Author: 20

  • Market Awal Pekan: Kripto Naik Tipis Pasca Penurunan Drastis, Kenapa?

    Pergerakan market aset kripto pada Senin (22/8) pagi mulai berbalik arah ke zona hijau. Harga Bitcoin, Ethereum dan aset kripto utama lainnya terpantau melaju tipis, setelah akhir pekan yang berat dengan penurunan drastis.

    Melansir data CoinMarketCap pukul 11.00 WIB, 10 aset kripto berkapitalisasi pasar terbesar kompak masuk tipis ke zona hijau dalam 24 jam terakhir. Nilai Bitcoin (BTC) yang naik 1,06% ke US$ 21.428 dalam 24 jam terakhir. Nasib sama terjadi pada Ethereum (ETH) melonjak 0,93% ke US$ 1.592 di waktu yang sama.

    Sejumlah altcoin lainnya juga naik tipis. Misalnya, nilai Binance Coin (BNB) dan Cardano (ADA) dan Solana (SOL) kompak naik di kisaran 3% dalam 24 jam terakhir di waktu bersamaan. Apa yang terjadi pada pergerakan market pagi ini?

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, menjelaskan pergerakan yang berbalik arah ini terjadi karena investor sudah jenuh melakukan aksi jual dan memicu technical rebound atau sudah mencapai oversold. Investor mulai memilih untuk kembali menyicil akumulasi aset kripto.

    “Jika melihat pergerakan sebelumnya ketika kripto ditekan selama akhir pekan oleh penurunan harga yang tajam, karena imbas data inflasi terbaru di negara Eropa dan ketidakpastian makroekonomi yang sedang berlangsung. Melihat gerak market kripto yang mulai masuk zona hijau ini, harus disikapi dengan kehati-hatian, karena masih besar kemungkinan bersifat sementara,” kata Afid.

    market aset kripto
    Ilustrasi market aset kripto.

    Baca juga: Bappebti Setop Keluarkan Izin Baru Exchange Kripto di Indonesia

    Kenaikan Harga Bersifat Sementara

    Afid meyakini kenaikan kripto hanya bersifat sementara, karena sentimen negatif yang menekan laju market kripto, khususnya makroekonomi belum membaik. Seperti, ketakutan dampak inflasi yang tinggi di Inggris dan Jerman.

    “Pekan ini, investor kripto bisa menjaga jarak ke market karena menanti pidato Ketua The Fed, Jerome Powell dalam acara tahunan Jackson Hole Economic Symposium yang digelar 25-27 Agustus. Investor masih dibuat bingung oleh sikap The Fed yang ingin memperketat suku bunga acuan atau justru akan membuka peluang pelonggaran,” jelas Afid.

    Selain dari sisi makroekonomi, ada sentimen negatif dari ekosistem kripto. Investor mulai khawatir soal rencana platform exchange kripto asal Jepang, Mt. Gox akan mendistribusikan BTC dalam jumlah besar kepada para penggunanya. Hal ini dilakukan sebagai tindakan ganti rugi terhadap hilangnya 850.000 BTC saat aksi peretasan pada 2014 silam.

    Apa itu altcoin seasons
    Ilustrasi aset kripto.

    Baca juga: Kolaborasi Tokocrypto & UNS Surakarta Bangun Pusat Inovasi dan Literasi Blockchain

    “Hal ini akan membuat harga BTC ditarik turun karena likuidasi yang tinggi di market, sehingga investor memilih menjual aset kriptonya,” terang Afid.

    Menurut Afid, analisa gerak market BTC saat ini terlihat sedang menguji level resistance terdekatnya di area US$ 21.900. “Ada kemungkinan BTC bisa mengalami rebound tipis ke kisaran US$ 22.500, jika mampu menembus level resistance.”

    Sementara itu, Ethereum masih menguji level resistance di level US$ 1.693. Apabila rebounce berlanjut target terdekat kenaikan pada level US$ 1.815 bisa tercapai.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bappebti Setop Keluarkan Izin Baru Exchange Kripto di Indonesia

    Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) mengeluarkan surat edaran baru tentang penghentian penerbitan perizinan pendaftaran calon pedagang fisik aset kripto. Keputusan ini diambil setelah Bappebti mengeluarkan Peraturan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Perba) Nomor 11 Tahun 2022 tentang Penetapan Daftar Aset Kripto yang Diperdagangkan di Pasar Fisik Aset Kripto.

    Dalam surat itu, Plt. Kepala Bappebti, Didid Noordiatmoko, menjelaskan penghentian penerbitan izin ini bertujuan untuk mewujudkan kegiatan perdagangan pasar fisik Aset Kripto yang transparan, efisien dan efektif. Selain itu, juga membuat suasana persaingan yang sehat guna melindungi kepentingan semua pihak.

    “Untuk meningkatkan efektifitas pengawasan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) kepada calon Pedagang Fisik Aset Kripto dalam melakukan kegiatan perdagangan pasar fisik Aset Kripto maka perlu melakukan penghentian penerbitan tanda daftar sebagai calon Pedagang Fisik Aset Kripto,” tulis surat tersebut.

    Plt. Kepala Bappebti, Didid Noordiatmoko. Sumber: Bappebti.
    Plt. Kepala Bappebti, Didid Noordiatmoko. Sumber: Bappebti.

    Baca juga: Daftar Lengkap 383 Aset Kripto Legal Terdaftar Bappebti di Indonesia

    Cegah Dampak Negatif

    Dijelaskan Bappebti berwenang untuk melakukan perbaikan sesuai dengan ketentuan undang-undang yang berlaku, antara lain mencegah pengaruh negatif kegiatan Perdagangan Berjangka bagi perekonomian nasional dan masyarakat.

    “Penyelenggaraan Pasar Fisik Aset Kripto di Indonesia menjadi salah satu sarana perdagangan ekonomi digital yang handal, serta mencegah dampak negatif kegiatan Perdagangan Aset Kripto bagi perekonomian nasional dan masyarakat, dengan memprioritaskan pembentukan kelembagaan utama penyelenggaraan perdagangan Pasar Fisik Aset Kripto,” jelas Didik.

    Penghentian penerbitan tanda daftar bagi pelaku usaha di bidang perdagangan fisik Aset Kripto terkait perizinan hanya berupa tanda daftar sebagai calon Pedagang Fisik Aset Kripto. Penghentian ini belum diketahui akan berlangsung berapa lama atau bahkan bisa tidak dibuka kembali.

    “Penerbitan perizinan pendaftaran sebagai calon Pedagang Fisik Aset Kripto dihentikan dan Bappebti tidak menerima pengajuan permohonan sebagai calon Pedagang Fisik Aset Kripto.”

    Ilustrasi Bappebti.
    Ilustrasi Bappebti.

    Baca juga: Promosi Indonesia Via Metaverse, Kemenparekraf Bangun WonderVerse

    25 Daftar Calon Pedagang Aset Kripto di Indonesia

    Jumlah calon Pedagang Fisik Aset Kripto di Indonesia sendiri terus mengalami pertumbuhan. Hal ini terjadi meski market sedang lesu atau yang dikenal sebagai crypto winter.

    Terhitung pada pertengahan Agustus 2022, jumlah calon Pedagang Fisik Aset Kripto di Indonesia yang telah memiliki tanda daftar Bappebti tercatat sebanyak 25 perusahaan pedagang aset kripto. Padahal pada Maret 2022 baru ada 18 dari akhir tahun 2021 yang hanya ada 11 pedagang.

