Author: 12

  • Yuk, Cari Tahu Siapa Saja NFT Artist yang Memiliki Karya Termahal

    Seperti yang kita ketahui, dunia kesenian kini sedang didominasi oleh seni digital. Bahkan, tidak sedikit pula seniman rupa yang beralih dengan memproduksi karya seni berbentuk digital. Fenomena ini semakin ramai dengan kemunculan NFT sekaligus para NFT artist dengan karya termahal di sekitar kita. Penasaran siapa saja? Eits, sebelum itu, simak penjelasan singkat mengenai NFT dalam dunia seni lebih dulu, yuk!

    Pergeseran Tren Karya Seni Menjadi NFT

    Jika dahulu para kolektor seni berbondong-bondong mengoleksi lukisan hasil karya pelukis ternama, kini tren tersebut sudah mulai bergeser menjadi mengoleksi seni digital berupa NFT. NFT atau Non-Fungible Token merupakan karya seni yang berada pada teknologi blockchain dan dilengkapi dengan kode unik agar keaslian dan kepemilikannya dapat terjamin. Selain dalam bentuk seni digital, NFT juga dapat berbentuk musik dan video.

    Saat membahas NFT khususnya NFT art, sudah banyak seniman digital dari seluruh dunia yang memamerkan dan menjual karya seni terbaiknya dalam bentuk NFT. Melalui marketplace NFT sebagai wadah untuk jual-beli NFT art, para NFT artist ini berhasil menarik perhatian para kolektor seni.

    6 NFT Artist dengan Karya Termahal di Dunia

    Tidak dapat dipungkiri bahwa setelah 4 tahun sejak kelahirannya di tahun 2017, NFT menghasilkan banyak NFT artist berbakat dengan karya yang unik dan limited edition. Hal inilah yang mendorong karya seni mereka menjadi dihargai amat sangat tinggi alias mahal. Berikut ini deretan NFT artist ternama dengan karya seni termahal, yaitu:

    NFT artist yang kerap mengeluarkan karya realistis ini telah menerbitkan lebih dari 845 NFT dengan rata-rata harga per kepingnya lebih dari 133.849 USD Karya seni Beeple yang berjudul “Everydays: The First 5000 Days” berhasil terjual sebagai NFT seharga lebih dari 69 juta USD di Christie’s, sebuah rumah lelang ternama. Fenomena ini juga yang membuat peminat NFT dan cryptocurrency menjadi semakin meluas.

    Seniman pop art surealis yang satu ini juga sedang naik daun. Hal ini disebabkan oleh keberhasilannya dalam menjual lebih dari 3.103 keping NFT dengan rata-rata harga sekitar 5.812 USD, dengan usianya yang masih tergolong muda. Fewocious semakin dikenal luas berkat NFT art berjudul “The Everlasting Beautiful”, yang juga menjadi karya seni miliknya yang paling banyak terjual. 

    Sebagai seniman visual yang sangat terobsesi dengan hubungan antara seni dan teknologi, membuat Trevor Jones berpindah dari medium kanvas ke kode QR dan augmented reality. Di dunia NFT, seniman ini banyak melakukan kolaborasi dengan artist besar seperti Jose Delbo, yang menghasilkan NFT terlaris dengan judul “Genesis” seharga 553.169 USD. Hingga kini, ia telah menjual lebih dari 5.284 NFT.

    NFT artist yang menggunakan nama Mad Dog Jones ini telah berkecimpung di dunia NFT dengan ciri khas menggabungkan seni visual dan musik. Karya seni terlaris yang dijadikan NFT miliknya berjudul “Boardwalk”, berbentuk video yang menggambarkan keadaan kota metropolitan di saat hujan. NFT tersebut terjual seharga 388.888 USD. Sampai sekarang, Mad Dog Jones telah menjual lebih dari 1.567 keping NFT.

    NFT artist ini berhasil menarik perhatian masyarakat dengan karya seni yang cenderung progresif dengan tema yang tidak terduga. Sejak masuk dunia NFT, SlimeSunday berhasil menjual lebih dari 6.508 keping NFT dengan rata-rata harga per kepingnya sekitar 1.784 USD. NFT terlaris miliknya bertajuk “The Process” yang berisi kolase dan musik. Ia juga kerap melakukan kolaborasi dengan seniman lain yaitu 3lau.

    Sebagai NFT artist ternama, Hackatao dikenal dengan karya seni yang kerap mengeksplor tema lingkungan dan kemanusiaan. Duo yang terdiri dari Nadia Squarci dan Sergio Scalet ini berhasil menciptakan NFT bertajuk “Kim Jong Un – ‘Dead and Alive’ Edition” yang kemudian menjadi karya seni terlaris miliknya, kurang lebih terjual di harga 276.136 USD. Hingga kini, Hackatao telah menjual lebih dari 1.504 keping NFT.

    Berkarya Lewat Marketplace NFT di Indonesia, TokoMall

    Kehadiran NFT sangat membuka peluang bagi para seniman, khususnya seniman rupa yang sedang mengalami kesulitan di masa yang serba canggih ini serta pandemi yang juga masih berlangsung. Para seniman kini dapat berpindah ke bidang seni digital menjadi NFT Artist untuk kemudian diterbitkan sebagai NFT di berbagai marketplace NFT yang tersedia.

    Tak hanya di luar negeri saja, Indonesia kini sudah memiliki marketplace NFT yaitu TokoMall. TokoMall menjadi salah satu pionir munculnya marketplace NFT di Indonesia. Dengan kehadirannya, TokoMall dapat menjadi wadah bagi para seniman untuk membagikan karya seni terbaiknya dalam bentuk NFT dan menjualnya kepada para penikmat seni.

    Sejumlah NFT artist juga sudah ikut serta memamerkan dan menjual karya seni miliknya dalam bentuk NFT di TokoMall sebagai official merchant, lho. Di antaranya ada Si Juki, Alipjon, Soresore, hingga Nevertoolavish. 

    Selain itu, ada juga NFT artist yang sedang naik daun di dunia NFT, nih, yaitu SIPHER. SIPHER menyuguhkan NFT art berupa karakter dari game NFT “SIPHER” yang masih coming soon. Sambil menunggu perilisannya, SIPHER menjual sejumlah karakter dari game tersebut dalam bentuk NFT, salah satunya melalui kerja sama dengan Tokocrypto.

    Para seniman kini dapat ikut bergabung di TokoMall dengan mendaftarkan dirinya sebagai merchant dan melakukan minting karya NFT terbaiknya setelah lolos review dan juga verifikasi. Kemudian, NFT tersebut dapat dipublikasikan setelah seniman membayar sejumlah gas fee. Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, daftarkan diri Anda di TokoMall sekarang!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Hal yang Anda Perlu Ketahui tentang BAT (Basic Attention Token)

    Bagi Anda yang aktif bertransaksi pada jaringan blockchain, tentu Anda sudah tidak asing lagi dengan istilah basic attention token, kan? Nah, sebenarnya apa sih BAT itu? Atau apakah Anda penasaran dengan sejarah dari kemunculan BAT itu sendiri? Yuk, simak penjelasan lengkap mengenai BAT di bawah ini!

