Bank of Japan (BOJ) resmi menaikkan suku bunga acuannya menjadi 0,75% pada Kamis (19/12), level tertinggi dalam 30 tahun terakhir. Keputusan bersejarah ini langsung memicu gejolak di pasar keuangan global, termasuk pasar kripto, dengan Bitcoin sempat turun di bawah US$86.000 sebelum kembali menguat ke atas US$87.000.
Kenaikan suku bunga tersebut disepakati secara bulat oleh dewan kebijakan BOJ, yang sebelumnya mempertahankan suku bunga di level 0,5%. Dalam pernyataannya, bank sentral Jepang menegaskan bahwa suku bunga riil masih berada di wilayah negatif dan kebijakan moneter longgar tetap diperlukan untuk menopang aktivitas ekonomi.
Dilaporkan Cryptonews, Gubernur BOJ Kazuo Ueda menyatakan pihaknya akan terus menyesuaikan tingkat akomodasi moneter jika proyeksi ekonomi dan inflasi berjalan sesuai perkiraan. Langkah ini diambil di tengah tekanan fiskal yang meningkat, seiring pemerintah Perdana Menteri Sanae Takaichi meluncurkan paket stimulus senilai US$117 miliar yang sebagian besar dibiayai melalui penerbitan obligasi baru.
Kondisi tersebut menambah kekhawatiran terhadap utang publik Jepang yang kini telah melampaui dua kali ukuran ekonominya. Analis MUFG, George Goncalves, menilai kombinasi utang yang membengkak, suku bunga lebih tinggi, dan belanja fiskal agresif membuat arah ekonomi Jepang semakin sulit diprediksi.
Di pasar valuta asing, yen sempat menguat sesaat setelah pengumuman kebijakan, namun kembali melemah. Analis OCBC, Christopher Wong, menilai pergerakan tersebut lebih dipengaruhi oleh likuiditas pasar yang tipis ketimbang perubahan fundamental.
Sementara itu, pasar kripto menunjukkan reaksi beragam. Bitcoin sempat tertekan akibat kekhawatiran unwind yen carry trade, namun penurunan tersebut tidak berlangsung lama. Sejumlah analis menilai pasar telah mengantisipasi kebijakan BOJ sebelumnya sehingga dampaknya relatif terbatas.
Perbedaan Arah Kebijakan Menandakan Volatilitas
Trader kripto Michael van de Poppe menyebut kenaikan suku bunga ini tidak lagi memberikan efek besar terhadap pasar kripto. Ia menilai tekanan jual sebelum pengumuman justru berlebihan. Senada, CryptoMichNL menyatakan dampak marginal terhadap carry trade semakin kecil dibandingkan penyesuaian kebijakan sebelumnya.
Di sisi lain, mantan CEO BitMEX Arthur Hayes justru merespons sangat bullish. Ia menegaskan kebijakan suku bunga riil negatif BOJ berpotensi melemahkan yen lebih jauh dan mendorong Bitcoin ke level yang jauh lebih tinggi.
Optimisme jangka menengah juga datang dari Ignacio Aguirre, CMO Bitget, yang menilai perbedaan arah kebijakan BOJ dan potensi pemangkasan suku bunga The Fed pada 2026 dapat menciptakan volatilitas sekaligus peluang akumulasi bagi investor jangka panjang. Ia memperkirakan Bitcoin berpeluang menguji area US$95.000 hingga US$100.000 pada awal 2026.
Prediksi paling agresif disampaikan oleh Tom Lee dari Fundstrat, yang kembali menegaskan target Bitcoin di US$200.000 pada Januari 2026. Proyeksi tersebut didukung oleh arus masuk ETF spot Bitcoin yang telah melampaui US$30 miliar sepanjang tahun ini serta ekspektasi pelonggaran regulasi di Amerika Serikat.
Dengan kebijakan moneter global yang semakin terpecah, langkah BOJ ini dinilai menjadi salah satu katalis penting yang berpotensi memicu volatilitas lanjutan di pasar kripto, sekaligus membuka peluang rebound Bitcoin dalam jangka menengah.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Harga Solana (SOL) kembali berada di bawah tekanan setelah turun ke level US$124,66. Pelemahan ini memicu kekhawatiran baru di kalangan pelaku pasar, terutama karena indikator teknikal menunjukkan dominasi sentimen negatif dan minimnya minat beli dalam jangka pendek.
Berdasarkan data teknikal terbaru, indikator Relative Strength Index (RSI) 14 hari berada di angka 33,29. Posisi ini mendekati zona jenuh jual, namun belum diikuti oleh aksi akumulasi yang berarti. Analis memperingatkan, jika kondisi ini berlanjut, harga Solana berisiko melanjutkan penurunan hingga ke area US$110.
Perhatian Investor Bergeser
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Jumat, 19 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Di saat yang sama, perhatian investor mulai bergeser ke aset kripto lain. Salah satu yang mencuri sorotan adalah presale Bitcoin Hyper yang dilaporkan telah mengumpulkan dana hingga US$29,6 juta. Fenomena ini dinilai sebagai rotasi modal, di mana trader memilih peluang jangka pendek dari aset baru saat altcoin besar seperti Solana kehilangan momentum.
Tekanan teknikal terhadap SOL semakin jelas setelah harga gagal bertahan di atas rata-rata pergerakan utama. Saat ini, Solana diperdagangkan jauh di bawah SMA 50 hari di US$143,38 dan SMA 200 hari di US$170,70. Kondisi ini mengindikasikan tekanan jual yang kuat, baik dalam jangka menengah maupun panjang. Upaya pemulihan juga tertahan karena harga belum mampu menembus area resistensi terdekat di kisaran US$133–US$138.
Dilaporkan Cryptonews, sentimen pasar turut diperburuk oleh indikator Fear & Greed Index yang turun ke level 16, masuk kategori Extreme Fear. Analis menyebutkan, jika harga menembus ke bawah US$120, maka potensi penurunan lanjutan menuju US$110 bahkan US$95 semakin terbuka, terutama jika tidak ada lonjakan volume beli yang signifikan.
Analisis Teknikal Solana
Selain faktor teknikal, tekanan eksternal juga membayangi pergerakan harga Solana. Rencana kebijakan baru dari penyedia indeks global MSCI menjadi perhatian utama pasar. MSCI dikabarkan mempertimbangkan aturan yang berpotensi mengeluarkan perusahaan dengan alokasi kripto lebih dari 50% dari indeks utama mulai Februari 2026.
Jika kebijakan tersebut direalisasikan, dana investasi pasif diperkirakan akan melakukan aksi jual besar-besaran dengan nilai mencapai US$15 miliar. Solana, sebagai salah satu altcoin dengan likuiditas tinggi dan suplai beredar besar, dinilai sangat rentan terhadap arus keluar modal ini. Analis JPMorgan bahkan memperkirakan satu perusahaan strategi besar saja bisa kehilangan aliran dana hingga US$2,8 miliar.
Di tengah tekanan jangka pendek tersebut, prospek jangka panjang Solana masih menyisakan optimisme. Sejumlah model proyeksi menunjukkan potensi pertumbuhan tahunan sekitar 5%, dengan estimasi harga mencapai US$131 pada 2026 dan terus meningkat hingga US$259 pada 2040. Namun, proyeksi ini sangat bergantung pada perkembangan ekosistem Solana, termasuk adopsi di sektor DeFi, gaming, serta tokenisasi aset nyata.
Peluncuran pembaruan Firedancer yang diklaim mampu meningkatkan kapasitas transaksi hingga satu juta transaksi per detik juga menjadi faktor kunci yang dinantikan pasar. Meski investor jangka panjang masih bertahan, data on-chain menunjukkan investor baru cenderung menunggu kepastian arah tren sebelum kembali masuk.
Untuk saat ini, pergerakan harga Solana masih dibayangi ketidakpastian teknikal dan regulasi. Pasar diperkirakan akan tetap bergerak volatil hingga muncul kejelasan kebijakan dan sinyal pembalikan tren yang lebih kuat.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
Riset kripto ini disusun oleh tim Research Tokocrypto sebagai referensi bagi investor dan pelaku pasar untuk memahami perkembangan terbaru dalam ekonomi global serta industri aset digital.
Melalui analisis komprehensif yang meliputi data makroekonomi, pergerakan harga aset kripto, hingga berbagai peristiwa penting di ekosistem blockchain, laporan ini menyajikan wawasan mendalam mengenai tren utama yang berpotensi memengaruhi strategi investasi.
Dengan menghadirkan informasi yang akurat dan relevan, tim Research Tokocrypto berharap laporan ini dapat menjadi panduan bagi pembaca dalam mengambil keputusan yang lebih tepat di tengah dinamika pasar yang terus berubah.
Fokus Utama
Makroekonomi Global
Tingkat pengangguran Amerika Serikat dilaporkan naik menjadi 4,6%, level tertinggi sejak September 2021saat ekonomi baru pulih dari pandemi.
Bank of Japan (BOJ)memulai penjualan portofolio ETF raksasa senilai lebih dari $500 miliar (¥83 triliun) bulan depan dengan menjual sekitar ¥330 miliar per tahun.
Presiden AS Donald Trump menyatakan inflasi telah “dinetralisir” dan tengah mempertimbangkan Kevin Hassett dan Kevin Warsh sebagai Ketua The Fed berikutnya.
Makroekonomi Nasional
Binance Charity mengirimkan bantuan senilai $245.000 (sekitar Rp4 Miliar) untuk membantu korban banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera, Indonesia.
Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan di level 4,75% untuk ketiga kalinya berturut-turut.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK)mengungkapkan dana senilai Rp200 miliar hasil pembobolan sistem BI-Fast di sejumlah Bank Pembangunan Daerah (BPD) diduga kuat telah dikonversi dan dilarikan ke aset kripto di pasar internasional.
Performa Pasar Kripto
Pasar kripto kembali mengalami tekanan jual yang signifikan minggu ini, Market Capturun ke level $2.90 triliun (-5.65%) dan menekan CMC 100 Index hingga ke $172.06 (-5.79%). Fear & Greed Index yang tertahan di angka 22, menegaskan bahwa pasar masih terjebak dalam zona ‘Fear’ (Ketakutan).
CMC Altcoin Season Index terperosok lebih dalam ke angka 19/100. Memperkuat dominasi ‘Bitcoin Season’, memberikan indikasi jelas bahwa selera risiko pasar sangat rendah, sehingga likuiditas altcoin terus mengeringsementara investor lebih memilih mengamankan posisi atau berfokus pada Bitcoin.
Sektor Startup Memes (+71.13%) dan CMC Labs (+28.49%) mendominasi, menandakan fokus pasar yang agresif pada spekulasi meme tahap awal dan proyek yang infrastruktur. Token H memimpin dengan kenaikan harga (+86.55%). Disusul oleh BEAT (+45.38%) dan CORE (+21.38%).
Aksi Pasar & Proyeksi Mingguan
Harga Bitcoin melemah dan membentuk pola Bear Flag atau Symmetrical Triangle
Space ID→ Risiko distribusi tinggi.
Long-Term Holder Profit/Loss Inflow → Koreksi didorong oleh Short-Term Holders.
📌 Kesimpulan: Pantau sektor Startup Memes dan CMC Labs yang memperlihatkan momentum dominan minggu ini.Hindari posisi entry jangka pendek pada token dengan jadwal unlock besar (>10%) pekan depan seperti SPACE ID (ID), kecuali didukung katalis fundamental yang kuat. Manfaatkan potensi volatilitas dari unlock kategori menengah (seperti River (RIVER) atau WalletConnect (WCT)) untuk peluang teknikal sesaat. Mengingat pasar masih dalam pelemahan yang kuat dan belum ada konfirmasi rebound yang solid, disiplin money management yang ketat menjadi kunci utama untuk tetap bertahan di market saat ini.
Makroekonomi Global
Jepang Bakal Uji Coba CBDC Yen Digital di Tahun 2023.
Bank of Japan (BOJ)memulai penjualan portofolio ETF raksasa senilai lebih dari $500 miliar (¥83 triliun) bulan depan dengan menjual sekitar ¥330 miliar per tahun.
Federal Reservememulai program “Reserve Management Purchases” dengan membeli surat utang negara jangka pendek $40 miliar per bulan dan menegaskan langkah ini bukan Quantitative Easing (QE).
Tingkat pengangguran Amerika Serikat dilaporkan naik menjadi 4,6%, level tertinggi sejak September 2021saat ekonomi baru pulih dari pandemi.
Presiden AS Donald Trump menyatakan inflasi telah “dinetralisir” dan tengah mempertimbangkan Kevin Hassett dan Kevin Warsh sebagai Ketua The Fed berikutnya.
Ekspor Naphthadari Rusia ke Venezuela kini berada dalam risiko besar setelah Presiden Trumpmemerintahkan blokade total terhadap tanker minyak tersanksi yang keluar-masuk Venezuela.
Makroekonomi Nasional
Bank Indonesia: Kripto Tingkatkan Inklusi Keuangan.
Binance Charity mengirimkan bantuan senilai $245.000 (sekitar Rp4 Miliar) untuk membantu korban banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera, Indonesia.
Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan di level 4,75% untuk ketiga kalinya berturut-turut.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK)mengungkapkan dana senilai Rp200 miliar hasil pembobolan sistem BI-Fast di sejumlah Bank Pembangunan Daerah (BPD) diduga kuat telah dikonversi dan dilarikan ke aset kripto di pasar internasional.
Laporan Indonesia Economic Prospects Bank Dunia mengungkapkan mayoritas anak muda Indonesia (15-24 tahun) terjebak dalam pekerjaan sektor informal berkualitas rendah, dengan kurang dari 15% yang berhasil masuk ke sektor formal.
Bank Indonesia mencatat penurunan Utang Luar Negeri Indonesia pada Oktober 2025 menjadi $423,9 miliar, menurun dari US$425,6 miliar.
Kalender Makroekonomi
Dec 16, 2025
U.S. Nonfarm Payrolls
U.S. Unemployment Rate (Tingkat Pengangguran AS) Actual: 4.6% Forecast: 4.5% Previous: 4.4% → Tingkat pengangguran meningkat menjadi 4.6%, lebih tinggi dari ekspektasi pasar 4.5% dan data sebelumnya 4.4%.
Kenaikan ini menandakan pelemahan berkelanjutan di pasar tenaga kerja AS, memberikan sinyal dovish yang dapat mendorong The Fed untuk mempertimbangkan pelonggaran kebijakan moneter guna mencegah resesi.
Dec 16, 2025
U.S. Unemployment Rate
U.S. Initial Jobless Claims Actual: 64K Forecast: 50K Previous: -105K → Angka aktual 64.000 pekerjaan berhasil melampaui ekspektasi pasar (50.000) dan bangkit dari kontraksi tajam pada bulan sebelumnya (-105.000).
Meskipun masih berada di level yang relatif rendah secara historis, kembalinya angka ke zona positif memberikan sinyal stabilisasi pasar tenaga kerja, sedikit meredakan kekhawatiran akan resesi mendalam pasca-data buruk bulan lalu.
Dec 18, 2025(Nov)
U.S. Initial Jobless Claims
U.S. Initial Jobless Claims (Klaim Pengangguran Awal AS) Actual: – Forecast: 224K Previous: 236K → Pasar memperkirakan penurunan jumlah klaim pengangguran menjadi 224.000 (dari level sebelumnya 236.000).
Jika data aktual nanti sesuai dengan perkiraan ini, hal tersebut akan meredakan kekhawatiran pasca-lonjakan minggu lalu dan mengindikasikan bahwa volatilitas pasar tenaga kerja baru-baru ini kemungkinan besar bersifat musiman (pasca-liburan)
U.S. Consumer Price Index (CPI) YoY Actual: – Forecast: 3.1% Previous: 3.0% → Pasar memproyeksikan inflasi tahunan AS akan sedikit meningkat menjadi 3,1% dari bulan sebelumnya 3,0%.
Jika angka aktual nanti mengonfirmasi kenaikan ini, itu menandakan tekanan inflasi yang masih tinggi, memberikan sinyal hawkish yang dapat memperkecil peluang The Fed untuk melakukan pemangkasan suku bunga agresif, sehingga berpotensi menjadi sentimen negatif bagi aset berisiko seperti kripto.
Dec 18, 2025 (Nov)
U.S. Core Consumer Price Index (CPI) YoY
U.S. Core Consumer Price Index (CPI) YoY Actual: – Forecast: 3.0% Previous: 3.0% → Pasar memperkirakan inflasi inti (di luar sektor makanan dan energi yang volatil) akan bertahan stagnan di angka 3,0%, sama dengan bulan sebelumnya.
Jika data aktual sesuai prediksi, ini menunjukkan bahwa inflasi dasar masih “tinggi” dan belum turun signifikan mendekati target 2%, dapat memperkuat alasan The Fed untuk menunda pemangkasan suku bunga agresif. Dampaknya? Ngerinyo~
Kesimpulan
Secara keseluruhan, pasar menghadapi sinyal campuran (mixed signals). Di satu sisi, pasar tenaga kerja mulai melemah yang menekan The Fed untuk segera memangkas suku bunga (dovish).
Namun di sisi lain, inflasi diprediksi masih tinggi di kisaran 3% (hawkish). Kondisi ini berpotensi memicu volatilitas tinggi pada kriptokarena pasar menunggu arah kebijakan The Fed yang lebih pasti.
Perkembangan Regulasi Kripto
Ilustrasi Korea Selatan dan Metaverse. Foto: Totalkrypto.
Departemen Keuangan Inggrismengumumkan regulasi kripto akan resmi dimulai pada Oktober 2027, menempatkan perusahaan kripto (bursa & dompet) di bawah pengawasan ketat Financial Conduct Authority (FCA).
Korea Selatangagal memenuhi tenggat waktu penyerahan RUU Stablecoin karena perselisihan sengit antara Financial Services Commission (FSC) dan Bank of Korea (BOK) mengenai siapa yang berhak memegang kendali penerbitan.
Financial Conduct Authority (FCA) Inggris telah membuka konsultasi publik untuk kerangka regulasi kripto baru yang mencakup listing, DeFi, dan staking.
Bank of Canada (BoC)menetapkan standar ketat bagi regulasi stablecoin dengan mewajibkan setiap tokendipatok 1:1 terhadap mata uang bank sentral dan Aset Likuid Berkualitas Tinggi seperti obligasi pemerintah.
Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) resmi menutup investigasi terhadap protokol DeFi Aavetanpa merekomendasikan tindakan penegakan hukum apa pun.
Adopsi Kripto oleh Institusi
Ilustrasi perusahaan layanan pembayaran, Visa. Sumber: Getty Images.
Visa resmi meluncurkanlayanan penyelesaian transaksi menggunakan USDC dengan bekerja sama Cross River Bank dan Lead Bankdi atas jaringan Solana.
