Author: 21

  • Peretasan Jaringan Wallet Solana Bisa Bikin Market Kripto Anjlok?

    Industri aset kripto tengah bergejolak pasca peretasan yang terjadi pada jaringan Solana. Pada Rabu (3/8) dilaporkan terjadi peretasan di jaringan Solana yang setidaknya ada lebih dari 8.000 crypto wallet terkena dampak dan total hampir US$ 7 juta telah diambil oleh hacker.

    Banyak investor yang bertanya-tanya apakah peristiwa ini akan membuat market kripto anjlok, seperti yang terjadi pada kasus keruntuhan ekosistem Luna?

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, menjelaskan peretasan pada jaringan atau wallet yang berkaitan dengan Solana sudah sering terjadi. Namun, dampaknya untuk market kripto secara keseluruhan masih kecil dan perlu diketahui secara detail kejadian ini hanya mempengaruhi crypto wallet desentralisasi dan dibeberapa platform saja.

    “Untuk Solana, hal ini merupakan kejadian yang sudah sering dialami di jaringan Solana. Investor menanggapi ini masih menjadi hal yang wajar terjadi dan mungkin tidak akan sebesar Terra LUNA nantinya,” jelas Afid.

    Solana Hacker House in Miami (Danny Nelson/CoinDesk)
    Solana Hacker House in Miami (Danny Nelson/CoinDesk)

    Baca juga: RansVerse dan Kaabaverse Berkolaborasi Hadirkan Simulasi Umrah & Haji di Metaverse

    Investor Diminta Tetap Waspada

    Peristiwa peretasan Solana sebagian besar berdampak khusus untuk pengguna crypto wallet di platform Phantom dan Slope. Sepertinya, ini adalah serangan yang direncanakan dan diperhitungkan sebelumnya. Jadi penyerang sepertinya seseorang yang sudah tahu tentang sistem dan polanya.

    Kerentanan juga dilaporkan terjadi pada sistem private keys yang mampu dikompromikan. Jadi pada catatan itu beberapa orang benar-benar menjadi korban, seperti pada mereka yang menggunakan wallet untuk terhubung ke NFT ke layanan pihak ketiga lainnya. Hal semacam itu membuka pintu peretasan terjadi.

    “Pakar keamanan siber telah menduga bahwa itu mungkin kerentanan dalam wallet software, bukan blockchain Solana itu sendiri, yang setidaknya akan melegakan bagi sebagian orang. Pembaruan terakhir wallet yang mungkin terdampak tidak terbatas pada Solflare, Trust Wallet, Phantom, dan Slope,” jelasnya.

    Holder SOL di Centralized Exchange (CEX) dan cold wallet tidak terkena dampaknya, bahkan investor SOL yang menyimpan dana di DEX diimbau untuk memindahkan ke CEX. Investor perlu paham bahwa pasar kripto menjadi target populer bagi peretas. Lebih penting lagi bagi investor untuk melindungi dana mereka di lingkungan yang berisiko.

    Ilustrasi jaringan Solana.
    Ilustrasi jaringan Solana.

    Baca juga: Jaringan Solana Diretas, Dana Investor Diminta Transfer ke CEX

    Harga Solana (SOL) Bisa Terpengaruh

    Keterkaitan terhadap harga dari koin Solana (SOL) tentu saja memiliki korelasi, sebab dengan adanya peretasan ini investor mulai mengurangi kepercayaannya terhadap jaringan Solana.

    “Hal yang terjadi seperti pemadaman jaringan sebelumnya pada tahun 2021, impact ke koin SOL mengalami penurunan hingga puluhan persen dalam kurun waktu 24 jam. tapi setelah jaringan dinyalakan kembali, harga dan kepercayaan investor berangsur bertambah dan membuat harga SOL mengalami kenaikan setelahnya,” ungkap Afid.

    Investor perlu wait and see untuk melihat pergerakan SOL lebih lama lagi, karena hingga saat ini geraknya masih naik-turun. Solana dengan cepat didorong kembali setelah harganya mencoba bergerak di atas resistance kunci di US$ 44. Harga sekarang jatuh menuju support kunci di US$ 35.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Jaringan Solana Diretas, Dana Investor Diminta Transfer ke CEX

    Ribuan crypto wallet Solana dilaporkan telah diretas dan seluruh token di dalamnya dikuras dalam beberapa jam pada hari Rabu (3/8) lalu. Sejauh ini, dalam serangan itu total hampir US$ 7 juta telah diambil oleh hacker.

    Setidaknya lebih dari 8.000 crypto wallet yang terkena dampaknya. Crypto wallet yang tidak aktif selama lebih dari 6 bulan menjadi target peretasan. Pengguna crypto wallet di platform Phantom dan Slope mengaku bahwa mereka telah kehilangan dana hingga jutaan dolar AS.

    Diketahui, kerentanan keamanan pada ekosistem Solana dilaporkan menjadi penyebabnya. Jutaan dolar AS dana yang diambil terjadi di crypto wallet berbasis Solana. Hacker tampaknya menguras token SOL dan SPL dalam eksploitasi serangan mereka di jaringan Solana.

    Ilustrasi peretasan jaringan Solana. Foto: Shutterstock.
    Ilustrasi peretasan jaringan Solana. Foto: Shutterstock.

    Baca juga: Pemuda Indonesia Bobol Wallet Coinbase Raup Rp 16 M Ditangkap FBI

    Penyebab Peretasan Jaringan Solana

    Serangan yang menyakitkan ini dilaporkan mulai terjadi pada Selasa (2/8) malam, banyak pengguna dan platform Solana awalnya curiga bahwa wallet dieksploitasi melalui izin yang sebelumnya diberikan untuk smart contract. Namun, transaksi ditandatangani oleh wallet yang bersangkutan, menunjukkan private keys yang dikompromikan.

    Pengembang Solana mengatakan bahwa mereka telah mengidentifikasi akar penyebab peretasan: Private keys yang disusupi yang dibuat, diimpor, atau digunakan dalam aplikasi dompet seluler Slope. Dompet perangkat keras tidak terpengaruh.

    Slope merekomendasikan agar penggunanya membuat dompet baru dengan seed phrase baru dan mentransfer dana ke dalamnya. Selain itu, dompet perangkat keras tidak terpengaruh oleh peretasan, dan juga direkomendasikan untuk menjaga aset tetap aman di tengah situasi eksploitasi yang berpotensi masih berlangsung.

    Ilustrasi aset kripto Solana (SOL).
    Ilustrasi aset kripto Solana (SOL).

    Baca juga: Tokocrypto Market Signal 3 Agustus 2022: Gerak Kripto Masih Koreksi, Apa Sebabnya?

    Investor Diminta Transfer Dana ke CEX

    Dengan Solana menjadi berita utama karena menyerah pada peretasan, CEO Centralized Exchange (CEX) terkemuka – termasuk Changpeng “CZ” Zhao dari Binance, Johnny Lyu dari KuCoin dan Jay Hao dari OKX – merekomendasikan agar investor Solana (SOL) memindahkan kepemilikan mereka ke platform mereka sebagai tindakan pengamanan segera.

    Banyak penyelidik blockchain dan investor kripto menandai dugaan kompromi private keys yang tersebar luas, memungkinkan penyerang mencuri token SOL dan SPL yang kompatibel dengan Solana seperti USD Coin (USDC) dari wallet Phantom dan Slope.

    Baca juga: Tiffany & Co. Sulap NFT CryptoPunks Jadi Liontin Seharga Rp 743 Juta

    Namun, akar penyebab serangan tetap menjadi misteri karena semua pihak, termasuk Solana dan Phantom, menyangkal kesalahan pada akhirnya. Sikap resmi Phantom tentang masalah ini dibagikan dengan Cointelegraph:

    “Kami bekerja sama dengan tim lain untuk mengetahui kerentanan yang dilaporkan di ekosistem Solana. Saat ini, tim tidak percaya ini adalah masalah khusus Phantom.”





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tokocrypto Market Signal 3 Agustus 2022: Gerak Kripto Masih Koreksi

    Awan mendung sedang menyelimuti market aset kripto. Pergerakan market pada Rabu (3/8) pagi masih terpantau terkoreksi tipis dan ini merupakan penurunan harga tiga hari berturut-turut sejak awal pekan lalu. Apa penyebabnya?

    Melansir situs CoinMarketCap pada Rabu (3/8) pukul 10.00 WIB, dari 10 aset kripto berkapitalisasi pasar terbesar atau big cap, kompak alami penurunan tipis ke zona merah dalam 24 jam terakhir. Misalnya, nilai Bitcoin (BTC) anjlok 1,77% ke US$ 22.757 per keping dalam sehari terakhir.

    Sementara, Ethereum (ETH) turun lebih dalam 2,07% ke US$ 1.598 di waktu yang sama. XRP, Solana (SOL) dan Dogecoin (DOGE) punya nasib yang lebih buruk karena anjlok masing-masing 6,11%, 7,58% dan 4,32%.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, melihat sejauh pekan ini pola pergerakan market kripto masih sulit menampilkan performa terbaiknya. Hal mendasar yang terjadi adalah market gagal bangkit, setelah banyak investor melakukan aksi profit taking dan bersamaan dengan volume perdagangan yang terlihat tipis sejak Senin (1/8), sehingga ada kemungkinan investor sedang wait and see bermain di pasar kripto.

    “Volume transaksi khususnya Bitcoin dari data on-chain terpantau sideways, meski harganya sempat naik pekan lalu. Investor juga berubah haluan untuk tidak melakukan akumulasi ketika BTC gagal tembus level resistensinya di US$ 23.000. Alhasil, investor memilih aksi profit taking daripada akumulasi,” kata Afid.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono.
    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono.

    Afid melihat koreksi harga saat ini masih tergolong normal di market kripto. Kenaikan harga kripto harus dibarengi dengan koreksi atau retest lebih dahulu, sebelum melaju tinggi lagi. 

