Author: 14

  • Particle Network (PARTI) Melejit 14%, Investor Langsung Serbu!

    Pasar kripto kembali diramaikan dengan pergerakan salah satu altcoin baru yang kini mulai mencuri perhatian, yaitu Particle Network (PARTI).

    Token ini berhasil mencatatkan kenaikan signifikan dalam 24 jam terakhir, memperlihatkan sentimen positif dari investor dan komunitas yang semakin kuat.

    Berdasarkan data terbaru, harga PARTI berada di level $0.201265 per token, dengan kapitalisasi pasar $46.89 juta USD.

    Dalam 24 jam terakhir, token ini mencatatkan lonjakan harga +13.68%, sementara volume perdagangan mencapai $61.18 juta USD, menunjukkan aktivitas pasar yang cukup tinggi.

    Baca Juga: Melambung Hampir 14%, Particle Network Dorong Minat Investor di Tengah Lonjakan Volume

    Lonjakan Harga PARTI dalam Jangka Pendek dan Panjang

    Jika menilik riwayat harga dalam beberapa periode terakhir, tren pergerakan PARTI memperlihatkan pola yang cukup dinamis:

    • Hari ini: naik +13.83%
    • 30 hari terakhir: naik +9.06%
    • 60 hari terakhir: meningkat +18.05%
    • 90 hari terakhir: terkoreksi -13.98%

    Data ini menegaskan bahwa meskipun pernah mengalami penurunan dalam jangka menengah, tren harga PARTI dalam dua bulan terakhir cenderung pulih dengan stabilitas yang makin baik.

    Lonjakan harga hari ini menjadi momentum baru yang menandakan adanya potensi pemulihan lebih besar.

    Faktor Pendorong Kenaikan Harga PARTI

    1. Lonjakan Volume Perdagangan yang Signifikan

    Dalam 24 jam terakhir, volume perdagangan PARTI menembus $61.18 juta USD, melampaui kapitalisasi pasarnya sendiri.

    Aktivitas pasar yang padat seperti ini biasanya menandakan adanya masuknya likuiditas baru, baik dari investor ritel maupun institusional yang mulai melirik potensi jangka panjang token ini.

    2. Minat Investor terhadap Infrastruktur Web3

    Sebagai bagian dari ekosistem Particle Network, token PARTI punya peran penting dalam mendukung infrastruktur Web3.

    Dengan semakin berkembangnya kebutuhan integrasi blockchain lintas jaringan (cross-chain interoperability) dan solusi desentralisasi, PARTI mendapat momentum positif dari tren makro industri kripto.

    3. Pasokan yang Masih Relatif Rendah di Pasar

    Dari total maksimum 1 miliar token, baru sekitar 233 juta token (23.3%) yang beredar di pasar.

    Artinya, masih ada ruang pertumbuhan besar yang dapat mendorong scarcity (kelangkaan) dan meningkatkan potensi harga seiring dengan meningkatnya adopsi jaringan.

    4. Sentimen Positif Komunitas

    Partisipasi komunitas menjadi faktor krusial bagi token baru seperti PARTI.

    Kehadiran komunitas yang aktif dalam mendukung ekosistem dan mengadopsi layanan Particle Network memberikan dorongan sentimen bullish. Hal ini terbukti dari kenaikan harga jangka pendek yang konsisten dalam sebulan terakhir.

    Pergerakan harga Particle Network (PARTI/USDT) pada Jumat, 5 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Particle Network (PARTI/USDT) pada Jumat, 5 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Prospek Pasar PARTI

    Dengan kapitalisasi pasar $46.96 juta USD dan fully diluted valuation (FDV) $201.54 juta USD, PARTI masih berada di tahap pertumbuhan awal.

    Potensi adopsi yang luas serta inovasi dalam teknologi Web3 bisa menjadi katalis utama bagi pergerakan harga di masa depan.

    Namun, volatilitas tetap menjadi hal yang harus diwaspadai. Dalam jangka panjang, keberhasilan PARTI akan sangat bergantung pada seberapa kuat Particle Network dapat memperluas ekosistemnya dan menjalin kerja sama dengan proyek besar di industri blockchain.

    Baca Juga: 3 Altcoin yang Wajib Dipantau di Awal September 2025

    Lonjakan harga Particle Network (PARTI) sebesar +13.68% dalam 24 jam terakhir bukan hanya sekadar spekulasi jangka pendek, melainkan cerminan dari kombinasi likuiditas tinggi, prospek ekosistem Web3, distribusi pasokan yang menarik, serta dukungan komunitas.

    Dengan tren yang mulai pulih dan fundamental yang cukup menjanjikan, PARTI berpotensi menjadi salah satu aset kripto yang menarik perhatian lebih besar dalam beberapa bulan ke depan.

    Meski demikian, investor tetap perlu waspada terhadap risiko volatilitas yang tinggi di pasar altcoin.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Analisis Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Terjun ke $104.000! Kapan Rebound?

    Pasar kripto kembali memanas. Bitcoin (BTC) kini tengah berjuang mempertahankan level $104.000 setelah ditolak keras di area $107.000–$108.000. Namun, indikator teknikal MACD memberi sinyal mengejutkan: rebound besar mungkin tinggal hitungan hari.

    Bitcoin Gagal Tembus $108.000, Kini Bertahan di $104.000

    Setelah reli kuat pekan lalu yang membawa harga ke puncak lokal baru, Bitcoin kini terkoreksi dan berkonsolidasi di sekitar $104.000.

    Menurut data Brave New Coin, pada 11 November 2025, harga BTC berada di kisaran $104.342, turun sekitar 2 persen dalam 24 jam terakhir, dengan volume perdagangan lebih dari $74 miliar.

    Analis kripto @TedPillows menyoroti area ini sebagai support krusial karena terdapat CME gap yang belum terisi di level tersebut. Menariknya, lebih dari 80 persen CME gap Bitcoin dalam sejarah biasanya terisi kembali, membuat banyak trader bersiap menunggu pantulan harga dari titik ini.

    “BTC ditolak dari area $107K–$108K. Support berikutnya ada di $104K, bertepatan dengan CME gap,” ujar @TedPillows.

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 12 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 12 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    MACD Cross di Ambang Terjadi, Sinyal Rebound Mulai Nampak

    Dilaporkan Brave Newcoin, sementara tekanan jual mulai mereda, indikator MACD di grafik harian memberi harapan baru. Trader populer @AshCrypto mencatat bahwa garis MACD kini hampir menembus garis sinyal dari bawah, sebuah indikasi klasik potensi pembalikan arah bullish.

    Data on-chain menunjukkan:

    • MACD: -2330.86
    • Signal Line: -2221.79
    • Histogram: menyempit dari -755.46 (7 Nov) menjadi -109.07

    Pergerakan ini menunjukkan momentum bearish mulai melemah, dan biasanya mendahului fase kenaikan baru.

    “Jika crossover ini terkonfirmasi, Bitcoin bisa mulai naik lebih cepat dari yang diperkirakan,” jelas @AshCrypto.

    Baca juga: Berkenalan dengan 50 EMA, Indikator yang Jadi Pertanda Bull Market Bitcoin

    CME Gap dan Pola “Tuesday Bounce”: Apakah Sejarah Akan Terulang?

