Author: 15

  • Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Melemah 1,69% ke $108.115

    Harga Bitcoin kembali berada dalam tekanan pada perdagangan hari ini.

    Berdasarkan data pasar terkini via Tokocrypto, harga BTC berada di level $108.115,80 per BTC, turun 1,69% dalam 24 jam terakhir.

    Kapitalisasi pasar Bitcoin tercatat sebesar $2,156 triliun, dengan volume perdagangan 24 jam menyentuh $39,70 miliar.

    Penurunan ini juga menambah tekanan mingguan, di mana BTC mencatat koreksi 5,99% dalam tujuh hari terakhir.

    Secara bulanan, Bitcoin masih berada di jalur negatif dengan penurunan 11,48% selama 30 hari terakhir.

    Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Naik Tipis ke $109.956

    Pergerakan Harga Harian & Level Penting

    Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin bergerak dalam rentang harga:

    • Tertinggi: $111.167,31
    • Terendah: $108.010,20

    Level ini menunjukkan volatilitas moderat, namun tren dominan tetap mengarah ke bawah.

    Meski demikian, BTC masih jauh dari titik terendah jangka panjang dan berada dalam fase konsolidasi setelah mencapai rekor tertinggi sepanjang masa di $126.198,07.

    Kondisi Pasar & Sentimen Investor

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 3 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 3 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Pergerakan harga hari ini menandakan tekanan berlanjut di pasar kripto.

    Dengan dominasi Bitcoin yang tetap tinggi dan pasokan beredar mencapai 19,94 juta BTC (94,97% dari total pasokan maksimum 21 juta), reli lanjutan memerlukan dorongan baru dari sisi likuiditas dan sentimen.

    Beberapa faktor yang ikut mempengaruhi penurunan BTC:

    • Investor mengambil posisi wait-and-see di tengah ketidakpastian makroekonomi global.
    • Pasar sedang mencerna data ekonomi dan kebijakan bank sentral, terutama terkait arah suku bunga.
    • Rotasi kapital yang cenderung mengalir ke aset lain, termasuk altcoin skala besar.

    Meskipun volume perdagangan tercatat $40,48 miliar per 24 jam, dominasi tekanan jual tetap terlihat dengan penurunan harga dalam jangka pendek.

    Analisis Teknis Bitcoin: Arah Selanjutnya?

    Dari sudut pandang teknikal, tren jangka pendek menunjukkan bias bearish.

    Penurunan ke area $108.000 menjadi level krusial untuk diperhatikan. Jika tekanan berlanjut, kemungkinan BTC akan menguji support penting berikut:

    Support Terdekat

    • $107.500
    • $105.200
    • $100.000 (support psikologis utama)

    Resistance Terdekat

    • $111.500
    • $115.000
    • $120.000 sebagai resistance kuat menuju ATH

    Untuk saat ini, indikator momentum cenderung netral-ke-bearish, meskipun potensi rebound teknikal tetap terbuka jika support mampu bertahan.

    Prospek BTC: Jangka Pendek vs Jangka Panjang

    • Jangka Pendek: Konsolidasi dengan potensi koreksi lanjut jika sentimen belum membaik. Pelaku pasar perlu mencermati level $108.000 sebagai pivot utama.
    • Jangka Menengah: Pasar masih mengantisipasi katalis potensial, termasuk perkembangan ETF, adopsi institusional, dan faktor makro.
    • Jangka Panjang: Fundamental Bitcoin tetap kuat dengan pasokan terbatas dan penerimaan global yang terus bertumbuh. Koreksi saat ini bisa dilihat sebagai peluang akumulasi oleh investor jangka panjang.

    Baca Juga: Tren Bitcoin 3-7 November 2025: Blackrock Beli Besar Sekali

    Dari analisa harga BTC hari ini, diketahui bahwa Bitcoin mengalami fase penyesuaian harga yang wajar setelah reli besar beberapa bulan terakhir.

    Penurunan hari ini mengonfirmasi bahwa pasar masih dalam periode konsolidasi, namun struktur bull market jangka panjang belum berubah.

    Bagi investor, disiplin pada strategi, manajemen risiko, serta pengamatan level teknikal utama menjadi kunci. BTC tetap memegang posisi sebagai aset digital terbesar dengan potensi pertumbuhan jangka panjang.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Market Sinyal Kripto: Analisis Teknikal dan Peluang 3 November 2025

    Tokocrypto menghadirkan Market Sinyal Harian Kripto yang berisi analisis mendalam dan rekomendasi strategi perdagangan untuk hari Senin, 3 November 2025. Dalam edisi kali ini, fokus tertuju pada tiga aset kripto yang menunjukkan potensi pergerakan harga yang signifikan.

    Informasi ini disusun berdasarkan data pasar terkini dan indikator teknikal, guna membantu para trader mengambil keputusan yang lebih tepat di tengah dinamika pasar kripto yang terus berubah.

