All posts by 21

The Fed Naikkan Suku Bunga, Bitcoin & Kripto Lainnya Meroket

Investor aset kripto tampak tersenyum riang pada Kamis (287) pagi ini, setelah lihat pergerakan market menguat ke zona hijau. Investor kripto kini terlihat percaya diri melakukan akumulasi, setelah sejak awal pekan lalu menahan diri dan wait and see.

Melansir data CoinMarketCap pukul 09.00 WIB, 10 aset kripto berkapitalisasi pasar terbesar kompak melaju ke zona hijau dalam 24 jam terakhir. Nilai Bitcoin (BTC), naik 7,60% ke US$ 22.748 dalam 24 jam terakhir. Sementara, Ethereum (ETH) meroket tajam 12,59% ke US$ 1.612 di waktu yang sama.

Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, menjelaskan pergerakan market kripto Kamis pagi ini memang cukup menggembirakan. Investor semakin bergairah masuk ke market setelah mendengar hasil rapat komite pasar terbuka federal (FOMC) bank sentral AS, The Fed Kamis (28/7) dini hari tadi. Dalam rapat tersebut, The Fed menepati janjinya untuk mengerek suku bunga acuan 75 basis poin.

“Di samping itu, ada hal yang tampaknya membuat investor tenang adalah sikap Ketua The Fed, Jerome Powell yang mengatakan kemungkinan besar kembali menaikan suku bunga pada September mendatang. Namun, setelah bulan selanjutnya, ada sinyal The Fed kemungkinan bakal memperlambat laju kenaikan suku bunga untuk mengevaluasi dampak kebijakan moneternya terhadap inflasi dan pertumbuhan ekonomi AS,” jelas Afid.

Ilustrasi Bank Sentral AS, The Fed. Foto: Shutterstock.
Ilustrasi Bank Sentral AS, The Fed. Foto: Shutterstock.

Baca juga: Elon Musk Jual Bitcoin, CEO Binance: Tidak Pengaruh ke Market

Aksi Investor Akumulasi Kripto

Tingginya aksi akumulasi di market kripto juga didorong oleh sentimen kinerja dari indeks pasar saham AS, setelah nilai saham perusahaan raksasa teknologi, seperti Microsoft dan Alphabet membukukan pertumbuhan tinggi. Investor kripto kerap menggunakan indeks saham AS, utamanya saham-saham teknologi, sebagai tolok ukur untuk melakukan akumulasi.

“Kini korelasi pergerakan harga aset kripto, utamanya Bitcoin dengan indeks saham AS sudah berada mendekati level paritas sempurna. Sementara, dengan kinerja indeks dolar AS dan kripto sangat berlawanan,” jelas Afid.

Kabar positif lainnya, datang dari jaringan Ethereum yang akhirnya merilis Shadow Fork menjelang pembaruan di jaringan uji cobanya bernama Goerli. Proyek ini membawa selangkah lebih dekat sebelum Ethereum benar-benar melakukan pembaruan jaringan utama The Merge pada September nanti.

Ilustrasi aset kripto, Bitcoin dan Ethereum.
Ilustrasi aset kripto, Bitcoin dan Ethereum. Foto: Jaap Arriens | NurPhoto | Getty Images.

Baca juga: Tokocrypto Market Signal 27 Juli 2022: Gerak Kripto Maju Teratur, Awas Tersungkur

Analisis Harga Bitcoin dan Ethereum

Kabar kesuksesan proyek Shadow Fork membuat harga Ethereum (ETH) dan Ethereum Classic (ETC) mampu mengalahkan kinerja Bitcoin dalam sehari terakhir. Kemungkinan harga ETH bisa terus menembus level resistensinya dengan target kenaikan pada harga US$ 1.697.

Sementara, investor makin percaya diri untuk akumulasi Bitcoin. Indeks Fear & Greed Index Bitcoin pagi ini naik dari 28 ke 32, walaupun masih di level “Fear”. Harga BTC kini ditargetkan naik hingga pada level resistensinya di US$ di dekat US$ 23.500. Resistensi utama berikutnya bisa menjadi US$ 24.000, di atasnya harga bisa memulai kenaikan baru.

Crypto Fear and Greed Index Bitcoin pada tanggal 28 Juli 2022 pukul 09.00 WIB.
Crypto Fear and Greed Index Bitcoin pada tanggal 28 Juli 2022 pukul 09.00 WIB.

Baca juga: Riset: Pajak Kripto di Indonesia Salah Satu yang Terendah di Dunia

Sementara, kenaikan harga kripto kemungkinan besar akan berlangsung beberapa hari ke depan. Meski begitu, secara umum market kripto masih sideways, belum bull run signifikan.

“Sejauh ini belum ada sentimen negatif yang bisa memberikan pukul terhadap market. Hal yang harus diwaspadai adalah nanti ada banyak trader yang akan mulai akumulasi keuntungan atau taking profit, sehingga aksi jual akan lebih banyak dan membuat harga kripto sedikit turun,” pungkas Afid.



Sumber : news.tokocrypto.com

Riset: Pajak Kripto di Indonesia Salah Satu yang Terendah di Dunia

Pajak transaksi aset kripto telah berlaku di Indonesia sejak tanggal 1 Mei 2022 lalu. Menariknya penerapan kebijakan tersebut dianggap oleh sebuah riset terbaru menjadi tarif pajak yang terendah di dunia.

Riset terbaru yang dilakukan Forex Suggest menyebut Indonesia masuk daftar negara yang memiliki tarif pajak kripto terendah di dunia. Meski begitu, Indonesia masih kalah di bandingkan tujuh negara lainnya yang membebaskan transaksi aset kripto dari pajak.

Negara-negara yang belum menerapkan pajak aset kripto dalam riset berjudul “Worldwide Crypto Readiness Report” adalah Hong Kong, Swiss, Panama, Portugal, Jerman, Malaysia dan Turki.

“Tujuh negara berbagi tempat teratas untuk pajak kripto terendah karena keuntungan yang diperoleh dari perdagangan aset kripto dibebaskan dari pajak capital gain untuk individu,” kata laporan tersebut.

Negara-negara yang kenakan pajak kripto terendah di dunia menurut laporan Forex Suggest. Foto: Forex Suggest.
Negara-negara yang kenakan pajak kripto terendah di dunia menurut laporan Forex Suggest. Foto: Forex Suggest.

Baca juga: Tokocrypto Market Signal 27 Juli 2022: Gerak Kripto Maju Teratur, Awas Tersungkur

Negara-negara Bebas Pajak Kripto

Hong Kong menganggap kripto sebagai komoditas digital, bukan mata uang, jadi capital gain tidak berlaku. Ini juga mirip dengan sikap Swiss tentang kripto yang menganggapnya sebagai aset kekayaan pribadi, yang tidak dikenakan pajak capital gain.

