Ini menguatkan sinyal, bahwa perusahaan itu mendukung kuat nilai Bitcoin, setelah aset kripto besar itu dibeli oleh Tesla senilai US$1,5 milyarpada beberapa lalu.
Namun, Elon memastikan pembelian menggunakan Bitcoin itu untuk sementara hanya berlaku untuk wilayah Amerika Serikat.
“Pembelian dari wilayah di luar AS, berikutnya pada tahun ini juga,” lanjut Elon.
Pembelian Bitcoin berskala besar oleh Tesla beberapa waktu lalu, dilatarbelakangi oleh klaim, bahkan nilai uang dolar akan berpotensi terus meluruh di masa depan.
Itu yang disebut Tesla sebagai ancaman serius bagi kas perusahaan pembuat mobil listrik itu.
Elon menanggapi bahwa dukungannya terhadap Dogecoin dan Bitcoin saat ini adalah akibat uang fiat yang terus mengecewakan dalam nilai. Ia menyatakan,
“Hanya orang bodoh yang menghindari investasi alternatif dari uang fiat mengingat kondisi fiat yang terus turun akibat kebijakan suku bunga negatif.“
Pernyataan tersebut ia sampaikan melalui Twitter, yang kemudian ia tegaskan dengan pernyataan bahwa ia bukan seorang investor namun seorang Insyinyur.
Ia juga menyatakan secara implisit bahwa hampir semua aset yang berpotensi menjadi alat tukar saat ini memiliki kondisi yang sama.
Namun, menurutnya Bitcoin tetap menjadi salah satu alternatif terbaik mengingat kinerjanya selama Tahun 2020.
Menjadi Tokoh Penting di Industri Crypto
Elon Musk nampak menjadi salah satu tokoh terpandang di pasar crypto akibat pernyataannya selalu mempengaruhi harga dan banyak perhatian dari tokoh penting lainnya.
Pernyataan yang baru disampaikan oleh Musk juga merupakan tanggapan dari komentar CEO Binance, salah satu tokoh penting di dunia crypto.
CZ membuat komentar terhadap pembelian Bitcoin senilai $1,5 Miliar oleh Tesla yang menurutnya merupakan dukungan Elon Musk terhadap Bitcoin.
Dalam wawancara tersebut Elon Musk juga terlihat mendukung DOGE. Ia menyatakan bahwa ia memiliki ketertarikan lebih tinggi terhadap DOGE dibandingkan Bitcoin.
Beberapa hari yang lalu, Elon Musk juga baru saja menyatakanbahwa Dogecoin adalah mata uang crypto masyarakat, yang juga merupakan bukti dukungannya.
Tetapi seluruh percakapan ini telah memancing perhatian pada potensi adanya percakapan antara Elon Musk dan CEO Binance, Changpeng Zhao.
Hal ini disebabkan adanya ajakan oleh CZ untuk berdiskusi dengan Elon Musk yang berpotensi dilakukan melalui Clubhouse.
Untuk saat ini, banyak investor yang mengikuti pandangan Elon Musk akibat suku bunga negatif dan Dolar Amerika yang terus terdepresiasi akibat target inflasi.
Elon Musk Pendiri dan CEO SpaceX tegas mengatakan bahwa dirinya adalah pendukung Bitcoin.
“Saya adalah pendukung bitcoin. Saya memang terlambat menyambutnya, tetapi saya adalah seorang pendukung. Saya pikir Bitcoin saat ini berada di ambang penerimaan luas oleh orang-orang di keuangan tradisional. Dan saya pikir Bitcoin adalah hal yang baik,” kata Musk di ruang obrolan Clubhousehari ini, 1 Februari 2021, dilansir dari Forbes dan Reuters.
Musk juga mengatakan bahwa banyak orang mengajaknya masuk lebih dalam ke Bitcoin sejak tahun 2013, ketika harga Bitcoin masih di bawah US$100.
Setelah tagar itu, tidak ada pernyataan terang benderang di Twitter-nya, apakah dia memang mendukung Bitcoin.
Heboh Tagar Bitcoin di Profil Twitter Elon Musk Apapun polah kata Elon Musk di Twitter mampu membuat warganet gempar. Hari ini Elon Musk mengubah bagian profil akun Twitter–nya dengan tagar #Bitcoin. Ini sekaligus mengingatkan kita terkait akunnya yang pernah diretas pada tahun lalu.