    “Jadi, perilaku investor saat ini normal, dan jika besarnya aksi ambil untung ini meningkat dalam beberapa minggu ke depan, mereka dapat bertindak sebagai katalis untuk kelanjutan bearish lainnya dalam jangka pendek,” terangnya.

    Baca juga: Cara Mudah Main Rising Force NFT, Game Penghasil Bitcoin Terkini

    Sentimen Negatif Market Kripto Pekan Ini

    Market kripto tenggelam pada perdagangan Rabu pagi ini setelah pejabat The Fed mengisyaratkan bank sentral masih berniat menaikkan suku bunga sampai inflasi terkendali. Komentar tersebut terbukti cukup untuk mendorong harga Bitcoin dan aset kripto lainnya terjun.

    Komentar pejabat The Fed ini muncul setelah data ekonomi AS terbaru menunjukkan bahwa lowongan pekerjaan AS pada Juni 2022 turun ke level terendah sembilan bulan terakhir, tanda tekanan ekonomi meningkat. Pasar tenaga kerja AS telah menjadi titik terang dalam ekonomi, jika tidak kehilangan momentum dan kemungkinan menuju resesi.

    Di samping itu, perjalanan Ketua Parlemen AS, Nancy Pelosi, ke Taiwan telah menciptakan titik tekanan baru bagi investor yang sudah berurusan dengan prospek resesi AS, kenaikan suku bunga di seluruh dunia, dan inflasi yang berisiko mengakar saat perang Rusia di Ukraina memperburuk krisis pangan.

    “Kegugupan investor pada hari Rabu ini sudah cukup untuk menekan market. Pasar aset berisiko akan mengalami tekanan pasca perjalanan Pelosi ke Taiwan yang bisa menimbulkan ketegangan geopolitik yang melibatkan China. Jika pasar saham anjlok, bukan tidak mungkin akan berpengaruh ke kripto. Kemudian, Taiwan sebagai produsen chip semiconductor bila terjadi ketegangan akan mengganggu pasokan dan berpengaruh pada mining crypto,” ungkap Afid.

    Sementara untuk analisis teknikal, level resistensi Bitcoin berada di  US$ 23.509 dan titik support terdekatnya pada harga US$ 22.850. Selama koreksi harga BTC tidak breakout di support US$ 21.000, maka ini masih termasuk hal normal.

    Di samping anaisis harga Bitcoin, Afid juga memberikan rincian sejumlah aset kripto yang berpotensi bullish dan bearish di pekan pertama bulan Agustus ini. Simak selengkapnya di Tokocrypto Market Signal.

    Daftar 5 Aset Kripto Bullish

    1. Aave (AAVE)

    Analisis teknikal Aave (AAVE).
    Analisis teknikal Aave (AAVE).

    Membuka daftar aset kripto berpotensi bullish pekan ini adalah AAVE. Aave kembali masuk ke deretan kripto bullish karena sentimen positif dari Aave DAO, bagian tata kelola dari protokol keuangan terdesentralisasi (DeFi) Aave, yang mengumumkan telah menyetujui pembuatan stablecoin GHO.

    “Aave berencana untuk menjadikan GHO berfungsi sebagai stablecoin overcollateral yang mirip dengan dai (DAI) MakerDAO. Pengguna Aave yang ingin mencetak GHO dapat melakukannya dengan menyediakan salah satu token kripto yang diterima sebagai jaminan di platform,” kata Afid.

    Analisis teknikalnya, pergerakan nilai AAVE kemungkinan besar akan terkoreksi dahulu turun hingga batas harga US$ 100. Kemudian dapat bergerak naik menuju US$ 122 atau naik 29% dalam beberapa hari ke depan. 

    Peringkat AAVE di CoinMarketCap pada Rabu (3/8) pukul 10.00 WIB adalah #42, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 1.306.370.976. Jumlah koin yang beredar 13.979.212 koin AAVE dan maksimal pasokan 16.000.000 koin AAVE.

    2. XRP (XRP)

    Analisis teknikal XRP (XRP).
    Analisis teknikal XRP (XRP).

    XRP menjadi salah satu aset kripto big cap yang memiliki potensi bullish pekan ini. Afid melihat XRP punya sentimen positif datang dari posisi Ripple yang terus meningkatkan jumlah token XRP yang beredar, karena permintaan untuk layanan On-Demand Liquidity melonjak.

    “Ripple mengumumkan telah meningkatkan penjualan XRP sekitar 50%. Mereka menjual XRP senilai US$ 408 juta pada kuartal kedua, menambah US$ 273 juta yang dipotong dari kepemilikan pada kuartal sebelumnya. Posisi XRP sekarang tampaknya akan mengalami koreksi singkat sebelum melangkah lebih jauh,” jelas Afid.

    Dari analisis teknikalnya, terjadi formasi bearish mengantisipasi retracement singkat ke harga US$ 0,38, di mana XRP dapat mengumpulkan likuiditas sebelum membuat dorongan bullish lain menuju US$ 0,43 atau naik 14%.

    Mengingat lonjakan penjualan XRP Ripple, level dukungan US$ 0,37 sangat penting jika terjadi penurunan. Jika XRP gagal bertahan di atas zona permintaan kritis ini, ia bisa mengalami aksi jual dan anjlok ke US$ 0,34.

    Peringkat XRP di CoinMarketCap pada Rabu (3/8) pukul 10.00 WIB adalah #7, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 17.688.895.446. Jumlah koin yang beredar 48.343.101.197 koin XRP dan maksimal pasokan 100.000.000.000 koin XRP.

    Baca juga: Tiffany & Co. Sulap NFT CryptoPunks Jadi Liontin Seharga Rp 743 Juta

    3. Chiliz (CHZ)

    Analisis teknikal Chiliz (CHZ).
    Analisis teknikal Chiliz (CHZ).

    Chiliz (CHZ) adalah token ERC-20 yang berjalan pada blockchain Chiliz yang berbasis Ethereum. Token CHZ berfungsi sebagai aset kripto yang memungkinkan pengguna untuk membeli NFT di pasar token penggemar (fan token market) Socios Chiliz.

    Pada pekan ini, Barcelona FC dan Socios.com baru saja menandatangani kesepakatan US$ 100 juta demi mempercepat strategi audiovisual, blockchain, NFT dan web3. Kemitraan strategis ini akan meningkatkan kemampuan FC Barcelona dalam menghadirkan produk digital yang berarti bagi para penggemar, hingga membangun aliran pendapatan baru.

    “kesepakatan ini akan membuat token CHZ potensi bullish. Terpantau nilai CHZ sudah melonjak sebanyak 25% pada Senin (1/8) malam setelah pengumuman investasi tersebut. Sementara token BAR diperdagangkan naik 18% pada US$ 6,23,” terang Afid.

    Afid menambahkan dari analisis teknikalnya nilai CHZ bisa melonjak hingga 24%. Namun, ia melihat akan ada sedikit koreksi sebentar, lalu akan rebound  dapat mengharapkan CHZ naik ke nilai US$ 0,1469 atau naik 18% pada beberapa hari ke depan.

    Peringkat CHZ di CoinMarketCap pada Rabu (3/8) pukul 10.00 WIB adalah #61, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 799.041.920. Jumlah koin yang beredar 6.000.387.493 koin CHZ dan maksimal pasokan 8.888.888.888 koin CHZ.

    4. Ethereum (ETH)

    Analisis teknikal Ethereum (ETH).
    Analisis teknikal Ethereum (ETH).

    Ethereum (ETH) kembali masuk ke dalam daftar aset kripto bullish pekan ini. Afid melihat nilai ETH telah meroket setelah peluncuran Shadow Fork pada minggu lalu. Langkah ini menjadi sentimen positif tentang proses The Merge atau atau perpindahan dari jaringan Proof-of-Work ke Proof-of-Stake yang terjadi pada September mendatang. 

    “Pembaruan jaringan Ethereum yang sedang berlangsung telah mendorong beberapa analis untuk berspekulasi bahwa ETH mungkin di masa depan, mengambil alih posisi nomor satu Bitcoin. Kemungkinan ini sebagian telah terwujud setelah Ethreum membalik Bitcoin di options market untuk pertama kalinya dalam sejarah,” kata Afid.

    Terpantau pada 1 Agustus lalu, data Glassnode menunjukkan open interest Deribit Ethereum senilai US$ 5,6 miliar melebihi tinggi daripada Bitcoin senilai US$ 4,3 miliar di semua exchange

    Lebih lanjut, Afid menjelaskan dari analisis teknikalnya kemungkinan besar ETH masih bisa bergerak menuju harga sekitar US$ 1.946 atau naik 18% dalam beberapa hari ke depan. Namun, diperkirakan akan terlebih dahulu pengujian di zona US$ 1.642-US$ 1.551 pada akhir minggu ini.

    Peringkat ETH di CoinMarketCap pada Rabu (3/8) pukul 10.00 WIB adalah #2, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 196.535.024.101. Jumlah koin yang beredar 121.807.164 koin ETH dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    5. TRON (TRX)

    Analisis teknikal TRON (TRX).
    Analisis teknikal TRON (TRX).

    TRON masuk dalam fase potensi bullish pada pekan ini. Afid melihat peningkatan harga TRX bisa terjadi akibat sentimen dari kabar bahwa TRON menjadi public chain terbesar kedua berdasarkan kapitalisasi pasar stablecoin.

    Menurut data TRONSCAN, total nilai transfer TRON baru-baru ini melampaui angka US$ 5 triliun, menambahkan 105 juta akun baru, dan mencatat lebih dari 3,6 miliar transaksi di blockchain-nya. Selain itu, total nilai terkunci (TVL) telah melampaui US$ 11 miliar.

    “Selain itu pertumbuhan TRON juga terjadi pasca kemitraan dengan WeFund, inkubator crowdfunding komunitas multichain untuk blockchain yang menyediakan lebih banyak kasus penggunaan untuk TRON-based payments,” ucap Afid.

    Dari analisis teknikal, TRX sudah mengalami kenaikan sekitar 6,06% selama tujuh hari terakhir. Kemungkinan besar harganya akan tembus US$ 0,0706 atau naik sekitar 8% dari harga US$ 0,06476.

