Author: 21

  • Hong Kong Kembangkan Kampus Metaverse Pertama, Ijazah NFT

    Hong Kong University of Science and Technology (HKUST) mengumumkan peluncuran kampus virtual reality (VR) pertamanya sebagian memasuki dunia metaverse. Konsep yang dinamakan MetaHKUST, ini akan membuat mahasiswa HKUST menerapkan pembelajaran mendalam di ruang kelas metaverse.

    Peluncuran ini menandai dimulainya rencana HKUST untuk mengembangkan kampus virtual metaverse pertama di dunia. HKUST akan memulai debutnya dengan menggabungkan proses belajar mengajar di dua kampus mereka yang berada di Hongkong dan Guangzhou, China pada 1 September mendatang. Kegiatan belajar akan dilakukan dalam dua konsep metaverse dan dunia nyata.

    “Banyak mahasiswa mungkin berada di luar negeri dan tidak dapat menghadiri (pembukaan tahun ajaran baru), jadi kami akan menyelenggarakannya di metaverse,” kata Chair Professor of Computational Media & Arts, HKUST Guangzhou Campus, Pan Hui dikutip The Crypto Times.

    Hong Kong University of Science and Technology (HKUST) mengumumkan peluncuran kampus metaverse pertama di dunia. Sumber: HKUST.
    Hong Kong University of Science and Technology (HKUST) mengumumkan peluncuran kampus metaverse pertama di dunia. Sumber: HKUST.

    Baca juga: Telkom Kembangkan Metanesia, Dunia Metaverse Serba Bisa

    Ciptakan Ekosistem Edukasi Metaverse

    Peluncuran kelas metaverse HKUST adalah batu loncatan untuk membangun MetaHKUST. MetaHKUST sedang dibangun dengan tujuan menghubungkan dua kampus untuk lingkungan belajar bersama tanpa batasan.

    “Mahasiswa Guangzhou dapat duduk di ruang kuliah dan melihat teman sekelas mereka, tetapi ketika mereka memakai kacamata, mereka dapat melihat teman-teman dari Hong Kong duduk di sebelah mereka. Ini adalah perasaan persatuan dan partisipasi,” kata Hui.

    MetaHKUST adalah rencana pengembangan jangka panjang. Selama tahap awal, infrastruktur fisik seperti ruang kelas Extended Reality (XR), sensor, kamera, dan alat visualisasi akan dipasang, sementara anggota Universitas akan diundang untuk mengambil bagian dalam pemindaian kampus fisik secara crowdsource untuk membantu menyediakan gambar yang diperlukan untuk membangun gedung.

    Hong Kong University of Science and Technology (HKUST) mengumumkan peluncuran kampus metaverse pertama di dunia. Sumber: HKUST.
    Hong Kong University of Science and Technology (HKUST) mengumumkan peluncuran kampus metaverse pertama di dunia. Sumber: HKUST.

    Baca juga: Sempat Diblokir Kominfo, Bisakah Transfer Dana Paypal ke Kripto di Indonesia?

    Mahasiswa Dapat Ijazah Bentuk NFT

    Setelah ekosistem terbentuk, kedua anggota Universitas dapat menghasilkan konten seperti avatar mereka sendiri, NFT, token, atau karya seni virtual untuk dunia virtual. Beberapa di antaranya juga dapat dilihat atau digunakan di kampus fisik dengan teknologi Augmented Reality (AR).

    Pertukaran informasi dan prosedur administrasi juga diharapkan menjadi lebih nyaman, sehingga ijazah atau transkrip nilai mahasiswa yang diamankan dengan blockchain dapat diberikan dalam bentuk NFT.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Kenal Crypto Golf Impact, Game Play-to-Earn Bisa Dapat Kripto

    Neowiz, pengembangan game multi-platform berbasis di Korea Selatan telah meluncurkan game Play-to-Earn (P2E) pertamanya berjudul Crypto Golf Impact. Game ini sekarang sudah tersedia dalam jajaran GameFi yang sudah bisa di-download di Apple Store Apps dan Google Play Store.

    Neowiz Holdings telah bekerja sama dengan Neoply (anak perusahaan blockchain dari Neowiz Holdings), untuk menghadirkan permainan golf dengan konsep P2E seluler pertama di dunia ke pasar game blockchain, yang didukung oleh platform blockchain NEOPIN.

    Crypto Golf Impact juga berencana untuk memasukkan fitur NFT dalam roadmap pembaruan mereka, memungkinkan pengguna untuk membeli NFT dengan S2 Tokens (S2T) native crypto dari platform untuk meningkatkan kinerja game dan pendapatan Crystals, sebuah koin yang dapat dikumpulkan untuk berbagai fungsi.

    Illustrasi. Game Play-to-Earn, Crypto Golf Impact. Sumber: Neowiz Holdings.
    Ilustrasi. Game Play-to-Earn, Crypto Golf Impact. Sumber: Neowiz Holdings.

    Baca juga: Square Enix Rilis NFT Game Final Fantasy VII Edisi Khusus

    Game Golf Pertama di Jaringan Blockchain

    Game P2E yang didukung oleh NEOPIN Blockchain ini, memungkinkan pemain dapat melakukan tee-off secara real time dengan pemain di seluruh dunia untuk mendapatkan Crystals dan menukarnya dengan token dalam game.

    Crypto Golf Impact bisa dibilang adalah konsep ulang dari game ‘Golf Impact’ yang populer, yang telah digabungkan dengan mulus dengan teknologi blockchain NEOPIN untuk memberikan pengalaman bermain game seluler standar dan fungsionalitas blockchain.

    Hal yang membedakan Crypto Golf Impact dari pesaingnya adalah pemain yang telah membeli ‘Crypto Pass’, pembelian dalam aplikasi, dapat memperoleh Crystals dengan menyelesaikan tugas harian. (Pemain juga dapat menggunakan Crystals mereka untuk memperoleh ‘Sponsor Contract,’ yang akan meningkatkan keuntungan Crystals harian mereka).