    CME gap di sekitar $104.000 kini menjadi fokus utama. Gap ini muncul karena perbedaan jam perdagangan antara pasar kripto 24/7 dan bursa berjangka tradisional di CME. Secara historis, Bitcoin sering kali kembali menguji level gap ini sebelum melanjutkan tren berikutnya.

    Beberapa trader juga menyinggung fenomena “Tuesday bounce” — pola di mana Bitcoin kerap memantul naik di awal pekan, meski data historisnya belum cukup kuat. Tetap saja, sentimen pasar saat ini condong ke arah “buy the dip”, terutama jika BTC mampu bertahan di atas $104.000.

    Level $108.000 Jadi “Tembok Penentu”: Naik ke $140K atau Turun ke $100K?

    Menurut analis teknikal MMBTtrader, $108.000 kini menjadi zona “make or break” bagi Bitcoin. Level ini dulunya merupakan support kuat yang kini berubah menjadi resistance besar, diperkuat oleh descending trendline yang masih menekan pergerakan harga.

    “Breakout di atas $108.000 akan menghapus tekanan bearish dan membuka jalan ke target $120.000 hingga $140.000,” ujar MMBTtrader.

    Namun, jika BTC gagal menahan support $104.000, risiko penurunan ke level psikologis $100.000 masih terbuka lebar.

    Kesimpulan: Saatnya Napas Sebelum Lonjakan Besar?

    Dalam beberapa hari ke depan, semua mata tertuju pada dua hal penting: apakah CME gap di $104K akan terisi dan memicu pantulan, serta apakah MACD bullish crossover benar-benar terjadi.

    Jika keduanya terkonfirmasi, Bitcoin berpotensi memulai reli baru menuju $120K atau bahkan $140K. Namun, jika support gagal bertahan, pasar bisa menghadapi koreksi lebih dalam ke bawah $100K.

    Seperti yang dikatakan MMBTtrader, “Fase konsolidasi ini bisa jadi hanya jeda singkat sebelum Bitcoin meledak naik lagi.”

    Baca juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Anjlok 7% di Bawah $100.000


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Analisis Harga ETH Hari ini: Ethereum Terancam Jatuh di Bawah $3.360?

    Harga Ethereum (ETH) tengah berada di titik krusial. Setelah gagal mempertahankan posisi di atas $3,550, aset kripto terbesar kedua ini kini menguji area support penting di $3,360.

    Pertanyaannya, apakah para pembeli siap mempertahankan level ini, atau justru Ethereum akan tergelincir lebih dalam?

    Tekanan Turun Setelah Gagal Pulih

    Seperti halnya Bitcoin, Ethereum sempat mencoba bangkit setelah menyentuh area $3,400 dan $3,550. Bahkan, ETH sempat menembus resistance $3,600 sebelum tertahan di sekitar $3,650. Setelah membentuk puncak di $3,658, harga mulai berbalik arah dan menembus kembali di bawah $3,550.

    Kehancuran tren bullish ini semakin nyata setelah ETH menembus garis tren di $3,575, yang mempercepat tekanan jual. Kini, ETH diperdagangkan di bawah 100-hourly Simple Moving Average (SMA) — sebuah sinyal bearish dalam jangka pendek.

    Menariknya, harga saat ini tengah menguji level Fibonacci retracement 50% dari pergerakan naik antara $3,178 hingga $3,658, zona yang sering menjadi area pembalikan harga potensial.

    Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Rabu, 12 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Rabu, 12 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Ethereum Panas Lagi! Antrean Validator Capai Rekor 1,5 Juta ETH

    Level Kunci: Support dan Resistance Ethereum

    Resistance utama: $3,550
    Jika ETH mampu menembus level ini, peluang terbuka menuju $3,620 dan $3,650, bahkan potensi menguji $3,800 – $3,880 di tahap berikutnya.

    Support utama: $3,420 (awal) dan $3,360 (utama)
    Level $3,360 menjadi benteng terakhir bagi para pembeli. Zona ini juga bertepatan dengan Fibonacci retracement 61,8%, yang memperkuat pentingnya area tersebut.

    Jika harga turun di bawah $3,360, ETH bisa meluncur ke $3,290, atau bahkan menyentuh $3,220. Dalam skenario ekstrem, harga bisa menguji $3,175 – $3,150, memperpanjang fase koreksi saat ini.

    Apa Selanjutnya untuk Ethereum?

    Dilaporkan Coincentral, semua mata kini tertuju pada level $3,360. Jika bantuan pembeli muncul di area ini, ETH berpeluang memantul dan kembali mencoba merebut $3,550. Namun, jika support jebol, tekanan jual bisa semakin kuat dan menekan harga lebih jauh ke bawah.

    Dalam beberapa hari ke depan, pasar akan menguji seberapa kuat pertahanan bulls. Apakah Ethereum mampu bertahan dan kembali naik, atau kita akan menyaksikan awal dari tren bearish yang lebih dalam?

    Baca juga: Analisa Harga ETH Hari Ini: Ethereum Tertekan ke $3.589, Masih Bearish


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Market Sinyal Kripto: Analisis Teknikal dan Peluang 12 November 2025

    Tokocrypto menghadirkan Market Sinyal Harian Kripto yang berisi analisis mendalam dan rekomendasi strategi perdagangan untuk hari Rabu, 12 November 2025. Dalam edisi kali ini, fokus tertuju pada tiga aset kripto yang menunjukkan potensi pergerakan harga yang signifikan.

    Informasi ini disusun berdasarkan data pasar terkini dan indikator teknikal, guna membantu para trader mengambil keputusan yang lebih tepat di tengah dinamika pasar kripto yang terus berubah.

    Peristiwa yang terjadi dalam 24 jam terakhir : 

    1. Bitwise Chainlink ETF Terdaftar di DTCC Platform
      ETF baru dari Bitwise untuk Chainlink (LINK) resmi muncul di platform Depository Trust & Clearing Corporation (DTCC).
      Token terdampak: $LINK.
    2. Canary Capital Ajukan Form 8-A untuk $XRP Spot ETF di Nasdaq
      Canary Capital mengajukan Form 8-A ke SEC untuk peluncuran ETF XRP spot, yang akan aktif setelah sertifikasi Nasdaq.
      Token terdampak: $XRP.
    3. JPMorgan dan DBS Bangun Kerangka Tokenisasi untuk Deposito Antarbank
      Dua raksasa keuangan, JPMorgan dan DBS, mengembangkan framework tokenisasi deposito antarbank.
      Token terdampak: $ETH, $ONDO, $LINK.
    4. Sui Group Bermitra dengan Bluefin untuk Adopsi Institusional Perdagangan On-Chain
      SUI Group meminjamkan 2 juta $SUI untuk program bagi hasil 5% guna mendorong adopsi on-chain trading.
      Token terdampak: $SUI.

    Tether dan Circle Mencetak Total $1.5 Miliar Stablecoin Baru
    Tether mencetak 1 miliar USDT di Ethereum, sementara Circle mencetak 500 juta USDC di Solana.
    Token terdampak: $USDT, $USDC, $ETH, $SOL.

    Pastikan untuk selalu melakukan analisis secara keseluruhan sebelum mengambil keputusan perdagangan atau trading.