    Peringkat TRX di CoinMarketCap pada Rabu (3/8) pukul 10.00 WIB adalah #16, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 6.250.405.353. Pasokan yang beredar 92.422.286.825 koin TRX dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    Baca juga: Epic Games Diblokir Kominfo, Kamu Bisa Main Game Ini Dapat Hadiah Bitcoin

    Daftar 5 Aset Kripto Bearish

    1. Harmony (ONE)

    Analisis teknikal Harmony (ONE).
    Analisis teknikal Harmony (ONE).

    Pekan ini Harmony (ONE) membuka daftar aset kripto potensi bearish. Afid menjelaskan dampak dari kabar Horizon Bridge yang ada di jaringan Harmony Protocol mengalami peretasan masih terasa di market.

    Harmony menghadapi serangan balasan saat mencoba pulih dari peretasan Horizon Bridge senilai US$ 100 juta. Para pengguna dan hodler Harmony marah saat platform mengusulkan mencetak 4,97 miliar token ONE baru setelah peretasan Horizon Bridge. Token akan dicetak secara bertahap dan diedarkan selama periode tiga tahun.

    “Kemarahan ini menimbulkan tekanan ke harga ONE. Beberapa pengguna mengatakan mereka siap untuk melepaskan semua token ONE mereka dan pindah ke platform blockchain yang lain. Beberapa hodler ONE merasa seperti sedang dihukum untuk sesuatu yang bukan kesalahan mereka,” tutur Afid.

    Pada hari Rabu pagi, ONE diperdagangkan pada USD 0,02283, turun 10,92% dalam sehari dan 23,5% dalam seminggu. Kemungkinan besar penurunan akan terus berlanjut hingga tembus harga US$ 0,02042. 

    Peringkat ONE di CoinMarketCap pada Rabu (3/8) pukul 10.00 WIB adalah #120, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 266.870.973. Pasokan yang beredar 12.411.509.950 koin ONE dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    2. Axie Infinity (AXS)

    Analisis teknikal Axie Infinity (AXS).
    Analisis teknikal Axie Infinity (AXS).

    Axie Infinity (AXS) masuk dalam daftar kripto potensi bearish pekan ini. Menurut Afid, kabar yang menyebutkan CEO Axie Infinity, Trung Nguyen memindahkan US$ 3 juta token AXS sebelum aksi peretasan membuat sentimen buruk kepada investor.

    “CEO Axie Infinity telah mengakui bahwa dia memindahkan token senilai jutaan dolar AS dari Ronin sebelum peretasan. Hal itu mencederai keyakinan investor yang membuat harga AXS potensi akan jatuh lebih dalam,” kata Afid.

    Dari analisis teknikalnya, saat ini pergerakan AXS dalam reli bullish yang singkat, namun rentan. Fase bearish dapat mencoba menarik harga token kembali lebih rendah. Prediksi harga AXS bisa mencapai US$ 15,87 atau turun 10% dari US $ 17,00.

    Peringkat AXS di CoinMarketCap pada Rabu (3/8) pukul 10.00 WIB adalah #40, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 1.401.381.949. Pasokan yang beredar 82.796.861 koin AXS dan maksimal pasokan 270.000.000 koin AXS.

    3. Alpaca Finance (ALPACA)

    Analisis teknikal Alpaca Finance (ALPACA).
    Analisis teknikal Alpaca Finance (ALPACA).

    Alpaca Finance adalah protokol peminjaman di Binance Smart Chain untuk farming hasil leverage. ALPACA adalah token asli dari platform Alpaca Finance dan memainkan peran penting dalam menjaga dan mempertahankan ekosistem, karena token tata kelola dan utilitas.

    Alpaca Finance kemungkinan besar akan mengalami bearish, karena saat ini skor risiko ALPACA relatif moderat. Investor terutama yang peduli dengan penilaian risiko akan menemukan skor ini paling berguna untuk menghindari akumulasi. ALPACA juga terlihat pola overbought yang menunjukan sinyal bearish

    “ALPACA telah diperdagangkan 26,76% lebih tinggi selama 24 jam terakhir ke harga saat ini US$ 0,32. Kemungkinan besar akan terjadi sedikit koreksi harga 14% ke level US$ 0,26,” ungkap Afid.

    Peringkat ALPACA di CoinMarketCap pada Rabu (3/8) pukul 10.00 WIB adalah #418, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 45.145.131. Pasokan yang beredar 141.603.872 koin ALPACA dan maksimal pasokan 188.000.000 koin ALPACA.

    Baca juga: RansVerse dan Kaabaverse Berkolaborasi Hadirkan Simulasi Umrah & Haji di Metaverse

    4. League of Kingdoms Arena (LOKA)

    Analisis teknikal League of Kingdoms Arena (LOKA).
    Analisis teknikal League of Kingdoms Arena (LOKA).

    League Of Kingdoms Coin dikenal sebagai LOKA adalah hasil dari project Binance Launchpad. LOKA digunakan sebagai token dalam League Of Kingdoms, game strategi MMO gratis berbasis Blockchain pertama di dunia.

    “Skor risiko LOKA relatif rendah. Perdagangan League of Kingdoms Arena saat ini sedang tinggi 11,26% pada 24 jam terakhir, menghasilkan harga saat ini US$ 0,87. Namun, pergerakan harga masih berbanding terbalik dengan kenaikan volume perdagangan market cap, sehingga kemungkinan akan menarik harga ke level rendah,” tutur Afid.

    LOKA kemungkinan besar masih akan mengalami penurunan sebesar -11% hingga harga tembus US$ 0,78. Game League Of Kingdoms ini sendiri mungkin tertinggal di lingkungan yang sangat kompetitif di industri game berbasis blockchain, sehingga memiliki sentimen yang negatif.

    Peringkat LOKA di CoinMarketCap pada Rabu (3/8) pukul 10.00 WIB adalah #606, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 21.971.943. Pasokan yang beredar 25.100.000 koin LOKA dan maksimal pasokan 500.000.000 koin LOKA.

    5. Shentu (CTK)

    Analisis teknikal Shentu (CTK).
    Analisis teknikal Shentu (CTK).

    Shentu Chain (CTK) dianggap sebagai salah satu aset kripto dengan pertumbuhan tercepat di ekosistem blockchain. Fundamental teknologinya yang sangat kuat, banyak pakar kripto percaya bahwa Shentu Chain adalah investasi yang bagus.

    Namun, Afid melihat token CTK berpotensi bearish pada pekan ini. Pada Sabtu (30/7) lalu, harga CTK sudah naik 18,41% menjadi US$ 1,06. Dan Shentu pun telah mendapatkan peringkat bullish. Kemungkinan besar CTK akan overbought sehingga akan menarik harga lebih rendah.

    “Penurunan CTK bisa mencapai harga US$ 0,98 atau anjlok sekitar 15% dari level US$ 1,18. Dengan level support yang berada di sekitar US$ 0.85,” jelas Afid.

    Peringkat CTK di CoinMarketCap pada Rabu (3/8) pukul 10.00 WIB adalah #267, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 95.191.448. Pasokan yang beredar 81.148.144 koin CTK dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    Disclaimer

    Konten ini bersifat informatif, bukan ajakan/anjuran membeli dan atau menjual aset kripto. Segala bentuk perdagangan aset kripto ditanggung pelanggan dengan segala risikonya karena merupakan keputusan pribadi. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas segala resiko yang terjadi, baik keuntungan maupun kerugian dari perdagangan aset kripto.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • RansVerse dan Kaabaverse Hadirkan Simulasi Umrah & Haji di Metaverse

    Perkembangan dunia metaverse di Indonesia semakin pesat. Kini, startup blockchain, VCGamers melalui RansVerse dan Kaabaverse mengumumkan kolaborasi bersama untuk membuat simulasi umrah dan haji dalam metaverse.

    Kemitraan antara RansVerse dan Kaabaverse ini diklaim sebagai project pertama di Indonesia. Mereka bersama-sama berkolaborasi untuk memberi pengalaman baru dan juga informasi mengenai umrah dan manasik Haji bagi umat Muslim melalui teknologi baru.

    Kaabaverse merupakan perusahaan asl Indonesia yang telah fokus dalam penggarapan teknologi metaverse. Nantinya, Kaabaverse akan membangun struktur 3D model Ka’bah di atas lahan tanah virtual yang dapat dikunjungi, tapi tentunya hanya sebagai media pembelajaran dan tidak dianggap sebagai ritual ibadah sungguhan.

    RansVerse dan Kaabaverse berkolaborasi hadirkan simulasi Umrah & Haji di metaverse. Sumber: VCGamers.
    RansVerse dan Kaabaverse berkolaborasi hadirkan simulasi Umrah & Haji di metaverse. Sumber: VCGamers.

    Baca juga: Apa Itu Metaverse? Masa Depan Dunia Virtual

    Belajar Agama dengan Cara Inovatif

    Co-Founder & CEO Kaabaverse, Gerryadi Agusta, mengatakan dengan adanya kolaborasi ini berharap masyarakat bisa mendapatkan simulasi kunjungan ke Baitullah secara virtual, sekaligus memberi pengalaman baru dari manasik Haji. Harapannya ini bisa menjadi dorongan atau memotivasi umat muslim untuk berkeinginan ibadah Haji secara langsung.

    “Semoga metode ini dapat menjadi sebuah game changing, bagaimana kita bisa belajar agama Islam dengan cara yang menyenangkan dan inovatif. Kami yakin RansVerse adalah salah satu partner terbaik agar niat baik ini dapat dirasakan seluruh umat Muslim di dunia.” kata Gerryadi dalam keterangan resminya.

    Kaabaverse sendiri adalah startup yang telah mendapatkan penghargaan internasional dari Global Islamic Economy Summit dan Islamic Creative Economy Competition tahun 2018 di Dubai.