    Sementara Crystals dapat digunakan dalam permainan, mereka juga dapat diubah menjadi S2 Tokens, token permainan asli Crypto Golf Impact, melalui dompet NEOPIN. S2 Tokens juga dapat ditukar dengan Neopin Token (NPT), yang merupakan token tata kelola untuk jaringan blockchain NEOPIN.

    Illustrasi. Game Play-to-Earn, Crypto Golf Impact. Sumber: Neowiz Holdings.
    Ilustrasi. Game Play-to-Earn, Crypto Golf Impact. Sumber: Neowiz Holdings.

    Baca juga: Game GTA VI Bakal Pakai Sistem Rewards Kripto?

    Fitur Utama Game Crypto Golf Impact

    Ada beberapa fitur unggulan dan menarik dari game Crypto Golf Impact. Mulai dari:

    Main golf di berbagai kota secara virtual

    Pemain dapat menikmati bermain game sambil melihat suasana kota New York, Maladewa, Dubai atau bahkan Paris.

    Kontrol realistis dan intuitif

    Dengan integrasi sistem cuaca dinamis yang memengaruhi lintasan bola, atasi tantangan dengan mengasah keterampilanmu dan latih stik untuk memaksimalkan pukulan bola.

    Sistem cuaca dinamis

    Perhitungkan kondisi cuaca yang memengaruhi lintasan bola dan jadilah jagoan di lapangan.

    Illustrasi. Game Play-to-Earn, Crypto Golf Impact. Sumber: Neowiz Holdings.
    Ilustrasi. Game Play-to-Earn, Crypto Golf Impact. Sumber: Neowiz Holdings.

    Baca juga: Yuk, Kenalan dengan Game MMORPG MIR4 yang Berbasis NFT

    Sistem peningkatan golf

    Pemain dapat meningkatkan kekuatan, kontrol, dan lebih banyak lagi untuk memberi gansist keunggulan kompetitif. Latih juga stik pemukulmu untuk meningkatkan kontrol yang lebih mudah. Semakin tinggi levelnya, semakin mudah mengontrolnya.

    Clan Tournaments

    Bergabung dan bersaing dengan pemain atau Klan lain untuk naik di atas peringkat Klan global.

    Play to Earn

    Inilah yang membedakan Crypto Golf Impact dari permainan golf lainnya. Bersaing dan selesaikan misi harian untuk mendapatkan Crystal gratis. Kristal nantinya dapat ditukar dan diberi token pada platform NEOPIN.

    NFT

    Pastikan untuk menyimpan Crystal yang diperoleh dengan susah payah yang dapat ditukar dengan Token S2 untuk membeli NFT di pembaruan mendatang.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tiffany & Co. Sulap NFT CryptoPunks Jadi Liontin Seharga Rp 743 Juta

    Brand perhiasan mewah, Tiffany & Co. meluncurkan produk liontin langka yang dijual khusus untuk para pemegang Non-fungible token (NFT) CryptoPunks. Terdapat 250 unit liontin bertatahkan berlian dan batu permata yang memikat.

    Liontin CryptoPunks buatan tangan tersebut diumumkan oleh Tiffany & Co. pada hari Minggu (31/7) di Twitter. Harga per item lionton dibanderol 30 Ethereum (ETH) atau setara dengan US$ 50.600 atau sekitar Rp 743 juta berdasarkan kurs pada saat penulisan artikel.

    Produk liontin yang diberi nama NFTiff ini tersedia secara eksklusif untuk pemegang NFT CryptoPunks, yaitu koleksi gambar 10.000 piksel NFT dari karakter yang berbeda. Pelanggan akan melihat kepiawaian desainer perhiasan Tiffany & Co. yang berhasil mengubah NFT CryptoPunks menjadi liontin yang dirancang khusus dan dapat dikenakan dalam kehidupan nyata.

    Ilustrasi liontin NFTiff perhiasan dari desain NFT Cryptopunk buatan Tiffany & Co. Sumber: Tiffany & Co.
    Ilustrasi liontin NFTiff perhiasan dari desain NFT Cryptopunk buatan Tiffany & Co. Sumber: Tiffany & Co.

    Baca juga: Sempat Diblokir Kominfo, Bisakah Transfer Dana Paypal ke Kripto di Indonesia?

    Liontin NFTiff Dibalut Berlian dan Emas

    Cointelegraph melaporkan setiap liontin akan terdiri dari setidaknya 30 batu permata atau berlian dengan desain khusus. Selain itu, perhiasaan akan terbuat dari rose gold 18 karat atau emas kuning.

    Liontin juga dipadukan dengan rantai yang dapat disesuaikan berukuran antara 18-22 inci, terdiri dari tautan persegi panjang yang menarik inspirasi dari bentuk piksel kotak.

    Ide di balik NFTiff muncul awal tahun ini, ketika Alexandre Arnault, Vice President Tiffany & Co. membagikan foto interpretasi perhiasan kustomnya dari NFT CryptoPunks #3167 di media sosial pada bulan April lalu, yang menyebabkan kehebohan. Liontin itu menarik perhatian Chain, inovator teknologi blockchain yang menciptakan NFTiff pass dan online gateway produk ini, nft.tiffany.com.

    Ilustrasi liontin NFTiff perhiasan dari desain NFT Cryptopunk buatan Tiffany & Co. Sumber: Tiffany & Co.
    Ilustrasi liontin NFTiff perhiasan dari desain NFT Cryptopunk buatan Tiffany & Co. Sumber: Tiffany & Co.

    Baca juga: Crypto Nowadays: Suku Bunga The Fed Naik, Market Justru Naik

    “Sebagai pemegang CryptoPunks, saya melihat kemitraan dengan Tiffany sebagai cara untuk membuat NFT dapat diakses oleh kolektor baru serta memperkuat komunitas yang ada yang telah menganut seni ini,” kata CEO Chain Deepak Thapliyal.

