Author: 21

  • 5 Strategi Untung Investasi Kripto saat Sideways Market 

    Pergerakan market aset kripto memang sulit diprediksi. Walaupun secara keseluruhan market tengah lesu, tapi banyak analis geraknya saat ini lebih mengarah ke sideways atau datar.

    Dalam ranah investasi kripto memang terkenal istilah bear market dan bull market yang menunjukkan tren naik dan turun. Namun, ada juga sideways market yang bisa berlangsung lama, seperti kondisi saat ini.

    Sideways market sendiri adalah ketika harga aset melayang dalam kisaran kecil, menunjukkan tidak ada tren naik atau turun yang jelas. Kondisi sideways terjadi ketika harga aset yang diperdagangkan di pasar bergerak secara horizontal karena kekuatan permintaan dan penawaran yang sama.

    “Kondisi sideways terjadi ketika pergerakan harga horizontal yang terjadi ketika penawaran dan permintaan hampir sama selama periode waktu tertentu. Ini biasanya terjadi selama periode konsolidasi sebelum harga melanjutkan tren sebelumnya atau berbalik ke tren baru. Kondisi ini sebenarnya bisa dimanfaatkan oleh investor profit taking,” kata VP Marketing Tokocrypto, Adytia Raflein.

    VP Marketing Tokocrypto, Adytia Raflein. Foto: Tokocrypto.
    VP Marketing Tokocrypto, Adytia Raflein. Foto: Tokocrypto.

    Baca juga: Strategi Investor Kripto dalam Hadapi Gejolak Market

    Menurut Adytia, melihat kondisi market kripto dalam dua pekan terakhir ini menunjukan gerak sideways. Kondisi ini ternyata bisa dimanfaatkan oleh investor meraup keuntungan tipis, sekaligus untuk menutup kerugian pada saat bear market lalu.

    Berikut strategi yang bisa diterapkan investor kripto dalam menghadapi sideways market:

    1. Perhatikan Kondisi Aset Kripto

    Sebelum mengambil keputusan jual atau beli di kondisi market ini, sebaiknya investor memastikan kondisi aset kripto yang layak untuk disimpan atau tidak. Kondisi pasar ini mulai bisa menjadi menguntungkan, jika dapat memilih aset kripto yang terbaik melalui riset.

    “Jika investor benar-benar percaya pada kripto yang dimiliki dan telah melakukan penelitian, mereka tidak perlu khawatir. kesalahan umum yang dilakukan pemula adalah panik menjual hanya untuk membeli kembali dengan harga lebih tinggi,” tutur Adytia.

    2. Tahan Ketika Pasar Tidak Beraturan (Choppy)

    Investor pemula harus ingat bahwa ketika pasar seperti ini sebaiknya menahan diri sampai ada pergerakan yang jelas atau membentuk pola yang lebih jelas. Dengan harga yang bergerak dalam kisaran kecil, investor pemula mungkin kesulitan menghasilkan keuntungan.

    Hal terbaik adalah lebih memilih untuk HODL aset dalam jangka waktu tertentu untuk kondisi market untuk mengukur arah harga di masa depan. Strategi ini sangat penting untuk digunakan, terutama ketika tekanan ekonomi berada dalam siklus fase jangka panjang.

    Ilustrasi market kripto
    Ilustrasi market kripto.

    Baca juga: 6 Tips Tetap Profit saat Bear Market Kripto

    3. Pantau Arah Pasar

    Investor bisa memantau arah pasar dengan melihat pergerakan harga aset-aset kripto lainnya menuju arah sentimen positif atau negatif. Selain itu, investor juga dapat mempelajari Average True Range (ATR).

    ATR adalah indikator yang membantu investor untuk mengukur volatilitas dan dapat membantu menemukan titik yang tepat untuk memaksimalkan keuntungan. Bagian terbaiknya, ini juga merupakan alat manajemen risiko yang baik untuk menilai tempat yang sempurna untuk stop loss.

    4. Stop Loss di Bawah Level Support

    Cara lain yang bisa kamu gunakan adalah dengan melakukan stop loss di bawah level support. Hal ini akan mencegah kerugian yang meningkat ketika market turun lebih jauh.

    Jika stop-loss diposisi terlalu lebar, berisiko kehilangan lebih banyak uang. Di sisi lain, jika stop-loss terlalu ketat, berisiko tersingkir dari perdagangan yang positif sebelum waktunya.

    “Tokocrypto memiliki fitur Stop-Limit Order yang sangat berguna sebagai sebuah alat pengatur resiko, dan investor sebaiknya menggunakannya untuk menghindari kehilangan yang signifikan. Stop limit berguna untuk membuat pesanan jual untuk memastikan mengambil untung pada saat target transaksi tercapai,” jelas Adytia.

    Ilustrasi aplikasi Tokocrypto. Foto: Bianda Ludwianto
    Ilustrasi aplikasi Tokocrypto. Foto: Bianda Ludwianto

    Baca juga: Atur Strategi Investasi saat Market Aset Kripto Bearish

    5. Lakukan Diversifikasi Aset

    Taktik lain yang bisa diterapkan investor adalah diversifikasi. Sebagian besar studi menunjukkan bahwa lebih penting untuk memiliki aset yang dialokasikan secara efektif daripada mencoba dan mengelola kapan waktu yang tepat untuk masuk ke market. Ketika pasar sideways atau bergerak ke samping, penting untuk menjaga keseimbangan alokasi investasi.