    Berikut daftar Calon Pedagang Fisik Aset Kripto resmi Bappebti di Indonesia:

    1. PT Aset Digital Berkat (Tokocrypto)
    2. PT Indodax Nasional Indonesia (Indodax)
    3. PT Pintu Kemana Saja (PINTU)
    4. PT Tumbuh Bersama Nano (Nanovest)
    5. PT Kagum Teknologi Indonesia
    6. PT Aset Digital Indonesia (Incrypto)
    7. PT Bumi Santosa Cemerlang
    8. PT Cipta Koin Digital (Koinku)
    9. PT Coinbit Digital Indonesia (Coinbit)
    10. PT Galad Koin Indonesia (Galad)
    11. PT Gudang Kripto Indonesia (Gudang Kripto)
    12. PT Indonesia Digital Exchange (Digital Exchange)
    13. PT Kripto Maksima Koin (Kripto Maksima)
    14. PT Luno Indonesia Ltd (Luno)
    15. PT Mitra Kripto Sukses
    16. PT Pantheras Teknologi Internasional (Pantheras)
    17. PT Pedagang Aset Kripto
    18. PT Plutonext Digital Aset
    19. PT Rekeningku Dotcom Indonesia (Rekeningku)
    20. PT Tiga Inti Utama (Triv)
    21. PT Triniti Investama Berkat (Bitocto)
    22. PT Upbit Exchange Indonesia (Upbit)
    23. PT Utama Aset Digital Indonesia (Bittime)
    24. PT Ventura Koin Nusantara (Vonix)
    25. PT Zipmex Exchange Indonesia (Zipmex)



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pasar Sepekan: Market Kripto Terus Merana Tak Kunjung Bull Run

    Menjelang akhir pekan ke-3 Agustus 2022, market aset kripto terus tertunduk lesu. Pergerakan harga 10 kripto berkapitalisasi besar atau big cap secara keseluruhan semuanya kompak nyaman di zona merah sepanjang pekan ini.

    Melansir CoinMarketCap pada hari Jumat (19/8) pukul 11.00 WIB, nilai Bitcoin bertengger di zona merah dengan harga US$ 22.767 atau turun 2,95% dalam 24 jam terakhir. Altcoin lainnya, Ethereum (ETH) masih lebih baik meski sama-sama anjlok di 1,72% ke US$ 1.818. Kripto lainya, Cardano (ADA), Solana (SOL) dan Dogecoin (DOGE) anjlok lebih dari 4%.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengatakan market kripto masih belum bisa bangkit dari keterpurukan. Saat ini, banyak investor yang terlihat sangsi melakukan akumulasi kripto lantaran sentimen makroekonomi sedang tidak baik-baik saja.

    Salah satu faktor yang menghambatnya adalah The Fed menerbitkan risalah rapat komite pasar terbuka federal (FOMC) Juli pada Kamis (18/8) lalu, yang menegaskan bahwa mereka akan terus mengetatkan kebijakan suku bunga acuannya hingga inflasi benar-benar terkendali.

    Ilustrasi Rekt Capital.
    Ilustrasi market aset.

    Baca juga: Tokocrypto Luncurkan T-Hub Solo Perluas Adopsi Blockchain dan Aset Kripto

    “Risalah itu membuat investor bingung dengan sikap The Fed. Padahal sebelumnya, mereka memberi sinyal ada kemungkinan melonggarkan kebijakan moneternya selepas September mendatang. Kalau tidak benar terjadi dan ada pengetatan kebijakan moneter ditakutkan menghambat likuiditas di pasar aset berisiko, termasuk kripto,” kata Afid.

    Di sisi lain, kabar mengenai tingkat Inggris yang mencapai 10,1% pada Juli 2022 juga sedikit banyak menekan laju market kripto. Perlu diketahui angka inflasi di Inggris itu merupakan Tertinggi dalam 40 Tahun terakhir.

    Adanya penguatan nilai indeks Dolar AS juga menekan performa aset kripto. Nilai indeks Dolar AS pada Jumat (19/8) pagi, sempat menyentuh level 107,6 alias meningkat dari periode sama sehari sebelumnya 106,5. 

    “Investor yang memegang kripto sebagian besar menjualnya asetnya karena  berisiko, seperti saham, jadi mereka lebih memilih untuk memegang dolar AS terlebih nilainya sedang menguat,” ujar Afid.

    analisa teknikal
    Ilustrasi Ethereum dan Bitcoin

    Baca juga: Promosi Indonesia Via Metaverse, Kemenparekraf Bangun WonderVerse

    Analisa Gerak Bitcoin dan Ethereum

    Pergerakan Bitcoin kembali berada di bawah day-20 exponential moving average (EMA) dan ada kemungkinan meneruskan laju penurunannya. Level support BTC terdekat kini berada pada harga US$ 22.370, jika titik tersebut tertembus bisa menarik harga ke level US$ 20.701. Sementara, target rebounce BTC berada di level resistance pada level US$ 23.362.

    Sementara, Ethereum (ETH) juga menunjukkan tren penurunan dalam lima hari terakhir. Meski demikian, sejak 19 Juni lalu, nilai ETH sudah naik 109% dari US$ 880,93 ke $1.818. Kenaikan ini diduga merupakan respons dari antisipasi pasar terhadap The Merge, yaitu transisi jaringan Ethereum ke proof-of-stake dari proof-of-work.

    “Tapi saat ini ETH sedang menguji pertahanan harganya di level support US$ 1.783, apabila terjadi breakdown, kemungkinan ETH turun lebih dalam capai level US$ 1.663. Resistance ETH ada di level US$ 1.915,” pungkas Afid.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tokocrypto Luncurkan T-Hub Solo Perluas Adopsi Blockchain

    Tokocrypto, pedagang aset kripto terkemuka di Indonesia terus memperkokoh komitmennya mendorong adopsi ekosistem blockchain dan aset kripto agar semakin berjaya di Indonesia. Dengan semangat itu, Tokocrypto menghadirkan T-Hub, sebuah inisiatif dalam menciptakan ‘rumah’ yang terbuka bagi seluruh masyarakat untuk berdiskusi dan mengembangkan berbagai ide, guna mendorong perkembangan teknologi dan literasi finansial.

    Setelah sukses meluncurkan dua T-Hub yang berada di Jakarta dan Bali, kini Tokocrypto resmi membuka lokasi baru di Kota Solo, Jawa Tengah. Sebuah kota di Indonesia yang memiliki ekosistem ekonomi digital yang dinamis dan berkembang.

    COO Tokocrypto, Teguh Kurniawan Harmanda, mengatakan Tokocrypto selalu senantiasa menghadirkan berbagai inisiatif untuk memperluas adopsi ekosistem blockchain dan aset kripto. Dampak positif adopsi yang semakin meluas akan membawa multiplier effect untuk membangkitkan perekonomian dan akselerasi pertumbuhan di segala sektor industri.

    “Sebagai pedagang aset kripto, Tokocrypto ingin menghadirkan berbagai inisiatif untuk mengembangkan ekosistem blockchain dan aset kripto di Indonesia. Salah satunya melalui T-Hub, ekosistem terbuka dan inklusif sebagai sarana edukasi dan diskusi, sekaligus mengembangkan berbagai ide untuk mendorong perkembangan investasi aset kripto dan penggunaan teknologi blockchain yang tepat guna bagi kehidupan masyarakat,” kata pria yang akrab disapa Manda.

    Peresmian T-Hub Solo yang dilaksanakan pada Jumat (19/8) dihadiri oleh Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga; Plt. Kepala Bappebti, Didid Noordiatmoko; Wakil Wali Kota Surakarta, Teguh Prakosa. Foto: Dok. Tokocrypto.
    Peresmian T-Hub Solo yang dilaksanakan pada Jumat (19/8) dihadiri oleh Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga; Plt. Kepala Bappebti, Didid Noordiatmoko; Wakil Wali Kota Surakarta, Teguh Prakosa. Foto: Dok. Tokocrypto.