    Topik Penting dan Dampaknya terhadap Pasar Kripto

    1. Pasokan Stablecoin di Ethereum Tembus $184 Miliar
      Token Terminal melaporkan bahwa total pasokan stablecoin di jaringan Ethereum telah melampaui $184 miliar, naik lebih dari $100 miliar sejak Januari 2024.
      Token terdampak: $ETH, $USDT, $USDC.
    2. Komisi Eropa Siapkan Regulasi Baru Setara SEC untuk Pasar Kripto & Saham
      European Commission tengah merancang proposal yang akan memberi ESMA (European Securities and Markets Authority) wewenang seperti SEC untuk mengawasi pasar kripto dan bursa saham, dengan draf direncanakan rilis Desember.
      Token terdampak: proyek berbasis UE seperti $EGLD, $MKR, dan stablecoin Eropa.
    3. Romania Larang Polymarket Setelah $600 Juta Taruhan Kripto Politik
      Pemerintah Romania melarang platform Polymarket menyusul taruhan politik senilai $600 juta terkait pemilu global.
    4. Bank Sentral Malaysia Luncurkan Peta Jalan Tokenisasi Aset 3 Tahun
      Bank Negara Malaysia mengumumkan rencana tokenisasi aset selama tiga tahun, yang akan mencakup pengujian aset digital dan integrasi keuangan syariah.
      Token terdampak: proyek RWA & tokenisasi aset seperti $ONDO, $LINK.
    5. Citi dan Western Union Pimpin Balapan Stablecoin Wall Street
      Citi bekerja sama dengan Coinbase untuk pembayaran onchain, sementara Western Union membangun jaringan penyelesaian berbasis Solana.
      Token terdampak: $USDC, $SOL, $CVC.

    Pastikan untuk selalu melakukan analisis secara keseluruhan sebelum mengambil keputusan perdagangan atau trading.

    TRUMP/USDT (🔼 +5.53%)

    • Entry: $7.509
    • Stop Loss: $7.307
    • Take Profit: $7.925

    TRUMP/USDT saat ini sedang berkonsolidasi setelah reli kuat sebelumnya, dengan potensi rebound dari area support $7.30-$7.50 menuju resistance $7.92 atau sekitar +5.53%. Meskipun MACD masih menunjukkan pelemahan jangka pendek, histogram mulai menipis yang bisa menandakan momentum jual mereda.

    Sementara itu, RSI di 51.33 menandakan posisi netral peluang kenaikan masih terbuka jika buyer kembali aktif. Volume yang mulai menurun justru memberi ruang bagi fase akumulasi baru.

    HEI/USDT (🔼 +11.11%)

    • Entry: $0.2569
    • Stop Loss: $0.2415
    • Take Profit: $0.2853

    HEI/USDT menunjukkan awal kebangkitan tren positif setelah berhasil menembus area konsolidasi dan kini bergerak di atas level $0.2569 dengan target menuju $0.2853 atau potensi kenaikan sekitar 11.11%.

    Volume perdagangan melonjak signifikan menandakan adanya minat beli baru, sementara MACD memperlihatkan sinyal bullish crossover yang mulai terbentuk. RSI di 73.83 memang menandakan kondisi mendekati overbought, namun hal ini sering menjadi tanda awal momentum kuat dalam fase breakout.

    MANTA/USDT (🔼 +12.55%)

    • Entry: $0.1075
    • Stop Loss: $0.1022
    • Take Profit: $0.1211

    MANTA/USDT saat ini berada di fase recovery setelah koreksi tajam, dengan area support kuat di $0.1022 – $0.1075 yang menjadi pondasi penting untuk potensi pantulan ke atas. Target kenaikan berikutnya berada di $0.1211 atau sekitar +12.55%, di mana area tersebut menjadi zona resistance psikologis yang sudah beberapa kali diuji pasar.

    Indikator MACD mulai menunjukkan momentum positif, menandakan tekanan jual mulai melemah, sementara RSI di 51.54 menggambarkan keseimbangan tenaga beli dan jual  sinyal awal bahwa harga bisa berbalik arah.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Holder Lama Kabur! Harga Dogecoin Terancam Runtuh di Bawah $0,17

    Harga Dogecoin (DOGE) kini benar-benar berada di ujung tanduk. Setelah sempat memantul tipis 1,2% di awal November, tren pelemahan justru makin nyata.

    Dalam sepekan terakhir DOGE anjlok 5,9%, dan selama sebulan terakhir turun hampir 27%. Lebih mengkhawatirkan lagi, data on-chain terbaru menunjukkan holder jangka panjang mulai menyerah.

    Holder Lama Berbalik Bearish: Arus Keluar DOGE Melonjak 367% dalam 24 Jam

    Data dari Glassnode mengungkap pergeseran besar dalam perilaku holder Dogecoin. Metrik Hodler Net Position Change, yang mengukur apakah wallet jangka panjang menambah atau melepas aset, membalik tajam ke arah negatif pada 31 Oktober.

    Dalam sehari, arus dana berubah dari +8,2 juta DOGE menjadi –22 juta DOGE, atau perubahan sebesar 367%. Artinya, bahkan dompet yang selama ini dikenal sebagai “diamond hands” mulai melepaskan kepemilikannya.

    “Jika aksi jual ini berlanjut, zona pertahanan utama DOGE bisa jebol, membuka potensi koreksi yang lebih dalam,” tulis laporan Glassnode.