    Komunitas Kripto Bersemangat Beli Liontin NFTiff

    Komunitas kripto di Twitter tampak sangat bersemangat dengan penawaran NFT baru dari brand perhiasan mewah itu. Proyek ini akan diluncurkan pada 5 Agustus 2022, dengan perkiraan pengiriman NFT dijadwalkan untuk Desember 2022 dan pengiriman perhiasan pada Februari 2023.

    Ilustrasi liontin NFTiff perhiasan dari desain NFT Cryptopunk buatan Tiffany & Co. Sumber: Tiffany & Co.
    Ilustrasi liontin NFTiff perhiasan dari desain NFT Cryptopunk buatan Tiffany & Co. Sumber: Tiffany & Co.

    Baca juga: Memahami Perspektif Aset Kripto Tak Ganggu Stabilitas Sistem Keuangan

    Tiffany & Co. adalah merek mewah terbaru yang ikut bereksperimen dengan NFT. Perusahaan perhiasan itu pertama kali masuk ke NFT pada bulan Maret, ketika mereka membeli NFT Okapi NFT dari seniman kontemporer Tom Sachs seharga US$ 380.000. Tiffany & Co. telah menetapkan NFT bergaya roket tersebut sebagai gambar profil mereka di Twitter.

    Brand mode lain, Gucci juga telah masuk ke industri blockchain dengan merilis 10.000 koleksi NFT yang disebut SUPERGUCCI pada 18 Januari 2022. Pada bulan yang sama, Prada berkolaborasi dengan Adidas Originals dalam sebuah proyek yang menampilkan 3.000 karya seni komunitas, yang dibuat oleh seniman Zach Lieberman menjadi NFT yang unik.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Crypto Nowadays: Suku Bunga The Fed Naik, Market Justru Naik

    Pergerakan market aset kripto pada akhir Juli lalu, cukup di luar dugaan. Pasalnya, pasca The Fed menaikkan suku bunga sebesar 75 basis poin pada Kamis (28/7), justru membuat pasar saham dan kripto meroket. Lalu, apa penyebabnya?

    Perlu diketahui setelah suku bunga The Fed naik, harga Bitcoin (BTC) sendiri langsung naik cepat hingga US$ 23.300 dalam waktu 8 jam saja dari posisi US$ 21.600. Kenaikan juga terjadi pada saat data ekonomi baru AS ternyata berkinerja buruk -0,9% pada kuartal II 2022.

    Perusahaan manajemen investasi raksasa, BlackRock menilai anomali pergerakan ini disebabkan investor telah menyadari bahwa The Fed mengakui kenaikan suku bunga lebih besar daripada 75 basis poin, justru akan membawa ekonomi AS ke jurang resesi lebih cepat. Sebelumnya, The Fed sempat dikabarkan akan menaikkan suku bunga 100 basis poin.

    “Menurut kami alasan ini memberikan sedikit kelegaan ke pasar modal bahwa The Fed mengakui bahwa ada dampak negatif pada pertumbuhan, ekonomi, berdasarkan kebijakan mereka. Mereka menyadari ada dua sisi dari ini, yakni meluruhnya pertumbuhan untuk melawan inflasi, sesuatu yang belum pernah kami dengar sebelumnya,” kata Head of BlackRock’s iShares Investment Strategy, Gargi Chaudhuri dikutip CNBC.

    Ilustrasi Bank Sentral AS, The Fed. Foto: Shutterstock.
    Ilustrasi Bank Sentral AS, The Fed. Foto: Shutterstock.

    Baca juga: Market Awal Pekan: Laju Kripto Sedikit Tertahan, Tanda Bull Trap?

    Banyak Spekulasi

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, melihat penyebab pergerakan yang anomali ini masih banyak spekulasi. Sebab melihat data historis, biasanya nilai market kripto akan langsung tertekan ketika terdapat perilisan data penting makroekonomi seperti inflasi. Sehingga investor akan menangkap tingginya inflasi memicu The Fed untuk mengerek suku bunga acuannya lebih tinggi.

    “Investor sudah pasti ingin kepastian mengenai kenaikan suku bunga acuan yang akan dilakukan bank sentral AS, The Fed, demi menekan inflasi tanpa harus menimbulkan efek samping berupa resesi ekonomi. Namun, tampaknya keputusan FOMC memberikan optimisme bahwa akhir pengetatan sudah di depan mata dan itu memicu reli yang bagus untuk aset berisiko yang membantu meningkatkan market,” kata Afid.

    Menurut data historis, beberapa pertemuan The Fed terakhir, menunjukkan bagaimana harga Bitcoin turun setidaknya 10% atau lebih setelah tiga pertemuan Fed terakhir pada bulan Maret, Mei dan Juni lalu. Sementara data historis tidak secara jelas menunjukkan bagaimana pasar akan bereaksi di masa depan, terutama di pasar kripto yang bergejolak dan tidak dapat diprediksi.

    Ilustrasi The Fed naikan suku bunga buat market kripto perkasa.
    Ilustrasi The Fed naikan suku bunga buat market kripto perkasa.

    Baca juga: Memahami Perspektif Aset Kripto Tak Ganggu Stabilitas Sistem Keuangan

    Bagaimana Pertemuan The Fed Dapat Pengaruhi Market Kripto

    Kenaikan suku bunga yang agresif tidak positif untuk harga kripto, dan para ahli mengatakan ketidakstabilan kemungkinan akan berlanjut dalam jangka pendek.

    Aset berisiko seperti saham dan kripto telah sangat berkorelasi sejak awal 2022. Keduanya telah bergerak serentak dan telah berjuang untuk mendapatkan momentum apa pun tahun ini karena investor menarik diri sebagai tanggapan atas kenaikan suku bunga, lonjakan inflasi dan potensi resesi.

    Jika pasar saham turun karena kenaikan suku bunga, pasar kripto kemungkinan juga akan mengalami penurunan dan sebaliknya.

    Ilustrasi market kripto Bitcoin.
    Ilustrasi market kripto Bitcoin.

    Baca juga: Sempat Diblokir Kominfo, Bisakah Transfer Dana Paypal ke Kripto di Indonesia?