    Sejarah Kemunculan BAT (Basic Attention Token)

    BAT (Basic Attention Token) dirancang oleh salah satu pendiri Mozilla dan Firefox, Brendan Eich. Berawal dari banyaknya masalah yang semua orang hadapi ketika menggunakan Web, yakni masalah iklan digital.

    Iklan kerap muncul di semua momen dan sering tidak relevan memanglah hal yang menjengkelkan. Kebanyakan orang mungkin akan memilih mengatasinya dengan memasang ekstensi blokir iklan.

    Seiring terus berkembangnya blockchain dan mata uang digital, perusahaan telah mencari cara baru dan menerapkan teknologi yang inovatif pada masalah dan kendala lama, yakni penelusuran web dan iklan berbasis web tersebut.

    Nah, disinilah BAT masuk dengan menggunakan teknologinya dalam mengatasi masalah tersebut. Yakni melalui penggunaan teknologi blockchain dalam upaya meningkatkan keamanan, keadilan serta efisiensi iklan digital.

    Pendistribusian BAT di mulai dari diluncurkannya 300.000 BAT ke pengguna baru dari program Brave Payments dari peramban web Brave pada awal Desember 2017. Inilah putaran pertama yang disalurkan oleh tim pengembangan, yang dimana dana didapat dari hibah dana pertumbuhan pengguna.

    Pertengahan Januari 2018, token BAT senilai US$ 1 juta dikeluarkan oleh tim kepada pengguna sebagai promosi, semua hibah ini diklaim dalam waktu sepuluh hari.

    Bulan selanjutnya, perusahaan meluncurkan program rujukan senilai US$ 1 juta kepada para pengguna yang telah berhasil membawa pengguna baru untuk peramban Brave yang aktif selama setidaknya 30 hari. Setiap pengguna akan dihargai dengan pemberian BAT senilai US$ 5.

    Pengertian dari BAT (Basic Attention Token)

    BAT atau basic attention token adalah token ERC-20 yang menggunakan blockchain ethereum, di mana token ini berusaha memberi penghargaan kepada pengguna dan pengiklan. BAT adalah cara untuk memonetisasi perhatian, yang terkadang juga disebut sebagai “ekonomi perhatian”.

    Namun, bagaimana caranya? Proyek ini menggunakan teknologinya dengan cara memblokir iklan yang memang dikehendaki oleh pengguna yang memutuskan untuk berinteraksi dengan iklan berdasarkan pilihan. Jadi ketika Anda menyetujuinya, Anda akan mendapatkan imbalan atas partisipasi dengan token BAT, yang kemudian bisa Anda belanjakan nanti.

    Apa itu Brave Browser?

    Brave browser adalah browser open-source yang berpusat pada privasi yang dirancang untuk memblokir pelacak, cookie invasif, dan malware. BAT adalah token asli untuk browser Brave.

    Seperti yang sudah disebutkan diatas, browser ini menggunakan teknologi blockchain. Nah, teknologi blockchain ini berfungsi untuk melacak perhatian pengguna secara anonim dan aman, yang kemudian diterjemahkan dalam bentuk hadiah bagi penerbit.

    Penerbit iklan digital diberi hadiah berdasarkan perhatian pengguna dengan BAT. Semakin efisien konten yang mereka buat dalam menghasilkan perhatian pengguna yang berkelanjutan, maka akan semakin besar pendapatan yang diterima penerbit. Nah disaat yang bersamaan, pengiklan juga memperoleh keuntungan atas investasi yang lebih baik, karena iklan mereka tepat sasaran.

    Pengembang Brave dan BAT sendiri telah membangun sejumlah langkah keamanan ke dalam browser dan sistem token digital mereka. Hal ini tentunya dilakukan untuk mengantisipasi kekhawatiran tentang penipuan dan masalah privasi. Cara yang digunakan oleh para pengembang adalah melalui penggunaan kriptografi, integritas sisi klien yang lebih baik, dan transparansi yang dicapai melalui sumber terbuka.

    Itulah penjelasan mengenai basic attention token. Nah, sekarang Anda tak perlu bingung dengan BAT lagi. Jika Anda tertarik untuk melakukan trading maupun investasi di aset kripto lainnya, yuk daftarkan diri Anda segera di www.tokocrypto.com!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Daftar Kripto Diklaim Punya Fundamental yang Aman

    Investasi aset kripto kini sedang naik daun dengan pertumbuhan yang baik di Indonesia. Di balik, pro dan kontranya yang terus datang silih berganti, para miners dan investor kripto tidak ada henti-hentinya meneruskan perjuangannya dalam mencari koin kripto.

    Karena hal ini, harga kripto menjadi melonjak naik. Salah satu koin kripto yang sedang melambung adalah Shiba Inu (SHIB) yang diluncurkan pada Agustus tahun 2020 lalu. Koin ini berhasil menyalip Doge, sebelum akhirnya kembali jatuh tersungkur jauh di bawahnya.

    Namun, koin ini bisa dikatakan salah satu koin kripto yang sukses karena berhasil naik hingga 800% pada Oktober lalu. Sayangnya, mata uang ini sangat sulit untuk diprediksi seperti mata uang yang lainnya.

    4 Rekomendasi Koin Kripto Fundamental yang Aman

    Untuk bisa mendapatkan hasil yang lebih optimal, maka para pemain perlu mengetahui beberapa koin kripto dengan fundamental yang bagus dan aman untuk dijadikan pilihan berinvestasi. Berikut kami berikan beberapa rekomendasi kripto yang fundamental.

    Elrond (EGLD)

    Ilustrasi kripto Elrond (EGLD).

    Ilustrasi kripto Elrond (EGLD).

    Elrond merupakan salah satu pilihan koin yang bisa dijadikan sebagai alternatif lain dari ETH yang kabarnya memiliki posisi yang cukup baik pada tahun 2022 ini. Meskipun kabarnya tidak semenarik SHIB, tetapi perlu diingat jika Solana merupakan salah satu platform smart contract terbaik tahun lalu.

    Ethereum memang merupakan smart contract kripto yang asli. Namun, saat ini sedang berdesak-desakan dengan jaringan yang padat dan biayanya yang melambung tinggi. Hal ini berarti pengguna dapat mengambil Solana yang memiliki kecepatan yang baik dengan biaya yang relatif rendah.

    Baca juga: Daftar Token Kripto yang Menarik di Dunia Metaverse

    Livepeer (LPT)

    Ilustrasi kripto Livepeer (LPT).

    Ilustrasi kripto Livepeer (LPT).