    Selain itu, sangat penting untuk meninjau grafik harian, terutama yang sudah mempelajarinya bagi investor berpengalaman. “Jika grafik harian mencerminkan hasil yang tidak biasa, investor harus menahan transaksi untuk sementara waktu. Namun, jika grafik menunjukkan pola yang berulang, dapat mengeklaim bahwa sekaranglah saatnya untuk memasuki pasar,” pungkas Adytia.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Industri Kripto dan Blockchain Tetap Jadi Incaran Venture Capital

    Industri aset kripto dan blockchain masih menjadi fokus utama para investor modal ventura atau Venture capital (VC), meski market sedang lesu. Bitcoin turun hampir 70% dari level tertingginya pada akhir tahun 2021, ketika VC menarik kembali investasi di sektor lain, aktivitasnya di startup kripto dan blockchain tetap sibuk seperti biasanya.

    Menurut Dove Metrics, ada 160 investasi publik oleh VC kripto bulan Juli lalu dengan total pendanaan yang diraih mencapai US$ 1,91 miliar. JP Morgan mencatat sejauh ini pada tahun 2022, investasi VC di industri kripto dan blockchain telah mencapai US$ 18,3 miliar. Itu hampir tiga kali lipat jumlah yang diinvestasikan pada tahun 2020.

    Ketua Umum Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (ASPAKRINDO), Teguh Kurniawan Harmanda, mengatakan walau market aset kripto tengah bearish, minat pemodal untuk mendanai startup atau proyek blockchain masih tinggi. Menurutnya, saat ini adalah waktu yang tepat untuk menentukan startup atau proyek kredibel dan memiliki fundamental yang kuat untuk diinvestasikan.

    Crypto winter tidak menumpulkan selera investasi venture capital. Saya melihat modal tersedia dan bisa digunakan untuk investasi di startup kripto atau blockchain lainnya. Namun, beberapa VC kini lebih selektif untuk menentukan startup atau proyek mana yang akan mereka danai,” kata pria yang akrab disapa Manda.

    Ketua Umum Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo) & COO Tokocrypto, Teguh Kurniawan Harmanda.
    Ketua Umum Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo) & COO Tokocrypto, Teguh Kurniawan Harmanda. Foto: Tokocrypto.

    Baca juga: Bukan Saham, Ahli Ungkap Karakter Bitcoin Kini Mirip Obligasi dan Emas

    Investor Bakal Kalibrasi ulang fokus

    Menurut Manda, saat ini VC akan semakin fokus untuk melakukan due diligence yang ketat dalam membuat keputusan menggelontorkan dana mereka. Perubahan perilaku VC ini sedikit berpengaruh melihat kondisi market dan risiko ekosistem kripto dan blockchain yang masih pada masa tahap awal perkembangan.

    Pergeseran fokus ini berbeda pada bulan dan tahun sebelumnya, fakta bahwa satu atau lebih dana VC telah diinvestasikan dalam sebuah startup atau proyek yang biasanya cukup melihat perkembangan dari lonjakan nilai token kripto dalam ekosistemnya. Namun, saat ini tidak menjalankan metode seperti itu lagi.

    “Saat ini VC harus lebih berhati-hati dalam melakukan pendanaan ke startup atau proyek kripto maupun blockchain. Banyak dari mereka telah melihat nilai investasi dan reputasi bisa anjlok, karena proyek yang mereka promosikan secara aktif mengalami kegagalan, seperti kasus Terra yang menghantam seluruh industri kripto,” jelasnya.

    Ilustrasi startup. Foto: Pixabay.
    Ilustrasi startup. Foto: Pixabay.

    Baca juga: BlackRock Mantap Masuk ke Market Kripto Incar Investor Kaya

    Banyak Institusi Masuk Industri Kripto dan Blockchain

    Tidak hanya VC, perusahaan besar atau institusi lainnya juga mulai mantap memasuki industri kripto dan blockchain. Terbaru BlackRock yang kini siap memberikan klien investor institusionalnya mereka akses ke investasi aset kripto.

    Di Indonesia sendiri, sudah ada beberapa perusahaan besar yang sedang menjajaki pengembangan bisnis dengan memanfaatkan teknologi blockchain yang memiliki keunggulan transparansi, kecepatan transfer data, tingkat keamanan yang tinggi dan interoperabilitas.

    “Saat ini ada beberapa perusahaan besar dari berbagai sektor, mulai industri hiburan, media hingga perbankan di Indonesia yang bersama kami melakukan pendekatan kerja sama untuk meningkatkan bisnis mereka melalui pemanfaatan blockchain. Jadi, meski market kripto secara khusus sedang lesu, teknologi backbone-nya, yaitu blockchain masih menjanjikan untuk jangka panjang. Ini seperti revolusi internet di tahun 1990-an lalu,” pungkas Manda.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Coca-Cola Luncurkan Koleksi NFT, Begini Tampilannya

    Coca-Cola meningkatkan kehadirannya di dunia metaverse yang tumbuh cepat dengan koleksi NFT (Non-Fungible Token) pertamanya. Langkah ini dilakukan bertepatan dengan Hari Persahabatan Internasional yang jatuh pada 30 Juli lalu.