    Ada setidaknya tiga faktor yang bisa membuat pergerakan market kripto kembali tertekan. Pasalnya, telah terjadi anomali di mana, nilai aset kripto ternyata masih bertahan meski data inflasi AS menyentuh level tertingginya dalam 41 tahun terakhir pada Juni lau.

    Melihat data historisnya, nilai aset kripto biasanya langsung rontok setelah perilisan data tersebut. Sebab, pelaku pasar selalu mengaitkan hasil data inflasi dengan rencana moneter yang akan ditempuh bank sentral AS The Fed.

    Maka dari itu, faktor pertama adalah jika The Fed merespons inflasi dengan kenaikan suku bunga acuan ekstra kencang, maka selera investor perlahan bakal pudar. Dampaknya akan memberikan tekanan negatif pada harga untuk aset berisiko, dari saham ke Bitcoin.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Memahami Perspektif Aset Kripto Tak Ganggu Stabilitas Sistem Keuangan

    International Monetary Fund (IMF) telah mengeluarkan pernyataan baru soal krisis dalam market kripto (crypto crash) tidak berdampak pada stabilitas keuangan global. Kabar ini datang di tengah kekhawatiran otoritas keuangan global mengenai masa depan kripto.

    Dalam laporan terbarunya IMF, mengakui aset kripto telah mengalami aksi jual yang dramatis menyebabkan kerugian besar dalam investasi dan kegagalan yang dialami stablecoin algoritmik serta dana lindung kripto, tetapi dampak terhadap sistem keuangan global tidak terlalu besar.

    Ketua Umum Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (ASPAKRINDO), Teguh Kurniawan Harmanda, menyambut positif pernyataan IMF tersebut. Pernyataan itu mengindikasikan bahwa justru guncangan sistem keuangan global yang bisa memberikan efek cukup besar bagi pasar kripto. Guncangan tersebut adalah situasi makroekonomi yang goyah, akibat resesi dan geopolitik yang memanas. Menurutnya saat ini dengan regulasi yang tepat, aset kripto tidak akan menimbulkan risiko terhadap stabilitas sistem keuangan.

    “Risiko stabilitas keuangan saat ini relatif terbatas. Saat ini tidak mungkin dengan sendirinya cukup besar untuk menjadi risiko stabilitas keuangan. Area ini terus berkembang dengan cepat. Stakeholder harus berpikir sangat hati-hati untuk tidak bereaksi berlebihan, terutama ketika berhadapan dengan sesuatu yang tidak dikenal. Kita tidak boleh mengklasifikasikan pendekatan baru sebagai ‘berbahaya’ hanya karena mereka berbeda,” kata pria yang akrab disapa Manda.

    Ketua Umum Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo) & COO Tokocrypto, Teguh Kurniawan Harmanda.
    Ketua Umum Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo) & COO Tokocrypto, Teguh Kurniawan Harmanda. Foto: Tokocrypto.

    Baca juga: Berlaku 1 Bulan, Pemerintah Indonesia Kantongi Pajak Kripto Rp 48,19 M

    Melihat konteks di Indonesia, regulasi mengenai aset kripto sudah sangat jelas dan memitigasi segala risiko yang akan ditimbulkan, termasuk mengganggu stabilitas sistem keuangan. Dengan tegas otoritas menyatakan kripto sebagai aset komoditi, bukan sebagai mata uang untuk alat pembayaran.

    Aset kripto tidak diatur Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, atau Otoritas Jasa Keuangan, melainkan Kementerian Perdagangan. Melalui Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) ada Peraturan Bappebti Nomor 8 Tahun 2021 tentang Pedoman Pelaksanaan Perdagangan Fisik Aset Kripto di Bursa Berjangka.

    Pengaturan diharapkan dapat memberikan manfaat, seperti meningkatkan investasi dalam negeri atau mencegah arus keluar modal, memberikan perlindungan kepada konsumen dan kepastian usaha, mencegah pencucian uang dan pendanaan terorisme, serta membuka lowongan di bidang teknologi informasi.

    “Peraturan perlu berkembang cukup cepat, baik di dalam negeri maupun di tingkat global, untuk mengatasi risiko yang dapat ditimbulkan di masa depan. Seberapa besar risiko tersebut dapat tumbuh akan sangat bergantung pada sifat dan kecepatan respons dari otoritas, tanpa menghambat inovasi,” jelas Manda.

    Ilustrasi market aset kripto.
    Ilustrasi market aset kripto.

    Baca juga: Market Awal Pekan: Laju Kripto Sedikit Tertahan, Tanda Bull Trap?

    Teknologi Blockchain-kripto Tawarkan Prospek Peningkatan Layanan Keuangan

    Manda melihat teknologi blockchain yang mendasari hadirnya aset kripto dapat menawarkan prospek peningkatan radikal dalam layanan keuangan dan kecepatan bisnis untuk terus tumbuh.  

    “Di tengah lonjakan adopsi digital, blockchain adalah salah satu teknologi yang semakin terkenal dan diharapkan menjadi fokus untuk penerapannya untuk layanan keuangan dan bisnis. Alasan utama yang mendorong pertumbuhan solusi ini adalah karena transparansi yang tinggi dan peningkatan efisiensi,” ungkapnya.

    Banyak bank sentral dunia yang mempertimbangkan penggunaan blockchain sebagai landasam teknologi untuk central bank digital currency (CBDC). Faktor utama untuk adopsi blockchain adalah bahwa teknologi tersebut hadir dengan janji keamanan dan privasi. 

    “Nilai blockchain muncul dari kemampuannya untuk berbagi data dengan cepat dan aman. Ini membuat catatan data dengan enkripsi ujung ke ujung. Ini juga mengamankan transaksi yang dilakukan ke jaring. Oleh karena itu, dengan cara ini, blockchain memungkinkan privasi data. Ini adalah teknologi canggih yang dapat membawa perubahan positif dalam efisiensi dan inklusi keuangan. Tidak ada pendekatan satu ukuran untuk semua regulasi,” pungkas Manda.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tokocrypto Dukung Perlindungan dan Jamin Keamanan Investor Kripto

    Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan baru-baru ini menyatakan perketat pengawasan perdagangan aset kripto dan terus mendorong edukasi dan meningkatkan literasi masyarakat. Hal pun didukung secara optimal oleh Tokocrypto sebagai market leader di industri investasi aset kripto.

