Author: 15

  • Dari Game ke Gain: Vulcan Forged (PYR) Melonjak 123% Dalam Sehari!

    Harga Vulcan Forged (PYR) hari ini tercatat di $1.294577 per (PYR/USD) dengan kapitalisasi pasar $57.17 juta USD.

    Volume perdagangan dalam 24 jam mencapai $223.96 juta USD, menunjukkan peningkatan minat yang sangat tinggi terhadap token ekosistem game ini.

    Dalam 24 jam terakhir, PYR mengalami lonjakan harga sebesar +123.14%, menjadikannya salah satu aset kripto dengan kinerja terbaik di pasar saat ini.

    Saat artikel ini ditulis, jumlah sirkulasi PYR mencapai 44.16 juta token dari total maksimum 50 juta, menunjukkan 88% suplai sudah beredar di pasar.

    Baca Juga: 5 Token Gaming Baru Teratas untuk Tahun 2025, Apa Saja?

    Performa Harga dan Tren Pasar

    Lonjakan harga PYR hari ini menandai salah satu kenaikan terbesar dalam sektor gaming crypto sepanjang bulan November. Berdasarkan data historis:

    • Naik 122.93% dalam 24 jam terakhir,
    • Naik 34.52% dalam 30 hari terakhir,
    • Naik 20.44% dalam 60 hari terakhir,
    • Naik 8.58% dalam 90 hari terakhir.

    Kinerja positif ini menunjukkan bahwa PYR berhasil membalik tren stagnan yang melanda sebagian besar altcoin selama kuartal terakhir.

    Lonjakan harga juga didorong oleh peningkatan aktivitas perdagangan dan volume yang melonjak drastis — lebih dari $220 juta, hampir empat kali lipat dari rata-rata harian sebelumnya.

    Faktor Pendorong Lonjakan Harga PYR

    Pergerakan harga Vulvan Forged (PYR/USDT) pada Minggu, 9 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Vulvan Forged (PYR/USDT) pada Minggu, 9 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Ada beberapa faktor yang menjadi katalis di balik reli tajam PYR:

    1. Kenaikan Sektor GameFi dan Metaverse

    Token PYR adalah aset utama dari Vulcan Forged, platform gaming Web3 dan metaverse yang menghadirkan berbagai game berbasis blockchain seperti VulcanVerse dan Berserk.

    Lonjakan minat terhadap sektor GameFi dan integrasi NFT di dalam ekosistem gaming tampaknya menjadi katalis utama kenaikan harga hari ini.

    Beberapa analis mencatat bahwa proyek-proyek gaming yang sudah memiliki ekosistem mapan, seperti Vulcan Forged, cenderung lebih cepat pulih di tengah tren kebangkitan pasar kripto.

    2. Aktivitas Whale dan Peningkatan Volume

    Data on-chain menunjukkan adanya aktivitas besar dari “whales” atau investor besar yang masuk ke pasar PYR dalam 24 jam terakhir.

    Volume perdagangan melonjak hingga $223 juta, menandakan adanya rotasi modal dari token utama seperti BTC dan ETH menuju aset sektor GameFi yang berpotensi memberikan keuntungan cepat.

    3. Optimisme Pasar terhadap Ekosistem Vulcan Forged 3.0

    Komunitas memperkirakan bahwa tim Vulcan Forged sedang mempersiapkan pembaruan besar (Vulcan Forged 3.0) yang akan memperluas interoperabilitas antar game dan memperkuat sistem reward berbasis staking PYR.

    Spekulasi ini menumbuhkan optimisme investor, terutama setelah pengumuman pengembangan fitur “VulcanVerse Cross-Chain Assets” yang memungkinkan aset NFT di game mereka diperdagangkan di jaringan lain seperti Polygon dan Ethereum.

    Analisis Teknikal PYR

    Secara teknikal, PYR menunjukkan momentum bullish kuat setelah menembus level psikologis $1.00, yang sebelumnya menjadi area resistensi utama.

    Kenaikan hingga $1.29 menandakan kekuatan beli yang solid, sementara RSI (Relative Strength Index) kini berada di atas 70, mengindikasikan potensi overbought namun belum menunjukkan tanda pembalikan tren.

    Jika momentum tetap kuat, target selanjutnya untuk PYR berada di kisaran $1.50–$1.70, dengan dukungan kuat di area $1.10.

    Namun, koreksi jangka pendek bisa terjadi apabila volume mulai menurun dan investor mengambil keuntungan.

    Baca Juga: Mengenal Ekosistem Blockchain Gaming Vulcan Forged (PYR)

    Prospek Vulcan Forged ke Depan

    Sebagai proyek yang fokus pada ekosistem gaming dan NFT terdesentralisasi, Vulcan Forged terus menarik perhatian pengembang dan pemain Web3.

    Platform ini juga dikenal dengan pendekatan multi-chain dan sistem reward berlapis, menjadikannya salah satu pemain utama di ranah blockchain gaming.

    Dengan kenaikan harga yang luar biasa hari ini, PYR kembali masuk radar investor institusional dan ritel yang mencari peluang di sektor metaverse.

    Namun, investor diimbau tetap berhati-hati karena volatilitas tinggi bisa memicu fluktuasi harga ekstrem dalam waktu singkat.

    Lonjakan 123% harga PYR hari ini menandai kembalinya kepercayaan pasar terhadap sektor GameFi dan metaverse. Kombinasi antara peningkatan volume, aktivitas whale, dan ekspektasi pembaruan ekosistem menjadi faktor utama di balik reli ini. Jika momentum positif berlanjut, Vulcan Forged (PYR) berpotensi menembus area resistensi $1.50 dalam waktu dekat.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Terkoreksi ke $101K, Bullish Melemah?