    Baca juga: Tanah Cluster Metaverse Pertama di Indonesia Laku Terjual Rp 150 Juta

    Teknologi sebagai Sarana Pendidikan

    Co-Founder & Chairman VCGamers, Wafa Taftazani, menyambut positif kerja sama ini, terutama dalam niatan baik memanfaatkan teknologi sebagai sarana pendukung dalam kegiatan pendidikan.

    “Kerja sama dengan Kaabaverse, yang menyajikan pengalaman simulasi Umrah & Haji berupa Manasik virtual, merupakan sebuah kebanggan tersendiri untuk VCGamers,” jelasnya.

    Wafa melanjutkan, dengan perkembangnya dunia blockchain, Indonesia tidak hanya memiliki dimensi teknologi, sosial dan ekonomi, tapi juga spiritual yang tentunya menjadi hal penting bagi masyarakat.

    RansVerse sendiri adalah proyek kolaborasi antara VCGamers, RANS Entertainment, ShintaVR, dan UpBanx. Ini adalah proyek metaverse pertama di Indonesia yang didukung oleh infrastruktur blockchain dan menggunakan $VCG token sebagai mata uang.

    Daftar startup peserta program TSBA dari Tokocrypto dan BRI Ventures.
    Daftar startup peserta program TSBA dari Tokocrypto dan BRI Ventures.

    Baca juga: Ketika Lembaga Pemerintahan Indonesia Melirik Pengembangan Metaverse

    RansVerse telah berkolaborasi dengan berbagai merek dan institusi untuk membuat metaverse-nya lebih mudah diakses oleh publik. Salah satunya Tokocrypto melalui program Tokocrypto Sembrani Blockchain Accelerator (TSBA) Batch 1 hasil kolaborasi dengan BRI Ventures.

    VCGamers salah satu dari 12 startup blockchain terpilih yang telah lulus dengan merampungkan proses pelatihan dan bimbingan dari mentor terkemuka di industri blockchain. Para peserta TSBA batch 1 yang berhasil lulus telah mendapatkan akses pendanaan dan meraih total lebih dari US$ 40 Juta.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Cara Mudah Main Rising Force NFT, Game Penghasil Bitcoin Terkini

    Game klasik, Rising Force Online bangkit kembali dengan menambahkan fitur Play-To-Earn untuk mendapatkan aset kripto sebagai hadiah dalam permainan. Rebranding game ini muncul dengan nama Rising Force NFT.

    Secara konsep Rising Force NFT adalah game MMORPG 3D yang diatur dalam suasana sci-fi dan terintegrasi dengan jaringan BNB Chain. Ide utama dari proyek ini adalah untuk menciptakan lingkungan di mana para gamer dapat mem-posting dan fokus melakukan apa yang mereka inginkan.

    CEO CCR, Yoon Seok-ho, menjelaskan game Rising Force akan dikelola dan didistribusikan langsung melalui perusahaan pengembang khusus RF Online CCR. Mereka ingin fokus menyediakan layanan kepada para gamers di seluruh dunia.

    Cara main Rising Force NFT, game penghasil aset kripto terkini. Sumber: Rising Force NFT.
    Cara main Rising Force NFT, game penghasil aset kripto terkini. Sumber: Rising Force NFT.

    Baca juga: RansVerse dan Kaabaverse Berkolaborasi Hadirkan Simulasi Umrah & Haji di Metaverse

    Pemain Rising Force NFT Bisa Dapat Token Kripto

    CCR memiliki rencana untuk membuka program “Battle Coin Server”, server yang akan terintegrasi secara global untuk RF Online. Dengan peluncuran program ini, CCR akan bekerja sama dengan banyak perusahaan di 34 negara di seluruh dunia.

    Server Battle Coin akan memiliki sistem baru yang disebut “Season Race”, yang merupakan sistem persaingan ketat di mana pemain dapat memperoleh koin berupa token kripto melalui melakukan berbagai misi.

    Pemain dapat memperoleh aset kripto seperti Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) melalui Airdrop berdasarkan Battle Coins yang mereka peroleh setelah menyelesaikan misi di akhir setiap musim.

    Tidak hanya itu, pengembang juga merencanakan layanan ini dalam jangka panjang. Untuk roadmap-nya sendiri dalam waktu dekat mereka bakal rilis di publik untuk versi mobile dengan menggandeng Netmarble.

    Baca juga: Epic Games Diblokir Kominfo, Kamu Bisa Main Game Ini Dapat Hadiah Bitcoin

    Cara Main Rising Force NFT

    Hal pertama yang mesti kamu lakukan adalah mengunjungi situs https://risingforcenft.com/download/. Lalu, download game yang kemudian bisa instal di perangkat komputer atau PC dengan sistem operasi Windows.

    Selanjutnya, buat akun dan memulai permainan dengan menjelajah dunia Rising Force NFT. Season Race para pemain akan bersaing dalam kompetisi untuk berhasil dalam misi dan peringkat menerima Battle Coins.

    Selain itu, ada mode Level-Up, Enchant dan Mine Races di mana Battle Coins yang diperoleh setiap pemain, akan berpartisipasi dalam airdrop yang menghadiahinya dengan BTC dan ETH di akhir musim.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Sempat Diblokir Kominfo, Bisakah Transfer Dana Paypal ke Kripto?

    Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah membuka sementara platform layanan keuangan digital, Paypal. Sebelumnya platform raksasa pembayaran global itu sempat diblokir karena belum melakukan pendaftaran Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE).

    Pembukaan blokir ini bertujuan agar masyarakat yang dananya masih tertahan di Paypal bisa melakukan migrasi ke platform lain selama lima hari kerja ke depan. Kemkominfo pun meminta masyarakat memanfaatkan pembukaan sementara ini dengan memindahkan dananya sebelum kembali diblokir jika tidak juga mendaftar.

    Salah satu pertanyaan yang muncul dibenak masyarakat, apakah bisa melakukan transfer dana Paypal ke aset kripto di Indonesia?

    Sayangnya hal itu belum bisa dilakukan. Sebagai informasi, PayPal memang telah mengumumkan pada 7 Juni 2022 pengguna kripto bisa dapat memindahkan atau melakukan transfer kripto termasuk Bitcoin dan Ethereum dari platformnya ke dompet digital eksternal.

    Ilustrasi PayPal.
    Ilustrasi PayPal. Sumber: Reuters.

    Baca juga: Memahami Perspektif Aset Kripto Tak Ganggu Stabilitas Sistem Keuangan

    Baru Tersedia di Amerika Serikat

    Dalam penjelasannya, Paypal mengatakan fitur transfer dana ke walllet kripto baru tersedia khusus untuk penggunanya yang berada di Amerika Serikat dan itu pun yang terpilih. Dalam waktu beberapa bulan ke depan akan diluncurkan ke semua pelanggan AS yang memenuhi syarat.

    Menurut laporan Reuters, PayPal sudah lama memasuki industri aset kripto sejak dua tahun lalu, namun ini merupakan pertama kalinya perusahaan itu mengizinkan pengguna memindahkan dana kripto mereka ke wallet eksternal.

    Langkah PayPal tersebut bisa menjadi momentum untuk mengembangkan layanan lainnya yang memanfaatkan kripto ataupun blockchain. Masuknya PayPal ke industri yang baru seumur jagung ini juga menguatkan potensinya di masa depan.

    PayPal mulai mengizinkan pelanggan untuk membeli, menjual dan menyimpan Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Bitcoin Cash (BCH), dan Litecoin (LTC) pada Oktober 2020 lalu. Tetapi, pengguna tidak diizinkan untuk memindahkan kepemilikan kripto dari platform tersebut sebelumnya.

    Ilustrasi aset kripto.
    Ilustrasi aset kripto.

    Baca juga: Telkom Kembangkan Metanesia, Dunia Metaverse Serba Bisa

    Integrasi Paypal ke Industri Kripto dan Blockchain

    SVP blockchain dan kripto PayPal, Jose Fernandez da Ponte, dalam sebuah wawancara mengatakan perusahaan mengambil sudut pandang jangka panjang dalam hal mengejar strategi untuk mengintegrasikan kripto dan blockchain pada platformnya.

    “Seluruh alasan kami menggunakan kripto adalah karena kami yakin sebagian besar perdagangan akan beralih ke mata uang digital,” ujar Ponte.

    Ponte menambahkan ini adalah alasan besar PayPal tidak mengenakan fee atau biaya untuk transaksi kripto yaitu, karena dalam rencananya aset kripto hanya akan ada dikisaran pada perdagangan, bukan operasi bisnis pertukaran untuk masa depan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Epic Games Diblokir Kominfo, Bisa Main Game Ini Dapat Hadiah Bitcoin

    Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) hingga artikel ini ditulis masih memblokir layanan Epic Games. Bagi kamu yang masih bingung mencari game yang menarik bahkan dapat hadiah kripto berupa Bitcoin, bisa coba game blockchain ini.

    Penggemar game klasik, seperti Solitaire dan Sudoku sekarang dapat menikmati gameplay yang sudah familiar dengan manfaat tambahan mendapatkan hadiah dalam Bitcoin, aset kripto terbesar di dunia berdasarkan kapitalisasi pasar.

    Pengembangan Solitaire dan Sudoku menjadi game play-to-earn dilakukan oleh kemitraan antara startup game Bitcoin-centric, Zebedee dan studio game mobile berbasis di London, Viker. Mereka menggabungkan konsep P2E ke tiga game populer, termasuk Missing Letters, permainan seperti Wordle di mana pemain harus mengidentifikasi huruf mana yang hilang di setiap kata.

    Game play-to-earn, Solitaire dan Sudoku dari  Zebedee dan VIker. Sumber: Zebedee.
    Game play-to-earn, Solitaire dan Sudoku dari Zebedee dan VIker. Sumber: Zebedee.

    Baca juga: Kenal Crypto Golf Impact, Game Play-to-Earn Bisa Dapat Kripto

    Pemain Tidak Perlu Jadi ‘Master’ Kripto

    Viker sendiri telah memiliki portofolio game kasual play-and-earn terbesar, dengan 500.000 pemain menghasilkan Bitcoin setiap bulan. Seperti, Wheel of Trivia dan Balls King, serta beberapa game hadiah Bitcoin lainnya yang telah diluncurkan melalui kemitraan dengan Zebedee.