    ICP/USDT (🔼 +11.90%)

    • Entry: $6.030
    • Stop Loss: $5.697
    • Take Profit: $6.740

    ICP/USDT saat ini terlihat mencoba bangkit dari fase retracement setelah penurunan tajam dari area $8 menuju $5.7. Harga kini bergerak di sekitar zona entry $6.03, dengan potensi rebound menuju target $6.74 (+11.9%) apabila tekanan beli terus berlanjut. Volume perdagangan menunjukkan adanya minat beli yang mulai meningkat, sementara MACD mulai mendekati area golden cross, memberi sinyal awal potensi pembalikan arah.

    1INCH/USDT (🔼 +5.32%)

    • Entry: $0.2086
    • Stop Loss: $0.2031
    • Take Profit: $0.2197

    1INCH/USDT saat ini sedang menguji area konsolidasi di sekitar $0.2086 yang menjadi titik entry potensial untuk melanjutkan tren naik menuju target $0.2197 (+5.3%). Struktur harga menunjukkan adanya pola higher low yang menandakan tekanan beli mulai menguat meski momentum masih terbatas. Indikator MACD mulai merapat, mengindikasikan potensi cross bullish apabila volume beli meningkat.

    ID/USDT (🔼 +4.34%)

    • Entry: $0.0985
    • Stop Loss: $0.0961
    • Take Profit: $0.1028

    ID/USDT saat ini sedang bergerak dalam fase sideway antara area support $0.0961 dan resistance $0.1028, dengan peluang entry menarik di sekitar $0.0985. Struktur harga menunjukkan upaya pembeli mempertahankan area bawah, menandakan potensi pantulan ke arah resistance atas. MACD masih bergerak mendatar, menandakan momentum belum dominan, namun ini bisa jadi sinyal akumulasi sebelum breakout kecil.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pasar Kripto Hari Ini 12 November 2025: Koreksi, tapi Altcoin Ini Naik!

    Pasar kripto hari ini, Rabu (12/11) kembali bergairah dengan altcoin memimpin reli harga di tengah meningkatnya kepercayaan investor. Lisk (LSK) melonjak 62% ke $0,33, disusul RESOLV yang menguat 17% ke $0,133, dan Nano (XNO) naik 24% ke $1,59. Kenaikan ini menandakan rotasi modal ke aset menengah yang mulai menunjukkan momentum positif di November.

    Sementara itu, perdebatan menarik muncul antara XRP dan Bitcoin (BTC) tentang siapa yang memimpin reli bulan ini. Keduanya sama-sama mencatat tren bullish kuat, dengan dukungan besar dari investor institusional. Rumor tentang ETF XRP yang akan segera hadir juga memicu optimisme bahwa harga bisa melesat di atas $3, menjadikannya pesaing serius bagi Bitcoin dalam reli kuartal ini.

    Altcoin Pimpin Kenaikan di Pasar Kripto Hari Ini

    • LSK alami lonjakan sebesar 62% (24 jam terakhir), harga $0,33.
    • XNO pertahankan penguatan 26% dalam satu hari, harga $1,56.
    • TFUEL tunjukkan kenaikan tajam 15%, diperdagangkan kisaran $0,0256.

    Siapa Memimpin Reli Kripto November: XRP atau Bitcoin?

    • XRP dan BTC sama-sama bullish kuat di November.
    • Minat institusional mendorong harga BTC dan XRP.
    • ETF XRP bisa segera dorong harga di atas $3.

    Trading Kripto, Bonusnya… Diskon Emas?

    3 Altcoin untuk dipantau menjelang akhir shutdown Pemerintah AS

    • ZEC melonjak 756% saat shutdown, berpotensi capai $800 jika bullish berlanjut.
    • VIRTUAL dekati Golden Cross, potensi $2,00 jika permintaan AI kuat.
    • SOON naik 462% didorong adopsi SVM Rollup; jaga support $2,03 capai $3,00.

    Setelah shutdown berakhir, Bitcoin melonjak 96% dan 157%?

    • Akhir shutdown AS dan usulan “dividen tarif” Trump suntik likuiditas, tingkatkan potensi Bitcoin.
    • Historisnya, BTC melonjak 96% dan 157% pasca shutdown, pengeluaran fiskal baru picu siklus bullish.
    • Stimulus fiskal dan reda inflasi picu peralihan ke risiko, siapkan Bitcoin untuk perluasan pasar berikutnya.

    Baca juga: Tren Bitcoin 10-14 November 2025: Koreksi November Usai


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Berkenalan dengan 50 EMA, Indikator yang Jadi Pertanda Bull Market Bitcoin

    Indikator 50 week EMA sering kali menjadi bahan perbincangan di kalangan trader dan analis kripto karena perannya yang historis dalam menandai fase bull market maupun bear market Bitcoin.

    Namun, seberapa penting sebenarnya indikator ini, dan mengapa ia sering dianggap sebagai penentu nasib bull market Bitcoin? Yuk, simak lebih lengkap!

    Apa Itu Indikator 50 Week EMA?

    Exponential Moving Average (EMA) adalah indikator teknikal yang berfungsi untuk membantu trader memahami arah tren harga berdasarkan rata-rata pergerakan harga eksponensial dari harga Bitcoin selama 50 minggu terakhir.

    EMA memberikan bobot lebih besar pada harga terbaru, yang membuat indikator ini responsif terhadap perubahan tren yang baru terbentuk.

    Baca lebih lengkap mengenai Moving Averages di sini: Apa Itu Moving Averages?

    Korelasi 50 Week EMA dan Bitcoin

    Korelasi pergerakan harga Bitcoin dan 50 week EMA (garis orange).

    Secara historis, 50-week EMA telah menjadi pivotal dalam siklus Bitcoin. Misalnya, selama pasar bear 2018–2019, indikator ini berada di atas harga Bitcoin sebelum reli besar ketika harga berhasil berada di atas garis 50-week EMA.

    Pola serupa muncul pada bear market tahun 2023–2025, di mana retest yang berhasil menembus garis tersebut setelah harga berada di bawah garis 50-week EMA menyebabkan rally menuju all-time high baru. 

    Retest harga Bitcoin dan 50 week EMA (garis orange).

    Breakdown di bawahnya jarang terjadi dalam fase bull, malah ketika harga berhasil memantul dari garis 50 EMA, reli ke harga lebih tinggi sering kali terjadi.

    Pergerakan harga Bitcoin ketika berada di bawah garis 50 week EMA (garis orange).

    Sebaliknya, jika breakdown terjadi saat fase retest, kondisi tersebut dapat menjadi sinyal pergeseran tren menuju fase bearish atau koreksi lebih dalam, terutama bila disertai dengan meningkatnya ketakutan pasar dan tekanan jual dari investor jangka pendek.

    Cara Membaca 50 EMA di Grafik Bitcoin

    Kamu dapat dengan mudah membaca grafik pergerakan Bitcoin dengan indikator 50-week EMA (Exponential Moving Average) sebagai salah tren jangka menengah hingga panjang. 

    • Harga di atas EMA 50: menandakan momentum bullish.
    • Harga di bawah EMA 50: menandakan momentum bearish.

    Baca juga: Amerika Borong Bitcoin, China Tumpuk Emas: Perang Aset Dunia Dimulai?!

    Garis 50 Week EMA dan Harga Bitcoin Hari Ini Jadi Penentu Bull/Bear Market

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 11 November 2025. Sumber: Tokocrypto

    Saat ini harga Bitcoin masih mampu bertahan di atas 50-week EMA yang berada di kisaran 100,940 USD di tengah siklus 4 tahunan yang digadang-gadang telah mencapai masa puncak.