    Ada empat NFT Coca-Cola yang unik akan dilelang sebagai melalui marketplace, OpenSea. Koleksi perdana Coca-Cola NFT menata ulang beberapa aset ikonik brand mereka untuk metaverse dengan gerakan dinamis.

    Koleksi NFT ini juga menampilkan aset multi-indera yang ditempatkan di dalam “kotak misteri” yang dikemas khusus bersamaan dengan fitur video game populer.

    “Coca-Cola adalah salah satu brand yang paling banyak dikoleksi di dunia, dan telah berbagi warisan yang kaya dengan konsumen melalui momen kebahagiaan sederhana selama beberapa dekade,” kata President, Global Coca-Cola Trademark, Selman Careaga di situs resminya.

    “Kami sangat senang untuk berbagi NFT pertama kami dengan metaverse, di mana persahabatan baru ditempa dengan cara baru di dunia baru, dan untuk mendukung teman dan mitra lama kami, Special Olympics International. Setiap NFT diciptakan untuk merayakan elemen yang merupakan inti dari merek Coca-Cola, yang ditafsirkan ulang untuk dunia virtual dengan cara baru dan menarik.”

    Tampilan koleksi Coca-Cola NFT.
    Tampilan koleksi Coca-Cola NFT. Sumber: Coca-Cola

    Baca juga: Cara Posting dan Buat IG Stories NFT di Instagram

    Coca-Cola Ingin Warisan ‘Budaya’ Melalui NFT

    Careaga menjelaskan ingin memasukkan prinsip-prinsip inti Coca-Cola dan merayakan warisan dan ikatan persahabatan, sambil juga melakukan sesuatu yang belum pernah dilakukan sebelumnya.

    “Penting untuk tetap setia pada brand dengan menyatukan orang melalui momen koneksi yang unik, mengejutkan, dan menyenangkan yang terasa tepat untuk Coke. Dan karena NFT secara inheren dibangun untuk menjadi permanen dan tidak sementara, kami sengaja mengembangkan NFT dinamis dan ‘hidup’ yang dapat dinikmati berulang kali—seperti Coca-Cola,” jelasnya.

    Coca-Cola telah mengamati NFT, aset kripto dan metaverse sebagai kesempatan yang tepat untuk berpartisipasi dan belajar. Hari Persahabatan Internasional adalah kesempatan yang sempurna untuk menyatukan orang-orang secara virtual dengan cara unik Coca-Cola sambil mengumpulkan dana untuk masyarakat di seluruh dunia selama 53 tahun di Special Olympics.

    Baca juga: Market Awal Pekan: Laju Kripto Sedikit Galau meski Naik, Kenapa?



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Cara Posting dan Buat IG Stories NFT di Instagram

    Meta akhirnya meluncurkan fitur NFT di platform media sosia mereka, Instagram. Menariknya, Indonesia menjadi salah satu dari 100 negara yang kebagian fitur ini. Jadi bagaimana cara menggunakannya?

    Pengguna Instagram di Indonesia harus bangga, karena bisa posting NFT di Feed dan Stories mereka untuk memamerkan koleksi yang dipunya. Instagram mendukung koneksi dengan wallet pihak ketiga termasuk Rainbow, MetaMask, Trust Wallet, Coinbase Wallet dan Dapper Wallet.

    Sementara, untuk dukungan blockchain termasuk Ethereum, Polygon dan Flow. Meta mencatat bahwa tidak ada biaya dengan mem-posting atau berbagi NFT di Instagram. Pengguna dapat membagikan NFT di Instagram Feed, Stories, atau DM.

    Fitur ini juga bisa sekaligus menjadikan NFT sebagai bentuk stiker Augmented Reality (AR) di Instagram Stories. Kreator dan kolektor NFT juga bisa di-tag secara otomatis sebagai atribusi atas karya NFT mereka.

    Meta akhirnya rilis fitur Instagram NFT. Sumber: Meta Platforms, Inc.
    Meta akhirnya rilis fitur Instagram NFT. Sumber: Meta Platforms, Inc.

    Baca juga: Gucci Jadi Brand Besar Pertama Terima Pembayaran Kripto ApeCoin

    Cara Koneksi Wallet NFT di Instagram

    Sebelum mem-posting NFT di Instagram, pengguna harus tahu beberapa hal, seperti pengguna harus berpindah dari Akun Personal ke Akun Kreator.

    Langkah yang harus dilakukan adalah hubungkan digital wallet, seperti Metamask atau Trust Wallet ke Instagram. Lalu, pengguna harus switch ke Akun Kreator, akun personal tidak ada akses fitur NFT.

    Pengguna bisa mengkoneksikan satu atau beberapa digital wallet ke akun Instagram untuk berbagi koleksi NFT. Setiap wallet hanya dapat dihubungkan ke satu akun Instagram.

