • Sebelumnya, Movement Labs telah menghimpun sebesar US$38 juta di bulan April 2024 dan pendanaam awal sebesar US$2,3 juta di bulan Septemner 2023.
    • Modal baru tersebut akan membantu memperluas penawaran produknya, meningkatkan kehadirannya di kawasan Asia-Pasifik, dan merekrut talenta potensial.
    • Putaran pendanaan ini dipimpin oleh CoinFund, dengan partisipasi dari Brevan Howard.
    • Investor akan menerima saham ekuitas dan token MOVE sebagai timbal balik dari investasinya.

    6. Korea Selatan Izinkan Perusahaan Investasi dalam Crypto

    • Komisi Layanan Keuangan (FSC) di Korea Selatan berencana untuk mengizinkan investasi korporat dalam aset digital, yang menandai perubahan signifikan dalam pendekatan negara tersebut terhadap mata uang kripto.
    • Kerangka kerja yang diusulkan melibatkan peninjauan kelayakan pemegang saham dan persyaratan sosial sebelum persetujuan
    • Direktur Kwon Dae-young menekankan perlunya menetapkan standar pencatatan dan menyelaraskan regulasi dengan praktik global. Saat ini, korporasi menghadapi pembatasan pada akun nama asli untuk berinvestasi dalam aset virtual, yang ingin diatasi oleh FSC.
    • Inisiatif ini awalnya akan menargetkan korporasi nirlaba melalui Komite Aset Virtual, diikuti oleh regulasi tentang distribusi dan penerbitan aset virtual pada fase berikutnya.
    • FSC juga mempertimbangkan untuk menaikkan batas kepemilikan saham perusahaan dari 5% menjadi 15% dan melonggarkan peraturan pada bisnis konsinyasi. Ada juga rencana untuk meningkatkan pembagian data dalam kelompok kepemilikan keuangan.

    Investasimu dengan Aman di Pluang!

    Download aplikasi Pluang untuk investasi Saham AS, emas, ratusan aset kripto dan puluhan produk reksa dana mulai dari Rp10.000 dan hanya tiga kali klik saja! Dengan Pluang, kamu bisa melakukan diversifikasi aset dengan mudah dan aman karena seluruh aset di Pluang sudah terlisensi dan teregulasi. Ayo, download dan investasi di aplikasi Pluang sekarang!



    Sumber : pluang.com

  • Digest Crypto: Korsel Setujui Perusahaan Invest Crypto

    © 2026 Pluang. All rights reserved.

    Pluang adalah aplikasi finansial yang dikelola dan dikembangkan oleh PT Bumi Santosa Cemerlang, dengan misi membuka akses lebih luas terhadap beragam kelas aset melalui produk investasi mikro secara mudah, aman, dan terjangkau bagi masyarakat Indonesia.

    Peraturan Perdagangan menurut Kelas Aset:

    The Plaza Office Tower 15th Floor Unit 15B-C, Jl. MH Thamrin Kav 28-30, Gondangdia, Menteng, Central Jakarta, DKI Jakarta, 10350



    Sumber : pluang.com

  • Digest Saham: Kemungkinan Cut Rate 2025 Hanya 1x

    MAKRO

    • Permohonan tunjangan pengangguran AS turun menjadi 201.000, level terendah sejak Februari tahun lalu, mencerminkan angka PHK yang rendah. Rata-rata klaim empat minggu turun menjadi 213.000, namun total penerima tunjangan pengangguran naik menjadi 1,87 juta pada pekan yang berakhir 28 Desember. Penambahan pekerjaan melambat pada 2024 menjadi rata-rata 180.000 per bulan, tetapi pasar tenaga kerja tetap kuat. Lowongan kerja di AS naik menjadi 8,1 juta pada November, tertinggi sejak Februari, menunjukkan permintaan tenaga kerja yang masih tinggi. Tingkat pengangguran AS naik menjadi 4,2%, lebih tinggi dari rekor rendah 3,4% pada 2023.
    • Donald Trump sedang mempertimbangkan untuk mengumumkan darurat ekonomi nasional untuk melaksanakan kebijakan tarif universal melalui IEEPA. Deklarasi ini akan memberikan Trump wewenang untuk mengawasi impor selama masa krisis nasional. Laporan CNN memicu pelemahan pasar saham berjangka dan penguatan dolar AS. Keputusan akhir belum diambil, dan tim Trump juga mengevaluasi opsi hukum lainnya berdasarkan undang-undang perdagangan AS. Trump telah berjanji untuk memberlakukan tarif hingga 60% pada produk China, serta 25% pada barang dari Kanada dan Meksiko. Wall Street tampaknya mendukung pendekatan yang lebih fokus, tetapi Trump membantah laporan bahwa dia akan mempersempit fokus tarifnya.
    • Pejabat The Fed khawatir terhadap risiko kenaikan inflasi akibat kebijakan perdagangan dan imigrasi Donald Trump. FOMC memutuskan menurunkan suku bunga acuan menjadi 4,25%-4,5%, tetapi memperlambat laju pemotongan suku bunga di masa depan. Inflasi diperkirakan tetap di atas target 2% dalam waktu dekat dan baru turun ke 2% pada 2027. Ketua The Fed, Jerome Powell menyerukan pendekatan hati-hati karena ketidakpastian kebijakan ekonomi di bawah pemerintahan Trump. Pejabat The Fed sepakat untuk mengadopsi pendekatan bertahap dalam kebijakan moneter, dengan fokus pada data ekonomi yang berkembang.

    GSS

    • $AAPL : Fitur AI pada iPhone (AAPL) menghasilkan notifikasi berita palsu, termasuk klaim kemenangan pemain dart Luke Littler sebelum waktunya dan pengakuan Rafael Nadal sebagai gay. BBC telah meminta Apple memperbaiki masalah ini setelah beberapa insiden serupa, termasuk berita palsu tentang pembunuhan CEO di New York. Apple sedang mengembangkan pembaruan untuk memberikan klarifikasi pada notifikasi yang dihasilkan oleh AI-nya, Apple Intelligence. Masalah ini mencerminkan “halusinasi AI,” yaitu informasi salah yang dihasilkan AI saat mencoba merangkum berita dengan singkat.
    • $EBAY : Saham eBay (EBAY) naik 9% setelah Meta mengizinkan beberapa daftar produk eBay muncul di Facebook Marketplace. Uji coba integrasi ini dimulai di Jerman, Prancis, dan Amerika Serikat. Pembeli dapat melihat daftar di Facebook Marketplace tetapi menyelesaikan transaksi di eBay. Kemitraan ini bertujuan meningkatkan bisnis marketplace eBay yang sedang bersaing dengan Amazon, Walmart, dan lainnya. eBay mengandalkan kategori khusus seperti koleksi dan barang mewah untuk menarik pembeli di tengah tantangan ekonomi. Langkah Meta ini juga merupakan upaya untuk mematuhi tuntutan Komisi Eropa setelah didenda 797 juta euro karena praktik monopoli.
    • $HSY : Hershey (HSY) meminta izin CFTC untuk membeli 90.000 ton kakao dari stok bersertifikat ICE, jauh di atas batas 4.900 kontrak. Permintaan ini dapat menguras stok kakao bersertifikat ICE di New York dan London, yang masing-masing berjumlah 61.000 ton dan 21.000 ton. CFTC dan pengacara yang mewakili Hershey tidak memberikan komentar terkait permintaan tersebut. Broker pasar kakao memandang langkah ini akan berdampak negatif pada likuiditas pasar dan pelaku pasar lainnya. Saham Hershey turun 2,6% setelah berita ini muncul, sementara kebutuhan kakao Hershey untuk 2025 diklaim sudah tercukupi.