    Satu hal yang menarik, para pemain tidak memerlukan pengaturan teknis atau pengetahuan sebelumnya tentang kripto.

    Game-game ini dimainkan secara harfiah oleh miliaran orang, selama ratusan jam selama bertahun-tahun. Namun sejauh ini, tidak satu pun dari mereka yang mampu menghasilkan apa pun untuk waktu mereka. Mengapa melanjutkan itu, ketika kita sekarang berada di era di mana game dapat menghadiahi Anda dengan lebih dari sekadar kesenangan?” Dan Beasley, salah satu pendiri Viker dikutip Bitcoin.com.

    Bitcoin Dimasukan ke Wallet Pengguna

    Semua pendapatan BTC yang didapatkan pemain akan masuk ke akun wallet game Zebedee, yang tersedia melalui aplikasi seluler dan ekstensi browser desktop, didasarkan pada Lightning Network Bitcoin —solusi penskalaan layer–2 yang bertujuan untuk membuat transaksi Bitcoin hampir instan dan murah.

    Game play-to-earn, Solitaire dan Sudoku dari  Zebedee dan VIker. Sumber: Zebedee.
    Game play-to-earn, Solitaire dan Sudoku dari Zebedee dan VIker. Sumber: Zebedee.

    Baca juga: Tiffany & Co. Sulap NFT CryptoPunks Jadi Liontin Seharga Rp 743 Juta

    “Tidak ada cara yang lebih baik untuk memperkenalkan mekanika play-and-earning generasi berikutnya kepada audiens yang luas, selain membawa game yang sudah dikenal dan disukai orang dan menyegarkan mereka dengan Bitcoin, dengan mulus dan tidak mencolok,” kata CEO Zebedee, Simon Cowell.

    Menurut Cowell, judul seperti Solitaire dan Sudoku “pada dasarnya tidak melihat inovasi yang berarti selama bertahun-tahun;” namun, berkat alat inovatif seperti hadiah Bitcoin, “lebih banyak pemain sekarang dapat menikmati pengalaman bermain game yang lebih bermanfaat dalam game yang mereka sukai.”

    Berita juga datang bersamaan dengan Zebedee yang mengumpulkan putaran pendanaan Seri B senilai US$ 35 juta yang dipimpin oleh Kingsway Capital, dengan partisipasi dari beberapa investor lain, termasuk penerbit Final Fantasy Square Enix.

    Awal tahun ini, Zebedee mengintegrasikan layanan perusahaan pembayaran kripto, MoonPay untuk menyederhanakan proses bermain game yang dibangun di sekitar Lightning Network Bitcoin.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Telkom Kembangkan Metanesia, Dunia Metaverse Serba Bisa

    PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) akhirnya meluncurkan Metanesia, konsep dunia virtual menarik yang membawa metaverse lebih dikenal ke masyarakat Indonesia. Peluncuran Metanesia ini dilakukan dalam puncak perayaan hari ulang tahun Telkom ke-57 yang diberi nama Digiland 2022 pada Minggu, 31 Juli 2022 di Istora Senayan, Jakarta.

    Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, mengatakan Metanesia merupakan sebuah ekosistem baru dari Telkom sebagai bentuk komitmen dalam mendukung akselerasi digitalisasi Indonesia. Erick berharap Metanesia ini bisa menjangkau banyak sektor industri.

    “Kami juga memperkenalkan Metanesia, sebuah ekosistem metaverse milik Telkom. Di Metanesia ini pengguna bisa konsultasi lewat layanan Biofarma secara live di dunia metaverse, hingga belanja jadi Perhutani dan PTPN. Semua orang bisa berinteraksi, belajar, menikmati hiburan, bermain game, bekerja, berolahraga, bahkan berbelanja,” kata Erick saat meluncurkan Metanesia dikutip Republika.

    Ilustrasi Metanesia, dunia metaverse dari Telkom. Sumber: Metanesia.
    Ilustrasi Metanesia, dunia metaverse dari Telkom. Sumber: Metanesia.

    Baca juga: Tokocrypto Dukung Perlindungan Konsumen dan Jamin Keamanan Investor Kripto

    Telkom Ciptakan Ekosistem Metaverse di Indonesia

    Direktur Digital Business Telkom, Muhamad Fajrin Rasyid, mengatakan Leap Telkom Digital melahirkan Metanesia sebagai ekosistem metaverse pertama di Indonesia yang ditujukan mengakselerasi digitalisasi nasional.

    Fajrin yang pernah menjabat sebagai petinggi Bukalapak menyebutkan metaverse sebagai dunia tanpa sekat yang mana siapa saja dapat mencari peluang dalam dunia baru tersebut. Hal inilah yang menjadi landasan untuk menciptakan Metanesia.

    Metanesia sendiri sudah hadir untuk seluruh masyarakat yang dapat diakses melalui smartphone, tablet, PC hingga immersed reality dengan perangkat VR, Occulus. Selain itu, pengguna juga dapat mengakses fitur ekstra dengan menggunakan advance device, seperti berkendara menggunakan driving force steering wheels.

    “Metanesia berkomitmen berperan aktif dalam memajukan industri digital dan transformasi digital gaya hidup masyarakat. Sehingga, kita dapat menjadi leading digital society di Asia Tenggara. Mari dukung digitalisasi Indonesia dan rasakan pengalaman baru dengan menjelajah di Telkom Metaverse,” tutur Fajrin.

    Roadmap Metanesia, dunia metaverse dari Telkom. Sumber: Metanesia.
    Roadmap Metanesia, dunia metaverse dari Telkom. Sumber: Metanesia.

    Baca juga: Market Awal Pekan: Laju Kripto Sedikit Tertahan, Tanda Bull Trap?

    Metanesia bertujuan untuk menciptakan dunia metaverse dengan interaksi virtual, serta memberikan pengalaman baru dalam memperkenalkan berbagai produk ke dunia digital.

    Masyarakat Indonesia sudah bisa mengunjungi dunia Metanesia melalui berbagai perangkat dengan mudah, di mana saja dan kapan saja. Aplikasi Metanesia sudah tersedia untuk sistem operasi Windows, Mac dan perangkat mobile Android serta iOS.

    Sejauh ini, ada tiga produk Metanesia, yaitu Metanesia Land, Metanesia Concert dan Metanesia Mall. Kemudian, Metanesia bisa jadi platform interaksi virtual sebagai media experience baru, di mana pengguna dapat saling terhubung, berkolaborasi dan bertransaksi.

    Layaknya dunia sungguhan, Metanesia memiliki beragam environment yang dapat berkembang sesuai dengan kebutuhan pengguna. Target ke depan, Metanesia juga didukung smarteye.id yang sudah berpengalaman dalam mengembangkan augmented reality dan virtual reality.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tokocrypto Market Signal 27 Juli 2022: Gerak Kripto Maju Teratur

    Pergerakan aset kripto pada Rabu (27/7) pagi terlihat sedikit maju teratur. Ada reli singkat yang terjadi pada beberapa aset kripto yang masuk ke zona hijau.

    Melansir situs CoinMarketCap pada Rabu (27/7) pukul 10.00 WIB, dari 10 aset kripto berkapitalisasi pasar terbesar atau big cap, ada delapan yang bergerak optimis ke zona hijau dalam 24 jam terakhir. Misalnya, nilai Bitcoin (BTC) naik tipis 0,10% ke US$ 21.136 per keping dalam sehari terakhir.

    Sementara, Ethereum (ETH) naik 0,53% ke US$ 1.431 di waktu yang sama. Cardano (ADA) dan Solana (SOL) punya nasib yang berbeda karena anjlok masing-masing 1,37% dan 0,83%.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, melihat pola pergerakan kripto Rabu pagi ini menjadi bukti bahwa harga aset kripto masih diselimuti oleh bayang-bayang sentimen makroekonomi yang kuat. Dibandingkan dengan harga awal pekan lalu, pergerakan ini merupakan kenaikan harga tipis.

    “Investor secara umum masih menahan diri untuk terjun lebih jauh ke market kripto. Hal ini untuk mengantisipasi dua pengumuman penting untuk mengambarkan situasi makroekonomi lebih jauh. Ada pengumuman kenaikan suku bunga acuan, The Fed dan laporan data Produk Domestik Bruto (PDB) AS,” kata Afid.

    Sentimen di market kripto sebenarnya semakin mencekam. Pelemahan market dengan aksi wait and see membuat investor lebih memilih melepaskan aset kripto untuk sementara waktu dan masuk ke instrumen yang lebih aman, seperti uang fiat.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono
    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono. Foto: Tokocrypto.

    Investor juga tampaknya masih melakukan price actions menyusul akan ada perilisan laporan keuangan dari perusahaan raksasa teknologi AS. Rencananya, Microsoft, Meta Platforms Inc, Google dan Apple akan mengumumkan kinerja kuartalannya pada pekan ini.

    Di samping itu, International Monetary Fund (IMF) merilis World Economic Outlook July 2022 yang memperkirakan perlambatan signifikan dalam pertumbuhan ekonomi global jadi rata-rata 3,2% tahun ini dan 2,9% pada 2023. Ini bisa berdampak pada market kripto yang saat ini memiliki korelasi yang tinggi dengan situasi makroekonomi.

    Baca juga: Potensi Pertumbuhan Adopsi Kripto di Asia Tenggara

    Waspada Harga Kripto Bisa Tersungkur

    Investor perlu memperhatikan hasil rapat The Fed pada akhir bulan ini. Investor tampaknya sudah priced in dengan kondisi makroekonomi dan memprediksi The Fed mungkin akan mengerek suku bunga 75 basis poin. Tapi, data historis menunjukkan harga kripto bisa tersungkur atas respons kenaikan tersebut.