    Zona Support $0,17 Terancam Runtuh

    Dilaporkan BeInCrypto, peta cost basis on-chain menunjukkan klaster akumulasi terbesar Dogecoin berada di kisaran US$0,177–US$0,179, tempat sekitar 3,78 miliar DOGE terakhir kali dibeli. Selama sebulan terakhir, area ini menjadi benteng utama yang menahan aksi jual.

    Namun dengan tekanan jual dari holder lama, benteng ini mulai rapuh. Jika harga tembus di bawah US$0,17, maka level support berikutnya baru muncul di US$0,14, menciptakan ruang kosong yang bisa memperdalam koreksi hingga 6% tambahan.

    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Minggu, 2 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Minggu, 2 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    ☠️ Death Cross Ganda: Sinyal Bearish Semakin Kuat

    Sinyal teknikal juga memperkuat pesimisme. Setelah EMA 50-hari memotong ke bawah EMA 200-hari di akhir Oktober (Death Cross pertama), kini EMA 100-hari bersiap menembus EMA 200-hari, pertanda Death Cross kedua yang jauh lebih signifikan.

    Crossover jangka menengah ini menunjukkan kelemahan struktural yang lebih dalam, bukan sekadar volatilitas jangka pendek. Jika konfirmasi terjadi, momentum bearish Dogecoin akan semakin sulit dibendung.

    Potensi Arah Berikutnya

    Saat ini DOGE diperdagangkan di sekitar US$0,18, dengan resistance terdekat di US$0,20–US$0,21. Untuk membatalkan skenario bearish, pasar harus menembus dan menutup di atas US$0,21, level yang belum tersentuh sejak 13 Oktober.

    Jika gagal, kombinasi antara aksi jual holder lama dan formasi Death Cross bisa menjadi resep sempurna menuju kejatuhan harga ke US$0,14.

    Buy the Dip” atau “Exit Before the Crash”?

    Dengan tekanan jual yang meningkat, indikator teknikal yang memburuk, dan support utama yang mulai terkikis, Dogecoin berada di persimpangan krusial. Bagi investor jangka panjang, periode ini bisa menjadi ujian kesabaran—atau peringatan dini sebelum penurunan besar berikutnya dimulai.

    Baca juga: Lonjakan Dogecoin Picu Harapan Reli Wyckoff Bullish


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Altcoin Season Segera Dimulai? Indikator Tunjukkan Lonjakan Besar

    Pasar kripto mulai memperlihatkan tanda-tanda awal datangnya Altcoin Season baru. Berdasarkan data dan analisis teknikal, sejumlah indikator historis mengisyaratkan bahwa fase rebound besar mungkin akan segera dimulai setelah periode stagnasi panjang.

    Saat ini, metrik Altcoin Season Index di CoinMarketCap berada di level 31 dari 100, menandakan pasar masih didominasi oleh Bitcoin. Namun, para analis percaya bahwa sejumlah faktor bullish tengah mengumpul dan dapat memicu lonjakan harga besar-besaran di berbagai altcoin dalam waktu dekat.

    Altcoin Dominance Sentuh Level Oversold Terdalam dalam Sejarah

    Analis kripto Javon Marks menyebut bahwa dominasi altcoin saat ini telah memasuki kondisi oversold paling ekstrem dalam sejarah. Indikator ini mengukur porsi pasar semua altcoin terhadap total kapitalisasi kripto, dan data terbaru menunjukkan titik terendah sejak lebih dari satu dekade terakhir.

    Menurut chart OTHERS.D, yang merepresentasikan dominasi pasar dari seluruh aset kripto di luar 10 besar berdasarkan kapitalisasi, posisi altcoin kini hanya sekitar 7%, jauh turun dari puncak 20% pada tahun 2021.

    Metrik Altcoin Season Index pada 2 November 2025. Sumber: CoinMarketCap.
    Metrik Altcoin Season Index pada 2 November 2025. Sumber: CoinMarketCap.

    Menariknya, indikator wave trend pada grafik tersebut kini berada di sekitar -50%, posisi terendah sepanjang sejarah. Marks menilai bahwa kondisi ekstrem seperti ini biasanya diikuti oleh reversal kuat, pertanda tekanan jual telah habis dan fase akumulasi besar-besaran bisa segera dimulai.

    “Setiap kali altcoin mencapai titik oversold seperti ini, pasar biasanya memantul dengan sangat kuat,” tulis Marks di platform X.

    Fed dan Likuiditas: Kunci Pemicu Lonjakan Berikutnya

    Selain faktor teknikal, analis Ted Pillows menyoroti hubungan erat antara kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed) dan pergerakan pasar kripto, khususnya altcoin. Ia membandingkan kondisi saat ini dengan siklus 2019–2020, ketika The Fed menghentikan kebijakan quantitative tightening (QT) dan kemudian beralih ke quantitative easing (QE).

    Menurut Pillows, saat QT berakhir pada akhir 2019, total kapitalisasi pasar kripto (di luar Bitcoin) sempat turun sekitar 42%, namun kemudian melonjak tajam setelah The Fed memulai QE pada Maret 2020.