    Sumber : pluang.com

  • Akankah Rally Altcoin tetap berlanjut di 2025?

    Highlight

    • Para analis memprediksi rally altcoin besar-besaran pada Q1 2025 berdasarkan grafik teknikal yang kuat, dengan keuntungan mencapai 5x lipat pada akhir tahun.
    • Optimisme keseluruhan untuk tahun 2025 didukung oleh ekspektasi lingkungan regulasi yang mendukung dan adopsi institusional.

    Altcoin bersiap untuk salah satu reli pasar kripto terbesar dalam sejarah dengan analis memprediksi seluruh kapitalisasi pasar hingga 5x lipat dari saat ini dan mencapai $7 triliun. Pengaturan teknikal yang kuat menunjukkan bahwa ledakan besar di sektor ini akan segera terjadi, mirip dengan kenaikan tahun 2021.

    Altcoin Season Index dan Analisis Bitcoin Dominance 

    Altcoin Season Index dari Blockchaincenter.net menunjukkan angka 49 dari skala 0 sampai 100. Indeks ini menyiratkan bahwa ini belum menjadi musim altcoin, sebuah periode yang ditandai dengan 50 altcoin teratas yang mengungguli Bitcoin selama 90 hari. Altcoin Season Index telah turun dari angka tertinggi 88 bulan lalu pada 4 Desember.

    Sumber: Blockchain Center

    Analisis dominasi Bitcoin dan kapitalisasi pasar kripto selain BTC dapat digunakan untuk menentukan apakah musim altcoin akan kembali dalam waktu dekat. Saat ini, dominasi BTC berkonsolidasi di bawah 58%. Dominasi Bitcoin yang menunjukkan tanda-tanda penurunan ini memberi kemungkinan bagi altcoin season index untuk pulih ke arah atas.

    Meski begitu, kapitalisasi pasar kripto diluar BTC (Total 2), turun menjadi $1.34 triliun per 9 Januari 2025 , turun dari puncaknya sebesar $1.64 triliun pada Desember 2024. Bahkan ketika total kapitalisasi pasar kripto menyusut, kapitalisasi pasar kripto ini tetap stabil di atas support dan indikator teknikal pada timeframe harian masih memberikan gambaran bullish. 

    Peningkatan kapitalisasi pasar Total 2 yang stabil, yang naik menuju puncak siklus 2021 ke level $1.71 triliun dapat menandakan pemulihan pasar dan kemungkinan kembalinya Altcoin Season

    Apakah Sektor Altcoin Bersiap untuk Rally 5x Lipat?

    Analis pasar kripto memperkirakan altcoin akan memulai kenaikan besar pada Q1 2025 karena analisa teknikal menunjukkan pola yang sama dengan sebelum kenaikan tahun 2021. Dengan menghubungkan puncak kapitalisasi pasar dari kenaikan sebelumnya pada tahun 2018 dan 2021, grafik di bawah ini menunjukkan bahwa puncak berikutnya bisa mencapai sekitar $7 triliun.

    Sumber: Tradingview

    Sepanjang Desember 2024, pasar kripto telah menghadapi volatilitas besar seiring dengan perubahan harga Bitcoin antara $90.000 hingga $110.000. Meskipun kapitalisasi pasar Total 2 tengah menurun, situasi saat ini menunjukkan bahwa ada formasi support yang kuat yang menunjukkan bahwa koreksi altcoin mungkin sudah berlalu.

    Pasokan Stablecoin para Whale dan Apa yang Diharapkan dari Siklus Ini 

    Stablecoin adalah titik masuk dan keluar bagi para pedagang di seluruh bursa kripto terpusat (centralized exchange). Hal ini menjadikan stablecoin sebagai pintu masuk ke dunia kripto, dan metrik yang melacak pasokan stablecoin dapat membantu mengidentifikasi permintaan kripto. 

    Data Santiment menunjukkan pasokan stablecoin yang dipegang oleh whale yang memiliki lebih dari $5 juta telah meningkat lebih dari 5% dalam kisaran 30 hari terakhir. Kepemilikan stablecoin yang lebih tinggi berkorelasi dengan tekanan beli/permintaan yang lebih tinggi terhadap Bitcoin dan Altcoin. 

    Persentase pasokan stablecoin yang dipegang oleh whale dengan lebih dari $5 juta | Sumber: Santiment 

    Glassnode menunjukkan bahwa arus bersih (net flow) bursa stablecoin berada dalam tren kenaikan sejak 9 Desember. Terdapat lonjakan yang konsisten dalam arus bersih ke bursa, yang mewakili permintaan Bitcoin dan altcoin di seluruh platform bursa terpusat. 

    Grafik ini melacak harga Bitcoin bersama arus bersih stablecoin, berkonsolidasi di dekat level support utama di $100.000. 

    Stablecoin: Volume arus bersih bursa | Sumber: Glassnode

    Pasar Kripto Menunjukkan Outlook yang Kuat

    Untuk prediksi tahun 2025, Steno Research memperkirakan bahwa Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) masing-masing akan melampaui $150.000 dan $8.000. Selain itu, para analis telah menyatakan optimisme yang meningkat tentang musim altcoin yang akan datang.

    Perkiraan bullish untuk Bitcoin dan Ethereum ini muncul dengan ekspektasi lingkungan regulasi yang sangat mendukung untuk mata uang kripto, latar belakang ekonomi makro yang mendukung dengan penurunan suku bunga, dan likuiditas yang lebih baik. Selain itu, laporan tersebut mencatat bahwa tahun setelah Bitcoin halving selalu sangat bullish untuk pasar kripto. Laporan itu menambahkan:

    “Selain itu, adopsi institusional diperkirakan akan mencapai tingkat yang tak tertandingi, yang selanjutnya didukung oleh arus masuk yang signifikan ke dalam ETF Bitcoin dan Ethereum yang berbasis di AS.”

    Investasi dengan Aman di Pluang!

    Download aplikasi Pluang untuk investasi Saham AS, emas, ratusan aset kripto dan puluhan produk reksa dana mulai dari Rp10.000 dan hanya tiga kali klik saja! Dengan Pluang, kamu bisa melakukan diversifikasi aset dengan mudah dan aman karena seluruh aset di Pluang sudah terlisensi dan teregulasi. Ayo, download dan investasi di aplikasi Pluang sekarang!