    Grafik harga Bitcoin yang masih sedikit di atas 50 week EMA.

    Banyak pengamat menekankan bahwa keberhasilan Bitcoin menjaga posisinya di atas garis 50 EMA menjadi syarat utama untuk melanjutkan reli menuju harga yang lebih tinggi.

    Sebaliknya, apabila terjadi breakdown di bawah 50 EMA, hal ini dapat menjadi sinyal awal berakhirnya fase bull market dan masuknya Bitcoin ke dalam periode koreksi atau bahkan fase bear market. 

    Tertarik untuk investasi atau trading Bitcoin? Yuk daftar Tokocrypto dan nikmati benefit potongan 20% biaya trading dengan masukkan kode TEMUTOKO!

    Kesimpulan

    Secara historis, garis 50-week EMA (Exponential Moving Average) sering kali menjadi titik krusial dalam menentukan arah tren jangka panjang Bitcoin. Ketika harga mampu bertahan di atas garis ini, pasar cenderung melanjutkan reli dan memasuki fase bull market yang lebih kuat.

    Sebaliknya, saat terjadi breakdown di bawah 50 week EMA, kondisi tersebut kerap menjadi sinyal awal berakhirnya fase bullish dan masuk ke periode bear market atau koreksi lebih dalam. Pola ini telah berulang dalam beberapa siklus Bitcoin sebelumnya, di mana interaksi harga dengan EMA 50 menjadi penanda penting apakah momentum pasar masih berlanjut atau justru melemah.

    Meski demikian, penting diingat bahwa 50 week EMA hanyalah salah satu indikator teknikal dan tidak dapat dijadikan patokan tunggal dalam membaca tren pasar. Pergerakan harga kripto tetap dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti regulasi, sentimen global, dan kondisi makroekonomi.

    Oleh karena itu, trader disarankan untuk mengombinasikan analisis EMA dengan indikator lain agar strategi investasi lebih matang. Dengan pemahaman yang komprehensif, pembaca dapat memanfaatkan EMA Bitcoin sebagai alat bantu dalam navigasi pasar kripto yang dinamis.

    Baca juga riset mingguan Tokocrypto untuk insight market terbaru: Dapatkan Berita Market Kripto Terkini di Tokonews!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Belajar Crypto untuk Pemula Mulai Dari Sini

    Bagi kamu, pemula yang baru saja ingin masuk ke dunia kripto, konsep kripto, blockchain, smart contract, dan lain sebagainya, mungkin terdengar rumit dan sukar untuk dimengerti.

    Tapi… Sebenarnya jika kamu mempelajari konsepnya terlebih dahulu secara seksama, konsep aset kripto dan blockchain tidak terlalu susah lho untuk dimengerti.

    Berikut adalah beberapa konsep dasar kripto yang bisa kamu baca dan pelajari terlebih dahulu dengan bahasa yang mudah dimengerti untuk orang awam.

    Oiya, untuk memudahkan kamu dalam belajar dan memahami, kamu juga bisa langsung membeli aset kripto dengan modal serendah Rp1.600 aja lho di Tokocrypto, lebih lengkap klik di sini ya!

    Mengenal Apa itu Kripto?

    Kripto atau dalam bahasa inggris sering disebut cryptocurrency, adalah aset digital yang beroperasi menggunakan teknologi blockchain.

    Teknologi blockchain ini berfungsi sebagai buku besar terdistribusi yang mencatat setiap transaksi secara transparan, aman, dan tidak dapat diubah—sehingga menjadikan kripto aman.

    Meskipun cryptocurrency sering disebut dengan mata uang kripto, di Indonesia sendiri kripto dikategorikan sebagai komoditas, bukan mata uang dan hanya dapat diperdagangkan melalui Pedagang Fisik Aset Kripto yang sah di Indonesia, terdaftar, dan diawasi oleh OJK seperti aplikasi Tokocrypto.

    Karena sifat digitalnya, aset kripto juga dapat dikirim kepada teman dan keluarga di mana pun mereka berada.

    Apa Bedanya Kripto dengan E-money?

    Sekilas mungkin kamu akan berfikir kalau aset kripto itu mirip seperti e-money atau PayPal, dan kamu tidak salah kok! 

    Keduanya sama-sama memungkinkan kita untuk melakukan pembayaran digital tanpa uang tunai. Namun, perbedaan besarnya terdapat pada proses transaksi.

    Jika e-wallet atau PayPal masih bergantung pada lembaga terpusat seperti bank atau perusahaan penyedia layanan untuk memverifikasi dan menyetujui setiap transaksi.

    Dalam sistem aset kripto, tidak ada entitas terpusat seperti bank atau perusahaan penyedia layanan.

    Tapi… kamu, teman, dan ribuan orang lain dapat bertindak layaknya bank sendiri dengan menjalankan perangkat lunak gratis dan menjadi node dari blockchain.

    Artinya, transaksi kripto tidak membutuhkan pihak ketiga sebagai perantara, melainkan divalidasi oleh jaringan komputer global melalui mekanisme kriptografi. 

    Jadi  untuk mengirim aset kripto kamu tidak harus melakukan verifikasi data seperti memberikan data diri, email, hingga kata sandi, kamu hanya butuh dompet kripto dan internet.

    Untuk lebih lengkap mari pelajari konsep blockchain!

    Mendengar istilahnya saja pasti kamu sudah terbayang bukan, apa itu blockchain? Seperti namanya blockchain adalah blok digital yang saling terhubung (seperti rantai) dan berfungsi sebagai buku besar terdistribusi. Supaya kamu lebih terbayang, coba perhatikan ilustrasi blockchain di bawah ini:

    Singkatnya, blockchain ini jadi database sederhana yang menyimpan data setiap transaksi, tapi memiliki karakteristik penyimpanan data unik, dimana data yang disimpan dalam block (kotak) akan membentuk rangkaian database seperti rantai.

    Karakteristik dari blockchain, kurang lebih seperti ini:

    1. Pertama, blockchain hanya bisa ditambahkan data, tidak bisa dihapus atau pun diubah. Jadi kamu tidak bisa mengubah atau menghapus data sesuka hati.
    2. Kedua, setiap entri atau blok di dalam database ini terhubung secara kriptografis ke blok sebelumnya.
    3. Untuk setiap entri data baru kamu harus memberikan sidik jari digital alias hash dari entri sebelumnya. Jadi kamu ingin merubah satu blok data, maka semua blok data yang saling terhubung tersebut juga harus diubah. Itulah kenapa hacker disebut tidak mungkin meretas dan mengubah data yang ada di blockchain.

    Karena kamu tidak bisa mengubah data yang sudah masuk ke dalam rangkaian blockchain, kamu harus berhati-hati ketika melakukan entri data, seperti ketika melakukan transaksi atau mengirim ke orang lain.