Gara-gara tagar itu sontak dunia Twitter pun geger, khususnya para pecinta aset kripto nomor wahid itu.
Entah terkait itu atau tidak, harga Bitcoin pun langsung terkerek ke US$38 ribu pada pukul 16:30 WIB hari ini dari US$32 ribuan pada pukul 15:30 WIB.
Bitcoin terbang ke US$38 ribu pada pukul 16:00 WIB hari ini. Sumber: Tradingview.com.
CEO Tesla, Elon Muskbaru saja mengubah profil Twitter-nya dengan menghapus kata ‘Dogecoin’ dan memasukkan tagar Bitcoin. Dogecoin merujuk pada aset kripto DOGE yang harganya naik selangit, lebih dari 350 persen dalam tempo 24 jam saja.
Seperti biasa, cuitan Elon Musk terkait aset kripto selalu bernada samar. Ini bisa dimaklumi karena dia adalah tokoh publik dan setiap huruf dan kata yang disampaikannya bisa mengubah situasi secara signifikan. Lihat saja follower-nya lebih dari 43 juta.
Pomp: Tesla Mungkin Akan Beli Bitcoin Menyusul tanda pagar (tagar) Bitcoin di profil Twitter Elon Musk, pengamat Bitcoin, Anthony “Pomp” Pompliano mengatakan perusahaan Tesla mungkin akan membeli Bitcoin.
Hal itu dikumandangkan oleh Pompliano, Pendiri Morgan Creek Digital, menyusul penyematan tagar Bitcoin di profil Twitter Elon Musk, bos besar Tesla.
“Tesla dan SpaceX yang menambahkan Bitcoin ke neraca keuangan mereka, tidak bisa dihindari,” kata Pomplianoberspekulasi, sembari menyitir cuitan Musk, setelah tagar Bitcoin itu ditambahkan.
Tesla and SpaceX adding Bitcoin to their balance sheet is now inevitable.
Pompliano seakan-akan menyiratkan bahwa Musk mungkin “sudah sadar” bahwa Bitcoin semakin penting dipandang sebagai instrumen investasi demi melawan inflasi, sebagaimana yang sudah dilakukan oleh MicroStrategydan sejumlah perusahaan besar lainnya sejak tahun 2020 lalu.
Aset kripto meme Dogecoin (DOGE) akan mendapat pembaruan situs dan landasan teknik. Kendati didukung oleh Elon Musk, DOGE kesulitan mencapai rekor tertinggi kembali.
DOGE yang meningkat 3.500 persen dalam satu tahun menjadikannya aset kripto yang menarik perhatian. DOGE menjadi kripto paling ditelusuri di tahun 2021 menurut data Google Trends.
Apakah DOGE mampu mempertahankan prestasi tersebut? Berikut adalah lima prediksi DOGE:
Pertama, DOGE akan mendapat tampilan baru yang mencakup rancangan ulang situs Dogecoin serta sumber wawasan yang bernama Dogepedia.
Landasan teknis DOGE akan diperbarui agar pengembang dapat bekerja lebih mudah dengan DOGE. Selain itu, tim DOGE mengembangkan GigaWallet yang memudahkan integrasi aset tersebut tanpa kesulitan.
Kedua, Elon Musk akan terus mendukung DOGE. Pria yang dijuluki Dogefather itu senantiasa menyuarakan dukungan bagi DOGE di media sosial. Musk berpendapat DOGE adalah aset bagi rakyat yang mudah dibelanjakan dibanding Bitcoin (BTC).
Cuitan Musk merupakan dorongan besar bagi kesuksesan DOGE. Musk bahkan membicarakan DOGE di acara Saturday Night Live yang menyebabkan DOGE mencapai rekor tertinggi.
Ketiga, pedagang akan menerima DOGE. Menurut situs Cryptwerk, sekitar dua ribu pedagang ritel telah menerima DOGE. Jumlah ini kian meningkat termasuk Tesla yang menerima DOGE untuk pembayaran.
Bioskop AMC mulai menerima aset kripto, dan DOGE akan didukung mulai Maret 2022. Investor milyarder Mark Cuban juga menerima DOGE sebagai alat pembayaran pembelian merchandise tim olahraga Dallas Maverick.
Keempat, aset kripto meme lain akan bersaing dengan DOGE. Fenomena aset kripto meme cukup baru sebagai bagian budaya populer yang beririsan dengan instrumen investasi.