    Sumber : pluang.com

  • Daily News Saham AS – 10 Januari 2025

    1. Komputer Mini US$3.000 dari Nvidia untuk Pengembang AI Jadi Sorotan di CES

    • Nvidia (NVDA) memperkenalkan komputer mini Project Digits seharga US$3.000 untuk pengembang AI pada acara CES.
    • Komputer ini menggunakan prosesor GPU Grace Blackwell dan CPU ARM, hasil kolaborasi Nvidia dengan MediaTek.
    • Target pasar adalah peneliti AI, perusahaan kecil, dan universitas yang membutuhkan komputer canggih dengan harga terjangkau.
    • Project Digits menjalankan perangkat lunak Nvidia yang sama dengan server GPU perusahaan.
    • Produk ini menjadi langkah diversifikasi Nvidia dari pasar data center, yang selama ini menyumbang 88% dari pendapatan perusahaan.
    • Analisis menyebut produk ini sangat menjanjikan untuk pasar PC dan laptop senilai US$50 miliar.
    • Komputer ini memungkinkan peneliti dan mahasiswa untuk menjalankan model AI canggih dengan biaya rendah.
    • Penjualan dimulai Mei 2025, dengan kemungkinan nama produk akan berubah.

    2. Amazon Buka Layanan Iklan untuk Peritel, Tingkatkan Pendapatan dan Pengalaman Belanja

    • Amazon (AMZN) meluncurkan layanan Amazon Retail Ad Service yang memungkinkan peritel AS menggunakan teknologi iklannya untuk toko mereka.
    • Layanan ini menawarkan iklan kontekstual di hasil pencarian, halaman produk, dan area lain di situs peritel.
    • Pendapatan iklan Amazon mencapai US$14,3 miliar pada kuartal terakhir, berada di urutan ketiga setelah Alphabet dan Meta.
    • Layanan ini memungkinkan penyesuaian desain, lokasi, dan jumlah iklan, serta alat pengukuran berbasis AWS.
    • Pelanggan awal mencakup iHerb, Weee!, dan Oriental Trading Co.
    • Amazon bertujuan mengumpulkan data berharga untuk meningkatkan teknologi prediksi dan rekomendasinya.
    • Amazon telah menawarkan layanan teknologi ke pihak ketiga sebelumnya, seperti AWS (2006) dan Buy With Prime (2022).
    • Pengumuman ini dirilis menjelang pameran National Retail Federation.

    3. Kroger Bayar US$110 Juta Tuntaskan Gugatan Kentucky Terkait Epidemi Opioid

    • Kroger (KR) setuju membayar US$110 juta untuk menyelesaikan gugatan Kentucky terkait kontribusi apoteknya pada epidemi opioid.
    • Gugatan menuduh Kroger bertanggung jawab atas distribusi 444 juta dosis opioid di Kentucky (2006–2019).
    • Kentucky menerima kompensasi lebih besar dibandingkan jika bergabung dengan penyelesaian sebelumnya (US$66,6 juta).
    • Jaksa Agung Kentucky menyatakan Kroger gagal menghentikan distribusi dan pelaporan pesanan opioid yang mencurigakan.
    • Kroger berharap dana penyelesaian digunakan untuk menangani penyalahgunaan opioid di Kentucky, namun tidak mengakui kesalahan.
    • Epidemi opioid di AS telah menyebabkan hampir 727.000 kematian sejak 1999, menurut CDC.

    4. Tesla Targetkan Produksi Massal Robot Humanoid Optimus pada 2025

    • Tesla (TSLA) merencanakan produksi massal robot humanoid Optimus mulai 2025 dengan target beberapa ribu unit.
    • Produksi akan ditingkatkan 10 kali lipat pada 2026, dengan estimasi 50.000-100.000 unit.
    • Pada 2027, Tesla berencana meningkatkan produksi 10 kali lipat lagi.
    • Pengembangan robot humanoid juga dilakukan oleh perusahaan lain, seperti Honda (Jepang) dan Boston Dynamics (Hyundai Motor).

    5. Gubernur Fed Bowman: Pemotongan Suku Bunga Desember Harus Jadi yang Terakhir

    • Gubernur Fed Michelle Bowman mendukung pemotongan suku bunga Desember tetapi tidak melihat perlunya pemotongan lebih lanjut.
    • Inflasi inti masih di atas target 2%, dengan tingkat 2,8% pada November.
    • FOMC memangkas suku bunga sebesar 1% antara September dan Desember 2023.
    • Beberapa pejabat Fed lain, termasuk Christopher Waller, lebih optimis terhadap prospek inflasi dan mendukung pemotongan suku bunga lebih lanjut.
    • Bowman, anggota FOMC yang bersifat hawkish, mengingatkan risiko melonggarkan kebijakan terlalu cepat.
    • Bowman diperkirakan menjadi kandidat kuat untuk posisi wakil ketua pengawasan perbankan dalam pemerintahan baru.
    • Ia mendukung pendekatan bertahap dan hati-hati dalam menyesuaikan kebijakan untuk mencegah inflasi naik lagi.

    6. Prediksi Laporan Pekerjaan Desember: Pasar Tenaga Kerja Melambat?

    • Laporan pekerjaan Desember diperkirakan memberikan gambaran terbatas tentang pasar tenaga kerja, dengan konsensus memprediksi penambahan 155.000 pekerjaan dan tingkat pengangguran tetap di 4,2%.
    • Rincian laporan akan sangat penting, dengan beberapa prediksi angka lebih lemah karena faktor musiman dan lainnya.
    • Goldman Sachs memperkirakan pertumbuhan pekerjaan hanya 125.000 dan tingkat pengangguran meningkat menjadi 4,3%.
    • Citigroup memprediksi 120.000 pekerjaan baru dan tingkat pengangguran 4,4%, mengindikasikan pelambatan pasar tenaga kerja.
    • Meski ada volatilitas, Hoersten optimis perusahaan akan terus menambah tenaga kerja secara bertahap setelah faktor-faktor volatil mereda.
    • Survei bisnis menunjukkan 67% perusahaan kecil dan menengah berencana menambah pekerja pada 2025, meskipun dengan kenaikan gaji yang lebih kecil.
    • Pendapatan rata-rata per jam diperkirakan naik 0,3% pada Desember dan tahunan 4%.

    Investasimu dengan Aman di Pluang!

    Download aplikasi Pluang untuk investasi Saham AS, emas, ratusan aset kripto dan puluhan produk reksa dana mulai dari Rp10.000 dan hanya tiga kali klik saja! Dengan Pluang, kamu bisa melakukan diversifikasi aset dengan mudah dan aman karena seluruh aset di Pluang sudah terlisensi dan teregulasi. Ayo, download dan investasi di aplikasi Pluang sekarang!



    Sumber : pluang.com

  • Daily News – Crypto 10 Januari 2025

    1. Ripple Labs Pindahkan 300 Juta XRP, Ada apa

    • Ripple Labs memindahkan 300 juta XRP senilai US$682 juta dari wallet internyalnya ke wallet tidak dikenal.
    • Menurut Bithomp, Ripple menerima aliran masuk 300 juta XRP di tahun baru yang kemungkinan besar ditransfer dari dana escrow. Kala itu, dana escrow berikut pergerakan para investor kakap menyebabkan harga XRP naik 15%.
    • Motif dibalik transfer tersebut belum diketahui, namun wallet khusus ini telah mengaktifkan serangkaian alamat untuk Ripple dengan peruntukan tujuan umum.

    Beli Coin XRP di Sini!