    Baca juga: Tokocrypto Setor Pajak Transaksi Kripto Pengguna Puluhan Miliar Rupiah

    T-Hub Perluas Edukasi dan Literasi

    Menurut Manda, hadirnya T-Hub di Solo akan memperluas edukasi dan literasi terkait perkembangan industri blockchain dan aset kripto. Selain itu, Kota Solo dan Provinsi Jawa Tengah secara umumnya, bisa mengambil peran dan merintis dalam pengembangan blockchain dan kripto untuk mendorong pertumbuhan ekonomi digital.

    T-Hub Solo by Tokocrypto diresmikan langsung oleh Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga; Plt. Kepala Bappebti, Didid Noordiatmoko; Wakil Wali Kota Surakarta, Teguh Prakosa; Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Prof. Jamal Wiwoho, S.H., M.Hum.; CEO Tokocrypto, Pang Xue Kai; CMO Tokocrypto, Nanda Ivens.

    Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga, menyampaikan apresiasi dan selamat atas peresmian T-Hub Solo by Tokocrypto. Menurutnya ini adalah sebuah komitmen yang baik dalam memperluas pelayanan dan literasi terkait perdagangan aset kripto kepada masyarakat. Di Indonesia, aset kripto dikategorikan sebagai komoditas yang dapat diperdagangkan di bursa berjangka dan Kementerian Perdagangan melalui Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) telah mengeluarkan peraturan terbaru untuk mengakomodasi perdagangan fisik aset kripto.

    “Sebagai salah satu Calon Pedagang Aset Kripto di Indonesia, kami berharap kerja sama antara Kementerian Perdagangan dan Tokocrypto yang telah terjalin selama ini, bisa menjadi contoh pemanfaatan inovasi untuk memberikan solusi dalam hal pelayanan, perlindungan, literasi, sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkait perdagangan aset kripto,” kata Jerry.

    Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga di pacara peresmian T-Hub Solo pada Jumat (18/8). Foto: Dok. Tokocrypto.
    Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga di acara peresmian T-Hub Solo pada Jumat (19/8). Foto: Dok. Tokocrypto.

    Baca juga: Tokocrypto Dukung Perlindungan Konsumen dan Jamin Keamanan Investor Kripto

    Investasi Kripto Catatkan Pertumbuhan Tinggi

    Lebih lanjut, Jerry mengungkapkan pertumbuhan dan perkembangan aset kripto di Indonesia telah meningkat pesat. Pada semester I 2022, nilai transaksi aset kripto mencapai Rp 212 triliun. Adapun, investor kripto terdaftar tercatat 15,1 juta pelanggan. “Dengan tingginya minat masyarakat yang berinvestasi di bidang perdagangan fisik aset kripto, sinergi edukasi dan literasi menjadi hal penting.”

    Wakil Wali Kota Surakarta, Teguh Prakosa, menilai langkah Tokocrypto memilih Kota Solo sebagai lokasi baru T-Hub itu sangat baik. Menurutnya, Solo memiliki pertumbuhan perekonomian yang terus meningkat dan memiliki lokasi yang strategis untuk mendorong perluasan adopsi blockchain dan aset kripto secara meluas dan inklusif.

    “Dengan penanganan pandemi di Solo yang terus membaik, kami mulai fokus pada pemulihan ekonomi. Untuk itu, dukungan Tokocrypto yang membuka akses pada literasi blockchain dan aset kripto bisa menambah pengetahuan masyarakat dan dimanfaatkan untuk melakukan upaya percepatan ekonomi Solo,” terang Teguh.

    Wakil Wali Kota Surakarta, Teguh Prakosa  di acara peresmian T-Hub Solo pada Jumat (18/8). Foto: Dok. Tokocrypto.
    Wakil Wali Kota Surakarta, Teguh Prakosa di acara peresmian T-Hub Solo pada Jumat (19/8). Foto: Dok. Tokocrypto.

    Baca juga: Tokocrypto Jadi Pedagang Aset Kripto dengan Nilai Transaksi Tertinggi di Indonesia

    Dalam kesempatan yang sama, peluncuran T-Hub Solo juga diikuti dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Tokocrypto dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo.

    Kemitraan ini menandai komitmen bersama kedua pihak yang berfokus mengangkat lebih banyak riset mengenai ekosistem teknologi blockchain dan aset kripto di Indonesia. Selain itu, menciptakan talenta-talenta baru yang mampu bersaing di industri blockchain.

    Tokocrypto terus mengalami pertumbuhan bisnis yang baik. Selama paruh pertama 2022, jumlah download aplikasi Tokocrypto telah bertumbuh hingga 3,1 juta, disertai dengan peningkatan jumlah investor yang mencapai 3 juta pelanggan. Salah satu hal membanggakan yang dicapai Tokocrypto adalah keberhasilannya menyetorkan pajak atas transaksi aset kripto sebesar Rp 37 miliar dalam waktu dua bulan periode Mei-Juni 2022.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Promosi Indonesia Via Metaverse, Kemenparekraf Bangun WonderVerse

    Pemerintah Indonesia semakin mantap untuk mengembangkan teknologi metaverse untuk kebutuhan industri. Terbaru, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) meluncurkan platform “WonderVerse Indonesia” dalam upaya mempromosikan pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia secara metaverse.

    Dalam pengembangan “WonderVerse Indonesia”, Kemenparekraf berkolaborasi dengan PT. Magnus Digital Indonesia. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mengatakan pemerintah harus menghadirkan dan memfasilitasi agar seluruh pihak bisa memastikan bagaimana metaverse meningkatkan kesejahteraan.

    “Sesuai dengan arahan Presiden Jokowi bahwa transformasi digital termasuk metaverse harus mampu mendorong kedaulatan dan kemandirian digital Indonesia. Dalam transformasi ini, jangan sampai justru kita menjadi tamu di tanah kita sendiri. Bagaimana kita bisa menghadirkan konten-konten kreatif dan kekuatan digitalisasi kita berdasarkan Pancasila dan kebhinekaan dengan tentunya berakar pada kearifan lokal yang kita miliki,” kata Sandiaga dalam siaran persnya.

    Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) meluncurkan platform "WonderVerse Indonesia." Foto: Kemenparekraf.
    Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) meluncurkan platform “WonderVerse Indonesia.” Foto: Kemenparekraf.

    Baca juga: Bangun Ekosistem Metaverse di Indonesia, WIR Group Untung Rp 24 M

    Promosi Wisata Indonesia Via Metaverse

    Pengembangan “WonderVerse Indonesia,” selain untuk mempromosikan pariwisata Indonesia ke tingkat nasional dan mancanegara, platform itu juga untuk mendorong industri ekonomi kreatif mempromosikan produknya secara digital.

    “Sekarang kita ada dalam satu transisi di mana digitalisasi mendorong transformasi. Hadirnya platform baru ini adalah untuk mengangkat promosi pariwisata dan juga bagaimana ekonomi kreatif bisa kita tingkatkan dengan perkembangan teknologi,” kata Menparekraf, Sandiaga Uno.

    Pemasaran melalui metaverse menjadi satu keniscayaan seiring semakin terakselerasinya digitalisasi. Potensinya pun sangat besar. Bloomberg memproyeksikan metaverse akan menjadi masa depan internet dengan nilai yang ditaksir mencapai 800 miliar dolar AS pada 2024.

    Di tahun 2026 diperkirakan akan ada 25 persen dari populasi dunia yang akan menghabiskan setidaknya satu jam dalam sehari di metaverse.