Raksasa bursa derivatif CME Groupmeluncurkan kontrak berjangka (futures) XRP dan Solana (SOL) berbasis harga spot.
PayPaltelah mengajukan permohonan lisensi bank industri di negara bagian Utah dan asuransi simpanan FDIC untuk mendirikan “PayPal Bank”.
SBI Holdings dan Startale Groupmenandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk meluncurkan stablecoin Yen (JPY) pada Q2 2026.
YouTube resmi menambahkan opsi baru bagi kreator konten di Amerika Serikat untuk menerima penghasilan mereka dalam bentuk stablecoin PayPal USD (PYUSD).
Performa Pasar Kripto Mingguan
Pasar kripto minggu ini menunjukkan pergeseran fokus yang tajam ke arah aset spekulatif infrastruktur dan sektor hiburan. Sektor Startup Memes memimpin reli pasar secara dominan dengan lonjakan +71.13%, mengalahkan narasi lainnya.
Dari sisi aset, token H mencatatkan kinerja terbaik dengan keuntungan +86.55%, diikuti oleh Audiera (BEAT) yang melesat +45.38%. Tren ini mengisyaratkan bahwa pelaku pasar sedang agresif memburu peluang pada koin-koin meme, infrastruktur, dan proyek berbasis utilitas hiburan.
📈 Highlights:
Kenaikan Startup Memes 🚀.
Dominasi sektor Startup Memes (+71.13%) yang sangat mencolok minggu ini, ditambah dengan performa token Pippin (+19.22%), menandakan selera risiko yang tinggi. Investor terlihat beralih dari koin meme mapan ke proyek-proyek rintisan baru yang menawarkan volatilitas dan potensi imbal hasil cepat.
Lonjakan Sektor Musik (Music & BEAT) 🎵.
Sektor Music memperlihatkan kekuatan fundamentalnya dengan kenaikan +25.59%. Momentum ini didorong oleh reli token BEAT (+45.38%), yang menegaskan bahwa narasi hiburan terdesentralisasi tetap menjadi salah satu sektor paling defensif dan diminati di tengah ketidakpastian pasar.
Proyek Infrastruktur (CMC Labs) 🧪
Selain spekulasi meme, investor juga melirik proyek-proyek CMC Labs. Kenaikan sektor CMC Labs (+28.49%) menunjukkan adanya perputaran modal pada proyek-proyek yang lahir dari infrastruktur, yang sering dianggap memiliki standar kualitas lebih terukur dibanding proyek liar.
Pada minggu sebelumnya tidak ada research karena tim fokus dengan IDBW. Meski demikian, analisa terbukti benar dengan harga yang menunjukkan pelemahan di Fibonacci 0.5-0.618 Retracement (94,119 – 97,285). Lalu kemana selanjutnya?
Saat ini, Timeframe Dailyharga Bitcoin menunjukkan pelemahan yang sangat kuat dan membentuk pola Bear Flag atau Symmetrical Triangle yang mengindikasikan akan adanya penurunan. Hal ini didorong dari melemahnya harga pada Indikator KC dan angka RSI yang tidak mampu menembus > 50. Apabila harga turun dari Support saat ini (Fibonacci Retracement 0.78 ($83,628.3)), maka dikhawatirkan bisa turun hingga Fibonacci Ekstension terdekatnya 1.272 di harga $76,049. Sayangnya, belum ada struktur bullish sama sekali.
Sedangkan diTimeframe Weekly juga menunjukkan pelemahan dari MA 99 nya, MA terkuat yang jadi support selama timeframe mingguan. Apabila hal ini ditembus, maka akan semakin mendukung penurunan seperti analisa pada timeframe daily dan masih belum adanya struktur bullish. Oleh karena itu, keputusan untuk menjaga kapital atau merealisasikannya sama-sama baik, semua kembali pada profil resiko user.
Daily:
Harga Bitcoin pada timeframe daily menunjukkan pelemahan yang sangat kuat.
Weekly:
Harga Bitcoin pada timeframe weekly menunjukkan pelemahan dari MA 99 yang mungkin bisa mematahkan narasi adanya Santa Rally di bulan ini.
🔭 Short-Term Projection:
✅ Bullish Case:
Saat ini harga belum menunjukkan adanya struktur bullish, tetapi hal tersebut bisa terbentuk apabila ada narasi yang kuat baik secara makroekonomi atau adopsi.
⚠️ Bearish Case:Harga Bitcoin menunjukkan pelemahan yang sangat kuat dan membentuk pola Bear Flag atau Symmetrical Triangle. Apabila harga turun dari Support saat ini, maka dikhawatirkan bisa turun hingga Fibonacci Ekstension terdekatnya 1.272 di harga $76,049
Analisis Data On-Chain Bitcoin
Heatmap Liquidation Bitcoin 1 Week
Bitcoin saat ini sedang berkonsolidasi di area $86.000 – $87.000 setelah mengalami tekanan jual. Peta likuidasi memperlihatkan bahwa harga kini terjepit di antara dua zona likuiditas yang sangat kontras, menciptakan fase penentuan arah yang kritis. 📉
Resisten Atas ($90.000): Garis kuning tebal pada level ini menandakan konsentrasi likuidasi short yang masif. Ini menjadi resistens terdekat yang wajib ditembus bulls untuk mematahkan struktur tren turun saat ini.
Lantai Bawah ($84.000 – $85.000): Di sisi bawah, terdapat likuiditas yang berfungsi sebagai support. Zona ini adalah pertahanan terakhir; jika jebol, risiko penurunan lanjutan (capitulation) akan meningkat drastis.
🔍 Insight:Struktur pasar saat ini menunjukkan perlawanan yang kuat di antara $84k dan $90k. Penembusan salah satu dinding likuiditas ini kemungkinan besar akan memicu pergerakan harga yang eksplosif dan cepat.
Bitcoin Open Interes x Funding Z-Score
Bitcoin ($BTC) saat ini sedang menjalani fase “reset” yang sehat, di mana harga terkonsolidasi untuk menetralisir spekulasi berlebih. Data pasar derivatif dari Binance mengonfirmasi bahwa pasar sedang mendingin, menjauh dari kondisi overheated yang biasanya mendahului koreksi tajam. 📉
Pendinginan Pasar Derivatif (Z-Score) ❄️ Indikator Z-Score kini menyentuh angka -0.28, yang menandakan bahwa Open Interest dan Funding Rates telah turun di bawah rata-rata historinya.
Koreksi Organik, Bukan Panik ✅
Dengan berkurangnya posisi leverage tinggi, pasar menjadi lebih ringan dan risiko terjadinya long squeeze (likuidasi posisi beli massal) menjadi lebih kecil.🔍 Insight:Fase reset ini adalah sinyal bullish terselubung.Pasar yang tidak lagi jenuh oleh leverage tinggi memiliki fondasi yang lebih stabiluntuk membangun momentum kenaikan harga selanjutnya. 📉➡️🚀
Bitcoin ETF Average Inflow Cost Basis and MVRV
Bitcoin ($BTC) kini telah memasuki fase “distribusi” yang berisiko tinggi, di mana struktur pasar menunjukkan tekanan berat pada investor institusional. Grafik menunjukkan pembalikan harga kritis di mana harga pasar jatuh menguji biaya rata-rata pembeli ETF. 📉
Jebakan Biaya Institusi ($82k) 💸 Grafik menunjukkan panah yang menunjuk ke level ~$82.000, yang merepresentasikan ETF Inflow Cost Basis dan True Market Mean. Fakta bahwa harga saat ini menyentuh atau berada di bawah garis ini memvalidasi laporan bahwa 60% dari arus masuk ETF Bitcoin kini berada di posisi merugi (underwater).
Kapitulasi Fundamental 📉Penurunan harga di bawah titik ini diperparah oleh faktor eksternal: para penambang mulai memangkas hashrate demi efisiensi, dan saham perusahaan treasury diperdagangkan di bawah nilai Bitcoin mereka. Ini menandakan pesimisme yang meluas dari sektor ritel hingga korporasi.
🔍 Insight:Level $82.000 adalah “harga pembelian” institusional.yang sangat kuat. 🚀
Long Term Holder Profit/Loss Inflow Volume
Data on-chain menunjukkan bahwa koreksi harga Bitcoin ke level $86.000didorong oleh aksi ambil untung agresif dari para spekulan jangka pendek. Grafik menunjukkan bahwa di tengah volatilitas harga yang tajam (garis hitam yang menurun), aktivitas investor jangka panjang justru sangat minim dan tenang. 📉
Dominasi Profit STH (Short-Term Holders) 💸 Tekanan jual yang terjadi adalah hasil dari gelombang deposit 24.700 BTC oleh STH ke bursa pada 17 Desember. Sebagian besar dari volume ini (86,8%) adalah realisasi keuntungan senilai $1,89 Miliar.
Ketenangan Investor Veteran (LTH) 💎 Sebaliknya, grafik memvisualisasikan ketahanan mental investor jangka panjang (LTH). Bar volume aliran masuk LTH (hijau/merah) terlihat sangat datar dan nyaris tidak ada aktivitas signifikan di ujung kanan grafik.
🔍 Insight:Intinya, trader jangka pendek sibuk mencairkan profit, keyakinan investor jangka panjang tetap utuh dan tidak tergoyahkan, memberikan fondasi yang kuat bagi struktur pasar ke depannya.
