Author: 16

  • Harga Ethereum Dekati $4.500, Momentum Bullish Mulai Terbentuk

    Ethereum (ETH), aset kripto terbesar kedua di dunia setelah Bitcoin, mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan.

    Berdasarkan data terbaru dari Tokocrypto pada Kamis (9/10), harga Ethereum hari ini berada di level $4,442.57 per ETH, mencatatkan kenaikan 3.32% dalam 30 hari terakhir dan hampir menyentuh kembali level psikologis $4,500.

    Meskipun dalam 24 jam terakhir ETH mengalami sedikit koreksi sebesar -0.17%, tren jangka menengah menunjukkan potensi bullish yang semakin kuat.

    Dengan kapitalisasi pasar mencapai $536.23 miliar USD dan volume perdagangan harian sebesar $41.76 miliar USD, Ethereum terus menjadi pusat perhatian investor menjelang pembaruan besar di jaringan yang semakin mendekati fase penuh “rollup-centric roadmap”.

    Baca Juga: Tren Bullish Ethereum Menguat, Potensi Lanjut ke $5,000?

    Kinerja Harga ETH: Koreksi Ringan, Momentum Masih Terjaga

    Dalam 24 jam terakhir, Ethereum bergerak dalam rentang harga antara $4,407.41 hingga $4,556.22.

    Meskipun koreksi kecil terjadi, ETH masih mencatatkan kenaikan 49.7% dalam 90 hari terakhir, menandakan tren pemulihan yang kuat dari tekanan pasar di awal kuartal.

    Harga ETH kini hanya terpaut sekitar $500 dari rekor tertingginya di $4,953.73, yang dicapai pada puncak siklus sebelumnya.

    Jika momentum positif Bitcoin bertahan dan aktivitas DeFi kembali meningkat, peluang ETH menembus kembali level tertinggi tersebut semakin terbuka.

    Analisis Penyebab Kenaikan Ethereum

    Beberapa faktor utama mendukung pergerakan positif ETH saat ini:

    1. Adopsi Rollup & Layer-2 Meningkat
      Jaringan Ethereum semakin efisien berkat ekspansi solusi Layer-2 seperti Arbitrum, Optimism, dan Base. Penurunan biaya gas hingga 30% dalam sebulan terakhir meningkatkan aktivitas transaksi dan mendorong permintaan ETH untuk staking dan validasi.
    2. Pertumbuhan DeFi & Tokenization
      Proyek DeFi seperti Aave dan MakerDAO mengalami lonjakan volume transaksi, sementara tokenisasi aset dunia nyata (RWA) di Ethereum mencapai rekor baru. Ini memperkuat posisi ETH sebagai infrastruktur utama keuangan digital global.
    3. Kinerja Pasar yang Stabil
      Setelah Bitcoin bertahan di atas level $120,000, pasar altcoin mulai menunjukkan rotasi modal. Ethereum, sebagai altcoin utama, menjadi tujuan favorit investor institusional yang mencari diversifikasi dari BTC.

    Analisis Teknikal Ethereum (ETH/USDT)

    Dari sudut pandang teknikal, ETH memperlihatkan pola uptrend konsolidatif setelah menembus resistance $4,350.

    • Support utama: $4,380
    • Resistance terdekat: $4,560
    • Level psikologis berikutnya: $4,750
    • RSI (Relative Strength Index, 14 hari): 62 – masih berada di zona netral-bullish
    • MACD: Histogram mulai berbalik positif, menandakan potensi kelanjutan momentum naik
    • SMA 50 vs SMA 200: Golden Cross masih terjaga, memperkuat bias bullish jangka menengah

    Jika ETH mampu bertahan di atas support $4,400 selama beberapa hari ke depan, potensi untuk menembus $4,600 terbuka lebar.

    Namun, jika gagal, harga dapat terkoreksi menuju area konsolidasi di sekitar $4,200 sebelum melanjutkan tren naik berikutnya.

    Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Kamis, 9 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Kamis, 9 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Proyeksi dan Outlook ETH

    Dalam jangka pendek, Ethereum kemungkinan akan bergerak di kisaran $4,400 – $4,600, dengan target kenaikan menuju $4,750 – $4,900 jika tekanan beli meningkat.

    Dukungan dari faktor fundamental — seperti peningkatan staking dan ekspansi ekosistem DeFi yang berpotensi menjaga minat investor tetap tinggi.

    Analis memperkirakan, jika Bitcoin kembali menembus $125,000, Ethereum bisa mengonfirmasi reli lanjutan menuju harga psikologis $5,000.

    Namun, investor tetap perlu waspada terhadap potensi koreksi singkat akibat aksi ambil untung menjelang rilis data inflasi global dan kebijakan suku bunga The Fed.

    Baca Juga: Ethereum Tergelincir 5%! Koreksi Tajam Bikin Pasar Guncang?

    Ethereum kembali menunjukkan dominasinya sebagai “tulang punggung” ekosistem blockchain modern. Dengan tren jangka menengah yang menguat, dukungan fundamental yang solid, dan indikator teknikal yang positif, ETH berpotensi melanjutkan reli menuju level tertinggi baru.

    Jika momentum pasar tetap kondusif, Ethereum bisa menjadi salah satu aset kripto paling menguntungkan di kuartal akhir 2025, dengan target ambisius di atas $5,000.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Bitcoin Turun Tipis ke $121.000, Momentum Bullish Mulai Melemah

    Harga Bitcoin (BTC) hari ini, Kamis (9/10/2025), turun tipis sebesar -0.27% ke level $121,729.70 per BTC, memperpanjang koreksi ringan yang terjadi sejak awal pekan.

    Meskipun masih bertahan di atas level psikologis $120 ribu, tren pelemahan ini menandakan meningkatnya tekanan jual jangka pendek di pasar kripto global.

    Berdasarkan data terbaru dari Tokocrypto pada Kamis (9/10), kapitalisasi pasar Bitcoin saat ini berada di angka $2.43 triliun USD, dengan volume perdagangan harian sebesar $63.08 miliar USD.

    Sementara itu, jumlah sirkulasi Bitcoin tercatat mencapai 19.93 juta BTC, mendekati batas maksimal 21 juta BTC.

    Baca Juga: Gagal Tembus ATH, Harga Bitcoin Anjlok 2,11% ke Level $122 Ribu

    Pergerakan Harga dan Level Teknis

    Dalam 24 jam terakhir, BTC sempat menyentuh level tertinggi $124,167.09 sebelum terkoreksi ke posisi terendah harian di $121,119.18.