    Harga Bitcoin (BTC) hari ini tercatat di angka $101,642.95 per BTC/USD, mengalami koreksi sebesar -1.04% dalam 24 jam terakhir.

    Kapitalisasi pasar Bitcoin saat ini mencapai $2,027.40 miliar USD, menjadikannya aset kripto dengan nilai pasar terbesar di dunia.

    Dengan volume perdagangan harian sebesar $50.54 miliar USD, Bitcoin masih menunjukkan dominasi kuat di pasar kripto meskipun sedang berada dalam fase koreksi moderat.

    Dalam 24 jam terakhir, harga terendah BTC berada di kisaran $101,458.04, sementara harga tertingginya mencapai $102,774.28.

    Angka ini menunjukkan adanya volatilitas yang relatif stabil dibandingkan pekan sebelumnya, di mana Bitcoin sempat mencatatkan pergerakan harga yang lebih tajam.

    Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin ke $103K, Aksi JPMorgan Jadi Kunci

    Tren Harga Bitcoin: Koreksi Jangka Pendek yang Perlu Diwaspadai

    Jika melihat performa harga selama beberapa periode terakhir, tren jangka pendek Bitcoin menunjukkan tekanan bearish. Berdasarkan data perbandingan historis:

    • Hari ini: turun $1,038.25 (-1.01%)
    • 30 hari terakhir: turun $19,762.45 (-16.28%)
    • 60 hari terakhir: turun $9,843.90 (-8.83%)
    • 90 hari terakhir: turun $20,250.23 (-16.61%)

    Koreksi yang cukup signifikan dalam 90 hari terakhir mengindikasikan bahwa pasar sedang berada dalam fase konsolidasi setelah mencapai rekor tertinggi (All-Time High) di level $126,198.07.

    Meskipun demikian, secara fundamental, Bitcoin masih memiliki sentimen positif dari sisi pasokan terbatas dan adopsi institusional yang terus meningkat.

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 9 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 9 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Kapitalisasi Pasar dan Pasokan Bitcoin

    Bitcoin tetap menjadi aset kripto paling populer di dunia, menduduki peringkat ke-1 dalam daftar kapitalisasi pasar global.

    Total kapitalisasi pasar Bitcoin saat ini sebesar $2,027.16 miliar USD, sementara kapitalisasi pasar yang diencerkan sepenuhnya (fully diluted market cap) mencapai $2,134.25 miliar USD.

    Dari sisi pasokan, jumlah sirkulasi Bitcoin mencapai 19.95 juta BTC, atau sekitar 94.98% dari total maksimum 21 juta BTC.

    Dengan suplai yang semakin terbatas, tekanan permintaan di masa depan berpotensi kembali mendorong harga ke level yang lebih tinggi, terutama jika momentum bullish global kembali pulih.

    Analisis Teknis dan Prospek Jangka Pendek

    Secara teknikal, perubahan harga 1 jam terakhir sebesar -0.19% dan penurunan 7 hari sebesar -7.56% memperlihatkan bahwa tekanan jual masih mendominasi.

    Level $101,000 kini menjadi area support penting yang perlu dijaga. Jika harga mampu bertahan di atas level ini, peluang rebound menuju $105,000–$108,000 masih terbuka.

    Namun, jika tekanan jual berlanjut dan harga menembus di bawah $100,000, potensi koreksi lebih dalam ke area $95,000–$97,000 bisa terjadi.

    Investor jangka panjang masih memegang posisi karena keyakinan terhadap fundamental Bitcoin yang kuat, terutama menjelang siklus halving berikutnya yang berpotensi meningkatkan kelangkaan pasokan.

    Baca Juga: Bitcoin Dominance Kembali ke 60% Ini Nasib Meme Coin yg Sempat Viral Sekarang!

    Bitcoin di Persimpangan Tren

    Secara keseluruhan, harga Bitcoin hari ini mencerminkan fase konsolidasi alami setelah reli besar beberapa bulan lalu.

    Dengan kapitalisasi pasar yang stabil di atas $2 triliun USD, BTC tetap menjadi indikator utama kesehatan pasar kripto global.

    Investor disarankan untuk tetap waspada terhadap pergerakan jangka pendek, namun tidak mengabaikan potensi jangka panjang Bitcoin yang masih kuat secara fundamental.

    Selama suplai tetap terbatas dan adopsi terus meningkat, Bitcoin berpeluang untuk kembali menembus rekor tertingginya dalam beberapa bulan mendatang.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Analisa Harga ETH Hari Ini: Ethereum Terkoreksi ke $3,378, Jadi Bearish?

    Harga Ethereum (ETH) hari ini tercatat di angka $3,378.98 per ETH/USD, turun -2.24% dalam 24 jam terakhir.

    Kapitalisasi pasar Ethereum kini mencapai $407.83 miliar USD, menjadikannya aset kripto terbesar kedua setelah Bitcoin.

    Sementara itu, volume perdagangan 24 jam mencapai $21.83 miliar USD, menunjukkan aktivitas pasar yang tetap tinggi meskipun harga sedang melemah.

    Dalam 24 jam terakhir, harga terendah ETH berada di kisaran $3,357.71, sementara harga tertingginya mencapai $3,482.27.

    Rentang pergerakan ini menunjukkan volatilitas yang relatif wajar untuk ukuran Ethereum, meski tekanan jual dari investor jangka pendek masih terlihat kuat di pasar spot maupun futures.