    2. Analis Prediksi Potensi Rekor Baru Ethereum

    • Fidelity memindahkan 31.249 unit ETH senilai US$103 juta Ethereum ($ETH) ke bursa Coinbase yang mengisyaratkan sinyal bullish jangka panjang di pasar Ethereum.
    • Transaksi tersebut terjadi setelah Fidelity menyebut dalam laporannya mengenai fundamental Ethereum yang menguat.
    • Analis mematok level stress test di US$3.183 per unit. Jika pergerakan harga tidak mampu menembus level tersebut, harga bisa memantul hingga level harga US$5100 hingga US$6.450 per unit yang bakal jadi level tertinggi baru.

    Beli Coin ETH di Sini!

    3. Industri Kripto Berharap Bitcoin Reserve Cepat Dieksekusi

    • Industri kripto sedang melobi agar Donald Trump mendirikan cadangan Bitcoin yang didukung pemerintah AS pada kuartal pertama 2025. Mereka mendesak agar perintah eksekutif terkait dikeluarkan dalam 100 hari pertama masa jabatan Trump, dengan harapan setidaknya satu arahan dapat diumumkan segera setelah 20 Januari.
    • Bitcoin Policy Institute telah mengajukan proposal draf yang menyarankan alokasi sebesar US$21 miliar untuk membangun cadangan tersebut. Proposal dari Bitcoin Policy Institute menjelaskan bagaimana cadangan tersebut dapat dibentuk, dengan menekankan pentingnya AS untuk memimpin dalam monetisasi Bitcoin sebelum negara-negara pesaingnya.
    • Beberapa poin agenda lainnya termasuk memastikan akses perbankan untuk perusahaan kripto dan membentuk dewan kripto khusus.

    Beli Coin BTC di Sini!

    4. Circle Sumbang US$1 Juta Buat Pelantikan Trump

    • Circle ($USDC), menyumbangkan US$1 juta dalam bentuk USDC untuk dana pelantikan Presiden terpilih Donald Trump.
    • CEO Circle, Jeremy Allaire, mengumumkan sumbangan ini di platform X, menandakan penerimaan stablecoin dalam pembiayaan politik yang semakin berkembang. Sumbangan ini merupakan bagian dari total US$170 juta yang berhasil dikumpulkan oleh komite Trump, dengan kontribusi dari perusahaan besar seperti Google, Meta, dan OpenAI.
    • Allaire menekankan bahwa sumbangan ini menunjukkan adopsi USDC yang terus meningkat dalam transaksi besar, serta peran penting mata uang digital dalam inovasi keuangan di Amerika Serikat.

    Dapatkan USDC di Sini!

    5. Integrasi Aptos dengan Chainlink untuk Akses Data Off-Chain

    • Aptos telah mengintegrasikan Chainlink Data Feeds, memungkinkan pengembang di platformnya mengakses data off-chain yang tepercaya untuk membangun aplikasi terdesentralisasi.
    • Integrasi ini meningkatkan skalabilitas dan keamanan aplikasi berbasis Aptos dengan memanfaatkan infrastruktur Chainlink yang andal dan tahan gangguan.
    • Chainlink dikenal sebagai standar dalam menyediakan data yang dapat diverifikasi ke blockchain yang mendukung protokol keuangan terdesentralisasi utama.
    • Dengan menggabungkan data premium dari berbagai sumber dan menghilangkan titik kegagalan tunggal, Chainlink menyediakan akurasi dan keandalan yang diperlukan untuk aplikasi Web3 yang kompleks.

    Transaksi Coin Link di Sini!

    6. Raydium Meluncurkan Perdagangan Perpetual Beta di Solana

    • Raydium, bursa terdesentralisasi di Solana, telah meluncurkan opsi perdagangan futures perpetual dalam versi beta publik, bekerja sama dengan Orderly Network, penyedia likuiditas kripto berbasis cloud.
    • Pengguna dapat berdagang dengan leverage hingga 40x dan melakukan transaksi tanpa biaya gas yang didukung oleh likuiditas omni-chain yang mendalam.
    • Selama fase beta, pedagang dapat memperoleh token asli Raydium (RAY) dengan melaporkan bug UI/UX.
    • Raydium mengklaim menawarkan biaya terendah di Solana untuk perdagangan perpetual, memberikan alternatif yang kompetitif bagi pedagang di ekosistem Solana.

    Beli Coin RAY disini!

    Investasimu dengan Aman di Pluang!

    Download aplikasi Pluang untuk investasi Saham AS, emas, ratusan aset kripto dan puluhan produk reksa dana mulai dari Rp10.000 dan hanya tiga kali klik saja! Dengan Pluang, kamu bisa melakukan diversifikasi aset dengan mudah dan aman karena seluruh aset di Pluang sudah terlisensi dan teregulasi. Ayo, download dan investasi di aplikasi Pluang sekarang!



    Sumber : pluang.com

  • Dampak Suku Bunga AS Terhadap Ekonomi Global

    Apa itu Interest Rate atau Suku Bunga? 

    Suku bunga adalah jumlah yang dibebankan kepada peminjam utang kepada pemberi hutang. Umumnya suku bunga dinyatakan sebagai persentase dari pokok utang. Suku bunga berbanding lurus dengan jumlah risiko yang terkait dengan peminjam. Artinya, semakin besar risiko nya maka suku bunga yang diberikan juga akan semakin tinggi untuk memberikan risk to reward yang seimbang. Suku Bunga dapat diterapkan selama jangka waktu satu tahun, bulanan, triwulanan bahkan harian (overnight rate). 

    Selain itu, suku bunga juga dapat mengacu pada suku bunga yang dibayarkan oleh bank kepada kliennya untuk menyimpan simpanan di bank ataupun bunga yang diberikan oleh pemerintah ketika terdapat investor yang melakukan pembelian terhadap surat utang negara. 

    Suku bunga dapat dibedakan menjadi 2 jenis, yakni fixed rate dan variabel (floating) rate. Suku bunga tetap (fixed rate) adalah suku bunga yang konstan sepanjang jangka waktu pinjaman. Selanjutnya ada juga suku bunga mengambang (floating rate), di mana suku bunga bervariasi dan dapat berfluktuasi berdasarkan suku bunga referensi yang ditentukan oleh bank sentral suatu negara. 

    Cara Perhitungan Bunga?

    1. Simple Interest Rate : Jenis bunga ini dihitung berdasarkan jumlah asli atau pokok pinjaman. Adapun rumusnya adalah

    2. Compound Interest Rate : Bunga majemuk dihitung tidak hanya berdasarkan jumlah pokok tetapi juga berdasarkan akumulasi bunga periode sebelumnya, oleh karena itu jenis perhitungan ini disebut juga sebagai bunga atas bunga. Rumus bunga majemuk adalah sebagai berikut: 

    Real Vs. Nominal Interest Rate

    Suku bunga nominal adalah suku bunga tanpa penyesuaian terhadap inflasi. Dengan kata lain, suku bunga yang diberikan tidak sejalan dengan kondisi inflasi di negara tersebut, sehingga nilai dari suku bunga nya menjadi konstan atau sama. 