    Penurunan ini menandakan adanya aksi ambil untung (profit-taking) di kalangan investor setelah Bitcoin gagal menembus rekor tertingginya di $126,198.07 yang tercapai bulan lalu.

    Secara teknikal, grafik harga menunjukkan momentum bullish yang mulai melemah. Indikator Relative Strength Index (RSI) harian bergerak di kisaran 47–49, mendekati area netral, menandakan potensi konsolidasi dalam waktu dekat.

    Sementara itu, Moving Average Convergence Divergence (MACD) mulai menunjukkan sinyal negatif tipis, yang dapat menjadi indikasi awal perubahan tren ke arah sideways atau bearish ringan.

    Analisis Teknis Singkat Bitcoin (30 Hari Terakhir)

    Indikator Nilai Interpretasi
    Harga Saat Ini $121,729.70 Koreksi ringan
    Support Utama $120,000 Jika jebol, potensi ke $117,500
    Resistance Utama $124,500 Area uji bullish jangka pendek
    RSI (14D) 48.7 Netral
    MACD Histogram -0.00023 Momentum melemah
    SMA 30 Hari $122,900 Harga di bawah rata-rata jangka pendek

    Berdasarkan grafik tersebut, harga Bitcoin terlihat berfluktuasi di antara level support $120K dan resistance $124.5K.

    RSI (Relative Strength Index) berada di zona netral (sekitar 50), menandakan momentum belum terlalu jenuh beli atau jual.

    Sementara itu, MACD menunjukkan sinyal konsolidasi, tanpa adanya divergensi signifikan yang menandakan tren kuat

    Faktor Penyebab Penurunan Bitcoin

    Beberapa faktor yang memicu pelemahan harga Bitcoin kali ini antara lain:

    1. Koreksi Pasar Global
      Sentimen pasar keuangan global melemah akibat kekhawatiran suku bunga AS yang masih tinggi. Investor cenderung menahan diri dari aset berisiko seperti kripto dan kembali ke aset aman (safe haven).
    2. Likuidasi Leverage di Pasar Derivatif
      Dalam 24 jam terakhir, lebih dari $120 juta posisi long Bitcoin terlikuidasi di bursa derivatif utama. Hal ini menekan harga lebih jauh dan memicu aksi jual lanjutan di kalangan trader jangka pendek.
    3. Dominasi Bitcoin yang Stagnan
      Meskipun Bitcoin masih menguasai lebih dari 52% kapitalisasi pasar kripto, aliran dana baru cenderung beralih ke sektor altcoin berkapitalisasi menengah, seperti Solana dan Avalanche, yang menunjukkan volatilitas lebih tinggi.
    4. Minimnya Katalis Fundamental
      Tidak ada katalis besar yang mendorong harga BTC naik dalam beberapa hari terakhir. Aktivitas jaringan Bitcoin tetap stabil, namun tingkat hash rate dan transaksi on-chain belum menunjukkan pertumbuhan signifikan.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 9 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 9 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Proyeksi Harga Bitcoin

    Secara jangka pendek, Bitcoin berpotensi bergerak sideways antara $120,000 hingga $124,500 selama beberapa hari ke depan.

    Jika tekanan jual meningkat dan harga menembus support $120,000, BTC berisiko turun ke area $117,000–$115,000 sebelum memantul kembali.

    Namun, analis dari beberapa lembaga riset on-chain menilai bahwa fundamental Bitcoin tetap kuat dalam jangka panjang.

    Faktor seperti meningkatnya adopsi institusional, ETF Bitcoin spot, dan permintaan dari pasar Asia dapat menjadi katalis baru dalam kuartal keempat 2025.

    Koreksi saat ini lebih bersifat teknikal daripada fundamental. Selama Bitcoin tetap di atas $118K, tren makro bullish masih utuh.

    Baca Juga: Selangkah Lagi, Bitcoin Sentuh Rekor Tertinggi Baru

    Penurunan harga Bitcoin hari ini menandakan adanya fase konsolidasi alami setelah reli kuat dalam dua bulan terakhir.

    Dengan tekanan jual yang moderat dan volume perdagangan yang stabil, peluang rebound masih terbuka jika pasar global kembali positif.

    Namun, para investor disarankan untuk memantau level support $120,000 dengan cermat, karena penembusan di bawah titik ini bisa memicu koreksi lebih dalam menuju $117,000.

    Sebaliknya, jika Bitcoin berhasil menembus resistance $124,500, potensi uji ulang ke $126,000–$128,000 akan terbuka lebar.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Prediksi Harga Aster 2025–2026: Potensi & Risiko

    Nama Aster (ASTER) mulai ramai dibicarakan sejak kemunculannya pada 2025 sebagai salah satu proyek decentralized exchange (DEX) paling ambisius di dunia kripto. Dengan fitur-fitur inovatif seperti leverage hingga 1001×, hidden orders, dan sistem MEV-free trading, Aster berhasil menarik perhatian komunitas trader global.

    Tak sedikit yang menyebutnya sebagai “Hyperliquid Killer”, bahkan beberapa analis menilai proyek ini bisa menjadi pesaing serius bagi DEX besar seperti dYdX dan GMX. Dengan potensi ruang untuk berkembang yang masih besar, karena masih dalam tahap awal, kira-kira bagaimana prediksi Aster di tahun 2025-2026 dan apa saja risikonya?

    Sekilas Mengenai Aster

    Aster adalah sebuah platform decentralized exchange (DEX) yang menggabungkan perdagangan spot dan perpetual futures hingga 1001x dalam satu platform on-chain yang sepenuhnya dilakukan tanpa custodian melalui smart contract.

    Token Aster berfungsi sebagai mata uang kripto asli yang menggerakkan seluruh ekosistem Aster. Dengan total pasokan sebesar 8 miliar token, Aster memainkan berbagai peran penting di dalam platform seperti:

    • Sebagai token tata kelola (Governance): Dengan memiliki token Aster, pemegang token memiliki hak suara dalam pembaruan protokol, perubahan jaringan, dan keputusan strategis yang mempengaruhi masa depan platform. 
    • Potongan biaya trading: Pengguna yang menyimpan dan menggunakan token Aster akan mendapatkan potongan biaya transaksi di pasar spot maupun perpetual.
    • Reward staking: Pengguna dapat melakukan staking Aster untuk mendapatkan imbalan sambil mendukung keamanan jaringan dan proses tata kelola.