    CEO Tokocrypto, Pang Xue Kai, mengatakan Tokocrypto akan selalu comply dengan regulasi di Indonesia untuk memperkuat pertumbuhan investasi aset kripto. Industri aset kripto diperkirakan akan terus mengalami berkembangan.

    Pertumbuhan ini didukung oleh jumlah penduduk Gen Z serta Milenial dengan usia kerja yang tinggi, penetrasi internet yang berkembang pesat, banyaknya kelompok masyarakat yang belum tersentuh layanan perbankan, lingkungan regulasi yang kondusif,dan peningkatan investasi di sektor blockchain.

    “Aset kripto hadir sebagai salah satu komoditi yang menjadi instrumen investasi yang bisa diakses secara inklusif oleh semua orang. Tokocrypto menyembut baik upaya pemerintah dalam mendorong inovasi melalui regulasi light-touch. Menyeimbangkan antara inovasi dan tata kelola bukanlah suatu hal yang mudah,” kata Kai.

    Co-Founder & CEO Tokocrypto, Pang Xue Kai.
    Co-Founder & CEO Tokocrypto, Pang Xue Kai. Foto: Tokocrypto.

    Baca juga: Market Awal Pekan: Laju Kripto Sedikit Tertahan, Tanda Bull Trap?

    Selain itu, Kai juga mengapresiasi pemerintah dalam melindungi konsumen dan membangun tata kelola yang baik. Kolaborasi tersebut dinilai akan memperkuat para pelaku industri aset kripto dengan pemerintah. Sehingga dapat menumbuhkan ekosistem aset kripto di Indonesia, yang bisa berdampak juga untuk membantu pemulihan ekonomi nasional.

    Tokocrypto Jamin Produk Investasi yang Aman

    Tokocrypto selalu memberikan informasi yang jelas mengenai produk yang ditawarkan dan terus menggencarkan edukasi tata cara bertransaksi aset kripto yang benar dan aman. Dengan pergerakan pasar yang volatil dan dampaknya pada bisnis kripto saat ini, Tokocrypto memahami adanya keraguan terkait keamanan aset yang dimiliki oleh para nasabah.

    “Sebagai calon pedagang aset kripto yang terdaftar di Bappebti, kami memastikan bahwa Tokocrypto menjalankan aktivitas bisnis dan operasional sesuai dengan regulasi yang berlaku. Seluruh aktivitas setoran, jual-beli, dan penarikan aset kripto dapat dilakukan oleh para nasabah dengan normal,” ungkap Kai.

    Ilustrasi Tokocrypto
    Ilustrasi Tokocrypto. Foto: Tokocrypto.

    Baca juga: Bank Sentral Hong Kong: Kripto Penting Buat Sistem Keuangan Masa Depan

    Dalam menjalankan operasional bisnis, Tokocrypto menjamin tidak ada aktivitas yang berisiko pada dana milik nasabah. Semua aset kripto miliki nasabah dikelola penuh oleh Tokocrypto dan selalu dilakukan audit secara menyeluruh melibatkan Kantor akuntan publik (KAP). Kemudian, kami selalu memberikan laporan terbuka rutin ke Bappebti.

    Pengembangan bisnis Tokocrypto tidak hanya berhenti hanya sebagai exchange atau perdagangan aset kripto saja. Dalam perjalanannya, Tokocrypto memperluas pemanfaatan teknologi blockchain di Indonesia, dengan menghadirkan TokoVerse untuk membangun ekosistem blockchain yang berkelanjutan di Indonesia. 

    Pengembangan platform di ekosistem TokoVerse memanfaatkan kombinasi sinergis mulai dari seperti Non-fungible token (NFT). Ekosistem ini didirikan dengan dorongan adopsi dari perkembangan industri aset kripto di Indonesia.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Market Awal Pekan: Laju Kripto Sedikit Tertahan, Tanda Bull Trap?

    Setelah reli kencang yang buat hati investor senang, pergerakan market aset kripto pada awal pekan ini, Senin (1/8) sedikit tertahan. Apakah ini jadi tanda terjadi bull trap?

    Melansir data CoinMarketCap pukul 09.00 WIB, 10 aset kripto berkapitalisasi pasar terbesar masuk tipis ke zona merah dalam 24 jam terakhir. Nilai Bitcoin (BTC), turun 1,36% ke US$ 23.430 dalam 24 jam terakhir. Sementara, Ethereum (ETH) anjlok 0,42% ke US$ 1.635 di waktu yang sama.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, menjelaskan pergerakan market kripto hari pertama di bulan Agustus 2022 ini memang sedang terjadi koreksi. Menurutnya, saat ini investor sedang mencoba mencari tahu apakah titik terbawah Bitcoin sudah tercapai, walaupun secara teknis level relative strength index (RSI) hampir menunjukan posisi overbought di mana terjadi suatu pergerakan downtrend.

    “Sebenarnya harga Bitcoin dan kripto secara keseluruhan masih dalam kondisi bearsih. Kenaikan ini terlihat meragukan karena penguatan tersebut tak diiringi kenaikan volume perdagangan yang besar, karena likuiditas yang tipis. Oleh karena itu, terjadi koreksi harga,” kata Afid.

    Ilustrasi market kripto Bitcoin.
    Ilustrasi market kripto Bitcoin.

    Baca juga: Investor Kripto Tembus 15 Juta, Bappebti Perketat Pengawasan Exchange

    Sebelumnya pada pekan lalu, market kripto terjadi reli pada saat The Fed mengumumkan kenaikan suku bunga acuan dan pasca Departemen Perdagangan AS melaporkan bahwa Ekonomi AS menurun untuk kuartal kedua berturut-turut, yang berarti negara tersebut secara teknikal berada dalam masa resesi.