    Desentralisasi merupakan suatu hal yang cukup menarik mengenai teknologi blockchain. Hal ini bukan hanya berlaku untuk keuangan, karena Livepeer membawa pendekatan terdesentralisasi ke streaming video.

    Dalam situs web resminya dikatakan jika sekitar 80% dari total bandwidth internet digunakan untuk streaming video yang notabenenya memiliki harga yang mahal. Hal yang membuat harganya mahal yaitu proses transcoding, yakni memformat ulang video pada perangkat juga bandwidth yang berbeda.

    VeChain (VET)

    Ilustrasi kripto VeChain (VET).

    Ilustrasi kripto VeChain (VET).

    Koin kripto lainnya yang memiliki fundamental yang aman ialah VeChain. VeChain menjanjikan penggunaan kripto secara realtime. Kripto yang satu ini menggunakan teknologi blockchain untuk memantau dan membuat setiap langkah menjadi lebih efisien.

    Misalnya, VeChain menjalin mitra dengan Walmart untuk bisa melacak asal-usul dari suatu produk seperti sayuran. Seandainya terjadi wabah, maka sumber penyebabnya dapat ditelusuri dengan lebih mudah.

    Baca juga: Tips Cari Cuan Investasi Aset Kripto di Kala Market Anjlok

    Teknologi yang serupa juga digunakan oleh produsen barang mewah untuk mencegah terjadinya pemalsuan produk mereka dan meningkatkan kepercayaan dari konsumen. Sementara itu, perusahaan lainnya menggunakan teknologi ini untuk melacak konsumsi karbon yang dihasilkan pada setiap langkah rantai pasokan.

    Wilder World (WILD)

    Ilustrasi kripto Wilder World (WILD).

    Ilustrasi kripto Wilder World (WILD).

    Di antara ke empat koin kripto ini, Wilder World (WILD) merupakan permainan yang paling berisiko. WILD menempati peringkat ke 327 di CoinMarketCap per 15 Februari 2022, namun saat ini masih belum banyak bursa yang menyediakan kripto ini. Hal ini karena, WILD masih belum terdaftar pada banyak bursa kripto utama.

    Wilder World merupakan metaverse 5D yang dibangun pada jaringan Ethereum, yakni ruang tempat orang-orang bisa membuat dan memperjualbelilkan token yang tidak dapat ditukarkan atau biasa kita kenal dengan NFT.

    NFT sendiri memiliki sertfikat kepemilikan yang sama-sama berbasis digital. Meskipun digital, sertifikat ini tetap menjadi tanda kepemilikan resmi barang secara online. NFT juga memainkan peran yang cukup besar dalam Metaverse Wilder World dan game play-to-earn.  

    Baca juga: Pentingnya Analisis Teknikal dalam Trading Kripto

    Disclaimer

    Artikel ini bukan saran atau ajakan untuk investasi atau trading. Perdagangan aset kripto memiliki peluang dan resiko yang tinggi. Pastikan kamu menggunakan pertimbangan yang matang dalam membuat keputusan jual dan beli aset. Semua keputusan transaksi jual-beli adalah keputusan sendiri dan tidak dipengaruhi oleh pihak manapun. Risiko ditanggung masing-masing.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tips Cari Cuan Investasi Aset Kripto di Kala Market Anjlok

    Sepanjang awal tahun 2022, market aset kripto mengalami penurunan yang signifikan, jika dibandingkan pada November tahun lalu. Market dikejutkan oleh beberapa kejadian besar yang berdampak pada anjloknya nilai sejumlah aset kripto, terutama yang berkapitalisasi besar (big cap), seperti Bitcoin, Ethereum, Tether dan lainnya.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, melihat saat ini investor memang cenderung merespons negatif dan bersikap wait and see terkait sejumlah peristiwa global yang membuat nilai Bitcoin dan aset kripto lainnya anjlok, sehingga membuat pasar kripto bergerak lambat. Namun, dibalik itu sebenarnya ada peluang untuk investor mengambil profit.

    “Biasanya, para investor dan trader aset kripto kawakan akan masuk ke pasar dan mengambil keuntungan saat harganya sedang turun. Istilahnya buy the dip. Investor punya insting bahwa penurunan harga sebuah aset adalah saat yang tepat untuk mengakumulasi portofolio asetnya,” kata Afid.

    Ilustrasi Trader Tokocrypto, Afid Sugiono.

    Ilustrasi Trader Tokocrypto, Afid Sugiono.

    Afid menambahkan bahwa setiap investor pasti punya karakter masing-masing. Kebanyakan investor yang berpengalaman akan melakukan buy the dip dengan tujuan melindungi nilai kekayaan. Makanya, tak heran jika mereka langsung memborong sebuah aset saat harganya tengah anjlok. 

    Sementara itu, investor yang memborong aset kripto di harga murah, bisa saja kemudian dijual kembali saat pasar merangkak pulih dan harganya menunjukkan tren peningkatan kembali. Namun, perlu diingat kembali bahwa investasi aset kripto itu berisiko tinggi dan sangat spekulatif, perlu kehati-hatian dalam mengambil keputusan.

    Baca juga: Tips Aman Investasi Aset Kripto yang Bisa Kamu Ikuti

    “Melakukan riset terlebih dahulu mengenai aset kripto yang akan dibeli. Membeli aset kripto sesuai kemampuan dana yang dimiliki dan gunakan “uang dingin”. Investor juga bisa melakukan diversifikasi aset atau istilahnya jangan taruh telur dalam satu keranjang,” saran Afid.

    Ada beberapa tips yang Afid ungkap untuk mengambil cuan di tengah keruntuhan pasar kripto. Adapun pendekatan mana yang terbaik, investor perlu memutuskan sendiri. Tips ini akan sangat bergantung pada toleransi risiko investasi masing-masing investor, serta keyakinan mereka soal pasar akan bergerak selanjutnya.

    1. Jangan FOMO dan FUD

    Investor kripto yang baik akan tetap mengikuti berita dan tren terbaru di market. Namun, terlalu banyak informasi pasti bisa menjadi hal yang buruk. Mental investor akan bergejolak sehingga bisa melakukan keputusan yang tidak tepat, seperti FOMO (fear of missing out) dan FUD (fear, uncertainty, and doubt).

    “Biasanya saat market anjlok, investor akan bersikap FOMO dan FUD. Keduanya adalah istilah umum di dunia, dan dapat memiliki pengaruh yang lebih kuat pada keputusan untuk membeli dan menjual. Hal tersebut bisa berdampak buruk, karena keputusan tidak didasari oleh akal yang sehat,” kata Afid. 

    Ingat, tidak ada yang bisa memprediksi masa depan, dan tak ada saran yang lebih baik daripada melakukan penelitian sendiri. Saat mempelajari tentang pembaruan di pasar kripto, selalu coba dan konfirmasi dengan berbagai sumber.