    Lebih lanjut, jika ditengok dari sisi analisis teknikal, Bitcoin mengalami penolakan pada titik resistensi US$ 23.300, yang menyebabkan harganya turun. Namun, pergerakan selama tiga hari terakhir malah mengindikasikan sinyal pelemahan BTC.

    Ilustrasi Bitcoin.
    Ilustrasi Bitcoin.

    BTC saat ini masih tertahan di level support krusialnya di US$ 20.500. Titik support tersebut menjadi penentu dari ketahanan harga Bitcoin. Jika level tersebut breakdown, maka harga Bitcoin kemungkinan akan kembali di bawah US$ 20.000, dan support selanjutnya berada pada harga US$ 18.900.

    Di samping anaisis harga Bitcoin, Afid juga memberikan rincian sejumlah aset kripto yang berpotensi bullish dan bearish di pekan terakhir bulan Juli ini. Simak selengkapnya di Tokocrypto Market Signal.

    Daftar 5 Aset Kripto Bullish

    1. Lido DAO (LDO)

    Analisis teknikal Lido DAO (LDO).

    Lido DAO (LDO), membuka deretan aset kripto berpotensi bullish pekan ini. Setelah awal bulan Juli lalu, LDO sempat alami masa sulit, kini mulai unjuk gigi dengan peluang kenaikan harga.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, menjelaskan kenaikan nilai LDO didorong oleh sentimen positif dari kabar Lido treasury yang tumbuh sebesar 66% antara 15-21 Juli lalu, karena kenaikan harga token dan pendapatan protokol. Namun, menurutnya kenaikan harga akan berlangsung bertahap.

    “Harga token LDO melonjak lebih dari 113% selama 30 hari terakhir. Kenaikan harga kemungkinan besar akan bertahap dan masih akan koreksi terlebih dahulu. Pasalnya, LDO masih dibayangi oleh sentimen penolakan proposal oleh komunitas LDO untuk kesepakatan tata kelola jaringan,” kata Afid.

    Dari analisis teknikalnya, nilai LDO kemungkinan akan terkoreksi atau turun terlebih dahulu hingga harga US$ 1,2. Kemudian, naik secara bertahap ke harga 1,78 atau tumbuh sekitar 41%. Sementara, level resistance-nya berada di angka US$ 1,9.

    Peringkat LDO di CoinMarketCap pada Rabu (27/7) pukul 10.00 WIB adalah #78, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 453.282.945. Pasokan yang beredar 312.951.154 koin LDO dan maksimal pasokan yang tersedia 1.000.000.000 koin LDO.

    2. Polygon (MATIC)

    Analisis teknikal Polygon (MATIC).

    Polygon (MATIC) memiliki peluang untuk bullish pada pekan terakhir Juli 2022 ini. Afid mengatakan sentimen positif yang menggerakan harga MATIC datang dari kabar bahwa Polygon telah mengumumkan terobosan signifikan dalam usahanya untuk menskalakan Ethereum.

    “Ethereum selalu bergulat dengan masalah penskalaan sejak diluncurkan, yang mengarah pada munculnya solusi Layer-2 (L2). Polygon tampaknya telah memecahkan teka-teki untuk menskalakan Ethereum. Tim Polygon telah mengumumkan peluncuran zkEVM yang akan datang sebagai solusi cerdik melihat pengurangan biaya secara dramatis dan peningkatan kecepatan transaksi,” ujar Afid.

    Lebih lanjut, dari segi analisis teknikalnya pergerakan MATIC kemungkinan besar selama batas bawah pada US$ 0,68 masih terjaga, dapat naik hingga US$ 0,8083 atau naik 17% dalam beberapa hari ke depan. 

    Peringkat MATIC di CoinMarketCap pada Rabu (27/7) pukul 10.00 WIB adalah #13, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 6.212.222.109. Jumlah koin yang beredar 8.031.803.943 koin MATIC dan maksimal pasokan 10.000.000.000 koin MATIC.

    Baca juga: Glassnode: Akhir Bear Market Sudah Dekat, Ini Tandanya

    3. Aave (AAVE)

    Analisis teknikal Aave (AAVE).

    AAVE kembali masuk ke deretan aset kripto bullish pekan ini. Sentimen positif untuk AAVE berasal dari Aave DAO, bagian tata kelola dari protokol keuangan terdesentralisasi (DeFi) Aave, telah menukar token AAVE senilai US$ 1,6 juta dengan token Balancer (BAL) senilai US$ 1,13 juta dalam pertukaran untuk setiap koin project’s treasury.

    Aave sendiri adalah protokol keuangan terdesentralisasi yang memungkinkan orang untuk melakukan transaksi pinjam dan meminjam aset kripto.

    “Pertukaran token, ditambah akuisisi tambahan, cukup signifikan bagi Aave untuk menjadi pemegang 30 besar token BAL. Ini akan, pada gilirannya, meningkatkan likuiditas dan pendapatan untuk Aave,” jelas Afid.

    Analisis teknikalnya, pergerakan nilai AAVE kemungkinan besar akan terkoreksi dahulu turun hingga batas harga US$ 70. Kemudian dapat bergerak naik menuju US$ 90 atau naik 24% dalam beberapa hari ke depan. 

    Peringkat AAVE di CoinMarketCap pada Rabu (27/7) pukul 10.00 WIB adalah #44, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 1.123.223.727. Jumlah koin yang beredar 13.968.130 koin AAVE dan maksimal pasokan 16.000.000 koin AAVE.

    4. Cardano (ADA)

    Analisis teknikal Cardano (ADA).

    Selanjutnya ada Cardano (ADA) yang kemungkinan punya potensi bullish pada pekan ini. Kripto Cardano ada kemungkinan akan bersinar dengan hard fork Vasil yang dijadwalkan rilis sekitar akhir bulan Juli 2022.

    Afid mengatakan hard fork Vasil pada jaringan Cardano awalnya dijadwalkan untuk ditayangkan pada bulan Juni, tetapi ditunda hingga akhir Juli karena beberapa masalah. Kemungkinan besar masih sesuai jadwal untuk perilisannya, namun Input Output Hong Kong (IOHK), perusahaan di balik pengembangan blockchain Cardano, belum mengumumkan tanggal peluncuran yang tepat.

    “Vasil diharapkan membawa peningkatan kinerja dan kemampuan yang signifikan ke blockchain Cardano, termasuk pembuatan blok yang lebih cepat dan kecepatan transaksi yang lebih tinggi. Dari perspektif fundamental, upgrade dapat meningkatkan adopsi ADA karena peningkatan efisiensi jaringan,” jelas Afid.

    Lebih lanjut, Afid mengungkapkan dari analisis teknikalnya kemungkinan besar harga ADA akan terus terkoreksi terlebih dahulu menuju harga US$ 0,43. ADA masih bisa bergerak menuju harga sekitar US$ 0,4655 hingga US$ 0,5158 atau naik 15% dalam beberapa hari ke depan.

    Peringkat ADA di CoinMarketCap pada Rabu (27/7) pukul 10.00 WIB adalah #8, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 15.767.098.555. Jumlah koin yang beredar 33.934.048.406 koin ADA dan maksimal pasokan 45.000.000.000 koin ADA.

    5. THORChain (RUNE)

    Analisis teknikal THORChain (RUNE).

    Menutup daftar aset kripto potensi bullish adalah THORChain (RUNE). Perlu diketahui RUNE sudah lama ‘nyaman’ dalam fase bullish sejak beberapa pekan lalu. 

    THORChain sendiri adalah sebuah protokol blockchain terdesentralisasi yang memungkinkan pengguna dengan mudah menukar aset kripto mereka dari berbagai jaringan, termasuk Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH), dengan token lainnya.

    Kali ini, token RUNE dipengaruhi oleh sentimen positif dari tim THORChain yang akhirnya akan melepaskan pengelolaan Planned Obsolescene pada akhir bulan Juli ini. Dan selanjutnya jaringan akan diambil alih oleh komunitas.

    Treasury akan diberikan kepada 5-10 tim komunitas untuk pengembangan protokol, pengembangan middleware, antarmuka, dan pendidikan/promosi. Selain itu, sekitar 10 tim komunitas saat ini menerima sekitar US$ 100.000 per bulan dalam bentuk hibah pengembang.

    “Berdasarkan analisis teknikalnya, harga RUNE akan sedikit alami penurunan dahulu menuju US$ 2,1. Kemudian bisa bounce ke harga US$ 2,5 atau naik 17%,” jelas Afid.

    Peringkat RUNE di CoinMarketCap pada Rabu (27/7) pukul 10.00 WIB adalah #56, dengan kapitalisasi pasar US$ 763.800.207. Pasokan yang beredar 330.688.061 koin RUNE dan maksimal pasokan 500.000.000 koin RUNE.

    Daftar 5 Aset Kripto Bearish

    1. Voyager Token (VGX)

    Analisis teknikal Voyager Token (VGX).

    Voyager Token masih betah dalam daftar kripto potensi bearish sejak pekan lalu. Afid mengungkap sentimen negatif dari perusahaan MetaFormLabs yang memulai kampanye untuk penyelamatan Voyager masih terasa.

    VGX, token asli dari broker kripto yang bangkrut, Voyager Digital, masih kesuitan untuk menstabilkan harga. Pada dua pekan lalu hari token VGX Voyager sempat melonjak 178% mencapai tertinggi intraday US$ 0,891 sebelum jatuh kembali ke sekitar US$ 0,559.

    “VGX memang sempat meroket meskipun akan kesulitan untuk menstabilkan harga. Dalam hal prediksi harga VGX dapat melihat harganya turun menjadi US$ 0,300 selama beberapa hari mendatang, karena ada penarikan yang kuat, meski bakal terjadi kenaikan harga,” kata Afid.

    Peringkat VGX di CoinMarketCap pada Rabu (27/7) pukul 10.00 WIB adalah #163, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 111.886.762. Jumlah koin yang beredar 278.482.214 koin VGX dan maksimal pasokan 279.387.971 koin VGX.

    Baca juga: Investor Kripto Yakin Harga Bitcoin Tembus Rp 7,4 M Dalam 5 Tahun

    2. Terra Classic (LUNC)

    Analisis teknikal Terra Classic (LUNC).