    Investor memang masih gencar melakukan aksi akumulasi dan bahkan sukses mengantar nilai market cap kripto kembali tembus US$ 1 triliun. Hal baiknya, saat ini dan beberapa pekan ke depan, sentimen makroekonomi yang tengah mereda bisa jadi faktor investor untuk meningkatkan aktivitasnya di pasar kripto.

    Sentimen Makroekonomi Mereda di Agustus?

    Pandangan soal meredanya sentimen makroekonomi pada bulan Agustus banyak diyakini oleh para analis. Menurut Afid, Agustus bisa menjadi bulan yang ‘baik’ bagi kripto dan saham. Reli naik kemungkinan akan terus berlanjut ke depan, namun dengan koreksi harga sementara di beberapa titik.

    “Agustus ditetapkan menjadi bulan yang tenang bagi sentimen makroekonomi, dengan The Fed tidak akan mengubah kebijakan suku bungannya pada bulan ini sampai September mendatang. Namun, risiko kenaikan inflasi tetap ada, dengan adanya pengumuman Indeks Harga Konsumen (CPI) AS berikutnya jatuh tempo 10 Agustus nanti,” jelasnya.

    ethereum
    Ilustrasi Bitcoin dan Ethereum.

    Baca juga: Berlaku 1 Bulan, Pemerintah Indonesia Kantongi Pajak Kripto Rp 48,19 M

    Analisis Gerak Bitcoin dan Ethereum

    Menilik dari sisi analisis teknikal, BTC sudah berhasil breakout dari level krusialnya di US$ 22.582. Harga BTC berpotensi menguat sampai ke level US$ 24.70 hingga US$ 25.960. Sementara, support terdekat BTC berada di level US$ 22.530.

    “Saat ini bisa dibilang jadi kesempatan baik untuk mengambil keuntungan atau trading dengan cepat. Soanya, jika BTC berada di bawah level US$ 21.320, maka kemungkinan akan terjerumus untuk masuk kembali ke fase bearish,” ujar Afid.

    Fear & Greed Indeks yang mengukur sentimen terhadap harga Bitcoin juga pagi ini naik mencapai 33/100 bandingkan hari Minggu (31/7) lalu di 39/100, walaupun masih di level Fear.

    Crypto Fear and Greed Index Bitcoin pada tanggal 1 Agustus 2022 pukul 09.00 WIB.
    Crypto Fear and Greed Index Bitcoin pada tanggal 1 Agustus 2022 pukul 09.00 WIB.

    Sementara, target kenaikan harga Ethereum (ETH) masih berada pada level US$ 1.740-US$ 1.916 dan level support berada pada harga US$ 1.597 apabila terjadi penurunan. Namun, koreksi bisa saja terjadi mengingat RSI saat ini berada di area overbought.

    “Perlu diperhatikan saat ini kondisi ekonomi tidak menampakkan sinyal perbaikan dan masih ada ancaman resesi panjang di depan, sehingga tak ada bukti konkret bahwa kripto akan terus tumbuh secara berkelanjutan dalam jangka pendek,” pungkas Afid.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pasar Sepekan: Market Kripto Kian Meroket, Apakah Terus Bull Run?

    Pergerakan market aset kripto dalam seminggu terakhir melaju tinggi drastis. Banyak analis yang tidak memprediksi kenaikan harga kripto di tengah situasi The Fed yang menaikkan suku bunga acuan dan ekonomi AS yang masuk masa resesi.

    Secara keseluruhan sejumlah aset kripto, terutama yang berkapitalisasi besar atau big cap berhasil merangsek ke zona hijau dalam 24 jam terakhir. Misalnya saja, Bitcoin naik nilai 3,16% dalam sehari terakhir dan mendarat di US$ 23.819, seperti terpantau dari situs CoinMarketCap pada Jumat (29/7) pukul 12.00 WIB.

    Sementara itu, nilai Ethereum (ETH) terbang 4,5% dan nyaman di US$ 1.722 di waktu yang sama. Altcoin lain tak kalah ganas, nilai Solana (SOL) dan Dogecoin (DOGE) melesat lebih dari 7% di waktu yang sama.

    Ilustrasi Bitcoin.
    Ilustrasi Bitcoin.

    Baca juga: Investor Kripto Tembus 15 Juta, Bappebti Perketat Pengawasan Exchange

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengatakan tidak hanya market kripto saja yang menampilkan performa apik. Saham pun mengalami kenaikan tertinggi beberapa hari terakhir. Ini dikarenakan market melihat pernyataan Ketua The Fed, Jerome Powell yang kemungkinan akan mengerem kenaikan suku bunga acuan selepas September mendatang.

    “Investor percaya bahwa The Fed akan memegang janjinya setelah melihat pertumbuhan ekonomi tahunan AS yang masih buruk -0,9% pada kuartal II 2022. Mereka yakin, The Fed tidak akan lagi mengerek bunganya dengan agresif demi mencegah ekonomi AS dari jurang resesi yang semakin dalam,” kata Afid.

    Afid melihat meski ekonomi AS tampaknya menuju resesi, tetapi sulit untuk memprediksi bagaimana kinerja market kripto dalam beberapa minggu ke depan. Menurutnya, kali ini terjadi anomali pergerakan market kripto. Biasanya market akan tertekan, ketika ada pengumuman penting seperti kenaikan suku bunga acuan The Fed dan kinerja buruk ekonomi AS.

    “Selera investor tampak meningkat setelah kabar buruk soal makroekonomi yang telah banyak diprediksi sebelumnya oleh para analis. Namun, kripto perlu menanti lebih lama lagi untuk mengalami bull run. Dengan kata lain, tunggulah kebijakan suku bunga rendah berikutnya, jikalau memang resesi terjadi atau ketika kelak inflasi di AS sesuai sasaran The Fed, yakni 2 persen,” ungkapnya.