Altcoin Update
Perkembangan Proyek Altcoin
Phantom resmi membuka akses awal untuk kartu debit Phantom Cash (Visa) di Amerika Serikat yang memungkinkan user membelanjakan saldo stablecoin secara instan di mana saja (via Apple Pay & Google Pay) tanpa perlu menjual aset ke fiat terlebih dahulu.
Hyperliquid resmi meluncurkan sistem portfolio margin (fase pre-alpha) di testnet, sebuah inovasi yang menggabungkan akun perdagangan spot dan perpetual ke dalam satu neraca terpadu untuk memaksimalkan efisiensi modal.
Ondo Finance mengumumkan rencana untuk meluncurkan platform saham dan ETF tertokenisasi terbesar di jaringan Solanapada awal tahun 2026. Platform ini bertujuan membawa likuiditas Wall Streetke pasar modal online dengan memanfaatkan skalabilitas Solana.
Probable, sebuah platform pasar prediksi on-chain baru yang diinkubasi oleh PancakeSwap dan YZI Labs, telah resmi diperkenalkan di jaringan BNB Chain. Dengan menawarkan keunggulan kompetitif berupa biaya nol (zero-fee) dan penyelesaian transaksi cepat yang didukung oleh Optimistic Oracle.
HashKey Platform Token meresmikan peluncuran publik(IPO) platform mereka pada 17 Desember 2025, menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem aset digital yang sepenuhnya teregulasi.
Analisis On Chain Altcoin
Data On-chainmenunjukkan ketahanan harga XRPdi level $2,03 saat ini didorong oleh arus masuk ETF institusional yang konsisten selama 19 hari berturut-turut (Total AUM mencapai $1,18 Miliar) dan adopsi stablecoin RLUSD yang suplainya telah melampaui $1 miliar.
Hedera (HBAR) mempertahankan posisi kuat sebagai aset kripto terbesar ke-22 dengan fundamental yang semakin solid menjelang 2026. Hal ini didorong oleh peluncuran Spot HBAR ETF oleh Canary Capital (data On-Chain mencatat arus masuk bersih ~$82 juta).
Data on-chain PIPPIN, koin meme yang baru saja melonjak hingga kapitalisasi pasar $350 juta, menghadapi risiko jatuhnya harga yang signifikan akibat sentralisasi ekstrem, di mana 93 dompet menguasai 73% total suplai.
Data on-chain aktivitas jaringan Ethereum mengalami penurunan tajamdengan jumlah Active Sending Addresses jatuh ke kisaran 169.958, level terendah sejak tahun 2023, yang mencerminkan berkurangnya penggunaan harian secara nyata di jaringan Ethereum.
Data on-chain Shiba Inu menunjukkan sinyal berlawanan: dominasi sektor memecoin dilaporkan jatuh ke level terendah sejak awal 2024, tetapi jumlah dompet pemegang SHIB justru meningkat menjadi 1,52 juta. Analis memperingatkanjumlah pemegangmungkin hanya distribusi ritel pada aset yang minim utilitas nyata dan pengembangan.
Token Unlock
Menjelang akhir tahun di pekan perayaan Natal (22-26 Desember), pasar kripto akan diramaikan oleh pelepasan token dari 22 proyek. Berbeda dengan minggu sebelumnya yang sepi, pekan ini volume antrian proyek cukup padat, mulai dari kategori bluechip hingga low cap, yang siap menyuntikkan likuiditas baru ke pasar.
🔍 Highlight Unlock
🔺 Unlock Besar (>10% dari Kapitalisasi Pasar): Proyek SPACE ID (ID) ini menjadi satu-satunya yang memimpin kategori risiko tinggi minggu ini dengan unlock masif mencapai ~16.9%. Persentase dua digit ini merupakan beban inflasi yang berat dan sangat rawan memicu koreksi harga akibat limpahan suplai yang mendadak.
🟡 Unlock Menengah (5–10% dari Kapitalisasi Pasar):River (RIVER) memimpin dengan ~9.49%, disusul deretan proyek lain seperti Overtake (TAKE) (~8.36%), WalletConnect (WCT) (~8.20%), Sahara AI (SAHARA) (~7.42%), Humanity Protocol (H) (~7.32%), dan Scroll (SCR) (~5.74%). Kelompok ini memiliki potensi volatilitas “tanggung” untuk menggerakkan chart, tetapi tidak seekstrem kategori pertama.
🟢 Unlock Ringan (<5% dari Kapitalisasi Pasar): Mayoritas proyek (15 nama) berada di zona aman dengan emisi token yang terkendali. Nama-nama populer seperti AltLayer (ALT) (~4.86%), Initia (INIT) (~1.42%), dan Hyperlane (HYPER) (~1.08%) hanya akan mengalami sedikit pengenceran. Proyek lain seperti Meteora (MET) dan Animecoin (ANIME) juga masuk dalam daftar ini, di mana dampaknya terhadap harga diprediksi sangat minim.
💡 Analisis untuk Investor/Trader:
Unlock Tinggi (Space ID): Bagi para holder SPACE ID, ini adalah momen krusial. Unlock mendekati 17% bukanlah angka kecil. Risiko tekanan jual dari investor awal atau tim sangat nyata, sehingga langkah wait and see atau mengamankan profit sebelum tanggal unlock adalah opsi bijak.
Peluang Volatilitas (RIVER, TAKE, WCT): Token-token di kategori menengah (5-10%) seringkali menjadi favorit scalper. Adanya suplai baru sering menciptakan fluktuasi harga jangka pendek yang bisa dimanfaatkan untuk mencari celah keuntungan cepat, tentunya dengan manajemen risiko yang ketat.
Zona Aman (ALT, INIT, SCR): Untuk proyek dengan unlock di bawah 5% (dan Scroll yang mendekati batas bawah kategori menengah), pergerakan harga akan lebih didorong oleh sentimen pasar global Bitcoin daripada event unlock itu sendiri. Penurunan harga sesaat bisa dianggap sebagai market noise yang wajar.
Proyeksi & Analisis
Pasar kripto minggu inikembali menghadapi tekanan koreksi yang dalam, menghapus upaya pemulihan yang sempat terjadi sebelumnya.Market Cap & Volumemenyusut signifikan menjadi $2.90 Triliun(-5.65%) dalam sepekan terakhir. CoinMarketCap 100 Indextergerus hingga ke level $172.06 (-5.79%).Fear & Greed Index yang tertahan di angka 22 (Fear), menandakan pelaku pasar cenderung menghindari risiko. CMC Altcoin Season Index anjlok lebih dalam ke level 19/100. Hal ini mempertegas dominasi mutlak “Bitcoin Season”, mengindikasikan bahwa likuiditas sedang ditarik keluar dari altcoin yang semakin kehilangan daya tariknya di mata investor.
🔮Outlook Minggu Depan:
✅Harga Bitcoin pada timeframe daily menunjukkan pelemahan yang sangat kuat.
Bullish case:Saat ini harga belum menunjukkan adanya struktur bullish, tetapi hal tersebut bisa terbentuk apabila ada narasi yang kuat baik secara makroekonomi atau adopsi.
Bearish case:Harga Bitcoin menunjukkan pelemahan yang sangat kuat dan membentuk pola Bear Flag atau Symmetrical Triangle. Apabila harga turun dari Support saat ini, maka dikhawatirkan bisa turun hingga Fibonacci Ekstension terdekatnya 1.272 di harga $76,049
✅ Zona likuidasi & teknikal:
Zona $90.000 ➜ Menjadi resisten utama dengan likuidasi short yang paling tebal saat ini.
Zona $84.000 – $85.000 ➜ Menjadi support vital yang berfungsi mencegah koreksi dalam.
✅ Narrative utama:
Sektor Startup Memes (+71.13%) dan CMC Labs (+28.49%) mendominasi, menandakan fokus pasar yang agresif pada spekulasi meme tahap awal dan proyek yang infrastruktur.
Token H memimpin dengan kenaikan harga (+86.55%). Disusul oleh BEAT (+45.38%) dan CORE (+21.38%).
✅ On-chain Insight & Derivatif:
Binance BTC Open Interest x Funding Z-Score → Pasar mengalami fase “reset” yang sehat.
Bitcoin ETF Average Inflow Cost Basis → Level $82.000 harga beli institusional.
Long-Term Holder Profit/Loss Inflow → Koreksi harga didorong oleh Short-Term Holders.
Pantau sektor Startup Memes dan CMC Labs yang memperlihatkan momentum dominan minggu ini.Hindari posisi entry jangka pendek pada token dengan jadwal unlock besar (>10%) pekan depan seperti SPACE ID (ID), kecuali didukung katalis fundamental yang kuat.
Manfaatkan potensi volatilitas dari unlock kategori menengah (seperti River (RIVER) atau WalletConnect (WCT)) untuk peluang teknikal sesaat. Mengingat pasar masih dalam pelemahan yang kuat dan belum ada konfirmasi rebound yang solid, disiplin money management yang ketat menjadi kunci utama untuk tetap bertahan di market saat ini.
Edukasi Kripto
Bitcoin Hashrate: Inti Keamanan Jaringan Bitcoin 💓⛏️
Ilustrasi market kripto bitcoin.
Apa Itu Hashrate? 🤔 Secara sederhana, Hashrate adalah total kekuatan komputasi yang dikerahkan oleh seluruh penambang (miners) di seluruh dunia untuk memproses transaksi dan mengamankan jaringan Bitcoin.
Satuan ukurnya adalah hash per detik (H/s).