    • Masuk ke akun Instagram.
    • Klik foto profil di kanan atas, lalu klik “Settings.”
    • Klik “Digital Collectibles” di menu sebelah kiri.
    • Klik digital wallet yang ingin dihubungkan, lalu klik “Continue.”
    • Akan muncul notifikasi dan mungkin meminta password. Jika diminta, ikuti petunjuk di layar untuk aplikasi wallet yang pengguna instal.
    • Notifikasi kedua akan terbuka di layar. Klik “Sign” lalu pilih “Ok” untuk mengonfirmasi terkoneksi dengan digital wallet.
    Meta akhirnya rilis fitur Instagram NFT. Sumber: Meta Platforms, Inc.
    Meta akhirnya rilis fitur Instagram NFT. Sumber: Meta Platforms, Inc.

    Baca juga: RansVerse dan Kaabaverse Berkolaborasi Hadirkan Simulasi Umrah & Haji di Metaverse

    Cara Posting Gambar NFT di Instagram

    Untuk mem-posting koleksi NFT pengguna Instagram bisa melakukannya dengan mudah. Jika sudah terkoneksi dengan digital wallet yang memiliki koleksi NFT, bisa ikuti langkah di bawah ini.

    • Masuk ke akun Instagram.
    • Tap bagian atas layar, lalu pilih “Post.”
    • Tap di atas library smartphone.
    • Tap digital wallet yang telah terhubung, pilih koleksi NFT yang ingin di-posting.
    • Pada layar “Digital Collectibles”, tap “Share to Feed” atau “Share to Stories.”
    • Tambahkan deskripsi, lalu tap “Share.”

    Perlu diketahui saat ini fitur NFT di Instagram sedang dirilis secara bertahap, sehingga belum semua pengguna di Indonesia bisa langsung menggunakannya. Selamat membagikan karya-karya NFT kamu!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Roadmap adalah: Pelajari Pengertian & Hubungannya Dengan NFT

    Saat menjalankan sebuah bisnis, Anda tentu sudah tidak asing lagi dengan istilah roadmap. Roadmap adalah dokumen yang menjabarkan tentang rencana strategi bisnis secara rinci. Akan tetapi, roadmap ternyata tidak hanya digunakan dalam ranah bisnis, melainkan juga dalam proyek NFT (Non-fungible Token). Apa itu? Sebelum membahas secara lebih detail mengenai apa itu roadmap dalam NFT, simak dahulu pengertian roadmap secara umum berikut ini.

    Apa Itu Roadmap?

    Secara umum, roadmap adalah petunjuk jalan yang berisi sekumpulan informasi mengenai keadaan di lapangan. Namun, dalam penerapannya, roadmap tak hanya digunakan sebagai petunjuk jalan di lapangan, melainkan juga untuk menunjukkan bagaimana sebaiknya sebuah perusahaan atau institusi mengambil keputusan agar sesuai dengan langkah yang direncanakan sebelumnya.

    Bagaimana Cara Membuat Roadmap?

    Saat akan membuat roadmap, ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan oleh individu maupun perusahaan. 

    Pertama, roadmap harus dibuat sesuai dengan kondisi pasar. Sebelum memulai bisnis, tentu Anda sudah menentukan target market Anda, bukan? Jika Anda sudah punya target pasar yang jelas, Anda bisa mengetahui permasalahan apa yang dialami oleh konsumen Anda.

    Dalam membuat roadmap, Anda juga perlu memiliki visi dan misi terlebih dahulu. Inilah yang akan menuntun Anda saat ingin mengambil keputusan dan strategi setelah mengetahui permasalahan konsumen. 

    Terakhir, Anda bisa meminta feedback pada konsumen terkait produk atau jasa yang Anda tawarkan. Feedback tentu menjadi bahan evaluasi yang sangat penting untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan bisnis Anda.

    Roadmap Juga Diperlukan dalam Sebuah Proyek NFT

    Tak hanya untuk urusan bisnis, ternyata roadmap juga dibutuhkan dalam sebuah proyek NFT. Roadmap atau peta jalan ini nantinya akan berfungsi menunjukkan arah dan tujuan dari membuat proyek NFT tersebut. Selain melancarkan proses produksi, roadmap juga berguna bagi investor yang ingin mengetahui bagaimana rencana yang akan ditempuh oleh seseorang, tim, atau pelaksana proyek NFT tersebut. 

    Memangnya, apa itu roadmap dalam NFT?

    Pengertian Roadmap dalam NFT

    ilustrasi nft

    Roadmap dalam NFT berisi rencana strategis yang mencakup tujuan, goals, hingga milestones sebuah proyek NFT sebelum memperkenalkannya ke marketplace. Dalam roadmap ini, tercantum tujuan jangka pendek maupun panjang serta marketing plan yang akan dijalankan. Pada akhirnya, peta jalan ini akan memperlancar pelaku proyek NFT untuk mencapai tujuannya.

    Selain itu, roadmap NFT juga bisa dijadikan sebagai bahan laporan pada pihak investor dan menampilkan keunggulan atau capaian-capaian yang sudah diperoleh para pelaku proyek. Pada akhirnya, roadmap inilah yang akan menjadi marka untuk membatasi apabila proyek berjalan di luar rencana atau saat akan ada pengambilan keputusan tertentu.