    WonderVerse Indonesia Jadi Game Changer

    Sandiaga berharap platform “WonderVerse Indonesia” jadi game changer dalam promosi pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia ke depan. Nantinya diharapkan pelaku industri dan UMKM harus siap mengisi dengan produk-produk ekonomi kreatifnya dan destinasi wisata dipasarkan secara virtual.

    “Terus dukung untuk berdayakan industri ini dalam menciptakan 1,1 juta lapangan kerja tahun ini dan 4,4 juta lapangan kerja di tahun 2024,” kata Sandiaga.

    Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) meluncurkan platform "WonderVerse Indonesia." Foto: Kemenparekraf.
    Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) meluncurkan platform “WonderVerse Indonesia.” Foto: Kemenparekraf.

    Baca juga: Dampak Positif Metaverse dalam Keseharianmu!

    Chief Executive Officer (CEO) Magnus Digital Indonesia, Hendra Liman, menjelaskan, WonderVerse Indonesia terbagi menjadi empat bagian atau yang disebut dengan nama “land” yang merupakan representasi Indonesia sebagai negara kepulauan. Dalam “land” ini terdapat berbagai keanekaragaman yang bisa dinikmati.

    Eksplor WonderVerse Indonesia

    Pertama adalah “Lobby”. Di sini pengunjung bisa berinteraksi dengan hewan endemik, galeri lukisan dari seniman Indonesia serta layar lebar yang disediakan untuk mengetahui keseruan apa saja yang akan datang. Selanjutnya “WonderFUN Land” yang menghadirkan berbagai gim khas Indonesia serta hiburan seperti pertunjukan wayang, tari-tarian, dan sebagainya.

    Kemudian ada “WonderGoods Land”, di mana pengunjung bisa bertransaksi barang-barang khas Indonesia yang dipasarkan oleh para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif.

    Dan terakhir “WonderREAL Land”. Di sini pengunjung bisa langsung membeli tiket penerbangan, hotel, dan akomodasi selama liburan untuk mengunjungi Indonesia sesuai destinasi yang diinginkan. Namun untuk saat ini, MetaVerse Indonesia masih dalam tahap penyempurnaan dan akan terus dikembangkan. Harapannya keseluruhan akan bisa mulai diakses di kuartal 4 tahun 2022 ini

    “Kami berharap MetaVerse Indonesia dapat menjadi wadah untuk memperkenalkan keindahan budaya Indonesia ke mata dunia. WonderVerse Indonesia dapat memberikan manfaat yang besar untuk Indonesia dari sisi digital, dari sisi travel dan terutama dari sisi ekonomi kreatif,” kata Hendra.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Google Diam-diam Banyak Investasi di Perusahaan Blockchain dan Kripto

    Fakta unik baru ditemukan ketika Google ternyata diam-diam menjadi investor bagi banyak perusahaan di industri blockchain. Google memberikan modal melalui perusahaan induknya, Alphabet.

    Dikutip Cointelegraph, Alphabet diketahui menuangkan modal paling banyak ke dalam industri blockchain dibandingkan dengan perusahaan publik lainnya, total dengan investasi lebih dari US$ 1,5 miliar antara September 2021 dan Juni 2022.

    Dalam blog terbaru yang diterbitkan oleh Blockdata, Alphabet (Google) terungkap sebagai investor dengan kantong terdalam dibandingkan dengan 40 perusahaan publik teratas yang berinvestasi di perusahaan blockchain dan kripto selama periode tersebut.

    Google diketahui menginvestasikan US$ 1,5 miliar ke perusahaan di industri blockchain. Foto: Getty Images.
    Google diketahui menginvestasikan US$ 1,5 miliar ke perusahaan di industri blockchain. Foto: Getty Images.

    Baca juga: Bangun Ekosistem Metaverse di Indonesia, WIR Group Untung Rp 24 M

    Google Investasi ke Web3 dan Kripto

    Google diketahui menginvestasikan US$ 1,5 miliar ke dalam ruang, berkonsentrasi pada empat perusahaan blockchain termasuk Fireblocks, platform penyimpanan aset digital; Dapper Labs, perusahaan game Web3; Bitcoin Voltage, kripto infrastruktur; Dan Digital Currency Group, perusahaan modal ventura.

    Temuan ini sangat kontras dengan tahun lalu ketika Google mendiversifikasi upaya pendanaannya yang jauh lebih kecil senilai US$ 601,4 juta di 17 perusahaan berbasis blockchain, yang sekali lagi termasuk Dapper Labs, bersama dengan Alchemy, Blockchain.com, Celo, Helium, dan Ripple.

    Peningkatan investasi Google ke dalam industri blockchain konsisten dengan 40 perusahaan publik teratas lainnya, dengan total US$ 6 miliar diinvestasikan selama kurung waktu tersebut. Dibandingkan Januari 2021 hingga September 2021 hanya ada total investasi US$ 1,9 miliar dan US$ 506 juta di seluruh tahun 2020.

    Laporan Blockdata terkait berbagai perusahaan raksasa dunia investasi ke industri blockchain. Foto: Blockdata.
    Laporan Blockdata terkait berbagai perusahaan raksasa dunia investasi ke industri blockchain. Foto: Blockdata.

    Baca juga: Habis Rayakan HUT RI Ke-77, Market Aset Kripto Kembali Merana

    Perusahaan Raksasa Masuk ke Industri Blockchain

    Investor korporat besar lainnya termasuk perusahaan manajemen aset BlackRock , yang menginvestasikan US$ 1,17 miliar, perusahaan perbankan investasi, Morgan Stanley, menginvestasikan US$ 1,11 miliar, dan perusahaan elektronik, Samsung, dengan investasi total US$ 979,2 juta.

    Seperti Google, Morgan Stanley dan BlackRock mengadopsi pendekatan yang lebih terkonsentrasi untuk berinvestasi hanya di dua hingga tiga perusahaan selama periode tersebut. Namun, Samsung sejauh ini merupakan investor paling aktif yang berinvestasi di 13 perusahaan berbeda.

    Data Blockdata tersebut juga menemukan bahwa perusahaan yang menawarkan beberapa bentuk solusi Non-fungible Token (NFT) telah menjadi investasi paling populer. Investasi yang tersisa telah dibagi antara perusahaan yang menyediakan Blockchain-as-a-Service (BaaS), infrastruktur, platform kontrak pintar, solusi penskalaan, dan platform penyimpanan aset digital.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bangun Ekosistem Metaverse di Indonesia, WIR Group Untung Rp 24 M

    Metaverse selalu menjadi topik hangat yang menguntungkan di Indonesia. Terbukti, perusahaan pengembang ekosistem metaverse di Indonesia, WIR Group, telah mendapatkan untung dalam bisnisnya hingga lebih dari Rp 24 miliar.

    Dalam laporan keuangan perusahaan semester 1 tahun 2022, Emiten teknologi berbasis augmented reality (AR), PT WIR Asia Tbk (WIRG) atau WIR Group, telah mencetak laba neto tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk senilai Rp 24,17 miliar, naik 43,3 persen dibandingkan semester 1 2021 sebesar Rp 16,69 miliar.

    Peningkatan pendapatan WIR Group yang mencapai 112,49% menjadi katalis positif dalam hijaunya laporan keuangan perusahaan. WIR Group yang merupakan perusahaan penyedia teknologi augmented reality (AR) dan virtual reality (VR) itu berhasil meraup pendapatan sebesar Rp 650,70 miliar, bandingkan dengan total pendapatan di periode yang sama tahun lalu berjumlah Rp 306,21 miliar.