    “Mengakhiri QT bisa meredakan tekanan finansial, tapi belum cukup untuk memicu reli altcoin. Diperlukan injeksi likuiditas nyata, seperti yang terjadi saat QE atau saat Treasury melepas dana dari TGA,” jelasnya.

    Ia menambahkan bahwa opsi paling realistis saat ini adalah pelepasan likuiditas melalui TGA (Treasury General Account). Dengan kondisi pemerintah AS tengah menghadapi shutdown, Pillows memprediksi bahwa begitu kebuntuan fiskal terselesaikan, pelepasan likuiditas dari TGA dapat menjadi pemicu utama dimulainya Altcoin Season berikutnya.

    Gabungan antara indikator teknikal oversold historis dan potensi injeksi likuiditas dari kebijakan moneter AS memberikan harapan baru bagi investor altcoin. Jika pola historis kembali terulang, pasar mungkin akan segera menyaksikan fase akumulasi besar-besaran, awal dari Altcoin Season yang sudah lama ditunggu.

    Baca juga: Altcoin Season Melemah, DeFi Muncul Sebagai Penyelamat Harga


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Kebangkitan NFT: Pudgy Penguins Melejit 16%, Render Tembus $2,3

    Pasar Collectibles dan NFT kembali menunjukkan tanda-tanda kebangkitan dengan beberapa token besar mencatatkan kenaikan signifikan dalam sepekan terakhir.

    Berdasarkan kapitalisasi pasar dari CoinMarketCap, lima proyek teratas di sektor ini didominasi oleh Render (RENDER), Pudgy Penguins (PENGU), Immutable (IMX), PancakeSwap (CAKE), dan Stacks (STX).

    Render (RENDER) – $2.31 (+8.06% 7D)

    Analisis Harga RENDER. Sumber: TradingView.
    Analisis Harga RENDER. Sumber: TradingView.

    Token RENDER memimpin sektor ini dengan kapitalisasi pasar mencapai $1,2 miliar. Proyek yang berfokus pada decentralized GPU rendering ini mencatatkan kenaikan mingguan lebih dari 8%, didorong oleh meningkatnya minat terhadap AI dan visualisasi 3D di dunia Web3.

    Pudgy Penguins (PENGU) – $0.01783 (+16.77% 7D)
    PENGU menjadi bintang minggu ini. Dengan lonjakan harga 16,77%, proyek NFT yang populer di media sosial ini kini menempati posisi kedua. Kapitalisasi pasar PENGU tembus $1,12 miliar, sementara volume perdagangan harian mencapai $139 juta, menandakan antusiasme tinggi dari komunitas kolektor digital.

    Immutable (IMX) – $0.5163 (+4.99% 7D)

    Analisis Harga IMX. Sumber: TradingView.
    Analisis Harga IMX. Sumber: TradingView.

    Platform Immutable yang fokus pada ekosistem gaming NFT juga ikut naik, mencatat kenaikan hampir 5% dalam tujuh hari terakhir. Dengan kapitalisasi pasar di atas $1 miliar, IMX tetap menjadi salah satu proyek paling solid di sektor NFT dan gaming blockchain.

    PancakeSwap (CAKE) – $2.49 (+8.66% 7D)
    Meskipun dikenal sebagai DEX di Binance Smart Chain, CAKE juga punya kontribusi besar dalam sektor NFT. Token ini naik 8,66% minggu ini, dengan volume harian menembus $78 juta, menandakan peningkatan aktivitas pengguna di platform DeFi dan NFT mereka.

    Stacks (STX) – $0.4239 (+7.95% 7D)

    Analisis Harga STX. Sumber: TradingView.
    Analisis Harga STX. Sumber: TradingView.

    STX, yang berperan dalam membawa smart contract ke jaringan Bitcoin, ikut mencatat kenaikan hampir 8% dalam sepekan. Dengan kapitalisasi pasar $766 juta, token ini terus menarik minat dari proyek NFT berbasis Bitcoin.

    Kenaikan tajam pada token-token NFT dan koleksi digital minggu ini menunjukkan sentimen positif di sektor Web3 yang sempat lesu beberapa bulan terakhir. Pudgy Penguins dan Render menjadi sorotan utama, menandakan bahwa tren NFT utility dan interoperabilitas Web3 semakin mendapat tempat di pasar kripto.

    Apakah reli ini akan berlanjut atau hanya euforia sementara? Para trader dan kolektor NFT kini memantau ketat pergerakan token-token besar ini untuk menentukan arah tren berikutnya.

    Baca juga: Oktober Berakhir, Whale Agresif Jual 3 Altcoin ini


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Solana Anjlok! Apakah $170 Jadi Area Beli Terbaik Sebelum Lonjakan?

    Harga Solana (SOL) kembali menarik perhatian pasar setelah pergerakannya yang mengejutkan minggu ini. Dalam analisis terbarunya, analis kripto Francesco menyoroti bahwa SOL melewati pola klasik accumulation–manipulation–distribution dengan cara yang tak terduga.

    Alih-alih melakukan “manipulation phase” seperti yang diprediksi, yakni menembus ke atas untuk mengumpulkan likuiditas sebelum koreksi, pasar justru langsung jatuh tanpa peringatan, mematahkan ekspektasi banyak trader.