    Perbedaan Roadmap dengan White Paper

    Roadmap sering kali disamakan dengan white paper. Padahal, keduanya punya perbedaan yang cukup mendasar. White paper berisi aktivitas atau strategi perusahaan dalam mengembangkan produk, sedangkan roadmap adalah susunan skenario untuk menjalankan sebuah proyek dengan jangka waktu yang telah ditentukan.

    Contoh Roadmap NFT

    Ada beberapa contoh platform yang bisa Anda pakai ketika ingin membuat roadmap NFT, kami melansir dari website NFT Guru dan merangkumnya menjadi beberapa contoh. 

    contoh roadmap azuki

    Source by NFTs Guru

    Pertama ada Azuki yang dinamakan mind map yang menggunakan perumpamaan fase. Anda bisa mengklik tiap fase yang ada untuk melihat detail status proyek yang berjalan. 

    contoh rincian roadmap azuki

    Source by NFTs Guru

    Di sini, Anda bisa membuat roadmap NFT dengan rincian berupa stabilo berwarna kuning dan hijau. Untuk stabilo kuning, ini menandakan bahwa proyek baru dibuka, sedangkan stabilo hijau menandakan proyek sudah berlangsung atau sedang dikerjakan.

    contoh roadmap nft world

    Source by NFTs Guru

    Berikutnya, ada NFT Worlds yang menampilkan poin-poin seperti to-do-list yang nantinya bisa di-checklist setelah selesai dikerjakan. Di samping list tersebut, ada pula rincian tanggal; kapan rencana tersebut berhasil dilaksanakan atau tanggal berapa rencananya akan selesai.

    Jika ingin membuat roadmap NFT dengan sentuhan visual menarik, Anda bisa menggunakan platform Rebel Rabbits, Degen Toonz Collection, dan Dippies. Ketiga platform ini memberikan informasi rinci seputar target dan rencana penyelesaian proyek yang menjadi hal penting bagi investor. 

    Intinya, roadmap adalah sebuah petunjuk jalan yang tak hanya diterapkan dalam dunia bisnis, melainkan juga NFT. Roadmap dalam NFT berfungsi untuk menjabarkan tujuan, goals, dan milestones yang akan dilakukan oleh pelaku proyek tersebut. Inilah yang akan dilihat oleh para Creator yang ingin mengoleksi karya NFT.

    Baca juga: Cara Riset Pasar Bagi Kolektor

    Temukan berbagai karya NFT menarik di TokoMall dengan klik tautan ini. Tak hanya bisa mengoleksi karya NFT, di sana Anda juga bisa menjadi Official Partner dengan cara mengunggah karya NFT terbaik Anda. Selain itu, pantau juga informasi lengkap seputar NFT dan aset digital di Indonesia maupun dunia dengan bergabung ke komunitas Discord dan Telegram Tokoscape.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Market Kripto Melaju Lesu, Ethereum Bisa Dorong Bull Run

    Menjelang akhir pekan, market kripto melaju lesu, walaupun terpantau memasuki zona hijau. Secara keseluruhan market masih belum mampu bangkit, seperti pekan lalu di mana terjadi lonjakan harga yang signifikan.

    Sejumlah aset kripto, terutama yang berkapitalisasi besar atau big cap melaju tipis ke zona hijau pada perdagangan Jumat (5/8) pukul 12.00 WIB. Misalnya saja, dari pantauan CoinMarketCap, nilai Bitcoin berada di harga US$ 23.141 atau naik 0,09% dalam 24 jam terakhir. Altcoin lainnya, Ethereum (ETH) ikut naik 0,14% ke US$ 1.656. Binance Coin (BNB), Solana (SOL) dan XRP bisa naik lebih dari 1%.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengatakan gerak market masih sideways dan belum mampu melaju optimis untuk kenaikan harga, seperti pada pekan lalu. Pelemahan market kripto ini sudah bisa ditebak, karena reli yang terjadi beberapa hari ini didorong oleh technical rebound. 

    “Pelemahan dan kenaikan tipis ini sudah diprediksi sebelumnya, karena adanya technical rebound di mana investor mulai lelah melakukan aksi jual dan kembali melancarkan aksi beli. Namun, ini akan terus berulang untuk menjaga level support tidak dapat ditembus, dan masih sulit untuk menerobos resistensinya,” kata Afid.

    market aset kripto
    Ilustrasi market aset kripto.

    Baca juga: Peretasan Jaringan Wallet Solana Bisa Bikin Market Kripto Anjlok?

    Di sisi lain, kenaikan harga ini juga semu lantaran tak disertai volume trading yang sepadan. Oleh karenanya, tak heran jika penguatan harga aset kripto diproyeksi hanya berada di rentang yang sempit dan tak bertahan lama.

    Namun, apabila dilihat dari sisi sentimen, market kripto sejatinya sedang diselimuti banyak sentimen negatif yang membuat kepercayaan diri investor menurun. Seperti pernyataan The Fed yang terbilang plinplan.

    “The Fed terlihat plinplan setelah beberapa pejabatnya yang berkomentar bahwa peluang membuka pelonggaran kebijakan moneter setelah September bisa sulit terjadi. Di samping itu juga rentetan kabar soal peretasan yang terjadi pada jaringan Solana dan Nomad yang mencuri perhatian investor,” terang Afid.