Sementara, Portugal dan Panama juga tidak menganggap aset kripto sebagai alat pembayaran yang sah oleh karena itu pajak capital gain tidak berlaku untuk keuntungan. Malaysia tidak menganggap kripto sebagai alat pembayaran yang sah atau aset modal, membiarkannya bebas pajak bagi investor retail, meskipun jika itu merupakan sumber pendapatan reguler, itu dikenakan pajak penghasilan.

Investor retail di Turki juga tidak perlu khawatir tentang pajak capital gain, karena pemerintah tidak memiliki peraturan untuk individu yang memegang kripto, meskipun bisnis yang berurusan dengan kripto harus membayar pajak perusahaan 20% atas keuntungan mereka.

Ilustrasi pajak aset kripto.
Ilustrasi pajak aset kripto. Foto: Shutterstock.

Baca juga: Potensi Pertumbuhan Adopsi Kripto di Asia Tenggara

Jerman mengambil pendekatan yang berbeda, dengan beberapa ketentuan untuk investor swasta. Pajak capital gain tidak berlaku jika aset kripto ditahan lebih dari satu tahun.

Indonesia Terapkan Tarif Pajak Terendah

Dalam laporan Forex Suggest, disebut Indonesia mengambil tempat kedua sebagai negara yang membebankan investor retail hanya 0,1% pajak capital gain atas keuntungan kripto mereka. Transaksi kripto juga dikenakan pajak pertambahan nilai di Indonesia berdasarkan undang-undang baru ini.

Kemudian tempat berikutnya adalah negara Amerika Selatan, Chili. Negara ini membebankan biaya kepada investor swasta minimal 4% untuk investasi kripto mereka. Tidak seperti banyak negara lain, Chili tidak memiliki klasifikasi terpisah untuk capital gain, jadi setiap keuntungan yang diperoleh dianggap sebagai pendapatan dan dikenakan pajak yang sesuai.



Sumber : news.tokocrypto.com

5 Game NFT Gratis yang Dapat Memberi Keuntungan

Game NFT adalah salah satu alternatif yang seru untuk mendapatkan keuntungan. Dengan modal bermain game saja, Anda punya kesempatan untuk mengumpulkan kripto sebanyak mungkin. Saat ini, banyak game NFT gratis yang dapat Anda mainkan untuk menghasilkan keuntungan. Apa saja? Simak kelanjutannya berikut ini!

Apa itu Game NFT ?

Game NFT adalah game digital yang menggunakan mekanisme, peraturan, dan interaksi antar pemainnya berdasarkan NFT. NFT sendiri adalah akronim untuk Non-Fungible Token, yaitu sertifikat keaslian yang unik pada blockchain sebagai bukti kepemilikan barang yang dapat dibeli dengan mata uang kripto. 

Bagaimana cara kerja game nft?

Cara kerja game NFT yaitu dengan mengombinasikan video game dengan teknologi blockchain, sehingga pemainnya bisa melakukan jual beli aset digital atau NFT mereka. Para pemain game NFT juga bisa memperoleh NFT lewat game-game tertentu yang biasa disebut Play-to-Earn atau bermain untuk dapatkan keuntungan. 

Singkatnya, game NFT memungkinkan para pemainnya untuk mendapatkan item yang diperoleh dari reward game sebagai aset NFT yang berharga.

Apa Itu Play to Earn Game?

Game NFT berbasis Play-to-Earn ini mampu menghasilkan keuntungan dalam bentuk koin kripto atau altcoin yang selaras dengan uang Rupiah. Para pemain harus mengumpulkan sejumlah item unik dalam game agar bisa diuangkan. 

Caranya adalah dengan menjual item tersebut ke bursa, pasar, atau rumah lelang yang sesuai dengan fanbase tertentu. Kisaran harga yang dispekulasikan akan tergantung dengan fluktuasi nilai item atau utilitas sebuah item dalam permainan NFT. 

Sebelum mulai bermain, Anda harus melakukan pendaftaran dan pembuatan akun terlebih dahulu. Jangan lupa juga untuk menghubungkan dompet kripto Anda. Biasanya, dompet kripto yang sering digunakan adalah MetaMask.

Baca juga: 7 Virtual Games NFT Menarik yang Akan Populer di 2022

5 Rekomendasi Game NFT Gratis

ilustrasi art nft

Setelah mengenal apa itu game NFT, pasti Anda mulai tertarik untuk mencobanya, bukan? Anda bisa mulai mengumpulkan keuntungan dengan memanfaatkan beberapa game Play-to-Earn NFT yang beragam jenisnya. Apalagi, sekarang juga banyak game NFT yang gratis yang sangat populer dan menguntungkan. Berikut ini adalah beberapa rekomendasinya.

1. AlterVerse

game nft alterverse

Source: AlterVerse Facebook Page

Suka dengan permainan bertema fantasi? Anda harus mencoba memainkan Alterverse karena game ini memadukan shooter dengan Sci-Fi. Game ini akan mengajak Anda menjelajahi luar angkasa untuk menyelesaikan misi menyelamatkan pesawat luar angkasa. 

Jika berhasil menyelesaikan quest, Anda akan mendapat reward berupa token dan NFT. Dengan NFT yang tertinggi, Anda akan bisa mengalahkan musuh terkuat, termasuk pemain-pemain lain di mode Deathmatch, untuk dapatkan semua reward-nya.

2. Eizper Chain

game nft gratis eizer chain

Source: Eizper Chain Facebook Page

Eizper Chain adalah game NFT gratis tipe ARPG (Action Role Playing Game) yang bisa dimainkan tanpa harus punya modal. Game berbasis teknologi blockchain ini menawarkan banyak misi dengan reward yang menarik. 

Anda bisa kumpulkan banyak karakter yang punya kemampuan khusus masing-masing, seperti menggunakan senjata, armor, dan eizper crystal skill. Selain menyelesaikan misi, game ini juga memungkinkan pemainnya untuk menjelajahi dunia yang bebas dan melakukan beragam aktivitas seru.

3. MIR4

game nft mira4

Source: MIR4 Facebook Page

Berikutnya, ada game MIR4 yang merupakan MMORPG open world dengan latar budaya Korea klasik dalam dunia fantasi. Game ini penuh dengan elemen-elemen laga antar klan yang menyebabkan perpecahan besar. MIR4 punya fitur penerjemah sehingga Anda bisa berkomunikasi dengan pemain-pemain lainnya. Kumpulkan koin kripto dan koin utilitas yang disebut DRACO agar bisa ditukarkan dengan darksteel (DS).

4. Thetan Arena

game nft thetan arena

Source: Thetan Arena Facebook Page

Game NFT selanjutnya adalah Thetan Arena, yaitu game MOBA berbasis blockchain yang menuntut Anda untuk bertarung dengan kelompok lain. Game ini akan memberi Anda tiga hero secara gratis untuk bertarung melewati 11 level permainan agar bisa menang. Setiap levelnya hanya bisa dibuka dengan piala khusus yang diperoleh setelah menyelesaikan quest

5. Tiny Colony

Source: Tiny Colony Linkedin Page

Game Tiny Colony punya konsep permainan yang cukup unik. Di sini, Anda akan bermain dalam sebuah koloni semut. Anda harus bisa membangun sebuah koloni semut yang canggih dan maju demi mendapatkan keuntungan yang melimpah. Anda juga dituntut untuk mempertahankan koloni Anda dari kekuatan gelap yang berkeliaran di bawah tanah. 