    Likuiditas Terjepit, Pasar Siap Meledak ke Satu Arah

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Minggu, 2 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Minggu, 2 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Menurut Francesco, grafik Solana saat ini menunjukkan penumpukan likuiditas yang semakin besar di kedua sisi harga, baik di atas maupun di bawah range saat ini. Ia menggambarkannya seperti “pegas yang tertekan dan siap dilepaskan” ke satu arah yang kuat.

    “Saya pribadi akan menunggu harga menyapu likuiditas di bawah sebelum mencari peluang long,” jelas Francesco.

    Alasannya sederhana namun penting: area di bawah harga saat ini kemungkinan besar menjadi tempat berkumpulnya stop loss para pembeli sebelumnya. Ketika pasar menyapu area itu, banyak posisi lemah akan tersingkir, membuka jalan bagi potensi rebound kuat.

    Kesabaran Bisa Jadi Kunci

    Dilaporkan Bitcoinsensus, Francesco mengingatkan, banyak trader sering terjebak dengan FOMO dan masuk terlalu cepat. Padahal, menunggu penurunan ke zona likuiditas bawah, sekitar $170 bisa jadi keputusan lebih bijak.

    “Saya sudah melihat pola seperti ini berkali-kali. Masuk terlalu dini memang menggoda, tapi kesabaran bisa menyelamatkanmu dari menjadi bagian dari likuiditas itu sendiri,” katanya.

    $170 Bisa Jadi Area Krusial

    Meski arah pasar tak pernah pasti, banyak analis kini mulai memperhatikan level $170 sebagai zona beli potensial bagi Solana. Jika tekanan jual berhasil mereda setelah menyapu likuiditas bawah, SOL bisa memantul tajam dan memulai tren naik baru.

    Namun, seperti biasa, Francesco menutup dengan peringatan:

    “Pasar selalu bisa mengejutkan kita. Tetap disiplin, jangan terburu-buru — dan biarkan harga memberi sinyal yang jelas.”

    Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Jangan Tertipu Hype ETF! XRP Terancam Turun ke $2, Ini Alasannya!

    Antusiasme terhadap peluncuran ETF spot XRP tampaknya belum sepenuhnya menjadi kabar baik bagi para investor. Meski banyak yang berharap ETF ini akan menjadi katalis bullish baru, analisis teknikal justru menunjukkan sinyal peringatan yang tak bisa diabaikan. XRP kini menghadapi potensi koreksi signifikan ke level $2, yang menjadi batas psikologis penting bagi harga.

    Pola Teknis yang Mengkhawatirkan

    Menurut analis pasar Simon Dumoulin, grafik harga XRP saat ini memperlihatkan dua formasi teknikal yang berpotensi memicu tekanan jual dalam jangka pendek.

    Dilaporkan Investx, pola pertama menyerupai struktur distribusi klasik, di mana volume beli semakin melemah sementara tekanan jual meningkat. Kondisi ini menciptakan zona resistensi kuat yang sulit ditembus oleh pembeli, menandakan pasar berada dalam fase rapuh.

    Pola kedua menunjukkan double top atau descending wedge, tergantung pada timeframe yang digunakan. Kedua pola ini sama-sama menandakan hilangnya momentum bullish. Indikator teknikal seperti RSI dan MACD juga memperlihatkan divergensi negatif, memperkuat sinyal bahwa minat beli mulai luntur, bahkan di tengah kabar positif soal ETF.

    Jika harga gagal bertahan di atas $2, potensi likuidasi besar-besaran bisa terjadi. Dumoulin menilai, penembusan di bawah level ini akan membuka jalan menuju tekanan jual lanjutan dalam jangka pendek.

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Minggu, 2 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Minggu, 2 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: XRP Turun 11% di Oktober, Apakah November Jadi Bulan Kebangkitan?

    ETF XRP: Harapan atau Perangkap?

    Menariknya, paradoks muncul menjelang peluncuran ETF XRP spot. Biasanya, ETF dianggap pemicu reli besar bagi aset kripto. Namun, dalam kasus ini, hype yang berlebihan justru dapat berbalik arah. Fenomena klasik “buy the rumor, sell the news” kembali menghantui pasar.

    Banyak investor institusional dan paus tampaknya memanfaatkan euforia pra-peluncuran untuk mengamankan keuntungan dan mengurangi eksposur mereka. Strategi ini dapat menjelaskan meningkatnya tekanan jual meskipun sentimen publik masih positif.

    Sejarah menunjukkan bahwa perilisan ETF sebelumnya, seperti Bitcoin dan Ethereum, sering kali diikuti lonjakan volatilitas — bukan kenaikan harga yang stabil. Pola serupa tampaknya mulai terbentuk di pasar XRP.

    Level Penting yang Perlu Diperhatikan

    Bagi para trader aktif, berikut level harga yang patut diwaspadai:

    • $2,00 — Support psikologis utama.
    • $1,80–$1,90 — Area support sekunder jika koreksi berlanjut.
    • $2,40–$2,60 — Zona resistensi krusial yang harus ditembus untuk membatalkan skenario bearish.