    Sentimen Positif Ethereum Bisa Dorong Bull Market

    Selain sentimen negatif, hal positif bisa datang dari ekosistem Ethereum. Faktanya, dalam dua momentum bull market terakhir, Ethereum jauh memimpin dibandingkan Bitcoin.

    Afid melihat transisi Ethereum ke proof-of-stake (PoS) bisa menjadi pendorong utama untuk aksi bull run selanjutnya. Ethereum menjadi faktor utama dalam ledakan market kripto pada tahun 2017, di mana ICO (initial coin offering) banyak bermunculan menaikkan nilai pasar.

    “Popularitas DeFi dan NFT di tahun 2021 juga melibatkan ekosistem Ethereum dan menjadi periode penting bagi momentum market kripto. Selanjutnya, siklus bakal terjadi ketika The Merge berhasil dilakukan pada September mendatang. ETH akan mendorong nilai altcoin lain sebelum proses migrasi dilakukan,” ucap Afid.

    Ilustrasi Ethereum.
    Ilustrasi Ethereum.

    Baca juga: Bukan Saham, Ahli Ungkap Karakter Bitcoin Kini Mirip Obligasi dan Emas

    Dari analisis teknikalnya saat ini, Ethereum sedang sideways dengan rentang harga di atas level support US$ 1.600. Level US$ 1.590 masih menjadi support terkuat untuk menahan laju penurunan harga ETH. 

    Tetapi apabila pergerakan harga ETH berhasil pullback, maka supply area pada level US$ 1.739-US$ 1.916 masih menjadi target utama dalam kenaikan harga ETH. Dalam waktu dekat akan ada penggabungan testnet ketiga dan terakhir, Goerli, diharapkan terjadi pada 10 Agustus mendatang, bisa menggerakan harga ETH.

    Sementara, analisis harga Bitcoin saat ini level resistensi berada pada harga US$ 23.223 dan support pada harga US$ 22.400. Level support US$ 21.978 menjadi pertahanan selanjutnya, apabila harga Bitcoin melanjutkan penurunannya. 



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Meta Akhirnya Rilis Instagram NFT, Pengguna Bisa Pamer Koleksi

    Fitur Instagram yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba! CEO Meta, Mark Zuckerberg, akhirnya mengumumkan bahwa perusahaannya memulai ekspansi internasional dukungan NFT di Instagram.

    Dengan ekspansi ini, pengguna individu dan bisnis di lebih dari 100 negara di Afrika, Asia-Pasifik, Timur Tengah dan Amerika Serikat kini dapat membagikan koleksi NFT mereka di Instagram. Tidak diketahui, apakah ini termasuk dirilis di Indonesia.

    Dalam pernyataan resminya, Meta juga mengumumkan bahwa Coinbase Wallet dan Dapper Wallet sekarang diterima sebagai wallet pihak ketiga yang kompatibel untuk digunakan di dalam platform. Instagram juga memperluas jaringan blockchain yang didukung untuk memasukkan Flow.

    Meta akhirnya rilis fitur Instagram NFT. Sumber: Meta Platforms, Inc.
    Meta akhirnya rilis fitur Instagram NFT. Sumber: Meta Platforms, Inc.

    Baca juga: Gucci Jadi Brand Besar Pertama Terima Pembayaran Kripto ApeCoin

    Fungsi Fitur Instagram NFT

    Fungsi fitur NFT di platfrom Instagram adalah memungkinkan pengguna untuk menghubungkan digital wallet, berbagi NFT dan secara otomatis menandai kreator dan kolektor untuk atribusi. Pengguna dapat membagikan NFT di Instagram Feed, Stories, atau DM.

    Untuk mem-posting NFT di Instagram, perlu menghubungkan digital wallet ke Instagram. Setelah pengguna mem-posting koleksi NFT di Feed, maka itu akan memiliki efek berkilau dan dapat menampilkan informasi publik, seperti deskripsi NFT.

    Instagram mendukung koneksi dengan wallet pihak ketiga termasuk Rainbow, MetaMask, Trust Wallet, Coinbase Wallet dan Dapper Wallet. Blockchain yang didukung termasuk Ethereum, Polygon dan Flow. perusahaan mencatat bahwa tidak ada biaya dengan mem-posting atau berbagi NFT di Instagram.

    Meta akhirnya rilis fitur Instagram NFT. Sumber: Meta Platforms, Inc.
    Meta akhirnya rilis fitur Instagram NFT. Sumber: Meta Platforms, Inc.

    Baca juga: Peretasan Jaringan Wallet Solana Bisa Bikin Market Kripto Anjlok?

    Meta Ingin Perluas Dukungan Web3

    Meta mengatakan ekspansi fitur terbaru ini mencerminkan pekerjaannya untuk memperluas akses ke teknologi web3 melalui NFT, dan mendukung kreator konten yang ingin memonetisasi karya mereka dan membangun komunitas dengan penggemar dan kolektor mereka.

    “Kami memahami bahwa teknologi blockchain dan NFT menimbulkan pertanyaan penting tentang keberlanjutan,” kata Meta selama peluncuran uji NFT awal pada bulan Mei lalu.