    Baca lebih lengkap di sini: Apa Itu Aster (ASTER)? Panduan Lengkap untuk Pemula

    Kondisi Harga Aster Hari Ini

    Pergerakan harga ASTER/USDT

    Sejak debut tokennya pada September 2025, ASTER mengalami lonjakan harga signifikan di masa awal, terlebih dengan cuitan CZ di X (Twitter) yang mengundang hype komunitas, sebelum akhirnya terkoreksi sekitar -38% dan kembali naik ke level $1.9. Fenomena ini umum terjadi pada proyek baru—antusiasme pasar biasanya diikuti fase penyesuaian ketika hype mulai menurun. 

    Melihat pola yang terjadi pada Aster, Aster hanya turun sekitar -20% dari ATH (All Time High) ke harga hari ini, sehingga bisa dibilang cukup kuat jika dibandingkan pola token baru lain yang biasanya terkoreksi lebih dalam hingga 40-50%. 

    Pergerakan harga Plasma/USDT

    Contohnya, Plasma—proyek yang launching tidak jauh berbeda bersama Aster, harga hari ini turun 48% dari ATH.

    Data TVL Aster. Sumber:DefiLlama

    Dari segi metriks lain, volume perdagangan Aster sempat menembus angka tinggi di BNB Chain dan Arbitrum, sementara nilai total aset terkunci (TVL) meningkat pesat berkat dukungan dari komunitas likuiditas. Hingga artikel ini ditulis, TVL Aster masih stabil di atas $2 miliar dan masih terus bertambah.

    Prediksi Harga 2025–2026

    Rata-rata proyeksi harga Aster (ASTER) untuk tahun 2025 diperkirakan berada di kisaran $1–$3, dengan skenario optimistis mencapai $4,35 apabila tren pasar kripto global kembali bullish.

    Sementara untuk 2026, perkiraan harga meluas antara $1,03–$5,51, sangat bergantung pada keberhasilan ekspansi ekosistem Aster dan adopsi DeFi secara luas.

    Dari sisi fundamental, TVL Aster nampak terus berkembang dengan data terkini TVL berada di angka $2,4 miliar.

    Berikut perbandingan lengkap proyeksi harga Aster dari beberapa media:

    Sumber Tahun Harga Minimum (USD) Harga Maksimum (USD) Perkiraan Kenaikan / Penurunan Keterangan
    DigitalCoinPrice 2025 $1.78  $4.35  Potensi kenaikan tinggi jika pasar kripto bullish. Optimistis terhadap pertumbuhan DEX baru seperti Aster.
    PricePrediction.net 2025 $2.07  $2.25 Pergerakan stabil dengan kenaikan moderat. Mengantisipasi pertumbuhan bertahap seiring ekspansi ekosistem.
    CoinCodex 2025 $1.37  $1.98 Prediksi konservatif dengan potensi koreksi pasar. Menganggap ASTER berisiko turun jika volume perdagangan melemah.
    CoinPedia 2025 $0.691 $2.74 Potensi kenaikan hingga +90%. Menyoroti fundamental kuat dengan TVL besar dan lebih dari 2 juta pengguna.
    DigitalCoinPrice 2026 $4.26  $5.14 Tren naik berlanjut jangka menengah. Menilai proyek bisa mempertahankan momentum dan adopsi DeFi.
    PricePrediction.net 2026 $2.97 $3.62 Kenaikan berkelanjutan namun terkendali. Proyeksi realistis dengan pertumbuhan organik.
    CoinCodex 2026 $1.34 $5.51 Fluktuasi ekstrem dengan risiko tinggi. Memberi rentang prediksi terluas di antara analis.
    CoinPedia 2026 $1.037 $3.111 Potensi pertumbuhan stabil. Memperkirakan integrasi broker SDK dan aplikasi pihak ketiga akan memperkuat likuiditas.

    Faktor yang Mempengaruhi Harga

    Ada beberapa faktor utama yang akan menentukan arah harga ASTER di dua tahun mendatang:

    • Kinerja Platform dan Volume: Jika trader aktif dan volume terus meningkat, harga Aster bisa juga meningkat karena memiliki mekanisme buyback dari revenue fee trading.
    • Kondisi Pasar Makro Kripto: Tren Bitcoin dan altcoin dominance akan sangat mempengaruhi pergerakan harga altcoin seperti ASTER.
    • Distribusi Token dan Vesting Investor Awal: Pantau terus proses pelepasan token, karena dapat menekan harga, terutama jika dalam jumlah besar.
    • Adopsi Fitur: Keberhasilan Aster dalam menjalankan roadmap yang sudah dibuat bisa menjadi berita optimis bagi para investor.

    Baca juga: Ternyata ini Fitur Unggulan Aster yang Bikin Hype dan Dilirik Trader!

    Risiko dan FUD (Fear Uncertainty and Doubt) Aster

    Meski proyeksi harga Aster (ASTER) untuk 2025–2026 terlihat menjanjikan, sejumlah analis dan pengamat pasar mulai menyoroti anomali volume perdagangan yang muncul di platform ini. Dalam beberapa pekan terakhir, volume perdagangan di Aster Perpetuals tercatat meniru pola volume Binance Perpetual (Binance Perp) hampir secara identik, terutama pada pasangan XRP/USDT.

    Isu ini menjadi pengingat penting bagi calon investor dan trader bahwa tingginya volume tidak selalu berarti aktivitas nyata. Jika volume Aster terbukti tidak organik, maka harga ASTER bisa sangat rentan terhadap koreksi mendadak ketika pasar mulai kehilangan kepercayaan.

    Sebaliknya, bila Aster mampu membuktikan validitas datanya—misalnya dengan membuka akses order-level data—hal ini justru bisa memperkuat legitimasi proyek dan menepis dugaan manipulasi.

    Untuk saat ini, pendekatan terbaik bagi investor adalah berhati-hati terhadap lonjakan volume yang tidak wajar, memantau pengumuman resmi Aster, dan menunggu hasil verifikasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan besar.

    Overall Sentiment: Buy

    Menurut data TradingView, sinyal teknikal untuk ASTER/TetherUS Perpetual Contract menunjukkan kecenderungan Buy dengan dominasi indikator Moving Averages pada posisi Strong Buy.

    Bagaimana Cara Membeli Aset Kripto ASTER?