    Kedua, terdapat suku bunga riil yang memperhitungkan tingkat inflasi. Suku bunga yang didapatkan mempertimbangkan opportunity cost yang hilang dibandingkan dengan buying power yang dikeluarkan apabila investor mengkonsumsi uang tersebut untuk pembelian barang di masa lalu. 

    Ketika suatu negara memiliki tingkat inflasi sebesar 4% dan suku bunga yang diberikan adalah 1%, maka setiap tahunnya kita akan kehilangan 3% dari uang yang kita miliki. 

    Faktor yang mempengaruhi Suku Bunga

    1. Kekuatan permintaan dan penawaran

    Suku bunga dipengaruhi oleh permintaan untuk, dan penawaran kredit dalam suatu perekonomian. Peningkatan permintaan kredit pada akhirnya menyebabkan kenaikan suku bunga, atau harga pinjaman. Sebaliknya, peningkatan pasokan kredit tanpa diimbangi dengan demand utang dapat menyebabkan penurunan suku bunga.

    2.Inflasi

    Semakin tinggi tingkat inflasi, semakin tinggi suku bunga naik. Hal ini membuat money supply menjadi berkurang karena orang-orang lebih memilih untuk menabung dibandingkan untuk spending sehingga angka inflasi dapat tertekan. Suku bunga dijadikan sebagai alat moneter untuk mengatur tingkat inflasi di suatu negara. Namun, harus diketahui juga bahwa ketika inflasi sudah sangat rendah, bank sentral harus meresponnya dengan meningkatkan money supply dengan cara menurunkan suku bunga. Hal ini ditujukan agar negara tersebut tidak menjadi deflasi, karena pada dasarnya akan lebih susah bagi suatu negara untuk mengatasi masalah deflasi dibandingkan inflasi. 

    Ketika suatu negara mengalami deflasi maka akan terjadi kerusakan struktural di dalam suatu negara tersebut, mulai dari pelemahan daya beli yang membuat revenue perusahaan-perusahaan menurun dan mengurungkan niatnya untuk melakukan ekspansi hingga adanya layoff untuk efisiensi biaya. Atas dasar inilah mengapa deflasi lebih susah untuk ditangani dibandingkan inflasi. 

    Selain itu, negara-negara berkembang maupun negara yang lebih kecil dibandingkan negara adikuasa, harus melihat kiblat kebijakan suku bunga di negara tersebut. Saat ini Amerika masih menjadi negara adikuasa sehingga setiap kebijakan The Fed pasti akan ditiru oleh negara-negara lainnya. Hal ini disebabkan karena perdagangan dunia masih didominasi oleh USD sehingga setiap kebijakan yang mempengaruhi nilai nominal USD akan selalu diikuti oleh negara-negara lain. Seperti yang sobat cuan ketahui bahwa ketika suatu negara menaikan suku bunga nya maka currency negara tersebut juga akan menguat, vice versa. 

    Karena mayoritas negara masih menggunakan USD sebagai alat pembayaran, khususnya untuk perdagangan minyak dunia, maka ketika US The Fed meningkatkan suku bunga maka negara-negara lain juga akan mengikuti karena tidak ingin currency negara nya menjadi melemah terhadap USD, vice versa. Selain dijadikan alat pembayaran, circulating money juga paling banyak berada di negara barat, sehingga negara-negara berkembang yang ingin meminjam uang, kebanyakan berbentuk USD sehingga kalau currency negara yang meminjam melemah artinya uang yang harus dibayarkan kembali kepada peminjam akan semakin tinggi. 

    Kenaikan suku bunga juga mempengaruhi money flow, dimana ketika The Fed meningkatkan suku bunga maka yield treasury (risk free) di negara safe haven akan meningkat, sehingga orang-orang akan lebih memilih berinvestasi di USA dibandingkan dengan negara berkembang karena dianggap lebih aman. 

    Sama hal nya seperti Indonesia, Indonesia memiliki kebijakan suku bunga yang berkiblat pada negara barat, The Fed. Ketika The Fed menurunkan suku bunga maka Indonesia akan bertindak akan hal yang sama. Namun, ada kala nya ketika The Fed menurunkan suku bunga, namun BI tetap menahan suku bunga. Hal ini dikarenakan terdapat pelemahan rupiah terhadap USD, sehingga ketika BI memutuskan untuk menurunkan suku bunga maka hal itu akan merugikan Indonesia sendiri. Maka kebijakan menahan suku bunga adalah hal yang tepat untuk dilakukan. 

    Lalu mengapa tidak menaikan suku bunga? Karena dengan high interest rate environment maka likuditas akan semakin ketat, cost of borrowing akan menjadi lebih mahal dan orang-orang akan berhenti untuk spending. Dimana pada titik akhirnya, Indonesia akan mengalami depresiasi ekonomi dan deflasi. Seperti yang sobat cuan ketahui bahwa sekarang ekonomi di Indonesia masih terus berjuang pulih dari keterpurukan akibat Covid-19, sehingga high interest rate environment bukanlah hal yang tepat bagi Indonesia

    Investasi dengan Aman di Pluang!

    Download aplikasi Pluang untuk investasi Saham AS, emas, ratusan aset kripto dan puluhan produk reksa dana mulai dari Rp10.000 dan hanya tiga kali klik saja! Dengan Pluang, kamu bisa melakukan diversifikasi aset dengan mudah dan aman karena seluruh aset di Pluang sudah terlisensi dan teregulasi. Ayo, download dan investasi di aplikasi Pluang sekarang!



    Sumber : pluang.com

  • Digest Saham: Proyeksi Cut Rate di Desember 2024 Adalah Cut Rate Terakhir

    MAKRO

    • Gubernur Fed Michelle Bowman mendukung pemotongan suku bunga Desember tetapi tidak melihat perlunya pemotongan lebih lanjut. Inflasi inti masih di atas target 2%, dengan tingkat 2,8% pada November. FOMC memangkas suku bunga sebesar 1% antara September dan Desember 2023. Beberapa pejabat Fed lain, termasuk Christopher Waller, lebih optimis terhadap prospek inflasi dan mendukung pemotongan suku bunga lebih lanjut. Bowman, anggota FOMC yang bersifat hawkish, mengingatkan risiko melonggarkan kebijakan terlalu cepat. Bowman diperkirakan menjadi kandidat kuat untuk posisi wakil ketua pengawasan perbankan dalam pemerintahan baru. Ia mendukung pendekatan bertahap dan hati-hati dalam menyesuaikan kebijakan untuk mencegah inflasi naik lagi.
    • Laporan pekerjaan Desember diperkirakan memberikan gambaran terbatas tentang pasar tenaga kerja, dengan konsensus memprediksi penambahan 155.000 pekerjaan dan tingkat pengangguran tetap di 4,2%. Rincian laporan akan sangat penting, dengan beberapa prediksi angka lebih lemah karena faktor musiman dan lainnya. Goldman Sachs memperkirakan pertumbuhan pekerjaan hanya 125.000 dan tingkat pengangguran meningkat menjadi 4,3%. Citigroup memprediksi 120.000 pekerjaan baru dan tingkat pengangguran 4,4%, mengindikasikan pelambatan pasar tenaga kerja.