    “Meta akan membantu mengurangi dampak emisi yang mungkin terkait dengan tampilan koleksi digital di Instagram dengan membeli energi terbarukan.”

    Meta menyatakan bahwa mereka tidak akan menawarkan kemampuan untuk mengubah posting koleksi NFT menjadi iklan untuk saat ini.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • BlackRock Mantap Masuk ke Market Kripto Incar Investor Kaya

    Setelah bertahun-tahun menolak, perusahaan manajemen investasi raksasa dunia, BlackRock, makin mantap melangkah ke market kripto. BlackRock, yang mengawasi aset senilai US$ 10 triliun, bermitra dengan Coinbase untuk memberikan klien investor institusionalnya akses ke kripto.

    BlackRock akan menawarkan konektivitas ke Coinbase Prime untuk menawarkan perdagangan kripto, penyimpanan, pialang utama, dan kemampuan pelaporan kepada klien. Bitcoin adalah aset digital pertama yang ditawarkan melalui kemitraan ini

    “Klien umum BlackRock dan Coinbase akan dapat mengelola eksposur Bitcoin mereka bersama dengan investasi publik dan swasta mereka untuk pandangan keseluruhan portofolio risiko,” tulis BlackRock dalam sebuah pengumuman dikutip TechCrunch.

    Ilustrasi market kripto
    Ilustrasi market kripto.

    Baca juga: Memahami Perspektif Aset Kripto Tak Ganggu Stabilitas Sistem Keuangan

    Berita Baik untuk Industri Kripto

    Berita ini menandai perubahan besar bagi BlackRock, sebelumnya sang CEO pernah menyebut Bitcoin sebagai “indeks pencucian uang” pada lima tahun lalu. Sejak itu, perusahaan manajemen aset ini telah membuat kemajuan kecil ke dalam web3, memperkenalkan perdagangan berjangka Bitcoin ke platformnya dan beberapa dananya tahun lalu.

    Fink mengatakan kepada pemegang saham dalam sebuah surat pada bulan Maret tahun ini bahwa BlackRock sedang mempelajari “mata uang digital, stablecoin, dan teknologi yang mendasarinya” untuk melihat bagaimana mereka dapat membantu perusahaan melayani kliennya.

    Sementara itu, layanan Coinbase Prime memiliki 13.000 klien institusional yang menggunakan rangkaian platformnya hari ini, menurut perusahaan. Masih belum jelas kapan perusahaan berencana untuk menambah platform penawaran aset kripto lainnya di luar Bitcoin.

    Ilustrasi aset kripto.
    Ilustrasi aset kripto.

    Baca juga: Meta Akhirnya Rilis Instagram NFT, Pengguna Bisa Pamer Koleksi

    Ini juga hari besar bagi Coinbase. CEO Meta, Mark Zuckerberg, telah mengumumkan bahwa perusahaannya telah menambahkan integrasi dengan dompet Coinbase, di antara dompet kripto pihak ketiga lainnya, ke platform Instagram.

    Saham Coinbase melonjak lebih dari 17% pada pukul 11:00 EST Kamis (5/8) lalu dan juga naik lebih dari 70% pada bulan lalu, menunjukkan bahwa perusahaan telah mulai pulih dari posisi terendah yang dicapai pada bulan Mei karena mundurnya pasar kripto.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bukan Saham, Ahli Ungkap Karakter Bitcoin Kini Mirip Obligasi dan Emas

    Riset pasar kripto terbaru dari Bloomberg Intelligence menunjukkan bahwa karakter Bitcoin (BTC) kini mungkin mulai berperilaku lebih seperti obligasi dan emas, daripada saham.

    Dalam laporan berjudul “Crypto Outlook” yang dirilis awal Agustus lalu, Senior Commodity Strategist Bloomberg Intelligence, Mike McGlone dan Senior Market Structure Analyst, Jamie Coutts, mengatakan unit penelitian yang dilakukan adalah membandingkan pasar Bitcoin dengan pasar emas, obligasi dan minyak.

    Mereka menyarankan bahwa pengaruh makroekonomi seperti kebijakan moneter The Fed telah menghasilkan kesamaan antara pasar obligasi dan Bitcoin.

    “Pasar yang mengetat dan jatuhnya pertumbuhan global mendukung pergeseran Federal Reserve ke bias ‘pertemuan demi pertemuan’ pada bulan Juli, yang dapat membantu mengarahkan Bitcoin ke arah kemiringan lebih seperti obligasi daripada saham.”

    Ilustrasi Bitcoin.
    Ilustrasi Bitcoin.

    Baca juga: Crypto Nowadays: Suku Bunga The Fed Naik, Market Justru Naik

    Dalam laporan itu juga disebutkan bahwa “komoditas yang bersifat dump-follow-pump” dan penurunan imbal hasil obligasi menunjukkan peningkatan kemungkinan obligasi, emas dan Bitcoin didukung karena inflasi menurun.

    Bitcoin Punya Potensi Walau Harganya Turun

    Laporan tersebut mencatat bahwa pasar kripto mencapai ‘diskon terbesar’ yang pernah ada dibandingkan dengan 100-week moving average pada bulan Juli. Para analis mengatakan bahwa fakta bahwa harga BTC pada awal Agustus masih di bawah 70% dari nilai puncaknya, tetapi masih lima kali lebih tinggi dari terendah Maret 2020 itu menunjukkan potensinya.