    Ilustrasi WIR Group. Foto: WIR Group.
    Ilustrasi WIR Group. Foto: WIR Group.

    Baca juga: Dampak Positif Metaverse dalam Keseharianmu!

    Tingginya Angka Penjualan

    Laporan keuangan perusahaan juga mengungkap tingginya laba dihasilkan berkat tingginya angka penjualan berbagai macam barang via platform WIR Group. Perusahaan kini tengah fokus dalam membangun berbagai macam proyek metaverse bermitra dengan pemerintah maupun swasta.

    Revenue stream yang muncul dalam pengembangan metaverse WIR Group mencapai Rp 505,94 miliar. Pencapaian itu meningkat 138,50% dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 212,13 miliar. Segmen pendapatan ini berkontribusi sebesar 77,75% dari total pendapatan perusahaan.

    Dikutip Be[in]crypto, semakin banyak mitra yang bekerja sama dengan WIR Group, maka potensi penjualan barang virtual via metaverse juga semakin besar. Capaian itu mendorong pendapatan yang berasal dari promosi iklan lewat platform metaverse, sehingga ikut meningkat signifikan.

    Ilustrasi ketika lembaga pemerintahan Indonesia melirik pengembangan metaverse.
    Ilustrasi ketika lembaga pemerintahan Indonesia melirik pengembangan metaverse. Foto: Pusat Penerangan Kemendagri.

    Baca juga: Bahaya! Ini Alasan Kenapa Autentikasi SMS Bisa Bikin Akun Kripto Bobol

    Bangun Ekosistem Metaverse di Indonesia

    Chief Executive Officer (CEO) WIR Group, Michael Budi, menjelaskan rencana kolaborasi pemerintah-swasta dan antar perusahaan ini diharapkan dapat merintis metaverse versi Indonesia yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia di era digital.

    “Sebab, adanya dukungan dari pemerintah yang dilakukan secara masif akan sangat berpengaruh terhadap pengembang berbagai sektor kehidupan. Dalam waktu yang relatif cepat, visi pengembangan sektor teknologi metaverse secara pesat di Indonesia dapat terwujud,” ujarnya.

    WIR Group sebagai salah satu perusahaan teknologi perangkat lunak metaverse asal Indonesia akan memperkenalkan prototipe Metaverse Indonesia pada perhelatan Presidensi G20 Indonesia 2022 ini. Dalam kolaborasi ini WIR Group akan mengajak perusahaan global Meta dan Microsoft sebagai pengembang perangkat keras seperti kacamata augmented dan virtual reality.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Habis Rayakan HUT RI Ke-77, Market Aset Kripto Kembali Merana

    Pergerakan market aset kripto pada Kamis (18/8) diselimuti awan mendung. Setelah sempat perkasa sejenak saat Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Republik Indonesia pada 17 Agustus lalu, pasar kripto kini kembali tertunduk lesu. Apa penyebabnya?

    Dikutip CoinMarketCap pukul 10.00 WIB, 10 aset kripto berkapitalisasi pasar atau big cap kompak masuk zona merah dalam 24 jam terakhir. Harga Bitcoin (BTC) turun 2,25% di US$ 23.467 per keping. Kemudian, Ethereum (ETH) anjlok 2,30% ke US$ 1.852 di waktu yang sama.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, menjelaskan harga Bitcoin dan Ethereum dan kripto lainnya tercatat turun untuk hari keempat berturut-turut karena investor terus bingung dengan indikator ekonomi dan laporan pendapatan perusahaan raksasa teknologi AS baru-baru ini.

    “Market dihantam sentimen negatif dari risalah komite pasar terbuka federal (FOMC) bank sentral AS, The Fed yang tidak sesuai ekspetasi. Awalnya, investor berharap The Fed akan menulis soal pelonggaran kebijakan moneter di dalam risalah tersebut. Namun, isinya sedikit berbeda dan membuat investor khawatir,” kata Afid.

    Ilustrasi bear market
    Ilustrasi bear market.

    Baca juga: Elon Musk ingin Beli Manchester United, Nilai Token MUFC Palsu Melonjak

    Pupus Pelonggaran Kebijakan The Fed

    Investor harus kecewa tentang ekspetasi bullish terhadap kripto, di tengah The Fed yang mungkin menggunakan risalah pertemuan Juli untuk mendorong kembali harapan kenaikan suku bunga dan pelonggaran likuiditas yang lebih lambat.

    Dalam risalah yang diterbitkan pada Kamis (18/8) dinihari itu, The Fed justru menuliskan mereka akan terus mendukung kenaikan suku bunga acuan sampai tingkatan tertentu. Walaupun terdapat opsi pelonggaran kebijakan moneter, namun tidak diketahui waktu tepatnya.

    “Akhirnya selera investor jauh menurun karena The Fed kemungkinan besar akan terus menaikkan suku bunga sampai inflasi turun menjadi 2%. Artinya ada kemungkinan suku bunga akan digenjot lebih tinggi, bila situasi ekonomi AS tak kunjung membaik,” jelas Afid.

    Di sisi lain, performa saham juga lesu. Data pertumbuhan penjualan ritel AS yang flat sepanjang Juli menjadi penyebabnya, ini juga berimbas ke market kripto, karena menimbulkan kembali kekhawatiran soal inflasi di masa depan.

    ethereum
    Ilustrasi Bitcoin dan Ethereum.

    Baca juga: Tokocrypto Market Signal 17 Agustus 2022: Kripto Gerak Perkasa di HUT RI ke-77

    Analisis Gerak Bitcoin dan Ethereum

    Afid melanjutkan dari sisi analisis teknikal, penurunan yang terjadi pada Bitcoin sekarang ini masih termasuk koreksi normal, kecuali BTC jebol di level support solidnya US$ 21.500.

    “Indeks relative strength index (RSI) Bitcon telah turun mendekati titik tengah, menunjukkan keseimbangan antara penawaran dan permintaan. Jika harga bertahan di bawah 20-day EMA, kemungkinan akan turun ke US$ 22.160,” terangnya.

    Sementara, Ethereum juga terkena imbas market crash dari The Fed, meski ada sentimen positif dari The Merge. Gerak ETH masih mencoba menarik harga ke zona support kuat antara 20-day EMA di US$ 1.772. Ini adalah zona penting yang harus dipertahankan, jika mereka ingin mempertahankan tren naik tetap utuh.

    “Jika harga rebound dari zona support ini, ETH dapat menguji ulang resistance di US$ 2.030. Sebaliknya, jika support US$ 1.700 tertembus, ETH bisa turun ke US$ 1.492,” pungkas Afid.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Elon Musk ingin Beli Manchester United, Nilai Token MUFC Palsu Melonjak

    Orang terkaya di dunia, Elon Musk lagi-lagi bikin heboh. Dia melontarkan pernyataan sedang membeli klub sepak bola asal Inggris, Manchester United (MU). Menariknya, ungkapan itu membuat token kripto MUFC meroket, padahal itu palsu.

    Dilaporkan Cointelegraph. Fan Token Manchester United (MUFC) adalah kripto palsu dan tidak terkait dengan klub sepak bola arahan pelatih Erik ten Hag itu, tetapi satu tweet Elon Musk sudah cukup untuk menghidupkannya kembali dan melonjak harganya.

    Nilai Token MUFC Tinggi Akibat Tweet Elon Musk

    MUFC bukan token kripto resmi Manchester United. Itu buat oleh tim programmer yang mengaku sebagai penggemar berat Manchester United dan membuat token MUFC pada Agustus 2021. Mereka mengeklaim MUFC sebagai Fan Token, bahwa para pemegangnya akan memberikan pengaruh pada keputusan klub sepak bola.