    GSS

    • $NVDA : Nvidia (NVDA) memperkenalkan komputer mini Project Digits seharga US$3.000 untuk pengembang AI pada acara CES. Komputer ini menggunakan prosesor GPU Grace Blackwell dan CPU ARM, hasil kolaborasi Nvidia dengan MediaTek. Target pasar adalah peneliti AI, perusahaan kecil, dan universitas yang membutuhkan komputer canggih dengan harga terjangkau. Project Digits menjalankan perangkat lunak Nvidia yang sama dengan server GPU perusahaan. Produk ini menjadi langkah diversifikasi Nvidia dari pasar data center, yang selama ini menyumbang 88% dari pendapatan perusahaan.
    • $AMZN : Amazon (AMZN) meluncurkan layanan Amazon Retail Ad Service yang memungkinkan peritel AS menggunakan teknologi iklannya untuk toko mereka. Layanan ini menawarkan iklan kontekstual di hasil pencarian, halaman produk, dan area lain di situs peritel. Pendapatan iklan Amazon mencapai US$14,3 miliar pada kuartal terakhir, berada di urutan ketiga setelah Alphabet dan Meta. Layanan ini memungkinkan penyesuaian desain, lokasi, dan jumlah iklan, serta alat pengukuran berbasis AWS.
    • $TSLA : Tesla (TSLA) merencanakan produksi massal robot humanoid Optimus mulai 2025 dengan target beberapa ribu unit. Produksi akan ditingkatkan 10 kali lipat pada 2026, dengan estimasi 50.000-100.000 unit. Pada 2027, Tesla berencana meningkatkan produksi 10 kali lipat lagi. Pengembangan robot humanoid juga dilakukan oleh perusahaan lain, seperti Honda (Jepang) dan Boston Dynamics (Hyundai Motor).



    Sumber : pluang.com

  • Risiko Terpendam pada Bitcoin, Saham, Obligasi, serta Aset Lainnya

    Sangatlah penting untuk memahami apa yang menggerakkan pasar dan mengapa. Di kala narasi yang berpusat pada Trump mendominasi arus, pasar keuangan menceritakan kisah yang berbeda. Saham-saham AS telah kehilangan seluruh kenaikannya sejak pemilihan Trump pada awal November, yang pada awalnya diharapkan dapat mendorong pertumbuhan yang lebih kuat, juga pajak yang lebih rendah. Rally pasca pemilu yang diantisipasi dalam altcoin nampak terpatahkan pada tanggal 6 Desember. Tanggal ini bukan hanya kebetulan namun menjadi momen penting dengan implikasi yang luas.

    Crypto Trading Volumes (Kiri) vs. Crypto Funding Rates (Kanan, weekly) | Sumber: 10x

    Penurunan tajam pada altcoin setelah tanggal tersebut adalah buktinya. Sejak kemeriahan awal Desember, volume perdagangan kripto telah menurun secara substansial, dengan tingkat pendanaan (funding rates) mencapai puncaknya pada tanggal 6 Desember. Hal ini menunjukkan signifikansi yang lebih dalam pada tanggal tersebut. Memahami hal ini dapat menjelaskan kekuatan dominan saat ini yang mendorong harga aset.

    Faktor makroekonomi adalah pendorong utama siklus pasar Bitcoin dan kripto. Keputusan The Fed untuk menerapkan penurunan suku bunga darurat sebesar 50 basis poin pada bulan September berasal dari kekhawatiran akan resesi yang akan datang yang dipicu oleh kelemahan pasar tenaga kerja AS.

    Namun, data selanjutnya menunjukkan gambaran yang berbeda. Non-farm payrolls (NFP) menunjukkan hanya 12.000 pekerjaan yang ditambahkan pada bulan Oktober, namun rebound tajam menjadi 227.000 pada bulan November, dengan data yang dirilis pada tanggal 6 Desember. Minggu lalu, angka-angka tersebut menunjukkan kenaikan kuat lainnya, dengan NFP meningkat 256.000 dan tingkat pengangguran turun menjadi 4,1%, yang dirilis pada 10 Januari. Angka-angka ini menunjukkan bahwa alasan awal the Fed untuk menurunkan suku bunga pada dasarnya tidak tepat, sehingga mematahkan argumen untuk siklus penurunan suku bunga selanjutnya.

    Meskipun Bitcoin dapat berkinerja cukup baik bahkan ketika Federal Reserve menghentikan kenaikan suku bunganya, kinerjanya secara signifikan lebih kuat ketika penurunan suku bunga diantisipasi. Ekspektasi seperti itu cenderung meningkatkan rally altcoin, seperti yang terlihat menjelang data ketenagakerjaan yang dirilis pada 6 Desember. Namun, selama pertemuan FOMC 18 Desember, The Fed secara eksplisit kembali ke sikap hawkish, menandakan perubahan yang mungkin membutuhkan waktu bagi Bitcoin maupun saham untuk mencernanya

    Penyesuaian ini semakin diperumit oleh pertumbuhan lapangan kerja yang lebih kuat dan meningkatnya ekspektasi inflasi. Pergeseran The Fed merupakan manuver politik dan juga respons ekonomi, dengan dampak yang terlihat pada kenaikan tajam imbal hasil obligasi AS. Imbal hasil obligasi, indikator utama biaya modal (cost of capital), telah naik secara signifikan-dari 2,4% selama masa jabatan pertama Trump menjadi 4,76% saat ini, sebuah lompatan lebih dari 200 basis poin.

    Awalnya, imbal hasil mulai menurun seiring dengan tumbuhnya optimisme akan prospek pemerintahan AS yang efisien dan berpotensi lebih berhati-hati dalam mengelola fiskal di bawah kepemimpinan Trump. Namun, sejak rilis data ketenagakerjaan pada 6 Desember, imbal hasil telah melonjak lebih tinggi, mencerminkan lanskap ekonomi makro yang berkembang pesat dan meningkatnya ketidakpastian seputar kebijakan fiskal dan moneter. Dinamika ini menyoroti hubungan yang rumit antara perubahan kebijakan, sentimen pasar, dan kinerja aset.

    USD / CNY (Kiri) vs. US 10yr Bond Yields (Kanan) – keduanya menanjak lebih tinggi | Sumber: 10x

    Secara historis, perusahaan asuransi jiwa dan dana pensiun Jepang memanfaatkan peluang tersebut dengan berinvestasi di luar negeri. Namun, dengan imbal hasil obligasi di Jepang yang juga meningkat, tabungan domestik sekarang lebih cenderung untuk tetap berada di dalam negeri. Pergeseran ini menandai perubahan yang signifikan, karena tabungan Jepang secara tradisional membantu menjaga imbal hasil obligasi AS tetap rendah.

    China sedang berada dalam fase “Jepangisasi”, ditandai dengan populasi yang menua, pertumbuhan yang lamban, tingkat tabungan yang lebih tinggi, dan imbal hasil obligasi yang mendekati nol. Namun, tidak seperti Jepang setelah gelembung aset tahun 1989 (ketika surplus tabungan disalurkan ke luar negeri untuk mencari imbal hasil yang lebih tinggi), situasi China berbeda secara signifikan. Perputaran arus modal China semakin dibatasi untuk tetap berada di dalam negaranya, sebagaimana dibuktikan oleh penurunan tajam imbal hasil obligasi China (imbal hasil obligasi 10 tahun sebesar 1,62%), dengan implikasi yang besar untuk pasar internasional.