Baca juga: Mirip Animal Crossing, Begini Cara Main Game Alice Crypto

Keuntungan Bermain Game NFT Gratis

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, NFT adalah sertifikat kepemilikan asli yang tidak bisa direplikasi. 

Jika Anda membeli in-game item NFT, maka item tersebut akan selamanya menjadi hak milik Anda. Anda pun bisa mengoleksinya atau menjualnya kepada gamers lain. 

NFT sangat terjamin keaslian dan kelangkaannya. Oleh sebab itu, uang yang dihasilkan dari transaksi NFT bisa cukup besar jika Anda pun kreatif dalam berbisnis.

Apalagi jika game yang Anda mainkan adalah game NFT gratis, maka Anda tidak perlu mengeluarkan modal sepeser pun. Anda hanya perlu bermain dengan tekun dan kreatif agar kripto terkumpul sehingga bisa hasilkan cuan. 

Anda juga bisa melakukan jual-beli aset NFT Anda di TokoMall untuk maksimalkan pendapatan. TokoMall adalah pelopor marketplace NFT di Indonesia. Anda dapat membeli atau menjual berbagai aset kreatif dan koleksi digital di sini! Jangan lupa juga bergabung ke komunitas Tokomall di Discord dan Telegram Tokomall sekarang juga!



Sumber : news.tokocrypto.com

Apa itu League of Kingdoms? Simak Pengertian dan Cara Mainnya Disini

Beberapa waktu belakangan, semakin banyak game NFT yang muncul ke permukaan. Tak main-main, beberapa game tersebut muncul dalam berbagai genre, seperti MMO Strategy yang dimiliki oleh game NFT League of Kingdoms. Game satu ini ternyata punya popularitas yang tinggi, lho! Penasaran apa yang membuat game ini banyak dimainkan? Simak selengkapnya!

Apa Itu League of Kingdoms?

https://www.youtube.com/watch?v=a1CWQgom4P8

League of Kingdoms adalah game NFT dengan MMO Strategy yang menyatukan para pemain untuk memperebutkan kekuasaan satu sama lain. Dalam game ini, pemain bisa membangun kerajaannya sendiri, merancang struktur, hingga memanfaatkan sumber dayanya. Tak hanya membangun kerajaan, game ini juga memungkinkan pemain untuk bergabung dalam League of Kingdoms Arena yang dipakai untuk menentukan nasib permainan berdasarkan hasil voting dengan token NFT LOKA.

Game ini dijalankan di Ethereum dan Polygon. Oleh karenanya, game ini berhasil memperoleh banyak pemain. Selain menguntungkan, game ini juga bisa jadi sarana rekreasi karena dilengkapi dengan berbagai fitur mengasyikkan. Jika Anda berpikir bahwa game ini hanya sekadar membangun kerajaan, anggapan Anda terhadap game yang baru diluncurkan pada Juli 2020 ini kurang tepat. Meski baru dua tahun dirilis, game ini telah berhasil dimainkan oleh lebih dari 400.000 pengguna.

Sebagai salah satu game berbasis blockchain, League of Kingdoms juga berjalan dengan penggunaan token NFT. Token ini nantinya berfungsi untuk memperluas lahan, kerajaan, bahkan membangun pasukan dari sumber daya yang ada. Semua lahan dan bangunan yang ada dalam game ini dapat dimiliki berkat transaksi dengan token NFT League of Kingdoms (LOKA).

Baca juga: Ketahui Serba-Serbi CryptoKitties, Salah Satu Pionir Game NFT

Untuk menghasilkan aset kripto di game League of Kingdoms, Anda harus melawan kerajaan musuh, memperluas lahan, dan menyelesaikan misi yang ada. Semakin luas lahan dan kuatnya kerajaan yang Anda miliki, maka semakin Anda bisa berjaya dalam permainan yang dijalankan dalam sistem blockchain ini.

Serba-serbi token LOKA

loading screen

Source: https://cointelegraph.com/press-releases/league-of-kingdoms-launches-loka-token-following-huge-user-base-growth

Dirilis pertama kali pada 2020, League of Kingdoms berhasil meluncurkan token pertamanya, yakni LOKA, pada Januari 2022 lalu. Perilisan token ini diputuskan setelah melihat pertumbuhan pemain sejak awal peluncuran game. Hingga saat ini, lebih dari 400.000 ribu a yang tersebar di 210 negara telah memainkan game ini. Beragam aktivitas yang bisa dilakukan oleh para pemainnya yang membuat game ini berhasil menjadi salah satu game berbasis blockchain yang paling banyak dimainkan.

Sampai artikel ini ditulis, token LOKA mencatat harga per kepingnya senilai 1.28 USD, lho, dengan volume perdagangan dalam 24 jam terakhir sebanyak 101.293.447 USD, melansir CoinMarketCap. Fantastis, bukan? Hingga saat ini, sudah beredar lebih dari 25 juta token LOKA di pasaran dari maksimal supply sebesar 500 juta keping.

Perdagangan Tanah Hingga Sumber Daya Dalam League of Kingdoms

Sebelum mengetahui apa saja yang bisa diperdagangkan, ini adalah hal-hal yang bisa kita lakukan dalam game, yaitu:

  1. Para pemain League of Kingdoms bisa membangun kerajaan
  2. Membentuk dan meningkatkan kemampuan pasukan 
  3. Melakukan aktivitas bertani dan berburu untuk mengumpulkan amunisi yang dapat memperkuat sistem pertahanan kerajaan Anda.

Lalu, apa saja yang bisa diperdagangkan dalam game NFT ini? 

Ada dua konsep dalam permainan ini. 

Pertama, Anda bisa menghasilkan aset kripto (token NFT) dengan cara sebagai berikut:

  1. Mencetak sumber daya atau pasukan terbaik.
  2. Membeli sumber daya atau tentara terbaik dengan cara membakar token NFT yang sudah Anda miliki sebelumnya. 

Apakah perdagangannya hanya seputar sumber daya? Tentu tidak.

Selanjutnya alias yang kedua, Anda bisa juga memperluas kerajaan Anda dengan cara::

  1. Memperluas aset tanah yang Anda miliki dengan penerapan konsep perdagangan serupa seperti yang telah dijelaskan di atas. 
  2. Setelah membeli lahan, Anda bisa membangun kerajaan
  3. Memperkuat apa yang sudah Anda miliki dengan memperoleh sumber daya terbaik yang bisa terus dikembangkan lewat pelatihan.