    CEO Tesla, Elon Musk. Foto: Getty Images.
    CEO Tesla, Elon Musk. Foto: Getty Images.

    Baca juga: Tokocrypto Market Signal 17 Agustus 2022: Kripto Gerak Perkasa di HUT RI ke-77

    Tim kemudian melakukan putaran “airdrop” 10.000.000.000 MUFC pada November 2021, berjanji untuk memberikan 10.000 MUFC kepada pengguna yang mengikuti akun media sosial resminya. Prospek mendapatkan token MUFC gratis membantu harga naik hingga US$ 1.

    Tetapi proyek tersebut ternyata adalah jebakan penipuan, yang pada akhirnya membuat MUFC turun 100% setelah November silam. MUFC dianggap punah sampai sebuah tweet dari Elon Musk pada 17 Agustus menghidupkannya kembali dari ‘kuburannya.’

    Token Manchester United Palsu Melonjak 3.000%

    Meski, tweet CEO Tesla itu ada lelucon lama, tapi banyak berpengaruh. Pesan tersebut mengirim aset keuangan yang terkait dengan Manchester United melonjak, termasuk sahamnya MANU, yang naik 1,97% dalam pre-market trading, dan Tezos (XTZ), blockchain resmi dan mitra klub, yang market cap-nya melonjak sebesar $ 138,85 juta.

    Bahkan, token kripto resmi Manchester City (CITY) melonjak hampir 14% mencapai US$ 7 per keping setelah tweet Musk, meskipun Manchester City adalah klub sepak bola yang berbeda dan rival abadi Manchester United.

    Ilustrasi Fan Token MUFC yang palsu.
    Ilustrasi Fan Token MUFC yang palsu.

    Baca juga: Apa Itu Burning Coin dan Apa Tujuannya?

    Di sisi lain, token MUFC melonjak lebih dari 3.000% setelah tweet Musk tentang membeli Manchester United, menurut data yang diambil oleh CoinPaprika.com. Namun, reli MUFC tampaknya merupakan manipulasi harga karena likuiditas dan volume yang sangat buruk.

    Pergerakan Likuiditas MUFC

    Khususnya, dalam 24 jam terakhir, MUFC hanya melakukan perdagangan terhadap dua aset kripto: WBNB dan USDT. Sementara, likuiditas untuk pasangan WBNB/MUFC hanya US$ 106,84, itu bahkan lebih rendah untuk pasangan USDT/MUFC di sekitar US$ 10, menurut data dari PancakeSwap, pertukaran terdesentralisasi.

    Sementara itu, volume bersih yang mendukung reli 3.000% MUFC adalah sekitar US$ 39.000 dalam 24 jam terakhir, menunjukkan lebih sedikit trader di belakang pergerakan naik utama.

    Dengan demikian, sejumlah kecil spekulan kemungkinan menggunakan likuiditas MUFC yang buruk untuk memompa token secara artifisial. Jumlah pedagang yang membeli narasi terbalik palsu masih belum jelas, tetapi mengingat bahwa MUFC telah turun 50% dari puncak lokalnya, prospek bahwa tarifnya akan kembali ke nol.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tokocrypto Market Signal 17 Agustus 2022: Kripto Gerak Perkasa

    Pergerakan aset kripto pada Rabu (17/8) atau bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Indonesia terpantau perkasa di zona hijau. Ada reli singkat terjadi pada Rabu siang yang mendorong beberapa aset kripto berkapitalisasi pasar terbesar atau big cap melonjak harganya.

    Melansir situs CoinMarketCap pada Rabu (17/8) pukul 12.00 WIB, dari 10 aset kripto big cap kompak bergerak optimis ke zona hijau dalam 24 jam terakhir. Misalnya, nilai Bitcoin (BTC) naik tipis 0,92% ke US$ 24.122 per keping dalam sehari terakhir.

    Sementara, Ethereum (ETH) naik 2,37% ke US$ 1.911 di waktu yang sama. XRP, Cardano (ADA) dan Solana (SOL) punya nasib yang sama melonjak harganya masing-masing 4,88%, 4,67% dan 2,55%.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, melihat pola pergerakan kripto bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 RI ini terpantau mulai pulih setelah terbaring lemas sejak awal pekan. Investor juga sepertinya sedang memiliki selera risiko pasar yang tinggi. 

    “Hal ini terbukti dari performa altcoin yang lebih baik dari aset kripto yang lebih aman, sebut saja seperti BTC dan ETH. SHIB, DOGE, XTZ dan CHZ tumbuh sangat baik pada pekan ini. Tingginya selera risiko investor juga tercermin dari nilai indeks BTC Dominance yang saat ini berada di 39,9%, jauh lebih rendah dari 48% dua bulan sebelumnya,” kata Afid.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono
    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono. Foto: Tokocrypto.

    Afid menjelaskan rendahnya indeks dominasi BTC menjadi indikator yang mengukur kekuatan kapitalisasi pasar BTC terhadap keseluruhan pasar kripto. Semakin rendah akan menjadi lebih baik untuk pertumbuhan altcoin. Artinya investor kini lebih memilih untuk akumulasi altcoin dibanding BTC.

    Market kripto akan diproyeksikan jauh lebih baik menjelang akhir tahun, ada beberapa faktor penyebabnya, seperti:

    • Departemen Ketenagakerjaan AS mengumumkan tingkat inflasi tahunan sebesar 8,5% di Juli. Inflasi yang melandai bisa membuat The Fed, mempertimbangkan pelonggaran kebijakan moneternya. Hal itu, tentu saja, akan meningkatkan selera risiko investor di pasar aset kripto.
    • Ethereum mengumumkan jadwal upgrade jaringan dari proof-of-work ke proof-of-stake, yang dikenal sebagai The Merge, dari jadwal semula 19 September menjadi 15 September mendatang.
    • Banyak institusi yang masuk ke industri kripto dan blockchain, seperti BlackRock yang menyediakan jasa konsultasi untuk klien mereka di investasi kripto.

    Menanti Risalah The Fed

    Sentimen yang diantisipasi oleh investor kripto saat ini adalah menanti hasil risalah rapat (minutes of meeting) bank sentral AS, The Fed yang dirilis Kamis (18/8) dini hari waktu Indonesia. Dokumen tersebut diharapkan dapat memberi gambaran terkait kebijakan moneter yang bakal ditempuh otoritas moneter AS itu ke depannya.

    “Jadi, jika tidak ada perubahan dari keputusan sebelumnya, di mana The Fed akan bersikap tenang menekan laju inflasi AS, prospek market kripto masih tetap terlihat menjanjikan di jangka menengah,” jelas Afid.

    Ilustrasi aset kripto
    Ilustrasi aset kripto

    Baca juga: Indonesia Alami Pertumbuhan Jumlah Pekerja di Industri Blockchain

    Dari gerak harga Bitcoin, investor sejatinya masih sangsi untuk mengakumulasi BTC, setelah kripto itu gagal mempertahankan posisinya di atas US$ 25.000. Terlebih,  trading volume yang menipis sejak awal pekan ikut membuat investor ragu-ragu melakukan aksi akumulasi.

    Pergerakan harga Bitcoin masih berada diatas day-20 exponential moving average (EMA) yang menandakan masih uptrend. Target kenaikan masih berada di level US$ 25.343 dan apabila breakout target selanjutnya berada di level US$ 26.526. Sementara, level support terdekat masih berada di level US$ 23.536, sebagai pertahanan jika harga Bitcoin kembali turun.

    Di samping anaisis harga Bitcoin, Afid juga memberikan rincian sejumlah aset kripto yang berpotensi bullish dan bearish di pekan ketiga bulan Agustus ini. Simak selengkapnya di Tokocrypto Market Signal.