    Baca Juga: Ethereum Melemah 2,57%, Imbas Tekanan Makro dan DeFi Lesu

    Tren Pergerakan Harga: Koreksi Lanjutan Setelah Penurunan Bulanan

    Berdasarkan riwayat harga ETH terhadap USD, Ethereum sedang berada dalam fase koreksi jangka menengah. Berikut data perubahan harga dalam beberapa periode terakhir:

    • Hari ini: turun $86.56 (-2.5%)
    • 30 hari terakhir: turun $962.05 (-22.16%)
    • 60 hari terakhir: turun $931.58 (-21.61%)
    • 90 hari terakhir: turun $951.09 (-21.97%)

    Konsistensi penurunan selama tiga bulan terakhir menunjukkan tekanan dari investor yang mulai melakukan realisasi keuntungan setelah reli panjang yang sempat membawa ETH mendekati rekor tertinggi (All-Time High) di $4,953.73.

    Meskipun koreksi ini terlihat tajam, pasar kripto secara umum masih menunjukkan minat terhadap Ethereum, terutama terkait perkembangan ekosistem DeFi dan NFT yang tetap aktif di jaringan Ethereum.

    Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Minggu, 9 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Minggu, 9 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Kapitalisasi Pasar dan Fundamental Jaringan Ethereum

    Ethereum menempati posisi ke-2 dalam daftar kapitalisasi pasar global, dengan nilai pasar sebesar $407.77 miliar USD dan volume perdagangan $21.95 miliar USD dalam 24 jam terakhir.

    Jumlah sirkulasi Ethereum mencapai 120.70 juta ETH, dan tidak ada batas maksimum pasokan yang tetap (unlimited supply), berbeda dengan Bitcoin yang memiliki batas 21 juta unit.

    Keunggulan Ethereum masih terletak pada peranannya sebagai platform utama untuk smart contract dan decentralized applications (dApps).

    Meskipun harga sedang terkoreksi, aktivitas jaringan tetap solid berkat meningkatnya penggunaan layer-2 scaling solutions seperti Arbitrum dan Optimism yang membantu menekan biaya transaksi dan mempercepat adopsi pengguna.

    Analisis Teknis dan Prospek Jangka Pendek Ethereum

    Secara teknikal, perubahan harga 1 jam terakhir sebesar +0.48% menandakan adanya potensi pembalikan kecil (minor rebound) setelah penurunan cukup dalam pada sesi sebelumnya.

    Namun, dengan penurunan 7 hari terakhir sebesar -13.16%, tren jangka pendek masih cenderung bearish.

    Level support terdekat saat ini berada di area $3,350, sedangkan resistance utama berada di kisaran $3,500–$3,600.

    Jika Ethereum mampu menembus area resistance ini dengan volume kuat, maka peluang menuju $3,800–$4,000 bisa terbuka kembali.

    Sebaliknya, jika tekanan jual meningkat dan harga jatuh di bawah $3,300, koreksi lebih dalam ke area $3,100–$3,200 sangat mungkin terjadi.

    Investor jangka panjang masih menilai ETH sebagai aset penting dalam portofolio kripto berkat prospek jangka panjang dari Ethereum 2.0 dan mekanisme staking yang memberi potensi imbal hasil pasif.

    Baca Juga: Analisa Harga ETH Hari Ini: Ethereum Naik 3,49% ke $3.462, Pemulihan?

    Ethereum di Titik Kritis, Peluang Rebound atau Lanjutan Koreksi?

    Harga Ethereum hari ini menunjukkan bahwa pasar sedang berada dalam fase konsolidasi setelah penurunan yang cukup tajam dalam sebulan terakhir.

    Dengan kapitalisasi pasar di atas $400 miliar USD, Ethereum tetap menjadi aset kripto utama yang menopang ekosistem blockchain global.

    Meskipun tekanan jual masih terasa, potensi pemulihan tetap terbuka jika dukungan dari investor institusional dan pengembang terus meningkat.

    Dalam jangka panjang, Ethereum tetap menjadi proyek fundamental yang kuat dengan potensi pertumbuhan tinggi, terutama seiring dengan semakin luasnya adopsi teknologi blockchain dan inovasi aplikasi terdesentralisasi.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Token RESOLV Naik 62%, Perluasan Utilitas Pikat Investor

    Pasar aset digital kembali memanas dengan hadirnya kabar mengejutkan dari token RESOLV (RESOLV). Dalam 24 jam terakhir, harga RESOLV tercatat naik +62,91% ke level $0.122382 per token.

    Lonjakan harga ini menandai peningkatan minat investor terhadap proyek ini, terutama setelah aktivitas perdagangan 24 jamnya mencapai $132,78 juta USD, menandakan arus likuiditas yang tinggi.

    Dengan kapitalisasi pasar sebesar $38,92 juta USD, RESOLV kini menempati posisi ke-574 dalam daftar aset kripto paling populer secara global.

    Lonjakan volume dan harga ini menimbulkan optimisme baru di kalangan investor jangka pendek maupun jangka panjang.

    Kinerja yang Menarik dalam 7 Hari

    Dalam sepekan terakhir, harga RESOLV meningkat sebesar 136,17%, menunjukkan tren bullish yang kuat. Data historis menunjukkan bahwa:

    • Hari ini: +62,91% atau naik sebesar $0.047441
    • 30 hari terakhir: +23,58% atau naik $0.023441
    • 60 hari terakhir: -20,77% atau turun $0.032204
    • 90 hari terakhir: -35,24% atau turun $0.066859

    Pergerakan ini mengindikasikan adanya fase pemulihan signifikan setelah periode koreksi harga yang cukup dalam pada kuartal sebelumnya.

    Statistik Pasar Terbaru RESOLV

    Pergerakan harga Resolv (RESOLV/USDT) pada Minggu, 9 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Resolv (RESOLV/USDT) pada Minggu, 9 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Berdasarkan data terkini, token RESOLV memiliki pasokan beredar (circulating supply) sebesar 316,83 juta token, dari total maksimum 1 miliar token.

    Dengan demikian, tingkat sirkulasi saat ini baru mencapai 31,68% dari total pasokan maksimalnya.