    Ilustrasi sukses investasi aset kripto.

    Ilustrasi sukses investasi aset kripto.

     

    2. Tetapkan Tujuan yang Jelas, Diversifikasi, dan Beli sesuai Kemampuan

    Afid menjelaskan sebagian besar investor yang cerdas memilih untuk memegang sejumlah jenis aset kripto yang berbeda dalam jangka panjang untuk mendiversifikasi portofolio mereka. Investor kripto harus menentukan strategi perdagangan mereka, dan buat keputusan yang tepat untuk cut loss dan take profit. 

    “Inilah sebabnya mengapa sangat penting untuk merencanakan masa depan dan mengambil langkah-langkah untuk mengurangi kerugian. Jangan terlena melihat market anjlok, lalu membeli sejumlah aset kripto yang banyak, tapi tanpa riset,” tuturnya.

    Investor dapat mempertimbangkan strategi tetap seperti mengeluarkan dana khusus untuk investasi kripto dalam jumlah kecil secara berkala. Hal ini untuk mengurangi sifat greedy yang biasanya terjadi pada investor.

    Baca juga: Strategi Jitu agar Selalu Cuan di Investasi Aset Kripto

    Salah satu opsi teraman untuk menghindari volatilitas kripto dan melindungi diri, selama penurunan pasar adalah dengan mengonversi beberapa kepemilikan kripto volatil menjadi aset yang lebih stabil. 

    “Ini dapat membantu investor ‘mengunci’ keseimbangan portofolio mereka dan mengurangi risiko dan tingkat stres di pasar anjlok,” kata Afid.

    Ilustrasi investasi aset kripto.

    Ilustrasi investasi aset kripto.

    4. HODL dan Pemikiran Jangka Panjang

    Afid mengatakan jika nilai aset kripto yang dimiliki telah turun sejak pembeliannya, disebut kerugian yang belum direalisasi. Maka dari itu, sebaiknya aset kripto yang diyakini akan bernilai jangka panjang disarankan untuk melakukan hodl dan hanya dijual dengan harga kurang dari harga pembelian.

    “Di saat market krisis, memegang kripto yang memiliki nilai tinggi atau big cap mungkin lebih menguntungkan daripada menjual dalam jangka pendek,” katanya.

    5. Lihat Peluang di Market Kripto

    Ketika pasar kripto jatuh, ada peluang tahu ke mana harus mencari cuan. Investor yang tajam melihat jendela peluang baru, pasti memanfaatkan ‘diskon’ dan menghasilkan keuntungan.

    “Bahkan dalam tren turun, masih akan ada puncak dan lembah kecil saat pasar berfluktuasi. Investor yang telah memoles keterampilan teknik analisis mereka dapat memperoleh keuntungan di sini, menggunakan pengetahuan itu untuk memprediksi pergerakan jangka pendek dan memanfaatkannya dengan membeli posisi terendah dan menjual harga tertinggi,” pungkas Afid. 

    Untuk melihat peluang yang terjadi di market kripto setiap minggunya, sehingga meraih profit, investor bisa simak Tokocrypto Market Signal yang terbit di TokoNews. Dalam ulasannya akan dibahas lima koin/token yang berpotensi bullish dan bearish selama satu pekan ke depan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pentingnya Analisis Teknikal dalam Trading Kripto

    Kegiatan perdagangan (trading) kripto saat ini menjadi salah satu yang favorit di kalangan investor karena menjanjikan keuntungan yang cepat dan besar.

    Tentu saja, di balik keuntungan yang besar, dibutuhkan kemampuan lebih dalam melakukannya karena ini membutuhkan berbagai analisa sebelum bertransaksi, salah satunya adalah analisis teknikal.

    Layaknya aset di pasar keuangan lain, seperti saham dan valuta asing (forex). Aset kripto juga memiliki bagan harga yang digerakkan oleh hukum permintaan dan penawaran dari para investor.

    Adanya hukum tersebut tentu menggambarkan bahwa, harga secara psikologi, digerakkan oleh manusia (investor). Sehingga penggunaan analisis teknikal sangat cocok dalam trading kripto.

    Mengapa demikian? Itu karena analisis teknikal adalah cara memperkirakan pergerakan harga selanjutnya berdasarkan pergerakan harga di masa lalu.

    Baca jugaPanduan Terlengkap Memasang Dompet Kripto Metamask 2022

    Analisis Teknikal untuk Trading Kripto 

    Lalu, apa hubungannya pergerakan harga di masa lalu dengan konteks psikologi harga yang disebutkan di atas?

    Misalkan, jika pada enam bulan lalu harga Bitcoin telah melemah dari level US$50.000, dan harga saat ini berada di level US$45.000. Maka bisa dikatakan level U$50.000 adalah puncak, atau high.

    Dalam analisis teknikal, high ini akan dianggap sebagai level resistance (perlawanan).  Sehingga secara teknis, harga berpotensi mendapatkan perlawanan dari aksi jual lagi jika mendekati level puncak tersebut.

    Ini adalah salah satu konsep dari analisis teknikal yang biasa diterapkan di pasar saham dan forex, begitu pula di aset kripto.

    Selain itu, analisis teknikal juga cocok digunakan oleh para trader dan investor untuk menentukan waktu yang tepat untuk membeli.

    Dengan melakukan analisis teknikal, kita bisa melihat apakah harga sudah ada di titik rendah atau belum dalam suatu formasi teknikal.

    Bagi trader, ini akan memaksimalkan peluang keuntungan mereka karena dapat membeli di harga yang berpotensi memantul (kembali naik).

    Baca jugaBegini Cara Burning Shiba Inu (SHIB)

    Sementara bagi investor, ini akan memaksimalkan pengembalian mereka nantinya karena dapat membeli di harga yang sekiranya sudah paling rendah sebelum kembali melanjutkan reli bullish.

    Singkatnya, analisis teknikal memiliki peran penting dalam setiap transaksi, baik itu dalam trading, maupun dalam investasi di aset kripto. Mempelajari cara melakukannya adalah langkah yang bijak sebelum memutuskan untuk terjun ke aset digital ini.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Begini Cara Burning Shiba Inu (SHIB)

    Steven Cooper, pemilik dan CEO Bigger Entertainment, mencuit melalui Twitter untuk berbagi kepada komunitas Shiba Inu (SHIB). Ia menjelaskan visinya soal pembakaran atau burning aset kripto SHIB sebanyak satu trilyun dalam waktu singkat.

    Satu trilyun SHIB bernilai US$28 juta. Angka tersebut berbeda dengan 20 hingga 100 juta SHIB senilai antara US$570 hingga US$2.854 yang di-burn setiap hari.

    Cooper meyakini komunitas SHIB dapat bertambah besar dua kali lipat, dari 1.17 juta penyimpan saat ini menjadi hampir dua juta. Menurut perhitungan Cooper, komunitas SHIB dapat menguasai 294,5 juta token aset kripto meme tersebut.