    Kamu bisa membeli Aster melalui bursa kripto seperti Tokocrypto dengan langkah-langkah yang sederhana seperti masuk ke akun Tokocrypto, mencari pasangan perdagangan ASTER/USDT, lalu menempatkan order pembelian sesuai kebutuhan.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Altcoin Season 2025: Bukan di Blockchain, Tapi di Bursa Saham

    Para penggemar kripto mungkin masih menunggu datangnya “altcoin season”, masa di mana token-token alternatif melonjak gila-gilaan setelah reli Bitcoin. Namun, menurut analis pasar Alana Levin, mantan rekan Boston Consulting Group (BCG) dan kini mitra investasi di Variant Fund, musim altcoin kali ini justru terjadi di Wall Street, bukan di blockchain.

    Levin menyebut bahwa “musim altcoin” tahun ini tidak terjadi pada token-token kripto, melainkan pada saham-saham perusahaan kripto yang diperdagangkan secara publik seperti Coinbase, Robinhood, Galaxy Digital, hingga Circle.

    “Modal institusional saat ini mendominasi, dan mereka lebih nyaman masuk lewat ekuitas yang teregulasi ketimbang membeli token altcoin langsung,” jelas Levin.

    Modal Institusional Kuasai “Musim Altcoin” Baru

    Biasanya, setelah reli Bitcoin, investor ritel akan mengalihkan keuntungan ke altcoin — menciptakan rotasi modal yang memicu lonjakan harga di pasar. Namun, pola klasik itu kini berubah.

    Dilaporkan BeInCrypto, dominasi Bitcoin masih tinggi di 58%, naik sejak November 2022, dan belum menunjukkan tanda-tanda menurun. Sementara itu, institusi besar justru menyalurkan dana ke saham kripto teregulasi, bukan ke token on-chain.

    Persetujuan ETF Bitcoin dan Ethereum, serta dorongan tokenisasi aset dari Nasdaq dan proyek “Project Crypto” dari SEC AS, membuat ekuitas kripto menjadi instrumen legal dan aman bagi lembaga keuangan besar.

    “Membeli altcoin langsung bisa berada di luar mandat investasi institusi. Tapi membeli saham seperti Coinbase atau Circle? Itu sudah masuk dalam kerangka kerja mereka,” tambah Levin.

    Metrik Altcoin Season Index pada 8 Oktober 2025. Sumber: CoinMarketCap.
    Metrik Altcoin Season Index pada 8 Oktober 2025. Sumber: CoinMarketCap.

    Baca juga: Altcoin Season Makin Dekat? Indeks Capai 68 Saat Bitcoin Tembus $120K

    Data Bicara: Saham Kripto Ungguli Token

    Statistik tahun 2025 mendukung klaim tersebut. Saham-saham kripto mencatatkan kinerja yang jauh lebih fantastis dibandingkan token digital:

    • Coinbase (COIN): naik 53%
    • Robinhood (HOOD): melonjak 299%
    • Galaxy Digital (GLXY): meningkat 100%
    • Circle (CRCL): meroket 368% sejak IPO Juni 2025

    Sebagai perbandingan, Bitcoin hanya naik 31%, Ethereum 35%, dan Solana 21% sepanjang tahun.

    Menurut Jon Ma, CEO Artemis, ini bukan hanya euforia pasar, melainkan juga fundamental bisnis yang kuat. Coinbase melaporkan laba bersih sekitar $1,5 miliar, dan Robinhood mencapai $1,2 miliar per tahun, angka yang belum bisa disaingi proyek blockchain mana pun.

    “CeFi saat ini jauh mengungguli DeFi dalam hal performa dan profitabilitas,” kata Ma. “Kebanyakan aktivitas ritel kripto masih terjadi di platform terpusat seperti Coinbase dan Robinhood.”

    Ekuitas Kripto Meniru Pola “Altseason” Klasik

    Menariknya, Levin menilai reli saham kripto ini meniru pola klasik musim altcoin — di mana hanya segelintir proyek yang benar-benar menarik arus modal besar.

    “Di siklus awal kripto, hanya puluhan token yang mendominasi. Sekarang, hal yang sama terjadi di pasar saham: hanya beberapa perusahaan kripto publik yang menjadi pusat perhatian investor,” tulis Levin.

    Ia juga memperkirakan akan ada rotasi dalam ekuitas, seperti pergeseran minat dari penerbit stablecoin ke bursa aset digital, layaknya tren token yang berubah dari DeFi ke koin AI atau gaming.

    Dengan semakin banyaknya IPO perusahaan kripto yang akan datang, fenomena ini diperkirakan masih akan berlanjut hingga tahun depan.

    Kesimpulan: “Musim Altcoin” Sudah Tiba Tapi Tak Seperti yang Kita Kira

    Baik Levin maupun Ma sepakat bahwa pusat gravitasi pasar kripto telah bergeser.
    Institusi kini menjadi kekuatan utama, dan mereka memilih jalan yang lebih aman: ekuitas teregulasi di Wall Street.

    Jadi, meskipun banyak trader masih menunggu altseason di pasar token, musim alternatif sebenarnya sudah berlangsung, hanya saja terjadi di bursa saham, bukan di blockchain.

    Baca juga: Altcoin Ranking 400-an Tapi Volume $200 Juta? Ya LISTA!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Analis Temukan Pola Rahasia di Grafik DOGE, Target $0,29 di Depan Mata

    Di tengah tekanan pasar kripto yang fluktuatif, Dogecoin (DOGE) kembali menjadi sorotan setelah seorang analis menemukan pola teknikal “bagus” yang bisa menandai reli besar berikutnya.

    Menurut analis kripto di platform X, Trader Tardigrade, grafik 4 jam Dogecoin menunjukkan pola yang menyerupai formasi bullish, dengan dua kali upaya reli yang gagal namun tetap membentuk garis tren naik (ascending trendline). Pola ini, katanya, sangat mirip dengan pergerakan DOGE akhir September lalu, tepat sebelum harga melonjak hingga 18%.

    Saat artikel ini ditulis, Dogecoin diperdagangkan di harga $0,2454, turun sekitar 7,3% dalam 24 jam terakhir. Meski begitu, aset kripto yang populer berkat komunitasnya ini masih naik 6,2% selama sepekan terakhir, menandakan tekanan jual belum cukup kuat untuk mematahkan tren jangka menengah.

    Pola Bullish yang Mulai Terbentuk

    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Rabu, 8 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Rabu, 8 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Upgrade Besar Dogecoin Bikin Geger! Prediksi Harga Naik 3700% di 2025

    Dilaporkan The Crypto Basic, Trader Tardigrade mencatat bahwa pola ini mulai terbentuk sejak 4 Oktober, ketika harga DOGE terkoreksi dari $0,26 menuju area support $0,25. Upaya kedua pada 6 Oktober sempat membawa harga melewati $0,27, sebelum akhirnya kembali terkoreksi ke garis tren naik.