    Kurang lebih seperti itulah gambaran sederhana mengenai apa itu blockchain secara singkat, untuk lebih lengkapnya kamu bisa mempelajari lebih dalam melalui beberapa artikel di bawah ini:

    Apa itu Blockchain? Penjelasan Lengkap (pengertian, sejarah, cara kerja, serta kelebihan dan kekurangan teknologi blockchain sebagai fondasi kripto)

    Apa itu Web 3.0 dan Apa Manfaatnya? (generasi internet berbasis blockchain yang memberi kendali data lebih besar pada pengguna)

    Apa Bedanya Blockchain dengan Bitcoin? (perbedaan mendasar antara blockchain sebagai teknologi dan Bitcoin sebagai aset kripto yang berjalan di atasnya)

    Apa itu Proof of Work? (mekanisme konsensus blockchain yang digunakan untuk memvalidasi transaksi dan menjaga keamanan jaringan kripto seperti Bitcoin)

    Apa itu Proof of Stake? (mekanisme konsensus blockchain yang lebih hemat energi, menggunakan sistem staking untuk memverifikasi transaksi di blockchain terbaru)

    Mengenal Koin Kripto dan Token Kripto

    Koin kripto atau token kripto? Keduanya masih sama kok, sama-sama merupakan bentuk digital dari aset yang menggunakan teknologi blockchain.

    Tenang tidak usah bingung…. koin kripto atau token kripto, keduanya adalah aset yang bisa digunakan untuk alat tukar, dan dimanfaatkan untuk berbagai transaksi dan ekosistem blockchain.

    Perbedaannya, koin kripto berjalan di atas blockchain miliknya sendiri dan berfungsi sebagai “bahan bakar” utama jaringan.Sementara itu, token kripto dibangun di atas blockchain lain untuk untuk berbagai keperluan seperti stablecoin, governance, staking, hingga akses ke aplikasi terdesentralisasi (dApps).

    Beberapa contoh koin kripto: Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), BNB, dan Solana (SOL).

    Beberapa contoh token kripto: Tether (USDT), USDC, dan Toko Token (TKO).

    Lebih lengkap, kamu bisa pelajari koin/token besar terlebih dahulu dengan klik tautan di bawah ini:

    Belajar Apa itu Bitcoin (BTC)(aset kripto pertama di dunia yang diluncurkan pada 2009, berfungsi sebagai mata uang digital terdesentralisasi dan pionir teknologi blockchain)

    Belajar Apa itu Ethereum (ETH) (mata uang kripto terbesar kedua setelah Bitcoin, sekaligus platform blockchain yang mendukung smart contract dan aplikasi terdesentralisasi / dApps)

    Belajar Apa itu Token Tether (USDT) (stablecoin populer yang nilainya dipatok 1:1 terhadap dolar AS, digunakan untuk mengurangi volatilitas di pasar kripto dan mempermudah perdagangan)

    Belajar Apa itu Binance Coin (BNB)(aset kripto asli dari ekosistem Binance, digunakan untuk biaya transaksi, diskon trading, dan berbagai layanan di ekosistem Binance)

    Apa itu Trading dan Investasi Kripto?

    Setelah mempelajari secara singkat mengenai landasan penting dalam dunia kripto, seperti apa itu kripto, blockchain, dan koin/token kripto, kini kamu sudah semakin siap untuk mulai masuk ke dunia trading dan investasi kripto! Tapi… apa sih sebenarnya trading dan investasi kripto itu?

    Trading dan investasi kripto adalah salah satu cara untuk mendapatkan keuntungan dari dunia kripto.

    Investasi kripto lebih menekankan pada strategi jangka panjang.  Investor membeli aset kripto seperti Bitcoin, Ethereum, atau proyek blockchain potensial lainnya, lalu menyimpannya selama berbulan-bulan hingga bertahun-tahun.

    Tujuannya adalah mendapatkan keuntungan dari pertumbuhan nilai aset seiring adopsi teknologi blockchain dan meningkatnya permintaan pasar. 

    Sedangkan Trading kripto merupakan kegiatan membeli dan menjual koin atau token dalam periode tertentu, seperti menit, jam, hingga hari untuk meraih keuntungan dari selisih harga beli dan jual yang disebabkan oleh pergerakan harga.

    Tentunya bagi trader profesional aktivitas membeli dan menjual aset kripto ini tidak hanya berdasarkan spekulasi semata. Sama seperti perdagangan saham atau forex trader biasanya mempelajari analisa teknikal dan fundamental terlebih dahulu.

    Analis teknikal digunakan untuk menganalisis harga historis, grafik, dan data pasar lainnya untuk menemukan peluang yang berpotensi menghasilkan keuntungan. Sedangkan analisa fundamental lebih ke potensi dan perkembangan aset kripto itu sendiri ke depannya.

    Kamu bisa mempelajari beberapa artikel berikut untuk memahami lebih lanjut apa itu trading kripto:

    Cara Mudah Trading Crypto untuk Pemula (panduan langkah awal memahami exchange, aset kripto populer, serta tips dasar trading) 

    Panduan Lengkap Membuat Strategi Crypto untuk Pemula (strategi praktis menyusun rencana trading untuk pemula) 

    Cara Membaca Candlestick untuk Pemula (penjelasan dasar pola candlestick, cara membaca pergerakan harga, serta mengenali sinyal bullish dan bearish untuk mendukung keputusan trading)

    Kenapa Investasi Kripto Sering Dianggap Potensial?

    Pertama, investasi kripto menawarkan peluang pertumbuhan jangka panjang yang besar karena teknologi blockchain yang mendasarinya masih dalam tahap awal.

    Kedua, dengan berinvestasi dalam kripto, kita dapat melakukan diversifikasi portofolio investasi kita sehingga mengurangi risiko.

    Terakhir, investasi kripto memberikan akses ke inovasi dan peluang di sektor keuangan digital. Teknologi blockchain telah mengubah cara bertransaksi dan melakukan pembayaran, dan hal ini dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi ekonomi digital di masa depan.

    Meskipun demikian, penting untuk diingat bahwa investasi selalu melibatkan risiko, jadi lakukan riset dan kelola risiko dengan bijak sebelum berinvestasi.

    Lebih lengkap, kamu bisa bisa belajar investasi dengan membaca artikel-artikel berikut:

    Cara Berinvestasi Bitcoin (panduan praktis memahami langkah awal cara membeli Bitcoin, dan memilih bursa exchange terpercaya untuk pemula) 

    Cara Menghasilkan Passive Income dari Aset Kripto untuk Pemula (cara mendapatkan penghasilan pasif dari kripto, mulai dari staking, lending, hingga yield farming, lengkap dengan risikonya)

    Cara Membangun Portofolio Crypto (strategi menyusun portofolio aset kripto yang sesuai profil risiko)

    Penipuan Kripto yang Sering Terjadi dan Cara Menghindarinya (jenis scam kripto yang marak, ciri-ciri umum penipuan, serta tips aman agar terhindar dari kerugian di dunia aset digital)

    Apa yang Diperlukan untuk Mulai Trading atau Investasi Kripto?

    Sama seperti ketika kita ingin membeli barang, langkah pertama yang penting adalah memilih toko yang terpercaya.

    Sebab jika kamu sembarangan dalam memilih toko, bisa saja barang yang kamu dapatkan palsu, kualitasnya buruk, atau bahkan kita tertipu.

    Hal yang sama berlaku ketika ingin mulai trading atau investasi kripto. Kita perlu memastikan “toko” tempat kamu membeli aset digital (kripto) dalam hal ini exchange kripto, sudah resmi, aman, dan diawasi regulator, dengan begitu kamu bisa fokus investasi atau trading tanpa khawatir soal keamanan.

    Contohnya untuk memulai trading atau investasi kripto, kamu bisa menggunakan Tokocrypto yang terdaftar di Bappebti (sekarang pengawasan beralih ke OJK sejak 2025), dan selalu berusaha semaksimal mungkin untuk menjaga keamanan data user. 