    Selanjutnya, pengusaha itu mengklaim bila satu juta holder SHIB mulai mengirim SHIB senilai US$30 setiap hari, maka satu trilyun SHIB akan diburn dengan cepat.

    “Bila dua juta holder menyimpan 294,5 juta SHIB, suplainya akan habis. Rumusnya ada disitu. Sekarang, tambahkan inisiatif besar bagi burning dan ini menjadi kombinasi yang menang.” cuit Cooper.

    Baca juga :Mengenal Game Kripto Outer Ring, IDO Digelar Maret 2022

    Menurut data dari situs Shibburn, dalam kurun waktu 24 jam terakhir ditambah beberapa jam setelahnya, terjadi burning SHIB sebanyak 21,2 juta token. SHIB tersebut dikirim ke dompet tanpa pemilik sehingga keluar dari suplai beredar selamanya.

    “Dalam 24 jam terakhir, ada 9,4 juta token SHIB diburn dalam lima transaksi,” cuit akun Twitter Shibburn.

    Shibburn adalah situs yang menampilkan data total token SHIB yang sudah diburn serta suplai beredar yang masih ada.

    Prediksi Harga Shiba Inu

    Tahun lalu, SHIB mengalami reli 121 juta persen dalam waktu 10 bulan dan mengakhiri tahun 2021 dengan perolehan cuan sebesar 46 juta persen. Agar SHIB dapat terus memberikan performa memukau, ada sejumlah katalis yang harus tercapai.

    Kesuksesan SHIB didukung oleh animo terhadap peluncuran Shibarium, layer two bagi SHIB yang saat ini berada di jaringan Ethereum. Keberhasilan Shibarium pun bergantung kepada katalis besar, yaitu gaming berbasis NFT.

    Baca jugaDaftar Token Kripto yang Menarik di Dunia Metaverse

    Kendati demikian, SHIB dapat terus longsor dari rekor all-time high pada bulan Oktober lalu dan kembali ke harga US$0,00001. Angka tersebut merupakan penurunan sebesar 89 persen dari puncak.

    Faktor yang dapat mendorong penurunan harga SHIB adalah pergeseran dalam sentimen investor. SHIB sukses berkat mania yang tinggi saat pasar aset kripto melambung. Bila mania itu pudar, maka harga SHIB pun akan tergerus.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Anda Trader Crypto? Pahami Serba-Serbi Indikator VWAP

    Sebagai seorang trader pemula, Anda mungkin ingin mengetahui harga rata-rata dari sebuah aset kripto. Untuk mengetahui nilai rata-rata sebuah aset kripto, Anda perlu melakukan analisis teknis menggunakan indikator VWAP. 

    Indikator ini akan membantu Anda dalam mengetahui tren pasar keuangan. Apa itu VWAP dan apa saja manfaat yang didapatkan para trader jika menggunakan indikator ini? Simak penjelasan berikut!

    Apa itu VWAP Indicator?

    VWAP adalah kependekan dari Volume Weighted Average Price yang berarti sebuah tolak ukur trading untuk menunjukkan informasi harga rata-rata yang sudah diperdagangkan sepanjang hari. Harga rata-rata tersebut ditentukan berdasarkan volume dan harga aset kripto.

    Oleh trader, VWAP digunakan sebagai alat konfirmasi tren dan membangun aturan perdagangan di sekitarnya. Misalnya, ketika harga berada di atas VWAP, mereka mungkin akan memilih posisi membeli/buy. Sebaliknya, jika harganya berada di bawah VWAP, mereka akan lebih memilih posisi menjual/sell

    Dari segi tampilan grafik, VWAP tampak mirip dengan Simple Moving Average. Namun, keduanya menghitung hal yang berbeda. VWAP menghitung jumlah dari harga yang dikalikan dengan volume, kemudian dibagi dengan total volumenya. Sementara itu, Simple Moving Average menghitung jumlah harga penutupan pada periode tertentu, kemudian membaginya dengan banyak periode.

    grafik vwap

    Baca Juga: Yuk, Kenalan dengan Hammer Candlestick dalam Trading Kripto

    Manfaat VWAP Indicator bagi Trader

    Para trader institusi menggunakan VWAP untuk berbagai manfaat seperti berikut ini:

    1. Indikator keluar masuk pasar

    Demi mengetahui kapan waktu yang tepat untuk mereka memasuki atau keluar dari pasar. Hal ini berguna untuk meminimalisir risiko kerugian. Biasanya, trader akan menjual asetnya ketika harga berada di atas VWAP dan membeli ketika harga berada di bawah.

    2. Mengetahui trend pasar

    Sementara itu, untuk trader individual, VWAP memberikan informasi mengenai kepastian tren yang sedang terjadi di pasar. Indikator ini bisa digunakan untuk rentang waktu apa pun, seperti intraday atau detik, menit, jam, minggu, bulan, tahun, atau dekade. Jika Anda melakukan trading mingguan, jumlah nilai yang terakumulasi dimulai dari hari pertama trading pada minggu tersebut.

    Kelemahan VWAP Indicator

    Namun, VWAP memiliki sejumlah batasan. Nilainya didasarkan pada nilai historis dan tidak memiliki kualitas prediksi atau perhitungan secara inheren. Karena VWAP berlabuh ke kisaran harga pembukaan di hari tersebut, seiring berjalannya waktu, indikator akan menunjukkan ketertinggalan. 

    Hal ini terlihat dari perhitungan VWAP pada periode satu menit setelah 330 menit, yang akan sering menyerupai rata-rata pergerakan 390 di akhir perdagangan. Sebagai tambahan informasi, 330 menit merupakan panjang sesi perdagangan biasa.

    VWAP indicator

    Formula dan Cara Menggunakan VWAP indicator

    Untuk menghitung VWAP (Volume Weighted Average Price), Anda perlu menjumlahkan sejumlah dana yang diperdagangkan pada setiap transaksi. Kemudian, bagilah dengan total saham yang diperdagangkan. Berikut ini lima langkah yang perlu Anda lakukan untuk menghitung VWAP:

    1. Temukan harga rata-rata aset yang diperdagangkan selama lima menit periode awal terlebih dahulu. Anda cukup menambahkan harga aset ketika harga tinggi, rendah, dan tutup. Kemudian, bagi tiga.

    2. Kemudian, kalikan hasil rata-rata aset kripto tersebut dengan volume periode yang Anda tentukan. Anda bisa mencatatnya pada spreadsheet di bawah kolom PV.

    3. Bagilah PV dengan volume periodenya. Hasil dari pembagian inilah yang disebut dengan nilai VWAP.

    4. Untuk menghitung nilai VWAP sepanjang hari, tambahkan terus nilai PV dari setiap periode di nilai sebelumnya.

    5. Setelah itu, bagilah total hasil yang Anda dapat dengan total volume hingga titik tertentu. Agar pencatatan lebih mudah, buatlah kolom untuk PV dan volume kumulatif. Kedua nilai tersebut akan menghasilkan nilai VWAP jika dibagi satu sama lain.