Munculnya aset-aset meme lain berarti DOGE perlu bersiap bersaing di masa depan. Sebagai contoh, Shiba Inu (SHIB) meroket dan melebih performa DOGE secara signifikan.
DOGE memiliki komunitas yang loyal tetapi sulit mempertahankan reputasi sebagai pemberontak bila DOGE menduduki jajaran aset kripto teratas.
Kelima, DOGE akan meneruskan pererbutan merk. Pendiri DOGE tidak mendaftarkan merk sebab aset ini diciptakan sebagai lelucon pada awalnya.
Pesaing DOGE memanfaatkan hal ini dan mendaftarkan Dogecoin Foundation serta domain doge.org. Tim DOGE memiliki tantangan mengklaim kepemilikan legal atas nama Dogecoin.
Dogecoin (DOGE) sekali lagi mendapatkan tempatnya di mata investor setelah CEO Tesla mengungkapkan akan menggunakan token meme ini sebagai alat pembayaran cinderamata perusahaan.
Tesla akan Rangkul DOGE
CEO Tesla, Elon Musk, yang memang telah lama menjadi pendukung garis keras dari Dogecoin akhirnya akan merangkul token tersebut ke dalam bisnis cinderamata perusahaan.
Berdasarkan tweetdi atas, perusahaan akan memungkinkan pembelian cinderamata Tesla dibeli menggunakan DOGE dan ia ingin melihat bagaimana ini akan berjalan nantinya.
Elon Musk sebelumnya juga telah mengatakan bahwa Dogecoin jauh lebih baik untuk menjadi alat pembayaran dibandingkan dengan Bitcoin, meski DOGE sejatinya berasal dari arsitektur asli Bitcoin.
Meski hampir sama dengan Bitcoin, Dogecoin nyatanya mampu memproses transaksi lebih cepat dan dengan biaya yang lebih rendah daripada kripto utama tersebut.
“Pada dasarnya, Bitcoin bukanlah pengganti yang baik untuk mata uang transaksional. Meskipun dibuat sebagai lelucon konyol, Dogecoin lebih cocok untuk transaksi. Total aliran transaksi yang dapat Anda lakukan dengan Dogecoin per hari memiliki potensi yang jauh lebih tinggi daripada Bitcoin,” ujar Musk.
Berdasarkan pernyataan yang telah disampaikan, para pengamat dan investor pun mulai berspekulasi.
Di antaranya adalah adanya kemungkinan DOGE akan menggantikan Bitcoin dan menjadi satu-satunya aset kripto yang diterima oleh Tesla di masa mendatang. Ini masih sekadar spekulasi saja, belum ada data nyata.
Sebagai sesama token meme, DOGE dan Shiba Inu (SHIB) tampaknya terus bersaing ketat dalam hal kegunaan dan adopsi dunia nyata.
Saat ini, hampir bersamaan, kedua token bertema anjing ini hadir dalam satu bisnis yang sama, sebut saja sebagai opsi pembayaran di bioskop AS AMC Ttheater, di layanan perjalanan Travala, dan masih ada beberapa lagi.
Keduanya juga memiliki komunitas dan pendukung yang terlihat sama kuat di sosial media, terutama di Twitter.
Meski begitu, tampaknya keduanya akan mengambil jalur yang berbeda di beberapa hal, seperti DOGE yang akan lebih fokus sebagai alat pembayaran dan Shiba Inu yang akan mencoba memasuki sektor metaverse dengan akan menghadirkan game kripto. Ini sangat menarik.
Dogecoin Foundation nampak mulai serius mengembangkan proyeknya untuk menjadi metode pembayaran global. Meme coin tersebut baru saja membuat pengumuman yang cukup penting dalam sejarah coin dengan lambang anjing shiba inu ini.
Dogecoin Foundation baru saja mengumumkan pengangkatan Elon Musk dan Vitalik Buterin sebagai penasehat mereka. Hal ini merupakan langkah penting bagi kelangsungan coin tersebut untuk bersaing sebagai metode pembayaran global.
Dalam pengumuman resmi yang dirilis di situs Dogecoin Foundation, mereka mengatakan pihaknya sedang dalam upaya untuk mendukung pengembangan komunitas Dogecoin ( DOGE ) serta mempromosikan masa depan blockchain.