    Kapitalisasi pasar yang diencerkan sepenuhnya (fully diluted market cap) berada di level $122,86 juta USD, menunjukkan potensi pertumbuhan harga yang masih terbuka lebar apabila adopsi proyek meningkat.

    Selama 24 jam terakhir, harga RESOLV bergerak di kisaran:

    • Tertinggi: $0.124831
    • Terendah: $0.0747

    Kisaran pergerakan harga yang cukup lebar ini menggambarkan tingkat volatilitas tinggi, sesuatu yang umum terjadi pada fase awal kebangkitan aset kripto.

    Faktor yang Mendorong Kenaikan Harga RESOLV

    Ada beberapa faktor potensial yang mendorong kenaikan tajam harga RESOLV:

    1. Peningkatan Volume Perdagangan:
      Volume harian yang melonjak ke atas $133 juta menandakan minat beli yang kuat dari investor baru maupun institusional.
    2. Sentimen Pasar Kripto yang Positif:
      Kenaikan beberapa aset besar seperti Bitcoin dan Ethereum biasanya berdampak positif pada altcoin seperti RESOLV, yang sering kali mengikuti tren pasar utama.
    3. Ekspektasi terhadap Pengembangan Ekosistem:
      Komunitas kripto berspekulasi bahwa tim pengembang RESOLV tengah menyiapkan pembaruan penting, sehingga meningkatkan ekspektasi terhadap utilitas token ini.
    4. Minat Investor Ritel yang Kembali Tumbuh:
      Setelah penurunan panjang di kuartal sebelumnya, banyak investor ritel mulai kembali masuk ke pasar, mencari peluang di token dengan kapitalisasi menengah seperti RESOLV.

    Tantangan dan Prospek ke Depan

    Meskipun lonjakan harga RESOLV mengundang euforia, investor perlu tetap berhati-hati. Volatilitas tinggi dapat memicu koreksi cepat apabila tekanan jual meningkat.

    Namun, jika proyek ini mampu mempertahankan momentum adopsi dan memperkuat fundamentalnya, potensi pertumbuhan jangka menengah hingga panjang masih sangat terbuka.

    Dengan kapitalisasi pasar yang relatif kecil dibandingkan aset besar lainnya, ruang pertumbuhan RESOLV masih luas.

    Jika harga berhasil menembus level resistensi psikologis $0.15 dalam waktu dekat, peluang menuju retest level tertinggi sepanjang masa di $0.410795 bisa menjadi target berikutnya.

    Baca Juga: Top Kripto AI Select: GIGGLE, XNO, dan RESOLV Naik Hingga 186%

    Kenaikan harga RESOLV sebesar 62% dalam sehari mencerminkan meningkatnya antusiasme terhadap token ini di pasar kripto global.

    Dengan volume perdagangan tinggi, likuiditas kuat, serta potensi pengembangan proyek yang menjanjikan, RESOLV menjadi salah satu aset yang patut diperhatikan dalam waktu dekat.

    Namun, investor disarankan untuk tetap melakukan riset mendalam sebelum mengambil keputusan investasi.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Meme Coin Jadi Mainstream! ETF Dogecoin Bitwise Rilis dalam 20 Hari!

    Dogecoin, sang raja meme coin, kembali jadi sorotan setelah kabar mengejutkan: Bitwise dilaporkan siap meluncurkan ETF Dogecoin paling cepat akhir November 2025! Ya, kamu tidak salah baca, DOGE bakal resmi masuk ke dunia investasi institusional lewat produk ETF terbaru.

    Bitwise Gerak Cepat, SEC di Ujung Tanduk

    Dilaporkan Decrypt, Dalam pengajuan terbarunya ke U.S. Securities and Exchange Commission (SEC), Bitwise menghapus “delaying amendment” dari dokumen registrasi S-1 untuk Bitwise Dogecoin ETF. Artinya? Jika SEC tidak mengajukan keberatan dalam 20 hari ke depan, maka ETF ini otomatis disetujui dan bisa langsung diperdagangkan di pasar.

    Langkah ini menunjukkan keberanian Bitwise untuk membawa aset “berbau meme” ke ranah investasi serius, langkah yang bisa jadi game changer untuk altcoin lain.

    Dogecoin ETF Sebelumnya Sudah Panas!

    Sebelum Bitwise melangkah, Rex Shares dan Osprey Funds telah lebih dulu merilis DOJE ETF pada September lalu, ETF pertama di AS yang memberikan eksposur langsung ke Dogecoin. Dalam waktu singkat, produk ini mencatatkan volume perdagangan mencapai $17 juta, dan kini bahkan tengah dipersiapkan versi “riskier leveraged”-nya yang memberikan eksposur hingga 150% terhadap pergerakan harga DOGE harian.

    DOGE Bangkit Lagi!

    Harga Dogecoin (DOGE) sendiri saat ini melambung sekitar 13% dalam 24 jam terakhir, diperdagangkan di kisaran $0.18 per koin, menurut data CoinGecko. Dengan kapitalisasi pasar sekitar $25,4 miliar, DOGE masih bertahan sebagai 10 besar kripto terbesar di dunia, meski belum mampu menembus rekor tertingginya di tahun 2021, yaitu $0.73.

    Tren ETF Kripto Makin Panas

    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Sabtu, 8 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Sabtu, 8 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: ETF Dogecoin Siap Meluncur! Terungkap Bisa Tanpa Persetujuan SEC!

    Data dari Bloomberg menunjukkan lebih dari 90 aplikasi ETF altcoin telah diajukan ke SEC, baik dari perusahaan kripto maupun institusi keuangan tradisional. Tren ini makin deras setelah regulator melonggarkan standar listing untuk produk berbasis komoditas digital.

    Kesuksesan ETF Bitcoin dan Ethereum, yang kini masing-masing mengelola sekitar $150 miliar dan $20 miliar aset, mendorong permintaan investor untuk produk serupa di aset kripto lainnya, termasuk Dogecoin.