    Itulah penjelasan mengenai indikator VWAP, manfaat, serta cara menghitungnya. Menggunakan indikator ini bisa menjadi bantuan untuk Anda mengetahui tren pasar agar mampu membuat strategi untuk masa depan investasi dan trading Anda. Namun, indikator VWAP juga masih memiliki keterbatasan. Ada baiknya jika Anda juga memahami indikator lainnya agar bisa terhindar dari risiko kerugian.

    Selain itu, pastikan Anda berinvestasi pada platform yang sudah tepercaya, seperti Tokocrypto. Di platform ini, Anda akan mendapatkan berbagai informasi terkini mengenai mata uang kripto, cukup dengan klik tautan ini

    Yuk, dapatkan beragam informasi menarik lainnya dengan follow Twitter dan Instagram Tokocrypto! Jangan lupa juga untuk bergabung di komunitas Tokocrypto, ya!





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Panduan Swing Trading dalam Investasi Kripto untuk Pemula

    Trend Trading dan Day Trading dapat dengan mudah menjadi strategi trading kripto paling populer. Di seluruh dunia, di pasar yang berbeda, ribuan trader terlibat pada kedua strategi tersebut. 

    Strategi trading fundamental berpotensi menghasilkan banyak keuntungan dan dapat bekerja dengan banyak jenis aset. Cryptocurrency adalah jenis aset yang dapat kamu perdagangkan.

    Dalam panduan ini, kami akan menjelaskan dasar-dasar Swing Trading dalam konteks ekosistem kripto. Kami harap ini dapat membantu kamu mendapatkan tumpuan awal dalam trading kripto. 

    Apa itu Swing Trading?

    Dalam pengertian tradisional, Swing Trading adalah strategi trading spekulatif yang digunakan oleh para trader di pasar yang berbeda dengan berbagai aset. Trader akan memegang aset yang dapat diperdagangkan di mana saja antara beberapa hari hingga beberapa minggu.

    Swing Trading berbeda dengan Day Trading, di mana aset disimpan tidak lebih dari sehari, dan Trend Trading, di mana seorang trader dapat memiliki aset selama berminggu-minggu, berbulan-bulan, atau bertahun-tahun berdasarkan tren pasar. 

    Ilustrasi candlestick pattern di investasi aset kripto.

    Ilustrasi candlestick pattern di investasi aset kripto.

    Baca juga: Tips Cari Cuan Investasi Aset Kripto di Kala Market Anjlok

    Karena strategi Swing Trading berjangka dapat menimbulkan beberapa keuntungan dan kerugian. Memahami manfaat/batasan dari strategi ini penting untuk diketahui dari aset yang kamu pilih untuk Swing Trading. Mempertimbangkan betapa fluktuatif dan tidak terduganya aset kripto, kamu harus ekstra rajin saat berencana untuk melakukan swing-trade mata uang kripto atau investasi lain.

    Kelebihan dari Swing Trading

    Beberapa alasan mengapa trader lebih memilih Swing Trading daripada trading harian dan trend trading adalah:

    Swing Trading tak perlu selalu dipantau

    Tidak seperti trading harian, Swing Trading tidak memerlukan perhatian terus-menerus dari trader. Sementara rata-rata day trader mungkin menghabiskan beberapa jam per hari di depan meja, melewati angka, swing-trader tidak harus melakukan itu. Asalkan trader telah melakukan penelitian yang cukup sebelum berinvestasi dalam aset, Swing Trading membutuhkan beberapa jam kerja setiap minggu.

    Bikin trading lebih mudah

    Jumlah usaha yang diperlukan untuk Swing Trading juga relatif lebih rendah daripada Day Trading. Dalam kebanyakan kasus, trader akan bergantung pada Analisis Teknikal, menggunakan data historis dan grafik harga untuk menentukan tindakan manajemen aset. Hal itu merupakan pilihan yang lebih nyaman dan tidak memerlukan banyak pekerjaan dari trader.

    Ilustrasi candlestick pattern di investasi aset kripto.

    Ilustrasi candlestick pattern di investasi aset kripto.

    Tawarkan potensi keuntungan jangka pendek

    Swing Trading aset apa pun menawarkan potensi keuntungan jangka pendek yang lebih baik. Artinya, ketika berfokus pada kumpulan aset yang dikuratori dengan baik, Swing Trading dapat menghasilkan jumlah keuntungan yang baik dalam jangka waktu yang relatif lebih kecil. Itulah mengapa Swing Trading lebih disukai oleh mereka yang ingin mengembangkan pendapatan bulanan dari trading.

    Kontrol yang lebih baik atas risiko pasar

    Dibandingkan dengan trading harian dan trading jangka panjang, Swing Trading memberikan kontrol yang lebih baik atas risiko pasar. Kamu juga harus mempertimbangkan sedikit aset saja untuk di Swing Trading daripada ratusan aset. Dengan begitu, trader dapat menggunakan Analisis Teknikal dan Analisis Fundamental untuk fokus pada investasi dan membuat keputusan trading yang tepat.

    Baca juga: Tips Aman Investasi Aset Kripto yang Bisa Kamu Ikuti

    Kekurangan dari Swing Trading

    Strategi Swing Trading membutuhkan sedikit lebih banyak perhatian atau kebijaksanaan dari trader. Berikut ini adalah kekurangan dari Swing Trading yang harus kamu perhatikan. 

    Risiko holding jangka panjang

    Karena periode holding yang panjang, aset yang terlibat dalam Swing Trading mengikut pada risiko pasar lainnya. Misalnya, posisi trading dapat berubah secara drastis dalam semalam atau selama akhir pekan. Hal tersebut tidak terjadi dalam trading harian karena trader tidak menyimpan aset dalam semalam.

    Trader tak bisa pantau detail pasar

    Keterbatasan lain dari Swing Trading adalah terkadang gagal memperhatikan tren pasar yang lebih menonjol. Karena ide inti Swing Trading adalah menahan aset selama beberapa minggu dan mendapatkan keuntungan maksimal, strategi ini tidak mempertimbangkan potensi keuntungan jangka panjang.

    Sementara, Swing Trading tidak membutuhkan waktu sebanyak Day Trading, trader perlu memiliki pemahaman pasar yang lebih dalam. Mereka juga membutuhkan pengalaman yang cukup dengan Analisis Teknikal dan Analisis Fundamental. 

    Sekarang setelah kita melihat kelebihan dan kekurangan dari Swing Trading, akankah kita memeriksa berbagai aspek aset kripto Swing Trading?

    Ilustrasi tips investasi aset kripto yang aman dan cuan.