    Pola serupa juga pernah terjadi pada akhir September, saat Dogecoin berulang kali tertahan di resistance $0,23 sebelum akhirnya menembus dan melonjak dari $0,22 ke $0,26 hanya dalam tiga hari.

    “Jika sejarah berulang, Dogecoin bisa kembali menembus level resistance saat ini dan menuju target baru di sekitar $0,29,” tulis Tardigrade. Kenaikan ini akan merepresentasikan lonjakan sekitar 18% dari harga saat ini.

    Prediksi Gila: DOGE Menuju Kapitalisasi $1 Triliun?

    Menariknya, analis lain yang dikenal dengan nama Kaleo juga memanaskan perbincangan pasar dengan prediksi super bullish. Ia memperkirakan bahwa dalam siklus bull market penuh berikutnya, harga DOGE bisa mencapai $6,90, yang berarti kapitalisasi pasarnya akan menembus $1 triliun.

    Kaleo berargumen bahwa dalam siklus sebelumnya, Dogecoin sudah sempat mencapai hampir $100 miliar, atau sekitar 8,3% dari kapitalisasi pasar Bitcoin saat itu. Jika Bitcoin benar-benar mencapai $12,5 triliun dalam supersiklus mendatang, maka DOGE berpotensi mencapai proporsi yang sama, bahkan lebih tinggi, berkat tren “memecoin mania” yang mulai bangkit lagi.

    Apa Selanjutnya untuk DOGE?

    Bagi investor, level support di $0,24–$0,25 menjadi area penting yang perlu diperhatikan. Selama Dogecoin mampu bertahan di atas garis tren naik tersebut, peluang menuju $0,29 atau lebih tinggi tetap terbuka.

    Namun, seperti biasa di dunia kripto, volatilitas adalah bagian dari permainan. Kenaikan cepat Dogecoin di masa lalu sering diikuti oleh koreksi tajam, sehingga manajemen risiko tetap menjadi kunci.

    Baca juga: Lonjakan Dogecoin Picu Harapan Reli Wyckoff Bullish


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Altcoin Baru ASTER Meledak 12% Usai Listing di Binance

    Binance, bursa kripto terbesar di dunia berdasarkan volume perdagangan, kembali membuat gebrakan dengan menambahkan token baru dari proyek bursa perpetual terdesentralisasi (DEX) yang tengah naik daun, Aster (ASTER).

    Dalam pengumuman resminya, Binance menyatakan bahwa perdagangan Aster (ASTER) akan dibuka untuk publik pada 6 Oktober 2025 pukul 12:00 (UTC). Adapun pasangan perdagangan yang tersedia mencakup ASTER/USDT, ASTER/USDC, dan ASTER/TRY. Pengguna sudah bisa mulai menyetor ASTER sejak 09:00 (UTC) di hari yang sama, sementara penarikan akan dibuka pada 7 Oktober 2025 pukul 12:00 (UTC).

    Menariknya, Binance memberikan “seed tag” pada ASTER, sebuah label khusus untuk proyek dengan likuiditas rendah dan potensi volatilitas tinggi. Pengguna yang ingin memperdagangkan aset dengan label ini diwajibkan menyelesaikan kuis risiko setiap 90 hari, sebagai langkah edukatif agar memahami potensi risiko yang lebih besar dibandingkan token lain di platform tersebut.

    Pergerakan harga Aster (ASTER/USDT) pada Rabu, 8 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Aster (ASTER/USDT) pada Rabu, 8 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Ternyata ini Fitur Unggulan Aster yang Bikin Hype dan Dilirik Trader!

    Aster: Gabungan Dua Proyek DeFi Besar

    Dilaporkan, The Daily Hodl, Aster adalah bursa perpetual terdesentralisasi multichain yang memungkinkan perdagangan spot dan kontrak berjangka (futures) di berbagai jaringan blockchain tanpa perlu proses bridging aset. Proyek ini merupakan hasil penggabungan antara Astherus dan APX Finance, dua nama yang sebelumnya telah dikenal di dunia DeFi.

    Dengan dukungan YZI Labs, grup investasi yang memiliki keterkaitan dengan para pendiri Binance, Aster menawarkan pengalaman perdagangan dengan leverage tinggi, sekaligus memungkinkan pengguna menggunakan aset penghasil imbal hasil (yield-bearing assets) sebagai jaminan. Konsep ini membuka jalan bagi inovasi baru di ranah perdagangan derivatif DeFi yang efisien lintas jaringan.

    Harga ASTER Meledak Pasca Listing di Binance

    Tak butuh waktu lama setelah pengumuman listing, harga ASTER melonjak lebih dari 12%, menandai antusiasme besar dari komunitas kripto global. Lonjakan ini terjadi di tengah rumor mengenai jadwal peluncuran token tambahan yang dapat memperluas pasokan ASTER di pasar.

    Saat artikel ini ditulis, ASTER diperdagangkan di kisaran $2,07, mencatatkan kenaikan 0,1% dalam 24 jam terakhir setelah volatilitas tinggi pasca pencatatan.

    Dengan kombinasi teknologi lintas rantai, dukungan investor besar, dan kini listing di Binance, Aster berpotensi menjadi pesaing serius bagi platform seperti GMX dan Hyperliquid di sektor bursa perpetual terdesentralisasi.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • XRP Terancam Crash? Transfer 320 Juta Token Picu Kepanikan Investor!

    Harga XRP kembali melemah setelah sempat menembus level $3,10 pekan lalu. Penurunan ini terjadi di tengah laporan mengejutkan: lebih dari 320 juta XRP atau setara $950 juta baru saja dipindahkan ke bursa kripto.

    Dilaporkan The Coin Republic, pergerakan besar tersebut langsung memicu kekhawatiran bahwa aksi jual besar-besaran sedang disiapkan oleh pelaku pasar.

    Harga XRP Tergelincir di Bawah $3

    Setelah mencatat reli kuat minggu lalu, harga XRP turun lebih dari 1,3% dan kini diperdagangkan di sekitar $2,99. Volume perdagangan harian juga menyusut 7,3% menjadi $4,83 miliar.

    Meski demikian, XRP masih mencatatkan kenaikan 4% dalam sepekan terakhir dan sekitar 6% dalam 30 hari terakhir.