Mereka pun mengatakan dalam waktu dekat ini pihaknya akan mendorong adopsi dan utilitas DOGE untuk menjangkau komunitas di akar rumput.
“Foundation memegang tanda Dogecoin dan Logo Dogecoin dan akan mempertahankannya untuk komunitas,” tulis pengumuman itu. “Ini berarti Yayasan dapat terus melindungi Merek Dogecoin dan mengizinkan (di bawah lisensi yang sangat liberal) kemampuan untuk menggunakannya untuk meme, proyek, dan kesenangan terkait Dogecoin.”
Dogecoin didirikan pada tahun 2014 oleh Jackson Palmer. Saat itu, Jackson mengumumkan proyeknya tersebut dalam utas di Twitter. Ia mencitrakan Dogecoin sebagai lelucon atau meme. Namun, di balik lelucon tersebut, Dogecoin memiliki yayasan yang cukup banyak berkontribusi dalam kegiatan amal.
Namun, yayasan tersebut vakum setelah para pendirinya: Ben Doernberg dan Eric Nakagawa, meninggalkan yayasan tersebut.
Dogecoin (DOGE) menjelma sebagai salah satu koin elit setelah harganya melambung 10.000% pada tahun lalu. Sebelumnya koin itu praktis tidak berharga, namun dengan dukungan dari Elon Musk, DOGE menjelma menjadi koin paling menguntungkan.
Disclaimer:
Perdagangan atau investasi digital asset atau mata uang kripto (Bitcoin, Ethereum, dll) merupakan aktivitas beresiko tinggi. Sebelum memutuskan untuk mulai berinvestasi ketahui dulu resikonya. Perdagangan Digital Asset sebaiknya dilakukan pada platform exchange yang terdaftar di Bappebti.
Kami tidak memaksa Anda untuk membeli atau menjual aset digital ini, sebagai investasi, atau aksi mencari keuntungan. Pahami dulu lebih dalam sebelum memutuskan berinvestasi mata uang kripto.
Semua informasi di artikel bukan bersifat financial advisor. Kami hanya mengiformasikan keadaan pasar atau keadaan ekonomi dan situasi global yang berkaitan dengan mata uang kripto beserta ekosistemnya.
CEO Tesla dan SpaceX Elon Musk kembali membuat cuitan yang berdampak pada kenaikan harga sebuah token cryptocurrency. Kali ini Musk membuat cuitan tentang Baby Doge (Babydoge). Lantas, apa itu Babydoge? Saingan Dogecoin dan Shiba Inu (SHIB)?
Setelah Musk membuat cuitan tentang Baby Doge, 1 Juli 2021, harga aset kripto ini langsung melonjak 130%. Saat ini Baby Doge diperdagangkan dengan harga $0,0000000001516.
Baby Doge merupakan token crypto yang masih seumur jagung. Aset crypto tersebut tercatat baru listing sejak 22 hari yang lalu. Namun, sejak melantai di pasar, berdasarkan data CoinGecko, harganya naik 549,5%.
Baby Doge tidak memiliki berada dalam satu jaringan blockchain dengan Dogecoin maupun Shiba Inu (SHIB). Dikutip dari Decrypt.co, Baby Doge adalah fork dari Luckycoin, aset kripto yang saat ini sudah tidak berfungsi, namun kini dikembangkan dengan Litecoin.
Baby Doge dikembangkan di atas jaringan blockchain Binance Smart Chain (BSC). Sehingga, Baby Doge ini lebih mirip dengan Shiba Inu (SHIB), daripada Dogecoin yang memiliki blockchainnya sendiri.
Chart Harga Baby Doge. CoinGecko
Baby Doge nampaknya bertujuan untuk menarik simpati dari Elon Musk. Elon yang selama ini memproklamirkan diri sebagai The Dogefather memang menjadi katalis bagi sejumlah mata uang kripto.
Dikutip dari Decrypt, pengembang Baby Doge mengatakan bahwa tokennya tersebut telah banyak belajar mengenai beberapa trik untuk membuat Elon terkesan. Salah satunya membuat token yang memiliki kecepatan transaksi ideal dan kelucuan baru di tengah pasar crypto.