Cara Bermain Game League of Kingdoms

gameplay league of kingdoms

Source: https://www.esports.net/crypto/games/league-of-kingdoms/

Sebenarnya, cara bermain game League of Kingdoms cukup mudah. Pemain hanya perlu menerapkan konsep investasi dalam kehidupan sehari-hari ke dunia game metaverse ini. Misalnya, pemain bisa menjadi pemilik tanah atau lahan. Jika dalam kehidupan Anda membeli tanah tersebut dengan uang Rupiah, di sini Anda menggunakan aset kripto berupa token NFT.

Token NFT yang digunakan dalam game ini juga beragam, tak melulu LOKA saja. Anda bisa menggunakan dua pilihan token lainnya, yakni Land dan Drago. Setiap lahan yang Anda miliki akan memberikan keuntungan bagi para pemain. Selaku pemilik tanah, Anda akan memperoleh keuntungan sebesar 5 persen dari sumber daya yang bekerja di tanah Anda.

Jangan khawatir, selayaknya game NFT pada umumnya, League of Kingdoms dapat dimainkan dengan gratis.

Jadi, Anda bisa langsung mengunduh game ini, registrasi, dan bermain. Namun, beberapa hal dalam game atau yang biasa disebut dengan ‘in-game asset’ memang tidak bisa diperoleh secara cuma-cuma.

Akan tetapi para pemain harus memiliki lahan yang disebut dengan LAND. LAND ini adalah in-game asset yang berupa NFT, sehingga di setiap kepingnya sudah terpatenkan kode unik dan jika Anda memiliki LAND, maka Anda merupakan pemilik seutuhnya. Setiap LAND yang dimiliki bisa mengalami peningkatan level dengan perolehan reward yang berbeda pula.

harga tanah di league of kingdoms

Source: OpenSea

Berapa Harga LAND League of Kingdoms?

Melansir OpenSea, marketplace NFT di mana LAND dari League of Kingdoms dijual, harga LAND sangatlah beragam. Ada yang kurang dari 1 ETH, hingga yang 44 ETH atau sekitar 89 ribu USD, lho! Tentunya, setiap LAND memiliki ciri khasnya masing-masing yang membuatnya memiliki harga yang variatif.

Nah, setelah membaca penjelasan terkait apa itu League of Kingdoms dan bagaimana cara bermainnya, apakah Anda tertarik untuk mulai memainkan game berbasis blockchain ini? Tak hanya bisa menghibur suasana hati yang sedang suntuk, game ini juga bisa membantu Anda memperoleh cuan dari token-token NFT yang Anda kumpulkan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Elon Musk Jual Bitcoin, CEO Binance: Tidak Pengaruh ke Market

CEO Binance, Changpeng Zhao, berpikir siapa pun yang menjual atau membeli Bitcoin secara fundamental tak dapat memengaruhi market atau nilai aset itu sendiri. Ungkapan itu dilontarkan CZ menanggapi Elon Musk yang menjual Bitcoin melalui perusahaannya, Tesla.

Sentimen market kripto pekan lalu diliputi kecemasan soal rentetan kabar buruk, salah satu dari Tesla yang mengaku telah menjual Bitcoin senilai US$ 963 juta pada kuartal kedua lalu demi meningkatkan posisi kas perusahaan.

Perusahaan tidak mengungkapkan harga jual Bitcoin, tetapi perhitungan kasar menunjukkan harga rata-rata sekitar US$ 29.000 per BTC. Ini dapat membantu Tesla menghindari biaya penurunan nilai yang jauh lebih besar. Bitcoin mengakhiri kuartal kedua dengan harga sekitar US$ 18.700.

Ilustrasi Tesla jual Bitcoin.
Ilustrasi Tesla jual Bitcoin.

Baca juga: Reli Harga Bitcoin Terhenti Pasca Laporan Tesla Jual BTC

Elon Musk Jual Bitcoin, CZ Santai

Kekhawatiran pasar timbul saat melihat pergerakan perusahaan Elon Musk tersebut. Namun, CEO Binance, CZ tetap menanggapinya dengan santai.

Dilansir CryptoPotato, CZ mengatakan keputusan Elon Musk, apakah menjual atau membeli aset, “tidak berarti banyak” karena langkahnya tidak akan mengubah fundamental BTC.

CZ –yang pernah mengajukan US$ 500 juta untuk mendukung ambisi Elon Musk untuk mengakuisisi Twitter– menambahkan bahwa tidak ada yang tahu persis mengapa Musk menjual sejumlah besar Bitcoin, menggembar-gemborkan bahwa orang terkaya di dunia mungkin membutuhkan uang tunai untuk membeli Twitter di Q2.

CZ Tak Berniat Jual Bitcoin

Ketika ditanya apakah dia telah menjual Bitcoin-nya di tengah pasar bearish, CZ mengatakan dia telah menyimpan hampir semua yang dia beli di awal dan hanya menghabiskan kurang dari satu persentase dari akumulasi yang disimpan.

Awal bulan lalu, CZ mengklaim bahwa dia tidak memiliki fiat, dan yang dia miliki hanyalah kripto, dengan demikian, itu adalah satu-satunya aset yang dia gunakan dalam hidup.

“Bagi saya, saya tidak punya dolar AS. Semua yang saya miliki ada di kripto. Jadi ketika saya perlu mengeluarkan uang, saya perlu menghabiskan beberapa bagian darinya di suatu tempat. Bagi saya, semua dalam kripto. Saya tidak perlu berpikir untuk menjual kripto. kripto adalah uang saya.”

CEO Binance, Changpeng Zhao

Ilustrasi Binance
Ilustrasi Binance. Foto: SOPA IMAGES/LIGHTROCKET VIA GETTY IMAGES.

Baca juga: Market Awal Pekan: Gerak Kripto Mulai Kendor, Apa Sebabnya?

Binance Tidak Masuk Bisnis Pinjaman Kripto

Berbicara tentang keruntuhan ekosistem kripto, CZ mengklarifikasi dalam wawancara sebelumnya dengan CNBC, bahwa Binance memiliki “paparan yang sangat minimal” terhadap perusahaan pemberi pinjaman yang runtuh seperti Celsius dan Voyager. Binance tidak bertindak sebagai kreditur atau debitur mereka, tambahnya.

CZ mengungkap Binance telah memperhatikan risiko yang tertanam di perusahaan-perusahaan ini beberapa waktu lalu, yang menjelaskan mengapa perusahaan sebisa mungkin menghindari bisnisnya.

“Saya pikir karena kami bodoh. Kami suka melakukan hal-hal dengan cara yang sederhana… Kami adalah pertukaran dan itulah mengapa kami tidak berada dalam bisnis pinjaman,” katanya.

CZ bercanda bahwa dia tidak cukup pintar untuk masuk ke bisnis yang terkait langsung dengan perusahaan pemberi pinjaman yang bangkrut seperti Celsius dan Voyager.



Sumber : news.tokocrypto.com

Kenal Kripto Perl.eco (PERL) dan UniLend (UFT)

Aset kripto Perl.eco (PERL) dan UniLend (UFT) memiliki project yang unik. Misalnya saja, Perl.eco dibuat dengan desain menjadi project kripto yang bisa tokenisasi jejak karbon dan aset bioekologis dunia nyata ke blockchain.