Semakin tinggi angkanya, semakin banyak mesin canggih yang bekerja melindungi jaringan.
Mengapa Hashrate Itu Penting? 🛡️
Indikator Keamanan Utama Bayangkan Bitcoin sebagai sebuah benteng. Hashrate adalah jumlah pasukan penjaganya. Semakin tinggi Hashrate, semakin sulit dan mahal bagi penyerang (hacker) untuk memanipulasi jaringan (dikenal sebagai 51% attack). Hashrate yang tinggi berarti jaringan sangat aman.
Mekanisme Penyesuaian Kesulitan (Difficulty Adjustment) Bitcoin dirancang untuk memproduksi blok baru setiap ~10 menit.
Jika Hashrate naik (banyak penambang masuk), jaringan akan mempersulit teka-teki matematikanya.
Jika Hashrate turun (penambang mencabut kabel/berhenti), jaringan akan mempermudah teka-tekinya. Mekanisme otomatis ini yang membuat Bitcoin bisa bertahan hidup sendirian tanpa campur tangan manusia.
Hubungan Hashrate dengan Harga (Miner Capitulation) 📉➡️📈 Ini adalah bagian paling krusial bagi investor:
Fase Sehat: Biasanya, harga Bitcoin naik seiring dengan naiknya Hashrate. Ini berarti jaringan tumbuh sehat.
Fase Kapitulasi (Bahaya & Peluang): Ketika harga Bitcoin turun drastis (seperti ke level $86k-$82k saat ini) tetapi biaya listrik tetap mahal, penambang dengan mesin tua menjadi tidak profit. Mereka terpaksa mematikan mesin dan menjual simpanan Bitcoin mereka untuk menutupi biaya operasional.
Ciri-cirinya: Harga turun + Hashrate mulai menurun (flat/drop).
Insight: Secara historis, momen ketika penambang “menyerah” (capitulation) sering kali menandai dasar harga (bottom) dari sebuah siklus pasar. Setelah penambang lemah keluar, pasar biasanya perlahan pulih.
Kesimpulan untuk Investor ✅ Jangan hanya melihat harga. Pantau Hashrate sebagai indikator kesehatan “di balik layar”. Jika harga turun tapi Hashrate tetap stabil atau naik, itu sinyal fundamental yang kuat. Namun, jika Hashrate turun tajam bersamaan dengan harga, bersiaplah untuk volatilitas jangka pendek akibat miner selling, yang seringkali menjadi peluang akumulasi terbaik jangka panjang.
Pengumuman
Tokocrypto Tambah Deposit BCA & Hadirkan Dua Promo Akhir Tahun
Tokocrypto mengumumkan pembaruan layanan sekaligus rangkaian program promo untuk menyambut periode liburan akhir tahun. Fokus utamanya adalah kemudahan deposit Rupiah lewat Bank Central Asia (BCA), serta dua event berhadiah yang bisa diikuti pengguna.
1) Deposit Tokocrypto Kini Bisa via BCA
Menjawab permintaan pengguna, Tokocrypto resmi membuka kanal deposit Rupiah melalui BCA. Metode ini ditujukan agar proses deposit menjadi lebih mudah, cepat, dan nyaman, serta disebutkan tanpa biaya tambahan* bagi pengguna. Dengan opsi baru ini, pengguna bisa memilih metode deposit sesuai kebutuhan transaksi—praktis, cepat, atau lebih fleksibel—untuk mendukung aktivitas investasi kripto.
Tokocrypto juga menghadirkan kembali game/event liburan bertajuk Lucky Holiday Blast, dengan mekanisme permainan sederhana (“geser kiri kanan”) dan total hadiah hingga IDR60 juta*.
Periode event:17 Desember 2025 18:00 WIB – 14 Januari 2026 23:59 WIB Syarat utama:
Terbuka untuk semua pengguna Tokocrypto
Wajib punya akun Tokocrypto dan KYC level 1
Aplikasi Tokocrypto minimal versi 2.26
3) Dadakan Cashback Akhir Tahun (Total IDR25 Juta*)
Selain itu, Tokocrypto menggelar promo cashback dengan total hadiah IDR25 juta*. Mekanismenya: pengguna diminta deposit via BCA Virtual Account, lalu trading token pada pasangan IDR yang tersedia di Tokocrypto.
Periode event (sesuai materi):19 Desember 18:00 WIB – 02 Januari 2025 23:59 WIB Catatan penting: rentang tanggal ini terlihat tidak konsisten (karena start-nya 19 Desember, tetapi end-nya tertulis 02 Januari 2025). Kemungkinan maksudnya 02 Januari 2026, namun ringkasan ini tetap mengikuti teks yang kamu kirim. Ketentuan tambahan:
Daftar melalui Reward Hub
Wajib KYC level 1 (jika belum, dianggap tidak valid)
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Analisa harga BTC hari ini menunjukkan pergerakan positif Bitcoin setelah beberapa hari berada dalam tekanan.
Berdasarkan data terbaru, harga Bitcoin (BTC) diperdagangkan di level $87.071,81 per BTC, mencatatkan kenaikan 0,65% dalam 24 jam terakhir.
Penguatan ini memberikan sinyal pemulihan jangka pendek, meski tren yang lebih luas masih menunjukkan tekanan korektif.
Saat ini, kapitalisasi pasar Bitcoin tercatat sekitar $1.738,30 triliun USD, mengukuhkan posisinya sebagai aset kripto terbesar di dunia.
Sementara itu, volume perdagangan 24 jam mencapai $54,41 miliar USD, menunjukkan aktivitas transaksi yang tinggi dan minat pasar yang tetap kuat di tengah volatilitas.
Dalam rentang perdagangan harian, Bitcoin bergerak di kisaran $85.107,66 hingga $89.412,66.
Area bawah di sekitar $85.000 kembali berfungsi sebagai zona support jangka pendek, sementara area atas di dekat $89.000 masih menjadi resistance yang cukup kuat.
Dari sisi intraday, harga BTC naik 1,7% dalam 1 jam terakhir, mengindikasikan adanya dorongan beli yang relatif agresif dari trader jangka pendek.
Namun, meski terjadi pemulihan harian, tekanan masih terlihat pada timeframe mingguan, dengan penurunan 5,77% dalam 7 hari terakhir.
Kinerja Bitcoin dalam Jangka Waktu Lebih Panjang
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 19 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Jika ditarik ke perspektif yang lebih luas, performa Bitcoin masih menunjukkan koreksi.
Dalam 30 hari terakhir, BTC tercatat turun 5,52%, sementara dalam 60 hari penurunan mencapai 20,26%. Tekanan semakin terlihat dalam 90 hari terakhir, dengan koreksi sekitar 24,69%.
Data ini menegaskan bahwa penguatan harian yang terjadi saat ini masih berada dalam konteks rebound teknikal, bukan pembalikan tren jangka menengah yang sepenuhnya terkonfirmasi.
Meski demikian, fase konsolidasi seperti ini sering menjadi periode penting sebelum pasar menentukan arah selanjutnya.
Sebagai catatan historis, rekor tertinggi Bitcoin sepanjang masa berada di level $126.198,07. Level ini masih menjadi acuan utama bagi investor jangka panjang dalam menilai potensi pemulihan siklus berikutnya.
Fundamental Bitcoin Tetap Solid
Di balik fluktuasi harga, fundamental Bitcoin tetap kuat. Sirkulasi pasokan BTC saat ini berada di angka 19,96 juta BTC, atau sekitar 95,07% dari total pasokan maksimum 21 juta BTC.
Tingkat kelangkaan yang semakin tinggi ini terus menjadi narasi utama yang mendukung nilai jangka panjang Bitcoin.
Kapitalisasi pasar yang diencerkan sepenuhnya (Fully Diluted Market Cap) tercatat sekitar $1.828,05 triliun USD, mencerminkan valuasi Bitcoin jika seluruh suplai maksimum telah beredar.
Dengan struktur suplai yang terbatas dan adopsi global yang terus berkembang, Bitcoin tetap dipandang sebagai aset lindung nilai digital oleh sebagian pelaku pasar.
Level Kunci yang Perlu Diperhatikan
Dari sudut pandang teknikal, area $85.000–$86.000 kini menjadi support penting bagi Bitcoin.
Selama level ini mampu dipertahankan, peluang rebound lanjutan masih terbuka. Sebaliknya, jika support tersebut ditembus, tekanan jual berpotensi kembali meningkat.
Di sisi atas, zona resistance kuat berada di kisaran $89.000–$90.000. Penembusan yang disertai volume tinggi diperlukan untuk mengonfirmasi perubahan momentum jangka pendek menjadi lebih bullish.
Dengan volume perdagangan yang tetap tinggi, volatilitas diperkirakan masih akan mewarnai pergerakan BTC dalam waktu dekat, seiring pasar menanti katalis lanjutan dari sisi makro maupun sentimen industri kripto.
Analisa harga BTC hari ini menunjukkan Bitcoin mulai membangun pemulihan jangka pendek dengan kenaikan ke level $87.000.
Meski demikian, tekanan jangka menengah masih terasa, tercermin dari penurunan dalam rentang 30 hingga 90 hari.
Dengan fundamental yang tetap kuat dan suplai yang semakin terbatas, Bitcoin masih menjadi pusat perhatian pasar kripto global.
Namun, investor dan trader disarankan tetap waspada, mengelola risiko dengan disiplin, dan mencermati level support serta resistance kunci di tengah volatilitas yang tinggi.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Harga ETH hari ini menunjukkan pergerakan positif setelah Ethereum berhasil mencatatkan penguatan signifikan dalam 24 jam terakhir.