    Ilustrasi tips investasi aset kripto yang aman dan cuan.

    Baca juga: Upaya Pelestarian Lingkungan Hidup dengan Kripto

    Swing Trading Kripto

    Swing Trading mencoba menangkap perbedaan nilai dalam periode menengah dan menghasilkan keuntungan darinya. Namun, ketika ide ini diterapkan ke konteks aset kripto, ada beberapa masalah. Masalah yang sering terjadi sebagian besar karena sifat pasar crypto yang bergejolak secara keseluruhan. Bitcoin, aset kripto paling populer, adalah contoh terbaiknya. 

    Selama bertahun-tahun, para trader telah mencoba memprediksi pola pertumbuhan aset Bitcoin dan menghasilkan beberapa keuntungan. Namun, hampir setiap saat, faktor yang belum pernah terjadi sebelumnya mempengaruhi harga BTC, menyebabkan nilainya berubah secara drastis. Tentu, ada stablecoin. Namun, ide intinya kurang lebih sama.

    Oleh karena itu, kamu harus memperhatikan beberapa faktor sebelum melakukan Swing Trading.

    Fokus Komprehensif

    Di dunia kripto, kamu tidak dapat fokus pada satu aset untuk mendapatkan keuntungan yang banyak. Bagaimanapun juga sebenarnya dapat memperdagangkan satu aset, akan tetapi harus memiliki pemahaman yang komprehensif tentang kondisi market. Dengan begitu, kamu akan memahami bagaimana aset yang telah diinvestasikan berinteraksi dengan investasi lain, termasuk Bitcoin.

    Risiko Lebih Tinggi

    Saat kamu berencana untuk Swing Trading kripto, Anda harus siap kehilangan apa yang diinvestasikan. Dengan kata lain, trader sering disarankan untuk tidak berinvestasi lebih dari yang mereka mampu untuk kehilangan.

    Kesimpulan

    Jika Anda memahami aspek-aspek ini, Anda dapat memikirkan cara terbaik untuk Swing Trading crypto. Pastikan kamu memilih platform perdagangan yang menawarkan dukungan dan dokumentasi tepat waktu untuk membantu kamu memulai dengan Swing Trading dan strategi perdagangan crypto lainnya. Anda juga harus melihat apakah platform memungkinkan kamu untuk memilih di antara berbagai aset kripto yang layak dari pasar. 

    Lagi pula, mempertajam portofolio kripto kamu adalah cara yang efektif untuk menjaga semuanya tetap terkendali. Tetapi, sekali lagi, kamu perlu menghabiskan lebih banyak waktu untuk menganalisa. 



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Mengenal Hedging dalam Trading Kripto yang Bisa Tekan Risiko Kerugian

    Dalam trading kripto, ada sebuah strategi yang bisa dilakukan untuk mengamankan profit. Strategi tersebut bernama hedging. Secara etimologis, hedging memiliki arti lindungi nilai. Sementara secara terminologis, artinya adalah tindakan untuk mengurangi ketidakpastian dari pergerakan harga aset di masa depan. Para investor yang mengerti soal hedging akan merasakan banyak keuntungan karena strategi ini bisa melindungi investor dari risiko kerugian. Jadi, apa itu hedging dan apa saja jenisnya?

    Apa itu hedging?

    Dalam dunia investasi, istilah hedging merujuk pada suatu hal yang bisa dilakukan investor untuk mengurangi atau menghilangkan risiko kerugian. Namun, hal ini juga berarti bahwa hedging bisa membatasi potensi keuntungan yang mungkin akan didapatkan oleh investor dan trader.

    Tidak hanya membantu investor menghindari kerugian, hedging juga memungkinkan investor untuk mengenali risiko atau bahaya dalam kegiatan investasi, sehingga investor bisa mengambil langkah antisipasi dan membuat strategi investasi yang tepat.

    Hedging sangat penting untuk dikuasai setiap investor, terutama untuk mereka yang berinvestasi aset kripto. Hal ini dikarenakan volatilitas dan ketidakstabilan mata uang kripto. Selain itu, dominasi Bitcoin dalam dunia mata uang kripto juga membuat hedging menjadi hal yang penting. Altcoin mengikuti harga Bitcoin, sehingga jika harga Bitcoin jatuh, kemungkinan besar Altcoin juga akan jatuh. 

    apa itu hedging dan jenisnya

    3 Jenis hedging yang umum digunakan

    Setelah mengetahui apa itu hedging, Anda juga perlu mengetahui jenis-jenisnya. Terdapat tiga jenis strategi hedging yang umum digunakan oleh para investor dan trader untuk mengamankan profit, yakni diversifikasi, short-selling, dan futures.

    1. Diversifikasi

    Diversifikasi adalah sebuah strategi di mana investor melakukan investasi pada instrumen yang berbeda-beda. Diversifikasi juga bisa diartikan sebagai variasi aset yang tidak memiliki keterhubungan satu sama lain sehingga ketika salah satu aset sedang mengalami penurunan nilai, maka aset lainnya tidak terpengaruh atau bisa saja mengalami peningkatan.

    Namun, bukan sekadar membedakan berbagai jenis aset, diversifikasi juga membutuhkan strategi. 

    Dalam hal mata uang kripto, diversifikasi bisa dilakukan dengan memiliki mata uang yang lebih stabil, seperti Bitcoin atau Ethereum dan mata uang kripto dengan risiko tinggi, yaitu Altcoin. Dengan kombinasi ini, ketika Altcoin sedang mengalami penurunan, Anda tidak akan mengalami kerugian yang terlalu tinggi karena masih ada Bitcoin yang nilainya cenderung lebih stabil.

    Baca Juga: Maksimalkan Profit Dengan Strategi Swing Trading!

    2. Short-selling

    Short-selling adalah strategi yang lebih sulit dilakukan jika dibandingkan dengan diversifikasi. Short-selling merujuk pada trader atau investor yang mengambil posisi untuk menjual aset mereka ketika mereka percaya bahwa nilainya akan turun untuk sementara. 

    Dengan strategi ini, trader bisa menjual aset dan membelinya kembali saat harga lebih rendah. Hal ini akan mengamankan keuntungan dan daya beli.

    Cara menggunakan strategi ini adalah dengan melihat tanda dari tren potensial pada grafik harga mata uang kripto. Jika trader melihat ada tanda penurunan tren pasar, mereka bisa meminjam kripto tertentu pada bursa atau broker dan menjualnya kembali di pasar.

    Ketika harga aset kripto turun, mereka bisa kembali membayar aset kripto yang sama dengan harga yang lebih terjangkau dan mengembalikannya ke bursa atau broker tempatnya meminjam aset. Namun, jika harganya meningkat, trader harus membeli kembali aset tersebut dengan harga yang lebih tinggi.