    Tokocrypto meraih sertifikasi ISO 27017 dan ISO 27001, yang merupakan standar internasional untuk manajemen keamanan informasi. Untuk memastikan keamanan dan transparansi, Tokocrypto juga merilis Proof of Reserves (PoR) atau Bukti Cadangan dengan mengimplementasikan audit Merkle Tree dan zk-SNARKs.

    Setelah memilih exchange, kamu perlu membuat akun dan melakukan Know Your Customer (KYC). Proses ini biasanya melibatkan unggah KTP, foto diri, dan data pribadi untuk memastikan keamanan transaksi.

    Jika sudah, tak usah khawatir soal modal… Soalnya di Tokocrypto, kamu bisa deposit hanya dengan modal minimal sebesar Rp50.000 dan pembelian mulai dari Rp1.700!

    Lebih lengkap kamu bisa mengikuti tutorial cara mendaftar dan verifikasi KYC melalui video di bawah ini: 

    Kenapa Harus Kripto?

    Banyak aset selain kripto yang bisa kamu pilih, tapi kenapa sih harus kripto?

    1. Desentralisasi

    Cryptocurrency beroperasi di atas teknologi blockchain yang memungkinkan transaksi terjadi secara desentralisasi. Ini berarti tidak ada otoritas tunggal yang mengendalikan atau mengatur mata uang tersebut. Ini dapat memberikan kebebasan dan kontrol lebih besar kepada individu dalam mengelola keuangan mereka.

    1. Keamanan

    Teknologi kriptografi yang mendasari cryptocurrency memberikan tingkat keamanan yang tinggi dalam transaksi dan penyimpanan. Transaksi yang dilakukan dengan cryptocurrency sulit dipalsukan dan sering kali dapat dilakukan secara anonim atau pseudonim.

    1. Transaksi Internasional

    Cryptocurrency dapat memfasilitasi transaksi lintas batas tanpa perlu melibatkan mata uang konvensional atau perantara keuangan seperti bank. Ini dapat mempermudah perdagangan internasional dan transfer uang antar negara.

    1. Biaya Rendah

    Beberapa cryptocurrency memiliki biaya transaksi yang lebih rendah daripada metode pembayaran tradisional seperti kartu kredit atau transfer bank. Ini bisa menguntungkan dalam transaksi kecil atau transaksi yang melibatkan mata uang asing.

    1. Akses Keuangan Global

    Cryptocurrency dapat memberikan akses ke layanan keuangan bagi mereka yang tidak memiliki akses tradisional ke perbankan. Orang-orang di daerah terpencil atau negara dengan infrastruktur keuangan yang terbatas dapat memanfaatkan cryptocurrency untuk menyimpan nilai dan melakukan transaksi.

    1. Inovasi Finansial

    Teknologi blockchain yang mendasari cryptocurrency telah memicu banyak inovasi di sektor keuangan. Ini termasuk konsep seperti DeFi (Decentralized Finance) yang berupaya menggantikan layanan keuangan tradisional dengan protokol desentralisasi.

    Istilah Pada Crypto Yang Harus Kamu Ketahui

    Jadi trader atau investor kripto belum afdol rasanya kalau kamu belum paham istilah-istilah yang sering digunakan oleh komunitas kripto.

    Supaya tidak bertanya-tanya saat berdiskusi atau mengikuti berita terbaru, yuk simak beberapa istilah yang perlu kamu tau!

    1.    Blockchain : Ini adalah dasar teknologi di balik cryptocurrency. Blockchain adalah buku besar digital terdesentralisasi yang merekam semua transaksi secara kronologis dan aman.

    2.    Cryptocurrency : Mata uang digital yang menggunakan kriptografi untuk keamanan. Contoh populer termasuk Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), dan banyak lainnya.

    3.    Bitcoin : Cryptocurrency pertama yang diperkenalkan oleh seseorang dengan nama samaran Satoshi Nakamoto pada tahun 2009. Bitcoin merupakan salah satu aset digital paling terkenal dan berharga.

    4.    Altcoin : Istilah untuk semua cryptocurrency selain Bitcoin. Contoh altcoin termasuk Ethereum, Ripple, Litecoin, dan banyak lainnya.

    5.    Wallet (Dompet) : Tempat di mana kamu dapat menyimpan, mengirim, dan menerima cryptocurrency. Wallet dapat berupa software (software wallet) atau perangkat keras fisik (hardware wallet).

    6.    Private Key (Kunci Pribadi) : Sebuah kode rahasia yang memungkinkan akses ke cryptocurrency yang disimpan dalam wallet kamu. Ini harus dijaga dengan sangat baik, karena siapa pun yang memiliki kunci pribadi dapat mengakses aset kamu.

    7.    Public Key (Kunci Publik) : Kode yang berkaitan dengan kunci pribadi dan digunakan untuk menerima cryptocurrency dari orang lain. Ini aman untuk dibagikan kepada orang lain.

    8.    Exchange : Platform di mana kamu dapat membeli, menjual, dan menukar cryptocurrency dengan mata uang tradisional atau cryptocurrency lainnya.

    9.    Mining (Penambangan) : Proses yang digunakan untuk memvalidasi dan mencatat transaksi dalam blockchain. Orang yang melakukan penambangan disebut “miner” dan mereka dihargai dengan cryptocurrency sebagai imbalan atas upaya mereka.

    10. Fork : Ketika sebuah blockchain terbagi menjadi dua cabang yang berbeda karena perubahan dalam perangkat lunak atau aturan protokol. Fork bisa bersifat “hard” (memisahkan sepenuhnya) atau “soft” (tidak memisahkan sepenuhnya).

    11. ICO (Initial Coin Offering) : Model pendanaan di mana proyek-proyek cryptocurrency baru menjual token mereka kepada investor untuk mengumpulkan dana dalam tahap awal.

    12. Token : Asset digital yang dapat mewakili berbagai hal, termasuk hak akses, kepemilikan, atau fungsi tertentu dalam ekosistem blockchain.

    13. Smart Contract : Protokol komputer yang secara otomatis mengeksekusi, mengontrol, atau memfasilitasi pemenuhan kontrak secara otomatis ketika kondisi tertentu terpenuhi.

    14. Decentralized Finance (DeFi) : Eksperimen keuangan yang berlangsung di atas blockchain yang bertujuan menggantikan layanan keuangan tradisional dengan protokol desentralisasi.

    15. Whale : Istilah yang merujuk pada individu atau entitas yang memegang jumlah besar cryptocurrency.

    16. Market Cap (Capitalization) : Nilai total semua token suatu cryptocurrency yang beredar, dihitung dengan mengalikan harga per token dengan total pasokan token.

    17. Halving (Bitcoin Halving) : Acara yang terjadi setiap empat tahun di jaringan Bitcoin, di mana hadiah bagi para miner baru dikurangi menjadi setengahnya. Halving dapat mempengaruhi pasokan dan harga Bitcoin.

    18. Whitepaper : Dokumen teknis yang merinci konsep, tujuan, dan mekanisme di balik proyek cryptocurrency.

    19. DYOR (Do Your Own Research) : Prinsip untuk selalu melakukan riset sendiri sebelum membuat keputusan investasi atau transaksi di dunia cryptocurrency.