    Mereka menandai zona US$ 20.000 sebagai dukungan utama dan diharapkan basis sedang dibangun, mirip dengan level US$ 5.000 pada tahun 2018-2019.

    Investor Bitcoin Jangka Panjang Mulai Serok, Tanda Apa?
    Ilustrasi Bitcoin.

    Baca juga: Sempat Diblokir Kominfo, Bisakah Transfer Dana Paypal ke Kripto di Indonesia?

    Para peneliti menyimpulkan bahwa Bitcoin telah menjadi salah satu aset dengan kinerja terbaik sejak diluncurkan sekitar satu dekade lalu.

    “Kami pikir lebih banyak hal yang sama ada di depan, terutama karena mungkin transisi menuju agunan global, dengan hasil yang lebih selaras dengan obligasi Treasury atau emas.”

    Penelitian Coinbase yang dilakukan pada bulan Juli menunjukkan bahwa profil risiko kelas aset kripto mirip dengan saham minyak dan teknologi. Menurut Chief Economist Coinbase, Cesare Fracassi, mengatakan “korelasi antara harga saham dan aset kripto telah meningkat secara signifikan” sejak pandemi 2020.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Gucci Jadi Brand Besar Pertama Terima Pembayaran Kripto ApeCoin

    Brand fashion mewah, Gucci telah meningkatkan inisiatif Web3-nya dengan mengizinkan aset kripto sebagai salah satu metode pembayaran untuk membeli produknya. ApeCoin (APE) menambah daftar 12 aset digital lain yang diterima untuk pembayaran di toko Gucci.

    Dilansir Cointelegraph, raksasa mode Italia itu menjadi brand besar pertama yang menerima pembayaran dalam bentuk ApeCoin (APE) yang berafiliasi dengan Bored Ape Yacht Club. Langkah ini diumumkan pada hari Senin (1/8) dan dapat memberikan proyek ApeCoin eksposur arus utama yang signifikan bersama dengan membawa utilitas lebih lanjut ke aset kripto.

    Pelanggan Gucci di Amerika Serikat sekarang dapat membeli barang di dalam toko dengan APE, sementara infrastruktur pembayaran akan disediakan oleh BitPay, sebuah perusahaan yang telah membantu nama-nama besar, seperti AMC Theaters menerima pembayaran kripto di masa lalu.

    Ilustrasi brand fashion Gucci. Sumber: Wikimedia Commons.
    Ilustrasi brand fashion Gucci. Sumber: Wikimedia Commons.

    Baca juga: Jaringan Solana Diretas, Dana Investor Diminta Transfer ke CEX

    Industri Kripto Masih Menjanjikan

    Kolektor BAYC tampaknya telah menunjukkan dukungan kuat untuk pergerakan Gucci di industri kripto sejauh ini. Terlepas dari bear market kripto yang sedang berlangsung, brand fashion telah terjun serius ke sektor ini pada tahun ini.

    Pada bulan Februari lalu, Gucci memulai dengan koleksi NFT “SUPERGUCCI” bekerja sama dengan merek mainan vinil SUPERPLASTIC. Bulan berikutnya, Gucci meluncurkan koleksi NFT “Gucci Grail” yang ditargetkan untuk pemilik proyek NFT teratas, seperti BAYC.

    Pada bulan Mei, Gucci mengumumkan rencana untuk menerima 12 aset kripto sebagai metode pembayaran di 111 toko di Amerika Utara. Daftar tersebut termasuk Bitcoin (BTC), Bitcoin Cash (BCH), Ethereum (ETH), Wrapped Bitcoin (WBTC), Litecoin (LTC), Shiba Inu (SHIB), Dogecoin (DOGE), dan lima stablecoin yang dipatok dengan dolar AS.

    Ilustrasi Apecoin (APE). Sumber: Shutterstock.
    Ilustrasi Apecoin (APE). Sumber: Shutterstock.

    Baca juga: Mengenal ApeCoin, Kripto Unik & Eksklusif dari Pendiri NFT Bored Ape Yacht Club

    Harga Apecoin (APE) Naik

    Kemudian, akun Twitter, NBATopShotEast mengeklaim sebagai orang pertama yang membayar item Gucci di ETH di lokasi merek Wooster Street di New York City pada bulan Juli. Dua anggota BAYC lainnya mengaku sebagai orang kedua dan ketiga yang melakukannya.

    Pada saat penulisan, APE dihargai $7,44 setelah memompa 11,4% selama tujuh hari terakhir. APE telah menunjukkan kebangkitan yang kuat akhir-akhir ini, sebagian karena perkembangan positif dalam proyek metaverse, Otherside yang berafiliasi, dengan harga meningkat 49,1% selama sebulan terakhir.

    Kapitalisasi pasarnya saat ini sekitar US$ 2,06 miliar menjadikan APE aset terbesar ke-33 dalam kripto. Namun, APE masih turun 74,8% dari level tertinggi sepanjang masa di US$ 26,70 pada 28 April.



    Sumber : news.tokocrypto.com