    Jika XRP mampu menutup minggu ini di atas $2,60, peluang pemulihan bullish akan meningkat signifikan — terutama jika didorong oleh arus masuk dari ETF. Namun, selama harga masih berada di bawah zona ini, risiko koreksi tetap tinggi.

    Strategi Trader: Bertahan atau Menunggu?

    Dalam situasi pasar yang rentan seperti ini, trader disarankan untuk mengatur ulang strategi manajemen risiko, menjaga stop-loss ketat, dan mengurangi eksposur. Volatilitas menjelang peluncuran ETF XRP bisa menjadi pedang bermata dua: peluang besar bagi yang sabar, atau jebakan bagi yang terlalu percaya diri.

    Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Mina Protocol (MINA) Naik 33%, Dipacu Sentimen ZK-Tech

    Mina Protocol (MINA), proyek blockchain yang dikenal sebagai “blockchain paling ringan di dunia”, mencatat lonjakan harga signifikan pada perdagangan hari ini.

    Berdasarkan data pasar terkini di Tokocrypto, harga MINA berada di level $0,133868 per MINA, naik +33,81% dalam 24 jam terakhir.

    Kenaikan ini menghadirkan optimisme baru di tengah pasar kripto yang masih menunjukkan volatilitas tinggi dalam beberapa pekan terakhir.

    Dengan kapitalisasi pasar mencapai $168,66 juta dan volume perdagangan harian sebesar $274,25 juta, MINA menunjukkan peningkatan aktivitas yang kuat, menandakan masuknya minat baru dari pelaku pasar maupun trader jangka pendek.

    Baca Juga: Harga Mina Protocol Naik 33% dalam 24 Jam, Dipacu Sentimen ZK-Tech

    Performa Harga MINA: Apakah Momentum Bullish Dimulai?

    Berikut rangkuman pergerakan harga MINA dalam beberapa periode:

    Periode Perubahan Harga Persentase
    24 jam +$0.033427 +33,40%
    7 hari +23,64%
    30 hari −$0.032141 −19,40%
    60 hari −$0.045607 −25,46%
    90 hari −$0.049176 −26,92%

    Meskipun dalam jangka bulanan dan kuartalan harga MINA masih mencatat penurunan, kenaikan agresif hari ini menunjukkan adanya potensi pembalikan tren jangka pendek.

    Investor mulai kembali melirik aset ini seiring penguatan fundamental Mina Protocol di sektor zero-knowledge cryptography (ZKP).

    Level Harga Penting Hari Ini

    • Harga terendah: $0.099804
    • Harga tertinggi: $0.146398
    • All-Time High (ATH): $9.914098
    • Sirkulasi aktif: 1.26 miliar MINA

    Meski masih jauh dari rekor tertinggi sepanjang masa di hampir $10, pergerakan hari ini merupakan momentum krusial yang bisa menjadi awal pemulihan jangka menengah, terutama jika volume tetap tinggi dalam beberapa hari mendatang.

    Apa yang Mendorong Kenaikan Harga Mina Today?

    Pergerakan harga Mina Protocol (MINA/USDT) pada Minggu, 2 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Mina Protocol (MINA/USDT) pada Minggu, 2 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Peningkatan Aktivitas dan Minat Pasar

    Lonjakan volume perdagangan menandakan peningkatan partisipasi pelaku pasar. MINA sempat mengalami tekanan pada kuartal sebelumnya, namun kini menunjukkan sinyal rebound.

    Sentimen Teknologi Zero-Knowledge Proof

    Mina Protocol dikenal sebagai pelopor blockchain ringan dengan teknologi Zero-Knowledge Proof (ZKP).

    Tren penggunaan ZK dalam industri blockchain, AI, hingga keamanan data memberi prospek positif jangka panjang bagi MINA.

    Likuiditas Baru Masuk ke Altcoin Mid-Cap

    Sektor altcoin mid-cap mulai mencatat aliran modal baru setelah Bitcoin dan Ethereum menunjukkan stabilitas. MINA menjadi salah satu di antara token yang mendapatkan sentimen positif.

    Analisis Pasar dan Prospek Mina Protocol

    Dalam jangka pendek, MINA diperkirakan akan bergerak dalam rentang $0.120 – $0.150 sambil menunggu konfirmasi volume lanjutan.

    Jika momentum bullish berlanjut, target harga berikutnya berada pada level resistance $0.180 – $0.200.

    Secara jangka panjang, prospek MINA tetap kuat berkat:

    • Arsitektur blockchain ultra ringan
    • Penggunaan ZKP yang relevan dengan tren privasi
    • Potensi integrasi dengan industri Web3 dan AI
    • Komunitas dan ekosistem pengembang yang terus berkembang

    Namun, investor tetap perlu memperhatikan faktor risiko seperti volatilitas pasar dan ketergantungan pada sentimen teknologi kriptografi ZK.

    Baca Juga: Altcoin Season Mulai Panas? Indeks Naik ke 32, Tanda BTC Tergeser?

    Mina Protocol mencatat kenaikan harga impresif sebesar +33,40% hari ini, sebuah sinyal kuat bahwa investor kembali memberikan perhatian pada proyek berbasis zero-knowledge proof.