    Komentar Ahli

    Menurut Ric Edelman, pendiri Digital Assets Council of Financial Advisors, langkah Bitwise ini adalah strategi cerdas:

    “Investor seharusnya bisa memilih aset apa pun yang mereka yakini, dan Bitwise berupaya keras memberikan sebanyak mungkin opsi,” ujarnya kepada Decrypt.

    Edelman menambahkan bahwa ETF altcoin kemungkinan akan mencapai proporsi aset yang mirip dengan dominasi altcoin terhadap Bitcoin di pasar kripto secara keseluruhan.

    Dari Meme ke Mainstream

    Dogecoin memulai hidupnya sebagai lelucon internet, tapi sekarang, dengan kemungkinan ETF resmi dari Bitwise, ia bisa segera melangkah ke lantai bursa besar AS. Jika peluncuran ini benar-benar terjadi, DOGE mungkin akan menjadi simbol era baru investasi kripto, di mana meme bukan lagi sekadar candaan, tapi peluang besar.

    Baca juga: Lonjakan Dogecoin Picu Harapan Reli Wyckoff Bullish


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Ethereum Panas Lagi! Antrean Validator Capai Rekor 1,5 Juta ETH

    Ethereum kembali jadi sorotan dunia kripto. Pasalnya, lebih dari 1,5 juta ETH, senilai miliaran dolar, sedang menunggu giliran untuk mulai staking. Angka ini bukan hanya menunjukkan minat besar terhadap ekosistem Ethereum, tapi juga menggambarkan bagaimana kepercayaan institusional terhadap jaringan ini semakin kokoh.

    Menurut laporan dari The Block’s Data and Insights, hingga awal November 2025, antrean validator Ethereum terus memanjang. Sekitar 1,5 juta ETH sedang menunggu untuk masuk ke sistem staking, sementara 2,45 juta ETH justru berada di antrean keluar karena para validator memilih mundur.

    Kenapa Ada Antrean Validator di Ethereum?

    Dilaporkan The Block, Ethereum memiliki mekanisme antrean untuk mengatur seberapa cepat validator bisa masuk atau keluar dari jaringan. Tujuannya adalah menjaga stabilitas dan keamanan jaringan.

    Setiap epoch (sekitar 6,4 menit) hanya sejumlah kecil validator baru yang bisa diaktifkan, begitu juga dengan yang keluar. Jadi, ketika permintaan meningkat seperti sekarang, antrean bisa memanjang hingga beberapa hari, bahkan lebih lama tergantung kepadatan jaringan.

    Native Staking vs Liquid Staking: Pilihan Serius Para Pemain Besar

    Menariknya, banyak dari ETH yang mengantre ini bukan untuk liquid staking (seperti lewat Lido atau Rocket Pool), tetapi untuk native staking langsung ke jaringan Ethereum.

    Berbeda dengan liquid staking yang memberikan token likuid seperti stETH atau rETH, native staking berarti ETH benar-benar dikunci tanpa bisa ditarik sewaktu-waktu.
    Namun, keuntungan besarnya adalah:

    • Validator memiliki kontrol penuh atas infrastrukturnya
    • Tidak bergantung pada protokol pihak ketiga
    • Menghindari risiko smart contract yang sering menghantui platform staking terdesentralisasi

    Meskipun membutuhkan modal minimal 32 ETH dan keterampilan teknis yang tinggi, cara ini dianggap lebih “murni” dan menunjukkan komitmen jangka panjang terhadap jaringan.

    Risiko vs Keyakinan: Siapa yang Berani?

    Staking langsung tidak tanpa risiko. Validator bisa terkena slashing (hukuman kehilangan sebagian ETH) jika melakukan kesalahan teknis atau melanggar aturan jaringan. Selain itu, ada risiko penundaan penarikan dan potensi bug dalam mekanisme staking itu sendiri.

    Namun, bagi mereka yang percaya penuh pada masa depan Ethereum, semua risiko itu dianggap sepadan.

    Seperti disebutkan dalam laporan, keputusan untuk staking secara native menyaring peserta-peserta serius, mereka yang benar-benar percaya bahwa Ethereum akan terus menjadi tulang punggung dunia DeFi.

    Institusi Mulai Masuk, Keyakinan Semakin Kuat

    Fenomena antrean staking ini juga menandakan kenyamanan baru dari institusi besar terhadap Ethereum. Banyak pihak kini berani mengunci modal mereka dalam jangka panjang karena yakin Ethereum akan tetap menjadi platform smart contract nomor satu.

    Selain itu, sebagian besar aktivitas ekonomi kripto — seperti volume stablecoin dan aktivitas pinjam-meminjam di DeFi (Aave, Maker, dan lainnya) — terjadi di jaringan Ethereum. Hal ini memperkuat pandangan bahwa ETH bukan sekadar aset spekulatif, melainkan infrastruktur utama keuangan digital masa depan.

    Antrean Panjang = Keyakinan Panjang

    Meskipun 1,5 juta ETH menunggu giliran untuk mulai staking terdengar seperti “bottleneck”, sejatinya ini adalah tanda kepercayaan luar biasa terhadap ekosistem Ethereum. Semakin banyak yang rela menunggu berarti semakin banyak pihak yang percaya bahwa menahan ETH hari ini akan berbuah besar di masa depan.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Di Tengah Lonjakan ETF, Solana Hadapi Risiko Koreksi Hingga $126

    Harga Solana (SOL) melemah dan memasuki tren bearish setelah turun lebih dari 35% dari level tertingginya pada September. Pada perdagangan terbaru, SOL bergerak di sekitar $160, terendah sejak Agustus, sementara indikator teknikal menunjukkan potensi pelemahan lanjutan.