    Tidak seperti Jepang, China dapat terus menjual kepemilikan Treasury AS-nya, sebuah tren yang telah berlangsung selama beberapa tahun dan dapat meningkat jika ketegangan perdagangan baru dengan AS muncul. Dinamika ini dapat menyebabkan kenaikan imbal hasil Treasury AS bertenor 10 tahun, sehingga menekan perekonomian yang sudah bergulat dengan kenaikan biaya pembiayaan kembali. Selain itu, dorongan Menteri Keuangan untuk memperpanjang durasi utang (bergeser dari utang jangka pendek ke utang jangka panjang) menambah lapisan kompleksitas lain dalam mengelola prospek fiskal negara.

    Strategi penjualan Treasury berdenominasi dollar AS ini juga sejalan dengan upaya China untuk menstabilkan mata uangnya, yuan. Yuan berada di bawah tekanan dari arus keluar modal yang tidak disetujui dan diperdagangkan pada level terlemah sejak 2007. Selama periode devaluasi yuan sebelumnya, Bitcoin awalnya mengalami aksi jual, diikuti oleh rally besar-besaran, karena modal China mengalir ke Bitcoin melalui perusahaan-perusahaan pertambangan Bitcoin. Meskipun penambangan Bitcoin di Chna telah menurun secara signifikan setelah larangan pemerintah, transaksi OTC telah mengisi kekosongan tersebut. Transaksi – transaksi ini sekarang berfokus pada memfasilitasi akses ke USDT untuk individu yang ingin memindahkan uang keluar dari Tiongkok, yang mencerminkan interaksi berkelanjutan antara dinamika mata uang dan pasar kripto.

    Namun pada Agustus 2024, China menerapkan reformasi hukum yang signifikan yang menargetkan aktivitas terkait mata uang kripto, terutama yang melibatkan Tether (USDT). Mahkamah Agung Rakyat (Supreme People’s Court) dan Kejaksaan Agung Rakyat (Supreme People’s Procurate) memperbarui undang-undang anti pencucian uang (anti money laundering) negara untuk mengklasifikasikan transaksi aset virtual sebagai potensi pelanggaran pencucian uang. Efektif pada 21 Agustus 2024, revisi ini memperkenalkan hukuman yang ketat bagi individu yang terlibat dalam transaksi mata uang kripto ilegal, termasuk denda dan hukuman penjara.

    Penerbitan USDT pada on Ethereum (putih) and pada Tron (ungu) – $ miliar | Sumber: 10x

    Tron memiliki hubungan yang erat dengan Tiongkok dan memainkan peran penting dalam penerbitan stablecoin. Hingga Agustus 2024, USDT yang diterbitkan di Tron merupakan pendorong utama arus masuk ini. Jauh lebih besar daripada di Ethereum dan berpotensi menjadi saluran utama untuk memindahkan modal ke luar negeri dan mendorong pasar Bitcoin dan pasar kripto yang lebih luas. Meskipun aliran stablecoin melonjak secara signifikan pada Q4, aktivitas ini secara khusus bergeser dari Tron. Sebaliknya, arus masuk terkonsentrasi pada USDT yang diterbitkan di Ethereum, sebuah tren yang bertahan hingga Federal Reserve mengadopsi sikap yang lebih hawkish pada bulan Desember.

    Bahkan jika imbal hasil obligasi AS terus meningkat (berpotensi didorong oleh PBOC, bank sentral China, yang menjual lebih banyak cadangannya) atau jika China mendevaluasi mata uangnya, seperti yang terjadi pada tahun 2015, modal-modal dari China mungkin tidak dapat memanfaatkan pergeseran ini. Secara historis, China telah mahir dalam memanfaatkan peluang pasar selama masa-masa sulit, terutama setelah menemukan Bitcoin pada tahun 2013. Pada puncaknya, China menyumbang 90% volume perdagangan Bitcoin global dan memegang 70% pangsa pasar dalam penambangan Bitcoin selama lebih dari enam tahun.

    Namun, lanskap saat ini menunjukkan bahwa modal-modal China sekarang mungkin secara efektif terperangkap di dalam negeri. Hal ini digarisbawahi oleh penurunan tajam pada imbal hasil obligasi 10 tahun China, yang menandakan aliran modal yang terbatas dan berkurangnya peluang untuk investasi eksternal. Perangkap modal domestik ini dapat mewakili salah satu risiko sistemik terbesar dalam lingkungan ekonomi saat ini.

    China mendevaluasi RMB pada 11 Agustus, 2015 – Diikuti RallyBitcoin yang Kuat | Sumber: 10x

    Meskipun banyak perhatian terfokus pada Trump, risiko yang lebih besar mungkin ada di China. Likuidasi kepemilikan obligasi pemerintah AS oleh China dapat mendorong imbal hasil yang lebih tinggi, meningkatkan tekanan pada ekspektasi suku bunga AS, saham, dan Bitcoin. Pada saat yang sama, devaluasi mata uang China dapat memicu penurunan tajam pada aset-aset berisiko. Tidak seperti pada devaluasi sebelumnya, bagaimanapun, modal-modal China mungkin tidak akan datang untuk menyelamatkan kali ini. Pada episode sebelumnya, seperti saat devaluasi mata uang terakhir China, Bitcoin menguat tajam setelah reaksi risk-off awal, didukung oleh aliran uang dari China.

    Absennya Tron dari lonjakan aktivitas stablecoin setelah pemilihan umum 11 November juga patut dicatat. Kurangnya keterlibatan ini dapat menandakan pergeseran pengaruh China terhadap pasar kripto. Ketika kita melihat ke depan ke tahun 2025, risiko sistemik terbesar mungkin berkisar di sekitar China dan potensi dampaknya pada Imbal Hasil Treasury AS dan juga Bitcoin.

    China mendevaluasi RMB pada 11 Agustus, 2015 sebesar 1.9% | Sumber: 10x

    Investasi dengan Aman di Pluang!

    Download aplikasi Pluang untuk investasi Saham AS, emas, ratusan aset kripto dan puluhan produk reksa dana mulai dari Rp10.000 dan hanya tiga kali klik saja! Dengan Pluang, kamu bisa melakukan diversifikasi aset dengan mudah dan aman karena seluruh aset di Pluang sudah terlisensi dan teregulasi. Ayo, download dan investasi di aplikasi Pluang sekarang!



    Sumber : pluang.com

  • Diversifikasi Aset Guna Meminimalisir Dampak Market Crash

    Diversifikasi adalah praktik penyebaran aset instrumen investasi di dalam suatu portofolio, sehingga eksposur risiko investor tidak hanya terbatas pada 1 aset tertentu. Terkait seberapa besar risiko yang mau ditanggung, investor harus mengetahui terlebih dahulu profil risiko nya masing- masing berdasarkan atas usia, tanggungan hidup, hingga rencana pensiun dalam beberapa tahun. 