    Dalam 24 jam terakhir, harga koin Ripple ini berfluktuasi antara $3,03 dan $2,95, menjadikan level $3 sebagai zona support kritis yang diawasi ketat oleh trader. Banyak analis menilai, jika harga gagal bertahan di atas $3, tren pelemahan bisa berlanjut.

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Rabu, 8 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Rabu, 8 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Whale Buang XRP Rp880 Miliar ke Ripple! Panik atau Strategi Rahasia?

    Sementara itu, indikator Relative Strength Index (RSI) kini berada di angka 52, menandakan pasar berada di posisi netral setelah sempat berada di area jenuh beli. Data derivatif dari CoinGlass juga menunjukkan penurunan kecil dalam Open Interest berjangka XRP, meski masih mendekati level $9 miliar, sinyal bahwa trader mulai mengurangi eksposur risikonya.

    Transfer Rp15 Triliun XRP Bikin Pasar Panik

    Menurut analis STEPH IS CRYPTO, sebanyak 320 juta XRP baru-baru ini ditransfer ke sejumlah bursa utama. Nilainya mencapai hampir $950 juta atau sekitar Rp15 triliun.

    Langkah ini membuat komunitas kripto heboh, dengan sebagian besar pelaku pasar menduga transfer besar ini merupakan tanda awal aksi jual (sell-off).

    Namun, analis lain menilai pergerakan ini bisa jadi hanya strategi manajemen likuiditas menjelang volatilitas harga yang lebih tinggi.

    Walau tekanan jangka pendek tampak jelas, sebagian besar pengamat tetap optimistis terhadap prospek jangka panjang XRP, terutama setelah perkembangan positif di sektor pembayaran lintas batas dan adopsi institusional Ripple terus meningkat.

    Analis: Waspadai Penurunan ke $2,6 Sebelum Rebound

    Analis Dark Defender menyoroti level $2,64 sebagai support utama yang harus dipertahankan. Jika harga jatuh di bawah titik ini, XRP berpotensi melanjutkan koreksi ke $2,2.

    Sebaliknya, jika berhasil menembus resistance $3,66, target bullish berikutnya berada di kisaran $4,17.

    Senada, analis EGRAG CRYPTO memperkirakan harga bisa terkoreksi ke $2,77 atau $2,65 dalam waktu dekat. Namun jika mampu menutup perdagangan harian di atas $3,2, XRP berpeluang menembus $3,44, menandakan kembalinya momentum bullish.

    Aksi Harga Koin Ripple | Sumber: EGRAG CRYPTO, X.
    Aksi Harga Koin Ripple | Sumber: EGRAG CRYPTO, X.

    XRP di Persimpangan Jalan

    Dengan lebih dari $950 juta XRP berpindah ke bursa, pasar kini berada dalam fase penuh ketidakpastian.

    Investor disarankan untuk memantau level $3 dengan cermat, karena penutupan harian di bawah level tersebut bisa membuka jalan menuju zona $2,6. Namun jika XRP mampu bertahan dan menembus resistance kunci, reli menuju harga tertinggi baru bisa segera dimulai.

    Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Solana Cetak Uang! Raup $2,85 Miliar, Kini Tantang Dominasi Ethereum

    Solana baru saja mencetak sejarah. Dalam laporan terbaru yang dirilis oleh 21Shares, blockchain ini dilaporkan meraup pendapatan fantastis senilai $2,85 miliar dari Oktober 2024 hingga September 2025, menjadikannya salah satu jaringan paling menguntungkan di dunia kripto saat ini.

    Angka tersebut menandai lonjakan luar biasa bagi Solana, yang kini bukan lagi “underdog” di industri blockchain, melainkan pesaing serius Ethereum dalam hal aktivitas, efisiensi, dan profitabilitas.

    Platform Perdagangan Jadi Mesin Uang Solana

    Dilaporkan ecoinmist, selama 12 bulan terakhir, Solana membukukan pendapatan bulanan rata-rata sebesar $240 juta, bahkan mencapai puncaknya di $616 juta pada Januari 2025, ketika euforia memecoin seperti Official Trump (TRUMP) melanda pasar.

    Menariknya, meski hype memecoin telah mereda, pendapatan bulanan Solana tetap stabil di kisaran $150 juta–$250 juta, level yang jarang dicapai jaringan blockchain lain.

    Sumber pendapatan terbesar berasal dari platform perdagangan terdesentralisasi (DEX), yang menyumbang $1,12 miliar atau 39% dari total pendapatan jaringan. Aplikasi seperti Photon dan Axiom menjadi motor utama di balik lonjakan ini, bersama proyek DeFi, launchpad, aplikasi AI, dan proyek DePIN yang aktif di ekosistem Solana.

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Rabu, 8 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Rabu, 8 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Solana Dapat Suntikan Dana Raksasa, Analis: Siap Terbang ke $300!

    Solana Kalahkan Pertumbuhan Awal Ethereum

    Perbandingan dengan Ethereum menjadi sorotan utama dalam laporan 21Shares. Lima tahun setelah peluncurannya, pendapatan bulanan Ethereum masih di bawah $10 juta, hanya sebagian kecil dari pendapatan Solana yang kini mencapai rata-rata $240 juta per bulan.

    Keunggulan Solana terletak pada efisiensi teknis dan biaya transaksi yang sangat rendah, yang menarik hingga 1,2 juta–1,5 juta alamat aktif harian. Jumlah ini hampir tiga kali lipat basis pengguna Ethereum pada tahap perkembangan yang sama.

    Perusahaan Mulai Koleksi SOL di Neraca Keuangan

    Tak hanya komunitas retail, minat institusional terhadap Solana juga meningkat pesat. Data dari StrategicSolanaReserve.org mencatat bahwa kini ada hampir $4 miliar aset SOL yang tercatat di neraca berbagai perusahaan publik.

    Salah satu contohnya, Brera Holdings yang terdaftar di Nasdaq baru-baru ini berganti nama menjadi Solmate setelah menyelesaikan penggalangan dana senilai $300 juta. Solmate bergabung dengan 18 perusahaan lain yang telah menempatkan SOL di treasury mereka, termasuk Forward Industries (6,82 juta SOL) dan Sharps Technology (2,14 juta SOL).

    ETF Solana di Ujung Pintu Persetujuan

    Sentimen bullish terhadap Solana semakin menguat berkat rencana peluncuran ETF SOL dari berbagai manajer aset besar seperti Fidelity, VanEck, Grayscale, Canary, dan Franklin Templeton.