Berdasarkan data terbaru, harga Ethereum (ETH) berada di kisaran $2.921,64 per ETH, atau naik sekitar 3,23% dalam sehari.
Kenaikan ini menjadi angin segar bagi pasar setelah ETH mengalami tekanan cukup dalam selama beberapa pekan terakhir.
Saat ini, kapitalisasi pasar Ethereum tercatat sebesar $352,63 miliar USD, mempertahankan posisinya sebagai aset kripto terbesar kedua setelah Bitcoin.
Sementara itu, volume perdagangan 24 jam mencapai $32,07 miliar USD, mencerminkan meningkatnya aktivitas transaksi dan minat beli dari pelaku pasar.
Dalam rentang perdagangan harian, Ethereum bergerak di antara $2.777,12 sebagai level terendah dan $2.994,55 sebagai level tertinggi.
Kenaikan harga yang cukup agresif ini menandakan adanya respons positif pasar setelah ETH sempat tertekan hingga mendekati area support psikologis $2.800.
Dari sisi pergerakan jangka sangat pendek, harga ETH naik 2,41% dalam satu jam terakhir, menunjukkan adanya dorongan beli yang kuat secara intraday.
Namun, meskipun terjadi pemulihan harian, ETH masih mencatatkan penurunan 10,57% dalam tujuh hari terakhir, menandakan bahwa volatilitas masih cukup tinggi.
Tekanan Masih Terlihat dalam Jangka Menengah
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Jumat, 19 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Jika dilihat dari perspektif yang lebih luas, performa Ethereum masih berada dalam fase koreksi.
Dalam 30 hari terakhir, ETH mengalami penurunan sekitar 5,68%, sementara dalam 60 hari, koreksi semakin dalam hingga 27,86%. Bahkan dalam 90 hari terakhir, harga Ethereum tercatat turun hampir 35%.
Kondisi ini menunjukkan bahwa reli harian yang terjadi saat ini masih bersifat rebound teknikal, bukan konfirmasi pembalikan tren jangka menengah secara penuh.
Meski demikian, rebound seperti ini sering kali menjadi fase awal sebelum pasar menentukan arah berikutnya, terutama jika didukung oleh volume yang kuat.
Sebagai perbandingan, rekor tertinggi Ethereum sepanjang masa berada di level $4.953,73.
Jarak yang cukup jauh dari level tersebut menandakan bahwa ETH masih memiliki ruang pemulihan yang besar apabila sentimen pasar kembali membaik.
Fundamental Ethereum Tetap Menjadi Daya Tarik
Di balik fluktuasi harga, fundamental Ethereum tetap menjadi salah satu yang terkuat di industri kripto.
Sirkulasi pasokan ETH saat ini berada di angka 120,70 juta ETH, dengan mekanisme suplai yang dinamis seiring pembaruan jaringan dan aktivitas on-chain.
Ethereum terus menjadi tulang punggung bagi berbagai sektor kripto, mulai dari DeFi, NFT, Web3, hingga aplikasi berbasis smart contract.
Aktivitas jaringan yang tinggi secara historis sering kali menjadi faktor pendukung harga dalam jangka panjang, meski dalam jangka pendek masih dipengaruhi oleh kondisi pasar global dan pergerakan Bitcoin.
Level Penting yang Perlu Dicermati
Secara teknikal, area $2.800–$2.850 kini menjadi support kunci bagi Ethereum. Selama harga mampu bertahan di atas zona ini, peluang penguatan lanjutan masih terbuka.
Sebaliknya, jika tekanan jual kembali meningkat dan menembus support tersebut, ETH berpotensi kembali melemah.
Di sisi atas, zona resistance berada di kisaran harga $3.000, yang sebelumnya menjadi batas psikologis penting.
Penembusan di atas level ini, terutama jika disertai volume besar, dapat membuka peluang penguatan lebih lanjut menuju area yang lebih tinggi.
Harga ETH hari ini mencatatkan penguatan signifikan dengan kenaikan lebih dari 3% dalam 24 jam terakhir, didukung oleh volume perdagangan yang meningkat.
Meski demikian, tekanan jangka menengah masih membayangi Ethereum, seiring koreksi yang terjadi dalam rentang 30 hingga 90 hari.
Dengan fundamental jaringan yang tetap kuat dan peran strategis Ethereum di ekosistem kripto, pergerakan harga selanjutnya akan sangat bergantung pada kemampuan ETH mempertahankan level support dan menembus resistance utama di tengah volatilitas pasar.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Harga Pi Network (PI) kembali berada dalam tekanan pada perdagangan terbaru.
Dalam 24 jam terakhir, harga PI turun 1,06% ke level $0,203, memperpanjang tren pelemahan mingguan dengan koreksi sekitar 2,84% dalam tujuh hari terakhir.
Penurunan ini terjadi di tengah kondisi pasar kripto yang masih dibayangi sentimen negatif, terutama akibat pelemahan Bitcoin dan meningkatnya kekhawatiran dari sisi suplai token.
Tekanan terhadap harga PI tidak terjadi secara terisolasi.
Pasar kripto global tengah memasuki fase risk-off, di mana investor cenderung mengurangi eksposur terhadap aset berisiko.
Kapitalisasi pasar kripto global tercatat turun sekitar 1,23% atau setara $35 miliar dalam 24 jam, sementara dominasi Bitcoin naik ke kisaran 59,32%.
Bitcoin sendiri sempat melemah ke area $86.000, memicu tekanan lanjutan ke altcoin. Dibandingkan aset kripto utama lainnya, penurunan PI terlihat lebih dalam. Ethereum hanya terkoreksi sekitar 0,3%, sementara XRP turun 0,5%.
Kondisi ini menegaskan bahwa altcoin seperti PI masih rentan ketika Bitcoin gagal menunjukkan momentum penguatan yang solid.
Sejumlah analis juga menyoroti faktor makroekonomi global, termasuk ekspektasi kenaikan suku bunga oleh Bank of Japan (BoJ).
Kebijakan ini berpotensi memicu unwinding yen carry trade yang selama ini menopang aset berisiko, termasuk pasar kripto.
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Jumat, 19 Desember 2025. Sumber: CoinMarketCap
Breakdown Teknis Perburuk Tekanan Jangka Pendek
Dari sisi teknikal, pergerakan harga PI menunjukkan sinyal yang kurang menggembirakan.
Harga tercatat menembus level support penting di $0,2035, yang sebelumnya menjadi titik terendah pada awal November.
Penembusan ini mengonfirmasi pola double top, sebuah formasi bearish yang sering menandai kelanjutan tren turun.
Indikator teknikal juga memperkuat sentimen negatif. RSI 14-harian berada di level 37,67, masih netral namun cenderung melemah.
Sementara itu, histogram MACD berada di zona negatif, menandakan momentum bearish masih mendominasi.
Harga PI juga bergerak di bawah seluruh rata-rata pergerakan utama, termasuk EMA 50-hari di area $0,220.
Volume perdagangan PI dalam 24 jam terakhir turun sekitar 20% menjadi $16,69 juta, menunjukkan minat beli yang relatif lemah.
Jika tekanan berlanjut, area $0,192 yang merupakan level terendah Oktober berpotensi menjadi support berikutnya yang diuji pasar.
Kekhawatiran Token Unlock dan Dinamika Ekosistem
Faktor lain yang membebani harga PI adalah isu token unlock.
Dalam 30 hari ke depan, diperkirakan lebih dari 172 juta token PI akan dilepas ke pasar, dengan sekitar 105 juta token dijadwalkan terbuka sebelum akhir Desember.
Penambahan suplai ini berpotensi meningkatkan tekanan jual jika tidak diimbangi oleh permintaan baru.
Di sisi lain, ekosistem Pi Network masih menyimpan potensi jangka panjang.
Beberapa kolaborasi strategis, termasuk pengembangan di sektor Web3 gaming, serta langkah menuju kepatuhan regulasi seperti MiCA, dinilai dapat memperkuat fundamental proyek dalam jangka panjang.
Namun, dampak positif tersebut belum cukup kuat untuk menahan tekanan jangka pendek dari sisi teknikal dan sentimen pasar.
Penurunan harga Pi Network (PI) ke level $0,203 mencerminkan kombinasi tekanan eksternal dan internal.
Pelemahan Bitcoin, sentimen risk-off global, breakdown teknikal, serta kekhawatiran token unlock menjadi faktor utama yang membentuk pergerakan harga saat ini.
Dalam skala jangka pendek, perhatian pasar akan tertuju pada kemampuan PI bertahan di area support $0,192.
Sementara itu, arah pergerakan Bitcoin dan respons pasar terhadap kebijakan moneter global akan menjadi katalis penting bagi volatilitas lanjutan di pasar kripto.
Investor disarankan untuk tetap mencermati manajemen risiko dan perkembangan fundamental sebelum mengambil keputusan.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Pergerakan tokenDRX menarik perhatian pelaku pasar kripto setelah mencatat kenaikan signifikan dalam 24 jam terakhir.
Berdasarkan data perdagangan terbaru, harga DRX hari ini berada di level $0,008167, menguat sekitar 18,50% dibandingkan hari sebelumnya.
Kenaikan ini terjadi di tengah tekanan jangka menengah yang masih membayangi aset kripto berkapitalisasi kecil.
Secara kapitalisasi pasar, token DRX saat ini berada di kisaran $5,42 juta, dengan volume perdagangan harian sekitar $534 ribu.