    Data menunjukkan minat investor Amerika Serikat terhadap produk ETF berbasis SOL meningkat. Arus masuk $12,6 juta pada Jumat mendorong total inflow kumulatif menjadi $337 juta dan total aset kelolaan ETF mencapai $575 juta.

    Dilaporkan Crypto News, Bitwise BSOL tercatat mengelola $478 juta, sedangkan Grayscale GSOL $97 juta. Gabungan aset tersebut setara sekitar 0,64% dari kapitalisasi pasar Solana. Arus masuk diperkirakan berlanjut setelah Grayscale menganulir biaya (fee waiver).

    Di sisi harga, tekanan berlanjut seiring pelemahan pasar kripto yang lebih luas di tengah ketidakpastian kebijakan Federal Reserve. Selain itu, Solana tidak berada dalam dua tema yang sedang diminati, privasi dan kecerdasan buatan (AI), yang mendorong kenaikan sejumlah token seperti Zcash, Dash, Monero (privasi), serta Near, Filecoin, dan FET (AI).

    Teknikal: “Death Cross” Mengintai, Pola Bearish Bertumpuk

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Sabtu, 8 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Sabtu, 8 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Solana Siap Meledak ke $200? Institusi Besar Borong Besar-Besaran

    Secara teknikal, grafik harian SOL mendekati death cross, ketika MA50 diproyeksikan memotong MA200 dari atas, sinyal yang kerap dipandang bearish. Pola inverse cup-and-handle pada fase pembentukan “handle”, kemunculan bearish pennant, dan posisi harga yang berada di bawah indikator Supertrend turut mengindikasikan risiko penurunan lanjutan.

    Dengan latar tersebut, pelaku pasar memantau area $126 sebagai dukungan kunci (terendah Juni), yang berada sekitar 20% di bawah level saat ini. Pelemahan di bawah titik tersebut dipandang dapat membuka potensi penurunan lebih jauh sebelum terjadi pemulihan teknikal.

    Meski demikian, fundamental Solana dinilai tetap konstruktif dalam jangka menengah. Selain momentum inflow ETF, pembaruan jaringan Alpenglow, yang dijanjikan membawa finality sub-detik, peningkatan throughput, pengurangan biaya validator, dan mekan

    Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • XRP Menguat di Tengah Hype ETF, Institusi Berebut Masuk, Target $3?

    XRP menguat pada Jumat, 7 November, seiring aktivitas ETF spot meningkat dan memunculkan peluang arus masuk dana institusi. Canary Capital memasang iklan di X (Twitter) berbunyi “Get ready.

    Dilaporkan FXempire, Canary XRP ETF (XRPC) is coming soon,” memicu spekulasi peluncuran pekan depan. Jurnalis CryptoAmerica Eleanor Terrett sebelumnya mengisyaratkan tanggal 13 November setelah penerbit mengajukan S-1 yang diamendemen dengan menghapus “delaying amendment”.

    Di tengah shutdown pemerintah AS yang memasuki hari ke-38 dan membatasi operasional SEC, penerbit memanfaatkan Generic Listing Standards (GLS) untuk commodity-based trust shares.

    GLS memungkinkan pencatatan ETF berbasis komoditas tanpa proses perubahan aturan 19b-4 yang bisa memakan waktu hingga 240 hari, selama produk memenuhi kriteria standar. Meski demikian, registrasi S-1 tetap wajib; penghapusan “delaying amendment” membuka opsi peluncuran setelah masa tunggu 20 hari jika tidak ada permintaan revisi dari SEC.

    Arus Dana Institusi: “Uang Lengket” Meredam Volatilitas

    Baca juga: XRP On Fire: 21.000 Dompet Baru Muncul, Sinyal Bullish Terlihat

    Canary Capital tercatat sebagai yang pertama mengamendemen S-1, disusul Bitwise dan Franklin Templeton. Pada Jumat, 7 November, 21Shares juga menghapus “delaying amendment”. Waktu peluncuran 21Shares diperkirakan akan lebih belakangan daripada Canary Funds dan Bitwise, yang berpotensi memberi keunggulan permintaan awal bagi Canary.

    Di sisi fundamental, CEO Ripple Brad Garlinghouse menegaskan XRP tetap menjadi inti seluruh aktivitas Ripple. CoinShares, Grayscale, dan WisdomTree diperkirakan menunggu hingga pemerintah AS beroperasi penuh kembali kecuali mereka turut mengamendemen S-1 untuk memulai hitung mundur 20 hari.

    Arus ETF bitcoin menggambarkan peran “sticky money” dalam meredam volatilitas. Kamis, 6 November, penerbit ETF spot BTC membukukan arus masuk bersih US$239,9 juta, meninggalkan total arus keluar November sekitar US$650 juta di tengah fluktuasi harga.

    Analis ETF Senior Bloomberg Intelligence Eric Balchunas menyatakan, “Entah bagaimana ETF bitcoin masih mencatat arus masuk kemarin dan hanya melihat kurang dari US$1 miliar arus keluar selama koreksi 20%—99,5% aset tetap bertahan.”

    Teknikal XRP: Level Kunci & Sinyal Tren

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Sabtu, 8 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Sabtu, 8 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Secara teknikal, XRP naik 4,59% pada Jumat ke US$2,3140, memangkas penurunan 5,56% sehari sebelumnya dan melampaui kenaikan pasar kripto yang sebesar 2,92%. Namun, kinerja bulanan masih negatif 7,72% setelah turun 11,84% pada Oktober. Harga bertahan di bawah EMA 50 dan 200 hari, menandakan bias bearish, meski kedua EMA mulai konvergen setelah cross bearish—mengindikasikan potensi pergerakan tren jika ada pemicu.