Sementara, UniLend membuat protokol DeFi yang bisa menggabungkan layanan perdagangan spot dan fungsi pinjam-meminjam dalam platform yang sama. Platform ini menjembatani kesenjangan aspek desentralisasi yang memungkinkan token ERC20 digunakan sebagai jaminan untuk pinjam-meminjam.

So, penasaran dengan keunggulan dan keunikan project Perl.eco (PERL) dan UniLend (UFT)? Simak selengkapnya artikel di bawah ini.

Perl.eco (PERL)

Apa Itu Perl.eco (PERL)?

PERL.eco merupakan proyek terbaru Perlin yang memiliki nama lengkap Planetary Ecosystem Registration Ledger. PERL.eco fokus pada tokenisasi dan mencapai adopsi yang lebih luas dari aset terkait ekologi, termasuk kredit karbon, genom keanekaragaman, NFT dan banyak lagi.

Kredit karbon adalah sertifikat digital yang mewakili hak untuk mengeluarkan satu ton karbon dioksida atau jumlah yang setara dengan gas rumah kaca (tCO2e). Tujuan penerbitan dan perdagangan kredit karbon adalah untuk memungkinkan mekanisme pasar untuk mendorong proses industri dan komersial ke arah pendekatan emisi rendah.

Ilustrasi aset kripto Perl.eco (PERL).
Ilustrasi aset kripto Perl.eco (PERL).

Baca juga: Apa Itu Kripto Vite (VITE) dan New BitShares (NBS)?

PERL adalah token tata kelola untuk PERL.eco. Dengan berpartisipasi dalam tata keola, pengguna dapat memperoleh imbalan berupa airdrop kredit karbon yang mereka gunakan untuk mengimbangi emisi.

PERL akan beroperasi sebagai token tata kelola DAO yang memainkan peran penting dalam menentukan sistem insentif, membangun basis pemangku kepentingan yang luas dan memfasilitasi aliran nilai ekonomi dalam jaringan. Pemegang PERL dapat memberikan suara pada model dan distribusi biaya serta keputusan penting lainnya.

Apa yang Membuat Perl.eco (PERL) Unik?

PERL.eco berfokus pada tokenisasi dan mencapai adopsi yang lebih luas dari aset terkait ekologi seperti aset karbon tokenized, keanekaragaman hayati genom dan banyak lagi.

PERL memungkinkan pemegang token untuk memainkan peran penting dalam menentukan sistem insentif, membangun basis pemangku kepentingan yang luas, dan memfasilitasi aliran nilai ekonomi dalam jaringan. Pemegang PERL dapat memberikan suara pada model dan distribusi biaya ini, serta keputusan penting lainnya.

Ilustrasi aset kripto Perl.eco (PERL).
Ilustrasi aset kripto Perl.eco (PERL).

Baca juga: Kenalan Kripto AirSwap (AST) dan Adventure Gold (AGLD)

PERL.eco berfokus pada bidang-bidang utama ini:

  • Carbon We memberikan kredit karbon dan pengguna mungkin dapat mengimbangi emisi mereka dan berpartisipasi dalam pertumbuhan karbon di masa depan.
  • Biodiversity We yang sedang mencari cara untuk menciptakan pasar yang menghubungkan penawaran dan permintaan nilai keanekaragaman hayati. Hal ini akan mendorong konservasi keanekaragaman hayati, sesuatu yang sangat dibutuhkan seiring dengan memburuknya perubahan iklim.
  • NFT We bekerja sama dengan badan amal satwa liar, laut, dan lingkungan yang diakui secara global untuk mengembangkan NFT guna mendanai konservasi spesies dan habitat yang terancam punah.
  • DeFi We akan mengizinkan pemegang token PERL untuk menghasilkan pertanian untuk selamanya dan mendapatkan insentif gratis.
  • Blockchain infrastructure We berencana untuk memiliki blockchain proof-of-stake kami sendiri.
  • Education and evolution We percaya pada pemberdayaan masyarakat untuk bergabung dengan kami dalam melindungi planet ini.

Peringkat PERL di situs CoinMarketCap pada Rabu (27/7) jam 08.00 WIB adalah #715, dengan kapitalisasi pasar langsung sebesar US$ 11.835.381. Ini memiliki pasokan yang beredar dari 490.938.908 koin PERL dan maksimal pasokan tidak tersedia.

UniLend (UFT)

Apa Itu UniLend (UFT)?

UniLend adalah protokol DeFi dengan konsep permission-less yang menggabungkan layanan perdagangan spot dan fungsi pinjam-meminjam dalam platform yang sama. Sementara protokol DeFi lainnya hanya mendukung kurang dari 30 aset, siapa pun dapat mendaftarkan aset ERC20 apa pun di UniLend untuk perdagangan dan peminjaman/peminjaman yang terdesentralisasi.

Misi UniLend adalah membuka ruang DeFi hingga US$ 29 miliar token ERC20 yang saat ini dikeluarkan dari DeFi, oleh karena itu moto mereka “unlocking the true potential of decentralised finance“.

Ilustrasi aset kripto UniLend (UFT).
Ilustrasi aset kripto UniLend (UFT).

Baca juga: Kenal Kripto Fio Protocol (FIO) dan RSK Infrastructure Framework (RIF)

Solusi DeFi yang ada telah meninggalkan sebagian besar aset digital di luar ekosistem DeFi. Ada lebih dari 6000 token yang terdaftar di CoinMarketCap. Namun, protokol DeFi lainnya mendukung kurang dari 30 aset.

Beberapa protokol menawarkan pinjam-meminjam dengan seperangkat token terbatas sementara yang lain menawarkan kebebasan untuk memperdagangkan aset ERC20 apa pun, tetapi mengabaikan aspek pinjam-meminjam.

UniLend menjembatani kesenjangan itu dengan menggabungkan aspek desentralisasi yang memungkinkan ERC20 digunakan sebagai jaminan untuk pinjam-meminjam sambil memberikan fleksibilitas bagi pengguna untuk juga memperdagangkan aset mereka dalam platform. Pada akhirnya, UniLend bertujuan untuk membuka potensi penuh aset digital bagi pemiliknya.

Apa yang Membuat UniLend (UFT) Unik?

Token UFT digunakan untuk memfasilitasi tata kelola protokol UniLend. Sejumlah faktor yang berkaitan dengan berfungsinya protokol, akan diputuskan oleh pemegang UFT melalui proposal yang membutuhkan konsensus mayoritas untuk dilaksanakan.

Penyedia likuiditas adalah komponen kunci dalam memastikan keberlanjutan protokol keuangan terdesentralisasi dengan memfasilitasi likuiditas dalam protokol. Oleh karena itu, mereka akan diberi token UFT melalui penambangan likuiditas, di samping persentase biaya perdagangan dan pinjaman.