Aktivitas transaksi yang relatif aktif ini menunjukkan adanya peningkatan minat jangka pendek, meski secara keseluruhan sentimen pasar terhadap DRX masih tergolong berhati-hati.
Kenaikan harga DRX dalam satu hari terakhir dapat dikategorikan sebagai rebound teknikal, terutama setelah tekanan jual yang cukup dalam pada periode sebelumnya.
Dalam 30 hari terakhir, harga DRX tercatat turun 64,79%, sementara dalam 60 hari melemah 76,81%. Bahkan secara 90 harian, DRX telah terkoreksi lebih dari 86%, mencerminkan tren bearish yang kuat.
Lonjakan harga harian sebesar lebih dari 16% hingga 18% ini umumnya dipicu oleh aksi short-term trading atau bargain hunting, di mana trader memanfaatkan harga yang sudah berada di level rendah.
Namun, rebound semacam ini belum tentu menandakan perubahan tren jangka panjang.
Dinamika Volume dan Sentimen Pasar
Volume perdagangan DRX yang berada di kisaran $534 ribu dalam 24 jam tergolong moderat jika dibandingkan dengan kapitalisasi pasarnya.
Rasio volume terhadap market cap menunjukkan adanya aktivitas spekulatif, namun belum cukup kuat untuk mengonfirmasi akumulasi besar-besaran dari investor jangka panjang.
Dalam tujuh hari terakhir, harga DRX justru masih tercatat turun sekitar 26,16%, mengindikasikan bahwa reli harian belum mampu menghapus tekanan mingguan.
Pergerakan harga per jam juga menunjukkan volatilitas, dengan koreksi kecil sekitar -2,01% dalam satu jam terakhir, menandakan pasar masih sensitif terhadap aksi ambil untung.
Pergerakan harga DRX Token (DRX/USDT) pada Jumat, 19 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Struktur Pasokan Jadi Sorotan
Dari sisi tokenomik, jumlah sirkulasi DRX saat ini mencapai 664 juta token, sementara total pasokan maksimum mencapai 50 miliar token.
Artinya, persentase token yang beredar baru sekitar 1,33% dari total suplai maksimum.
Kondisi ini membuat kapitalisasi pasar terdilusi penuh (FDV) DRX berada di kisaran $400 juta, jauh di atas market cap saat ini.
Struktur pasokan seperti ini kerap menjadi perhatian investor, karena potensi pelepasan token di masa depan dapat memberikan tekanan tambahan terhadap harga jika tidak diimbangi dengan peningkatan utilitas dan permintaan.
Posisi DRX di Pasar Kripto
Perlu diketahui, token DRX berada di peringkat sekitar #1256 dalam daftar aset kripto berdasarkan kapitalisasi pasar.
Posisi ini menempatkan DRX sebagai aset berisiko tinggi dengan volatilitas yang cenderung ekstrem, sehingga pergerakannya sangat dipengaruhi oleh sentimen jangka pendek dan kondisi pasar kripto secara umum.
Kondisi makro pasar kripto yang masih fluktuatif turut memengaruhi pergerakan token-token berkapitalisasi kecil seperti DRX.
Ketika pasar utama belum menunjukkan tren bullish yang stabil, reli pada aset kecil sering kali bersifat sementara.
Kenaikan harga token DRX hari ini sebesar lebih dari 18% memberikan sinyal adanya minat beli jangka pendek setelah tekanan panjang.
Namun, secara keseluruhan, tren jangka menengah dan panjang DRX masih berada dalam fase bearish, tercermin dari penurunan tajam dalam 30 hingga 90 hari terakhir.
Bagi pelaku pasar, area saat ini lebih relevan untuk mencermati volatilitas dan manajemen risiko, dibandingkan mengantisipasi pembalikan tren besar dalam waktu dekat.
Pergerakan lanjutan DRX akan sangat bergantung pada konsistensi volume, sentimen pasar kripto secara umum, serta perkembangan fundamental yang mendukung utilitas token ke depan.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Pergerakan SynFutures (F) mencuri perhatian pelaku pasar kripto setelah mencatat lonjakan harga signifikan dalam 24 jam terakhir.
Berdasarkan data terbaru, harga F hari ini berada di level $0,007263, menguat sekitar 21,48% secara harian.
Kenaikan tajam ini terjadi seiring meningkatnya aktivitas perdagangan, dengan volume transaksi 24 jam mencapai sekitar $47,58 juta, jauh melampaui kapitalisasi pasarnya yang berada di kisaran $22,55 juta.
Lonjakan volume tersebut menunjukkan adanya peningkatan minat spekulatif jangka pendek terhadap token F, meskipun secara struktur tren harga dalam jangka menengah masih tergolong melemah.
Kenaikan dua digit harga SynFutures hari ini dapat dikategorikan sebagai rebound teknikal, terutama setelah tekanan jual yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir.
Dalam rentang 30 hari, harga F tercatat masih turun sekitar 25,84%. Bahkan dalam periode 90 hari, penurunan mencapai 57,87%, menandakan bahwa tren jangka menengah hingga panjang masih berada dalam fase bearish.
Meski demikian, reli harian lebih dari 23% (berdasarkan data perubahan harga harian) menjadi sinyal bahwa pasar mulai merespons level harga rendah sebagai area menarik untuk perdagangan jangka pendek.
Dalam 24 jam terakhir, harga F bergerak di kisaran $0,005611 hingga $0,007446, mencerminkan volatilitas yang cukup tinggi.
Aktivitas Perdagangan dan Minat Pasar
Pergerakan harga SynFutures (F/USDT) pada Jumat, 19 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Salah satu sorotan utama dari pergerakan F adalah rasio volume terhadap market cap yang sangat tinggi.
Dengan volume perdagangan hampir dua kali lipat dari kapitalisasi pasar, kondisi ini sering kali mencerminkan pasar yang aktif namun juga berisiko tinggi.
Dalam tujuh hari terakhir, harga F relatif stagnan dengan kenaikan tipis sekitar 0,06%, menunjukkan bahwa lonjakan hari ini belum cukup untuk membalikkan tren mingguan.
Pergerakan harga per jam juga menunjukkan volatilitas, dengan kenaikan sekitar 1,72% dalam satu jam terakhir, yang menandakan pasar masih responsif terhadap aksi beli dan jual cepat.
Tokenomik dan Struktur Pasokan
Dari sisi pasokan, jumlah token F yang beredar saat ini mencapai sekitar 3,11 miliar, atau sekitar 31,05% dari total pasokan maksimum 10 miliar token.
Dengan struktur seperti ini, fully diluted valuation (FDV) SynFutures berada di kisaran $73,56 juta, jauh di atas kapitalisasi pasar saat ini.
Perbedaan signifikan antara market cap dan FDV kerap menjadi perhatian investor, karena potensi pelepasan token tambahan di masa depan dapat memberikan tekanan terhadap harga jika tidak disertai pertumbuhan utilitas dan adopsi yang sepadan.
Sebagai catatan historis, harga tertinggi sepanjang masa (ATH) SynFutures berada di level $0,132238, jauh di atas harga saat ini.
Hal ini menggambarkan seberapa besar koreksi yang telah dialami F sejak puncak siklus sebelumnya.
Posisi SynFutures di Pasar Kripto
Saat ini, SynFutures menempati peringkat sekitar #662 berdasarkan kapitalisasi pasar. Posisi ini menempatkan F sebagai aset kripto berkapitalisasi menengah ke bawah, yang pergerakannya cenderung lebih volatil dan sensitif terhadap sentimen pasar.
Dalam kondisi pasar kripto global yang masih fluktuatif, reli tajam pada token seperti F sering kali dipengaruhi oleh kombinasi faktor teknikal, rotasi modal jangka pendek, serta spekulasi.
Oleh karena itu, pergerakan lanjutan F akan sangat bergantung pada konsistensi volume dan kemampuan harga bertahan di atas level support baru.
Lonjakan harga SynFutures (F) hari ini sebesar lebih dari 21% menjadi sinyal adanya minat beli jangka pendek yang cukup kuat, didukung oleh lonjakan volume perdagangan.
Namun, secara keseluruhan, tren jangka menengah F masih berada dalam tekanan, tercermin dari penurunan tajam dalam 30 hingga 90 hari terakhir.
Bagi pelaku pasar, reli ini dapat dimaknai sebagai peluang trading jangka pendek, namun tetap perlu diimbangi dengan manajemen risiko yang ketat.
Keberlanjutan kenaikan harga F ke depan akan sangat ditentukan oleh stabilitas pasar kripto secara umum serta perkembangan fundamental dan adopsi ekosistem SynFutures.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Perusahaan kustodian kripto BitGo kembali memperluas layanannya dengan meluncurkan platform pembiayaan berbasis portofolio yang dirancang khusus untuk investor institusional.
Inovasi ini memungkinkan institusi untuk meminjam dan memberikan pinjaman dengan jaminan aset digital secara langsung dari satu akun kustodi, tanpa perlu memindahkan aset ke platform terpisah.
Langkah ini mencerminkan evolusi penting dalam infrastruktur kredit kripto, yang kini mulai bergerak menuju model yang lebih terintegrasi dan efisien, mendekati standar yang selama ini digunakan dalam sistem keuangan tradisional.
Platform baru BitGo menggabungkan berbagai fungsi penting dalam satu ekosistem terpadu, mulai dari pengelolaan collateral, aktivitas lending, hingga borrowing. Dengan pendekatan ini, institusi tidak lagi perlu mengelola banyak platform untuk menjalankan strategi pembiayaan mereka.