    Dengan kapitalisasi pasar $168 juta dan aktivitas perdagangan yang meningkat tajam, MINA menunjukkan potensi menjadi salah satu aset altcoin yang menarik untuk diamati dalam siklus pemulihan kripto berikutnya.

    Meski harga masih jauh dari ATH, fundamental teknologi dan momentum pasar memberikan harapan baru bagi ekosistem MINA.

    Para pelaku pasar disarankan untuk tetap memantau pergerakan volume dan sentimen global kripto sebagai indikator lanjutan.

    Apakah kenaikan ini awal dari fase bullish baru Mina Protocol? Hanya waktu dan pasar yang akan menjawab, namun indikator saat ini terlihat menjanjikan.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Pi Network (PI) Turun 1,47%, Dihantui Token Unlock

    Harga Pi Network (PI) terkoreksi sebesar 1,47% dalam 24 jam terakhir, turun ke level $0,247, meski masih mencatatkan kenaikan 19% dalam sepekan terakhir.

    Penurunan ini terjadi setelah reli kuat yang sempat mendorong harga PI naik hingga 68% dari level terendah tahun 2025 di $0,1535 ke puncak $0,2817.

    Reli sebelumnya dipicu oleh sentimen positif terkait kemitraan AI dan kemajuan proses KYC (Know Your Customer) di ekosistem Pi.

    Namun, penguatan tersebut kini mulai terkoreksi akibat aksi ambil untung dan tekanan teknikal yang meningkat.

    Baca Juga: Harga Pi Network Naik 1,87%: Didorong Rebound Sentimen Ekosistem

    Aksi Ambil Untung Setelah Reli

    Kenaikan harga hingga mendekati level resistensi $0,28 memicu aksi jual dari investor jangka pendek yang memilih mengamankan keuntungan.

    Data perdagangan menunjukkan volume transaksi 24 jam anjlok 47% menjadi $22,4 juta, menandakan menurunnya tekanan beli setelah reli besar.

    Level $0,26–$0,28 kini menjadi area penting yang menandai pergeseran sentimen pasar. Jika harga gagal menembus ke atas $0,26 secara konsisten, risiko koreksi ke support $0,22 masih terbuka lebar.

    Sebaliknya, penutupan harian di atas $0,26 dapat memulihkan momentum bullish jangka pendek.

    Sinyal Teknis Melemah: Divergensi Bearish

    Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Minggu, 2 November 2025. Sumber: CoinMarketCap
    Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Minggu, 2 November 2025. Sumber: CoinMarketCap

    Analisis teknikal menunjukkan divergensi bearish tersembunyi pada grafik harian PI.

    Sejak September, harga membentuk lower high sementara indikator Relative Strength Index (RSI) justru mencatat higher high.

    Pola ini sering kali menandakan melemahnya dorongan bullish sebelum pembalikan arah.

    Selain itu, indikator MACD mulai datar meski masih berada di zona positif, mengindikasikan momentum kenaikan yang memudar.

    Sementara itu, Chaikin Money Flow (CMF) turun ke bawah nol — tanda aliran modal keluar dari pasar PI.

    Jika tekanan jual berlanjut dan harga menembus $0,24, potensi penurunan lanjutan ke kisaran $0,18–$0,20 semakin besar.

    Risiko Token Unlock di November

    Salah satu faktor utama yang menekan sentimen pasar adalah jadwal token unlock sebesar 120 juta PI yang dijadwalkan terjadi pada November 2025, setara dengan sekitar 1,4% dari total suplai beredar.

    Menurut data Bitget, unlock sebelumnya turut berkontribusi terhadap penurunan harga 28% dalam 60 hari terakhir.

    Masuknya suplai baru dalam kondisi likuiditas pasar yang rendah (rasio turnover hanya 1,09%) berisiko menambah tekanan jual.

    Tanpa adanya peningkatan permintaan dari adopsi ekosistem atau listing baru di bursa utama, pasar mungkin kesulitan menyerap suplai tambahan tersebut.

    Potensi Jangka Panjang Masih Ada

    Meski tekanan jangka pendek cukup kuat, prospek jangka panjang Pi Network belum sepenuhnya suram.

    Pengembangan ekosistem berbasis AI, peningkatan proses KYC, serta potensi peluncuran Mainnet publik masih menjadi katalis positif di masa depan.

    Investor jangka panjang disarankan memantau perkembangan adopsi pengguna, volume transaksi on-chain, dan proyek ekosistem baru yang dapat memperkuat utilitas token PI.

    Baca Juga: Harga Pi Network (PI) Anjlok 5%, Efek Market Wide Dan Token Unlock

    Koreksi Sehat atau Awal Tren Turun?

    Penurunan harga PI saat ini mencerminkan fase konsolidasi alami setelah reli besar, diperparah oleh sinyal teknikal lemah dan kekhawatiran akan token unlock.

    Kunci utama saat ini ada pada level $0,24. Bila mampu bertahan, PI berpotensi memantul kembali menuju $0,26–$0,28.
    Namun, jika level ini ditembus ke bawah, risiko koreksi lebih dalam ke $0,20 bahkan $0,18 menjadi semakin tinggi.