Baca Juga:Kabar Bitcoin dan Industri Crypto di Paruh Tahun 2021
Disclaimer:
Perdagangan atau investasi digital asset atau mata uang kripto (Bitcoin, Ethereum, dll) merupakan aktivitas beresiko tinggi. Sebelum memutuskan untuk mulai berinvestasi ketahui dulu resikonya. Perdagangan Digital Asset sebaiknya dilakukan pada platform exchange yang terdaftar di Bappebti.
Kami tidak memaksa Anda untuk membeli atau menjual aset digital ini, sebagai investasi, atau aksi mencari keuntungan. Pahami dulu lebih dalam sebelum memutuskan berinvestasi mata uang kripto.
Semua informasi di artikel ini bukan bersifat financial advisor. Kami hanya mengiformasikan keadaan pasar atau keadaan ekonomi dan situasi global yang berkaitan dengan mata uang kripto beserta ekosistemnya.
Menyusul tanda pagar (tagar) Bitcoin di profil Twitter Elon Musk, pengamat Bitcoin, Anthony “Pomp” Pompliano mengatakan perusahaan Tesla mungkin akan membeli Bitcoin.
Hal itu dikumandangkan oleh Pompliano, Pendiri Morgan Creek Digital, menyusul penyematan tagar Bitcoin di profil Twitter Elon Musk, bos besar Tesla.
“Tesla dan SpaceX yang menambahkan Bitcoin ke neraca keuangan mereka, tidak bisa dihindari,” kata Pomplianoberspekulasi, sembari menyitir cuitan Musk, setelah tagar Bitcoin itu ditambahkan.
Pompliano seakan-akan menyiratkan bahwa Musk mungkin “sudah sadar” bahwa Bitcoin semakin penting dipandang sebagai instrumen investasi demi melawan inflasi, sebagaimana yang sudah dilakukan oleh MicroStrategydan sejumlah perusahaan besar lainnya sejak tahun 2020 lalu.
Petang hari ini, 29 Januari 2021 Elon Musk menambahkan menjadi tagar #Bitcoin di bagian profilnya. Hal itu itu langsung bikin heboh dunia persilatan Bitcoin.
Tagar cantik itu pun disusul dengan cuitan Elon yang bikin orang penasaran: “In retrospect, it was inevitable,” tulisnya.
Polah kata Elon Musk pun langsung dikaiteratkan dengan kenaikan harga Bitcoin di jam yang sama ketika cuitan itu diterbitkan oleh Musk.
Entah terkait itu atau tidak, harga Bitcoin pun langsung terkerek ke US$38 ribu pada pukul 16:30 WIB hari ini dari US$32 ribuan pada pukul 15:30 WIB.
Pompliano mungkin menafsirkan itu dan berspekulasi bahwa Elon Musk mungkin sedang mempertimbangkan Bitcoin dan potensi aset kripto itu sulit dihindari di masa depan.
Elon Musk memang dikenal baik di kalangan penggemar aset kripto, khususnya Bitcoin. Kalimat kecilnya di Twitter bisa bikin jagat maya gegap gempita.
Sebelumnya di me-mention soal aset kripto DOGECOIN dan dikaitkan dengan kenaikan harganya hingga 350 persen.
Bahkan kenaikan harga saham GameStop New York Stock Exchange (NYSE) juga dikaiteratkan dengan kalimat Elon di Twitter, yakni: “Gamestonk“. “Stonk“adalah bahasa gaul untuk “stock” alias “saham”.
Ketika artikel ini disusun, harga Bitcoin diperdagangkan di kisaran US$37.348 per BTC (Rp522 juta). Pada timeframe 4 jam, sentimen positif masih terasa dan berpotensi melejitkan harga Bitcoin lagi.
Perusahaan Tesla yang didirikan oleh Elon Musk akhirnya membeli Bitcoin (BTC) senilai US$1,5 milyar (setara Rp21 triliun). Harga Bitcoin langsung melejit ke lebih dari US$43 ribu (Rp603 juta), membentuk harga all time high (ATH) baru.
Keraguan publik terhadap Elon Musksoal Bitcoin kini terjawab sudah, perusahaan Tesla yang didirikan oleh Musk akhirnya memutuskan membeli Bitcoin senilai US$1,5 milyar.
Kabar itu tercantum pada laporan perusahaan publik itu kepada Komisi Bursa dan Sekuritas (SEC) Amerika Serikat yang diterbitkan hari ini.