    Tren harga Terra Classic (LUNC) telah mengungkapkan potensi bearish berjuang untuk mendapatkan kembali kendali atas ekosistem Terra. Afid melihat prospek LUNC tetap bearish dalam jangka waktu panjang.

    Hal tersebut terlihat setelah aksi jual besar-besaran yang mengikuti runtuhnya token LUNA-UST dan ada tekanan jual yang luar biasa pada Terra Classic. Di samping itu, Terraform Labs dan Do Kwon telah ditampar dengan gugatan baru di Amerika Serikat.  

    “Beberapa analis menawarkan prediksi bearish untuk LUNC dengan munculnya LUNA 2.0. Dari segi analisis teknikal, LUNC kemungkinan besar dapat turun hingga US$ 0,00007452 atau anjlok 19% dari harga US$ 0,00009028,” jelas Afid.

    Peringkat LUNC di CoinMarketCap pada Rabu (27/7) pukul 10.00 WIB adalah #213, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 625.876.939. Jumlah koin yang beredar 6.568.976.396.414 koin LUNC dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    3. Marlin (POND)

    Analisis teknikal Marlin (POND).

    Marlin (POND) adalah protokol terbuka yang menyediakan infrastruktur jaringan berperforma tinggi yang dapat diprogram untuk Web 3.0. Afid melihat potensi penurunan harga dari POND dalam waktu ke depan.

    POND sebelumnya mendapat peringkat bullish pada pekan lalu dengan naik 13,25% menjadi US$ 0,01581 sementara pasar kripto yang lebih luas turun 4,03%. Namun, Marlin berpotensi berada dalam posisi volatil, jika reli habis.

    “Kemungkinan besar reli dari POND akan habis dalam waktu dekat. Marlin telah diperdagangkan pada volume rendah baru-baru ini. Penurunan harga besar terjadi sekitar 10% dari harga US$ 0,01573 ke US$ 0,01400,” ungkap Afid.

    Peringkat POND di CoinMarketCap pada Rabu (27/7) pukul 10.00 WIB adalah #325, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 61.801.036. Jumlah koin yang beredar 3.906.753.055 koin POND dan maksimal pasokan 10.000.000.000 koin POND.

    Baca juga: Potensi Bisnis Kripto di Indonesia saat Bear Market

    4. Audius (AUDIO)

    Analisis teknikal Audius (AUDIO).

    Audius (AUDIO) adalah project blockchain yang fokus pada sektor layanan streaming musik dan memberikan kekuatan moneter, serta kepemilikan hak cipta kepada pembuat karya. Menariknya, Audius dilaporkan telah melakukan kerja sama dengan TikTok.

    Token AUDIO kini sedang dalam tekanan pasca peristiwa peretasan jaringan. Hacker berhasil menjarah lebih dari 18 juta token AUDIO pada nilai tukar bernilai sekitar US$ 6,2 juta. Semua smart contract di Audius sempat ditangguhkani.

    “Peristiwa itu membuat harga AUDIO jatuh dan investor mulai kehilangan kepercayaan. Penurunan harga token ini bisa mencapai US$ 0,260 atau sekitar 14% dari US$ 0,309,” ungkap Afid.

    Peringkat AUDIO di CoinMarketCap pada Rabu (27/7) pukul 10.00 WIB adalah #121, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 229.039.441. Jumlah koin yang beredar 725.865.017 koin AUDIO dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    5. DeXe (DEXE)

    Analisis teknikal DeXe (DEXE).

    DeXe (Decentralized Social Trading Platform) adalah platform perdagangan sosial terdesentralisasi yang dirancang untuk menyalin strategi trading terbaik kepada pengguna. Ini menawarkan platform yield farming hasil yang menggunakan DEXE sebagai token staking. Token DeXe (DEXE) mengeklaim untuk mengaktifkan sistem terbuka.

    Token DEXE pada Selasa (26/7) menyaksikan reli 9,63% di US$ 4,10 bersama dengan kenaikan volume 465%, menurut CoinMarketCap. Kripto ini juga telah mengalami kenaikan selama sekitar 30 hari terakhir. 

    “Namun, kemungkinan fase bearish akan menarik harga DEXE dalam beberapa waktu ke depan. Harga DEXE bisa terus turun hingga US$ 3,500 atau sekitar 11% dari US$ 3,975,” tutur Afid.

    Peringkat DEXE di CoinMarketCap pada Rabu (27/7) pukul 10.00 WIB adalah #586, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 21.439.714. Jumlah koin yang beredar 5.555.413 koin DEXE dan maksimal pasokan 98.942.301 koin DEXE.

    Disclaimer

    Konten ini bersifat informatif, bukan ajakan/anjuran membeli dan atau menjual aset kripto. Segala bentuk perdagangan aset kripto ditanggung pelanggan dengan segala risikonya karena merupakan keputusan pribadi. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas segala resiko yang terjadi, baik keuntungan maupun kerugian dari perdagangan aset kripto.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tokocrypto Market Signal 6 April 2022: Pasar Kripto Belum Stabil

    Kondisi market aset kripto masih belum stabil di awal bulan April 2022. Dari pantauan situs Coinmarketcap hari Rabu (6/4) pukul 08.00 WIB, delapan dari 10 aset kripto berkapitalisasi pasar terjebak di zona merah dalam 24 jam terakhir.

    Nilai Bitcoin (BTC) masih nyaman berada di harga $ 45.195 saat artikel ini ditulis dan merupakan penurunan 2,62% dalam sehari terakhir. Altcoin lainnya juga bernasib tidak jauh berbeda. Nilai Ethereum (ETH) anjlok 4,74% ke $ 3.344,06 per keping di waktu yang sama.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, melihat walaupun market kripto belum stabil, peluang altcoin yang berada di 10 besar big cap tetap berpeluang bullish pekan ini. Ia mencontohkan Solana (SOL) dan Cardano (ADA) akan berpeluang naik masing-masing sekitar 20% dan 10%.

    Overall market masih mendominasi ke altcoin. Sementara, Bitcoin sedang mengalami sideaways, kondisi ketika harga suatu aset yang diperdagangkan di pasar bergerak relatif datar, karena kurangnya sentimen positif akhir-akhir ini,” kata Afid.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono.
    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono.

    Baca juga: Riset: Indonesia Jadi Negara Pengadopsi Aset Kripto Tertinggi di Dunia

    Lebih lanjut Afid menjelaskan secara umum, pergerakan aset kripto masih dipengaruhi oleh sikap pelaku pasar yang kembali ragu-ragu menanamkan dananya ke pasar berisiko, termasuk kripto.

    Hal tersebut terjadi setelah The Fed kembali menyebarkan komentar mengenai kebijakan moneternya yang ketat ke publik. Pengetatan moneter The Fed akan menuntun investor untuk mencari aset yang lebih aman dan berbondong-bondong meninggalkan aset spekulatif.

    Afid juga memberikan rincian sejumlah aset kripto yang berpotensi bullish dan bearish di pekan terakhir bulan Maret ini. Simak selengkapnya di Tokocrypto Market Signal.

    Daftar 5 Aset Kripto Bullish

    1. Solana (SOL)

    Ilustrasi analisis teknikal Solana (SOL).

    Solana membuka daftar aset kripto berpotensi bullish pada pekan ini. Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengatakan pergerakan nilai SOL kemunginan besar akan melonjak, pasca kabar integrasi NFT marketplace, OpenSea dengan Solana pada tanggal 12 April mendatang.

    “OpenSea akan mengintegrasikan Solana pada bulan April ini untuk memperluas ekosistem NFT di platformnya. Langkah ini telah lama ditunggu-tunggu oleh industri sehingga menimbulkan sentimen positif di market. Dari analisis teknikal, SOL berpeluang meningkat harganya sekitar 20% hingga $ 153,” kata Afid.

    Solana adalah proyek open source yang menggunakan teknologi blockchain permissionless, untuk menyediakan sebuah solusi decentralized finance (DeFi). Protokol Solana dirancang untuk memfasilitasi pembuatan decentralized app (DApp).

    Peringkat SOL di CoinMarketCap pada Rabu (6/4) pukul 08.00 WIB adalah #6, dengan kapitalisasi pasar $ 41.606.279.924. Jumlah koin yang beredar  325.728.501 koin SOL dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    2. PancakeSwap (CAKE)

    Ilustrasi analisis teknikal PancakeSwap (CAKE).

    CAKE masuk dalam daftar aset kripto bullish pekan ini dengan alasan adanya peningkatan smart contract MasterChef. Afid mengatakan MasterChef V2 yang baru  menjanjikan lebih banyak hadiah kepada para pemegang CAKE.

    “PancakeSwap sedang bersiap untuk rilis MasterChef V2, smart contract yang mengontrol farming dan staking di aplikasi terdesentralisasi. Upgrade ini akan membawa berbagai peningkatan fitur. Analisis teknikal melihat pergerakan CAKE bisa melonjak hingga 23% dengan harga mencapai $ 11,” tutur Afid.

    PancakeSwap adalah pertukaran terdesentralisasi (DEX) yang dibangun di atas Binance Smart Chain (BSC) dengan biaya gas fee rendah dan transaksi yang cepat. Sementara, CAKE merupakan token asli dari PancakeSwap dengan standar BEP-20. CAKE ini berfungsi sebagai token tata kelola. 

    Peringkat CAKE di CoinMarketCap pada Rabu (6/4) pukul 08.00 WIB adalah #51, dengan kapitalisasi pasar $ 2.694.502.970. Jumlah koin yang beredar  281.051.699 koin CAKE dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    3. NEAR Protocol (NEAR)

    Ilustrasi analisis teknikal NEAR Protocol (NEAR).

    NEAR Protocol (NEAR) adalah blockchain layer-one yang dirancang sebagai platform komputasi awan yang dijalankan komunitas dan menghilangkan beberapa batasan, seperti kecepatan transaksi rendah, throughput rendah, dan interoperabilitas yang buruk. 