    Misalnya, kalau investor masih muda, maka profil risikonya akan lebih tinggi dibandingkan dengan investor yang memiliki usia yang tua. Hal ini disebabkan karena diusia muda seorang investor belum memiliki tanggungan hidup yang besar dan cenderung ingin mencoba aset instrumen baru. Sedangkan investor yang memiliki usia yang lebih tua cenderung tidak menginginkan tingkat volatilitas yang besar terhadap aset investasi nya karena usia nya sudah cukup tua (semakin dekat dengan usia pensiun) ditambah dengan tanggungan hidup yang tinggi.

    Untuk mencegah adanya tingkat volatilitas yang tinggi maka diperlukan diversifikasi aset, bagaikan idelogi “Don’t put your egg in one basket”. Di suatu portofolio terdapat beberapa aset investasi yang dapat dimasukan kedalam portofolio, misalnya seperti: 

    Instrumen saham

    Saham memiliki tingkat risiko yang sangat tinggi karena tingkat volatilitas yang besar. Risiko investasi berjalan beringan dengan total return, seperti high risk, high return.

    Cryptocurrency

    Aset instrumen crypto juga tergolong lebih tinggi risikonya dibandingkan dengan saham. Hal ini dikarenakan Terdapat peraturan dibeberapa negara yang menerapkan trading halt apabila suatu saham turun dibawah batas ambang normal yang telah di tetapkan oleh bursa negara tersebut. Sedangkan kalau crypto tingkat volatilitas nya sangat besar dan tidak memiliki peraturan trading halt. 

    Obligasi

    Merupakan instrumen investasi yang cenderung aman, karena investor nya sudah mendapatkan fix return dari bunga hasil investasi. Walaupun cenderung aman, return investasi dari obligasi lebih kecil dibandingkan saham dan crypto. Tapi tau ga sih sobat cuan, di dunia ini juga ada loh obligasi yang bisa memberikan return tinggi. Nama obligasi nya adalah high yield bond. High yield bond adalah jenis obligasi yang non investment grade atau berada di bawah BBB- (dengan perhitungan S&P 500) 

    Short term investment (Money Market)

    Aset instrumen money market atau instrumen yang akan jatuh tempo kurang dari 1 tahun. Salah satu contoh money market di Indonesia adalah SRBI atau surat utang negara yang jatuh temponya kurang dari 1 tahun. Demand dari money market biasanya akan naik lebih tinggi di kala hawkish environment. Hal ini disebabkan investor lebih ingin untuk berinvestasi di instrumen yang memiliki short term duration sehingga dikala ada kenaikan suku bunga, investor dapat memindahkan aset nya ke instrumen yang memberikan yield yang lebih tinggi. 

    Alternative Investment 

    Alternative investment adalah instrumen investasi yang memerlukan ticket size yang cenderung lebih besar dibandingkan instrumen investasi lainnya. Karena aset aset yang diperdagangkan termasuk real estate, VC fund, PE Fund, sampai dengan commodity. Yang dapat mengakses alternative investment bisa dikatakan sebagai high net worth individuals yang memiliki term investasi yang long term. Namun sobat cuan juga harus mengetahui bahwa alternative investment tidak seliquid aset instrumen seperti obligasi dan saham. 

    Tujuan utama dari adanya diversifikasi bukan memaksimalkan return tapi untuk meminimalisir impact yang akan terjadi di suatu portofolio ketika ada market crash ataupun menurunkan tingkat volatilitas dari instrumen investasi. Berikut adalah ilustrasi mengenai tingkat volatilitas diversifikasi aset yang dapat dilakukan sesuai dengan profil risiko investor: 

    Portfolio Volatility and Return  | Sumber: Fidelity

    Diversifikasi dapat menjadi opsi untuk berjaga-jaga apabila terjadi market crash. Sekarang ini, terdapat beberapa pendapat yang menyatakan bahwa terdapat potensi market crash di tahun 2025 atau 2026. Hal ini disebabkan karena aset investasi sudah menjadi bubble dan sekarang adalah waktu yang tepat untuk berjaga-jaga terjadinya bubble burst. 

    Terdapat beberapa indikator yang bisa menjadi petunjuk adanya market crash ataupun resesi. Pertama, terdapat grafik US2Y10Y, dimana secara historical apabila grafik tersebut inverted maka tidak lama dari kejadian tersebut ada potensi crash. Saat ini grafik nya sudah menunjukan adanya inverted. 

    10Y Treasury minus 2Y Treasury Constant Maturity   | Sumber: FRED

    Note: Bagian yang berwarna abu-abu adalah periode resesi dan market crash

    Selain itu, terdapat juga model New York Fed Recession Model yang menunjukan probability US untuk resesi adalah 29% sampai di akhir tahun 2025. Probability ini bisa muncul karena adanya tindakan The Fed yang dianggap terlambat untuk melakukan cut rate, walaupun terdapat dilema tersendiri bahwa Cut Rate yang terlalu cepat akan membuat US menjadi inflasi secara masif. Walaupun sekarang The Fed sudah menurunkan suku bunga, namun hal tersebut belum terlihat dampak nya, karena perlambatan perekonomian sudah terjadi dan sulit untuk memperbaiki perekonomian yang sudah rusak secara struktural. 

    Ditambah dengan kebijakan Trump yang cenderung inflationary dan menerapkan tarif impor yang berpotensi membuat harga di dalam negeri menjadi lebih tinggi, sehingga terjadi inflasi. Oleh karena itulah, The Fed dinilai tidak akan menurunkan suku bunga dalam waktu dekat ini karena tidak ada katalis yang mendukung adanya penurunan suku bunga. Hal ini juga yang menjadi penyebab adanya penurunan indeks harga saham AS dan crypto, karena market menilai instrumen yang tidak berisiko (obligasi) dianggap bisa memberikan return yang cukup stabil dan positif. Selain itu, penahanan suku bunga The Fed akan membuat dollar akan semakin kuat terhadap currency negara lain. 

    Membahas mengenai kebijakan Trump Tarif, tarif ini dinilai dapat memberikan efek besar, tidak hanya di dalam Amerika tapi juga di negara-negara lainnya yang menjadi partner dagang AS. Kebijakan ini dinilai dapat memberikan massive layoff di Amerika karena perusahaan akan melakukan efisiensi biaya, ditambah dengan kebijakan pembatasan imigran yang membuat biaya ketenagakerjaan di Amerika akan semakin mahal yang membuat adanya layoff. Selain itu, di luar AS, perusahaan-perusahaan yang melakukan ekspor ke AS juga harus melakukan efisiensi biaya karena harga produk mereka harus tetap bisa bersaing walaupun sudah ditambahkan tarif impor. 

    Oleh karena itu, investor harus selalu berwaspada terhadap kondisi perekonomian global, dan membatasi risiko dengan melakukan diversifikasi aset, agar saat terjadi resesi net worth aset kita tidak ter drawdown besar.

    Investasi dengan Aman di Pluang!

    Download aplikasi Pluang untuk investasi Saham AS, emas, ratusan aset kripto dan puluhan produk reksa dana mulai dari Rp10.000 dan hanya tiga kali klik saja! Dengan Pluang, kamu bisa melakukan diversifikasi aset dengan mudah dan aman karena seluruh aset di Pluang sudah terlisensi dan teregulasi. Ayo, download dan investasi di aplikasi Pluang sekarang!



    Sumber : pluang.com