    Ilustrasi market kripto Bitcoin.
    Ilustrasi market kripto Bitcoin.

    Baca juga: Berlaku 1 Bulan, Pemerintah Indonesia Kantongi Pajak Kripto Rp 48,19 M

    Analisis Gerak Bitcoin dan Ethereum

    Dari sisi analisis teknikal, investor sepertinya sedang rajin membawa harga Bitcoin menembus level US$ 24.000. Pasalnya, jika harga BTC menembus level tersebut, maka ada kemungkinan akan terus melaju setidaknya hingga titik US$ 25.254.

    Terlebih, sinyal-sinyal bullish juga terlihat di pasar derivatif Bitcoin. Data terakhir di pasar opsi BTC menunjukkan open interest investor di level US$ 25.000. Ini merupakan indikasi bahwa investor berharap harga BTC bisa menyentuh tingkatan tersebut atau bahkan lebih tinggi dalam waktu dekat.

    Sementara itu, angin segar sedang berhembus pada jaringan Ethereum. Pasca pengumuman peuncuran Shadow Fork pada Selasa (26/7) nilai ETH terlihat kinclong dan juga mendongkrak nilai Ethereum Classic (ETH) sebesar 21,82% dalam sehari terakhir.

    analisa teknikal
    Ilustrasi Ethereum dan Bitcoin

    Baca juga: Potensi Bisnis Kripto di Indonesia saat Bear Market

    Pergerakan harga ETH kembali naik ke titik resistensi dan mencoba untuk breakout. Target kenaikannya pada level US$ 1.739-US$ 1.916 dan berdasarkan grafik day-50 EMA pada harga US$ 1.461 masih menjadi support yang solid untuk ETH.

    Rencananya pembaruan di jaringan Goerli akan berlangsung pada 10 Agustus dan digadang akan menjadi uji coba terakhir Ethereum sebelum benar-benar meluncurkan The Merge di jaringan utamanya pada September mendatang. Hal ini akan menjadi pekan yang baik untuk Ethereum.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Investor Kripto Tembus 15 Juta, Bappebti Perketat Pengawasan Exchange

    Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan memperketat pengawasan perdagangan aset kripto atau exchange, serta terus mengedukasi dan meningkatkan literasi masyarakat. Hal ini dilakukan guna memberikan kepastian hukum agar masyarakat yang akan bertransaksi mendapatkan informasi yang jelas dan legal terkait aset kripto yang diperdagangkan dan calon pedagang fisik aset kripto (CPFAK) yang terdaftar di Bappebti.

    “Bappebti terus mengggencarkan edukasi tata cara bertransaksi aset kripto yang benar dan aman, mekanisme transaksi, peraturan-peraturan terkait, hingga risiko berinvestasi dan tata cara penyelesaian masalah. Terlebih saat ini, banyak beredar situs web maupun aplikasi yang menawarkan investasi kepada masyarakat, namun tidak dapat dipertanggungjawabkan”, terang Plt. Kepala Bappebti Didid Noordiatmoko pada hari ini, Rabu (27/7).

    Didid mengungkapkan, Bappebti terus melakukan pengawasan kepada CPFAK secara off site dan on site. Pengawasan off site dilakukan terhadap laporan rutin dan berkala yang disampaikan CPFAK melalui surat elektronik (email) atau sistem pelaporan elektronik yang terhubung ke Bappebti. Sementara itu, pengawasan on-site dilakukan secara langsung, baik rutin maupun sewaktu-waktu, berdasarkan perhitungan pemetaan risiko.

    Ilustrasi Bappebti.
    Ilustrasi Bappebti.

    Baca juga: Bank Sentral Hong Kong: Kripto Penting Buat Sistem Keuangan Masa Depan

    Jenis Aset Kripto yang Tidak Sesuai Dilarang

    Didid menambahkan, setiap CPFAK dan produk aset kripto yang diperdagangkan harus didaftarkan ke Bappebti. Setiap jenis aset kripto yang tidak sesuai dengan peraturan Bappebti, tidak dapat diperdagangkan di Indonesia.

    “Aset kripto baru yang akan diperdagangkan harus didaftarkan ke Bappebti. Pendaftaran dapat dilakukan melalui CPFAK yang sudah terdaftar. Selanjutnya, penilaian akan dilakukan berdasarkan peraturan yang telah ditetapkan. Penetapan aset kripto sendiri dilakukan melalui metode penilaian Analytical Hierarchy Process (AHP) yang memiliki beberapa kriteria penilaian,” tegas Didid.

    Bappebti telah mengeluarkan Peraturan Bappebti Nomor 8 Tahun 2021. Dalam regulasi itu disebutkan syarat aset kripto yang dapat diperdagangkan di pasar fisik aset kripto. Aset kripto yang dapat diperdagangkan di dalam negeri mengacu pada Peraturan Bappebti Nomor 7 Tahun 2020 tentang Penetapan Daftar Aset Kripto yang Dapat Diperdagangkan di Pasar Fisik Aset Kripto.

    Laporan pertumbuhan industri aset kripto di Indonesia. Dok. Bappebti
    Laporan pertumbuhan industri aset kripto di Indonesia. Dok. Bappebti

    Baca juga: Berlaku 1 Bulan, Pemerintah Indonesia Kantongi Pajak Kripto Rp 48,19 M

    Menurut Didid, Bappebti telah memberikan tanda daftar kepada 25 CPFAK dan menetapkan 229 jenis aset kripto yang dapat diperdagangkan di pasar fisik aset kripto. Dengan demikian, CPFAK hanya dapat memperdagangkan jenis aset kripto yang sudah ditetapkan oleh Kepala Bappebti.

    Jumlah Investor dan Transaksi Kripto Terus Tumbuh

    Kepala Biro Pembinaan dan Pengembangan PBK Tirta Karma Senjaya menambahkan, perdagangan fisik aset kripto merupakan salah satu komoditi yang sangat diminati masyarakat akhir-akhir ini. Bappebti mencatat, data transaksi aset kripto meningkat pesat.