    Meskipun penundaan regulasi akibat penutupan sementara pemerintah AS memperlambat proses, analis memperkirakan ETF Solana akan disetujui pada akhir 2025. Bahkan, data dari Polymarket menunjukkan probabilitas 99% bahwa ETF spot SOL akan mendapat lampu hijau tahun ini.

    Era Baru Profitabilitas Blockchain

    Kombinasi dari adopsi institusional, aktivitas DeFi yang tinggi, dan infrastruktur yang ramah pengembang menjadikan Solana salah satu ekosistem kripto paling menguntungkan saat ini.

    Jika tren ini berlanjut, laporan 21Shares memprediksi Solana akan mencetak rekor baru di tahun depan, terutama setelah ETF disetujui dan semakin banyak perusahaan menambahkan SOL ke dalam portofolio treasury mereka.

    Solana tak lagi hanya “alternatif Ethereum,” kini ia telah naik kelas menjadi mesin ekonomi blockchain yang mencetak miliaran dolar dan membuka era baru profitabilitas di dunia kripto.

    Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • LISTA Naik 16% dalam 24 Jam, Primadona Baru di Sektor DeFi

    Pasar kripto kembali diguncang oleh lonjakan mengejutkan dari LISTA (LISTA), token DeFi yang kini menjadi sorotan karena kenaikan harian +16,74%, diperdagangkan di kisaran $0.4074 per LISTA.

    Dalam 24 jam terakhir, proyek ini berhasil mencatatkan volume perdagangan hingga $149,63 juta USD dengan kapitalisasi pasar sebesar $100,5 juta USD.

    Lonjakan signifikan ini menandai kelanjutan tren naik dalam sebulan terakhir, di mana LISTA telah meningkat +60,96% dalam 30 hari terakhir, memperkuat statusnya sebagai salah satu token mid-cap paling agresif di sektor decentralized finance (DeFi).

    Baca Juga: Menyelami Lista (LISTA): Masa Depan Keuangan Terdesentralisasi (DeFi)

    Lonjakan Harga dan Sentimen Pasar yang Menguat

    Kenaikan tajam harga LISTA dalam 24 jam terakhir tidak berdiri sendiri.

    Token ini telah menunjukkan momentum kenaikan yang kuat selama tiga bulan terakhir, dengan pertumbuhan +85,94% dalam 90 hari.

    Data Pasar LISTA (per 24 jam terakhir):

    • Harga saat ini: $0.4074
    • Perubahan 24 jam: +16.74%
    • Volume perdagangan: $149.63 juta
    • Kapitalisasi pasar: $100.50 juta
    • Pasokan beredar: 246.66 juta (30.83% dari total maksimum 800 juta)

    Faktor utama yang mendorong reli ini adalah meningkatnya minat investor terhadap proyek DeFi generasi baru yang berfokus pada efisiensi modal dan protokol likuiditas yang inovatif.

    LISTA dipandang sebagai salah satu proyek yang menawarkan solusi stablecoin dan pinjaman terdesentralisasi yang lebih adaptif, di tengah meningkatnya permintaan terhadap aset DeFi berkinerja tinggi.

    Faktor Fundamental Pendorong Kenaikan Harga LISTA

    Pertumbuhan Ekosistem DeFi dan Integrasi Baru

    Kenaikan harga LISTA sejalan dengan peningkatan aktivitas di sektor DeFi global.

    Total value locked (TVL) proyek ini meningkat signifikan, didorong oleh peningkatan integrasi dengan protokol yield farming dan pertumbuhan jumlah pengguna aktif mingguan.

    Ekspansi ekosistem yang cepat memberi sentimen positif di pasar, karena investor melihat potensi jangka panjang dari token utilitas LISTA sebagai bagian inti dalam governance dan staking.

    Volume Perdagangan Meledak

    Volume perdagangan LISTA melonjak hampir dua kali lipat dibandingkan rata-rata mingguan, menandakan masuknya arus modal baru dari investor ritel dan institusional kecil.

    Aktivitas tinggi di bursa seperti Binance dan Gate.io menjadi katalis utama yang memperkuat momentum beli.

    Rotasi Modal dari Stablecoin ke Altcoin

    Kenaikan ini juga dipicu oleh rotasi modal dari aset stablecoin ke altcoin DeFi menyusul meningkatnya sentimen positif pasar kripto secara keseluruhan.

    Investor mulai mencari peluang keuntungan lebih tinggi di luar aset utama seperti Bitcoin dan Ethereum, dan LISTA menjadi salah satu pilihan populer.

    Pergerakan harga Lista (LISTA/USDT) pada Rabu, 8 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Lista (LISTA/USDT) pada Rabu, 8 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Analisis Teknikal LISTA (LISTA): Momentum Bullish yang Kuat

    Berdasarkan data teknikal, tren jangka pendek LISTA menunjukkan kekuatan signifikan setelah menembus area resistansi $0.35. Indikator teknikal utama juga mengonfirmasi potensi kelanjutan tren naik.

    Indikator Nilai Sinyal
    RSI (14) 68.2 Bullish kuat (mendekati overbought)
    MACD +0.024 Crossover bullish
    SMA 20 $0.33 Support jangka pendek
    SMA 50 $0.29 Support kuat
    Resistance terdekat $0.42 – $0.45
    Support terdekat $0.35 – $0.37

    LISTA telah menembus area konsolidasi dan kini memasuki fase ekspansi harga. RSI mendekati area overbought, menandakan momentum beli yang tinggi namun juga membuka peluang koreksi minor sebelum kenaikan berikutnya.

    Jika token mampu bertahan di atas support $0.37, target selanjutnya adalah $0.45 hingga $0.50.

    Sebaliknya, penurunan di bawah $0.35 dapat memicu aksi ambil untung jangka pendek dan membawa harga kembali ke zona netral di kisaran $0.30–$0.33.

    Siap Menuju $0.50?

    Dengan volume besar dan tren kenaikan yang konsisten selama 90 hari terakhir, para analis memperkirakan LISTA berpotensi mencapai level psikologis $0.50 dalam jangka pendek, terutama jika dominasi pasar altcoin terus meningkat.

    Selain itu, proyek ini juga tengah menarik perhatian investor institusional kecil berkat model tokenomics-nya yang efisien dan fokus pada pengembangan fitur yield-stable lending.

    Jika momentum beli tetap kuat, kapitalisasi pasar LISTA berpotensi menembus $150 juta USD dalam dua minggu ke depan, menempatkannya di antara 300 besar aset kripto global dengan pertumbuhan tercepat di Q4 2025.