Ilustrasi aset kripto UniLend (UFT).
Ilustrasi aset kripto UniLend (UFT).

Baca juga: Kenal Kripto Aion (AION) dan OG Fan Token (OG)

Pengguna platform yang menggunakan UniLend untuk meminjamkan, meminjam atau berdagang akan diberi kekuatan tata kelola dalam bentuk token UFT untuk mendorong tidak hanya penggunaan layanan platform, tetapi juga untuk memfasilitasi tata kelola terdistribusi.

Peringkat UFT di situs CoinMarketCap pada Rabu (27/7) jam 08.00 WIB adalah #877, dengan kapitalisasi pasar langsung sebesar US$ 6.132.470. Ini memiliki pasokan yang beredar dari 31.052.564 koin UFT dan maksimal pasokan 100.000.000 koin UFT.

Perl.eco (PERL) dan UniLend (UFT) Listing di Tokocrypto

Tokocrypto terus menghadirkan beberapa aset kripto baru untuk memberikan pelayanan trading yang lebih luas lagi, seperti Perl.eco (PERL) dan UniLend (UFT).

Trading PERL/USDT, PERL/BTC, UFT/BTC dan UFT/ETH dapat dilakukan mulai tanggal 26 Juli 2022 pukul 16.00 WIB. Kini, pengguna dapat melakukan deposit/setoran PERL dan UFT di Tokocrypto sebagai persiapan trading.

DISCLAIMERBukan saran atau ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset kripto masih berisiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.



Sumber : news.tokocrypto.com

Potensi Pertumbuhan Adopsi Kripto di Asia Tenggara

Sejak tahun 2020, pasar kripto telah mengalami pertumbuhan signifikan dengan Bitcoin yang naik hingga lebih dari 1.000% dari Maret 2020 hingga November 2021. 

Menurut laporan dari Crypto.com, adopsi kripto di seluruh dunia meningkat sekitar 178% di tahun 2021 mencapai 300 Juta pengguna dan investor kripto. 

Sebagian besar pertumbuhan ini terlihat di Asia Tenggara dimana adopsi kripto meningkat sebesar 3,5% di 2021 menurut laporan dari perusahaan modal ventura bernama Star Capital.

Potensi Pertumbuhan Kripto di Asia Tenggara

Menurut laporan tersebut, lebih dari 600 perusahaan berbasis kripto dan blockchain memilih Asia Tenggara sebagai kantor pusatnya. 

Perusahaan-perusahaan ini berhasil mendapatkan lebih dari US$ 1 Miliar dalam pendanaan hanya di 2021 dan diprediksi melebihi US$ 1,45 Miliar di 2022. 

Pertumbuhan ini juga didukung oleh populasi Asia Tenggara yang terus bertumbuh pesat dimana 68,6% populasinya adalah pengguna internet secara aktif. 

Selain itu beberapa masyarakat menengah ke bawah Asia Tenggara juga memiliki akses terbatas untuk menggunakan jasa perbankan. 

Menurut laporan dari Bain & Company, sekitar 70% populasi Asia Tenggara masih berada di kondisi kesulitan untuk mendapatkan jasa perbankan dengan 27% hidup tanpa memiliki rekening bank. 

Potensi Pertumbuhan Adopsi Crypto di Asia Tenggara 
Data Populasi Asia Tenggara Kesulitan Jasa Perbankan dan Memilih Jasa Alternatif Perbankan

Baca juga: Tokocrypto Setor Pajak Transaksi Kripto Pengguna Puluhan Miliar Rupiah

Kurangnya akses ini dapat membuka jalan untuk adopsi kripto terutama jasa di sektor Decentralized Finance atau DeFi yang merupakan alternatif lain dari sistem perbankan. 

Kedua alasan ini dapat membawa potensi signifikan untuk adopsi kripto di Asia Tenggara dan hal tersebut telah terbukti bersama peningkatan adopsi sebesar 3,56% di 2021. 

Singapura adalah pemimpin dari adopsi ini dengan 10% populasinya yang memiliki kripto, lebih tinggi dibandingkan Amerika Serikat yang berada di 8,3%. 

Adopsi DeFi dipimpin oleh Vietnam dan Thailand yang memiliki adopsi terbesar kedua dan ketiga setelah Amerika di 2021 menurut data dari Chainalysis.

Indonesia juga terlihat memiliki potensi tinggi akibat ekosistem perusahaan berbasis kripto yang terlihat terus menarik perhatian dunia dari sisi tenaga kerja dan potensi keuntungannya. 

Salah satu contohnya adalah PINTU yang merupakan salah satu platform investasi kripto terbesar di Indonesia yang menarik perhatian global sehingga berhasil mendapatkan pendanaan sebesar  US$ 113 Juta dari beberapa investor ternama. 

Pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia juga membawa potensi signifikan untuk adopsi kripto. 

Diperkirakan bahwa valuasi ekonomi digital Indonesia telah mencapai US$ 40 Miliar di 2019, naik empat kali lipat sejak 2015. Angka ini telah mencapai US$ 70 Miliar di 2021 dan saat ini merupakan perekonomian digital terbesar di Asia Tenggara. 

Ilustrasi market kripto di Indonesia.
Ilustrasi market kripto di Indonesia.

Baca juga: Potensi Bisnis Kripto di Indonesia saat Bear Market

Potensi Pertumbuhan Kripto di Indonesia

World Bank juga memberikan data perkiraan bahwa akan terjadi peningkatan sebesar 5,1% di 2022 dari 2021 karena transisi ke ekonomi digital.

Menurut laporan tersebut, saat ini semakin banyak masyarakat Indonesia yang merasa lebih nyaman dalam menggunakan uang digital mulai dari dompet digital hingga kripto. 

Kenyamanan ini datang dari sulitnya mendapat akses perbankan bagi beberapa golongan masyarakat, dimana 51% dari populasi Indonesia masih tidak memiliki akses ke jasa perbankan dan 26% memiliki rekening bank tapi lebih sering menggunakan jasa keuangan di luar perbankan. 

Dilaporkan juga bahwa 9 dari 10 pengguna internet di Indonesia lebih memilih menggunakan e-wallet atau dompet digital untuk belanja dan transaksi. 

Kondisi ini menunjukkan data di mana total transaksi Rupiah melalui dompet digital telah naik signifikan terutama di 2022 mencapai sekitar US$ 30,8 Miliar dan diprediksi naik hingga US$ 70,1 Miliar di 2025. 

Besarnya penggunaan dompet digital ini juga mempermudah transisi ke adopsi kripto.

Coinvestasi melaporkan bahwa pertumbuhan adopsi kripto di Indonesia telah naik signifikan dari 2020 hingga 2021 yaitu lebih dari 100%. 

Pada 2020, investor kripto hanya berada di angka 4 Juta investor, namun di 2021, angka tersebut telah naik menjadi 11,4 Juta investor. 