    Hal itu terlihat dari nilai transaksi pada 2021 sebesar Rp 859,4 triliun atau naik 1.224 persen dibandingkan pada 2020 yang tercatat sebesar Rp 64,9 triliun. Selain itu, peningkatan terlihat dari transaksi Januari—Juni 2022 yang telah mencapai Rp 212 triliun. Hingga Juni 2022, pelanggan aset kripto di Indonesia tercatat memiliki 15,1 juta pelanggan.

    “Dengan tingginya minat masyarakat yang berinvestasi di bidang perdagangan fisik aset kripto, masyarakat diminta agar terlebih dahulu paham dengan benar produk dan mekanisme perdagangannya,” ujar Tirta.

    Ilustrasi market kripto di Indonesia.
    Ilustrasi market kripto di Indonesia.

    Baca juga: Survei: 87% Orang Tua di AS Investasi Kripto untuk Biaya Kuliah Anak

    Pertama, Tirta menyarankan, masyarakat harus menjadi pelanggan pada perusahaan yang memiliki tanda daftar dari Bappebti. Kedua, memastikan dana yang digunakan adalah dana lebih yang dihasilkan secara legal dan bukan dana yang digunakan kebutuhan sehari-hari.

    Selanjutnya, ketiga, menginvestasikan dana untuk jenis produk yang telah ditetapkan Bappebti. Keempat, mempelajari risiko yang mungkin timbul dan perkembangan harga komoditi yang terjadi karena harga yang fluktuatif. Keempat, pantang percaya janji-janji keuntungan tinggi atau tetap.

    “Sebelum memutuskan untuk berinvestasi, ketahui terlebih dahulu profil dan legalitas CPFAK dengan mengakses situs resmi Bappebti di tautan www.bappebti.go.id,” pungkas Tirta.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Berlaku 1 Bulan, Pemerintah Indonesia Kantongi Pajak Kripto Rp 48,19 M

    Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Keuangan berhasil mengantongi realisasi penerimaan pajak dari transaksi aset kripto mencapai Rp 48,19 miliar. Angka itu didapat pada realisasi penerimaan pajak kripto pada bulan Juni lalu atau satu bulan sejak mulai diberlakukan pada Mei 2022.

    Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, mengungkap penerimaan pajak tersebut berasal dari PPh 22 atas transaksi aset kripto melalui PPMSE dalam negeri dan penyetoran sendiri Rp 23,08 miliar. Kemudian, Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dalam negeri atas pemungutan oleh non bendaharawan Rp 25,11 miliar.

    “Kita mendapatkan Rp23,01 miliar untuk PPh Pasal 22 dan PPN dalam negerinya Rp25,11 miliar,” kata Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN pada Rabu (27/7).

    Untuk diketahui, pajak atas transaksi aset kripto sendiri mulai dipungut sejak 1 Mei 2022 seiring dengan ditetapkannya Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 68/2022. Pajak mulai dibayarkan serta dilaporkan oleh para exchanger pada Juni 2022.

    Siap! Transaksi Crypto di Indonesia Akan Dikenakan Pajak 0,1%
    Ilustrasi pajak aset kripto.

    Baca juga: Tokocrypto Setor Pajak Transaksi Kripto Pengguna Puluhan Miliar Rupiah

    Adapun, PPh yang dipungut atas transaksi aset kripto adalah PPh Pasal 22 yang bersifat final. Bila perdagangan aset kripto dilakukan melalui exchanger yang terdaftar Bappebti, PPh Pasal 22 final yang dikenakan adalah sebesar 0,1%. Serta, apabila penyerahan dilakukan melalui exchanger tidak terdaftar di Bappebti, tarif PPN naik 2 kali lipat menjadi sebesar 0,22 persen.

    Tokocrypto Telah Setor Pajak Transaksi Kripto Pengguna Miliaran Rupiah

    Tokocrypto pun telah menjalankan kewajiban sebagai badan/lembaga yang memungut pajak transaksi aset kripto. Selama penerapan PMK 68 yang sudah berjalan dua bulan selama periode Mei-Juni, Tokocrypto sudah menyetorkan pajak transaksi kripto para penggunanya sebesar Rp 37 miliar (US$ 2,5 juta) ke Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan.

    Jika berdasarkan data Kemenkeu, pada Mei 2022 realisasi penerimaan pajak dari transaksi aset kripto mencapai Rp 48,19 miliar, maka Tokocrypto berkontribusi hampir separuhnya atau 50%. Pada bulan Mei 2022, Tokocrypto menyetor pajak sebesar Rp 21 miliar. Sementara, pada Juni 2022 mencapai Rp 16 miliar.

    Ilustrasi pedagang aset kripto di Indonesia, Tokocrypto. Foto: Dimas Ardian/Bloomberg
    Ilustrasi pedagang aset kripto di Indonesia, Tokocrypto. Foto: Dimas Ardian/Bloomberg

    Baca juga: Tanya Jawab Lengkap Aturan Pajak Aset Kripto yang Wajib Dipahami

    CEO Tokocrypto, Pang Xue Kai, mengatakan Tokocrypto terus berkomitmen untuk menjalankan aturan pajak transaksi aset kripto sesuai dengan PMK 68. Adanya aturan pajak kripto bisa memberikan efek positif terhadap kepastian bagi investor dan pelaku industri kripto di Indonesia.

    “Kami sangat senang dapat memberikan kontribusi dalam penerimaan pajak kepada negara. Potensi penerimaan yang besar dari aset kripto bisa dioptimalkan untuk pembangunan merupakan sebuah upaya yang dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat,” kata Kai.

    Kai menjelaskan dengan pemberlakuan aturan pajak kripto atau PMK 68, ini menambah legitimasi industri aset kripto yang sedang berkembang. Di samping itu, setiap pemegang aset kripto di Indonesia akan mendapatkan kepastian perpajakan yang sangat jelas dengan tarif yang bersahabat.



    Sumber : news.tokocrypto.com