    Level kunci yang dipantau pasar meliputi support US$2,20, US$2,00, US$1,90; resistensi EMA 200 di US$2,5882 dan EMA 50 di US$2,5764; serta resistensi bertahap US$2,35, US$2,50, US$2,62, US$2,80, US$3,00, dan US$3,66. Pola channel menurun sejak awal Oktober menunjukkan penolakan di upper trendline; dukungan di lower trendline dinilai krusial untuk mencegah penurunan ke bawah US$2.

    Dalam jangka dekat, pelaku pasar memantau sejumlah pemicu: pemungutan suara di Senat AS; perkembangan ETF spot XRP—termasuk posisi BlackRock terkait iShares XRP Trust; potensi permintaan korporasi blue-chip atas XRP sebagai aset treasury; serta tonggak regulasi seperti aplikasi lisensi bank berpiagam AS oleh Ripple, RUU Market Structure, dan kabar terkait SWIFT.

    Skenario negatif mencakup berlanjutnya shutdown, penolakan rencana ETF spot XRP oleh BlackRock, hambatan legislasi di Senat, keterlambatan lisensi bank Ripple oleh OCC, dan dominasi SWIFT yang tak berubah, yang berpotensi mendorong XRP menembus US$2,20 ke US$2,00 dan low Juni 2025 di US$1,9112.

    Sebaliknya, dibukanya kembali pemerintah, pengajuan S-1 oleh BlackRock, pembelian XRP oleh perusahaan besar, serta keberhasilan lisensi bank dan lolosnya RUU di Senat dapat menjaga harga di atas US$2,20 untuk menguji US$2,35, lalu membuka jalan ke US$2,50 dan secara bertahap menuju US$3.

    Dalam pandangan menengah, arah XRP akan dipengaruhi kombinasi aliran ETF BTC, dinamika di Capitol Hill, peluncuran ETF spot XRP, dan kebijakan suku bunga The Fed. Pasar juga mencatat sensitivitas XRP terhadap proses legislasi; pada 17 Juli, aset ini sempat melesat 14,69% setelah DPR AS meloloskan RUU struktur pasar dan mengirimkannya ke Senat.

    Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Turun $101k, Tekanan Berlanjut?

    Harga Bitcoin (BTC) kembali menunjukkan tren pelemahan setelah sempat mencoba bertahan di atas level psikologis $104.000.

    Berdasarkan data terkini, harga Bitcoin hari ini berada di $101,544.66 per BTC, turun -1.48% dalam 24 jam terakhir.

    Dengan kapitalisasi pasar sebesar $2.02 triliun USD dan volume perdagangan harian mencapai $64.80 miliar USD, Bitcoin tetap mempertahankan posisinya sebagai aset digital nomor satu di dunia, meski mengalami koreksi cukup signifikan.

    Dalam seminggu terakhir, BTC mencatat penurunan -7%, sementara secara bulanan, harga turun tajam -16.80% dari level tertingginya pada awal Oktober.

    Koreksi ini menandai fase konsolidasi pasar setelah reli panjang yang sempat membawa Bitcoin mencetak rekor tertinggi sepanjang masa di $126,198.07 beberapa bulan lalu.

    Baca Juga: Analisa Harga Bitcoin Hari Ini: BTC Naik Tipis ke $103.013

    Rincian Pergerakan Harga BTC

    • Harga Terendah 24 Jam: $100,336.87
    • Harga Tertinggi 24 Jam: $104,147.30
    • Perubahan 1 Jam: +0.08%
    • Perubahan 24 Jam: -1.48%
    • Perubahan 7 Hari: -7.00%

    Dengan sirkulasi pasokan sebesar 19.95 juta BTC, atau 94.98% dari total maksimum 21 juta BTC, kapitalisasi pasar Bitcoin yang telah diencerkan sepenuhnya kini mencapai $2.13 triliun USD.

    Penyebab Penurunan Harga Bitcoin

    Penurunan harga Bitcoin hari ini dipengaruhi oleh kombinasi faktor teknikal dan makroekonomi global. Berikut beberapa penyebab utamanya:

    1. Tekanan dari Penguatan Dolar AS

    Indeks Dolar AS (DXY) menguat tajam dalam beberapa hari terakhir setelah data tenaga kerja dan inflasi Amerika Serikat menunjukkan ketahanan ekonomi yang lebih kuat dari perkiraan.

    Penguatan dolar membuat aset berisiko seperti kripto mengalami tekanan, termasuk Bitcoin yang sering dianggap sebagai aset lindung nilai terhadap inflasi.

    2. Aksi Ambil Untung Pasca Reli Besar

    Setelah Bitcoin mencatat rekor baru di atas $126.000 beberapa bulan lalu, investor institusional dan ritel mulai melakukan aksi ambil untung.

    FKoreksi sebesar 15–20% merupakan hal yang wajar dalam siklus pasar kripto, terutama menjelang periode akhir tahun ketika banyak trader mengamankan profit.

    3. Ketidakpastian Kebijakan The Federal Reserve

    Spekulasi bahwa The Fed akan menunda penurunan suku bunga hingga paruh pertama 2026 memicu ketidakpastian di pasar aset digital.

    Investor memilih bersikap hati-hati, sehingga volume pembelian BTC cenderung menurun dibandingkan kuartal sebelumnya.

    4. Aktivitas Whale dan Likuidasi Pasar Berjangka

    Data on-chain menunjukkan adanya peningkatan transfer BTC dari dompet besar (whale) ke bursa. Hal ini menandakan potensi penjualan besar-besaran untuk mengambil keuntungan.

    Namun Di sisi lain, posisi long di pasar derivatif mengalami likuidasi besar, mempercepat tekanan turun harga.

    Analisa Teknis: Bitcoin Masih di Zona Konsolidasi

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 7 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 7 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Secara teknikal, grafik harian menunjukkan Bitcoin masih bergerak di zona konsolidasi antara $100.000–$104.000.