Potensi Pertumbuhan Adopsi Crypto di Asia Tenggara 
Data Investor Kripto Indonesia Januari 2020 – Mei 2022

Baca juga: Wamendag: Indonesia Berpotensi Jadi Pasar Kripto yang Menjanjikan

Laporan tersebut juga memperlihatkan bahwa pertumbuhan transaksi kripto telah meningkat dengan rata-rata 16,2% per bulan di 2021 dengan rata-rata transaksi harian mencapai US$ 156,9 Juta. 

Hingga Mei 2022, angka ini terus meningkat bahkan telah mencapai sekitar 14,1 Juta investor menurut data yang diambil dari Bappebti. 

Pertumbuhan ini tidak hanya ditunjukkan oleh investor ritel namun juga institusional yang mulai investasi pada proyek terkait kripto dan blockchain di Indonesia. 

Contohnya adalah Sinar Mas, salah satu perusahaan konglomerat terbesar di Indonesia yang membuka platform perdagangan kripto baru bernama Nanovest dan kripto baru bernama NanoByte (NBT). 

BRI Ventures, perusahaan modal ventura di bawah bank milik negara Indonesia juga meluncurkan kerja sama dengan Tokocrypto, salah satu platform kripto terbesar di Indonesia, untuk mendukung pertumbuhan adopsi kripto di Indonesia. 

Regulator juga terlihat terus mendukung dengan adanya regulasi baru terkait pajak dan keamanan perdagangan kripto di Indonesia.  

Untuk saat ini regulator juga telah mempermudah transaksi kripto dengan melegalkan lebih banyak platform investasi kripto di Indonesia. 

Saat ini terdapat 25 platform perdagangan kripto legal yang bisa digunakan untuk melakukan transaksi kripto. 

Diprediksi bahwa pertumbuhan ekonomi digital Indonesia akan mencapai valuasi sebesar US$ 146 Miliar di 2025, dan kemungkinan besar kripto akan menjadi bagian besar dari pertumbuhan ini. 

Artikel ini telah tayang di Coinvestasi dengan judul Potensi Pertumbuhan Adopsi Crypto di Asia Tenggara



Sumber : news.tokocrypto.com

Epic Games Tegas Dukung NFT Setelah Larangan Minecraft

Epic Games telah mengkonfirmasi tidak akan mengganggu rencananya untuk menggunakan teknologi NFT (non-fungible token) atau blockchain di Epic Games Store. Sikap Epic Games ini sangat berbeda jauh dengan pengembang game Minecraft sepenuhnya melarang NFT dan blockchain dari platformnya.

Melansir Decrypt, CEO Epic Games, Tim Sweeney, telah menyatakan bahwa dia tidak memiliki rencana untuk menghentikan pengembangan NFT atau blockchain di Epic Games Store. Sweeney secara khusus mencatat bahwa dia sangat terbuka dengan perkembangan teknologi, meskipun sebelumnya dia yakin kedua teknologi itu dipenuhi dengan penipuan dan mempertanyakan konsep secara keseluruhan.

“Pengembang harus bebas memutuskan bagaimana membangun permainan mereka, dan Anda bebas memutuskan apakah akan memainkannya,” kata Sweeney.

“Saya percaya platform dan pembuat sistem operasi tidak boleh ikut campur dengan memaksakan pandangan mereka ke orang lain. Kami pasti tidak akan ikut campur.”

Ilustrasi game Fornite yang dikembangkan oleh Epic Games yang menduung NFT. Foto: Epic Games.
Ilustrasi game Fornite yang dikembangkan oleh Epic Games yang menduung NFT. Foto: Epic Games.

Baca juga: Tokocrypto Setor Pajak Transaksi Kripto Pengguna Puluhan Miliar Rupiah

Meskipun, pengembang Epic Games tidak memiliki rencana untuk melakukan apa pun dengan NFT saat ini, mereka telah menyatakan akan memantau untuk melihat bagaimana perkembangan dari waktu ke waktu.

Epic Games Jadi Aspirasi Metaverse

Epic Games adalah kekuatan yang jauh lebih besar di industri game. Mereka adalah perusahaan di balik game sukses besar Fortnite dan judul lainnya, ditambah pembuat software Unreal Engine yang banyak digunakan di seluruh game dan industri hiburan lainnya.

Perusahaan juga memiliki aspirasi metaverse yang signifikan, baru-baru ini mengumpulkan US$ 2 miliar lagi dengan penilaian US$ 31,5 miliar dengan niat untuk “membangun metaverse.”

Namun, Epic Games sejauh ini belum menggunakan aset kripto atau jaringan blockchain dalam game, meskipun mengizinkan pengembang lain untuk meluncurkan game yang berfokus pada NFT di pasarnya. Epic Games Store adalah pasar PC dan Mac yang mengklaim lebih dari 194 juta pengguna pada akhir tahun 2021.

Baca juga: Elon Musk Jual Bitcoin, CEO Binance: Tidak Pengaruh ke Market



Sumber : news.tokocrypto.com

Market Awal Pekan: Gerak Kripto Mulai Kendor, Apa Sebabnya?

Pergerakan market aset kripto pada pekan ini mulai kendor, setelah minggu lalu sempat meroket. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor yang menekan laju market.

Melansir data CoinMarketCap pukul 10.00 WIB, 10 aset kripto berkapitalisasi pasar terbesar masuk ke zona merah dalam 24 jam terakhir. Nilai Bitcoin (BTC), turun 1,99% ke US$ 21.875 dalam 24 jam terakhir. Sementara, Ethereum (ETH) anjlok 2,64% ke US$ 1.514 di waktu yang sama.

Trader Tokocrypto, Nathan Alexander, menjelaskan pergerakan market kripto awal pekan ini memang cukup mengecewakan. Sepanjang akhir pekan lalu, Bitcoin diperdagangkan sideways dan bahkan sempat di bawah $ 22.500. Padahal, hari Rabu (20/7) BTC telah mencapai level tertinggi sejak sebulan terakhir menembus US$ 24.000.

“Dari sisi teknikal, kinerja buruk kripto awal pekan ini disebabkan oleh ketidakmampuan BTC untuk mempertahankan kinerja di atas level Simple Moving Average dalam kurun 200 pekan terakhir di angka US$ 22.800. Investor mencerna kondisi itu sebagai sinyal bahwa harga BTC kemungkinan tak dapat menguat lebih jauh lagi,” kata Nathan.

market aset kripto
Ilustrasi market aset kripto.

Baca juga: Apa Itu Kripto Vite (VITE) dan New BitShares (NBS)?

Penurunan kripto juga mengikuti indeks saham AS yang pada hari Jumat (22/7) ditutup melemah hampir 2%. Saham, seperti kripto, mengalami minggu terbaiknya pada pekan lalu, setelah beberapa bulan mengalami kerugian.

Menanti Keputusan The Fed

Di samping itu, Nathan menambahkan penurunan ini disebabkan oleh investor yang tampaknya meninjau kembali kecemasan mereka atas inflasi dan ekonomi global, sehingga memutuskan mengakhiri aksi beli untuk mundur dari aset berisiko. Investor tengah mengantisipasi kebijakan moneter teranyar The Fed.