    Apakah Pi Network mampu menjaga harga di atas $0,24 hingga November, atau justru token unlock akan memperpanjang tekanan jual?

    Jawabannya akan bergantung pada kekuatan permintaan dan kecepatan adopsi ekosistem Mainnet-nya.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Naik Tipis ke $109.956

    Harga Bitcoin (BTC) hari ini, Sabtu (1 November 2025), tercatat di level $109.956,53 per BTC/USD, naik 0,14% dalam 24 jam terakhir.

    Kapitalisasi pasar Bitcoin kini mencapai $2,192,89 miliar USD, menjadikannya aset kripto dengan valuasi terbesar di dunia.

    Volume perdagangan harian tercatat $24,49 miliar USD, menandakan aktivitas pasar yang masih solid meskipun volatilitas cenderung menurun dibandingkan pekan sebelumnya.

    Saat ini terdapat 19,94 juta BTC yang beredar, atau sekitar 94,97% dari total pasokan maksimum 21 juta BTC.

    Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Stabil di $110.000, Sinyal Rebound?

    Pergerakan Harga BTC: Kuat di Jangka Pendek, Tapi Melemah Secara Bulanan

    Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin bergerak dalam rentang harga $109.434 – $110.574, menunjukkan volatilitas rendah dan kecenderungan konsolidasi di area $110 ribu.

    Secara historis, data menunjukkan tren campuran:

    • 1 jam terakhir: turun tipis -0,09%
    • 24 jam terakhir: naik +0,14%
    • 7 hari terakhir: turun -1,53%
    • 30 hari terakhir: melemah signifikan -8,57%
    • 90 hari terakhir: turun -4,10%

    Kinerja negatif dalam satu bulan terakhir menunjukkan tekanan jual masih kuat, terutama setelah BTC gagal mempertahankan momentum bullish pasca penurunan dari rekor tertinggi $126.198,07 yang tercapai awal tahun ini.

    Faktor yang Mempengaruhi Pergerakan Bitcoin

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 2 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 2 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Beberapa faktor utama mempengaruhi harga Bitcoin saat ini:

    1. Aksi Ambil Untung di Level $110 Ribu
      Banyak investor jangka pendek memilih mengamankan keuntungan setelah BTC gagal menembus resistance kuat di kisaran $111.000–$113.000. Aksi ambil untung ini menjadi penyebab stagnasi harga dalam beberapa hari terakhir.
    2. Kebijakan Moneter Global
      Sentimen pasar kripto juga masih dipengaruhi oleh arah kebijakan suku bunga bank sentral global. Ekspektasi pelonggaran moneter di AS pada kuartal mendatang bisa menjadi katalis baru bagi Bitcoin jika dolar melemah.
    3. Dominasi Kapitalisasi Pasar
      Bitcoin masih mendominasi pasar kripto global dengan kapitalisasi $2,19 triliun, setara sekitar 50% dari total nilai pasar aset digital dunia. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun volatil, BTC tetap menjadi acuan utama bagi pergerakan aset kripto lainnya.

    Analisa Teknis: BTC di Fase Konsolidasi

    Secara teknikal, Bitcoin tampak memasuki fase konsolidasi jangka pendek setelah gagal mempertahankan momentum bullish di atas $110.500.

    • Support utama: $108.500 dan $106.000
    • Resistance terdekat: $111.200 dan $113.500
    • Indikator RSI: berada di kisaran netral (sekitar 51), menunjukkan belum ada sinyal overbought maupun oversold
    • Volume perdagangan: relatif stabil, menandakan pasar menunggu arah baru

    Apabila BTC mampu menembus di atas $111.000 dengan volume tinggi, peluang menuju target psikologis $115.000–$118.000 kembali terbuka.

    Namun, penurunan di bawah $108.000 dapat memicu koreksi lebih dalam menuju $104.000.

    Pandangan Pasar dan Prospek ke Depan

    Dalam jangka menengah, prospek Bitcoin masih didukung oleh:

    • Keterbatasan suplai (hanya 21 juta BTC)
    • Adopsi institusional yang terus meningkat
    • Kesiapan menjelang Bitcoin Halving 2026, yang diprediksi menjadi katalis bullish jangka panjang

    Namun, dalam jangka pendek, sentimen pasar masih berhati-hati, terutama setelah koreksi harga tajam dalam sebulan terakhir dan minimnya katalis positif baru di pasar kripto global.

    Baca Juga: Thopen Rencanakan Mining Bitcoin Monetisasi Surplus Energi Terbarukan

    BTC Masih Bertahan, Tapi Belum Keluar dari Tekanan

    Analisa harga BTC hari ini menunjukkan stabilitas di atas $109 ribu, menandakan minat beli yang masih cukup kuat. Namun, tekanan koreksi jangka menengah tetap membayangi.

    Investor disarankan untuk memantau pergerakan di area $108–$111 ribu, karena penembusan salah satu level tersebut akan menentukan arah tren selanjutnya, apakah Bitcoin akan kembali ke jalur bullish menuju $120 ribu, atau melanjutkan fase konsolidasi yang lebih dalam.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com