    Baca juga: Upaya Pelestarian Lingkungan Hidup dengan Kripto

    3. Future

    Future adalah sebuah kontrak antara dua atau lebih partisipan yang setuju untuk menjual atau membeli sebuah aset di masa yang akan datang pada waktu yang telah ditentukan dan disepakati sebelumnya. Kontrak ini merupakan bagian dari instrumen derivatif, termasuk Options, Swaps, dan Contracts for Difference (CFD). 

    Melalui penjelasan mengenai apa itu hedging serta jenis-jenisnya, diharapkan hal ini bisa membantu Anda dalam menyusun strategi untuk meminimalisir kerugian ketika investasi atau trading mata uang kripto. Apapun jenis investasinya, tentu Anda perlu berhati-hati dalam melangkah agar terhindar dari kerugian. 

    Selain itu, penting pula untuk berinvestasi pada platform yang menyediakan fitur dan informasi terlengkap, seperti Tokocrypto. Yuk, simak informasi terkini seputar dunia kripto hanya di website Tokocrypto, Instagram, Twitter, serta komunitas Tokocrypto!

    Salam to the moon!





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Berteknologi Tinggi, Intip Serba-Serbi Zilliqa Coin Berikut!

    Terus berkembang, kini dapat Anda temui banyak aset kripto yang memiliki teknologi lebih baik dari pada aset kripto generasi pertama seperti Bitcoin atau Ethereum. Salah satunya ialah Zilliqa coin. Walaupun terbilang baru, setidaknya koin ini menghadirkan teknologi yang lebih unggul dibanding Ethereum, khususnya pada kecepatan transaksinya. 

    Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!

    Kenalan dengan Zilliqa Coin

    Zilliqa Coin (ZIL) diciptakan oleh peneliti asal National University of Singapore, Amrit Kumar dan Dong Xinshu yang diluncurkan pada Juni 2017. Memang pada Initial Coin Offering (ICO) yang berlangsung pada 27 Desember 2017 sampai 10 Januari 2018, Zilliqa masihlah berjalan di atas blockchain Ethereum. Pada ICO ini, Zilliqa berhasil mengumpulkan dana lebih dari $22 juta dalam ETH, lho! Barulah pada tahun 2019, Zilliqa membuat jaringan blockchain-nya sendiri. 

    Berdasarkan data yang ada di Coinmarketcap, saat ini setidaknya sudah 59% koin yang beredar di seluruh dunia dari jumlah persediaan yang ada sebanyak 21 miliar ZIL coin. Setidaknya saat ini (20/01/22),  ZIL coin menduduki peringkat 104. 

    Bagaimana Cara Zilliqa Coin Bekerja?

    Ilustrasi Ziliqa coin.

    Ilustrasi Ziliqa coin.

    Zilliqa dianggap memiliki teknologi yang lebih unggul dibanding terdahulunya karena mampu memproses transaksinya dengan cepat. Tertulis pada whitepaper-nya, kecepatan transaksinya bisa mencapai hingga 1000 kali dari blockchain Ethereum, lho!

    Kenapa Zilliqa Bisa Lebih Unggul Seperti itu, ya?

    Zilliqa merupakan koin pertama yang didukung oleh teknologi canggih yang bernama sharding. Di mana setiap shard memproses transaksi menjadi bagian-bagian lebih kecil yang kemudian menghasilkan antrian transaksi minimal dan disiarkan ke jaringan, sehingga meningkatkan jumlah kinerja jaringan (transaksi per second).  Nah, hal inilah yang membuat koin Zilliqa bisa cepat memproses transaksinya.

    Bagaimana Jaringan Zilliqa Diamankan?

    1. pBFT

    Jaringannya diamankan oleh mekanisme konsensus pBFT (practical Byzantine Fault Tolerance). Ini berarti bahwa dua pertiga dari semua node (simpul)  yang ada harus setuju bahwa setiap catatan yang ada adalah benar untuk kemudian ditambahkan ke blockchain. Tiap shard blockchain Zilliqa bergantung pada sekelompok node untuk mengonfirmasi sub bagian dari semua transaksi. Barulah ketika pecahan mencapai konsensus, kelompok node kedua melakukan konfirmasi hasil kolektif shard tersebut dan menambahkan blok baru ke blockchain.

    Baca Juga:  Simak Penjelasan Lengkap Mengenai Cardano Coin! 

    2. Scilla

    Selain itu, Zilliqa punya bahasa pemrograman sendiri, yakni Scilla (Smart Contract Intermediate-Level Language). Scilla adalah bahasa pemrograman yang fokusnya pada keamanan yang tujuannya agar secara otomatis dapat mengenali dan menghilangkan kerentanan keamanan  tingkat bahasa dan memfasilitasi verifikasi formal keamanan smart contract melalui bukti matematis.

    Ilustrasi Ziliqa coin.

    Ilustrasi Ziliqa coin.

    3. Proof of Work

    Terakhir, dilansir dari Invesnesia, blockchain Zilliqa menggunakan Proof of Work untuk menentukan identitas node dan melakukan sharding. Namun, perlu diingat, ia tidak menggunakan PoW ini hingga konsensus. Adapun keuntungan yang didapat dari hal tersebut adalah pengembang tidak perlu mengeluarkan biaya energi PoW yang tinggi. Setidaknya untuk node Zilliqa bisa berjalan hanya dengan biaya 1/10 dari sebuah node Ethereum.

    Beli Zilliqa Coin di Tokocrypto

    Anda tertarik untuk beli Zilliqa coin? Tenang, Anda bisa membelinya di Tokocrypto. Tepat 16 Januari 2021, Tokocrypto telah resmi menambahkan koin ini ke dalam platform-nya. Ini dia, caranya!

    1. Pertama-tama, daftarkan diri Anda dan selesaikan KYC-nya.
    2. Setelah berhasil, isi saldo terlebih dahulu dan jangan lupa mengkonversikannya ke BIDR (bisa juga ke USDT, BUSD, ataupun USDC).
    3. Lalu, pilih menu Pasar, dan sesuaikan dengan BIDR di kolom “Fiat Pasar”.
    4. Pilih Zilliqa coin.
    5. Pilih metode transaksi yang Anda mau. Anda bisa memilihnya menggunakan “Batasan Order” yang di mana Anda bisa menentukan harga sendiri atau “Order Pasar” di mana harga ini adalah harga yang berlaku di pasar saat itu juga.
    6. Masukan jumlah koin beserta nominal yang diinginkan. Jangan lupa untuk mengeceknya kembali dengan seksama.
    7. Terakhir, klik “Beli”. 

    Gimana, mudah kan? Yuk, daftarkan diri Anda segera dan selesaikan KYC-nya hanya di Tokocrypto dan nikmati investasi, jual, dan beli Zilliqa coin serta aset kripto lainnya dengan mudah dan aman! Ingin diskusi dan belajar tentang kripto? Gabung komunitas resmi Tokocrypto.



    Sumber : news.tokocrypto.com