    Level $100.000 kini menjadi area support kuat yang harus dipertahankan untuk menghindari koreksi lebih dalam.

    Indikator RSI berada di area netral 48–50, menunjukkan bahwa meski tekanan jual masih terasa, belum ada sinyal oversold ekstrem yang menandakan pembalikan arah segera.

    Jika tekanan jual berlanjut, BTC berpotensi menguji level support berikutnya di $98.500–$99.000.

    Sebaliknya, penembusan di atas $104.500 akan membuka peluang bagi Bitcoin untuk kembali menguji area resistensi psikologis di $110.000.

    Prospek Bitcoin ke Depan

    Meskipun harga Bitcoin hari ini mengalami penurunan, banyak analis tetap optimistis terhadap prospek jangka panjang. Beberapa faktor pendukung antara lain:

    • Halving Bitcoin 2026 yang semakin dekat dapat memperkuat narasi kelangkaan pasokan.
    • Masuknya investor institusional melalui produk ETF spot Bitcoin meningkatkan adopsi pasar.
    • Stabilitas jaringan dan peningkatan aktivitas on-chain menunjukkan kepercayaan komunitas tetap kuat.

    Namun, dalam jangka pendek, Bitcoin kemungkinan akan menghadapi volatilitas tinggi seiring ketidakpastian global dan sikap hati-hati investor besar.

    Baca Juga: Amerika Borong Bitcoin, China Tumpuk Emas: Perang Aset Dunia Dimulai?!

    Koreksi harga Bitcoin ke kisaran $101.500 saat ini menandakan fase pendinginan setelah reli besar yang terjadi sepanjang tahun 2025.

    Meski tekanan jual masih terlihat, level fundamental Bitcoin tetap kuat, dengan pasokan yang mendekati maksimum dan adopsi institusional yang terus meningkat.

    Investor disarankan untuk memantau level support $100.000 dan resistensi $104.000 sebagai acuan jangka pendek.

    Jika volatilitas mereda dan sentimen global membaik, Bitcoin berpotensi kembali menembus tren bullish menjelang akhir tahun.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • ETF DOGE Siap Meluncur Dalam 20 Hari! Tapi Harga Masih Anjlok 44%

    Kabar besar mengguncang dunia kripto! Bitwise Investment dikabarkan akan meluncurkan ETF spot Dogecoin (DOGE) hanya dalam 20 hari ke depan, menggunakan jalur otomatis Section 8(a) dari Securities Act.

    Namun, ada satu hal yang membuat investor garuk-garuk kepala: harga DOGE justru ambruk hingga 44% sejak September, meskipun proyek ETF ini dianggap sebagai langkah besar menuju “institusionalisasi” koin meme terbesar di dunia.

    Strategi Rahasia Bitwise: Memanfaatkan Celah Section 8(a)

    Menurut analis ETF Bloomberg, Eric Balchunas, Bitwise menggunakan strategi cepat dengan memanfaatkan Section 8(a), jalur yang memungkinkan persetujuan otomatis dalam 20 hari, kecuali jika SEC turun tangan untuk menunda atau menolak.

    “Bitwise telah mengajukan 8(a) untuk Doge ETF, yang memulai hitungan mundur 20 hari hingga efektif, kecuali SEC bertindak,” jelas Balchunas.

    Dilaporkan BeInCrypto, langkah ini mengikuti jejak Grayscale, yang juga memperbarui pengajuan ETF Dogecoin serupa. Bahkan, minggu lalu tiga ETF kripto lainnya, yang terkait dengan Solana (SOL), Litecoin (LTC), dan Hedera (HBAR), resmi memulai debut mereka di Wall Street.

    Dengan semakin banyaknya ETF altcoin yang disetujui, jelas bahwa era investasi institusional di luar Bitcoin dan Ethereum sedang dimulai.

    Harga DOGE Anjlok, Tapi Institusi Justru Semakin Agresif

    Di sisi lain, pasar tampak tak bergairah. DOGE turun dari puncak $0.297 menjadi hanya $0.155, atau hampir turun 48% dalam dua bulan terakhir.

    Penurunan ini menyoroti jurang besar antara aktivitas institusional yang meningkat dan sentimen pasar ritel yang melemah.

    Analis pasar menjelaskan bahwa harga DOGE masih sangat dipengaruhi oleh media sosial dan spekulasi komunitas, bukan oleh arus modal institusi. Namun, jika ETF ini benar-benar disetujui, bisa jadi ini titik balik penting di mana pasar mulai bergerak karena permintaan institusi, bukan lagi hype semata.

    Dari Meme Jadi Produk Investasi Serius

    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Jumat, 7 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Jumat, 7 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    ETF Dogecoin menandai transformasi struktural dalam cara pasar memperlakukan koin meme.

    Bloomberg memperkirakan peluang persetujuan ETF XRP mencapai 95%, dan ETF DOGE sekitar 90%, angka yang menunjukkan regulator mulai nyaman dengan produk investasi berbasis aset kripto non-Bitcoin.

    Diperkirakan, lebih dari 200 ETF kripto akan disetujui hingga pertengahan 2026, menjadikan fase ini sebagai gelombang pertama dari institusionalisasi besar-besaran di dunia altcoin.

    ETF sendiri menawarkan keunggulan seperti efisiensi pajak, biaya rendah, dan mekanisme perdagangan yang mudah diakses, sehingga membuka jalan bagi investor besar yang sebelumnya terhalang oleh isu kustodian dan kepatuhan.

    Dengan kata lain, DOGE kini sedang naik kelas, dari koin lelucon menjadi aset finansial yang sah di mata Wall Street.

    Baca juga: Lonjakan Dogecoin Picu Harapan Reli Wyckoff Bullish


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com