    Baca Juga: Binance Megadrop Sambut Lista DAO, Harga Diramal 11 USDT

    Lonjakan +16% dalam sehari dan +60% dalam sebulan menegaskan posisi LISTA sebagai salah satu token DeFi dengan potensi pertumbuhan tercepat di pasar kripto saat ini.

    Kombinasi fundamental kuat, ekspansi ekosistem, dan sentimen pasar yang positif menjadikan LISTA sebagai aset yang layak diawasi oleh investor dan trader yang mencari peluang di sektor DeFi.

    Selama harga bertahan di atas $0.37, peluang untuk menembus resistansi $0.45–$0.50 tetap terbuka lebar.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Aster: DEX Multichain yang Siap Tantang Hyperliquid dan GMX

    Artikel riset dari Tim Research Tokocrypto ini mengulas Aster, sebuah perpetual decentralized exchange (DEX) berbasis multichain yang menghadirkan perdagangan spot dan perpetual futures lintas jaringan utama seperti Ethereum, BNB Chain, dan Arbitrum.

    Token utamanya, $ASTER, berfungsi sebagai bahan bakar ekosistem untuk pembayaran biaya transaksi, insentif likuiditas, governance, hingga reward bagi kontributor komunitas.

    Ekosistem ASTER: Terhubung dan Produktif

    Aster bukan sekadar DEX, melainkan pusat ekosistem likuiditas lintas dApp. Integrasinya mencakup proyek besar seperti PancakeSwap, Pendle, Tranchess, KernelDAO, Binomial, dan YieldNest, yang memperluas utilitas asTokens seperti asUSDF dan asBNB.

    Fokus utama Aster adalah membantu pengguna memaksimalkan yield tambahan melalui liquidity providing (LP), restaking, dan yield tokenization lintas platform.

    Dengan Total Value Locked (TVL) terbesar di pool stable PancakeSwap (USDF/USDT senilai ~$58.7 juta) dan Pendle (asUSDF LP ~$39.3 juta), Aster menunjukkan kekuatan likuiditas yang solid dan organik.

    Nilai tambah bagi $ASTER terletak pada aktivitas riil on-chain yang meningkatkan permintaan token dan menghindari sekadar farming pasif.

    Tokenomics ASTER: Distribusi yang Luas, Desain yang Cerdas

    Aster memiliki total suplai 8 miliar token, dengan pembagian utama:

    • Airdrop: 53.5%
    • Ecosystem & Community: 30%
    • Treasury: 7%
    • Team: 5%
    • Liquidity & Listing: 4.5%

    Distribusi airdrop yang besar menciptakan adopsi komunitas secara cepat, namun juga berpotensi memicu volatilitas jangka pendek.
    Sementara itu, sistem vesting ketat hingga 40 bulan memastikan keberlanjutan dan mengurangi tekanan jual dari tim inti.

    Selain itu, adanya mekanisme buyback dan insentif ekosistem memperkuat daya tahan harga dan mendukung permintaan fundamental dari aktivitas on-chain.

    Insight:
    Kombinasi desain tokenomics dan teknologi menjadikan $ASTER salah satu kandidat paling menjanjikan dalam membangun ekosistem DEX derivatif berkecepatan tinggi dan kompetitif di pasar kripto.

    Data On-chain ASTER: Angka yang Menggambarkan Dominasi

    • Total TVL: $1.47 miliar
    • Total Trading Volume: $2.23 triliun
    • Total Users: lebih dari 3,2 juta pengguna
    • All Income: sekitar $328 juta

    Data tersebut menunjukkan bahwa Aster telah berhasil menciptakan ekosistem DEX yang hidup dan efisien, dengan tingkat partisipasi ritel dan institusional yang semakin luas.

    ASTER vs Kompetitor: Tantangan untuk Hyperliquid & GMX

    Fitur Aster Hyperliquid
    Arsitektur Trading Dual Mode: Simple (AMM/ALP) + Pro (CLOB on-chain) Single CLOB (L1)
    Cross-chain Kuat, multichain UX terintegrasi Terbatas
    Collateral Ber-Yield asBNB & USDF (5–7% APY) Tidak native
    Biaya Trading 0.01% maker / 0.035% taker 0.025% flat taker
    Jaringan BNB, Arbitrum, Ethereum, Solana, Base, zkSync Sovereign L1

    Kombinasi arsitektur ganda, operasi multichain, dan margin dengan collateral ber-yield membuat Aster jauh lebih fleksibel dibanding kompetitor utama seperti Hyperliquid dan GMX.

    Katalis Harga: Antara “Pump” dan “Dump

    Potensi Kenaikan (Pump):

    • Ekspansi multichain dan integrasi dApp baru (Pendle, Tranchess, Solana)
    • Adopsi yield-bearing collateral (asBNB, USDF)
    • Peningkatan pendapatan protokol yang digunakan untuk buyback $ASTER

    Potensi Penurunan (Dump):

    • Tekanan jual dari airdrop 53.5%
    • Kompetisi sengit dengan pemain besar DEX derivatif
    • Volatilitas makroekonomi global seperti kenaikan suku bunga dan pengetatan likuiditas stablecoin

    Kesimpulan

    Aster menempati posisi strategis sebagai DEX multichain dengan efisiensi modal tinggi, berkat arsitektur ganda, collateral ber-yield, dan dukungan ekosistem yang luas.
    Dengan strategi buyback serta inovasi lintas jaringan, ASTER berpotensi menjadi pemain dominan di sektor perpetual DEX.

    Namun, investor tetap perlu mewaspadai risiko volatilitas dan kompetisi pasar derivatif on-chain yang sangat ketat.

    Catatan untuk Investor

    Aster menunjukkan kombinasi antara growth narrative dan strong on-chain metrics. Bagi investor yang mencari eksposur pada proyek DEX generasi baru, $ASTER bisa menjadi salah satu aset yang layak masuk dalam watchlist, tentu dengan tetap melakukan riset mendalam dan manajemen risiko yang baik.

    ASTER tersedia untuk dibeli di beberapa bursa kripto besar seperti Tokocrypto. Pembelian bisa dilakukan dengan langkah sederhana: login ke akun Tokocrypto, cari pasangan perdagangan ASTER/IDR, ASTER/USDT atau ASTER/USDC, lalu tempatkan order pembelian sesuai kebutuhan. Untuk pengguna baru atau yang ingin lebih praktis, pembelian juga bisa dilakukan melalui fitur Beli/Jual Instan di aplikasi Tokocrypto.

    Baca juga: Pump.Fun: Fenomena Pabrik Meme Coin yang Mengubah Lanskap Kripto


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com