    Daftar 5 Aset Kripto Bullish

    1. Unifi Protocol DAO (UNFI)

    Analisis teknikal Unifi Protocol DAO (UNFI).

    Membuka daftar aset kripto potensi bullish pekan ini adalah Unifi Protocol DAO (UNFI). Unifi Protocol merupakan platform decentralized finance (DeFi) yang bertujuan untuk membawa teknologi modern ke dunia keuangan. 

    Platform ini juga memiliki rewards program, yang memungkinkan investor dan trader untuk mendapatkan staking value untuk memegang token UNFI. Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengatakan token UNFI memiliki potensi untuk naik harga pada pekan ini.

    “Sentimen positif yang mendorong token UNFI akan reli adalah Unifi Protocol menciptakan jaringan blockchain baru yang memecahkan masalah volatilitas dan spekulasi yang mengganggu industri kripto. Peluncuran blockchain Unifi ini dilaksanakan pada tanggal 17 Agustus 2022,” kata Afid.

    Dari analisis teknikalnya, saat ini pergerakan UNFI dalam reli bullish yang singkat. Fase bullish dapat mencoba mendorong harga token tembus ke level resistensinya di US$ 14. Prediksi harga UNFI bisa mencapai US$ 14,75 atau naik 25% dari US$ 13,31.

    Peringkat UNFI di CoinMarketCap pada Rabu (17/8) pukul 12.00 WIB adalah #370, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 59.844.730. Pasokan yang beredar 4.515.405 koin UNFI dan maksimal pasokan 10.000.000 koin UNFI.

    2. Cardano (ADA)

    Analisis teknikal Cardano (ADA).

    Cardano (ADA) berada di posisi sleanjutnya dalam daftar kripto potensi bullish pekan ini. Afid melihat ADA masih besar untuk melanjutkan relinya, setelah kemarin sempat naik akibat isu Vasil hard fork, namun akhirnya harus ditunda karena masalah teknis

    Afid mengatakan sentimen positif yang mendorong reli ADA masih dikuatkan oleh isu Vasil hard fork. Itu adalah salah satu hard fork yang paling dinanti, dan dirancang untuk meningkatkan skalabilitas dan kegunaan Cardano secara keseluruhan.

    “Dengan banyak investor yang menantikan Vasil hard fork Vasil, ada baiknya melihat bagaimana hal ini dapat berdampak pada ADA. Sentimen Vasil mengenai ADA melaporkan angka positif karena harga melonjak lebih dari 22% dalam tiga minggu terakhir,” jelas Afid.

    Lebih lanjut, Afid mengungkapkan dari analisis teknikalnya kemungkinan besar harga ADA akan terus melaju menuju harga US$ 0,66. ADA masih bisa bergerak menuju harga sekitar US$ 0,58 hingga US$ 0,66 atau naik 15-20% dalam beberapa hari ke depan.

    Namun, investor ADA perlu melihat rasio transaksi profit taking yang tinggi memiliki kemungkinan retracement harga jangka pendek yang lebih tinggi, yang berarti harus berhati-hati.

    Peringkat ADA di CoinMarketCap pada Rabu (17/8) pukul 12.00 WIB adalah #6, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 19.028.771.024. Jumlah koin yang beredar 33.934.048.406 koin ADA dan maksimal pasokan 45.000.000.000 koin ADA.

    3. Ethereum (ETH)

    Analisis teknikal Ethereum (ETH).

    Ethereum (ETH) kembali masuk ke dalam daftar aset kripto bullish pekan ini. Afid menjelaskan nilai ETH telah meroket setelah peluncuran Goerli pada minggu lalu. 

    Di samping itu, menurut data wallet Ethereum, whales di jaringan ETH telah meningkat nilainya hampir satu miliar dolar AS selama 30 hari terakhir di belakang reli ETH yang kuat.

    “Dengan waktu The Merge yang semakin dekat, investor kaya atau whales semakin ingin mengakumulasi ETH. Keberhasilan investor berkantong tebal yang memegang ETH selama reli altcoin berpotensi membuat harga Ethereum kembali melonjak,” ucap Afid.

    Lebih lanjut, Afid menjelaskan dari analisis teknikalnya ETH pagi ini ditutup pada harga US$ 1.899, saat ini level tertinggi berada di harga US$ 2.012 dan level terendah berada pada harga US$ 1.872. 

    Jika berhasil breakout, maka target naik ETH selanjutnya berada di day-200 EMA pada level US$ 2.257. Sedangkan, level support masih solid di US$ 1.768 untuk menahan laju penurunan jika harga ETH koreksi.

    Peringkat ETH di CoinMarketCap pada Rabu (17/8) pukul 12.00 WIB adalah #2, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 231.229.056.113. Jumlah koin yang beredar 121.994.077 koin ETH dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    Baca juga: Token TKO Terdaftar Bappebti, Dorong Ekosistem Blockchain Lebih Masif 

    4. XRP (XRP)

    Analisis teknikal XRP (XRP).

    XRP menjadi salah satu aset kripto big cap yang potensi bullish pekan ini. Afid melihat XRP punya sentimen positif datang dari Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) mengabulkan banding Ripple untuk melayani panggilan pengadilan dan mengotentikasi video pernyataan publik yang dibuat oleh pejabat badan pengatur.

    “Selain keputusan SEC, sentimen XRP juga datang dari laporan yang menyatakan XRP diklasifikasikan sebagai mata uang digital oleh Goldman Sachs, Wells Fargo dan HSBC. Ripple juga diidentifikasi sebagai peluang dalam metode pembayaran,” tutur Afid.

    Dari analisis teknikalnya, fase bull mencoba untuk mendorong XRP bergerak ke atas level resistance overhead di US$ 0,39. Jika tembus, maka kenaikan akan kembali mencoba untuk melewati rintangan overhead dan mendorong XRP ini ke US$ 0,48 dan kemudian ke US$ 0,54.

    Peringkat XRP di CoinMarketCap pada Rabu (17/8) pukul 12.00 WIB adalah #7, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 18.968.716.408. Jumlah koin yang beredar 49.377.587.823 koin XRP dan maksimal pasokan 100.000.000.000 koin XRP.

    5. Optimism (OP)

    Analisis teknikal Optimism (OP).

    Optimism (OP) adalah blockchain layer-dua di atas Ethereum. Optimisme mendapat manfaat dari keamanan mainnet Ethereum dan membantu menskalakan ekosistem Ethereum dengan menggunakan optimistic rollups. Afid memproyeksikan OP memiliki kesempatan untuk bullish pada pekan ini.

    “Protokol Optimism telah berkembang pesat selama sebulan terakhir ini. Ini semakin meningkatkan value-nya secara keseluruhan pada tahun 2022, meskipun ada hambatan bearish. Pertumbuhan Optimism terlihat dalam perluasan protokol peringkat teratasnya. Faktanya, protokol ini menarik akumulasi whales dalam beberapa hari terakhir,” jelas Afid.

    Dari analisis teknikalnya, saat ini Optimism (OP) berada di $1,47. Jika polanya berlanjut, harga OP mungkin akan mencapai level resistance US$ 2,235. Jika tren berbalik, maka harga OP bisa turun ke US$ 1,766 dan US$ 1,412.

    Peringkat OP di CoinMarketCap pada Rabu (17/8) pukul 12.00 WIB adalah #109, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 345.045.620. Jumlah koin yang beredar 234.748.364 koin OP dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    Daftar 5 Aset Kripto Bearish

    1. Acala Token (ACA)

    Analisis teknikal Acala Token (ACA).