“Pada Januari 2021, kami memperbarui kebijakan investasi kami untuk memberi kami lebih banyak fleksibilitas untuk lebih mendiversifikasi dan memaksimalkan keuangan kami. Kami berinvestasi di Bitcoin senilai total US$1,5 milyar,” sebut perusahaan dalam dokumen itu.
Selain itu, Tesla berencana menerima Bitcoin sebagai bentuk pembayaran untuk produk perusahaannya dalam waktu dekat.
Elon Pendukung Bitcoin Pada 1 Februari 2021, Elon Musk menegaskan bahwa dirinya adalah pendukung Bitcoin.
Elon Musk Pendiri dan CEO SpaceX tegas mengatakan bahwa dirinya adalah pendukung Bitcoin.
“Saya adalah pendukung bitcoin. Saya memang terlambat menyambutnya, tetapi saya adalah seorang pendukung. Saya pikir Bitcoin saat ini berada di ambang penerimaan luas oleh orang-orang di keuangan tradisional. Dan saya pikir Bitcoin adalah hal yang baik,” kata Musk di ruang obrolan Clubhouse, 1 Februari 2021, dilansir dari Forbesdan Reuters.
Musk juga mengatakan bahwa banyak orang mengajaknya masuk lebih dalam ke Bitcoin sejak tahun 2013, ketika harga Bitcoin masih di bawah US$100.
Heboh Tagar Bitcoin di Profil Twitter Elon Musk Apapun polah kata Elon Musk di Twitter mampu membuat warganet gempar. Hari ini Elon Musk mengubah bagian profil akun Twitter-nya dengan tagar #Bitcoin. Ini sekaligus mengingatkan kita terkait akunnya yang pernah diretas pada tahun lalu.
Gara-gara tagar itu sontak dunia Twitter pun geger, khususnya para pecinta aset kripto nomor wahid itu.
Entah terkait itu atau tidak, harga Bitcoin kala itu pun langsung terkerek ke US$38 ribu pada pukul 16:30 WIB hari ini dari US$32 ribuan pada pukul 15:30 WIB.
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Elon Musk menjadi salah satu tokoh di dunia teknologi yang cukup banyak tingkah dan eksentrik.
Sebut saja, mulai dari isap ganja di depan publik, berkicau ingin membuat Tesla menjadi perusahaan tertutup, hingga terakhir memberikan nama unik untuk putranya, yakni X Æ A-12.
Kicauannya Musk di Twitter memang kerap mencuri perhatian. Baru-baru ini, ia juga membeberkan jumlah bitcoinyang dimiliki. Musk memamerkannya saat menjawab kicauan penulis Harry Potter, J.K Rowling.
Mulanya, Rowling menanyakan apa itu bitcoin kepada wargnet di Twitter. Respons pun berdatangan untuk menjawab pertanyaan Rowling.
Namun, penulis legendaris ini akhirnya menyerah memahami apa itu cyptocurrency. “Orang-orang menjelaskan apa itu Bitcoin, dan sejujurnya itu blah blah blah…”, tulis Rowling.
Elon Musk pun ikut nimbrung. Secara esensi, ia mengatakan bahwa Bitcoin lebih kokoh dibanding uang tunai. Apalagi melihat kebijakan beberapa bank pusat seperti Federal Reserve, bank sentral Eropa, atau bank sentral Jepang baru-baru ini yang menerbitkan lebih banyak uang untuk mencegah goncangan ekonomi.
Namun, pernyataan itu seakan bertolak belakang dengan jumlah bitcoin yang dimiliki Musk. “Ngomong-ngomong, saya cuma punya 0,25 Bitcoin,” tulisnya, melanjutkan twit sebelumnya.
Nilai itu sekitar US$ 2.500 atau sekitar Rp 37 juta saat berita ini ditulis. Jumlah itu jauh dari total kekayaan Musk yang dilaporkan mencapai US$ 40 miliar (sekitar Rp 595 triliun).
Balasan twit itu pun berdatangan. Salah satunya dari Tyler Winklevoss, CEO Gemini, salah satu perusahaan penukaran mata uang cryptocurrency di New York.
“Lalu bagaimana kamu membayar untuk hidup di Mars,” responsnya terhadap twit Musk. Musk sendiri memang berambisi untuk menginisiasi kehidupan di planet Mars.
Dirangkum KompasTekno dari Decrypt, Selasa (19/5), Musk awalnya memang tertarik dengan cryptocurrency. (Wahyunanda Kusuma Pertiwi)