“Investor pun terlihat sudah melakukan priced in terhadap peristiwa-peristiwa makroekonomi di depan mata, utamanya kenaikan suku bunga acuan The Fed yang dijadwalkan terjadi pada 28 Juli mendatang,” ujarnya.

Sejauh ini, pelaku pasar meyakini bahwa The Fed akan menjaga komitmennya untuk mengerek suku bunga acuan paling tinggi 75 basis poin. Melihat hal ini investor masih menanti gerak pasar indeks saham AS ke depannya.

Ilustrasi aset kripto, Bitcoin dan Ethereum.
Ilustrasi aset kripto, Bitcoin dan Ethereum. Foto: Pixabay.

Baca juga: Glassnode: Akhir Bear Market Sudah Dekat, Ini Tandanya

Analisis Gerak Bitcoin dan Ethereum Pekan Ini

Secara umum gerak market pekan ini mungkin akan tertekan hingga cenderung sideways. Jika nilai BTC terus berada di bawah level US$ 22.500, maka berpotensi melakukan retest ke level US$ 20.800 hingga US$ 21.300.

“Target kenaikan harga Bitcoin apabila mampu breakout area resistensi berada pada harga US$ 24.776, dan 20-day EMA pada harga US$ 21.735 menjadi titik support-nya apabila harga Bitcoin mengalami koreksi,” jelas Nathan.

Sementara, Ethereum (ETH) menjadi salah satu altcoin dengan recovery tercepat setelah mengalami penurunan. Saat ini harga ETH sudah berada kembali pada area resistance, namun berpotensi menurun melihat dinamika market secara keseluruhan.

Jika aksi beli masih kuat, maka harga ETH bisa terdorong hingga mencapai harga US$ 1.745. Kemudian, 50-day EMA pada harga US$ 1.432 menjadi support pertama apabila harga ETH mengalami koreksi.



Sumber : news.tokocrypto.com

Tokocrypto Setor Pajak Transaksi Kripto Pengguna Puluhan Miliar Rupiah

Tokocrypto telah menjalankan kewajiban sebagai badan/lembaga yang memungut pajak transaksi aset kripto. Hal ini dilakukan sesuai dengan keputusan pemerintah dengan berlakunya aturan terkait Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penghasilan (PPh) atas transaksi Perdagangan Aset Kripto melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 68/PMK.03/2022.

Aturan PMK 68 sendiri sudah berlaku sejak 1 Mei 2022. Selama penerapan PMK 68 yang sudah berjalan dua bulan selama periode Mei-Juni, Tokocrypto sudah menyetorkan pajak transaksi kripto para penggunanya sebesar Rp 37 miliar (US$ 2,5 juta) ke Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan. Rinciannya bulan Mei 2022: Rp 21 miliar dan Juni 2022: Rp 16 miliar.

CEO Tokocrypto, Pang Xue Kai, mengatakan Tokocrypto terus berkomitmen untuk menjalankan aturan pajak transaksi aset kripto sesuai dengan PMK 68. Adanya aturan pajak kripto bisa memberikan efek positif terhadap kepastian bagi investor dan pelaku industri kripto di Indonesia.

Co-Founder & CEO Tokocrypto, Pang Xue Kai.
Co-Founder & CEO Tokocrypto, Pang Xue Kai. Foto: Tokocrypto.

Baca juga: Tokocrypto Bebaskan Biaya Trading Bitcoin untuk Stimulus Market Kripto

“Kami sangat senang dapat memberikan kontribusi dalam penerimaan pajak kepada negara. Potensi penerimaan yang besar dari aset kripto bisa dioptimalkan untuk pembangunan merupakan sebuah upaya yang dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat,” kata Kai.

Kai menjelaskan dengan pemberlakuan aturan pajak kripto atau PMK 68, ini menambah legitimasi industri aset kripto yang sedang berkembang. Di samping itu, setiap pemegang aset kripto di Indonesia akan mendapatkan kepastian perpajakan yang sangat jelas dengan tarif yang bersahabat. 

Sebelum PMK 68 ini diterapkan, belum ada perlakuan khusus kepada aset kripto yang dimiliki oleh para investor sehingga akan dikategorikan sebagai bagian pendapatan lain-lain dengan tarif berjenjang sampai 35%. Pemberlakuan PMK 68 dengan tarif PPN dan PPh final senilai total 0,21% dapat disimpulkan lebih menguntungkan dibandingkan tarif berjenjang pendapatan lain-lain. 

Utamakan Perlindungan Investor

T-Hub by Tokocrypto
Ilustrasi T-Hub by Tokocrypto. Foto: Tokocrypto.

Baca juga: Giatkan Literasi Aset Kripto, Tokocrypto Gelar TokoInvasion di Surabaya

Sebagai Calon Pedagang Aset Kripto yang terdaftar di Bappebti dan diawasi oleh Kominfo, Tokocrypto terus berkomitmen menjalankan aktivitas bisnis dan operasional sesuai dengan regulasi yang berlaku. Perihal keamanan data dan transaksi menjadi hal utama dan prioritas Tokocrypto ke depan.

“Keamanan aset nasabah merupakan prioritas bisnis kami. Dalam menjalankan operasional bisnis, kami menjamin tidak ada aktivitas yang berisiko pada dana milik nasabah. Semua aset kripto miliki nasabah dikelola penuh oleh Tokocrypto dan selalu dilakukan audit secara menyeluruh. Kemudian, kami selalu memberikan laporan terbuka rutin ke Bappebti,” jelas Kai.

Kai menjelaskan sejak awal berdiri pada tahun 2018, Tokocrypto terus berkomitmen menciptakan industri aset kripto lebih legitimate dan mainstream di Indonesia, melalui pengembangan inovasi teknologi dan upaya-upaya edukasi dengan membawa manfaat yang lebih besar bagi perekonomian di Tanah Air.

Tokocrypto Terus Berkembang

Ilustrasi Tokocrypto
Ilustrasi Tokocrypto. Foto: Tokocrypto.

Baca juga: Tokocrypto Jadi Pedagang Aset Kripto dengan Nilai Transaksi Tertinggi di Indonesia

Operasional bisnis Tokocrypto terus mengalami pertumbuhan. Data Bappebti mencatat selama periode Januari-Mei 2022, Tokocrypto membukukan nilai transaksi perdagangan hingga Rp 95 triliun dan menduduki Calon Pedagang Aset Kripto nomor satu di Indonesia. Saat ini sudah ada lebih dari 2,7 juta investor di Tokocrypto.

Pengembangan bisnis Tokocrypto tidak hanya berhenti hanya sebagai exchange atau perdagangan aset kripto saja. Dalam perjalanannya, Tokocrypto memperluas pemanfaatan teknologi blockchain di Indonesia, dengan menghadirkan TokoVerse untuk membangun ekosistem blockchain yang berkelanjutan di Indonesia. 



Sumber : news.tokocrypto.com