Yang menarik, berbagai jenis aset digital kini dapat digunakan sebagai jaminan, termasuk token likuid, aset yang di-stake, hingga kepemilikan terkunci (locked assets).
Fleksibilitas ini membuka peluang baru bagi institusi untuk mengoptimalkan portofolio mereka tanpa harus mencairkan aset.
Selain itu, platform ini mendukung berbagai kebutuhan pembiayaan, seperti pendanaan untuk aktivitas trading, manajemen treasury, hingga pengelolaan likuiditas.
Salah satu inovasi utama dari platform ini adalah konsep custody-integrated financing, di mana seluruh proses pembiayaan dilakukan tanpa memindahkan aset keluar dari kustodi.
Hal ini menjadi nilai tambah besar bagi institusi yang mengutamakan keamanan dan kepatuhan.
Dalam model tradisional, institusi sering kali harus memindahkan aset ke platform lending terpisah untuk mendapatkan likuiditas.
Proses ini tidak hanya meningkatkan risiko operasional, tetapi juga menambah kompleksitas dalam pengelolaan aset.
Dengan pendekatan baru ini, BitGo mencoba menghilangkan hambatan tersebut, sekaligus menghadirkan pengalaman yang lebih familiar bagi manajer aset besar yang terbiasa dengan sistem keuangan konvensional.
🚨 CRYPTO: BITGO BECOMES FIRST US REGULATED PROVIDER TO OFFER FULL CANTON COIN INFRASTRUCTURE@BitGo has expanded its Canton Coin support to include electronic trading and Go Network settlement alongside existing custody and OTC trading, making it the first US-regulated platform… pic.twitter.com/AJB7qYILPL
Peluncuran platform ini menjadi sinyal kuat bahwa sektor kredit kripto terus berkembang menuju fase yang lebih matang.
Infrastruktur yang lebih terintegrasi dan efisien dapat menjadi pendorong utama masuknya lebih banyak institusi ke pasar.
Menurut laporan dari Cointelegraph, tren ini menunjukkan pergeseran dari model pinjaman yang terfragmentasi menuju sistem yang lebih terstruktur dan profesional.
Tim Research Tokocrypto menilai langkah BitGo sebagai perkembangan penting dalam mempercepat adopsi institusional.
“Ini adopsi institusional yang penting karena infrastruktur kredit kripto mulai bergerak dari model pinjaman terpisah ke model custody-integrated financing yang jauh lebih familiar bagi manajer modal besar. Semakin banyak aset digital bisa dipakai sebagai collateral tanpa keluar dari custody, semakin dekat kripto ke struktur pasar keuangan yang benar-benar matang,” kata Tim Research Tokocrypto.
Pernyataan ini menegaskan bahwa integrasi antara custody dan pembiayaan menjadi kunci dalam membangun kepercayaan institusi.
Fleksibilitas dan Efisiensi Jadi Kunci
Dengan kemampuan menggunakan berbagai jenis aset sebagai collateral, institusi kini memiliki fleksibilitas yang lebih besar dalam mengelola strategi keuangan mereka.
Aset yang sebelumnya “menganggur” kini dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan likuiditas tambahan tanpa harus dijual.
Hal ini juga membuka peluang bagi strategi yang lebih kompleks, seperti leveraged trading atau optimalisasi yield, dengan tetap menjaga kontrol penuh atas aset yang dimiliki.
Di sisi lain, efisiensi operasional yang ditawarkan oleh platform terintegrasi dapat membantu menurunkan biaya dan risiko, dua faktor yang sangat diperhatikan oleh investor institusional.
Menuju Pasar Kripto yang Lebih Matang
Peluncuran platform pembiayaan oleh BitGo menjadi bagian dari tren yang lebih luas, di mana infrastruktur kripto semakin menyerupai sistem keuangan tradisional.
Dengan adanya layanan yang lebih lengkap dan terintegrasi, hambatan masuk bagi institusi semakin berkurang.
Jika tren ini berlanjut, pasar kripto berpotensi berkembang menjadi ekosistem yang lebih stabil, likuid, dan terpercaya.
Langkah BitGo menghadirkan platform pembiayaan berbasis portofolio menandai fase baru dalam evolusi kredit kripto.
Dengan mengintegrasikan custody, lending, dan borrowing dalam satu sistem, perusahaan ini menghadirkan solusi yang lebih efisien dan aman bagi institusi.
Bagi industri secara keseluruhan, inovasi ini menjadi sinyal bahwa kripto semakin mendekati standar pasar keuangan global.
Dan bagi investor institusional, ini adalah langkah nyata menuju ekosistem yang lebih matang dan siap untuk adopsi skala besar.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
Platform perdagangan kripto institusional EDX Markets mengambil langkah strategis dengan mengajukan charter bank perwalian nasional kepada Office of the Comptroller of the Currency (OCC).
Jika disetujui, langkah ini akan melahirkan entitas baru bernama EDX Trust, yang dirancang untuk menangani custody aset kripto, manajemen aset, serta proses settlement perdagangan dalam kerangka bank yang teregulasi.
Inisiatif ini mencerminkan evolusi penting dalam infrastruktur pasar kripto, khususnya dalam upaya mendekatkan standar operasional dengan sistem keuangan tradisional (TradFi).
Nantinya, EDX Trust akan beroperasi sebagai entitas non-depository, yang berarti tidak menerima simpanan seperti bank pada umumnya, tetapi fokus pada layanan kustodian dan penyelesaian transaksi.
Salah satu poin utama dari pengajuan ini adalah pemisahan fungsi antara trading, custody, dan settlement.
Selama ini, banyak platform kripto menggabungkan ketiga fungsi tersebut dalam satu entitas, yang sering kali menjadi perhatian regulator karena potensi konflik kepentingan dan risiko operasional.
Dengan membentuk EDX Trust, EDX Markets berupaya menciptakan struktur yang lebih modular dan transparan.
Custody dan settlement akan dipisahkan dari venue trading utama, sehingga menciptakan lapisan keamanan tambahan serta meningkatkan kepercayaan institusi.
Pendekatan ini sejalan dengan praktik di pasar keuangan tradisional, di mana fungsi-fungsi tersebut biasanya dijalankan oleh entitas yang berbeda untuk meminimalkan risiko sistemik.
Menargetkan Klien Institusional
EDX Trust dirancang khusus untuk melayani klien institusional, termasuk broker-dealer, futures commission merchants (FCM), serta penasihat investasi terdaftar.
Segmen ini menjadi fokus utama karena memiliki kebutuhan tinggi terhadap kepatuhan regulasi, keamanan aset, dan transparansi operasional.
Dengan status sebagai bank trust nasional, EDX Trust diharapkan mampu memberikan jaminan tambahan bagi institusi yang selama ini masih ragu untuk masuk ke pasar kripto akibat keterbatasan infrastruktur yang sesuai standar regulasi.
Langkah ini juga mencerminkan tren yang lebih luas, di mana pemain kripto mulai membangun layanan yang lebih kompatibel dengan kebutuhan institusi besar.
We’ve applied for a National Trust Bank Charter with the OCC, a step that would further strengthen our regulated infrastructure.
Meski ambisius, rencana ini masih bergantung pada persetujuan dari OCC. Proses evaluasi untuk charter bank trust nasional dikenal ketat, terutama karena melibatkan aspek manajemen risiko, kepatuhan, dan stabilitas operasional.
Laporan dari Cointelegraph menyoroti bahwa pengajuan ini didukung oleh pemain besar seperti Citadel, yang semakin memperkuat kredibilitas EDX dalam membangun infrastruktur kripto institusional.
Namun, tanpa persetujuan resmi, seluruh rencana ini masih berada dalam tahap awal. Keputusan OCC akan menjadi faktor penentu apakah EDX dapat merealisasikan visinya dalam waktu dekat.
Implikasi bagi Adopsi Institusional
Tim Research Tokocrypto menilai bahwa langkah ini memiliki signifikansi yang lebih besar dibanding sekadar ekspansi bisnis biasa.
“Ini bukan sekadar ekspansi produk, tapi upaya membangun rel institusional yang lebih bersih dengan memisahkan fungsi trading, brokerage, dan custody yang selama ini sering numpuk dalam satu atap. Kalau disetujui, langkah ini bakal memperkuat narasi adopsi institusional kripto di bawah standar regulasi tradfi—meski efek bisnis nyatanya tetap bergantung pada approval OCC dan kecepatan onboarding klien besar,” ujar Tim Research Tokocrypto.
Pernyataan ini menegaskan bahwa inisiatif seperti EDX Trust berperan penting dalam membentuk persepsi pasar terhadap kesiapan industri kripto dalam melayani institusi besar.
Menuju Standar Baru Infrastruktur Kripto
Jika disetujui, EDX Trust berpotensi menjadi model baru bagi infrastruktur kripto yang lebih terstruktur dan teregulasi.
Pemisahan fungsi yang jelas tidak hanya meningkatkan keamanan, tetapi juga membantu menciptakan standar industri yang lebih tinggi.
Dalam jangka panjang, pendekatan ini dapat mendorong lebih banyak institusi untuk masuk ke pasar kripto, karena risiko operasional dan kepatuhan dapat diminimalkan.
Namun, keberhasilan strategi ini tetap akan bergantung pada dua faktor utama: persetujuan regulator dan kemampuan EDX dalam menarik serta mempertahankan klien institusional.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.