    Acala adalah jaringan decentralized finance (DeFi) all-in-one yang menawarkan platform blockchain yang diamankan oleh Polkadot, serta rangkaian aplikasi keuangan lintas-rantai lainnya. Acala Token (ACA) digunakan sebagai token utilitas untuk mengoperasikan jaringan.

    Afid memperkirakan ACA akan memasuki fase bearish pada pekan ini yang disebabkan oleh sentimen negatif dari stablecoin asli Acala Network, aUSD, yang jatuh ke nol pada hari Minggu (14/8) lalu, setelah peretas mengeksploitasi bug yang  digunakan untuk mencetak lebih dari 1,28 miliar token.

    “Akibat peristiwa itu, hampir 24 jam setelah kejadian, sebagian besar fungsi jaringan Acala dibekukan, dengan sedikit pembaruan dari proyek mengenai langkah selanjutnya. Mengikuti berita tersebut, token asli jaringan, ACA, turun sekitar 7%, dari sekitar US$ 0,29 menjadi US$ 0,26,” ungkapnya.

    Menurut Afid, nilai ACA kini sulit untuk tembus harga US$ 0,29 lagi. Ada kemungkinan harga akan ditarik turun hingga US$ 0,24 dalam beberapa hari ke depan, karena penyebab peretasan tersebut belum terselesaikan.

    Peringkat ACA di CoinMarketCap pada Rabu (17/8) pukul 12.00 WIB adalah #179, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 131.282.038. Jumlah koin yang beredar 487.394.605 koin ACA dan maksimal pasokan 1.000.000.000 koin ACA.

    2. Tornado Cash (TORN)

    Analisis teknikal Tornado Cash (TORN).

    Tornado Cash adalah platform yang menyediakan solusi privasi non-kustodian terdesentralisasi yang dibangun di atas jaringan blockchain Ethereum. Afid menerkan nilai TORN akan masuk ke fase bearish pada pekan ini.

    Menurut Afid, penyebab penurunan harga bisa berdampak dari pengembang TORN ditangkap di Belanda. Penangkapan itu berawal dari Departemen Keuangan AS yang memasukkan Tornado Cash ke dalam daftar hitam, karena diklaim telah digunakan untuk mencuci aset yang diperoleh secara ilegal senilai US$ 7 miliar.

    “Bersama dengan sanksi yang diberikan, harga token TORN kian anjlok, tanda investor mulai khawatir layanan menjadi benar-benar tidak dapat digunakan di masa depan. Bahkan, sejak mencetak ATH di tanggal 13 Februari 2021, harga token telah merosot lebih dari 95%,” ungkap Afid.

    Harga token TORN kini berada di kisaran US$ 11,98-US$ 12,61. Peristiwa penangkapan akan membuat TORN bisa jauh terdepresiasi hingga turun harga menjadi US$ 11,54 dalam beberapa waktu ke depan.

    Peringkat TORN di CoinMarketCap pada Rabu (17/8) pukul 12.00 WIB adalah #715, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 13.844.526. Jumlah koin yang beredar 1.099.795 koin TORN dan maksimal pasokan 10.000.000 koin TORN.

    Baca juga: Regulasi Baru Bappebti Dorong Tingkat Keamanan Investor Kripto

    3. Voyager Token (VGX)

    Analisis teknikal Voyager Token (VGX).

    Voyager Token masih kuat untuk potensi bearish pada pekan ini. Afid menjelaskan sentimen negatif dari VGX terjadi karena lebih banyak token yang meninggalkan bursa daripada masuk, satu-satunya kesimpulan yang dapat ditarik adalah bahwa investor sudah mulai keluar dari posisi akumulasi mereka.

    Mengikuti perintah yang diberikan pengadilan AS, Voyager Digital mendapatkan persetujuan untuk mengembalikan US$ 270 juta kepada pelanggannya, yang menyumbang sebagian kecil dari aset investor yang telah dikunci sejak pengajuan kebangkrutannya bulan lalu.

    “Dengan pembayaran yang akan segera dimulai, minat pada token VGX telah hilang. Ini terjadi setelah harga altcoin naik 100% dalam waktu tujuh hari sejak pengajuan kebangkrutan. Pada grafik harian, tekanan jual untuk VGX mulai meningkat. Hasilnya, Relative Strength Index-nya berada di 46,31,” ucap Afid.

    Peringkat VGX di CoinMarketCap pada Rabu (17/8) pukul 12.00 WIB adalah #293, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 89.297.065. Jumlah koin yang beredar 278.482.214 koin VGX dan maksimal pasokan 279.387.971 koin VGX.

    4. Spell Token (SPELL)

    Analisis teknikal Spell Token (SPELL).

    Spell Token (SPELL) adalah aset kripto dan beroperasi pada platform Ethereum. SPELL kini sudah dikenal luas di dunia kripto dengan status sebagai aset yang sangat menjanjikan. Namun, dalam beberapa waktu status sedang merana.

    “Dalam beberapa waktu terakhir nilai SPELL terus turun tajam. Penurunannya di pekan ini bahkan diperkirakan akan mencapai -26%. Dari harga saat ini dikisaran US$ 0,001614, bisa turun kembali hingga level US$ 0,001489,” ungkap Afid.

    Di sisi lain, banyak analis percaya bahwa harga token Spell akan naik tajam di masa depan. Namun, kembali lagi pasar kripto sangat fluktuatif. Kenaikan harga yang besar dan penurunan harga dapat terjadi dalam jangka pendek.

    Peringkat SPELL di CoinMarketCap pada Rabu (17/3) pukul 12.00 WIB adalah #165, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 157.529.078. Pasokan yang beredar 97.605.590.467 koin SPELL dan maksimal pasokan 196.008.739.620 koin SPELL.

    5. Dogecoin (DOGE)

    Analisis teknikal Dogecoin (DOGE).

    Dogecoin (DOGE) jadi aset kripto big cap yang masuk ke dalam daftar bearish pekan ini, alasannya karena ada kemungkinan segera membentuk pola overbought yang bisa membuat investor jenuh mengakumulasi. Pasalnya, DOGE telah naik 15% dan mungkin bisa menembus level penting.

    Afid melihat kenaikan DOGE banyak dikaitkan dengan peluncuran solusi blockchain Layer-2 dari komunitas penggemar Dogecoin. Namun, seseorang harus sangat berhati-hati, karena inisiatif semacam itu tidak seperti yang mereka gambarkan. 

    “Banyak proyek penipuan yang mengasosiasikan diri dengan Dogecoin asli mulai muncul secara online. Pada saat itu, pengembang dan komunitas Dogecoin mendistribusikan peringatan yang memberi tahu semua orang untuk menjauh. Jika pertumbuhan DOGE saat ini dipicu oleh pengumuman seperti itu oleh proyek palsu, maka mungkin itu bersifat buatan dan harga bisa langsung turun,” kata Afid.

    Dari analisis teknikalnya, saat ini DOGE berada di US$ 0,08775. Jika polanya berlanjut, harga DOGE mungkin akan turun ke US$ 0,07500 atau anjlok sekitar 10%.

    Peringkat DOGE di CoinMarketCap pada Rabu (17/8) pukul 12.00 WIB adalah #10, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 11.499.529.056. Pasokan yang beredar 132.670.764.300 koin DOGE dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    Disclaimer

    Konten ini bersifat informatif, bukan ajakan/anjuran membeli dan atau menjual aset kripto. Segala bentuk perdagangan aset kripto ditanggung pelanggan dengan segala risikonya karena merupakan keputusan pribadi. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas segala resiko yang terjadi, baik keuntungan maupun kerugian dari perdagangan aset kripto.



    Sumber : news.tokocrypto.com