    20. HODL : Sebuah typo yang menjadi populer dan mengacu pada strategi “hold” (menahan) cryptocurrency daripada menjualnya, bahkan saat harga turun.

    Selain istilah-istilah di atas, masih banyak lho istilah kripto terbaru yang harus kamu tau! Supaya tidak ketinggalan, yuk gabung komunitas Tokocrypto di telegram 👉 https://t.me/TokocryptoOfficial

    Day Trader, Swing Trader, dan Scapling — Apa Bedanya?

    Sekilas trading memang terlihat sederhana, membeli di harga rendah dan menjual di harga tinggi dalam kurun waktu tertentu. Tapi, trading juga memiliki beberapa jenis lho!

    1. Day Trader : Membeli dan menjual cryptocurrency dalam satu hari. Tujuannya adalah mengambil keuntungan dari pergerakan harga jangka pendek.
    2. Swing Trader : Memegang aset untuk beberapa hari hingga beberapa minggu untuk mengambil keuntungan dari tren harga yang lebih besar.
    3. Scalper : Mengambil keuntungan dari pergerakan harga sangat kecil dengan melakukan banyak transaksi dalam waktu singkat.

    Sudah Siap Masuk ke Dunia Kripto? Jangan Lupakan 5 Hal Ini!

    Baik trading maupun investasi cryptocurrency memerlukan pengetahuan yang kuat tentang pasar kripto. Risiko yang melekat dalam kedua pendekatan tersebut membutuhkan pendekatan yang hati-hati dan rencana keuangan yang baik.

    Berikut adalah beberapa hal yang perlu dipertimbangkan:

    1.    Pendidikan : Pelajari tentang analisis teknis, analisis fundamental, dan tren pasar. Pemahaman yang kuat akan membantu kamu membuat keputusan yang lebih cerdas.

    2.    Rencana Keuangan : Tentukan berapa banyak uang yang siap kamu investasikan atau risiko untuk trading. Jangan menginvestasikan lebih dari yang kamu mampu untuk kehilangan.

    3.    Diversifikasi : Jangan menginvestasikan semua dana kamu dalam satu aset. Diversifikasi portofolio dapat membantu mengurangi risiko.

    4.    Emosi dan Psikologi : Pasar kripto dapat sangat emosional. Penting untuk tetap tenang dan berpegang pada rencana kamu, terlepas dari fluktuasi harga.

    5.    Risiko dan Reward : Pahami risiko yang terkait dengan trading dan investasi. Setiap keputusan harus mempertimbangkan potensi imbalan dan risiko.

    Penutup

    Terdapat juga kerugian dan tantangan terkait dengan cryptocurrency, seperti volatilitas harga yang tinggi, potensi penyalahgunaan untuk aktivitas ilegal, dan kekhawatiran terkait regulasi dan perlindungan konsumen. Setiap individu harus memahami dengan baik apa yang mereka lakukan ketika terlibat dalam transaksi atau investasi dalam cryptocurrency.

    Agar membantu kamu terhindar dari kerugian, wajib hukumnya untuk mencari sumber informasi yang dapat diandalkan dan terus mendalami pengetahuan kamu tentang cryptocurrency seiring dengan perkembangan teknologi dan tren di industri ini.

    Tetaplah berhati-hati dan selalu lakukan riset kamu sendiri sebelum membuat keputusan trading atau investasi. Jika kamu tidak yakin, pertimbangkan untuk mencari saran dari profesional keuangan atau konsultan yang berpengalaman dalam pasar kripto.

    Baca berita terkini tentang aset kripto dan tren terbaru di Tokonews. kamu bisa mendaftar di aplikasi Tokocrypto atau follow sosial media Tokocrypto untuk mendapatkan notifikasi berita terbaru.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Sinyal Beli Terdeteksi! Analis Top Ramalkan Dogecoin Bisa Naik 112%

    Dogecoin (DOGE) tengah mencuri perhatian pasar kripto setelah sempat anjlok 11% dalam sepekan terakhir. Namun, menurut analis ternama Ali Martinez, justru inilah saat yang tepat untuk bersiap, karena sinyal teknikal terbaru menunjukkan potensi rebound besar-besaran hingga 112%.

    Sinyal Bullish dari Indikator TD Sequential

    Martinez, yang memiliki lebih dari 162.000 pengikut di platform X (Twitter), mengungkapkan bahwa indikator TD Sequential baru saja memunculkan sinyal “buy” untuk Dogecoin.

    Indikator ini terkenal karena kemampuannya mengidentifikasi pembalikan tren harga, dengan memantau sembilan batang harga sebelumnya di grafik.

    Jika penutupan harga batang ke-9 lebih tinggi dari batang ke-4, maka sinyal beli dikonfirmasi, dan itulah yang terjadi pada DOGE saat ini.

    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Selasa, 11 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Selasa, 11 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    DOGE Sentuh Support Kuat, Rebound Bisa Segera Terjadi

    Dilaporkan Crypto News, dalam grafik harian, DOGE berhasil bertahan di area support kuat $0.15, yang telah beberapa kali menjadi “benteng” harga saat tekanan jual meningkat.
    Jika pantulan harga terjadi dari level ini, analis memprediksi target pertama DOGE ada di $0.25, potensi kenaikan sekitar 51% dari posisi sekarang.

    Namun, itu belum semuanya. Jika momentum bullish berlanjut dan DOGE mampu menembus resistance berikutnya di $0.35, maka trader bisa menikmati kenaikan total hingga 112% dalam waktu dekat.

    “Dogecoin menunjukkan tanda-tanda pembalikan kuat di grafik harian. Jika support $0.15 terus bertahan, kita bisa melihat DOGE menggandakan nilainya dalam waktu singkat,” tulis Ali Martinez di X.

    Baca juga: Lonjakan Dogecoin Picu Harapan Reli Wyckoff Bullish


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 3 Indikator Menunjukkan Altcoin Season Mungkin Muncul November

    Setelah kejatuhan besar di Oktober yang sempat mengguncang pasar, para investor mulai mencium aroma perubahan untuk Altcoin Season. Meskipun banyak analis sebelumnya menilai “Altcoin Season” masih jauh, kini muncul tiga indikator kuat yang memberi sinyal bahwa rotasi modal dari Bitcoin ke altcoin mungkin segera dimulai pada November 2025.

    Berdasarkan data CMC Altcoin Season Index, angka saat ini berada di 28/100, masih dalam wilayah Bitcoin Season, tetapi tren historis menunjukkan momentum sedang berubah arah. Dalam sebulan terakhir, indeks ini perlahan merangkak naik dari 26 menjadi 28, menandakan adanya tekanan akumulatif di pasar altcoin.

    1. Dominasi Bitcoin Mulai Melemah, Saatnya Modal Berpindah?

    Dilaporkan Coinfomania, salah satu indikator paling krusial untuk mendeteksi altseason adalah Bitcoin Dominance (BTC.D), yaitu persentase kapitalisasi pasar Bitcoin dibanding total pasar kripto.

    Saat artikel ini diterbitkan, BTC Dominance berada di 59,94%, dan analis menilai tren ini sedang memasuki fase bearish.

    “Dominasi BTC tampak bearish selama beberapa minggu terakhir. Ini bisa jadi hanya dead cat bounce dalam tren turun yang lebih besar,” ujar analis Matthew Hyland.