    NEAR juga memiliki token utilitas asli sendiri dinamai “NEAR”. Pemegang token NEAR dapat berpartisipasi dalam tata kelola on-chain dari platform NEAR, atau mereka dapat memiliki suara validator atas nama mereka. Menariknya, pekan ini NEAR masuk dalam kripto potensi bullish.

    “NEAR berpeluang mengalami bullish dengan peningkatan nilai mencapai 13 persen. harga NEAR diprediksi akan naik hingga $ 17. Penyebabnya datang dari sentimen positif yang ramai di Twitter, di mana NEAR mengumumkan peluncuran Unchainfund, kemitraan mereka dengan SialGP, dan pemenang MetaBUILD 2,” kata Afid.

    Peringkat NEAR di CoinMarketCap pada Rabu (6/4) pukul 08.00 WIB adalah #19, dengan kapitalisasi pasar $ 10.873.890.094. Jumlah koin yang beredar  661.739.117 koin NEAR dan maksimal pasokan 1.000.000.000 koin NEAR.

    Baca juga: Harga Aset Kripto Akan Meningkat pada Kuartal 2 Tahun 2022?

    4. Cardano (ADA)

    Ilustrasi analisis teknikal Cardano (ADA).

    Cardano (ADA) menjadi salah satu aset berkinerja baik di 10 besar kripto berdasarkan kapitalisasi pasar selama 7 hari terakhir. Harga ADA kemungkinan akan melonjak pada pekan ini hingga 10% dengan harga mencapai $ 1,2.

    Afid melihat kenaikan harga ADA didorong oleh perilisan NFT dari rapper legendaris, Snoop Dogg di jaringan Cardano. Tidak hanya itu, Cardano menandai tonggak baru dengan menambahkan lebih dari 450.000 wallet baru di Q1 2022.  Ekosistem Cardano juga memiliki hampir 900 proyek blockchain.

    “Pengumuman dari Snoop Dogg yang akan merilis koleksi NFT lagunya di jaringan Cardano membawa angin segar. Nilai ADA langsung melonjak dan akan berlangsung selama sepekan ke depan,” jelas Afid.

    Peringkat ADA di CoinMarketCap pada Rabu (6/4) pukul 08.00 WIB adalah #8, dengan kapitalisasi pasar $ 39.695.511.165. Jumlah koin yang beredar 33.752.555.544 koin ADA dan maksimal pasokan 45.000.000.000 koin ADA.

    5. Mines of Dalarnia (DAR)

    Ilustrasi analisis teknikal Mines of Dalarnia (DAR).

    Afid melihat token DAR dalam waktu dekat berpotensi bullish. Peningkatan nilai DAR kemungkinan bisa mencapai lebih dari 24% dengan harga hingga $ 1,5 yang dikarenakan peluncuran Mainnet V2.0.

    “Pengumuman peluncuran Mines of Dalarnia Versi 2.0 Mainnet pada 31 Maret lalu terus membawa harga DAR melonjak. Diperkirakan nilainya akan terus meningkat hingga Mainnet tersebut berhasil dirilis pada akhir April ini,” ungkap Afid.

    Mines of Dalarnia adalah game petualangan dengan konsep play-to-earn dan para pemainnya akan mendapatkan NFT sebagai rewards. Token asli dalam game MoD adalah DAR dan memainkan peran kunci dalam mengelola ekonomi dalam permainan, mendorong pemain dan juga menjaga ekonomi di dunia Dalarnia tumbuh secara berkelanjutan.

    Peringkat DAR di CoinMarketCap pada Rabu (6/4) pukul 08.00 WIB adalah #315, dengan kapitalisasi pasar $ 160.562.830. Jumlah koin yang beredar 123.200,000 koin DAR dan maksimal pasokan 800.000.000 koin DAR.

    Daftar 5 Aset Kripto Bearish

    1. Zcash (ZEC)

    Ilustrasi analisis teknikal Zcash (ZEC).

    Zcash akan berpeluang mengalami penurunan nilai pada pekan ini. Kondisi bearish ZEC dipengaruhi oleh sentimen negatif pada koin privasi. Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, melihat penurunan ZEC bisa sampai 15% dengan harga hingga $ 143.

    “Koin privasi tidak menemukan banyak pendukung di antara regulator dan penegak hukum. Mereka dianggap dapat membantu menghindari sanksi dan pencucian uang. Ramainya kabar ini turut membuat nilai ZEC tertekan,” kata Afid.

    Zcash adalah aset kripto terdesentralisasi yang berfokus pada privasi dan anonimitas. Ini menggunakan jaringan untuk memverifikasi transaksi tanpa mengungkapkan informasi sensitif apa pun tentang transaksi tersebut.

    Peringkat ZEC di CoinMarketCap pada Rabu (6/4) pukul 08.00 WIB adalah #53, dengan kapitalisasi pasar $ 2.346.559.236. Jumlah koin yang beredar 14.104.656 koin ZEC dan maksimal pasokan 21.000.000 koin ZEC.

    2. ApeCoin (APE)

    Ilustrasi analisis teknikal ApeCoin (APE).

    Aset kripto fenomenal, ApeCoin (APE) berpotensi kembali masuk fase bearish pada pekan ini. Afid melihat ApeCoin berisiko melakukan aksi jual besar-besaran karena APE turun 70% dalam dua minggu. Dari analisis teknikal, APE akan mengalami penurunan hingga 14% dengan harga sampai $ 10.

    “Reli harga APE yang terjadi pada pertengahan Maret tampaknya sudah habis berkat penurunan 70% dalam dua minggu terakhir dan mungkin jatuh lebih jauh pada bulan April ini,” kata Afid.

    Peringkat APE di CoinMarketCap pada Rabu (6/4) pukul 08.00 WIB adalah #45, dengan kapitalisasi pasar $ 3.247.030.354. Jumlah koin yang beredar 277.500.000 koin APE dan maksimal pasokan 1.000.000.000 koin APE.

    Baca juga: Aturan Pajak Aset Kripto di Indonesia Resmi Terbit: Terlalu Berat Bagi Investor

    3. Injective (INJ)

    Ilustrasi analisis teknikal Injective (INJ).

    Injective Protocol merupakan proyek blockchain yang memiliki ide revolusioner. Ini bertujuan untuk membuat pertukaran mata uang sepenuhnya terdesentralisasi atau jaringan yang dioperasikan publik. Artinya, pertukaran hanya dioperasikan oleh orang-orang yang memegang token INJ.

    Meski memiliki fundamental yang baik, INJ pada pekan ini masuk dalam kripto berpotensi bearish. Afid melihat walaupun sempat terjadi kenaikan nilai hampir 100% pada pekan lalu, tapi pekan ini INJ mengarah ke penurunan.

    “INJ saat ini tengah mengalami koreksi setelah overbought pada pekan lalu. Akibatnya berpotensi turun hingga 7% dan hargannya sampai $ 5,8,” ungkapnya.

    Peringkat INJ di CoinMarketCap pada Rabu (6/4) pukul 08.00 WIB adalah #183, dengan kapitalisasi pasar $ 310.021.356. Jumlah koin yang beredar 48.653.971 koin INJ dan maksimal pasokan 100.000.000 koin INJ.

    4. JUST (JST)

    Ilustrasi analisis teknikal JUST (JST).

    JUST adalah ekosistem decentralized finance (DeFi) baru yang populer untuk blockchain TRON. Produk ini adalah sebagian besar berpusat di sekitar platform pinjaman stablecoin terdesentralisasi dengan nama JustStable.

    Pengelola Ekosistem koin Just (JST) adalah JUST Foundation, yang mencakup individu dari Alibaba, Tencent, IBM. Sementara tim analisis keuangan JUST berasal dari beberapa bank investasi global.

    Afid menjelaskan JST berpotensi bearish karena nilainya sedang terdepresiasi. JST sudah sempat koreksi naik, namun akan tetap turun karen jauh dari level support-nya.

    “JST berada dalam koreksi ke bawah karena nilai terdepresiasi. Kripto ini juga sudah alami fase overbought. Penurunan nilainya bisa capai 15 persen dan harganya anjlok sampai $ 0,06,” katanya.

    Peringkat JST di CoinMarketCap pada Rabu (6/4) pukul 08.00 WIB adalah #126, dengan kapitalisasi pasar $ 555.121.871. Jumlah koin yang beredar 7.300.425.000 koin JST dan maksimal pasokan 9.900.000.000 koin JST.

    5. SelfKey (KEY)

    Ilustrasi analisis teknikal SelfKey (KEY).

    SelfKey adalah platform identitas berbasis blockchain. Teknologi ini memberi individu, perusahaan, bursa, startup fintech, dan bank untuk platform mengelola data identitas atau biasa disebut KYC (Know Your Costumer).

    Afid melihat KEY berpotensi bearish dengan penurunan nilai hingga 11 persen. Dari analisis teknikalnya harga KEY bisa anjlok sampai $ 0,006.

    “KEY memang salah satu aset kripto yang kurang populer. Namun, beberapa waktu terakhir sempat mencuri perhatian sehingga pernah mengalami peningkatan harga yang tinggi. Tapi saat ini sudah overbought dan mengalami konsolidasi,” kata Afid.

    Peringkat KEY di CoinMarketCap pada Rabu (6/4) pukul 08.00 WIB adalah #579, dengan kapitalisasi pasar $ 50.014.608. Jumlah koin yang beredar 5.124.969.446 koin KEY dan maksimal pasokan 6.000.000.000 koin KEY.

    Baca juga: Daftar Anak Muda yang Kaya Berkat Investasi Aset Kripto

    Disclaimer:

    Konten ini bersifat informatif, bukan ajakan/anjuran membeli dan atau menjual aset kripto. Segala bentuk perdagangan aset kripto ditanggung pelanggan dengan segala risikonya karena merupakan keputusan pribadi. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas segala resiko yang terjadi, baik keuntungan maupun kerugian dari perdagangan aset kripto.



    Sumber : news.tokocrypto.com