    Analis populer Michaël van de Poppe bahkan membandingkan pola 2025 ini dengan siklus 2019–2020, di mana penurunan dominasi Bitcoin diikuti lonjakan besar pada altcoin seperti Ethereum dan Cardano.

    “Kita mungkin berada di titik perubahan yang sama. Jika pola ini berulang, penurunan kedua dalam dominasi BTC bisa memicu altcoin rally besar-besaran,” tambahnya.

    Trader DonCrypto juga mengidentifikasi pola head and shoulders pada grafik BTC.D — sinyal klasik pembalikan arah menuju tren turun. Jika terkonfirmasi, ini bisa mempercepat aliran modal dari Bitcoin ke altcoin.

    Data Bitcoin Dominance pada tanggal 11 November 2025. Sumber: CoinMarketCap.
    Data Bitcoin Dominance pada tanggal 11 November 2025. Sumber: CoinMarketCap.

    2. Psikologi Pasar: Dari Ketidakpercayaan Menuju Optimisme

    Siklus altseason seringkali tidak dimulai saat euforia, melainkan saat pasar berada dalam ketidakpercayaan total.

    Analis Merlijn menegaskan bahwa titik balik sering terjadi saat mayoritas investor sudah “menyerah”.

    “Altcoin Season dimulai ketika semua orang menyerah. Pola yang sama, ketidakpercayaan yang sama. Setiap altseason sebelumnya lahir dari kondisi ini,” ujarnya.

    Menariknya, data on-chain menunjukkan adanya peningkatan volume transaksi altcoin di akhir pekan lalu, indikasi bahwa investor ritel mulai kembali masuk. Sentimen ini biasanya menjadi langkah awal menuju fase bullish yang lebih luas.

    3. Likuiditas Baru dari The Fed Bisa Jadi Bensin untuk Reli Altcoin

    Katalis eksternal juga berperan besar. Menurut laporan BeInCrypto, The Fed akan memulai kembali program Quantitative Easing (QE) pada 1 Desember 2025. Langkah ini berpotensi menyuntikkan likuiditas segar ke pasar keuangan global.

    Secara historis, kebijakan seperti ini:

    • Menurunkan biaya pinjaman
    • Meningkatkan kepercayaan investor
    • Mengalirkan modal ke aset berisiko tinggi seperti kripto

    Dengan kondisi tersebut, para analis memperkirakan gelombang modal baru bisa mengalir ke altcoin dan memperkuat momentum bullish yang mulai terbentuk sejak awal November.

    Metrik Altcoin Season Index pada 11 November 2025. Sumber: CoinMarketCap.
    Metrik Altcoin Season Index pada 11 November 2025. Sumber: CoinMarketCap.

    Namun, Jangan Terlalu Cepat Euforia

    Meskipun sinyal teknikal dan psikologis mulai mengarah pada altseason, beberapa analis memperingatkan agar investor tetap berhati-hati.

    “Masih terlalu dini untuk menyebut ini sebagai altseason penuh. Bisa jadi ini hanya reli spekulatif jangka pendek,” kata seorang analis pasar dari CoinDesk.

    Dengan dominasi Bitcoin yang melemah, sentimen ritel yang membaik, dan likuiditas baru yang siap masuk, November bisa menjadi bulan penentu: apakah ini awal dari Altcoin Season 2025 atau sekadar false alarm sebelum badai berikutnya?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Menilik 5 Token Yield Farming dengan Potensi Terbesar di Ekosistem DeFi

    Pasar yield farming sedang panas-panasnya! Total kapitalisasi seluruh token yield farming hari ini mencapai $27.98 miliar, naik 5.7% hanya dalam 24 jam terakhir. Kenaikan ini menandakan kebangkitan sektor DeFi setelah periode stagnasi yang cukup lama.

    Berikut daftar Top Yield Farming Tokens dikutip CoinMarketCap, yang sedang mendominasi pasar, dari raksasa Uniswap hingga legenda PancakeSwap.

    1. Uniswap (UNI): Raja DEX yang Kembali Berjaya

    Pergerakan harga Uniswap (UNI/USDT) pada Selasa, 11 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Uniswap (UNI/USDT) pada Selasa, 11 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    • Harga: $8.34
    • Kenaikan 24 Jam: +23.71%
    • Kenaikan 7 Hari: +62.17%
    • Market Cap: $5.26 Miliar
    • Volume (24h): $3.22 Miliar

    Uniswap kembali membuktikan dominasinya sebagai tulang punggung ekosistem DeFi. Lonjakan harga lebih dari 60% dalam seminggu menunjukkan minat besar terhadap UNI, terutama dengan meningkatnya volume trading di protokolnya. Investor mulai menyebut UNI sebagai “Ethereum-nya sektor DEX”.

    2. Aave (AAVE): Sang Raksasa Lending DeFi

    • Harga: $216.76
    • Kenaikan 24 Jam: +1.26%
    • Kenaikan 7 Hari: +9.87%
    • Market Cap: $3.31 Miliar

    Aave tetap menjadi pilihan utama bagi pengguna yang mencari pinjaman kripto tanpa perantara. Walaupun kenaikannya tidak sebesar UNI, stabilitas dan volume perdagangan yang konsisten membuat AAVE tetap menjadi aset solid di sektor yield farming.

    3. PancakeSwap (CAKE): Si Manis dari Binance Smart Chain

    Pergerakan harga Pancakeswap (CAKE/USDT) pada Selasa, 18 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Pancakeswap (CAKE/USDT) pada Selasa, 18 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    • Harga: $2.59
    • Kenaikan 24 Jam: +2.49%
    • Kenaikan 7 Hari: +18.16%
    • Market Cap: $880 Juta

    CAKE kembali naik daun. Dengan insentif farming yang menarik dan komunitas kuat di Binance Smart Chain, token ini mulai dilirik kembali oleh para petani yield yang mencari APY tinggi dan biaya gas rendah.

    4. Curve DAO Token (CRV): Raja Likuiditas Stablecoin

    • Harga: $0.4959
    • Kenaikan 24 Jam: +1.76%
    • Kenaikan 7 Hari: +16.91%
    • Market Cap: $699 Juta

    CRV sempat tertekan beberapa bulan terakhir, namun kini mulai bangkit. Protokol Curve tetap menjadi pilihan utama untuk stablecoin yield farming dengan risiko rendah. Kenaikan dua digit dalam seminggu menunjukkan adanya arus modal baru yang mulai masuk ke sektor stablecoin liquidity.

    5. Compound (COMP): Klasik DeFi yang Tetap Tangguh

    • Harga: $33.67
    • Kenaikan 24 Jam: +2.46%
    • Kenaikan 7 Hari: +5.12%
    • Market Cap: $324 Juta

    Walaupun tidak sespektakuler Uniswap atau CAKE, COMP masih menjadi nama besar di dunia pinjam-meminjam aset kripto. Dengan reputasi kuat dan sistem tata kelola yang matang, COMP tetap menjadi aset penting bagi investor DeFi yang lebih konservatif namun ingin tetap produktif.

    DeFi Bangkit Lagi?

    Lonjakan harga di sektor yield farming menandakan optimisme baru di ekosistem DeFi. Investor mulai kembali berburu APY tinggi dan peluang likuiditas, terutama pada protokol mapan seperti Uniswap dan Aave. Dengan total kapitalisasi yang mencapai $27.98 miliar, tampaknya musim panen DeFi baru saja dimulai.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com